Kata pengantar

Puji syukur harus senantiasa kami ucapkan kehadiran tuhan yang maha esakarena atas rahmat dan hidayahnya lah kami dapat menyelesaikan makalah agama islam tentang mawaris ini. Dan berkat limpahann rahmatnya kepada kita semua, kita harus bersyukur, rasa syukur itu dapat kita wujudkan dengan cara memelihara lingkungan dan mengasah akal budi untuk memanfaatkan karunianya itu dengan sebaik-baiknya, denga cara itu kita akan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berbobot serta pintar. Dengan tersusunnya makalah ini kami berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca dalam kegiatan belajar di sekolah,sehingga dapat memperlancar dan mempermuda para pembaca dalam memahami hokum-hukum mawaris. Segala usaha telah kami lakukan dalam penyelesaian makalah ini, namun dalam usaha yang mmaksimal itu kami menyadari, tentu masih banyak terdapat kekurangn, untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari guru pembimbing agama islam dan teman-teman yang telah membaca makalah kelompok kami. Demi menyempurnnakan makala kami selanjutnya.

Sungsang,

maret 2010

Penyusun

1

.................6 1...................................................................3 PEMBAHASAN ............................................................1 ......................................4 B......................................................................................... PERINTAH UNTUK MENCARI RIZKI ................................................................................ PERINTAH UNTUK BEKERJA KERAS .. Sikap Kerja Keras ...............................................................................................15 ....2 ......................................................................13 BAB II KESIMPULAN BAB III DAFTAR PUSTAKA ...........3 A....................16 2 ..........................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PRILAKU TERPUJI .................. Produktifitas Kerja .................... Memacu Perubahan Sosial Untuk Kemajuan .....................................8 2..........................12 3................................

Keperwiraan. Perbuatan tersebut di lakukan secara kontinyu atau berkesinambungan. b. Kalau perbuatan di lakukan hanya sekali saja maka tidak dapat di sebut dengann akhlak. Kebiasaan atau adat. Akhlak merupakan suatu keadaan yang melekat dalam jiwa. Perbuatan tersebut timbul secara tiba-tiba. 3. Akhlak nabi muhammad SAW dapat di sebut dengan akhlak islam.BAB I PRILAKU TERPUJI PEMBAHASAN Akhlak adalah suatu keadaan yang melekat pada jiwa manusia yang dari padanya lahir perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa melalui proses pemikiran. pertimbangan atau penelitian. bukan sebab di pikirkan atau di rencanakan terlebih dahulu. Jika perbuatan itu timbul karena terpaksa atau karena sudah di fikirkan secara matang maka tidak dapat di sebut akhlak. Jika hal tersebut melahirkan hal yangbaik yang terpuji menurut pertimbangan akal syar’i maka tersebut akhlak yang buruk kata akhlak merupakan bentuk jamak dan kata Al-Khulq artinya : 1. 3 . Contoh: pada suatu saat orang yang jarang ber infaq tiba-tiba memberikan uang lain dengan alasan tertentu. 2. maka suatu perbuatan baru dapat akhlak kalau terpenuhi beberapa syaratantara lain: a. Karena akhlak tersebut bersumber dari Al-Qur’an datang nya dari Allah SWT. Maka akhlak islam memiliki ciri-ciri tertentu yang berbeda dengan perbuatan yang di atur oleh manusia. dengan tindakan tersebut murah hati atau berakhlak dermawan karena hal tersebut tidak melekat dengan jiwanya. Tabiat Atau Budi pekerti.

artinya perbuatannya tidak mengalami perubahan. Kewajibanyang harus di penuhi yaitu kebaikan yang terkandung dalam akhlak islam merupakan huku yang harus di laksanakan sehingga ada sangsi hukum tertentu bagi yang tidak melaksanakan. berorientasi kemasa depan. 4 . Kebaikan nya bersifat menyeluruh. malas dan lemah kemauan pengecut dan kikir serta gemar berhutang dan kurang baik kepada sesama manusia. menghargai waktu. islam amat mendukung kerja keras bekerjja secara produktif dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri. Kebaikan bersifat mutlak yaitu kebaikan yang terkandung dalam akhlak islam adalah murni baik untuk individu mamupun masyarakat. Pengawasan yang menyeluruh. berprestasi dan sebagainya. PERINTAH UNTUK BEKERJA KERAS Rasulallah SAW pernah menjumpai seorang sahabat bernama Abu Umamah. islam sangat memberikan tempat yang luas untuk di kembangkan lebih lanjut. dia sedang duduk-duduk di masjid dengan termenung seperti kebingungan. Mendengar perkataan itu nabi mendorong kepadanya agar menjauhi perasaan ragu dan putus asah.etos kerja adalah semangat untuk bekerja. 4. banyak hutang dan tidak gairah kerja serta ada perasaan ragu dan cemas.1. yakin dan optimis berani dan pemurah dan tidak suka berhutang. 3. dan kesediaan untuk merubah pola fikir yang ada pada diri seseorang untuk kemajuan. Sehingga abu umama sehingga mengubah sikap menjadi rajin dan kerja keras. Tetap. yang di dalam nya termasuk kerja keras. 5. Dalam ke tiga hal yang berkaitan dengan etos kerja yang baik ini. lalu beliau bertanya kepadanya: mengapa anda duduk termenung sendiri padahal sekarang saatnya shalat? Lalu ia menjawab : Saya sedang stres. dan islam juga sangat mendorong agar seseorang merubah pola hidupnya yang terbelakan menjadi berpola hidup maju seperti bersikap rasional. karena akhlak dari allah maka pengeruhnya lebih kuat dari akhlak buatan manusia. A. yaitu kebaikan yang selalu berlaku secara universal. produktifitas kerja. 2. Dari kisa di atas memberikan dorongan kepada kita bahwasemangat kerja itu sangat penting dan sangat di perlukan untuk memperbaiki nasib.etos kerja itu ada yang bersifat lemah dan ada yang bersifat keras.

menjalin hubungan secara lebih bersifat mendunia. Istilah kemajuan di sejajarkan pula dengan istilah modern yang ciri-cirinya antara lain: Berfikir rasional.Allah berfirman dalam Al-Quran Surat Ar Ra’du Ayat : 11                                    Artinya: “bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran. dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum.                              Artinya : 5 . mereka menjaganya atas perintah Allah. Ber orientasi pada prestasi. berorientasi ke masa depan. Hal ini sesuai dengan firman allah SWT. Ajaran islam sangat mendorong peningkatan produktifitas kerja dengan cara meningkatkan berbagai hal yang di perlukan untuk. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Semua usaha ini pada akhirnya akan membawa kepad akemajuan dan terhindar dari keterbelakangan. Maka tak ada yang dapat menolaknya. terbuka untuk menerima pendapat orang lain. menghargai waktu. Apabila hendak memacu perubahan sosial untuk kemajuan. kepada diri seseorang sehingga orang tersebut mau mengubah nasibnya yang semula terbelakang menjadi maju. maka yang lebih dahulu adalah mennanam kan ciri-ciri kemajuan tersebut. di muka dan di belakangnya.

Hal tersebut sesuai dengan firman allah dalam surat Al-jumuah ayat 9-10:               6 .. tetapi juga mengurusi manusia agar dapat mencapai taraf hidup yang lebih baik.. Berbuatlah atau berusahalah untuk kebahagiaan mu dunia yang sesuai hasilnya untuk 5 atau 10 tahun atau 15 tahun yang akan datang. Allah memberi peringatan kepada kita dengan firman-nya:               Artinya : “dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Namun yang terpenting dari itu adalah kesediaan orang untuk menerima perubahan-perubahan tersebut sejalan dengan perubahan terhadap apa yang ada dalam diri seseorang. kekuasaan dan wewenang. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri... dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya)”.. Pola-pola prilaku... organisasi. B.R. Dan Rasulallah Bersabda: Beramallah untuk dunia mu seakan-akan kamu hidup selama-lamanya dan beramalah engkau untuk akhirat mu seakan-akan mati besok (H. Ar Rad Ayat 11) Perubahan-perubahan dalam masyarakat itu dapat mengenai berbagai macam masalah baik mengenai nilai-nilai sosial. lapisan-lapisan masyarakat.. Norma-norma sosial.. interaksi sosial dan sebagainya. susunan lembaga-lembaga kemasyarakatan. beramallah untuk kebahagiaan akhirat saat ini jangan di tunda-tunda seakan-akan besok kita akan mati.. Asakir).. artinya islam tidak hanya mengurusi ibadah mahdoh saja.S. (Q. PERINTAH UNTUK MENCARI RIZKI Agama islam adalah agama yang dinamis..

Dalam ayat 10. Etoskerja adalah semangat untuk kerja. Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. dan islam juga sangat mendorong agar seseorang 7 . dengan cara yang wajar tidak berlari serta tetap berjalan dengan tenaga hingga mencapai masjid seandainya seseorang mengetahui betapa besar pahala yang akan ia peroleh maka iakan lebih mengutamakan memenuhi panggilan jum’at daripada tetap di tempat untuk meneruskan usaha duniawi seemata. yang di dalam nya termasuk kerja keras. Maka bertebaranlah kamu di muka bumi. Allah menjelaskan bahwa apabila muadzin mengumandangkan azan pada hari jum’at maka hendaklah kita tinggalkan perniagaan dan segala usaha dunia serta bersegera ke masjid untuk mendengarkan khotbah dan melaksanakan shalat. etos kerja itu ada yang bersifat lemah dan ada yang bersifat keras. Seseorang di perintahkan untuk bertebaran di muka bumi untuk melaksanakan urusan duniawi dengan berusaha mencari rizki yang halal. Hendaknya senantiasa mengingat allah dengan menjelaskan usahanya. apabila telah ditunaikan shalat. penyelewengan dan lainnya karena allah adalah dzat yang maha mengetahui segala yang di kerjakan oleh hambanya dengan demikian tercapailah kebahagiaan dengan keberutungan di dunia dan akhirat. dalam ketiga hal yang berkaitan dengan etos kerja yang baik ini islam sangat memberikan tempat yang luas untuk di kembangkan lebih lanjut.” (Al-Jumu’ah :9-10) Pada ayat 9 surat Al-Jumu’ah. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Allah menerangkan bahwa setelah selesai melaksanakan shalat jum’at. Islam sanggat mendukung kerjakeraas bekerja secara produktif dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri.                               Artinya : “Hai orang-orang beriman. apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at. dengan menghindarkan diri dari kecurangan. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. produktifitas kerja dan kesediaan untuk merubah pola fikir yang ada dalam diri seseorang untuk kemajuan.

beprestasi dan sebagainya. beerorientasi ke masa depan. Dalam ketiga hal yang berkaitan dengan etos kerja yang baik ini. 8 . Dan yang terpenting bahwa pekerjaan itu membawa kebaikan hidup di dunia maupun kehidupan kelak yang abadi yaitu kebahagiaan di akhirat. baik bagi dirinya maupun orang lain dan lebih luas lagi. Atau sejumlah nilai-nilai yang di jadikan acuan oleh seseorang dalam menggerakan dirinya dalam berhadapan dengan lingkungan sosial dimana ia berada . yakni pekerjaan yang shalih. beprestasi dan sebagainya.merubah pola hidupnya yang terbelakang menjadi berpola hidup maju seperti bersikap rasional. menjelaskan bahwa didalam al-Qur’an terdapat kata yang berarti “bekerja” sebanyak 412 kali dan seringkali di hubungkan dengan sifat pekerjaan itu. yaitu pekerjaan yang membawa kebaikan. dan islam juga sangat mendorong agar seseorang merubah pola hidupnya yang terbelakang menjadi berpola hidup maju seperti bersikap rasional. ada pula yang bersifat keras yang di dalam nya termasuk sikap keras produktifitas kerja dan kesediaan untuk merubah polafikir yang ada pada diri seseorang untuk kemajuan. menghargai waktu. menghargai waktu. 1) Sikap kerjakeras Sikap kerja keras (Etos Kerja) Adalah semangat untuk bekerja. islam sangat memberikan tempat tempat yang luas untuk di kembangkan lebih lanjut. maka dapat di pahami bahwa ada etos kerja yang kurang mendukung kemajuan seseorang dan ada pula etos kerja yang mendukung kemajuan seseorang. Etos kerja ada yang bersifat lemah. beerorientasi ke masa depan. kehidupan mental spiritual. kesehatan. Islam sanggat mendukung kerjakeraas bekerja secara produktif dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri. Dengan kata tersebut Muhammad Abdul Baqi. pendidikan. dan lain sebagainya. baik untuk masyarakat kebaikan itu dapat berupa perbaikan tarap ekonomi. seperti kerja keras. atau sikap mendasar terhadap diri dan lingkungan yang terpancar dalam prilaku kehhidupan.

bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok 9 . Allah Memberikan peringatan kepada kita dengan Firmannya:                        Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. Firman Allah SWT :                  Artinya : “mereka menjawab: "Maha suci Engkau. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”. tidak ada yang Kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. (Q. Akal manusia tidak akan mampu mengetahui apa yang akan terjadi sehingga mereka tidak berbuat sesuatu yang sesuai dengan masa aygn akan datang. karena dengan kerjakeras manusia akan mampu mempertahankan hidup serta dapat mengembangakan kehidupan dirinya dan lingkungan nya.Allah memerintahkan kepada manusia untuk berusaha dengan sungguh-sungguh dan bekerja keras.S Al-Baqarah :32). Hanya hidayah allah yang menerangi akal manusia sehingga mereka berfikir ke masa depan. apa yang akan di hadapi nanti. maka hanya allah swt yang maha tau dan memberi tahu kepada mereka. Ajaran-ajaran islam yang bersumber pada Al-Qur’an dan alhadist adalah ajaran yang luas dan berjangka panjang tidak hanya mengajarkan untuk masa sekarang tetapi juga untuk masa yang akan datang yaitu kehidupan akhirat yang kekal abadi dimana manusia tidak tau apa yang akan terjadi.

S. Berdasarkan firman allah tersebut apa yang telah atu sedang kita perbuat.S Al-Hasyr :18).berdo’a lah selalu kepada allah agar di beri hidayah-nya sehingga apa yang kita perbuat sesuai dengan mas yang akan datang (Di dunia Dan Di Akhirat). (Q. Oleh karena itu manusia tidak boleh lupa diri dengan keberhasilan yang di capai semua di kembalikan pada kekuasaan dan kebesaran Allah SWT sebagai dzat pemberi kehidupan ini. Landasan keimanan Kita harus tetap ingat kepada allah dan menyadari bahwa apa yang ada pada diri kita termaswuk amal usaha yang kita lakukan. 2. Masalah “Kerja” Yang banyak di sebutkan dalam al-Quran menunjukan bahwa masalah kerja sangat penting dalam kehidupan seseorang. An-Naba’ :11) Landasan Bekerja Keras Untuk menanggulangi hal-hal yang di inginkan untuk bekerja keras perlu di landasi dengan dua perkara yaitu: 1.” (Q. dan bertakwalah kepada Allah. Karena begitu pentingnya kerja itu maka islam sangat menganjurkan kerja keras di antaranya adalah sebagai berikut:         Artinya : “dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan. yaitu sebagai perwujudan ibadah jika nantinya berhasil di gunakan pula untuk meningkatkan ibadah tersebut serta menyejah 10 . perrhatikan. dan lebih khusus lagi kerja yang menghasilkan sesuatu yang dapat mendukung perbuatan.(akhirat). perhitungkan hasilnya. adaalah hak cipta dan kekuasaan allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. hidup dalam segala bidang yaitu kerja yang menghasilkan sesuatu yang berharga. Landasan niat yang benar Segala pekerjaan dan usaha yang kita lakukan harus di landasi dengan niat yang baik dan benar. untuk masa yang akan daatang.

