P. 1
INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN

|Views: 585|Likes:
Published by eridas

More info:

Published by: eridas on Feb 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/22/2013

pdf

text

original

INSTRUMEN PENELITIAN Petunjuk Pengisisian 1.

Menjawab setiap pertanyaan yang tersedia dengan memberikan tanda checklist (¥) pada tempat yang telah disediakan. 2. Semua pertanyaan harus dijawab 3. Setiap pertanyaan diisi dengan satu jawaban 4. Bila ada yang kurang mengerti silahkan bertanya kepada peneliti A. Data Demografi Kode Inisial responden Jenis kelamin : : : 1. ( ) laki-laki 2. ( ) perempuan Tingkat pendidikan : 1. ( ) SPK 2. ( ) Akper 3. ( ) Sarjana Lama bekerja : 1. ( ) < 1 tahun 2. ( ) > 1 tahun 3. ( ) > 5 tahun Apakah anda pernah mengikuti pelatihan infeksi nosokomial: 1. ( 2. ( ) pernah ) tidak pernah

Perawat mengikuti praktik pencegahan dari kontrol untuk Penilaian Ya Tidak meminimalkan infeksi nosokomial atau mencegah mikroorganisme yang keluar dari saluran pernafasan. 11. Perawat harus selalu menghindari berbicara langsung terhadap pasien yang menderita ganguan saluran pernafasan 9. Mencuci alat yang sudah digunakan dan sabun disterilkan dengan alat steril 3. Kuesioner Pengetahuan Perawat tentang Infeksi Nosokomial Berilah tanda checklist ( ¥ ) pada kolom dibawah ini yang sesuai menurut pilihan anda.dan kacamata bila kontak dengan cairan yang menular.gown. Perawat yang demam ringan. sarung tangan. Perawat harus selalu menggunakan masker. Draine yang sudah dilepas langsung dibuang ke tempat sampah medis 5. . 2. Infeksi nosokomial adalah infeksi akibat transmisi organisme patogen ke pasien yang sebelumnya tidak terinfeksi. khususnya bila mengganti balutan pada saat melakukan prosedur steril. Darah yang terdapat pada tubuh dibersihkan dengan kapas steril sekali pakai Kontrol eliminasi reservoir 4. pada saat bekerja harus memakai masker. Pembuangan sampah nonmedis dibuang ke tempat yang berwarna hitam Kontrol terhadap portal keluar 7. Perawat harus selalu menggunakan sarung tangan sekali pakai bila menangani eksudat 10. No Pernyataan Kontrol atau eliminasi agen infeksius 1. yang berasal dari lingkungan rumah sakit. 8.B. Pembuangan sampah medis dibuang ke tempat yang berwarna kuning 6.

Pada saat membersihkan luka harus membersihkan bagian luar dahulu kemudian ke bagian dalam. 23. gown. pada saat bekerja tidak perlu memakai masker dan sarung tangan. 22. 15. Perawat yang demam ringan. 27. Perlindungan Bagi Perawat 24. khususnya bila mengganti balutan pada saat melakukan prosedur steril 14. masker. Perawat menggunakan sarung tangan bila resiko terpapar materi infeksi. Pada saat membersihkan luka perawat membersihkan bagian dalam dulu ke bagian luar. setelah melakukan tindakan ke pasien. Mencuci tangan saat meninggalkan ruangan isolasi Pada saat masuk ke ruang isolasi untuk melakukan tindakan isolasi harus menggunakan sarung tangan dengan kacamata. Tidak perlu mencuci tangan saat meninggalkan ruangan isolasi Perawat menggunakan sarung tangan sekali pakai. Jarum suntik yang sudah digunakan langsung dibuang ke tempat khusus pembuangan jarum suntik. 26. Tindakan yang salah sering dulakukan adalah mengangkat linen yang kotor langsung dengan tangan mengeni seragam perawat. 25. Pengendalian Penularan 13. Kontrol terhadap portal masuk 18. Teknik mencuci tangan yang benar dengan menggunakan tindakan aseptik 17. Saat melakukan penyuntikan. Jarum suntik boleh di buang ke tempat sampah non medis . 20. Mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan isolasi untuk mengurangi resiko infeksi untuk klien tanpa memandang jenis isolasi. Perlindungan terhadap pejamu yang rentan 21. 16.12. alat suntik harus diletakkan di dalam bak injeksi 19. Cairan yang terkontaminasi dapat dengan mudah terpercik saat dibuang ditoilet maupun bak sampah.

