P. 1
BIOTEKNOLOGI

BIOTEKNOLOGI

|Views: 860|Likes:

More info:

Published by: Andini Indah Pratiwi on Feb 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

BIOTEKNOLOGI

a. Pembuatan Tahu b. Pembuatan Donat
Donat (doughnuts atau donut) adalah penganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim, dan custard. Donat sama sekali berbeda dengan Bagel, mulai dari bahan adonan, teknik pembuatan hingga cara menghidangkan, walaupun keduanya memiliki bentuk yang hampir sama. Khamir adalah sejenis jamur yang membantu peragian donat. Ketika Saccharomyces cereviseae (org awam biasa menyebutnya dgn ragi) diberikan pada adonan donat yg mengandung tepung dan gula, si ragi ini memanfaatkan tepung tsb dan mengubahnya menjadi sumber energinya dan melepaskan karbondioksida sebagai zat buangnya yg menyebabkan donat menjadi mengembang. Bahan: 500 gr tepung terigu 11 gr Ragi instan 400 cc air susu hangat-hangat kuku/air hangat 60 gr mentega 1/2 sdt garam 4 sdm gula pasir 2 sdm susu bubuk 3 butir kuning telu Langkah Kerja: Campur tepung terigu, gula pasir, garam, ragi instant dan susu bubuk. aduk rata, buat lubang di tengahnya, masukkan kuning telur satu persatu, aduk rata, buat lagi lubang di tengahnya masukkan air sedikit demi sedikit, uleni sampai tidak lengket di tangan. lalu diamkan kira-kira 30 menit, sampai mengembang. bentuk bulat-bulat lalu diamkan lagi kira-kira 15 menit. lalu adonan yang bulat-bulat tadi di buatkan lubang di tengahnya, (kalo punya cetakan lebih baik lagi, tinggal di tekan saja). lalu di goreng dalam minyak yang banyak dan panas sedang (gak terlalu panas) sampai kuning kecoklatan. setelah itu taburi dengan gula halus, atau aneka rasa menurut selera.

Tujuan : 1. Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. yang basah dan lunak. Alat : 1. 4. 4. 3. Air secukupnya Daun pisang Ragi yang telah dihaluskan Singkong 2 kg Cara Kerja : 1. Potong singkong yang telah dikupas sesuai keinginan. 8. 5. Mengetahui peranan organisme Saccaromyces cereviceae dalam peragian.c. Kupas singkong dan kikis bagian kulit arinya hingga kesat. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa. Cuci hingga bersih singkong yang telah dipotong. masukkan air ke dalam panci samapai kira ± kira terisi seperempat lalu panaskan hingga mendidih. 4. 3. mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. 2. tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda). 2. Sementara menunggu singkong kering. 2. . Pembuatan Tape Singkong Tape singkong adalah tape yang dibuat dari singkong yang difermentasi. 3. 7. Baskom Kain Lap Kompor Panci Kukus Penyaring Piring Pisau Sendok & Garpu Bahan : 1. 5. Di Jawa Barat. Untuk mengetahui cara penerapan bioteknologi dengan fermentasi tape. 6. yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan. Siapkan semua bahan. dan tapai kering. 2. Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat.

3. 9. Persamaan Reaksi Kimia: C6H12O6 + 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP Penjabarannya: Gula (glukosa. Sambil mengipas ± ngipas. Singkong ini harus benar ± benar tertutup agar mendapatkan hasil yang maksimal. 4. tape terasa manis apabila sudah matang walaupun tanpa diberi gula sebelumnya. Dalam pembuatan tape. diamkan selama 1-2 hari hingga sudah terasa lunak dan manis. atau sukrosa) + Alkohol (etanol) + Karbon dioksida + Energi Kesimpulan: 1. Kegagalan dalam pembuatan tape biasanya dikarenakan enzim pada ragi Saccharomyces cereviceae tidak pecah apabila terdapat udara yang mengganggu proses pemecahan enzim tersebut. angkat singkong yang telah ¾ masak lalu taruh di suatu wadah. jamur tersebut akan merubah glukosa menjadi alkohol. Setelah matang.6. Oleh karena itu. . ragi (Saccharomyces cereviceae) mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong menjadi gula yang lebih sederhana. Setelah singkong benar ± benar dingin. Setelah air mendidih masukkan singkong ke dalam panci kukus. masukkan singkong ke dalam wadah lalu taburi dengan ragi yang telah dihaluskan dengan menggunakan saringan 10. Saat itulah singkong telah menjadi tape. 2. Pada proses pembuatan tape. Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi. kira ± kira ketika µdaging¶ singkong sudah bisa ditusuk dengan garpu. jamur ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong sebagai makanan untuk pertumbuhannya. Setelah singkong ditutupi dengan daun pisang. teman satu kelompok kami menyiapkan wadah sebagai tempat untuk mengubah singkong menjadi tape. melalui fermentasi akan menghasilkan etanol (2C2H5OH). Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih menggunakan cara-cara yang terbatas. dan digunakan pada produksi makanan. fruktosa. Singkong yang telah diberi ragi ini kemudian ditutup kembali dengan daun pisang. lalu kukus hingga singkong ¾ matang. Reaksi Reaksi dalam fermentasi singkong menjadi tape adalah glukosa (C6H12O6) yang merupakan gula paling sederhana . 7. Wadah itu terdiri dari baskom yang bawahnya dilapisi dengan daun pisang. sehingga singkong akan menjadi lunak. kemudian didinginkan 8. 11.

atau kelapa. Pembuatan Oncom Pernahkan Anda makan oncom? Oncom merupakan makanan yang dikenal di kawasan Jawa Barat. lipase protease yang aktif selama proses fermentasi. juga dapat menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai. Fermentasi ini juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. Oncom terbuat dari ampas tahu. singkong. yaitu ampas kedelai dengan bantuan jamur Neurospora sitophila. Selain itu. Jamur ini dapat menghasilkan zat warna merah atau oranye yang merupakan pewarna alami. Neurospora dapat mengeluarkan enzim amilase.d. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->