tidak berusaha untukkepentingan dunia. dan hanya berdo’a saja “ya allah beilah hamba rezeki” lalu beliau menambahkan bahwa langit tidak akan pernah menurunkan hujan emas atau perak. mendukung perjuangan. Barang siapa hijrahnya karena menuruti perintah allah dan rasulnya niscaya di terima allah dan rasul-nya. Mutafaqun ‘Alaihi) Praktek kerja keras itu telah di laksanakan oleh Nabi Muhammad SAW dari semenjak ia kecil. Abu Bakar. jelaskan? Bahwa ajaran islam sangat menganjurkan para penganutnya untuk bekerja keras. hingga akhir hayatnya. Utsman Bin affan.taat dan patuh terhadap ajaran agama islam Rasulallah SAW bersabda : “ Sesungguhnya niat perbuatan itu tergantung pada niatnya. Mereka di kenal sebagai pedagang atau pengusaha yang ulet dan jujur. Dengan memperhatikan uraian di atas. Dan barangsiapa hijrahnya karena mencari keuntungan dunia atau karena wanita yg akan di nikaahinya maka hijrahnya hanya sampai ke niatnya itu saja” (H.terakan keluarga. Gemar berniaga dengan penuh semangat dan kejujuran. Dan sesungguhnya bagi setiap (Buah) ganjaran nya sesuai dengan niatnya. Demikian pula sahabat dekatnya. serta sebagai alat untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akherat. Allah SWT berfirman:                                     11 .R. tegaknya islam negara dan bangsa dengan demikian meskipun sekarang telah berhasil dalam hidupnya maka iakan tetap menjadi orang yang berjiwa shaleh. agar menghasilkan sesuatu yang berguna bagi kelangsaungan hidupnya secara baik dan sejahtera. dan Ali Bin Abu Thalib. Umar Bin Khatab. seperti. bahkan umar bin khatab pernah berkata :jangan lah kamu sekali-kali duduk termenung dan tidak suka bekerja keras mencari rezeki. ibnu mashub juga pernah berkata : Saya ini benar-benar tidak suka melihat orang yang kerjanya santai dan pengangguran.

(Q.berdo’a lah selalu kepada allah agar di beri hidayah-nya sehingga 12 . Akal manusia tidakakan mampu mengetahui apa yang akan terjadi sehingga mereka tidak berbuat sesuatu yg sesuai dengan masa yagn akan datang.Artinya: “dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat. perhitungkan hasilnya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”. Untuk itu maka seseorang harus senantiasa meningkatkan pengetahuan. Berdasarkan firman allah tersebut apa yang telah atu sedang kita perbuat. kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. untuk masa yang akan daatang. perrhatikan. dan bertakwalah kepada Allah. dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik.S Al-Qashash:77). bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. 2) Produktifitas kerja Produktifitas kerja adalah suatu keadaan seseorang di mana senantiasa meningkatkan kerja nya untuk menghasilkan sesuatu yg lebih meningkat dari sebelumnya. keterampilan dan semangat juga kerajinannya dari hari ke hari agar dapat meningkatkan hasil usahanya. Allah memberi peringatan kepada kita dengan Firman-nya:                     Artinya : “Hai orang-orang yang beriman. Hanya hidayah allah yang menerangi akal manusia sehingga mereka berfikir ke masa depan.

apa yang kita perbuat sesuai dengan mas yang akan datang (Di dunia Dan Di Akhirat). Meningkatkan produktifitas kerja itu.”(Q.R.” (Q. Dan jika amal ibadah nya lebih buruk dari kemarin maka orang tersebut termasuk orang yang tercela”. keterampilan keuletan dan sebagainya sehingga dapat meninngkatkan produktifitas kerjanya. Thaha : 114) Selanjutnya Allah menyuruh manusia agar bekerja menurut keasliannya. Selanjutnya beliau berkata “ Barangsiapa yang amal perbuatannya lebih baik dari kemarin mmaka orang ini termasuk yg beruntung. sebagaimana firman allah dalam Al-Qur’an Surat Al Isro’ :84           Artinya : “Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masingmasing". Tabrani). Misalnya riwayat seorang petani kurma 13 . termasuk orang yang rugi.S surat Al-Israa’ : 84) Nabi muhammad SAW mengisyaratkan jika suatu urusan atau pekerjaan di serahkan bukan pada ahlinya maka tuggulah kehancurannya (H. telah di praktekan oleh Rasulallah dan para sahabatnya. (H. Bukhari).R. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalanNya. dan jika amal usahanya sama dengan kemarin. Untuk itu Allah SWT mengajarkan do’a kepada kita sebagaimana termaksud pada Al-Qur’an surat tahaha ayat 114 :Yaitu: “Tambahkanlah kepada ku ilmu pengetahuan. Keterangan di atas menunjukan bahwa amal usaha seseorang dari hari kehari harus di tingkatkan dengan meningkatkan pengetahuan.S.

                             Artinya : .. Norma-norma sosial. Sahabat itu lalu bertanya tentang status usaha tersebut kepada Rasulallah SAW Mengatakan : “Kamu lebih tau dalam usaha duniamu” jawaban ini menunjukan bahwa Rasulallah setuju yg di lakukan oleh sahabatnya..... terbuka untuk menerima pendapat orang lain. berorientasi ke masa depan. kepada diri seseorang sehingga orang tersebut mau mengubah nasibnya yang semula terbelakang menjadi maju. Namun yang terpenting 14 . maka yang lebih dahulu adalah mennanam kan ciri-ciri kemajuan tersebut. interaksi sosial dan sebagainya.dengan cara mengawinkan kurma yg kurang subur dengan kurma yg subur. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Apabila hendak memacu perubahan sosial untuk kemajuan. Hal ini sesuai dengan firman allah SWT..S. (Q. 3) Memacu perubahan sosial untuk kemajuan Ajaran islam sangat mendorong peningkatan produktifitas kerja dengan cara meningkatkan berbagaihal yang di perlukan untuk semua usaha ini pada akhirnya akan membawa pada kemajuan dan terhindar dari keterbelakangan.. menjalin hubungan secara lebih bersifat mendunia. menghargai waktu. organisasi. susunan lembaga-lembaga kemasyarakatan. Ar Rad Ayat 11) Perubahan-perubahan dalam masyarakat itu dapat mengenai berbagai macam masalah baik mengenai nilai-nilai sosial. Istilah kemajuan di sejajarkan pula pada istilah modern yg ciri-cirinya antara lain: Berfikir rasional. Ber orientasi pada prestasi. kekuasaan dan wewenang... Pola-pola prilaku.. lapisan-lapisan masyarakat..

Produktifitas Kerja. pertimbangan atau penelitian. dan Memacu perubahan sosial untuk kemajuan. Jika hal tersebut melahirkan hal yangbaik yang terpuji menurut pertimbangan akal syar’i maka tersebut akhlak yang buruk kata akhlak merupakan bentuk jamak dan kata Al-Khulq.dari itu adalah kesediaan orang untuk menerima perubahan-perubahan tersebut sejalan dengan perubahan terhadap apa yang ada dalam diri seseorang. Perintah Untuk Mencari Rizki. Akhlak yang di lakukan oleh Rasulallah SAW kita Muhammad adalah Akhlak Islam. KESIMPULAN Akhlak adalah suatu keadaan yang melekat pada jiwa manusia yang dari padanya lahir perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa melalui proses pemikiran. Seperti perintah untuk bekerja keras. 15 . Akhlak yang baik itu sangat di anjurkan oleh Islam karena untuk mengembangkan dan memberikan motifasi kepada manusia untuk lebih maju.

Tahun 2009 16 . Pendidikan Agama Islam. Untuk SMP Kelas VII.DAFTAR PUSTAKA LKS.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful