MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. Sedangkan. Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. Dengan kata lain.KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A. Adapun. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia.8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial. dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. . Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon.500 pulau. Afrika Tengah. akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. Bahkan. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai.940 ton per tahunnya. bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut. menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing. 167. daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru. Padahal. Namun. berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik). Selat Makassar. Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik). sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. Asia Tenggara. Menurut data. dimana hampir 70 % (5. Laut Natuna. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun.

yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. mahasiswa diharapkan dapat: 5. Menjelaskan keterlibatan individu. perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. C. 10. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. dalMenjelaskan . D. regional maupun internasional. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. Di samping merugikan negara secara finansial. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Disamping itu. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya.Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. 11.

terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada. Dimana.E. Keaktifan di kelas 8. meliputi aspek: 7. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A. dalam UU tersebut (ZEE). Kedua. Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. tata kerama/ sopan santun 9. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif . begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. Kerjasam team 10.misalnya. Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. keaktifan berdiskusi 11. kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. namun para pelakunya dihukum ringan. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. pada ayat (2). Namun. Pada pasal 29 ayat (1) .

Ketiga. padahal menurut UUNo. Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. RRC. setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. Kelima. pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. Philipina. hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan. Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Sedangkan. kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya. Ironisnya. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. Sehingga. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat. Departemen . namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan. Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing. banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. Ironisnya. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). Thailand. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya.penjara maksimal 5 tahun. Keenam. Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. Disamping itu. di wilayah Timur Indonesia dari 5.31/2004 tentang perikanan. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran.

sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. menciptkan lapangan kerja. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. Departemen Pertahanan. Disamping itu. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . khsusnya wilayah laut. Disamping itu. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. dan Pemerintah Daerah. Kepolisian RI. Thailand. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. Departemen Luar Negeri. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia). dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina. Untuk meminimalkan illegal fishing. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . Ketujuh. Taiwan. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. pelaksanaan Permen no 17. Sehingga. namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal.Perhubungan. Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. Kejaksaan Agung. melindungi nelayan tradsional. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing. dan RRC. mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia. Demikian pula. Demikian pula. dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah.

Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru. Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. Namun. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing. Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada. yaitu: 1. dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. operasi pembalakan diluar petak tebangan. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. . Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari. tetapi juga dapat merusak ekositem laut.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis. B. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan. Ironisnya. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan.Dari gambaran di atas. pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah.termasuk terumbu karang. Menurut Ministry of State of Environment.

Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging. hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. Akan tetapi. Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat . Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging. Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. 2. paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). pulp. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. Jadi dengan kata lain. perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun.Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. gergajian. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. cagar alam. dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. dll). Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional.

5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. . Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. 4. Amerika Latin. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. Sindikat regional dan internasional. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab. dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional. Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. konsumsi lokal. Singapura. 3.berjalan dengan semestinya. besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri. darat. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. lemahnya penegakan hukum.

996 meter kubik. dan Kamerun. Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi. Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video.136 meter kubik.686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan. Brazil. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar. dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19. Malaysia.5 miliar per tahun. 2006). Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta. Timber for analysist UNDP 2006. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. senilai US$ 1. tahun 1999 Inggris mengimpor 1. dan Brazil. Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80.249 meter kubik per tahun-nya.0 milyar USD). Bab III (2001). . Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar. “The Final Cut. namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting. Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia. Tahun 1999.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215.6 juta meter kubik kayu. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa. kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia. Dari negara anggota Uni Eropa. memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar.000 meter kubik per tahunnya.

sebesar 50% dari jumlah panennya. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia. Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya. dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. terutama Indonesia. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah.600 dollar AS per meter kubiknya). sebesar 4. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah. dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi. misalnya Kamerun. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan.3 juta m³. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan.6 juta m³. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan. Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. Sementara itu. disusul Belgia. Ghana sebesar 2. Kondisi yang . dan Belanda. Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis. misalnya Kamboja. untuk negaranegara Afrika. lebih dari 2 kali panen resmi. Di negara-negara Asia Tenggara. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi.Di Brazil. Demikian pula di Rusia. hampir 10 kali tebangan resmi. Jerman.

Tragisnya lagi. setengah jadi. Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya. Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan. Masalah pokoknya ada . Hasilnya. Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja. hanya dengan derajat yang berbeda. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan.bahan dari kayu curian tadi. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu. pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang. Bahan . Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia. Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS.2001. baik dalam bentuk log. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia. maupun produk furnitur. Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat. pemda. Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia. dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . 2. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu.

Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan. Bahkan. diurus dan dimanfaatkan secara . Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001. yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas".7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan. di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas.Hutan di Indonesia. Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia. meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum. dan Kalimantan selama 10 tahun. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. dan ekonomi. karenanya wajib disyukuri.Selama tahun 1999-2000. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar. pengelolaan sumberdaya hayati. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. meskipun berdasarkan data perkiraan. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia. masyarakat. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998. Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan. Scotland dkk. Sumatra.pada struktur dan kinerja pemerintahan. Sayang.

akibat lemahnya aparat terkait. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan. jaksa dan instansi lainnya). hutan produksi (35. Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. aparat di Indonesia (Polri. 72 % hutan Indonesia musnah. Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun.8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi.8 juta hektare per tahun. Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) .6 juta hektare).6 juta hektare). menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi. 72% sudah rusak akibat illegal logging. bahkan cenderung makin sistematis. Namun.4 juta hektare).2 juta hektare).Saat ini. praktiknya selalu menyesuaikan diri. kawasan lindung (32. Modus yang digunakan kian beragam. Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit. sampai dengan 2005. memiliki kawasan hutan 126. Bagi mereka (cukong). termasuk hutan yang berada di Papua. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). . fungsi konservasi (23. Namun.optimal. Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat. Sementara itu. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi. dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit. dan hutan produksi konversi (14. Kemudian. mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun. modus pembalakan liar senantiasa berkembang. Hutan yang berada di Indonesia. hutan produksi terbatas (21. TNI.0 juta hektare). kebakaran hutan. beberapa waktu lalu.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah. polisi kehutanan. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare. setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial. tunduk dengan cukong akibat uang. Pemerintah pernah mengklaim. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. Yaitu. praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi.

kedua.8 juta hektar hutan. dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh. asumsi pertama.setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang. dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh . menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin.Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan. saat . Dengan cara tersebut.Nias. Pertama. permintaan dari pasar kayu internasional. Sedangkan di Aceh..Kedua adalah sistem lelang. tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal. ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. Bappenas. sangat tidak mungkin BRR Aceh . dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. ketiga. yakni faktor ekonomi masyarakat. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. Namun. 68% . Indonesia adalah pemilik 126. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut. Sedangkan ketiga.nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik. pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar. Misalnya. namun digunakan di hutan lindung. proses rekonstruksi. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal. boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun. Laporan NRM. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan. MFP.

dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan. hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis. dinas kehutanan. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. Pengkoordiansian antara . Artinya. polisi. Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa.ini. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia.000 meter kubik. tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri. Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen. masyarakat. Sebagai contoh. tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini. Indonesia mengekspor 4.500 meter kubik kayu log ke Australia. petugas AMDAL. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu.

dan Kasus Ambalat http://www. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. . 20 Februari 2008.co. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya.TKI.71. 20 Februari 2008.or.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www.203. 20 Februari 2008.Tersangka illegal logging ditahan http://www.bbc.sht ml Rabu.com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu.htm Februari 2008.id/News/2006/News_200603_menhut.or.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www. Tuntas Rabu. http://64. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger. ---. 20 Februari 2008.balioutbound. ---. Penyebab dan Dampaknya. DAFTAR PUSTAKA ---."Illegal logging".warsi.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www. 20 ---.icmi.11/kompascetak/0309/16/opini/563606. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. ---. ---.semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging.id/ind/content/view/121/ Rabu. 20 Februari 2008.htm Rabu.infopapua. Illegal logging.com/modules.

---.Illegal logging.---. 20 Februari 2008.71.htm Rabu.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464. Persoalan Global http://dewagumay. 20 Februari 2008. .wordpress.203."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64.com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu.

Pada tanggal 2 April 2007. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Disamping itu. Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura. terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55. Ironisnya lagi. termasuk kasus Soeharto. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2.3. Dimana. Sebagai gambaran. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. Misalnya.MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A. besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya. sepertiganya atau sekitar 18. Namun. diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura. Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007. Dimana. Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan. Menurut PBB dan Bank Dunia.4).000 orang. seperti Singapura dan Malaysia. B.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun). Indonesia merupakan negara terkorup.

kata korupsi berarti kebusukan. ketidakjujuran. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. dapat disuap. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. C.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. Disamping itu. keaktifan berdiskusi 18. D. Keaktifan di kelas 15. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan keterlibatan individu. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. khususnya di . Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. kebejatan. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. regional maupun internasional. E. berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. tidak bermoral. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14. Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae. meliputi aspek: 14. penyimpangan dari kesucian. tata kerama/ sopan santun 16. keburukan. mahasiswa diharapkan dapat: 12. Kerjasam team 17. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya.

tetaplah berkonotasi buruk. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark. 2. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. Belanda dan Norwegia. Pada tahun 2006. Namun.Di Indonesia. Dibandingkan negara-negara tetangga. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup.November 2007 lalu. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura. Dengan indeks persepsi 2.000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. meningkat dari tahun sebelumnya. yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS.2. Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. 27 April sebelumnya. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan.000 orang yang memiliki kekayaan . dengan Singapura. Finlandia. Di lain sisi. apapun artinya. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. sepertiga dari 55. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. corrumpere.3.4. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. Yang mengejutkan. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua. Dalam hasil survei itu. yang ditempati Somalia. korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus. Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura. Tahun 2007. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia. ketika orang berbicara mengenai korupsi. seperti Singapura dan Malaysia.

Dana Sejahtera Mandiri. Prabumulih. Negara dirugikan sebesar 1. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut. Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1. Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab. dan Siti Hardiyanti Rukmana. Jatibarang. Kerugian negara hingga US$ 31. termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh.8 juta. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident). serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. Kasus korupsi di Pertamina. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. Supersemar. Amal Bakti Muslim Pancasila. Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya. dan Bunyu. Selain itu.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia.4 juta. Bos Bimantara Rosano Barack. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. ia tidak hadir dengan alasan sakit. Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini. Jumlah kerugian negara adalah US$ 24. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan . Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang.3 Triliun. Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Gotong Royong. pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa).4 triliun.

dan tiga tahun penjara. Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI. Di ujung lain Indonesia. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. Prajogo. mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI.kerugian negara Rp 15. Sjamsul Nursalim (BDNI). hingga akhir 2002. sejumlah pejabat Departemen Kehutanan. antara lain.5 triliun. Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada. David Nusa Widjaja (Bank Servitia).4 triliun. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Dalam pemeriksaan. dan Tommy Soeharto. Sebelumnya.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Bob Hasan. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. Ketiganya kini sedang naik banding. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. Yang terlibat dalam kasus tersebut. Hendrobudiyanto. membantah keras tuduhan korupsi. Di samping itu. dari 52 kasus BLBI. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. dan Heru Soepraptomo. Jawa Tengah. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac). kasus korupsi tak luput melanda. yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto. dua setengah. baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. dengan dugaan kerugian Rp 30 . Paul Sutopo.4 triliun. Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan. Abdullah Puteh. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum.025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). Yang jelas. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2. Bersama tiga petinggi BI itu. Dalam proyek pemetaan hutan. Prajogo Pangestu. Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara.

Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi.Selain itu. Meksiko.5 Milyar. Kolusi dan Nepotisme (KKN). Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia.7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Kepolisian. media massa atau organisasi massa seperti ICW. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi. BPKP. UU No. Gubernur Bank Indonesia (BI). lewat rapat paripurna DPR. Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No. 3 Tahun 1971. Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. 31 Tahun 1999 dan UU No. 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. Kejaksaan. telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. di tingkat internasional. Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). . banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC. Dalam pemberantasan korupsi ini. Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006.. pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara. 7 Tahun 2006. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31. Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi). Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran. Yang terbaru di tahun 2008 ini. 20 Tahun 2001. Indonesia sendiri. dan ada juga lembaga non-pemerintah.miliar. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset).

terorganisir. UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta. Sebab. sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. Namun yang perlu dicermati. kerjasama antar . Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. dan bersifat transnasional. 31 Tahun 1999. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. dalam kapasitas. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. Tidak bisa tidak. Hanya saja. Pertama. Disamping itu. untuk suatu badan sektor swasta. Berikutnya asset recovery. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. Kedua. Ketiga. asset recovery dan kerjasama internasional. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. Andi Hamzah. Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. kriminalisasi dan kerjasama internasional. keuangan atau perdagangan. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. menurut Prof. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. Meski demikian.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. batasan sektor swasta. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. yaitu kriminalisasi. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. Selain sesuatu yang baru.

beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional.Selain ekstradisi. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. tapi aparat Indonesia lambat responnya. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset.negara menjadi pilihan utama. Misalnya saja Yunus Husein. dalam hal MLA Indonesia kurang progresif. saling menguntungkan dan non intervensi. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. misalnya. Padahal. Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC.Soal kerjasama internasional. Sayang. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons). yakni adanya kepentingan politik yang sama. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama. Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004. Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia. . Ekstradisi (UU No.UU No. Yakni perjanjian MLA dengan Korea. Sementara di Singapura. Di Hongkong. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan. Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi. Seringkali pihak luar mau membantu. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana. Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi. 1 Tahun 2006). sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden.

Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999. Selain UNCAC. Misalnya saja. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008. Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada. menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. Tak dapat disangkal. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan. Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu. Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). dan penerapan sanksi yang keras dan tegas. Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). peningkatan profesionalitas. upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak. hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK.UU Korupsi. perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. Oleh karena. parlemen (DPR) menempati urutan . pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). UU Pencucian Uang. Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula. UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK).Kesimpulannya.

dan Bunyu. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Kasus di Pertamina-misalnya. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. Faktanya. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1. Keempat.3 triliun. menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138. . Laksamana Sukardi. Kedua.misalnya. Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997. Pertama. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi. dimana negara dirugikan US $ 50 juta. Istana. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo. akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya. Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. Pengusaha Naga.kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup. Jatibarang. Prabumulih. Ketiga. keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi.35 miliar dollar AS (1967-1998). hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000..pada tanggal 17 September 2007. yaitu: Cendana. Pertamina dengan PT. Militer (ABRI) . Ironisnya. dan Multi National Cooperation (MNC).5 triliun. Dimana. telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 . Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru. PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery).8 juta dollar AS.

Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut. seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. kebijakan.Kelima. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. parlemen. Belajar dari Nigeria. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. Namun. kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. Dimana. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS. Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas . dan pejabat negara.

pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. jika kelak saya terbukti korup”. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. DAFTAR PUSTAKA . lalu masukan saya ke peti itu. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.kakap. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.

dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. Seperti halnya terorisme. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. organisasi (sindikat) tetapi negara. C. Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu. banyak kartel terdapat di negara ini. regional maupun internasional. B. selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. melalui Meksiko masuk ke Amerika. . Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Disamping itu. Namun. Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik. Kolombia sebagai negara pemasok utama. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral.MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara .

Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang. Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. sejarah narkoba . distribusi. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. keaktifan berdiskusi 25. seiring dengan perkembangannya. ekstasi. mahasiswa diharapkan dapat: 16. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www. Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. Kerjasam team 24. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Menjelaskan keterlibatan individu. dan penjualan narkoba secara ilegal. Kapanlagi. dsb. tata kerama/ sopan santun 23. E. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. meliputi aspek: 21. seperti opium. Namun. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19. morfin.com. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. pengolahan. heroin. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman.D. mariyuana. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Keaktifan di kelas 22.

Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. Abad XIX. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan. Namun demikian. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis. Sekitar abad XVIII. Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan. Laos. 8 juta pengguna heroin. dan pil psikotropika. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. dan Myanmar. dengan usia 15-64 tahun. sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. Thailand. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. Afganistan. Indonesia.000 triliun. Penemuan pabrik narkoba . shabu. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839. Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini. Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat. Pakistan. Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. 13 juta menggunakan kokain.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya.

Baukan hanya itu. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional. di Batam. di Indonesia terdapat sekitar 557.9 hingga 3. Pakistan. Timur. Bahkan secara terpisah. dalam satu studi yang Selain itu. Jakarta Utara. juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika. dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan.000 orang pecandu heroin. BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa . Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Belum cukup.000 ton per tahun Lebih lanjut. tak terkecuali Indonesia. sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong.terbesar di Tangerang maupun Batu. yang produksinya sudah hampir mencapai 4. dan Laos). Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. Riau dan 1 di Pluit. Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya. dan Afganishtan. Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu). dan sekitar 2. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia. Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0. Pemasok lainnya berasal dari Iran.1 gram. jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. UNODC (United Nations On Drugs and Crime). Namun tidak disebutkan lokasinya. Myanmar. Dengan demikian. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1. Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini.2 juta orang menyalahgunakan narkoba. bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. dan ternyata ada 4 lokasi lain.6 ton perbulan. menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara. Jawa Timur menjadi contoh nyata.000 orang pertahun.

ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. opium di Afganishtan. serta negara-negara di segitiga emas. dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran. sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap. penyedia jasa keuangan. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. Secara umum. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia. Selain itu. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. Namun. seperti kokain di Amerika Selatan.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang. Peran PPATK. Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. melainkan dengan produk narkoba. Apalagi. Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini. yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang . tetapi ganda. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya.

Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. membuat.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum. Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. . Di samping itu.22 tahun 1997 Bab V pasal 32. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya. pihak internasional dan domestik. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no. Seperti baru-baru ini. Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba. Parahnya lagi. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara.

Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Yenti. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. Sinar Harapan www. Kapanlagi.com. 24 November 2007. Drug trafficking. www. 1 November 2007. 2005. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. sejarah narkoba Moninca. 2008 Harian suara merdeka.. copy right 2007 _______. Jesse.Kapanlagi. Garnasih. TEMPO Interaktif. 3 Maret 2004 . 2002. Kompas. Harian sinar harapan.DAFTAR PUSTAKA Can. Edisi :Eabu.com.htm. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Edi. Acces date : 06 Feb. Defending Human Rights for Drugs Users. 11 Februari 2005 Harian komentar.

tidak teridentikasi 20. B.MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A. perjudian 3. Mantan Managing Director INF. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12. penggelapan pajak 4. pembalakan liar 4. Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. pemalsuan dokumen 19. pencucian 1.180 laporan. pemalsuan uang 4. Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp.968. teroris 5.500 juta melalui PJK sebanyak 1. kejahatan perbankan 27. narkotika 3. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional . Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . pornografi anak 1. penyuapan 7. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas. Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. penipuan 157 kasus. Tahun 2003-2006.

menyamarkan. Kerjasam team 31. mahasiswa diharapkan dapat: 20. . pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. D. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. E. tata kerama/ sopan santun 30. Keaktifan di kelas 29. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. regional maupun internasional. meliputi aspek: 28. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22. keaktifan berdiskusi 32. Menjelaskan keterlibatan individu. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional.Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah. Disamping itu. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23.baik melalui kerjasama bilateral. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. C. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan.

Sedangkan narcotics trafficking. securities fraud. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri . Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia. integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan. dari negara ke negara. counterfeiting. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. bank fraud. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang.Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. Karenanya. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. Ketiga. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. layering. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. Dengan dana yang sebesar itu. dari bank ke bank. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. placement. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. Pertama. Saat ini. Kedua. arms trafficking. Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. Indonesia. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. Contohnya. apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar.

Artinya. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering. Brigjen Alex Bambang Riatmojo. Beliau juga mengungkapkan.6 milyar dolar AS di tahun 2004. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN).71 milyar dolar AS. meski selama tahun 2004 telah naik 11.Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional. mau tak mau. terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana. investasi juga bakal terganggu. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu. Maka.49 persen di posisi 69. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun. Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut.Amerika Serikat. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas. tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia.6 persen per tahun. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. Meskipun demikian. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang. dan Liberia. Tak cuma ekspor. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum. Nigeria. Tidak cuma investor.

money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada.Tindakan ini. sebab. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang. Bahayanya. baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi. sangat berdampak buruk terhadap negara. Dalam hal pengendalian moneter. Sebab. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir. khususnya di Indonesia. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global. selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah. suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. Lebih mengkhawatirkan. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing. pemerintah juga bakal disulitkan. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara .perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar. BUMN juga bakal berimbas. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. Selain itu.

Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. Intinya. dan masih banyak lagi. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan. . Walaupun begitu. sayang. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No. di satu sisi.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah. tapi juga harus diakui di negara lain. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia. Selama ini. seperti yang dilakukan di luar negeri. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. Australia. 15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. Sebenarnya. hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. dan tidak dapat menjangkau. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. Tetapi. Sehingga. UU ini memang sudah direvisi.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif. hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. Dalam amendemen UU baru ini. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian.

Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. 17 tahun 1997. pada April tahun 2002. karena negara tersebut melegalkan perjudian. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB. pasal 82. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. Selain itu. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba.misalnya. . dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. dengan pencucian uang menempati urutan pertama. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. dan pasal 83. United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking.

yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh. meningkatkan capacity building dari penegak hukum. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai. Pertama. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. Sekadar perbandingan. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. ` Disisi lain. seperti kepolisian. Meskipun demikian. sumber daya manusia dan teknologi informasi. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. Ketiga. yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial. salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). Jauh sebelum itu terbentuk. drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. serta kerja sama domestik dan internasional. Meski demikian. Kedua. Dalam hal ini.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. ada empat pilar yang harus diperkuat. Thailand bagian utara. dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika. Yakni. Mae Fah Luang Foundation. sebuah yayasan di Thailand. Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya. . penegakan hukum memang sangat diperlukan. analisis dan kepatuhan. Kini.

24 November 2007. Jesse. Garnasih. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. Edi. Keempat.htm. Sjahdeini. memperkuat efektivitas profesional PPATK. copy right 2007 . BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. 1 November 2007. 2005. Sinar Harapan.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Yunus. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. Sinar Harapan www. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. Yenti.2002.kompas. Indonesia jadi pasar narkoba internasional. 2002. Kapanlagi. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional. Harian sinar harapan.. sejarah narkoba Moninca. Defending Human Rights for Drugs Users. Kompas. Kelima.com. http://www.menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. 11 Februari 2005 Harian komentar. audit terhadap penyedia jasa keuangan. Sutan Remy. TEMPO Interaktif.

penyaluran maupun donasi senjata. 2008 Harian suara merdeka.Kapanlagi. Edisi :Eabu. www. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional.com._______. Gray market merujuk pada situasi. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. pengadaan. Drug trafficking. 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. pembelian. Sementara . Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. Acces date : 06 Feb. Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. perdagangan.

senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Menjelaskan keterlibatan individu. E. mahasiswa diharapkan dapat: 24. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. regional maupun internasional. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27. Disamping itu. C. Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya. Padahal. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Keaktifan di kelas . sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. meliputi aspek: 35. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. seperti chemical dan biological weapons misalnya. small arms survey 2001. B.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. D.

penyaluran maupun donasi senjata.36. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. Gray market merujuk pada situasi. pengadaan. Kerjasam team 38. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. keaktifan berdiskusi 39. tata kerama/ sopan santun 37. pembelian. seperti chemical dan biological weapons misalnya. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang. tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil. Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. perdagangan. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. Padahal. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. sering menjadi pertanyaan. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? . small arms survey 2001.

Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional. senjata api jenis ringan saja. Senjata api memang mengerikan. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik. suplai persenjataan ke wilayah konflik. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas. hingga perdagangan illegal. dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. Wajar memang. • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. • Kurangnya pendataan kepemilikan senjata. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara. mulai dari penembakan salah sasaran. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional. Pedagangan senjata illegal. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal. . sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. baik atau buruk.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional. Segala perbuatan. namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan. tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. yakni “Grey Market dan Black Market”.

sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). Inggris. entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini. maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. a. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. Senjata. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. AS menguasai hampir 42% . Bahkan. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). Sebut saja dua negara super power. yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. Laporan Kongres AS menyebutkan. Amerika Serikat. Prancis. jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. Rusia dan Amerika. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. Ketika suatu negara diembargo. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini.• Khusus di Indonesia. Rusia dan Cina. • Motif ekonomi. juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. Semakin banyak orang terlibat. kurangnya kontrol TNI. Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini. serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri.

Nasional Indonesia. Tempat kedua diduduki Rusia. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan. Selain itu. Dengan besarnya produksi. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. yang notabene bukanlah negara produsen senjata. khususnya AS.yang menguasai 21. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal.AS. di New York. Tahun 2006 lalu. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini. senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur.6% pasar dunia. ternyata juga tak luput dari kasus itu. /43075. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS. Jika hal itu benar. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai.9 milyar dollar pada tahun 2006. pada tahun yang sama. Tak hanya itu. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan. Subandi tertangkap di Maryland. yang nilainya mencapai 16.html . 2 http://www. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. b.pasar persenjataan dunia. dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional.Subadi. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. Melalui serangkaian jalur.amnesty. terkait masalah pembelian sejata ilegal. empat orang WNI dengan pimpinan Hj. Pada bulan Mei 2007 kemarin. Dua tahun lalu.

65.di rumah Ari Sigit. senjata rakitan mirip M-16. SP Kaliber V 30. . Anwar (sipil) 2. magasen berisi tujuh butir peluru. Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7. Senjata Laras PanjangJenis Musan.Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. Mauser caliber 30. Yusron. Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani. mantan Kabakin ) Jl. 3. Menteng Halaman Hotel Mercure. Ditemukan 70 peluru tajam. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum.8. Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser.6. Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung. 16 Februari 2000 . Wasno. Rasamala . 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin).

Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl. anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT. Maret 2002 7. Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. 8. SM (31).. Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW. Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan. dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46). Desa Pakulona n.4. Serpong. Freeport. Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. Timika.

7 pucuk laras panjang tidak beralur. GAM Peluncur Granat. Jenisnya SS1. AK serta 28. 42 senjata laras pendek. 9. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 . Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16. 9 granat Tangan dan 9 teropong. MP-5.985 butir peluru. SS-1. 96 bedil laras panjang beralur. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur. Jakarta Utara 10. perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12.985 butir peluru. M16. 24 Maret 2006 Jl. Mauser. Militer yg disersi M16.butir peluru dan sebuah granat. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. 11. 42 senjata laras pendek. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g. 9 granat Tangan dan 9 teropong. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol. Brebes. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata. 28.

utamanya bagi negara. dengan mudahnya senjata diperoleh. Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta. 14. Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. Begitu pula dalam hal lain. adalah tindakan pencucian uang (money laundry).56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta. maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. perdagangan senjata di daerah Maluku.com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras.13. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. terutama dalam konflik bersenjata. Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5.html . 2006. Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E. F. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh. ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme. tentara (N. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia.blogspot. dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit. Yang lebih merugikan.

Oleh karena itu. Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum.  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi. .Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini. Tapi. Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini. seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu. hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja.  Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara.  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan. Jika memungkinkan. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri. bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya. terutama di negara-negara tertentu. Perdagangan senjata.

html. diakses tanggal 23-02-08. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.senjata/43074.kaskus.amnesty.us/archive/index.php/t-573991.blogspot.com/2007/08/skandal-perdagangan.37 .37 http://www. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas.html.or. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.pukul 15.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro. tanggal21-0208. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. diakses tanggal 23-02-08.diakses tanggal 23-02-08.pukul 10.10 diakses tanggal 23-02- http://www. 08.html.cmm.43 http://wwwlfip. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.html. diakses http://bagyoesx.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata.html.pukul 08.id/cmm-ind_more.pukul 11.pukul 09.pdf/4662.php/t-530741.45 /43075.

Dimana. Menurut survei AC Nielsen 2001.000 dollar AS per orangnya. 42.575 dollar AS. Namun. Secara total. Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A. Dari 2.8 persen dari 16. Sedangkan. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan. Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli.349 orang yang melapor. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5. C. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet. rata-rata kehilangan 3. Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS. laporan tersebut menyatakan bahwa 17. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar.775 pengaduan. yaitu blue collar dan white collar.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001. mahasiswa diharapkan dapat: 28. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime . namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua.6 persen dari 9.Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi. menurut laporan tersebut hanya 0. meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini.

Akibatnya. Kerjasam team 45. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : .29. kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya. Selain kronologi di atas. E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Keaktifan di kelas 43. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan. Boleh dikata. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. Selain itu. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47. tata kerama/ sopan santun 44. Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. 3. Menjelaskan keterlibatan individu. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang. keaktifan berdiskusi 46. Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime. meliputi aspek: 42.

defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1.Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. . Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain. 1. 2. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain. Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000. Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.a. Jenis. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal. Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. b.

Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis. d. Akibatnya. c. sabotase dan penghancuran data korban. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1. dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A. Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya. Awalnya .S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia.b. e. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial. f.5 milliar pounsterling. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan.

virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim. diterbitkan peraturan internasional. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang. UU no. g. Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi . Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. k. Untuk mengantisipasi masalah tersebut. h. j. Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual. sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. Untuk tindak kejahatan ini. i.

2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68.9 0. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya. Hate sites Dalam situs ini. para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan.5 0.3 0. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87. Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir. l.9 0.6 2. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial.3 0. 3.korbannya. m.pandangan (isme).4 0.4 % .7 2. E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya. promosi kebijakan hingga ideology.5 0.

6 % 4. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom.  Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207.9 % 1% 0. dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850.8 % 0.2 % 1. Selain itu. setiap dikutip detikINET dari AFP.4 % 9.Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13. perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik. pencurian identitas 92.000 kasus. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%. Sementara itu. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam.8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris. Dalam dokumen A/CONF. 187/1013. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya.000 kasusus yang terectata tahun lalu.. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime . lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007.500 kasus. serta penyusupan komputer alias hacking 144.000 kasus.

dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC).161 tahanan. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. Amerika Serikat. namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat.081 orang tahanan. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum. hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya. Selain itu. yaitu sebanyak 2. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya.  Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk . Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS. (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet. melonjak hampir 52 persen pada 2005. Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3. dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. Para aparat penyelidik di Selandia Baru.

bangsa dan negara.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya. NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. pornografi. perang informasi sampah.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. Situs Microsoft. atau sekitar 19 juta dollar AS. Contoh lain. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime . 42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. hackers. ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. bias informasi. 4. cracker dan sebagainya. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. terorisme digital.

kelompok masayarakat. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1. terorisme dan ekstrimisme di internet. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. pencurian data. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec. G. ponografi. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu.yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. .Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber . Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. pemalsuan kartu kredit.

dan ketiga pendekatan hukum.Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku. dintersepsi. yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. Kedua. dikenal tiga jenis jurisdiksi. misalnya penyiksaan. passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban.Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace. mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia. objective territoriality. yaitu : pertama. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. Meskipun di masa . genosida. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan. pertama adalah pendekatan teknologi. subjective territoriality. Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate). Dalam hukum internasional. pembajakan udara dan lain-lain.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). Keempat. Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. dan keenam. kedua pendekatan sosial budaya-etika. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. Kelima. asas Universality. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. Ketiga.

kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica.namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional. dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah. `Oleh karena itu. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement). Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama.Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI). misalnya melalui konvensi internasional. the principle of basis of presence. kegiatan uploading . beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. Asas. yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. cracking. carding. seperti computer.mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing.. hacking and viruses. Secara radikal. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya. ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location. Kedua. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords. Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce.

yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. Misalnya. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest. Kedua adalah teori The Law of the Server.dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. melainkan pada sifat internasional. Hongaria telah membuat dan menyepakati . Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini. Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut. Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara. Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime. Ketiga The Theory of International Spaces. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space. yakni sovereignless quality. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa.

Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem. Upaya penanggulangan Cyber Crime . Kedua. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi.Ketiga. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia. termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas. dan menyebarkan informasi/pendapat. Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat. Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi.Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi. yang mencakup kebebasan untuk mencari. 6. Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal. konvergensi. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. menerima. tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional.

Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. pornografi. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. Situs Microsoft. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. bangsa dan negara. bias informasi. G. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. perang informasi sampah. terorisme digital. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . cracker dan sebagainya. Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet. Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. hackers. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara.ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. . Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. kelompok masayarakat. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. ponografi. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. terorisme dan ekstrimisme di internet. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. 7. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. pencurian data. pemalsuan kartu kredit. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global.

Digital evidence and computer Crime.. Resenaus James N. NJ Casey Eoghan. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Smith . Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities. Turbulence in world Pacific. 2001. Polity Press: Cambridge Richard Falk. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P. Princeton University Press: Princeton.Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Free Press: Now York. McGrew and Paul G.1993. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter.N. Lewis. . A Harourt Science and technology company: london Anthony G. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Global politics.1993. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. study of The future Word. 1976. Transaction Publishers: New Brunswick.Grabosky and Russell G. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter.1998.

Harian Kompas. Kriminalitas di Internet http://www. Insan.blokspot.com./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia. realitas dan pirtualitas http://budi.id/articles/it-within-cyberlaw.(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano.php.solusihukum.html ( akses: 05/04/2006) MODUL . Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia. Co. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace.com/artikel482/cybercrime06.doc.

berupa: ancaman. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran. buruh. ada sekitar 300. baik itu dengan rayuan.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. pembantu rumah tangga.000 – 900. dan penipuan. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara. Malaysia misalnya. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak. penampungan. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. penculikan. pengantin pesanan. pengiriman. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. tipu daya. Menurut suatu kajian.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A. Di Afrika. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. dan eksploitasi seks. pemaksaan. traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta .000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas. pembelian. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. penculikan. penjualan. Adapun. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. industri pornografi. ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan.

000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. semakin berkembang pula modus kejahatannya. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. D. meliputi aspek: 49. C. tata kerama/ sopan santun 51. Menjelaskan keterlibatan individu. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. E. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. Namun. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menurut data Europol. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. informasi. ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat. . human trafficking di Negara berkembang. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya. perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks.diajarkan untuk berdagang. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. Dengan kemajuan teknologi. dan transportasi. 3. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Kerjasam team 52. ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. mahasiswa diharapkan dapat: 30. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Keaktifan di kelas 50. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. keaktifan berdiskusi 53.

Di Indonesia. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi. Sementara itu. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional. tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus. atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut. penyalahgunaan kekuasaan. mendata sekitar 1. Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia. khususnya perempuan dan anak. penyelundup dan sindikat kriminal. penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. kerja atau pelayanan paksa. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). perbudakan. Sementara itu. . misalnya pekerja rumah tangga paksa. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. pada tanggal 15 November 2000. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. perkawinan palsu.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. Pada tahun 1994. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. atau posisi rentan. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu. dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. penipuan. Sementara itu. Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). pemindahan. penculikan. pengangkutan. kecurangan.

Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal. mucikari. traffickers. khususnya di negara-negara dunia III. pembantu rumah tangga. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. pencari. Tujuan: prostitusi dengan paksaan. 5. 4 Ibid. perkawinan yang tidak seimbang. perekrut. 23. e. penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan. . pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. paksaan dengan korban memiliki hutang. yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. pornografi. b. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. yaitu sebagai berikut: a. penyelewengan kekuasaan. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. Korban. Motif. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. periwisata dan hiburan seks. pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. buruh kontrak. d.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. Pola terbagi atas 2 (dua). c. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking). hal. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. Pola dan Aktor. adopsi ilegal. maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. buruh ilegal. kebutuhan mempertahankan hidup.Berdasarkan devinisi-devinisi di atas.

aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. b. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. Untuk melakukan mobilisasi manusia. Jika. Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian. Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini. Selain itu. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. tentu bukanlah hal yang mudah. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut. Karena itu.Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . Namun. khususnya perempuan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres). Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa. tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu.

Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun. telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. Ini tentu sangat memprihatinkan. 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi. hak menjadi wali. Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya. beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri. maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. c. 2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata. pengampu.7 tahun 1984. Pada Juli tahun 2001. wali pengawas. Sementara itu. 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No. Meskipun. menjalankan perwalian. atau pengampuan atas anak sendiri. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu. yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN).

Mereka menerapkan Standart .social Commision on Asia pacific/ESCAP). b. Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut. c. Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa. Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan. Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. maka pernikahan dapat dilaksanakan. pada tahun 1997. atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah. Jika hal itu dipenuhi. sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak. pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking. d. Sebagai contoh. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar.

maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. Selain alasan kesamaan budaya. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya. Para guide inilah yang menjadi perantara. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing. Pada perkembangannya. 3. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah. Dewasa ini.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. Selain ciri fisik itu. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. Karena itulah. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah. Sekitar tahun 1980-an. maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan. seperti pemujaan terhadap leluhur. konfusianisme dan buddisme. Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina. Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. . khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan. khususnya sub suku Hakka.

para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. Selain itu. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin. Karena itu. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9. kecuali tubuhnya sendiri. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan. Bagi mereka. Tanpa modal dan keterampilan apapun.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia. Sementara itu. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. yaitu anak perempuan dianggap . Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut. Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade. Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. khususnya Taiwan. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka. khususnya bagi kaum perempuan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. Tahun 1992. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

faktor pendidikan. Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Dimana. Ditambah lagi. anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. faktor budaya. faktor perangkat hukum. telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. perempuan teresebut. Kelima. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan. dalam masyarakat patriarkis. adanya streotipe dalam masyarakat kita. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. tanpa modal keterampilan apapun. usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. Akibatnya. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. Bahkan. perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. Sedangkan. Dalam budaya tradisional. kecuali tubuhnya sendiri. Untuk itu. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak. hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. Kedua. Keempat. yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. Banyak kasus yang ditemukan. perantara membayar sejumlah uang . Yang menjadi masalah. Ketiga. bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. Padahal. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position).

Triagra Utama: Jakarta. Lapian. Pustaka Pelajar: Jogjakarta.institutperempuan. Simon. Gagasan-gagasan Politik Gramsci. www. 2004. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia. Andy. Sintani. Menghapuskan Perbudakan. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. Samuel. Ghandi. dkk. Galang Press: Jogjakarta. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan.depdagri. 2006. Yentriyani. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www. Dimana.id/?p=25. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. 2005. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah. Dewi Silvia.go. Undang-undang Republik Indonesia No.id/konten. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat. 2007. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang. Trafiking Perempuan dan Anak. 2004. Berkorban Demi Orangtua. Roger. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington. Politik Perdagangan Perempuan.or. Makassar.kepada oknum aparat yang menangganinya. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605.

Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26.html. Sebuah Kejahatan Universal.id.html.tempointeraktif. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.html.Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan. Impian Pengantin Pesanan. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.html.20031 13-05.mail-archive. www. www.html.polarhome. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional. diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.or.id/SR/2207/Fokus.muhlissuhaeri.com/msg03197. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih. Perdagangan Manusia.rahima.blogspot.htm.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin.blogspot.com/singkawang@yahoogroups. .com/pipermail/nusantara/2002-August/000027. www. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.nurulcori. www.

MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih . Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit. Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang. namun usaha mengatasinya tidak efektif.

Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. Spanyol. Di kawasan timur jauh. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme. Lohame Herut Israel. ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya. mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. melampaui batas-batas wilayah negara. Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya. Dalam hubungan ini misalnya. terutama karena kemajuan teknologi.dalam. dikenal peristiwa black September. tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional. perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia. B. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang. Secara kualitatif.

Menjelaskan keterlibatan individu. E. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Keaktifan di kelas 57. Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Kerjasam team 59. Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. Disamping itu. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. tata kerama/ sopan santun 58. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35. Sementara bole . Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. keaktifan berdiskusi 60. regional maupun internasional. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. C. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. meliputi aspek: 56. D. Mampu menganalisis kasus teerorism .beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . mahasiswa diharapkan dapat: 34. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional.

dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme. maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. agar mudah di cari kebenarannya. . Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi. Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat. Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka. Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh. namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina.jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. Karena ia adalah strategis politis. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme. Dengan demikian. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. Oleh sebab itu. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. Dari defenisi tersebut.

Dalam kajian ilmu hubungan internasional. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. retorika mereka menjadi seragam. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. “Mereka” Harus di hancurkan. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Sekali asumsi dasar di terima. maka penalaran logis menjadi sempurna. . Atas rekomendasi Washington. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Kondisi ini. Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional. yang melawan. maka dalam psikologi kata teroris. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme.Dalam hal ini. masalah terorisme bukanlah isu baru. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. 11 September 2001. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. Namun. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama.1373. Ironisnya. Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” . mengeluarkan Resolusi no. Sehingga. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues).

Kami mencari mereka dan mengadilinya”. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”. Sehingga. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan.Seiring dengan perjalaan waktu. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. Dimana. Sehingga. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. Berdasarkan konsep tersebut. pasca peledakan bom London. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. Namun. . hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. Peristiwa ini. Sehingga. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Bom Sharm el-Sheik Mesir. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Seperti yang dikatakan oleh Bush. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. Akibatnya. mengambarkan.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. media dijadikan alat propaganda yang efektif.

Dimana. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). surat kabar seperti. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Sehingga. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. Dimana. The Time dan jaringan televise seperti. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. disadari benar oleh pelaku media. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. melalui media pada masyarakat dunia. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. yang bersangkutan . sangatlah tepat. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Sehingga. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Jadi. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means). Sehingga.informasi tersebut cendrung bias. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. maka terjadi demonologi. Sehingga. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. CNN. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan.

dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Kasus peledakan bom WTC. Dengan membanjirnya informasi lewat media. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. baik yang dilakukan oleh para elit politik. tanpa sikap kritis. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. Akibatnya. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. Dimana. Dalam beberapa kasus teror. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. konspirasi. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan.menjadi korban dari rekayasa. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. Untuk mencegah konspirasi proganda. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Dimana. Bom London dan Mesir. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias.

bom London. Dimana. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. mengeluarkan Resolusi no. bom Bali. Kondisi ini. seperti. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. Bagimanapun. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. Tragedi 9/11. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. 11 September 2001. terhadap informasi tersebut.yang diperoleh melalui media.1373. Atas rekomendasi Washington. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Namun. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. masalah terorisme bukanlah isu baru. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. Ironisnya. merupakan tragedi bagi umat Islam. bom Madried. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). Sehingga. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan.

Seperti yang dikatakan oleh Bush. Peristiwa ini. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism . hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. Sehingga. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. pasca peledakan bom London. Kami mencari mereka dan mengadilinya”.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. peristiwa teror di bulan Juli 2005. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. Bom Sharm el-Sheik Mesir. Akibatnya. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. Berdasarkan konsep tersebut. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Seiring dengan perjalaan waktu. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Sehingga. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. Namun. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. mengambarkan. Sehingga. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik.

tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. informasi tersebut cendrung bias. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. melalui media pada masyarakat dunia. Dimana. maka terjadi demonologi. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. sangatlah tepat. Dimana. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. Dimana. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. Jadi. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. Sehingga. CNN. surat kabar seperti. Penguasa akan menghalalkan . Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka.stereotype”. disadari benar oleh pelaku media. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). Sehingga. Sehingga. Sehingga. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. The Time dan jaringan televise seperti.

maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. Dengan membanjirnya informasi lewat media. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. tanpa sikap kritis. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif.segala cara (The end justifies the means). Dimana. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. Sehingga. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. Dalam beberapa kasus teror. Untuk mencegah konspirasi proganda. Akibatnya. Dimana. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Kasus peledakan bom WTC. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Bom London dan Mesir. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. konspirasi. baik yang dilakukan oleh para elit politik. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut.

kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Dimana. tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media. terhadap informasi tersebut. Bagimanapun. George Walker Bush. seperti. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. bom Madried. Menggigatkan . aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Jimbaran Bali. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. anda tidak akan memenangkannya. bom London. merupakan tragedi bagi umat Islam. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. Sehingga. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. Tragedi 9/11.agenda. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. bom Bali. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. Kuta Square. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H.

Sehingga. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. Jl. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar. mencederai 282 orang. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. Legian. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. Secara ekonomis. Kabupaten Badung. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme.kita pada peristiwa tiga tahun lalu. peledakan Bom J. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. pasca Bom Bali I. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. di diskotek Sari Club. peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara. Di samping itu. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. Meriot di Jakarta 2003. serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme. 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional. Kuta Bali. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. Lee kwan Yew. Ironisnya. dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian.

Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia. Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa. para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. Peristiwa ini. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. Indonesia tidak akan . Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia. Namun. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. Akibatnya. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002.yang berkunjung ke Bali. nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa. Seperti. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I. Jika tidak. Di samping itu. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman. Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata.

bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. namun ketatnya keamanan di Jakarta. Semoga. Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. benar pernyatan tersebut. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut. Bahkan. Belajar dari bom Bali II. Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat. maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia. Namun. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir. Namun. adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP .. Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa. pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya.

post.2003. Origin of terrorism. ideologi.logspot. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 .or. Tinjauan Psikologi.Tinjauan psikologi. M. Martha. http://cmm. Jerrold.php?id = 1096_0_3_0_M15. html.html. 2003. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.id//cmm-ind _more . Teololgi dan sikap mental.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006. Murni kencana: Jakarta. Htt:// lukman-nh. Murni kencana.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Ideologi. Origin of Terorrisem. Teologi dan sikap mental. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak.