P. 1
Motor Performance Plus6

Motor Performance Plus6

|Views: 9,051|Likes:
Published by aazyx

More info:

Published by: aazyx on Feb 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

Bicara suspensi belakang, sok tunggal atau monosok sering dicap lebih oke dibanding model twin sok.
Tapi enggak banyak yang tahu kalau ternyata sokbreker tunggal sendiri memiliki beberapa tipe seperti
model monocross yang dipakai pada Yamaha Scorpio.

Gambar 1
Terus apa bedanya sama monosok biasa? Gampangnya, kalau model monosok pegangan sokbreker
terhubung langsung pada sasis dan swing arm.
Lain cerita kalau model monocross, sebab bagian bawahnya enggak langsung menumpu pada arm
melainkan melalui link (gbr.1).
Menurut Ari Kristanto dari bengkel GMotor, tipe monocross seperti yang diaplikasi pada
'Kalajengking' memiliki kemampuan lebih baik saat melewati medan berhandicap. Walau begitu, bukan
berarti sok belakang si Scorpie enggak butuh perawatan lo!
Rekomendasi dari pabrikan sendiri atas penggunaan sok berkisar 20.000 km. "Itu dikarenakan setiap
komponen seperti sil sok dan pelumas memiliki usia pakai layaknya komponen lain," tambah mekanik
serba bisa ini.

Gambar 2
Nah demi mencegah kerusakan, lakukan perawatan seperti selalu menjaga kebersihan as sok. Kalau
peranti ini kotor, bisa merusak kerja sil. Alhasil oli sok bisa bocor dan sok bisa amblas.
Buat yang sudah telanjur rusak, sil bisa direparasi ahli sok seperti Acang dari Acang Motor yang
memasang banderol Rp 30 ribu untuk ongkos kerja termasuk silnya.
"Saya sering menerima monosok yang silnya udah rusak," ujar Acang
Selain itu, link pada tipe suspensi monocross sebaiknya juga harus ikut diperhatikan. Kalau dicuekin,
awalnya sih cuma akan menimbulkan bunyi cit-cit seperti tikus. Tapi kalau dibiarkan bos bisa aus dan
akhirnya hancur.

Caranya perawatan link itu gampang, kok! Pertama buka dulu baut pengikat as pakai kunci 17 dan 19.
Setelah itu tarik keluar as dan langsung olesi gemuk (gbr.2).
Lakukan hal itu pada dua as lain yang ada di sisi atas dan samping (gbr.3).

Gbr 3Gbr 4
Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah beban maksimum yang dapat digendong sok. "Dipastikan
jika sering menerima beban berlebih bisa memperpendek umur sok,". Batas kapasitas daya : Lihat
ukuran max load (gbr.4) yang tertera pada ban belakang. Usahakan beban angkut tak lebih dari angka
yang tercantum pada ban belakang tersebut,".

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->