28. Pernyataan/Kuesioner Sikap Berilah tanda checklist ( ¥ ) pada kolom dibawah ini yang sesuai menurut pilihan anda. Pembuangan sampah medis dibuang ke tempat yang berwarna kuning 8. 3. Saat melakukan pemasangan infus perawat harus menggunakan sarung tangan C. masker. Draine yang sudah dilepas dapat langsung dibuang ke tempat sampah medis 6. Mencuci alat sebaiknya dengan sabun Alat yang sudah dicuci sebaiknya disterilkan dengan alat steril Alat yang sudah dicuci tidak perlu disterilkan Darah yang terdapat pada tubuh dibersihkan dengan dengan kapas sekali pakai Kontrol eliminasi reservoir 5. 2. Perawat perlu mengikuti praktik pencegahan dari kontrol untuk meminimalkan infeksi nosokomial atau mencegah . 4.gown 29. Perawat menggunakan sarung tangan bila ada luka atau goresan pada kulit 30. Sangat setuju : SS Setuju No :S Tidak Setuju : TS Sangat Tidak Setuju : STS SS S TS STS Pernyataan Kontrol atau eliminasi agen infeksius 1. Draine yang sudah dilepas dapat langsung dibuang ke tempat sampah non medis 7. Pembuangan sampah nonmedis dibuang ke tempat yang berwarna hitam Kontrol terhadap portal keluar 9. Pada saat masuk ke ruang isolasi untuk melakukan tindakan isolasi perawat tidak perlu memakai sarung tangan.

Jarum suntik yang sudah digunakan langsung dibuang ke tempat khusus pembuangan jarum suntik 20. 23. Perawat harus menjaga kesterilan alat pada saat melakukan tindakan invasif 19. Perawat harus selalu menghindari berbicara langsung terhadap pasien yang menderita ganguan saluran pernafasan 11. Pada saat membersihkan luka perawat membersihkan bagian dalam dulu ke bagian luar 21.dan kacamata harus digunakan apabila ada percikan dan kontak cairan yang menular. alat suntik harus diletakkan di dalam bak steril 18.mikroorganisme yang keluar dari saluran pernafasan 10. Kontrol terhadap portal masuk 17. Saat melakukan penyuntikan. Perawat yang demam ringan. pada saat bekerja harus memakai masker. Teknik mencuci tangan yang benar dengan menggunakan tindakan aseptik 16. sarung tangan. Masker. Pengendalian Penularan 15. 13.gown. Tidak perlu mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan isolasi . Cairan yang terkontaminasi dapat dengan mudah terpercik saat dibuang ditoilet maupun bak sampah. 14. Mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan isolasi untuk mengurangi resiko infeksi untuk klien tanpa memandang jenis isolasi. Perawat harus selalu menggunakan sarung tangan sekali pakai bila menangani eksudat 12. alat suntik tidak perlu diletakkan di dalam bak steril Perlindungan terhadap pejamu yang rentan 22. khususnya bila mengganti balutan pada saat melakukan prosedur steril. Saat melakukan penyuntikan. Tindakan yang salah sering dulakukan adalah mengangkat linen yang kotor langsung dengan tangan mengeni seragam perawat.

25. Mencuci tangan saat meninggalkan ruang isolasi Pada saat masuk ke ruang isolasi untuk melakukan tindakan isolasi tidak perlu menggunakan sarung tangan dengan kacamata. gown. 28. Pada saat masuk ke ruang isolasi untuk melakukan tindakan isolasi harus menggunakan sarung tangan dengan kacamata. Pernyataan/kuesioner Keterampilan Berilah tanda checklist ( ¥ ) pada kolom dibawah ini yang sesuai menurut pilihan anda. Saat melakukan pemasangan infus perawat harus menggunakan sarung tangan karena tidak beresiko terjadinya infeksi nosokomial. Selalu : SL Sering : SR No Pernyataan Kontrol atau eliminasi agen infeksius 1. Perlindungan Bagi Perawat 27. Perawat menggunakan sarung tangan bila ada luka atau goresan di kulit D. Perawat menggunakan sarung tangan sekali pakai setelah melakukan tindakan ke passien 30. masker. Perawat menggunakan sarung tangan bila resiko terpapar materi infeksi. 2. 29. 26. Saat pemasangn infus perawat harus menggunakan sarung tangan 31. gown.24. masker. 3. Saya mencuci alat setelah melakukan tindakan keperawatan Alat yang sudah dicuci saya sterilkan Saya membersihkan darah yang terdapat pada tubuh pasien dengan kapas sekali pakai Kadang-kadang Tidak pernah : KD : TP SL SR KD TP .

Saya menghindari berbicara langsung terhadap pasien yang menderita ganguan saluran pernafasan 9.dan kacamata apabila ada percikan dan kontak cairan yang menular. Saya menggunakan sarung tangan sekali pakai bila menangani eksudat 10. Saya membuang sampah nonmedis ke tempat yang berwarna hitam Kontrol terhadap portal keluar 7. 14. Pengendalian penularan 13. Saat saya melakukan penyuntikan. Saya berhati-hati dalam membuang cairan yang terkontaminasi yang dapat dengan mudah terpercik saat dibuang di toilet maupun bak sampah. alat suntik harus saya letakkan di dalam bak steril 16.gown. Apabila saya sedang demam ringan. Saya menggunakan masker. sarung tangan. Saya membuang sampah medis ke tempat yang berwarna kuning 6.Kontrol eliminasi reservoir 4. Draine yang sudah dilepas dapat langsung dibuang ke tempat sampah medis 5. Saya mencuci tangan dengan menggunakan teknik aseptik Pada saat mengangkat linen yang keluar. saya mengikuti praktik pencegahan dari kontrol untuk meminimalkan infeksi nosokomial atau mencegah mikroorganisme yang keluar dari saluran pernafasan 8. Saya menjaga kesterilan alat pada saat melakukan tindakan invasif 17. saya menghindari agar tidak terkena seragam Kontrol terhadap portal masuk 15. 11. khususnya bila mengganti balutan pada saat melakukan prosedur steril. Jarum suntik yang sudah saya gunakan langsung dibuang ke . 12. pada saat bekerja saya memakai masker.

Saya melakukan pemasangan infus dengan menggunakan sarung tangan Terimakasih atas partisipasinya . saya membersihkan bagian dalam dulu ke bagian luar Perlindungan terhadap pejamu yang rentan 19.tempat khusus pembuangan jarum suntik 18. Saya menggunakan sarung tangan bila ada luka atau goresan pada kulit 24. 20. 25. Perlindungan Bagi Perawat 22. Saya menggunakan sarung tangan bila resiko terpapar materi infeksi. Pada saat membersihkan luka. Saya mencuci tangan saat meninggalkan ruangan isolasi Pada saat masuk ke ruang isolasi untuk melakukan tindakan isolasi saya menggunakan sarung tangan dengan kacamata. 21. Saya mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan isolasi untuk mengurangi resiko infeksi untuk klien tanpa memandang jenis isolasi. masker. 23. saya menggunakan sarung tangan sekali pakai. setelah melakukan tindakan ke pasien. gown.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->