P. 1
PENGERTIAN PERANCANGAN

PENGERTIAN PERANCANGAN

|Views: 5,099|Likes:
Published by noveniana

More info:

Published by: noveniana on Feb 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2015

pdf

text

original

PERANCANGAN MESIN

R. AAM HAMDANI
PERANCANGAN MESIN
 PROSES REKAYASA PERANCANGAN
SUATU MESIN BERDASARKAN
KEBUTUHAN ATAU PERMINTAAN
TERTENTU YANG DIPEROLEH DARI
HASIL PENELITIAN ATAU DARI
PELANGGAN LANGSUNG
KRITERIA PERANCANGAN
 KONSEP :
memiliki konsep yang unggul dan mendasar
dalam memenuhi permintaan, tuntutan
maupun pemecahan masalah dilapangan.
 NILAI
memberi nilai guna, nilai komersial atau nilai
sosial yang diminati dan dihargai pengguna.
 HARGA
harga yang layak sesuai dengan konsep dan
nilai yang diperoleh pengguna
ILMU PENDUKUNG
 MECHANICAL ENGINEERING
 ENGINEERING MATERIAL
 ENGINEERING ECONOMIC
 LABORATORY TESTING
 EMPIRICAL KNOWLEDGE
 ENGINEERING JUDGEMENT
PROSES PERANCANGAN
ANALISIS PERANCANGAN POROS
 Sebuah poros adalah bagian mesin yang berputar
yang digunakan untuk memindahkan daya dari satu
tempat ke tempat yang lain.
 Tenaga yang dipindahkan pada poros oleh sebuah
gaya tangensial dan menghasilkan momen putar yang
dipasang dalam tenaga yang diijinkan untuk
dipindahkan pada beberapa mesin yang terhubung
pada poros.
 Untuk memindahkan tenaga dari poros ke lainnya,
berbagai komponen seperti puli, roda gigi, dan lain-
lain dipasang pada poros. Komponen yang dipasang
di poros dengan menggunakan pena atau spi
 Selain tenaga putar, ada beban lain yang harus
diterima poros yaitu beban dukung
BAHAN POROS
 Bahan yang umumnya digunakan untuk poros
adalah baja menengah. Ketika tegangan tinggi
dibutuhkan, maka digunakan baja paduan
seperti nikel, krom-nikel atau baja krom-
vanadium.
 Poros umumnya dibentuk dengan pengerolan
panas dan difinishing untuk mendapatkan
ukurannya dengan proses dingin atau
pembubutan dan gerinda. Poros yang diroll
dingin lebih kuat daripada poros yang diroll
panas tapi dengan tegangan sisa lebih tinggi.
JENIS POROS
 Poros Transmisi
Poros ini memindahkan tenaga antara sumber dan
mesin yang menyerap tenaga. Poros lurus, poros
counter, poros overhead dan semua poros pabrikan
adalah poro transmisi. Karena poros ini membawa
bagian mesin seperti puli, roda gigi, dan lainnya,
maka akan menyebabkan bengkokan yang
menyebabkan putus.
 Poros Mesin
Poros ini adalah bagian dari mesin itu sendiri. Poros
engkol adalah contoh dari poros mesin.
PERENCANAAN POROS
Poros direncanakan atas dasar
 Kekuatan
 Kekakuan
Dalam merencanakan poros atas dasar
kekuatan, beberapa faktor perlu diperhatikan
 Poros yang didasarkan hanya untuk momen
puntir
 Poros yang didasarkan hanya untuk momen
bengkok
 Poros yang didasarkan untuk puntiran dan
bengkokan
 Poros yang didasarkan untuk beban axial
yang ditambah gabungan puntiran dan
bengkokan.
Poros yang hanya mendapat momen puntir
 Ketika poros didasarkan hanya pada
momen puntir atau torsi saja, maka
diameter poros bisa didapatkan dengan
persamaan torsi
r I
T
s
p
t
=
Poros yang hanya mendapat momen bengkok
/ bending moment
 Poros hanya menerima momen bengkok,
maka tegangan maksimum (tarik dan
tekan) diberikan persamaan bengkok
y I
M
b
o
=
 Poros motor/mobil berbentuk tabung
baja dengan diameter dalam 30 mm dan
tebalnya 4 mm. Engine mobil
membangkitkan daya 15 Hp pada
putaran 2000 rpm. Hitunglah tegangan
yang terjadi pada pada poros tersebut.

Contoh Soal
Sepasang roda dari sebuah gerbong kereta api membawa beban 5 ton
tiap kotak as, bergerak sejauh 10 cm keluar dari pangkalan. Ukuran dari
rel adalah 140 cm. Cari diameter as antara roda, jika tegangan tidak
boleh lebih dari 1000 kg/cm2.
Poros yang menerima gabungan
(momenpuntir dan momen bengkok)
Ketika poros disiapkan untuk menerima gabungan
momen puntir dan momen bengkok, maka poros
harus dibuat berdasarkan dua momen yang
simultan. Beberapa teori telah dikeluarkan untuk
menghitung elastisitas dari bahan ketika poros
menerima bermacam jenis gabungan tegangan.
 Dua teori berikut penting untuk diperhatikan.
a. Teori tegangan geser maksimum atau teori
Guest’s. Ini digunakan untuk bahan ulet.
b. Teori tegangan normal maksimum atau teori
Rankine’s. Ini digunakan untuk bahan rapuh/getas.
Berdasar pada teori tegangan geser
maksimum, tegangan geser maksimum
pada poros,
2 2
(max)
4
2
1
c b s
f f + = t
2 2 3
(max)
2
1
16
T M d
s
+ = t
t
 Sekarang berdasarkan teori tegangan
normal maksimum, tegangan normal
maksimum pada poros
( )
( ) ) (
2
1
(max)
32
atau
2
1 32
16 32
2
1 32
2
1
) (
2
1
2
1
2 2 3
2 2
3
2
3
2
3 3
2
2
(max)
iv T M M d f b
T M M
d
d
T
d
M
d
M
iii f f f f
s b b b
+ + =

+ +
·
=
|
.
|

\
|
·
+
|
.
|

\
|
·
× +
·
× =
+
|
.
|

\
|
=
t
t
t t t
Contoh Soal
Sebuah roda gigi dipasang pada poros seperti pada gambar.
Diameter roda gigi 12, cm dan 5 hp daya ditransmisikan pada
putaran 120 rpm. Asumsikan tegangan geser yang diijinkan 420
kg/cm2, cari diameter poros.
Contoh Soal
1. Sebuah poros berputar pada putaran
200 rpm dan memindahkan daya 25
HP. Tegangan geser izin material
poros 420 kg/cm2. Jika poros
menopang beban 90 kg ditengah
bentangan yang panjangnya 3 meter,
tentukan diameter poros yang aman.
Tegangan bending bahan poros tidak
lebih dari 560 kg/cm2.
TES FORMATIF
1.Secara umum, poros dapat
diklasifikasikan menjadi :
a. Poros dukung, poros transmisi dan poros propeler
b. Poros dukung, poros transmisi dan poros engkol
c. Poros yang mendapat beban dukung, poros yang mendapat
beban puntir dan poros yang mendapat beban gabungan.
d. Poros dukung dan poros transmisi.
2. Beberapa faktor yang menjadi
pertimbangan dalam merencanakan
kekuatan poros diantaranya :
a. bahan poros dan beban yang bekerja
b. bahan poros, beban yang bekerja dan geometri poros
c. Kekuatan poros dan beban yang bekerja
d. Tegangan bahan poros, bahan poros dan geometri poros.
3. Beban puntir (torsi) yang diterima poros
transmisi dari engine tergantung
kepada
a. Usaha dan putaran
b. Daya dan putaran
c. Momen dan putaran
d. Daya dan momen
4. Dalam hal penggunaannya, poros
biasanya dilengkapi dengan alur untuk
pasak. Besar diameter (d) yang aman
untuk poros yang mempunyai pasak
dengan tinggi pasak t mm adalah :
a. d + 2t
b. d + (1/2)t
c. d + t
d. d + 0,2 t
5. Nama komponen rangkaian batang propeller yang tampak dibawah ini
adalah:
1
2
3
a. 1. Spider and cross, 2. Balance weight, 3. rear U-joint assembly
b. 1.Internal spline for output shaft transmisi, 2. propeler shaft, 3. rear U-
joint assembly
c. 1.Internal spline for output shaft transmisi, 2. propeler shaft, 3.
diferensial yoke
d. 1. Slip yoke/slip joint, 2. drive/propeler shaft, 3 rear U-joint assembly.
ESSAY
Sebuah poros dibuat dari bahan besi menengah dibutuhkan untuk
memindahkan daya 120 HP pada 300 rpm. Panjang poros 3 meter.
Poros ini membawa puli dengan berat masing-masing 150 kg dengan
jarak masing-masing 1 meter dari ujung poros. Asumsikan nilai
keamanan tegangan geser 420 kg/cm
2
, tentukan diameter poros.
SABUK/ BELT
 PEMINDAH DAYA DAN PUTARAN
 DAYA YANG DIPINDAHKAN TERGANTUNG
KEPADA :
a. Gaya tegang tiap sisi sabuk
b. Kecepatan sabuk
c. Sudut kontak sabuk
d. Koefisien gesek antara sabuk dan puli
BAHAH SABUK
 KULIT
 COTTON ATAU FABRIC BELT
 RUBBER BELT
OPEN BELT
CROSS BELT
QUARTER TURN BELT DRIVE
BELT DRIVE WITH IDLER PULLEY
COMPOUND BELT DRIVE
STEPPED OR CONE PULLEY DRIVE
SABUK / BELT
PULLEY
DAYA YANG DIPINDAHKAN
v
T T
P
75
2 1
÷
=
33000
. . ) (
2 1
n D T T
P
t ÷
=
v T T P ). (
2 1
÷ =
uu
e
T
T
=
2
1
ln

PERANCANGAN MESIN

PROSES REKAYASA PERANCANGAN SUATU MESIN BERDASARKAN KEBUTUHAN ATAU PERMINTAAN TERTENTU YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENELITIAN ATAU DARI PELANGGAN LANGSUNG

KRITERIA PERANCANGAN

KONSEP : memiliki konsep yang unggul dan mendasar dalam memenuhi permintaan, tuntutan maupun pemecahan masalah dilapangan.  NILAI memberi nilai guna, nilai komersial atau nilai sosial yang diminati dan dihargai pengguna.  HARGA harga yang layak sesuai dengan konsep dan nilai yang diperoleh pengguna

ILMU PENDUKUNG

MECHANICAL ENGINEERING  ENGINEERING MATERIAL  ENGINEERING ECONOMIC  LABORATORY TESTING  EMPIRICAL KNOWLEDGE  ENGINEERING JUDGEMENT

PROSES PERANCANGAN .

.

dan lainlain dipasang pada poros. ada beban lain yang harus diterima poros yaitu beban dukung .  Tenaga yang dipindahkan pada poros oleh sebuah gaya tangensial dan menghasilkan momen putar yang dipasang dalam tenaga yang diijinkan untuk dipindahkan pada beberapa mesin yang terhubung pada poros. roda gigi.ANALISIS PERANCANGAN POROS  Sebuah poros adalah bagian mesin yang berputar yang digunakan untuk memindahkan daya dari satu tempat ke tempat yang lain.  Untuk memindahkan tenaga dari poros ke lainnya. berbagai komponen seperti puli. Komponen yang dipasang di poros dengan menggunakan pena atau spi  Selain tenaga putar.

BAHAN POROS   Bahan yang umumnya digunakan untuk poros adalah baja menengah. . Poros yang diroll dingin lebih kuat daripada poros yang diroll panas tapi dengan tegangan sisa lebih tinggi. maka digunakan baja paduan seperti nikel. krom-nikel atau baja kromvanadium. Ketika tegangan tinggi dibutuhkan. Poros umumnya dibentuk dengan pengerolan panas dan difinishing untuk mendapatkan ukurannya dengan proses dingin atau pembubutan dan gerinda.

dan lainnya. Poros engkol adalah contoh dari poros mesin. Karena poros ini membawa bagian mesin seperti puli.JENIS POROS   Poros Transmisi Poros ini memindahkan tenaga antara sumber dan mesin yang menyerap tenaga. poros overhead dan semua poros pabrikan adalah poro transmisi. Poros Mesin Poros ini adalah bagian dari mesin itu sendiri. Poros lurus. maka akan menyebabkan bengkokan yang menyebabkan putus. roda gigi. . poros counter.

PERENCANAAN POROS Poros direncanakan atas dasar  Kekuatan  Kekakuan .

beberapa faktor perlu diperhatikan  Poros yang didasarkan hanya untuk momen puntir  Poros yang didasarkan hanya untuk momen bengkok  Poros yang didasarkan untuk puntiran dan bengkokan  Poros yang didasarkan untuk beban axial yang ditambah gabungan puntiran dan bengkokan. .Dalam merencanakan poros atas dasar kekuatan.

Poros yang hanya mendapat momen puntir  Ketika poros didasarkan hanya pada momen puntir atau torsi saja. maka diameter poros bisa didapatkan dengan persamaan torsi T s  Ip r .

maka tegangan maksimum (tarik dan tekan) diberikan persamaan bengkok M b  I y .Poros yang hanya mendapat momen bengkok / bending moment  Poros hanya menerima momen bengkok.

Engine mobil membangkitkan daya 15 Hp pada putaran 2000 rpm. Hitunglah tegangan yang terjadi pada pada poros tersebut.  . Poros motor/mobil berbentuk tabung baja dengan diameter dalam 30 mm dan tebalnya 4 mm.

.Contoh Soal Sepasang roda dari sebuah gerbong kereta api membawa beban 5 ton tiap kotak as. bergerak sejauh 10 cm keluar dari pangkalan. Ukuran dari rel adalah 140 cm. jika tegangan tidak boleh lebih dari 1000 kg/cm2. Cari diameter as antara roda.

a. . Teori tegangan geser maksimum atau teori Guest’s. Beberapa teori telah dikeluarkan untuk menghitung elastisitas dari bahan ketika poros menerima bermacam jenis gabungan tegangan. Ini digunakan untuk bahan rapuh/getas. maka poros harus dibuat berdasarkan dua momen yang simultan. Ini digunakan untuk bahan ulet. b.  Dua teori berikut penting untuk diperhatikan.Poros yang menerima gabungan (momenpuntir dan momen bengkok) Ketika poros disiapkan untuk menerima gabungan momen puntir dan momen bengkok. Teori tegangan normal maksimum atau teori Rankine’s.

Berdasar pada teori tegangan geser maksimum. tegangan geser maksimum pada poros. 1 2 2  s (max)  fb  4 fc 2 1  s (max)d  M 2 T 2 16 2 3  .

 Sekarang berdasarkan teori tegangan normal maksimum. tegangan normal maksimum pada poros 1 1  f b (m ax)  f b  f b   f s2 2 2  1 32M  1 32M   16T          3 2  d 2  d3   d3   32  1  M  M 2 T 2   d3 2    1 atau fb (max) d 3  M  M 2  T 2 32 2  2 2 2 (iii)     (iv) .

Contoh Soal Sebuah roda gigi dipasang pada poros seperti pada gambar. cm dan 5 hp daya ditransmisikan pada putaran 120 rpm. cari diameter poros. Asumsikan tegangan geser yang diijinkan 420 kg/cm2. Diameter roda gigi 12. .

Sebuah poros berputar pada putaran 200 rpm dan memindahkan daya 25 HP. . tentukan diameter poros yang aman. Tegangan bending bahan poros tidak lebih dari 560 kg/cm2. Tegangan geser izin material poros 420 kg/cm2. Jika poros menopang beban 90 kg ditengah bentangan yang panjangnya 3 meter.Contoh Soal 1.

poros transmisi dan poros propeler b. d. Poros dukung dan poros transmisi. poros transmisi dan poros engkol c. poros dapat diklasifikasikan menjadi : a. Poros dukung. Poros dukung. Poros yang mendapat beban dukung. poros yang mendapat beban puntir dan poros yang mendapat beban gabungan.Secara umum.TES FORMATIF 1. .

bahan poros dan geometri poros. bahan poros. Tegangan bahan poros. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam merencanakan kekuatan poros diantaranya : a. bahan poros dan beban yang bekerja b.2. beban yang bekerja dan geometri poros c. . Kekuatan poros dan beban yang bekerja d.

Daya dan putaran c. Usaha dan putaran b. Momen dan putaran d.3. Daya dan momen . Beban puntir (torsi) yang diterima poros transmisi dari engine tergantung kepada a.

Besar diameter (d) yang aman untuk poros yang mempunyai pasak dengan tinggi pasak t mm adalah : a. Dalam hal penggunaannya. d + 2t b.2 t . poros biasanya dilengkapi dengan alur untuk pasak. d + (1/2)t c. d + 0. d + t d.4.

Internal spline for output shaft transmisi. 2. 3. 2. 3. Nama komponen rangkaian batang propeller yang tampak dibawah ini adalah: 2 1 3 a. Balance weight. 3 rear U-joint assembly. Spider and cross. propeler shaft. 2. rear Ujoint assembly c. propeler shaft. 3.5. rear U-joint assembly b. 1. 2. 1. diferensial yoke d. . 1.Internal spline for output shaft transmisi. 1. Slip yoke/slip joint. drive/propeler shaft.

tentukan diameter poros. . Panjang poros 3 meter. Asumsikan nilai keamanan tegangan geser 420 kg/cm2.ESSAY Sebuah poros dibuat dari bahan besi menengah dibutuhkan untuk memindahkan daya 120 HP pada 300 rpm. Poros ini membawa puli dengan berat masing-masing 150 kg dengan jarak masing-masing 1 meter dari ujung poros.

Gaya tegang tiap sisi sabuk b. Kecepatan sabuk c. Sudut kontak sabuk d.SABUK/ BELT   PEMINDAH DAYA DAN PUTARAN DAYA YANG DIPINDAHKAN TERGANTUNG KEPADA : a. Koefisien gesek antara sabuk dan puli .

BAHAH SABUK  KULIT  COTTON ATAU FABRIC BELT  RUBBER BELT .

OPEN BELT .

CROSS BELT .

QUARTER TURN BELT DRIVE .

BELT DRIVE WITH IDLER PULLEY .

COMPOUND BELT DRIVE .

STEPPED OR CONE PULLEY DRIVE .

SABUK / BELT .

.

.

.

PULLEY .

v T1  ln e T2 .n P 33000 P  (T1  T2 ).DAYA YANG DIPINDAHKAN T1  T2 P v 75 (T1  T2 ) .D.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->