P. 1
Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah

Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah

|Views: 359|Likes:
Published by Nur Kholiq

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nur Kholiq on Feb 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2013

pdf

text

original

LOGO

Implementasi Pendidikan
Karakter Di Sekolah
DIeh: mrtadI@yahoo.com
LOGO
SL8LRAPA 8LSAR CUNUNC LS
YANC 8ISA ANDA LIBA1 ?
HANYA 10 % DARI
GUNUNG ES YANG
TERLIHAT.
SISANYA 90%
BERADA DIBAWAH
PERMUKAAN LAUT.
Cunung Ls adalah
fenomena alam yang [uga bisa
diumpamakan prosesnya pada
kehidupan manusia .
&SI
SEA LEVEL
KNOWLEDGE
&
SKILLS
ATTITUDE /
AHKLAK
MISTERY
BAGI ORANG LAIN
DIKETAHUI
ORANG LAIN
PEGERTI KRKTER
Karakter merupakan sifat yang
tertanam di dalam jiwa dan dengan
sifat itu seseorang secara spontan
dapat dengan mudah memancarkan
sikap, tindakan dan perbuatan (Imam
Ghozali)
Karakter adalah sifat yang mewujud
dalam kemampuan daya dorong dari
dalam keluar untuk seseorang
menampilkan perilaku terpuji dan
mengandung kebajikan (Sumarno S)
Peran Pendidikan dlm
Penanaman Karakter
Pembinaan watak (jujur, cerdas,
peduli, tangguh) merupakan
T&GS &T pendidikan (Slamet
Imam Santoso)
Education has for its object the
formation of character (Herbert
Spencer)
KI HR DEWTR
PEDIDIK DLH D &P
&T&K E&K BERT&B&H
B&DI PEKERTI (KEK&T BTI,
KRKTER), PIKIR (INTELLECT) D
T&B&H K. BGIBGI IT&
TIDK BOLEH DIPISHK GR KIT
DPT E&K KESEP&R
HID&P KK KIT.
PENDIDIKAN KARAKTER MERUPAKAN BAGIAN
INTEGRAL YG SANGAT PENTING DARI
PENDIDIKAN KITA
PES ORTIFKOSTIT&SIOL
Dalam konteks
F&GSI PEDIDIK SIOL
EGEBGK KEP& D
EBET&K T SERT
PERN NGS YNG
ERMRTT
DL RGK MENCERSN
EHI&PN NGS
(Pasal 3 && RI 20 tahun 2003)
PES ORTIFDERIVTIF
Dalam konteks
T&& PEDIDIK SIOL
Berkembangnya potensI peserta dIdIk agar peserta
dIdIk menjadI manusIa yang BERIMAN DAN
BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA
ESA, BERAKHLAK MULIA, SEHAT,
BERILMU, CAKAP, KREATIF, MANDIRI,DAN
MENJADI WARGA NEGARA YANG
DEMOKRATIS DAN BERTANGGUNG JAWAB
(Pasal 3 && RI 20 tahun 2003 ttg Sisdiknas)
SKL (Permen 23/06)
1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan
perkembangan remaja
2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan
kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya
3. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas
perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya
4. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial
5. Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan
sosial ekonomi dalam lingkup global
6. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara
logis, kritis, kreatif, dan inovatif
7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif
dalam pengambilan keputusan
8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk
pemberdayaan diri
9. Menunjukkan sikap kompetitif & sportif untuk mendapatkan hasil
yang terbaik
10.Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah
kompleks
11.Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial
SKL (Permen 23/06)
12. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara secara demokratis dalam wadah egara
Kesatuan Republik Indonesia
13. engekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya
14. engapresiasi karya seni dan budaya
15. enghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok.
16. enjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani,
serta kebersihan lingkungan.
17. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun.
18. emahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam
pergaulan di masyarakat.
19. enghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati
terhadap orang lain.
20. enunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah
secara sistematis dan estetis.
21. enunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan
berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
22. enguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti
pendidikan tinggi
DARI KOMPETENSI di SKL lebih dekat dg
NILAI KARAKTER
&& o 20 Th 2003:
"anusia yg
beriman, berakhal
mulia, sehat, cakap,
kreatif, mandiri dan
warga negara yg
demokratis".
enekankan Olah
Hati, Olah Pikir, Olah
Rasa, Olah Raga (IQ,
EQ, SQ)
&& o 20 Th 2003:
"anusia yg
beriman, berakhal
mulia, sehat, cakap,
kreatif, mandiri dan
warga negara yg
demokratis".
enekankan Olah
Hati, Olah Pikir, Olah
Rasa, Olah Raga (IQ,
EQ, SQ)
Penekanan intelektual
Erosi budi pekerti &
perilaku baik
Solidaritas
kesetiakawan rendah
nak hafal tapi tidak
faham
Baik secara
intelelektual, gagal
dlm kehidupan
masyarakat.
Penekanan intelektual
Erosi budi pekerti &
perilaku baik
Solidaritas
kesetiakawan rendah
nak hafal tapi tidak
faham
Baik secara
intelelektual, gagal
dlm kehidupan
masyarakat.
Kondisi
ideaI
Kondisi
Lapangan
APA YO
$ALAH..?
APA YO
$ALAH..?
ourteous= sopan (santun); amiabIe= ramah
Tipe udaya menurut Lewis
'alues Orang Indonesia
loquacity (kesukaan bicara)
hierarchy (hirarkhis)
desire to please (keinginan menyenangkan pihak lain)
Family (kekeluargaan)
no work ethic in the Protestant sense (etika kerja yang tak
'ngotot')
age is respected (menghargai yang lebih tua)
polygamy is permitted but rare (poligami dimungkinkan,
tapi jarang)
face saving (tak mau kehilangan muka)
courtesy (rasa hormat)
gentleness (lemah lembut)
friendly hospitality (ramah)
unity and conformity (kesatuan dan kemufakatan)
avoidance of confrontation (Menghindari konfrontasi)
pa ang terjadi Setelah Era Reformasi
epemimpinan dan Status: Presiden dipilih secara langsung melalui
pemungutan suara; sistim presidensial yang dikontrol oleh parlemen. danya
kecendrungan cronyism, nepotism gaya baru. Bukan kapasitas tapi
popularitas.
Ruang dan aktu: asih tetap berlaku jam karet; Dalam konteks ruang,
malahan sekarang adanya kecenderungan masyarakat yang tak peduli pada
makna ruang publik, ruang pribadi dan ruang khusus, dan ruang yang perlu
dilindungi.
Pola omunikasi: Kalau kita perhatikan dalam berbagai debat, dialog, memang
nampak semangat egalitarian, tetapi substansi masalah yang dikemukakan
tidak jelas ; demo alegoris menggunakan bahasa yang kurang santun dan aksi
teatrikal yang sarkastik.
Perilaku dalam Rapat: Hak interupsi yang diperkenankan di DPR (yang
terkesan asal ngomong) menular khususnya kekalangan pemuda dan
mahasiswa. Tayangan debat dalam media T.V. memang menarik, tetapi
ungkapan ungkapan yang emosional dan spontan justru menunjukkan
kedangkalan. Bukan debatnya yang menjadi masalah, tetapi tayangan tersebut
tak ayal akan dijadikan barometer 'kebenaran' oleh masyarakat luas.
esopansantunan dan Tabu: Hanya menyebut nama saja kepada yang
dituakan atau yang dihormati ; Tawuran pelajar dan mahasiswa yang semakin
menggejala; demo mahasiswa yang merusak sarana publik (termasuk
kampusnya sendiri); melawan aparatur negara; melanggar aturan lalu lintas;
membuat parody dalam tayangan media; Semakin maraknya narkotik.
Sistim Nilai: umpung;
T¢ma P¢mbangunan Karakt¢r Bangsa
Membanaun aenerasl
vana IUIUkţ CLkDA5ţ
1ANGGUnţ an
ÞLDULI
Karakt¢r Yang Dibarapkan
%UU kI NC 17 1AnUN 2007 1LN1ANG kÞIÞN 2005Ŵ2025)
tangguh, kompetitif, berakhlak
mulia, bermoral, bertoleran,
bergotong royong, patriotik,
dinamis, berbudaya, dan
berorientasi Ipteks berdasarkan
Pancasila dan dijiwai oleh iman dan
takwa kepada Tuhan ang aha
Esa
OLAH
HATI
OLAH
PIKIR
OLAH
RASA/
KARSA
OLAH
RAGA
jujur, beriman dan
bertakwa, amanah,
adil, bertanggung
jawab, berempati,
berani mengambil
resiko, pantang
menyerah, rela
berkorban, dan berjiwa
patriotik
jujur, beriman dan
bertakwa, amanah,
adil, bertanggung
jawab, berempati,
berani mengambil
resiko, pantang
menyerah, rela
berkorban, dan berjiwa
patriotik
peduli, ramah, saling
menghargai,
toleran,suka menolong
gotong royong,
nasionalis, kosmopolit ,
mengutamakan
kepentingan umum,
bangga menggunakan
bahasa dan produk
Indonesia, dinamis,
kerja keras, dan beretos
kerja
peduli, ramah, saling
menghargai,
toleran,suka menolong
gotong royong,
nasionalis, kosmopolit ,
mengutamakan
kepentingan umum,
bangga menggunakan
bahasa dan produk
Indonesia, dinamis,
kerja keras, dan beretos
kerja
tangguh, bersih,
dan sehat, disiplin,
sportif, andal,
berdaya tahan,
bersahabat,
kooperatif,
determinatif,
kompetitif, ceria,
dan gigih
tangguh, bersih,
dan sehat, disiplin,
sportif, andal,
berdaya tahan,
bersahabat,
kooperatif,
determinatif,
kompetitif, ceria,
dan gigih
cerdas, kritis,
kreatif, inovatif,
ingin tahu,
berpikir terbuka,
produktif,
berorientasi
Ipteks, dan
reflektif
cerdas, kritis,
kreatif, inovatif,
ingin tahu,
berpikir terbuka,
produktif,
berorientasi
Ipteks, dan
reflektif

EPT PILR KRKTER
LOGO
KEGIATAN
KESEHARIAN
DI RUMAH DAN
MASYARAKAT
KEGIATAN
EKSTRA
KURIKULER
Integrasi ke daIam kegiatan
EktrakurikuIer : Pramuka,
OIahraga, Karya TuIis, Dsb.
Integrasi ke daIam KBM
pada setiap MapeI
Pembiasaan daIam kehidupan
keseharian di satuan pendidikan
Penerapan pembiasaan
kehidupan keseharian di
rumah yang sama dengan
di satuan pendidikan
STRTEGI IKRO DI SEKOLH

BUDAYA SEKOLAH:
(KEGIATAN/KEHIDUPAN
KESEHARIAN DI
SATUAN PENDIDIKAN)
SD
SP
PT
S
PendIdIkan
KARAKTER
Pendidikan Komprehensif: Pendidikan Komprehensif:
Ilmu Pengetahuan, Budi Pekerti (Akhlak, Karakter), Kreativitas, Inovatif Ilmu Pengetahuan, Budi Pekerti (Akhlak, Karakter), Kreativitas, Inovatif
PendIdIkan
AKADEMIK
DSB

Implementasi dalam KTSP &ntuk enjang
Pendidikan Dasar dan enengah
Komponen KTSP
1. Visi
2. isi
3. Tujuan Sekolah
4. Struktur Kurikulum
5. Kalender kademik
Rincian Kegiatan
Kegiatan Ekstra
Kurikuler
Kegiatan Bimbingan
Konseling
Kegiatan Terprogram
Kegiatan Rutin
Kegiatan Spontan
Keteladan
uatan Lokal
Integrasi dalam mata
pelajaran
enerapkan pendekatan "modelling"
atau keteladanan. ewujudkan
perubahan karakter tidak akan
berhasil bila tidak melekat pada
proses perubahan tersebut S&RI
T&LD
enggunakan pendekatan
SINCERITY, ketidaksengajaan yang di
sengaja.
BGI PEDIDIK KRKTER
enanamkan secara terus menerus
tentang berbagai nilai yang baik dan
yang buruk.
emberi penghargaan (reward);
menumbuhsuburkan (cherising) nilai
nilai baik; mengecam dan mencegah
(discouraging) nilainilai yang buruk.
enerapkan character-based approach
ke dalam setiap mata pelajaran diluar
mata pelajaran khusus (gama,
Pancasila, Sejarah, dsb).
BGI PEDIDIK KRKTER
Prinsipprinsip Pembelajaran
Pendidikan Karakter
1. ilai karakter adalah bagian terintegrasi dari
semua mata pelajaran dan segala kegiatan di
sekolah dan di rumah.
2. ilai karakter yaitu &&R, CERDS, KRETIF,
PED&LI, TGG&H, DISIPLI, CIT TH IR,
dll merupakan kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan.
3. ilai karakter TIDK DPT DIRK, tapi
HR&S DI&C&LK DL DIRI SISW. dalah
suatu kesalahan mengajarkan moralitas, etika,
nilainilai, karakter sebagai mata pelajaran.
4. Pengalaman belajar yang baik adalah dengan cara
terpadu. Dalam hidup kita seharihari, kita tidak
hanya memiliki satu nilai sepanjang hari.
PENDIDIKAN
PENGAJARAN
SK: Memahami konsep tingkah
Iaku pada organisme/reproduksi
MenampiIkan
sikap
KERJAKERAS
Menanamkan
sikap DISIPLIN
dan
KESABARAN
MODEL
Pemaknaan: Puasa meningkatkan produktivitas
NiIai Karakter: DISIPLIN, KERJAKERAS, SABAR
ontoh PEMBELAJARAN KARAKTER
PENDIDIKAN
PENGAJARAN
SK: Memahami konsep
perkecambahan biji
MenampiIkan
sikap apresiasi
terhadap hak
dan kewajiban
(TANGGUNG-
JAWAB)
Menggemba-
ngkan sikap
PEDULI
MODEL
HendakIah takut kepada AIIah orang-orang yang seandainya
meninggaIkan di beIakang mereka anak-anak yang Iemah
yang mereka khawatir akan kesejahteraan (QS 4/9)
NiIai Karakter: Tanggungjawab, PeduIi
ontoh PEMBELAJARAN NILAI KARAKTER
PENDIDIKAN
PENGAJARAN
SK: Memahami konsep
reproduksi pada tanaman
MenampiIkan
sikap PEDULI
Menanamkan
sikap RELA
BERKORBAN
Pemaknaan:
Shodakoh bisa meIipatgandakan rezeki
NiIai Karakter: RELA BERKORBAN, PEDULI
ontoh PEMBELAJARAN NILAI KARAKTER
MODEL
Integrasi dalam mata pelajaran
ata pelajaran : IP
Kelas / semester : IV/1
Standar kompetensi :
2. emahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan
dan fungsinya .
Kompentensi Dasar :
2.3 enjelaskan hubungan antara struktur daun
tumbuhan dengan fungsinya.
Indikator : Dapat menyebutkan bentuk-bentuk daun
enunjukkan sikap peduli kepada sesama
Kegiatan : elakukan pengamatan
berbagai macam bentuk daun.
PK :
1. Berbedabeda tetap satu (PED&LI)
2. Daundaunan sangat bermanfaat bagi manusia
ata pelajaran : Seni Budaya
Kelas/semester : VI/1
Standar Kompetensi :
Siswa memahami, menanggapi keragaman gagasan dalam objek
tema dan simbol karya seni rupa nusantara serta berkreasi dan
memamerkan karya sendiri dan orang lain.
Kompetensi Dasar : enyajikan karya senirupa dalam
pameran kelas
Indikator : enyiapkan karya seni rupa
buatan sendiri dan menata pameran
Kegiatan : embuat sandal dari karton dan kertas
kado
ilai Karakter :
1. Langkahku untuk mengejar citacita (KERKERS)
2. Langkahku untuk menuntut ilmu (CERDS)
3. Langkahku untuk menolong orang lain (PED&LI)
Integrasi dalam setiap mata pelajaran
Sandal Karya Siswa
ata pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/smt : IV/1, 2
Tema : Tehnologi sederhana ( membuat tempe)
Standar Kompetensi : Berbicara: endeskripsikan secara lisan
petunjuk penggunaan alat.
Kompetensi Dasar : enjelaskan petunjuk untuk melakukan
sesuatu atau cara membuat sesuatu
Indikator : enjelaskan petunjuk membuat tempe
Kegiatan : Siswa mempraktekkan cara membuat tempe.
ilai Karakter :
1. Kita harus melepaskan halhal buruk yang ada dalam diri kita,
karena kedelai untuk jadi tempe harus dilepaskan dulu kulitnya.
2. Kita harus menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, karena
untuk jadi tempe kedelai harus didinginkan dulu (KESBR)
3. PERST& karena kedelai setelah diberi ragi akan terbentuk
tempe.
4. DISIPLI (memerlukan waktu beberapa hari sehingga menjadi
tempe)
Langkah Implementasi dalam Pembelajaran
NiIai-niIai/karakter diintegrasikan daIam RPP
Pengembangan niIai-niIai tersebut diIakukan dengan:
Mengkaji Standar Kompetensi (SK) dan
Kompetensi Dasar (KD)
Menentukan apakah kandungan niIai karakter
sudah tercakup di daIam SK dan KD.
Memetakan keterkaitan antara SK/KD/Kompetensi
dengan niIai dan indikator untuk menentukan
niIai yang akan dikembangkan.
Menetapkan niIai-niIai/ karakter (prioritas).
Mencantumkan niIai-niIai yang sudah ditetapkan
daIam RPP
Sekolah :
Kelas :
Mata Pelajaran :
Semester :
Standar Kompetensi :
Kompetensi
Dasar
Materi
Pembelajaran
Kegiatan
Pembelajaran *)
NiIai -niIai
Karakter
Ìndikator
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber
Belajar
Teknik Bentuk
Ìnstrumen
Contoh
Ìnstrumen
SILB&S PEBELR
Mengetahui Mengetahui, ,
Kepala Kepala ... ...
.......... ..........
............ ............
Guru Mata Guru Mata Pelajaran Pelajaran
.......... ..........
Nata Pelajaran : ...........
Tema : (Untuk Bhs. !ndonesia)
Kelas/Semester : ....... / ......
Pertemuan Pertemuan ke ke· · : .......... : ............. ...
Alokasi Waktu : .............
Standar Kompetensi : .............
Kompetensi Dasar : .............
!ndikator : .............
!. Tujuan Pembelajaran
A. Akademik
B. Nilai Karakter
!!. Nateri Ajar
!!!.Netode Pembelajaran
!v. Langkah·Langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan
B. Kegiatan !nti
C. Kegiatan Akhir
v. Sarana/Alat/media dan Sumber
A. Sarana/alat/media: ..................
B. Sumber : ..................
v!. Penilaian
Tes tertulis/observasi/Praktik (Kinerja)/Penugasan/dll.
Naskah soal/!nstrumen Penilaian dan
Kunci/alternatif jawaban
Pedoman Penilaian (rubrik)
Secara eksplisit nilai
karakter bisa di
munculkan menjadi
instructional effect
yang di jabarkan dalam
INITOR dan
T&&N
Secara eksplisit nilai
karakter bisa di
munculkan menjadi
instructional effect
yang di jabarkan dalam
INITOR dan
T&&N
Nata Pelajaran : ...........
Tema : (Untuk Bhs. !ndonesia)
Kelas/Semester : ....... / ......
Pertemuan Pertemuan ke ke· · : .......... : ..........
Alokasi Waktu : ...........
Standar Kompetensi : ...........
Kompetensi Dasar : ..........
!ndikator : ..........
!. Tujuan Pembelajaran
A. Akademik
B. Nilai Karakter
!!. Nateri Ajar
!!!.Netode Pembelajaran
!v. Langkah·Langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan
B. Kegiatan !nti
C. Kegiatan Akhir
v. Sarana/Alat/media dan Sumber
A. Sarana/alat/media: ..................
B. Sumber : ..................
v!. Penilaian
Tes tertulis/observasi/Praktik (Kinerja)/Penugasan/dll.
Naskah soal/!nstrumen Penilaian dan
Kunci/alternatif jawaban
Pedoman Penilaian (rubrik)
1. Secara implisit nilai karakter di
munculkan menjadi nurturant
effect melalui ODEL/ ETODE/
KEGIT PEBELR
2. Kegiatan pembelajaran secara
tidak langsung menumbuhkan
nilainilai karakter tertentu
(Ketidaksengajaan yang di
sengaja.)
Contoh: odel kooperatif untuk
menumbuhkan nilai KERS,
PED&LI.
1. Secara implisit nilai karakter di
munculkan menjadi nurturant
effect melalui ODEL/ ETODE/
KEGIT PEBELR
2. Kegiatan pembelajaran secara
tidak langsung menumbuhkan
nilainilai karakter tertentu
(Ketidaksengajaan yang di
sengaja.)
Contoh: odel kooperatif untuk
menumbuhkan nilai KERS,
PED&LI.
PEILI HSIL BELR
PEILI PECPI ILI
ILI KRKTER DIDSRK
PD IDIKTOR
PEILI DILK&K SECR
TER&S EER&S
PENGMTN, NECOTL
RECOR, EBERIK T&GS ,
LPOR
Format Pengamatan Perilaku Berkarakter
$umber: Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. eaningful
Assessment. A anageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.
&ntuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri
penilaian atas perilaku berkarakter siswa
menggunakan skala berikut ini:
= Memerlukan C = Menunjukkan = Memuaska = Sangat
perbaikan kemajuan baik
Pengamat
( )
o Karakter D C B
1 Tanggung
jawab
2 Peduli
Lembar Penilaian Diri
$umber: Live Wire Media. Teaching Guides (for High $chool).
http://goodcharacter.com/H$topics.html. Diakses Tanggal 16 Juni 2010 dan
diadaptasi oleh $itti Maesuri Patahuddin, M.Pd., Ph.D.
pakah nda orang yang bertanggung jawab secara
individu?
Evaluasi & Asesmen Program Pendidikan
Karakter
45
Benar Salah Selama proses pembelajaran matematika ini berlangsung,
saya mengerjakan tugastugas pelajaran matematika yang perlu
saya lakukan.
saya dapat dipercaya dan diandalkan.
saya tidak pernah membuat alasan atau menyalahkan orang lain
atas perbuatan saya.
saya selalu mengikuti komitmen saya.
Saya pikir saya orang yang bertanggung jawab/tidak bertanggung jawab secara
individu
karena:.........................................
..............................................
...........................................
Lembar Penilaian Diri
pakah nda orang yang peduli?
Evaluasi & Asesmen Program Pendidikan
Karakter
46
Benar Salah Selama proses pembelajaran matematika ini berlangsung,
saya peka terhadap perasaan orang lain.
saya memperlakukan teman/guru dengan baik dan muarh
hati.
saya berpikir tentang bagaimana perbuatan saya akan
berdampak pada yang lain.
saya mencoba untuk membantu teman/guru yang
membutuhkan.
Saya pikir saya orang yang bertanggung jawab/tidak bertanggung jawab
secara individu
karena:....................................
..........................................
.....................................................
PEILI HSIL BELR
BT
M
MB
MT
EB&D (PBIL PESERT
DIDIK TER&S EER&S
EPERLIHTK PERILK& G
DITK DL IDIKTOR
SECR KOSISTE)
&LI BERKEBG (PBIL
PESERT DIDIK S&DH
EPERLIHTK BERBGI TD
PERILK& G DITK DL
IDIKTOR D &LI KOSISTE)
&LI TERLIHT (PBIL PESERT DIDIK
S&DH &LI EPERLIHTK D
TDTD WL PERILK& G
DITK DL IDIKTOR TETPI
BEL& KOSISTE)
BEL& TERLIHT (PBIL PESERT DIDIK
BEL& EPERLIHTK TD TD
WL PERILK& G DITK DL
IDIKTOR).
www.themegallery.com
n nglican ishop (1100 ), as writen in the crypts of estminter bby
(Quoted & published by House of Ideas, 1997)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->