MODUL I Judul : Pengertian Kejahatan Transnasional BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Fenomena kejahatan transnasional terorganisir (Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentukbentuk TOC - seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru. Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara. Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah. B. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering C. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. D. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi

PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.

2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional 3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional 4. Menjelaskan E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek: 1. Keaktifan di kelas 2. Tata kerama/ sopan santun 3. Kerjasam team 4. keaktifan berdiskusi 5. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 6. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber BAB II PEMBAHASAN Istilah “transnasional crime” pertama kali digunakan pada konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime and Criminal Justice Branch) pada tahun 1974 sebagai bahan kajian diskusi di dalam salah satu forumnya. Kemudian pada tahun 1995, PBB memberikan satu konsep tentang kejahatan transnasional sebagai “offenses whose inception, prevention and or direct effect of direct effect involved more one country” (United Nations, 1995). Kejahatan transnasional atau transnasional crime harus dibedakan dengan kejahatan internasional. PBB memberikan ruang lingkup pada kejahatan transnasional dengan memberikan batasan-batasan pada tindak criminal internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yaitu kejahatan (dalam hal ini tidak melibatkan suatu pemerintah atau Negara) tersebut harus terjadi melintasi batas dari territorial yurisdiksi hukum suatu Negara. PBB mengidentifikaskan kejahatan transnasional dalam 18 bagian, yaitu: money loundring, terrorist activities, theft of art and cultural objects, theft of intellectual property, illicit traffic in arms, sea piracy, hijacking on land, insurance fraud, computer crime, environmentalcrime, trafficking in persons, trade human body parts, illicit drug trafficking, fraudulent bankkrupty, infiltration of legal bussines, corruption, bribery of

public officials, of offences commited by organized criminal grups (United Nations, 1995). Dari pemaparan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kejahatan transnasional merupakan suatu permasalahan yang menyangkut masalah yurisdiksi hukum yang penyelesaiannya sangat kompleks disebabkan oleh adanya perbedaan yang signifikan pada yurisdiksi hukum setiap negara yang terlibat, jika dibandingkan dengan kejahatan internasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan hukum internasional. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk dari kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik, maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya, DAFTAR PUSTAKA : 1. Arif, B Nawawi, Prof. Dr., 2001, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 2. Casey, Eoghan, 2001, Digital Evidence and Computer Crime, A. Harcourt Science and Technonogy Company, London. 3. Coplin, D. William, 1992, Pengantar Politik Internasional, Suatu Telaah Teoritis, Sinar Baru, Bandung. 4. Hamzah, H., 1988, Delik Penyelundupan Disesuaikan Dengan Inpres No. 4 Tahun 1985, Edisi Pertama: Jakarta: Akademik Pressindo. 5. Lapian, L.M.Gandhi dan Hetty A. Geru, 2006, Trafficking Perempuan dan Anak, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 6. P.N. Grabosky and Russel G. Smith, 1998, Crime In The Digital Age: Controlling Telecommunications And Cyberspace Illegalitas, Transaction Publisher: New Brunswick, NJ.

Bahkan. Sedangkan. Rusia dan beberapa Negara – Negara Balkan. akibat letak posisi silang Indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua Samudra (Pasifik dan Hindia). Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17. Dengan kata lain. Laut Natuna. 167. . Sebelah Utara Sulawesi Utara (Samudra Pasifik). dan Barat Sumatra (Samudra Hindia). sumber perikanan laut Indonesia diperkirakan mencapai 6. Latar Belakang Masalah pencurian ikan (illegal fishing) nampaknya tidak mendapat porsi yang cukup memadai. bisa mencapai 30-40 triliun rupiah setiap tahunnya akibat dari illegal fishing tersebut. dan atau pemegang izin melakukan penebangan lebih jauh dari jatah yang telah ditetapkan sesuai perizinan. menurut sumber lainnya menyebutkan kerugian Indonesia jauh lebih besar. dimana hampir 70 % (5. Beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah – wilayah daerah aliran sungai Amazon.KODUL II JUDUL : I legal Fishing dan Ilegal Loging BAB I PENDAHULUAN A.940 ton per tahunnya. menurut data kerugian akibat dari aktivitas illegal fishing di seluruh dunia mencapai 9 miliar dollar per tahun. Penebangan liar atau lebih di kenal dengan istilah Illegal logging adalah aktivitas yang terjadi pada saat penebangan kayu dilakukan secara tidak sah dengan melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang -undangan. menyebabkan wilayah Indonesia menjadi rawan terjadinya illegal fishing. Adapun. Padahal. Asia Tenggara. Menurut data. diperkiraan 22 % produksi illegal fishing di seluruh dunia berasal dari Indonesia. Selat Makassar. Afrika Tengah.8 juta km persegi) wilayahnya diliputi perairan dengan potensi kekayaan laut yang sangat potensial.500 pulau. Indonesia sendiri mengalami kerugian yang diperkiraan mencapai 2 miliar dolar atau sekitar 19 triliun rupiah per tahun. Namun. berupa pencurian kayu didalam kawasan hutan negara atau hutan hak (milik). daerah yang menjadi titik rawan tersebut terletak di Laut Arafuru.

Menjelaskan keterlibatan individu. yang menjadi sub pokok bahasan illegal fishing dan illegal loging pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. regional maupun internasional. namun menyisakan penyesalan yang berkepanjangan akibat terdegradasinya hutan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. dalMenjelaskan . dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. aktivitas ini juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan.Illegal logging merupakan aktivitas yang menghancurkan sumber daya hutan. Menjelaskan bentuk dan pola illegal fishing dan illegal loging 7. Menjelaskan pengertian illegal fishing dan illegal loging 6. 11. B. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi illegal fishing dan illegal loging 9. C. Kerugian negara sangat besar akibat pendapatan hasil penjualan kayu tidak masuk ke kas negara. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul kedua. ornisasi dan Negara dalam kasus illegal fishing dan illegal loging 8. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian illegal fishing dan illegal loging sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Disamping itu. Di samping merugikan negara secara finansial. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. D. Pengelolaan hutan yang tidak bertanggung jawab hanya akan memberikan kekayaan sesaat pada individu pelakunya. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Kasusi llegal fishing dan illegal loging terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . perekonomian nasional dan sekaligus tatanan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan. mahasiswa diharapkan dapat: 5. 10.

E. kurang tegasnya penanganan para pelaku illegal fishing.misalnya. Dimana. Keaktifan di kelas 8. keaktifan berdiskusi 11. Pada pasal 29 ayat (1) . meliputi aspek: 7. Namun. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 13. Kedua. begitu marak terjadi di Indonesia dan sulit diberantas. Mampu menganalisis kausus BAB II PEMBAHASAN A. Kerjasam team 10. tata kerama/ sopan santun 9. dalam UU tersebut (ZEE). Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. pada ayat (2). Hal ini bisa dilihat pada Undang-Undang Perikanan Nomor:31 Tahun 2004. hanya boleh dilakukan oleh Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. khususnya di Zone Ekonomi Eklusif . Hal ini bisa dilihat pada banyak kasus illegal fishing. namun para pelakunya dihukum ringan. sepanjang hal tersebut menyangkut kewajiban Negara Indonesia berdasarkan persetujuan internasional atau ketentuan hukum intenasional. bahkan ada kecendrungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan modus operandi yang semakin beragam pula? Hal ini disebabkan: Pertama. kecuali terdapat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada orang atau badan hukum asing yang melakukan penangkapan ikan di ZEE. Illegal Fishing Mengapa illegal fishing sejak tahun 1970-an sampai sekarang. sehingga memberikan peluang bagi pelakunya untuk memasuki wilayah perairan Indonesia. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 12. padahal berdasarkan pasal 85 jo pasal 101 UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dinyatakan secara tegas bahwa pelaku illegal fishing dapat dikenai ancaman hukuman dimungkinkan nelayan asing mempunyai kesempatan luas untuk mengekspoloitasi sumber daya perikanan Indonesia. dinyatakan bahwa usaha perikanan di wilayah pengelolaan perikanan. terdapatnya celah pada aturan (hukum) yang ada.

penjara maksimal 5 tahun. pemerintah tidak pernah mengagendakan secara serius untuk mengatasi illegal fishing secara konprehensip. Ironisnya. masalah yang menyangkut laut dan potensi yang dimilikinya tidak ditangani secara profesional. padahal menurut UUNo. padahal kasus tersebut belum ada proses hukumnya. hanya 77 kasus yang telah diajukan ke proses pengadilan. Hal ini bisa dilihat kurangnya media massa mempublikasikan kasus illegal fishing. Hal ini bisa dilihat pada kasus pelangaran berupa operasi perizinan kapal-misalnya kapal yang dilaporkan sebagai milik perushaan Indonesia (7000 kapal). Keenam. Hal ini bisa dilihat dari tumpang tindihnya dalam penanganan antara Departemen Kelautan dan Perikanan. di wilayah Timur Indonesia dari 5. Ironisnya. Disamping itu. masih adanya oknum di departemennya yang melakukan pelanggaran dengan modus memberi izin para pelaku dengan cara membelotkan aturan yang ada misalnya penangkapan ikan dan ekspor hasil laut tidak melalui pelabuhan. setiap kapal harus merapat dulu ke pelabuhan Indonesia untuk diolah ikannya. Sedangkan. Thailand. RRC. adanya indikasi para aparat kurang serius dalam penanganan pelaku illegal fishing-misalnya pada tahun 2007 terdapat 103 kasus tindak pidana di bidang perikanan dengan berbagai bentuk pelanggaran. media massa tidak memberi ruang yang memadai dalam memberitakannya. sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang berimbang (balance). Kelima. 088 kapal yang beroperasi banyak tidak memiliki izin Keempat. Ketiga. Kasus pelepasan 181 nelayan Thailand di Pontianakmisalnya. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi.31/2004 tentang perikanan. banyaknya oknum petugas yang terkait (sipil dan militer) menjadi backing para pelaku illegal fishing. Departemen . Sebagai gambaran kita bisa lihat pada periode November-Desember 2007. Sehingga. Philipina. Mabes Polri telah menangkap 16 kapal penangkap ikan dan 20 warga asing pelaku illegal Fishing. kasus illegal fishing tidak mendapat tempat secara proporsional di media massa. kurangnya koordinasi antar departemen yang terkait dalam mengatasi masalah yang menyangkut illegal fishing di Indonesia. dimana kerugian negara mencapai 13 triliun rupiah. Sebenarnya media massa dapat dijadikan alat penekan bagi pemerintah untuk lebih serius menanganinya. sehingga menimbulkan kesan kurang profesionalnya para aparat dalam penangaannya. namun ternyata sekitar 70 % atau 5000 lebih dimiliki oleh pihaak asing terutama berasal dari Taiwan.

namun banyak nara sumber meyakini bahwa ikannya juga berasal dari perairan Indonesia yang ditanggap secara illegal. Disamping itu. Kondisi ini pun dimanfaatkan pelaku illegal fishing dari negara lain. Demikian pula. Demikian pula. Untuk meminimalkan illegal fishing. Departemen Luar Negeri. para pelaku illegal fishing menggunakan BBM bersubsisdi. Sehingga bila terjadi kasus illegal fishing pihak-pihak terkait saling melempar tanggung jawab. dan meningkatkan pendapaan negara dari devisa dan pajak. Ketujuh. sebagai gambaran bisa kita lihat-misalnya. Philipina sebagai negara mengekspor tuna terbesar di dunia. dimana kerugian negara akibat menggunakan BBM bersubsidi mencapai 500 miliar rupiah. khsusnya wilayah laut. Departemen Pertahanan. melindungi nelayan tradsional. menciptkan lapangan kerja. khususnya ZEEI (Zone Ekonomi Eklusif Indonesia). terutama dalam penangani pelaku illegal fishing dari Philipina. dan Pemerintah Daerah. kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam penangganan illegal fishing. dapat meminimalkan kasus illegal fishing yang tidak terkendali . Taiwan. pelaksanaan Permen no 17. tentang penangkapan ikan berbasis industri harus dilaksanakan secara konsekuen untuk melindungi hasil laut. Kepolisian RI. dengan Thailand sebagai negara mengekaspor ikan kaleng. Indonesia tidak memaksimalkan kerjasama antar negara dalam mengatasi masalah illegal fishing. ironisnya 70 % tuna tersebut berasal dari Indonesia. Mempercepat terbentuknya pengadilan perikanan yang berwenang menentukan. Bahkan UU terebut memberi kesempatan sangat besar kepada pihak asing. Kejaksaan Agung. menyelidiki dan memutuskan tindak pidana setiap kasus illegal fishing dengan tidak melakukan tebang pilih pelakunya . Sehingga. Thailand. Tidak tertanganinya masalah illegal fishing secara proporsonal oleh pemerintah menjadikan masalahnya menjadi komplek dan rumit seperti benang kusut. dan RRC. sudah saatnya pemerintah membuat UU anti illegal Fishing karena UU Nomor 31 tahun 2004 pasal 29 dan 30 tentang perikanan kurang memperhatikan nasib nelayan dan kepentingan nasional terhadap pengelolaan sumberdaya laut.Perhubungan. mengrksploitasi sumber daya ikan di perarian Indonesia. Sampai tahun 2007 Indonesia hanya memiliki kapal pengawas berjumlah 16 buah dengan luas wilayah laut yang begitu besar seharusnya Indonesia membutuhkan paling sedikitnya 90 kapal untuk mengawasi perairan Indonesia. Disamping itu.

pilar hukum yang dibakukan dengan sendirinya akan menafikan realitas yang ada.termasuk terumbu karang. Menurut Ministry of State of Environment. perusahaan penebangan kayu yang tidak mempunyai izin tetapi tetap melakukan pembalakan kayu. sejumlah persoalan timbul ketika penggunaan terminologi "ilegal" dan "legal" dalam setiap kasus yang bernuansa legalistis. Modus yang biasa digunakan dalam tindak illegal logging terdiri dari. Hal ini bukan saja berimplikasi pada ekonomi berupa kurangnya pendapatan (devisa) negara dari hasil perikanan yang mencapai triliunan rupiah. Aktivitas illegal ini diperkirakan sama tuanya dengan praktik pengusahaan hutan itu sendiri. yang tidak dikategorikan dalam bingkai hukum formal. pemerintah masih menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan. kita bisa melihat bagaimana potensi laut Indonesia tidak dikelola secara bijaksana yang mengakibatkan kerugian dari kasus illegal fishing. Faktor ekonomi (supply dan demand kayu). . Namun. operasi pembalakan diluar petak tebangan. pembalakan dan usaha perkayuan lain yang beroperasi tetapi menghindari pajak dan pungutan-pungutan sah. Ironisnya.Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya illegal logging. yaitu: 1. Untuk itu perlu adanya political will dari pemerintah dalam penangganan dan mengelola kekayaan laut secara bijaksana yang tetap berpihak kepada lingkungan dan masyarakat Indonesia secara luas. dan terakhir operasi skala kecil yang tidak memiliki izin pembalakan. menggunakan izin IPK (izin pemanfaatan kayu) untuk melakukan tebang habis dengan dalih untuk membuka perkebunan. Illegal Logging Isu illegal logging bukanlah sebuah hal yang baru. Semua pihak paham ketika pengaplikasian kata yang berbau legalistik diterapkan. tetapi juga dapat merusak ekositem laut. luas trumbu karang Indonseia yang telah mengalami kerusakan mencapai 61 % dan 15 % dikategorikan sudah kritis.Dari gambaran di atas. B. kayu bulat dan kayu gergajian yang tidak dilaporkan dengan menggunakan dokumen pengapalan yang berbeda. Kadar dan standar formal begitu kental dalam mengidentifikasi kasus penebangan liar ini.

Selain masalah yang telah disebutkan sebelumnya. Akan tetapi. Untuk menutupinya mereka akhirnya mencari sumber kayu lain yang kemungkinan besar berasal dari Illegal logging.Supply kayu dari legal logging tidak dapat menutupi demand akan kayu baik dari industri pengolahan kayu (kayu lapis. Penetapan banyak kawasan konservasi (Taman Nasional. penetapan kawasan konservasi yang tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mengakibatkan pengawasan dan pelaksanaan manajemen kawasan konservasi tidak dapat . dsb) sangat baik untuk menjawab isu global tentang konservasi hutan. Masalah ini secara langsung ataupun tidak langsung berdampak pada perihal keterbatasan lapangan kerja sehingga menyebabkan masyarakat terjepit dengan melakukan kegiatan illegal logging dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Sebagai contoh adalah berkurangnya jatah tebang untuk hutan alam tahun 2004 dan tahun 2005. cagar alam. Pemberian konsesi hutan untuk HPH itu tidak cukup 25 tahun. paling tidak harus satu kali rotasi (35 tahun atau 70 tahun). pulp. dll). Masalah kebijakan dalam pengaturan pemanfaatan hutan (dalam hal ini kayu) Kebijakan pemerintah dalam menerapkan sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dalam pemanfaatan hasil hutan oleh HPH dianggap merupakan sistem yang paling baik dalam pengaturan kelestarian hutan alam produksi. namun efek jangka panjangnya tidak dipikirkan secara matang. gergajian. karena kapasitas terpasang mereka sudah terbiasa dengan supply kayu pada masa lalu sehingga mereka butuh pasokan lain selain dari hasil Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Akan tetapi pemberian jangka waktu konsesi hutan (25 tahun) tidak sesuai dengan pengaturan rotasi tebang hutan alam produksi yang idealnya adalah 35 tahun. HPH tidak sempurna dalam melaksanakan TPTI karena lama konsesinya tidak ada melewati satu kali rotasi tebang. perihal kebijakan pelarangan ekspor kayu bulat sangat baik dalam merangsang industri pengolahan. hal ini tentu lebih mendorong lepas tangannya HPH dalam pengaturan kelestarian hutan. Berkurangnya jatah tebang tentu saja tidak akan membuat industri pengolahan mengurangi kapasitas produksi. 2. Jadi dengan kata lain. Akhirnya memicu banyak terjadinya illegal logging.

Pengawasan pemerintah yang semakin berkurang membuat persentasi penyelundupan kayu tropis Indonesia ke luar negeri semakin meningkat. 4. Masalah yang paling mendasar di Indonesia adalah pengawasan. Maraknya praktik penebangan liar mendorong berbagai badan nasional (LSM) dan internasional (antara lain CGI) mengkritisi upaya penanganan kasus ini. Keadaan ini membuat kawasan konservasi menjadi areal yang sangat potensial illegal logging. dan Afrika harus kehilangan hak miliknya tersebut akibat praktek illegal yang dipengaruhi oleh kebutuhan pasar kayu internasional. laut dan udara juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab. bahkan Cina Fakta Illegal Logging secara Global Illegal logging adalah persoalan global karena terjadinya pada area lintas negara dan pengaruh kebutuhan pasar kayu global menjadikan negara yang memiliki kawasan hutan yang besar termasuk Indonesia. 3.berjalan dengan semestinya.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1. Singapura. Masalah pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan. lemahnya penegakan hukum. . Tentu kita sudah sangat mengerti tentang masalah KKN yang sudah mendarah daging di Indonesia. Keterbatasan dana dalam bidang keamanan baik. besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri. Tidak aneh apabila sekarang ini banyak diberitakan tentang kayu selundupan dari Indonesia yang diputihkan di Malaysia. Amerika Latin. darat. Adanya illegal logging ini juga terkait dengan sindikat regional dan internasional yang ikut bermain dalam penyelundupan kayu khususnya dari Indonesia. konsumsi lokal. dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasan tebangan. Penebangan liar berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional. Kalau kita bahas tentang permasalahan ini tentu akan sulit dicari titik temunya. Sindikat regional dan internasional.

Negara Inggris sendiri bertanggung jawab atas seperlima kayu tropis liar yang memasuki Uni Eropa. akan mengakibatkan kerusuhan sosial. . memperlihatkan bahwa terjadi kesenjangan (shortfall) sebesar 135. dan cenderung meningkatkan pengangguran (langsung dan tidak langsung mempengaruhi 20 juta orang) jika pemerintah mengurangi kegiatan penebangan liar. kemungkinan kerugiannya setara dengan satu tahun fiskal bantuan luar negeri (sekitar 6. Inggris merupakan pengimpor kayu liar terbesar. termasuk pemerintah Indonesia mengkaji ulang larangan ekspor kayu pada 2002 dan pendaftaran jenis kayu tropik yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional tentang Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi. Sebesar 60 % kayu yang diimpor ke Inggris merupakan kayu liar senilai US$ 200 juta. dimana 92 %nya berasal dari Indonesia. Malaysia.0 milyar USD).5 miliar per tahun. dan Kamerun.Laporan dan video EIA-TELAPAK dan video. Tahun 1999. Uni Eropa mengimpor 10 juta meter kubik kayu dimana nyaris setengahnya berasal dari tiga negara – Indonesia. Penyelundupan kayu dari Indonesia sebagian besar masuk ke negara-negara di Asia dan Eropa. disinyalir setengah dari kayu yang diimpor ke Uni Eropa merupakan kayu liar. dan Brazil. 2006). Brazil.6 juta meter kubik kayu.996 meter kubik.136 meter kubik. Kebutuhan kayu selama proses rekonstruksi diperkirakan mencapai 860. atau dengan kata lain ketersediaan kayu yang ada hanya sekitar 80. Tingginya tingkat penebangan liar di tiga negara tersebut. “The Final Cut. Timber for analysist UNDP 2006.000 meter kubik per tahunnya.” menyarankan kampanye internasional menentang penebangan liar di Indonesia dan telah membuahkan beberapa hasil yang penting. Uni Eropa merupakan salah satu penerima utama kayu liar.249 meter kubik per tahunnya antara permintaan (demand) dan ketersediaan (supply) kayu untuk kebutuhan proses rekonstruksi sebesar 215. tahun 1999 Inggris mengimpor 1. Dampak sosial dan ekonomi meliputi tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh industri perkayuan. dan kayu yang berasal dari SKSHH (surat keterangan sahnya hasil hutan) hanya menyumbang sekitar 19. Sementara pemenuhan kayu import hanya menyumbang sekitar 48.686 meter kubik pada tahun 2006 (Timber for Aceh. Dari negara anggota Uni Eropa. Bab III (2001).249 meter kubik per tahun-nya. namun telah gagal menerapkan kebijakan untuk menghentikannya. senilai US$ 1.

Konsumsi kayu tropis mereka setara dengan penebangan hutan seluas 700 ribu hektar setiap tahunnya. hampir 10 kali tebangan resmi. Produk kayu di Brazil sering diistilahkan dengan “emas hijau” dikarenakan harganya yang mahal (kayu mahogany berharga 1. sebesar 20% kegiatan loggingnya diduga melanggar peraturan. Pasokan kayu tersebut tercatat pada daftar impor negara-negara konsumsi kayu namun tidak terlaporkan dalam data ekspor kayu di Indonesia. dimana terjadi ketidaksesuaian atau selisih antara kayu yang di kirim oleh Pemerintah Indonesia dengan kayu yang diterima oleh negara-negara Uni Eropa. Perilaku konsumsi kayu Uni Eropa yang tidak mengindahkan asal-usul kayunya membuat mereka secara langsung bertanggung jawab atas kerusakan hutan di negara-negara tropis.3 juta m³. Dalam laporan CIFOR (2003) untuk Menteri Luar Negeri Jepang dapat ditunjukkan bahwa illegal logging besar-besaran bukan hanya terjadi di Indonesia. Bolivia sebesar 80%-90% dari total konversi hutan. Jerman. Ghana sebesar 2. Malaysia sepertiga dari jumlah tebangan tahunan. Korupsi menjadi pusat dari seluruh kegiatan penebangan illegal tersebut. dan Belanda. Sementara itu. untuk negaranegara Afrika. lebih dari 2 kali panen resmi. Kondisi yang . sebesar 4. 80% dari penebangan di Amazon melanggar ketentuan pemerintah. Di negara-negara Asia Tenggara. disusul Belgia. dan Myanmar 80% dari tebangan resmi. dan Kolombia mencapai 42% dari tebangan resmi pemerintah. Mahogani illegal membuka jalan bagi penebangan liar untuk spesies yang lain dan untuk eksploitasi yang lebih luas di Amazon.6 juta m³. terutama Indonesia. Demikian pula di Rusia. dimana setengah dari 900 ribu meter kubik impor tahunannya merupakan kayu liar. dan di Siberia sebesar 20% dari tebangan resmi. sebesar 50% dari jumlah panennya. Masuknya peredaran kayu illegal di Uni Eropa ini dapat dilihat dari laporan pemerintah Indonesia mengenai ekspor produk kayu yang dilakukan secara resmi. Besaran volume penebangan liar di Brasil (daerah Amazon) diperkirakan 80% dari volume resmi panennya. proses ini dilakukan dengan cara mencuci kayu (timber laundry) disejumlah negara transit. sedangkan Mozambik sekitar 50% dari tebangan resmi. Di daerah Primorsky-Khabarovsk sebesar 50% dari jumlah resmi pemanenannya.600 dollar AS per meter kubiknya). Negara berikutnya yang terlibat impor kayu illegal adalah Perancis.Di Brazil. misalnya Kamerun. misalnya Kamboja.

maupun produk furnitur. Di Malaysia pun tumbuh industri kayu lapis dengan cepat. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan adalah merupakan penebangan liar. Di Malaysia cukong-cukong itu seperti pahlawan.2001. dan birokrasi terkait yang berhubungan dengan perkayuan. Tragisnya lagi. Hasilnya. dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS. pemerintah Malaysia selalu melindungi mafia kayu curian tersebut.Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada 1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan tergolong liar. hanya dengan derajat yang berbeda. Masalah pokoknya ada . Malaysia merupakan tempat transit utama dari produk kayu illegal dari Indonesia. Cukong-cukong kayu Malaysia membeli kayu dan membiayai pencuri kayu dari Kalimantan dan Papua. Mereka mampu mengendalikan aparat keamanan. banyak warga Indonesia yang bekerja di perusahaan-perusahaan kayu lapis dan furnitur di Malaysia. pemda. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mafia illegal logging yang berada di Malaysia. Hal ini terbukti dengan pemberian label legal oleh Kuala Lumpur atas kayukayu curian asal Indonesia yang selanjutnya dijual ke Eropa dan Jepang. 2. Bahan . setengah jadi. pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa terhadap cukong-cukong kayu Malaysia itu. Disinyalir Pemerintah Malaysia menutup mata terhadap kasus mafia illegal logging yang merugikan Indonesia. Indonesia terlalu lemah untuk menangkap para cukong kayu asal Malaysia tadi.dialami negara-negara itu terjadi di berbagai periode yang berbeda-beda antara tahun 1994 . Tapi Kuala Lumpur tak mau menghukum warganya.bahan dari kayu curian tadi. Sehingga maraklah illegal logging yang didukung dengan dana dari para pengusaha kayu Malaysia. Di Indonesia cukong-cukong itu bagaikan raja. Hingga dalam berbagai catatan di media cetak menyebutnya “Ibarat sang pemilik bekerja pada pencuri!” Dan lebih tragis lagi. Pemerintah Indonesia sudah menuntut penahanan mafia kayu itu. baik dalam bentuk log. Kasus Illegal logging di Indonesia Karakteristik persoalan illegal logging di berbagai negara di atas dapat dikatakan serupa dengan di Indonesia.

dan Kalimantan selama 10 tahun. meskipun berdasarkan data perkiraan. Sayang. pengelolaan sumberdaya hayati. negeri ini juga disebut sebagai paru-paru dunia.7 juta ha/tahun) dan menduga kehilangan hutan dataran rendah di Sulawesi. Bahkan.pada struktur dan kinerja pemerintahan. yang oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diartikan sebagai "hutan perlu bernapas". Untuk para cukong kelas kakap yang beroperasi di dalam dan di luar daerah tebangan. Sebelumnya telah pula berkembang wacana pelaksanaan penundaan (moratorium) penebangan hutan. beberapa laporan penting menyatakan parahnya penebangan liar di Indonesia dan menyoroti besarnya pengaruhnya terhadap lingkungan hidup. di mana pihak penegak hukum hanya berurusan dengan masyarakat lokal atau pemilik alat transportasi kayu. Hampir 90 % hutan di dunia dimiliki secara kolektif oleh Indonesia dan 44 negara lain. yang berlabel Forest Law Enforcement and Governance (FLEG). meningkat 16 juta meter kubik dari tahun sebelumnya. Praktik penebangan liar dikaitkan dengan lemahnya penegakan hukum. karenanya wajib disyukuri. puluhan bencana alam akibat kerusakan hutan pada tahun 2004 menjadi fakta yang tidak bisa diiindahkan. Sumatra.Selama tahun 1999-2000. Walton 2000 memperkirakan angka laju penebangan hutan (sebanyak 2. Hutan juga memberikan manfaat serba guna bagi umat manusia. 1999 menduga volume kayu yang diperoleh dari penebangan liar adalah 57 juta meter kubik pada tahun 1998.Hutan di Indonesia. masih sulit untuk menjerat mereka dengan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. Kerusakan 2 juta hektar hutan rata-rata dari tahun 1996. diurus dan dimanfaatkan secara . dan ekonomi. Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan cukup luas. aset negara tersebut dirusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melalui aksi pembalakan liar. Scotland dkk. Sehubungan dengan itu komunitas internasional telah merumuskan kebijakan bersama dan dideklarasikan di Bali tahun 2001. Sudah menjadi informasi umum bahwa hutan Indonesia saat ini telah memasuki stadium sangat mengkhawatirkan keadaannya. Beberapa laporan yang lain mencoba mengkuantifikasi masalah. masyarakat. termasuk di Papua sebagai salah satu paru-paru dunia memberikan peranan yang penting bagi kehidupan manusia di Indonesia maupun di dunia.

hutan produksi (35.6 juta hektare). sampai dengan 2005. menganggap di Indonesia ini sudah tidak ada hukum lagi. kawasan lindung (32. Yaitu. 72% sudah rusak akibat illegal logging. aparat di Indonesia (Polri. fungsi konservasi (23. polisi kehutanan. Modus yang digunakan kian beragam. kebakaran hutan. hutan produksi terbatas (21. Pendukungnya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Penebangan Kayu secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Pemberdayaannya di Seluruh Wilayah RI. Kemudian.Saat ini. Hutan yang berada di Indonesia. Green Peace pernah mengusulkan penghargaan rekor dunia sebagai negara penghancur hutan tercepat. Kerugian yang diderita negara pun tidak sedikit. serta dijaga kelestariannya dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. bahkan cenderung makin sistematis.optimal. Illegal logging yang terjadi di tanah air ini (tak terkecuali di Papua). Dan ini sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. dan hutan produksi konversi (14. praktik-praktik ilegal tersebut ternyata masih terjadi. akibat lemahnya aparat terkait.2 juta hektare). TNI. Departemen Kehutanan memperkirakan jumlah lahan hutan di seluruh Indonesia yang rusak akibat penjarahan mencapai 2. modus pembalakan liar senantiasa berkembang. Sehingga oleh pengusaha kayu khususnya mereka yang menjadi cukong kayu illegal logging. Sementara itu. 72 % hutan Indonesia musnah. Namun. termasuk hutan yang berada di Papua. beberapa waktu lalu. dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit. mencapai Rp 40 triliun-50 triliun per tahun. Namun. Bagi mereka (cukong). Pemerintah pernah mengklaim. . setengah wilayah hutan yang masih ada dalam kondisi terancam karena penebangan komersial.4 juta hektare).0 juta hektare). Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) . praktiknya selalu menyesuaikan diri.6 juta hektare). tunduk dengan cukong akibat uang. Karena tingkat kerusakan yang begitu tinggi.8 juta hektare per tahun.Perang terhadap praktik-praktik pembalakan liar sebenarnya telah digaungkan pemerintah.8 juta hektare dengan berbagai pembagian fungsi. organisasi lingkungan dunia Green Peace menyebutkan. jaksa dan instansi lainnya). memiliki kawasan hutan 126. Hingga kini sudah mencapai 60 juta hektare.

menggunakan surat izin yang tidak sesuai dengan isi yang tertera dalam surat izin.. dengan banyaknya pelaku rekonstruksi di Aceh. hal ini dimungkinkan dengan pemberlakuan kebijakan jeda tebang (moratorium logging) dan kebutuhan industri hilir kehutanan yang relatif kecil. saat .setidaknya terdapat tiga modus yang tengah berkembang. dan FFWG pada tahun 2004 menunjukkan bahwa untuk pemenuhan 53 juta meter kubik kayu untuk kebutuhan industri kehutanan di Indonesia. Sedangkan ketiga. pada pertengahan tahun 2007 Aceh telah memberlakukan kebijakan jeda tebang diseluruh hutan Aceh. Terlepas dari kebenaran dalih tersebut. kasus illegal logging di Aceh tetap merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan kayu rekonstruksi. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh . ada empat faktor yang menyuburkan praktek illegal loggingnya. Faktor terakhir ini jika dikaitkan dalam konteks mikro Aceh tidaklah terlalu berpengaruh besar.8 juta hektar hutan. yakni faktor ekonomi masyarakat. Misalnya.nya berasal dari tebangan liar atau sekitar 36 juta meter kubik. pada masa rekonstruksi tidak ada pemegang konsesi pengusahaan hutan (HPH dan IPK) yang beroperasi dan. dan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan bahan baku bagi industri kehutanan nasional.Kedua adalah sistem lelang. ketiga. 68% . Indonesia adalah pemilik 126. Sedangkan di Aceh. memanfaatkan masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan. Namun. oknum-oknum pembalak liar berusaha melegalkan kayu-kayu yang sebenarnya ilegal. namun digunakan di hutan lindung.Nias mampu mengontrol setiap penggunaan kayu yang digunakan. MFP. tetapi jika kemudian ditarik dalam konteks makro secara lebih besar diluar kebutuhan industri hilir kehutanan Aceh. izin HTI (Hutan Tanaman Industri) yang seharusnya hanya untuk semak belukar. permintaan dari pasar kayu internasional. sangat tidak mungkin BRR Aceh . Dengan cara tersebut. Pertama. kedua. Bappenas. atau dengan dalih mengontrol setiap pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi sebisa mungkin tidak menggunakan kayu illegal. sangat dimungkinkan bahwa hutan Aceh dibabat untuk memenuhi industri hilir kehutanan diluar Aceh secara illegal.Nias. Laporan NRM. Hutan seluas ini merupakan tempat tinggal dan pendukung kehidupan 46 juta penduduk lingkar hutan. proses rekonstruksi. asumsi pertama. boleh saja berdalih bahwa kebutuhan kayu rekonstruksi bisa diatasi dengan pemenuhan kayu import dan kayu yang berasal dari kebun.

ini. Artinya. Bahkan tidak sedikit yang menjadi pelaku illegal logging itu sendiri. meluasnya konversi hutan menjadi perkebunan sawit. masyarakat. Laju perusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektar per tahun. terjadi perbedaan data 100 persen antara laporan volume ekspor dengan yang tercatat pada negara tujuan.500 meter kubik kayu log ke Australia. tetapi yang tercatat di Malaysia justru sejumlah 623 ribu meter kubik. Kerusakan hutan dipicu oleh tingginya permintaan pasar dunia terhadap kayu. dalam artian semua peraturan dan hukum – hukum yang ada bukan hanya berupa “ pasal – pasal dalam tumpukan kertas “ tetapi yang paling penting adalah pelaksanaan hukum – hukum tersebut sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum yang terlibat dalam kasus illegal logging. Sebagai contoh. polisi. Pengkoordinasian antara semua pihak – pihak yang terkait mulai dari tingkat menteri. dinas kehutanan. 80 % keberhasilan pemberantasan illegal logging telah tercapai pada penyitaan barang bukti. Dalam menangani kasus illegal logging baik di secara global maupun di Indonesia pada khususnya. petugas AMDAL. yang lebih mengejutkan justru terjadi pada Malaysia. karena realitas yang ada di lapangan cenderung pihak – pihak yang seharusnya bertugas mengatasi permasalahan tersebut justru membantu para pelaku pembalakan liar. Mengejutkan memang ketika melihat angka – angka pencatatan ekspor kayu Indonesia. dan semua unsur – unsur yang terkait dapat bekerja sama dalam menangani permasalahan – permasalahan tersebut. Pengkoordiansian antara . tetapi yang tercatat kenegara tujuan mencapai 32. artinya terjadi perbedaan hampir 86 persen. korupsi dan tidak ada pengakuan terhadap hak rakyat dalam pengelolaan hutan. Sedangkan 20 % lainnya soal pelaku dan cukong yang berada di balik aksi perambahan hutan di berbagai Provinsi Indonesia. hal yang paling penting untuk dilaksanankan adalah penegakan hukum secara tegas dan konsisten. Indonesia mengekspor 4. pada laporan ekspor kayu log Departemen Kehutanan. Indonesia mencatatkan nol meter kubik ekspor kayu log ke negara ini. kasus serupa hampir serupa terjadi pada ekspor kayu log Indonesia ke negara – negara Uni Eropa. Sejak Inpres No 4 tahun 2005 tentang Penanggulangan dan Pemberantasan illegal logging dikeluarkan.000 meter kubik. tiap tahun Indonesia kehilangan areal hutan kurang lebih seluas Pulau Bali. hutan di Indonesia berada dalam kondisi kritis.

com/mencermati-penanganan-pembalakan-liarillegal-logging/ Rabu. Illegal logging.Menhut:Berantas Illegal logging hingga http://www.203.id/ind/content/view/121/ Rabu.or. http://64.php? op=modload&name=News&file=article&sid=3879&mode=thread&order=0&t hold=0 Rabu. 20 Februari 2008. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. ---.com/modules.Green Piece: Di Papua tak Perlu Ada HPH http://www.Tersangka illegal logging ditahan http://www.balioutbound.Mencermati Penanganan Pembalakan Liar (Illegal logging) http://www.71. ---.TKI. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. 20 Februari 2008.htm Februari 2008. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. 20 Februari 2008.infopapua. Penyebab dan Dampaknya. seperti misalnya dalam penanganan beberapa kasus illegal logging di mana polisi telah menangkap para pelaku BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk illegal fishing dan illegal loging sebai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.uk/indonesian/news/story/2006/09/060911_illegallogger.id/News/2006/News_200603_menhut.warsi.sht ml Rabu.or.icmi. 20 Februari 2008. 20 Februari 2008. DAFTAR PUSTAKA ---.co. Tuntas Rabu.bbc.11/kompascetak/0309/16/opini/563606. 20 ---. ---. ---."Illegal logging".semua pihak – pihak yang dimaksud yaitu adanya kesatuan suara dari semua pihak tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangani kasus illegal logging. dan Kasus Ambalat http://www.htm Rabu. .

."Illegal logging" dalam Tinjauan "Economics of Crime" http://64. 20 Februari 2008.---.Illegal logging.wordpress.71. ---.htm Rabu. 20 Februari 2008.com/2007/11/29/illegal-logging-persoalan-global/ Rabu.11/kompascetak/0503/05/Fokus/1596464.203. Persoalan Global http://dewagumay.

termasuk kasus Soeharto. Menurut PBB dan Bank Dunia. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin . besarnya asset yang dilarikan ke luar negeri oleh pemimpin yang korup mencapai 40 miliar dollar AS (Rp 376 triliun) setiap tahunnya.000 orang. Dimana. total asset orang kaya yang ada di Bank Singapura mencapai 260 miliar dollar AS dari 55. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Kondisi ini lebih buruk dibandingkan tahun 2006 (2. Berdasarkan hasil survei Transparency International 2007. Indonesia merupakan negara terkorup.3. Sentoso Hendra Raharja tersangka kasus korupsi Bank Harapan. Ironisnya lagi. Latar Belakang Gencarnya pemberitaan di media massa seputar meninggalnya Soeharto mampu menutupi pemberitaan pelaksanaan Konferensi Kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi Dunia (The Second Session of the Conference of the states parties to the United Nations Convention Against Corruption-CSP-2 UNCAC) yang berlangsung di Bali. Konferensi tersebut gagal dijadikan momentum penting bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi korupsi. terutama dalam mengembalikan asset negara yang telah dilarikan para koruptor kita ke luar negeri. Sebagai gambaran. seperti Singapura dan Malaysia. B. jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara. Pada tanggal 2 April 2007. indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index/CPI) Indonesia pada kisaran 2.000 orang berasal dari Indonesia dengan total kekayaan diperkirakan sekitar 87 miliar dollar AS (Rp 800 triliun). diduga memiliki rekening yang diperkirakan sekitar 6-7 triliun rupiah di Bank Singapura. Namun. Misalnya. kita bisa bercermin dari hasil survei yang dibuat Meil Lynch Singapura akhir tahun 2005. Disamping itu. Dimana.4).MODUL III JUDUL : KORUPSI BAB I PENDAHULUAN A. Indonesia ditetapkan sebagai negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara yang telah di survei. sepertiganya atau sekitar 18. Kejaksaan Agung membuat daftar nama 20 buronan yang berstatus tersangka maupun terpidana pada kasus korupsi yang melarikan diri ke Singapura.

dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. E. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. Keaktifan di kelas 15. tata kerama/ sopan santun 16. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan korupsi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. penyimpangan dari kesucian. mahasiswa diharapkan dapat: 12. D. dapat disuap. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 19. berasal dari kata latin corruptio korupsi di Negara berkembang. Menjelaskan keterlibatan individu. C. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 20. ketidakjujuran. regional maupun internasional. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola korupsi 13. keburukan. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. kebejatan. Disamping itu. tidak bermoral. khususnya di . Mampu menganalisis kasus Indonesa BAB II PEMBAHASAN Menurut Fockema Andreae. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi korupsi 15. keaktifan berdiskusi 18. Kerjasam team 17.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . meliputi aspek: 14. kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. kata korupsi berarti kebusukan. ornisasi dan Negara dalam kasus korupsi 14.

2. total aset orang kaya di Singapura sebesar 260 miliar dolar AS. Yang mengejutkan. peringkat korupsi Indonesia semakin baik dengan nilai indeks 2. Nilai indeks ini juga ikut mendongkrak urutan Indonesia satu peringkat dari negara terkorup keenam (dari 159 negara) pada 2005 menjadi ketujuh (dari 163 negara) pada tahun ini. Pada tahun 2006. 27 April sebelumnya. Transparancy International kembali mengeluarkan indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI). seperti Singapura dan Malaysia. Namun.Di Indonesia. Tingkat korupsi di Indonesia semakin buruk kendati upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan.November 2007 lalu. peringkat Indonesia berubah menjadi negara kelima terkorup di dunia dari 146 negara. yaitu korupsi birokrasi dan korupsi politik. Hasil survei yang dibuat Merril Lynch Singapura akhir tahun 2005. yang berstatus tersangka maupun terpidana dalam kasus korupsi. Ini termasuk pembagian keuntungan (kickback) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta penggelapan dana publik yang menyangkut dua kategori korupsi sekaligus. Tahun 2007. Dalam hasil survei itu. ketika orang berbicara mengenai korupsi. Indonesia terlihat jelas jauh lebih korup. kondisi ini jelas lebih buruk dibandingkan tahun lalu. tetaplah berkonotasi buruk. Dengan indeks persepsi 2. Namun Indonesia tidak termasuk negara yang dinilai paling korup se-dunia. Sementara negara terbersih masih dipegang oleh beberapa negara Eropa seperti Denmark.000 orang yang memiliki kekayaan . corrumpere. sepertiga dari 55. Menurut indeks persepsi korupsi versi Transparansi Internasional Indonesia. Finlandia. Belanda dan Norwegia. meningkat dari tahun sebelumnya. Kejaksaan Agung telah membuat daftar nama-nama buronan 20 orang yang lari ke Singapura. apapun artinya. Transparancy International mengambil fokus korupsi pada sektor publik yang dikaitkan dengan penyalahgunaan wewenang di sektor publik untuk kepentingan pribadi. korupsi secara yuridis dilukiskan dengan bervariasi di berbagai negara meski masih terdapat titik persamaan secara umum.3. Di lain sisi. pasti yang dipikirkan hanya perbuatan jahat menyangkut keuangan negara dan suap. yang ditempati Somalia. Dibandingkan negara-negara tetangga.4. 2.000 orang kaya di Singapura atau sekitar 18. dengan Singapura.yang berasal pula dari kata latin yang lebih tua. Indonesia telah menyepakati perjanjian ekstradisi dalam hal pengembalian koruptor-koruptor Indonesia yang selama ini bersembunyi di Sinngpura.

dan Siti Hardiyanti Rukmana. Mereka rata-rata berstatus sebagai penghuni tetap (permanent resident). Jatibarang. ia tidak hadir dengan alasan sakit.Tak ketinggalan korupsi di BAPINDO pada tahun 1993. masih banyak kasus-kasus korupsi internal Indonesia yang lain. Selain itu. termasuk yang masih menunggu untuk diselesaikan. Prabumulih. serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo. Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Kasus lain yang tak kalah merugikan negeri tercinta kita adalah Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan. dan Bunyu. Kerugian negara hingga US$ 31.4 triliun. Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Fakta bahwa beliau telah meninggal 27 Januari 2008 ini.8 juta.4 juta. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh. Supersemar. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa). pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang dilakukan oleh Eddy Tanzil. Gotong Royong. Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. dan Trikora) yang jika diakumulasikan jumlahnya mencapai kisaran Rp 1. melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe. Jumlah kekayaan orang Indonesia di Singapura diperkirakan sekitar 87 miliar dolar atau setara dengan Rp 800 triliun. Tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru. Dana Sejahtera Mandiri. Pak Harto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Jumlah kerugian negara adalah US$ 24. Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi juga mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan . Negara dirugikan sebesar 1. hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya.minimal di atas 1 juta dolar AS adalah orang Indonesia.3 Triliun. tentu semakin memperumit pengusutan kasus ini. Kasus korupsi di Pertamina. Amal Bakti Muslim Pancasila. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut. Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang. Bos Bimantara Rosano Barack. Kasus mantan Presiden Soeharto contohnya.

hingga akhir 2002. Jawa Tengah. dua setengah. mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran dana BLBI. sejumlah pejabat Departemen Kehutanan. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138. Prajogo. dan Tommy Soeharto. kasus korupsi tak luput melanda. pemilikkomisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Yang jelas. Ketiganya kini sedang naik banding. Bob Hasan. membantah keras tuduhan korupsi.4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan. Sjamsul Nursalim (BDNI). Di samping itu. David Nusa Widjaja (Bank Servitia).025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). antara lain. Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa). Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. dari 52 kasus BLBI. Abdullah Puteh. Meskipun demikian masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa hukuman tersebut terlalu ringan. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya. telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga.kerugian negara Rp 15. Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran dana BLBI. Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada. dan tiga tahun penjara. baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac).4 triliun. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik. yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. dan Heru Soepraptomo. disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80. Di ujung lain Indonesia. Prajogo Pangestu. Paul Sutopo. Yang terlibat dalam kasus tersebut. yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto. hanya beberapa yang telah diproses secara hukum. Dalam pemeriksaan. Dalam proyek pemetaan hutan. Sebelumnya. Bersama tiga petinggi BI itu. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2.5 triliun.4 triliun. Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus. Hendrobudiyanto. dan Samadikun Hartono (Bank Modern). dengan dugaan kerugian Rp 30 .

7 Tahun 2006.7 Tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC 2003. Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi: Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi). Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi. Kolusi dan Nepotisme (KKN). bahkan sektor swasta pun akan menjadi sasaran. . Burhanuddin Abdullah dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan aliran dana ilegal Rp 100 miliar yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). 20 Maret 2006 mengesahkan Undang-Undang No. telah ditandatangani United Nations Convention Against Corruption (UNCAC-Konvensi PBB tentang Anti Korupsi) untuk pertama kalinya di Merida. UNCAC menunjukkan kuatnya komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi korupsi terutama dalam usaha mengembalikan aset dari luar negeri yang berasal dari hasil korupsi di Indonesia. meningkatkan kerjasama internasional (pengembalian aset). UU No. lewat rapat paripurna DPR. Indonesia sendiri. banyak kalangan yang belum mengetahui apa isi dari UNCAC. Gubernur Bank Indonesia (BI).miliar. pada 9 Desember 2003 lalu oleh 133 negara. Konvensi ini bertujuan meningkatkan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Kepolisian. dan ada juga lembaga non-pemerintah. Yang terbaru di tahun 2008 ini..Selain itu. Sampai saat ini Indonesia telah mengundangkan tiga UU tentang Pemberantasan Tipikor yaitu UU No. serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas dan manajemen publik dalam kelola kekayaan negara. Meksiko. adalah kasus dugaan korupsi aliran dana ke DPR senilai 31. Kejaksaan. Hal ini dapat dilihat dari penjelasan umum UU No. Dalam pemberantasan korupsi ini.5 Milyar. Penetapan tersangka itu bisa jadi merupakan bukti janji KPK yang akan menentukan nasib kasus BI setelah 21 Januari 2008 Melihat begitu banyaknya kasus-kasus yang harus diselesaikan ini. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). BPKP. Meski telah ditandatangani sejak 2003 dan diratifikasi pada awal 2006. di tingkat internasional. media massa atau organisasi massa seperti ICW. 20 Tahun 2001. Utamanya terkait dengan UU Pemberantasan Tipikor yang saat ini dipunyai Indonesia. 3 Tahun 1971. 31 Tahun 1999 dan UU No. tak heran jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah bertekad dalam program kerja seratus harinya akan mengutamakan pemberantasan Korupsi.

Pertama. Contoh paling gampang adalah dijeratnya beberapa rekanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perkara korupsi KPU. Ketiga.Ada beberapa hal penting dalam UNCAC yang perlu mendapat perhatian. asset recovery dan kerjasama internasional. kerjasama antar . Sektor swasta adalah yang tidak termasuk dalam penjelasan keuangan atau perekonomian negara seperti yang disebutkan UU No. asset recovery ini tidak ada padanannya dalam hukum Indonesia. yaitu kriminalisasi. Berikutnya asset recovery. korupsi di sektor swasta ini masih terbatas dalam hal penyuapan. menurut Prof. Sebab. penyuapan di sektor swasta pun dikategorikan sebagai tipikor. Ketua Tim Revisi UU Korupsi. Beberapa perkara korupsi di Indonesia menunjukkan kalangan swasta tidak luput dari jerat korupsi. dan bersifat transnasional. sebisa mungkin muatan dalam UNCAC akan dimasukkan. Hanya saja. Sedangkan di UNCAC tidak harus ada kerugian keuangan negara. Kedua. keuangan atau perdagangan. rekanan KPU tersebut dijerat korupsi karena terbukti merugikan keuangan negara. Andi Hamzah. tetapi juga terhadap pejabat publik asing dan pejabat organisasi internasional. Selain sesuatu yang baru. batasan sektor swasta. Misalnya soal kerjasama internasional dan sistem hukum di tiap negara yang jelas berbeda. Bentuk penyuapan yang dikriminalisasi tidak hanya tindak pidana penyuapan terhadap pejabat publik domestik. aktivitasnya terbatas pada sektor swasta yang bergerak di bidang atau dalam melaksanakan kegiatan ekonomi. kriminalisasi dan kerjasama internasional. Namun yang perlu dicermati. untuk suatu badan sektor swasta. Meski demikian. Tidak bisa tidak. dalam memerangi kejahatan korupsi yang semakin canggih. asset recovery ini juga akan mendapatkan tantangan lain. Asset recovery ini mengatur soal tindakan pengembalian aset negara yang dikorupsi di luar negeri hingga mekanisme pengembalian aset. 31 Tahun 1999. dalam kapasitas. Asset recovery adalah strategi baru pemberantasan korupsi yang melengkapi strategi yang bersifat pencegahan. subyek hukumnya adalah seseorang yang memimpin atau bekerja. Terkait dengan rencana revisi UU Korupsi yang saat ini sedang berjalan. Disamping itu. UNCAC juga telah memperluas pengertian tindak pidana suap dalam ranah korupsi. terorganisir. Paling tidak ada tiga hal yang menarik untuk dikaji. sebagai hal yang baru ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia. Ada tiga hal dalam pasal 21 UNCAC terkait dengan penyuapan di sektor swasta.

Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu berpendapat. 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi). dalam hal MLA Indonesia kurang progresif. Indonesia tengah melakukan proses perundingan MLA bilateral dengan Hongkong dan perjanjian ekstradisi dengan Singapura. misalnya. 1 Tahun 2006). saling menguntungkan dan non intervensi.negara menjadi pilihan utama.Selain ekstradisi. Kelemahan diplomasi ini semakin diperparah dengan lemahnya penegak hukum di tingkat nasional. beberapa kalangan juga mempersoalkan MLA. Mutual Legal Assistance (Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana . tapi aparat Indonesia lambat responnya. Seringkali pihak luar mau membantu. Sedangkan perjanjian MLA Multilateral dengan hampir seluruh negara anggota ASEAN sudah ditandatangani Nopember 2004. sistem ekstadisi di Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama masih bersifat administratif dan cenderung politis karena ditentukan oleh Presiden. Perjanjian Pemindahan Orang Yang sudah Dihukum (Transfer of Sentenced Persons). ada satu perjanjian yang walaupun sudah ditandatangani beberapa tahun lalu sampai saat ini belum diratifikasi. Hal ini dapat dilihat dari keterlambatan Indonesia meratifikasi perjanjian MLA yang sudah ditandatangani dengan negara lain.UU No. perlu disoroti kelemahan diplomasi dan negosiasi perwakilan Indonesia. Tim Pemburu Koruptor yang dipimpin Basrief pernah menemukan adanya rekening atas nama tersangka korupsi Bank Harapan Sentosa Hendra Rahardja. Misalnya saja Yunus Husein. Ada lima bentuk kerjasama yang bisa dilakukan terkait dengan UNCAC.Soal kerjasama internasional. Dari tiga perjanjian yang dimiliki Indonesia. Sementara di Singapura. . Padahal. Sayang. yakni adanya kepentingan politik yang sama. Ada tiga prinsip kerjasama yang harus diperhatikan. Perjanjian MLA dengan Republik Rakyat China yang ditandatangani tahun 2000 baru saja diratifikasi DPR pada 2006. Di Hongkong. diperkirakan ada sekitar Rp 6-7 triliun dana tersangka korupsi yang diparkirkan di sana. Ekstradisi (UU No. MLA cukup berperan dalam hal pengembalian aset. Dua negara yang ditengarai menjadi tempat favorit bagi para koruptor mengamankan uang mereka. Yakni perjanjian MLA dengan Korea. tetapi sampai hari ini belum diratifikasi. Perjanjian Pemindahan Pemeriksaan Kriminal (Transfer of Criminal Proceding) dan investigasi bersama.

untuk itu dalam penyelesaiannya pun harus dituntut dengan cara yang luar biasa pula. Memang substansi UNCAC menyinggung banyak UU. UU Perlindungan Saksi dan Korban (UU PSK). UU 20/2001 dan UU 30/2002 tentang KPK. UNCAC akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang telah terdapat dalam UU 31/1999. peningkatan profesionalitas. upaya hukum masih tebang pilih dan penciptaan sebuah tata pemerintahan yang baik masih sangat jauh dari harapan banyak pihak.Kesimpulannya. Selain UNCAC. Korupsi di Indonesia dapat dikategorikan sebagai kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime). dan pengalokasian anggaran yang memadai untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). parlemen (DPR) menempati urutan .UU Korupsi. Pengarusutamaan pemberantasan korupsi tidak hanya terdapat di dalam janji-janji kampanye pemilu. Tak dapat disangkal. Berdasarkan hasil survei Transparency Indonesia 2007. Misalnya saja. agenda pemberantasan korupsi telah menjadi agenda besar pemerintah Yudoyono-Kalla. Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi dihadiri aktivis antikorupsi dari seluruh negara yang menandatangani Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nations Convention Against Corruption). Bali 28 Januari hingga 1 Februari 2008. Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan reformasi birokrasi lewat pembenahan sistem pengadaan. awal tahun ini juga berlangsung Konferensi Masyarakat Sipil Antikorupsi diselenggarakan 24-26 Januari 2008. dan penerapan sanksi yang keras dan tegas. menempatkan kepolisian sebagai urutan pertama. Transparancy International juga menyarankan adanya peningkatan transparansi dalam proses penganggaran agar dapat meminimalkan terjadinya transaksi korupsi. bersamaan dengan penyelenggaraan Second session of the Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption di Nusa Dua. tapi juga telah diterapkan dalam berbagai bentuk paket kebijakan. UU Pencucian Uang. hingga UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (saat ini masih RUU KMIP). Meskipun telah muncul dampak lewat berjalannya proses hukum beberapa kasus korupsi dan munculnya dampak keterpantauan (deterrence effect). perlu diperhatikan kaitan antara UNCAC dengan sistem hukum di Indonesia. Oleh karena. pembentukan Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hal yang pasti dilakukan menurut adalah harmonisasi antara UNCAC dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

menyebutkan adanya penyimpangan dalam penyaluran dana BLBI sebesar Rp 138. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan militer-misalnya: kasus korupsi Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). Keempat. Dirut Asabri Majet (purn) Subanda Midjaja 1995-1997. Ironisnya. Korupsi dilingkungan Cendana yang melibatkan Soeharto beserta keluarganya. Dimana. akibat dari kolusi antara para penguasa dengan pengusaha melahirkan korupsi yang merugikan negara triliun rupiah setiap tahunnya. PBB melalui organisasi United Nations Office on Drug and Crime (UNODC) telah meluncurkan kerjasama StAR (Stolen Asset Recovery).pada tanggal 17 September 2007. yaitu: Cendana.8 juta dollar AS. ketiga departemen ini terkait dalam pemberantasan korupsi. Istana. Kerugian negara diperkirakan sebesar 24. melakukan penyimpangan penggunaan dana dopisito milik Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit di BNI 46 atas Henry Leo. Pertama. Laksamana Sukardi. Pengusaha Naga.misalnya. dimana negara dirugikan sebesar Rp 1. dugaan korupsi pada Technical Assistance Contract (TAC) antara PT. Militer (ABRI) .kedua dan kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai departemen terkorup.3 triliun. Kedua. dan Multi National Cooperation (MNC). dimana negara dirugikan US $ 50 juta. telah mengumumkan bahwa mantan Presiden Soeharto adalah pemimpin paling korup di dunia dan diduga telah menjarah uang rakyat Indonesia sebesar 15 . Kasus di Pertamina-misalnya. Pertamina dengan PT. .4 triliun dari total dana senilai Rp 144. Faktanya.. Prabumulih. dan Bunyu. Ustalindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko. Ginanjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana. hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Agustus 2000. Kasus penjualan dua tengker raksasa (Very Large Crude Carrier-VLCC) yang melibatkan mantan Menteri BUMN. Contoh kasus BAPINDO yang melibatkan Eddy Tanzil yang melarikan diri ke luar negeri setelah berhasil membobol Bank Pembangunan Indonesia. keterlibatan orang-orang di sekitar istana dalam kasus korupsi. Ketiga. Jatibarang.5 triliun. Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).35 miliar dollar AS (1967-1998). Rumitnya masalah korupsi di Indonesia tercermin dari empat lingkaran yang saling mengkait. Dalam kasus tersebut tersangka dua mantan Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Orde Baru.

Kelima. serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipandang sebagai lembaga ideal untuk memberantas korupsi. Indonesia boleh dikatakan belum berhasil menarik uang negara yang dilarikan ke luar negeri. Cerita sukses pengembalian asset hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri. Belajar dari Nigeria. seperti di UNTAC hanyalah kamuflase belaka. dan strategi anti korupsi dengan membenahi sistem pada perangkat penegakan hukum. Namun. Dimana. politik penegakan hukum harus diprioritaskan pada upaya pembersihan aparat hukum. Indonesia mendapat pembagian 0 % dan hanya menerima pajak pendapatan dari eksploitasi tersebut. kebijakan. khususnya dalam hal menarik dana korupsi hingga 2 milar dollar AS yang dikorup oleh mantan Presiden Sani Abacha (1993-1998). Kesuksesan tersebut merupakan kebijakan politik yang kuat dari Pemerintah Nigeria untuk mengembalikan asset negara yang diselewengkan dibarengi dengan penegakkan supremasi hukum. Upaya Indonesia dalam tataran intenasional. kita bisa belajar dari kesuksesan Pemerintah Nigeria dalam memberantas korupsi. Indonesia sejak tahun 2003sekarang baru berhasil menarik dana 3 juta dollar AS dari Australia. yang terkenal dengan pernyataannya: ”… sediakan 1000 peti mati untuk koruptor kelas . parlemen. Hal ini disebabkan adanya kekuatiran Pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dalam penanganan masalah korupsi karena hampir semua pemilik kekuatan ekonomi dan orang-orang dalam pemerintahan sekarang ini masih memiliki kaitan dengan penguasa dan pengusaha masa lalu yang korup. Berdasarkan data Departemen Hukum dan HAM. dan pejabat negara. dalam pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. Indonesia telah memiliki UU anti korupsi yang lengkap. tampaknya Pemerintah belum memiliki kehendak politik yang kuat untuk mematuhi hukum dalam pemberantasan korupsi. Sudah saatnya Pemerintahan SBY mengkaji ulang berbagai program. Kasus EXXON mobil yang melakukan eksploitasi minyak di Laut Natuna-misalnya. SBY bisa bercermin pada mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji yang bersikap keras dan tidak pandang bulu terhadap para koruptor. kuatnya tekanan negara asal dari MNC telah mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Indonesia. Demikian pula dalam kontrak eksploitasi minyak di Cepu yang dimenangkan oleh EXXON tidak lepas dari campur tangan Pemerintah AS.

kakap. jika kelak saya terbukti korup”. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. DAFTAR PUSTAKA . BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. pakai 999 untuk mereka dan sisakan 1 untuk saya. lalu masukan saya ke peti itu.

selain itu dilakukan oleh aktor kamuflase adalah agenagen resmi yang terlibat dalam penyelundupan yang dilakukan di pasar gelap. banyak kartel terdapat di negara ini. Konsumen utama mereka adalah warga negara Amerika. Latar Belakang Berdasarkan pengertian Drug Trafficking Act tahun 1994 United Kingdom dapat dikemukakan meliputi segala kegiatan produksi suplai controlled drug baik mengimpor maupun mengekspornya melalui pasar gelap. negara biasanya menjadi aktor Drug Trafficking. sistem pengamanan dan para aparat yang korup. Perdagangan obat terlarang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak hanya melibatkan individu. Kolombia sebagai negara pemasok utama. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Namun. Kausu tahun 2006 pemasok dari Kolombia melintasi daerah perbatasan jalur darat. B. . Indonesia merupakan surga bagi pelaku perdagangan obat akibat dari lemahnya hukum yang menjerat pelaku. Kasusi korupsi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan drug trafificking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian korupsi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Seperti halnya terorisme. organisasi (sindikat) tetapi negara. melalui Meksiko masuk ke Amerika. regional maupun internasional. perdagangan umat yang melewati batas negara yang dilakukan oleh sindikat jauh lebih besar dan terorganisir dengan baik. C. Disamping itu.MODUL IV JUDUL : DRUGS TRAFFICKING BAB I PENDAHULUAN A.

meliputi aspek: 21. tata kerama/ sopan santun 23. heroin. seiring dengan perkembangannya. Mampu menganaisis kasus illegal fishing dan illegal loging dengan memberikan solusinya. sejarah narkoba . Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 27. Kapanlagi. ekstasi. E. yakni sejenis obat tapi tidak dipergunakan sebagai obat dalam dunia kedokteran. ornisasi dan Negara dalam kasus drug trafificking i 18. seperti opium. mariyuana. Menjelaskan keterlibatan individu.com. Mampu menganalisis kasus Indonesa korupsi di Negara berkembang. Kerjasam team 24. keaktifan berdiskusi 25. Namun. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini.D. dan penjualan narkoba secara ilegal. mahasiswa diharapkan dapat: 16. narkotika telah mengalami pergeseran fungsi dan manfaat. Pada awalnya narkotika merupakan alat yang bersifat meditatif untuk mengobati rasa sakit yang dikenal dengan sebutan “candu”. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola drug trafificking 17. khususnya di BAB II PEMBAHASAN IDrugs trafficking atau Illegal drug trade atau perdagangan gelap narkoba adalah istilah untuk sebuah pasar gelap global yang meliputi penanaman. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. morfin. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 26. pengolahan. distribusi. Keaktifan di kelas 22. Ketika pada zaman modern ini narkotika mulai menjadi bagian dari gaya 1 www. Sedangkan narkoba (narkotika dan obat berbahaya)1 sendiri adalah istilah yang merujuk kepada narkotika dan obat-obat terlarang. dsb. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi drug trafificking 19.

13 juta menggunakan kokain. dilanjutkan dengan menyita candu milik Inggris pada tahun 1839.000 triliun. dengan perkiraan 140 juta penguna ganja. Bahkan termasuk salah satu negara dengan kasus terbanyak di kawasan Asia bersama Indonesia. Akibat pengaruh buruknya terhadap masyarakat. dan pil psikotropika. Jalur distribusi narkoba ke dan dari Indonesia memperlihatkan jaringan gelap narkoba yang makin luas. 8 juta pengguna heroin. Melihat jalur distribusinya Indonesia bukan lagi merupakan daerah transit tetapi sudah menjadi daerah tujuan dan produksi. dan 30 juta pengguna obat terlarang lainya seperti ekstasi. perdagangan Inggris menggeser perdagangan Portugis dalam monopoli suplai opium melalui East Indian Company. Nominal transaksi perdagangan narkoba dunia saat ini mencapai US$ 400 miliar atau hampir setara dengan 4. Namun demikian. sekitar 200 juta orang atau sekitar 5% penduduk di seluruh dunia adalah pengguna narkoba. menunjukkan pasar narkoba di Indonesia kian menakjubkan. Perang inilah yang kemudian menjadi penyebab mengapa Hongkong harus diserahkan pada Inggris hingga tahun 1997. Terbongkarnya jaringan mafia pengedar narkotika dan obat obatan di sejumlah wilayah di Indonesia Desember 2007 lalu. Afganistan. Thailand. tahun 1796 Kaisar China memberlakukan pelarangan penggunaan opium. sejarah kelam terbukti tak menjadi penghambat bagi perkembangan narkoba untuk menjadi komoditi kelas dunia. dan Myanmar. sebagai kompensasi kekalahan China dalam perang ini. yang juga berarti bahwa transaksi narkoba per harinya mencapai lebih dari satu triliun. Abad XIX. Laos. Indonesia. dengan usia 15-64 tahun. disusul dengan penangkapan sejumlah artis dan penyanyi Indonesia yang terlibat dengan benda mematikan itu. Penemuan pabrik narkoba . Bahkan China sendiri yang jelas-jelas pernah menjadi korban barang jahat tersebut tak mampu melepaskan diri dari jerat perdagangan narkoba yang makin merusak. tindakan yang memicu Perang Candu pada tahun 1840-1842. dan terus bertambah setiap saatnya Laporan UNODC (United Nation on Drug and Crime) tahun 2003 menyebutkan.hidup konsumerisme dilihat dari dosis yang dikonsumsi dan tujuan mengonsumsinya. Pakistan. shabu.Narkotika mulai diperdagangkan oleh pedagang bangsa Arab di negara China. Sekitar abad XVIII. China mulai mengimpor narkotika dari India melalui pedagang Portugis.

dan berada diurutan ketiga setelah Cina dan Amerika Badan Narkotika Nasinal (BNN) Nasional RI mengungkapkan. UNODC (United Nations On Drugs and Crime).terbesar di Tangerang maupun Batu.000 orang pertahun. BNN juga menambahkan bahwa peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia berada di Jawa . Namun tidak disebutkan lokasinya. Hal ini tidak mengherankan mengingat sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba dunia (terutama untuk jenis sabu).6 ton perbulan. Belum cukup. Dewasa ini memang sangat sulit untuk menyatakan bahwa ada negara yang tidak terlibat dalam praktik perdagangan gelap narkotika dunia.000 orang pecandu heroin. bahkan di empat kota lain juga ditemukan pabrik yang beroperasi di bidang yang sama. Sebab mata rantai sindikat illegal drugs trafficking oleh mafia-mafia kriminal sudah begitu kompleksnya.2 juta orang menyalahgunakan narkoba. dan ternyata ada 4 lokasi lain. akhir 2007 lalu bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi pasar terbesar bagi perdagangan narkoba internasional. dalam satu studi yang Selain itu. jalur peredaran narkotika secara ilegal ke Indonesia itu paling banyak berasal dari wilayah segitiga emas (Thailand. Dengan demikian. Pakistan. Pemasok lainnya berasal dari Iran.000 ton per tahun Lebih lanjut. Bahkan secara terpisah. sedangkan bahanbahan pembuat obat-obatan psikotropika yang dikerjakan oleh orang Indonesia kebanyakan didatangkan dari Malaysia dan Hongkong. Rata-rata penggunaan heroin per pecandu per hari mencapai 0. juga dikatakan bahwa pengedar hingga produsen narkotika dan psikotropika yang masuk ke Indonesia didominasi oleh warga Afrika. Baukan hanya itu. menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara. Jawa Timur menjadi contoh nyata. Riau dan 1 di Pluit. dan Laos). di Indonesia terdapat sekitar 557. tak terkecuali Indonesia. yang produksinya sudah hampir mencapai 4.9 hingga 3. Myanmar. di Batam. Timur. Data terbaru yang dikeluarkan akhir Januari 2008 mengungkap bahwa saat ini. konsumsi narkoba bagi pecandu di Indonesia mencapai 1.1 gram. Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat narkoba di Indonesia mencapai 15. dan Afganishtan. dan sekitar 2. Jakarta Utara. Data yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Tuntutan akan suatu perbuatan pencucian uang mengharuskan pembuktian dua bentuk kejahatan sekaligus. dimana bidang ekonomi tersebut merupakan ekses langsung yang paling dapat dirasakan sebagai efek negatif dari tindakan sindikat perdagangan narkotika ilegal yang pada umumnya didapatkan melalui pencucian uang hasil peredaran. Indonesia bukanlah satu-satunya negara diwilayah Asia Tenggara yang terkait dengan jaringan perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di Asia Tenggara. serta negara-negara di segitiga emas. Selain itu. tetapi ganda. melainkan dengan produk narkoba. Apalagi. Masalah semakin rumit karena dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak diantara pedagang narkoba yang tidak membayar pemasok mereka dengan uang. Masalah lain dalam penegakan hukum antipencucian uang adalah pembuktian. Hal ini didukung oleh adanya keinginan bekerjasama dari pemerintah negara sekawasan untuk memulihkan kondisi perekonomian di negaranya. masalah peredaran drugs merupakan masalah serius yang dihadapi dunia saat ini. opium di Afganishtan. banyak negara yang justru menjadikan narkoba sebagai pendapatan petani dan penduduknya. dan wilayah pegunungan di Asia Tengah. yakni pembuktian perbuatan pencucian uang (follow up crime) itu sendiri dan pembuktian bahwa uang tersebut adalah ilegal. seperti kokain di Amerika Selatan. Namun. Peran PPATK. kejahatan pencucian uang bukan merupakan kejahatan tunggal. penyedia jasa keuangan.dilakukan di Australia oleh Dewan Nasional Australia untuk Obat-obat Terlarang. ditemukan bahwa terjadi peningkatan kasus perdagangan narkoba di Indonesia dan China. Secara umum. sehingga terjadi pola hubungan sirkulatif dalam perdagangan narkotika dengan bahan candu yang variatif meski dengan aktor yang tetap. dan masyarakat akan menentukan sukses tidaknya pemberantasan pencucian uang di Indonesia. beberapa tahun terakhir perkembangan upaya preventif terhadap penyebaran narkoba di wilayah Asia Tenggara cukup menunjukkan perubahan berarti ke arah yang lebih baik. Banyak pihak yang mengakui bahwa sangat sulit memutuskan mata rantai sindikat perdagangan gelap narkoba karena pasar dunia telah terlanjur keranjingan narkoba dengan segala “keuntungan haram” yang sangat menjanjikan dibaliknya.Hal lain yang turut memegang andil dalam mempersulit penegak hukum untuk melakukan tindakan represif adalah berkembangnya jenis narkotika yang .

Perdagangan narkotika oleh negara adalah suatu konspirasi antara para pejabat tingkat tinggi dari partai atau pemerintah yang berkuasa dan bawahan mereka untuk menanam. Seperti baru-baru ini. dan atau memperdagangkan narkotika dengan pengampunan hukuman melalui pemanfaatan -tetapi tidak terbatas pada aset-aset yang dimiliki negara.lebih mudah dikontrol tanpa menghilangkan euphoria. banyak diantara obatobatan itu kini diproduksi secara legal di pabrik farmasi. Globalisasi menghilangkan pengecekan antar negara. meskipun di Indonesia sendiri peraturan mengenai produksi dan konsumsi jenis narkotika yang legal telah ditetapkan dalam UU no. Meleburnya batas negara atas nama globalisasi semakin mempersulit upaya pemberantasan perdagangan gelap narkoba. turut menyulut instabilitas dan ketidakamanan serta mempersulit pemerintah untuk menegakkan kaidah hukum. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Sering didapati sejumlah pejabat di suatu negara harus tewas di tangan mafia karena berusaha memerangi eksistensi mafia narkotika di negaranya. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. Parahnya lagi. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya. pihak internasional dan domestik. membuat.22 tahun 1997 Bab V pasal 32. mempermudah peredaran uang antar negara sehingga memudahkan pencucian uang. Di samping itu. Amerika Serikat mengungkapkan besarnya kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perdagangan narkotika yang disponsori negara. Tudingan ini mengutip bukti penahanan sebuah kapal yang dicurigai mengangkut 125 kg heroin. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk korupsi sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Belum lagi adanya kenyataan bahwa di kalangan penegak hukum sendiri kurang terjalin koordinasi yang cukup baik. yang diperkuat kesaksian pekerja partai Korut. . Adanya organisasi-organisasi pelindung (biasa dikenal dengan istilah gembong narkoba) yang sangat berkuasa. saat ini diduga ada beberapa negara yang secara terselubung ikut andil dalam mensponsori perdagangan narkoba ini.

Jesse. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Indonesia jadi pasar narkoba internasional. Acces date : 06 Feb. Kapanlagi. copy right 2007 _______.htm. 1 November 2007. 11 Februari 2005 Harian komentar. 3 Maret 2004 . Edi. Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba.. Kompas. Sinar Harapan www.Kapanlagi. Defending Human Rights for Drugs Users.com. 24 November 2007. Harian sinar harapan. Yenti. sejarah narkoba Moninca.com. TEMPO Interaktif. www. 2008 Harian suara merdeka. 2005. 2002. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. Edisi :Eabu. Drug trafficking. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba.DAFTAR PUSTAKA Can. Garnasih.

Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian money laundering sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Selain adanya laporan pembawaan uang melewati daerah kepabeaan sebanyak 2. tidak teridentikasi 20. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional . Non bank terdiri dari pedagang valuta asing 7 dan perusahaan pembiayaan 5. penipuan 157 kasus. Mantan Managing Director INF. Michael Camdessus yang membuat statement bahwa kasus Money Loundering di seluruh dunia berkisar antara 2-5% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia.432 laporan dari 5 pelabuhan dan pos. kejahatan perbankan 27. Kasusi money laundering terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . Tahun 2003-2006.180 laporan. pornografi anak 1. Dugaan tindak kriminal yang terkait dengan Money Loundering itu adalah korupsi/penggelapan sebanyak 178 kasus. Dari sisi penyedia Jasa Keuangan (PJK) pelapornya terdiri dari bank sebanyak 421 dan non bank 12. B. pemalsuan dokumen 19.500 juta melalui PJK sebanyak 1. pencucian 1. PPATK juga menerima laporan transaksi cash dengan nilai di atas Rp. perjudian 3. Kasus money loundring terus meningkat setiap tahunnya dengan modus yang main beragam. ada 433 kasus dengan nilai total setara Rp 100 trilliun dicurigai terkait dengan tindak pidana pencucian uang. narkotika 3. pembalakan liar 4. Latar Belakang Money Loundering diterjemahkan dengan pemutihan uang atau pencucian uang adalah kejahatan yang bertujuan untuk melindungi atau menutupi suatu aktivitas crimimal yang menjadi sumber dari dana atau uang yang akan dibersihkan. teroris 5. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan antar negara untuk meminimalkan kerugian yang lebih luas.MODUL V JUDUL : Money Laundering BAB I PENDAHULUAN A. penggelapan pajak 4. pemalsuan uang 4.968. penyuapan 7.

Menjelaskan keterlibatan individu. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. . Disamping itu. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola money laundering 21. dimana metode pencucian uang ini digunakan adalah untuk menyembunyikan. Mampu menganaisis kasus money laundering dengan memberikan solusinya. Kerjasam team 31. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan money laundering pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 33. menyamarkan.baik melalui kerjasama bilateral. E. meliputi aspek: 28.Gerard Wyrsch (1990) mengungkapkan. tata kerama/ sopan santun 30. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. atau mengaburkan hasil bisnis ilegal tersebut agar tampak seolah-olah berasal dari bisnis yang sah. D. Keaktifan di kelas 29. pencucian uang yang berasal dari bisnis narkotika di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 100-300 milyar dolar per tahunnya. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 34. mahasiswa diharapkan dapat: 20. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi money laundering 23. keaktifan berdiskusi 32. C. regional maupun internasional. ornisasi dan Negara dalam kasus money laundering 22. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Kejahatan peredaran gelap narkoba telah lama diyakini memiliki kaitan erat dengan proses pencucian uang dan tegolong sebagai organized crime. Mampu menganalisis kasus money laundering Negara berkembang.

Indonesia. apabila seorang pengedar mendapatkan hasil lima juta dollar. Perkiraan jumlah tersebut terus meningkat tiap tahun sehingga dikenallah istilah narco dollar. bank fraud. Contohnya. Dia ingin memasukkan hasil tersebut ke dalam sistem perbankan. arms trafficking. Pertama. counterfeiting. Karenanya. akan sangat mencolok apabila disesuaikan dengan prosedur biasa. Praktik pencucian uang haram (money laundering) yang terjadi dalam sistem perekonomian Indonesia masih terbilang sangat tinggi. total nilai pencucian uang haram dunia telah mencapai 2-5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia atau mencapai satu trilyun dolar AS tiap tahunnya. Nilai ini merupakan urutan ketiga dari industri terbesar yang beroperasi di dunia. Dari sini dapat terlihat dengan jelas bahwa keberhasilan penanganan peredaran gelap narkoba bergantung banyak pada efektivitas rezim anti pencucian uang. dari negara ke negara. Kedua. Dengan dana yang sebesar itu. placement. Sedangkan narcotics trafficking. FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) dalam annual report tahun 1995-1996 memperkirakan sekitar 600 milyar hingga 1 triliun dolar dicuci per tahunnya. layering. dan kejahatan sejenis mencapai 600 milyar dolar AS. yaitu tahap penyamaran dan pemisahan hasil pencucian ke dalam banyak rekening. Bisa dipahami jika negara yang melindungi praktik money laundering dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dunia. integration yaitu tahap sirkulasi dalam bentuk pendapatan yang bersih untuk kembali melakukan kegiatan operasi dari penjahat yang mengendalikan. Ada tiga proses umum metode pencucian uang yang biasa dilakukan. berdasarkan data Bureau for International Narcotics and Law Enforcement Departemen Luar Negeri .Di Eropa diperkirakan mencapai 300-500 dolar per tahun. sehingga dipakailah surat berharga atau juga rekening-rekening acoount dari bank. Bisa juga dengan pembelian sejumlah instrument moneter. securities fraud. mengungkap perdagangan gelap narkoba bisa dilakukan dengan membongkar praktek pencucian uang di Indonesia. yaitu proses pemecahan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar kedalam jumlah yang lebih kecil lalu didepositokan ke dalam rekening di suatu bank. dari bank ke bank. Ketiga. Saat ini. Sedangkan kontribusi terbesar dari money laundring adalah drug trafficking (pedagangan obat-obat terlarang) yang mencapai 400 milyar dolar AS.

terutama dari Afrika yang memiliki sistem mobilitas tinggi dan sistem security atau kerahasiaan yang begitu rumit (sistem cut) seperti Ghana. mau tak mau.6 milyar dolar AS di tahun 2004. Melalui pencampur adukan uang halal-haram maka . kinerja ekspor Indonesia selama ini masih jauh dari memuaskan. Ini masuk akal karena money laundring secara nyata bisa mengganggu keberadaan perusahaan yang sah. harapan untuk meningkatkan investasi bisa saja nihil.Amerika Serikat. Brigjen Alex Bambang Riatmojo. Meskipun demikian. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari peredaran gelap narkoba di Indonesia mencapai 300 triliun pertahun. Maka. Fakta ini jelas menuntut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bekerja lebih keras dalam pemberantasan money laundering. Tak cuma ekspor. dengan segala keinginannya untuk membuat Indonesia menjadi seperti negara-negara maju lain. masalah ini harus segera diatas jika Indonesia serius dengan misi internasionalnya. dan Liberia. termasuk konsen investor terhadap maraknya korupsi di Indonesia dan tingginya praktik money laundering. sehingga seringkali mereka harus melacak sampai ke luar negeri.Yang menjadi sasaran memang sistem keuangan.6 persen per tahun. salah satu kendala dalam upaya pemberantasan tindak pidana jenis ini adalah kenyataan bahwa sering sekali aksi ini melibatkan jaringan internasional. kepala Pusat Represif Badan Narkotika Nasional (BNN). mengemukakan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara. ternyata dimasukkan dalam daftar utama tempat pencucian uang. Tahun investasi yang dicanangkan selama 2003 dan 2004 belum memberikan hasil jelas.4 milyar dolar AS menjadi hanya 4.71 milyar dolar AS. kancah pergaulan internasional Indonesia juga akan terganggu. Nilai itu belum memadai untuk menyokong pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada 6. Artinya. tak heran kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cepat-cepat mengirim surat pada FATF melalui Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengeluarkan Indonesia dari dafar hitam negara pencuci uang. Nigeria. Beliau juga mengungkapkan. Tidak cuma investor.49 persen di posisi 69. meski selama tahun 2004 telah naik 11. Mengenai jaringan sindikat perdagangan narkoba tersebut. iduga penyebab utamanya adalah masalah kepastian hukum dan sulitnya perizinan di Indonesia. Saat ini saja realisasi dari persetujuan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menurun dari 5. investasi juga bakal terganggu. jika terus dirongrong tanpa penindakan jelas dari para penegak hukum.

baik pemerintah atau BI akan kesulitan mengendalikan mata uang dan juga suku bunga akibat penanaman modal dari para pencuci uang umumnya bukan pada negara yang memberikan rate of return yang tinggi melainkan yang sulit dideteksi.Tindakan ini. khususnya di Indonesia. sebab. seperti diakui oleh Amerika Serikat dan Kanada. bisnis tidak akan dijalankan untuk mengejar keuntungan melainkan semata mencuci uang. akibatnya perusahaan sah akan sulit bersaing.perusahaan pencucian uang akan mudah menjual barang/jasa di bawah harga pasar. Karena uang dari kejahatan amat besar jumlahnya. Alasan lain yang turut mendorong maraknya kejahatan ini. maka bisa merusak kepercayaan internasional dan secara otomatis kehilangan kesempatan untuk berinvestasi pada tataran global. Sebab. selain merongrong integritas pasar-pasar keuangan dan pihak swasta yang sah. money laundry juga mengakibatkan hilangnya kendali pemerintah terhadap kegiatan ekonominya. kemajuan teknologi di bidang informasi terutama penggunaan internet memungkinkan kejahatan terorganisir. sangat berdampak buruk terhadap negara. maka melalui dana itu pulalah tak tertutup kemungkinan masuknya uang haram melalui program privatisasi pemerintah. tetap saja masih diberlakukan secara ketat. Meningkatnya permintan uang bisa mempengaruhi volatilias terhadap modal internasional. BUMN juga bakal berimbas. adalah adanya rezim devisa bebas yang memungkinkan siapa saja yang memiliki devisa. Lebih mengkhawatirkan. pemerintah juga bakal disulitkan. serta sangat membahayakan upaya privatisasi perusahaan negara yang dilakukan oleh negara. ketentuan hukum mengenai kerahasiaan hubungan antara pengacara dan klien serta antara . Dalam hal pengendalian moneter. al ini pulalah yang menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap instabilitas moneter akibat terjadinya misalokasi sumber daya karena distorsi aset dan harga-harga komoditas yang direkayasa. jika pencucian uang dianggap dilakukan negara. dapat menggunakannya untuk kegiatan apapun. tindakan ini juga menyebabkan hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak akibat pencucian uang. ketentuan rahasia bank yang meskipun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang telah menghapuskan ketentuan tersebut. Selain itu. suku bunga dan nilai mata uang sehingga sulit mencapai kebijakan makroekonomi yang sehat dan stabilitas makro. Bahayanya.

sehingga jumlah totalnya menjadi 24 tindak pidana asal. lemahnya penegakan hukum dan kurangnya profesionalitas aparat penegak hukum. Kelemahan yang dulu sempat tampak pada UU No. UU ini memang sudah direvisi. lembaga penyedia jasa keuangan terbiasa menyimpan rapat-rapat data mengenai nasabahnya. ditambahkan sembilan jenis tindak pidana. Salah satu tindak pidana baru yang dimasukkan adalah perjudian. Selama ini.Sebagai bentuk kejahatan yang relatif baru di Indonesia. Pemerintah Indonesia tidak bisa menjerat orang yang menransfer uang hasil perjudian dari negara yang melegalkan perjudian ke Indonesia. Dengan asas double criminality yang dianut Indonesia. tapi juga harus diakui di negara lain. 15/2002 adalah terbatasnya jenis tindak pidana yang dapat dijerat dengan UU tersebut. Intinya. seperti yang dilakukan di luar negeri. penanganan money laundering memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam amendemen UU baru ini. di satu sisi. Ditinjau dari posisi geografis Indonesia memang suatu wilayah sentral bagi lalu lintas perdagangan narkoba antara Asia dan Australia. hal itu hanya sebatas mengriminalisasi. dan tidak dapat menjangkau. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) mengakui. Penerapan prinsip mengenal nasabah merupakan salah satu langkah konkret identifikasi nasabah. hal itu hanya menyelesaikan sebagian masalah terkait dengan pengharaman uang perjudian dalam UU Antipencucian Uang. dan masih banyak lagi.akuntan dan klien yang makin mempersulit penyelidikan. salah satu kelemahan UU ini adalah tetap tidak bisa menjerat hasil perjudian yang dilakukan di luar Indonesia. beberapa kalangan mengakui bahwa UU ini jauh dari kesempurnaan. Semakin meningkatnya kasuskasus yang melibatkan warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia sudah sejak lama menjadi target utama sindikat Internasional perdagangan obat terlarang. UU ini belum sepenuhnya mampu mencegah uang haram hasil perjudian masuk ke dalam sistem keuangan di Indonesia. kejahatan bukan hanya harus diakui di Indonesia. . Sebenarnya. Australia. Ada dua masalah besar dalam pelaksanaan penegakan hukum antipencucian uang ini. Walaupun begitu. Sehingga. dimasukkannya perjudian ke dalam UU ini bernilai positif. sayang. Tetapi. yakni kerahasiaan bank dan pembuktian. UU Money Laundering jelas dianggap melanggar aturan perbankan.

pada April tahun 2002. dimana konvensi ini meliputi perjanjian multilateral dengan sejumlah besar negara-negara anggota PBB. 22 Tahun 1997 khusunya pasal 81. Indonesia meratifikasi konvensi ini melalui UU No. Indonesia mengeluarkan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai bentuk ratifikasi terhadap konvensi tersebut. Convention for the Suppress of the Illicit Traffic in Dangerous Drugs of 1946. Sejak tahun 1993 Indonesia telah memberlakukan hukuman mati terhadap para pelanggar tindak pidana di bidang narkoba. konvensi ini pulalah yang mengokohkan terbentuknya International Anti Money Laundering Legal Regime yang merupakan salah satu upaya internasional untuk menetapkan rezim hukum internasional dalam badan internasional. United Nation Congress on the Prevention on Crimes and Treatments of Offenders pada tahun 1995. Meskipun sempat terjadi perdebatan untuk permohonan uji materi mengenai efisien tidaknya pemberlakuan hukuman mati ini. Diantaranya: International Opium Convention Convention of 1931 Suppression of Smoking. Selain itu. . distribusi atau penjualan gelap dari obat bius dan organisasi serta pengelolaannya. mengatur ketentuan mengenai daftar pelanggaran yang berkaitan dengan industri. dan Single Convention Narcotics Drugs 1961 yang dianggap paling universal dalam pengawasan obat bius. Selain itu juga dikeluarkan Convention on Psychotropics and Substances of 1971. yang merupakan sistem kontrol terhadap obat-obat kimia dan farmasi. Peraturan-peraturan perundang-undangan RI yang didalamnya mengatur penjelasan tentang sanksi hukuman mati kepada pelaku sindikat peredaran gelap narkoba diatur dalam UU RI No. United Nation Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (tahun 1988) merupakan titik puncak peraturan untuk pemberantasan pencucian uang dari kejahatan peredaran gelap narkotika dan psikotropika. Hingga saat ini telah terbentuk beberapa undang-undang yang diharapkan mampu mengatasi masalah perdagangan gelap narkotika ini. Indonesia tidak bisa melakukan kerja sama dengan Australia.misalnya. berisi 17 kejahatan serius yang harus diwaspadai. pasal 82. dengan pencucian uang menempati urutan pertama. dan pasal 83. karena negara tersebut melegalkan perjudian. 17 tahun 1997. Konvensi ini mengharuskan tiap negara anggota memberlakukan kriminalisasi pencucian uang yang berkaitan dengan peredaran gelap obat-obat bius.

dengan semakin maraknya perdagangan gelap narkoba. Dalam hal ini. drugs trafficking ini juga diikuti dengan peningkatan koordinasi dengan aparat dan instansi terkait. Ditjen Bea dan Upaya pemberantasan Cukai Departemen Keuangan terus meningkatkan pengamanan di berbagai pelabuhan besar di Indonesia untuk mencegah penyelundupan narkoba. Upaya lain yang coba ditempuh oleh pemerintah adalah upaya preventif dengan menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan sanksi hukumnya. Kesemuanya bermuara pada sejauhmana berbagai pihak bisa mendukung tujuan dimaksud. Komisaris Jenderal Polisi I Made Mangku Pastika. Meskipun demikian. analisis dan kepatuhan. Hak asasi manusia dalam UndangUndang 1945 dibatasi oleh pasal kunci yaitu pasal 28J. yaitu hak asasi seseorang digunakan dengan harus menghargai dan menghormati hak asasi orang lain demi berlangsungnya ketertiban umum dan keadilan sosial. Sekadar perbandingan. serta kerja sama domestik dan internasional. yayasan ini mencoba membantu beberapa negara berkembang yang memiliki masalah yang sama dengan Aceh. ` Disisi lain. Yakni. menghentikan peredaran narkoba tidak cukup hanya diatasi dengan penegakan hukum sebagai bagian dari reduksi suplai. sebuah yayasan di Thailand.tapi hingga saat ini Undang-undang tersebut belum diubah. sumber daya manusia dan teknologi informasi. Kedua. tidak bertentangan dengan hak untuk hidup yang dijamin oleh UUD 1945. Thailand bagian utara. penegakan hukum memang sangat diperlukan. hukuman sebenarnya hanyalah sebagai salah satu metode. Masih banyak pihak yang masih menganggap bahwa hukuman mati akan dapat membuat efek jera. pada kenyataannya MK mengeluarkan statement bahwa pidana mati. . Mae Fah Luang Foundation. salah satunya Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN). meningkatkan capacity building dari penegak hukum. Ketiga. tetapi pengurangan permintaan dan pengurangan dampak buruk juga diperlukan. meningkatkan pelaporan dari bank-bank kecil. perundang-undangan dan hubungan masyarakat. Kini. seperti kepolisian. Indonesia tidak menganut asas kemutlakan hak asasi manusia. Yang jelas meski telah dinyatakan lulus dari daftar hitam pencuci uang ada enam catatan yang harus diperhatikan. Jauh sebelum itu terbentuk. Pertama. Meski demikian. telah berhasil memberantas penanaman opium melalui pengentasan kemiskinan di jantung wilayah segitiga emas Chiang Rai. ada empat pilar yang harus diperkuat.

Kelima. Keempat. Setiap tahun 15 ribu tewas akibat narkoba.. Sinar Harapan www.kompas. Harian sinar harapan. sejarah narkoba Moninca. Yunus. Hubungan antara kejahatan peredaran gelap narkoba dan tindak pidana pencucian uang. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Can. Indonesia penyuplai ganja terbesar di Asia Tenggara Sri Hartati Samhadi. Edi. audit terhadap penyedia jasa keuangan.2002. 11 Februari 2005 Harian komentar. Sinar Harapan. Garnasih. copy right 2007 . memperkuat efektivitas profesional PPATK. 24 November 2007. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. TEMPO Interaktif. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk money laundering sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Kapanlagi. Yenti. Indonesia jadi pasar narkoba internasional.menyelesaikan perkara penanganan tindak pidana pencucian uang dalam waktu cepat. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Revisi UU Tindak Pidana Pencucian Uang: Mengambil Hikmah Di Balik Desakan Internasional.com/kompas-cetak/0309/17/opini/5677 Husein. http://www. 1 November 2007.com.htm. Defending Human Rights for Drugs Users. Sutan Remy. Memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan kebenaran dan perdamaian berdasarkan kasih. Sjahdeini. Kompas. 2005. Jesse. menyelesaikan draft RUU hukum timbal balik dan keenam. 2002.

pengadaan. pembelian. 2008 Harian suara merdeka. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Edisi :Eabu. perdagangan.com. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market.Kapanlagi. Acces date : 06 Feb. Gray market merujuk pada situasi. Latar Belakang Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatan-kegiatan berupa penjualan. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law._______. Sementara . Korut Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. www. Drug trafficking. 3 Maret 2004 MODUL VI JUDUL : Perdagangan Senjata Ilegal (Gun Trafficking) BAB II PENDAHULUAN A. penyaluran maupun donasi senjata.

Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Kasus gun traffickingi terus meningkat dengan modus operandi yang makin beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi gun traffickingi 27. C. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. Keaktifan di kelas . meliputi aspek: 35. small arms survey 2001. ornisasi dan Negara dalam kasus gun traffickingi 26. Mampu menganaisis kasus gun traffickingi dengan memberikan solusinya. D.black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di pemerintahan nasional. seperti chemical dan biological weapons misalnya. Disamping itu. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan gun traffickingi pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. regional maupun internasional. B. Menjelaskan keterlibatan individu. Padahal. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. luar control Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. E. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola gun traffickingi 25. Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian gun traffickingi sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. mahasiswa diharapkan dapat: 24. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini.

36. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. Senjata-senjata yang diperdagangkan biasanya merupakan senjata-senjata kecil. pengadaan. Dibandingkan dengan senjata pemusnah missal. Padahal. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasa senjata illegal: grey market and black market. pembelian. dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintah nasional. seperti chemical dan biological weapons misalnya. Perdagangan senjata illegal didefinisikan oleh komisi pelucutan senjata PBB sebagai trade which is contrary to the laws of states and/or internasional law. tika mendengar atau menyaksikan konflik–konflik bersenjata yang tak jarang melibatkan orang-orang sipil. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 40. senjata api organic jenis yang dikategorikan sebagai small arms and light weapons – SALW tidak terlalu banyak menarik perhatian. Sementara black market merujuk pada perdagangan yang terjadi sepenuhnya di luar control pemerintahan nasional. Kerjasam team 38. sementara 200 ribu lainnya berkaitan dengan kriminalisasi atau insiden lain. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Transfer senjata umumnya dimengerti sebagai serangkaian kegiatan negara dan aktor non negara terlibat untuk memperoleh dan menjual senjata yang meliputi kegiatankegiatan berupa penjualan. SALW diestimasi sebagai kematian 500 ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. darimana sebenarnya mereka memperolah senjata yang digunakan itu? Apakah memang senjata diperdagangkan secara bebas legal? . sering menjadi pertanyaan. keaktifan berdiskusi 39. SALW-lah sebetulnya weapons of mass destruction. 300 ribu diantaranya berkaitan dengan konflik bersenjata. perdagangan. penyaluran maupun donasi senjata. tata kerama/ sopan santun 37. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 41. Mampu menganalisis kasus gun traffickingi di Negara berkembang. small arms survey 2001. Gray market merujuk pada situasi.

ataupun pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hal ini. Grey Market merujuk pada situasi dimana perdagangan terjadi dengan sepengetahuan pemerintahan nasional. pastilah ada faktor penyebabnya masingmasing. dan dianggap bertanggung jawab atas 90% korban mati di kawasan konflik. • Kurangnya pendataan kepemilikan senjata. tapi juga dimiliki oleh kalangan luas yang dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan. begitu pula halnya dengan perdagangan senjata ilegal. antara lain : • Akses senjata api yang tidak hanya dimiliki oleh aktor negara. Definisi ini memunculkan kemungkinan dua jenis pasar senjata ilegal. mulai dari penembakan salah sasaran. Pedagangan senjata illegal. suplai persenjataan ke wilayah konflik. baik atau buruk. tak pelak menelan ribuan bahkan jutaan nyawa setiap saatnya. • Tidak adanya transparansi publik mengenai jumlah amunisi ataupun kondisi persenjataan negara. Segala perbuatan. senjata api jenis ringan saja. walaupun mungkin melanggar aturan internasional. sementara Black Market merujuk pada perdagangan yang sepenuhnya terjadi diluar kontrol pemerintahan nasional. namun menjadi masalah ketika kemudian senjata ini disalahpergunakan. sehingga subyek kepemilikan semakin meluas. Wajar memang.Konflik-konflik bersenjata yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. . dituding sebagai penyebab tewasnya seribu penduduk dunia setiap harinya. sebab pada hakikatnya senjata memang diciptakan untuk kepentingan keamanan nasional. sehingga bahkan tidak lagi menjadi jelas yang mana senjata legal dan mana yang ilegal. Senjata api memang mengerikan. hingga perdagangan illegal. yakni “Grey Market dan Black Market”. Tindakan ini terjadi karena memiliki faktor-faktor tertentu. • Kurangnya kontrol Pemerintah Nasional.Orang yang menemukan senjata untuk pertama kalinya pasti tak pernah menduga bahwa temuannya akan menimbulkan dampak sejauh ini. didefinisikan oleh Komisi Pelucutan Senjata PBB sebagai perdagangan yang melanggar hukum nasional ataupun hukum internasional.

Sebagai badan keamanan yang dipercaya oleh negara. semakin terbuka luas pula kesempatan untuk melakukan penggelapan atau bisnis yang menyimpang dari legalitas hukum. AS menguasai hampir 42% . Amerika Serikat. tak pelak merupakan mainan mahal yang dalam pengelolaannya melibatkan uang dalam jumlah besar. Mancanegara Negara-negara maju yang selalu menuding negara-negara berkembang sebagai negara pelanggar hukum internasional (khususnya hukum mengenai gun trafficking ini). a. Inggris. Prancis.• Khusus di Indonesia. sudah barang tentu sangat membutuhkan pasokan modal sekelas senjata). yang secara otomatis juga tentu merupakan negara yang memicu semakin meluasnnya perdagangan gelap senjata. lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB merupakan pedagang terbesar senjata dunia. Rusia dan Amerika. • Embargo (militer) suatu negara terhadap negara lain. Laporan Kongres AS menyebutkan. serta diberi tanggung jawab yang lebih besar terhadap peredaran senjata dalam negeri. Sebut saja dua negara super power. Ketika suatu negara diembargo. kurangnya kontrol TNI. maka dapat dipastikan negara tersebut akan mencari pelarian lain untuk memenuhi kebutuhan militernya. • Motif ekonomi. • Motif Pertahanan dan Keamanan (khususnya bagi kelompok separatis yang dalam upaya mempertahankan dan memperjuangkan idealismenya. merupakan negara-negara eksportir senjata yang menguasai 88% penjualan sanjata. juga termasuk individu yang memiliki senjata dengan alasan keamanan. Bahkan. entah dia berusaha mendapatkannya di negara lain ataupun terlibat dalam pasar gelap perdagangan senjata. TNI seharusnya memiliki kontrol dan akses lebih terhadap bidang ini. Kondisi ini jelas memancing banyak orang bermodal untuk terlibat menggeluti bisnis ini. ternyata justru merupakan pelaku utama dalam bisnis ini. jika diteliti dengan cermat berdasarkan data yang ada. Senjata. Rusia dan Cina. Keduanya merupakan eksportir terbesar senjata-senjata di dunia saat ini. Semakin banyak orang terlibat.

senjata-senjata 'impor gelap' itu akhirnya jatuh ke tangan kelompok milisi Janjaweed yang ada di daerah konflik di Darfur. ditambah dengan kualitas produk yang memang tak diragukan lagi.amnesty. Selain itu.pasar persenjataan dunia. Melalui serangkaian jalur. Pada bulan Mei 2007 kemarin. Nasional Indonesia. b.Subadi. dimana dalam persidangannya ia mengaku bersalah dalam usaha pembelian senjata ilegal dari negara itu. suku cadang beserta perlengkapan untuk penerbangan senilai 57 juta dollar AS. yang notabene bukanlah negara produsen senjata.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. Kasus gun trafficking memang sudah semakin merambah dunia internasional. /43075. Sudan telah mengimpor persenjataan lengkap dengan amunisi senilai 24 juta dollar AS. 2 http://www. khususnya AS. berarti telah terjadi pelanggaran atas ketentuan Dewan Keamanan PBB mengenai embargo persenjataan terhadap negara ini. Tempat kedua diduduki Rusia. tak heran jika kemudian banyak terjadi kasus penyelunduan senjata dari negara-negara tersebut. terkait masalah pembelian sejata ilegal. Jika hal itu benar. dan berbagai suku cadang helikopter dan pesawat jet senilai dua juta dollar AS. Dengan besarnya produksi. TNI sendiri sebagai aparat negara justru terbukti turut mencari-cari kesempatan mengelola bisnis perdagangan senjata ilegal. menyusul ditemukannya senjata dan amunisi dalam jumlah besar di rumah Brigjen (purnawirawan) Koesmayadi.AS.html .6% pasar dunia. Laporan dari Amnesty itu menyebutkan. Dua tahun lalu. muncul laporan dari Amnesty yang menyebutkan China dan Rusia selama ini memasok persenjataan ke Sudan. yang nilainya mencapai 16. dua warga negara Indonesia ditangkap di pulau Hawai. Tak hanya itu. di New York.9 milyar dollar pada tahun 2006. sejumlah senjata yang sering dihubung-hubungkan dengan Hj. Tahun 2006 lalu. Semua data persenjataan yang dibeli dari China itu diketahui dari data perdagangan Sudan tahun 20052. Masalah-masalah ini juga tentunya tak lepas dari campur tangan aktor internasional yang mendominasi kekuatan persejataan.yang menguasai 21. merebak kasus yang sempat menggemparkan Indonesia 2006 lalu. pada tahun yang sama. ternyata juga tak luput dari kasus itu. Subandi tertangkap di Maryland. empat orang WNI dengan pimpinan Hj.

8. Wasno.Berikut kami tampilkan data hinga 2006 mengenai TNI yang terlibat “gun trafficking”: No 1. Mauser caliber 30. SP Kaliber V 30. mantan Kabakin ) Jl. Senjata serbu laras panjang AK-47 dan Pistol Walter Colt 7.65. Menteng Halaman Hotel Mercure. Yusron. Haryogi Maulani ( anak ZA Maulani. Rasamala . 1 pistol FN Kaliber 22 Yang Terlibat Waktu / Tempat Anggota TNI yg 1 menyuplai Februari onderdil senjata 2005 kepada tersangka Handoko (mantan anggota Perbakin). 3. Senjata Laras PanjangJenis Musan. Ditemukan 70 peluru tajam.6. . magasen berisi tujuh butir peluru. Anwar (sipil) 2. senjata rakitan mirip M-16. Peluru tersebut diberikan kepada Ari Sigit dari Eyangnya yaitu Jendral Pun Suharto Kepemilikan senjata api illegal oleh Haryogi Maulani anak dari ZA Maulani Jumlahnya : 6 buah 50 peluru Arie Sigit tajam caliber 9 mm dan 20 jenis magnum. 16 Februari 2000 . Jenis Senjata & Jumlah Senapan Laras Panjang jenis Mauser.di rumah Ari Sigit. Kasus Jual Beli senjata api illegal yang dilakukan oleh Handoko (mantan anggota perbakin) bersama 3 warga di daerah Banyuurip dan Kertosari Tumanggung.

Freeport. Antonius Wamang SS1 dan M16 Antonius tersangka penembakan Wamang karyawan PT Freeport 31 Agustus 2002 memiliki senjata SS1 dan M16 yang dibeli dari anggota TNI bernama Sersan Jefry di Jl.4. anggota TNI AD Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan. 8. Desa Pakulona n. Jaksa Jakarta pada Juni 2001 Sumito (alm). Tangeran g Tgl 19 Agustus 2004 PT.. Anggota Paskhas HB (22) anggota Komando Pemeliharaan Material. Seorang anggota Senjata Api Paskhas rakitan FN 45 memperjualbelikan senjata secara Ilegal dan 3 anggota Komando Pemeliharaan Material serta 3 anggota TNI AU 2 orang Oknum TNI terlibat jual beli senjata illegal yg berakibat pertikaian 6. NC (29) Sersan Dua Infantri Daeng Saifudin (35) dan Prajurit Satu Infantri TAW. Maret 2002 7. Serpong. anggota 308 peluru Sumito (alm) TNI menyimpan 308 dan 1 granat Kampung Baru Selatan. 31 Agustus 2002 Desa Jatibaran . dan 3 orang yg bertugas di lanud Husein Sastranegara yaitu Yt (46). Dua Prajurit TNI AD terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan senjata apidan ribuan amunisi ke pada GAM Senjata mesin sedang AA 52 dan ribuan amunisi Sersan satu Jakarta Supartonoi dan Prajurit Dua Acoaardi Andi Munasir dari Brigade Infantri I Pengamanan Ibukota/Jaya Sakti 5. SM (31). Timika.

11.butir peluru dan sebuah granat. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. 50 pucuk laras panjang jenis AK 47 dan Uzzi serta 57 pucuk pistol Jendral Koesmayadi (alm) g. Penyelundupan senjata yang sebagian besar senjata laras pendek yang melibatkan 1 orang perwira tinggi TNI Perdagangan senjata 4 laras senjata milik TNI kepada M16.985 butir peluru. Mauser.985 butir peluru. 42 senjata laras pendek. Panganda ran V nomer 15 Puri Marina Ancol. 9. TNI yang maupun yg masih aktif AK-47 melakukan disersi terlibat mafia dan yang masih 25 Agustus 2002 2002 . perlengkapan M16 Perwira TNI 2003 12. Kepala Urusan Senjata di bagian perlengkapan Kodam III Siliwangi. Brigadir Jendral Koesmayadi (alm) menyimpan 96 bedil laras panjang beralur. 42 senjata laras pendek. Kapten Maryoto dari Staf di Pusat Latihan TNI dan Letnan Satu Faisal. 28. GAM Peluncur Granat. SS-1. Jumlah senjata yg sudah ditemukan adalah 180 pucuk senjata. AK serta 28. 24 Maret 2006 Jl. 96 bedil laras panjang beralur. Jakarta Utara 10. 7 pucuk laras panjang tidak beralur. Brebes. MP-5. 9 granat Tangan dan 9 teropong. Yang kesemuanya berjumlah 180 senjata. Jenisnya SS1. Militer yg disersi M16. M16. 9 granat Tangan dan 9 teropong.

13. F. Keperluan akan alat pendukung gerakangerakan tersebut terpenuhi. tak urung sering dikaitkan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan separatisme yang memicu timbulnya banyak korban di berbagai belahan dunia. Seorang anggota TNI berpangkat Sersan menjual senjata kepada seseorang bekas Kombatan di Ternate Seseorang bekas tentara menjual pistol FN-45 kepada seorang karyawan swasta.html . perdagangan senjata di daerah Maluku. Yang lebih merugikan. serta konsumen dalam jumlah yang terbilang besar. Penjualan senjata ilegal dapat mendorong tindak pidana pencucian uang yang ujung-ujungnya dapat membuat pemerintahan suatu negara kewalahan untuk melacak pelaku-pelaku money laundry. adalah tindakan pencucian uang (money laundry). dengan mudahnya senjata diperoleh. semakin merajalela pula tindakan terorisme dan separatisme. Cara Penangggulangan 3 http://bagyoesx. utamanya bagi negara. 14. aktif SS-1 dan TNI berpangkat Mei 2000 peluru kaliber Sersan 5. dimana transaksi dapat dilangsungkan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit. 2006. Perdagangan senjata yang melintasi batas negara dan melibatkan oknum-oknum tertentu.blogspot. terutama dalam konflik bersenjata. ditambah lagi dengan ketidak jelasan status senjata tersebut. Begitu pula dalam hal lain. maka dari itu tindak kejahatan tersebut seakan susah dibendung. tentara (N.N) Septembe r 2004 Sumber: 3 E.56 FN-45 Seseorang bekas Jakarta.com/2007/08/skandal-perdagangan-senjata(Litbang Kontras. Negara-negara konflik merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang senjata ilegal. jelas merupakan masalah besar yang patut mendapat perhatian penuh. Gun Trafficking dalam Studi Hubungan Internasional Perdagangan senjata ilegal. Karena suplai yang teraturlah mengapa konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini tak dapat diberhentikan begitu saja.

Hingga saat ini perjanjian mengenai perdagangan senjata belum memiliki hukum sendiri yang khusus mengatur tentang perdagangan gelap senjata ini. peluang yang ada tidak bisa dibiarkan terbuka begitu saja. Jika memungkinkan.  Diberlakukan transparansi data mengenai kondisi persenjataan suatu negara. Adapun usaha-usaha yang kami tawarkan antara lain:  Ketegasan hukum. terutama di negara-negara tertentu. atau paling tidak peluang tersebut harus diminimalisir. seperti penerapkan sanksi nyata pada pelaku kejahatan tanpa memandang siapa yang melakukan.  Melihat bahwa banyak kasus-kasus dalam negeri yang justru dilakukan oleh aparat negara itu sendiri.Kejahatan transnasional gun trafficking ini pada dasarnya terjadi karena adanya peluang untuk melakukannya. sehingga keterkaitan pihak swasta tak dapat dihindari. akan lebih baik jika kepemilikan senjata ini dibatasi pada oknum berkepentingan seperti aparat keamanan. Perdagangan senjata. .  Kepemilikan senjata sebaiknya dibatasi. hal ini dapat ditaktisi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap sektor ini. maka sudah barang tentu peningkatan mutu keamanan menjadi hal yang tak dapat ditawar-tawar lagi. dalam hal ini banyak dilakukan oleh TNI. dan lebih lanjut harus ada usaha penanggulangannya. Tapi. pemerintah harus bisa memjamin keamanan masyarakatnya serta orang-orang dalam wilayah teritori negara itu.  Izin memperdagangkan senjata untuk swasta diperketat. maka harus ada badan independen yang berwenang untuk mengontrol TNI dalam masalah perdagangan senjata ini. bahkan jika perlu termasuk aktivitas perdagangan senjatanya. memang tak memungkinkan untuk ditangani secara penuh oleh pihak negara. dilanjutkan dengan kontrol yang semakin diperketat.  Mempertimbangkan bahwa ada segelintir orang sipil yang memiliki senjata demi alasan keamanan. Oleh karena itu.

diakses tanggal 23-02-08.id/cmm-ind_more. tanggal21-0208.10 diakses tanggal 23-02- http://www. diakses tanggal 23-02-08. diakses http://bagyoesx.blogspot.pukul 10. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA http://www.diakses tanggal 23-02-08. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.php/t-530741. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk gun trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional.php/t-573991.us/archive/index.html. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.pukul 15.37 http://www.pdf/4662.html.or.kaskus.html.43 http://wwwlfip.cmm.org/english/pdf/bali/seminar/Masalah-Keamanan-Internasional/bantartobandoro.html.pukul 09.com/2007/08/skandal-perdagangan.senjata/43074.amnesty.37 .html.pukul 08.org/2007/08/skandal-perdagangan-senjata. Komitmen dan keseriusan intelijen dan kepolisian dalam hal penanganan kasus perdagangan gelap ini harus diperjelas.pukul 11.45 /43075. 08.

Berbagai definisi dikemukakan oleh para ahli. Sedangkan.864 orang yang melapor menderita kerugian financial akibat penipuan. Indonesia ternyata menempati posisi keenam terbesar dunia atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet.MODUL JUDUL : CYBER CRIME BAB I PENDAHULUAN A. meski tidak secara rinci disebutkan kejahatan macam apa saja yang terjadi maupun warga negara Indonesia yang terlibat dalam kejahatan ini. C. laporan tersebut menyatakan bahwa 17. Amerika merupakan negara teratas dalam Cybercrime.8 juta dollar AS dilaporkan raib pada pertengahan 2001.Latar Belakang Cybercrime merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan terknologi informasi. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan cyber crime pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. mahasiswa diharapkan dapat: 28. namun belum terdapat keseragaman terhadap defenisi tersebut. Dimana. Secara total.775 pengaduan. rata-rata kehilangan 3. dan masing-masing merugi sekitar 435 dollar AS. 42. Menurut survei AC Nielsen 2001.8 persen dari 16. Dari seluruh laporan yang diterima oleh sebuah badan berwenang mengurus kejahatan internet Amerika. jumlah kerugian tiap korbannya rata-rata sekitar 395 dollar AS.575 dollar AS. Dari 2. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Namun. cybercrime tindak pidana yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dibagi menjadi dua. D.6 persen dari 9. jumlah kerugian terbesar dialami akibat penipuan adalah 5. yaitu blue collar dan white collar. pencurian identitas juga menimbulkan kerugian yang cukup besar. menurut laporan tersebut hanya 0.000 dollar AS per orangnya. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola cyber crime .349 orang yang melapor. Secara teknis tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi offinecrime.

Menjelaskan keterlibatan individu. Nyaris semua lini kehidupan bergerak ke arah perbaikan. ornisasi dan Negara dalam kasus cyber crime Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi cyber crime Mampu menganaisis kasus cyber crime dengan memberikan solusinya. keaktifan berdiskusi 46. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 47. Revolusi ini pada gilirannya menghadirkan berbagai inovasi tak terkecuali di bidang teknologi komunikasi. tata kerama/ sopan santun 44. 3. ada beberapa pihak yang berpendapat bahwa faktor penyebab Cyber Crime adalah sebagai berikut : . Selain kronologi di atas. khususnya di Indonesa BAB III PEMBAHASAN Perkembangan zaman membawa konsekuensi yang mengharuskan perubahan dan peningkatan di segala bidang. kesempatan yang terbuka begitu luas untuk memanfaatkan dunia maya tersebut dilengkapi oleh motivasi tertentu yang pada dasarnya berasal dari sifat dasar manusia yang cenderung suka kemudahan dan dominasi. Akibatnya. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 48. Seperti misalnya internet yang didukung oleh sistem komputerisasi kelas wahid berbasis jaringan yang memberikan akses bebas kepada siapapun. E. kini teknologi informasi bukan lagi suatu kemewahan tapi beralih pada konteks kebutuhan. Mampu menganalisis kasus cyber crime di Negara berkembang. Kerjasam team 45. Selain itu. Boleh dikata. Keaktifan di kelas 43. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini.29. Fenomena ini membuka peluang bagi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab untuk melakukan apa yang kemudian dikenal dengan Cyber Crime. meliputi aspek: 42. semua termotivasi untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni dibidang ini sehingga tidak dapat dipungkiri ada pihak dengan kapabilitas yang lebih dari yang lainnya.

2. Jenis. Segi teknis Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi (teknologi informasi) berdampak negative bagi perkembangan masyarakat. b. Pengertian Sempit Cyber Crime adalah perbuatan yang bertentangan dengan hokum yang langsung berkaitan dengan sarana elektronik dengan sasaran pada proses data dan sistem keamanan komputer. Kemudian tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat dari yang lain. 1. menawarkan atau mendistribusikan informasi melalui sistem atau jaringan komputer 2. Recreational Hackers Kegiatan ini dilakukan oleh netter tingkat pemula untuk iseng-iseng mencoba kekurangandalan dari system sekuritas atau keamanan data dari suatu perusahaan.Jenis Cyber Crime Berdasarkan catatan dari National Criminal Intelligence (NCIS) di Inggris terdapat 13 macam bentuk-bentuk Cyber Crime : a. Keterhubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Segi Sosio Ekonomi Cyber Crime merupakan produk ekonomi karena banyak negara yang membutuhkan keamanan jaringan yang tentunya digulirkan bersama internet. Berhaslnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah Negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. Pengertian Luas Cyber Crime adalah perbuatan yang melawan hukum dengan menggunakan sarana atau berkaitan dengan sistem atau jaringan komputer termasuk kejahatan memiliki secara illegal. Pengertian Cyber Crime Pada KonggresPBBke-10 tahun 2000.a. . Tujuan iseng-iseng ini oleh pelaku dimaksudkan sekedar hiburan akan tetapi mempunyai dampak pada kejahatan mayantara secara langsung maupun tidak langsung merugikan pihak lain. defenisi Cyber Crime dibagi 2 yaitu : 1.

d. Misalnya kampanye anti Indonesia pada masalah Timor-timur yang dipelopori oleh Ramos Horta dan kawan-kawan. Crackers atau criminal minded hackers Biasanya pelakunya termotivasi oleh keuntungan finansial. Pelaku akhirnya dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun serta harus mengembalikan sejumlah uang yang dijarah. Akibatnya. f.b. Political Hackers Aktivis politik atau hactivist melakukan kerusakan terhadap ratusan situs web untuk mengkampanyekan program-program tertentu bahkan tidak jarang digunakan untuk menempelkan pesan untuk mendiskreditkan lawan politiknya. Denial of service take Bentuk Cyber Crime ini bertujuan untuk memacetkan sistem dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Viruses Program pengganggu (malicious) perangkat lunak dengan melakukan penyebaran virus yang dapat menular aplikasi internet ketika akan diakses pemakai. Tipe kejahatan ini umumnya terjadi dengan bantuan orang dalam seperti karyawan yang sakit hati atau dating dari competitor dalam kegiatan bisnis sejenis. dengan cara membanjiri atau mengirim situs web dengan data sampah yang tidak penting. e. Awalnya . c. pemilik situs akan menderita kerugian karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut diperlukan waktu dan energi yang banyak. sabotase dan penghancuran data korban.sehingga situs Deplu Indonesia sempat mendapat serangan yang diduga keras dari kelompok anti integrasi sebelum dan setelah jajak pendapat tentang referendum Timor Timur 1999 lalu. Insiders (internal)hackers Sama halnya dengan bentuk kedua yang disebabkan oleh orang ‘’dalam’’ yang kecewa atau bermasalah dengan pimpinan korporasi dengan merusak data atau akses data dalam transaksi bisnis.S di Inggris mengalami kebobolan senilai USD 400 ribu oleh Crackers dari Rusia. Misalnya pada 1998 Departemen Perdagangan dan Perindustrian Inggris pernah mengumumkan bahwa perusahaan di Inggris menderita kerugian senilai 1. Sebagai contoh pada tahun 1994 Citibank A.5 milliar pounsterling.

k. 15 tahun 2002 tentang pencucian uang. sulit untuk diungkap pelakunya sebab pelaku bisa memindahkan tempat permainan judi dengan sangat cepat. j. diterbitkan peraturan internasional. Tindak kejahatan ini tidak seberapa merugikan bagi . Sebagai contoh lelang fiktif yang menjarah uang peserta lelang tanpa mengirim identitas pengirim. Gambling Salah satu dari jenis kejahatan dalam dunia maya antara lain perjudian dunia maya yang saat ini semakin mengglobal. Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan berbagai pihak. Piracy Pembajakan perangkat lunak computer merupakan ternd akhir-akhir ini karena dianggap lebih mudah dan murah serta keuntungan yang didapat berlipat ganda.virus tersebut menular melalui floppy disk namun seiring berkembangnya internet menjalar melalui file dan downloaded bahkan melalui kiriman email. Fraud Sejenis manipulasi informasi keuangan dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. h. Seperti halnya ‘’dunia kedokteran’’ pada ‘’dunia komputer’’ setiap virus yang disebar telah disiapkan anti virusnya. i. Hasil dari kegiatan gambling ini biasanya pelaku akan memutar uang hasil perjudiannya ke Negara tax haven yang merupakan surga bagi para pelaku money laundering. Untuk tindak kejahatan ini. g. Cyber stalking Segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder. Untuk mengantisipasi masalah tersebut. Akibatnya produsen mengalami kerugian yang tidak tanggung-tanggung karena piranti induk yang dproduksinya di download dan di copy begitu saja ke dalam CD-ROM bahkan disebarkan secara illegal. Pornography atau paedophilia Salah satu efek internet ini terwujud melalui news group dan chatroom dimana peluang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk pornografi bahkan mengeksploitasi anank-anak dibawah umur secara seksual. UU no.

Hate sites Dalam situs ini.6 2.3 0.5 0. Internet merupakan sarana yang paling manjur untuk melakukan kejahatan terorganisir.9 0. Data Statistik Cyber Crime Persentasi Pelaku Cyber Crime berdasarkan Negara Negara Amerika Serikat Nigeria Kanada Rumania Inggris Afrika Selatan Australia Indonesia Togo Rusia % 87. m.3 0.pandangan (isme). 3. para hackers sering menggunakannya untuk saling melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan.korbannya.4 % . promosi kebijakan hingga ideology. anggota sindikat obat bius dan bahkan komunikasi antar ‘’hooligon’’ dalam dunia sepakbola Inggris. vulgar dengan niat menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya. Penyerangan ini terkadang berkembang dari ‘’perang’’ individu menjadi ‘’perang’’ kelompok yang dalam perlawanannya mengangkat isu-isu rasial.4 0.2 Media Pelaku Cyber Crime Email 68.9 0. Korban akan sangat dirugikan dalam segi tenaga dan membuang-buang waktu.7 2.5 0. Criminal communication Internet juga dijadikan sebagai alat yang andal dan modern untuk melakukan kegiatan komunikasi antar gangster. l. E-mail ‘’sampah’’ yang terkirim dengan terpaksa ini akan merepotkan korban untuk membersihkan layar komputernya.

4 % 9. Sementara itu. lebih dari 3 juta aksi kejahatan inline telah tercatat di negeri Ratu Elizabeth ini pada tahun 2007. Bahkan kemunculan kejahatan virtual ini tercatat setiap 10 detik. Dalam dokumen A/CONF. Dimana sebagian pelakunya merupakan penguntit online (Cyberstalked) yang mencari korban di dunia maya.500 kasus. denga tingkat enyerangan lebih dari 60%. Selain itu.  Amerika Serikat Dalam perkembangannya ternyata enggunaan internet memebawa sisi negatif. Cyber Crime dalam arti sempit disebut Computer Crime .Web Page Phone Physical Mail Printed Materials In Person Chat Room Fax  Inggris 13. Sementara untuk kejahatan lain yang tercatata oleh Garlik adalah kejahatan finansial 207.6 % 4. perusahaan analis sekuriti Garlik menambahakan bahwa pihak yang sering dijadikan sasaran penyerangan Cyber Crime bukanklah para organisasi atau perusahaan m elainkan lebih mengarah keada individu.8 % 0.000 kasus. bisa hanya sebatas pelecehan seksual secara online hingga tindakan yang dapat merugikan secara finanasial.2 % 1. Sedangkan bentuk kejahatan yang paling sering dilakukan penjahata dunia maya adalah terkait dengan penyalahgunaan email dan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan via situs atau chatroom. Tindakan kriminal yang dilakukan bisa bermacam-macam.000 kasusus yang terectata tahun lalu. serta penyusupan komputer alias hacking 144. setiap dikutip detikINET dari AFP. dalam membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti sosial dan perilaku kejahatan sebagai aplikasi dari perkembangan internet. 187/1013.8 % Aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime marak terjadi di Inggris.000 kasus. Dari laoran yang dikeluarkan Unit Cyber Crime Inggris.. pencurian identitas 92. kejahatan seksual juga menjadi aksi yang paling sering dilakukan dengan 850.9 % 1% 0.

Selain itu. Hal ini telah menimbulkan kecemasan lebih dari 2/3 warga AS.  Selandia Baru Data pada tanggal 14 desember men New Zealand Press Association. Amerika Serikat. Para aparat penyelidik di Selandia Baru. jumlah seseorang yang ditahan karena melakukan penipuan serta kejahatan lain melalui internet.161 tahanan. sebanyak 273 perusahaan disana telah mengalami financial losses yang cukup signifikan untuk tambahan modal bagi perkembangan perusahaan tersebut. dimana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus Cyber Crime di Amerika Serikat. (PEP) menyebutkan informasi mengenai kedok kejahatan cybercrime di Selandia Baru. Sehingga pada tahun 2006 jumlah tahanan cybercrime di negeri sakura tersebut mencapai 3. Sejak 1999 lNPA telah melakukan perhitungan statistik tentang cybercrime dinegaranya.081 orang tahanan. hasil penelititian US of Computer Security Institute (USCSI) menunjukkan bahwa sekitar 90% perusahaan berskala besar mengaku telah mendeteksi adanya pelanggaran keamanan terhadap sistem komputerisasi yang mereka gunakan dalam kegiatan industry. Nilai kerugian mencapai 265 juta USD dan sebagian besar dari transaksi illegal  Jepang Menurut data National Police Agency (NPA) Jepang pada Februari 2006. Angka ini berhasil memecahkan rekor lama pada tahun sebelumnya.dan dalam arti luas disebut Computer Related Crime (CRC). yaitu sebanyak 2. dan Belanda yakin bahwa remaja berusia 18 tahun yang tidak disebutkan namanya itu telah menciptakan software untuk . Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum. Polisi Selandia Baru menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pemimpin jaringan cyber crime (kejahatan melalui internet) yang telah menginfiltrasi komputer di seluruh dunia dan melumpuhkan sistem komputer di salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat. melonjak hampir 52 persen pada 2005. namun FBI dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan Cyber Crime telah meningkat 4 kali lipat.

NASA dan Pentagon bahkan tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Dampak dan Upaya Penanggulangan Cyber Crime . hackers. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi yang tercermin melalui meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. Semua kasus-kasus tersebut ditunjang oleh fakta bahwa 22% emaja Australia menggunakan internat untuk lari dari masalah atau ketika perasaannya lagi kacau. 4. pornografi. Ironisnya banyak diantara kejadian tersebut mengalami peleehan hingga tiga ratus buah dihalaman myspacenya. cracker dan sebagainya. bias informasi. perang informasi sampah.menyerang jutaan komputer yang mengakibatkan kerugian sekitar 25 juta dollar Selandia Baru. ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China. Contoh Kasus Cyber Crime   Yahoo VS Perancis Google VS China Masalah kejahatan maya dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan ini termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. 42% remaja wanita di Australia pernah mengalami pelecehan melalui internet. atau sekitar 19 juta dollar AS. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. Contoh lain. terorisme digital. Situs Microsoft.  Australia Berdasarkan hasil survey ari queensland university of technology tahun 2006. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene 5. bangsa dan negara.

Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September di Quebec. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Starke menyatakan bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. pencurian data. yaitu sistem ekonomi kapitalis membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. pemalsuan kartu kredit. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu. Ditinjau pada aspek hukum internasional J. G.yang bahwa menjadi perkambungan global (global Village) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. ponografi. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. Ini menandakan perlunya suatu regulasi yang sistematis yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Kehendak politik yang kuat kemudian menjadi kunci dalam menindaklanjuti kesepakatan yang dihadiri 30 negara ini 1. . Dan cyber crime adalah pilihan yang sangat menjanjikan. terorisme dan ekstrimisme di internet.Pendekatan hukum untuk keamanan dunia cyber . kelompok masayarakat. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropa menyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebut penting bagi masyarakat internasional. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi.

mengingat pelanggaran hukum bersifat transnasional tetapi akibatnya justru memiliki implikasi hukum di Indonesia. yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah. objective territoriality. Ketiga. pertama adalah pendekatan teknologi. yakni jurisdiksi untuk menetapkan undang-undang (the jurisdiction to prescribe). atau diakses secara ilegal dan tanpa hak. Asas Universality selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. Asas ini disebut juga sebagai “universalinterest jurisdiction”. yaitu : pertama. dikenal tiga jenis jurisdiksi. pembajakan udara dan lain-lain. jurisdiksi untuk penegakan hukum (the jurisdiction toenforce). kedua pendekatan sosial budaya-etika. dan keenam. genosida.Dalam ruang cyber pelaku pelanggaran seringkali menjadi sulit dijerat karena hukumdan pengadilan Indonesia tidak memiliki yurisdiksi terhadap pelaku dan perbuatan hukum yang terjadi. Untuk mengatasi gangguan keamanan pendekatan teknologi sifatnya mutlak dilakukan. passive nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban. Keempat. Kedua. Dalam hukum internasional. dintersepsi. Kelima. sebab tanpa suatu pengamanan jaringan akan sangat mudah disusupi. subjective territoriality. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity).Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan. yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan. dan jurisdiksi untuk menuntut (the jurisdiction to adjudicate). dan ketiga pendekatan hukum. asas Universality. Meskipun di masa . nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku.Terdapat tiga pendekatan untuk mempertahankan keamanan di cyberspace. protective principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya. yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain. misalnya penyiksaan. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan.

ruang cyber telah mengubah hubungan antara legally significant (online) phenomena and physical location.antara lain menyangkut masalah Kompetensi forum yang berperan dalam menentukan kewenangan forum (pengadilan dan arbitrase) penyelesaian kasus-kasus perdata internasional (HPI).mendatang asas jurisdiksi universal ini mungkin dikembangkanuntuk internet piracy. Kekecualian terhadap asas ini dapat dilakukan jika ada jaminan pelaksanaan putusan asing. kebiasaan dan norma yang mengatur ruang cyber ini yang tumbuh dalam praktek dan diakui secara umum disebut sebagai Lex Informatica. Asas kompetensi ini harus dijadikan dasar pilihan forum oleh para pihak dalam transaksi e-commerce. misalnya melalui konvensi internasional. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber maka dapatdikemukakan beberapa teori sebagai berikut : Pertama The Theory of the Uploader and the Downloadr Berdasarkan teori ini. seperti computer. Kedua. suatu negara dapat melarang dalamwilayahnya.namun perlu dipertimbangkan bahwa penggunaan asas ini hanya diberlakukan untuk kejahatan sangat serius berdasarkan perkembangan dalam hukum internasional. beberapa ahli berpandangan bahwa sebaiknya kegiatan-kegiatan dalam cyberspace diatur oleh hukum tersendiri. principle of effectiveness yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan ditentukan oleh di mana harta-benda tergugat berada. `Oleh karena itu. yang menyatakan bahwa kewenangan pengadilan untuk mengadili ditentukan oleh tempat tinggal tergugat. Secara radikal. untuk ruang cyber dibutuhkan suatu hukum baru yang menggunakan pendekatan yang berbeda dengan hukum yang dibuat berdasarkan batasbatas wilayah. dengan mengambil contoh tentang tumbuhnya the law of merchant (lex mercatoria) pada abad pertengahan.. the principle of basis of presence. Ruang cyber dapat diibaratkan sebagai suatu tempat yang hanya dibatasi oleh screens and passwords. hacking and viruses. Berdasarkan karakteristik khusus yang terdapat dalam ruang cyber dimana pengaturan dan penegakan hukumnya tidak dapat menggunakan cara-cara tradisional. carding. Asas. Terdapat dua prinsip kompetensi dalam HPI : pertama. Prinsip kedua ini penting untuk diperhatikan berkenaan dengan pelaksanaan putusan pengadilan asing (foreign judgementenforcement). cracking.Sengketa-sengeketa di ruang cyber juga terkait dengan Hukum Perdata Internasional. kegiatan uploading .

Minnesota adalah salah satu negara bagian pertama yang menggunakan jurisdiksi ini. dan melarang setiap orang dalam wilayahnya untuk downloading kegiatan perjudian tersebut. Menurut teori ini sebuah webpages yang berlokasi di server pada Stanford University tunduk pada hukum California. Instrumen Hukum Internasional publik yang mengatur masalah Kejatan cyber yang saat ini paling mendapat perhatian adalah Konvensi tentang Kejahatan cyber (Convention on Cyber Crime) 2001 yang digagas oleh Uni Eropa. Konvensi ini meskipun pada awalnya dibuat oleh organisasi Regional Eropa. yaitu di mana mereka dicatat sebagai data elektronik. Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (Council of Europe) pada tanggal 23 November 2001 di kota Budapest. tetapi dalam perkembangannya dimungkinkan untuk diratifikasi dan diakses oleh negara manapun di dunia yang memiliki komitmen dalam upaya mengatasi kejahatan Cyber. suatu negara dapat melarang setiaporang untuk uploading kegiatan perjudian atau kegiatan perusakan lainnya dalam wilayah negara. melainkan pada sifat internasional.dan downloading yang diperkirakan dapatbertentangan dengan kepentingannya. Misalnya. yakni sovereignless quality. Instrumen Internasional di Bidang Kejahatan Cyber Instrumen Hukum Internasional di bidang kejahatan cyber (Cyber Crime) merupakan sebuah fenomena baru dalam tatanan Hukum Internasional modern mengingat kejahatan cyber sebelumnya tidak mendapat perhatian negara-negara sebagai subjek Hukum Internasional. Namun teori ini akan sulit digunakan apabila uploader berada dalam jurisdiksi asing. Hongaria telah membuat dan menyepakati . Munculnya bentuk kejahatan baru yang tidak saja bersifat lintas batas (transnasional) tetapi juga berwujud dalam tindakan-tindakan virtual telah menyadarkan masyarakat internasional tentang perlunya perangkat Hukum Internasional baru yang dapat digunakan sebagai kaidah hukum internasional dalam mengatasi kasuskasus Cybercrime. Yang menjadi analogi adalah tidak terletak pada kesamaan fisik. Kedua adalah teori The Law of the Server. Ketiga The Theory of International Spaces. Pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi. Ruang cyber dianggap sebagai the fourth space.

Konvensi ini dibentuk dengan pertimbangan-pertimbangan antara lain sebagai berikut : Pertama. jaringan dan data komputer untuk melakukan perbuatan kriminal. bahwa masyarakat internasional menyadari perlunya kerjasama antar Negara dan Industri dalam memerangi kejahatan cyber dan adanya kebutuhan untuk melindungi kepentingan yang sah dalam penggunaan dan pengembangan teknologi informasi. bahkan mengandung kebijakan kriminal (criminal policy) yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari cyber crime. saat ini sudah semakin nyata adanya kebutuhan untuk memastikan suatu kesesuaian antara pelaksanaan penegakan hukum dan hak azasi manusia sejalan dengan Konvensi Dewan Eropa untuk Perlindungan Hak Azasi Manusia dan Kovenan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1966 tentang Hak Politik Dan sipil yang memberikan perlindungan kebebasan berpendapat seperti hak berekspresi.Ketiga. 6. Konvensi saat ini diperlukan untuk meredam penyalahgunaan sistem. dan menyebarkan informasi/pendapat. Kedua. yang menurut pengalaman dapat juga digunakan untuk melakukan tindak pidana. tanpa mengurangi kesempatan setiap individu untuk tetap dapat mengembangkan kreativitasnya dalam pengembangan teknologi informasi. menerima.Hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran sehubungan dengan semakin meningkatnya intensitas digitalisasi. Substansi konvensi mencakup area yang cukup luas.Convention on Cybercrime yang kemudian dimasukkan dalam European Treaty Series dengan Nomor 185. Konvensi ini akan berlaku secara efektif setelah diratifikasi oleh minimal 5 (lima) negara. konvergensi. Hal ini dimaksudkan untuk dijadikan norma dan instrumen Hukum Internasional dalam mengatasi kejahatan cyber. Upaya penanggulangan Cyber Crime . termasuk paling tidak ratifikasi yang dilakukan oleh 3 (tiga) negara anggota Council of Europe. Hal lain yang diperlukan adalah adanya kepastian dalam proses penyelidikan dan penuntutan pada tingkat internasional dan domestik melalui suatu mekanisme kerjasama internasional yang dapat dipercaya dan cepat.Konvensi ini telah disepakati oleh Masyarakat Uni Eropa sebagai konvensi yang terbuka untuk diakses oleh negara manapun di dunia. yang mencakup kebebasan untuk mencari. baik melalui undang-undang maupun kerjasama internasional. dan globalisasi yang berkelanjutan dari teknologi informasi.

perang informasi sampah. Starke bahwa ada kaidah-kaidah hukum yang berkaitan dengan berfungsinya lembaga atau organisasi internasional. Mabes POLRI dan Deplu merupakan contoh nyata pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab akan teknologi internet. Sebagaimana yang pernah diramalkan oleh John Naisbitt dan Paul Patrusia Aburdene yang mengatakan bahwa menjadi perkambungan global (global Viilage) dengan pola satu sistem perekonomian atau Single Economy System. cracker dan sebagainya. Kejahatan ini beraspek pada hukum internasional mengingat pendapat J. hubungan satu sama lain dan hubungan negara dengan individu serta kaidah hukum tertentu yang berkaitan dengan individu dan badan-badan non negara sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan atau badan non negara tersebutpenting bagi masyarakat internasional. Tindak pidana ini adalah sisi paling buruk dari masyarakat informasi akibat kemajuan pesat teknologi dengan meningkatnya peristiwa kejahatan komputer. Ketegangan antara China dan AS sempat pula mengarah pada perang hacker karena mengubah situs FBI menjadi wajah pilot China yang tewas di Laut China Selatan dengan pesawat pengintai AS yang berada di wilayah China.Masalah kejahatan mayantara dewasa ini sepatutnya mendapatkan perhatian semua pihak secara saksama karena kejahatan termasuk salah satu extraordinary crime bahkan dirasakan pula sebagai serious crime dan transnational crime yang selalu mengancam kehidupan masyarakat. terorisme digital. Segala macam penggunaan jaringan komputer untuk tujuan criminal dan . Ini cukup berarti karena adanya standar hokum pidana yang berkembang di dalam masyarakat tersebut yang harus mampu melindungi kepentingan semua pihak. Kejahatan maya sudah jelas dapat menjangkau kepentingan masyarakat internasional. Inilah sebenarnya salah satu efek negatif yang tidak dapat terhindarkan dan disembunyikan. yaitu sistem ekonomi kapitalis yang membuat orang-orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. hackers. bias informasi. G. bangsa dan negara. Kejahatan maya yang pernah menimpa situs mabes TNI. Semua peristiwa di atas adalah beberapa contoh disalahgunakannya teknologi informasi untuk tujuan buruk yang sangat merugikan berbagai pihak dalam tatanan dunia yang semakin maju dengan globalisasi ekonomi sebagai cirinya. NASA dan Pentagon juga tidak luput dari pengacauan informasi dan data negara adidaya AS oleh para hackers. Situs Microsoft. pornografi. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

terorisme dan ekstrimisme di internet. Salah satu cara berpikir yang produktif adalah mendirikan usaha untuk menyediakan suatu infrastruktur informasi yang baik di dalam negeri. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut dapat berupa spionase informasi. 7. Konferensi Cyber Crime International di London menyatakan dengan tegas bahwa Cyber Crime adalah salah satu dari aktivitas criminal yang paling cepat tumbuh di planet ini. Hal tersebut menunjukkan adanya pergeseran paradigma dimana jaringan informasi merupakan infrastruktur perkembangan suatu negara. penyebaran email bermasalah hingga kampanye anti SARA tertentu. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 40 miliar USD per tahun. Negara berkembang akan merasakan kecenderungan timbulnya neokolonialisme. bangsa dan negara bahkan internasional yang selalu mendambakan terwujudnya perdamaian abadi dalam tatanan masyarakat ekonomi global. kelompok masayarakat. ponografi. Setiap negara harus menghadapi kenyataan bahwa informasi dunia saat ini dibangun berdasarkan suatu jaringan yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi. Panitia kerja perlindungan data Dewan Eropameynyatakan pula bahwa Cyber Crime merupakan sisi kelam dari teknologi informasi yang harus segera ditanggulangi dalam waktu singkat. Cyber Crime dan Hubungan Internasional Perkembangan teknologi informasi yang terjadi pada hampir setiap negara sudah merupakan ciri global yang mengakibatkan hilangnya batas-batas negara. Kanada yang merumuskan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan Cyber Crime yang dapat merusak sistem dan data vital teknologi perusahaan dalam masyarakat teknologi industri. Masalah ini segera menjadi pusat perhatian masyarakat dunia melalui International Information Industry Congress (IIC) 2000 Millenium yang dilangsungkan tanggal 19 September diQuebec. Semua bentukkejahatan maya tersebut amat merugikan bagi kepentingan individu.ataukrimal tingkat ttinggi adalah menyalahgunakan teknologi digital untuk kepentingan tertentu yang sangatmerrugika pihak tertentu. . Negara yang sudah mempunyai infrastruktur jaringan informasi yang lebih memadai tentu telah menikmati hasil pengembangan teknologi informasinya. pemalsuan kartu kredit. yang kemudian dihubungkan dengan jaringan informasi global. pencurian data.

Princeton University Press: Princeton.Grabosky and Russell G. A Harourt Science and technology company: london Anthony G. Transaction Publishers: New Brunswick. Turbulence in world Pacific. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Smith . Lewis. 1976. McGrew and Paul G.1993. Polity Press: Cambridge Richard Falk. Resenaus James N. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. NJ Casey Eoghan. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Crime in the Digital Age: Controlling Telecommunications and Cyberspace Ilegalities.N. Digital evidence and computer Crime.Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin ”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. Namun selalu ada gejala negative dari setiap fenomena teknologi. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga. .1993.. study of The future Word. Kecenderungan mengglobalnya karakteristik informasi yang semakin”User Friendly” akhirnya menjadikan Indonesia harus mengikuti pola tersebut. 2001. Teknologi informasi khususnya dalam dimensi cyber tidak akan mengkotak-kotak dan membentuk signifikansi karakter. Global politics.1998. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA P. Free Press: Now York.

Co.solusihukum. Indonesia masuk dalam sepuluh Besar Cybercrime Dunia.com/artikel482/cybercrime06. Edisi: 12 April 2002 Cyberlaw : Teritori dalam Cyberspace.php.Harian Kompas./2005/10/cybercrime-sebuah-fenomena-didunia. Insan.doc. Kriminalitas di Internet http://www.com.html ( akses: 05/04/2006) MODUL .(akses 05/04/2006) Cybercrime Sebuah penomena –di-dunia: http://arijuliano.blokspot. realitas dan pirtualitas http://budi.id/articles/it-within-cyberlaw.

penampungan. traffiker mendatangi sebuah keluarga dengan alasan ingin mengadopsi anak-anak tersebut dijanjikan akan diberikan kehidupan dan pendidikan yang layak serta . Di Afrika.000 wanita melibatkan diri dalam pelacuran. Masalah ini berkembang dengan baik dikarenakan masih banyaknya negara yang memiliki hukum yang lemah dan bahkan tidak ada sama sekali peraturan yang berkaitan dengan perdagangan wanita. Latar Belakang Women Trafficking merupakan sektor perdagangan yang kini berkembang pesat. dimana anak-anak menjadi objeknya dengan menggunakan berbagai macam cara. dikendalikan jaringan global yang tersusun serta bersindikat. pengantin pesanan. buruh. industri pornografi. Menurut suatu kajian. ada sekitar 300. Malaysia misalnya. perdaganan wanita mampu meraih keuntungan tinggi mencapai miliayan dollar. penculikan. pembantu rumah tangga. dan eksploitasi seks. Child Trafficking didefinisikan sebagai segala kegiatan yang dapat diidentikkan berupa pencarian.000 – 900. dengan menggunakan kelengkapan teknologi yang canggih serta dilindungi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Isu perdagangan wanita pertama mulai berkembang menjadi isu global yang melibatkan banyak pihak.JUDUL : PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFICKING) BAB I PENDAHULUAN A. Perdagangan wanita juga dijadikan sebagai daya tarik pelancong luar negeri. Menurut laporan dari Bureau of Public Affair US Departemen of State pada bulan Juni 2003 memaparkan bahwa tiap tahun 800. pengiriman. tipu daya. pembelian. ancaman dengan tujuan untuk dieksploitasi dalam bentuk perbudakan. dan penipuan. penculikan. Child Trafficking telah menjadi isu global yang telah meresahkan masyarakat internasional secara luas. karakteristik women trafficking umumnya bersifat khas dengan memanfaatkan wanita dengan menggunakan cara. penjualan. dan memindahan organ tubuh serta bentuk eksploitasi lainnya yang merugikan dan mengabaikan hak perempuan. pemaksaan. baik itu dengan rayuan. berupa: ancaman.000 manusia termasuk anak-anak di dalamnya telah diselundupkan denga mengabaikan batas-batas internasional. Child Trafficking merupakan salah satu bentuk dari human trafficking. Tujuan dari women trafficking untuk palacuran. Adapun.

000 orang yang melaksanakan aktifitas perdagangan manusia secara pribadi. Dengan kemajuan teknologi. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. 3. Menurut data Europol. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 55. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. perdagangan perempuan menjadi jauh lebih kompleks. Menjelaskan keterlibatan individu. keaktifan berdiskusi 53. human trafficking di Negara berkembang. tata kerama/ sopan santun 51.diajarkan untuk berdagang. E. . ornisasi dan Negara dalam kasus human trafficking 32. Sindikat anak terus menerus memanfaatkan kondisi terutama kemiskinan. ketika anak itu sudah diadopsi ternyata akan-anak tersebut diperdagangkan secara domestik maupun dikirim ke luar negeri untuk bekerja paksa atau eksploitasi seks untuk kepentingan pribadi atau sindikat. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 54. Perdagangan perempuan dilakukan oleh jaringan-jaringan kriminal internasional dan menghasilkan keuntungan berjuta-juta dolar setiap tahunnya. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok bahasan human trafficking pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Mampu menganaisis kasus human trafficking dengan memberikan solusinya. informasi. terdapat lebih dari 3000 organisasi perdagangan manusia dan sedikitnya 30. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola human trafficking 31. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi human trafficking 33. Mampu menganalisis kasus khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Dewasa ini. meliputi aspek: 49. semakin berkembang pula modus kejahatannya. C. Kerjasam team 52. D. dan transportasi. mahasiswa diharapkan dapat: 30. Keaktifan di kelas 50. Namun.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi tentang perdagangan (Trafficking) perempuan dan anak-anak. Sementara itu. pengangkutan. pekerja yang diselundupkan dan adopsi palsu. Laut dan Udara dan Protokol untuk mencegah dan menghukum pelaku trafiking terhadap manusia. penipuan. untuk kepentingan eksploitasi yang secara minimal termasuk eksploitasi lewat prostitusi atau bentuk-bentuk eksploitasi seksual lainnya. Sementara itu. kecurangan. Sementara itu. penghambaan atau pengambilan organ-organ tubuh. dengan tujuan untuk memaksa perempuan dan anak-anak masuk ke dalam situasi yang secara seksual maupun ekonomi teropresi. perdagangan perempuan (women trafficking) dirumuskan sebagai salah satu bentuk eksploitasi seksual global yang melecehkan hak asasi dari jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. kebanyakan berasal dari negara berkembang dan negara-negara yang ekonominya berada dalam masa transisi. atau praktek-praktek lain yang serupa dengan perbudakan. dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke-4 di Beijing tahun 1995.Di Indonesia. penyembunyian atau penerimaan seseorang melalui penggunaan ancaman atau tekanan atau bentuk-bentuk lain dari kekerasan. khususnya perempuan dan anak. Organisasi Migrasi Internasioal (IOM) Jakarta. penculikan. . atau memberi atau menerima pembayaran atau memperoleh keuntungan sehingga mendapatkan persetujuan dari seseorang yang memegang kendali atas orang lain tersebut. dan situasi eksploitatif demi keuntungan perekrut. mendata sekitar 1. perkawinan palsu. penyelundup dan sindikat kriminal. pemindahan. Pada tahun 1994. atau posisi rentan. seperti halnya aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan perdagangan (trafficking). Menurut catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan Perepuan (Komnas Perempuan). Dalam resolusi itu disebutkan bahwa trafficking adalah: Pergerakan dan penyelundupan orang secara sembunyi-sembunyi melintasi batasbatas negara dan internasional.022 korban perdagangan manusia yang ditangani di Indonesia antara Maret 2005 sampai April 2006 dan 88% adalah perempuan. Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi tentang Kejahatan Terorganisir beserta protokolnya yakni Protokol Menentang Penyelundupan Migran Melalui Jalur Darat. perbudakan. angka perdagangan manusia khususnya perempuan juga sangat tinggi. pada tanggal 15 November 2000. tahun 2002 tercatat 320 kasus dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 800 kasus. Berdasarkan pasal 3 ayat (a): Istilah trafiking diartikan sebagai perekrutan. misalnya pekerja rumah tangga paksa. kerja atau pelayanan paksa. penyalahgunaan kekuasaan.

pemilik rumah bordil dan pegawai lainnya. Pola dan Aktor. Mengingat bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang rumit. penipuan dengan tawaran pekerjaan dengan imbalan yang menggiurkan. berdasarkan adanya pelekatan posisi sunordinat dalam diri perempuan. maka kegiatan ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan transnasional (transnational crime). pembantu rumah tangga. Modus operandi: pemindahan dari tempat yang dikenal ke tempat yang tidak dikenal.Berdasarkan devinisi-devinisi di atas. yaitu sebagai berikut: a. kebutuhan mempertahankan hidup. Motif. maka kita sampai pada penarikan benang merah mengenai karakteristik perdagangan perempuan (women trafficking). menutupi kegiatannya dengan pekerjaan lain. pornografi. yaitu langsung dan tak langsung (melibatkan perantara). buruh kontrak. khususnya di negara-negara dunia III. Korban. pengemis dan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas kriminal lainnya. b. paksaan dengan ancaman kekerasan atau penculikan dan perkawinan. Sedangkan aktor pada umumnya berupa kelompok yang terorganisir. c. 4 Ibid. penyelewengan kekuasaan. adopsi ilegal. 23.4 Pola tak langsung dalam kasus perdagangan perempuan (women trafficking) yang melibatkan pihak perantara yang biasa disebut dengan calo. buruh ilegal. periwisata dan hiburan seks. menggunakan caracara seperti yang digunakan oleh organisasi kriminal misalnya dengan bekerjasama dengan pejabat pemerintah yang korup. perekrut. mucikari. pencari. paksaan dengan korban memiliki hutang. d. maka semua perempuan dari ras manapun dan dimanapun memiliki peluang untuk menjadi korban. perkawinan yang tidak seimbang. e. Pola terbagi atas 2 (dua). traffickers. pelanggan atau sindikat kriminal inilah yang lantas menjadikan kasus ini menjadi kasus yang terorganisir dengan rapi. Apalagi jika melibatkan aktor-aktor dari dua negara atau lebih. 5. Tujuan: prostitusi dengan paksaan. hal. .

pasal ataupun Keputusan Presiden (Kepres). tentu bukanlah hal yang mudah. untuk melewati pihak-pihak ini jelas tidak mudah. pada umumnya aktornya merupakan suatu kelompok yang terdiri atas beberapa orang atau bahkan beberapa organisasi kejahatan. pencabutan hak berdasarkan pasal 35 butir 1-5 dapat dinyatakan . pelaku kejahatan harus berurusan dengan pejabat pemerintah ataupun aparat kepolisian. Pasal 297 KUHP Perdagangan perempuan dan perdagangan laki-laki yang belum dewasa.Sebagai salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir. tentu memiliki cara atau metode serta perlakuan yang berbeda. Jika. terdapat laporan tentang terjadinya kasus ini. tindakan kejahatan ini juga tergolong sangat rumit karena seringkali dalam kegiatannya itu. pada faktanya banyak pelaku kejahatan perdagangan perempuan (women trafficking) ini yang didukung oleh pihak-pihak tersebut. Namun. khususnya perempuan. Pasal 298 KUHP 1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 297. Ini merupakan salah satu indikator bahwa pelaku kejahatan merupakan orang-orang yang lihai dalam menjalankan kegiatannya. Selain itu. Misalnya modus penawaran pekerjaan dengan imbalan yang tinggi tentu berbeda dengan modus perkawinan. aparat penegak hukum bisa memprosesnya sesuai dengan Undang-undang tentang trafiking no.21 tahun 2007 dengan ancaman penjara seberat-beratnya 15 tahun penjara dan denda sebesarbesarnya 600 juta rupiah bagi para pelakunya baik yang bertindak sebagai comblang atau calo serta cangkau (bagian pemalsu dokumen) Adapun pasal-pasal dalam Kitab Undangundang hukum Pidana (KUHP) yang relevan dengan kasus tersebut yaitu: a. Terlebih lagi dalam setiap modus operandinya. Dalam kelompok itu telah ditetapkan dengan jelas mengenai pembagian tugas setiap orang. Karena itu. Bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah perdagangan perempuan ini tampak pada serangkaian undang-undang. Untuk melakukan mobilisasi manusia. b. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

yakni Penghapusan Perdagangan (trafiking) Perempuan dan Anak. wali pengawas. 5) Hak menjalankan kekuasaan ayah. Pada Juli tahun 2001. 3) Hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. 2) Hak memasuki Angkatan Bersenjata. Ini tentu sangat memprihatinkan. 88 tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN). Bahkan ada kecenderungan semakin meningkat setiap tahun. keseriusan itu juga tampak pada Keputusan Presiden (Kepres) No. namun kejahatan perdagangan perempuan tetap saja terjadi. c. telah banyak peraturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait kasus di atas. atau pengampu pengawas atas orang yang bukan anak sendiri. Pasal 35 KUHP butir 1-5 Hak-hak terpidana yang dengan keputusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam KUHP atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1) Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu. maka hak untuk melakukan mata pencaharian itu dapat dicabut. Pemerintah Indonesia juga melakukan ratifikasi terhadap Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/ CEDAW) yang tertuang dalam Undang-undang No. Meskipun. beradasarkan Trafficking in Person Report oleh Departemen Luar Negeri amerika Serikat dan Komisi Ekonomi dan Sosial Asia Pasifik (Economy . 4) Hak menjadi penasehat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan.7 tahun 1984. atau pengampuan atas anak sendiri.2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 297 melakukannya sebagai mata pencahariannya. menjalankan perwalian. Sementara itu. hak menjadi wali. pengampu.

b.social Commision on Asia pacific/ESCAP). Pemerintah harus menjatuhkan hukuman yang cukup keras sebagai refleksi sifat keji dari kejahatan tersebut. seperti penyerangan seksual dengan kekerasan/secara paksa. Upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya perdagangan perempuan yang berkedok perkawinan ini juga dilakukan oleh berbagai organisasi nonpemerintah. sehingga mampu menghalangi kegiatan perdagangan manusia. c. Demikian juga dengan Organisasi Perempuan Aisyiah wilayah Kalimantan Barat. Pemerintah harus melarang perdagangan manusia dan menghukum kegiatan tersebut. Pemerintah harus melakukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk memberantas perdagangan manusia. Hal ini tidak lepas dari kenyataan yang berupa jumlah korban yang besar. diperoleh keterangan bahwa Indonesia ditempatkan pada peringkat ketiga (tier III) atau terendah dalam upaya penanggulangan trafiking perempuan dan anak. d. pada tahun 1997. Jika hal itu dipenuhi. Sebagai contoh. Standar minimum menurut The Trafficking Victims Protection Act of 2000 terdiri atas: a. Mereka melakukan penanganan trafiking ini dengan cara pemulihan psikis dan psikologi akibat trauma mendalam yang dialami oleh korban. Forum Keturunan Etnis Tionghoa (FOKET) yang terkait dengan pelaksanaan pernikahan. maka pernikahan dapat dilaksanakan. Pemerintah harus menetapkan hukuman yang setaraf dengan hukuman untuk tindak pidana berat yang menyangkut kematian (grave crimes. atau tindakan perdagangan manusia dalam bentuknya yang paling tercela yakni untuk tujuan seksual melibatkan perkosaan atau penculikan atau menyebabkan kematian). Mereka menerapkan Standart . memberlakukan syarat tambahan yang berupa harus ada lampiran surat izin dari orang tua/wali kedua belah pihak untuk mengetahui pernikahan. pemerintah dinilai belum menetapkan standar-standar minimum serta tidak atau belum melakukan upaya-upaya yang berarti dalam memenuhi standar pencegahan dan penanggulangan trafiking.

Komersialisasi perkawinan ini kemudian menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu. maka ini jelas menjadi satu hambatan bagi mereka untuk mendapatkan isteri wanita dari dalam negerinya. perantara dalam masalah ini sekarang bisa berasal dari berbagai profesi. Selain alasan kesamaan budaya. 3. Lantas mereka tertarik pada wanita-wanita Tionghoa Singkawang yang memiliki paras dan penampilan mirip wanita di negaranya. mereka juga melihat satu kenyataan dalam proses perkawinan di Taiwan yang membutuhkan biaya yang mahal. maka keinginannya itu ia sampaikan pada guide yang mendampingi mereka ketika berwisata ke daerah ini. . Hal ini tampak pada adanya komersialisasi perkawinan. Lantas banyak di antara wanita itu yang kemudian dijadikan isteri. Selain ciri fisik itu. wanita-wanita itu juga tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam melakukan proses adaptasi dan lebih mudah dalam mempelajari budaya masyarakat Taiwan karena pada dasarnya mereka memang memiliki kesamaan budaya. misalnya ibu rumah tangga ataupun pengusaha. Dewasa ini. Pada perkembangannya. Kebanyakan mereka adalah pensiunan Angkatan Bersenjaa yang berusia sekitar 45 tahunan dan status mereka belum menikah. Sekitar tahun 1980-an.Ketika serorang pria Taiwan ingin memperisteri seorang wanita Singkawang. perkawinan dalam hal ini telah mengalami pergeseran bahkan kehilangan makna sakralnya. mereka lebih memilih untuk mencari isteri dari luar Taiwan (dalam hal ini Singkawang) karena biayanya yang murah. khususnya sub suku Hakka. seperti pemujaan terhadap leluhur. Keberadaan orang-orang Cina inilah yang lantas menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing.Operating Procedure (SOP) berupa rehabilitasi dan reintegrasi. sebenarnya tidak ada tujuan untuk melakukan tindak kejahatan perdagangan perempuan.5Singkawang dikenal sebagai “Chinnese Town”. salah satunya adalah yang berasal dari Taiwan. khususnya para agen atau calo tersebut dengan 5 Ibid. banyak wisatawan dari Taiwan yang datang ke Singkawang dengan tujuan berwisata. Pada awal kemunculan fenomena perkawinan perempuan Singkawang dengan pria Taiwan. Dengan latar belakang mereka yang berasal dari kelompok menengah ke bawah dan pensiunan. Para guide inilah yang menjadi perantara. Karena itulah. Hal ini dikarenakan sekitar 70 persen penduduknya adalah keturunan cina. konfusianisme dan buddisme.

Faktor berikutnya adalah tingkat pendidikan yang rendah dari perempuan keturunan Tionghoa di Singkawang. tingkat investasi Taiwan di Cina mencapai 9. kecuali tubuhnya sendiri.Pendidikan yang rendah inilah yang pada akhirnya menyebabkan perempuan mudah sekali dipengaruhi. Mereka hanya terdorong oleh satu tekad yakni memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan diri mereka.menggunakan perempuan Singkawang sebagai korbannya. Sementara itu. Inilah yang menjadi faktor utama dari terjadinya kasus tersebut. Bagi mereka. yang terpenting adalah bagaimana untuk tetap bisa bertahan hidup. Keputusan itu lantas menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki arena global skin trade. Mereka bercermin dari pertumbuhan ekonomi Taiwan. Mereka juga kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Akibatnya pendidikan ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting. Kemiskinan itu cenderung merata di perkotaan dan pedesaan. Karena itu. khususnya Taiwan. Hal ini bisa dipahami karena perempuan yang bersedia dinikahkan dengan pria Taiwan ini berasal dari keluarga miskin. khususnya bagi kaum perempuan. Selain itu. dalam kehidupan social-budaya masyarakat Tionghoa di Singkawang. Hal ini berangkat dari satu keyakinan bahwa pria-pria Taiwan ini memang benar-benar akan bisa mengangkat taraf hidup mereka. Perkawinan lantas digunakan sebagai suatu cara untuk keluar dari kemiskinan yang mereka hadapi. perempuan-perempuan itu mengadu nasib untuk mencari penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan keluarganya melalui perkawinan tersebut. yaitu anak perempuan dianggap . Pendidikan yang rendah itu akan menimbulkan masalah lagi yang berupa tingkat pengangguran yang tinggi. para perempuan itu tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi objek perdagangan. satu-satunya jalan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik adalah dengan menikah dengan pria asing. Kalimantan Barat merupakan provinsi termiskin keempat di Indonesia.3% dan ekspor Taiwan ke Cina meningkat dari 0% tahun 1986 menjadi 8% tahun 1992 dan selama tahun itu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 35%. Mereka sulit mendapatkan akses pendidikan. Hal ini berakar dari masalah kemiskinan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. dibohongi dan sangat rentan terhadap bentuk eksploitasi dan perdagangan. Tanpa modal dan keterampilan apapun. Tahun 1992. ada nilai-nilai yang tertanam kuat dalam diri mereka. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik.

menumpang dalam keluarga mereka. Karenanya mereka tergantung pada tiga bentuk kepatuhan. Pertama, jika masih tinggal bersama orang tua, mereka harus patuh pada ayahnya. Kedua, jika telah menikah mereka harus patuh pada suaminya. Ketiga, jika mereka janda, mereka harus patuh pada anak laki-lakinya. Di samping itu, juga terdapat persepsi di kalangan masyarakat itu bahwa perkawinan anak perempuan mereka dengan pria Taiwan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengikat kembali tali persaudaraan. Mereka memiliki kesamaan ras, darah dan kebudayaan. Faktor lain yang juga mempengaruhi besarnya angka perkawinan ini adalah peraturan pemerintah yang longgar. Hal ini tampak pada pemberlakuan Undang-undang nomor 7 tentang perkawinan yang masih longgar. Sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang itu bahwa “perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun”. Meskipun dalam pasal yan sama dinyatakan “bila terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) tersebut, maka dapat meminta dispensasi kepada peradilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun wanita”. Selanjutnya dalam pasal 6 (2) juga dinyatakan bahwa “untuk melangsungkan perkawinan, seseorang yang belum mencapai usia 21 tahun, harus mendapat izin dari kedua orang tua”, atau ayat (3) yang berbunyi “salah satu dari orang tua masih hidup” atau ayat (4) “izin dari wali jika kedua orang tua sudah meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu menyatakan kehendaknya”. Namun, dalam pelaksanaannya ternyata terdapat banyak sekali kelonggaran. Ini tampak pada kurun tahun 1996-1999, terdapat 180 kasus dimana perempuan yang menikah itu belum mencapai usia 16 tahun.6 Sehingga terdapat perbedaan yang sangat jauh dengan pria yang menikahinya yang umumnya berusia minimal 40 tahun. Kelonggaran inilah yang pada akhirnya dijadikan celah oleh para calo itu untuk melakukan bisnis perkawinan tersebut. Kasus di Indonesia Menurut Raymond: global skin trade, merupakan perdagangan perempuan secara global (trafficking in women), baik untuk tujuan seks, mail bride order atau perdagangan perempuan lokal untuk menjadi istri pria asing. Dimana, pengrekrutan tersebut dilakukan dari tingkat keluarga sampai ke lingkungan masyarakat dengan cara memberi atau menerima pembayaran
6

untuk mendapatkan persetujuan seseorang.

Ibid, 23, hal. 79

Sehingga, Global Skin Trade, sebagai sebuah sektor industri yang mengandung proses produksi dan distribusi “nilai-nilai negatif’, merupakan bagian dari perekonomian global yang memberikan keuntungan tercepat dan terbanyak Trafficking mengandung unsur paksaan, penipuan, ancaman kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan-tujuan ekploitasi. Dari hasil riset yang dilakukan oleh London Anti-Slavery Spciety, menemukan bahwa perdagangan perempuan ternyata sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada tiga unsur penting dibalik fenomena tersebut. Pertama, adanya praktek penipuan dan pemaksaan terhadap korban. Kedua, memanfaatkan ketidakberdayaan korban dan keluarga korban. Ketiga adanya eksploitasi yang keji dan menjadikan korban layaknya komoditi yang bisa diperjualbelikan dengan sesuka hati. Ironisnya, Indonesia, menurut laporan The Trafficking Victims Protections Act of 2000, dikategorikan sebagai negara tier-3, bersama dengan 18 negara lainnya. Dimana, Indonesia dianggap tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan standar dan tidak melakukan usaha-usaha yang berarti terhadap kasus trafficking in women di Indonesia. Masalah ini tumbuh subur, akibat dari lemahnya hukum yang dimiliki Indonesia sekarang ini. Sehingga, praktek tersebut terus meningkat setiap tahunnya, karena dianggap jauh menguntungkan dan berisiko rendah dari pada bentuk kriminal lainnya. Menurut data dari Coalition Against Trafficking in Women, bahwa di Asia termasuk Indonesia, setiap tahunnya terdapat lebih dari satu juta anak perempuan yang memasuki pasar seks global. Salah satu modus operandi dari kasus tersebut adalah melalui perkawinan antar negara (transnasional marriage). Perkawinan Transnasional Dalam melihat perkawinan sebagai salah satu bentuk dari trafficking in women, ada dua metode yang dapat dikembangkan. Pertama, bila perkawinan tersebut merupakan merupakan salah satu cara penipuan, terutama untuk kemudian disalurkan dalam industri seks. Kedua, bila perkawinan tersebut dikomersialisasikan yang biasanya dilakukan dengan proses perjodohan atau yang lebih dikenal dengan istilah mail bride order. Memahami wacana persoalan maraknya trafficking in women, dalam bentuk perkawinan transnasional, ditemukan titik rawan atau kelemahan dalam perundang undangan, karena dapat dijadikan ajang bisnis dengan menjual perempuan-perempuan

Indonesia layaknya barang dagangan sebagai komoditi ekspor. Dalam banyak kasus yang ditemukan, ternyata para perempuan Indonesia dijadikan objek penderita, dan banyak dari mereka mengalami kekerasan seperti yang terjadi di Kalimantan Barat. Menurut, laporan Biro Statistik Kalimantan Barat; setiap tahunnya terjadi peningkatan perkawinan transnasional. Pada tahun 1998, tercatat 416 pasangan; tahun 1999, 604 pasangan; dan tahun 2000, tercatat 694 pasangan yang menikah. Perkawinan tersebut pada awalnya dilakukan dengan tujuan murni yaitu untuk membentuk keluarga yang bahagia. Namun, dengan adanya peningkatan kebutuhan dari pihak laki-laki asing dan keterdesakan ekonomi yang dialami oleh perempuan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Peluang tersebut pada akhirnya memicu terjadinya trafficking in women dalam bentuk perkawinan transnasional. Namun, masalah tesebut seringkali luput dari perhatian, karena perkawinan pada umumnya, dianggap sebagai masalah pribadi atas dasar suka sama suka. Perkawainan transnasional sekarang ini di Kalimantan Barat telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang besar dengan nilai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap perkawinan. Bagi. laki-laki Taiwan-misalnya; untuk bisa ikut dalam bursa pengantin perempuan internasional harus menyediakan dana sebesar; NT$ 300.000- NT$ 350.000 atau setara dengan nilai rupiah sekitar Rp 90. 000 000- Rp 150. 000 000, untuk biaya perkawinan tersebut. Kasus yang menimpa Lay Shanti yang kawin dengan lelaki Taiwan, Chi Kinmisalnya; ternyata suaminya seorang abusive, pemabuk, penjudi dan gampang naik darah. Akibatnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, Shanty harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Selain itu. ternyata ia tingal di sebuah desa yang kumuh dan sunyi, bahkan kota asalnya Singkawang jauh lebih nyaman untuk ditempati, akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia. Namun, percerainnya dengan suaminya sulit untuk diproses dan kedua anaknya pun masih disandera di Taiwan. Kisah tragis ini, hanyalah salah satu dari kisah lainnya perempuan Indonesia. Kedudukan perempuan yang sudah lemah di negeri sendiri, menjadi memakin lemah di negeri asing. Faktor Pendorong Yang menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan trafficking in women di Indonesia. Pertama, faktor ekonomi (kemiskinan). Berangkat ke luar negeri, merupakan

Akibat dari kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan (miskin). kecuali tubuhnya sendiri. anak perempuan yang lahir tidak pernah disambut dengan gembira. Bahkan. Garis keturunan keluarga adalah melalui garis keturunan anak laki-laki. telah menyebabkan perempuan-perempuan tersebut memasuki apa yang dalam konsep Danaiya Usher disebut sebagai Global skin trade. maka yang menjadi korban biasanya anak perempuan. untuk itu para orang tua memberikan prioritas kepada anak laki-laki sebagai prioritas utama. perantara membayar sejumlah uang . faktor budaya. Karena dalam budaya masyarakat anak laki-laki dianggap sebagai penerus ketutunan. Yang menjadi masalah. Pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mempunyai kebijakan yang menyeluruh dan tegas dalam menanggani trafficking in women. faktor perangkat hukum. Untuk itu. Satusatunya peraturan yang menyebutkan tentang perempuan pasal 297 KUHP. perantara memalsukan dokumen seperti dalam masalah umur. yang menyebutkan: “Barang siapa yang yang memperdaganngkan perempuan dikenai hukuman tujuh tahun penjara”. adanya streotipe dalam masyarakat kita. Banyak kasus yang ditemukan. dalam masyarakat patriarkis. Ditambah lagi. dimana perempuan tidak memilki kekuatam dan posisi tawar menawar (bargaining position). tanpa modal keterampilan apapun. perempuan teresebut. Kelima. untuk mmperlancar perdagangan perempuan. Dalam budaya tradisional. hanya sebatas untuk eksploitasi seksual. Keputusan tersebut baik secara sadar ataupun tidak. namun juga dalam bentuk yang lainnya termasuk modus perkawinan transnasional. faktor mental aparat pemerintah (birokrasi). Padahal.salah satu cara yang digunakan untuk keluar dari kemiskinan yang dihadapi mereka (survival strategy). anak perempunan hanya menepati posisi subordinate. Faktor ini terkait dengan faktor ekonomi dan budaya. yang menganggap bahwa pihak laki-laki lebih tinngi kedudukannya dibandingkan dengan perempuan. Dimana. Sedangkan. mengadu nasib untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya. para penegak hukum menginterprestasikan perdagangan itu. faktor pendidikan. Keempat. Ketiga. usaha preventif dalam bentuk hukum pun sangat tidak memadai. bayak anak-anak perempuanan tidak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. untuk menolak keinginan dari orang tuanya . perdagangan perempuan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut. Kedua. Akibatnya.

Lapian. Perangkat hukum yang diharapakan memberikan perlindungan terhadap perempuan pun masih sangat lemah. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik.or.institutperempuan. Pustaka Pelajar: Jogjakarta. Pemerintah Indonesia belum menaruh perhatian yang cukup memuaskan. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Yentriyani. Triagra Utama: Jakarta. Ghandi. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.php? nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=605. Menghapuskan Perbudakan. Trafiking Perempuan dan Anak. Samuel.go. 2006. www. terungkap 180 kasus dari perkawinan tersebut perempuannya masih berada di bawah umur. Gagasan-gagasan Politik Gramsci. masalah trafficking in women tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan tidak mendapat perhatian secara proporsional oleh pemerintah. Sintani. Berpisah dengan Kekasih Tercinta . maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Huntington. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Orang. 2005. Dimana.depdagri. Hal ini dapat dilihat kasus yang ditemukan di Kalimantan Barat dari perkawinan trasnasional. Undang-undang Republik Indonesia No. Berkorban Demi Orangtua. Makassar. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta. Galang Press: Jogjakarta. Simon. dkk. Politik Perdagangan Perempuan. 2004. Diakses pada tanggal 31 Maret 2008. Andy. Perkawinan Transnasional Indonesia-Taiwan Sebagai Salah Satu Bentuk Trafficking in Women di Kalimantan Barat. Roger. Dewi Silvia. www. 2004.id/konten.id/?p=25. Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia.kepada oknum aparat yang menangganinya. BAB III PENUTUP Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk human trafficking sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. 2007.

Statistika Kekerasan terhadap Perempuan Januari – Juni 2007. www.html.polarhome.com/msg03197.com/2007/09/ketika-harapan-sejahtera-dari-pengantin.or. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.html.mail-archive.htm.html. Perempuan dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional.id/SR/2207/Fokus.com/2007/05/impianpengantin-pesanan_26. Impian Pengantin Pesanan.nurulcori. www.id. www.blogspot. www. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008.muhlissuhaeri.html. Diakses pada tanggal 25 Maret 2008 Ketika Harapan Sejahtera Dari Pengantin Pesanan Gagal Diraih.com/hg/nusa/sulawesi/2003/11/13/brk. diakses pada tanggal 23 Maret 2008. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.tempointeraktif. Sebuah Kejahatan Universal.com/pipermail/nusantara/2002-August/000027. .20031 13-05.Menyusuri Pengantin Pesanan Amoy Singkawang dengan Pria Taiwan.blogspot.rahima. Perdagangan Manusia. Diakses pada tanggal 23 Maret 2008. www.com/singkawang@yahoogroups.html.

Ia merupakan masalah tersendiri yang begitu rumit. karena tidak ada kesamaan pandangan mengenai penanganan factor-faktor penyebab yang sesungguhnya. Latar Belakang Terorisme internasional adalah bentuk kekerasan politik yang melibatkan warga atau wilayah dari suatu Negara. Terorisme internasional hanya merupakan gejala berakar jauh lebih .MODUL IV JUDUL : Teorisme BAB I PENDAHULUAN A. namun usaha mengatasinya tidak efektif. Terorisme juga dapat diartikan sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan diluar ketentuan diplomasi internasional dan perang. Tindakan terror tersebut dimotivasi oleh keinginan untuk mempengaruhi dan mendapatkan perhatian masyarakat dunia terhadap aspirasi yang diperjuangkan. Terorisme internasional pada umumnya dikutuk oleh dunia internasional.

tetapi mendapat dukungan dari sebagian besar negara berkembang. Organisasi terorisme yang pernah terkenal di Amerika Latin misalnya. Sendero Luminaso (Jalan Terang) di Peru. Sedangkan di Eropa antara lain Baader-Mainth Brigade Merah Roote Armee Fraction di Jerman. Imbasnta kemudian terasa di Indonesia pada tahun 1981 ketika pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia dibajak dan dipaksa mendarat di Penang (Malaysia) dan kemudian Dumuang Bangkok (Thailand). Di Italia berkiprah Brigade Rosse (Tentara Merah) Aksi teror juga dilakukan tentara Irlandia Utara (IRA) di Irlandia Utara. kiprah kaum teroris sudah banyak berubah dibandingkan dengan di masa lalu. B. perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak menentukan harga dirinya sendiri dengan mendirikan Negara Palestina yang tidak mendapat dukungan dari Israel dan negara-negara Barat lain pada umumnya. Di Kanada pernah terkenal FLO (Frint de Liberebec). Ruang Lingkup Isi Modul ini meliputi pengertian teerorism sebagai salah satu dari bentuk kejahatan transnasional. paling terkenal adalah Sekigun (Tentara Merah Jepang). Secara kualitatif. Di kawasan timur jauh. FARC (Fuerzas Armadas Revolucinarias de Colombia) di Colombia. Kasusi teerorism terus meningkat dengan modus operandi yang makin . mobilitas kaum teroris meningkat tajam akibat kemajuan transportasi dalam komunikasi.dalam. ETA (Euzkadi ta As Katasuna) di Basque. Irgun Zyai Leumi dan As-Sa ga. Dalam hubungan ini misalnya. Lohame Herut Israel. ketika kaum teroris meningkatkan pembajakan pesawat sebagai salah satu bentuk aktifitasnya. CAL (Commandos Armadas de Liberacian) di Puerto Riko. Puncak aksi terorisme 11 September 2001 serangan Trade World Centre (WTC) di kota New York menewaskan 5000 orang. gerakan terorisme di Timur Tengah adalah Black September. melampaui batas-batas wilayah negara. Spanyol. terutama karena kemajuan teknologi. Jangkauan gerakan terorisme terus meluas. Hampir setiap kawasan memiliki organisasi terorisme. Kerjasama di antara gerakan terorisme membentuk jaringan terorisme nasional dan internasional. lebih-lebih pada tahun 1960-an dan 1970-an. Perkembangan dramatis mulai terjadi pada abad ke-20. dikenal peristiwa black September.

Menjelaskan keterlibatan individu. tata kerama/ sopan santun 58. Sasaran Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini. Keterlibatan Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional baik melalui kerjasama bilateral. regional maupun internasional.beragam yang tidak hanya melibatkan individu dan organisasi tapi juga melibatkan negara . meliputi aspek: 56. Karena pendefenisian pada akhirnya akan menunggu pada orang atau kelompok tertentu sebagai pelakunya. Disamping itu. Pendefenisian-pendefenisian yang banyak di lakukan sangat tergantung dari sudut pandanng masing-masing yang meberikan defenisi. Kaitan Modul Modul ini merupakan modul ke tiga yang menjadi sub pokok teerorism pada mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional. Indikator Penilaian Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini. D. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan 61. Mampu menganaisis kasus teerorism dengan memberikan solusinya. Ini adalah isu yang sangat sensitive untuk saat ini. Keaktifan di kelas 57. dalam mengatasi kejahatan transnasional yang terus meningkat juga menggunakan kerjasam dengan orangisasi internasional yang terkait. C. Kerjasam team 59. Mampu menganalisis kasus teerorism . E. mahasiswa diharapkan dapat: 34. Menjelaskan kerjasama Negara dan Negara dalam mengatasi teerorism 37. Bias jadi sebuah defenisi yang di ungkapkan oleh seseorang menjadi kontra duktif yang di sampaikan oleh orang lain. khususnya di Indonesa BAB II PEMBAHASAN Saat ini kita sangat sulit mendapatkan defenisi yang tepat untuk menggambarkan arti terorisme. ornisasi dan Negara dalam kasus teerorism 36. keaktifan berdiskusi 60. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber 62. Menjelaskan pengertian korupsi Menjelaskan bentuk dan pola teerorism 35. Sementara bole .

Dengan demikian. Tindakan terorisme murni sebagai strategi mencapaian tujuan politis. bukan merupakan akibat yang tidak diharapkan dari paktor-paktor psikologis atau social. Karena ia adalah strategis politis. kita bias mendapatkan setikit gambaran bahwa tindakan terorisme di lakukan atas kesadaran kolektif oleh suatu oraganisasi. Dan hanya organisasi politik radikallah yang di pandang sebagai pemeran utama dari terorisme. Ia merupakan sebuah pilihan yang di anggap paling tepat yang di tempat. buat suatu organisasi karena alas an-alasan politik dan strategis. individu memasuki jalur terorisme guna melaksanakan aksi kekerasan dan logika khusunya yang di dasarkan pada psikologi mereka serta tercermin dalam retorika mereka adalah merupakan justipikasi atau pembenaran atas aksi kekerasan mereka-mereka. oleh karena itu saya akan senantiasa menyertakannya dengan catatan kaki. Hamas bagi Israel dan amerika adalah kelompok teroris. Defenisi-defenisi terorisme yang akan saya tulis murni merupakan defenisi yang di ungkapkan oleh Tokoh-tokoh. Dari defenisi tersebut. Defenisi-defenisi tersebut adalah sebagai berikut: Pendekatan ini menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang di lakukan guna mengepresikan strategi politik. Pendekatan pilihan strategis ini mampu memudahkan kita dalam mengidetipikasi sejauh mana aksi terorisme yang akan di lakukan. Ini adalah bukti betapa sulitnya pendefenisian terorisme.jadi kelompok tersebut adalah pahlawan bagi kaumnya salah satu contoh adalah HAMAS. saya hanya mengutip beberapa defenisi terorisme yang di ungkapkan oleh beberapa tokoh. . maka cendrung aksi-aksi terorisme di lakukan pada saat momentum politik saja. agar mudah di cari kebenarannya. dalam menjawab pertanyaan tentang defenisi terorisme. Juga mampu kita perhitungakan sebeberapa besar kerugian yang akan di timbulkan. Tidak dilakukan seriap waktu dan setiap Pendekatan ini berpendapat bahwa teroris politik terdorong untuk melakukan tindakan kekerasan sebagai akibat dari dorongan psikologis dan psiko-logika khusus mereka di bagun untuk merasionalisikan tindakan-tindakan yang secara psikologis terpaksa mereaka lawan. Tentu pasti tindakan terorime merupakan tindakan yang terencana rapi. Oleh sebab itu. namun bagi warga palestina dan sebagian besar umat islam yang merindukan kemerdekaan palestina menganggap HAmas sebagai organisasi pahlawan yang setia membelah hak-hak warga palestina.

masalah terorisme bukanlah isu baru. mengeluarkan Resolusi no. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. 11 September 2001. Ini merupakan hal yang adil dan bumeral yang harus di lakulkan. Sekali asumsi dasar di terima. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. maka dalam psikologi kata teroris. kelompok teroris menimbang keberagaman penyebab sampai teroris menemukan satu tujuan yang di sepakati bersama. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa.Dalam hal ini. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Ironisnya.1373. retorika mereka menjadi seragam. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Kondisi ini. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. Di antara porisasi dan kemutlakan terdapat retorika “ kita melawan mereka” . “Mereka” Harus di hancurkan. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB. Namun. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. Sehingga. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. . Dalam kajian ilmu hubungan internasional. maka penalaran logis menjadi sempurna. apabila” mereka” merupakan bibit permasalahan kami. Sehinnga bias di katakana bahwa yang dilakukan oleh teroris adalah produk dari suatu pilihan strategis yang di capai secara rasional. yang melawan. Atas rekomendasi Washington.

sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. media dijadikan alat propaganda yang efektif. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. mengambarkan. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. Sehingga. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Berdasarkan konsep tersebut. . pasca peledakan bom London.Seiring dengan perjalaan waktu. Dimana. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism stereotype”.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. Akibatnya. Sehingga. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. peristiwa teror di bulan Juli 2005. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. Namun. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. Bom Sharm el-Sheik Mesir. Peristiwa ini. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. Seperti yang dikatakan oleh Bush. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. Sehingga.

CNN. dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. Dimana. The Time dan jaringan televise seperti. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. Penguasa akan menghalalkan segala cara (The end justifies the means).informasi tersebut cendrung bias. melalui media pada masyarakat dunia. disadari benar oleh pelaku media. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. Sehingga. asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. maka terjadi demonologi. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). surat kabar seperti. “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. Sehingga. yang bersangkutan . seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Sehingga. Sehingga. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. Dimana. Jadi. sangatlah tepat. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). Akibat dari propaganda yang dilakukan media. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku.

tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. Untuk mencegah konspirasi proganda. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. Kasus peledakan bom WTC. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. tanpa sikap kritis. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi. Dalam beberapa kasus teror.menjadi korban dari rekayasa. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden agenda. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. Dengan membanjirnya informasi lewat media. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun . baik yang dilakukan oleh para elit politik. konspirasi. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. Akibatnya. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan. Dimana. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. Bom London dan Mesir. Dimana.

karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dewan Keamanan PBB tanggal 28 September 2001. Namun. 11 September 2001. yang mendasari perang global melawan terorisme sebagai bentuk kejahatan transnasional (transnational crime). Kondisi ini. Atas rekomendasi Washington. Dalam kajian ilmu hubungan internasional. merupakan tragedi bagi umat Islam. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. bom London. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. membuat banyak negara melakukan perubahan kebijakanan nasionalnya. Bagimanapun. telah menjadikan terorisme dari isu lunak (solf issues) menjadi isu strategis (strategic issues). Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. peristiwa peledakan gedung Word Trade Centre (WTC) di New York. mengeluarkan Resolusi no. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka (stereotype) dari pelaku tindakan teror tersebut. bom Bali. melalui pembentukan hukum baru mapun perundang-undangan anti terorisme. bom Madried. masalah terorisme bukanlah isu baru. Peristiwa tersebut benar-benar dijadikan alat legitiminasi dan justifikasi bagi Amerika untuk menekan dan menghancurkan gerakan terorisme. seperti. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. melainkan sebuah kajian yang telah ada sejak beberapa dasawarsa. membuat Bush lebih agresif dan unilateral dalam memerangi terorisme berdasarkan kepentingan ekonomi dan politik Amerika semata. Ironisnya. dimana semua anggota PBB diwajibkan menelusuri dan melaporkan keberadaan aset-aset terorisme dengan melampirkan daftar nama kelompok yang dicurigai sebagai jaringan teorisme. banyak pula penguasa (elit politik) memanfaatkan isu tersebut . Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu.1373. Tragedi 9/11. terhadap informasi tersebut. Sehingga. Hal ini membawa kemenangan diplomatik bagi Amerika. Resolusi tersebut paling ekspansif dalam sejarah PBB.yang diperoleh melalui media. Dimana.

mengingat dampak yang ditimbulkannya memiliki jangkauan yang luas dan dapat membentuk opini publik. sebagaimana yang terlihat dari dokrin Amerika tentang pre-emptive war. bahwa Amerika telah menggunakan isu terorisme sebagai instrumen kebijakan politik luar negerinya. telah membangunkan dan mengingatkan kembali pada masyarakat dunia bahwa ancaman terorisme belum berakhir. media dijadikan alat propaganda yang efektif. Seperti yang dikatakan oleh Bush. Chomsky dalam bukunya: Pirates and Emperors: Internasional Terorism in the Real World. menewaskan 88 orang serta mencederai ratusan orang lainnya. Sehingga. yaitu: bom London yang menewaskan 56 orang dan mencederai 300 orang. Bom Sharm el-Sheik Mesir. bahwa “Perang terhadap terorisme terus berlanjut. Dan menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk menekan dan memerangi negara atau kelompok yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditempuh oleh Washington. sikap go it alone actions dan a la carte diplomacy dalam mengamankan kepentingannya. media mempunyai posisi yang sangat penting karena mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Sehingga. Seiring dengan perjalaan waktu. pendefinisian tentang terorisme itu sendiri menjadi kabur berdasarkan kepentingan dari sikap yang mereka ambil dalam merespon konstalasi isu internasional. Kami mencari mereka dan mengadilinya”. Media massa dunia mempunyai andil besar dalam mempopulerkan isu terorisme. mengambarkan.sebagai alat pembenaran untuk menghabisi lawan politiknya dengan dalih terorisme. mendorong Amerika melakukan review and adjustment dalam kebijakan dibidang pertahanan keamanan. Kami tidak akan menyerah kepada terorisme. Berdasarkan konsep tersebut. hal ini melemahkan sistem multilarelisme dan menumbuhkan sikap unilateralisme Bush. kebijakan tersebut mendapat kririkan tajam dan membuat negara lainnya tidak sepaham lagi dengan tindakan yang diambil oleh Amerika dalam memerangi terorisme. peristiwa teror di bulan Juli 2005. Namun.Peristiwa ini menjadi babak baru perang global terhadap terorisme yang sudah ditinggalkan negara lain. menjadi babak baru perang terhadap terorisme. yang terilhami pada teori komunikasi: “siapa yang menguasai informasi dialah yang akan menguasai dunia”. Peristiwa ini. pasca peledakan bom London. Akibatnya. Sehingga. tidak jarang kita melihat munculnya semacam fenomena “jurnalism .

asas praduga tak bersalah (presumption of innocent) terhadap pelaku yang dicurigai menjadi tidak diperhatikan lagi dalam kasus seperti ini. Sehingga. Sehingga. Sehingga. The Time dan jaringan televise seperti. informasi tersebut cendrung bias. sangatlah tepat. Tujuannya untuk memberikan kesan negatif. yaitu terjadinya pengadilan yang dilakukan oleh media (trial by the press). “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media”. bahwa media dijadikan sebagai “mesin propaganda” bagi tatanan sosial politik yang berlaku. bahkan tak jarang keliru dalam memahami akar permasalahan dari terorisme itu sendiri. surat kabar seperti. dengan cara membentuk opini masyarakat (public opinion) terhadap bahaya yang ditimbulkan dari kelompok bersangkutan. Penguasa akan menghalalkan . dengan menciptakan distorsi makna dari sebuah kata terorisme. yaitu politik perekayasaan yang sistematis untuk menempatkan kelompok tertentu sebagai ancaman yang sangat menakutkan. akan mudah bagi media untuk membentuk opini masyarakat terhadap bahaya terorisme yang sedang mengancam dunia. melalui media pada masyarakat dunia. Akibat dari propaganda yang dilakukan media. Amerika adalah iperium media yang menguasai infrastruktur link global media. Hal ini disebabkan adanya kepentingan ideologis-politik kelompok tertentu untuk membunuh karakter seseorang (character assassinations) yang tidak disukai. media sudah lebih dulu punya asumsi dan abstraksi dalam membingkai (flaming) isu terorisme yang dipenuhi dengan prasangka negatif. Sehingga. Dimana.stereotype”. Media juga sangat kreatif melakukan dramatisasi dengan memadukan informasi plus entertainment untuk menarik khalayak tentang bahaya terorisme. Dimana. tidak heran kalau media digunanakan oleh Amerika untuk menopang kepentinganan politiknya. Jadi. tapi karena memang itulah yang terus menerus disuguhkan oleh media kepada mereka. dengam mempopulerkan istilah: “fundamentalis” dan “radikalisme”. maka terjadi demonologi. Kasus yang menonjol akibat dari propaganda tersebut. Dimana. apa yang dikatakan oleh Chomsky dalam bukunya. disadari benar oleh pelaku media. CNN. Prinsip: “the new source of power is information in the hand of many” (bahwa sumber kekuatan baru adalah informasi yang ada di tangan banyak orang). seseorang yang mengkonsumensi sebanyak-banyaknya informasi apa pun bukan karena kebutuhan. mencakup kantor berita (news agency) seperti Reuter. terjadi disinformasi dalam benak masyarakat tentang suatu kelompok tertentu.

masyarakat hendaknya menyimak melalui pendidikan melek media. Bom London dan Mesir. tanpa melalui keputusan pengadilan Amerika menuduh Osama bin Laden dengan Al Qaeda-nya yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. disinformasi dan mispersepsi dengan dalih terorisme. dimana kesan yang dimunculkan adalah militansi dan ekstremitas dari aktivitas tersebut. membungkam lawan politiknya yang dianggap berseberangan dan membahayakan kepentingan mereka. media telah mimbingkai fakta terlebih dahulu sebelum melakukan investigasi.segala cara (The end justifies the means). media pun megulas berita tentang keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan Al-Qaeda. konspirasi. muncul “Islam Phobia” di tengah masyarakat dunia. maka semakin sulit bagi masyarakat membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang menyesatkan. Media melakukan reportase jurnalistik tentang eksistensi dan aktivitas gerakan Islam secara gencar. tanpa sikap kritis. Media pun melakukan propaganda tak henti-hentinya dengan menciptakan masyarakat Muslim yang termarjinalisasi dan teralienasi secara politis. sebagai alternatif untuk melakukan perlawanan terhadap hidden . Hal ini melahirkan sikap apriori di tengah masyarakat dunia terhadap konsepsi Islam politik. Kondisi ini pada akhirnya menjadikan masyarakat merasa alergi bahkan takut. Dimana. reportase tersebut didasari atas pengakuan kelompok yang mengatas namakan Al-Qaeda. Masyarakat hendaknya tidak terbius efek dari narkotika media yang memberikan informasi keliru dengan memandang terorisme secara sempit dan subjektif. ketika berinteraksi dengan wacana Islam ideologi. Dengan membanjirnya informasi lewat media. elit bisnis atau bahkan dari elit media itu sendiri. karena media membawa misi dari kelompok kepentingan tertentu yang beroperasi di balik media bersangkutan. yang bersangkutan menjadi korban dari rekayasa. Kasus pemberitan terorisme di atas menunjukan bias. Dalam beberapa kasus teror. akibatnya masyarakat Islam berupaya untuk tidak mengidentikkan diri sebagai seorang Muslim. Kasus peledakan bom WTC. baik yang dilakukan oleh para elit politik. Media secara tidak sadar telah melakukan Balkanisasi (politik memecah belah) terhadap masyarakat. sebagai pihak yang mengaku bertanggung jawab. Untuk mencegah konspirasi proganda. Dimana. Akibatnya. Sehingga. bias yang tersembunyi dan disengaja (hidden and intended bias) oleh media sulit dihindarkan.

bom Bali. Bagimanapun. Amerika dan Inggris sebagai negara maju di bidang intelijen dan pertahanan kemanan tidak mampu membendung aksi terorisme. Kuta Square. Demikian pula dengan tindakan teror yang mengatas namakan agama tertentu. karena pelaku teror adalah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap ketakutan publik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Hal ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam agar tidak mudah dipecah belah dengan dalih terorisme. Pernyataan ini menunjukan bahwa aksi terorisme amat sangat sulit untuk dideteksi. bom London. akan menjadi persoalan sensitif karena akan menimbulkan prasangka dari pelaku tindakan teror tersebut. khususnya media yang tidak berpihak terhadap kelompok tertentu dengan memperhatikan prisnsip 5W+1H. merupakan tragedi bagi umat Islam. Pada ulang tahun ketiga tragedi WTC Presiden Amerika. Cara ini merupakan jalan menuju kearah pembebasan masyarakat dari propaganda media agar masyarakat senantiasa bersifat kritis terhadap informasi apapun yang diperoleh melalui media. Sehingga. bom Madried. telah menewasakan 25 jiwa dan mencederai lebih dari 102 jiwa lainnya. sehingga siapapun yang menggunakan terror sebagai sebuah cara. terhadap informasi tersebut. Tragedi 9/11. Menggigatkan .agenda. Berbicara masalah teorisme sebagai suatu bentuk dari tindakan kekerasan politik. tidak akan mendapatkan tempat di dunia ini”. Tetapi kita bisa menciptakan kondisi. anda tidak akan memenangkannya. kekerasan politik dengan cara menghilangkan nyawa seseorang dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan. Jimbaran Bali. mengatakan: “Bisakah kita menang? Menurut saya. George Walker Bush. seperti. aksi teror pasca WTC selalu dikaitkan dengan Al-Qaeda dan jaringnya yang diidentikan dengan Islam politik. Dimana. menjadi alat pembenaran bagi Amerika untuk mendiskreditkan Islam. dan bom di Sharm el-Sheik Mesir. Peristiwa peledakan bom yang terjadi tanggal 1 oktober 2005 di RAJA’s Bar and Restaurant. dan di Nyoman Café’ dekat Hotel Four Season.

Kuta Bali. Secara ekonomis. 11 September 2001 tidak pernah serius terlibat dalam perang global terhadap terorisme yang dicanangkan oleh Amerika berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor: 1373 tanggal 28 September 2001. tepatnya tanggal 12 Oktober 2002. pasca Bom Bali I. Meriot di Jakarta 2003.” Peristiwa tersebut menandai terorisme menjadi isu strategis di Indonesia. Kita dikejutkan oleh peristiwa ledakan bom yang berkuatan besar. peledakan Bom J. Legian. dikenal dengan istilah “Sabtu Hitam di Legian. Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam dengan 202 juta dari 230 juta jiwa penduduk Indomesia. Secara politis memperkuat dugaan masyarakat internasional yang menganggap bahwa selama ini Indonesia tidak pernah serius dalam penangganan masalah terorisme. akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia khususnya di bidang industri prawisata. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Menteri Senior Singapura. Kabupaten Badung. Jl. Lee kwan Yew. Sebagaimana yang dikatakan oleh Howard yang menganggap bahwa Pemerintah Indonesia pasca trgagedi WTC. Ledakan tersebut telah menewaskan 187 orang. Bom di depan Kedutaan Besar Australia 9 September 2004. Ironisnya. pemerintah nampaknya tidak mempunyai arah kebijakan yang jelas dalam penanggani masalah terorisme di Indonesia. di diskotek Sari Club. serta ledakan bom di daerah lainnya di Indonesia. Di samping itu. Dampak Bom Bali Bom Bali II akan berdampak politik dan ekonomi bagi Indonesia. menjadi catatan hitam aksi terror bagi Bangsa Indonesia. Lebih jauh Lee mengatakan” Indonesia is the hidden place for Al Qaeda after Afghanistan attack and have connection with terrorist activities because of the relation with Indonesian militant Islamic group with Al Qaeda networks”. mencederai 282 orang. peristiwa ini menjadi legitiminasi bagi masyarakat internasional bahwa Indonesia merupakan sarang terorisme internasional untuk wilayah Asia Tenggara. secara terbuka menunding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional. Bom Bali II ini menambah daftar deretan aksi kekerasan terorisme di Indonesia.kita pada peristiwa tiga tahun lalu. akibat tidak adanya jaminan keamanan bagi turis . 5 Desember 2002 dan di Kafe Sampodo Indah Palopo Januari 2004. Sehingga. Indonesia menjadi sasaran yang empuk dalam masalah terorisme. peledakan bom Restoran Mc Donald Mall Ratu Indah Makassar.

Kebijakan tersebut akan memukul perekonomian Indonesia terutama di sektor prawisata. dan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% serta terjadi peningkatan kemiskinan diperkirakan akan mencapai 1 uta jiwa. nampaknya akan dijadikan komuditas politik dari kelompok-kelompok kepentingan baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri melalui media massa. mengakui Jemaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. tetapi tidak mencari akar pemasalahan dari terorisme itu sendiri. Namun. Peristiwa ini.yang berkunjung ke Bali. Pemerintah Indonesia hendaknya tidak terjebak lagi dalam perang global yang dicanangkan oleh barat terhadap teroris seperti yang terjadi pada pasca bom Bali I yang memaksa pemerintah mengeluarkan mengeluarkan PERPU No 1/2002 dan PERPU NO 2/ 2002. Hal ini merugikan citra Indonesia di fora internsaional yang pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi dan politik Indonesia. dengan menciptakan opini publik bahwa Indonesia tidak aman. Hal ini merusak citra prawista Indonesia di masyarakat Internasional. Jika tidak. Antisipas Pemerintah Aksi terorisme di Indonesia disebabkan ketidak pekaan pemerintah terhadap eksisnya ancaman terorisme internasional dan konflik kepntingan yang berkembang dalam pemerintahan dan masyarakat. Akibatnya. Di samping itu. Seperti. Serta akan berdampak bagi dunia usaha lainnya seperti keengganan para investor untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. Indonesia tidak akan . para politisi hendaknya tidak menjadikan peristiwa bom Bali II sebagai komoditas politik dan mengakhiri sikap partisan untuk tidak larut terlibat dalam kelompok kepentingan dalam perang melawan terorisme. diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah kujungan wisatawan ke Bali sebesar 20 % dari jumlah total wisatawan yang berkunjung sebesar 2 juta wisatawan per tahunnya. Diikuti dengan penangkapan terhadap Abubakar Ba’asyir sebagai pimpinnya serta pengikutpengkikutnya yang dituduh bertanggung jawab terhadap peledakan tersebut. Di perkirakan pasca bom Bali II banyak negara akan mengeluarkan travel band bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia. Hal ini menjadikan kita bukan sebagai ”boneka” dari kemauan negara-negara Barat khususnya Amerika yang sering memandang persoalan terorisme secara sempit dan amat subjektif. perusahan sepatu nike yang menghentikan investasinya dari Indonesia pasca tragedi bom Bali I.

Tentunya yang menjadi korban adalah rakyat yang tidak berdosa. Bahkan. Semoga. Pandangan yang menominasikan bahwa musuh Barat pada Pasca Perang Dingin adalah Islam sebagai penganti komunis pada Perang Dingin (Berdasarkan tesis the clash of civilization dari Hungtington). Kondisi ini bisa merusak citra masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pemerintah sebenarnya bisa saja mengantisipasi tragedi tersebut seandainya pihak Badan intilijen Negara (BIN) lebih sigap dalam menyimak apa yang dikatakan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa “pemerintah sebenarnya pernah mendapat ancaman terror. maka bom tersebut terjadi di Bali” Andai kata. benar pernyatan tersebut. Pemerintah hendaknya meluruskan tentang Islam di Indonesia. hendaknya kita menyadari bahwa perang terhadap terorime belumlah berakhir.. Tindakan terror yang menghilangkan masyarakat yang tidak berdosa dan merusak fasilitas umum untuk kepentingan pribadi dan kelompok merupakan tindakan pengecut. traggedi bom Bali II merupakan tragedi terakhir bagi bangsa Indonesia BAB III PENUTUP . pemerintah pun harus dicari akar permasalahannya dengan tidak menjadikan aksi teror sebagai komuditas politik untuk kepentingan kelompok tertentu dan mendiskreditkan kelompok lainnya. beberapa aksi teror yang terjadi di Indonesia yang mengatasnamakan kelompok tertentu. namun ketatnya keamanan di Jakarta. bagaimanan pun tindakan teror yang telah menghilangkan nyawa seseorang dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. mendapat kutukan dari masyarakat Islam Indonesia.kondusif dalam pemulihan perekonomiannya. adalah tidak benar dan tidak bisa di pertanggung jawabkan. Namun. Pelaku teror adalah oknum yang bisa berasal dari kalangan mana saja dan kapan saja yang tidak bertanggung jawab. terutama pasca kenaikan BBM tanggal 1 Oktober yang dirasakan cukup memberatklan kehidupan masyarakat. Prioritas Bangsa Indonesia sekarang ini adalah perbaikan di bidang ekonomi. berarti pemrintah SBY tidak pernah belajar dari pengalaman. Belajar dari bom Bali II. bahwa Bali tentunya menjadi sasaran yang berpotensi mengigat Bali lebih dikenal oleh masyarakat internasional dibandingakan dengan Jakarta. Namun.

Ideologi. Origin of terrorism. Guna meunjang pembelajaran dapat dimanfaatkan pila CD belajar interaktif yang memuat pokok bahasan dalam modul ini yang disajikan bersama dengan pokok bahasan pada modul dua dan tiga.logspot.or. M.Tinjauan psikologi. ideologi. http://cmm.Demikianlah uraian meteri dalam modul ini untuk memahami pengertian dan bentuk cyber crime sebagi salah satu dari bentuk kejahatan transnasional yang berkembang dalam masyarakat internasional. Diakses pada tanggal 31 Mei 2006 . Martha. Murni kencana. Jerrold.post.php?id = 1096_0_3_0_M15. 2003. html. Teololgi dan sikap mental. Htt:// lukman-nh. Origin of Terorrisem. Teologi dan sikap mental.id//cmm-ind _more . Murni kencana: Jakarta.com /2005/11/pengaruh –media-terhadap-kongnisi-anak.html.Diakses pada tanggal 31 Mei 2006. maka secara sitematis peserta matakuliah ini dengan mudah bias melangkah untuk mengkaji modul selanjutnya DAFTAR PUSTAKA Crensaw. Apabila modul satu ini dapat dipahami dengan baik. Tinjauan Psikologi.2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful