P. 1
Pengertian Malpraktik

Pengertian Malpraktik

|Views: 881|Likes:
Published by Puja Nastia Lubis

More info:

Published by: Puja Nastia Lubis on Feb 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2013

pdf

text

original

Pengertian Malpraktik

Makna harfiah = praktik buruk lawannya praktik baik. Black’s Law Dictionary : Any professional misconduct or unreasonable lack of skill or fidelity in professional or fiduciary duties, evil practice or illegal or immoral conduct Pengelompokan malpraktik : a. Gatra etikolegal malpraktik ; perilaku tidak etis/tidak bermoral atau perilaku menyimpang atau perilaku melanggar kewajiban hukum atau praktik jahat profesi dokter. b. Gatra ilmiah (yang sering dikonotasikan “gatra profesi”) malpraktik kedokteran yakni kekurang-terampilan secara tak layak / tak pantas seorang dokter. Dalam hal ini secara teknis medis kemampuan dokter kurang memadai.

Wanprestasi (Ingkar Janji) ,
Sebetulnya wanprestasi atau ingkar janji dalam hubungan kontraktual antara dokter dan pasien dapat dilakukan oleh masing-masing pihak. Pasien dapat menggugat dokter jika ternyata dokter tidak dapat melaksanakan kewajibannya dan sebaliknya dokter dapat menggugat pasien jika ternyata pasien tidak melaksanakan kewajibannya. Gugatan harus berdasarkan atas kerugian yang terjadi, baik materiil maupun immateriil sebagai akibat tidak dilaksanakannya sesuatu kewajiban oleh pihak lain. Khusus gugatan kepada dokter yang melakukan wanprestasi atau lebih dikenal dengan malpraktik, maka gugatan itu dibenarkan jika memenuhi syarat 4 D: Penyatuan istilah Malpraktik dengan Kelalaian Medik Kelalaian Medik terdapat 4 kriteria “4D” yang secara kumulatif semuanya harus terbukti untuk menjatuhkan sanksi dokter harus membayar ganti rugi kepada pasien/keluarganya dalam forum pengadilan. Ke 4 D tersebut adalah sebagai berikut :

which is the direct cause of an injury to the patient Jenis Malpraktik dalam Hukum Criminal Malpractice Masuk kategori ini. Dereliction of duty (pelanggaran kewajiban) = D2. perbuatan tersebut (baik positf maupun negatif) harus merupakan perbuatan tercela (actus reus). adanya wanprestasi atau melalaikan kewajiban (dereliction of duty). 3. Direct cause (sebab langsung) yakni pelanggaran kewajiban mengakibatkan kerugian (D2 ------. 4. . adanya hubungan langsung antara kerugian itu dengan kelalaian melaksanakan kewajiban (direct causation). terjadi kerugian (damage atau compensable injury). yaitu berupa kesengajaan (intensional). dilakukan dengan sikap batin yang salah (mens rea). 2. 1. kecerobohan (recklessness) atau kealpaan (negligence). or a lack of skill. Kedua. bila memenuhi rumusan delik pidana. or negligence in providing care to the patient. Contoh kasus intensional o Melakukan aborsi tanpa indikasi medik o Melakukan euthanasia o Membocorkan rahasia kedokteran o Tidak melakukan pertolongan terhadap seseorang yang sedang dalam keadaan emergensi meskipun tahu tidak ada dokter lain yang akan menolongnya (negative act). Duty of care by the doctor to the injured patient (kewajiban) = D1. Pengertian malpraktik medik menurut WMA (World Medical Associations) Involves the physician’s failure to conform to the standard of care for treatment of the patient’s condition.D3) = D4. Damage (kompensasi kerugian) yang foreseeable (laik bayang sebelumnya) = D3. Pertama. dokter yang digugat memang mempunyai kewajiban (duty) sebagai akibat adanya hubungan kontraktual.1.

Melakukan (positive act) apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi terlambat. yaitu tidak memberikan prestasinya sebagaimana yang telah disepakati. Contoh kasus recklessness o Melakukan tindakan medis yang tidak sesuai prosedur (legeartis). o Alpa atau kurang hati-hati sehingga pasien menderita luka-luka (termasuk cacat) atau meninggal dunia. Civil Malpractice Jika dokter tidak melaksanakan kewajibannya (ingkar janji). o Memberikan keterangan yang tidak benar di sidang pengadilan dalam kapasitasnya sebagai ahli. 3. seorang dokter ahli kandungan sepakat menolong sendiri persalinan seorang wanita sesuai keinginan wanita tersebut di suatu rumah sakit swasta. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya tidak seharusnya dilakukannya. Tidak melakukan (negative act) apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan 2. maka dokter meninggalkannya untuk suatu keperluan yang diperkirakan tidak lama. Ketika dokter itu kembali di tempat ternyata pasien telah melahirkan dalam keadaan selamat dengan dibantu oleh dokter lain. . yaitu perasaan cemas selama menunggu kedatangan dokter yang sangat dipercayainya. Contoh kasus negligence o Alpa atau kurang hari-hati sehingga meninggalkan gunting dalam perut pasien. o Melakukan tindakan medis tanpa informed consent. Mengingat pembukaan jalan lahir baru mencapai satu sentimeter. Oleh sebab itu tidak dapat dialihkan kepada orang lain atau kepada rumah sakit. 4. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi tidak sempurna. Dalam kasus seperti ini dokter dapat digugat atas dasar civil malpractice untuk membayar ganti rugi immaterial. Cotohnya. tanggung jawabnya selalu bersifat individual (bukan korporasi) dan personal (hanya pada yang melakukan).o Menerbitkan surat keterangan yang tidak benar. 2. o Membuat visum et repertum yang tidak benar. 3. Dikategorikan sebagai civil malpractice karena : 1. Pada criminal malpractice.

Civil Malpractice Pembuktiannya melalui dua cara : 1. Cara langsung . pemerintah berhak mengeluarkan berbagai macam peraturan di bidang kesehatan. Administrative Malpractice Dikatakan Administrative Malpractice bila dokter melanggar hukum tata usaha negara. Dalam hal dokter dituduh melakukan kealpaan sehingga pasien yang ditangani meninggal dunia. Pembuktian Malpraktik Criminal Malpractice Pembuktian berdasarkan atas dipenuhi tidaknya unsur pidananya. borrowed servant). menderita luka berat atau luka sedang maka yang harus dibuktikan adalah adanya unsur perbuatan tercela (salah) yang dilakukan dengan sikap batin berupa alpa atau kurang hati-hati (kurang praduga). o Menjalankan tindakan medik yang tidak sesuai lisensi atau izin yang dimiliki. tanggung gugat (liability) dapat bersifat individual atau korporasi. Dengan ini maka rumah sakit dapat bertanggung gugat atas kesalahan yang dilakukan oleh dokter-dokternya (sub ordinatnya). seperti tentang persyaratan bagi tenaga kesehatan untuk menjalankan profesi medik. Apabila aturan tersebut dilanggar maka tenaga kesehatan yang bersangkutan dapaat dipersalahkan. sehingga tergantung dari jenis dari criminal malpractice yang dituduhkan. o Tidak membuat rekam medik. Selain itu dapat pula dialihkan kepada pihak lain berdasarkan principle of vicarious liability (respondeat superior. safety.Pada civil malpractice. Perlu diketahui bahwa dalam rangka melaksanakan police power (the power of state to protect the health. batas kewenangan serta kewajibannya. morals and general welfare of its citizen) yang menjadi kewenangannya. asalkan dapat dibuktikan bahwa tindakan dokter itu dalam rangka melaksanakan kewajiban rumah sakit. o Melakukan praktik kedokteran dengan menggunakan lisensi atau izin yang sudah kedaluwarsa. Contoh yang dapat dikategorikan sebagai adminsitrative malpractice antara lain : o Menjalankan praktik kedokteran tanpa lisensi atau izin.

Sedangkan hubungan langsung terbukti jika ada hubungan kausalitas antara rusaknya kesehatan dengan tindakan dokter yang kualitasnya di bawah standar.Yaitu membuktikan ke empat unsurnya (4D) secara langsung . Rusaknya kesehatan terbukti jika pasien meninggal dunia. Jika misalnya ada gunting atau tang tertinggal dalam perut pasien yang menjalani operasi. yang terdiri atas unsur kewajiban (duty). jika berdasarkan ketentuan yang ada wajib melakukan tindakan medis (a tort basis). cacat. Kedua. Namun tidak semua kelalaian dokter meninggalkan fakta semacam itu. mengingat : . maka gunting atau tang itu berdasarkan doktrin Res Ipsa Loquitor. lumpuh. o Fakta yang terjadi memang berada di bawah tanggung jawab dokter. Doktrin Res Ipsa Loquitor ini sebetulnya merupakan varian dari ’doctrine of common knowledge” hanya saja di sini masih diperlukan sedikit bantuan kesaksian dari ahli untuk menguji apakah fakta yang ditemukan memang dapat dijadikan bukti adanya kelalaian dokter. Menelantarkan kewajiban terbukti jika dokter melakukan tindakan medik yang kualitasnya di bawah standar yaitu suatu tindakan yang mutunya tidak menggambarkan telah diterapkannya ilmu. Untuk membuktikan ini diperlukan kesaksian ahli dari dokter yang sama keahliannya dengan dokter yang sedang diadili. 2. baik yang dibuat atas beban atau dengan Cuma-Cuma (gratuitous service). menelantarkan kewajiban (dereliction of duty). o Pasien tidak ikut menyumbang timbulnya fakta itu atau dengan kata lain tidak ada contributory negligence. perhatian dan pertimbangan yang layak sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan dokter dengan keahlian yang sama ketika menghadapi situasi dan kondisi yang sama pula. Cara tak langsung Cara ini adalah yang paling mudah yaitu dengan mencari fakta-fakta yang berdasarkan doktrin Res Ipsa Loquitor (the thing speaks for itself) dapat membuktikan adanya kesalahan di pihak dokter. Perlu diketahui bahwa doktrin Res Ipsa Loquitor hanya dapat diterangkan jika fakta yang ditemukan memenuhi kriteria berikut : o Fakta tidak mungkin terjadi jika dokter tidak lalai. keterampilan. Kewajiban dokter timbul jika secara afirmatif menerima suatu tanggung jawab untuk melakukan tindakan medik melalui hubungan kontraktual (a contract basis). mengalami luka berat atau luka sedang. Jika pasien meninggal dunia perlu dilakukan otopsi dan bila masih hidup perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter lain yang akan bertindak sebagai saksi ahli. Untuk membuktikan ini juga diperlukan kesaksian ahli. dapat dijadikan fakta yang secara tidak langsung dapat membuktikan kesalahan dokter. rusaknya kesehatan (damage) dan adanya hubungan langsung antara tindakan menelantarkan dengan rusaknya kesehatan (direct causation).

o Pasien dalam keadaan terbius sehingga tidak mungkin dapat memberikan andil terhadap tertinggalnya alat-alat tersebut.o Gunting atau tang itu tak mungkin tertinggal kalau tidak ada kelalaian. . o Gunting atau tang yang tertinggal itu berada di bawah tanggung jawab dokter.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->