MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

Dengan kata lain. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. 167. menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. Menurut data. Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon. Afrika Tengah. dimana hampir 70 % (5. daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru. Adapun.940 ton per tahunnya. bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut.KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A. dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun. Selat Makassar.8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial. Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik). Sedangkan. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun. Bahkan. Asia Tenggara. akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik). dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. Namun. . menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing.500 pulau. Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai. sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia. Laut Natuna. Padahal.

perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. regional maupun internasional. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . D. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. Di samping merugikan negara secara finansial. mahasiswa diharapkan dapat: 5. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. 11. B. Menjelaskan keterlibatan individu.Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Disamping itu. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. dalMenjelaskan . 10. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. C.

Namun. pada ayat (2).misalnya. dalam UU tersebut (ZEE). padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. Pada pasal 29 ayat (1) . bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Kedua. meliputi aspek: 7. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif . namun para pelakunya dihukum ringan. terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada. kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. Keaktifan di kelas 8. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A. tata kerama/ sopan santun 9. kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004. Dimana. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. keaktifan berdiskusi 11.E. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. Kerjasam team 10.

Departemen . banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Kelima. Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. Thailand. namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan. Sedangkan. di wilayah Timur Indonesia dari 5. Ironisnya. Disamping itu. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya. RRC. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. Philipina. Ironisnya. Sehingga. kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia. hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan. media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. Keenam. Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing.31/2004 tentang perikanan. padahal menurut UUNo.penjara maksimal 5 tahun. Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya. Ketiga.

Disamping itu. dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. dan Pemerintah Daerah. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut. Taiwan. Sehingga. sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . Departemen Luar Negeri. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. Untuk meminimalkan illegal fishing. pelaksanaan Permen no 17.Perhubungan. Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. Disamping itu. Ketujuh. menciptkan lapangan kerja. Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. Demikian pula. Departemen Pertahanan. khsusnya wilayah laut. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. Demikian pula. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. melindungi nelayan tradsional. Kejaksaan Agung. Kepolisian RI. Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. Thailand. namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia). ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. dan RRC. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak.

sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis.termasuk terumbu karang. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing. Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini. Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru. yaitu: 1. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. . Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis. Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. B. operasi pembalakan diluar petak tebangan. tetapi juga dapat merusak ekositem laut. pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda. Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas. Ironisnya.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. Menurut Ministry of State of Environment. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan.Dari gambaran di atas. Namun. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari.

namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging.Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat . Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging. cagar alam. Akan tetapi. Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. pulp. Jadi dengan kata lain. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). dll). perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. 2. dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan. paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005. gergajian. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun.

bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. lemahnya penegakan hukum. Amerika Latin.berjalan dengan semestinya. Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. konsumsi lokal. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. 3. Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. darat. Singapura. Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri. dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional. Sindikat regional dan internasional.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. . 4.

Timber for analysist UNDP 2006. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi. Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut.249 meter kubik per tahun-nya. Malaysia.686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting.996 meter kubik. Dari negara anggota Uni Eropa.5 miliar per tahun.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa.136 meter kubik. Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48. tahun 1999 Inggris mengimpor 1. 2006). Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215. “The Final Cut. Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa. Tahun 1999. Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia. Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta.0 milyar USD). Bab III (2001).000 meter kubik per tahunnya. Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan. senilai US$ 1. namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya. kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6. memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860.6 juta meter kubik kayu. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar. dan Kamerun. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia. dan Brazil. Brazil. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar. . dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19.

Di negara-negara Asia Tenggara. dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan. Ghana sebesar 2. Demikian pula di Rusia. lebih dari 2 kali panen resmi. sebesar 4. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. terutama Indonesia. Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. dan Belanda. hampir 10 kali tebangan resmi.6 juta m³. Jerman. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. sebesar 50% dari jumlah panennya. Sementara itu. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut. Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis. misalnya Kamboja. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon. misalnya Kamerun. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan.Di Brazil.600 dollar AS per meter kubiknya). sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. Kondisi yang . Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya. untuk negaranegara Afrika. dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi. Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah. disusul Belgia. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah.3 juta m³.

bahan dari kayu curian tadi. Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi. Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat.2001. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu. 2. Bahan . setengah jadi. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia. pemda. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia. Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang. hanya dengan derajat yang berbeda. Hasilnya. Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. baik dalam bentuk log. Masalah pokoknya ada . Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia. dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia. Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi. Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan. Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. maupun produk furnitur.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . Tragisnya lagi. pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia.

Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. meskipun berdasarkan data perkiraan. termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia. di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum.7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. Scotland dkk. Sumatra. karenanya wajib disyukuri. pengelolaan sumberdaya hayati. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998. Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas. Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan.Selama tahun 1999-2000. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan. Bahkan. meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. diurus dan dimanfaatkan secara . Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan. yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas".Hutan di Indonesia. dan Kalimantan selama 10 tahun. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar. Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. Sayang.pada struktur dan kinerja pemerintahan. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia. masyarakat. dan ekonomi.

mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun. 72 % hutan Indonesia musnah. Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. Pemerintah pernah mengklaim. kebakaran hutan. Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan. setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. beberapa waktu lalu. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. hutan produksi terbatas (21. tunduk dengan cukong akibat uang. praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi. menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi. memiliki kawasan hutan 126.Saat ini. bahkan cenderung makin sistematis. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare. jaksa dan instansi lainnya).6 juta hektare). Modus yang digunakan kian beragam. Hutan yang berada di Indonesia. polisi kehutanan. TNI. hutan produksi (35.optimal. Namun. termasuk hutan yang berada di Papua. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). dan hutan produksi konversi (14. Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat.2 juta hektare). Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. 72% sudah rusak akibat illegal logging. . kawasan lindung (32. modus pembalakan liar senantiasa berkembang.0 juta hektare). aparat di Indonesia (Polri.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah. Sementara itu.8 juta hektare per tahun. dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit. Namun. praktiknya selalu menyesuaikan diri. fungsi konservasi (23. sampai dengan 2005. Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) . akibat lemahnya aparat terkait. Kemudian.6 juta hektare). Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit. Bagi mereka (cukong). Yaitu.8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi.4 juta hektare).

atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut.Nias. proses rekonstruksi. Bappenas. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal. dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional. Sedangkan di Aceh. pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. MFP. permintaan dari pasar kayu internasional. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. Misalnya. boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal. asumsi pertama. namun digunakan di hutan lindung. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. yakni faktor ekonomi masyarakat. Dengan cara tersebut. kedua. saat . ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. Pertama. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan. Sedangkan ketiga.setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang. 68% .Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan. Indonesia adalah pemilik 126.nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik. ketiga. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh . tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh. sangat tidak mungkin BRR Aceh ..Kedua adalah sistem lelang. Laporan NRM. izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar.8 juta hektar hutan. Namun.

hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis. petugas AMDAL. tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik. Sebagai contoh. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit.000 meter kubik. Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten.500 meter kubik kayu log ke Australia. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri. Pengkoordiansian antara . dinas kehutanan. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia.ini. pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar. masyarakat. dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. Indonesia mengekspor 4. Artinya. polisi. tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti.

or. ---. dan Kasus Ambalat http://www.sht ml Rabu.icmi. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.balioutbound.id/ind/content/view/121/ Rabu.203."Illegal logging".id/News/2006/News_200603_menhut. Tuntas Rabu.11/kompascetak/0309/16/opini/563606.htm Rabu.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu.or.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www. . ---.infopapua. http://64. 20 Februari 2008.com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu.semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging. Illegal logging.com/modules. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. 20 Februari 2008. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www.TKI.co. ---. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. Penyebab dan Dampaknya.bbc.warsi. 20 Februari 2008. ---.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger. 20 Februari 2008. DAFTAR PUSTAKA ---.71. 20 Februari 2008.Tersangka illegal logging ditahan http://www. 20 ---.htm Februari 2008.

203.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464. 20 Februari 2008. . ---.---.com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu.71. 20 Februari 2008. Persoalan Global http://dewagumay.htm Rabu."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64.wordpress.Illegal logging.

diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. Ironisnya lagi. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . B. Sebagai gambaran. Dimana.4).3. Disamping itu. Namun. Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55.MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun).000 orang. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2. besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara. Menurut PBB dan Bank Dunia. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. termasuk kasus Soeharto. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. Dimana. Misalnya. Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali. Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan. sepertiganya atau sekitar 18. indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2. seperti Singapura dan Malaysia. Pada tanggal 2 April 2007. terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Indonesia merupakan negara terkorup. Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007.

Kerjasam team 17. keburukan. Menjelaskan keterlibatan individu. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14. dapat disuap. Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. Disamping itu. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . kata korupsi berarti kebusukan. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. C. Keaktifan di kelas 15. tidak bermoral. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. khususnya di . kebejatan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. keaktifan berdiskusi 18. regional maupun internasional. tata kerama/ sopan santun 16. penyimpangan dari kesucian. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. meliputi aspek: 14. mahasiswa diharapkan dapat: 12. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. E. ketidakjujuran. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. D.

Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura.Di Indonesia. meningkat dari tahun sebelumnya. Dalam hasil survei itu. apapun artinya. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS. Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. tetaplah berkonotasi buruk.4. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus. yang ditempati Somalia. Namun. sepertiga dari 55. seperti Singapura dan Malaysia. 27 April sebelumnya. ketika orang berbicara mengenai korupsi. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan. Tahun 2007. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. Finlandia.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua. Belanda dan Norwegia.3. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). Di lain sisi. Dibandingkan negara-negara tetangga. Yang mengejutkan. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia.November 2007 lalu. Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup.000 orang yang memiliki kekayaan . yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. corrumpere. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark.000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. Pada tahun 2006. Dengan indeks persepsi 2. 2. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum.2. dengan Singapura. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura.

Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut. serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini. Negara dirugikan sebesar 1.4 juta. Supersemar. pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. Kasus korupsi di Pertamina. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. dan Siti Hardiyanti Rukmana.4 triliun. ia tidak hadir dengan alasan sakit. Selain itu. Dana Sejahtera Mandiri. Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko.3 Triliun. Jumlah kerugian negara adalah US$ 24. Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab.8 juta. Prabumulih.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident). Jatibarang. termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. Kerugian negara hingga US$ 31.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa). Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh. Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya. dan Bunyu. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Bos Bimantara Rosano Barack. Amal Bakti Muslim Pancasila. Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang. Gotong Royong. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan .

pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. Paul Sutopo.5 triliun. dan tiga tahun penjara. baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Bob Hasan. Prajogo Pangestu. membantah keras tuduhan korupsi. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar.4 triliun. Bersama tiga petinggi BI itu. mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI. hingga akhir 2002. Jawa Tengah. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. dari 52 kasus BLBI. dengan dugaan kerugian Rp 30 . Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). David Nusa Widjaja (Bank Servitia). Yang jelas. Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga. Di ujung lain Indonesia. Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan. Ketiganya kini sedang naik banding. Yang terlibat dalam kasus tersebut. kasus korupsi tak luput melanda. Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. dan Heru Soepraptomo. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum. Sebelumnya.kerugian negara Rp 15. Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac).025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). Prajogo. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). Di samping itu.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. dan Tommy Soeharto. Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. Hendrobudiyanto. Sjamsul Nursalim (BDNI). dua setengah. Dalam pemeriksaan. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Abdullah Puteh. antara lain. Dalam proyek pemetaan hutan. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2.4 triliun. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto. sejumlah pejabat Departemen Kehutanan. Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000.

Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. Gubernur Bank Indonesia (BI). pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara. UU No.. UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. Dalam pemberantasan korupsi ini. Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi).5 Milyar. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31. Yang terbaru di tahun 2008 ini. banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC.Selain itu. Kolusi dan Nepotisme (KKN).7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003.miliar. BPKP. Meksiko. Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. 7 Tahun 2006. telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 dan UU No. bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran. Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset). Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006. 3 Tahun 1971. Indonesia sendiri. . di tingkat internasional. Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). Kepolisian. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. media massa atau organisasi massa seperti ICW. lewat rapat paripurna DPR. 20 Tahun 2001. dan ada juga lembaga non-pemerintah. Kejaksaan.

dan bersifat transnasional. Berikutnya asset recovery. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. Kedua.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. Sebab. kerjasama antar . UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. yaitu kriminalisasi. keuangan atau perdagangan. Disamping itu. kriminalisasi dan kerjasama internasional. batasan sektor swasta. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. Ketiga. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. dalam kapasitas. Andi Hamzah. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. terorganisir. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. Namun yang perlu dicermati. Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. Hanya saja. Tidak bisa tidak. Meski demikian. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. Selain sesuatu yang baru. sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. Pertama. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. 31 Tahun 1999. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. untuk suatu badan sektor swasta. menurut Prof. asset recovery dan kerjasama internasional.

dalam hal MLA Indonesia kurang progresif.UU No. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional. Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons). . Sementara di Singapura. Misalnya saja Yunus Husein. Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. Di Hongkong. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan. Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama. Sayang. misalnya. Ekstradisi (UU No. perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia.Selain ekstradisi. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. Seringkali pihak luar mau membantu. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana. Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004.negara menjadi pilihan utama. Yakni perjanjian MLA dengan Korea. yakni adanya kepentingan politik yang sama. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi. Padahal. saling menguntungkan dan non intervensi. Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC. sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden.Soal kerjasama internasional. ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi. Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. tapi aparat Indonesia lambat responnya. 1 Tahun 2006).

Kesimpulannya. Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula.UU Korupsi. Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. Oleh karena. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak. UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK. tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK). agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). Misalnya saja. parlemen (DPR) menempati urutan . UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999. perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada. pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. Selain UNCAC. peningkatan profesionalitas. awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008. Tak dapat disangkal. UU Pencucian Uang. Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan. Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. dan penerapan sanksi yang keras dan tegas.

8 juta dollar AS. PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery). dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1. Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. Ketiga. Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997. Keempat.. akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi.35 miliar dollar AS (1967-1998). Pertama. yaitu: Cendana.pada tanggal 17 September 2007. dimana negara dirugikan US $ 50 juta. Laksamana Sukardi. Istana. Jatibarang. Militer (ABRI) . keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Pertamina dengan PT. Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 .kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup.3 triliun. Dimana. Ironisnya. dan Multi National Cooperation (MNC). melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. Prabumulih.5 triliun. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000. Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. dan Bunyu. Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru. Kedua.misalnya. Pengusaha Naga. . menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138. Faktanya. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. Kasus di Pertamina-misalnya.4 triliun dari total dana senilai Rp 144.

seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut. Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program. tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. Dimana. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi. dan pejabat negara. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. kebijakan.Kelima. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS. Namun. Belajar dari Nigeria. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. parlemen. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas .

DAFTAR PUSTAKA . maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. jika kelak saya terbukti korup”.kakap. pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. lalu masukan saya ke peti itu.

banyak kartel terdapat di negara ini. organisasi (sindikat) tetapi negara. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. Disamping itu. regional maupun internasional. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu. perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik.MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A. . Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . melalui Meksiko masuk ke Amerika. Seperti halnya terorisme. Kolombia sebagai negara pemasok utama. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. C. Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. Namun. Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. B.

Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Menjelaskan keterlibatan individu. E. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang. seiring dengan perkembangannya. Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang. mariyuana. Kapanlagi. dsb. keaktifan berdiskusi 25. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26.D. dan penjualan narkoba secara ilegal. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman. meliputi aspek: 21. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www.com. Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Kerjasam team 24. heroin. sejarah narkoba . Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. seperti opium. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19. Namun. morfin. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. tata kerama/ sopan santun 23. mahasiswa diharapkan dapat: 16. ekstasi. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. pengolahan. distribusi. Keaktifan di kelas 22.

Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. Penemuan pabrik narkoba . yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya. Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. Afganistan. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839. Laos. shabu. Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. Namun demikian. Pakistan. sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. dengan usia 15-64 tahun. Abad XIX. Thailand. 13 juta menggunakan kokain. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis. dan Myanmar. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi. 8 juta pengguna heroin.000 triliun. dan pil psikotropika. Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat. Sekitar abad XVIII. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. Indonesia.

tak terkecuali Indonesia. Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. yang produksinya sudah hampir mencapai 4. Jawa Timur menjadi contoh nyata. dan Laos). juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika. Myanmar. Jakarta Utara. Pakistan. Namun tidak disebutkan lokasinya. Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu).terbesar di Tangerang maupun Batu. Riau dan 1 di Pluit. dan ternyata ada 4 lokasi lain. jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional. Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya.000 ton per tahun Lebih lanjut. Dengan demikian. UNODC (United Nations On Drugs and Crime). menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara. Timur. Baukan hanya itu. Bahkan secara terpisah. dan Afganishtan. Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0.6 ton perbulan. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1. di Indonesia terdapat sekitar 557. BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa .9 hingga 3. Belum cukup.000 orang pertahun.1 gram. Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). dan sekitar 2.000 orang pecandu heroin. sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong. Pemasok lainnya berasal dari Iran. dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan. bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia. dalam satu studi yang Selain itu.2 juta orang menyalahgunakan narkoba. di Batam. Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini.

yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal. dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. tetapi ganda. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya. Namun. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. melainkan dengan produk narkoba. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang. Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. seperti kokain di Amerika Selatan. serta negara-negara di segitiga emas.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang . Peran PPATK. penyedia jasa keuangan. dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran. ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. opium di Afganishtan. Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. Selain itu. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya. Secara umum. Apalagi. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia.

banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara.22 tahun 1997 Bab V pasal 32. Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. Di samping itu. Parahnya lagi. saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara. Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. . Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. membuat. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Seperti baru-baru ini. pihak internasional dan domestik. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum.

Yenti.. Kompas.com. Drug trafficking. 11 Februari 2005 Harian komentar. sejarah narkoba Moninca. Garnasih. 2005. Edisi :Eabu. 2008 Harian suara merdeka. TEMPO Interaktif. Defending Human Rights for Drugs Users.com.htm. Harian sinar harapan. Jesse. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional.Kapanlagi. 1 November 2007. Sinar Harapan www. Kapanlagi. Acces date : 06 Feb. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. 2002. copy right 2007 _______. www. Edi.DAFTAR PUSTAKA Can. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. 3 Maret 2004 . 24 November 2007.

B. Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia. Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5.MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. pembalakan liar 4. Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. narkotika 3. pemalsuan dokumen 19. pencucian 1. penyuapan 7. teroris 5. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12. tidak teridentikasi 20. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Mantan Managing Director INF. pemalsuan uang 4.500 juta melalui PJK sebanyak 1. Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2.180 laporan. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam. Tahun 2003-2006. penggelapan pajak 4. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. pornografi anak 1. kejahatan perbankan 27. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional .968. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas. penipuan 157 kasus. perjudian 3.

mahasiswa diharapkan dapat: 20.baik melalui kerjasama bilateral. D. . tata kerama/ sopan santun 30. Keaktifan di kelas 29. Kerjasam team 31. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang. E. meliputi aspek: 28. Disamping itu. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. menyamarkan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan keterlibatan individu. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah. Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya.Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. keaktifan berdiskusi 32. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime. C. regional maupun internasional.

integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. counterfeiting. Karenanya. placement. layering. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar.Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS. dari bank ke bank. Pertama. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri . Contohnya. Sedangkan narcotics trafficking. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya. Saat ini. bank fraud. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter. Ketiga. Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia. arms trafficking. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. Dengan dana yang sebesar itu. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang. dari negara ke negara. Kedua. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. Indonesia. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. securities fraud. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya.

investasi juga bakal terganggu. dan Liberia. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN). Tak cuma ekspor.Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. Artinya. mau tak mau.49 persen di posisi 69.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4. tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia. Maka. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering.71 milyar dolar AS. Brigjen Alex Bambang Riatmojo. Nigeria. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang. Tidak cuma investor. masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya.6 persen per tahun. mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6.6 milyar dolar AS di tahun 2004. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana.Amerika Serikat. meski selama tahun 2004 telah naik 11. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri. Meskipun demikian. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil. Beliau juga mengungkapkan. kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan.

bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. Lebih mengkhawatirkan. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global. baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara . pemerintah juga bakal disulitkan. BUMN juga bakal berimbas. money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya. selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. Bahayanya. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. Sebab. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada. dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. Dalam hal pengendalian moneter. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional.perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar.Tindakan ini. khususnya di Indonesia. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. sangat berdampak buruk terhadap negara. Selain itu. sebab. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa.

Intinya. . sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. Tetapi. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. sayang. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. Dalam amendemen UU baru ini. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah. tapi juga harus diakui di negara lain. hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. 15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut. Sehingga. Walaupun begitu. dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. Sebenarnya. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. UU ini memang sudah direvisi. Australia. di satu sisi. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum. dan masih banyak lagi. Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang. dan tidak dapat menjangkau. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian. Selama ini. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana. seperti yang dilakukan di luar negeri.

United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia.misalnya. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB. dengan pencucian uang menempati urutan pertama. Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking. United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. Selain itu. pada April tahun 2002. 17 tahun 1997. karena negara tersebut melegalkan perjudian. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. dan pasal 83. . pasal 82. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius. distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut.

hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. sumber daya manusia dan teknologi informasi. sebuah yayasan di Thailand. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. ` Disisi lain. Pertama. . meningkatkan capacity building dari penegak hukum. Mae Fah Luang Foundation. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia. Sekadar perbandingan. Yakni. Ketiga. Dalam hal ini. salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). Kini. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika. ada empat pilar yang harus diperkuat. Thailand bagian utara. drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. analisis dan kepatuhan. penegakan hukum memang sangat diperlukan. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. serta kerja sama domestik dan internasional. Meskipun demikian. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba. yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. Meski demikian. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. seperti kepolisian. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. Jauh sebelum itu terbentuk. Kedua. dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya.

kompas.2002. Yenti. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Defending Human Rights for Drugs Users. 2005. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. Keempat. Sutan Remy. Kompas.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Kelima. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang. Sjahdeini. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional.menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. sejarah narkoba Moninca. audit terhadap penyedia jasa keuangan. 2002. Garnasih. 1 November 2007. http://www. 11 Februari 2005 Harian komentar. copy right 2007 . Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Jesse. Sinar Harapan www. TEMPO Interaktif.com. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. Kapanlagi. Yunus.htm. memperkuat efektivitas profesional PPATK. 24 November 2007. Harian sinar harapan. Edi.. Sinar Harapan.

Acces date : 06 Feb.com. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. 2008 Harian suara merdeka._______. Gray market merujuk pada situasi. Drug trafficking. perdagangan. pembelian. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. penyaluran maupun donasi senjata. Sementara . 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law.Kapanlagi. Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. pengadaan. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. Edisi :Eabu. www.

seperti chemical dan biological weapons misalnya. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. B. Keaktifan di kelas . D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. C. Padahal. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. Disamping itu. mahasiswa diharapkan dapat: 24. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. meliputi aspek: 35. regional maupun internasional. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. E. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. small arms survey 2001. Menjelaskan keterlibatan individu. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27.

Padahal. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. perdagangan. tata kerama/ sopan santun 37. Gray market merujuk pada situasi. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? . Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang. seperti chemical dan biological weapons misalnya. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. pembelian. sering menjadi pertanyaan. penyaluran maupun donasi senjata. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. pengadaan. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. small arms survey 2001. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40. Kerjasam team 38. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain.36. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. keaktifan berdiskusi 39.

mulai dari penembakan salah sasaran. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional. sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. Wajar memang. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional. • Kurangnya pendataan kepemilikan senjata. Segala perbuatan. tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. senjata api jenis ringan saja. . tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional.Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. baik atau buruk. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal. hingga perdagangan illegal. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. suplai persenjataan ke wilayah konflik. Senjata api memang mengerikan. Pedagangan senjata illegal. yakni “Grey Market dan Black Market”. namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal.

Inggris. Rusia dan Cina. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini. entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata. • Motif ekonomi. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. Ketika suatu negara diembargo. Rusia dan Amerika. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. Amerika Serikat. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. Senjata.• Khusus di Indonesia. Prancis. jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. Semakin banyak orang terlibat. Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. a. yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri. AS menguasai hampir 42% . kurangnya kontrol TNI. Sebut saja dua negara super power. Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini. Bahkan. Laporan Kongres AS menyebutkan.

senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan.pasar persenjataan dunia. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini. khususnya AS. ternyata juga tak luput dari kasus itu. Melalui serangkaian jalur.AS. Tak hanya itu.yang menguasai 21. b. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal. pada tahun yang sama. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi.6% pasar dunia. empat orang WNI dengan pimpinan Hj. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai. 2 http://www. Tahun 2006 lalu. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan. yang nilainya mencapai 16.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata.amnesty. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan.9 milyar dollar pada tahun 2006. Selain itu. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. terkait masalah pembelian sejata ilegal. Nasional Indonesia. Jika hal itu benar. yang notabene bukanlah negara produsen senjata. dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. di New York.Subadi. merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu. Tempat kedua diduduki Rusia. /43075. Dengan besarnya produksi. Pada bulan Mei 2007 kemarin. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052. Subandi tertangkap di Maryland. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj.html . Dua tahun lalu. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional.

65. SP Kaliber V 30. Mauser caliber 30. mantan Kabakin ) Jl.6. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum. senjata rakitan mirip M-16. Ditemukan 70 peluru tajam. Senjata Laras PanjangJenis Musan. Wasno. Anwar (sipil) 2.di rumah Ari Sigit. Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani. 3. 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin). Yusron. 16 Februari 2000 . . Menteng Halaman Hotel Mercure. Rasamala . Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung. Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7. Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser.Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. magasen berisi tujuh butir peluru.8.

Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT. Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). Serpong. Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. 8.. Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. Freeport. NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW. anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan. Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl.4. Timika. 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. Desa Pakulona n. Maret 2002 7. dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46). SM (31).

24 Maret 2006 Jl. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. 9 granat Tangan dan 9 teropong. Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16. 42 senjata laras pendek. Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata. Brebes. Jakarta Utara 10. SS-1. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g. Jenisnya SS1.985 butir peluru. AK serta 28. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. 9. Mauser. 42 senjata laras pendek. 9 granat Tangan dan 9 teropong. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 . Militer yg disersi M16. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol. M16. 28.butir peluru dan sebuah granat. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata. 96 bedil laras panjang beralur. perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12. GAM Peluncur Granat. 11.985 butir peluru. MP-5.

maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi. adalah tindakan pencucian uang (money laundry). dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit. perdagangan senjata di daerah Maluku. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh. Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. F. Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta. 14. tentara (N. aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5. Yang lebih merugikan. 2006. Begitu pula dalam hal lain. dengan mudahnya senjata diperoleh. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia. ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal. Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja.com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E. Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme.blogspot.13. utamanya bagi negara.56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta. terutama dalam konflik bersenjata.html .

pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu. Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini. Perdagangan senjata. Jika memungkinkan.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri.  Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara. Tapi. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini. Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir.  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. . hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan. bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari. peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. terutama di negara-negara tertentu.  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat.Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya. seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan. Oleh karena itu. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi.

html.45 /43075. diakses tanggal 23-02-08. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.senjata/43074.pukul 10.php/t-573991.kaskus.us/archive/index.html.com/2007/08/skandal-perdagangan.37 http://www.37 .pukul 08. tanggal21-0208.pukul 11.or.43 http://wwwlfip.pukul 15.amnesty.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata.html.diakses tanggal 23-02-08.cmm.10 diakses tanggal 23-02- http://www.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro.html.pukul 09.blogspot. diakses http://bagyoesx. 08. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. diakses tanggal 23-02-08. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.php/t-530741.html.pdf/4662. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.id/cmm-ind_more.

42. Secara total. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar. Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli.775 pengaduan. Dari 2. mahasiswa diharapkan dapat: 28. laporan tersebut menyatakan bahwa 17. Dimana. Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5. menurut laporan tersebut hanya 0. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS. namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut. meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini. C.575 dollar AS. Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime.8 persen dari 16. rata-rata kehilangan 3. D. Sedangkan.000 dollar AS per orangnya. yaitu blue collar dan white collar. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime .6 persen dari 9. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua.349 orang yang melapor. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini.Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan. Menurut survei AC Nielsen 2001. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001. Namun.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A.

meliputi aspek: 42. E. Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya. Selain itu. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan. kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : . Selain kronologi di atas. Akibatnya. Keaktifan di kelas 43. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Boleh dikata. Menjelaskan keterlibatan individu. Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. Kerjasam team 45. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. keaktifan berdiskusi 46. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47.29. 3. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. tata kerama/ sopan santun 44.

Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000. defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1. Jenis. Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. . Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. b. 1. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. 2.a. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain. Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit.Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan. Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet.

Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial. Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai. Awalnya . dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. f. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A.S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. d. c. Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya.b. Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1. Akibatnya. e. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan.5 milliar pounsterling. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis. sabotase dan penghancuran data korban.

sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. h. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. diterbitkan peraturan internasional. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. g. Untuk tindak kejahatan ini. Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. k. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda. j. Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi . UU no. Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual.virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email. Untuk mengantisipasi masalah tersebut. i. Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim.

5 0. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster.9 0. Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87. para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan.3 0. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu.9 0.4 0.korbannya.5 0. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. Hate sites Dalam situs ini. promosi kebijakan hingga ideology. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya. E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya. Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir.3 0.6 2. m. l.7 2. 3.pandangan (isme).4 % .2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68.

 Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%. dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet. Dalam dokumen A/CONF. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207. pencurian identitas 92. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam. serta penyusupan komputer alias hacking 144.8 % 0. setiap dikutip detikINET dari AFP. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial.9 % 1% 0. 187/1013. Sementara itu.500 kasus. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom. Selain itu.6 % 4. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime .000 kasus.000 kasusus yang terectata tahun lalu. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik. perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu.000 kasus.4 % 9. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850.2 % 1. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris. lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007.Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13..8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris.

namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat. dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya. Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3. hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry.081 orang tahanan.  Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association. Para aparat penyelidik di Selandia Baru. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006.161 tahanan. Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk . jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet. Amerika Serikat. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum.dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC). yaitu sebanyak 2. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. melonjak hampir 52 persen pada 2005. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya. Selain itu. (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru.

Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime . Contoh lain. NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. bangsa dan negara. perang informasi sampah. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. atau sekitar 19 juta dollar AS. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. hackers. ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. 4. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. cracker dan sebagainya.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. terorisme digital. 42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. bias informasi. pornografi. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. Situs Microsoft.

Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. . penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. pemalsuan kartu kredit. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional. terorisme dan ekstrimisme di internet. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. kelompok masayarakat. Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. pencurian data. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec.Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber .yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. G. ponografi.

Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace.Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. Kedua. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. kedua pendekatan sosial budaya-etika. Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. dan keenam. yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. genosida. Meskipun di masa . passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban. Keempat. Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia. dikenal tiga jenis jurisdiksi. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. Dalam hukum internasional. Kelima. misalnya penyiksaan. nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku. Ketiga. atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate). asas Universality. pertama adalah pendekatan teknologi. dan ketiga pendekatan hukum. dintersepsi. yaitu : pertama. objective territoriality.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). subjective territoriality. jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). pembajakan udara dan lain-lain. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan.

carding. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement).Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional. yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini. the principle of basis of presence. beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada. Secara radikal. cracking. misalnya melalui konvensi internasional. dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI). hacking and viruses. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah.namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional. `Oleh karena itu. kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica.mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Kedua. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing. seperti computer. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional.. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya. ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location. kegiatan uploading . Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce. Asas.

Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime. Hongaria telah membuat dan menyepakati . Kedua adalah teori The Law of the Server. Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara. melainkan pada sifat internasional. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. yakni sovereignless quality. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space.dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. Misalnya. tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber. Ketiga The Theory of International Spaces. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest. yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut. Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini.

Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama. konvergensi. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. dan menyebarkan informasi/pendapat. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal. Upaya penanggulangan Cyber Crime . Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat. Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara. Kedua. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia.Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi. termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. yang mencakup kebebasan untuk mencari.Ketiga. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi. 6. tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime. Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem. menerima.

Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Situs Microsoft. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. bias informasi. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. G. pornografi. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. hackers. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. perang informasi sampah. Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. cracker dan sebagainya.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. bangsa dan negara. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. terorisme digital.

kelompok masayarakat. Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. pemalsuan kartu kredit. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. pencurian data. .ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. ponografi. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. terorisme dan ekstrimisme di internet. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. 7. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini.

Global politics. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. McGrew and Paul G. 1976. NJ Casey Eoghan. Transaction Publishers: New Brunswick. Turbulence in world Pacific. . Smith .. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P. 2001. Free Press: Now York. Resenaus James N. A Harourt Science and technology company: london Anthony G. Princeton University Press: Princeton.Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi.1993. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Polity Press: Cambridge Richard Falk.N. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter.1993.1998. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities.Grabosky and Russell G. Lewis. Digital evidence and computer Crime. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. study of The future Word.

id/articles/it-within-cyberlaw. Kriminalitas di Internet http://www.doc.(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano.com/artikel482/cybercrime06.blokspot.php.html ( akses: 05/04/2006) MODUL . Insan.Harian Kompas. Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia.solusihukum. realitas dan pirtualitas http://budi. Co./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia.com. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace.

pembelian.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. penjualan.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A.000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. Di Afrika. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara. traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta . buruh. Menurut suatu kajian. ada sekitar 300. pembantu rumah tangga.000 – 900. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. Malaysia misalnya. penampungan. dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak. Adapun. dan eksploitasi seks. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. berupa: ancaman. pemaksaan. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. pengiriman. Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian. tipu daya. pengantin pesanan. dan penipuan. penculikan. baik itu dengan rayuan. industri pornografi. penculikan.

Namun. keaktifan berdiskusi 53. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. Kerjasam team 52. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Keaktifan di kelas 50. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya. D. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. mahasiswa diharapkan dapat: 30. meliputi aspek: 49. Menurut data Europol. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks. ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat. semakin berkembang pula modus kejahatannya.diajarkan untuk berdagang. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. informasi. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. . Dengan kemajuan teknologi. 3. dan transportasi. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. human trafficking di Negara berkembang. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. E. tata kerama/ sopan santun 51. C.000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Menjelaskan keterlibatan individu.

penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. Sementara itu. Sementara itu. dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995. pengangkutan. kerja atau pelayanan paksa. perbudakan. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu. penyalahgunaan kekuasaan. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. misalnya pekerja rumah tangga paksa. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. penipuan. Pada tahun 1994. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. Sementara itu. mendata sekitar 1. Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus.Di Indonesia. pada tanggal 15 November 2000. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. pemindahan. khususnya perempuan dan anak. atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. perkawinan palsu. atau posisi rentan. penculikan. angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. . kecurangan. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional. penyelundup dan sindikat kriminal. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi.

Tujuan: prostitusi dengan paksaan. penyelewengan kekuasaan. traffickers. Pola dan Aktor. periwisata dan hiburan seks. c. buruh ilegal. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. buruh kontrak. khususnya di negara-negara dunia III. perkawinan yang tidak seimbang. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. pornografi. pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. d. pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. perekrut. pencari. pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan. b. . kebutuhan mempertahankan hidup. hal.Berdasarkan devinisi-devinisi di atas. Korban. yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. paksaan dengan korban memiliki hutang. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. 23. pembantu rumah tangga. maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). Motif. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. 4 Ibid. 5. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. mucikari. e.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking). yaitu sebagai berikut: a. Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal. Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. Pola terbagi atas 2 (dua). adopsi ilegal.

Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu. Karena itu. khususnya perempuan. Namun. b. tentu bukanlah hal yang mudah. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut. Jika. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan. Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. Selain itu. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no.Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir. Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres). Untuk melakukan mobilisasi manusia. pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian.

atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri.7 tahun 1984. Pada Juli tahun 2001. yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. Ini tentu sangat memprihatinkan. wali pengawas. 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. menjalankan perwalian. beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . Meskipun. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No. maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. hak menjadi wali. Sementara itu. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi. c. atau pengampuan atas anak sendiri. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN). 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No. pengampu. 2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya. Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun.

Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar. Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah. Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. c. Sebagai contoh. memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak. d. Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. maka pernikahan dapat dilaksanakan. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa. b.social Commision on Asia pacific/ESCAP). pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking. Mereka menerapkan Standart . atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). Jika hal itu dipenuhi. pada tahun 1997. Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut.

seperti pemujaan terhadap leluhur. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing. maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah. Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu. khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha. Karena itulah. Para guide inilah yang menjadi perantara. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan. maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini. Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina. Selain ciri fisik itu. konfusianisme dan buddisme. Pada perkembangannya. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. Sekitar tahun 1980-an. Dewasa ini. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. 3. Selain alasan kesamaan budaya. Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. . khususnya sub suku Hakka.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah.

Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut. Bagi mereka. Tanpa modal dan keterampilan apapun.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. kecuali tubuhnya sendiri. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup. Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang. Sementara itu. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. Tahun 1992. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. yaitu anak perempuan dianggap . Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade. Karena itu. para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. khususnya bagi kaum perempuan. khususnya Taiwan.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin. Selain itu. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”. Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. perempuan teresebut. Sedangkan. Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). faktor perangkat hukum. Kedua. Dalam budaya tradisional. dalam masyarakat patriarkis. mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. perantara membayar sejumlah uang . Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. Padahal. Yang menjadi masalah. anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. adanya streotipe dalam masyarakat kita. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional. Dimana. Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. faktor budaya. Akibatnya. tanpa modal keterampilan apapun. faktor pendidikan. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. Banyak kasus yang ditemukan. Untuk itu. Ditambah lagi. perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position). Ketiga. Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. kecuali tubuhnya sendiri. para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan. Kelima. Bahkan. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Keempat.

Politik Perdagangan Perempuan. Andy. 2007. Simon. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. 2006. Trafiking Perempuan dan Anak. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan. 2004. Ghandi. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah.id/konten. www. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008. dkk. Triagra Utama: Jakarta. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . 2004. Pustaka Pelajar: Jogjakarta. Yentriyani.go. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Roger.or. Undang-undang Republik Indonesia No. Samuel. Dewi Silvia. Dimana. Berkorban Demi Orangtua. Sintani. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington. 2005. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Galang Press: Jogjakarta. www. Gagasan-gagasan Politik Gramsci. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat. Menghapuskan Perbudakan.depdagri. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Lapian.id/?p=25.kepada oknum aparat yang menangganinya.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605.institutperempuan. Makassar. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta.

Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan.polarhome. www.rahima. www.html. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih. www. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Sebuah Kejahatan Universal.com/singkawang@yahoogroups.blogspot.htm.or.id/SR/2207/Fokus.20031 13-05.com/pipermail/nusantara/2002-August/000027.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin.html. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26.nurulcori. Impian Pengantin Pesanan.html. diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.id. .com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk. Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007.com/msg03197.blogspot. www. www.tempointeraktif.mail-archive.muhlissuhaeri. Perdagangan Manusia. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.html. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional.html.

MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih . Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. namun usaha mengatasinya tidak efektif. Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional. Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara. Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit. Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang.

ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia. Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). dikenal peristiwa black September. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. Secara kualitatif. lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. terutama karena kemajuan teknologi. Lohame Herut Israel. tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. melampaui batas-batas wilayah negara. Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya.dalam. Dalam hubungan ini misalnya. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang. Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi. Di kawasan timur jauh. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. Spanyol. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. B. Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional.

khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. Disamping itu. Mampu menganalisis kasus teerorism . D. Menjelaskan keterlibatan individu. Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. E. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. Kerjasam team 59. mahasiswa diharapkan dapat: 34. regional maupun internasional. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. meliputi aspek: 56. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35. Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. tata kerama/ sopan santun 58. C. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. keaktifan berdiskusi 60.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. Sementara bole . Keaktifan di kelas 57. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini.

Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. Dari defenisi tersebut. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka. agar mudah di cari kebenarannya. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. Oleh sebab itu. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. Karena ia adalah strategis politis. Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat.jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh. . Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi. Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina. Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme. Dengan demikian.

Sekali asumsi dasar di terima. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. Ironisnya. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. 11 September 2001.1373. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. maka penalaran logis menjadi sempurna. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme.Dalam hal ini. yang melawan. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). retorika mereka menjadi seragam. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. mengeluarkan Resolusi no. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). “Mereka” Harus di hancurkan. Sehingga. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. Namun. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. maka dalam psikologi kata teroris. . Atas rekomendasi Washington. masalah terorisme bukanlah isu baru. kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” . Kondisi ini. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001.

. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”. Sehingga. Sehingga. Berdasarkan konsep tersebut. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. Sehingga. Bom Sharm el-Sheik Mesir.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. mengambarkan. Namun. Peristiwa ini. Akibatnya. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. media dijadikan alat propaganda yang efektif. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. Dimana. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Seperti yang dikatakan oleh Bush.Seiring dengan perjalaan waktu. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. pasca peledakan bom London. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir.

Dimana. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means). akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. Sehingga. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. melalui media pada masyarakat dunia. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. The Time dan jaringan televise seperti. Dimana. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. sangatlah tepat. disadari benar oleh pelaku media. Sehingga. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Jadi. yang bersangkutan . Sehingga. Sehingga. CNN. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. surat kabar seperti. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka.informasi tersebut cendrung bias. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. maka terjadi demonologi. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan.

karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Dimana. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. Dengan membanjirnya informasi lewat media. tanpa sikap kritis. Kasus peledakan bom WTC. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. baik yang dilakukan oleh para elit politik. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Dalam beberapa kasus teror. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. konspirasi. Untuk mencegah konspirasi proganda. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. Akibatnya. Bom London dan Mesir.menjadi korban dari rekayasa. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . Dimana.

Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. merupakan tragedi bagi umat Islam. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. 11 September 2001. Kondisi ini. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. bom Madried. Tragedi 9/11. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. Sehingga. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. bom London. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Ironisnya. Namun. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Dimana.1373. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). terhadap informasi tersebut. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata.yang diperoleh melalui media. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Atas rekomendasi Washington. masalah terorisme bukanlah isu baru. mengeluarkan Resolusi no. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . Bagimanapun. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. bom Bali. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. seperti.

kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Sehingga. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. Namun. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. Bom Sharm el-Sheik Mesir. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Sehingga. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. Akibatnya. mengambarkan. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism . hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. media dijadikan alat propaganda yang efektif. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. Berdasarkan konsep tersebut. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Peristiwa ini. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. pasca peledakan bom London. peristiwa teror di bulan Juli 2005. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Sehingga. Seiring dengan perjalaan waktu.

yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). Sehingga. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. Dimana. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. informasi tersebut cendrung bias. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. disadari benar oleh pelaku media. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. Jadi. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. maka terjadi demonologi. surat kabar seperti. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Sehingga. Penguasa akan menghalalkan . Sehingga. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. CNN. The Time dan jaringan televise seperti. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang).stereotype”. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. Dimana. melalui media pada masyarakat dunia. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. Sehingga. Dimana. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. sangatlah tepat.

Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. Dimana. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Dalam beberapa kasus teror. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. Kasus peledakan bom WTC. Untuk mencegah konspirasi proganda. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Bom London dan Mesir. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. konspirasi. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. Dimana. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Sehingga. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. tanpa sikap kritis. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Dengan membanjirnya informasi lewat media. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme.segala cara (The end justifies the means). Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. Akibatnya. baik yang dilakukan oleh para elit politik.

mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. Dimana. Kuta Square. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Bagimanapun. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. seperti. anda tidak akan memenangkannya. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik.agenda. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. terhadap informasi tersebut. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. bom Madried. Sehingga. bom London. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Tragedi 9/11. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. Jimbaran Bali. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Menggigatkan . George Walker Bush. bom Bali. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season. merupakan tragedi bagi umat Islam. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media.

Sehingga. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. Kuta Bali. Meriot di Jakarta 2003. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . di diskotek Sari Club. mencederai 282 orang. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. pasca Bom Bali I.kita pada peristiwa tiga tahun lalu. Jl. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. Kabupaten Badung. Legian. Di samping itu. Secara ekonomis. secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional. Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme. peledakan Bom J. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara. Lee kwan Yew. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. Ironisnya. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar. 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme. dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”.

Jika tidak. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. Di samping itu. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. Namun. Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional. nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman.yang berkunjung ke Bali. Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002. Akibatnya. Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. Indonesia tidak akan . Peristiwa ini. Seperti. Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia.

kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia. Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. Belajar dari bom Bali II. Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa. Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut. Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta.. terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat. benar pernyatan tersebut. namun ketatnya keamanan di Jakarta. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP . Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya. Namun. Bahkan. bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia. Namun. Semoga.

Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.html. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw. Htt:// lukman-nh. Murni kencana: Jakarta.php?id = 1096_0_3_0_M15.Tinjauan psikologi. Tinjauan Psikologi.post. M. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 . 2003. Murni kencana. Martha. Origin of Terorrisem. http://cmm.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak. Teologi dan sikap mental.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Teololgi dan sikap mental.2003. Origin of terrorism.or.logspot. Jerrold. ideologi. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. html.id//cmm-ind _more . Ideologi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful