P. 1
MODUL

MODUL

|Views: 1,284|Likes:
Published by Nurul FaJri Husin

More info:

Published by: Nurul FaJri Husin on Feb 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/19/2013

pdf

text

original

MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon. menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. Menurut data. Asia Tenggara.940 ton per tahunnya. 167. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia. berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik). . bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut. Padahal. daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. dimana hampir 70 % (5. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai.KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A. sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. Namun. Sedangkan. Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik).8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial. menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing. Adapun. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun. Selat Makassar.500 pulau. Afrika Tengah. Bahkan. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun. Dengan kata lain. dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). Laut Natuna.

dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. 11. dalMenjelaskan . Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. Di samping merugikan negara secara finansial. regional maupun internasional. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. B. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. D. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. Disamping itu. Menjelaskan keterlibatan individu.Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. C. mahasiswa diharapkan dapat: 5. 10.

E. tata kerama/ sopan santun 9. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. Keaktifan di kelas 8. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. Kerjasam team 10. Kedua. Namun. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif . kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. keaktifan berdiskusi 11. Pada pasal 29 ayat (1) . dalam UU tersebut (ZEE).misalnya. padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004. Dimana. pada ayat (2). namun para pelakunya dihukum ringan. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada. bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. meliputi aspek: 7. Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing.

penjara maksimal 5 tahun. namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). padahal menurut UUNo. Philipina. Departemen . Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. Keenam. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. Ironisnya. Sedangkan. Kelima. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional.31/2004 tentang perikanan. Ironisnya. RRC. Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing. Thailand. media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran. Disamping itu. Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. Ketiga. di wilayah Timur Indonesia dari 5. Sehingga. pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya. hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat. Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia.

Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia). Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. Disamping itu. Taiwan. dan Pemerintah Daerah. menciptkan lapangan kerja. Untuk meminimalkan illegal fishing. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. dan RRC. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak. ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina. Demikian pula. Departemen Pertahanan. Kejaksaan Agung. Thailand. khsusnya wilayah laut. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah. Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia.Perhubungan. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. pelaksanaan Permen no 17. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. Departemen Luar Negeri. Disamping itu. namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal. Demikian pula. Ketujuh. Kepolisian RI. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. melindungi nelayan tradsional. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut. Sehingga. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing.

termasuk terumbu karang. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). Ironisnya. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing.Dari gambaran di atas. Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. B. operasi pembalakan diluar petak tebangan. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan. tetapi juga dapat merusak ekositem laut.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. Namun. yaitu: 1. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan. luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis. . pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah. Menurut Ministry of State of Environment. Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru. dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari. sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis. pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada. Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda.

dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan. Akan tetapi. Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. cagar alam. Jadi dengan kata lain. paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. gergajian. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat .Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging. Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging. namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun. Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005. pulp. perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. dll). 2.

4. Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. konsumsi lokal. Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri. 3. Amerika Latin. bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. lemahnya penegakan hukum. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional.berjalan dengan semestinya.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia. Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. darat. Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. . Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. Singapura. Sindikat regional dan internasional.

dan Kamerun. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar.136 meter kubik. 2006).000 meter kubik per tahunnya.996 meter kubik. tahun 1999 Inggris mengimpor 1. dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19. Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215. Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar.5 miliar per tahun. Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut. Brazil. Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa.0 milyar USD).686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80. dan Brazil. kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6. Malaysia. Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta.6 juta meter kubik kayu. Tahun 1999. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi. Timber for analysist UNDP 2006. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video. memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia. “The Final Cut. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860. namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya. Bab III (2001). Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa.249 meter kubik per tahun-nya. . Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia. Dari negara anggota Uni Eropa. senilai US$ 1.

misalnya Kamboja. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi. sebesar 50% dari jumlah panennya. Demikian pula di Rusia. Sementara itu. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis. disusul Belgia. Di negara-negara Asia Tenggara. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. Jerman. Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon. sebesar 4. lebih dari 2 kali panen resmi. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. untuk negaranegara Afrika.6 juta m³. Kondisi yang . dan Belanda. Ghana sebesar 2. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut. hampir 10 kali tebangan resmi.Di Brazil.600 dollar AS per meter kubiknya).3 juta m³. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan. Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah. misalnya Kamerun. sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah. terutama Indonesia.

Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. pemda. Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan. dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan. Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja. Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya. Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia. baik dalam bentuk log. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi.bahan dari kayu curian tadi. Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia. Masalah pokoknya ada . Hasilnya. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. setengah jadi. Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi. Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu. 2.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . maupun produk furnitur. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS.2001. Tragisnya lagi. hanya dengan derajat yang berbeda. Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut. Bahan .

Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar. karenanya wajib disyukuri. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum.Hutan di Indonesia. diurus dan dimanfaatkan secara . Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001.7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998. Sumatra. di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia. dan ekonomi. Scotland dkk. masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas". masyarakat. dan Kalimantan selama 10 tahun.pada struktur dan kinerja pemerintahan. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia. meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. Bahkan. pengelolaan sumberdaya hayati. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. Sayang. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). meskipun berdasarkan data perkiraan.Selama tahun 1999-2000. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan.

8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi. Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) . . aparat di Indonesia (Polri. Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit.6 juta hektare). Hutan yang berada di Indonesia.8 juta hektare per tahun. Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. bahkan cenderung makin sistematis. setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial.0 juta hektare). 72 % hutan Indonesia musnah. Namun. polisi kehutanan. fungsi konservasi (23. memiliki kawasan hutan 126. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. TNI. dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit. hutan produksi (35. dan hutan produksi konversi (14. praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi.2 juta hektare). modus pembalakan liar senantiasa berkembang. Modus yang digunakan kian beragam. Pemerintah pernah mengklaim. beberapa waktu lalu. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). termasuk hutan yang berada di Papua. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare. praktiknya selalu menyesuaikan diri. Bagi mereka (cukong). Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi. kawasan lindung (32. jaksa dan instansi lainnya). menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah. hutan produksi terbatas (21. kebakaran hutan. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. 72% sudah rusak akibat illegal logging. akibat lemahnya aparat terkait.Saat ini. Kemudian. mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun. tunduk dengan cukong akibat uang. sampai dengan 2005.optimal.4 juta hektare). Yaitu. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan. Sementara itu. Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. Namun.6 juta hektare).

setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang. Indonesia adalah pemilik 126. atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. Misalnya. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. Dengan cara tersebut. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal. Sedangkan ketiga. izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar.. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. Laporan NRM. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal. asumsi pertama. namun digunakan di hutan lindung. ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. yakni faktor ekonomi masyarakat. ketiga. 68% . proses rekonstruksi. Namun. permintaan dari pasar kayu internasional. MFP.Kedua adalah sistem lelang. dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional. sangat tidak mungkin BRR Aceh . boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun.Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan. Pertama. pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar. Sedangkan di Aceh.8 juta hektar hutan. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan. kedua.Nias. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh . dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh. Bappenas.nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik. saat .

tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32. pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun. polisi. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit. Artinya. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia. petugas AMDAL. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini.ini. masyarakat. dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu. Sebagai contoh. dinas kehutanan. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti. hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan.500 meter kubik kayu log ke Australia. Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. Indonesia mengekspor 4.000 meter kubik. Pengkoordiansian antara . tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik.

---.bbc. dan Kasus Ambalat http://www.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu. 20 Februari 2008.TKI. 20 Februari 2008. ---.Tersangka illegal logging ditahan http://www.semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger.htm Februari 2008.sht ml Rabu. Illegal logging.id/News/2006/News_200603_menhut.balioutbound. ---.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www.203.warsi.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www.or.icmi. ---.or."Illegal logging". DAFTAR PUSTAKA ---.com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu. 20 Februari 2008.co. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. 20 ---.71. 20 Februari 2008. http://64.com/modules. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. 20 Februari 2008.id/ind/content/view/121/ Rabu.infopapua.11/kompascetak/0309/16/opini/563606. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Penyebab dan Dampaknya.htm Rabu. . Tuntas Rabu.

. 20 Februari 2008.com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu. ---.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464. Persoalan Global http://dewagumay.---.wordpress.203. 20 Februari 2008.htm Rabu.71."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64.Illegal logging.

Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura.4). Namun. Dimana. Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007. Dimana. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara.MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan. terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. Indonesia merupakan negara terkorup.3. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55. Misalnya. sepertiganya atau sekitar 18. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya. termasuk kasus Soeharto. Menurut PBB dan Bank Dunia. B.000 orang. Disamping itu. diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun). Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali. Pada tanggal 2 April 2007. Sebagai gambaran. seperti Singapura dan Malaysia. Ironisnya lagi.

ketidakjujuran. keburukan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14. dapat disuap. E. kebejatan. meliputi aspek: 14. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. kata korupsi berarti kebusukan. keaktifan berdiskusi 18. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Keaktifan di kelas 15. regional maupun internasional. Kerjasam team 17. C. mahasiswa diharapkan dapat: 12. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. penyimpangan dari kesucian. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. tata kerama/ sopan santun 16.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Disamping itu. khususnya di . Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. Menjelaskan keterlibatan individu. D. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae. tidak bermoral.

000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. Tahun 2007. 2.Di Indonesia. Pada tahun 2006. 27 April sebelumnya. apapun artinya. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. Di lain sisi. Belanda dan Norwegia. sepertiga dari 55.November 2007 lalu. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia. Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. seperti Singapura dan Malaysia. Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup. Namun. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu. meningkat dari tahun sebelumnya. korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua. Dalam hasil survei itu. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura.000 orang yang memiliki kekayaan .3.2. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi. corrumpere.4. Dibandingkan negara-negara tetangga. yang ditempati Somalia. Finlandia. Dengan indeks persepsi 2. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan. Yang mengejutkan. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. dengan Singapura. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. ketika orang berbicara mengenai korupsi. tetaplah berkonotasi buruk.

pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Prabumulih. dan Siti Hardiyanti Rukmana. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini. Jumlah kerugian negara adalah US$ 24. Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya.4 juta. Bos Bimantara Rosano Barack.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia. Gotong Royong. Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun. Kasus korupsi di Pertamina. termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan.4 triliun. Jatibarang. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh. Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan.3 Triliun.8 juta. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Kerugian negara hingga US$ 31. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. Amal Bakti Muslim Pancasila. Selain itu. Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1. dan Bunyu. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident). Supersemar. ia tidak hadir dengan alasan sakit. Negara dirugikan sebesar 1. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan . Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa). Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini. Dana Sejahtera Mandiri.

Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Jawa Tengah. Dalam pemeriksaan. dan tiga tahun penjara. Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI. membantah keras tuduhan korupsi. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. Hendrobudiyanto. Bersama tiga petinggi BI itu.5 triliun. pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI. yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto.4 triliun.kerugian negara Rp 15. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum.025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). hingga akhir 2002. Abdullah Puteh. sejumlah pejabat Departemen Kehutanan. Prajogo. dari 52 kasus BLBI. Di ujung lain Indonesia. dan Tommy Soeharto. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac). Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). Dalam proyek pemetaan hutan. Yang terlibat dalam kasus tersebut.4 triliun. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. Yang jelas. Prajogo Pangestu. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga. dua setengah. Bob Hasan. Sjamsul Nursalim (BDNI). Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). antara lain. dan Heru Soepraptomo. Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Ketiganya kini sedang naik banding. Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. Paul Sutopo. Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada. David Nusa Widjaja (Bank Servitia). Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan. Di samping itu. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. dengan dugaan kerugian Rp 30 . kasus korupsi tak luput melanda. Sebelumnya.

Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi.7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No. Indonesia sendiri. Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara. BPKP. lewat rapat paripurna DPR. dan ada juga lembaga non-pemerintah. banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). di tingkat internasional. Kejaksaan. . bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran.. 20 Tahun 2001. Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006. Meksiko. UU No. Kepolisian.miliar. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31. 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. Kolusi dan Nepotisme (KKN). Dalam pemberantasan korupsi ini. 31 Tahun 1999 dan UU No. Gubernur Bank Indonesia (BI).Selain itu. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset). Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. 7 Tahun 2006. Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi). UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. 3 Tahun 1971.5 Milyar. media massa atau organisasi massa seperti ICW. Yang terbaru di tahun 2008 ini.

Meski demikian. Hanya saja. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. Selain sesuatu yang baru. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. dan bersifat transnasional. UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. Ketiga. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. Berikutnya asset recovery. Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. Sebab. Pertama. keuangan atau perdagangan.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. 31 Tahun 1999. asset recovery dan kerjasama internasional. Andi Hamzah. Kedua. menurut Prof. Namun yang perlu dicermati. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. Disamping itu. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. dalam kapasitas. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. yaitu kriminalisasi. terorganisir. batasan sektor swasta. kriminalisasi dan kerjasama internasional. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. Tidak bisa tidak. untuk suatu badan sektor swasta. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. kerjasama antar .

Yakni perjanjian MLA dengan Korea. beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan. perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia. Ekstradisi (UU No.negara menjadi pilihan utama. Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC.Soal kerjasama internasional. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia. 1 Tahun 2006). misalnya. dalam hal MLA Indonesia kurang progresif. Padahal. tapi aparat Indonesia lambat responnya. Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. . Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain. Di Hongkong. Sayang. Sementara di Singapura. Misalnya saja Yunus Husein. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset. yakni adanya kepentingan politik yang sama.Selain ekstradisi. Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi. Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. Seringkali pihak luar mau membantu. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional. sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama. saling menguntungkan dan non intervensi.UU No. ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons).

Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu. UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK.UU Korupsi. Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada. UU Pencucian Uang. tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. Tak dapat disangkal. perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. peningkatan profesionalitas.Kesimpulannya. hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). Selain UNCAC. menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. Oleh karena. pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. dan penerapan sanksi yang keras dan tegas. agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak. Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula. UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK). awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan. dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Misalnya saja. parlemen (DPR) menempati urutan . UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999.

Pertama. Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997. Militer (ABRI) . Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru.3 triliun. Istana. Keempat. Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. dimana negara dirugikan US $ 50 juta. Prabumulih. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). Laksamana Sukardi. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. yaitu: Cendana.kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. Ironisnya. Faktanya. dan Bunyu. Jatibarang. Kasus di Pertamina-misalnya. Kedua. hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).4 triliun dari total dana senilai Rp 144.8 juta dollar AS. dan Multi National Cooperation (MNC). keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi.35 miliar dollar AS (1967-1998). akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya. Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1. Ketiga. Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138. Pertamina dengan PT.5 triliun. dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. . PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery). Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 .pada tanggal 17 September 2007.misalnya. Dimana.. melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Pengusaha Naga.

Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut. parlemen. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program. Namun. Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. Dimana. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. dan pejabat negara. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. Belajar dari Nigeria. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas .Kelima. kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. kebijakan. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS.

BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. jika kelak saya terbukti korup”. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya.kakap. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. lalu masukan saya ke peti itu. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya. DAFTAR PUSTAKA .

Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. C. Seperti halnya terorisme. Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. melalui Meksiko masuk ke Amerika. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. Kolombia sebagai negara pemasok utama. Namun. organisasi (sindikat) tetapi negara. Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. regional maupun internasional. .MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A. B. Disamping itu. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. banyak kartel terdapat di negara ini. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat.

Namun. Menjelaskan keterlibatan individu. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang. mariyuana. seperti opium. Kerjasam team 24. pengolahan. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. heroin. Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. sejarah narkoba . mahasiswa diharapkan dapat: 16. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman. seiring dengan perkembangannya. dan penjualan narkoba secara ilegal. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www.com. E. ekstasi. meliputi aspek: 21. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19. Kapanlagi. Keaktifan di kelas 22. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. dsb. tata kerama/ sopan santun 23. keaktifan berdiskusi 25. Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang.D. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26. distribusi. morfin.

sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini. dan pil psikotropika. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. Abad XIX. Afganistan. Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat. Namun demikian.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya. dan Myanmar. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839. shabu. Indonesia.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. Penemuan pabrik narkoba . Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu.000 triliun. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak. Thailand. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. Sekitar abad XVIII. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis. Laos. dengan usia 15-64 tahun. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi. Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. 8 juta pengguna heroin. Pakistan. 13 juta menggunakan kokain.

000 orang pecandu heroin. sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1. Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0. Dengan demikian. bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. di Batam. dan sekitar 2.000 orang pertahun.terbesar di Tangerang maupun Batu.1 gram. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia.9 hingga 3. Baukan hanya itu. dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan. yang produksinya sudah hampir mencapai 4. UNODC (United Nations On Drugs and Crime). Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya. Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu). Belum cukup. Myanmar. Riau dan 1 di Pluit. dalam satu studi yang Selain itu. Bahkan secara terpisah. Namun tidak disebutkan lokasinya. di Indonesia terdapat sekitar 557. BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa . Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini. Pemasok lainnya berasal dari Iran.6 ton perbulan.000 ton per tahun Lebih lanjut. Jakarta Utara. Pakistan. Timur. tak terkecuali Indonesia. juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika. jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional. Jawa Timur menjadi contoh nyata. menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara. dan ternyata ada 4 lokasi lain. Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). dan Laos). dan Afganishtan.2 juta orang menyalahgunakan narkoba.

Apalagi. Secara umum. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. melainkan dengan produk narkoba. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. tetapi ganda. penyedia jasa keuangan. Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. serta negara-negara di segitiga emas. yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. Peran PPATK. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. seperti kokain di Amerika Selatan. opium di Afganishtan. Namun. Selain itu. sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap. ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya. dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya. Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang .

22 tahun 1997 Bab V pasal 32. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba. Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya. Di samping itu. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini. membuat. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut. . Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. Seperti baru-baru ini.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara. banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. pihak internasional dan domestik. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. Parahnya lagi. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara.

htm. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba.com. 3 Maret 2004 . Drug trafficking. 1 November 2007. Jesse. 24 November 2007. Sinar Harapan www. Edisi :Eabu. www. Harian sinar harapan. 2008 Harian suara merdeka. Garnasih. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. Edi. Kompas.com. Defending Human Rights for Drugs Users. Acces date : 06 Feb. 2005. 11 Februari 2005 Harian komentar. copy right 2007 _______. Kapanlagi. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. sejarah narkoba Moninca. Yenti. TEMPO Interaktif.Kapanlagi. 2002. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional..DAFTAR PUSTAKA Can.

pemalsuan dokumen 19.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. Mantan Managing Director INF.MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A. pembalakan liar 4. perjudian 3. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional . Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia.180 laporan. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam. pornografi anak 1. penipuan 157 kasus. penggelapan pajak 4. Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5.968. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. tidak teridentikasi 20. pemalsuan uang 4. kejahatan perbankan 27. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp. Tahun 2003-2006. penyuapan 7. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang. narkotika 3.500 juta melalui PJK sebanyak 1. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . B. pencucian 1. teroris 5. Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2.

Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. C. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. E. Menjelaskan keterlibatan individu. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. regional maupun internasional. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan. keaktifan berdiskusi 32.baik melalui kerjasama bilateral. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22. . Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. mahasiswa diharapkan dapat: 20. pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. Keaktifan di kelas 29. D. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Kerjasam team 31. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23.Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. Disamping itu. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. menyamarkan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. tata kerama/ sopan santun 30. meliputi aspek: 28. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime.

dari bank ke bank. placement. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. Contohnya. Ketiga. Kedua. layering. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. Indonesia.Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar. Pertama. Dengan dana yang sebesar itu. Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri . Sedangkan narcotics trafficking. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. Karenanya. bank fraud. dari negara ke negara. securities fraud. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang. arms trafficking. Saat ini. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS. integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. counterfeiting.

dan Liberia. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil. Maka.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas. Artinya.49 persen di posisi 69. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut. kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan.Amerika Serikat. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering. Meskipun demikian. mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya.Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia.6 persen per tahun. Brigjen Alex Bambang Riatmojo.6 milyar dolar AS di tahun 2004. Tak cuma ekspor. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional. meski selama tahun 2004 telah naik 11. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN). Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun. mau tak mau. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum. Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6. Nigeria. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. investasi juga bakal terganggu. Tidak cuma investor. terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana. Beliau juga mengungkapkan. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering. tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang.71 milyar dolar AS. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu.

suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. sebab. sangat berdampak buruk terhadap negara. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional. money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara . dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada. baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa. pemerintah juga bakal disulitkan. BUMN juga bakal berimbas. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. Lebih mengkhawatirkan. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. Dalam hal pengendalian moneter. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing. Bahayanya. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global.Tindakan ini. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. Selain itu. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara.perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir. khususnya di Indonesia. Sebab. bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang. selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah.

Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. sayang. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. 15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. Australia.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. di satu sisi. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. tapi juga harus diakui di negara lain. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. dan masih banyak lagi. hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. Selama ini. hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang. Dalam amendemen UU baru ini. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. seperti yang dilakukan di luar negeri. Sehingga. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. Sebenarnya. dan tidak dapat menjangkau. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan. UU ini memang sudah direvisi. Walaupun begitu. lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum. . dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif. Intinya. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. Tetapi. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana.

Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. 17 tahun 1997. distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. dan pasal 83. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. pada April tahun 2002. dengan pencucian uang menempati urutan pertama. karena negara tersebut melegalkan perjudian. pasal 82. dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB. Selain itu. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946. United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. . Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini.misalnya.

Thailand bagian utara. Yakni. analisis dan kepatuhan. Jauh sebelum itu terbentuk. sumber daya manusia dan teknologi informasi. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. . penegakan hukum memang sangat diperlukan. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. Meskipun demikian. Kini. ` Disisi lain. dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. Meski demikian. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh. salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai. sebuah yayasan di Thailand. yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. Dalam hal ini. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. serta kerja sama domestik dan internasional. ada empat pilar yang harus diperkuat. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya. Ketiga. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. Mae Fah Luang Foundation. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. meningkatkan capacity building dari penegak hukum. seperti kepolisian. Pertama. Sekadar perbandingan. Kedua. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika. Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba.

Garnasih. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. 2005. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang. Jesse. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Sinar Harapan www. copy right 2007 . Kompas. Defending Human Rights for Drugs Users. 1 November 2007. Kelima. memperkuat efektivitas profesional PPATK.kompas. sejarah narkoba Moninca. 2002. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. Kapanlagi. 11 Februari 2005 Harian komentar. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional. Edi. Sinar Harapan. Sjahdeini. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. audit terhadap penyedia jasa keuangan. Keempat.2002. Sutan Remy.com. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. 24 November 2007. TEMPO Interaktif.menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. Yunus..htm. Harian sinar harapan. Yenti.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein. http://www.

Drug trafficking. Gray market merujuk pada situasi.com. Edisi :Eabu. www. pembelian. pengadaan. perdagangan.Kapanlagi. 2008 Harian suara merdeka. penyaluran maupun donasi senjata. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. walaupun mungkin melanggar aturan internasional._______. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. Sementara . 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A. Acces date : 06 Feb.

small arms survey 2001. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. D. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Menjelaskan keterlibatan individu. B. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. mahasiswa diharapkan dapat: 24. Disamping itu. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. meliputi aspek: 35. E. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. Padahal. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. seperti chemical dan biological weapons misalnya. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. C. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. regional maupun internasional. Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. Keaktifan di kelas . Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal.

SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. keaktifan berdiskusi 39. small arms survey 2001. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. seperti chemical dan biological weapons misalnya. Kerjasam team 38. Padahal. penyaluran maupun donasi senjata. perdagangan. Gray market merujuk pada situasi. Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. sering menjadi pertanyaan. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40.36. pembelian. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. tata kerama/ sopan santun 37. Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. pengadaan. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? . Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil.

Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional. baik atau buruk. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional. Pedagangan senjata illegal. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. suplai persenjataan ke wilayah konflik. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan. namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. mulai dari penembakan salah sasaran. hingga perdagangan illegal. tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. Segala perbuatan. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. yakni “Grey Market dan Black Market”. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional. sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara. . Senjata api memang mengerikan. Wajar memang. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. senjata api jenis ringan saja. • Kurangnya pendataan kepemilikan senjata.

Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini.• Khusus di Indonesia. yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. Ketika suatu negara diembargo. Rusia dan Amerika. AS menguasai hampir 42% . Amerika Serikat. maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. Sebut saja dua negara super power. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. Prancis. • Motif ekonomi. kurangnya kontrol TNI. Semakin banyak orang terlibat. Rusia dan Cina. Bahkan. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri. sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). Laporan Kongres AS menyebutkan. entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata. a. merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini. Senjata. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. Inggris.

Melalui serangkaian jalur. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai. pada tahun yang sama. dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi. ternyata juga tak luput dari kasus itu. di New York. Tempat kedua diduduki Rusia. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052. khususnya AS. merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu.6% pasar dunia. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan. yang notabene bukanlah negara produsen senjata. terkait masalah pembelian sejata ilegal. Selain itu. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan.yang menguasai 21.pasar persenjataan dunia. /43075.AS. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. 2 http://www. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS. Tak hanya itu. Jika hal itu benar. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini. Nasional Indonesia.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. b. Tahun 2006 lalu.Subadi. yang nilainya mencapai 16. Pada bulan Mei 2007 kemarin. senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur. Subandi tertangkap di Maryland. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal.9 milyar dollar pada tahun 2006. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan.amnesty. Dua tahun lalu. empat orang WNI dengan pimpinan Hj.html . Dengan besarnya produksi.

Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani. Senjata Laras PanjangJenis Musan. magasen berisi tujuh butir peluru. . mantan Kabakin ) Jl. Menteng Halaman Hotel Mercure. Yusron.65. Rasamala . Ditemukan 70 peluru tajam. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum.8.di rumah Ari Sigit. Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung. Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser.6. senjata rakitan mirip M-16. Mauser caliber 30.Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7. Wasno. SP Kaliber V 30. 16 Februari 2000 . 3. Anwar (sipil) 2. 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin).

Desa Pakulona n. dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46). Maret 2002 7. Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan. Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT. Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. SM (31). Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl.. Timika. 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. 8. Freeport.4. NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW. Serpong.

985 butir peluru. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata. Jakarta Utara 10.butir peluru dan sebuah granat. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. 28. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 . Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata. perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. Brebes. Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16.985 butir peluru. Jenisnya SS1. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. 96 bedil laras panjang beralur. MP-5. M16. 11. AK serta 28. GAM Peluncur Granat. 9. SS-1. Mauser. 9 granat Tangan dan 9 teropong. 9 granat Tangan dan 9 teropong. 42 senjata laras pendek. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. 24 Maret 2006 Jl. 42 senjata laras pendek. Militer yg disersi M16. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur.

Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia. aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal. Yang lebih merugikan.13. F. perdagangan senjata di daerah Maluku.blogspot. Begitu pula dalam hal lain. dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. 2006. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi.html .56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta.com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh. Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta. maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut. adalah tindakan pencucian uang (money laundry). utamanya bagi negara. Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme. tentara (N. 14. Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry. dengan mudahnya senjata diperoleh. terutama dalam konflik bersenjata.

peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja. Perdagangan senjata. Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini. Jika memungkinkan. Tapi.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri.Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya. bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya.  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi. Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum. hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. terutama di negara-negara tertentu.  Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini. pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu. seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat. Oleh karena itu. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi. .  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari.

BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.pukul 10.or.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.html.43 http://wwwlfip. tanggal21-0208.pukul 15.html.37 http://www. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.cmm.amnesty.senjata/43074. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas.37 .pukul 11.blogspot.10 diakses tanggal 23-02- http://www.45 /43075. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.html.kaskus.html. diakses http://bagyoesx.php/t-573991.pdf/4662.com/2007/08/skandal-perdagangan.html.pukul 08. 08. diakses tanggal 23-02-08.id/cmm-ind_more.diakses tanggal 23-02-08. diakses tanggal 23-02-08.php/t-530741.pukul 09.us/archive/index.

Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS.575 dollar AS.775 pengaduan. meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Dari 2. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet. Dimana.8 persen dari 16. Namun. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. yaitu blue collar dan white collar. Menurut survei AC Nielsen 2001. namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut. rata-rata kehilangan 3.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan.349 orang yang melapor.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime .000 dollar AS per orangnya. C. mahasiswa diharapkan dapat: 28. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime. menurut laporan tersebut hanya 0. Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar. Sedangkan. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua. 42. Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika. Secara total. laporan tersebut menyatakan bahwa 17.Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi. D.6 persen dari 9. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS.

Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. Akibatnya. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya. kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. E. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime.29. 3. Selain itu. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. tata kerama/ sopan santun 44. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : . khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang. Kerjasam team 45. Boleh dikata. meliputi aspek: 42. keaktifan berdiskusi 46. Selain kronologi di atas. Keaktifan di kelas 43. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Menjelaskan keterlibatan individu. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan.

Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. b. 2. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain.a. Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer.Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet. Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000. defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1. 1. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. . Jenis. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan. Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain.

b. e.S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. Akibatnya.5 milliar pounsterling.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis. Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan. d. c. Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. f. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak. sabotase dan penghancuran data korban. dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial. Awalnya . Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut. Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi . Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual. sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. g. Untuk tindak kejahatan ini. j. diterbitkan peraturan internasional. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda.virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email. UU no. h. Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. i. k. Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang.

2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68.5 0. para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan.korbannya.5 0. l.pandangan (isme). Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir. Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87.4 0.3 0. E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya. 3.3 0.9 0. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial.4 % . promosi kebijakan hingga ideology. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu. m. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya.7 2. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster.6 2. Hate sites Dalam situs ini.9 0.

2 % 1. Selain itu. setiap dikutip detikINET dari AFP. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris.500 kasus.6 % 4.Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13. Dalam dokumen A/CONF. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850. 187/1013.000 kasus. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207.8 % 0.4 % 9. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom..  Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif.9 % 1% 0. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya. perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu. pencurian identitas 92. lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007.000 kasusus yang terectata tahun lalu. dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet. serta penyusupan komputer alias hacking 144. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%. Sementara itu.000 kasus. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime .8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris.

Para aparat penyelidik di Selandia Baru. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum. hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry.  Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association.dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC). (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru. yaitu sebanyak 2. melonjak hampir 52 persen pada 2005.161 tahanan. Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS.081 orang tahanan. Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk . Amerika Serikat. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. Selain itu. dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat. jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya.

cracker dan sebagainya. 4. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. pornografi. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya. NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Contoh lain. terorisme digital. bangsa dan negara.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. hackers. Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime . Situs Microsoft. atau sekitar 19 juta dollar AS. 42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. bias informasi. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. perang informasi sampah. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan.

yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. terorisme dan ekstrimisme di internet. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat.Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber . Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. . pencurian data. kelompok masayarakat. G. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. ponografi. pemalsuan kartu kredit. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1.

jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. dan keenam. genosida. Kelima.Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. objective territoriality. yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku. subjective territoriality.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. yaitu : pertama. atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. Keempat. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. asas Universality. dan ketiga pendekatan hukum. passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban. pertama adalah pendekatan teknologi. yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. dikenal tiga jenis jurisdiksi. dintersepsi. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan. Kedua. pembajakan udara dan lain-lain. misalnya penyiksaan. yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). kedua pendekatan sosial budaya-etika. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. Ketiga. Dalam hukum internasional. Meskipun di masa . dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate).Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace.

seperti computer.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI). yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada. Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce. kegiatan uploading . ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location..namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional. carding. kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional. the principle of basis of presence. beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama. `Oleh karena itu. Kedua.mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement). Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini. Secara radikal. hacking and viruses. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords. Asas. misalnya melalui konvensi internasional. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya.Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah. dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing. cracking.

Misalnya. Ketiga The Theory of International Spaces. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. yakni sovereignless quality. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara.dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. Kedua adalah teori The Law of the Server. Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini. yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space. Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa. melainkan pada sifat internasional. Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime. Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. Hongaria telah membuat dan menyepakati . dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut.

Kedua. dan menyebarkan informasi/pendapat. yang mencakup kebebasan untuk mencari. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional. konvergensi.Ketiga.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. Upaya penanggulangan Cyber Crime .Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber. Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi. menerima. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime. tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas. 6. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem. termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi. Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama.

Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. G. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. bangsa dan negara. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. hackers. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. pornografi. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. terorisme digital. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. bias informasi. Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. cracker dan sebagainya. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. perang informasi sampah. Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. Situs Microsoft.

Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. 7. Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. pemalsuan kartu kredit. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. ponografi. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. . penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. pencurian data. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. kelompok masayarakat. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. terorisme dan ekstrimisme di internet. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara.ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu.

1993. Turbulence in world Pacific. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. . Smith . Free Press: Now York.N. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. 2001. study of The future Word. A Harourt Science and technology company: london Anthony G. Resenaus James N.. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter.1993. Global politics. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Lewis. Princeton University Press: Princeton.Grabosky and Russell G. Polity Press: Cambridge Richard Falk. McGrew and Paul G. 1976. Digital evidence and computer Crime. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi.Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.1998. Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities. Transaction Publishers: New Brunswick. NJ Casey Eoghan. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut.

html ( akses: 05/04/2006) MODUL . Kriminalitas di Internet http://www. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace. Co.php.doc.id/articles/it-within-cyberlaw. realitas dan pirtualitas http://budi. Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia.Harian Kompas./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia.blokspot.com. Insan.com/artikel482/cybercrime06.(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano.solusihukum.

dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Menurut suatu kajian. ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan. dan eksploitasi seks. penampungan. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. berupa: ancaman. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. Di Afrika. Adapun. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas.000 – 900. baik itu dengan rayuan. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. pengiriman.000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. penculikan. pembelian. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. pemaksaan. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. dan penipuan. industri pornografi. tipu daya. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian. ada sekitar 300. Malaysia misalnya. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta . Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. buruh. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. pembantu rumah tangga. penculikan. pengantin pesanan. penjualan.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A.

perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks. D. Namun. keaktifan berdiskusi 53. . ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat. dan transportasi. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. Menurut data Europol.diajarkan untuk berdagang. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. informasi. 3.000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Menjelaskan keterlibatan individu. Kerjasam team 52. tata kerama/ sopan santun 51. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. mahasiswa diharapkan dapat: 30. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. human trafficking di Negara berkembang. meliputi aspek: 49. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. Keaktifan di kelas 50. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya. E. Dengan kemajuan teknologi. C. semakin berkembang pula modus kejahatannya.

dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. . pemindahan. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. misalnya pekerja rumah tangga paksa. tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus. atau posisi rentan. Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia. khususnya perempuan dan anak. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. penyalahgunaan kekuasaan. perbudakan. penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. mendata sekitar 1. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi. Sementara itu. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. kecurangan. atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. penipuan. kerja atau pelayanan paksa. Sementara itu. angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. Sementara itu.Di Indonesia. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut. perkawinan palsu. pengangkutan. dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995. penculikan. Pada tahun 1994. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). penyelundup dan sindikat kriminal. pada tanggal 15 November 2000.

maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking). pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. b. Motif. d. pornografi. 23. pencari. 4 Ibid. pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. perekrut. penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. penyelewengan kekuasaan. . Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). buruh kontrak. yaitu sebagai berikut: a.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. Korban. hal. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). periwisata dan hiburan seks. Pola dan Aktor. mucikari. traffickers. Pola terbagi atas 2 (dua). adopsi ilegal.Berdasarkan devinisi-devinisi di atas. 5. e. buruh ilegal. perkawinan yang tidak seimbang. c. pembantu rumah tangga. kebutuhan mempertahankan hidup. menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. Tujuan: prostitusi dengan paksaan. pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. khususnya di negara-negara dunia III. paksaan dengan korban memiliki hutang. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal.

b. Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. Karena itu. tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no. Jika.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa. khususnya perempuan. Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini. pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres). Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut.Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir. Selain itu. pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. Namun. tentu bukanlah hal yang mudah. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian. Untuk melakukan mobilisasi manusia. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Pada Juli tahun 2001. menjalankan perwalian. atau pengampuan atas anak sendiri. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya. yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. wali pengawas. Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No. Ini tentu sangat memprihatinkan. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu. 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun.7 tahun 1984. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN). beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . pengampu. c. 2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata. telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. hak menjadi wali. maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri. Meskipun. Sementara itu. 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum.

Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak. Sebagai contoh. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah. b. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar. c. Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. pada tahun 1997. Mereka menerapkan Standart . Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. d. pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking.social Commision on Asia pacific/ESCAP). memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut. Jika hal itu dipenuhi. Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan. maka pernikahan dapat dilaksanakan. sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa.

maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini. 3.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. Selain alasan kesamaan budaya. Selain ciri fisik itu. konfusianisme dan buddisme. Para guide inilah yang menjadi perantara. perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah. seperti pemujaan terhadap leluhur. . Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah. khususnya sub suku Hakka. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan. Sekitar tahun 1980-an. Dewasa ini. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu. Karena itulah. Pada perkembangannya. Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha.

Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade. Bagi mereka. khususnya Taiwan. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. yaitu anak perempuan dianggap . dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup. Sementara itu. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. khususnya bagi kaum perempuan.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. kecuali tubuhnya sendiri. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9. Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan. Tanpa modal dan keterampilan apapun. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. Karena itu. Tahun 1992. para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. Selain itu. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. Dalam budaya tradisional. Bahkan. Ketiga. faktor budaya. dalam masyarakat patriarkis. perempuan teresebut. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). perantara membayar sejumlah uang . Kedua. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). Banyak kasus yang ditemukan. Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. Akibatnya. usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan. para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. Sedangkan. telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . kecuali tubuhnya sendiri. faktor perangkat hukum. Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. Padahal. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). tanpa modal keterampilan apapun. adanya streotipe dalam masyarakat kita. mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. Ditambah lagi. Keempat. hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. Kelima. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. Untuk itu. Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak. perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”. Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. Dimana. Yang menjadi masalah. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position). faktor pendidikan.

go. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008. terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. Dimana. Gagasan-gagasan Politik Gramsci.id/?p=25.kepada oknum aparat yang menangganinya. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah. Sintani. Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington. Samuel. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Lapian.id/konten. 2007. dkk. Dewi Silvia. www. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. 2006. Politik Perdagangan Perempuan. Yentriyani.depdagri. Triagra Utama: Jakarta. Roger.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605. Galang Press: Jogjakarta. Undang-undang Republik Indonesia No.or. Pustaka Pelajar: Jogjakarta. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . Simon. 2004. Makassar. 2005. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan. Menghapuskan Perbudakan.institutperempuan. Trafiking Perempuan dan Anak. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia. www. Ghandi. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Andy. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. 2004. Berkorban Demi Orangtua.

Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.com/singkawang@yahoogroups.muhlissuhaeri. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008. www.blogspot.mail-archive. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.nurulcori.id.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.html. Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007.polarhome. www.blogspot.or. www. . www.20031 13-05. Impian Pengantin Pesanan. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih.com/msg03197. www. Sebuah Kejahatan Universal.html.html.id/SR/2207/Fokus.htm.Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26.html. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional.html. www.tempointeraktif. Perdagangan Manusia.com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk.rahima. diakses pada tanggal 23 Maret 2008.com/pipermail/nusantara/2002-August/000027.

namun usaha mengatasinya tidak efektif.MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara. Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang. Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih .

Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi.dalam. Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional. Secara kualitatif. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. B. Dalam hubungan ini misalnya. melampaui batas-batas wilayah negara. Spanyol. lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. terutama karena kemajuan teknologi. Di kawasan timur jauh. Lohame Herut Israel. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang. dikenal peristiwa black September. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia.

khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. C. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Mampu menganalisis kasus teerorism . keaktifan berdiskusi 60. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. tata kerama/ sopan santun 58. Kerjasam team 59. mahasiswa diharapkan dapat: 34. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35. Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. Disamping itu. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. Menjelaskan keterlibatan individu. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. regional maupun internasional. Keaktifan di kelas 57. E. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. meliputi aspek: 56. D. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini. Sementara bole .

namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina. maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi. dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme. agar mudah di cari kebenarannya. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. Oleh sebab itu. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. Dari defenisi tersebut.jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. Dengan demikian. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka. . Karena ia adalah strategis politis.

“Mereka” Harus di hancurkan. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” . Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Atas rekomendasi Washington. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. maka dalam psikologi kata teroris. Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional. Sekali asumsi dasar di terima. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. mengeluarkan Resolusi no. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. Sehingga. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. 11 September 2001. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). yang melawan. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. masalah terorisme bukanlah isu baru. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. . maka penalaran logis menjadi sempurna. retorika mereka menjadi seragam.Dalam hal ini. Ironisnya. Namun. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Kondisi ini.1373. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama.

Sehingga. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. . Peristiwa ini. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut.Seiring dengan perjalaan waktu. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. Akibatnya. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Namun. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Sehingga. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. Bom Sharm el-Sheik Mesir. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Berdasarkan konsep tersebut. mengambarkan.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. Dimana. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. peristiwa teror di bulan Juli 2005. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. Sehingga. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. pasca peledakan bom London. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir.

sangatlah tepat. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. melalui media pada masyarakat dunia. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. surat kabar seperti. Sehingga. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif.informasi tersebut cendrung bias. The Time dan jaringan televise seperti. disadari benar oleh pelaku media. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). Dimana. Sehingga. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. Sehingga. CNN. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. yang bersangkutan . “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. maka terjadi demonologi. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Dimana. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. Jadi. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. Sehingga. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means). tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan.

maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda.menjadi korban dari rekayasa. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. baik yang dilakukan oleh para elit politik. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. tanpa sikap kritis. Bom London dan Mesir. Akibatnya. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Dimana. Untuk mencegah konspirasi proganda. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. konspirasi. Dimana. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. Dalam beberapa kasus teror. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Dengan membanjirnya informasi lewat media. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Kasus peledakan bom WTC.

dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. bom London. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. mengeluarkan Resolusi no. bom Madried. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Ironisnya. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Kondisi ini. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. Tragedi 9/11. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. terhadap informasi tersebut.1373. merupakan tragedi bagi umat Islam. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. Dimana. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. masalah terorisme bukanlah isu baru. Sehingga. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . Atas rekomendasi Washington. 11 September 2001. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir.yang diperoleh melalui media. seperti. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. bom Bali. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Bagimanapun. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. Namun.

mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. Seperti yang dikatakan oleh Bush. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. Sehingga. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. mengambarkan. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Bom Sharm el-Sheik Mesir. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. Sehingga. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. pasca peledakan bom London. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. Namun. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism . yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Akibatnya. Peristiwa ini. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. Berdasarkan konsep tersebut. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. Sehingga. Seiring dengan perjalaan waktu.

terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. The Time dan jaringan televise seperti. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Dimana.stereotype”. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. informasi tersebut cendrung bias. Penguasa akan menghalalkan . Dimana. maka terjadi demonologi. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). Sehingga. Sehingga. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Sehingga. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. surat kabar seperti. Dimana. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Jadi. Sehingga. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. disadari benar oleh pelaku media. sangatlah tepat. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. CNN. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. melalui media pada masyarakat dunia.

media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Dimana. Dimana. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan.segala cara (The end justifies the means). akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Sehingga. Bom London dan Mesir. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. Akibatnya. Dalam beberapa kasus teror. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. Dengan membanjirnya informasi lewat media. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . tanpa sikap kritis. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. Untuk mencegah konspirasi proganda. Kasus peledakan bom WTC. konspirasi. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. baik yang dilakukan oleh para elit politik. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias.

Kuta Square. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. Dimana. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Sehingga. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. merupakan tragedi bagi umat Islam. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. bom Madried. bom Bali. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season. seperti. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media. Jimbaran Bali. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. Bagimanapun. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. bom London. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. Menggigatkan . Tragedi 9/11.agenda. George Walker Bush. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. anda tidak akan memenangkannya. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. terhadap informasi tersebut.

Sehingga. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. Kuta Bali. di diskotek Sari Club. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. Di samping itu. Lee kwan Yew. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia. Secara ekonomis.kita pada peristiwa tiga tahun lalu. Ironisnya. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia. dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian. serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme. peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura. Jl. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional. mencederai 282 orang. 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. pasca Bom Bali I. Kabupaten Badung. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. Meriot di Jakarta 2003. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. peledakan Bom J. Legian. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme.

yang berkunjung ke Bali. Indonesia tidak akan . Akibatnya. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. Di samping itu. Jika tidak. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I. nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. Namun. para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata. Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman. Peristiwa ini. Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa. Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. Seperti. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia. Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia.

namun ketatnya keamanan di Jakarta. Belajar dari bom Bali II. pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya. Semoga.. berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP . Bahkan. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir. Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa. adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan.kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. benar pernyatan tersebut. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia. Namun. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut. Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat. maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. Namun.

Ideologi. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw.or. Htt:// lukman-nh. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 .php?id = 1096_0_3_0_M15. Tinjauan Psikologi. Origin of terrorism. http://cmm. ideologi. Murni kencana.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Martha.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak.Tinjauan psikologi.logspot.id//cmm-ind _more . Murni kencana: Jakarta.2003. M. Origin of Terorrisem. Teologi dan sikap mental. html.html.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Teololgi dan sikap mental. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Jerrold. 2003.post.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->