Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan STUDI KEEFEKTIFAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MASA DEPAN Sri Setyowati* dan M.

Arifana**

..(Sri Setyowati & M.Arifana)

Abstrak: Studi keefektifan didalam perkembangan pendidikan masa depan yang ditentukan oleh perhatian para warga sekolah, pendidik, kepala sekolah dan orang tua. Untuk mencapai sekolah efektif diperlukan konsep manajemen berbasis sekolah, unt uk menuju pendidikan sekolah masa depan yang efektif. . Abstract: This paper tries to develop a concept corcerning the effectiveness of the development of future education which is determined by the degree of attention g iven by the stakeholders comprising the teachers, the headmasters, student and parents. And to make the school effective, it is necessary that a School-Based Management be dev eloped. Kata kunci: pendidikan masa depan, efektif. Di era informasi yang serba instan ini setiap masyarakat pasti membutuhkan pusat informasi dan pengetahuan. Informasi pengetahuan dan teknologi didapat dari seko lah yang merupakan lembaga pendidikan untuk melatih kompetensi siswa agar mampu dapat ber saing dalam era informasi teknologi. Didalam menentukan pilihan untuk menyekolahkan anaknya, setiap masyarakat menginginkan sekolah mempunyai asset/modal pendidikan yang tetap yait u tanah, bangunan, guru dan administrator agar nantinya tidak hanya menghasilkan output/k eluar secara kuantitas saja namun dapat menghasilkan outcome/dampak yang dapat memberikan per anan yang lebih bagi masyarakat sekitarnya. Sering kali kita berbicara berapi-api tentang keinginan memiliki sekolah unggul namun pada praktiknya sekolah sebagai lembaga pendidikan sudah merasa puas dengan kual itas yang sedang-sedang saja. Sehingga peranan masyarakat dalam upaya peningkatan mutu pen didikan dapat memberikan kontribusinya perlu dikembangkan agar dapat mendukung sekolah u ntuk mampu tetap konsisten dalam upaya peningkatan mutu pendidikan bagi siswanya, tid ak hanya sedang-sedang saja namun lebih optimal. Tidak bosan-bosannya para pakar pendidikan berusaha meningkatkan mutu pendidikan sekolah, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat mempunyai peranan yang cu kup penting pula dalam masalah peningkatan mutu pendidikan. Konsep manajemen peningkatan mut u berbasis

sekolah yang berorientasi pada peran serta masyarakat dalam upaya peningkatan mu tu pendidikan mulai dikembangkan di sekolah-sekolah seiring dengan berlakunya otonomi daerah y ang menuju otonomi sekolah. Sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan berusaha untuk mewujudkan sekola h unggul. Di dalam sekolah unggul mempunyai pusat-pusat sumber daya yang memiliki sebuah pendidikan pra sekolah, sebuah sekolah dasar, kelas-kelas dewasa, para dokter da n perawat, seorang psikoterapis, seorang ahli pengobatan alami, kelas kebugaran, program ke terampilan asuh, pendeta, dan koran sendiri. Setiap murid dijamin menjadi seorang pelajar unggul pada umur 12 atau 13 tahun. Murid dijamin mampu menerapkan filosofi perkembangan berkelanjutan pada proses belajar mereka sendiri. 95% dijamin mencapai nilai A dalam bidang akademis. Teknologi canggih t ersedia bagi murid di setiap waktu. Lulusan SMU dijamin memiliki ketrampilan berpikir dan mem proses lebih tinggi daripada kebanyakan lulusan universitas. *Dosen FIP Unesa **Guru SMUN Sekaran Lamongan

Padahal idea lnya sekolah menjamin masa depan murid sebagai pekerja berpengetahuan dengan ketrampilan yang dirancang untuk berhasil dalam dunia yang terus berubah ini (Dryden dan Vos. bahkan mulai sekarang m uncul adanya gerakan-gerakan menciptakan sekolah unggul untuk memenuhi harapan masyarakat yan g sangat besar dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Isu tentang sekolah efektif sangat pesimis. 2002 : 437). (5) Memutuskan di antara dua pilihan proyek penelitian yaitu sekolah efektif ataukah sekolah pe rkembangan. dimana masyarakat semakin dewasa untuk memilih dan menilai sekolah unggul yang diinginkannya dengan melihat output/keluar dan outcome/dampak dari sekolah terse but. 1). Indonesia harus bekerja keras untuk meningkatkan mutu sumber daya ma nusianya. 2001. untuk menjadi sekolah efektif dan se kolah yang berkembang. (2) Menggunakan pemecahan problem solving untuk masalah yang terjadi disekolah efektif. Hasil penelitian bebe rapa tahun yang lalu menunjukkan bahwa di antara 7 sampel di Asia ternyata Indonesia merupakan n egara yang memiliki produktivitas tenaga paling rendah (Mudjiarto. (3) Memusatkan perhatian t erhadap konteks pekerjaan dan hubungannnya dengan masalah social. Dalam rangka menyongsong era perdagangan bebas yang akan diberlakukan pada pasca tahun 2000. untuk kawasan Asia sekalipun. Sekolah menjamin mampu melampaui semua standar mutakhir yang ditetapkan Alberta Education.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . dapat diartikan bahwa sekolah tersebut perlu upaya memperbaiki unsur -unsur. (6) Menentukan program sekolah. yang masih ketinggalan jauh.. (4) Penelitian sangat penting dengan memberikan keputusan melalui teknik pertanyaan disertai dengan penyelidikan.yang menjadi perhatian dari sekolah tersebut yang menjadikan permasalahan didalamnya serta mampu menyelesaikan.Arifana) Murid dijamin ditumbuhkan dalam budaya berbasis nilai. Lebih dari 20 tahun Webber mempublikasikan sekolah efektif dalam seminar dan bek erja dengan mengunjungi beberapa sekolah untuk mendapat jawaban sample sekolah efekti f. Terdapat sembilan isu tentang sekolah efektif dan mengidentifikasi serta memperdebatkanny a mengenai (1) Dibutuhkan tahapan dari perkembangan sekolah efektif. Informasi semakin banyak diperoleh sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mel akukan penilaian terhadap suatu sekolah yang mempunyai keunggulan dalam bidang tertentu dan sekolah tersebut dapat digolongkan tipe sekolah unggul tertentu.(Sri Setyowati & M. (7) Menentukan keputusan untuk bekerja sama dengan s . Isu tentang sekolah unggul semakin merebak dan semakin banyak dibicarakan masyar akat.

menulis matematika dan berhitung p raktis. Bagaimana . perilaku. memusatkan perhatian pada perkembangan masa depan. D i Amerika alat yang digunakan untuk mengukur memusatkan perhatian dari test Bahasa Inggris dan matematika sedangkan untuk di Kerajaan Inggris yang mengawali studi tersebut dan tidak meng etahui bahwa Amerika sudah mengklaim alat untuk mengukur outcome dari sekolah efektif tersebu t. Sekolah Masa Depan Untuk membiayai perlengkapan teknologi sering menjadi kendala sehingga beban unt uk pendidikan semakin berat terutama penyelenggara pemerintah setempat. Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik permasalahan sebagai berikut: studi keefektifan pengembangan pendidikan masa depan? Bentuk Pendidikan Di Masa Depan A. sehingga terjadi kesenjangan antara pendidikan di sekolah-sekolah favorit dan se kolah-sekolah yang berfasilitas kurang. pertemuan. 154. 156. ( 9) Membentuk struktur dan model dari sekolah efektif (Mortimore. Yang terpenting outcomes di sekolah yaitu membaca. Tetapi keba nyakan pemerintahan setempat tidak mempunyai cara untuk mendapatkan dana ekstra untuk p engeluaran tersebut.1991). berbicara. menulis. Studi kefektifan sekolah untuk menghasilkan outcome/dampak yang diharapkan harus menggunakan alat untuk mengukur outcome yang dihasilkan dari sekolah tersebut. (8) Alamiah. imaginasi pribadi dan tingkatan dalam sekolah (M ortimore. 1991).ekolah international. Ujung-ujungnya yang miskin menjadi semakin miskin dan yang kaya semakin kaya.

Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan. 4. 3. Sekolah-sek olah yang . Orang tua memikirkan dan mempertimbangkan bah wa anaknya lebih baik dididik dengan cara lain seperti diajari di rumah atau berpar tisipasi dalam kelompok kelompok pendidikan kecil secara privat. 2. Pembelajaran men jadi tak terbatas dalam ruang dan waktu. Begitu pulang kalau para siswanya ingin konsul tasi dengan sang guru dapat mereka lakukan lewat net. Di masa depan sekolah-sekolah yang baik bisa berkembang tanpa batas. Pembelajaran jarak jauh dan pengajaran lewat internet dapat dilakukan dengan efe ktif sehingga siswa pergi ke sekolah memberi kemungkinan tidak hanya mendapat pengeta huan dan proses sosialisasi yang tidak dapat diperoleh dalam pembelajaran lewat internet. yang di desentralisasikan.(Sri Setyowati & M.Arifana) Perubahan paradigma baru mengenai sekolah dimana sekolah dalam peradaban yang semakin tinggi diperlukan informasi teknologi yang memadai agar tidak tertinggal jauh dan dapat bersaing dalam era global yang mengalami perubahan sangat cepat.. yang menarik mereka. dapat bergeser dari pembelajaran bersama yang disentralisasikan menjadi pembelajaran y ang diindividualkan. Yang diajarkan sekolah di masa lalu adalah pengetahuan umum.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . Pada masa depan nanti menurut Wen (2003:93) ada orang yang akan kembali ke zaman ketika mereka kebanyakan diajar di rumah. Tingkat pencapaian dapat dipanta u dengan uji publik. sehingga siswa dapat menganggap di mana-mana adalah sekolahku dan semua orang ad alah guruku. Komputer tidak dapat mengambil seluruh fungsi sekolah namun dalam penyebaran teknologi informas i. Sekolah-sekolah bahkan dapat mendirika n ruang kelas maya bagi para siswa untuk memecahkan masalah masalah mereka atau untuk mengeksp lorasi pelajaran yang berbeda beda. Masa depan para guru dan siswa pada era teknologi yang tinggi tidak lagi dibatas i waktu dan ruang kelas yang terdapat dilembaga pendidikan namun guru dan siswa sudah dihubungkan dengan sebuah jaringan komputer dan Net. Berikut ini dibahas studi keefektifan sekolah masa depan: 1. Para guru dan siswa dari berba gai kelas dan tingkatan dapat bergabung dalam diskusi diruang kelas maya ini. Sekolah masa depan akan berubah dari sekolah dengan maksud umum menjadi sekolah dengan maksud khusus. teta pi sekolah masa depan mungkin akan menjadi pusat pelatihan dalam ketrampilan atau pembelaja ran khusus. Sekolah yang direformasikan. Pembelajaran Pendidikan dan Pengetahuan di Rumah. Pembelajaran Pendidikan dan Pengetahuan yang bersifat keterampilan khusus.

lingkungan yang kondusif dan iklim sekolah positip.rendah kualitasnya akan tersingkirkan karena kurangnya siswa. Sekarang sekolah-s ekolah masih terbatas pada ruang kampus dan tersedianya guru. seorang kepal a sekolah harus melakukan pengecekan secara langsung ke bawah di mana ditemukan outcomes siswa s angat rendah dan guru-guru kurang perhatian. Menurut Mortimore (1991) faktor yang sensitif dalam perkembangan manajemen siswa dan guru di sekolah. . Di Inggris misalnya sekolah dipercaya untuk : 1) Membuat Pengantar Kurikulum Nasional dengan keputusan yang penting dalam pemb uatan program individu siswa. Orang tua wali murid sangat vokal dan kri tis serta komunitas yang menginginkan perubahan ke arah kebaikan siswa dan staff. Dalam ha l ini diperlukan strategi manajemen dan kemampuan dari seorang kepala sekolah menjadik an sekolah tersebut sebuah model sekolah yang efektif. keterlibatan siswa. Mereka hanya dapat menampung si swa hingga jumlah tertentu. merupakan hal yang penting diidentifikasi. hal ini bukannya mustahil. Sebuah contoh kongkret. tetapi dengan Net sebuah sekolah yang semula hanya dapat menamp ung beberapa ribu siswa bisa menjadi sebuah sekolah besar dengan beberapa juta siswa. Untuk menjadikan sekolah efektif diperlukan pilihan suatu proses perkembangan se cara cepat untuk melakukan perubahan setelah pengecekan langsung ke bawah.

2001: 13-14). pelaksana supervisi yang obyektif. evaluasi yang sering diadakan serta pemantauan terhadap kemajuan siswa secara ko ntinyu. Spesifikasi sebuah model sekolah yang penting adalah: 1) Membuat siswa dalam kelompok-kelompok besar dan khusus dengan melakukan kontr ol secara optimal. 2001: 12) berdasarkan hasil penelitian dari pola sekolah yang efektif kepala sekolah dipandang sebagai Ksatria yang menyelamatkan anak-anak dengan memberikan pendidika n yang efektif. terciptanya suasana emosi yang positip. Kepemimpinan Kepala Sekolah Yang Efektif Dalam pengelolaan sekolah peran kepala sekolah sangat menonjol. Semua aspek tersebut ditumbuhkan dengan berdasarkan pada harapan-harapan yang ti nggi. 4) Keputusan untuk memilih kepala sekolah. iklim belajar di sekolah yang teratur. 2) Pembagian waktu secara proporsional yang lebih besar. sangat besar sumbangannya terhadap sekolah yang efektif.. (Mortimore.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . dengan pendekatan terhadap perbaikan pengajaran dalam empat aspek yaitu: disiplin.Arifana) 2) Mengoperasikan sistem manajemen lokal sekolah dengan pelatihan ilmu manajemen yang berbasis sekolah. B. Menurut Standfield dkk (dalam Mudjiarto. keberhasilan kepemimpinan kepala sekolah sangat dipengaruh . Dalam pelaksanaannya. merupakan hal penting membawa output dari sekolah menjadi lebih baik. penekanan yang kuat pada ketrampilan-ketrampila n dasar mengajar. (Mujiarto. dan p enggunaan teknik kepemimpinan yang sesuai oleh kepala sekolah. 3) Pemberian pengetahuan setiap hari dimulai dengan bel atau sirene.1991:162). Perubahan perbaikan dari prestasi rendah.(Sri Setyowati & M. Untuk mencapai itu dibutuhkan kepe mimpinan kepala sekolah yang kuat harapan yang tinggi yang disuarakan oleh seluruh warga sekolah. sikap dan kepribadian. prestasi.19 91:159). hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kepala sekol ah yang baik. disiplin yang tak terwujud da n moral staf yang kurang baik diharapkan menjadi lebih baik. 3) Kompetensi siswa yang rendah dikembangkan menjadi lebih optimal (Mortimore. Bukti bahwa pera n tersebut sangat kuat. Untuk perkembangan masa depan sekolah diperlukan sebuah bentuk model keluaran se kolah. teknik formal yang biasanya ditempuh yaitu lewat tes ting.

keteladanan. kreatif. adaptasi d an fleksibel. C. Pengetahuan yang luas. partisipa tif. bersemangat murah hati. delegatif. Memahami tujuan pendidikan dengan baik. kooperatif. (Depdiknas. pragmatis. 2000: 12-13). Memiliki prinsip kepemimpinan yang baik yaitu konstruktif. Selain itu diperlukan penampilan dan kinerja yang baik dari kepala sekolah. hubungan kemanusiaan.i halhal sebagai berikut : 1. 3. Guru Masa Depan Untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa di sekolah yang baik dibutuhkan guru yang memenuhi syarat kualifikasi yang tinggi dan mampu menghadapi banyak perubah an dalam pendidikan masa depan dan membimbing para siswanya dengan lancar di abad baru in i. rasional dan obyektif. Keterampilan profesional (tehnis. konseptual). sifat-sifat dan ketrampilan. 5. perilaku (behavio ur) serta fleksibilitas pemimpin. percaya diri. Menu rut Wahyosumidjo (2002: 433) kepemimpinan kepala sekolah diperlu-kan kekuatan pendor ong sehingga anak buah selalu mengikuti apa yang diinginkannya dan sangat dipengaruh i oleh beberapa faktor yaitu: kewibawaan (power). . dan memi lih kepekaan sosial. Kepribadian yang kuat. integratif. 2. berani. 4.

Ketrampilan berkomunikasi. Peranan guru di masa depan dapat ditingkatkan dengan penggunaan teknologi komput er. peran guru semakin nyata. Di PBM guru sangat menentukan kualitas lulusan. c. kalau seseor ang anak ingin meningkatkan cadangan pengetahuannya. Memberikan Pengaruh Positip (Wen . kalau ia mera sa cukup pengetahuannya dan ingin bekerja seharusnya mereka diizinkan untuk bekerja..Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . Peran Orang Tua dalam Pendidikan Di dalam pendidikan anak-anak seharusnya mempunyai kebebasan sendiri untuk menentukan apa yang akan dipelajari apakah mereka mengejar studi akademik atauka h hanya sampai pada sekolah menengah. konseling dalam perencanaan kehidupan dan pengembangan kreativitas serta potensi. Keefektifan dan kemampuan guru merupakan salah satu karakteristik yang berpengar uh pada prestasi akademik siswa di sekolah dimana semakin efektif dan kemampuan tin ggi guru melakukan tugas maka akan semakin tinggi prestasi akademik siswa (Mujiarto. Namu n orang tua harus mengetahui kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang anak untuk masa dep an yaitu: .(Sri Setyowati & M. ini karen a selama beberapa puluh tahun terakhir menganggap guru sebagai tenaga kerja murahan untuk meneruskan pengetahuan. Ada anggapan bahwa apa yang diajarkan tidak sesuai dengan muatan uj ian sehingga guru les privat menjadi populer karena mengkompensasi apa yang kurang diajarkan guru di sekolah dan sesuai dengan muatan ujian. Zaman Sekarang. bimbinga n dalam seni menjalani kehidupan. 2. cara pandang dan perilak u seumur hidup siswanya dan sangat dihormati serta dianggap orang terpenting kedua setela h orang tua. b.2003: 99-118). namun perlu kebersamaan dalam unsur kom ponen sekolah yaitu kepala sekolah. D. Peran Guru di Masa Lalu. Kemampuan-kemampuan Penting Guru di Masa Depan a. mempunyai kompetensi-kompetensi inti dan kemampuan-kemampuan khusus. dan Masa Depan Peran guru di masa lalu sangat mempengaruhi pola pikir. guru administratif serta keterlibatan orang tua gu na mendukung keberhasilan anak didik. mengevaluasi kemajuan pembelajaran. Peran guru di masa depan mencakup bimbingan kurikulum. Guru dituntut kreatif yang mampu memenuhi kebutuhan or ang lain. ia bisa terus belajar. namun di jaman sekarang perkembangan guru mulai jatuh dan mengenaskan. Ketrampilan computer. pengetahuan informasi teknologi dapat dikembangkan sec ara maksimal dan membimbing kurikulum. Sama dengan pengembangan pengetahuan. 2001 : 53).Arifana) 1.

3. . Hanya pertimbangan yang baiklah maka dapat mencegah seorang anak kehilangan arah dan teguh terhadap prinsip-prinsip yang dipegang se andainya dilingkungan yang tidak sehat. Menurut Mudjiarto (2001: 74) peranan orangtua perlu dilibatkan dalam kegiatan se kolah termasuk dukungan orangtua terhadap program dan tujuan yang ingin dicapai sekola h secara konsisten. Kemampuan dasar yang kedua yaitu pertimbangan. Peranan orang tua dalam pendidikan diantaranya : 1. Mengubah anggapan bahwa anak lemah (Wen . Di masa depan apabila tidak mengenal bahasa asing maka akan memiliki daya saing yang terkikis. yang nantinya berhubungan dengan orang lain.pertama mengenal sebanyak mungkin kemampuan berbahasa. Pelibatan orangtua tidak hanya bersifat bantuan dana saja namun program dan pere ncanaan partisipatori sekolah sehingga tercipta hubungan yang baik antara sekolah dan or angtua. Keberanian sekolah dibutuhkan untuk menggugah orangtua agar perlu memperhatikan sekolah anaknya dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswanya. 2003: 119-126). 2. Pembelajaran mandiri bagi anak maupun orang tua sendiri setelah anak besar. Pengontrolan anak dapat lebih ketat dan disiplin dalam keaktifan dala m mengikuti PBM. Mengubah peranan dari melindungi menjadi penolong. Pendidikan pengetahuan dapat diefektifkan dengan bantuan komputer.

Dalam era industri dituntut standar isasi dan tidak menekankan kualitas dan talenta individual. Di masa depan ketika teknologi komputer sudah mencapai tingkatan tertentu para s iswa tidak lagi berkumpul di sekolah. Pembelajaran bersama yang disentralisasikan menjadi pembelajaran individual y ang didesentralisasikan. tanpa memperhitungkan disukai atau tidak oleh siswa. sehingga guru dapat menghemat energi dan wa ktu untuk menertibkan siswa.Arifana) E. fasilitas-fasilitas pe rangkat keras dibangun terlebih dahulu dan para guru direkrut.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . Di antara banyaknya teori tentang pendidikan ada dua teori yang selalu bertentan gan. Ini disebut pembelajaran yang disentralisasikan. Pendidikan yang berorientasi pada pengetahuan dikembangkan ke segala arah yan g seimbang. Keterbatasan terbesar dalam pendidikan sekarang adalah kurikulumnya. cukup dengan tinggal di rumah dengan menggunaka n akses internet mereka mengikuti pelajaran. Inilah yang disebut pembelajaran individual yang didesentralisasikan. Aliran yang lain justru melihat sasaran pendidikan sebagai media pengembangan potensi manusia sepenuhnya. Namun diperlukan kesadaran orang tua untuk di setiap rumah me miliki sebuah fasilitas komputer dan internet serta biaya akses internet sehingga pembe lajaran dapat dilakukan setiap saat dan tergantung minat dari siswanya. 1.. Sedangkan jumlahnya si swanya tidak terbatas ratusan namun bisa ribuan atau jutaan dengan mengakses lewat internet. Dalam kebanyakan sistim pendidikan di dunia sekarang ini. Perubahan dalam Kualitas Pendidikan Di jaman yang berbeda dimana tuntutan terhadap kebutuhan semakin berkembang apal agi kita telah memasuki zaman internet dimana dapat membebaskan kualitas-kualitas kh usus individual yang seringkali tertindas di zaman industri. sebelum siswa dari berbag ai tempat dikumpulkan di sekolah untuk mengikuti pelajaran. Maka pendidikan harus praktis. Ada aliran pendidikan yang menekankan bahwa apapun yang dipelajari seseorang di seko lahnya harus bermanfaat bagi masyarakat nantinya. terlepas dari nilai manfaatnya bagi mas yarakat di masa depan.(Sri Setyowati & M. Siswa harus mempelajari semua pelajaran yang ditetapkan. . 2. yang d ipelajari harus diterapkan dengan baik. Bahkan ada siswa yang dipaksa untuk melakukan sesuatu yang bukan bidangny a sehingga ia tidak mau mempelajarinya.

4. Menurut Zaidin (dalam Pelangi Pendidikan. dan apakah penuh waktu atau paruh waktu. Kemudian setelah lulus bekerja di masyarakat sampai akhirnya pensiun.3. Pembelajaran yang terbatas pada tahapan pendidikan menjadi pembelajaran seumu r hidup. Sekarang ini di Indonesia terdapat pendidikan wajib belajar sembilan tahun yaitu 6 tahun berada di sekolah dasar dan 3 tahun di sekolah menegah tingkat pertama dan setel ah tamat melanjutkan ke SLTA lalu ke perguruan tinggi. Ada beberapa keuntungan yang dap at dipetik dari upaya pemberdayaan lingkungan luar sekolah untuk kepentingan pembelajaran y aitu: . Seringkali kita keliru dalam penentuan kemampuan. Kalau kita hitung jenjang pendidikan sekitar 12-17 tahu n. Di dalam dunia kerja sering kali gelar dijadikan standar untuk mengukur k emampuan seseorang. Pengakuan diploma menjadi pengakuan kekuatan nyata. tetapi juga memperhitungkan universitas dan fakultas apa ia belajar. namun kenyataan di dalam dunia kerja tidak hanya memperhitungkan hal tersebut. sehingga apa yang kita pelajari bis a menjadi usang oleh karena itu kita harus senantiasa belajar hal-hal baru kalau tidak kit a menghadapi risiko tersingkir dari pasar kerja. ketimban g mengandalkan diploma atau gelar (Wen. Di masyarakat sekarang ini dapatlah dikatakan bahwa yang terpenting adalah diplo ma atau gelar. 2000: 44) sekolah masa depan dapat memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. misalnya ses eorang hanya lulusan sekolah menengah tetapi kemampuannya sama dengan yang memperoleh gelar. 2003: 63-85). apakah sudah cukup padahal perubahan di masyarakat sangat cepat? Pengetahuan yang diper oleh sudah tidak memadai untuk sisa penghidupan mereka. Seseorang dapat diketahui kemampuannya apabila diuji dengan kefasihan Bahasa Ing gris dan kemampuan komputer sehingga dapat diketahui kompetensi nyata seseorang.

Rencanakan sekolah menjadi pusat sumber daya sepanjang hayat. Mengembangkan sistem sekolah harus berangkat dari visi. siswa diharapkan dapat me nyaksikan langsung kaitan antara teori dan praktik dalam pengalaman nyata. Upaya ini memungkinkan belajar mandiri mengurangi keter-gantungan terhadap gu ru. Negara menjalin hubungan sinergis dengan sekolah.. . meskipun visi ini perlu diperbaharui secara berkala. d. Tampaknya visi harus terarah meliputi faktor-faktor beri kut: 1.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . Namun untuk mencapai tujuan yang terbaik lahir dari aset. b. Pembelajaran berkelanjutan sepanjang hayat menjadi faktor kunci dalam kehidup an seseorang. dan lebih berkonsentr asi pada keluarga daripada individu. Setiap orang harus didorong untuk merencanakan kurikulum kehidupannya sendiri . sistem administrasi. dan lebih cerdas. karena se suai dengan konsep mereka yang pertama kali direncanakan: harus ada sebuah pusat. yang sebelumnya selalu terkurung dalam ruang kelas yang sering kali amat sempit dan p engap menjadi sedikit lebih luas dengan sirkulasi udara lebih leluasa. Upaya ini memberikan perubahan iklim dan suasana pembelajaran kepada siswa. Berdasarkan hal tersebut menurut Dryden & Vos dalam bukunya Revolusi cara belaja r bagian II (2002: 435) terdapat 12 langkah untuk menuju sistem sekolah masa depan yang dirumuskan sebagai berikut: a. Merancang Sekolah Masa Depan Untuk merancang sekolah masa depan diperlukan visi. 4. Memperluas wawasan siswa tentang berbagai fakta keilmuan yang ditemukan di al am nyata. 3. Program ini memperpendek jarak antara teori dan praktik. seb uah sekolah. Meskipun tidak ada cara mengajar dan belajar yang baku. dan pr ogram pelatihan guru.Arifana) a. c. Sepert i sekolah Kimi Ora di Selandia Baru diarahkan untuk pencarian manusia seutuhnya. penetapan visi dan rancangan kreat if yang menyinergikan keduanya. lebih baik. yang mengarah pada pembentukan manusia seutuhnya. ada banyak teknik yang memungkinkan seseorang belajar dengan lebih cepat. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa melakukan praktikum terhadap apa yang dipelajari di kelas.(Sri Setyowati & M. Di era informasi yang serba instan dewasa ini setiap masyarakat pasti membutuhka n pusat informasi dan sistem manajemen berbasis sekolah yang termasuk di dalam agenda pe rubahan sekolah tradisional menjadi pusat sumber daya masyarakat sepanjang hayat. 2. e.

musical. Jaminlah kepuasan pelanggan. spasial dan visual. c. l ogika dan matematika.b. interpersonal (berhubungan dengan orang lain). Agar pelanggan dapat memperoleh kepuasan hasil yang tinggi. kinestetik. dan intrapersonal (Introspeksi diri). Menurut Gar dner (dalam Dryden & Vos Bagian I. Dari kebanyakan murid yang putus sekolah tidak mendapatkan yang terbaik di sekol ah yang hanya menampung dua ragam kecerdasan dari tujuh kecerdasan yang ada. Temuan dari Gardner tentang kecerda san kedelapan (naturalis) mendorong para guru untuk menambah pusat studi alam sebagaimana yang t elah dijalankan di banyak sekolah. . maka kenapa sekolah tidak memberikan jaminan seperti dalam dunia bisnis yang memberikan jaminan untuk seti ap produknya. d. Analisis kebutuhan. Jika sekolah umum ingin bertahan hidup maka kita harus bertanggung ja wab atas produk yang dihasilkan disertai dengan komitmen tinggi untuk mencapai hasil yang diinginkan. 2002:121) ada tujuh kecerdasan yaitu linguistik. Untuk merencanakan sekolah dari nol maka diperlukan menanyakan apa yang dibutuhk an masyarakat sehingga keterlibatan masyarakat dapat diperoleh untuk ikut merencana kan tujuan sekolah yang efektif sesuai harapan masyarakat. Layani semua ragam kecerdasan dan gaya belajar.

pusat pembelajaran yang mampu bertahan tanpa adanya fasilitat or/guru yang terampil. apabila k ehabisan bahan ajar tidak menjadi masalah untuk melibatkan orang tua dan masyarakat dan j uga siswa. Seluruh program ini mengubah semua o rang ini. Dan perubahan dibidang pendidikan tidak akan berhasil tanpa adany a penekanan serius dalam pelatihan ulang guru secara berkelanjutan. dan setiap guru didorong untuk menjadi pelajar dan sekaligus pengajar. 3) Kurikulum belajar untuk belajar dan belajar untuk berpikir meliputi jenis ketramp ilan how to untuk otak. Gunakan teknik pengajaran terbaik. Perlu umpan balik penilaian yang obyektif dari seorang guru maupun seorang siswa untuk mengoreksi gurunya setelah akhir semester atau presentasinya. i. Ubahlah sistem penilaian. cerah tenang.. Rencanakan kurikulum menjadi empat bagian.(Sri Setyowati & M. setiap pelajaran dipadukan denga n musik dan seni. Setiap siswa terlibat dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis tingka t tinggi.kanak dan remaja: 1) Kurikulum pertumbuhan pribadi meliputi rasa bangga diri dan pembentukan kenya kinan diri. sehingga ruang kelas relaks. g. f. termasuk dalam metode belajar mengajar Quantum Teaching. 4) Kurikulum isi. Ruang kelas memiliki pemutar kaset.Arifana) e. musik barok kalau memungkinkan. Untuk mencapai apa yang diinginkan diperlukan kurikulum empat bagian dalam pendi dikan berkelanjutan. setiap siswa telah menjadi guru . namun aneh metode ini sering kali jara ng digunakan di tingkat universitas untuk melatih guru masa depan. Dalam penilaian sering kali hanya diarahkan pada dua ragam kecerdasan sehingga p erlu perubahan sistem dalam penilaian yang lebih obyektif dan menyeluruh. 2002 : 451) setiap siswa. pada umumnya dengan tema-tema terpadu. Tidak ada sekolah.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . mengasyikkan. Salah satu kuncinya adalah teknik terpadu. Sekat guru dan siswa telah diruntuhkan. apalagi dalam ti ngkat SD. dan musik lain untuk tujuan lain. Setiap meto de penilaian harus mendorong seseorang tak hanya membatasi model satu jawaban benar . sebagaimana pentingnya pendidikan masa kanak. 2) Kurikulum ketrampilan hidup. Dan semua guru yan g mengikuti pola ini menunjukkan sikap positip menuju pertumbuhan kontinyu lewat p . h. setiap or ang tua. SMP maupun SMU. Menurut Eliot (dalam Dryden & Vos Bagian II. Jadikan setiap orang guru dan sekaligus murid. Guru sebagai media transfer ilmu pengetahuan merupakan hal yang utama. Belajar bisa dilakukan dengan menyenangkan sepanjang hidup. Latihlah sumber daya utama Guru. meliputi pemecahan masalah kreatif dan manajemen diri.

l. kaset video. Gunakan teknologi masa depan. Setiap siswa kurikulumnya dan pemrogram komputer sendiri. Berikan hak memilih bagi semua orang. Perubahan masa depan ini akan ditentukan oleh fakta tak terelakkan pertumbuhan e konomi satu dunia dan hak pilih konsumen. Metode baru dalam komunikasi instan ini menyertakan didalamnya perubahan peradab an terbesar yang telah berlangsung berabad-abad. kapanpun dalam bentuk apapun: cet akan. Penggunaan komputer multimedia memberikan kemudahan pada siswa informasi teknologi yang terkini sehingga siswa bisa mengakses kaan online dan direkam melalui CDRom Writing dan dapat diakses kapan saja ja sehingga gambar bisa dikombinasikan dengan fakta. Revolusi ini akan memberi setiap o rang sarana untuk mendapatkan informasi yang dia butuhkan. foto. Sekolah harus mempelopori perubahan pendidikan dengan menggunakan dan menjadikan mereka sendiri pusat sumber daya masyarakat untuk pendidikan sepanjang hayat. Gunakan seluruh masyarakat sebagai sumber daya.ertukaran pendapat secara bebas adil dan jujur. j. mendapatkan internet perpusta dan oleh siapa sa dapat membuat k. ji ka tidak akan direbut oleh inovator lain yang sudah siap mengisi kekosongan ini. Dunia sekarang ini tak cuma merupakan pasar r aksasa . layar televisi atau transmisi faks.

Juga bergantung pada pe ran serta orang tua dalam hal finansial dan motivasi dalam hal kemampuan dasar. Sekolah Masa Depan. dipantau deng an uji publik. kreatif. Sekolah masa depan dirancang dari visi kreatif dengan langkah-l angkah: (1) Menjadikan sekolah sebagai pusat sumber daya masyarakat. t eladan. (8) Merencanakan kurikulum. The Learning Revoluti on Bagian II. 2002. (7) Interaksi guru-murid dalam belaj ar obyektif.(Sri Setyowati & M. (6) Melatih guru/pengajar. The Learning Revol ution Bagian I. di setiap tempat dan waktu. professional. didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. pragmatis. berkepribadian kuat. (10) Mengikuti perkembangan t eknologi mutakhir. dan memberikan kemampuan nyata. berpengetahuan luas. pah am tujuan pendidikan. pembelajaran individual dan desentralisasi. 2000. (3) Menjamin kepuasan pelanggan. Karya-karya pendidik dan sekolah yang paling cemerlang kini diterjemahkan dalam bentuk yang kelak perlu dipersiap kan secara cepat untuk semua orang yang menginginkannya. proses cepat. Revolusi Cara Belajar. adaptatif dan fleksibel. obyektif. Bandung: Kaifa Dryden Gordon.Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan . Perubahan kualitas pendidikan harus berorientasi pada pengembangan ke segala ara h yang seimbang. Pendidikan di masa depan bergantung kepada guru sebagai pendidik. Daftar Acuan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. maka guru haru s meningkatkan kualitas SDM dan profesinya. Vos Jeannette. terampil komunikasi. Pembelajaran Efektif. Bandung: Kaifa . integratif. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Umum Dryden Gordon dan Vos Jeannette. 2002. belajar seumur hidup. (9) Ubah sistim penilaian. berorientasi pad a out-comes. Panduan Manajemen Sekol ah. pembelajaran bersifat ketrampilan khusus. (2) Identifikasi kebutu han. dengan prinsip kepemimpinan konst ruktif. rasional. (5) Men ggunakan tekhnik terbaik.Arifana) elektronik namun juga merupakan pasar pendidikan dunia. Revolusi Cara Belajar. koperatif.. kreatif dan berpengaruh positif terhadap kemajuan siswa. Penutup Sekolah masa depan menggunakan teknologi informasi secara efektif. delegatif. (12) Beri hak memilih kar ya pendidikan. (4) Layani segala kecerdasan dan gaya ajar. partisipatif. (11) Jadikan masyarakat sebagai sumber daya. maju dalam tehnol ogi com/net.

Buletin Pelangi Pendidikan. Gerakan Menciptakan Sekolah Unggul. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Peningkatan Prestasi Sekolah Menengah. Sekolah Unggul. Personel Management for Efektive Scholls Virginia: Commo nwealth University Masshasuchett. Jhon T. 2001. Jakarta: Pusat Lembaga I ndonesia Adidaya Seyfarth. Batam: Lucky Publ isher Zaidin. 2002. Issue in Scholl Efectiveness: Chapter 8 Mudjiarto. 1991. Pemanfaatan Lingkungan Sebaga i Sumber Belajar. Cyril 2000. Volume 3 no. Wahyosumidjo. Surabaya: Insan Cendikia Poster. 2002. 2003. 2000. Hal 44-46 . 2 Tahun 2002. Sekolah Masa Depan. Masa Depan Pendidikan. Surabaya: IKAPI Duta Graha Pustaka Nursisto. Jakarta: Raja Grafindo Persada Wen Sayling. Peter. Future Of Education. Muhammad Hamzah.Mortimore. 1991.

.(Sri Setyowati & M.Arifana) .Studi Keefektifan Pembangunan Pendidikan .