MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

Afrika Tengah. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai. Laut Natuna. Selat Makassar.KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A. dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. Padahal. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik).8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun. Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon. 167. dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). dimana hampir 70 % (5. Namun.940 ton per tahunnya. Sedangkan. menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun.500 pulau. menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik). menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing. daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru. Bahkan. bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut. akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). . Menurut data. Asia Tenggara. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia. Dengan kata lain. Adapun.

Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya. mahasiswa diharapkan dapat: 5. perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan. regional maupun internasional. 11. C. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. Di samping merugikan negara secara finansial. 10. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara .Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. Disamping itu. B. yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan keterlibatan individu. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. dalMenjelaskan . D. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan.

E. bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004. Pada pasal 29 ayat (1) . tata kerama/ sopan santun 9. kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. namun para pelakunya dihukum ringan. Namun. terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing. keaktifan berdiskusi 11. Kedua.misalnya. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. Keaktifan di kelas 8. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif . Dimana. pada ayat (2). Kerjasam team 10. padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. meliputi aspek: 7. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A. Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. dalam UU tersebut (ZEE).

Thailand. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. Disamping itu. Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. Departemen . RRC. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional. Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. padahal menurut UUNo. Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya. Sedangkan. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat.31/2004 tentang perikanan. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya.penjara maksimal 5 tahun. Kelima. Philipina. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan. Sehingga. media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran. Ketiga. hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan. Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing. di wilayah Timur Indonesia dari 5. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Ironisnya. Ironisnya. setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. Keenam. kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya.

Kejaksaan Agung. menciptkan lapangan kerja. melindungi nelayan tradsional. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia).Perhubungan. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. Taiwan. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah. mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. Departemen Luar Negeri. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. Sehingga. dan Pemerintah Daerah. Disamping itu. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. Demikian pula. Disamping itu. sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. Untuk meminimalkan illegal fishing. dan RRC. Demikian pula. Kepolisian RI. Thailand. Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut. pelaksanaan Permen no 17. Ketujuh. Departemen Pertahanan. khsusnya wilayah laut. dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina.

Menurut Ministry of State of Environment. Ironisnya. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan. yaitu: 1. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan.Dari gambaran di atas. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda. Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. B. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari. dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. operasi pembalakan diluar petak tebangan.termasuk terumbu karang. pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah. Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru. tetapi juga dapat merusak ekositem laut. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada. sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis. Namun. . Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini.

Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional. Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging. Jadi dengan kata lain. cagar alam. Akan tetapi. Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging. gergajian. pulp. penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat . perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. 2. paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). dll).Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005.

Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. . Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. darat. 3. Amerika Latin. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. konsumsi lokal.berjalan dengan semestinya. Singapura. dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional. lemahnya penegakan hukum. Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. 4. besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. Sindikat regional dan internasional. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab.

namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya. .686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting. Dari negara anggota Uni Eropa. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia.136 meter kubik. Timber for analysist UNDP 2006. Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia. “The Final Cut. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860. Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan. dan Kamerun. Brazil.996 meter kubik.0 milyar USD). Malaysia. Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut. dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa. memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135. Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215. kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6.6 juta meter kubik kayu. senilai US$ 1. Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video.5 miliar per tahun. Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48.249 meter kubik per tahun-nya. dan Brazil. Tahun 1999.000 meter kubik per tahunnya. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar. Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar. 2006). Bab III (2001). tahun 1999 Inggris mengimpor 1.

untuk negaranegara Afrika. lebih dari 2 kali panen resmi. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon. Sementara itu. sebesar 4. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. dan Belanda. sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan.6 juta m³. dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. disusul Belgia. Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. hampir 10 kali tebangan resmi. Jerman.600 dollar AS per meter kubiknya). Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan. sebesar 50% dari jumlah panennya. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah. terutama Indonesia. Kondisi yang . dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. misalnya Kamerun. misalnya Kamboja. Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut. Ghana sebesar 2. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. Di negara-negara Asia Tenggara. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia.3 juta m³.Di Brazil. Demikian pula di Rusia. Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis.

Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat. dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan. Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja. Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu. Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia. setengah jadi. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia. baik dalam bentuk log. 2. Hasilnya. Masalah pokoknya ada . Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS. Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu. pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut. maupun produk furnitur.2001. hanya dengan derajat yang berbeda. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia.bahan dari kayu curian tadi. pemda. Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi. Bahan . Tragisnya lagi. Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan.

meskipun berdasarkan data perkiraan. yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas". Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998. Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan. Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum. masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. karenanya wajib disyukuri. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. dan ekonomi.Selama tahun 1999-2000. Scotland dkk. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan. dan Kalimantan selama 10 tahun. masyarakat. Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001. pengelolaan sumberdaya hayati. termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia. diurus dan dimanfaatkan secara . meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). Sumatra. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan. Bahkan. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar.Hutan di Indonesia.pada struktur dan kinerja pemerintahan.7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. Sayang.

Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. hutan produksi terbatas (21. Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit. modus pembalakan liar senantiasa berkembang. Bagi mereka (cukong). Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) .optimal. aparat di Indonesia (Polri. kawasan lindung (32. Modus yang digunakan kian beragam. memiliki kawasan hutan 126. Namun. 72 % hutan Indonesia musnah.6 juta hektare). 72% sudah rusak akibat illegal logging. TNI. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.4 juta hektare). tunduk dengan cukong akibat uang. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi. beberapa waktu lalu.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah. setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare. termasuk hutan yang berada di Papua. Hutan yang berada di Indonesia. Yaitu. kebakaran hutan. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). dan hutan produksi konversi (14. akibat lemahnya aparat terkait.Saat ini. praktiknya selalu menyesuaikan diri.6 juta hektare). . praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi. Pemerintah pernah mengklaim. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi. fungsi konservasi (23. Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. Namun.8 juta hektare per tahun. jaksa dan instansi lainnya). polisi kehutanan. Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat. Kemudian. sampai dengan 2005. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan.8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi. mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun.0 juta hektare). Sementara itu. bahkan cenderung makin sistematis. Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. hutan produksi (35.2 juta hektare). dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit.

izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar.Nias. Bappenas.Kedua adalah sistem lelang. dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional. dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh. Dengan cara tersebut. saat . sangat tidak mungkin BRR Aceh . permintaan dari pasar kayu internasional. ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan. ketiga. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. namun digunakan di hutan lindung.nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut. Misalnya. Sedangkan di Aceh. Namun. kedua. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin.Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan. asumsi pertama. tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. yakni faktor ekonomi masyarakat. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. proses rekonstruksi. atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar. MFP.setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang.. Indonesia adalah pemilik 126.8 juta hektar hutan. 68% . pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. Pertama. Laporan NRM. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh . Sedangkan ketiga. boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal.

Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia.500 meter kubik kayu log ke Australia. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri. Indonesia mengekspor 4. polisi. hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar.000 meter kubik. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten. Artinya. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa. Pengkoordiansian antara . Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. petugas AMDAL. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan. dinas kehutanan. dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan. Sebagai contoh. masyarakat. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia.ini. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti. tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun.

20 Februari 2008.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www. Illegal logging. DAFTAR PUSTAKA ---.203.TKI.id/News/2006/News_200603_menhut.bbc.com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu. ---.Tersangka illegal logging ditahan http://www.htm Februari 2008. Penyebab dan Dampaknya.semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging.balioutbound. dan Kasus Ambalat http://www.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. ---. 20 Februari 2008. 20 ---. ---. 20 Februari 2008.11/kompascetak/0309/16/opini/563606.com/modules.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www.sht ml Rabu.htm Rabu.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger. ---.warsi. Tuntas Rabu.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. .co.id/ind/content/view/121/ Rabu.icmi.or. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.or.71. http://64.infopapua. 20 Februari 2008. 20 Februari 2008. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga."Illegal logging".

com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu. ---.Illegal logging. Persoalan Global http://dewagumay. 20 Februari 2008. 20 Februari 2008.203."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64.71.---. .wordpress.htm Rabu.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464.

Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura. Sebagai gambaran. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2.3. Misalnya. seperti Singapura dan Malaysia. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Dimana.MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A. termasuk kasus Soeharto. besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. sepertiganya atau sekitar 18. Disamping itu.4). B. Indonesia merupakan negara terkorup.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun).000 orang. Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan. Namun. Menurut PBB dan Bank Dunia. Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55. terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2. Dimana. Pada tanggal 2 April 2007. Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara. Ironisnya lagi. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional.

Keaktifan di kelas 15. regional maupun internasional. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. meliputi aspek: 14. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. dapat disuap. keaktifan berdiskusi 18. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Disamping itu. keburukan. tidak bermoral. kebejatan. C. penyimpangan dari kesucian.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Kerjasam team 17. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan keterlibatan individu. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. kata korupsi berarti kebusukan. E. ketidakjujuran. khususnya di . berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14. mahasiswa diharapkan dapat: 12. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. tata kerama/ sopan santun 16. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah.

000 orang yang memiliki kekayaan . Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura.4. 2. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. Dalam hasil survei itu. Dengan indeks persepsi 2. Finlandia. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia. korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum. 27 April sebelumnya. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). Belanda dan Norwegia. seperti Singapura dan Malaysia. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu.November 2007 lalu. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2. yang ditempati Somalia. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara.000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura. Tahun 2007. Dibandingkan negara-negara tetangga. Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup. Namun. ketika orang berbicara mengenai korupsi. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi. yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. meningkat dari tahun sebelumnya. Yang mengejutkan. dengan Singapura.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua.2. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus. corrumpere. tetaplah berkonotasi buruk. Di lain sisi.Di Indonesia. Pada tahun 2006. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan. apapun artinya. sepertiga dari 55.3.

termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan.3 Triliun. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut. Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun.4 triliun. Prabumulih. Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab. Kasus korupsi di Pertamina. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini.4 juta. Gotong Royong. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa). Negara dirugikan sebesar 1. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident). Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia. pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain.8 juta. Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan . Bos Bimantara Rosano Barack. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. dan Bunyu. ia tidak hadir dengan alasan sakit. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya. Amal Bakti Muslim Pancasila. Supersemar. serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. Selain itu. Jatibarang. Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya. Dana Sejahtera Mandiri. dan Siti Hardiyanti Rukmana. Kerugian negara hingga US$ 31. Jumlah kerugian negara adalah US$ 24.

Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Dalam pemeriksaan. Bob Hasan.kerugian negara Rp 15. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. dan tiga tahun penjara. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI. dan Heru Soepraptomo. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum. Paul Sutopo. Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada. Yang jelas.5 triliun. Di samping itu. Sebelumnya. Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). Ketiganya kini sedang naik banding. yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto. Dalam proyek pemetaan hutan. dengan dugaan kerugian Rp 30 . Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI. Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. kasus korupsi tak luput melanda. Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Jawa Tengah. dan Tommy Soeharto. dua setengah. Di ujung lain Indonesia. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. Sjamsul Nursalim (BDNI). Yang terlibat dalam kasus tersebut.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Prajogo Pangestu. Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. membantah keras tuduhan korupsi. hingga akhir 2002. pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI.4 triliun. Abdullah Puteh. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. sejumlah pejabat Departemen Kehutanan.025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia).4 triliun. antara lain. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac). Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Bersama tiga petinggi BI itu. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2. David Nusa Widjaja (Bank Servitia). Hendrobudiyanto. Prajogo. dari 52 kasus BLBI.

7 Tahun 2006. 31 Tahun 1999 dan UU No. UU No. dan ada juga lembaga non-pemerintah.7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003. Indonesia sendiri. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31. Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Kolusi dan Nepotisme (KKN). telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran. UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. . 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. BPKP. 20 Tahun 2001. Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi. Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No.. Yang terbaru di tahun 2008 ini.5 Milyar.miliar. 3 Tahun 1971. di tingkat internasional. Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. lewat rapat paripurna DPR. Meksiko. Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi). pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara. Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC. Dalam pemberantasan korupsi ini.Selain itu. Kejaksaan. Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006. Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. media massa atau organisasi massa seperti ICW. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset). Kepolisian.

Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. menurut Prof. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. yaitu kriminalisasi. kerjasama antar . 31 Tahun 1999. Hanya saja. dalam kapasitas. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. Sebab. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. Meski demikian. Kedua. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta. keuangan atau perdagangan. untuk suatu badan sektor swasta. Andi Hamzah. UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. Berikutnya asset recovery. Tidak bisa tidak. Namun yang perlu dicermati. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. Selain sesuatu yang baru. sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. terorganisir. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. asset recovery dan kerjasama internasional. batasan sektor swasta. Ketiga. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. Disamping itu. dan bersifat transnasional.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. kriminalisasi dan kerjasama internasional. Pertama.

tapi aparat Indonesia lambat responnya. Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC. Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. Seringkali pihak luar mau membantu. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). Sementara di Singapura. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi.negara menjadi pilihan utama. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset. misalnya.Soal kerjasama internasional. ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi. sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan. . Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004. Yakni perjanjian MLA dengan Korea. dalam hal MLA Indonesia kurang progresif.UU No. Padahal. saling menguntungkan dan non intervensi. Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia.Selain ekstradisi. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons). Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. 1 Tahun 2006). Ekstradisi (UU No. yakni adanya kepentingan politik yang sama. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana. Sayang. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional. Misalnya saja Yunus Husein. perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain. Di Hongkong.

Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada. untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula. Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. Misalnya saja.Kesimpulannya. Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK). Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan.UU Korupsi. Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu. bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. parlemen (DPR) menempati urutan . UU Pencucian Uang. UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK. awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008. dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain UNCAC. tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. Tak dapat disangkal. peningkatan profesionalitas. upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak. Oleh karena. dan penerapan sanksi yang keras dan tegas.

Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Prabumulih. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi. Kasus di Pertamina-misalnya.misalnya. Jatibarang. Pertamina dengan PT. Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru. dan Multi National Cooperation (MNC). dan Bunyu.kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup. dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. Pertama. menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138. Pengusaha Naga. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. Keempat. . Militer (ABRI) . dimana negara dirugikan US $ 50 juta. Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana.pada tanggal 17 September 2007. Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Istana. keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi. Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. Dimana. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko.35 miliar dollar AS (1967-1998).8 juta dollar AS. melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1. Ketiga. Faktanya. PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery).3 triliun. Ironisnya. Kedua. Laksamana Sukardi. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI).5 triliun. telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 .. yaitu: Cendana. hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000.

Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. Belajar dari Nigeria. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas . Dimana. Namun. Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS. Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. parlemen. dan pejabat negara.Kelima. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. kebijakan. Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program. Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan.

Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya. DAFTAR PUSTAKA . maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. jika kelak saya terbukti korup”. lalu masukan saya ke peti itu. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.kakap.

Seperti halnya terorisme. Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Disamping itu. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Kolombia sebagai negara pemasok utama. Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu. . Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Namun. regional maupun internasional. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. organisasi (sindikat) tetapi negara. melalui Meksiko masuk ke Amerika. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. B. C. Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat. perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara .MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A. selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. banyak kartel terdapat di negara ini.

Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26. sejarah narkoba . Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. distribusi. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang. Namun. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. meliputi aspek: 21. E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Kapanlagi. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. ekstasi. dan penjualan narkoba secara ilegal. Kerjasam team 24. heroin. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman. keaktifan berdiskusi 25. mahasiswa diharapkan dapat: 16.com.D. dsb. Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. pengolahan. Menjelaskan keterlibatan individu. morfin. seiring dengan perkembangannya. tata kerama/ sopan santun 23. mariyuana. seperti opium. Keaktifan di kelas 22.

000 triliun. Laos. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. dan Myanmar. sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. Sekitar abad XVIII.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. Thailand. Abad XIX. Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. 8 juta pengguna heroin. Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. dan pil psikotropika. Pakistan. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. dengan usia 15-64 tahun. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. shabu. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. Indonesia. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan. Afganistan. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis. 13 juta menggunakan kokain. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia. Namun demikian. Penemuan pabrik narkoba . Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini. yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi. Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak.

Baukan hanya itu.000 ton per tahun Lebih lanjut. Bahkan secara terpisah. Riau dan 1 di Pluit. Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu). dan sekitar 2. dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan. Jakarta Utara. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional. Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini. dan ternyata ada 4 lokasi lain. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia. bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. dan Laos). Timur. Jawa Timur menjadi contoh nyata.000 orang pertahun. Dengan demikian. Belum cukup. Pakistan. BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa . sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong. tak terkecuali Indonesia. Pemasok lainnya berasal dari Iran. Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya. Myanmar. Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. dan Afganishtan. dalam satu studi yang Selain itu. menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara.6 ton perbulan. Namun tidak disebutkan lokasinya. UNODC (United Nations On Drugs and Crime). jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika.2 juta orang menyalahgunakan narkoba.000 orang pecandu heroin.9 hingga 3.terbesar di Tangerang maupun Batu. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1.1 gram. Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0. di Indonesia terdapat sekitar 557. Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). di Batam. yang produksinya sudah hampir mencapai 4.

seperti kokain di Amerika Selatan. opium di Afganishtan. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. Secara umum. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. penyedia jasa keuangan. Apalagi. dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini. serta negara-negara di segitiga emas. yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal. Selain itu. Peran PPATK. Namun. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya. ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. tetapi ganda. Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang . sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap. melainkan dengan produk narkoba.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang.

Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Di samping itu. Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara. . saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini. pihak internasional dan domestik. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no. membuat. Parahnya lagi. Seperti baru-baru ini. banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin. Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara.22 tahun 1997 Bab V pasal 32. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.

Kapanlagi. 24 November 2007.com. Harian sinar harapan. copy right 2007 _______. 2005. 3 Maret 2004 . Sinar Harapan www. 2008 Harian suara merdeka. 1 November 2007. TEMPO Interaktif.Kapanlagi. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi.DAFTAR PUSTAKA Can. www. sejarah narkoba Moninca. Edisi :Eabu. Drug trafficking. Edi. Defending Human Rights for Drugs Users. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba.com.htm. Kompas. Acces date : 06 Feb.. Yenti. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Jesse. 2002. Garnasih. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. 11 Februari 2005 Harian komentar.

pencucian 1. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. pornografi anak 1. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp. penggelapan pajak 4. Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional . Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam.MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A. pembalakan liar 4. narkotika 3. tidak teridentikasi 20.500 juta melalui PJK sebanyak 1. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12.968.180 laporan. kejahatan perbankan 27. pemalsuan uang 4. perjudian 3. penipuan 157 kasus. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas. pemalsuan dokumen 19. penyuapan 7. Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5. teroris 5. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. Mantan Managing Director INF. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang. Tahun 2003-2006.

Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. regional maupun internasional. menyamarkan. . C.Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah. Menjelaskan keterlibatan individu. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Keaktifan di kelas 29. meliputi aspek: 28. tata kerama/ sopan santun 30. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23. Kerjasam team 31. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. keaktifan berdiskusi 32.baik melalui kerjasama bilateral. Disamping itu. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. mahasiswa diharapkan dapat: 20. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan. D. Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya. E. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22.

integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. bank fraud. placement. arms trafficking. Sedangkan narcotics trafficking. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. Saat ini. securities fraud. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri . apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS. Indonesia. counterfeiting.Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. dari bank ke bank. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter. Karenanya. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya. Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. Ketiga. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. Pertama. layering. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya. Contohnya. Kedua. Dengan dana yang sebesar itu. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang. dari negara ke negara. Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia.

Tidak cuma investor. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering. mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara.Amerika Serikat. Meskipun demikian. Nigeria. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional.49 persen di posisi 69. masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya. mau tak mau. Brigjen Alex Bambang Riatmojo. kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia. Beliau juga mengungkapkan. meski selama tahun 2004 telah naik 11. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN). investasi juga bakal terganggu. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. dan Liberia. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun.6 persen per tahun.71 milyar dolar AS. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4. Maka. Tak cuma ekspor.Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang. Artinya. terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana. Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6.6 milyar dolar AS di tahun 2004. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering.

money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi. Dalam hal pengendalian moneter. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara . selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. BUMN juga bakal berimbas. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada. Selain itu. pemerintah juga bakal disulitkan. bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang.perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar. Sebab. dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. Bahayanya. suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional. Lebih mengkhawatirkan. sebab. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir.Tindakan ini. khususnya di Indonesia. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global. sangat berdampak buruk terhadap negara.

15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut. Sehingga. Selama ini. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. seperti yang dilakukan di luar negeri. hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. dan tidak dapat menjangkau. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. UU ini memang sudah direvisi. hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. Sebenarnya.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. tapi juga harus diakui di negara lain. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian. . lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum. Australia. Intinya. di satu sisi. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. Dalam amendemen UU baru ini. Tetapi. Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif. dan masih banyak lagi. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana. Walaupun begitu. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah. sayang. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan.

. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut. United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. pasal 82. karena negara tersebut melegalkan perjudian. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking. distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. 17 tahun 1997. Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. pada April tahun 2002. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. dan pasal 83. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia. dengan pencucian uang menempati urutan pertama.misalnya. dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. Selain itu. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB.

salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. serta kerja sama domestik dan internasional. analisis dan kepatuhan. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. Kedua. Pertama. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai. penegakan hukum memang sangat diperlukan. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. meningkatkan capacity building dari penegak hukum. Jauh sebelum itu terbentuk. Mae Fah Luang Foundation. ada empat pilar yang harus diperkuat. hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. Thailand bagian utara. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika. Meski demikian. . drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. seperti kepolisian. Yakni. Kini. Ketiga. yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial. Sekadar perbandingan. yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. Dalam hal ini.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. Meskipun demikian. Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. ` Disisi lain. dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. sumber daya manusia dan teknologi informasi. sebuah yayasan di Thailand. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya. Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia.

audit terhadap penyedia jasa keuangan.com. 2002. Sutan Remy. TEMPO Interaktif.kompas. Edi. 11 Februari 2005 Harian komentar. sejarah narkoba Moninca. Yunus.2002. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional. Keempat. 24 November 2007. http://www. Kapanlagi. Yenti. Sjahdeini. Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Defending Human Rights for Drugs Users. Sinar Harapan. copy right 2007 . Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang.htm.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein. 1 November 2007.. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. Jesse. Harian sinar harapan. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. Garnasih. memperkuat efektivitas profesional PPATK. Sinar Harapan www.menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Kelima. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Kompas. 2005.

Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. pengadaan. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. Gray market merujuk pada situasi._______. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. perdagangan. penyaluran maupun donasi senjata. Drug trafficking. www. Edisi :Eabu. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. pembelian. Sementara . 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A. Acces date : 06 Feb.com. 2008 Harian suara merdeka.Kapanlagi.

Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. seperti chemical dan biological weapons misalnya. B. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. regional maupun internasional. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. small arms survey 2001. Keaktifan di kelas . SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27. D. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya. E. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . mahasiswa diharapkan dapat: 24. C. Disamping itu. Menjelaskan keterlibatan individu. ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Padahal. meliputi aspek: 35.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait.

Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil. penyaluran maupun donasi senjata. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. seperti chemical dan biological weapons misalnya. tata kerama/ sopan santun 37. sering menjadi pertanyaan. small arms survey 2001. Kerjasam team 38. Gray market merujuk pada situasi. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. pembelian. pengadaan. Padahal. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law.36. keaktifan berdiskusi 39. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. perdagangan. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? .

mulai dari penembakan salah sasaran. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. Segala perbuatan. Wajar memang. sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. baik atau buruk. . • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional. tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara.Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. Pedagangan senjata illegal. hingga perdagangan illegal. dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional. yakni “Grey Market dan Black Market”. namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. Senjata api memang mengerikan. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional. suplai persenjataan ke wilayah konflik. • Kurangnya pendataan kepemilikan senjata. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal. senjata api jenis ringan saja. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal.

juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. • Motif ekonomi.• Khusus di Indonesia. sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata. Sebut saja dua negara super power. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. Amerika Serikat. Senjata. maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. Bahkan. Prancis. merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. Laporan Kongres AS menyebutkan. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. Semakin banyak orang terlibat. yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. kurangnya kontrol TNI. Rusia dan Cina. serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri. Inggris. Rusia dan Amerika. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini. a. Ketika suatu negara diembargo. AS menguasai hampir 42% .

Tahun 2006 lalu.yang menguasai 21.9 milyar dollar pada tahun 2006. merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu. Tak hanya itu. Tempat kedua diduduki Rusia. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS. Dengan besarnya produksi. Dua tahun lalu. Nasional Indonesia. Jika hal itu benar.Subadi. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan. pada tahun yang sama. yang nilainya mencapai 16. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. terkait masalah pembelian sejata ilegal. dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi. /43075. khususnya AS. Pada bulan Mei 2007 kemarin. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal. empat orang WNI dengan pimpinan Hj. ternyata juga tak luput dari kasus itu.pasar persenjataan dunia. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan.html .org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. yang notabene bukanlah negara produsen senjata. b. Melalui serangkaian jalur. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052. 2 http://www. Selain itu. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj. Subandi tertangkap di Maryland.amnesty. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan. di New York. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini.AS. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai.6% pasar dunia.

. Senjata Laras PanjangJenis Musan.Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. Anwar (sipil) 2. Ditemukan 70 peluru tajam. mantan Kabakin ) Jl. Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum. 3. Wasno. SP Kaliber V 30. Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7.8. Rasamala .6.65.di rumah Ari Sigit. magasen berisi tujuh butir peluru. 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin). 16 Februari 2000 . senjata rakitan mirip M-16. Mauser caliber 30. Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung. Yusron. Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser. Menteng Halaman Hotel Mercure.

Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT. NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW.. 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46). SM (31). 8. Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. Desa Pakulona n. anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl. Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). Timika. Freeport. Maret 2002 7. anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan.4. Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. Serpong.

Brebes. 9 granat Tangan dan 9 teropong. Militer yg disersi M16. Jakarta Utara 10. 42 senjata laras pendek. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur.butir peluru dan sebuah granat. M16. GAM Peluncur Granat. Mauser.985 butir peluru. 42 senjata laras pendek. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. SS-1. 24 Maret 2006 Jl. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g. 9. 9 granat Tangan dan 9 teropong. 96 bedil laras panjang beralur. Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16. Jenisnya SS1. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 .985 butir peluru. 28. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12. Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. MP-5. 11. AK serta 28. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol.

adalah tindakan pencucian uang (money laundry). Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry.com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras. 2006. Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia. 14. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E. F. dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit.13. Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. terutama dalam konflik bersenjata. Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta. Begitu pula dalam hal lain. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. dengan mudahnya senjata diperoleh. perdagangan senjata di daerah Maluku. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme. tentara (N.blogspot. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal.html . ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi.56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta. Yang lebih merugikan. maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. utamanya bagi negara. aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5.

bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya. terutama di negara-negara tertentu. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. .  Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan. Perdagangan senjata. Tapi. Jika memungkinkan. Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum.  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri.  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi. pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu. Oleh karena itu. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari.Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini. hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi. peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini. seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan.

pukul 09. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.37 .10 diakses tanggal 23-02- http://www.kaskus.amnesty. diakses tanggal 23-02-08.pukul 08. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata.html.html.us/archive/index. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.cmm.com/2007/08/skandal-perdagangan.pukul 10.43 http://wwwlfip.pukul 15.or. tanggal21-0208. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.html.php/t-573991.pdf/4662.37 http://www. diakses http://bagyoesx.senjata/43074. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.html. 08.php/t-530741.diakses tanggal 23-02-08. diakses tanggal 23-02-08.45 /43075.pukul 11.id/cmm-ind_more.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro.blogspot.html.

Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet. Secara total. menurut laporan tersebut hanya 0.349 orang yang melapor. yaitu blue collar dan white collar.6 persen dari 9.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan. namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut.8 persen dari 16. Menurut survei AC Nielsen 2001. mahasiswa diharapkan dapat: 28.575 dollar AS. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime. Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime . Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika. Dimana. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS. Sedangkan.000 dollar AS per orangnya. C. meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini. laporan tersebut menyatakan bahwa 17. rata-rata kehilangan 3. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Namun.775 pengaduan.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A. D. 42. Dari 2. Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini.

Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. Kerjasam team 45. Menjelaskan keterlibatan individu. tata kerama/ sopan santun 44. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. keaktifan berdiskusi 46. Selain itu. Akibatnya. Keaktifan di kelas 43. Boleh dikata. Selain kronologi di atas. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47. Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime. 3.29. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. E. kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : . Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. meliputi aspek: 42.

Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain.Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. 1. . defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1. Jenis. Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000. 2. Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer. b. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal.a. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet.

Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. f. Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial.5 milliar pounsterling. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A. sabotase dan penghancuran data korban. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. c.S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan. Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya. dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. Akibatnya. Awalnya .b. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis. e. d. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai.

Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. diterbitkan peraturan internasional. Untuk mengantisipasi masalah tersebut. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. g. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. h. k. i. UU no. Untuk tindak kejahatan ini. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi .virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email. sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim. Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda. j. Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual.

3 0. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster.pandangan (isme). Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir.5 0. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya.4 % . E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya.2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68.6 2. Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial.9 0.5 0.7 2. Hate sites Dalam situs ini.9 0. promosi kebijakan hingga ideology.4 0. 3.3 0. l.korbannya. m. para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu.

. serta penyusupan komputer alias hacking 144.2 % 1. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%.6 % 4. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam. Selain itu. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya.4 % 9. lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007.  Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif.9 % 1% 0.000 kasusus yang terectata tahun lalu. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom.500 kasus. Dalam dokumen A/CONF.000 kasus. Sementara itu. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207.Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13.8 % 0. pencurian identitas 92. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris. perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu. 187/1013.000 kasus. dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet. setiap dikutip detikINET dari AFP. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime .8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial.

dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. yaitu sebanyak 2. Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006. melonjak hampir 52 persen pada 2005. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru. hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry. Para aparat penyelidik di Selandia Baru.dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC).  Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association. jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk .081 orang tahanan. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya. namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat. Selain itu. Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS.161 tahanan. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. Amerika Serikat.

ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. 4. 42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. bias informasi. hackers. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. pornografi. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. terorisme digital. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. cracker dan sebagainya. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya. bangsa dan negara. atau sekitar 19 juta dollar AS. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. perang informasi sampah. Contoh lain. Situs Microsoft. Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime .

Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. pencurian data. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi.yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. ponografi. Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. . pemalsuan kartu kredit. kelompok masayarakat.Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber . yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional. G. Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. terorisme dan ekstrimisme di internet. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak.

Dalam hukum internasional. dan keenam. passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban.Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace. yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). Meskipun di masa .Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. misalnya penyiksaan. Kelima. dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate). pertama adalah pendekatan teknologi. Keempat. yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). dikenal tiga jenis jurisdiksi. pembajakan udara dan lain-lain. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). asas Universality. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan. dan ketiga pendekatan hukum. Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. objective territoriality. yaitu : pertama. Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia. subjective territoriality. dintersepsi. yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. Ketiga. Kedua. genosida. kedua pendekatan sosial budaya-etika.

`Oleh karena itu. seperti computer.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI).namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional.Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional. ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location. beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada. Kedua. kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica. Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya. carding. dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah. hacking and viruses.. misalnya melalui konvensi internasional. Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama. yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. Asas. kegiatan uploading . the principle of basis of presence. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing. cracking. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords.mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement). Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional. Secara radikal.

Ketiga The Theory of International Spaces. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara. Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime. tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber.dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. Misalnya. melainkan pada sifat internasional. Kedua adalah teori The Law of the Server. dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. yakni sovereignless quality. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. Hongaria telah membuat dan menyepakati . Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa. Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini. Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space.

tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. konvergensi. yang mencakup kebebasan untuk mencari. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional. dan menyebarkan informasi/pendapat. Upaya penanggulangan Cyber Crime . Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas. termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. menerima. Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara. Kedua. Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat. Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama. 6. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi.Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia.Ketiga.

Situs Microsoft. bangsa dan negara. G. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. hackers. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. terorisme digital. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. bias informasi. pornografi. perang informasi sampah. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. cracker dan sebagainya.

Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. ponografi. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. pencurian data. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. . terorisme dan ekstrimisme di internet. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi.ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. 7. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. pemalsuan kartu kredit. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. kelompok masayarakat. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu.

N. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Free Press: Now York. NJ Casey Eoghan. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.1993. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. A Harourt Science and technology company: london Anthony G.. . 1976. Transaction Publishers: New Brunswick.Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities. Smith . Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. Princeton University Press: Princeton. Digital evidence and computer Crime. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi.1993. McGrew and Paul G. study of The future Word. Lewis. 2001. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Global politics. Polity Press: Cambridge Richard Falk. Turbulence in world Pacific. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P.1998.Grabosky and Russell G. Resenaus James N.

(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano. Co.com./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia.html ( akses: 05/04/2006) MODUL . Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia. realitas dan pirtualitas http://budi.solusihukum.php. Insan.id/articles/it-within-cyberlaw.blokspot.Harian Kompas.doc. Kriminalitas di Internet http://www. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace.com/artikel482/cybercrime06.

traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta . pembantu rumah tangga. pengiriman. ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan. penculikan. Di Afrika. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian. dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. penculikan. buruh. berupa: ancaman. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak. tipu daya. Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara.000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. Menurut suatu kajian. pengantin pesanan. dan penipuan.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A. pemaksaan. penjualan. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. Adapun. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. pembelian. penampungan. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. baik itu dengan rayuan. Malaysia misalnya. dan eksploitasi seks. industri pornografi.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran. ada sekitar 300.000 – 900.

Keaktifan di kelas 50. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. Dengan kemajuan teknologi. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat. Kerjasam team 52. C. dan transportasi. perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks. semakin berkembang pula modus kejahatannya. meliputi aspek: 49. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. informasi. tata kerama/ sopan santun 51. Menjelaskan keterlibatan individu.diajarkan untuk berdagang. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. mahasiswa diharapkan dapat: 30. Menurut data Europol. human trafficking di Negara berkembang. D. Namun. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. keaktifan berdiskusi 53. . Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. E. 3.000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya.

Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional. penculikan. perbudakan.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. kecurangan. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. pada tanggal 15 November 2000. Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. mendata sekitar 1. Pada tahun 1994. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus.Di Indonesia. penipuan. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). penyelundup dan sindikat kriminal. pengangkutan. kerja atau pelayanan paksa. khususnya perempuan dan anak. Sementara itu. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi. pemindahan. Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia. misalnya pekerja rumah tangga paksa. penyalahgunaan kekuasaan. atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. Sementara itu. perkawinan palsu. dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. atau posisi rentan. Sementara itu. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. . atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut.

d. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. periwisata dan hiburan seks. Motif. menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan.Berdasarkan devinisi-devinisi di atas. kebutuhan mempertahankan hidup. maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. . pencari. e. b. perkawinan yang tidak seimbang. 4 Ibid. pembantu rumah tangga. Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. buruh ilegal. yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). Pola dan Aktor. pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. penyelewengan kekuasaan. paksaan dengan korban memiliki hutang. maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking). traffickers. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. hal. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. 23. mucikari. yaitu sebagai berikut: a. pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. Korban. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. buruh kontrak. 5. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. Pola terbagi atas 2 (dua). Tujuan: prostitusi dengan paksaan. perekrut. khususnya di negara-negara dunia III. pornografi. adopsi ilegal. c.

khususnya perempuan. Namun. pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian. aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no.Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. Untuk melakukan mobilisasi manusia. Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. Selain itu. Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. Jika. Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. b. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. tentu bukanlah hal yang mudah. terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini. pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres). pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . Karena itu.

2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata. Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya. 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. pengampu. Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun. atau pengampuan atas anak sendiri. beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. Pada Juli tahun 2001. c. Ini tentu sangat memprihatinkan. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi.7 tahun 1984. telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. Meskipun. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu. wali pengawas. 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN). Sementara itu. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No. atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri. yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. menjalankan perwalian. hak menjadi wali.

Mereka menerapkan Standart . Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. Sebagai contoh. c. atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa. pada tahun 1997. Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak. b. d. maka pernikahan dapat dilaksanakan. Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut.social Commision on Asia pacific/ESCAP). memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Jika hal itu dipenuhi. pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking. Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah. Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan.

Para guide inilah yang menjadi perantara. Pada perkembangannya. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing. Sekitar tahun 1980-an. konfusianisme dan buddisme. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. Selain alasan kesamaan budaya. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. . perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina. Karena itulah. seperti pemujaan terhadap leluhur. maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini. khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. Selain ciri fisik itu.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. Dewasa ini. Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan. Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha. Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah. 3. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. khususnya sub suku Hakka.

para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut. Sementara itu.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. Bagi mereka. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade. Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik. kecuali tubuhnya sendiri. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. yaitu anak perempuan dianggap . Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang. khususnya bagi kaum perempuan. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. khususnya Taiwan.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya. Karena itu. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup. Tahun 1992. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan. dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. Selain itu. Tanpa modal dan keterampilan apapun.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. Akibatnya. Sedangkan. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position). Dimana. tanpa modal keterampilan apapun. faktor pendidikan. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. Kelima. Yang menjadi masalah. Untuk itu. Banyak kasus yang ditemukan. Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. adanya streotipe dalam masyarakat kita. Kedua. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. dalam masyarakat patriarkis. para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. faktor perangkat hukum. perantara membayar sejumlah uang . Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. perempuan teresebut. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional. Dalam budaya tradisional. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Ketiga. mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. Bahkan. kecuali tubuhnya sendiri. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. Keempat.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. Padahal. Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. faktor budaya. Ditambah lagi. Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak. yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”.

Simon.id/?p=25. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah. Lapian. Dewi Silvia. dkk. 2005. 2006. Galang Press: Jogjakarta. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington. Makassar. Samuel. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan. Sintani.go. Dimana. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Triagra Utama: Jakarta. Menghapuskan Perbudakan. Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat.depdagri. Berkorban Demi Orangtua.institutperempuan. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . Politik Perdagangan Perempuan. Undang-undang Republik Indonesia No. Pustaka Pelajar: Jogjakarta. www. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang.id/konten. 2004. 2007.kepada oknum aparat yang menangganinya. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.or. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. 2004. Ghandi. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia. Roger. Yentriyani. Andy. Trafiking Perempuan dan Anak. www.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. Gagasan-gagasan Politik Gramsci.

www.htm. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional. www.Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan. Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007.id. .html. www.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih.rahima.html.mail-archive.id/SR/2207/Fokus.or.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin.html.polarhome.com/msg03197. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008. www.html.com/pipermail/nusantara/2002-August/000027.com/singkawang@yahoogroups.20031 13-05.muhlissuhaeri. Perdagangan Manusia. Impian Pengantin Pesanan.blogspot.blogspot. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008. diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk.html.nurulcori. Sebuah Kejahatan Universal.tempointeraktif. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www. www.

Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. namun usaha mengatasinya tidak efektif. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih . Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara. Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit.MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional.

terutama karena kemajuan teknologi. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). B. mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. melampaui batas-batas wilayah negara. dikenal peristiwa black September. Spanyol. Dalam hubungan ini misalnya. Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. Secara kualitatif. ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya. Lohame Herut Israel. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia. tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme.dalam. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. Di kawasan timur jauh. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya. Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional.

Disamping itu. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Keaktifan di kelas 57. Mampu menganalisis kasus teerorism . Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. D. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. mahasiswa diharapkan dapat: 34. C. keaktifan berdiskusi 60. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. regional maupun internasional. Menjelaskan keterlibatan individu. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain. Kerjasam team 59. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Sementara bole . Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. tata kerama/ sopan santun 58. Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. E. meliputi aspek: 56. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35.

Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. Dari defenisi tersebut. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi. agar mudah di cari kebenarannya. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme.jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. Dengan demikian. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. Karena ia adalah strategis politis. . Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina. Oleh sebab itu. maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme. Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh.

banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. yang melawan. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa.1373. Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan.Dalam hal ini. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Sehingga. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. masalah terorisme bukanlah isu baru. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” . maka penalaran logis menjadi sempurna. . 11 September 2001. Ironisnya. Atas rekomendasi Washington. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. retorika mereka menjadi seragam. Namun. “Mereka” Harus di hancurkan. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. mengeluarkan Resolusi no. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Sekali asumsi dasar di terima. Kondisi ini. maka dalam psikologi kata teroris. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional.

Namun. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. Berdasarkan konsep tersebut. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. Peristiwa ini. Sehingga. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Dimana. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. Bom Sharm el-Sheik Mesir. pasca peledakan bom London. Sehingga. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. mengambarkan. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. Akibatnya. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya.Seiring dengan perjalaan waktu. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Sehingga. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. . peristiwa teror di bulan Juli 2005. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya.

Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. surat kabar seperti. yang bersangkutan . maka terjadi demonologi. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. disadari benar oleh pelaku media. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. melalui media pada masyarakat dunia. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. The Time dan jaringan televise seperti. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. Sehingga. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. Dimana. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means). “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Dimana. Jadi. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. Sehingga. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. sangatlah tepat. CNN. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai.informasi tersebut cendrung bias. Sehingga. Sehingga.

sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. baik yang dilakukan oleh para elit politik. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Dimana. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. tanpa sikap kritis. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Kasus peledakan bom WTC. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Bom London dan Mesir. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. konspirasi. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. Dalam beberapa kasus teror. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Akibatnya. Untuk mencegah konspirasi proganda. Dimana. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif.menjadi korban dari rekayasa. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Dengan membanjirnya informasi lewat media.

bom London. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. Tragedi 9/11. bom Bali. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. 11 September 2001. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. masalah terorisme bukanlah isu baru. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. seperti. merupakan tragedi bagi umat Islam. terhadap informasi tersebut. Dimana. Namun. mengeluarkan Resolusi no. bom Madried. Kondisi ini. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Atas rekomendasi Washington. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. Ironisnya. Sehingga. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme.1373. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik.yang diperoleh melalui media. Bagimanapun.

Peristiwa ini. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. Sehingga. Seperti yang dikatakan oleh Bush. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Akibatnya. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism . mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. Bom Sharm el-Sheik Mesir. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. Berdasarkan konsep tersebut. mengambarkan. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Seiring dengan perjalaan waktu. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. Sehingga. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Sehingga. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Namun. pasca peledakan bom London. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World.

bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Dimana. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. informasi tersebut cendrung bias. Dimana. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). disadari benar oleh pelaku media. sangatlah tepat. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. Sehingga. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan.stereotype”. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. maka terjadi demonologi. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Jadi. Dimana. Sehingga. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. surat kabar seperti. CNN. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. Penguasa akan menghalalkan . terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. melalui media pada masyarakat dunia. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). Sehingga. The Time dan jaringan televise seperti. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Sehingga. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan.

Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Dengan membanjirnya informasi lewat media. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . baik yang dilakukan oleh para elit politik. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Untuk mencegah konspirasi proganda. Dimana. Kasus peledakan bom WTC. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Dalam beberapa kasus teror. konspirasi. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Sehingga. Dimana. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme.segala cara (The end justifies the means). akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. Akibatnya. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. tanpa sikap kritis. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Bom London dan Mesir. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut.

bom Bali. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. Tragedi 9/11. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. Sehingga. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. Bagimanapun.agenda. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. bom London. George Walker Bush. Kuta Square. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. terhadap informasi tersebut. bom Madried. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. seperti. Dimana. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media. merupakan tragedi bagi umat Islam. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. anda tidak akan memenangkannya. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. Jimbaran Bali. Menggigatkan .

pasca Bom Bali I. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”. Secara ekonomis. secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar. Kabupaten Badung. Legian. Jl. Kuta Bali. Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. di diskotek Sari Club. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. Di samping itu. 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. peledakan Bom J. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia. Sehingga. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia. mencederai 282 orang. Meriot di Jakarta 2003. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian. Lee kwan Yew. Ironisnya.kita pada peristiwa tiga tahun lalu. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura.

nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia.yang berkunjung ke Bali. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. Peristiwa ini. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa. Namun. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. Akibatnya. Jika tidak. Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. Di samping itu. Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002. Indonesia tidak akan . Seperti. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I. Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional.

Namun. Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia. Bahkan. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia.. pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya. Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP . Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta. Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa.kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir. adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan. Belajar dari bom Bali II. Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat. bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. Semoga. namun ketatnya keamanan di Jakarta. benar pernyatan tersebut. berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. Namun. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut.

html. Teologi dan sikap mental. ideologi. Htt:// lukman-nh.id//cmm-ind _more . Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.post.Tinjauan psikologi. Origin of Terorrisem. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.php?id = 1096_0_3_0_M15. http://cmm. Origin of terrorism.2003. Tinjauan Psikologi. Jerrold.html. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 .logspot. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw. Teololgi dan sikap mental.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak. Martha. 2003. M. Ideologi.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006. Murni kencana: Jakarta.or. Murni kencana.