Termodinamika

Sebuah sistem termodinamika Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = 'panas' and dynamic = 'perubahan') adalah fisika energi , panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal. Pada sistem di mana terjadi proses perubahan wujud atau pertukaran energi, termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksi berlangsung). Karena alasan ini, penggunaan istilah "termodinamika" biasanya merujuk pada termodinamika setimbang. Dengan hubungan ini, konsep utama dalam termodinamika adalah proses kuasistatik, yang diidealkan, proses "super pelan". Proses termodinamika bergantung-waktu dipelajari dalam termodinamika tak-setimbang. Karena termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa termodinamika setimbang seharusnya dinamakan termostatik. Hukum termodinamika kebenarannya sangat umum, dan hukum-hukum ini tidak bergantung kepada rincian dari interaksi atau sistem yang diteliti. Ini berarti mereka dapat diterapkan ke sistem di mana seseorang tidak tahu apa pun kecual perimbangan transfer energi dan wujud di antara mereka dan lingkungan. Contohnya termasuk perkiraan Einstein tentang emisi spontan dalam abad ke-20 dan riset sekarang ini tentang termodinamika benda hitam. Konsep dasar dalam termodinamika Pengabstrakan dasar atas termodinamika adalah pembagian dunia menjadi sistem dibatasi oleh kenyataan atau ideal dari batasan. Sistem yang tidak termasuk dalam pertimbangan digolongkan sebagai lingkungan. Dan pembagian sistem menjadi subsistem masih mungkin terjadi, atau membentuk beberapa sistem menjadi sistem yang lebih besar. Biasanya sistem dapat diberikan keadaan yang dirinci dengan jelas yang dapat diuraikan menjadi beberapa parameter ! Sistem termodinamika Sistem termodinamika adalah bagian dari jagat raya yang diperhitungkan. Sebuah batasan yang nyata atau imajinasi memisahkan sistem dengan jagat raya, yang disebut lingkungan. Klasifikasi sistem termodinamika berdasarkan pada sifat batas sistemlingkungan dan perpindahan materi, kalor dan entropi antara sistem dan lingkungan. Ada tiga jenis sistem berdasarkan jenis pertukaran yang terjadi antara sistem dan lingkungan: • sistem terisolasi: tak terjadi pertukaran panas, benda atau kerja dengan lingkungan. Contoh dari sistem terisolasi adalah wadah terisolasi, seperti tabung gas terisolasi. • sistem tertutup: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) tetapi tidak terjadi pertukaran benda dengan lingkungan. Rumah hijau adalah contoh dari sistem tertutup di mana terjadi pertukaran panas tetapi tidak terjadi pertukaran kerja dengan lingkungan. Apakah suatu sistem terjadi pertukaran panas, kerja atau keduanya biasanya dipertimbangkan sebagai sifat pembatasnya:

Ketika adikmu yang sangat nakal menjatuhkan gelas ke lantai hingga pecah. meskipun hanya penerimaan sedikit penarikan gravitasi. Untuk keadaan termodinamika tertentu. Dalam kenyataan. mendekati nilai maksimumnya. Perlu diketahui bahwa pernyataan khusus tersebut hanya bisa menjelaskan beberapa proses ireversibel saja. o pembatas rigid: tidak memperbolehkan pertukaran kerja. serpihan-serpihan . Biasanya seseorang berhadapan dengan properti sistem yang lebih besar. Hukum-hukum Dasar Termodinamika Terdapat empat Hukum Dasar yang berlaku di dalam sistem termodinamika.pembatas adiabatik: tidak memperbolehkan pertukaran panas. buah mangga yang lezat dan mengundang selera tidak pernah meluncur ke atas lagi. Setelah mencium tanah. Sebaliknya pernyataan om Kelvin dan om Planck berkaitan dengan prinsip kerja mesin kalor. karena pasti ada terjadi sedikit pencampuran. tetapi pada dasarnya kedua pernyataan ini berhubungan dengan perpindahan kalor. o • • Hukum Pertama Termodinamika Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. sebuah sistem tidak dapat terisolasi sepenuhnya dari lingkungan. • sistem terbuka: terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) dan benda dengan lingkungannya. Pernyataan om Clausius hanya menjelaskan perpindahan kalor dan kaitannya dengan prinsip kerja mesin pendingin. Dalam analisis sistem terisolasi. disebut fungsi keadaan dari sistem. energi yang masuk ke sistem sama dengan energi yang keluar dari sistem. banyak sifat dari sistem dispesifikasikan. maka ketiganya dalam saling setimbang satu dengan lainnya. Entropi (Pernyataan umum hukum kedua termodinamika) Dalam postingan sebelumnya kita sudah mempelajari beberapa pernyataan khusus hukum kedua termodinamika. yaitu: • Hukum Awal (Zeroth Law) Termodinamika Hukum ini menyatakan bahwa dua sistem dalam keadaan setimbang dengan sistem ketiga. Sebuah pembatas memperbolehkan pertukaran benda disebut permeabel. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan meningkatnya waktu. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem. masih banyak proses ireversibel lainnya tidak bisa dijelaskan menggunakan kedua pernyataan tersebut. Jumlah properti minimal yang harus dispesifikasikan untuk menjelaskan keadaan dari sistem tertentu ditentukan oleh Hukum fase Gibbs. Buku yang kita dorong tidak pernah bergerak kembali ke posisinya semula. Pengembangan hubungan antara properti dari keadaan yang berlainan dimungkinkan. Btw. Persamaan keadaan adalah contoh dari hubungan tersebut. Keadaan termodinamika Ketika sistem dalam keadaan seimbang dalam kondisi yang ditentukan. Properti yang tidak tergantung dengan jalur di mana sistem itu membentuk keadaan tersebut. dari jumlah minimal tersebut. Walaupun tampaknya berbeda. Bagian selanjutnya dalam seksi ini hanya mempertimbangkan properti. ini disebut dalam keadaan pasti (atau keadaan sistem). Hukum kedua Termodinamika Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi. yang merupakan fungsi keadaan. Samudra merupakan contoh dari sistem terbuka.

Untuk membantumu lebih memahami pembahasan ini. besarnya perubahan entropi yang dialami oleh suatu sistem. Karena Q = 0 maka delta S = 0. ketika sistem tersebut mendapat tambahan kalor (Q) pada suhu tetap dinyatakan melalui persamaan di bawah : Keterangan : Delta S = Perubahan entropi (Joule/Kelvin) Q = Kalor (Joule) T = Suhu (Kelvin) Entropi merupakan besaran yang menyatakan keadaan mikroskopis sistem. melakukan kerja dan membuang sejumlah kalor pada suhu 350 K. karenanya tidak bisa diketahui secara langsung. Yang kita tinjau hanya perubahan entropi saja… Mirip seperti perubahan energi dalam pada hukum pertama termodinamika. melalui sebuah besaran yang diberi julukan entropi (S). mikirin sendiri ya… hiks2… pisss… Karena pernyataan khusus hukum kedua termodinamika tidak bisa menjelaskan semua proses ireversibel maka kita membutuhkan pernyataan yang lebih umum. Adanya pernyataan umum ini diharapkan bisa menjelaskan semua proses ireversibel yang terjadi di alam semesta. Pernyataan umum hukum kedua termodinamika baru dirumuskan pada pertengahan abad kesembilan belas. kita obok-obok latihan soal saja : Contoh soal 1 : Sejumlah gas dalam sebuah wadah mengalami pemuaian adiabatik. tidak ada kalor yang masuk atau keluar sistem (gas). Mengenai hal ini akan dibahas kemudian… Besaran entropi pertama kali diperkenalkan oleh om Clausius dan diturunkan dari siklus om Carnot (mesin kalor sempurna). Berapakah perubahan entropi gas tersebut ? Panduan juawaban : Selama proses adiabatik. Karenanya entropi sistem tidak berubah alias selalu konstan. Bisa disimpulkan bahwa pada proses pemuaian adiabatik. Menurut om Clausius. tidak ada kalor yang masuk atau keluar dari sistem (Q = 0). Tentukan jumlah kalor yang terbuang dan perubahan entropi total dalam mesin selama satu siklus… . Selama penekanan adiabatik. Contoh soal 2 : Sebuah mesin Carnot menerima 2000 J kalor pada suhu 500 K.gelas yang tercecer di lantai tidak pernah ngumpul lagi dan membentuk gelas hingga utuh seperti semula… Apalagi ya… masih banyak atuh. Entropi bisa dianggap sebagai ukuran kuantitatif dari ketidakteraturan. entropi sistem tidak berubah alias selalu konstan… Bagaimanakah dengan penekanan adiabatik ? Pada dasarnya sama saja.

Selama pemuaian dan penekanan adiabatik. Sebaliknya jika sistem melepaskan kalor. Hasil yang sangat penting dari mesin Carnot adalah bahwa untuk mesin kalor yang sempurna. mesin membuang kalor (Q) sebanyak 1400 J pada suhu (T) 350 K. Karena Q = 0 maka perubahan entropi selama proses adiabatik = 0… proses proses proses sistem Selama pemuaian isotermal. Jika sistem menerima kalor. Karena mesin membuang kalor maka Q bertanda negatif. Q bertanda positif. Perubahan entropi mesin selama pemuaian isotermal adalah : Selama penekanan isotermal. Perubahan entropi mesin selama penekanan isotermal adalah : Perubahan entropi total = 4 J/K – 4 J/K = 0 . tidak ada kalor yang masuk atau keluar dari (Q = 0).Panduan jawaban : TH = 500 K QH = 2000 J TL = 350 K QL = ? Persamaan ini datangnya dari mana-kah ? ingat pembahasan mengenai mesin carnot. mesin menyedot kalor (Q) sebanyak 2000 J pada suhu (T) 500 K. Pahami perlahan-lahan… Ingat perjanjian tanda hukum pertama terModiNamikA. Sistem untuk kasus ini adalah mesin carnot… Selama satu siklus. Q bertanda negatif. Karena mesin menyedot kalor maka Q bertanda positif. mesin Carnot (mesin kalor sempurna) mengalami dua isotermal reversibel (pemuaian isotermal + penekanan isotermal) dan dua adiabatik reversibel (pemuaian adiabatik dan penekanan adiabatik). Kalor yang diterima (QH) sebanding dengan suhu TH dan Kalor yang dibuang (QL) sebanding dengan suhu TL.

pada proses reversibel. melakukan kerja dan membuang sejumlah kalor pada suhu 100 oC. mesin Carnot (mesin kalor sempurna) mengalami dua isotermal reversibel (pemuaian isotermal + penekanan isotermal) dan dua adiabatik reversibel (pemuaian adiabatik dan penekanan adiabatik). Selama pemuaian dan penekanan adiabatik. Dengan kata lain. mesin menyedot kalor (Q) sebanyak 600 J pada suhu (T) 300 K. Perubahan entropi mesin selama pemuaian isotermal adalah : Selama penekanan isotermal.Contoh soal 3 : Sebuah mesin kalor menerima kalor (Q) sebanyak 600 Joule pada suhu 300 oC. mesin membuang kalor (Q) sebanyak 200 J pada suhu (T) 100 K. tampak bahwa perubahan entropi total untuk proses reversibel = 0. Karena mesin membuang kalor maka Q bertanda negatif. Karena Q = 0 maka perubahan entropi selama proses adiabatik = 0… proses proses proses sistem Selama pemuaian isotermal. Perubahan entropi mesin selama penekanan isotermal adalah : Perubahan entropi total = 2 J/K – 2 J/K = 0 Dari contoh soal nomor 2 dan contoh soal nomor 3. Tentukan jumlah kalor yang terbuang dan perubahan entropi total dalam mesin selama satu siklus… Panduan jawaban : TH = 300 K QH = 600 J TL = 100 K QL = ? Selama satu siklus. Karena mesin menyedot kalor maka Q bertanda positif. tidak ada kalor yang masuk atau keluar dari (Q = 0). entropi total selalu konstan… .

udara. Jika massa air dalam gelas = 2 kg (gelas raksasa ). selama proses peleburan (es batu berubah menjadi air).45 x 103 J/K.34 x 105 J/Kg) Panduan juawaban : Massa es batu = 2 kg Suhu es batu = 0 oC + 273 = 273 K Kalor lebur air = 3.34 x 105 J/Kg Kalor yang diperlukan untuk meleburkan 2 kg es batu menjadi air adalah : Q = mL Q = (2 Kg)(3. Ingat ya. Es batu tersebut diletakkan di dalam sebuah wadah dan dijemur di bawah sinar matahari. Perhatikan bahwa entropi lingkungan (wadah.34 x 105 J/Kg) Q = 6. Karena mendapat sumbangan kalor dari udara dan matahari maka si es batu pun mencair… tentukan perubahan entropi es batu tersebut… (Kalor lebur air = 3. Sebaliknya jika perubahan suhu tidak terlalu besar.68 x 105 J Q = 668 x 103 J Ingat ya.Contoh soal 4 : Sebongkah es batu bermassa 2 kg memiliki suhu 0 oC. Contoh soal 5 : Segelas air bersuhu 26 oC dicampur dengan segelas air yang bersuhu 22 oC. Apabila suhu tidak konstan maka perhitungannya menjadi lebih beribet Seandainya perubahan suhu cukup besar maka perubahan entropi bisa diooprek menggunakan kalkulus. kita bisa menggunakan suhu rata-rata (lihat contoh soal 5). etc) tidak kita hitung… Perhitungan di atas tampaknya mudah karena suhu air konstan. perpindahan kalor alias panas termasuk proses ireversibel… Panduan jawaban : Kalor jenis air (c) = 4180 J/Kg Co . tentukan perubahan entropi air… Anggap saja air dicampur dalam sistem tertutup yang terisolasi. suhu selalu konstan. Karena suhu selalu konstan maka perubahan entropi es batu dihitung dengan suangat guampang : Entropi es batu bertambah sebanyak 2.

karenanya Q bertanda positif.107 J/K Entropi air dingin bertambah sebesar 56. Jumlah kalor yang dilepaskan oleh air panas ketika suhunya menurun dari 26 oC – 24 oC : Q = mc(delta T) = (2 Kg)(1 kkal/kg Co)(26 oC – 24 oC) = (2 Kg)(4180 J/kg Co)(2 oC) = 16720 J Jumlah kalor yang disedot oleh air dingin ketika suhunya meningkat dari 22 oC – 24 oC : Q = mc(delta T) = (2 Kg)(1 kkal/kg Co)(24 oC – 22 oC) = (2 Kg)(4180 J/kg Co)(2 oC) = 16720 J Perubahan entropi total = Perubahan entropi air panas + perubahan entropi air dingin Suhu rata-rata air panas = (26 oC + 24 oC) / 2 = 50 oC / 2 = 25 oC —.379 J/K . Ingat lagi perjanjian tanda Q (hukum pertama termodinamika) Entropi air panas menurun sebesar 56. karenanya Q bertanda negatif.25 + 273 = 298 K Suhu rata-rata air dingin = (22 oC + 24 oC) / 2 = 46 oC / 2 = 23 oC —. maka suhu akhir campuran = 24 oC (26 oC + 22 oC / 2 = 48 oC / 2 = 24 oC).486 J/K Entropi total bertambah sebesar 0. Karena massa air sama.Massa air = 2 Kg (massa air sama).23 + 273 = 296 K Air panas melepaskan kalor. Sebaliknya air dingin menyedot kalor.

Dari hasil pengoprekan ini. Jika dikaitkan dengan pernyataan umum hukum kedua termodinamika. ketidakteraturan cenderung bertambah. tetapi berlaku juga untuk semua kasus yang diteliti oleh para ilmuwan. hukum kedua malah mengatakan kepada kita bahwa entropi selalu bertambah. karenanya entropi juga selalu bertambah seiring berlalunya waktu. Hukum kedua termodinamika hanya dinyatakan dalam sebaris kalimat yang bikin mumet. tampak bahwa walaupun entropi sebagian sistem berkurang (-56. baca terlebih dahulu pesan-pesan berikut ini : Perlu diketahui bahwa konsep entropi pada mulanya hanya dihubungkan dengan proses ireversibel yang berkaitan dengan perubahan bentuk energi dan perpindahan energi. Makna ketidakteraturan di sini mungkin kurang jelas. Hukum kedua termodinamika agak berbeda dengan hukum-hukum fisika lainnya… Biasanya hukum fisika dinyatakan dalam bentuk persamaan (misalnya hukum kakek Newton) atau berupa hukum kekekalan (misalnya hukum kekekalan energi). Wah. Apabila proses terjadi secara ireversibel maka entropi total selalu bertambah… Pada dasarnya semua proses alamiah dalam kehidupan kita setiap hari bersifat ireversibel sehingga entropi total pasti bertambah. Kenyataan ini disimpulkan dalam sebaris kalimat gaul di bawah : Entropi total sistem dan lingkungan selalu bertambah akibat adanya proses ireversibel. Buah mangga tidak pernah meluncur ke atas dengan sendirinya karena energi dalam berubah menjadi energi kinetik. Pada dasarnya proses ireversibel terjadi setiap saat. Sebelum melangkah lebih jauh. Setelah dilahirkan. tetapi tidak pernah berkurang… Entropi total selalu tetap jika proses terjadi secara reversibel. Setelah terlepas dari tangkainya dan jatuh bebas hingga mencium tanah. Kalimat yang dicetak miring ini merupakan pernyataan umum hukum kedua termodinamika. Btw. Ini adalah beberapa contoh proses ireversibel yang berkaitan dengan perubahan bentuk energi dan perpindahan energi dari satu benda ke benda yang lain. entropi sebagian sistem bertambah dalam jumlah yang lebih besar (+ 56. Jadi entropi total suatu sistem tertutup yang terisolasi hanya bisa tetap atau bertambah. Sialnya lagi.486 J/K) sehingga entropi total selalu bertambah (+ 0. Proses tersebut hanya berlangsung pada satu arah saja.379 J/K). buah mangga tidak pernah meluncur ke atas lagi. entropi tuh sebenarnya apa sich ? Dari tadi bahas entropi melulu tapi gak ngerti2 entropi tuh artinya apa… hiks2… Dari pada pusink seribu keliling lebih baik kita langsung menuju ke sasaran saja… Entropi merupakan ukuran dari ketidakteraturan Entropi dapat dianggap sebagai ukuran dari ketidakteraturan. kita .107 J/K). Bertambahnya entropi total sistem tertutup yang terisolasi akibat adanya proses ireversibel ternyata tidak hanya berlaku pada perpindahan kalor antara campuran air panas dan air dingin yang kita analisis di atas. bisa dikatakan bahwa pada proses ireversibel. karenanya gurumuda jelaskan menggunakan contoh proses ireversibel yang terjadi dalam kehidupan sehari. Dengan kata lain. setiap proses ireversibel pada dasarnya menuju ke keadaan yang tidak teratur. Buku yang kita dorong lalu berhenti tidak pernah bergerak kembali ke arah kita. tetapi tidak pernah berlangsung pada arah sebaliknya. Buku tidak pernah meluncur ke arah kita karena kalor alias panas yang timbul akibat gesekan berubah menjadi energi kinetik. proses ireversibel yang terjadi di alam semesta ternyata tidak hanya berkaitan dengan perubahan bentuk energi dan perpindahan energi. Kalau entropi selalu bertambah seiring berlalunya waktu berarti suatu saat nanti entropi akan bernilai maksimum dunk. apa jadinya dunia nanti Btw.

susunan kelerengmu menjadi teratur seperti semula ? tidak mungkin terjadi… Silahkan dibuktikan kalau tidak percaya.bertumbuh menjadi bayi. pada mulanya kita mempunyai dua susunan molekul. remaja. anak-anak. yakni molekul yang mempunyai energi kinetik rata-rata yang besar (molekul-molekul penyusun benda panas) dan molekul yang mempunyai energi kinetik rata-rata yang kecil (molekul-molekul penyusun benda dingin). sebelah atasnya merah semua… Selanjutnya dirimu mengocok atau mengguncangkan wadah naik turun. Karena wadah digerakkan naik turun maka susunan kelereng yang pada mulanya sangat teratur berubah menjadi tidak teratur lagi (gambar kanan). kalor akan mengalir dengan sendirinya dari benda panas menuju benda dingin… Kalor berhenti mengalir setelah kedua benda yang bersentuhan mencapai suhu yang sama. dewasa lalu menjadi tua lapuk dan akhirnya mati dimakan cacing Apakah dirimu pernah melihat seorang tua berubah menjadi bayi ? tidak pernah… Handphone yang kita pakai lama kelamaan menjadi kusam dan rusak… Mobil baru yang pada mulanya licin dan bertenaga menjadi kurang licin dan lemas tak bertenaga setelah dirimu pakai selama beberapa tahun. dua susunan molekul tadi tidak bisa kita bedakan lagi. Ini hanya pengantar saja. susunan kelereng yang pada mulanya sangat teratur berubah menjadi tidak teratur. Susunan kelerengmu dalam wadah tampak sangat teratur… Sebelah bawahnya biru semua. Apakah dirimu pernah lihat mobil tua tiba-tiba saja menjadi baru lagi ? Atau Handphone kesayanganmu setiap hari semakin licin n bagus ? Tidak pernah… Setelah dipakai. setelah menyadari bahwa semua proses alamiah yang terjadi di alam semesta bersifat ireversibel maka konsep entropi menjadi meluas. Kelereng yang berwarna biru disusun secara rapi di bagian dasar. Kelereng tidak mungkin menjadi teratur seperti semula… Ini merupakan sebuah contoh proses ireversibel alias tidak dapat balik. Proses ini bersifat ireversibel… Nah. Pembahasannya tidak hanya meliputi proses termodinamika saja tetapi mencakup banyak proses ireversibel lainnya di alam semesta… Sekarang mari kita bahas beberapa proses ireversibel yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Setelah mengalami proses ireversibel. Terlebih dahulu kita tinjau sebuah proses ireversibel sederhana berikut. handphone menjadi kusam dan rusak. . Nah. Kelereng berwarna merah dan biru campur aduk menjadi satu Semakin diguncang. sedangkan kelereng berwarna merah disusun secara rapi di bagian atas (gambar kiri). Susunan molekul-molekul yang pada mulanya teratur berubah menjadi tidak teratur. Tataplah gambar di bawah dengan penuh semangat Misalnya dirimu punya sejumlah kelereng berwarna merah dan biru. Kelereng tersebut dimasukkan ke dalam sebuah wadah. Mobil juga demikian… Ini adalah beberapa contoh proses ireversibel yang tidak ada hubungannya dengan perubahan bentuk energi dan perpindahan energi…. susunan kelereng menjadi semakin tak teratur… Mungkin-kah setelah diguncang-guncang. Keteraturan telah berubah menjadi ketidakteraturan… Hal yang sama terjadi pada proses ireversibel lainnya. Setelah benda panas dan benda dingin mencapai suhu yang sama (molekul-molekul telah mempunyai energi kinetik rata-rata yang sama). biar dirimu paham dengan konsep entropi serta kaitannya dengan proses ireversibel. Ketika kita menyentuhkan benda panas dan benda dingin. Mirip seperti susunan kelereng di atas… Setelah kedua benda mencapai suhu yang sama.

dari bentuk energi yang berguna menjadi bentuk energi yang tidak berguna selalu menaikkan ketidakteraturan… Istilah gaulnya. belajar… Energi potensial gravitasi buah mangga bisa digunakan untuk membocorkan atap rumah Karena bentuk energi yang berguna bisa digunakan untuk melakukan kerja maka kita bisa mengatakan bahwa bentuk energi yang berguna tersebut lebih teratur. dalam kenyataannya buku yang sedang diam tidak meluncur kembali ke arah kita karena kalor alias panas berubah menjadi energi kinetik… Dua contoh ini menunjukkan bahwa kalor alias panas merupakan dua bentuk energi yang tidak berguna. energi kinetik buku telah berubah menjadi kalor alias panas (panas timbul akibat adanya gesekan). Lebih jauh lagi. kita bisa membuat kesimpulan mengenai hubungan antara bentuk energi dengan ukuran ketidakteraturan. Dengan demikian kita bisa mengatakan bahwa kalor alias panas dan energi dalam memiliki ketidakteraturan yang tinggi… Pada dasarnya proses perubahan bentuk energi. Nah. Energi potensial gravitasi air bisa digunakan untuk menggerakan turbin. Untuk lebih memahami konsep entropi. Bentuk energi yang tidak berguna tidak bisa digunakan untuk melakukan kerja. buku tersebut bergerak. Besaran yang menyatakan keadaan . sebaliknya sistem yang bisa melakukan kerja memiliki ketidakteraturan yang rendah… Dari hasil ini. Energi potensial kimia pada minyak bisa digunakan untuk menggerakan kendaraan. kita bisa membuat hubungan antara ukuran ketidakteraturan dengan kemampuan melakukan kerja. tidak ada lagi aliran kalor dari benda panas menuju benda dingin (ketidakteraturan bertambah). entropi selalu bertambah selama proses perubahan bentuk energi… Karena entropi selalu bertambah seiring berlalunya waktu maka semua bentuk energi yang berguna tersebut akan berubah bentuk menjadi tidak berguna. Energi potensial kimia dalam tubuh bisa kita gunakan untuk melakukan kerja.keteraturan susunan molekul berubah menjadi ketidakteraturan (ketidakteraturan bertambah akibat adanya perpindahan kalor yang bersifat ireversibel). Btw. sebaliknya bentuk energi yang tidak berguna lebih tidak teratur. tetapi bentuk energi yang teratur dan bisa digunakan untuk melakukan kerja berubah bentuk menjadi tidak teratur dan tidak bisa digunakan untuk melakukan kerja… Entropi dan statistik Sebelumnya kita sudah membahas bahwa entropi merupakan ukuran dari ketidakteraturan. Pada awal tulisan ini gurumuda sudah menjelaskan bahwa entropi merupakan besaran yang menyatakan keadaan mikroskopis sistem. Energi akan selalu kekal dalam proses perubahan bentuk energi. Karena tidak ada aliran kalor membuat mesin kalor tidak bekerja maka kita bisa mengatakan bahwa sistem yang tidak bisa melakukan kerja memiliki ketidakteraturan yang tinggi. aliran kalor dari benda panas menuju benda dingin bisa dianggap seperti aliran kalor dari daerah bersuhu tinggi menuju daerah bersuhu rendah pada mesin kalor. Mesin kalor tidak bisa melakukan kerja apabila tidak ada aliran kalor. Bentuk energi yang tidak berguna adalah energi dalam dan kalor alias panas… Setelah mencium tanah. kita bisa menggunakan pendekatan statistik. Adanya gaya gesekan membuat buku berhenti bergerak… Untuk kasus ini. Setiap proses ireversibel pada dasarnya menuju ke keadaan yang memiliki ketidakteraturan yang tinggi. Pemahaman akan konsep entropi menggunakan pendekatan statistik pertama kali digunakan oleh om Ludwig Boltzmann (1844-1906). Dengan demikian. jalan-jalan. gagasan ini mungkin tampak abstrak dan tidak terlalu jelas. Setelah mencapai suhu yang sama. buah mangga tidak pernah meluncur ke atas lagi karena energi dalam berubah menjadi energi kinetik… Setelah kita mendorong buku. Pada dasarnya bentuk energi yang bisa digunakan untuk melakukan kerja adalah energi potensial. Adanya aliran kalor dari daerah bersuhu tinggi menuju daerah bersuhu rendah membuat mesin kalor bisa melakukan kerja.

2 tulisan seratus rupiah (2 gambar. dirimu akan menemukan bahwa 2 gambar dan 2 tulisan paling sering muncul. terdapat 16 keadaan mikroskopis yang mungkin (Setiap uang receh mempunyai dua peluang. pada salah satu sisi terdapat gambar burung garuda dan sedangkan di sisi yang lain terdapat tulisan 100 rupiah. muncul gambar burung garuda semua (4 gambar). peluang munculnya 2 gambar dan 2 tulisan bisa mendekati 37. 3 tulisan). misalnya dirimu punya 4 uang receh seratus rupiah… kalau dirimu melempar keempat uang receh seratus rupiah di atas lantai.5 %. Punya uang receh seratus rupiah ? Uang receh seratus rupiah punya dua sisi. tataplah tabel di bawah dengan penuh kelembutan… pahami perlahan-lahan ya… Keadaan makroskopis 4 gambar 3 gambar. keempat. Sebaliknya. Sebaiknya dibuktikan saja… Silahkan melempar empat uang receh seratus rupiah sebanyak 100 kali (1000 kali kalau mampu ). GTGG. TGTG. muncul 3 gambar burung garuda. jika kita menyatakan keempat uang logam sebagai gambar atau tulisan. Sebaliknya peluang yang paling kecil adalah muncul 4 gambar atau 4 tulisan (Masing-masing memiliki 1 keadaan mikroskopis yang mungkin — 1/16 x 100% = 6. muncul tulisan seratus rupiah semua (4 tulisan)… Lima kemungkinan munculnya gambar atau tulisan ini kita sebut sebagai keadaan makroskopis (makro = besar). 1 tulisan 2 gambar. 1 tulisan seratus rupiah (3 gambar. 1 tulisan). TTGT. Misalnya kita punya 100 uang . berarti kita menyatakan keadaan mikroskopis (mikro = kecil)… Biar paham. belum tentu muncul 2 gambar dan 2 tulisan sebanyak 6 kali. kedua. Sebelumnya kita hanya meninjau 4 uang receh. GTTG.25 %). Catat data yang diperoleh dalam satu kali lemparan… Setelah melempar uang receh sebanyak 100 kali. peluang munculnya 2 gambar dan 2 tulisan mendekati 37. Apabila kita menambah jumlah uang receh maka jumlah keadaan mikroskopis semakin banyak. kelima. muncul 2 gambar burung garuda. 2 tulisan). Semakin banyak jumlah lemparan. kita bisa meninjau keterkaitan antara keadaan makroskopis dan keadaan mikroskopis. Peluang yang paling besar adalah muncul 2 gambar dan 2 tulisan (Terdapat 6 keadaan mikroskopis yang mungkin dari total 16 keadaan mikroskopis — 6/16 x 100 % = 37.5 % dari total jumlah lemparan. 3 tulisan seratus rupiah (1 gambar. 2 tulisan 1 gambar. GGTG. Tapi kalau kita melempar uang receh sebanyak ribuan kali. Empat uang receh mempunyai 16 kali peluang = 2 x 2 x 2 x 2 = 24 = 16). GTGT. Yang kita bahas ini hanya peluang alias probabilitas… Kalau kita melempar uang receh sebanyak 16 kali.makroskopis bisa diketahui secara langsung tetapi besaran yang menyatakan keadaan mikrokopis tidak bisa diketahui secara langsung. TTGG 6 TTTG. GTTT 4 TTTT 1 16 Dalam sekali lemparan. TGTT. TGGT.5 %). Untuk mengetahui keadaan mikroskopis.Jumlah keadaan T = tulisan) mikroskopis GGGG 1 GGGT. muncul 1 gambar burung garuda. 3 tulisan 4 tulisan Keadaan mikroskopis yang mungkin (G = gambar. dalam sekali lemparan akan ada lima kemungkinan yang berbeda : pertama. Nah. ketiga. TGGG 4 GGTT.

Artinya setiap proses yang terjadi di alam semesta adalah proses yang memiliki probabilitas atau peluang yang paling besar. tetapi peluang kejadiannya jauh lebih kecil.27 x 1030 keadaan mikroskopis yang mungkin… Peluang yang paling besar adalah muncul 50 gambar dan 50 tulisan (Terdapat 1.27 x 1030 keadaan mikroskopis). kita bisa menganggap semua gambar atau semua tulisan merupakan susunan yang teratur. kalor akan mengalir dengan sendirinya dari benda panas menuju benda dingin… benda panas memiliki molekul-molekul yang bergerak secara acak dan cepat. Keadaan mikroskopis yang mungkin dari jumlah ini tentu saja sangat besar. Keadaan yang paling mungkin adalah keadaan yang tidak teratur. posisi molekul menjadi tidak teratur. Jumlah uang receh yang kita tinjau sebelumnya cuma 100… dalam kenyataannya dalam satu mol saja terdapat 6. probabilitas atau peluang untuk mendapatkan susunan yang teratur (semua gambar atau semua tulisan) menjadi semakin kecil dan nyaris tidak mungkin… Sebaliknya susunan yang tidak teratur (separuh gambar dan separuh tulisan) memiliki probabilitas atau peluang yang jauh lebih besar. di mana kedua ruang dipisahkan oleh pembatas. sedangkan keadaan yang nyaris tidak mungkin adalah keadaan yang teratur. Wadah memiliki dua ruang. peluang munculnya 1000 gambar atau 1000 tulisan tentu saja semakin kecil dan semakin tidak mungkin. Ketika gelas jatuh hingga pecah sehingga serpihan-serpihan gelas tercecer di tanah. molekul-molekul gas akan berbondong-bondong nyebrang ke ruang sebelah kanan. Sebaliknya bertambahnya entropi memiliki peluang yang jauh lebih besar. Tetapi peluang kejadiannya sangat kecil sehingga tidak mungkin terjadi… ketika gelas masih utuh.02 x 1023 molekul… ini jumlah yang sangat besar. Ketika pembatas dilepas. Pernyataan hukum kedua termodinamika ini bisa kita pahami sebagai pernyataan probabilitas. Hukum kedua termodinamika tidak melarang penurunan entropi pada setiap proses ireversibel. Kelereng biru dan merah pada ilustrasi di atas bisa saja kembali ke susunannya semula yang teratur. Tetapi peluang untuk kembali ke susunan yang teratur jauh lebih kecil. Mula-mula gas berada dalam ruang sebelah kiri. sehingga keteraturan memiliki peluang yang sangat kecil dan nyaris tidak mungkin… Kalau kita menjatuhkan gelas ke lantai. terdapat 2100 = 1. Sebaliknya peluang yang paling kecil adalah muncul 100 gambar atau 100 tulisan (Masing-masing hanya memiliki 1 keadaan mikroskopis yang mungkin dari total 1. posisi molekul-molekul lebih teratur. Peluang molekul-molekul yang bergerak cepat tersebut untuk numbuk temannya atau nyebrang ke benda dingin jauh lebih besar daripada peluang molekul-molekul yang gerakannya lambat… siapa cepat dia dapat kalor bisa saja berpindah dari benda dingin ke benda panas. Untuk menghubungkan dengan konsep entropi. Sangat kecil dan nyaris tidak mungkin… Jika uang receh kita sebanyak 1000 keping.27 x 1030 keadaan mikroskopis). Dari hasil ini tampak bahwa ketidakteraturan berkaitan erat dengan probabilitas.receh… Dalam sekali lemparan. molekul-molekul tersebut mempunyai peluang yang besar . sedangkan separuh gambar dan separuh tulisan merupakan susunan yang tidak teratur. Apabila kita menyentuhkan benda panas dan benda dingin. serpihan-serpihan gelas yang tercecer di lantai bisa saja berkumpul lagi dan membentuk gelas hingga utuh seperti semula. Semakin banyak jumlah uang receh. Peluang untuk kembali ke posisi yang teratur sangat kecil sehingga mengharapkan bahwa molekul-molekul gelas tersebut ngumpul lagi adalah sesuatu yang mustahil.01 x 1029 keadaan mikroskopis yang mungkin dari total 1. sedangkan ruang sebelah kiri berisi molekul-molekul yang sedang bergerak secara acak. Ketka pembatas di buka. Susunan yang tidak teratur memiliki peluang yang jauh lebih besar. Demikian juga dengan pemuaian bebas yang dialami oleh gas dalam sebuah wadah tertutup. tetapi peluangnya sangat kecil bahkan nyaris tidak mungkin terjadi. Pernyataan umum hukum kedua termodinamika yang telah kita bahas sebelumnya mengatakan bahwa entropi atau ketidakteraturan selalu bertambah pada setiap proses ireversibel. Ruang sebelah kanan kosong. sebaliknya gerakan molekul-molekul penyusun benda dingin tidak terlalu cepat.

n=jumlah mol. Atau tiba-tiba saja seseorang mengatakan bahwa ia datang dari tahun 2036 (Jhon Titor) adalah sesuatu yang aneh dan melanggar arah proses alami… Hukum ketiga Termodinamika Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hal yang paling mungkin terjadi dan selalu terjadi dalam kehidupan kita adalah keteraturan selalu bergerak menuju ketidakteraturan. adiabatic 2. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut. waktu selalu berjalan maju. jika kalor ditambahkan (dipanaskan) atau kalor dikurangi (didinginkan) terhadap sistem. W=p Materi yang sudah dibahas (coba jelaskan ) 1. Jika kita melihat serpihan-serpihan gelas yang tercecer di lantai ngumpul lagi dan membentuk gelas hingga utuh seperti semula. hal tersebut kita anggap tidak normal dan melanggar hukum kedua termodinamika. Satu berbanding jutaan adalah peluang sangat kecil dan nyaris mustahil… Dari uraian panjang lebar dan bertele-tele sebelumnya. Hal tersebut tidak pernah terjadi dalam kehidupan kita setiap hari dan jika terjadi maka itu melangggar hukum kedua termodinamika. Dalam hal ini. tampak bahwa hukum kedua termodinamika mengatakan kepada kita bahwa setiap proses yang terjadi di alam semesta adalah proses yang paling mungkin terjadi. Arah proses pada setiap proses alami adalah menuju ke keadaan yang tidak teratur… Apabila kita melihat kejadian yang sebaliknya.02 x 1023 molekul… peluang yang mungkin bahwa semua molekul berada di ruang sebelah kiri adalah 1 dari jutaan kemungkinan yang ada. isobarik. dengan N = jumlah partikel. Arah di mana proses di alam terjadi (menuju entropi yang tinggi) ditentukan oleh peluang atau probabilitas… ketidakteraturan memiliki probabilitas yang jauh lebih besar sehingga lebih mungkin terjadi… Entropi = panah waktu Entropi disebut juga sebagai panah waktu. Usaha Luar Usaha luar dilakukan oleh sistem. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol. Jika seorang tua berubah menjadi bayi. kita bisa mengatakan bahwa kejadiannya terbalik. 3. isokorik. Usaha yang dilakukan oleh gas ketika volume berubah dari volume awal V1 menjadi volume akhir V2 pada tekanan p konstan dinyatakan sebagai hasil kali tekanan dengan perubahan volumenya. usaha luar akan dilakukan oleh gas tersebut. semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Grafik hubungan antara tekanan gas dan volume gas (grafik p-V) untuk berbagai proses.untuk nyebrang ke ruang kosong. dan NA=bilangan Avogadro =6. waktu tidak pernah berjalan mundur dan ketidakteraturan tidak pernah berubah dengan sendirinya menjadi keteraturan. Dalam satu mol saja terdapat 6. tidak mundur. Setelah molekul-molekul tersebut memenuhi seluruh volume wadah yang punya dua ruang tadi. mungkinkah semua molekul-molekul tersebut mengisi kembali ruang sebelah kiri ? bisa terjadi tetapi kemungkinannya sangat kecil. karena bisa mengatakan kepada kita mengenai arah berjalannya waktu. Jika kalor diterapkan kepada gas yang menyebabkan perubahan volume gas. hubungan antara jumlah mol-jumlah partikel N = nN A . Proses proses pada gas: isotermis.1023 molekul/mol • .022. yakni keadaan tidak teratur dengan sendirinya berubah menjadi teratur. kita bisa mengatakan bahwa peristiwa tersebut terbalik.

Hitung usaha yang dilakukan gas jika a.(4+2). p1 = 4.314 J mol -1K-1. W = luas trapezium =1/2x jumlah sisi sejajar x tinggi =1/2. persamaan gas ideal pV = nRT dengan p=tekanan gas (pascal).4. hubungan antara jumlah mol-massa zat m = nM dengan m=massa zat (gram). n=jumlah mol (mol). energi dalam gas monoatomik U = 3 2 3 5 nRT . gas dimampatkan pada tekanan tetap sehingga volumnya menjadi 0. gas diatomic U = nRT 2 2 5 2 7.5) = 4.5.105 joule .5 m 3 Menghitung Usaha yang dilakukan gas dari grafik p-V Jika grafik p-V diketahui maka usaha yang dilakukan dapat dihitung dengan cara menghitung luas daerah di bawah grafik tersebut Contoh Soal Perhatikan grafik p-V di samping. R= konstanta gas umum =8. V 2 =2 m3. hubungan antara perubahan energi dalam dengan perubahan suhu gas monoatomik ∆U = nR (T2 −T1 ) dan gas diatomic ∆U = nR (T2 −T1 ) Usaha yang dilakukan gas pada berbagai proses Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses isobaric V W = p ∆ = p( V2 −V1 ) W = Usaha…joule p = tekanan…paskal V1 = volume awal…m3 V2 = volume akhir…m3 Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses isokhorik W=0 Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses isotermik V2 W = nRT ln V1 Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses adiabatic Gas monoatomik Gas diatomic W = W= 3 nR( T1 −T2 ) 2 5 nR( T1 −T2 ) 2 Contoh soal Suatu gas dalam wadah yang memiliki volum 2 m 3 dan tekanan 4 atm.5 m3. V=volum gas (m3). gas memuai pada tekanan tetap sehingga volumnya menjadi 4 m 3 b. Jika V 1 =0. Karena gas memuai (proses ke kanan ) maka usaha bernilai positip. M=massa molekul atau massa atom (gram/mol) 5. T=suhu mutlak gas (K) 6.105 Pa. p2=2. berapa usaha yang dilakukan gas tersebut? Penyelesaian: Usaha dapat ditentukan dengan cara menghitung luas daerah di bawah grafik p-V.105 Pa.(2-0.105.

5)(450000-200000) W =½ x3.Menghitung usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses siklus Jika gas mengalami proses siklus A-B-C-D-A. sebagian digunakan untuk menaikkan energi dalam dan sisanya untuk melakukan usaha luar Q = ∆U +W yang diserap system…joule ∆ = kenaikan energi dalam system…joule U W =usaha yang dilakukan system…joule Catatan Sistem menyerap kalor ⇒ Q = + System melepas kalor ⇒Q = − Suhu system naik ⇒ ∆U = + Suhu system turun ⇒ ∆U = − Sistem memuai ⇒ W = + System menyusut ⇒ W = − Contoh Soal Gas dalam suatu ruangan tertutup menyerap kalor 2500 joule dan dalam waktu yang bersamaan melakukan usaha sebesar 3000 joule. bagaimana suhu gas itu setelah proses? Penyelesaian Q = 2500 J. Proses isotermis ⇒ suhu tetap ⇒ tidak ada perubahan energi dalam ⇒ ∆ U = 0 → Q = W (kalor yang diserap seluruhnya digunakan untuk melakukan usaha) Q =kalor 2. W = 3000 J Q =∆ U + W 2500 = ∆ U + 3000 ∆ U =-500 J ∆ U = negative ⇒ suhu turun Penerapan Hukum I termodinamika pada berbagai proses gas 1. Penyelesaian: Usaha = luas siklus W = luas segitiga W = ½ x alas x tinggi W = ½ (4-0.5x250000 W = 437500 J HUKUM I TERMODINAMIKA Kalor yang diserap system. W = luas bidang ABCD Contoh Soal Hitunglah usaha yang dilakukan jika gas melakukan proses A-B-C seperti terlihat pada grafik p-V di bawah ini. Berapa perubahan energi dalamnya. Proses isobaris ⇒ Q = ∆ U + W . maka usaha yang dilakukan selama satu siklus tersebut sama dengan luas siklus.

3. R = 8. Berapa usaha yang dilakukan gas tersebut? Berapa pula kalor yang diserap gas itu? 4. terdiri dari dua proses isothermal dan dua proses adiabatic A-B pemuaian secara isothermal system menyerap kalor Q1 B-C pemuaian secara adiabatic C-D pemampatan secara isothermal system melepas kalor Q2 D-A pemampatan adiabatic Karena proses kembali ke keadaan awal. Ketika usaha 2000 J diberikan secara adiabatic untuk memampatkan ½ mol gas ideal mono atomik. 2.5 mol gas hydrogen yang bersuhu 270C. Dalam suatu wadah yang tertutup terdapat 2. Proses adiabatik ⇒ Q = 0 ⇒ ∆ U + W = 0 ⇒ W = -∆ U (usaha yang dilakukan gas sama dengan penurunan energi dalam gas) Latihan Soal (Tugas I) 1. Berapa perubahan energi dalamnya? Bagaimana suhu gas helium itu? 5. Gas helium dalam silinder yang tertutup piston melepas kalor 1000 joule.5 m3. dan dalam waktu yang bersamaan melakukan usaha sebesar 2400 joule. Gas ideal dalam ruangan tertutup volumnya 0. tidak terjadi perubahan energi dalam (∆ U = 0).000 Pa. bertekanan 300. Suatu system termodinamika menjalankan suatu proses di mana energi dalamnya berkurang sebesar 500 J dan serentak usaha sebesar 180 J dikerjakan pada system. Proses isokhorik ⇒ volume tetap ⇒ tidak melakukan usaha ⇒ W = 0 ⇒ Q =∆ U ( kalor yang diserap hanya digunakan untuk menaikkan energi dalam gas ) 4. kemudian memuai secara isotermis hingga volumnya menjadi 2m3. Berapa tekanan gas hydrogen tersebut. Tabung gas yang volumnya 200 liter berisi 1. Penerapan hukum I termodinamika pada siklus Carnot menjadi Q =∆ U + W Q1 – Q2 = 0 + W W = Q1 – Q2 W = usaha yang dilakukan mesin Q1 = kalor yang diserap dari sumber kalor bersuhu tinggi T1 Q2 = kalor yang dilepas ke sumber kalor suhu rendah T2 Efisiensi mesin kalor Efisiensi suatu mesin didefinisikan sebagai perbandingan antara kerja yang dilakukan (output) dengan kalor yang diserap mesin (input) η =Q 1 η W = efisiensi mesin = usaha (kerja) yang dilakukan mesin (output) W . Hitunglah banyaknya molekul gas oksigen tersebut. berarti suhu system dalam satu siklus tidak berubah. dan bersuhu 470C. Hitung banyaknya kalor yang terlibat pada proses tersebut.5 mol gas oksigen. Apakah kalor tersebut masuk ke dalam atau keluar dari system? Siklus Carnot Siklus Carnot adalah siklus mesin kalor ideal.3. suhu mutlaknya menjadi dua kali semula.31 J/(mol K) 6. Tentukan suhu awal gas.

Dalam satu siklus.36.Q1 = kalor yang diserap mesin (input) Karena W = Q1 – Q2 maka Q1 − Q2 Q =1− 2 η = Q1 Q1 Untuk mesin Carnot Q2/Q1 = T2/T1 maka efisiensi mesin Carnot dapat dinyatakan dengan T2 η =1 − T1 η = efisiensi mesin carnot (efisiensi maksimum mesin kalor) T1 = suhu mutlak reservoir suhu tinggi…K T2 = suhu mutlak reservoir suhu rendah…K Contoh soal Sebuah mesin menyerap kalor dari sumber kalor bersuhu 6890C dan membuang kalor pada sumber kalor bersuhu 3970C. Jika mesin tersebut menyerap kalor 800 J dari sumber panas. Sebuah mesin Carnot bekerja diantara dua sumber panas 4870C dan sumber dingin 1070C.T2/T1’ → 0. sebuah mesin Carnot mengambil kalor sebanyak 350 J dari sumber bersuhu 580 K dan melepaskan kalor ke sumber bersuhu 300 K. Berapakah suhu sumber tinggi harus dinaikkan agar efisiensinya naik menjadi 50%? . Berapa efisiensi maksimum mesin kalor itu? Penyelesaian T1 = 689 + 273 = 962 K T2 = 397 + 273 = 660 K Efisiensi maksimum (efisiensi mesin carnot ) T2 670 ). berapa jumlah kalor yang dibuang dari mesin? 3. dengan asumsi suhu sumber rendah tetapT2 =640 K.T2/T1 → 0. berapa usaha yang dilakukan tiap satu siklus? 2.100% = 30% η =1 − = (1 − T1 962 Bagaimana caranya menaikkan efisiensi mesin carnot? Untuk menaikkan efisiensi mesin carnot caranya yaitu dengan menaikkan suhu reservoir (sumber kalor) suhu tinggi (T1) Contoh soal Sebuah mesin Carrnot yang menggunakan sumber suhu tinggi 800 K mempunyai efisiensi 20%.36 = 1 -640/T1’ →640/T1’ = 0.2.64 →T1’ = 1000 K Latihan soal (Tugas II) 1. Sebuah mesin Carnot yang menggunakan sumber suhu tinggi 800 K mempunyai efisiensi sebesar 40%.2 = 1 – T2/800 →T2/800 = 0. Untuk menaikkan efisiensi menjadi 36%. η ’ = 1 . (a).8 → T2 = 640 K Sekarang hitung suhu sumber tinggi yang baru T1’ untuk mendapatkan efisiensi η ’ = 36% =0. Berapa efisiensi mesin itu? (b). berapakah suhu sumber tinggi harus dinaikkan? Jawab: Hitung dahulu suhu sumber rendah T2 dari data awal η =20%=0. suhu tinggi T1= 800 K η = 1 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful