DINAMIKA DAN PARADIGMA ADMINISTRASI PUBLIK

1. Konsep Administrasi Publik
Definisi Administrasi Secara etimologi administrasi berasal dari bahasa Latin yang terdiri atas yang terdiri atas dua kata yaitu ³ad´ dan ³Ministrare´ yang berarti ³to serve´ yang dalam bahasa Indonesia berarti melayani atau memenuhi. Menurut Dimock & Dimock (1978:15), kata administrasi berasal dari kata ³ad´ dan ³minister´ yang berarti juga ³to serve´. Dapat dimaknai administrasi adalah segala hal atau proses dalam pelayanan dan pengaturan. Pokok persoalan yang menggelitik kita untuk kaji lebih jauh tentang administrasi adalah siapa yang harus ³melayani dan dilayani atau mengatur dan diatur´? Dengan cara apa untuk mendapatkan apa? administrasi berasal dari manusia dengan cara melayani, mengatur dan membantu untuk kemanusiaan itu sendiri, keteraturan hidup itu sendiri baik dalam aneka aspek kehidupan bahkan day to day life. Jadi administrasi adalah suatu fenomena sosial dan berdinamika dalam kehidupan masyarakat. Individu menjadi pelaku administrasi, sekaligus sumber daya publik dan sumber daya administrasi itu sendiri. Demi mempersatukan pandangan dan pemahaman tentang administrasi, ada beberapa pandangan dari pakar administrasi. Leonard D white (1955: 1) merumuskan sebagai "administration is a process comman to all group effort publik or provaate, civil or millitaaary, large scaale or smaall scall" (administrasi adalah suatu proses yang biasanya terdapat pada semua usaha kelompok baik usaha pemerintah, ataupun swasta, sipil atau militer baik secara besar-besaran ataupun kecil-kecilan) Herbet A.Simon (1999:.3) "administration can be defined aas the aactivitiesa if group cooperating to accomplish common goals" (administrasi dapat didefenisikan sebagai kegiatan kelompok orang-orang yaang melakukan kerjasama untuk mencapai tujuan bersama). Dwight Waldo (1971:20) mendefinisikan administrasi adalah suatu bentuk daya upaya manusia yang kooperatif yang mempunyai tingkat rasionalitas yang tinggi".The Liang Gie (1999:13) mengatakan bahwa administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerjasama mencapai tujuan tertentu. Selanjutnya S.P.Siagiaan (2004:2) mendefinisikan administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan pada rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Dimock & Dimock (1992:20) menilai bahwa suatu ilmu yang mempelajari apa yang dikehendaki oleh rakyat melalui pemerentah dan cara memperolehnya. Sedangkan ilmu administrasi didefinisikan oleh Guilick sebagai berikut: ´The science of administration in thus the system of knowledge whereby men may understand relationship, predict result, and influence outcomes in any situation where men are organized at work together for a common purpose. Dari berbagai definisi diatas maka, kami (baca:penulis) merumuskan definisi administrasi adalah kegiatan yang terancana, rasional, efektif, efesien oleh sekelompok orang dengan bekerjasama (bukan hanya sama-sama bekerja) untuk mencapai tujuannya. Berbagai definisi diatas dapat dipahami bahwa administrasi mempunyai dua dimensi yaitu dimensi karakteristik dan dimensi unsur-unsur yang melekat pada administrasi. Dimensi ± dimensi karakteristik administrasi adalah: a. Efektivitas adalah efek yang timbul akibat dari proses yang terjadi. Ada hubungan sebab akibat. Sasaran tercapai karena adanya proses kegiatan. James L. Gibson dkk(1996) dalam Harbani Pasolong (2010:5) mengatakan bahwa efektivitas adalah pencapaian sasaran dari upaya bersama. Derajat pencapaian sasaran menunjukan derajat efektivitas. Keban(2004: 140) menganggap bahwa suatu organisasi dapat dikatakan efektif kalau tujuan organisasi dapat dikatakan efektif kalau tujuan organisasi atau visi akan tercapai. b. Efisien berarti bahwa tujuan atau motif (motive)dari pada administrasi untuk mencapai hasil secara efektif dan efisien. Efesien adalah rasio antara input dan output.

yaitu konsumen yang sebenarnya tidak terdiri dari individu-individu yang tidak berhubungan satu sama lain. Karena itu posisinya dianggap sebagai publik dan (5) publik sebagai warga Negara yaitu warga Negara sebagai warga publik karena partisipasi masyarkat sebagai keikutsertaan warga Negara dalam proses pelenggaraan pemerentah dipandang segala sesuatu yang paling penting. money (uang). Masyarakat politik adalah untuk menetapkan standar yang berlaku dan praktik dan untuk mendukung. H. Syafi. Kom-OIS. machine and timed(4m+T). adanya sarana dan perlengkapan. bonnum publikum.(1999:18). publik disini menggambarkan seseorang yang bertanggung jawab dan memaknai hidup demi kemaslatan bersama atau kebaikan umum. kepentingan publik diwakili melalui suara (4) publik sebagai konsumen. namun dalam jumlah yang cukup besar mereka menimbulkan tuntutan pelayanan birokrasi. Definisi Administrasi publik David H.masyrakat (2)publik sebagai pemilih yang rasional. material (bahan).yaitu mayrakat yang terdiri atas individu-individu yang berusaha memenuhi kebutuhan dan kepentianga sendiri.ie dkk. proses adalah transformasi input menjadi output dan outcome. dan menegakkan standar-standar kebaikan bersama. Ini berarti kemampuan untuk mengerti konsekuensi dari tindakan individu seseorang pada orang lain.negara bertanggung jawab untuk melindungi dan 'peduli dengan' warga negara.Selain itu kata PUBLIK adalah KOINON berasal kata Yunani. Dalam proses input menjadi output dibutukan rasionalitas. efesien dan efektif. kepemimpinan. dan jika tujuan yang dicapai untuk kepentingan organisasi berarti rasional. Input adalah semua sumber seperti sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses produksi atau organisasi.mengatakan bahwa publik adalah sejumlah manusia yang memiliki kebersamaan berpikir.menjelaskan konsep ³publik´dalam lima perspektif. Definisi Publik Kata publik berasal dari bahasa yunani yaitu Pubes atau dalam bahasa inggris Maturity yang berarti Kematangan atau kedewasaan baik secara fisik dan emosional atau intelektual dan menjadi pribadi yang bergerak dari ego pribadi untuk melihat dan memahami kepentingan orang lain. PUBLIK mengacuh pada semua orang di masyarakat. politik dan hokum untuk memenuhi keinginan pemerentah di bidang legislative. yang berarti "peduli dengan"dan menjaga dan merawat relasi sosial.George Frederickson (1997:46). orang dewasa laki-laki dan nonslaves) berpartisipasi. bonnum commune.perasan.harapan sikap dan tindakan yang benar dan baik berdasarkan nilai dan norma yang mereka miliki. Nicholas Henry (1988) mendefinisikan administrasi publik adalah suatu kombinasii dan yang . tanpa membedakan antara mereka. Dalam proses administrasi harus adanya keseimbangan antara input dan output.di polis-di mana semua warga negara (yaitu. (3) publik sebagai perwakilan kepentingan masyarakat.!) adalah adanya tujuan atau goals yang dikejar. adanya kerja sama dua orang atau lebih (kesesejaran swasta. Orang Yunani memaknai publik sebagai sebuah komunitas politik . sepadan dengan kata Yunani lain. Rosenbloom (2005) dalam Harbani Sablong (2010:8) mengartiakan administrasi publik adalah pemanfatan teori-teori dan proses-proses manajemen.Rasional adalah tujuan akan berdaya hasil dan guna melalui kegiatan yang terencana atau rasional. Penambahan makna term µumum/ bersama¶ dan istilah µpeduli terhadap¶ pada konsep MATURITY atau KEDEWASAAN menjadikan kata PUBLIK bukan hanya berarti bekerja dengan orang lain tapi juga looking out for others (mengurus/berhadapan dengan orang lain). c. Surya Dharma (2005:43) mengatakan bahwa input adalah pengetahuan dan keahlian yang dipakai dalam pelaksanaan kegiatan. menyebarkan.yaitu publik di lihat sebagai manifestasi dari interaksi yang melahirkan kepentingan.. Dan dimensi ± dimensi unsur administrasi (Herbert A. manajemen. dalam rangka fungsi pengaturan dan pelayanan masyarakat secara keseluruhan atau sebagian. Kata KOINON. dalam bahasa inggris common= umum. jika tujuan organisasi tercapai berarti efektif. Input menjadi segala sumber daya aparatur berupa man(manusia). Jika output lebih besar dari pada input berarti efesien.2004:«. Simon.yaitu (1)publik sebagai kelompok kepentingan. Out put adalah semua hasil akibat dari kegiatan administrasi. sipil dan pemerentah). H.

Nicholas Henry terdiri dari : menunjukkan adanya lima paradigma administrasi publik. d. Secara rinci krisis identitas dimaksud menunjukkan bahwa: 1. Prinsip-prinsip administrasi (1927-1937). unsur budaya merupakan unsur yang paling banyak mempengaruhi penampilan (performance) administrasi publik. Di antara berbagai unsur lingkungan sosial. Sesuatu pengetahuan dapat berikut: a. 1. Teori Administrasi Publik Krisis identitas yang dialami administrasi publik. b.waktu silam. 2. pengarahan. mendefinisikan administrasi publik adalah manajemen dan organisasi dari manusia dan peralatannya guna mencapai tujuan pemerentah. e. Dikhotomi politik-administrasi (1900-1927). b.kompleks antara teori dan praktek dengan tujuan mempromosikan pemahaman terhadap pemerentah dalam hubunganya dengan masyarakat yang diperentah dan mendorong kebijakan publik agar lebih responsive terhadap masalah sosial. Presthus (1960:3) mengartikan administrasi publik adalah (1) implementasi kebijakan pemerentah yang telah ditetapkan oleh badan-badan perwakilan politik (2) kordinasi kelompok perorangan dan kelompok untuk melaksanakan kebijakan pemerentah (3) suatu proses yang bersamgkutan dengan pelaksanaan kebijakan-kebijakan pemerentah. Terdapat hubungan interaktif antara administrasi publik dengan lingkungan sosialnya. Administrasi publik sebagai administrasi publik (1970-sampai sekarang) 4. John M. Dan kedua. Administrasi publik mempunyai banyak sekali definisi. mempunyai paradigma teoritis. Chandler & Plano dalam Keban(2004:3) mengatakan bahwa administrasi publik adalah proses di mana sumber daya dan personil publik diorganisir dan dikordinasikan untuk menformulasikan dan mengelola keputusankeputusan dalam kebijakan publik. menurut Henry (1995:21).kecakapan dan teknik-teknik yang tidak terhigga jumlahnya. c. yang dipandang sebagai ilmu apabila memenuhi dua ukuran a. Pfiffner dan Robert V. Administrasi publik sebagai ilmu politik (1950-sampai sekarang). definisi yang melihat administrasi publik hanya dalam lingkungan lembaga eksekutif saja. Di sini administrasi publik menjadi seni dan ilmu untuk menjadi problem solver akan kehidupan publik serta mengatur publik affairs dan tugas publik. Administrasi publik sebagai ilmu administrasi (1956-1970). Krisis identitas yang dihadapi administrasi publik bertumpu pada tiadanya kesepakatan tentang administrasi publik sebagai ilmu ataukah bukan. yang secara umum dapat dibagi dalam dua kategori. mempunyai teori-inti. Dwight Waldo (1971). definisi yang melihat cakupan administrasi publik meliputi semua cabang pemerintahan dan hal-hal yang berkaitan dengan publik. Administrasi publik dapat dipandang sebagas studi multidisipliner yang bersifat . Pertama. memberikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang. berkisar pada persoalan bagaimana administrasi publik memandang dirinya sendiri dalam waktu.

sedang paradigma 4 mementingkan ³focus´. sedang administrasi niaga menyumbangkan konsep PPBS dan makna Gerakan Manajemen Ilmiah kepada administrasi publik. kehidupannya berlangsung dalam suatu lingkungan sosial tertentu. Administrasi publik dipandang sebagai satu aspek dari proses politik dan sebagai bagian dari sistem pemerintahan. Paradigma 2 : Prinsip . Perspektif administrasi publik akan lebih gampang diungkapkan dengan mempergunakan analisis sejarah dan antropologi budaya. HUBUNGAN ADMINISTRASI PUBLIK DENGAN ILMU-ILMU YANG LAIN Hubungan Administrasi publik dengan Ilmu-ilmu Lain 1. ilmu ekonomi. khususnya dengan ilmu sejarah. 2. . 4. 2. Menurut Nicholas Henry. ilmu jiwa. orientasi politik dalam studi administrasi publik di kombinasikan dengan orientasi manajerial yang dikenal dengan orientasi politik. sehingga perwujudan aktivitasnya senantiasa berhubungan erat dengan berbagai cabang ilmu sosial. Penggunaan analisis antropologi budaya akan melengkapi analisis sejarah. Paradigma 3 : Administrasi publik sebagai ilmu politik (1950-1970) Paradigma 4 : Administrasi publik sebagai ilmu administrasi (1956-1970). Paradigma 1 lebih mementingkan ³locus´. antropologi budaya. Hubungan antara administrasi publik dan ilmu politik telah berjalan lama. 3. Masalah Focus dan Locus dari Administrasi publik 1. paradigma 2 menonjolkan ³focus´. 2. Dalam perkembangannya. Orientasi politik dalam studi administrasi publik meletakkan administrasi publik sebagai satu elemen dalam proses pemerintahan. administrasi niaga. Sedang menurut Robert Presthus adalah pendekatan institusional. 3. dan orientasi sosio-psikologis yang dikenal dengan orientasi politik. administrasi publik mengenal lima paradigma berikut: Paradigma 1 : Dikhotomi politik-administrasi (1900-1926). Munculnya dikhotomi politik-administrasi sebenarnya merupakan gerakan koreksi terhadap buruknya karakter pemerinta 4. karena secara praktis tidak ada batas yang tegas antara politik dan administrasi. Sosiologi telah memberikan pambahasan yang mendalam mengenai birokrasi dan kooptasi. sumber daya manusia dan sumber daya umum. Administrasi publik. yang merupakan hal-hal yang amat menonjol dalam studi administrasi publik Hubungan Administrasi publik dengan Ilmu Politik 1. 3.eklektis karena banyak konsep yang dipinjam dari ilmu-ilmu lain. Menurut pendapat Maurice Spiers pendekatan-pendekatan dalam administrasi publik adalah pendekatan matematik. Ilmu ekonomi menyumbangkan analisis biaya dan manfaat. paradigma 3 kembali lebih mementingkan ³locus´. Paradigma 5 : Administrasi publik sebagai administrasi publik (1970 sampai sekarang). Di mana ³locus´ (tempat = letak) dan ³focus´ (yang diperhatikan) administrasi publik saling berganti . dan paradigma 5 berusaha untuk mengaitkan antara ³focus´ dan ³locus´ dari administrasi publik. Lima paradigma tersebut bersifat tumpang tindih atau ³overlaping´. sebagai salah satu cabang dari ilmu sosial.prinsip administrasi publik (1927-1937). sosiologi dan ilmu politik.sosio-psikologis Masalah Focus dan Locus dari Administrasi publik 1.manajerial. Sementara ilmu jiwa membantu untuk memahami individu dalam situasi administrasi.

b. 2. Identifikasi aspek publik. sesuai dengan cakupan dan pusat perhatian.struktural. Pendekatan empiris hendak melakukan generalisasi atas kasus-kasus yang telah terjadi secara sukses. 4. Kehadiran administrasi publik tidak bisa dihindari. 6. Penampilan administrasi publik sulit diukur. Pendekatan ini seringkali disebut juga sebagai pendekatan pengalaman. dengan tujuan untuk melakukan peramalan. Davy pendekatan yang dimaksud terdiri dari manajerial. 5. politis. dapat ditempuh melalui lima cara berikut: a. 3. perilaku. publik. Manajemen puncak administrasi publik adalah politik. maka segera terungkap bahwa administrasi publik mempunyai hal-hal yang bersifat khusus yang tidak dimiliki oleh organisasi-organisasi lainnya. Lebih banyak harapan yang diletakkan pada administrasi publik Identifikasi Administrasi publik 3. Administrasi publik mengharapkan kepatuhan. Pendekatan ini telah menampilkan aspek manusia sebagai elemen utama administrasi. Identifikasi terhadap administrasi Caiden. Sekalipun demikian. Identifikasi administrasi pemerintahan. . Identifikasi proses yang bersifat khusus. Administrasi publik mempunyai kekecualian. Administrasi publik mempunyai prioritas. 7. 6. 5. Bagi Thomas J. d. psikologis. 7. menurut pandapat Gerald E. dan pasca perilaku. Pendekatan ini juga seringkali disebut dengan pendekatan operasional. 4. Pendekatan teori keputusan memandang pembuatan keputusan sebagai fungsi utama administrasi. Caiden (1982) menunjukkan tujuh kekhususan administrasi publik. Semula pendekatan ini hanya membahas dan melakukan evaluasi terhadap alternatif-alternatif dalam memilih tindakan yang akan diambil. Pendekatan sistem sosial memandang administrasi sebagai satu sistem sosial. Pendekatan matematik memandang model-model matematik dapat diterapkan pada administrasi. dan sosiologis. Identifikasi orientasi sikap administrasi. Identifikasi organisasi publik. 3. yaitu 1. jika administrasi publik dibandingkan dengan organisasi sosial yang lain. tetapi kemudian pendekatan ini juga mengkaji semua aktivitas organisasi. e. Pendekatan perilaku manusia memandang bahwa pencapaian tujuan-tujuan organisasi tergantung pada penerapan prinsip-prinsip psikologis. Pendekatan proses administrasi memandang administrasi sebagai satu proses kerja yang dipergunakan untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. c. Peran Administrasi Publik PENTINGNYA STUDI ADMINISTRASI PUBLIK Kekhususan Administrasi publik Administrasi publik mempunyai banyak definisi yang berbeda satu sama lain. Kesadaran akan berbagai keterbatasan organisasi dapat menumbuhkan semangat kerjasama di antara anggota-anggota organisasi.

dan landasan operasional 2. partai politik dan kebijakan pemerentah. personalia dan pembiayaan usaha-usahanya: struktur administrasi. selalu dikaitkan dengan aspek produktifitas. 3. ekonomi dan apresiasi terhadap system nilai yang berlaku.kebijakan administrasi yang bersifat ke dalam dan rencana-rencana (2) bagaimana pemerentah mengatur organisasi. anggara publik dan manajemen sumber daya manusia. kecuali dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat publik. manajemen publik yaitu system dan ilmu manajemen. kepraktisan. amupun terminasi. 3. penentuan tujuan-tujuan. peranan administrasi publik adalah memelihara stabilitas Negara. daerah. kelurahan.2. Segala hal yang berkenaan dengan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang bersifat publik telah dicakup dalam pengertian administrasi publik. kebijakan. privatisasi serta administrasi antar pemerentah dan etika birokrasi. kabupaten. Secara ekonomi. di samping memberikan ketrampilan dalam bidang prosedur. imlementasi yaitu pendekatan terhadap kebijakan publik dan implementasinya. Artinya. kordinasi. . khususnya dalam mengkaji kebijaksanaan publik. kearifan. kotamadya. peranan administrasi publik adalah menjamin adanya kemampuan ekonomi nasional untuk menghadapi dan mengatasi persaingan global.pelimpahan wewenang. Dalam bidang kekuasaan meliputi administrasi politik luar negeri dan dalam negeri. maka administrasi publik membantu untuk meningkatkan kemampuan administrasi. Dalam hubungan dengan pristiwa dan gejala pemerentahan meliputi: administrasi pemerentahan pusat. hubungan pusat dengan bagian-bagian. studi administrasi akan memberikan bekal ilmiah mengenai bagaimana mengorganisasikan segala energi social dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan. implementasi. dan beroperasi berdasarkan kaidah-kaidah publik. landasan konstitusional. Selanjutnya Keban (2004:10) ruang lingkup administrasi publik adalah (1) kebijakan (2) organisasi (3) manajemen (4) moral dan etika (5) Lingkungan (6) akuntabilitas. Dimoblik & Dimock (1992:19) memandang administrasi bagian dari administrasi umum yang lebih luas serta memiliki unsur seni dan ilmu . determinasi kebijaksanaan publik. Peranan Administrasi publik Pentingnya studi administrasi publik dikaitkan dengan kenyataan bahwa kehidupan menjadi tak bermakna. pengawasan dan moril. evaluasi. dalam arahan politik. Dimock & Dimock (1992:26) membagi empat komponen administrasi publik yaitu (1) apa yang dilakukan oleh pemerentah: pengaruh kebijakan dan tindakan ± tindakan politis. teknik. Administrasi publik tidak bisa diidentifikasikan hanya atas dasar salah satu dari ke empat indikator berikut : administrasi pemerintahan.evaluasi program dan aktivitas. tuntutan. (3) bagaimana para administrator mewujudkan kerja sama melalui pimpinan. Ruang Lingkup Administrasi publik Nicholas Henry (1995) memberikan rujukan tentang ruang lingkup administrasi publik ic yaitu organisasi publik yang berhubungan dengan model-model organisasi dan prilaku birokrasi. Peranan administrasi publik makin dibutuhkan dalam alam globalisasi yang amat menekankan prinsip persainagn bebas. dan mekanik. sikap administrasi dan proses yang bersifat khusus. departemen dan nondepartemen. Dengan demikian. Secara politis. kota administrative. organisasi publik. kecamatan. yakni : administrasi publik menunjukkan aktivitas komunal yang diorganisasikan secara publik. Lima identifikasi mengandung unsur yang bersifat umum. Dalam proses pembangunan sebagai konsekuensi dari pandangan bahwa administrasi publik merupakan motor penggerak pembangunan. Dalam bidang peraturan perundangan meliputi landasan idiil. baik dalam pengertian keutuhan wilayah maupun keutuhan politik. Selanjutnya Inu Kencana Syafie dkk(1999:29) ruang lingkup administrasi publik meliputi: 1. dasar-dasar dan wewenang lingkungan pemerentah. baik dalam tahapan formulasi.

bahkan dalam kehidupan bangsa Mesir kuno. sebagaimana dicerminkan dalam dua tahap pemerintahan. terutama setelah negara ini merdeka. Karena itu. Dengan kata lain. 5. tetapi sebaliknya adalah administrasi ³for the publik´. karena setiap pendekatan berjaya pada sesuatu masa. administrasi publik tidak dipandang sebagai administrasi ³of the publik´. pendekatan pembuatan keputusan (desisional) dan pendekatan ekologis.18 tonggak kemapanan admi-nistrasi negara Jerman dan Austria telah dipancangkan oleh kaum Kameralis yang memandang administrasi sebagai teknologi. kepegawain. Administrasi modern penuh dengan usaha untuk lebih menekan jabatan publik agar mempersembahkan segala kegiatannya untuk mewujudkan kemak-muran dan melayani kepentingan umum. perpajakan. Administrasi publik juga memperoleh perhatian penting di Amerika. eksekutif. Hal yang umum muncul di antara mereka adalah adanya harapan agar administrasi publik melakukan kegiatan demi kepentingan umum dan selalu mengembangkan kemakmuran rakyat. yakni tahap politik dan tahap administrasi. Apa yang dikemukakan oleh Cicero dalam De Officiis misalnya. Kiranya lebih bermanfaat untuk mempergunakan keempat cara pendekatan tersebut sesuai dengan aksentuasi dari sesuatu gejala yang diamati. Ide ini sebenarnya bukanlah baru. dan yudikatif). Selanjutnya sukar untuk secara khusus menerapkan satu-satunya pendekatan terbaik terhadap aspek administrasi tertentu. Secara khusus. kemiliteran dan perbankan. Dalam ketatalaksanaanya meliputi administrasi pembangunan. Dari berbagai uraian di atas. Perkembangan evolusioner administrasi publik diuraikan melalui pendekatan tradisional. hak dan kewenangan Negara. Dalam bidang kenegaraan meliputi tugas dan kewajiban Negara. pengadilan. administrasi perkantoran. maka administrasi publik merupakan bidang kajian yang dinamis. Karena administrasi mengandung berbagai macam disiplin. sehingga cara pendekatan dan metodologi dalam administrasi juga beraneka ragam. dapat ditemukan dalam kode etik publik dari kerajaan-kerajaan lama.4.bukti sejarah dengan jelas membuktikan upaya-upaya yang sistematis. Bukti . administrasi publik tidak seharusnya mengeruk kantong kantornya (korupsi) demi kepentingan dirinya sendiri. kepolisian. ruang lingkup administrasi publik meliputi: (1) kebijakan publik (2) manajemen publik (3) kepemimpinan (4) pelayanan publik (5) Good Governance (6) kinerja (8) etika administrasi publik (9) Ekologi administarasi publik Sejarah Perkembangan Administrasi Publik Dari uraian di atas dapat disimpulkan. tidak peduli kapan pun masanya. Di antara empat pendekatan yang diajukan. sebagai induk administrasi publik. pengangkutan. di samping kesadaran bahwa setiap pendekatan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Hubungan terus menerus administrasi dengan politik mencerminkan keberlanjutan hubungan antara lembaga eksekutif dengan lembaga legislatif. Hal ini disebabkan oleh adanya gejala di semua negara yang menunjukkan bahwa setiap pemerintah disusun di atas tiga cabang pemerintahan (legislatif. 6. pendekatan rasional dalam administrasi dan pengaruh Gerakan Manajemen Ilmiah terhadap perkembangan administrasi publik. bahwa terdapat tali sejarah yang merakit perkembangan administrasi publik. pendekatan tradisional mengungkapkan tentang pengaruh ilmu politik. yang dikobarkan oleh tokoh-tokoh seperti Cicero dan Casiodorus. logika administrasi publik dan hakekat administrasi publik. Orientasi semacam ini telah dicanangkan dengan jelas dalam ajaran Confusius dan dalam ³Pidato Pemakaman´ Pericles. estetika administrasi publik. Selama abad ke-16 . Pengaruh politik terhadap administrasi publik selalu besar. fungsi dan prinsip Negara. pendekatan perilaku. Jika tahap pertama . tidak ada satu pun pendekatan yang lebih unggul daripada pendekatan-pendekatan yang lain. Apa yang dicapai dan diberikan oleh administrasi publik sekarang. perpajakan. tipe dan bentuk Negara. unsur-unsur Negara dan tujuan nasional Dalam pemikiran hakiki meliputi: etika administrasi publik. tidak lepas dari upaya-upaya yang tidak kenal lelah yang telah dilakukan oleh para peletak dasar dan pembentuk administrasi yang dahulu. perhotelan.

Pemerintah yang kompetitif dengan menyuntikan semangat kompetisi dalam pemberian jasa dan pelayanan publik. 3. Pemerintah milik masyarakat dengan mengalihkan wewenang control yang dimilikinya kepada masyarakat. Paradigma Administrasi Publik Administrasi publik terus berkembang dan berevolusi mengikuti irama perkembangan masyarakat. Penyatuan ilmu administrasi publik dan ilmu politik. Administrasi publik dengan focus pada teori organisasi. Denhart & Robert B. paradigma 2 (1938-1956) administrasi publik sebagai ilmu politik. teori management dan kebijakan publik sedangkan lokusnya adalah kepentingan publik. b). 4. 3. maka tahap kedua merupakan tahap implementasi kebijakan yang telah ditetapkan dalam tahap pertama. Dinamika dan tuntutan sebagai tanggung jawab dari sebuah ilmu maka arus pengetahuan administrasi publik terus berputar mengikuti tuntutan sekaligus memberikan solusi nyata akan persoalan administrasi publik yang mengatur dan memenuhi kebaikan bersama atau bonum komune atau bonum publikum. 4.merupakan tahap perumusan kebijakan. Pada paradigm OPA administrasi publik dicirikan dengan: 1. Dalam perkembangannya administrasi publik memiliki beberapa paradigm (Janet V. paradigma 1 (1900-1937) dikotomi antara politik dan administrasi publik. 3. penerapan teknologi seperti metode kuantitatif. pemerentah menetapkan kebijakan dan memberikan dana kepada badan pelaksana trimitra dan menilai kinerjanya. 2. analisis management. Menurut Siagin (2004:18) ditinjau dari tahapan perkembangan administrasi publik melalui beberapa tahap yaitu: 1. paradigma new publik management(NPM) = reinventing government yang melahirkan konsep good governance atau entrepreneurial government (0sborne dan gaebler 1992) Paradigma ini ditandai dengan beberapa prinsip yakni: 1. Pemerentah katalis yakni focus pemerentah pada pemberian pengarahan bukan pelaksana pelayanan publik. . Politik harus memusatkan perhatian pada kebijakan publik atau ekspresi kehendak rakyat. paradigm 3 (1970sekarang) administrasi sebagai ilmu administrasi publik. analisis system. Prinsip-prinsip management dikembangkan secara ilmiah dan mendalam. 2. Denhart 2002: 27-28) yaitu: a) Paradigma OPA (old Publik Management) . Prilaku organisasi. Tahap behavioralisme (1959-sekarang). operasional research. tahap ini administrasi telah membentuk prilaku manusia dan manusia telah membentuk administrasi. masyarakat mengontrol pelayanan publik serta mampu menjadi masyarakat yang menolong dirinya sendiri (community self-help). administrasi publik berkenaan dengan implementasinya. Tahap survival(1886-1930) masa lahirnya administrasi melalui gerakan manajemen ilmiah Tahap konsolidasi dan penyempurnaan(1930-1945) pada tahap ini administrasi telah bergerak ke fase yang sempurna karena adannya prinsip-prinsip administrasi dan manajemen yang validitasnya telah teruji. 2. Tahap human relations (1945-1959) tahap ini administrasi bukan hanya dikuatkan oleh prinsip-prinsip tetapi juga interelasi tingkat organisasi. pemerentah menyediakan beragam pelayanan publik dengan tidak terlibat secara langsung dengan proses produksinya.

4. Ada dua cara alokasi sumber daya yaitu mekanisme pasar dengan system insentif bukan administrative yang menekankan prosedur dan pemaksaan. not customers Recognize that accountability is not simple Value people not just productivity Dalam paradigma NPS orentasi pemerentah adalah komunitarianisme. c. joined up thinking and joined up action (steward) citizen first (Denhardt dan gray. Kegagalan Negara merupakan kegagagalan pemerentah dalam menata administrasi publik yang produktf. 9. Pemerintah wirausaha: mampu menghasilkan dan tidak sekedar membelanjakan. 2. structural dan instrumental harus menjadi plot agenda pemerentah yang didukung political will dari pemimpin serta keseimbagan trimitra antara masyarakat. hirarkhi dikurangi. dengan tetap h koridor legal Pemerintah yang orentasi pada hasil . Konsep ini menawarkan model pemerentahan baru di masa yang akan datang. 6.citizen centric governace. 8. Konsep reinventing government muncul sebagai kritik atas kinerja pemerentah selama ini dan antisipasi atas berbagai perubahan yang akan terjadi. pemerentah lebih menekankan output dan outcomenya. redesign government. Dalam suatu system pemerentahan. 6. Pemerintah desentralisasi yaitu pemerentahan yang dari hirarki menuju partsipasi dan tim kerja. 10. 4. Pemerintah berorentasi pada pelanggan dengan memenuhi kebutuhan pelanggan bukan birokrasi.1998). administrasi tidak boleh dinomorduakan tetapi admimistrasi publik . Serve rather than steer Seek the publik interest Value citizenship over entrepreneurship Think strategically. wewenang diberikan kepada unit terdepan. act democratically Serve citizens. 7. 3. Konsep ini harus didukung oelh grand design dan road map yang jelas dalam membangun pemerentah melalui rethingking government. mengedepankan publik sephere bukanya meminimalisir ruang partisipasi masyarakat. 7. kesimpulan Administrasi publik menjadi sentral utama dan legitimasi akan suatu Negara. Paradigma NPS ini bercirikan: 1.tim kerja bebas menentukan cara kerjanya untuk mencapai hasil terbaik 5. projob dan progrowth. pemerentah harus berjiwa bisnis. Pemerentah yang digerakan oleh misi dengan mengubah organisasi yang digerakan oleh peraturan menjadi organisasi yang digerakan oleh misi. dan perbaikan mekanisme reward dan punishment. pemerentah dan swasta. Selain itu dimensi tranformasi cultural. visi dan misi diwujudkan bersama. Pemerintah berorentasi pada mekanisme pasar bukan mekanisme administrative. propoor. Banyak yang bisa dilakukan untuk menghasilkan pendapatan dari proses penyedian pelayanan publik Pemerintah antisipatif dengan berupaya mencegah daripada mengobati. Pada pemerentah tradisional cendrung berpandangan bahwa mereka sedang mengerjakan pekerjaan dan karenanya tidak pantas berbicara tentang upaya untuk menghasilkan pendapatan dari aktivitasnya. bureaucracy reengineering.rightsizitng. pola citizen centered collaborated publik management. 5.) New publik service (NPS) : government is us. pemerentah melakukan deregulasi internal.

Surya. Harbani. Siagin. Tumpang tindihnya system administrasi telah menjadi ukuran peradaban dari Negara tersebut. 1988. Waldo. Jakarta: Gava Media. Pengantar Studi Administrasi Publik. Jakarta: Erlangga Osborne David dan Ted Gaebler. Jakarta: Bumi Aksara. Administrasi Negara. Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik: Konsep. Dimock & Dimock. nasional dan global serta adaptif akan perubahan. Manajemen Kinerja:falsafah Teori dan Penerapannya. Cemerlang. Organisasi birokrasi pemerentah hanya bertahan jika mampu menjawab tuntutan kebutuhan lokal. 2005. Janet V dan Denhardt Robert B. kebutuhan melakukan perubahan dan pembaharuan. Jakarta: Re. Simon A. Bandung: Alfabeta. organisasi yang tidak dapat berubah akan menderita kegagalan. DAFTAR PUSTAKA The Liang Gie. faktor Pembaharuan administrasi publik karena adanya perubahan di lingkungan strategis nasional dan global. 1995. 1971. 1993. kelembagaan dan pemimpin. Not Steering. serta dinamika dan perkembangan dalam paradigma pemerentahan. Kedudukan dan Perincian Administrasi. komitmen bersama. Sharepe. Henry. 2010. Dharma. P Sondang. 1995. Filsafat Administrasi. Yogyakarta: Direvisi Oleh Sutarto. .H. Jakarta: Rajawali Pers. global tidak hanya melahirkan kampung global (global village) tetapi penjajahan global (global pillage).neka Cipta. Pasolong. 2004.Teori Administrasi publik. Nicholas. Kencana I.Yogyakarta: Pustaka pelajar. Teori dan Isu. Di tengah hukum kecepatan (survival of the fittest). Liberty. The new Public Service: serving. Dwight. New York: M. Jakarta:LP3S. Herbert. Denhardt. Administrasi Negara Baru. Jakarta: PPM. Yeremias. Frederickson. Pengertian.E. 1993. Administrasi Negara dan Masalah-Masalah Kenegaraan.. 1984. 2003. Syafie. 2004.menjadi instrumental utama dalam menggerakan roda kehidupan bangsa dan Negara. Pembaharuan administrasi publik menjadi keharusan. Ilmu administrasi Publik. Mewirausahakan Birokrasi.. 1999. Keban. Terjemahan. George. Administrasi Behavior: prilaku administrasi. Inc. Jakarta: Bumi Aksara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful