Tokoh Strategi: Porter, Sang Peramu Strategi Perusahaan

Teori Porter

Bagi yang telah berkecimpung di sebuah perusahaan atau mulai meramu strategi demi membuat perusahaan baru, tidak akan melupakan satu nama tokoh strategi perusahaan, Porter. Porter meninggalkan sebuah karya yang hingga kini sering dijadikan dasar ketika sebuah perusahaan akan memasuki pasar baru. Ketika perusahaan akan membuka pasar baru, Anda tentunya akan sering menggunakan model yang dikeluarkan oleh Porter. Porter mengeluarkan Porter Fives Forces Model sebagai gambaran bagi industri yang akan menganalisis sebuah pasar baru. Model tersebut dapat menjadi panduan cukup ampuh agar perusahaan Anda tidak layu sebelum berkembang di pasar baru tersebut.

Sebuah perusahaan, setidaknya, harus mengetahui 5 faktor penentu keberjalanan usahanya. Kelima faktor tersebut adalah sebagai berikut:

1. persaingan kompetitif, 2. kekuatan pemasok, 3. kekuatan konsumen, 4. hambatan dari produk-produk subtitusi, dan 5. hambatan dari pendatang baru.

Kelima faktor tersebut harus dikombinasikan dalam analisisnya. Analisis yang mendalam mengenai faktor-faktor tersebut akan menentukan sukses atau tidaknya sebuah perusahaan memasuki pasar baru.

akan memberikan kesempatan konsumen untuk cepat beralih mencari produk perusahaan lain. faktor harga ketika konsumen beralih ke perusahaan lain. tentunya. Semakin homogen perusahaan yang terlibat. Tantangan pendatang baru ini dap at dilihat apakah tingkat kemudahan perusahaan memasuki pasar. . Semakin mudah sebuah perusahaan masuk. strategi yang digunakan perusahaan pun mempengaruhi tingkat persaingan. Tidak bisa terbantahkan lagi. Dalam bahasa pemasaran. pemasok menjadi salah satu stakeholder penting dalam rantai usaha sebuah perusahaan. Pemasok yang memiliki nilai tawar tinggi. Selain itu. Hal ini ditandai dengan apakah pemasok tersebut merupakan satu satunya pemasok yang terlibat atau tidak ada barang subtitusi lain yang bisa dijadikan sebagai bahan baku. Pada akhirnya. Misalnya. akan semakin banyak perusahaan yang akan masuk ke pasar. Tantangan dari barang -barang subtitusi dan adanya pendatang baru juga mempengaruhi performansi perusahaan. jika tidak ada perbedaan mencolok. persaingan pun akan semakin besar. tentunya tingkat persaingan pun akan semakin tinggi. Semakin serupa strategi yang digunakan. akan menjadikannya semakin memiliki kekuatan dalam mengendalikan kegiatan usaha.Persaingan kompetitif berkaitan dengan seberapa sengitnya perusahaan bertarung di pasar. Konsumen di sisi lain menjadi salah satu tolak ukur penentu keberhasilan perusahaan. Apalagi. akan mempersengit tingkat persaingan. semakin kecil tingkat diferensiasi antarproduk.

B. Porter telah mempublikasikan 18 buku dan lebih dari 250 artikel.A. Atas berbagai karyanya. Porter menyelesaikan pendidikan sarjananya di Pricenton University pada bidang Teknik Mesin dan Aeronautika. khususnya untuk bisnis. Selain itu.B. Porter merupakan professor di Sekolah Bisnis Harvard (Harvard Business Harvard). Bukunya yang berjudul Competitive Advantage dinobatkan sebagai salah satu karya paling penting dalam bidang manajemen.D. Di antaranya. Harvard Business School membangun sebuah pusat strategi dan kompetitif yang diberi nama Institute for Strategy and Competitiveness. Setelah itu. di universitas yang sama. Tidak puas dengan meraih gelar M. beragam buku telah ia pubilkasikan. Totalnya. Competitive Strategy dan Competitive Advantage. Porter dikenal sebagai ahli strategi perusahaan yang ulung.A dari kampus bisnis terkemuka di dunia. yang didapat dari Harvard Business School. Porter seringkali disebut sebagai bapak strategi modern. ia melanjutkan pendidikannya dan meraih gelar M. Tidak tanggung tanggung. ia melanjutkan pendidikannya untuk meraih gelar Ph.Sekilas Tentang Porter Michel Eugene Porter atau lebih dikenal dengan nama Porter dilahirkan 63 tahun lalu atau tepatnya pada 1947. Porter sering mempublikasikan beragam artikel dan penelitian mengenai strategi perusahaan. Beragam penghargaan telah diraih oleh sang peramu strategi ini. Atas karya-karya di bidang strtegi perusahaan. .

memeriksa secara hati-hati. Pada 2008. produksi. Pemilihan strategi fokus dalam keberadaannya mampu mengcover cost leadership dan differensiasi dimana secara sendiri cost leadership dengan differensiasi berselisih paham. Fokus. dan fokus. pemerintah Amerika Serikat memberikan penghargaan seumur hidup. sangat memahami kebutuhan segmen dan berlari mengejar kepemimpinan biaya atau differensiasi. Bisnis pengguna strategi ini terampil dalam perekayasaan. differensiasi. dan mengkomunikasikannya dengan efektif. dan fokus merupakan strategi generik yang dapat dipilih. menggali power yang akan berkontribusi pada keunikan. differensiasi. Untuk menjadi unik . Bisnis berupaya dahsyat untuk mencapai biaya produksi dan distribusi minimal sehingga mampu menentukan harga yang lebih rendah dari pesaing dan memperoleh pangsa pasar yang besar. Seperti bisnis yang berkomitmen menjadi pemimpin kualitas memerlukan elemen -elemen pembentuk kualitas yang terbaik. Strategi Genetik Porter Strategi ini fundamental dalam mengawali pemikiran strategis. Bisnis tersebut. Pemikiran strategis berfikir tentang keunggulan biaya secara menyeluruh. penggunaan strategi ini memicu pesaing lebih murah lagi dan menghantam bisnis kita yang mengandalkan total masa depan pada biaya rendah. Bisnis memfokuskan diri demi satu atau lebih segmen pasar yang sempit. yakni The highest award for the contribution to Management. Cost leadership.The Academy of Management menyatakan Porter sebagai salah satu penghargaan bergengsi mereka. Akan tetapi. pembeian. Keunggulan biaya secarta menyeluruh. Differensiasi. First Ever Life Time Achievement Award karena kontribusinya dalam pengembangan ekonomi. dan distribusi fisik serta sedikit upaya pemasaran. memadukan elemen -elemen tersebut dengan baik. Berbagai studi dipahami perang harga hanyalah memberikan kerugian. Bisnis berkonsentrasi mencapai kinerja lebih pada area benefit pelanggan yang dinilai penting oleh mayoritas pasar. Bisnis penganut strategi.

Michael Porter. perusahaan harus memiliki minimal satu dari tiga strategi generik: menjadi costleader. Lebih dari 20 tahun yang lalu (sekitar tahun 1980). Michael Porter juga mengembangkan five forces analysis adalah kerangka untuk menganalisa industri dan pengembangan pada tahun 1979 . serta infrastruktur kantor yang terdiri dari keuangan. Dia memberikan konribusi yang berarti pada manajemen strategis dan teori-teori strategi. logistik ke luar (outbound logistics) atau distribusi. serta layanan kepada pelanggan.memerlukan tambahan sumber daya yang tidak lain mendongkrak biaya. seorang guru besar manajemen di Harvard Business School mengeluarkan teori value chain dalam bukunya yang berjudul ³Competitive Strategy´. Porter yakin untuk mampu memenangi persaingan. akuntansi. Tambahan biaya tersebut. membuat diferensiasi. secara umum aktivitas utama itu terdiri dari logistik ke dalam (inbound logistics). Dengan demikian.yaitu. menjadikan produk unik atau khusus untuk segmen tertentu dimana keunikan mampu memberikan peluang pengesetan harga yang sesuai dan tidak terjebak price war. Fokus dan Fokus. Menurut Porter. lima kekuatan itu adalah : . Sedangkan aktivitas pendukung semua aktivitas utama di atas secara umum terdiri dari pengadaan (procurement). hanya ada satu kunci saja dalam strategi generic. Teori ini menjelaskan bagaimana proses penciptaan value terjadi di dalam perusahaan melalui suatu aktivitas utama disertai aktivitas pendukung. pemasaran dan penjualan. dan administrasi. Manajemen Strategis Michael Eugene Porter (Vibiznews . Sebagian besar masyarakat bisnis masih meyakini bahwa teori manajemen strategis populer dari begawan Michael Porter sebagai salah satu teori yang masih relevan saat ini.Michael Eugene Porter adalah warga Negara amerika seorang akademisi yang berfokus pada manajemen dan ekonomi. operasi dan produksi. Masukkan istilah pencarian AndaKirim formulir pencaria n. dan fokus mengincar pasar ceruk(nichemarket)tertentu. manajemen sumber daya manusia.Strategic Management) . pengembangan teknologi (termasuk teknologi informasi).

Kadang kala anda "terjebak" menggunakan peralatan tertentu dimana pemasoknya memiliki kekuatan untuk mendikte nda sehingga Anda tergantung kepada pemasok tersebut. yang agak jauh. b. Sebagai pelanggan tentu Anda tidak perlu menekan pemasok Anda. Banyak pembuat keputusan yang terlena karena keberhasilannya (complacency) sehingga tidak memperhitungkan organisasi kecil yang sewaktu waktu dapat menjadi pesaing dan mencaplok pangsa pasar Anda. Hal ini penting dilakukan karena Anda perlu memfokuskan strategi persaingan pada hal hal tertentu. Tetapi ada kalanya sebagai pelanggan anda memiliki kekuatan besar untuk mendikte pemasok. Organisasi rumah sakit Anda berada di dalam industri pelayanan kesehatan yang penuh pemain. . dan yang bukan pesaing anda. Pendatang baru. oleh karena itu anda harus berhati hati menentukan siapa pesaing terdekat anda. Biasanya keadaan ini berlaku untuk barang barang yang hanya sedikit sekali mempunyai pesaing.a. sebaliknya anda perlu melakukan kerja sama dengan pemasok sehingga mereka akan dapat mendukung pemasarananda. Kekuatan Pemasok. Persaingan/Rivalry. c. Tidak semua pemain adalah pesaing anda. Keadaan ini terjadi karena anda merupakan pemakai terbesar produk tersebut dan atau produk tersebut memiliki banyak pesaing. Anda harus mengenali siapa yang berpotensi menjadi pesaing Anda.

yang bermain industri ini bukan hanya rumah sakit. Di dalam situasi persiangan yang hebat. cluster dan economic . Substitusi. klinik 24 jam. dimana hampir di setiap area pemukiman terdapat fasilitas kesehatan (pemerintah dan swasta). target yang sama/hampir sama. maka kekuatan konsumen untuk memilih sangat besar.d. Pelayanan Anda adalah jasa kesehatan. dsb. maupun yang berbeda). dsb. tetapi juga klinik spesialis. balai pengobatan. tetapi banyak pasien tidak tergantung kepada rumah sakit. Masing masing rumah sakit memang cenderung memiliki pasar sasarannya. Masih ada lagi strategi-strategi Porter yang menarik untuk dipelajari seperti strategic group analysis. tetapi juga fasilitas kesehatan lain. Artinya pesaing yang Anda harus perhitungkan sebenarnya bukan hanya rumah sakit (di lokasi yang sama/berdekatan. Kekuatan Konsumen. puskesmas. Mereka boleh datang ke rumah sakit Anda atau rumah sakit pesaing Anda. e. bahkan pengobatan tradisional. alternatif. .

yaitu forward. Integration Strategies Tiga jenis strategi. 1998. Sedangkan strategi generik ada dua. Porter 1980 dan 1985): 1. backward. Keempat belas tipe strategi tersebut adalah sebagai berikut (Lihat David. a. dan horizontal seringkali disebut sebagai strategi-strategi vertical integration. (II) Strategi Generik Porter dan Strategi Generik Glueck. Namun. dan horizontal seringkali disebut sebagai strategi-strategi vertical integration. a.I. (III) Efektivitas Industri vs Posisi Kompetitif. terdapat dua aliran besar yang dijadikan landasan pembahasan strategi perusahaan. Tulisan ini pada dasarnya akan memiliki tiga pokok bahasan. nama penulis yang mengintrodusir masing-masing. I. tidak jarang yang memaksudkan integrasi vertikal sebagai hanya integrasi forward dan backward saja. yaitu forward. Namun. STRATEGI UTAMA Secara garis besar. yaitu: Porter¶s generic strategies dan Glueck¶s generic strategies. terdapat 4 kelompok strategi utama dengan 14 tipe turunannya. yaitu: (I) Strategi Utama. Integration Strategies Tiga jenis strategi. Forward Integration . tidak jarang yang memaksudkan integrasi vertikal sebagai hanya integrasi forward dan backward saja. backward. Keempat belas tipe strategi tersebut adalah sebagai berikut (Lihat David. STRATEGI UTAMA Secara garis besar. yaitu kajian tentang strategi-strategi utama (grand strategies) dan strategi-strategi generik (generic strategies). 1998. Strategi utama merupakan seperangkat alternatif strategi perusahaan yang secara umum dijadikan µpatokan¶ dalam menentukan strategi yang akan diambil oleh suatu perusahaan. Forward Integration TIPE-TIPE STRATEGI Setidaknya. terdapat 4 kelompok strategi utama dengan 14 tipe turunannya. Porter 1980 dan 1985): 1.

Salah satu alasan terbesar hadirnya bentuk waralaba ini adalah realita bahwa model ini sebetulnya merupakan upaya untuk membagi biaya dan peluang kepada banyak pihak. kecenderungan perusahaan untuk melakukanouts our c ing kemudian menjadi berkembang pesat. ternyata perusahaan menemukan bahwa integrasi ke hulu bukan lagi solusi tepat untuk unggul dalam persaingan. sampai pada level tertentu. Salah satu bentuk/cara efektif untuk melakukan strategi ini adalah waralaba (franchising).Integrasi ke hilir melibatkan upaya untuk memperoleh kepemilikan (saham perusahaan) lebih besar atau meningkatkan kontrol terhadap para distributor dan peritel. atau tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan. karena menjadi semakin membebani keuangan perusahaan. c. b. Perhatikan gejala bermunculannya factory outlet yang merupakan salah satu bentuk strategi ini. Perhatikan pula Gudang garam yang memiliki pabrik kertas rokok di Afrika. Salah satu kecenderungan paling signifikan dalam . Contoh lain adalah perusahaan farmasi Kimia Farma dengan Apotik Kimia Farma-nya dan perusahaan sepatu BATA dengan toko BATA-nya. Strategi ini menjadi menarik terutama ketika perusahaan pemasok yang saat ini ada ternyata tidak dapat diandalkan (unreliable). Tidak tertutup kemungkinan. Perhatikan pula Coca Cola dengan perusahaan pembotolan di berbagai negara serta keputusan untuk membeli perusahaanfastfood. Hal ini dibutuhkan karena baik produsen maupun peritel selalu membeli bahan baku dari perusahaan pemasok. Langkah ini dapat disebut sebagai upaya ³mengamankan´ jalur pasokan perusahaan terhadap kebutuhan dalam rangka proses produksinya. Contoh yang menarik adalah Harian Jawa Pos yang mendirikan pabrik kertas untuk menjamin ketersediaan pasokan kebutuhan bahan bakunya. Horizontal Integration Strategi integrasi ke samping merupakan strategi yang dilakukan dalam bentuk membeli atau meningkatkan kontrol terhadap perusahaan pesaing. Perhatikan kebijakan Sampoerna ketika melakukan outsourcing produksi rokok kretek tangan kepada berbagai koperasi di Jawa Tengah. perlu pula dicermati munculnya kecenderungan bahwa berbagai industri besar mulai melakukan aktivitas de-integrasi (deintegration). Backward Integration Integrasi ke hulu merupakan suatu strategi yang mengupayakan kepemilikan atau meningkatkan kontrol terhadap perusahaan pemasok. yaitu melepas berbagai aktivitas yang ³seharusnya´ menjadi bagian dari aktivitas perusahaan pemasok. Namun demikian. terlalu mahal. Oleh karenanya. Begitu banyak perusahaan berminat di bidang ini sebagai upaya untuk mendistribusikan produknya (barang maupun jasa).

dan ketika beberapa bank membentuk Bank Mandiri. Merjer. dan pengambilalihan perusahaan yang sedang bersaing memberikan peluang terjadinya skala ekonomi (economies of scale) serta mendorong terjadinya transfer sumber daya dan kompetensi perusahaan. Tetapi merjer yang terjadi pada perusahaan yang sedang bersaing langsung (direct competitors) memberikan peluang yang besar untuk menyatukan potensi agar menjadi lebih efektif. 1987) mengungkap bahwa merjer di antara perusahaan yang tidak bergerak di bidang yang sama merupakan suatu kesalahan. Hal ini dibutuhkan karena tidak jarang persaingan yang demikian ketat pada suatu pasar tertentu menyebabkan pengalihan perhatian kepada .kompetisi perusahaan saat ini adalah meningkatnya upaya untuk melakukan integrasi ke samping sebagai suatu strategi pertumbuhan. b. Intensive Strategies Kelompok strategi ini disebut sebagai intensive strategies. peningkatan pembelanjaan iklan. Globalisasi dan iklim perkembangan pasar internasional semakin kondusif untuk strategi ini. Kenneth Davidson (Davidson. efisien. Strategi ini umum diterapkan baik sendiri maupun sebagai kombinasi dengan strategi lainnya. Aktivitas pemasaran dan promosi yang intensif dari A-Mild Sampoerna dan berbagai perusahaan rokok lainnya merupakan contoh yang menarik. akusisi. Dalam artikelnya. dan kompetitif. Demikian juga dengan upaya McDonald untuk memberikan berbagai cinderamata menarik maupun beberapa pabrik farmasi yang meningkatkan jumlahdetail er obatnya. Market Development Pengembangan pasar melibatkan upaya-upaya untuk mengenalkan produk atau layanan yang ada saat ini kepada berbagai wilayah geografis baru. yaitu: a. Market Penetration Strategi penetrasi pasar berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar untuk produk atau layanan yang ada saat ini di dalam pasar yang ada saat ini melalui upaya-upaya pemasaran yang lebih besar. Termasuk di dalam penetrasi pasar adalah meningkatan jumlah tenaga penjualan. Kelompok strategi ini meliputi tiga strategi. karena mensyaratkan berbagai upaya yang intensif untuk meningkatkan posisi kompetitif perusahaan dengan produk yang ada. atau peningkatan upaya-upaya publisitas. 2. Contoh pelaksanaan strategi integrasi horisontal adalah ketika toko obat Guardian membeli Shop-in atau Indofood membeli SuperMie. penawaran barang-barang promosi secara ekstensif (besar-besaran).

terdapat 4 kelompok strategi utama dengan 14 tipe turunannya. Namun. I. Sedangkan strategi generik ada dua. yaitu kajian tentang strategi-strategi utama (grand strategies) dan strategi-strategi generik (generic strategies). Salah satu bentuk/cara efektif untuk melakukan strategi ini adalah waralaba (franchising). 1998. dan horizontal seringkali disebut sebagai strategi-strategi vertical integration. Tulisan ini pada dasarnya akan memiliki tiga pokok bahasan. nama penulis yang mengintrodusir masing-masing. tidak jarang yang memaksudkan integrasi vertikal sebagai hanya integrasi forward dan backward saja. Forward Integration Integrasi ke hilir melibatkan upaya untuk memperoleh kepemilikan (saham perusahaan) lebih besar atau meningkatkan kontrol terhadap para distributor dan peritel. Strategi utama merupakan seperangkat alternatif strategi perusahaan yang secara umum dijadikan µpatokan¶ dalam menentukan strategi yang akan diambil oleh suatu perusahaan. TIPE-TIPE STRATEGI Setidaknya. backward. Salah satu alasan terbesar hadirnya bentuk waralaba ini adalah realita bahwa model ini sebetulnya merupakan upaya untuk membagi biaya dan peluang kepada banyak pihak. terdapat dua aliran besar yang dijadikan landasan pembahasan strategi perusahaan. a. Keempat belas tipe strategi tersebut adalah sebagai berikut (Lihat David. Integration Strategies Tiga jenis strategi. yaitu forward. STRATEGI UTAMA Secara garis besar. yaitu: Porter¶s generic strategies dan Glueck¶s generic strategies. (II) Strategi Generik Porter dan Strategi Generik Glueck. yaitu: (I) Strategi Utama. Begitu banyak perusahaan berminat di bidang ini sebagai upaya untuk mendistribusikan produknya (barang maupun jasa). (III) Efektivitas Industri vs Posisi Kompetitif.Porter's Generic Strategies Dan Glueck's Generic Strategies. Perhatikan gejala bermunculannya factory outlet yang . Porter 1980 dan 1985): 1.

.

Backward Integration Integrasi ke hulu merupakan suatu strategi yang mengupayakan kepemilikan atau meningkatkan kontrol terhadap perusahaan pemasok. c. Strategi ini menjadi menarik terutama ketika perusahaan pemasok yang saat ini ada ternyata tidak dapat diandalkan (unreliable). sampai pada level tertentu. perlu pula dicermati munculnya kecenderungan bahwa berbagai industri besar mulai melakukan aktivitas de-integrasi (deintegration). 1987) mengungkap bahwa merjer di antara perusahaan yang tidak bergerak di bidang . Merjer. karena menjadi semakin membebani keuangan perusahaan. Tidak tertutup kemungkinan. dan pengambilalihan perusahaan yang sedang bersaing memberikan peluang terjadinya skala ekonomi (economies of scale) serta mendorong terjadinya transfer sumber daya dan kompetensi perusahaan. Salah satu kecenderungan paling signifikan dalam kompetisi perusahaan saat ini adalah meningkatnya upaya untuk melakukan integrasi ke samping sebagai suatu strategi pertumbuhan. ternyata perusahaan menemukan bahwa integrasi ke hulu bukan lagi solusi tepat untuk unggul dalam persaingan. Perhatikan kebijakan Sampoerna ketika melakukan outsourcing produksi rokok kretek tangan kepada berbagai koperasi di Jawa Tengah. Hal ini dibutuhkan karena baik produsen maupun peritel selalu membeli bahan baku dari perusahaan pemasok. Contoh yang menarik adalah Harian Jawa Pos yang mendirikan pabrik kertas untuk menjamin ketersediaan pasokan kebutuhan bahan bakunya. Contoh lain adalah perusahaan farmasi Kimia Farma dengan Apotik Kimia Farma-nya dan perusahaan sepatu BATA dengan toko BATA-nya. akusisi. Kenneth Davidson (Davidson. Dalam artikelnya. Perhatikan pula Gudang garam yang memiliki pabrik kertas rokok di Afrika. b. Perhatikan pula Coca Cola dengan perusahaan pembotolan di berbagai negara serta keputusan untuk membeli perusahaanfastfood. yaitu melepas berbagai aktivitas yang ³seharusnya´ menjadi bagian dari aktivitas perusahaan pemasok.merupakan salah satu bentuk strategi ini. Oleh karenanya. terlalu mahal. Horizontal Integration Strategi integrasi ke samping merupakan strategi yang dilakukan dalam bentuk membeli atau meningkatkan kontrol terhadap perusahaan pesaing. Namun demikian. atau tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan. kecenderungan perusahaan untuk melakukanouts our c ing kemudian menjadi berkembang pesat. Langkah ini dapat disebut sebagai upaya ³mengamankan´ jalur pasokan perusahaan terhadap kebutuhan dalam rangka proses produksinya.

karena mensyaratkan berbagai upaya yang intensif untuk meningkatkan posisi kompetitif perusahaan dengan produk yang ada. dan ketika beberapa bank membentuk Bank Mandiri. Market Development Pengembangan pasar melibatkan upaya-upaya untuk mengenalkan produk atau layanan yang ada saat ini kepada berbagai wilayah geografis baru. Aktivitas pemasaran dan promosi yang intensif dari A-Mild Sampoerna dan berbagai perusahaan rokok lainnya merupakan contoh yang menarik. b. peningkatan pembelanjaan iklan. Contoh pelaksanaan strategi integrasi horisontal adalah ketika toko obat Guardian membeli Shop-in atau Indofood membeli SuperMie. yaitu: a. Tetapi merjer yang terjadi pada perusahaan yang sedang bersaing langsung (direct competitors) memberikan peluang yang besar untuk menyatukan potensi agar menjadi lebih efektif. atau peningkatan upaya-upaya publisitas. efisien. Demikian juga dengan upaya McDonald untuk memberikan berbagai cinderamata menarik maupun beberapa pabrik farmasi yang meningkatkan jumlahdetail er obatnya. Hal ini dibutuhkan karena tidak jarang persaingan yang demikian ketat pada suatu pasar tertentu menyebabkan pengalihan perhatian kepada .yang sama merupakan suatu kesalahan. Intensive Strategies Kelompok strategi ini disebut sebagai intensive strategies. Market Penetration Strategi penetrasi pasar berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar untuk produk atau layanan yang ada saat ini di dalam pasar yang ada saat ini melalui upaya-upaya pemasaran yang lebih besar. 2. penawaran barang-barang promosi secara ekstensif (besar-besaran). Kelompok strategi ini meliputi tiga strategi. Termasuk di dalam penetrasi pasar adalah meningkatan jumlah tenaga penjualan. dan kompetitif. Globalisasi dan iklim perkembangan pasar internasional semakin kondusif untuk strategi ini. Strategi ini umum diterapkan baik sendiri maupun sebagai kombinasi dengan strategi lainnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful