MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon. Padahal. dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). dimana hampir 70 % (5. Afrika Tengah. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik). Bahkan.KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A. dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut.940 ton per tahunnya. akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik).8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial. sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. 167. Namun. Selat Makassar. Laut Natuna. . menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing. Asia Tenggara. Menurut data. Dengan kata lain.500 pulau. daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru. Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. Sedangkan. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia. Adapun.

C. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. dalMenjelaskan . Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. Menjelaskan keterlibatan individu. Disamping itu. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. 10. regional maupun internasional. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . B. Di samping merugikan negara secara finansial. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. mahasiswa diharapkan dapat: 5. 11.Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. D. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya. namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan.

begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. pada ayat (2). keaktifan berdiskusi 11. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. tata kerama/ sopan santun 9.E. Kedua. Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing. terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. Kerjasam team 10. kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. Dimana. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif .misalnya. Pada pasal 29 ayat (1) . Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. meliputi aspek: 7. dalam UU tersebut (ZEE). Keaktifan di kelas 8. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. namun para pelakunya dihukum ringan. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. Namun. Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004.

pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. RRC. Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. Philipina.penjara maksimal 5 tahun. Ironisnya. Departemen . kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. Keenam. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya. namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan. Ironisnya. di wilayah Timur Indonesia dari 5. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya. Ketiga. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Sedangkan. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). Disamping itu. padahal menurut UUNo. Kelima. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. Thailand. Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. Sehingga. Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan. Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya.31/2004 tentang perikanan. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran.

Demikian pula. Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. dan RRC. namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal. menciptkan lapangan kerja. Thailand. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . Ketujuh. sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. pelaksanaan Permen no 17. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. melindungi nelayan tradsional. Taiwan. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia). dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. khsusnya wilayah laut. Disamping itu. Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak. ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina. Disamping itu. Kejaksaan Agung. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia. Kepolisian RI. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. Departemen Luar Negeri. Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. Sehingga.Perhubungan. Untuk meminimalkan illegal fishing. Demikian pula. dan Pemerintah Daerah. Departemen Pertahanan. dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing.

operasi pembalakan diluar petak tebangan. sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis. pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini. Ironisnya. luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing. Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari. yaitu: 1. . Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada. tetapi juga dapat merusak ekositem laut. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan. Menurut Ministry of State of Environment. Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. Namun. B.termasuk terumbu karang. Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru.Dari gambaran di atas.

Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. dll). Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. Akan tetapi. Jadi dengan kata lain. Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional. cagar alam. pulp. Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun.Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging. 2. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). gergajian. namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005. hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat . paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan.

dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional. Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. 3. bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. Amerika Latin.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. 4. Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. . lemahnya penegakan hukum. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. konsumsi lokal. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab. Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. darat. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. Sindikat regional dan internasional. Singapura.berjalan dengan semestinya. Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia.

996 meter kubik. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi. dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19. Brazil. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar. 2006). Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan.000 meter kubik per tahunnya. Bab III (2001). . kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6. Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut. dan Brazil.249 meter kubik per tahun-nya.6 juta meter kubik kayu. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa. Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar. Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta. senilai US$ 1. Dari negara anggota Uni Eropa.686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215. tahun 1999 Inggris mengimpor 1. Malaysia. memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135. Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48. Timber for analysist UNDP 2006.136 meter kubik. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar. “The Final Cut. namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860.5 miliar per tahun. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video. Tahun 1999. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar.0 milyar USD). dan Kamerun.

Kondisi yang . dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi. hampir 10 kali tebangan resmi. misalnya Kamerun.6 juta m³. misalnya Kamboja. Ghana sebesar 2.600 dollar AS per meter kubiknya).3 juta m³. Sementara itu. sebesar 4.Di Brazil. disusul Belgia. untuk negaranegara Afrika. Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis. dan Belanda. Di negara-negara Asia Tenggara. dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan. Jerman. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah. Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. sebesar 50% dari jumlah panennya. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. lebih dari 2 kali panen resmi. Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. terutama Indonesia. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia. Demikian pula di Rusia. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon. sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan.

pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia. Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang.2001. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan. Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu. Hasilnya. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS. pemda.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. maupun produk furnitur. Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi. Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat. 2.bahan dari kayu curian tadi. Masalah pokoknya ada . dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan. Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia. Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia. baik dalam bentuk log. hanya dengan derajat yang berbeda. setengah jadi.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . Tragisnya lagi. Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja. Bahan . Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan.

dan ekonomi. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas.7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan. yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas". Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998. Sayang. diurus dan dimanfaatkan secara . Bahkan. meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar. Sumatra. Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001.Selama tahun 1999-2000.Hutan di Indonesia. dan Kalimantan selama 10 tahun. Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. Scotland dkk. pengelolaan sumberdaya hayati. meskipun berdasarkan data perkiraan. termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum. di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia. karenanya wajib disyukuri. masyarakat.pada struktur dan kinerja pemerintahan. Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia.

hutan produksi terbatas (21. Namun. Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit. Bagi mereka (cukong). 72% sudah rusak akibat illegal logging. mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun. . Namun. memiliki kawasan hutan 126.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah. polisi kehutanan. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan. Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi.2 juta hektare). Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) .4 juta hektare). praktiknya selalu menyesuaikan diri. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi. Pemerintah pernah mengklaim. TNI. Modus yang digunakan kian beragam. jaksa dan instansi lainnya). bahkan cenderung makin sistematis. akibat lemahnya aparat terkait. kebakaran hutan. kawasan lindung (32.optimal. dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit. Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. Yaitu. 72 % hutan Indonesia musnah. modus pembalakan liar senantiasa berkembang. sampai dengan 2005. tunduk dengan cukong akibat uang.Saat ini. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare.6 juta hektare). setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial.6 juta hektare). Hutan yang berada di Indonesia. beberapa waktu lalu. fungsi konservasi (23. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Sementara itu. dan hutan produksi konversi (14. termasuk hutan yang berada di Papua.0 juta hektare). Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat.8 juta hektare per tahun. Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. Kemudian. hutan produksi (35.8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi. aparat di Indonesia (Polri.

boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun. kedua. Indonesia adalah pemilik 126. namun digunakan di hutan lindung. atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. Sedangkan di Aceh. menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin.Nias. izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar. ketiga. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh .nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik.Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan.8 juta hektar hutan. Dengan cara tersebut.Kedua adalah sistem lelang. yakni faktor ekonomi masyarakat. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. Namun. 68% . dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional. sangat tidak mungkin BRR Aceh .setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. proses rekonstruksi. Bappenas. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. saat . Laporan NRM. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal. tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh. dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. Misalnya. pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar. asumsi pertama. Sedangkan ketiga. ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. Pertama. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. permintaan dari pasar kayu internasional. MFP..

pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. Pengkoordiansian antara . tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik. petugas AMDAL. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti. Sebagai contoh. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri. Indonesia mengekspor 4. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu. dinas kehutanan. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar. tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. masyarakat. hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini. Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia. Artinya.500 meter kubik kayu log ke Australia. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun. tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32.000 meter kubik. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. polisi. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen.ini.

http://64.203. ---.semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.or. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www. dan Kasus Ambalat http://www. 20 Februari 2008. Illegal logging.bbc.id/News/2006/News_200603_menhut. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. Tuntas Rabu. ---. 20 Februari 2008.11/kompascetak/0309/16/opini/563606.icmi. DAFTAR PUSTAKA ---.com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger.co.TKI.Tersangka illegal logging ditahan http://www.htm Rabu.id/ind/content/view/121/ Rabu.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www.infopapua.71. 20 Februari 2008. 20 Februari 2008.sht ml Rabu.com/modules. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.warsi. ."Illegal logging".or.htm Februari 2008.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www.balioutbound. ---. Penyebab dan Dampaknya. ---. 20 ---. 20 Februari 2008.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu.

. 20 Februari 2008. ---. 20 Februari 2008."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64.com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu.htm Rabu.203.---. Persoalan Global http://dewagumay.Illegal logging.71.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464.wordpress.

B. indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Pada tanggal 2 April 2007. Namun. Indonesia merupakan negara terkorup. Misalnya. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. Dimana. seperti Singapura dan Malaysia. Dimana. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2. diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara. sepertiganya atau sekitar 18. Ironisnya lagi. termasuk kasus Soeharto. Menurut PBB dan Bank Dunia.000 orang.MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A. Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun). Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55. terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. Sebagai gambaran. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya. Disamping itu. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali.3. Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan.4).

mahasiswa diharapkan dapat: 12. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14. regional maupun internasional. berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. Keaktifan di kelas 15. D. Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . penyimpangan dari kesucian. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. kata korupsi berarti kebusukan. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Kerjasam team 17. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. C. tidak bermoral. ketidakjujuran. tata kerama/ sopan santun 16. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. keburukan. meliputi aspek: 14. Menjelaskan keterlibatan individu. keaktifan berdiskusi 18. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. khususnya di . Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. dapat disuap. kebejatan. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. E. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Disamping itu.

Di lain sisi. corrumpere. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. 2. Tahun 2007. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus. Dengan indeks persepsi 2. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark. seperti Singapura dan Malaysia. yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). tetaplah berkonotasi buruk. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura. Belanda dan Norwegia. Dibandingkan negara-negara tetangga. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup. Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura. Namun.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua.000 orang yang memiliki kekayaan .November 2007 lalu.4. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara. 27 April sebelumnya. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu. apapun artinya.Di Indonesia. Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. yang ditempati Somalia. ketika orang berbicara mengenai korupsi. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS.3. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan. korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum.2. dengan Singapura. sepertiga dari 55. meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2006. Finlandia. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2.000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. Yang mengejutkan. Dalam hasil survei itu.

Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya. Amal Bakti Muslim Pancasila. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan . Jumlah kerugian negara adalah US$ 24. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1.8 juta. Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Kerugian negara hingga US$ 31. Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain. dan Bunyu. Prabumulih. Kasus korupsi di Pertamina.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa). pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. dan Siti Hardiyanti Rukmana. Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident).4 juta. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya. Dana Sejahtera Mandiri. Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan. Negara dirugikan sebesar 1. termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan.4 triliun. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. ia tidak hadir dengan alasan sakit. Jatibarang.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia. Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini.3 Triliun. Supersemar. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Selain itu. Bos Bimantara Rosano Barack. Gotong Royong.

David Nusa Widjaja (Bank Servitia). Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac). Dalam pemeriksaan. Yang jelas. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). Jawa Tengah. membantah keras tuduhan korupsi.5 triliun.4 triliun. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. Ketiganya kini sedang naik banding. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. Paul Sutopo.4 triliun. hingga akhir 2002. Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). Prajogo Pangestu. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. Sebelumnya. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan. dan tiga tahun penjara.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga. Dalam proyek pemetaan hutan. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Di ujung lain Indonesia. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI. antara lain. Hendrobudiyanto. dan Heru Soepraptomo.kerugian negara Rp 15.025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). dua setengah. Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada. Di samping itu. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum. Sjamsul Nursalim (BDNI). dengan dugaan kerugian Rp 30 . sejumlah pejabat Departemen Kehutanan. Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. Yang terlibat dalam kasus tersebut. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2. Prajogo. Abdullah Puteh. mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI. baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto. dan Tommy Soeharto. Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI. dari 52 kasus BLBI. Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Bersama tiga petinggi BI itu. kasus korupsi tak luput melanda. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. Bob Hasan.

7 Tahun 2006. lewat rapat paripurna DPR. Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI).miliar. BPKP. di tingkat internasional. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset). Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. Gubernur Bank Indonesia (BI). telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. 3 Tahun 1971. Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. Indonesia sendiri. Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia. Meksiko. Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi). 20 Tahun 2001. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31.Selain itu. pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara.7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003. Yang terbaru di tahun 2008 ini. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). media massa atau organisasi massa seperti ICW. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. Dalam pemberantasan korupsi ini.5 Milyar.. Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No. Kejaksaan. Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006. UU No. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi. dan ada juga lembaga non-pemerintah. . Kepolisian. bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran. banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC. 31 Tahun 1999 dan UU No.

Berikutnya asset recovery. batasan sektor swasta. Selain sesuatu yang baru. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. Andi Hamzah. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. Meski demikian. Kedua. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. Sebab. Ketiga. Pertama. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. 31 Tahun 1999. terorganisir. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. Tidak bisa tidak. asset recovery dan kerjasama internasional. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. Namun yang perlu dicermati. menurut Prof.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. dalam kapasitas. kriminalisasi dan kerjasama internasional. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. kerjasama antar . sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. dan bersifat transnasional. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. untuk suatu badan sektor swasta. keuangan atau perdagangan. Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. Disamping itu. yaitu kriminalisasi. Hanya saja.

Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. Yakni perjanjian MLA dengan Korea. . Seringkali pihak luar mau membantu. Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset. Padahal. Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana.negara menjadi pilihan utama.UU No. tapi aparat Indonesia lambat responnya. Sayang. yakni adanya kepentingan politik yang sama. misalnya. Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC.Soal kerjasama internasional. 1 Tahun 2006). Sementara di Singapura. Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain. sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi. Ekstradisi (UU No. Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004. Di Hongkong. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons). Misalnya saja Yunus Husein. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan.Selain ekstradisi. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia. saling menguntungkan dan non intervensi. dalam hal MLA Indonesia kurang progresif. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia. ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi.

UU Pencucian Uang. Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999. hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). Selain UNCAC. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. Oleh karena. Misalnya saja. UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK). parlemen (DPR) menempati urutan . Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu.UU Korupsi. UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK. pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tak dapat disangkal. Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. dan penerapan sanksi yang keras dan tegas. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan. awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008.Kesimpulannya. peningkatan profesionalitas. untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula. bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada. upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak.

Pertama. Laksamana Sukardi. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 . dan Multi National Cooperation (MNC).pada tanggal 17 September 2007.kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup. melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo. Militer (ABRI) . . Kasus di Pertamina-misalnya. PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery). Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. Ketiga. Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997. dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138.35 miliar dollar AS (1967-1998). Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. dan Bunyu. Keempat. Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi.4 triliun dari total dana senilai Rp 144.3 triliun. Ironisnya. Faktanya.5 triliun. hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Kedua.. yaitu: Cendana. Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. Dimana. dimana negara dirugikan US $ 50 juta. Istana. Prabumulih.misalnya. Jatibarang.8 juta dollar AS. Pengusaha Naga. keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi. Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. Pertamina dengan PT. akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya.

Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut. kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi. Belajar dari Nigeria. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program.Kelima. Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS. kebijakan. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. dan pejabat negara. Namun. seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. parlemen. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas . Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. Dimana.

DAFTAR PUSTAKA . Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. lalu masukan saya ke peti itu. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya.kakap. jika kelak saya terbukti korup”.

Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. banyak kartel terdapat di negara ini. . C.MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A. Kolombia sebagai negara pemasok utama. regional maupun internasional. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat. Namun. Seperti halnya terorisme. B. Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. melalui Meksiko masuk ke Amerika. Disamping itu. organisasi (sindikat) tetapi negara. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu.

heroin. seperti opium. seiring dengan perkembangannya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26. mahasiswa diharapkan dapat: 16. Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. Menjelaskan keterlibatan individu. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Kerjasam team 24. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman. morfin. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. Keaktifan di kelas 22. ekstasi. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Namun. E. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. tata kerama/ sopan santun 23. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. mariyuana.D. dsb. sejarah narkoba . Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang. meliputi aspek: 21. distribusi. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang.com. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19. pengolahan. dan penjualan narkoba secara ilegal. keaktifan berdiskusi 25. Kapanlagi.

shabu. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. Thailand. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. Afganistan. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839. Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. Laos.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya. Namun demikian. Sekitar abad XVIII. Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan. Penemuan pabrik narkoba . dan pil psikotropika. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. Indonesia. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu. Abad XIX. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis. yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. Pakistan. Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat. 8 juta pengguna heroin.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. dan Myanmar. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. dengan usia 15-64 tahun. 13 juta menggunakan kokain. sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi.000 triliun.

di Batam. dalam satu studi yang Selain itu. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional. yang produksinya sudah hampir mencapai 4. sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong. Myanmar. Pakistan. Belum cukup. Jawa Timur menjadi contoh nyata. BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa . UNODC (United Nations On Drugs and Crime). bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia. Bahkan secara terpisah. di Indonesia terdapat sekitar 557. dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan. Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya.6 ton perbulan.000 ton per tahun Lebih lanjut. Timur. Namun tidak disebutkan lokasinya. dan ternyata ada 4 lokasi lain.1 gram. Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. Jakarta Utara.terbesar di Tangerang maupun Batu. Riau dan 1 di Pluit.2 juta orang menyalahgunakan narkoba. Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0. Baukan hanya itu. dan Afganishtan.000 orang pertahun. Pemasok lainnya berasal dari Iran. Dengan demikian. dan sekitar 2. tak terkecuali Indonesia.000 orang pecandu heroin. menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1. Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini. dan Laos). Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu).9 hingga 3. juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika.

Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. seperti kokain di Amerika Selatan. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. Apalagi. dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran. yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. opium di Afganishtan. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya. ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. penyedia jasa keuangan.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang . dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. Peran PPATK. Selain itu. tetapi ganda. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini. Secara umum. melainkan dengan produk narkoba. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang. Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. Namun. serta negara-negara di segitiga emas.

Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini. Parahnya lagi. Di samping itu. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin. banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. membuat. pihak internasional dan domestik. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. .22 tahun 1997 Bab V pasal 32. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no. Seperti baru-baru ini. Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya.

Edisi :Eabu. www. Drug trafficking.. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi.Kapanlagi. Garnasih. TEMPO Interaktif. 1 November 2007. Defending Human Rights for Drugs Users. Harian sinar harapan. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba.htm. Sinar Harapan www. Kompas. 2002. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Acces date : 06 Feb. Jesse. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba.DAFTAR PUSTAKA Can. copy right 2007 _______. 3 Maret 2004 . 2008 Harian suara merdeka. sejarah narkoba Moninca. Kapanlagi. 2005.com. Edi.com. Yenti. 24 November 2007. 11 Februari 2005 Harian komentar.

Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. penyuapan 7. perjudian 3. pemalsuan dokumen 19. Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5. B. tidak teridentikasi 20. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas. pornografi anak 1.968. pencucian 1. penipuan 157 kasus. teroris 5. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. narkotika 3. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang. Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia. Mantan Managing Director INF. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12.500 juta melalui PJK sebanyak 1. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp.MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A. pembalakan liar 4.180 laporan. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . kejahatan perbankan 27. pemalsuan uang 4. Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional . penggelapan pajak 4.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. Tahun 2003-2006. Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2.

Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime.baik melalui kerjasama bilateral. . Disamping itu.Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22. Keaktifan di kelas 29. meliputi aspek: 28. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. menyamarkan. Menjelaskan keterlibatan individu. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. Kerjasam team 31. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang. regional maupun internasional. mahasiswa diharapkan dapat: 20. D. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. tata kerama/ sopan santun 30. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan. C. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah. E. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. keaktifan berdiskusi 32.

layering. placement. bank fraud. Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia. Pertama. Karenanya. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. Contohnya. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. counterfeiting. apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar. Kedua. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya.Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri . Sedangkan narcotics trafficking. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS. Saat ini. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang. securities fraud. dari negara ke negara. dari bank ke bank. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. Ketiga. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. Indonesia. arms trafficking. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya. Dengan dana yang sebesar itu. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter.

Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu. Tak cuma ekspor. meski selama tahun 2004 telah naik 11. tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang. Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6. kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan.49 persen di posisi 69. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. investasi juga bakal terganggu. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara. masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya.6 milyar dolar AS di tahun 2004. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas. Brigjen Alex Bambang Riatmojo. Artinya. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN).6 persen per tahun. Beliau juga mengungkapkan. terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum. mau tak mau. Tidak cuma investor. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. Nigeria. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional. Meskipun demikian.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4. dan Liberia.Amerika Serikat. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang.71 milyar dolar AS. Maka.

Tindakan ini. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. Dalam hal pengendalian moneter. sangat berdampak buruk terhadap negara. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. Selain itu. Lebih mengkhawatirkan. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa.perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing. dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. pemerintah juga bakal disulitkan. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara . baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. Bahayanya. money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya. Sebab. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional. BUMN juga bakal berimbas. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir. khususnya di Indonesia. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara. sebab. selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah.

di satu sisi. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana. hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang. Sebenarnya. Dalam amendemen UU baru ini. Tetapi. dan masih banyak lagi. Intinya. seperti yang dilakukan di luar negeri. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan. Selama ini. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang. dan tidak dapat menjangkau.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. . hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. tapi juga harus diakui di negara lain. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. Sehingga. 15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. sayang. UU ini memang sudah direvisi. Australia. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif. Walaupun begitu. lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah.

distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB. . pada April tahun 2002. United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut.misalnya. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. pasal 82. dengan pencucian uang menempati urutan pertama. karena negara tersebut melegalkan perjudian. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. Selain itu. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia. Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. dan pasal 83. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius. 17 tahun 1997. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946.

Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba. yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. penegakan hukum memang sangat diperlukan. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. . Kini. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai. salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial. analisis dan kepatuhan. ` Disisi lain. Dalam hal ini. Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. Meskipun demikian. Ketiga. Kedua. Meski demikian. Thailand bagian utara. dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. Jauh sebelum itu terbentuk. Pertama. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. ada empat pilar yang harus diperkuat. Yakni. hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. seperti kepolisian. meningkatkan capacity building dari penegak hukum. Sekadar perbandingan. sebuah yayasan di Thailand. serta kerja sama domestik dan internasional. sumber daya manusia dan teknologi informasi. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. Mae Fah Luang Foundation. tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika.

Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Sinar Harapan www. Indonesia jadi pasar narkoba internasional. 2005. Harian sinar harapan.. Garnasih.2002. Edi. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein. Sjahdeini. copy right 2007 .menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. Jesse. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. Keempat. 11 Februari 2005 Harian komentar. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. 2002. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang.kompas. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. TEMPO Interaktif. Kapanlagi. 24 November 2007. Defending Human Rights for Drugs Users. audit terhadap penyedia jasa keuangan. Kelima. Sinar Harapan. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi.com. memperkuat efektivitas profesional PPATK. http://www. Sutan Remy. sejarah narkoba Moninca.htm. Yenti. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. 1 November 2007. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. Kompas. Yunus.

2008 Harian suara merdeka. pembelian. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. perdagangan. Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A. penyaluran maupun donasi senjata. Sementara . Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. Gray market merujuk pada situasi._______.Kapanlagi. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. Acces date : 06 Feb.com. Drug trafficking. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. www. Edisi :Eabu. pengadaan.

ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Disamping itu. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Padahal. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. C. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. regional maupun internasional. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . B. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. small arms survey 2001. seperti chemical dan biological weapons misalnya. mahasiswa diharapkan dapat: 24. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. meliputi aspek: 35. Menjelaskan keterlibatan individu. Keaktifan di kelas . D. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. E. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun.

perdagangan. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40. keaktifan berdiskusi 39. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. Gray market merujuk pada situasi. tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. tata kerama/ sopan santun 37. sering menjadi pertanyaan. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? . sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. small arms survey 2001. pembelian. penyaluran maupun donasi senjata. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. Kerjasam team 38. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. Padahal. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang.36. pengadaan. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. seperti chemical dan biological weapons misalnya.

hingga perdagangan illegal. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal. senjata api jenis ringan saja. tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. Segala perbuatan. • Kurangnya pendataan kepemilikan senjata. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara. namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional.Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. suplai persenjataan ke wilayah konflik. yakni “Grey Market dan Black Market”. . tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Wajar memang.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Senjata api memang mengerikan. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. mulai dari penembakan salah sasaran. ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. baik atau buruk. sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik. Pedagangan senjata illegal. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas.

serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. Semakin banyak orang terlibat. maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. Prancis. yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. AS menguasai hampir 42% . Rusia dan Amerika. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). Inggris. kurangnya kontrol TNI. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini. sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. Bahkan. a. • Motif ekonomi. Rusia dan Cina. Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini. Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. Ketika suatu negara diembargo. Sebut saja dua negara super power. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. Laporan Kongres AS menyebutkan.• Khusus di Indonesia. Senjata. TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. Amerika Serikat. entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata.

Tempat kedua diduduki Rusia. Dengan besarnya produksi. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS.pasar persenjataan dunia. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai. b. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan. Tahun 2006 lalu. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini. ternyata juga tak luput dari kasus itu. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. khususnya AS. Subandi tertangkap di Maryland. di New York. merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu. yang notabene bukanlah negara produsen senjata. senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur. Dua tahun lalu. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan. Nasional Indonesia. Tak hanya itu.yang menguasai 21. terkait masalah pembelian sejata ilegal. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi. Jika hal itu benar. /43075. pada tahun yang sama. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052.AS.Subadi.6% pasar dunia. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi. Pada bulan Mei 2007 kemarin.amnesty.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. 2 http://www. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj.html . Selain itu. Melalui serangkaian jalur. yang nilainya mencapai 16.9 milyar dollar pada tahun 2006. empat orang WNI dengan pimpinan Hj.

Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. SP Kaliber V 30.65.di rumah Ari Sigit. Anwar (sipil) 2. Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser. Mauser caliber 30.8. Wasno. Senjata Laras PanjangJenis Musan. Yusron. 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin). . Menteng Halaman Hotel Mercure. senjata rakitan mirip M-16. Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung. Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum. Ditemukan 70 peluru tajam.6. Rasamala . 3. magasen berisi tujuh butir peluru. mantan Kabakin ) Jl. 16 Februari 2000 . Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7.

dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46). Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan. anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW. Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. 8. SM (31). Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT. Maret 2002 7. Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. Freeport. Serpong. Timika. Desa Pakulona n.4.. Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl.

11. SS-1. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 . Brebes. Mauser. 9 granat Tangan dan 9 teropong. 24 Maret 2006 Jl. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. 96 bedil laras panjang beralur. Jenisnya SS1. MP-5. 9 granat Tangan dan 9 teropong. AK serta 28. GAM Peluncur Granat. 42 senjata laras pendek. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur.985 butir peluru. 28. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata. M16. 42 senjata laras pendek. Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata. perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g.985 butir peluru.butir peluru dan sebuah granat. 9. Militer yg disersi M16. Jakarta Utara 10.

aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5. tentara (N.56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi. Yang lebih merugikan. terutama dalam konflik bersenjata. dengan mudahnya senjata diperoleh. utamanya bagi negara. F. 2006. 14. ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut.com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras.blogspot. dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia. perdagangan senjata di daerah Maluku.13. Begitu pula dalam hal lain. adalah tindakan pencucian uang (money laundry). Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry.html . Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal. Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme.

Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini.  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan. bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya. . seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri. pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu. Oleh karena itu.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini. Perdagangan senjata.  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi. peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja. hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. Tapi.  Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara. terutama di negara-negara tertentu.Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya. Jika memungkinkan. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat.

html.37 http://www. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas.php/t-573991.pdf/4662.html.10 diakses tanggal 23-02- http://www.html.or.html.us/archive/index. diakses tanggal 23-02-08.43 http://wwwlfip. diakses tanggal 23-02-08.pukul 08.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata.blogspot.com/2007/08/skandal-perdagangan.45 /43075. diakses http://bagyoesx.id/cmm-ind_more. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.pukul 15.diakses tanggal 23-02-08.senjata/43074. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. tanggal21-0208.pukul 10.cmm.kaskus. 08.amnesty.html.37 . BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.pukul 11.pukul 09. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.php/t-530741.

Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime.349 orang yang melapor. Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika.8 persen dari 16. Menurut survei AC Nielsen 2001. menurut laporan tersebut hanya 0. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime. rata-rata kehilangan 3.000 dollar AS per orangnya. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Sedangkan. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet. 42. Namun. laporan tersebut menyatakan bahwa 17. Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime . namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua. D. yaitu blue collar dan white collar.Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5. Dimana. Secara total. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan.775 pengaduan.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A. Dari 2. C.575 dollar AS. meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini. mahasiswa diharapkan dapat: 28.6 persen dari 9.

Keaktifan di kelas 43. Kerjasam team 45. meliputi aspek: 42. E.29. Menjelaskan keterlibatan individu. Selain itu. Boleh dikata. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime. keaktifan berdiskusi 46. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : . kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. Akibatnya. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Selain kronologi di atas. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47. tata kerama/ sopan santun 44. 3. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang.

. Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer. defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet. Jenis. Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal. b. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.a. Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000. Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain. 2. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain.Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. 1.

Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya. f. sabotase dan penghancuran data korban.5 milliar pounsterling. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. c. d. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak.S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia. Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial. Akibatnya. Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. e. Awalnya .b. Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A. dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1.

Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. j. k. Untuk mengantisipasi masalah tersebut. Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi .virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email. Untuk tindak kejahatan ini. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. diterbitkan peraturan internasional. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. h. Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang. sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda. UU no. i. g.

para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan.2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68. Hate sites Dalam situs ini. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial.6 2.3 0. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. l.pandangan (isme).9 0.4 0.4 % . promosi kebijakan hingga ideology. Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir.7 2.5 0. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu. 3.9 0. E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya.5 0. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya. Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87.3 0. m.korbannya.

pencurian identitas 92. Selain itu.8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris. serta penyusupan komputer alias hacking 144. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime . dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet.Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850.  Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif.2 % 1. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya.9 % 1% 0. 187/1013.8 % 0. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207.6 % 4.000 kasus. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam. perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu.000 kasus.. Dalam dokumen A/CONF. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik.4 % 9. setiap dikutip detikINET dari AFP.000 kasusus yang terectata tahun lalu. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom. Sementara itu.500 kasus. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%. lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007.

Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006. Amerika Serikat. dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk . hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry. Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS.081 orang tahanan. (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum. Selain itu. melonjak hampir 52 persen pada 2005. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat. yaitu sebanyak 2.  Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association. jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet.dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC). Para aparat penyelidik di Selandia Baru.161 tahanan. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya.

42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. terorisme digital.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. cracker dan sebagainya. bias informasi. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya. atau sekitar 19 juta dollar AS. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. bangsa dan negara. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. hackers. 4. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. perang informasi sampah. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Contoh lain.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime . Situs Microsoft. pornografi.

ponografi. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. G. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. kelompok masayarakat. .yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional.Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber . bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. terorisme dan ekstrimisme di internet. pencurian data. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec. pemalsuan kartu kredit.

dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate).Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace. Meskipun di masa . Kelima. yaitu : pertama. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. genosida. yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. kedua pendekatan sosial budaya-etika. dintersepsi. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. Ketiga. pembajakan udara dan lain-lain. Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. subjective territoriality. Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. dan keenam. yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. Dalam hukum internasional. dikenal tiga jenis jurisdiksi. misalnya penyiksaan. objective territoriality.Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). dan ketiga pendekatan hukum. Keempat. nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku. asas Universality. Kedua. pertama adalah pendekatan teknologi.

`Oleh karena itu.namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional. kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica. cracking. kegiatan uploading . ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional.mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Secara radikal. carding. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing. hacking and viruses. beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. misalnya melalui konvensi internasional.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI). dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan. the principle of basis of presence. Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords. yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce. seperti computer. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada.. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement). Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini. Kedua.Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya. Asas.

tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. Kedua adalah teori The Law of the Server. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest.dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. melainkan pada sifat internasional. Misalnya. yakni sovereignless quality. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. Ketiga The Theory of International Spaces. dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut. Hongaria telah membuat dan menyepakati . Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space.

Upaya penanggulangan Cyber Crime . Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat. 6.Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi. dan menyebarkan informasi/pendapat. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi. konvergensi. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime. Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama. menerima. tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi. Kedua.Ketiga. termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. yang mencakup kebebasan untuk mencari. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal.

perang informasi sampah. Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. cracker dan sebagainya. bias informasi. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. terorisme digital. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. hackers. pornografi.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Situs Microsoft. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. G. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . bangsa dan negara.

penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. . Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. 7. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. pencurian data. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun.ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. pemalsuan kartu kredit. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. ponografi. Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. terorisme dan ekstrimisme di internet. kelompok masayarakat. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global.

McGrew and Paul G. .1998. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. 1976. Free Press: Now York. NJ Casey Eoghan. Resenaus James N.N. Lewis. Global politics. A Harourt Science and technology company: london Anthony G. Polity Press: Cambridge Richard Falk. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Smith ..Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut.1993. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. Turbulence in world Pacific. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Transaction Publishers: New Brunswick. Princeton University Press: Princeton. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. study of The future Word. 2001.Grabosky and Russell G.1993. Digital evidence and computer Crime. Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities.

php. realitas dan pirtualitas http://budi.solusihukum.com. Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia.blokspot. Kriminalitas di Internet http://www.id/articles/it-within-cyberlaw. Insan.(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano.Harian Kompas. Co.com/artikel482/cybercrime06.doc./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace.html ( akses: 05/04/2006) MODUL .

ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan. pembantu rumah tangga. penjualan. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian. Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. ada sekitar 300. dan eksploitasi seks. berupa: ancaman. pemaksaan. dan penipuan. Di Afrika. penampungan. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. Malaysia misalnya. tipu daya. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara. Adapun. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas. industri pornografi. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. penculikan. pengantin pesanan. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak. baik itu dengan rayuan.000 – 900.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. pembelian. Menurut suatu kajian. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. buruh. traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta . penculikan.000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. pengiriman.

meliputi aspek: 49. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini.diajarkan untuk berdagang. Menurut data Europol. . tata kerama/ sopan santun 51. 3. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. C. informasi.000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks. D. human trafficking di Negara berkembang. keaktifan berdiskusi 53. Kerjasam team 52. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. mahasiswa diharapkan dapat: 30. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya. dan transportasi. ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. Menjelaskan keterlibatan individu. Dengan kemajuan teknologi. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. semakin berkembang pula modus kejahatannya. Keaktifan di kelas 50. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. Namun. ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat.

dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. Pada tahun 1994. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). kecurangan. dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995. Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia. Sementara itu. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. penipuan.Di Indonesia. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. . angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. misalnya pekerja rumah tangga paksa. Sementara itu. atau posisi rentan. penyelundup dan sindikat kriminal. perkawinan palsu. Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. khususnya perempuan dan anak. atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). mendata sekitar 1. pengangkutan. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu. tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus. atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut. kerja atau pelayanan paksa. penculikan. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. Sementara itu.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. penyalahgunaan kekuasaan. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. pada tanggal 15 November 2000. perbudakan. pemindahan. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi.

b. . maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). perekrut. pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. e. d. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. Pola dan Aktor.Berdasarkan devinisi-devinisi di atas. 5. pembantu rumah tangga. Motif. kebutuhan mempertahankan hidup. perkawinan yang tidak seimbang. Tujuan: prostitusi dengan paksaan. Pola terbagi atas 2 (dua). mucikari. paksaan dengan korban memiliki hutang. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. penyelewengan kekuasaan. pencari. buruh kontrak. hal. pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal. 4 Ibid. pornografi. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. buruh ilegal. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. periwisata dan hiburan seks. Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. khususnya di negara-negara dunia III.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. 23. adopsi ilegal. yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan. traffickers. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. yaitu sebagai berikut: a. Korban. c. maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking).

Namun. Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan. aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no.Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir. b. Untuk melakukan mobilisasi manusia. pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres). pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. khususnya perempuan. Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. tentu bukanlah hal yang mudah. pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut. tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. Jika. Karena itu. pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian. Selain itu.

telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. pengampu. Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun. menjalankan perwalian. Meskipun. hak menjadi wali. Pada Juli tahun 2001. c. beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . 2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata.7 tahun 1984. atau pengampuan atas anak sendiri. wali pengawas. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No. yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. Ini tentu sangat memprihatinkan. Sementara itu. atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri. 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN). 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya.

social Commision on Asia pacific/ESCAP). maka pernikahan dapat dilaksanakan. d. Mereka menerapkan Standart . Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. c. b. Sebagai contoh. Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. Jika hal itu dipenuhi. Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut. atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa. Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar. pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking. Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. pada tahun 1997. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak.

Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. 3. konfusianisme dan buddisme. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. Para guide inilah yang menjadi perantara. . khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. Karena itulah. perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah. khususnya sub suku Hakka. seperti pemujaan terhadap leluhur. Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina. Pada perkembangannya. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha. Selain alasan kesamaan budaya. maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing. Dewasa ini. Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. Sekitar tahun 1980-an. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan. Selain ciri fisik itu.

Tahun 1992. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. yaitu anak perempuan dianggap . Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. Bagi mereka. Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. Sementara itu. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. khususnya Taiwan. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup. Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. khususnya bagi kaum perempuan. Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. Tanpa modal dan keterampilan apapun. Karena itu. Selain itu. kecuali tubuhnya sendiri. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9. Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. Ketiga. dalam masyarakat patriarkis. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. Dimana. mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. kecuali tubuhnya sendiri. tanpa modal keterampilan apapun. Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position). anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. faktor pendidikan. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. Bahkan. Kedua. Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak. Kelima. Dalam budaya tradisional. hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. Untuk itu. Padahal. faktor budaya. faktor perangkat hukum. Akibatnya. para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. Keempat. Yang menjadi masalah.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). adanya streotipe dalam masyarakat kita. perempuan teresebut. perantara membayar sejumlah uang . bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. Banyak kasus yang ditemukan. Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. Ditambah lagi. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . Sedangkan.

Andy. Dimana.institutperempuan. Ghandi. 2005. Dewi Silvia. Makassar. Gagasan-gagasan Politik Gramsci. Triagra Utama: Jakarta. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.id/?p=25. www. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan.kepada oknum aparat yang menangganinya.depdagri. Lapian. 2007. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Pustaka Pelajar: Jogjakarta. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008. Yentriyani. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang. 2004.or. Politik Perdagangan Perempuan. dkk. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Sintani.go. 2004. 2006. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia. Samuel. terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Simon. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah. Galang Press: Jogjakarta. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat. www. Undang-undang Republik Indonesia No. Berkorban Demi Orangtua.id/konten. Trafiking Perempuan dan Anak. Menghapuskan Perbudakan. Roger.

html. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.mail-archive. www. www.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin. www. Sebuah Kejahatan Universal.or.rahima. . Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.20031 13-05. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.blogspot.tempointeraktif. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih.id. Perdagangan Manusia. Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007.nurulcori.muhlissuhaeri. diakses pada tanggal 23 Maret 2008.htm.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26.html. Impian Pengantin Pesanan. www.com/pipermail/nusantara/2002-August/000027.html. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional.com/msg03197.blogspot.com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk.html.html. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan. www.id/SR/2207/Fokus.polarhome.com/singkawang@yahoogroups.

Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit.MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara. Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. namun usaha mengatasinya tidak efektif. Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih .

Di kawasan timur jauh. Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. melampaui batas-batas wilayah negara. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. Lohame Herut Israel. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. terutama karena kemajuan teknologi. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional. mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi. B. perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. dikenal peristiwa black September. tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya. ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya. Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional.dalam. Dalam hubungan ini misalnya. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Secara kualitatif. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). Spanyol. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang.

Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Mampu menganalisis kasus teerorism . Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. Sementara bole . dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. tata kerama/ sopan santun 58.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. E. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35. meliputi aspek: 56. Kerjasam team 59. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. keaktifan berdiskusi 60. mahasiswa diharapkan dapat: 34. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. D. Keaktifan di kelas 57. regional maupun internasional. Disamping itu. Menjelaskan keterlibatan individu. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. C.

namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina. agar mudah di cari kebenarannya. Oleh sebab itu. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme. Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat. Dengan demikian. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. .jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. Karena ia adalah strategis politis. Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka. Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh. Dari defenisi tersebut. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi.

membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme.1373. Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional. Sehingga. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. Ironisnya. maka dalam psikologi kata teroris. Namun. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama. 11 September 2001. retorika mereka menjadi seragam. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. mengeluarkan Resolusi no. “Mereka” Harus di hancurkan. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. masalah terorisme bukanlah isu baru. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. maka penalaran logis menjadi sempurna. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. Sekali asumsi dasar di terima. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. Atas rekomendasi Washington. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. yang melawan. Kondisi ini. . Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” .Dalam hal ini.

yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Bom Sharm el-Sheik Mesir. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Sehingga. Peristiwa ini. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. Akibatnya. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Berdasarkan konsep tersebut. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. Sehingga. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Namun. mengambarkan. Dimana.Seiring dengan perjalaan waktu. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. . Sehingga. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. pasca peledakan bom London. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif.

tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya.informasi tersebut cendrung bias. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Dimana. Jadi. CNN. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. Sehingga. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. yang bersangkutan . Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. maka terjadi demonologi. Dimana. Sehingga. Sehingga. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means). mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. The Time dan jaringan televise seperti. melalui media pada masyarakat dunia. Sehingga. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. sangatlah tepat. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. surat kabar seperti. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. disadari benar oleh pelaku media.

Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. tanpa sikap kritis. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. Akibatnya. Untuk mencegah konspirasi proganda. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Bom London dan Mesir. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Dengan membanjirnya informasi lewat media. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. baik yang dilakukan oleh para elit politik. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi.menjadi korban dari rekayasa. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. Dalam beberapa kasus teror. Kasus peledakan bom WTC. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. Dimana. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. konspirasi. Dimana. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut.

aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. 11 September 2001. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. Tragedi 9/11. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. bom London. Dimana. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). merupakan tragedi bagi umat Islam. Ironisnya. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. bom Bali. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. mengeluarkan Resolusi no. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. terhadap informasi tersebut. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. Namun. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Kondisi ini. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. bom Madried. Sehingga. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. seperti. masalah terorisme bukanlah isu baru. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues).1373.yang diperoleh melalui media. Atas rekomendasi Washington. Bagimanapun. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan.

Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism . sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Seiring dengan perjalaan waktu. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Sehingga. Akibatnya. Berdasarkan konsep tersebut.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Namun. pasca peledakan bom London. media dijadikan alat propaganda yang efektif. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. Sehingga. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. mengambarkan. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. Bom Sharm el-Sheik Mesir. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Peristiwa ini. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. Sehingga. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme.

mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. The Time dan jaringan televise seperti. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). maka terjadi demonologi. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. CNN. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. Sehingga. surat kabar seperti. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. Jadi. Dimana. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. Sehingga. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. informasi tersebut cendrung bias. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Sehingga. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. Dimana. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. Dimana. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. Sehingga. disadari benar oleh pelaku media. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. sangatlah tepat. Akibat dari propaganda yang dilakukan media.stereotype”. Penguasa akan menghalalkan . melalui media pada masyarakat dunia.

Kasus peledakan bom WTC. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. Bom London dan Mesir. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Akibatnya.segala cara (The end justifies the means). tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. tanpa sikap kritis. konspirasi. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. Sehingga. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Dalam beberapa kasus teror. Untuk mencegah konspirasi proganda. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. baik yang dilakukan oleh para elit politik. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Dimana. Dengan membanjirnya informasi lewat media. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. Dimana.

bom Bali. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media. seperti. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season. Sehingga. George Walker Bush. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. merupakan tragedi bagi umat Islam. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. Kuta Square. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. Jimbaran Bali. bom Madried. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. Bagimanapun. terhadap informasi tersebut. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Dimana. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. bom London.agenda. tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. Tragedi 9/11. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. anda tidak akan memenangkannya. Menggigatkan .

serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. Meriot di Jakarta 2003. di diskotek Sari Club. Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme. Kabupaten Badung. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . Secara ekonomis. Jl. Lee kwan Yew.kita pada peristiwa tiga tahun lalu.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. Legian. peledakan Bom J. Ironisnya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. Sehingga. peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar. mencederai 282 orang. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. Di samping itu. Kuta Bali. dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001. pasca Bom Bali I.

Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002.yang berkunjung ke Bali. Seperti. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman. para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia. Namun. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. Akibatnya. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata. nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa. Jika tidak. Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. Di samping itu. Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia. Indonesia tidak akan . Peristiwa ini. Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I.

maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. benar pernyatan tersebut. terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat.. Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. Belajar dari bom Bali II. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP .kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta. bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut. Namun. Bahkan. namun ketatnya keamanan di Jakarta. Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir. Namun. Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa. Semoga.

maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw.or. Tinjauan Psikologi.html. Origin of terrorism. Origin of Terorrisem.php?id = 1096_0_3_0_M15.post. Murni kencana. Murni kencana: Jakarta.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. ideologi.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006. Teololgi dan sikap mental.Tinjauan psikologi. http://cmm.logspot. Htt:// lukman-nh. Teologi dan sikap mental. Ideologi. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. 2003. M. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 .2003.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak. Jerrold. Martha. html.id//cmm-ind _more .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful