MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

500 pulau. daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun. dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik). sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun. dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. Adapun. menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing. Selat Makassar. Asia Tenggara. Bahkan. Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. Sedangkan. Afrika Tengah. Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon. Menurut data. Dengan kata lain. Namun. Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik).KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A.8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. . Laut Natuna. akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. 167. Padahal.940 ton per tahunnya. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai. menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. dimana hampir 70 % (5.

B. mahasiswa diharapkan dapat: 5.Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. D. regional maupun internasional. dalMenjelaskan . 10. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Di samping merugikan negara secara finansial. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. 11. Menjelaskan keterlibatan individu. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. C. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. Disamping itu. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara .

kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing. Pada pasal 29 ayat (1) .E. Kedua. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif . Namun. begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. Keaktifan di kelas 8. Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. tata kerama/ sopan santun 9. padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. dalam UU tersebut (ZEE). Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. keaktifan berdiskusi 11. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Kerjasam team 10. terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada. pada ayat (2). Dimana. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A.misalnya. namun para pelakunya dihukum ringan. Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. meliputi aspek: 7. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia.

Ketiga.penjara maksimal 5 tahun. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya. Sedangkan. Ironisnya. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). Thailand. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Disamping itu. namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan. Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. Ironisnya. hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan.31/2004 tentang perikanan. kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya. Philipina. pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. padahal menurut UUNo. Kelima. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional. Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran. Departemen . setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing. Sehingga. di wilayah Timur Indonesia dari 5. RRC. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya. Keenam.

Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. Disamping itu. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. menciptkan lapangan kerja. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. Kejaksaan Agung. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . Departemen Luar Negeri. Untuk meminimalkan illegal fishing. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia. dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. Taiwan. melindungi nelayan tradsional. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia). Kepolisian RI. Ketujuh. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak. Disamping itu. Departemen Pertahanan. Sehingga. Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. dan RRC. namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. Demikian pula. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut. Demikian pula. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing. dan Pemerintah Daerah. pelaksanaan Permen no 17. dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah. terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina. sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. khsusnya wilayah laut.Perhubungan. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. Thailand.

Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan. Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). yaitu: 1.Dari gambaran di atas. pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada. Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda. dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan. luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis. Menurut Ministry of State of Environment. tetapi juga dapat merusak ekositem laut. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing. B.termasuk terumbu karang. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. operasi pembalakan diluar petak tebangan. Ironisnya. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. . Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini. Namun.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari. sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis.

pulp. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging. Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun. Jadi dengan kata lain. namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. gergajian. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. 2. Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional. perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. cagar alam. Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging. dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan. Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). Akan tetapi.Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat . dll).

Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. Sindikat regional dan internasional. 3. dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional. Amerika Latin. konsumsi lokal. lemahnya penegakan hukum. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab. Singapura.berjalan dengan semestinya. Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. . besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri. Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia. Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. 4. darat.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa.

Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa. Brazil.6 juta meter kubik kayu. Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80. memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135. Tahun 1999.000 meter kubik per tahunnya. Timber for analysist UNDP 2006. Dari negara anggota Uni Eropa. 2006). Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar. dan Kamerun.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video. Malaysia.249 meter kubik per tahun-nya. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar.686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi.0 milyar USD).5 miliar per tahun. Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta. senilai US$ 1.136 meter kubik. Bab III (2001). “The Final Cut. Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar. dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19. tahun 1999 Inggris mengimpor 1.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia. kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6. Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar. dan Brazil.996 meter kubik. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48. namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya. .

misalnya Kamboja. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah. dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi.600 dollar AS per meter kubiknya). Sementara itu. sebesar 50% dari jumlah panennya. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi.3 juta m³. disusul Belgia. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah. sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. Di negara-negara Asia Tenggara.Di Brazil. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan. terutama Indonesia. dan Belanda. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. Kondisi yang . Jerman. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. lebih dari 2 kali panen resmi. Demikian pula di Rusia. Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya. Ghana sebesar 2. Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. misalnya Kamerun. hampir 10 kali tebangan resmi. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan. untuk negaranegara Afrika. sebesar 4. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut.6 juta m³. dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis. Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis.

Masalah pokoknya ada . Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan. Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . hanya dengan derajat yang berbeda. Tragisnya lagi. baik dalam bentuk log. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi.bahan dari kayu curian tadi.2001. Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia. Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS. Hasilnya. pemda. setengah jadi. pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut. Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya. Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia. maupun produk furnitur. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia. Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang. Bahan . Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia. 2. Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia.

di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. Scotland dkk. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. Bahkan. karenanya wajib disyukuri. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum.7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. meskipun berdasarkan data perkiraan. termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia. diurus dan dimanfaatkan secara . yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas". masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001. Sumatra. dan ekonomi. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia. masyarakat. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan. pengelolaan sumberdaya hayati.Hutan di Indonesia. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia. Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas. dan Kalimantan selama 10 tahun.Selama tahun 1999-2000. meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan. Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. Sayang.pada struktur dan kinerja pemerintahan. Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan.

jaksa dan instansi lainnya). memiliki kawasan hutan 126. praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi. Hutan yang berada di Indonesia.2 juta hektare). beberapa waktu lalu. tunduk dengan cukong akibat uang. praktiknya selalu menyesuaikan diri. Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). akibat lemahnya aparat terkait. Pemerintah pernah mengklaim.4 juta hektare). bahkan cenderung makin sistematis.8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi. setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial. Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. kebakaran hutan. TNI. 72 % hutan Indonesia musnah. dan hutan produksi konversi (14. Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. Namun. aparat di Indonesia (Polri. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi. kawasan lindung (32. Bagi mereka (cukong).8 juta hektare per tahun. Yaitu.6 juta hektare). Namun.optimal.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah. hutan produksi (35. mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun. termasuk hutan yang berada di Papua. fungsi konservasi (23. Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) . hutan produksi terbatas (21. . Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit. polisi kehutanan. Sementara itu. Modus yang digunakan kian beragam. Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat. dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit.Saat ini. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan. Kemudian. menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi. modus pembalakan liar senantiasa berkembang. 72% sudah rusak akibat illegal logging. sampai dengan 2005.6 juta hektare).0 juta hektare).

Pertama. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh . Sedangkan ketiga. Sedangkan di Aceh. saat . Misalnya. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar. ketiga. Laporan NRM. Dengan cara tersebut. dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional.Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan.nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik. pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan. kedua.Nias. ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. namun digunakan di hutan lindung. proses rekonstruksi. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. Indonesia adalah pemilik 126. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. Namun. dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal. Bappenas. asumsi pertama. MFP. menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. yakni faktor ekonomi masyarakat.setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang. 68% . boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun.8 juta hektar hutan.Kedua adalah sistem lelang. permintaan dari pasar kayu internasional.. izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar. sangat tidak mungkin BRR Aceh . dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh.

pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu. tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan. tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia. dinas kehutanan. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten. Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia. petugas AMDAL. hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis. polisi. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit.500 meter kubik kayu log ke Australia. Pengkoordiansian antara . masyarakat. Indonesia mengekspor 4. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun. Artinya. dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan. Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. Sebagai contoh. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti.ini. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar.000 meter kubik. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri.

20 Februari 2008.id/ind/content/view/121/ Rabu. . 20 Februari 2008.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu. 20 Februari 2008. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.co.TKI. ---.infopapua. Tuntas Rabu."Illegal logging".balioutbound.htm Rabu.htm Februari 2008. ---.Tersangka illegal logging ditahan http://www.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www. Illegal logging.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www.icmi. dan Kasus Ambalat http://www.semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www. 20 ---.sht ml Rabu.warsi.bbc.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger.id/News/2006/News_200603_menhut.or.com/modules.71.or. 20 Februari 2008. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya.203. DAFTAR PUSTAKA ---. ---. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. 20 Februari 2008. ---. http://64. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Penyebab dan Dampaknya.11/kompascetak/0309/16/opini/563606.com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu.

20 Februari 2008.203.wordpress. 20 Februari 2008. Persoalan Global http://dewagumay.htm Rabu.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464.71.com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64. .---. ---.Illegal logging.

Dimana. sepertiganya atau sekitar 18. besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara terkorup. Ironisnya lagi. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura. Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali.MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A.3. indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2. Pada tanggal 2 April 2007. termasuk kasus Soeharto. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55.4). Misalnya. seperti Singapura dan Malaysia. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007. Namun. Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan. B. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara.000 orang. Menurut PBB dan Bank Dunia. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. Dimana.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun). Sebagai gambaran. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura. Disamping itu.

keburukan. mahasiswa diharapkan dapat: 12. Disamping itu. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. E. Kerjasam team 17. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. Menjelaskan keterlibatan individu. kebejatan. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . ketidakjujuran. kata korupsi berarti kebusukan. meliputi aspek: 14. tata kerama/ sopan santun 16. regional maupun internasional. penyimpangan dari kesucian. Keaktifan di kelas 15. dapat disuap. tidak bermoral. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14. C. berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. D. keaktifan berdiskusi 18. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. khususnya di .

Pada tahun 2006. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark. corrumpere. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2.2.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. Dengan indeks persepsi 2. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu.3. Dalam hasil survei itu. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS. Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. sepertiga dari 55. Yang mengejutkan. yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. tetaplah berkonotasi buruk.000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. seperti Singapura dan Malaysia. Namun. Finlandia.000 orang yang memiliki kekayaan . meningkat dari tahun sebelumnya. 2.4. ketika orang berbicara mengenai korupsi. Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. dengan Singapura. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura. yang ditempati Somalia. Tahun 2007.November 2007 lalu. Di lain sisi. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara. apapun artinya.Di Indonesia. Belanda dan Norwegia. Dibandingkan negara-negara tetangga. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia. 27 April sebelumnya. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus.

Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya. Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. Kasus korupsi di Pertamina. Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. Jatibarang. Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini. Dana Sejahtera Mandiri. Prabumulih. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan . Negara dirugikan sebesar 1. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe.3 Triliun.4 juta. ia tidak hadir dengan alasan sakit. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini. Amal Bakti Muslim Pancasila. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1. Selain itu. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kerugian negara hingga US$ 31. dan Siti Hardiyanti Rukmana. Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain. Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Bos Bimantara Rosano Barack.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa). Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident).4 triliun.8 juta. dan Bunyu. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang. serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. Gotong Royong. Jumlah kerugian negara adalah US$ 24. Supersemar. pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan.

Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Bob Hasan. Paul Sutopo. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. Sjamsul Nursalim (BDNI). mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. kasus korupsi tak luput melanda. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac).025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada.5 triliun. Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). dan Heru Soepraptomo.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. hingga akhir 2002. membantah keras tuduhan korupsi. Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan.4 triliun. baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. David Nusa Widjaja (Bank Servitia). dan Tommy Soeharto. Dalam pemeriksaan. dari 52 kasus BLBI. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. Dalam proyek pemetaan hutan. yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto.kerugian negara Rp 15. antara lain. Di ujung lain Indonesia. Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). Prajogo. Yang jelas. Sebelumnya. Abdullah Puteh. Prajogo Pangestu. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). dengan dugaan kerugian Rp 30 . dan tiga tahun penjara. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2. Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. Hendrobudiyanto. Di samping itu. dua setengah.4 triliun. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum. Bersama tiga petinggi BI itu. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. Jawa Tengah. sejumlah pejabat Departemen Kehutanan. Yang terlibat dalam kasus tersebut. pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI. Ketiganya kini sedang naik banding.

Kejaksaan. lewat rapat paripurna DPR. Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia. Gubernur Bank Indonesia (BI). Dalam pemberantasan korupsi ini. Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Indonesia sendiri. Kepolisian. Meksiko. telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi. Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). Yang terbaru di tahun 2008 ini. 3 Tahun 1971. .7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31. 31 Tahun 1999 dan UU No. Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi). media massa atau organisasi massa seperti ICW. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara. BPKP. 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. 7 Tahun 2006.Selain itu. Kolusi dan Nepotisme (KKN). Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC. Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006.5 Milyar. bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran. dan ada juga lembaga non-pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No. 20 Tahun 2001. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).miliar. Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. di tingkat internasional.. UU No. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset).

Kedua. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. menurut Prof. 31 Tahun 1999. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. Ketiga. dalam kapasitas. Selain sesuatu yang baru. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. terorganisir. Hanya saja. Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. dan bersifat transnasional. Andi Hamzah. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. Meski demikian. untuk suatu badan sektor swasta. UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. Berikutnya asset recovery.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. yaitu kriminalisasi. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. kriminalisasi dan kerjasama internasional. asset recovery dan kerjasama internasional. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. Namun yang perlu dicermati. kerjasama antar . Pertama. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. batasan sektor swasta. Disamping itu. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. Tidak bisa tidak. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. keuangan atau perdagangan. Sebab. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta.

Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004. Misalnya saja Yunus Husein. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. dalam hal MLA Indonesia kurang progresif. 1 Tahun 2006). saling menguntungkan dan non intervensi. Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC. Ekstradisi (UU No. beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. Sayang. Yakni perjanjian MLA dengan Korea. yakni adanya kepentingan politik yang sama. Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain.negara menjadi pilihan utama. Di Hongkong. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). tapi aparat Indonesia lambat responnya. perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia.Selain ekstradisi. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia. Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan. Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons). misalnya. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana. sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden. Seringkali pihak luar mau membantu. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset. ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi.Soal kerjasama internasional. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional. Padahal. Sementara di Singapura. . Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama.UU No.

bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. Misalnya saja. upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak. Tak dapat disangkal. dan penerapan sanksi yang keras dan tegas. hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu. peningkatan profesionalitas. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan. Oleh karena.UU Korupsi. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain UNCAC.Kesimpulannya. pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula. Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. parlemen (DPR) menempati urutan . Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008. tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). UU Pencucian Uang. UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK). Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999. agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK.

Keempat. Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997.5 triliun.8 juta dollar AS. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. Jatibarang. akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya. Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. Ketiga.3 triliun. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1.. dimana negara dirugikan US $ 50 juta. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). Laksamana Sukardi. Kasus di Pertamina-misalnya. Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. Istana.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Dimana. Faktanya. telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 . Prabumulih. Pengusaha Naga. melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo.misalnya. hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000. Pertama. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi. Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. Pertamina dengan PT. Kedua. Ironisnya. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery). Militer (ABRI) . menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138.pada tanggal 17 September 2007.kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup. yaitu: Cendana. dan Bunyu.35 miliar dollar AS (1967-1998). dan Multi National Cooperation (MNC). keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi. . Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru. Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana.

Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. kebijakan. Namun. Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. Dimana. Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi.Kelima. dan pejabat negara. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas . tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. Belajar dari Nigeria. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS. Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. parlemen. Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut.

pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. DAFTAR PUSTAKA . lalu masukan saya ke peti itu. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.kakap. jika kelak saya terbukti korup”. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.

Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. organisasi (sindikat) tetapi negara. Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Namun. Kolombia sebagai negara pemasok utama. melalui Meksiko masuk ke Amerika. Seperti halnya terorisme. selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. C. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat. . Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . banyak kartel terdapat di negara ini. B. regional maupun internasional. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu. perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait.MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Disamping itu.

Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. keaktifan berdiskusi 25. distribusi. mahasiswa diharapkan dapat: 16. heroin. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. pengolahan. Kapanlagi. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang.D. sejarah narkoba . Namun. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. E. ekstasi. dsb. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. morfin. tata kerama/ sopan santun 23. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19. mariyuana. dan penjualan narkoba secara ilegal. seperti opium. seiring dengan perkembangannya. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26. Menjelaskan keterlibatan individu. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. meliputi aspek: 21. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Keaktifan di kelas 22. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www.com. Kerjasam team 24.

dan Myanmar. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia. Pakistan. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini. Penemuan pabrik narkoba . Sekitar abad XVIII. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. dan pil psikotropika. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839. yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. shabu. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak. Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. Indonesia. Namun demikian.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya. Afganistan.000 triliun. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu. 8 juta pengguna heroin. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis. Laos. Thailand. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi. sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. 13 juta menggunakan kokain. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. dengan usia 15-64 tahun. Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. Abad XIX.

tak terkecuali Indonesia.9 hingga 3. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1. Riau dan 1 di Pluit. Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu). Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0. yang produksinya sudah hampir mencapai 4. Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). dan ternyata ada 4 lokasi lain. bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. Baukan hanya itu. Dengan demikian. Pemasok lainnya berasal dari Iran. dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan. Timur. sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong. dalam satu studi yang Selain itu.000 orang pertahun.000 ton per tahun Lebih lanjut. Jawa Timur menjadi contoh nyata. jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. di Indonesia terdapat sekitar 557.1 gram. Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini. dan Laos). BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa . di Batam. menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara. Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya. Myanmar. dan sekitar 2. dan Afganishtan. Namun tidak disebutkan lokasinya. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional.6 ton perbulan.terbesar di Tangerang maupun Batu. juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika. UNODC (United Nations On Drugs and Crime).2 juta orang menyalahgunakan narkoba. Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. Pakistan. Belum cukup.000 orang pecandu heroin. Bahkan secara terpisah. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia. Jakarta Utara.

serta negara-negara di segitiga emas. Secara umum. dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia. seperti kokain di Amerika Selatan. Peran PPATK. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini. tetapi ganda. sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap. Namun. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal. Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. penyedia jasa keuangan. Apalagi.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang . dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran. Selain itu. opium di Afganishtan. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. melainkan dengan produk narkoba. Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya.

Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Di samping itu. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya. banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no.22 tahun 1997 Bab V pasal 32. Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara. Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. Seperti baru-baru ini. saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. Parahnya lagi. pihak internasional dan domestik. . membuat. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut.

Jesse.. Defending Human Rights for Drugs Users. Kapanlagi. Acces date : 06 Feb.htm. 2008 Harian suara merdeka. Drug trafficking.com. Edisi :Eabu.com. 11 Februari 2005 Harian komentar. Yenti. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba.Kapanlagi. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba. Harian sinar harapan. Garnasih. www. 2002. 1 November 2007. Sinar Harapan www. sejarah narkoba Moninca. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. TEMPO Interaktif. copy right 2007 _______. Edi. 3 Maret 2004 . Kompas. 24 November 2007. 2005.DAFTAR PUSTAKA Can.

pembalakan liar 4. Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia. B. pornografi anak 1. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp. penyuapan 7. Mantan Managing Director INF. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Tahun 2003-2006. narkotika 3. pemalsuan uang 4. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2. teroris 5.180 laporan. kejahatan perbankan 27. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang.500 juta melalui PJK sebanyak 1. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional .MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A. Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. pencucian 1. pemalsuan dokumen 19.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. perjudian 3. tidak teridentikasi 20.968. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam. penipuan 157 kasus. penggelapan pajak 4.

Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22. E. meliputi aspek: 28. . regional maupun internasional. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional.baik melalui kerjasama bilateral. keaktifan berdiskusi 32. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan. C. mahasiswa diharapkan dapat: 20. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23. Keaktifan di kelas 29. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. Disamping itu. pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. menyamarkan. tata kerama/ sopan santun 30. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang. Menjelaskan keterlibatan individu. Kerjasam team 31. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya. D. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah.

Contohnya. placement. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya. Dengan dana yang sebesar itu. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter. bank fraud. securities fraud. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. layering. dari negara ke negara. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. Karenanya. Indonesia. Saat ini. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. arms trafficking. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. Kedua.Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. Sedangkan narcotics trafficking. apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar. dari bank ke bank. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri . Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. Ketiga. Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia. counterfeiting. Pertama. integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan.

mau tak mau. Artinya. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN). Tidak cuma investor. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional. dan Liberia.6 milyar dolar AS di tahun 2004. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri. tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang. terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana. Meskipun demikian. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang. kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum. Maka. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia. mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara.Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering. masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6.Amerika Serikat. investasi juga bakal terganggu. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . Nigeria.71 milyar dolar AS.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4. meski selama tahun 2004 telah naik 11. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering.6 persen per tahun.49 persen di posisi 69. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. Brigjen Alex Bambang Riatmojo. Beliau juga mengungkapkan. Tak cuma ekspor. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil.

Bahayanya. bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang. selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. Dalam hal pengendalian moneter. Sebab. dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara. money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya.Tindakan ini. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. sangat berdampak buruk terhadap negara. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. Selain itu. pemerintah juga bakal disulitkan. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. BUMN juga bakal berimbas.perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar. baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi. sebab. khususnya di Indonesia. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. Lebih mengkhawatirkan. suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara .

Sebenarnya. Intinya. Sehingga. di satu sisi. Dalam amendemen UU baru ini. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan. . hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. Australia. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif. sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. dan tidak dapat menjangkau. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. tapi juga harus diakui di negara lain. Selama ini. hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian. Tetapi. dan masih banyak lagi. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana. sayang. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang. 15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut. Walaupun begitu. lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. UU ini memang sudah direvisi. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. seperti yang dilakukan di luar negeri. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No.

dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. pasal 82. Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. . United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. dan pasal 83. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. pada April tahun 2002. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB.misalnya. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia. Selain itu. 17 tahun 1997. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut. United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. karena negara tersebut melegalkan perjudian. dengan pencucian uang menempati urutan pertama.

. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. ada empat pilar yang harus diperkuat. Pertama. hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. Mae Fah Luang Foundation. Sekadar perbandingan. Meski demikian. Meskipun demikian. yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh. meningkatkan capacity building dari penegak hukum. ` Disisi lain. salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). Kini. Jauh sebelum itu terbentuk. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika. dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. Dalam hal ini. penegakan hukum memang sangat diperlukan. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. sumber daya manusia dan teknologi informasi. analisis dan kepatuhan. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. Ketiga. sebuah yayasan di Thailand. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya. Yakni. Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. Thailand bagian utara. drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. Kedua. yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial. serta kerja sama domestik dan internasional. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. seperti kepolisian.

Kelima. 11 Februari 2005 Harian komentar. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang.kompas. 24 November 2007. Garnasih. Sinar Harapan www. Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Keempat. Edi. TEMPO Interaktif.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein.2002.menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba.htm. Jesse. Harian sinar harapan. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Kapanlagi. 1 November 2007. memperkuat efektivitas profesional PPATK. 2002. 2005. Defending Human Rights for Drugs Users. audit terhadap penyedia jasa keuangan. Kompas.com. Sutan Remy. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Sjahdeini.. Yunus. copy right 2007 . Sinar Harapan. http://www. sejarah narkoba Moninca. Yenti. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional.

Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. perdagangan. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Acces date : 06 Feb. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. penyaluran maupun donasi senjata. 2008 Harian suara merdeka.com. www. Edisi :Eabu. Sementara .Kapanlagi. Drug trafficking. Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. pengadaan. pembelian._______. Gray market merujuk pada situasi. 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A.

Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya. ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Padahal. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. mahasiswa diharapkan dapat: 24. Keaktifan di kelas . C. seperti chemical dan biological weapons misalnya. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27. Menjelaskan keterlibatan individu. B. Disamping itu. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. regional maupun internasional. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. small arms survey 2001. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. meliputi aspek: 35.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. D. E. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata.

small arms survey 2001. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. seperti chemical dan biological weapons misalnya. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Kerjasam team 38. Gray market merujuk pada situasi. tata kerama/ sopan santun 37.36. sering menjadi pertanyaan. Padahal. pengadaan. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. penyaluran maupun donasi senjata. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? . tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. pembelian. keaktifan berdiskusi 39. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40. perdagangan. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun.

• Kurangnya pendataan kepemilikan senjata. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal. baik atau buruk. hingga perdagangan illegal.Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Wajar memang. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara. suplai persenjataan ke wilayah konflik. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas. mulai dari penembakan salah sasaran. Senjata api memang mengerikan. tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan. ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik. sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. Segala perbuatan. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. Pedagangan senjata illegal. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional. senjata api jenis ringan saja. . namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. yakni “Grey Market dan Black Market”. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal.

jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. Sebut saja dua negara super power. Semakin banyak orang terlibat. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini.• Khusus di Indonesia. Ketika suatu negara diembargo. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata. sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. Rusia dan Amerika. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri. Laporan Kongres AS menyebutkan. juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. a. Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. kurangnya kontrol TNI. • Motif ekonomi. Inggris. AS menguasai hampir 42% . merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini. Senjata. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. Prancis. Amerika Serikat. Bahkan. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini. Rusia dan Cina.

merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu. b. khususnya AS. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan. Tak hanya itu.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi.yang menguasai 21. senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi. Jika hal itu benar.9 milyar dollar pada tahun 2006. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal. yang nilainya mencapai 16. empat orang WNI dengan pimpinan Hj. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. Nasional Indonesia. di New York. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai. /43075. pada tahun yang sama. Dua tahun lalu.6% pasar dunia. Selain itu. ternyata juga tak luput dari kasus itu.Subadi.AS. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini.pasar persenjataan dunia. Pada bulan Mei 2007 kemarin. Tempat kedua diduduki Rusia. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. Tahun 2006 lalu. terkait masalah pembelian sejata ilegal. 2 http://www.amnesty.html . dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. Dengan besarnya produksi. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052. Melalui serangkaian jalur. Subandi tertangkap di Maryland. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional. yang notabene bukanlah negara produsen senjata.

. Rasamala . Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7. 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin). Senjata Laras PanjangJenis Musan. Yusron. Menteng Halaman Hotel Mercure. Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani.65.8. SP Kaliber V 30. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum.Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. senjata rakitan mirip M-16. Ditemukan 70 peluru tajam. magasen berisi tujuh butir peluru. Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung. Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser. Anwar (sipil) 2. 16 Februari 2000 . 3. Wasno. Mauser caliber 30.di rumah Ari Sigit.6. mantan Kabakin ) Jl.

dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46).4. anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan. Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). SM (31). 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . Maret 2002 7. Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. Timika. NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW. 8. anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT. Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl. Freeport.. Desa Pakulona n. Serpong.

96 bedil laras panjang beralur.985 butir peluru. Militer yg disersi M16. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g. 42 senjata laras pendek. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 .butir peluru dan sebuah granat. MP-5. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. 42 senjata laras pendek. SS-1. 9 granat Tangan dan 9 teropong. Jakarta Utara 10. 11. Jenisnya SS1. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. 9 granat Tangan dan 9 teropong. AK serta 28. perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12. 24 Maret 2006 Jl. Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16. 9. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Mauser. 28. Brebes. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata.985 butir peluru. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol. M16. GAM Peluncur Granat. Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata.

Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta.blogspot. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. adalah tindakan pencucian uang (money laundry). ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu.56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E. Yang lebih merugikan. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia. dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit. terutama dalam konflik bersenjata. 14. Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja. perdagangan senjata di daerah Maluku. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme. tentara (N.html .com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras. utamanya bagi negara. Begitu pula dalam hal lain. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry. Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal. aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5. dengan mudahnya senjata diperoleh. 2006. F. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi.13. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh.

 Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat. seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir. peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja. Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum. hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini. terutama di negara-negara tertentu. Oleh karena itu. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi. Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini.  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan. pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu. Tapi. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. . Perdagangan senjata. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari. Jika memungkinkan. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan.Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat.  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi.

37 . diakses tanggal 23-02-08.pukul 08.kaskus.html.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata.diakses tanggal 23-02-08.us/archive/index.html.html.37 http://www.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro.43 http://wwwlfip.pukul 15.id/cmm-ind_more.php/t-573991.cmm.php/t-530741.pukul 09.blogspot. diakses http://bagyoesx.html. tanggal21-0208. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas.amnesty.senjata/43074. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. diakses tanggal 23-02-08.pukul 11.or.45 /43075.html. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.pukul 10.pdf/4662. 08.10 diakses tanggal 23-02- http://www.com/2007/08/skandal-perdagangan.

meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini. D. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua. Menurut survei AC Nielsen 2001. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet.575 dollar AS. menurut laporan tersebut hanya 0. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika.8 persen dari 16. 42.6 persen dari 9.775 pengaduan. Dimana. Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A. yaitu blue collar dan white collar. mahasiswa diharapkan dapat: 28.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001. Namun. Dari 2. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan. laporan tersebut menyatakan bahwa 17. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. rata-rata kehilangan 3.349 orang yang melapor. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime. Secara total. Sedangkan. namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut. C.Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5.000 dollar AS per orangnya. Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime .

Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang. E. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : . Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan. keaktifan berdiskusi 46. Kerjasam team 45. Akibatnya. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. Boleh dikata. Selain itu. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47.29. meliputi aspek: 42. tata kerama/ sopan santun 44. Keaktifan di kelas 43. Menjelaskan keterlibatan individu. kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. 3. Selain kronologi di atas.

Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000. Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. 1. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan. defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1. 2. Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain.a. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal. Jenis. b. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet. . Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer.

Awalnya . Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai. Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya. d.5 milliar pounsterling. e. Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan.S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak. Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1. f.b.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. sabotase dan penghancuran data korban. Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. c. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Akibatnya. dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis.

Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi . i. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda. g. h. sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. Untuk mengantisipasi masalah tersebut. Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang. Untuk tindak kejahatan ini. Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim. k. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. diterbitkan peraturan internasional. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. UU no. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. j. Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual.virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email.

Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87. Hate sites Dalam situs ini.pandangan (isme). l.5 0. para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial.korbannya. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. 3. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu.2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68. E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya. m.9 0. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya.3 0.5 0.3 0.4 0.4 % .6 2. promosi kebijakan hingga ideology.9 0. Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir.7 2.

perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu. lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007.000 kasus. Dalam dokumen A/CONF. serta penyusupan komputer alias hacking 144.500 kasus.2 % 1. setiap dikutip detikINET dari AFP.  Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial.000 kasusus yang terectata tahun lalu.8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya.. 187/1013.8 % 0. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam.Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom.9 % 1% 0. dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris. Sementara itu. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%. pencurian identitas 92.000 kasus.4 % 9. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik.6 % 4. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime . Selain itu.

 Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association. jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet. Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk . Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum. hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry. Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3.081 orang tahanan. Amerika Serikat. dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. Para aparat penyelidik di Selandia Baru. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. melonjak hampir 52 persen pada 2005. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya. Selain itu.dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC).161 tahanan. yaitu sebanyak 2. (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru. namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat.

cracker dan sebagainya. NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. hackers. atau sekitar 19 juta dollar AS. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. 42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. bias informasi. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. bangsa dan negara. terorisme digital. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. 4. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. pornografi. perang informasi sampah. Situs Microsoft. Contoh lain. ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime .

Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec. ponografi. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional.yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. kelompok masayarakat. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. pemalsuan kartu kredit. Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. . Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. terorisme dan ekstrimisme di internet. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. pencurian data.Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber . G. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional.

dan ketiga pendekatan hukum. misalnya penyiksaan. jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). yaitu : pertama.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. asas Universality. Keempat. objective territoriality. Meskipun di masa . nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku. Kelima. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate). genosida. passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. dan keenam. Dalam hukum internasional. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. pembajakan udara dan lain-lain. Ketiga. subjective territoriality. pertama adalah pendekatan teknologi. mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia. dintersepsi. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan. kedua pendekatan sosial budaya-etika. Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. dikenal tiga jenis jurisdiksi. Kedua.Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber.Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace.

namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional. kegiatan uploading . Asas. ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location. yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. seperti computer.Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional. kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada. carding. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah. the principle of basis of presence. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing. Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement). cracking.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI). Kedua. hacking and viruses. misalnya melalui konvensi internasional. beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. `Oleh karena itu.mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama. dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan.. Secara radikal. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini.

Hongaria telah membuat dan menyepakati .dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa. Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. Misalnya. Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest. Ketiga The Theory of International Spaces. dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. melainkan pada sifat internasional. Kedua adalah teori The Law of the Server. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space. yakni sovereignless quality. Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini. yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber. Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime.

Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi. tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. dan menyebarkan informasi/pendapat.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia. menerima.Ketiga. Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. konvergensi. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber. Kedua. termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat. yang mencakup kebebasan untuk mencari.Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi. 6. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi. Upaya penanggulangan Cyber Crime . Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem.

Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. G. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . pornografi. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. Situs Microsoft. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. bias informasi. hackers. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. cracker dan sebagainya. terorisme digital. bangsa dan negara. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. perang informasi sampah. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan.

penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. pencurian data. kelompok masayarakat. Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. ponografi. Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri.ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara. . Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. terorisme dan ekstrimisme di internet. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. pemalsuan kartu kredit. 7. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu.

1993. . Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Digital evidence and computer Crime. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Princeton University Press: Princeton. Free Press: Now York. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter.Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Turbulence in world Pacific. Polity Press: Cambridge Richard Falk.Grabosky and Russell G. Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities. McGrew and Paul G. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P. A Harourt Science and technology company: london Anthony G.1998. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Global politics. 2001. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.N. Transaction Publishers: New Brunswick.. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter.1993. NJ Casey Eoghan. Lewis. study of The future Word. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Resenaus James N. Smith . 1976.

realitas dan pirtualitas http://budi.Harian Kompas.(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia.id/articles/it-within-cyberlaw.php.html ( akses: 05/04/2006) MODUL . Insan.blokspot.com/artikel482/cybercrime06. Co. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace.solusihukum. Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia.doc. Kriminalitas di Internet http://www.com.

pembantu rumah tangga. Di Afrika. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. penjualan. baik itu dengan rayuan. ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. penculikan. ada sekitar 300. industri pornografi. dan eksploitasi seks.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. pengiriman. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A. Adapun. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak.000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. penculikan.000 – 900. Menurut suatu kajian. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas. pembelian. pemaksaan. traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta . penampungan. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara. berupa: ancaman. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. dan penipuan. tipu daya. Malaysia misalnya. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. buruh. pengantin pesanan.

