LATAR BELAKANG SEJARAH AKUNTANSI

By fahmibaharun

1.1 Latar belakang/sejarah akuntansi Akuntansi berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat. Sejarah perkembangan pemikiran akuntansi (accounting thought) dibagi dalam tiga periode: tahun 4000 SM – 1300 M; tahun 1300 – 1850 M, dan tahun 1850 M sampai sekarang. Masing-masing periode memberi kontribusi yang berarti bagi ilmu akuntansi. Pada periode pertama akuntansi hanyalah bentuk record-keeping yang sangat sederhana, maksudnya hanyalah bentuk pencatatan dari apa saja yang terjadi dalam dunia bisnis saat itu. Periode kedua merupakan penyempurnaan dari periode pertama, dikenal dengan masa lahirnya double-entry bookkeeping. Pada periode terakhir banyak sekali perkembangan pemikiran akuntansi yang bukan lagi sekedar masalah debit kiri – kredit kanan, tetapi sudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern (Basuki, 2000 : 173). Pengguna akuntansi juga bervariasi, dari yang sekedar memahami akuntansi sebagai: 1) alat hitung menghitung; 2) sumber informasi dalam pengambilan keputusan; 3) sampai ke pemikiran bagaimana akuntansi diterapkan sejalan dengan (atau sebagai bentuk pengamalan) ajaran agama. Bila dihubungkan dengan kelompok usaha kecil dan menengah tampaknya pemahaman terhadap akuntansi masih berada pada tataran pertama dan kedua yaitu sebagai alat hitung-menghitung dan sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan (Basuki, 2000 : 174).

Informasi akuntansi merupakan alat yang digunakan oleh pengguna informasi untuk pengambilan keputusan (Nicholls dan Holmes, 1988 : 57), terutama oleh pelaku bisnis. Dimana informasi akuntansi diharapkan dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang bisa mengukur dan mengkomunikasikan informasi keuangan tentang kegiatan ekonomi. Informasi akuntansi sangat diperlukan oleh pihak manajemen perusahaan dalam merumuskan berbagai keputusan dalam memecahkan segala permasalahan yang dihadapi perusahaan. Informasi akuntansi yang dihasilkan dari suatu laporan keuangan berguna dalam rangka menyusun berbagai proyeksi, misalnya proyeksi kebutuhan uang kas di masa yang akan datang. Dengan menyusun proyeksi tersebut secara tidak langsung akan mengurangi ketidakpastian, antara lain mengenai kebutuhan akan kas (Sutapa, Rusdi, dan Kiryanto, 2001 : 200). Informasi akuntansi berhubungan dengan data akuntansi atas transaksitransaksi keuangan dari suatu unit usaha, baik usaha jasa, dagang maupun manufaktur. Supaya informasi akuntansi dapat dimanfaatkan oleh manajer atau pemilik usaha, maka informasi tersebut disusun dalam bentuk-bentuk yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Arus informasi akuntansi keuangan dari perusahaan kecil sangat bermanfaat untuk mengetahui bagaimana perkembangan usaha perusahaan, bagimana struktur modalnya, berapa keuntungan yang diperoleh perusahaan pada suatu periode tertentu. Holmes dan Nicholls (1989) mengungkapkan bahwa informasi akuntansi yang banyak disiapkan dan digunakan perusahaan kecil dan menengah adalah

Keunggulan tersebut diantaranya adalah kemampuan dalam mengelola berbagai informasi. 1983. Sehingga manajemen perusahaan yang profesional merupakan tuntutan yang harus segera dipenuhi untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan perusahaan secara baik. Kelemahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. 1985. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada industri menengah. Padahal dengan semakin ketatnya persaingan bisnis dalam era globalisasi ekonomi. sakala usaha. alokasi dana. antara lain pendidikan dan overload standar akuntansi yang dijadikan pedoman dalam penyusunan pelaporan keuangan (William et. informasi akuntansi yang seharusnya dibutuhkan oleh manajemen perusahaan kecil dan menengah dalam pengggunaan informasi akuntansi sangat terbatas sekali. penerapan teknologi. Nair dan Rittenberg. Murray et al. hanya perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif yang akan mampu memenangkan persaingan. Melihat begitu banyak peranan dan manfaat informasi akuntansi dalam menciptakan arus informasi keuangan guna menunjang kelangsungan hidup (going concern) industri menengah. 1985. Dari uraian tersebut jelas bahwa industri menengah banyak mengalami kesulitan dalam memahami informasi akuntansi dengan baik. Philip (1977) mengungkapkan banyak kelemahan dalam praktik akuntansi pada perusahaan kecil. 1983).informasi yang diharuskan menurut undang-undang atau peraturan (statutory). Dalam penelitian ini ketidakpastian lingkungan diposisikan sebagai . 1989. sumber daya manusia. Selain itu.al. maka melalui penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pengetahuan akuntansi. Knutson dan Henry. sistem pemasaran dan pelayanan. Wishon.

pengalaman usaha.1 Fungsi Akuntansi Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. anggaran dan informasi akuntansi tambahan. dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. 2. mengolah dan menyajikan data. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.1 Definisi Akuntansi Akuntansi adalah suatu proses mencatat. maksudnya akuntansi membedakan asset yang menjadi asset perusahaan dan asset milik pribadi pemilik. Informasi akuntansi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari informasi akuntansi statutori. skala usaha. . Variabel ketidakpastian lingkungan sebagai variabel pemoderasi karena variabel ini diduga mempunyai potensi yang cukup kuat mempengaruhi pengetahuan akuntansi. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang.1.2 Prinsip Akuntansi Perusahaan terpisah dengan pemilik dan perusahaan lainnya. 2. mengklasifikasi.1. Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. meringkas. 2. transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. 1.moderating variable yang merupakan variabel yang dapat memoderasi (memperkuat atau memperlemah) pengaruh pengetahuan akuntansi. sakala usaha. Isi 2.

yaitu mencatat pos-pos Menyesuaikan kembali Neraca Saldo setelah penutupan. 4. 7. Memberikan informasi keuangan secara kwantitatif mengenai perusahaan tertentu agar pemakai/manajemen dapat mengambil keputusan ekonomi Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya sehingga membantu pemakai/manajemen dalam menaksir kemampuan perusahaan memperoleh laba.Memenuhi keperluan. Menyajikan informasi mengenai perubahan-perubahan harta dan kewajiban serta informasi lainnya yang diperlukan.1. 2.4 Manfaat Akuntansi bagi perusahaan di lihat dari segi : Bisnis Manfaat di sisi bisnis dapat mengkontrol keluar masuknya pengeluaran dan pemasukan jasa ataupun barang. yaitu informasi yang dihasilkan akuntansi mempunyai tujuan yang jelas. Saldo-saldo perkiraan buku besar tersebut merupakan bahan penyusunan neraca saldo atau Trial Balance. Data dalam buku besar bisa dilakukan koreksi silang dengan jurnal selain hal tersebut data dari himpunan perkiraan buku besar merupakan sumber informasi yang paling pokok untuk mengetahui perkiraan-perkiraan riil maupun nominal yang ditimbulkan maupun selama satu periode. karena setiap perusahaan mempunyai kebutuhan berbeda sesuai dengan pengaruh lingkungannya. yaitu.3 Siklus Akuntansi Buku besar merupakan himpunan dari seluruh perkiraan atau rekening yang ditimbulkan oleh transaksi-transaksi yang timbul dalam perusahaan. 3. yaitu mengumpulkan dan memperNeraca Lajur. Tidak asal dibuat. Menghitung laba dan rugi suatu bisnis setiap bulan ataupun setiap akhir tahun. yaitu melalui data-data yang terdapat di dalam Menyediakan dan menutup rekening-rekening. 6.1. Menyusun Neraca Saldo. 5. yaitu melakukan penyesuaian data-data dalam neraca saldo dengan Menyusun Laporan Keuangan. yaitu mengikhtisarikan saldo debit atau kredit rekeningmenyusun data-data untuk adjusting. • • • • • • • Bermutu Relevan Jelas dan dapat dimengerti Dapat diuji Dapat dibandingkan Lengkap Netral 2. untuk mengecek Menyesuaikan kembali rekening-rekening. 1. . Hal ini menyebabkan sistem akuntansi suatu perusahaan tidak sama dengan sistem akuntansi perusahaan lainnya. yaitu membuat jurnal penyesuaian 2.

Informasi tersebut disusun dan disajikan perusahaan dalam bentuk neraca. sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi. laporan laba-rugi. Intinya mengajarkan agar dapat lebih bertanggung jawab pada hidup diri sendiri.2 Laporan Keuangan Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap posisi dan kondisi keuangan. laporan perubahan modal dan laporan arus kas. sangat membutuhkan informasi keuangan yang dapat diperoleh dari laporan keuangan. kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai laporan keuangan dalam pengambilan keputusan secara ekonomi.- Pendidikan Manfaat bagi pendidikan mengajarkan masyarakat ataupun pelajar di Indonesia agar lebih bertanggung jawab pada apa yang mereka keluarkan dan apa yang mereka dapat dari alat tukar barang ataupun jasa.2. Pengertian laporan keuangan menurut Baridwan (1992 : 17) laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama dua tahun buku yang bersangkutan. Informasi tersebut sangat diperlukan oleh pihak-pihak yang go public dalam persiapannya untuk melakukan penawaran umum karena salah satu syarat perusahaan yang go public adalah harus menyerahkan laporan keuangannya selama dua tahun terakhir yang sudah diperiksa oleh akuntan publik. 2. 2. Menurut Sundjaja dan Barlian (2001 : 47) laporan keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan. Laporan keuangan adalah suatu laporan tertulis yang merupakan bentuk pandangan secara wajar mengenai posisi keuangan. Dapat disimpulkan laporan keuangan adalah laporan akuntansi utama yang mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Setiap perusahaan mempunyai laporan keuangan yang bertujuan menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan. Laporan keuangan harus disiapkan secara periodik untuk pihak-pihak yang berkepentingan. kinerja dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertangggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka . Mengolah kembali pengeluaran ataupun mencatat agar dapat lebih hemat di kemudian hari.1 Isi Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.Sedangkan definisi laporan keuangan menurut Munawir (1991 : 2) laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan.

yaitu segala assets atau aktiva yang dapat diubah menjadi uang tunai (kas) selama setahun. 2) Aktiva tetap. b. dan sebagainya dan dilunasi dalam waktu lebih dari setahun sejak tanggal pinjaman. Modal Modal adalah hak pemilik atas kekayaan perusahaan dan merupakan sisa dari jumlah kekayaan setelah dikurangi kewajiban-kewajiban (Amin Widjadja Tunggal. kewajiban merupakan hutang perusahaan kepada pihak lain. Laporan arus kas menggabungkan informasi dari neraca dan laporan laba rugi untuk menggambarkan sumber dan penggunaan kas selama periode tertentu dalam sejarah hidup perusahaan. utang dan ekuitas para pemilik perusahaan untuk tanggal tertentu. 2003 : 4). c. Menurut definisi akuntansi neraca dalam keadaan “seimbang” karena adanya sifat : Posisi keuangan disusun berdasarkan saldo perkiraan buku besar sebagai hasil atas berlangsungnya transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan usaha sepanjang masa tertentu yang diolah sedemikian rupa. 2001 : 107). berupa barang-permanen. biasanya pada hari terakhir bulan atau tahun. yaitu segala kewajiban seperti hipotek. Aktiva terbagi menjadi dua. Kewajiban terbagi menjadi dua. hutang dan modal. dan sisi yang lain menunjukkan sumber-sumber dana untuk memperoleh aktiva tersebut. Aktiva Aktiva adalah saldo debet (debit balances) yang berisi segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan (Gill dan Chatton. kewajiban-kewajiban (liabilities) dan modal (capital) yang menerangkan posisi keuangan suatu usaha sesuai dengan prinsipprinsip akuntansi. yaitu (Gill dan Chatton. yaitu : 1) Aktiva lancar. sedangkan laporan laba rugi menggambarkan pendapatan bersih dari kegiatan operasi perusahaan selama periode tertentu. Satu sisi neraca menunjukkan nilai semua aktiva yang dimiliki perusahaan. 1997 : 20) : .2.2. 1. Secara umum neraca terdiri atas aktiva atau kekayaan (assets). Kewajiban Kewajiban (liabilities) adalah segala sesuatu yang harus dibayarkan kepada kreditur.. Neraca menggambarkan mengenai aktiva. sehingga pengolahan data transaksi kegiatan usaha tersebut tidak saja dicatat secara historis. tetapi juga harus memenuhi prinsip-prinsip akuntansi. aktiva. Neraca Menurut Graham Mott (1996 : 32) neraca merupakan suatu gambaran keuangan perusahaan pada satu saat. laporan laba rugi dan laporan arus kas (Keown dkk. yaitu sering disebut aktiva jangka panjang. Amin Widjaja Tunggal (1997 : 17) dalam bukunya “Akuntansi Untuk Perusahaan Kecil dan Menengah” menyatakan Neraca sebagai suatu gambaran posisi keuangan suatu badan usaha pada saat tertentu yang lazimnya disajikan dalam bentuk. Adapun pembagian pos-pos dalam neraca sebagai berikut : a. 2) Kewajiban jangka panjang. yaitu : jumlah seluruh uang yang dipinjam oleh perusahaan yang harus dikembalikan (jatuh tempo) dalam waktu setahun. surat obligasi. 2003 : 10) : 1) Kewajiban lancar atau kewajiban jangka pendek. pinjaman bersyarat.2 Bentuk-Bentuk Laporan Keuangan Ada tiga laporan keuangan dasar yang biasa digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan dan kinerja perusahaan : neraca. seperti bangunan dan peralatan utama.

yang biasanya satu tahun. yaitu sebagai alat ukur efisiensi manajemen perusahaan dan kelangsungan hidup perusahaan di masa yang akan datang. Laporan laba/rugi digunakan pada perusahaan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam periode tertentu dan meramal kondisi perusahaan yang akan datang. (Gill dan Chatton. 2000 : 309) dalam Rahadi Ari Baskoro (2007 : 30). membantu manajer membuat keputusan usaha dan membantu kita dalam mengatur segala sesuatu aktivitas kas sebelum kas benar diperlukan. oleh karena itu arti laba menjadi sangat penting di dalam laporan keuangan (Amin Widjadja Tunggal.2. dipakai oleh pemerintah daerah (local authority) dan beberapa lembaga kemasyarakatan. b. 3. Persamaan perhitungan laba (rugi) dasar adalah (Weston dan Copeland. yaitu sebagai berikut : a. Sebagai contoh. 1997 : 21). Laporan pendapatan revenue account. SFAS No 1 mengatakan bahwa fokus utama dari pelaporan keuangan adalah informasi kinerja perusahaan yang ditunjukkan dari informasi laba dan komponennya dan tujuan utamanya memberikan informasi yang berguna bagi mereka yang paling berkepentingan stakeholder dalam laporan keuangan (Hendriksen dan Van Breda.2. Laporan Arus Kas Arus Kas adalah kas yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dan digunakan untuk membayar kepada kreditur dan pemegang saham (Ross dan Westerfield dalam Ahmad Hanin Fatah. bentuk yang digunakan oleh semua Perseroan Terbatas dan perusahaan-perusahaan dagang lain yang motif labanya nyata. menentukan kapan uang tunai diperlukan untuk membayar tagihan-tagihan. Ketiga laporan tersebut membandingkan pendapatan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan dan secara luas mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang sama. Laporan Laba (Rugi) Laba adalah sejumlah nominal yang menunjukkan perkembangan kegiatan usaha suatu perusahaan. 2003 : 22). Laporan arus kas adalah alat perencanaan yang akan membantu kita pada masa yang akan datang.3 Tujuan Laporan Keuangan . 2002 : 19). 1995 : 29). yayasan amal atau yayasan sosial. Laporan (rugi) laba (profit and loss account). 2. laporan ini sama persis seperti laporan (rugi) laba kecuali pajak dan dividen tidak relevan untuk organisasi ini. Laporan pendapatan dan pengeluaran (income and expenditure account) digunakan oleh yayasan yang motif labanya bukan merupakan tujuan utama organisasi. Laporan laba (Rugi) memiliki peranan penting di sini. Bentuk persamaan dasarnya: Laporan rugi/laba adalah laporan yang memuat ikhtisar dari pendapatan dan biaya-biaya dari suatu kesatuan usaha untuk suatu periode tertentu. Perhitungan laba (rugi) mengukur arus dari pendapatan dan beban (expenses) selama satu selang waktu. perbedaanya terdapat pada sumber pendapatannya dan penilaian surplus dan defisit terhadap ketiga jenis laporan (rugi) laba tersebut. c. Menurut Graham Mott (1996 : 18) terdapat tiga jenis laporan rugi laba. Dari beberapa pengertian di atas disimpulkan bahwa laporan laba (rugi) mengukur kinerja keuangan perusahaan selama satu periode tertentu dengan membandingkan penjualan yang dihasilkan dengan pengeluaran biaya yang terjadi pada selama satu periode dan menunjukkan apakah laba perusahaan mengalami surplus atau defisit yang merupakan kinerja keuangan perusahaan tersebut.

.Tujuan laporan keuangan adalah Meyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan. baik usaha dagang.2. nya. Kesimpulan Akutansi merupakan bentuk catatan yang biasa terjadi di dalam dunia bisnis ataupun sebagai sumber informasi dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan Investasi dan untuk mengetahui tingkat ROI. Pendidikan Manfaat bagi pendidikan adalah : dalam pendidikan sebagai pengatur dana dalam pendidikan sehingga dapat juga memenuhi sarana dan prasarana dalam pendidikan tersebut. 2. dan profitabilitas usaha Rumah tangga Manfaat bagi rumah tangga : dalam rumah tangga manfaat keuangan sebagai pengatur pemgeluaran yang akan terjadi . serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Adapun untuk melakukan pengujian hipotesis penulis menggunakan metode persentase. wawancara dan observasi. kinerja. berapa keuntungan yang diperoleh perusahaan pada satu periode. maupun manufaktur. misalnya. Namun demikian.4 Manfaat Keuangan Bagi Perusahaan Manfaat bagi perusahaan : sebagai bahan pertimbangan dalam efektivitas pengambilan keputusan pemberian kredit investasi di suatu perusahaan. Keputusan ini mencakup. serta penelitian kepustakaan. Yaitu dapat mengetahui bagaimana perkembangan suatu perusahan. Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu. penulis melakukan penelitian lapangan dengan instrumen berupa kuesioner. keputusan untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen. dengan adanya laporan keuangan tersebut di dalam keluarga juga bisa mengatur pengeluaran dr pendapatan yang diterima . dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan. Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen (Inggris: stewardship). Pemakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.Informasi akuntansi berhubungan dengan data akuntansi atas transaksi-transaksi keuangan dari suatu unit usaha.

Prinsip akuntansi yaitu : 1. tidak hanya dalam sebuah perusahaan saja yang harus di dasari oleh akuntansi tetapi kehidupan rumah tangga pun memerlukannya . 2.com/2009/12/29/latar-belakang-sejarah-akuntansi/ Page 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1. 5. suatu usaha dapat dinilai perkembangan dalam usaha tersebut. 2000 : 173). Dengan adannya laporan keuangan . Pada periode pertama akuntansi hanyalah bentuk record-keeping yang sangat sederhana. Latar Belakang Masalah Akuntansi berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat. atau sebagai tanggung jawab dalam pengaturan keuangan.wordpress. Bila dihubungkan dengan kelompok usaha kecil dan menengah tampaknya pemahaman terhadap akuntansi masih berada pada tataran pertama dan kedua Page 2 . tahun 1300 – 1850 M. Hampir seluruh kegiatan bisnis menggunakan akuntansi. Menyajikan informasi perubahan-perubahan harta dan kewajiban serta informasi lain yang dibutuhkan. 3. Perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern (Basuki. dari yang sekedar memahami akuntansi sebagai: 1) alat hitung menghitung. tetapi sudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat. Pengguna akuntansi juga bervariasi. dikenal dengan masa lahirnya double-entry bookkeeping. dan tahun 1850 M sampai sekarang. Memenuhi keperluan Memberikan informasi keuangan secara kwantitatif mengenai perusahaan tertentu. Sedangkan laporan keuangan merupakan catatan keuangan dari suatu periode akuntansi yang digunakan untuk kinerja dalam suatu usaha. 3) sampai ke pemikiran bagaimana akuntansi diterapkan sejalan dengan (atau sebagai bentuk pengamalan) ajaran agama. 4.1. Memberikan informasi keuanagn yang dapat dipercaya. Sehingga akuntansi sagatlah penting dalam kehidupan sehari-hari . Periode kedua merupakan penyempurnaan dari periode pertama. 2) sumber informasi dalam pengambilan keputusan. http://fahmibaharun. Pada periode terakhir banyak sekali perkembangan pemikiran akuntansi yang bukan lagi sekedar masalah debit kiri – kredit kanan. maksudnya hanyalah bentuk pencatatan dari apa saja yang terjadi dalam dunia bisnis saat itu. tanpa akuntansi akan sulit untuk melihat posisi keuangan suatu organisasi berserta perubahan yang terjadi dalam suatu kegiatan bisnin. Perusahaan terpisah dengan pemilik dan perusahaan lainnya. Sejarah perkembangan pemikiran akuntansi (accounting thought) dibagi dalam tiga periode: tahun 4000 SM – 1300 M. Masing-masing periode memberi kontribusi yang berarti bagi ilmu akuntansi.

misalnya proyeksi kebutuhan uang kas di masa yang akan datang. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada industri menengah. Selain itu. Nair dan Rittenberg. hanya perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif yang akan mampu memenangkan persaingan. maka melalui penelitian ini ingin mengetahui Page 4 pengaruh pengetahuan akuntansi.al. Sehingga manajemen perusahaan yang profesional merupakan tuntutan yang harus segera dipenuhi untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan perusahaan secara baik. berapa keuntungan yang diperoleh perusahaan pada suatu periode tertentu. terutama oleh pelaku bisnis. 1985. 1983. Variabel ketidakpastian lingkungan sebagai variabel pemoderasi karena variabel . Melihat begitu banyak peranan dan manfaat informasi akuntansi dalam menciptakan arus informasi keuangan guna menunjang kelangsungan hidup (going concern) industri menengah. 1983). alokasi dana. sakala usaha. Padahal dengan semakin ketatnya persaingan bisnis dalam era globalisasi ekonomi. Dimana informasi akuntansi diharapkan dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang bisa mengukur dan mengkomunikasikan informasi keuangan tentang kegiatan ekonomi. 1989. Murray et al. Informasi akuntansi yang dihasilkan dari suatu laporan keuangan berguna dalam rangka menyusun berbagai proyeksi. Philip (1977) mengungkapkan banyak kelemahan dalam praktik akuntansi pada perusahaan kecil. Dengan menyusun proyeksi tersebut secara tidak langsung akan mengurangi ketidakpastian.yaitu sebagai alat hitung-menghitung dan sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan (Basuki. Page 3 Holmes dan Nicholls (1989) mengungkapkan bahwa informasi akuntansi yang banyak disiapkan dan digunakan perusahaan kecil dan menengah adalah informasi yang diharuskan menurut undang-undang atau peraturan (statutory). penerapan teknologi. bagimana struktur modalnya. Dalam penelitian ini ketidakpastian lingkungan diposisikan sebagai moderating variable yang merupakan variabel yang dapat memoderasi (memperkuat atau memperlemah) pengaruh pengetahuan akuntansi. dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Kelemahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. maka informasi tersebut disusun dalam bentuk-bentuk yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Rusdi. Informasi akuntansi sangat diperlukan oleh pihak manajemen perusahaan dalam merumuskan berbagai keputusan dalam memecahkan segala permasalahan yang dihadapi perusahaan. dagang maupun manufaktur. baik usaha jasa. sumber daya manusia. Arus informasi akuntansi keuangan dari perusahaan kecil sangat bermanfaat untuk mengetahui bagaimana perkembangan usaha perusahaan. Knutson dan Henry. Wishon. 2000 : 174). sakala usaha. antara lain mengenai kebutuhan akan kas (Sutapa. antara lain pendidikan dan overload standar akuntansi yang dijadikan pedoman dalam penyusunan pelaporan keuangan (William et. informasi akuntansi yang seharusnya dibutuhkan oleh manajemen perusahaan kecil dan menengah dalam pengggunaan informasi akuntansi sangat terbatas sekali. Supaya informasi akuntansi dapat dimanfaatkan oleh manajer atau pemilik usaha. Keunggulan tersebut diantaranya adalah kemampuan dalam mengelola berbagai informasi. Informasi akuntansi merupakan alat yang digunakan oleh pengguna informasi untuk pengambilan keputusan (Nicholls dan Holmes. Informasi akuntansi berhubungan dengan data akuntansi atas transaksitransaksi keuangan dari suatu unit usaha. pengalaman usaha. Dari uraian tersebut jelas bahwa industri menengah banyak mengalami kesulitan dalam memahami informasi akuntansi dengan baik. 2001 : 200). 1985. sistem pemasaran dan pelayanan. 1988 : 57). dan Kiryanto.

552 9.250 9.789 924.894 938.773 14.315 14. Dipilihnya lokasi ini karena Kabupaten Sidoarjo mempunyai potensi besar dalam perkembangan industri di Jawa Timur.027 8. Perkembangan Industri Besar dan Menengah di Jawa Timur (Tabel 1. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi.250 9.2.): Tabel 1.) Tabel 1.2. Penelitian ini dilakukan pada Industri Menengah Kabupaten Sidoarjo.590 962. Informasi akuntansi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari informasi akuntansi statutori.602 11. yang dianggap cocok dalam penelitian ini.ini diduga mempunyai potensi yang cukup kuat mempengaruhi pengetahuan akuntansi.889 Sumber : Disperindag Propinsi Jawa Timur Page 5 Perkembangan industri besar dan menengah di Kabupaten Sidoarjo (Tabel 1. Perkembangan Industri Besar dan Menengah di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2001 – 2005 No Klasifikasi 2001 2002 2003 2004 2005 .1.130 14.257 10.971 10.630 896. Perkembangan Industri Besar dan Menengah di Jawa Timur Tahun 2001 – 2004 No Klasifikasi 2001 2002 2003 2004 1 2 3 4 Jumlah Perusahaan (unit) Nilai Investasi (milyar Rp) Jumlah Tenaga Kerja (orang) Nilai Produksi (milyar Rp) 13. skala usaha.1.400 10. anggaran dan informasi akuntansi tambahan.

635 Sumber : BPS Kabupaten Sidoarjo.048 396 51. 2006.1 2 Jumlah Perusahaan (unit) Jumlah Tenaga Kerja (orang) 351 47. Perkembangan jumlah sektor perdagangan yang mendaftar menurut bentuk usaha di Kabupaten Sidoarjo (Tabel 1.3.125 398 53.787 383 49. Jumlah Perusahaan Yang Mendaftar Dirinci Menurut Bentuk Usaha di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2001 – 2005 No Bentuk Usaha 2001 2002 2003 2004 2005 1 2 3 4 5 6 PT (Perseroan Terbatas) Koperasi CV (Persekutuan Komanditer) Firma PO (Perorangan) BUL (Badan Usaha Lain) 49 9 64 121 178 36 213 486 103 8 138 173 - .752 446 55.3): Tabel 1.

pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Manfaat Penelitian Adapun hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi : 1. skala usaha. Tujuan Penelitian Berdasarkan perumusan masalah yang telah diajukan. 1. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada industri menengah. skala usaha. 2. dan riset bidang akuntansi khususnya informasi akuntansi . serta mendorong dilakukannya penelitian-penelitian tentang informasi akuntansi yang relevan bagi industri menengah di masa yang akan datang.3. Apakah ketidakpastian lingkungan memoderasi pengaruh pengetahuan akuntansi. skala usaha. Pengembangan Teori Sebagai sumbangan pemikiran bagi disiplin ilmu akuntansi khususnya informasi akuntansi yang relevan bagi manajer usaha kecil dan menengah. 2. Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan akuntansi. maka penelitian ini bertujuan : 1. 2006. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada industri menengah. bahwa ada pengaruh pengetahuan akuntansi. skala usaha. Perusahaan yang Diteliti Sebagai bahan informasi di dalam pengambilan keputusan bagi manajer atau pemilik usaha. Page 6 Penelitian tentang pengaruh pengetahuan akuntansi dan pengalaman usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi dengan variabel pemoderasi ketidakpastian lingkungan ini dilakukan pada manajer atau pemilik industri menengah Kabupaten Sidoarjo.2. Page 7 1. Apakah pengetahuan akuntansi. Untuk mengetahui ketidakpastian lingkungan memoderasi pengaruh pengetahuan akuntansi. Pihak Lain Sebagai bahan acuan bagi peneliti lain yang meneliti hal yang sama. maka rumusan masalah dalam penelitian adalah : 1. pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi? 1.4. Semakin banyak penelitian di bidang ini diharapkan hasil dan temuan-temuan penelitian tersebut dapat digeneralisasi. pengalaman usaha dan jenis usaha berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi? 2. skala usaha.113 110 116 241 522 665 - Sumber : BPS Kabupaten Sidoarjo. 3.

Manfaat : a.http://webcache. 4.or. Soekarno : “Jas Merah : Jangan sekali-sekali melupakan sejarah” 2.googleusercontent. B. 5.com/search?q=cache%3ASlMXjjkBNG0J %3Awww. Peradaban Roma : Pembayar pajak harus membut laporan keuangan 2. Peradaban Mesir : ditemukan catatan mesin keuangan c. 3. Tujuan : “Untuk melihat/memahami kondisi sekarang dan meramalkan dan mengendalikan masa depan”.id%2Ffile %2Fhadiyahfitriyahunairbab1. dan Samaria : Bentuk pemerintahan pertama di dunia yang menggunakan system bahasa dan catatan usaha b. Asiria. Bermula sejak 3000 tahun SM a. Peradaban Cina (Dinasti Chao) : memperkenalkan system akuntansi d. Peradaban Babilonia. Mempelajari sejarah akan membuat kita menghargai warisan keilmuan b.damandiri. Sejarah Awal Akuntansi 1. Tanpa sejarah yang lengkap/baik penelitian empiris terhadap ilmu akuntansi dapat menyesatkan. Kata-kata bijak : “Bangsa yang maju adalah yang mencintai sejarahnya”. Dapat menjadi dokumentasi untuk diwariskan pada mereka yang akan mempelajari akuntansi c. '07 2:36 AM for everyone SEJARAH DAN PERKEMBANGAN AKUNTANSI A. Pentingnya Mempelajari Sejarah 1. Bukti-bukti: . Peradaban Yunani : memperkenalkan akuntansi pertanggungjawaban e.pdf+latar+belakang+akuntansi&hl=id&gl=id Sejarah dan Perkembangan Akuntansi Apr 17. Definisi : “Evolusi pemikiran dan praktik akuntansi terhadap perubahan lingkungan dan kebutuhan hidup manusia”.

Buku ini telah ditulis kurang lebih 131 tahun sebelum munculnya buku Pacioli. pusat perdagangan pindah ke Italia d. Aritmatika : akuntansi adalah perhitungan c. Seni menulis : akuntansi adalah seni menulis b. belum di cetak dan belum diterbitkan./1363 M). Italia mengembangkan system akuntansi yang dikenal dengan system akuntansi berpasangan e. yang berjudul ‘“Risalah Falakiyah Kitab As Siyaqat’ (765 H. tetapi bahasa yang digunakan terkadang bahasa Arab. Perkiraan: a. Kekayaan Pribadi : akuntansi berkaitan dengan kekayaan d. terkadang bahasa Parsi dan terkadang pula bahasa Turki yang populer di Daulat Utsmaniyah. Modal : tanpa modal tidak akan ada perniagaan 3. dan buku Al Mazindarani masih dalam bentuk manuskrip. akrual (accrual). c. Penemu pertama akuntansi adalah para pedagang Islam karena kebutuhan untuk melakukan transaksi secara jujur dan transparan. dan penangguhan (deferred). Buku pertama tentang ‘akuntansi berpasangan’ oleh Massari (1340): mulai dikembangkan dasar-dasar akuntansi biaya. Tulisan ini disimpan di perpustakaan Sultan Sulaiman Al-Qanuni di Istambul Turki. tercatat di bagian manuskrip dengan nomor 2756.. seperti memperkenalkan metode penyesuaian (adjustment). Memang. Kredit : catatan dibuat untuk transaksi yang belum selesai f. Setelah kekaisaran Islam hancur.a. d. . buku Pacioli termasuk buku yang pertama kali dicetak tentang sistem pencatatan sisi-sisi transaksi (double entry). b. Kaum pedagang yang paling pertama adalah bangsa Arab c. b. Uang : akuntansi hanya dapat dibuat jika diukur dengan uang e. B. Abdullah bin Muhammad bin Kayah Al Mazindarani a. Seorang penulis Islam. Perkembangan Akuntansi 1. Huruf yang digunakan dalam tulisan ini adalah huruf Arab. yang menulis manuskrip tentang penggunaan akuntansi. Perniagaan : transaksi membutuhkan system pencatatan g. dan memuat tentang akuntansi dan sistem akuntansi di negara Islam.

Dalam bukunya yang masih dalam bentuk manuskrip itu. sistem-sistem akuntasni yang populer pada saat itu. sebelum dia menulis bukunya yang dikenal dengan judul :”Risalah Falakiyah Kitab As Sayaqat”.e. Sudah diterapkan system pengawasan intern yang merupakan bagian penting dalam system akuntansi saat ini. yaitu pada tahun 765 H. • • h. Pacioli berkata./1363 M. k. 1963./1363 M. Cara menangani kekurangan dan kelebihan. • Akuntansi Pemeliharaan Binatang. Di antara contoh pelaksanaan pembukuan yang disebutkan oleh Al-Mazindarani adalah sebagai berikut:” Ketika menyiapkan laporan atau mencatat di buku-buku akuntansi harus dimulai dengan basmalah. Al Mazindarani menjelaskan hal-hal beriktu ini: • Sistem akuntansi yang populer pada saat itu. dan pelaksanaan pembukuan yang khusus bagi setiap sistem akuntansi. Sudah terdapat asas-asas yang membatasi sisi-sisi debet dan kredit. yang kita namakan Thariqah Itsbat Athrafil Mu`amalat (Sistem Pencataan Sisi-Sisi Transaksi). • Akuntansi Pertanian. Jika hal ini yang dicatat oleh Al Mazindarani pada tahun 765 H. “harus dimulai dengan ungkapan “Bismillah’. Al Mazindarani juga menjelaskan pelaksanaan pembukuan yang populer pada saat itu dan kewajiban-kewajiban yang harus diikuti. Menurut Al Mazindarani.. Berdasarkan hal tersebut minimal dapat dikatakan bahwa Sistem Pencatatan Sisi-Sisi Transaksi asasnya telah terdapat di dalam . “Bismillahir Rahmanir Rahim”. Pacioli 131 tahun kemudian. Macam-macam buku akuntansi yang wajib digunakan untuk mencatat transaksi keuangan. yakni penyetaraan. antara lain: • Akuntansi Bangunan. maka hal ini pula yang disebut oleh penulis Itali. f. Al Mazindarani berkata bahwa ada buku-buku--barangkali yang dimaksudkan adalah manuskrip-manuskrip--yang menjelaskan aplikasi-aplikasi akuntansi yang populer pada saat itu. i. 28) j. Sistem dokumentasi telah diterapkan. • Akuntansi Pergudangan • Akuntansi Pembuatan Uang. dan orang-orang banyak menamakannya Thariqah Al Qaidul Muzdawaj (Sistem Pembukuan Ganda/Double Entry) sebagai terjemahan dari apa yang ditulis oleh Pacioli. l.” (Brown and Johnson. hal.

maka harus diberi garis pembatas. Barangkali para peneliti masa mendatang akan menemukan catatancatatan sejarah dari masa negara Islam dengan berbagai tahapannya. dan cara pengaturannya terhadap jumlah (keuangan) tersebut. pernah terjadi seorang akuntan lupa mencatat transaksi pengeluaran sebesar 1300 dinar. dan hati-hati dalam menggunakan kata-kata. Saldo dikenal dengan nama Hashil. seorang akuntan harus mengirimkan laporan secara rinci tentang jumlah (keuangan) yang berada di dalam tanggung jawabnya. yaitu ketika membandingkan antara saldo buku bandingan dengan saldo buku-buku yang lain.negara Islam meskipun dengan sistem yang berbeda dengan apa yang disebutkan oleh Pacioli. menyerupai apa yang disebutkan oleh Pacioli. 6. Tidak boleh mengoreksi transaksi yang telah tercatat dengan coretan atau menghapusnya. . maka dia harus membayar jumlah kekurangan di kas. di antaranya adalah sebagai berikut: 1. 5. yang menunjukkan bahwa kaum muslimin menggunakan suatu sistem yang lebih berkembang untuk pencatatan sisi-sisi transaksi. pelaksanaan pembukuan yang pernah digunakan di negara Islam. Pada negara Islam. Apabila seorang akuntan (bendaharawan) kelebihan mencatat jumlah suatu transaksi. yaitu melalui catatan-catatan yang ada sampai waktu sekarang. (tutup buku) 7. m. Pencatatan transaksi harus menggunakan ungkapan yang benar. dan saldo-saldo bandingannya yang ada di kantor. Harus mengeluarkan saldo secara teratur. Demikian pula seorang akuntan lupa mencatat transaksi pengeluaran. karena sebab apa pun. 3. Harus mencatat transaksi secara berurutan sesuai dengan terjadinya. Harus mengoreksi laporan tahunan yang dikirim oleh akuntan. 2. dan dari sisi yang lain dengan jumlah yang tercatat di kantor. Apabila di dalam buku masih ada yang kosong. sehingga dia terpaksa harus membayar jumlah tersebut. dan membandingkannya dengan laporan tahun sebelumnya dari satu sisi. Penggarisan ini dikenal dengan nama Tarqin. sampai dia dapat melacak terjadinya transaksi tersebut. Pada akhir tahun buku. sehingga tempat yang kosong itu tidak dapat digunakan. maka dia harus membayar selisih tersebut dari kantongnya pribadi kepada kantor. Pada akhir tahun buku. kekurangan tersebut dapat diketahui. 4.

Seorang Rahib Franciscan diklaim sebagai penemu ‘Pembukuan Berpasangan’. maka harus menyiapkan laporan berkala. Luca Pacioli 1. 163--165) n. seperti mengelompokkan dan mencatat pajak-pajak yang memiliki satu karakter dan sejenis dalam satu kelompok. maka harus memindahkan transaksi-transaksi sejenis ke dalam buku khusus yang disediakan untuk transaksi-transaksi yang sejenis itu saja. Tujuan pembukuan :’ memberikan informasi yang tepat waktu kepada para pedagang mengenai asset dan kewajbian b. 9. Ketika menutup saldo. Poin penting dalam risalahnya: a. harus meletakkan suatu tanda khusus baginya. Harus memindahkan transaksi-transaksi yang sejenis itu oleh orang lain yang berdiri sendiri. Pembuatan laporan itu harus rinci. bulanan atau tahunan sesuai dengan kebutuhan. Dikenal juga sebagi akuntansi ‘metode venesia’ atau metode italia’ 3. 12. 14.8. 10. Setelah mencatat seluruh transaksi keuangan. 11. Harus mencatat pemasukan di halaman sebelah kanan dengan mencatat sumber-sumber pemasukan-pemasukan tersebut. Telah ada laporan sumber dan penggunaan dana o. Semua pencatatan harus dilakukan secara berpasangan. Harus mencatat pengeluaran di halaman sebelah kiri dan menjelaskan pengeluaran-pengeluaran tersebut. menjelaskan pemasukan dan sumber-sumbernya serta pengalokasiannya. Pencatatn penerimaan/pengeluaran kas harus mencatat jenis uang atau konversinya . tahun 1494 2. 13. (Muhammad Al Marisi Lasyin. jika suatu transaksi dicatat sebagai debet maka harus pasangannya di catat sebagai kredit c. 2. Setelah mencatat dan memindahkan transaksi-transaksi keuangan di dalam buku-buku. tidak terikat dengan orang yang melakukan pencatatan di buku harian dan buku-buku yang lain. 1973. Pencatatan penerimaan/pengeluaran kas harus mencatat jenis uang atau konversinya. Harus mengelompokkan transaksi-transaksi keuangan dan mencatatnya sesuai dengan karakternya dalam kelompok-kelompok yang sejenis. hal.

. Fase Institusi: a.1494 M berkembang akuntansi di kalangan pedagang islam 2. D. diperkenalkannya akun ‘persedian barang’ 5. Focus pada meminimalkan pajak iii. cikal bakal PABU. Menutup buku setiap akhir tahun. akuntansi inflasi. siapa yang menjadi penemu pertama akuntansi menurut sejarah yang telah kita temukan tersebut? Ingat sejarah adalah BENAR. 500 SM. berkembang akuntansi bunga. Prinsip akuntasi yang dibuat tidak memiliki ilmu teoritis ii. Pendirian CAP (Committee on Accounting Procedures) yang bertugas menyusun accounting research Buletins (ARVs). hingga rekayasa keuangan. yang jelas kita patut bersyukur karena hasil karya mereka kita bisa mengetahui dan mempraktikkan akuntansi disegala bidang kehidupan. tidak pernah salah dan tidak dimanipulasi kecuali oleh orang2 yang jahil. Fase Manajemen: a. tapi harus mengungkapkannya dan konsisten . Perusahaan dapat memilih metode akuntansi. Menyebar ke Eropa pada abad ke 16-17 3. ii. AIA (The American Insitute of Accountants). diperkenalkannya akuntansi biaya akibat revolusi industri tekstil di inggris 7. Hasil : i. b. Merugikan dan menyesatkan pihak diluar perusahaan 2. AICPA (American Institute of Certified Public Accountants) berperan dalam mengembangkan prinsip-prinsip akuntansi. diperkenalkannya metode depresiasi : Garis lurus 6. Menajemen sepenuhnya mengendalikan informasi yang akn disajikan dalam pembuatan laporan keuangan b. C. Akuntansi mulai dipraktikkan untuk organisasi lain diluar bisnis 4. Perkembangan Pembukuan Berpasangan 1. sewa guna jangka panjang. dana pension. Penggunaan metode akuntansi setiap perusahan sering berbeda dan tidak konsisten iv. Perkembangan Akuntansi di Amerika 1. SEC (Securities and Exchange Commission). Opini: Jadi.d. reksadana.Terlepas dari itu semua. Akibatnya: i.

Politisasi akuntansi ii. iii. 3. Peran FASB (Financial Accounting Standards Board) menyusun prinsip-prinsip akuntansi iv. Akuntansi dan Kapitalisme 1. Sombart : “ Sistem pembukuan berpasangan dapat menciptakan kapitalisme”. Pertentangan antara SEC dan CAP c. Lembaga professional (AICPA) ikut berperan mengembangkan perinsip akuntansi ii. 2. Alasannya: Penetapan standar akuntansi merupakan keputusan social dari hasil temuan logis dan empiris yang membutuhkan tindakan politis untuk ‘memasarkan’ dan memaksa pelaksanaannya. Fase Politis i. Max Weber : “ Perusahan Kapitalistik terjadi karena praktik pembukuan berpasangan”. Fase Profesional i. Alasan: • • Akuntansi membuat pengusaha dapat mengatur rencana bisnisna Akuntansi membuat pemisahan pemilik dan usahanya sehingga memungkinkan terjadinya ekspansi usaha: • • • • Akuntansi melahirkan semangat untuk mencari profit (kapitalis) Rencana Rasional untuk memupuk kekayan dapat dilakukan Mengembangkan system organisasi yang sistematik Pemisahan pemilik dan usaha membuat perusahaan dapat berdiri sendiri .iii. Masih muncul masalah konflik kepentingan d. Kritik : Penyusunan standar masih dimonopoli oleh sebagian besar AICPA. Pembubaran CAP dan diganti APB (Accounting Principles Board) dan ARD (Accounting Reaseach Division) iii.

Enron.Latar Belakang Perkembangan Akuntansi Islam 1. cara-cara itu menguntungkan. sehingga perusahaannya menjadi bangkrut. WoldCom CS bukan jenis entitas bisnis yang baru. tak lebih dari sebuah bualan yang dirangkai akuntan-akuntan yang tidak bertanggung jawab. ternyata mereka membuat akal-akalan dengan memalsukan laporan akuntansi. sungguh picik. mengira public sebagai keranjang sampah yang hanya bisa menerima tanpa mampu mengukur kebenaran yang disampaikan melalui laporan keuangan itu. Tetapi. Pembobolan/penggelembungan asset (Moral Buruk/Moral Hazard) kapitalis. WordCom Cs sekedar contoh dari sebuah peradaban yang menempatkan ilmu akuntansi menghamba kepada kepentingan pemilik modal (stockholder). Keuntungan miliaran dolar yang mejeng dalam laporan keuangannya. tapi juga harus menguntungkan sisi yang lain misalnya Stakeholders. Kegagalan Sistem Konvensional a. Sistem yg dikembangkan kapitalis (cenderung individualis) Contoh: WordCom. Sekali lagi. Dan sekali terbongkar. Harus sich menguntungkan pemilik modal. Namun. Disini. reputasi yang bertahun-tahun mereka bangun hancur berantakan. Realitas menyulap laporan keuangan yang banyak terjadi dalam paradigma kapitalis. dll yang sempoongan diguncang skandal manipulasi keuangan. b. kisi dan ruang akuntansi sebagai media transparansi dan pertanggungjawaban dipelintir untuk satu alas an : menguntungkan bagi pemilik modal. Mereka semua adalah perusahaan terbesar sepanjang sejarh Amerika serikat. Kapitalisasi mereka di New York Stock Exchange yang begitu besar dan iming-iming laba yang terus mereka cetak dalam kondisi perekonomian lesu. . jelas magnet penyedok perhatian pebisnis top di seantero dunia untuk berebut membeli sahamnya.

multiply.com/journal/item/3/Sejarah_dan_Perkembangan_Akuntans iSearchLastes%20Post*%20Search%20engine%20optimization %20%E2%80%93%20Wikipedia.%20the%20free%20encyclopedia*%20SEO.com %20|%20Search%20Engine%20Optimization%20SEO%20&%20Internet %20Marketing%20Company*%20SEO%20%E2%80%93%20Wikipedia. 2000 – skrg (munculnya BSM.%20the %20free%20encyclopedia*%20Search%20Engine%20Optimization.Net%20%5BGooglebot%20last%20access %20powered%20by%20MyPagerank.com%20~%20SEO%20Training%20Made%20Easy* %20Sponsors%20for%20Educational%20Opportunity%20%E2%80%93%20Home* %20SEO%20Design%20Solutions%E2%84%A2%20Real%20SEO. Munculnya koperasi dan lembaga pembiayaan syariah http://dimel2002.Net%5D%20%5BSEO%20Stats %20powered%20by%20MyPagerank.Net%5D%20Indostats%20|%20Free %20counter%20Indonesia%C2%A .%20Real %20Results!*%20SEO%20%E2%80%93%20Search%20Engine%20Optimization%20| %20Tools%20&%20Software%20to%20Rank%20Better*%20SEO%20Copywriting %20Report:%20Compelling%20Content%20that%20Ranks %20%E2%80%A6Archives*%20May%202010*%20February%202010*%20January %202010*%20October%202009Partners*%20Development%20Blog* %20Documentation*%20Plugins*%20Suggest%20Ideas*%20Support%20Forum* %20Themes*%20WordPress%20Planet*%20Wordpress%20ThemesBlog%20Stat %5BSEO%20Monitor%20by%20MyPagerank.2.Net%5D%20Yahoo%20bot%20last%20visit %20powered%20by%20MyPagerank. Semakin tumbuh dan berkembangnya Sistem Ekonomi Islam. BNI syariah.%20Google %20Optimization%20%E2%80%93%20SEO%20Chat*%20Search%20Engine %20Optimization%20%28SEO%29%20%E2%80%93%20Webmaster%20Tools %20Help*%20SEO%20Book. Bank Mega Syariah. 1998 (munculnya bank syariah pertama ‘Mumalat Indonesia’) b. a. dll) c.