³Perspektif Feminisme Dalam Politik´

Oleh : A. Saifuddin Sulaiman Kurdi Zusiana Elly Triantini

2/8/2011

Perspektif Feminisme Dalam Politik

1

  

Secara etimologi feminisme berasal dari kata latin femina yang berarti memiliki sifat keperempuanan. Feminisme diawali oleh persepsi tentang ketimpangan posisi perempuan dibandingkan dengan laki-laki di masyarakat. Akibat persepsi lakiini, timbul berbagai upaya untuk mengkaji penyebab ketimpangan tersebut untuk mengeliminasi dan menemukan formula penyetaraan hak perempuan dan laki-laki lakidalam segala bidang, sesuai dengan potensi mereka sebagai manusia (human being). (human being). Dari sinilah feminisme kemudian diartikan sebagai sebuah gerakan dan ideologi politik yang bertujuan memajukan peran sosial perempuan.
Perspektif Feminisme Dalam Politik 2

2/8/2011

memperjuangkan perubahan legislatif untuk mendapatkan hak pendidikan. pekerjaan dan hak politik Feminisme utopia. hak milik. Feminisme marxis. menuntut pemerataan pekerjaan dan pendapatan.Gelombang Feminisme Gelombang I (abad ke-19 dan awal abad ke-20) keketerdapat 3 aliran feminisme    Feminisme liberal. Perspektif Feminisme Dalam Politik 3 2/8/2011 . perceraian. pengaturan kelahiran. menuntut partisispasi penuh wanita dalam produksi dan berakhirnya penindasan wanita.

Tuntutan akan demokrasi yang bersifat partisipatoris.Gelombang II (1960. Melihat persoalan wanita pada konflik mendasar antara wanita dan laki-laki. laki2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 4 . dan 2).awal 1970-an) 19601970Pada masa ini lahir Women Liberation Movement (feminisme radikal) yang ditandai dengan: 1).

postmodernisme. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 5 . standpoint. sosialis. reformis. liberal. kultural.Gelombang III (awal 1980-an ²awal 19801990 -an) Ditandai oleh pemahaman atas gerakan feminisme yang semakin beragam seperti feminisme radikal. standpoint.

Adanya suatu keyakinan bahwa jenis kelamin bersifat kultural. 5. 4. Timbulnya kesadaran berposisi terhadap fitnah dan kekeliruan perlakuan terhadap perempuan dalam bentuk posisi dialektis terhadap praktik misogyny (kekejaman kaum pria terhadap kaum perempuan). 2. Adanya suatu keyakinan bahwa kelompok sosial perempuan merupakan penajaman pendapat kelompok sosial laki-laki tentang ketidaksempurnaan jenis kelamin tertentu sebagai makhluk manusia.Lima Dasar Proposisi Feminisme pada abad XIV-abad XVIII : 1. Adanya keinginan untuk menerima konsep manusia dan perikemanusiaan 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 6 . 3. tidak bersifat biologis. Adanya suatu warisan sudut pandang dalam menerima sistem nilai yang berlaku dengan cara mengekspos dan menentang prasangaka serta pembatasan perbedaan jenis kelamin berdasarkan perspektif kultur.

2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 7 . direkonstruksi.TeoriTeori-teori feminis Teori dasar feminis (mainstream feminist theory) theory)  Mainstream feminist menyatukan meterimeterimateri studi perempuan ke dalam materi kurikulum tradisional dan konvensional dalam wujud kosa kata yang dimodifikasi. dikembangkan dan atau diseimbangkan.

Label-label aliran yang Labelmengikuti pemahaman ini di antaranya ialah kelompok kesamaan hak. althusserian. Perspektif Feminisme Dalam Politik 8 2/8/2011 . unaligned socialist. marxist tradisional. housework. eurocomunist humanist. wages for housework.Teori feminis sosialis (socialist feminist theory) theory)  Feminis sosialis merupakan suatu pemahaman terhadap sistem di masyarakat.

tetapi dengan memperhatikan batasan "ruang gerak. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 9 ." Sifat mendua ini menimbulkan kontradiksi gerakan.Teori feminis gemulai (soft feminist theory) theory)  Soft feminist merupakan pencitraan perempuan abad ke 19 yang menerima dan menyambut gembira perubahan dalam penafsiran agama (menurut kontekstual) dan perubahan menurut nilai-nilai dalam masyarakat. namun di sisi lain dibatasi dimensi ruang geraknya. satu sisi perempuan ditantang untuk memperoleh ruang gerak sosial. Aliran ini menggerakkan perempuan dalam kegiatan sosial. dengan tujuan hakiki mengabdikan diri untuk melakukan tugas pengasuhannya. Akan nilaitetapi pada saat yang bersamaan mereka menerima pencitraan dan sifat keperempuanan sebagai sesuatu yang bersifat alami.

firestone.Teori feminis radikal (radical feminist theory)   Feminis radikal menganut suatu keyakinan bahwa "lakilaki adalah masalah" dan karena itu perlu dihindari atau dilawan. cultural feminist. Perbedaan teori feminis radikal dari teori-teori feminis lainnya ialah pernyataan mereka tentang penindasan terhadap kaum perempuan sebagai suatu persoalan yang bersifat fundamental. matriachist. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 10 . Berbagai label gerakan feminis yang tergolong dalam kategori ini ialah feministes revolutionaires. famale supremacist. redstockings.

2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 11 . kesamaan hukum antarjenis kelamin. kesamaan upah (untuk jenis pekerjaan yang sama).Teori feminis liberal (Liberal Feminist Theory) Theory)  Feminis liberal merupakan penganjur berbagai perubahan sosial seperti. dan kesamaan kesempatan kerja. Tetapi mereka tetap menolak bahwa kesamaan menyeluruh memerlukan perubahan radikal dalam pranata dasar.

Teori gender (Gender theory) theory)   Gender adalah suatu konsep yang menunjuk pada suatu sistem peranan dan hubungannya antara perempuan dan laki-laki yang tidak lakiditentukan oleh perbedaan biologis. Perspektif Feminisme Dalam Politik 12 2/8/2011 . Sedangkan perspektif gender adalah untuk membedakan segala sesuatu yang normatif dan biologis dan segala sesuatu yang merupakan produk budaya dalam bentuk proses kesepakatan normatif dan sosial yang dapat ditransformasikan. politik dan ekonomi. tetapi oleh lingkungan sosial.

1. penampilan. Gender gap : menunjukkan adanya perbedaan dalam hak berpolitik dan bersikap antara laki-laki dan perempuan. Konsep yang kemudian berkembang dari teori gender ini antara lain adalah : Gender differences : penghimpunan perbedaan dari atribut-atribut sosial. 2. perilaku. dsb. yang ditentukan menurut ketentuan jenis kelamin. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 13 . karakteristik.

4.3. 5. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 14 . Genderization : yaitu acuan konsep pada upaya menempatkan jenis kelamin pada pusat perhatian identitas diri dan pandangan diri. Gender role :peran perempuan dan peran lakilaki yang diaplikasikan dalam bentuk yang nyata menurut kultur setempat yang dianut dan diterima. Misalnya pada penggunaan kata he dan she Gender identity : yaitu pencitraan perilaku yang seharusnya dimiliki dan ditampilkan oleh seseorang berdasarkan jenis kelamin yang bersangkutan.

4. Politic traditionally is external. Perempuan memiliki ruang yang terbatas dalam politik dikarenakan beberapa hal. but not necessarily the business of all men-often only of menthe view. 2. 3. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 15 . lakiPandangan bahwa studi politik tidak sesuai bagi para feminis. Secara nyata perempuan tidak diterima dalam wilayah yang dikuasai oleh laki-laki.Perspektif Feminisme Tentang Politik 1. antara lain : Pandangan bahwa sedikit perempuan yang bisa melakukan sesuatu dengan disiplin (karena sebagian dari perempuan identik dengan menggunakan perasaan) Historically the external world has been the business of men. Women took care of the internal world.

³the personal is political´.Keterbatasan ruang gerak politik bagi perempuan tersebut menjadikan kaum feminis mengusung tiga agenda besar yang diperjuangkan yaitu. ³ruang publik dan privat.´ dan demokrasi feminis. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 16 .

³The personal is political´ maksudnya semua yang terjadi di ranah privat adalah juga suatu proses sosio-politik.: Aborsi. perkosaan--KDRT. ex. 17 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik .

ekonomi antarmanusia Perspektif Feminisme Dalam Politik 2/8/2011 18 . sosial.Menurut perspektif feminisme ruang publik merupakan produk laki-laki yang lakimerefleksikan nilai-nilai kompetitif dan nilaiketidaksetaraan baik dalam mengatur ruang privat maupun dalam struktur hirarkis tentang politik.

 Kaum feminis mengkritik konsep politik demokrasi liberal seperti welfare state. kontrak sosial dsb sehingga misalnya mereka mengusulkan konsep ³welfare citizenship´ Perspektif Feminisme Dalam Politik 19 2/8/2011 .

artinya menjadi bentuk kajian ilmu tersendiri bahkan menjadi subfield yang penting dalam ilmu politik. Welfare State and Women Power Drude Dahlerup 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 20 . feminisme telah mencapai suatu tahap keilmuan. diteliti dan diajarkan oleh kaum feminis dan bahkan menjadi subjek literatur yang semakin meningkat yang ditulis secara eksklusif oleh feminis Tokoh-tokoh feminis-political scientist: Kathy Ferguson. The Feminis Case Against Bureacracy Helga Maria Hernes. menjadi objek analisis politik.Perkembangan paling spektakuler.

Sebuah penelitian yang tidak perlu dan sia-sia Sifat teori Dampak Feminisme dan tantangan patriarki Normatif. metode kualitatif yang menyenangkan. Evaluatif.Subjek pembahasan Orientasi metodologi Relativis. Empiris. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 21 . Preskriptif. serangan thd metode kuantitatif dan mengambil metodologi feminis alternatif.

Perspektif ttg negara & politik Status dalam disiplin Memperkenalkan perspektif dan membatasi dampak. Potensi adalah substansial jika bisa menghindari ekses postmodernisme Melihat Feminisme perdebatan feminis dan definisi yang diperluas ttg politik 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 22 .

Bentuk perjuangan kuota perempuan ini mengalami beberapa kendala di Indonesia baik dari pihak perempuan sendiri. 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 23 . maupun dari pihak di luar perempuan.Studi Kasus Affirmative action bagi Perempuan Indonesia  Tercapainya kuota 30 % bagi perempuan dalam parlemen di Indonesia dapat dilihat dengan menggunakan beberapa teori feminis yang telah ada.

Let s discuss together and Thank You very much 2/8/2011 Perspektif Feminisme Dalam Politik 24 .