000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. semakin berkembang pula modus kejahatannya. tata kerama/ sopan santun 51. Keaktifan di kelas 50. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. meliputi aspek: 49. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya. mahasiswa diharapkan dapat: 30. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. Namun. keaktifan berdiskusi 53. C. 3.diajarkan untuk berdagang. Kerjasam team 52. perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks. Menjelaskan keterlibatan individu. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. E. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. dan transportasi. Dengan kemajuan teknologi. ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat. D. Menurut data Europol. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. . Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. informasi. human trafficking di Negara berkembang. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini.

Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia. pengangkutan. penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus. kerja atau pelayanan paksa. dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi. perkawinan palsu. atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut. . atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. pemindahan. penipuan. angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. penculikan. Sementara itu. pada tanggal 15 November 2000.Di Indonesia. perbudakan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). penyelundup dan sindikat kriminal. mendata sekitar 1. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. Sementara itu. Sementara itu. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. penyalahgunaan kekuasaan. kecurangan. khususnya perempuan dan anak. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. misalnya pekerja rumah tangga paksa. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. atau posisi rentan. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). Pada tahun 1994. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional.

hal. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. d.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. khususnya di negara-negara dunia III. paksaan dengan korban memiliki hutang. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. c. maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). buruh ilegal. 4 Ibid. Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. . yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. pembantu rumah tangga. menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. Pola dan Aktor. pornografi. yaitu sebagai berikut: a. traffickers. penyelewengan kekuasaan. pencari. penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan. perekrut. pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. kebutuhan mempertahankan hidup. Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal. 5. perkawinan yang tidak seimbang. buruh kontrak. adopsi ilegal. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. b. Tujuan: prostitusi dengan paksaan. 23. periwisata dan hiburan seks. maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking). pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. mucikari. Motif. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. Pola terbagi atas 2 (dua).Berdasarkan devinisi-devinisi di atas. Korban. e.

Karena itu. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. Jika. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut. Namun. Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa. Selain itu. pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. khususnya perempuan. b. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres).Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. tentu bukanlah hal yang mudah. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu. aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no. terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini. Untuk melakukan mobilisasi manusia. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan.

7 tahun 1984. maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. atau pengampuan atas anak sendiri. pengampu. Pada Juli tahun 2001. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN). 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. wali pengawas. telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. Meskipun. Sementara itu. c. 2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata. yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi. beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu. Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun. hak menjadi wali.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. menjalankan perwalian. atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri. Ini tentu sangat memprihatinkan. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No.

Mereka menerapkan Standart . maka pernikahan dapat dilaksanakan. Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan. Jika hal itu dipenuhi. Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut. Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). Sebagai contoh. c. sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. pada tahun 1997. d. Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar. b. Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah.social Commision on Asia pacific/ESCAP). pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking. Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak.

Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. Sekitar tahun 1980-an. Pada perkembangannya. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. Dewasa ini.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. seperti pemujaan terhadap leluhur. maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha. Para guide inilah yang menjadi perantara. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. Karena itulah. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah. Selain ciri fisik itu. khususnya sub suku Hakka. perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan. khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan. Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah. 3. Selain alasan kesamaan budaya. konfusianisme dan buddisme. . Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina.

kecuali tubuhnya sendiri. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting. dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. yaitu anak perempuan dianggap . Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade. Tahun 1992. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup. Bagi mereka. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. Sementara itu. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik. para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. Tanpa modal dan keterampilan apapun. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. khususnya Taiwan. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. khususnya bagi kaum perempuan. Selain itu. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin. Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut. Karena itu. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

Keempat. Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. Ditambah lagi. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). Untuk itu. Banyak kasus yang ditemukan. anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. dalam masyarakat patriarkis. Bahkan. telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. faktor pendidikan.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional. tanpa modal keterampilan apapun. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. Kedua. perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak. Padahal. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position). faktor perangkat hukum. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . Sedangkan. perempuan teresebut. Yang menjadi masalah. adanya streotipe dalam masyarakat kita. mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Dalam budaya tradisional. Dimana. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. faktor budaya. kecuali tubuhnya sendiri. Akibatnya. bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. perantara membayar sejumlah uang . Ketiga. yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”. Kelima. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan.

kepada oknum aparat yang menangganinya. Lapian. Politik Perdagangan Perempuan. 2007. Andy. Trafiking Perempuan dan Anak.or. Ghandi. Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat.id/konten. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah. Triagra Utama: Jakarta. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. Roger. www. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Undang-undang Republik Indonesia No.go. Berkorban Demi Orangtua.institutperempuan. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008. Makassar. 2004. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. 2005. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang.depdagri. www. dkk.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605.id/?p=25. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Yentriyani. Menghapuskan Perbudakan. Samuel. Sintani. Simon. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington. Dewi Silvia. 2004. terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. Pustaka Pelajar: Jogjakarta. 2006. Galang Press: Jogjakarta. Dimana. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . Gagasan-gagasan Politik Gramsci.

id/SR/2207/Fokus.nurulcori.htm.com/pipermail/nusantara/2002-August/000027.blogspot.html. Sebuah Kejahatan Universal. www.mail-archive.html.id.html. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008. Perdagangan Manusia.Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin.com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.tempointeraktif.blogspot. www. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional.html. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008.rahima. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.muhlissuhaeri.polarhome. Impian Pengantin Pesanan. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih.com/msg03197. diakses pada tanggal 23 Maret 2008.html.20031 13-05.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26.or. www. . www. Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007. www.com/singkawang@yahoogroups.

Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional. Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara.MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih . namun usaha mengatasinya tidak efektif. Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang.

Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). dikenal peristiwa black September. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. B. ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. Secara kualitatif. Spanyol. FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia. Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional. Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. Lohame Herut Israel. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya.dalam. Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). melampaui batas-batas wilayah negara. terutama karena kemajuan teknologi. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. Dalam hubungan ini misalnya. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Di kawasan timur jauh. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi.

Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35. C. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. Keaktifan di kelas 57. Kerjasam team 59. tata kerama/ sopan santun 58. Disamping itu.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. meliputi aspek: 56. Sementara bole . dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Mampu menganalisis kasus teerorism . Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. regional maupun internasional. Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. mahasiswa diharapkan dapat: 34. keaktifan berdiskusi 60. Menjelaskan keterlibatan individu. E. D.

Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka.jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi. maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. Dengan demikian. Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. agar mudah di cari kebenarannya. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme. Karena ia adalah strategis politis. Dari defenisi tersebut. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme. Oleh sebab itu. Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina. .

Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan. yang melawan. retorika mereka menjadi seragam. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. Atas rekomendasi Washington. masalah terorisme bukanlah isu baru. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. . telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). Dalam kajian ilmu hubungan internasional. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York.1373. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” . melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Ironisnya. Kondisi ini. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. “Mereka” Harus di hancurkan. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. maka penalaran logis menjadi sempurna. Sehingga. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. Sekali asumsi dasar di terima. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. maka dalam psikologi kata teroris. Namun. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata.Dalam hal ini. kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama. mengeluarkan Resolusi no. 11 September 2001. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional.

menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Sehingga. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. Namun. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. Bom Sharm el-Sheik Mesir. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Peristiwa ini. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. mengambarkan. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Sehingga. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. Sehingga. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. Berdasarkan konsep tersebut. Akibatnya. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”. . Kami mencari mereka dan mengadilinya”.Seiring dengan perjalaan waktu. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Seperti yang dikatakan oleh Bush. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. Dimana. pasca peledakan bom London. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan.

Dimana. CNN. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. disadari benar oleh pelaku media. The Time dan jaringan televise seperti. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme.informasi tersebut cendrung bias. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. surat kabar seperti. Jadi. sangatlah tepat. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. Sehingga. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. Sehingga. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. Sehingga. melalui media pada masyarakat dunia. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. maka terjadi demonologi. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. yang bersangkutan . Sehingga. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means). membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). Dimana.

Dengan membanjirnya informasi lewat media. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. tanpa sikap kritis. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. Bom London dan Mesir. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias.menjadi korban dari rekayasa. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. baik yang dilakukan oleh para elit politik. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. Dimana. Kasus peledakan bom WTC. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Dimana. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Dalam beberapa kasus teror. Akibatnya. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. konspirasi. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Untuk mencegah konspirasi proganda. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut.

mengeluarkan Resolusi no. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. 11 September 2001. terhadap informasi tersebut. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. Tragedi 9/11. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. Sehingga. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme.yang diperoleh melalui media. seperti. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Namun. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. bom Madried. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . bom London. merupakan tragedi bagi umat Islam. Atas rekomendasi Washington. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB.1373. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. Ironisnya. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Bagimanapun. Kondisi ini. Dimana. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. masalah terorisme bukanlah isu baru. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. bom Bali. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime).

Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. peristiwa teror di bulan Juli 2005. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. Sehingga. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. Bom Sharm el-Sheik Mesir. media dijadikan alat propaganda yang efektif. pasca peledakan bom London. Akibatnya. Seiring dengan perjalaan waktu. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism . Namun. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. Sehingga. Peristiwa ini. Sehingga. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. Berdasarkan konsep tersebut. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. mengambarkan. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme.

dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. melalui media pada masyarakat dunia. Sehingga. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. Penguasa akan menghalalkan . apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. Dimana. seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. informasi tersebut cendrung bias. surat kabar seperti. Sehingga. Sehingga. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya.stereotype”. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Sehingga. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. Dimana. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. CNN. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. maka terjadi demonologi. disadari benar oleh pelaku media. The Time dan jaringan televise seperti. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. Dimana. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. Jadi. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. sangatlah tepat. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme.

akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. tanpa sikap kritis. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. Untuk mencegah konspirasi proganda. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. konspirasi. Kasus peledakan bom WTC. Akibatnya. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi.segala cara (The end justifies the means). baik yang dilakukan oleh para elit politik. Dimana. Dalam beberapa kasus teror. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Dengan membanjirnya informasi lewat media. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. Dimana. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Bom London dan Mesir. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. Sehingga. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan.

tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. Kuta Square. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. Bagimanapun. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. Dimana. Sehingga.agenda. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. merupakan tragedi bagi umat Islam. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. bom London. Menggigatkan . bom Madried. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. terhadap informasi tersebut. bom Bali. seperti. anda tidak akan memenangkannya. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Tragedi 9/11. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. Jimbaran Bali. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. George Walker Bush.

serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional.kita pada peristiwa tiga tahun lalu. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. Kabupaten Badung. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. Di samping itu. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. Secara ekonomis. Lee kwan Yew. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia. Kuta Bali. mencederai 282 orang. Legian. Meriot di Jakarta 2003. peledakan Bom J. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. Ironisnya. 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”. Sehingga. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. di diskotek Sari Club. Jl. dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. pasca Bom Bali I. Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura.

Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman. nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa.yang berkunjung ke Bali. Namun. Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata. Indonesia tidak akan . Akibatnya. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. Di samping itu. Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002. Peristiwa ini. Seperti. Jika tidak. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa.

kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta. namun ketatnya keamanan di Jakarta. Semoga. Bahkan. pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya. adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan. bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir. benar pernyatan tersebut. Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. Namun. terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia. maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP . Belajar dari bom Bali II. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia. Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut.. Namun.

post. Tinjauan Psikologi.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. http://cmm. M. Origin of terrorism. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Origin of Terorrisem. Teololgi dan sikap mental. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.id//cmm-ind _more . Jerrold. Martha. Htt:// lukman-nh.html.or. Murni kencana. Murni kencana: Jakarta.logspot.2003. html.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak.Tinjauan psikologi. 2003. Ideologi.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006. Teologi dan sikap mental.php?id = 1096_0_3_0_M15. ideologi. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful