BAB I PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang Masalah Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 Waktu Indonesia Barat. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum. Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961.Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975. Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.

1

3. Rumusan Masalah 1. 2 . Tujuan Makalah 1.1. 2. Untuk mengetahui Pembangunan dan Rancang Bangun Tugu Monas. Bagaimana Ukuran dan Isi Monas ? 3. Untuk mengetahui Bagaimana Ukuran dan Isi Monas.3.2. Untuk mengetahui bagaimana sejarah Monumen Nasional. Pembangunan dan Rancang Bangun Tugu Monas ? 1. Bagaimana sejarah Monumen Nasional ? 2.

1.M. Sukarno kemudian meminta arsitek R. melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. ke dalam rancangan monumen itu. Akan tetapi Sukarno kurang menyukai rancangan itu dan ia menginginkan monumen itu berbentuk lingga dan yoni. antara lain menggambarkan karakter bangsa Indonesia dan dapat bertahan selama berabadabad. agar terus membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan 3 . Silaban kemudian diminta merancang monumen dengan tema seperti itu. 8 dan 45. Sayembara kedua digelar pada tahun 1960 tapi sekali lagi tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria. dan menyarankan pembangunan ditunda hingga ekonomi Indonesia membaik. akan tetapi hanya satu karya yang dibuat oleh Frederich Silaban yang memenuhi kriteria yang ditentukan komite. Presiden Sukarno mulai memikirkan pembangunan sebuah monumen nasional yang setara dengan Menara Eiffel di lapangan tepat di depan Istana Merdeka. Soedarsono untuk melanjutkan rancangan itu. Terdapat 51 karya yang masuk. Pada tanggal 17 Agustus 1954 sebuah komite nasional dibentuk dan sayembara perancangan monumen nasional digelar pada tahun 1955. Pembangunan tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia mendatang. Tugu Peringatan Nasional ini kemudian dibangun pada masa revolusi kemerdekaan 1945. Silaban menolak merancang bangunan yang lebih kecil. terlebih kondisi ekonomi saat itu cukup buruk. Ketua juri kemudian meminta Silaban untuk menunjukkan rancangannya kepada Sukarno.BAB II PEMBAHASAN 2. Soedarsono memasukkan angka 17. Sejarah Monas Setelah pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Jakarta setelah sebelumnya berkedudukan di Yogyakarta pada tahun 1950 menyusul pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintah Belanda pada tahun 1949. akan tetapi rancangan yang diajukan Silaban terlalu luar biasa sehingga biayanya sangat besar dan tidak mampu ditanggung oleh anggaran negara.

Pelataran Bawah Pelataran bawah luasnya 45x45 m.5 ton. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah. Bahkan jika udara cerah. mulai dibangun 17 Agustus 1961. pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit.2. pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. 4 . Lidah Api Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. M. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan. Untuk mencapai pelataran puncak.di areal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer. pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. 2. Pelataran Puncak Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Dari pelataran puncak Monas. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Soedarsono.Ukuran dan Isi Monas Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni.

Lapangan Monas mengalami lima kali penggantian nama yaitu Lapangan Gambir. Pembangunan dan Rancang Bangun Tugu Monas Pembangunan terdiri atas tiga tahap. antara lain kebocoran air yang menggenangi museum. 5 .Museum Sejarah Perjuangan Nasional Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tahap pertama. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI. Pada hari-hari libur Medan Merdeka dipenuhi pengunjung yang berekreasi menikmati pemandangan Tugu Monas dan melakukan berbagai aktivitas dalam taman. Di sekeliling tugu terdapat taman. Lapangan Monas. Tahap akhir berlangsung pada tahun 1969-1976 dengan menambahkan diorama pada museum sejarah. masalah masih saja terjadi. kurun 1961/1962 1964/1965 dimulai dengan dimulainya secara resmi pembangunan pada tanggal 17 Agustus 1961 dengan Sukarno secara seremonial menancapkan pasak beton pertama.3. Pembangunan obelisk kemudian dimulai dan akhirnya rampung pada bulan Agustus 1963. 2. Lapangan Ikada. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Lapangan Merdeka. Keseluruhan pemancangan fondasi rampung pada bulan Maret 1962. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. tahap ini sempat tertunda. Meskipun pembangunan telah rampung. Total 284 pasak beton digunakan sebagai fondasi bangunan. Dinding museum di dasar bangunan selesai pada bulan Oktober. Sebanyak 360 pasak bumi ditanamkan untuk fondasi museum sejarah nasional. dan Taman Monas. Tingginya yaitu 8 meter. dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga. Monumen secara resmi dibuka untuk umum dan diresmikan pada tanggal 12 Juli 1975 oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto. Pembangunan tahap kedua berlangsung pada kurun 1966 hingga 1968 akibat terjadinya Gerakan 30 September 1965 (G-30-S/PKI) dan upaya kudeta.[4][5] Lokasi pembangunan monumen ini dikenal dengan nama Medan Merdeka.

Pintu masuk Monas terdapat di taman Medan Merdeka Utara dekat patung Pangeran Diponegoro.7 meter obelisk di atas landasan persegi setinggi The 17 meter. Dengan demikian rancang bangun Monas penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. elemen feminin yang pasif dan negatif. Coberlato[7] sebagai sumbangan oleh Konsulat Jendral Honores. serta melambangkan siang hari. elemen maskulin yang bersifat aktif dan positif. Monumen terdiri atas 117. Tugu obelisk yang menjulang tinggi adalah lingga yang melambangkan laki-laki.[6] Lingga dan yoni merupakan lambang kesuburan dan kesatuan harmonis yang saling melengkapi sedari masa prasejarah Indonesia. masuk ke dalam museum sejarah nasional melalui pintu di sudut timur laut. Loket tiket berada di ujung terowongan. Monumen ini dilapisi dengan marmer Italia. 6 . Lingga dan Yoni. pelataran cawan. atau langsung naik ke tengah menuju ruang kemerdekaan atau lift menuju pelataran puncak monumen. Selain itu bentuk Tugu Monas juga dapat ditafsirkan sebagai sepasang "alu" dan "lesung". pengunjung dapat melanjutkan berkeliling melihat relief sejarah perjuangan Indonesia. Kolam di Taman Medan Merdeka Utara berukuran 25 x 25 meter dirancang sebagai bagian dari sistem pendingin udara sekaligus mempercantik penampilan Taman Monas. Ketika pengunjung naik kembali ke permukaan tanah di sisi utara Monas. Pintu masuk melalui terowongan yang berada 3 m di bawah taman dan jalan silang Monas inilah. terbuat dari perunggu seberat 8 ton. alat penumbuk padi yang didapati dalam setiap rumah tangga petani tradisional Indonesia. Sementara pelataran cawan landasan obelisk adalah Yoni yang melambangkan perempuan. Prof. pintu masuk pengunjung menuju tugu Monas. Di dekatnya terdapat kolam air mancur dan patung Pangeran Diponegoro yang sedang menunggang kudanya. Patung itu dibuat oleh pemahat Italia.Rancang bangun Tugu Monas berdasarkan pada konsep pasangan universal yang abadi. Dr Mario Bross di Indonesia. serta melambangkan malam hari.

menampilkan sejarah Singhasari dan Majapahit. Relief ini berlanjut secara kronologis searah jarum jam menuju sudut tenggara. Sumpah Pemuda. barat daya. Pendudukan Jepang dan Perang Dunia II. dan barat laut. terbentuknya organisasi modern yang memperjuangkan Indonesia Merdeka pada awal abad ke-20. Secara kronologis menggambarkan masa penjajahan Belanda. Museum Sejarah Nasional 7 . hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern. Relief dan patung-patung ini dibuat dari semen dengan kerangka pipa atau logam. proklamasi kemerdekaan Indonesia disusul Revolusi dan Perang kemerdekaan Republik Indonesia.Relief Sejarah Indonesia Relief timbul sejarah Indonesia menampilkan Gajah Mada dan sejarah Majapahit Pada halaman luar mengelilingi monumen. sayang sekali beberapa patung dan arca mulai rontok dan rusak akibat hujan dan cuaca tropis. Relief ini bermula di sudut timur laut dengan mengabadikan kejayaan Nusantara di masa lampau. pada tiap sudutnya terdapat relief timbul yang menggambarkan sejarah Indonesia. perlawanan rakyat Indonesia dan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia.

mulai masa pra sejarah. peta kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlapis emas. disusul masa penjajahan bangsa Eropa yang disusul perlawanan para pahlawan nasional pra kemerdekaan melawan VOC dan pemerintah Hindia Belanda. hingga masa Orde Baru di masa pemerintahan Suharto. Ruangan ini dapat dicapai melalui tangga berputar di dari pintu sisi utara dan selatan. lambang negara Indonesia. Ruang besar museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter. terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia. Diorama ini menampilkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru. masa kemaharajaan kuno seperti Sriwijaya dan Majapahit. Ruangan ini menyimpan simbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia. Diorama ini dimula dari sudut timur laut bergerak searah jarum jam menelusuri perjalanan sejarah Indonesia. sehingga menjadi total 51 diorama. dan bendera merah putih. pendudukan Jepang.Pelajar memperhatikan diorama sejarah Indonesia Di bagian dasar monumen pada kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah. dan dinding yang bertulis naskah Proklamasi 8 . Diorama berlangsung terus hingga masa pergerakan nasional Indonesia awal abad ke-20. dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Ruang Kemerdekaan Ruang kemerdekaan Di bagian dalam cawan monumen terdapat Ruang Kemerdekaan berbentuk amphitheater. perang kemerdekaan dan masa revolusi. Diantaranya naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan dalam kotak kaca di dalam gerbang berlapis emas. Ruangan besar berlapis marmer ini terdapat 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama di tengah.

Pintu ini terletak pada dinding sisi barat tepat di tengah ruangan dan berlapis marmer hitam. melambangkan lokasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional ini digunakan sebagai ruang tenang untuk mengheningkan cipta dan bermeditasi mengenang hakikat kemerdekaan dan perjuangan bangsa Indonesia. Pada sisi timur terdapat tulisan naskah proklamasi berhuruf perunggu. bendera suci ini tidak dipamerkan.5 ton dan berlapis emas. Akan tetapi karena kondisinya sudah semakin tua dan rapuh. seharusnya sisi ini menampilkan bendera yang paling suci dan dimuliakan Sang Saka Merah Putih. Pada sisi selatan terdapat patung Garuda Pancasila. Pintu ini dikenal dengan nama Gerbang Kemerdekaan yang secara mekanis akan membuka seraya memperdengarkan lagu "Padamu Negeri" diikuti kemudian oleh rekaman suara Sukarno tengah membacakan naskah proklamasi pada 17 Agustus 1945. Sisi utara diding marmer hitam ini menampilkan kepulauan Nusantara berlapis emas. Naskah asli proklamasi kemerdekaan Indonesia disimpan dalam kotak kaca dalam pintu gerbang berlapis emas. serta bunga Teratai yang melambangkan kesucian.Kemerdekaan Republik Indonesia. yang aslinya dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945. lambang negara Indonesia terbuat dari perunggu seberat 3. Pintu mekanis ini terbuat dari perunggu seberat 4 ton berlapis emas dihiasi ukiran bunga Wijaya Kusuma yang melambangkan keabadian. Pelataran Puncak dan Api Kemerdekaan Pelataran setinggi 115 meter tempat pengunjung dapat menikmati panorama Jakarta dari ketinggian Sebuah elevator (lift) pada pintu sisi selatan akan membawa pengunjung menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari 9 .[1][8].

Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14. atau melalui tangga mencapai dasar cawan. semuanya merupakan pelestarian angka keramat Proklamasi Kemerdekaan RI (17-8-1945). Taman Monas 10 . akan tetapi untuk menyambut perayaan setengah abad (50 tahun) kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995. Awalnya nyala api perunggu ini dilapisi lembaran emas seberat 35 kilogram[1]. Dari pelataran puncak tugu Monas. berukuran 45 x 45 meter. Lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Puncak tugu berupa "Api Nan Tak Kunjung Padam" yang bermakna agar Bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam berjuang dan tidak pernah surut atau padam sepanjang masa. Lift ini berkapasitas 11 orang sekali angkut. Jawa Barat. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Bila kondisi cuaca cerah tanpa asap kabut. lembaran emas ini dilapis ulang sehingga mencapai berat 50 kilogram lembaran emas.5 ton dan dilapisi emas 35 Kilogram. Pelataran cawan dapat dicapai melalui elevator ketika turun dari pelataran puncak. Luas pelataran yang berbentuk bujur sangkar. pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Pelataran puncak ini dapat menampung sekitar 50 orang. serta terdapat teropong untuk melihat panorama Jakarta lebih dekat. sedangkan rentang tinggi antara ruang museum sejarah ke dasar cawan adalah 8 m (3 meter dibawah tanah ditambah 5 meter tangga menuju dasar cawan). Lidah api ini sebagai simbol semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan.permukaan tanah. Pelataran cawan memberikan pemandangan bagi pengunjung dari ketinggian 17 meter dari permukaan tanah. di arah ke selatan terlihat dari kejauhan Gunung Salak di wilayah kabupaten Bogor. arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil. Tinggi pelataran cawan dari dasar 17 meter.

Selain itu Anda juga dapat berolahraga di taman ini bersama teman maupun keluarga. Anda pun dapat melalui pintu masuk di pelataran Monas bagian utara. Anda pun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. tersedia lapangan parkir khusus IRTI. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. selain berolahraga di Taman Monas. Pertunjukan air mancur menari ini sangat menarik untuk ditonton pada malam hari. Taman Monas juga dilengkapi dengan kolam air mancur menari. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas. Anda dapat menggunakan KRL Jabodetabek jenis express yang berhenti di Stasiun Gambir. Di taman ini Anda dapat bermain bersama kawanan rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor untuk meramaikan taman ini. atau Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Stasiun Gambir. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum Wisata Monas Untuk mengunjungi Monas.00 pagi hingga jam 16. Jam buka Monas adalah jam 9. Anda dapat menggunakan kereta wisata. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang bisa digunakan siapapun.Pijat Refleksi di Monas Anda juga dapat menghilangkan rasa jenuh Anda dengan menikmati Taman Monas. Anda pun dapat menggunakan fasilitas transportasi Bus Trans Jakarta. Untuk dapat masuk ke bangunan Monas. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini. Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro. Jika Anda pengguna kereta api. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi. yaitu sebuah hutan kota yang dirancang dengan taman yang indah. Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini. Di taman ini disediakan batu-batuan yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi.00 sore.Monas dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk berwisata bersama 11 . Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan. ada banyak jenis transportasi yang dapat Anda gunakan.

12 .keluarga dan tempat mendidik anak-anak untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan Taman Monas agar tetap indah untuk dinikmati siapapun. Anda pun dapat menikmati udara segar dari rindangnya pepohonan di Monas.

Lidah Api Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14. Museum Sejarah Perjuangan Nasional Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Frederich Silaban dan Ir. 13 . Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Untuk mencapai pelataran puncak. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1961. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah. Bahkan jika udara cerah. Rooseno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975. Dari pelataran puncak Monas. Pelataran Puncak Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu. pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Pelataran Bawah Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono.Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan. Terletak di pusat kota Jakarta. pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta.5 ton. menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya.BAB III KESIMPULAN Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta.

A. Jakarta Capital City Administration (1996). (2008) Medan Merdeka . No ISBN Jakarta Local Government website: Museums in Jakarta National Monument Office. Yayasan Cipta Loka Caraka. National Monument: The Monument of the Indonesian National Struggle ISBN 979-95172-0-6 • • 14 .DAFTAR PUSTAKA • Heuken.Jantung Ibukota RI. Jakarta.

15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful