BAB I PENDAHULUAN

Proses pendidikan sebenarnya telah berlangsung sepanjang sejarah dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial budaya manusia di bumi. Proses pewarisan dan pengembangan budaya manusia yang bersumber dan berpedoman pada ajaran Islam sebagaimana termaktub dalam Al Qur`an dan terjabar dalam Sunnah Rasul bermula sejak Nabi Muhmmad SAW menyampaikan ajaran tersebut pada umatnya. Pembahasan tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam dibagi dalam lima periodisasi, yaitu periode pembinaan pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad SAW, periode pertumbuhan pendidikan Islam yang berlangsung sejak Nabi Muhammad SAW wafat sampai masa akhir Bani Umayyah, periode kejayaan (puncak perkembangan) pendidikan Islam yang berlangsung sejak permulaan Daulah Abbasiyah sampai jatuhnya Baghdad, periode kemunduran pendidikan Islam, yaitu sejak jatuhnya Baghdad sampai jatuhnya Mesir ke tangan Napoleon yang ditandai dengan runtuhnya sendi-sendi kebudayaan Islam dan berpindahnya pusat-pusat pengembangan kebudayaan ke dunia Barat dan periode pembaharuan pendidikan Islam yang berlangsung sejak pendudukan Mesir oleh Napoleon sampai masa kini yangn ditandai dengan gejala-gejala kebangkitan kembali umat dan kebudayaan Islam. Dalam makalah ini akan dibahas tentang periode kejayaan (puncak perkembangan) pendidikan Islam yang berlangsung sejak permulaan Daulah Abbasiyah sanpai dengan jatuhnya Baghdad yang diwarnai oleh berkembangnya ilmu aqliyah dan timbulnya madrasah serta memuncaknya perkembangan kebudayaan Islam. Pembahasan pada periode kejayaan ini merupakan rangkaian pembahasan sejarah pendidikan Islam. Karena pada hakikatnya suatu peristiwa sejarah seperti halnya sejarah pendidikan Islam selalu berkaitan dengan peristiwa lainnya yang saling berhubungan yang mengakibatkan terjadinya rentetan peristiwa serta memberinya dinamisme dalam waktu dan tempat. Semoga dengan makalah ini pembaca dapat menambah pengetahuan tentang peristiwa sejarah khususnya sejarah pendidikan Islam pada masa kejayaan.

.BAB II PEMBAHASAN SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KEJAYAAN Masa kejayaan pendidikan Islam merupakan satu periode dimana pendidikan Islam berkembang pesat yang ditandai dengan berkembangnya lembaga pendidikan Islam dan madrasah (sekolah-sekolah) formal serta universitas-universitas dalam berbagai pusat kebudayaan Islam. Dalam perkembangan kebudayaan Islam. Pada masa kejayaan ini. yaitu pada masa pemerintahan Harun al Rasyid (170-193 H). pendidikan Islam merupakan jawaban terhadap tantangan perkembangan dan kemajuan kebudayaan Islam. tenang dan dalam masa pembangunan sehingga dunia Islam pada saat itu diwarnai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. berbagai ilmu pengetahuan yang berkembang melalui lembaga pendidikan itu menghasilkan pembentukan dan pengembangan berbagai macam aspek budaya umat Islam. Karena beliau adalah ahli ilmu pengetahuan dan mempunyai kecerdasan serta didukung negara dalam kondisi aman. ada dua faktor yang mempengaruhi yaitu faktor intern atau pembawaan dari ajaran Islam itu sendiri dan faktor ekstern yaitu berupa tantangan dan rangsangan dari luar.1 Pendidikan Islam mencapai puncak kejayaan pada masa dinasti Abbasiyah. Lembaga-lembaga pendidikan sangat dominan pengaruhnya dalam membentuk pola kehidupan dan pola budaya umat Islam. Tujuan Keagamaan dan Ahlak Anak didik diajarkan membaca dan menghafal al Qur`an karena hal itu merupakan suatu kewajiban dalam agama agar mereka mengikuti ajaran agama dan berahlak menurut agama.2 Tujuan pendidikan pada masa Abbasiyah yaitu3. 1. kebudayaan Islam telah berkembang dengan cepat sehingga mengungguli dan bahkan menjadi puncak budaya umat manusia pada masa itu.

Di istana-istana biasanya ditegaskan pentingnya pengajaran khittabah. Tujuan Kemasyarakatan Pemuda-pemuda yang belajar dan menuntut ilmu agar mereka dapat mengubah dan memperbaiki masyarakat menjadi masyarakat yang bersinar ilmu pengetahuan. Tujuan Kebendaan Menuntut ilmu supaya mendapat penghidupan yang layak. mata pelajaran bagi kurikulum sekolah tingkat rendah adalah al Qur`an. setelah al Qur`an. karena kemampuan menyampaikan dakwah dengan meyakinkan dan pelajaran yang . kurikulumnya adalah ilmu agama dengan al Qur`an sebagai intinya. ilmu-ilmu pokok seperti al Qur`an. dan syair. Pada masa kejayaan Islam. Hadits merupakan materi penting di masjid-masjid. Selain itu hadits dan tafsir. menulis.1. karena kedudukannya sebagai sumber agama Islam yang kedua. cerita perang. pangkat yang tinggi. kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau dipelajari oleh siswa. cara-cara pergaulan. Kurikulum Menurut Ahmad Tafsir. agama. Pelajaran fiqh. syair dan fiqh. ilmu sejarah. bahkan kekuasaan dan kemegahan di dunia ini. membaca. Banyaknya muslim yang tertarik pada ilmu fiqh karena besarnya penghasilan yang diperoleh ahli-ahli fiqh dalam memecahkan masalah fiqhiyah seperti masalah warisan menyebabkan berkembangnya kebiasaan buruk sebagaimana yang dikritik oleh al Ghazali yaitu munculnya ahli fiqh yang memberikan fatwa-fatwa demi mengharap imbalan harta. Seni berdakwah (retorika) juga membentuk bagian penting dalam pengajaran ilmu-ilmu agama. 1. A. Sedangkan tafsir adalah ilmu yang membahas kandungan al -Qur`an dengan penafsirannya. seperti masjid. Cinta akan Ilmu Pengetahuan Belajar demi memperdalam ilmu pengetahuan. Di lembaga-lembaga pendidikan formal. 1. merupakan materi kurikulum yang paling populer karena bagi mereka yang ingin mencapai jabatan-jabatan dalam pengadilan harus mendalami bidang studi tersebut.

mematahkan lawan. Metode lisan Metode ini dapat berupa dikte. 1. 1. Pada saat tertentu guru memberi kesempatan kepada murid untuk menulis dan bertanya. Metode hafalan Metide ini dilakukan oleh murid dengan cara membaca berulang-ulang sehingga pelajaran melekat di benak mereka. Metode pengajaran yang dipakai pada masa dinasti Abbasiyah dapat dikelompokkan menjadi 3 macam. yaitu5 : 1. ceramah. Metode tulisan . Dikte (imla) adalah metode untuk menyampaikan pengetahuan yang dianggap baik dan aman sehingga pelajar mempunyai catatan yang dapat membantunya terutama bagi yang daya ingatnya tidak kuat. al Bayan. B. Sedangkan diskusi merupakan metode pengajaran dalam pendidikan Islam dengan cara perdebatan. Metode Pengajaran Metode pemngajaran merupakan salah satu aspek yang penting dalam proses belajar mengajar untuk mentransfer pengetahuan atau kebudayaan dari seorang guru kepada anak didiknya. sehingga murid dapat menyerap apa yang disampaikan gurunya. sedangkan murid mendengarkannya. qira`ah. Mata pelajaran retorika teridiri dari tiga cabang yaitu al Ma`ani yang membahas perbedaan kalimat dan bagaimana melafalkannya dengan jelas. dal al Badi yang membahas kata-kata indah dan hiasan kata dalam pidato4. Melalui metode pengajaran terjadi proses internalisasi dan pemilihan ilmu oleh murid. dan dapat berupa diskusi. atau memunculkan ide baru. yang mengajarkan seni mengekspresikan ide-ide dengan fasih dan tidak mengandung arti ganda. Metode qira`ah (membaca) biasanya digunakan untuk membaca. Metode ceramah (al asma`). murid mengeluarkan kembali pelajaran yang dihafalnya sehingga dalam suatu diskusi dia dapat merespon.ilmiah serta memainkan peranan penting dalam kehidupan keagamaan dan pendidikan Islam di kalangan masyarakat muslim. Dalam proses selanjutnya. yaitu guru membacakan bukunya atau menjelaskan isi buku dengan hafalan.

rumah ulama atau tempat terbuka. yaitu pelajar tidak tetap. Daftar tersebut digunakan sebagi bukti bahwa mereka telah belajar kepada guru-guru yang terkenal dan dapat mengetahui kualitas hadits yang mereka terima dari seorang guru. 4. Pada pendidikan tingkat tinggi murid-murid bebas memilih guru yang mereka sukai yang dianggapnya paling baik. Diharuskannya belajar membaca dan menulis. C. misdalnya di perpustakaan. Hubungan guru dan murid sebagai hubungan orang tua dan anak. Bahan pengajarannya menggunakan syair-syair dan bukan al Qur`an karena dikhawatirkan mereka membuat kesalahan yang akan menodai al Qur`an. D. 5. toko buku. Setiap pelajar membuat daftar guru-guru yang mengajar yang disebut Mu`jam al Masyakhah. Rihlah Ilmiyah Yaitu pengembaraan atau perjalanan jauh untuk mencari ilmu. Pelajar dapat dikelompokkan menjadi dua. Pada sekolah dasar tidak ditentukan lamanya belajar dan tergantung pada kemampuan anak-anak. 3. Kehidupan Murid Ciri utama kehidupan murid dalam pendidikan tingkat dasar adalah : 1. Metod ini di samping bermanfaat bagi proses penguasaan pengetahuan juga sangat besar artinya bagi penggandaan jumlah buku karena pada masa itu belum ada mesin cetak. yaitu pelajar yan g mempunyai tujuan utama untuk belajar dan menghabiskan sebagian hidupnya untuk belajar. yaitu kualitas suatu oendidikan tergantung pada guru. 2. Pelajar bebas mengikuti suatu pelajaran yang dikehendaki dan bisa belajar dimana saja. Murid-murid diajarkan membaca dan menghafalkan al Qur`an.Metode ini merupkan metode pengkopian karya-karya ulama. yang terdiri dari para pekerja yang mengikuti pelajaran untuk menunjang profesi dan pelajar tetap. Dengan adanya sistem ini pendidikan di masa dinasti Abbasiyah tidak hanya di batasi dengan dinding kelas (school without wall) tetapi memberikan kebebasan kepadamurid untuk belajar kepada guru-guru . Di antara ciri khas pendidikan di masa dinasti Abbasiyah adalah teacher oriented .

Oleh karena itu di saat ekonomi Islam mencapai kemajuan. .yang mereka kehendaki. Kutab sebagai Lembaga Pendidikan Dasar Kutab atau maktab. sehingga sistem rihlah ilmiyah disebut dengan learning society (masyarakat belajar). bahwa khalifah al Ma`mun adalah orang yang pertama kali memberikan pendapatnya tentang pembentukan badan wakaf. berasal dari kata dasra kattaba yang berarti menulis atau tempat menulis. umat Islam tidak segan-segan membelanjakan uangnya untuk kepentingan dan kesejahteraan umat Islam seperti halnya untuk pelaksanaan pendidikan Islam. Wakaf Lembaga wakaf menjadi sumber keuangan bagi lembaga pendidikan Islam. Pada mulanya dilaksanakan di rumah guru-guru yang bersangkutan. Menurut Syalabi. Berkembangnya Lembaga Pendidikan Islam 1. yang diajarkan adalah menulis dan membaca. Kebebasan perjalanan di berbagai daerah Islam menyebabkan pertukaran pemikiran (culture contact) terus berlangsung antar masyarakat Islam sehingga dinamika sosial dan peradaban Islam terus berlangsung. F. Kemudian pada akhir abad pertama hijriyah. kutab tidak hanya mengajarkan menulis dan membaca. Guru-guru juga melakukan perjalanan dan pindah dari satru tempat ke tempat lain untuk mengajar sekaligus belajar. Syalabi. adanya sistem wakaf dalam Islam disebabkan oleh sistem ekonomi Islam yang menganggap bahwa ekonomi berhubungan erat dengan akidah dan syari`ah Islam sehingga aktifitas ekonomi memppunyai tujuan ibadah dan kemaslahatan bersama. Lembaga Pendidikan Islam Nonformal a. E. tetapi juga mengajarkan membaca al Qur`an dan pokok-pokok ajaran Islam. mengutip dari Nicholson menjelaskan bahwa melakukan perjalanan ilmiah laksana lebah mencari bunga ke tempat yang jauh kemudian mereka kembali ke kota kelahirannya dengan membawa madu yang manis. Dengan dipelopori penguasa Islam yang cinta ilmu seperti Harun al Rasyid dan al Ma`mun maka berdirilah lembaga-lembaga pendidikan untuk keilmuan.

dan Tihamah. Bajar bin Burd (167 H). pujangga. 2. Pendidikan Rendah di Istana Pendidikan anak di istana berbeda dengan pendidikan di kutab pada umumnya.b. c. Rumah-Rumah Para Ulama (Ahli Ilmu Pengetahuan) Pada masa kejayaan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam. al Khalil bin Ahmad (160 H). Ia belajar kepada 80 orang syekh di Bani Aqil. Majelis Kesusasteraan Yaitu majelis khusus yang diadakan oleh khalifah untuk membahas berbagai macam ilmu pengetahuan. karena berfungsi mendidik budi pekerti dan mewariskan kecerdasan serta pengetahuan. Ia belajar di badiah dan menghabiskan 15 botol tinta untuk menulis tentang Arab. berdebat. f. d. rumahrumah para ulama dan ahli ilmu pengetahuan menjadi tempat belajar dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Di istana orng tua murid membuat rencana pelajaran yang selaras dengan anaknya. tetapi juga sebagi tempat berkumpulnya para ulama. Di antaranya. al Ghazali. Toko-Toko Kitab Toko-toko kitab bukan hanya sebagai tempat berjual beli saja. Dusun Tempat Tinggal Badwi) Badiah digunakan sebagai tempat untuk mempelajari bahasa Arab yang fasih dan murni serta mempelajari syair-syair dan sastra Arab. Wazir Khalifah. dan ahli-ahli ilmu pengetahuan untuk berdiskusi. al Kasai (182 H). bertukar pikiran dalam berbagai masalah ilmiah atau sekaligus sebagai lembaga pendidikan dalam rangka pengembangan berbagai macam ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam.6 1. Ya`qub Ibnu Killis. rumah Ibnu Sina. Ulama-ulama yang banyak pergi ke Badiah untuk tujuan tersebut di antaranya. Ali Ibnu Muhammad al Fashihi. Najd. 3. dan al Aziz Billah al Fathimy. e. . Badiah (Padang Pasir. Guru yang mengajar disebut Mu`addib. ia pergi ke badiah Hijaz.

Perpustakaan Sabur didirikan pada tahun 383 H oleh Abu Nasr sabur bin Ardasyir. g. h. 7. Perpustakaan di Andalusia. 1. Darul Hikmah di Kairo (Mesir). Perpustakaan Perpustakaan menjadi aspek budaya yang penting dan sebagai tempat belajar serta sumber pengembangan ilmu pengetahuan. Rumah Sakit (Bimaristan) Pada masa dinasti Abbasiyah yang mendirikan rumah sakit adalah Harun al Rasyid. yaitu. Ribath digunakan sebagai tempat tinggal orang-orang sufi dan tempat penginapan alim ulama dan pelajar yang datang dari luar negeri untuk belajar hadits. didirikan oleh khalifah Harun al Rasyid. . tempat tentara yang dibangun di perbatasan negeri intuk mempertahankan negara dari serangan musuh. Ia belajar di Hudzail selama 17 tahun. India.4. 6. 3. 2. Qibty. didrikan oleh al Hakim Biamrillah al Fathimy tahun 395 H. Didirikan oleh al Hakam bin an Nashir yang menjadi khalifah di Andalusia tahun 350 H. Perpustakaan al Haidariyah di Najaf (Irak) di sebelah makam Ali bin Abi Thalib. dan Arami. Perpustakaan Ibnu Suwar di Basrah. 5. didirikan oleh Abu Ali bin Suwar. Perpustakaan khusus. Ribath (Khaniqah).400 jilid buku. 4. dan Perpustakaan Ibnu al Khassyah (567 H). Perpustakaan baitul hikmah di Baghdad. Di sebelah rumah sakit ada perpustakaan dan bilik untuk mengajarkan ilmu kedokteran dan ilmu obat-obatan. Perpustakaan ini berisi ilmu-ilmu agama Islam dan bahasa Arab dan ilmu umum yang diterjemahkan dari bahasa Yunani. perpustakaan yang besar adalah perpustakaan di Kurtubah (Cordova). i. Ribath yang terbesar adalah di sebelah utara negeri Syam (Syiria) dan utara Afriqiah (Tunisia). Imam Syafi`i (204 H). ilmu agama. Perpustakaan ada 3 macam. yang memerintahkan kepada dokter Jibrail bin Buhtaisu untuk mendirikan rumah sakit di Baghdad. dan bahasa Arab. ialah kamp. yaitu perpustakaan al Fath bin Khagan Wazir al Mutawakkil al Abbasy (247 H). Persia. Perpustakaan Hunain bin Ishaq (264 H). Dalam perpustakaan ini diadakan khalakah pelajaran. Dalam perpustakaan ini kurang lebih ada 10.

Rencana pengajaran adalah ilmu syari`ah dan ilmu fiqh dalam 4 madzhab. didirikan pada amasa Harun al Rasyid (170-193 H). dan Mausul. Madrasah lainnya yaitu madrasah yang didirikan pada masa al Ayubi dan madrasah al Mustansiriah di Baghdad (Irak) tahun 631 H. Tetapi madrasah Nizamiah Baghdad adalah madrasah yang terbesar dan terpenting. Gedung madrasah terdiri dari iwan (aula tempat kuliah). masjid. ahli falaq. didirikan oleh Nuruddin Zinki di Damaskus. Guru-guru madrasah ini diantaranya Abu Ishaq as Syiraji (guru tetap). dan lain-lain. syari`ah. asrama. dan pencipta ilmu al jabar. . 1. kimia. Madrasahmadrasah yang didirikannya yaitu madrasah an Nuriyah al Qubra di Damaskus (563 H). Madrasah Nizamiah Baghdad Madrasah ini didirikan di dekat pinggir sungai Dijlah. yang menguraikan teori-teori ilmu pasti dalam al Maj`sthi (almageste) kitab karangan Bathlimus (Ptolemee). Tujuan Nizam al Mulk mendirikan madrasah-madrasah itu adalad untuk menperkuat pemerintahan Turki Saljuk dan untuk menyiarkan madzhab keagamaan pemerintahan. Abu Hamid al Ghazali. Abu Nasr as Sabagh. Asfahan. Lembaga Pendidikan Formal a. Baitul Hikmah di Baghdad. Guru besar Baitul Hikmah adalah Salam. kamar kecil. falaq. dan ilmu pasti. guru besar Muhammad bin Musa bin Syakir. Marw. kemudian diperbesar oleh khalifah al Ma`mun (198-218 H). tempat tinggal pesuruh madrasah. Abul Qasim al `Alawi. Ilmu-ilmu yang diajarkan yaitu ilmu al Qur`an. di tengah-tengah pasar Selasah di Baghdad pada tahun 457 H. tempat istirahat untuk guru. dan lapangan. c. bahasa Arab. Balkh. Harat. b. Abu Abdullah al ±Thabari. Kemudian guru besar al Khawarazmi. ahli ilmu pasti.1. Pada tiap-tiap kota Nizam al Mulk mendirikan satu madrasah besar. Naisabur. Madrasah Nuruddin Zinki. Basran. Madrasah al Mustansiriah didirikan oleh khalifah Abasyi al Mustansir Billah pada tahun 631 H. tetapi juga ilmu-ilmu pengetahuan seperti ilmu alam. di antaranya di Baghdad. Madrasah Nizamiah didrikan oleh Nizam al Mulk. Radliyudin al Kazwaeni dan al Fairuz Abadi. kedokteran. perdana menteri Saljuk pada tahun 1065 M ± 1067 M. Perguruan Tinggi. Pada Baitul Hikmah bukan saja diajarkan ilmu-ilmu agama Islam.

Setelah wafat al Ma`mun. 1. yang dikandungnya dan dengan akidah dan hukum-hukum fiqh yang bisa dihasilkan dari ayat-ayat tersebut. tafsir al Kasysyaf (segi balaghah) oleh al Zamakhsyari.seorang ahli ilmu ukur. falaq. bukti-bukti dari segi bahasa. dan Qibtia. Menurut keterangan al Makrizi. India. Kemudian muncul kitab-kitab hadits shahih yang . nahwu. maka Baitul Hikmah tidak mendapat perhatian penuh dari khalifah-khalifah. Ilmu Hadits Diantara ulama-ulama yang menganjurkan penghimpunan hadits-hadits shahih adalah Imam Malik bin Anas (95-179 H) yang menulis kitab al Muwatha`. Ilmu yang diajarkan di antaranya. Abu Muhammad al Syatibi. bahwa Darul `Ilmi didirikan di kampung al Kharun Fusy dengan perintah al Hakim Biamrillah al Fathimi. tafsir al Bahr al Muhit (masalah nahwu) karangan Abu Hayyan. 1. G. tafsir Abu Ishaq al Zajjaj.7 2. ilmu agama. Darul `Ilmi di Kairo. Persia. dan Abu Abdullah al Sarbini al Kharraz. kedokteran.261 H). Suryani. balaghah. dan tafsir al Fahr al Razi yang bernama Mafatih al Ghayb yang menitik beratkan pada aspek intelektual. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan 1. Ilmu Qira`at Lahirnya madzhab qira`at di Andalusia seperti Abu `Umar al Dani. Ilmu Tafsir Ulama-ulama tafsir tidak hanya menerangkan makna-makna al Qur`an saja. tetapi juga menerangkan sebab-sebab turunnya ayat. tafsir Mufradat al Qur`an (bahasa al Qur`an) karangan al Roghib al as Fahani. Didirikan oleh al Hakim Biamrillah al Fathimi di pinggir sungai Nil untuk menyaingi Baitul Hikmah di Baghdad. Seperti tafsir Imam Salam al Basri (w. dan berhitung. Di baitul Hikmah dikumpulkan bukubuku ilmu pengetahuan dalam bermacam-macam bahasa seperti bahasa Arab. tafsir al Qurtubi (penentuan hukumhukum fiqh). Kemudian al Ma`mun mendirikan peneropong bintang yang disebut peneropong al Ma`muni. ilmu bintang dan falaq. Yunani.200 H). kemudian diikuti oleh Imam Muhammad bin Ismail al Buhori (259 H) dan muridnya Muslim bin Al Hajaj al Nisaburi (w.

seperti Malik bin Anas dan Ahmad bin Hanbal.275 H). 1. di antarnya yang terkenal adalah Muhammad bin Musa al Khawarizmi (w. al Walid al Baji al Andalusi. Ilmu Tasawuf Mula-mula tasawuf Islam berdasar pada al Qur`an dan Sunnah seperti yang diamalkan para sahabat. Imam al Haramain. Kemudian muncul tasawuf sunni yang berkembang ditangan al Harits al Muhasibi dan Abu al Qasim al Junaid dan pada puncaknya ditangan al Ghazali yang tersebar melalui tariqat syaziliah.dikarang oleh ulama-ulama terkenal seperti Abu Dawud Sulaiman bin al Asy`ath al Sajistani (w. Ilmu Matematika. 1. Ibnu al Hajib. Ilmu Fiqh Di antara yang terkenal dalam bidang ini adalah Abu Hanifah al Nu`man bin Tabith pendiri madzhab Hanafi (80 ± 150 H). al Juwaini. Abu al Ma`ali. 1. Ilmu Ushul Fiqh Diantara yang terkenal dalam bidang ini adalah Imam Muhammad bin Idris al -Syafi`i. 1. dan Abu Ishaq Ibrahim al ± Nisaburi. dan Imam al Nasai (w.303 H). al Syahrastani.8 1. Juga terkenal al Baqillani.273 H). Ilmu Tulen 1. al Ghazali. Abu Abdullah Muhammad bin Idris al Syafi`i (150-204 H).236 H) yang menulis al jabar dalam bukunya al Jibr wal . dan lain-lain. tabi`in. Malik bin Anas al Asbahi (95 ± 179 H). Ilmu Kalam Di antara yang terkenal di kalangan madzhab Asy`ari adalah Abu Bakar al Bakillani. al Ghazali dengan kitab alMustasfa. Abdul Kohir al Baghdadi. dan ulama-ulama fiqh. dan Imam Ahmad bin Hanbal al Syaibani (164-241 H). al -Syatibi dengan kitabnya al Muwafaqot fi Ushul al Ahkam. Imam Abu `Isa Tirmidzi (w. Abu Bakar al Syasyi al Qaffal al Syafi`i.

salah seorang pelopor trigonometri.158 H). Abu Mansur Muwaffaq. dengan bukunya al Madkhal ila ahkam al Nujum. dan Ibnu Jabir al Battani (w. 3. Ilmu Kedokteran. dan Mansur al Kamili. di antara yang terkenal adalah Muhammad al Fazzari (w. . salah seorang yang paling berpengaruh dalam bidang ini adalah al Hasan bin al Haitham (w. Ibnu al Khatimah yang menulis tentang penyakit campak dan lain-lain.430 H).423 H) seorang filosof dan dokter yang menulis tentang tubuh-tumbuhan dalam bukunya al Qanun.160 H) yang menulis buku falaq dan mencipta alat-alat teropong bintang. Ibnu Sina. Ilmu Falaq. Ilmu Fisika. Ilmu Biologi.351 H). seorang dokter yang menulis tentang tumbuhan bunga dan buahbuahan. Kemudian diikuti oleh al Kindi. Muhammad bin Abdul Malik. seorang tukang bedah di Andalusia yang menulis buku al Tasrif liman `Aziz `an al Ta`alif. 2. al Razi. sebagai ahli falaq Islam yang pertama dan penerjemah buku al Sind Hind. Kemudian Abu Ishaq bin Habib bin Sulaiman (w. salah satu bukunya adalah al Manazir. Abu Marwan Abdullah bin Zuher al Isyabili al Andalusi seorang ahli kedokteran klinik terbesar. Ilmu Kimia. seperti al Kindi al Farabi. dan Ibnu Sina 2. Juga terkenal dokter mata dan pengarang buku al Tazkir yaitu Ibnu al Jazzar (w. Ilmu Kealaman dan Eksperimental 1. Diikuti oleh Ibnu Sina (w. 2.318 H). di antara yang terkenal ialah Abu Bakar Muhammad al Razi (w.1009 H). Kemudian Ibnu Sina yang mengarang buku al Qanun yang juga dianggap ensiklopedia kedokteran dan farmasi.Muqabalah.348 H) dengan bukunya Kamil al Sina`ah fi al Tib. 3.315 H). Abu Ma`asyar bin Muhammad bin `Umar al Balkhi. Ilmu Musik. Abu al Qasim al Zahrawi. 3. Ilmu Terapan dan Praktis9 1.85 H). Musa bin Syakir yang menulis buku ilmu falaq berjudul Kitab al Ikhwah al Thalathah. Ali al Abas (w. `Ala al Din `Ali bin Abi Hazm al Qurasyi al Dimasqi (Ibnu al Nafis) seorang ahli anatomi. yang pertama kali menerjemahkan ilmu kimia ke dalam bahasa Arab ialah Amir Umaiyah Khalid bin Yazid bin Muawiyah (w. di antara ilmuwan-ilmuwan muslim yang terkenal adalah Abu Bakar al Razi (w. al Tusi yang menunjukkan kekurangan teori eclideus. bukunya yang termashur adalah al Hawi sebagai ensiklopedia kedokteran. al Qaslawi yang menggunakan symbol dalam matematik.

ulama-ulama. Dalam bidang kebudayaan pada umumnya Islam telah mempersembahkan kepada dunia. di antara yang terkenal adalah Ibn al Rumiyah al Isyabili dan muridnya Ibn al Baitar. sampai suatu saat terjadi kemunduran kaum muslimin setelah jatuhnya kota Baghdad yang diserang oleh Tar-Tar (Hulako) tahun 658 H. Kitabkitab dan buku-buku dalam perpustakaan dibakar habis dan kulitnya dijadikan sepatu tentara. Ibnu al Baitar. dan Ahmad bin Khalil al Qafiqi. Zakariya bin Muhammad bin al `Awwam al Isyabili yang menulis kitab al Falahah. Dalam bidang arsitektur sangat menonjol bangunan-bangunan masjid dan istana-istana yang indah. Masawaih al Mardini. ulama. Para sarjana muslim telah mengembangkan metodologi untuk mendapatkan ilmu pengetahuan melalui metode observasi dan metode histories (sejarah) sebagaimana yang dikembangkan Ibnu Khaldun. dapat diibaratkan sebagai taman yang indah penuh dengan berbagai macam tanaman dengan bunga dan buah yang beraneka warna. Ibn Wafid al Tulaitali al Andalusi. dan pembesar-pembesar habis terbunuh. yang tertinggal hanya anak-anak bayi yang dijadikan tawanan dan budak dan orang-orang yang dapat melarikan diri. Dengan demikian. suatu tingkat budaya tinggi yang menjadi mercusuar budaya umat manusia beberapa abad sesudahnya. Keluarga khalifah. Demikianlah dunia Islam di masa jayanya. Abu Abdullah bin Sa`id al Tamimi. BAB III SIMPULAN . Abd Rahman bin Syahid al Andalusi. tidak ubahnya seperti negeri yang dikalahkan garuda dan merupakan masa semakin memudarnya mercusuar kebudayaan Islam. dan pembesar-pembesar di bunuh. ahli-ahli yang menulis khusus mengenai farmasi yaitu al Razi. yang dihiasi dengan berbagai unsur budaya dan ilmu pengetahuan yang beraneka ragam. Ilmu Farmasi.2. Oleh tentara Hulako diadakan pembunuhan besar-besaran selama 40 hari lamanya.Hulako memerintahkan supaya khalifah Abbasiyah. berakhirlah sejarah khalifah di kota Baghdad. 3. sehingga kota itu menjadi sunyi senyap. Ilmu Pertanian. Keadaan demikian berlangsung.

M. Logos Wacana Ilmu. DAFTAR PUSTAKA Asrohah. Yunus. baik formal yaitu berupa madrasah (sekolah) dan nonformal yang berupa kutab. badiah. Pendidikan pada masa ini memiliki tujuan keagamaan dan ahlak.Pendidikan Islam mencapai puncak kejayaan pada masa dinasti Abbasiyah. Pendidikan Islam Menghadapi Abad ke 21. Hanun. rumah-rumah ulama. yaitu pada mas a pemerintahan Harun al Rasyid. 1996. Kehidupan murid pada pendidikan tingkat dasar memiliki ciri-ciri yaitu diharuskannya belajar membaca dan menulis. dan ribath. perpustakan. pendidikan di istana. Masa kejayaan pendidikan Islam berakhir setelah jatuhnya kota Baghdad oleh Tar-Tar (Holako) dan sebagai masa memudarnya kebudayaan Islam. majelis kesusasteraan. dkk. Zuhairini. Pada pendidikan tingkat tinggi kehidupan murid berbeda karena mereka diberi kebebasan untuk memilih guru yang mereka kehendaki dan diberi kebebasan untuk berpindah dari guru yang satu ke guru yang lain apabila guru itu dianggap lebih baik. cinta ilmu pengetahuan dan tujuan kebendaan. . Mahmud. Jakarta : Proyek Pembinaan Prasarana dan sarana Perguruan Tinggi Agama/IAIN di Jakarta. Juga dikenal lembaga wakaf yang bertujuan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan umat Islam terutama dalam bidang pendidikan. Jakarta : Pustaka al. rumah sakit. Pada masa kejayaan ini ditandai dengan berkembangnya berbagai lembaga pendidikan. Sejarah Pendidikan Islam. Selain itu juga berkembang ilmu pengetahuan sebagai mercusuar bagi pendidikan Islam di masa yang akan datang. yaitu pengembaraan dan perjalanan jauh yang dilakukan oleh guru dan pelajar sehingga dinamika sosial dan peradaban Islam terus berkembang. diajarkan membaca dan menghafalkan al Qur`an. Hasan. Sejarah pendidikan Islam.Husna. 1999 Langgulung. serta hubungan yang baik antara guru dan murid layaknya orang tua dan anak. Jakarta : PT. tujuan kemasyarakatan. 1998. Sejarah Pendidikan Islam. toko-toko buku. 1992. Hidakarya Agung.Ag. Jakarta : PT. Pada masa itu berkembang sistem rikhlah ilmiah. Dra.

Pendidikan Islam Menghadapi Abad ke 21. h. h. h. 77-79 6 Prof.77 2 Dra. M. Dr. M. Mahmud Yunus. Mahmud Yunus. 1992).1986.Ag. h. 1999). h. Dr.1 Hanun Asrohah. Dr. Sejarah Pendidikan Islam. 22 9 Ibid.76 5 Ibid. 39-41 . H. Proyek Pembinaan Prasarana dan Sarana Perguruan Tinggi Agama/IAIN di Jakarta. h.(Jakarta : PT Logos Wacana Ilmu. Hasan Langgulung. H. Op. 95 3 Prof. (Jakarta : Pustaka al Husna. h.Ag. Sejarah Pendidikan Islam (Jakarta : PT. 65 8 Prof. dkk. 46-47 4 Hanun Asrohah. Op.. Zuhairini. h.cit. Hida Karya Agung.cit. h. 1988). 90 7 Ibid.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful