BAB. I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari kita jumpai benda yang menggunakan cermin cembung, yaitu cermin pada kaca spion kendaraan bermotor baik mobil ataupun motor. Pada kendaraan bermotor, kaca spionnya menggunakan cermin cembung dengan tujuan agar pengemudi lebih mudah mengendarai kendaraannya, ketika melihat kendaraan dan benda lain yang ada di belakangnya. Apabila kita memperhatikan kendaraan yang ada di belakang motor atau mobil yang sedang kita naiki maka bayangan mobil di cermin terlihat lebih kecil dari aslinya. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung adalah semu, tegak dan diperkecil. Apabila anda memperhatikan kendaraan yang ada di belakang motor atau mobil yang sedang kamu naiki maka bayangan mobil di cermin terlihat lebih kecil dari aslinya. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung adalah semu, tegak dan diperkecil. Dari hasil kegiatan yang dilakukan olehmu, pensil yang berada di gelas yang beisi air terlihat bengkok. Selain itu, uang logam yang dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air terlihat lebih dangkal. Kedua peristiwa ini merupakan contoh peristiwa pembiasan cahaya. Apabila cahaya merambat melalui dua medium yang berbeda kerapatannya maka cahaya akan mengalami pembelokan atau pembiasan. Untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang pembiasan cahaya, maka dilakukanlah percobaan. 1.2. Rumusan Masalah Bagaimana mencari pembiasan cahaya pada lensa cembung ?. 1.3. Tujuan Memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang teori Pembiasan Cahaya pada lensa cembung dan dapat mengetahui sifat-sifat bayangan pada lensa cembung, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

* Praktikum Fisika. 35

III dan V. * Praktikum Fisika. Sasaran Sasaran pelaksanaan Praktikum Fisika adalah mahasiswa D3 Teknik Mesin Universitas Samawa Sumbawa Besar semester I.1. 36 .4. yang bertempat di Laboratorium Fisika SMK Negeri 2 Sumbawa Besar. 1. 3. 2. Mahasiswa mendapat pemahaman tentang teori lensa cembung.6. 1. Dapat mengetahui cara mencari titik fokus bayangan benda.5. Dapat mengetahui sifat – sifat pembiasan pada lensa cembung. Dapat mengetahui manfaat dan penerapannya dalam kehidupan sehari- hari. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Dilaksanakan pada tanggal 07 Februari 2010. Manfaat Adapun manfaat yang dirasakan para mahasiswa pada percobaan IV “Pembiasan Pada Lensa Cembung”ini adalah : 1. 4.

2.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Cahaya berasal dari sumber cahaya. menembus benda bening. Cahaya yang mengenai benda akan dipantulkan oleh benda ke mata sehingga benda tersebut dapat terlihat. senter. Contoh sumber cahaya adalah matahari.1.1. dan dapat dipantulkan. Kaca yang bening dapat ditembus oleh cahaya matahari. Hal ini menunjukkan bahwa cahaya hanya dapat menembus benda yang bening. Cahaya memiliki sifat merambat lurus. Cahaya Merambat Lurus Pernahkah anda melihat cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah atau jendela yang ada di rumah anda? Bagaimana arah rambatan cahaya tersebut? Cahaya yang masuk melalui celah-celah jendela merambat lurus. Teori Singkat Sifat-sifat Cahaya Benda-benda yang ada di sekitar kita dapat kita lihat apabila ada cahaya yang mengenai benda tersebut. * Praktikum Fisika.2. Cahaya Menembus Benda Bening Mengapa kaca jendela rumahmu merupakan kaca yang bening? Bagaimana jika kaca tersebut ditutup dengan triplek atau kertas karton? Apakah cahaya matahari dapat masuk? Cahaya dapat masuk ke dalam rumahmu selain melalui celah-celah juga melalui kaca jendela yang ada di rumahmu.1.1. lampu. dan bintang. Apabila kamu menutup kaca jendela rumahmu dengan menggunakan karton maka cahaya tidak dapat masuk ke dalam rumahmu. Semua benda yang dapat memancarkan cahaya disebut sumber cahaya. 37 . 2.

Cermin cekung adalah cermin yang pemukaan pantulnya berupa cekungan. Dari hasil kegiatan yang dilkukan olehmu. tegak dan diperkecil. Contohnya bagian dalam lampu senter dan lampu mobil. uang logam yang dimasukkan ke dalam * Praktikum Fisika.3. Cekungan ini seperti bagian dalam dari bola. 38 . Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cembung Apabila anda memperhatikan kendaraan yang ada di belakang motor atau mobil yang sedang kamu naiki maka bayangan mobil di cermin terlihat lebih kecil dari aslinya. Sifat-sifat Cahaya Apabila Mengenai Cermin Datar dan Cermin Lengkung(Cekung dan Cembung) Sifat-sifat cahaya yang dihasilkan oleh cermin tentunya berbedabeda sesuai dengan bentuk permukaan cermin tersebut. yaitu cermin datar. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung adalah semu. Cermin cembung adalah cermin yang permukaan pantulnya berupa cembungan. pensil yang berada di gelas yang beisi air terlihat bengkok. Cermin datar adalah cermin yang permukaan pantulnya datar. Selain itu. dan cermin cembung.2. cermin cekung. Contohnya cermin yang ada di meja rias.4.1. Cembungan ini seperti bagian luar suatu bola. Contohnya spion pada mobil dan motor.1. Berdasarkan permukaannya. 2. cermin dikelompokkan menjadi tiga.

* Praktikum Fisika. Akan tetapi apabila cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat maka cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. 39 .gelas yang berisi air terlihat lebih dangkal. Garis normal merupakan garis yang tegak lurus pada bidang batas kedua permukaan. Apabila cahaya merambat melalui dua medium yang berbeda kerapatannya pembiasan. Kedua peristiwa ini merupakan contoh peristiwa pembiasan cahaya. maka cahaya akan mengalami pembelokan atau Udara memiliki kerapatan yang lebih kecil daripada air. Bila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat maka cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal.

2. cermin cembung jg mempunuai tiga sinar istimewa. * Praktikum Fisika. Sinar datang sejajar sumbu utama dibiaskan menuju titik focus Sinar datang yang melalui titik pusat lensa (0) tidak mengalami Sinar datang melalui titik focus akan dibiaskan sejajar sumbu utama pembiasan 3. Pembentukan Bayangan Oleh Cermin Cembung Sama dengan cermin cemkung. Sinar yang datang menuju pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali 2. Sinar yang datang menuju fokus akan di pantulkan sejajar sumbu utama. Sinar yang datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari fokus. 2. Karena jarak fokus dan pusat kelengkungan cermin cembung berada di belakang cermin maka ketiga sinar istimewa pada cermin cembung tersebut adalah : 1. 40 .3. Pembiasan Pada Lensa Cembung Sinar-sinar istimewa pada lensa cembung : 1. 3. 2.2.

Untuk dapat melukis banyangan pada cermin cembung di perlukan minimal dua sinar istimewa. Warna pelangi sama halnya seperti warna spektrum cahaya yang terbentuk pada kegiatan yang telah anda lakukan sebelumnya. kuning. Coba perhatikan contoh lukisan di bawah ini. sama caranya pada cermin cekung. Pelangi biasanya dapat kita lihat pada saat hujan turun rintik-rintik. hijau. Warna merah. * Praktikum Fisika. 41 .4. Pelangi merupakan salah satu peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan penguraian cahaya. 2. biru. jingga. nila dan ungu pada pelangi berasal dari pembiasan dan penguraian cahaya putih matahari oleh bintik-bintik air hujan. Peristiwa Penguraian Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari Anda tentu penah melihat pelangi di langit.

BAB III PROSEDUR PERCOBAAN 3. Diagram Alur Percobaan START ALAT DAN BAHAN PERSIAPAN PERCOBAAN LANGKAH KERJA PERCOBAAN ANALISA PERCOBAAN END * Praktikum Fisika.1. 42 .

Rakitlah alat sesuai gambar 1. 4. 2. atur jarak benda ke lensa dengan mengunakan titik fokus sebagai S (jarak benda).4. 3. 3. 3.2. 43 . Alat dan Bahan yang Digunakan. Rakitlah alat sesuai gambar. sebagai titik fokus. 1 2. maka : 1. Langkah-langkah Percobaan 1. Atur layar sehingga diperoleh bayangan yang paling jelas dilayar Ulangi langkah 2 dan 3 sebanyak 3 kali percobaan.3. Kit opit Lensa Cembung Penyetel Lensa Lilin 3. * Praktikum Fisika. 4. 2. Gambar. Pasanglah layar. 1. lensa kemudian lilin. Persiapan Percobaan Setelah seluruh alat dan bahan disiapkan sesuai daftar di atas. 3.3. Pasanglah layar dibelakang lensa kemudian arahkan ke jendela. Atur layar sehingga diperoleh bayangan yang paling jelas dilayar sebagai jarak bayangan (S’).

Hasil Pengamatan. 1. Menemukan jarak bayangan benda. 2.I R II 2f Lilin f Lensa R III f R IV 2f Nyata terbalik di perbesar * Praktikum Fisika.8 14. No.5 3. I S S’ Percobaan R. II S S’ 14 31 17 18 19 23 21 20 Percobaan R.5. Titik fokus (cm) 10 9 20 2. Gambar bayangan beserta sifatnya. 1. No. 4. 2. 44 . 3. 3. 1. Percobaan R. III S S’ 24 16. Menemukan titik fokus. R.3.5 26 28 30 16 14.

* Praktikum Fisika. 45 .

4. Pantulan cahaya matahari atau pantulan pelangi dilangit ialah peristiwa penguraian cahaya dalam kehidupan sehari-hari. 4. Perlunya diadakan peningkatan volume praktikum yang mandiri bagi mahasiswa guna peningkatan SDM. Cermin cembung adalah cermin yang permukaan pantulnya berupa cembungan. * Praktikum Fisika. 3. Kesimpulan Dari percobaan IV (Pembiasan Cahaya) serta uraian diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa : 1. Saran Untuk mendukung kelancaran pada saat praktikum kedepannya. Sinar datang sejajar sumbu utama dibiaskan menuju titik fokus. Ruang lingkup praktikum fisika hendaknya lebih di perluas lagi. Pihak kampus hendaknya menyediakan media. Hendaknya mata kuliah praktikum lebih ditingkatkan lagi untuk memperdalam dan menambah wawasan ilmu bagi mahasiswa. antara lain sebagai berikut : 1. Sebelum melakukan percobaan terlebih dahulu pelajarilah modul atau buku panduan praktikum. 6. \4. Sinar yang melewati lensa cembung bersifat nyata terbalik diperbesar. 5.BAB IV PENUTUP 4. Waktu pelaksanaan praktikum sangatlah singkat sehingga materi serta pemahaman yang mahasiswa terima masih kurang. 46 . 2. 3. maka dapat diugusulkan beberapa hal.2.1. 2. sarana dan prasarana praktikum bagi mahasiswa demi menunjang proses pembelajaran.

47 .* Praktikum Fisika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful