P. 1
meu_reguler_kardio_BUKU PANDUAN SKILLS LAB PEM EKG

meu_reguler_kardio_BUKU PANDUAN SKILLS LAB PEM EKG

|Views: 296|Likes:
Published by Andy 'brandy' Tarzz

More info:

Published by: Andy 'brandy' Tarzz on Feb 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2014

pdf

text

original

BUKU PANDUAN PESERTA

SKILLS LAB. SISTEM KARDIOVASKULER

SERI 2 ELEKTROKARDIOGRAFI

Skills Lab. Sistem Kardiovaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, 2009

Kedepan Buku Panduan Skills lab. Meskipun buku panduan ini belum terlalu lengkap. Sistem Kardiovaskuler 1 . Mengingat Buku Panduan Skills Lab. penilaian pada waktu latihan dapat dilakukan oleh temannya sendiri melalui petunjuk buku panduan belajar dan juga dapat menggunakan daftar tilik yang ada. maka demi kemajuan dan kesempurnaan pendidikan ketrampilan klinik ini. Diharapkan setelah selesai mengikuti kegiatan ketrampilan klinik ini. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pembuatan dan penyusunan buku panduan ini.PENGANTAR Buku Panduan Skills Lab. dan untuk itu kami ucapkan terima kasih. dimana persiapan alat dan pasien sampai tehnik perekaman dan pembacaraan / interpretasi hasil perekaman EKG mulai dari normal sampai patologis. maka kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk penyempurnaan buku ini. dimana terdiri dari 2 (dua) ketrampilan utama yaitu Pembuatan perekaman EKG. mahasiswa mampu melakukan perekaman EKG yang benar dan pembacaan EKG yang normal maupun yang patologis Buku panduan skills lab. Makassar. juga memuat daftar tilik sebagai lembaran penilaian dari koordinator/instruktur terhadap mahasiswa baik sebagai penilaian akhir maupun diapakai membantu dalam menilai kemajuan tingkat ketrampilan yang dilatihkan. Sistem Kardiovaskuler akan dilengkapi dengan variasi normal dan abnormal gambar-gambar rekaman EKG. Maret 2007 Koordinator Skills Lab. Untuk mahasiswa. namun demikian sudah dapat dipakai sebagai penuntun tentang elektrokardiografi. Sistem Kardiovaskuler seri ke-2 ini berisi ketrampilan Elektrokardiografi (EKG). Ini selalin memuat panduan belajar masing-masing ketrampilan yang dilatihkan. Sistem Kardiovaskuler belum sempurna.

kelainan anatomis (mis. Monitor terus menerus (24 jam sehari) yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan-perubahan di jantung penderita dalam keadaan darurat (mis. Tetapi kadang-kadang dilakukan cara lain untuk keperluan tertentu. Perikarditis). III. Adanya kelainan-kelainan irama jantung 2. AVL. aVF. aVR. v1-6. Untuk pemeriksaan secara rutin biasanya dilakukan pengambilan 12 sandapan (lead) yaitu I. mis. Untuk lebih memastikan apakah seseorang menderita penyakit jantung koroner atau tidak sering dilakukan uji latih jantung. II. maupun kelainan lain (mis. Hipertropi bilik dan serambi). Dengan menggabungkan kedua alat terssebut maka hasilnya sangat memuaskan. Pembesaran jantung Pemeriksaan Elektrokardiografi : 2 . Aritmia). Adanya pengaruh obat-obat jantung terutama digitalis 4. sedang orang sehat dapat mempunyai gambaran abnormal. Yang harus disadari adalah bahwa EKG merupakan suatu test laboratorium. murah dan aman digunakan tetapi peranannya sekarang belum dpat digantikan oleh alat lain. Adanya kelainan-kelainan miokard seperti infark 3. baik kelainan berupa kelainan elektris (mis. Untuk mengetahui perubahan EKG pada kegiatan sehari-hari dilakukan rekaman secara terus menrus dengan alat monitor holter. Berbagai keadaan jantung dapat dideteksi dengan tepat oleh alat ini. Di ICCU dan bedah jantung). bukan merupakan alat diagnosis yang mutlak. Serial EKG untuk jangka waktu tertentu dapat untuk menegakkan diagnosis infark miokard akut secara pasti. Penemuan yang terbaru dari Ekokardigrafi yang jauh lebih canggih dan mahal ternyata peranannya tidak dapat menggantikan alat EKG yang jauh lebih sederhna. Orang sakit jantung bisa mempunyai gambaran EKG normal. Gangguan-gangguan elektrolit 5. Alt ini sudah lama ditemukan. Indikasi : Pemeriksaan Elektrokardiografi dilakukan untuk mengetahui : 1.PEMERIKSAAN ELEKTROKARDIOGRAFI Pengertian Elektrokardiografi (EKG) merupakan pemeriksaan noninfasif paling sering digunakan sebagai alat bantu diagnosis penyakit jantung. Adanya perikarditis 6.

Kertas interpretasi EKG. Membuat elektrokardiogram dan keterangannya 5. Mengenal ganggugan irama jantung 3. Berhubungan dengan alat dan pasien : 1. Mletakkan elektroda pada tempat penekanan 3. (simulasi) 5. Alat EKG beserta kelengkapannya . Melakukan penyadapan aktifitas otot jantung secara runtut dan benar 2. Berhubungan dengan pembacaan EKG : 1. Merawat EKG setelah pemeriksaan b. Demonstrasi sesuai dengan daftar panduan belajar 2. Mengenal pembesaran jantung 4. Daftar panduan belajar untuk pemeriksaan EKG b. Melaksanakan penyadapan 4.Tujuan pembelajaran : Tujuan Umum : Setelah kegiatan ini mahasiswa mampu : 1. Mengenal elektrokardiogram otot jantung normal dan intrpretasinya Tujuan Khusus : Setelah kegiatan ini mahasiswa mampu: a. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 3. Parsipasi aktif dalam skills lab. probandus / manekin c. Mempersiapkan pasien dan alat 2. Mengenal kelainan iskemik jantung Media dan alat bantu pembelajaran : a. Mengenal gelombang dan interpretasinya pada elektrokardiogram normal 2. pensil. pulpen. Diskusi 4. Evaluasi melalui check list/daftar tilik dengan sistim skor DESKRIPSI KEGIATAN 3 .

Mahasiswa menyimak dan mengamati 3. Curah pendapat/diskusi : Apa yang dirasakan mudah ? Apa yang sulit ? Menanyakan bagaimana perasaan mahasiswa yang berperan sebagai pasien. Selanjuntya kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan EKG pada manikin atau probandus 5. Pengantar 2. Setiap pasangan berpraktek. Mahasiswa dapat memperhatikan dan menanyakan hal-hal yang belum dimengerti dan dosen (instruktur) menanggapinya. Mengatur posisi duduk mahasiswa 2. Praktek bermain dengan umpan balik peran 100 menit 4. Dosen (instruktur) menyimpulkan dengan menjawab pertanyaan terakhir dan memperjelas hal-hal yang masih belum dimengerti 3. Mahasiswa dibagi menjadi pasanganpasangan. Apa yang dapat dilakukan oleh dokter agar pasien merasa lebih nyaman ? 2. Setiap mahasiswa paling sedikit berlatih satu kali 1. Mentor berkeliling diantara mahasiwa dan melakukan supervisi menggunakan ceklis 4. Seorang mentor diperlukan untuk mengamati 2 pasangan 2.KEGIATAN 1. Bermain peran tanya & jawab WAKTU 5 menit 30 menit DESKRIPSI Pengantar 1. satu orang sebagai dokter (pemeriksa) dan satu orang sebagai pasien secara serentak 3. Satu orang dosen (instruktor/co-instruktur) memberikan contoh bagaimana cara melakukan perekaman EKG pada probandus/manikin. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan dosen (instruktur) memberikan penjelasan tentang aspekaspek yang penting 4.Curah pendapat/ diskusi 15 menit Total waktu 150 menit 4 . 1.

Warna hijau pada kaki kiri . Membersihkan kotoran dan lemak menggunakan kapas pada daerah dada. 1 2. II. 9. AVL) dengana cara sebagai berikut : . aVF.PENUNTUN BELAJAR PEMERIKSAAN ELEKTROKARDIOGRAFI A.Warna kuning pada tangan kiri Memasang elektroda dada untuk rekaman precordial lead : Sela iga ke 4 pada garis sternal kanan = V1 KASUS 1 2 3 2. gelang dan logam lain dilepas. gunakan kapas basah Memasang manset elektroda pada kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai Memasang arde Menghidupkan monitor EKG Menyambung kabel EKG pada kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai pasien. c. untuk rekam ekstremitas lead (lead I. 3. aVR. MELAKUKAN REKAMAN EKG LANGKAH KLINIK Melakukan persiapan alat antara lain : Alat EKG lengkap dan siap pakai Kapas alkohol dalam tempatnya Kapas / kasa lembab Mempersiapkan pasien Pertama-tama pemeriksaan melakukan penejelasan kepada pasien/keluarga tentang tindakan yang akan dilakukan Menyuruh pasien untuk tidur terlentang datar Urutan perekaman EKG Melakukan cuci tangan Membuka dan melonggarkan pakaian pasien bagian atas. 1. 6.Warna merah pada tangan kanan . b. NO a. 3. Bila pasiennya memakai jam tangan. Bila tidak ada jelly. 4. 5 . kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai dilokasi pemasangan manset elektroda Mengoleskan jelly EKG pada permukaan elektroda. III. 8. 2. 5. 7.Warna hitam pada kaki kanan . 1.

umur.10. V1-V6 Melakukan kalibrasi 10 mm dengan keadaan 25 mm/volt/detik Membuat rekaman secara berurutan sesuai dengan pilihan lead yang terdapat pada mesin EKG Melakukan kalibrasi kembali setelah perekaman selesai Memberi identitas pasien hasil rekaman : nama. tanggal dan jam rekaman serta nomor lead dan nama pembuat rekaman EKG Merapikan alat-alat Melakukan cuci tangan kembali 6 . 13. 15. III. II. 14. Sela iga pada garis sternal kiri = V2 Terletak diantara V2 & V4 adalah = V3 Ruang iga ke 5 pada garis tengah klavikula = V4 Garis aksila depan sejajar dengan V4 = V5 Garis aksila tengah sejajar dengan V4 = V6 Garis aksila belakang sejajar dengan V4 = V7 Garis skapula belakang sejajar dengan V4 = V8 Batas kiri dari kolumna vertebra sejajar dengan V4 = V9 Lokasi sama dengan V3 tetapi pada sebelah kanan = V3R V7 V3R kadang diperlukan Pada umumnya perekaman hanya 12 lead yaitu lead I. aVL. aVR. 11. aVF. 12.

Menentukan bentuk gelombang P e. Menetapkan frekuensi jantung c. Menentukan irama jantung dan pembuluh darah b. 3. Menentukan posisi segment ST g. 7 . Menentukan bentuk gelombang U Melakukan interpretasi EKG secara keseluruhan Menyerahkan hasil rekaman EKG kepada yang berkepentingan KASUS 1 2 3 4. 5. Menentukan bentuk gelombang T h. Menentukan bentuk gelombang QRS f. NO 1 2. INTERPRETASI HASIL REKAMAN EKG LANGKAH KLINIK Melihat hasil rekaman EKG dengan memperhatikan identitas pasien Menetukan apakah rekaman ini sudah sesuai dengan standar dan layak di interpretasi Melakukan penilaian secara sistematis yaitu : a.B. Menentukan Arah aksis (sumbu) elektris jantung d.

Warna merah pada tangan kanan .Warna hitam pada kaki kanan .Warna hijau pada kaki kiri . kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai dilokasi pemasangan manset elektroda Mengoleskan jelly EKG pada permukaan elektroda. ASPEK YANG DINILAI Kriteria persiapan alat Alat EKG lengkap dan siap pakai Kapas alkohol dalam tempatnya Kapas / kasa lembab Persiapan pasien Pasien/keluarga diberi penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan Posisi pasien diatur terlentang datar Kriteria pelaksanaan Cuci tangan Membuka dan melonggarkan pakaian pasien bagian atas. 1. II. 2. c. aVF. gelang dan logam lain dilepas.Warna kuning pada tangan kiri Memasang elektroda dada untuk rekaman precordial lead : Sela iga ke 4 pada garis sternal kanan = V1 Sela iga pada garis sternal kiri = V2 Terletak diantara V2 & V4 adalah = V3 SkOR 2 1 3 3. untuk rekam ekstremitas lead (lead I. MELAKUKAN REKAMAN EKG NO a. 4. 3. Bila tidak ada jelly.DAFTAR TILIK KETERAMPILAN PEMERIKSAAN ELEKTROKARDIOGRAFI A. 5. 7. 1 2. 9. 8 . 8. aVR. b. 6. AVL) dengana cara sebagai berikut : . 2. Membersihkan kotoran dan lemak menggunakan kapas pada daerah dada. gunakan kapas basah Memasang manset alektroda pada kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai Memasang arde Menghidupkan monitor EKG Menyambung kabel EKG pada kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai pasien. III. Bila pasiennya memakai jam tangan. 1.

III.. 12.. V1-V6 Melakukan kalibrasi 10 mm dengan keadaan 25 mm/volt/detik Membuat rekaman secara berurutan sesuai dengan pilihan lead yang terdapat pada mesin EKG Melakukan kalibrasi kembali setelah perekaman selesai Memberi identitas pasien hasil rekaman : nama.. aVF. II.10.. 15... Ruang iga ke 5 pada garis tengah klavikula = V4 Garis aksila depan sejajar dengan V4 = V5 Garis aksila tengah sejajar dengan V4 = V6 Garis aksila belakang sejajar dengan V4 = V7 Garis skapula belakang sejajar dengan V4 = V8 Batas kiri dari kolumna vertebra sejajar dengan V4 = V9 Lokasi sama dengan V3 tetapi pada sebelah kanan = V3R V7 V3R kadang diperlukan Pada umumnya perekaman hanya 12 lead yaitu lead I. 14.x 100% = . aVR. umur... 11.. aVL. tanggal dan jam rekaman serta nomor lead dan nama pembuat rekaman EKG Merapikan alat-alat Cuci tangan JUMLAH Keterangan : 0 = Tidak dilakukan 1 = Dilakukan.. tetapi kurang benar 2 = Dilakukan dengan benar Jumlah Nilai = -----------------------. 13.....% 40 9 .

tetapi kurang benar 2 = Dilakukan dengan benar Jumlah Nilai = -----------------------. 4...............x 100% = . 9.. 6...... 8...... 7........... 5.............% 22 Jakarta...2005 Mengetahui : Instruktur/Koordinator .B.. .. ASPEK YANG DINILAI 1 Menentukan hasil rekaman EKG mengenai identitas pasien dan layak untuk diinterpretasi Menentukan irama jantung dan pembuluh darah Menetapkan frekuensi jantung dan pembuluh darah Menentukan Arah aksis (sumbu) elektris jantung Menentukan bentuk gelombang P Menentukan bentuk gelombang QRS Menentukan posisi segment ST Menentukan bentuk gelombang T Menentukan bentuk gelombang U Melakukan interpretasi EKG secara keseluruhan Menyerahkan hasil rekaman EKG kepada yang berkepentingan SCOR 2 3 Keterangan : 0 = Tidak dilakukan 1 = Dilakukan......... 3. 10........... 11....... 10 ... INTERPRETASI HASIL REKAMAN EKG NO 1 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->