P. 1
Catatan Kelas VII Bag 2

Catatan Kelas VII Bag 2

|Views: 556|Likes:
Published by Bernadeta Yosefani

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Bernadeta Yosefani on Feb 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/27/2013

pdf

text

original

CATATAN PELAJARAN AGAMA KATOLIK KELAS VII SMPN 2 PURWOKERTO PELAJARAN 4 : KEMAMPUANKU TERBATAS

1. Setiap orang mempunyai keterbatasan dalam hidupnya. Ada berbagai keterbatasan dalam hidup seseorang : a. Keterbatasan fisik : cacat, buta, pincang dan sebagainya. b. Keterbatasan kemampuan intelektual : berpikir lambat, susah menganalisa masalah, IQ rendah dan sebagainya. c. Keterbatasan psikologis : pemalu, bersikap tertutup, ingin menang sendiri, pemarah dan sebagainya. d. Keterbatasan ekonomis : miskin, tidak punya biaya, tidak punya modal dan sebagainya. e. Keterbatasan sistem budaya : larangan bagi perempuan untuk sekolah, menikah usia dini, dijodohkan dan sebagainya. 2. Sikap orang dalam menghadapi keterbatasan : a. Minder. Sikap minder mengakibatkan :  Hidup menjadi beban dan merasa tidak beruntung  Sukar bergaul dan menyesuaikan diri dengan orang lain  Iri hati, cemburu, dan menganggap orang lain lebih beruntung daripada dirinya sendiri  Memandang Tuhan tidak adil terhadap dirinya. b. Munafik Sikap munafik mengakibatkan :  Berusaha menutupi kekurangan sendiri dengan berbagai cara  Menjilat atasan dan menekan bawahan 3. Sikap yang perlu dikembangkan dalam menghadapi kekurangan : a. Menerima diri bahwa mempunyai kekurangan dan menyadari bahwa orang lain juga mempunyai kekurangan seperti diri kita. b. Tidak menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk tidak berkembang dan mencapai sukses. 4. Dalam Markus 4:35-41 diceritakan sikap positif para murid Yesus dalam menghadapi keterbatasan. Mereka tidak bersikap minder atau munafik, melainkan datang minta pertolongan pada Tuhan Yesus. Mereka yakin bahwa Tuhan Yesus akan membantu mereka. 5. Keterbatasan dapat diatasi dengan cara : a. Saling membantu dan bekerja sama. Dengan bekerja sama kita dapat saling melengkapi satu sama lain. b. Berlatih dan bekerjasama dengan orang lain. c. Berdoa mohon pertolongan pada Tuhan.

PELAJARAN 5 : SYUKUR ATAS HIDUP
1. Ada berbagai pandangan mengenai hidup : a. Hidup dipandang sebagai beban beban berat atau kutukan Pandangan ini biasanya muncul dari orang yang dalam hidupnya sering mengalami kegagalan, kekecewaan, bencana dan penderitaan. Pandangan hidup ini membuat orang cepat putus asa,

ketakutan dan kekawatiran, takut gagal, iri hati dan cemburu pada keberhasilan orang lain dan menyalahkan Tuhan yang dianggap tidak adil. b. Hidup dipandang sebagai takdir Manusia seolah-olah hanya wayang yang menjalankan peran karena digerakkan, diperintah oleh Sang Pencipta. Ia tidak mempunyai hak apa-apa untuk menentukan dan menjalankan hidupnya. Pandangan ini membuat orang cepat pasrah menyerah dan tidak kreatif. Ia hanya menunggu dan tidak proaktif. c. Hidup sebagai seni. Hidup itu sungguh indah karena mengandung berbagai warna kehidupan : suka duka, kegagalan dan keberhasilan, penderitaan dan kebahagiaan dan sebagainya. Orang yang berpandangan seperti ini menjalani hidup dengan kreatif, mau mencari terobosanterobosan baru, tidak cepat puas tetapi juga tidak cepat sombong, mau bekerja keras dan tidak mudah putus asa dan menyerah. 2. Kisah sepuluh orang kusta dalam Lukas 17:11-19 menggambarkan orang yang mau beryukur atas berkat yang diterimanya dalam hidup. Dari sepuluh orang yang disembuhkan oleh Yesus hanya satu orang saja yang mau kembali dan beryukur kepada Allah. Orang itu adalah orang Samaria yang dikenal sebagai orang kafir yang tidak mau menyembah Allah. 3. Banyak cara dapat dilakukan untuk bersyukur : a. Memuliakan Allah dengan berdoa atau beribadat baik secara pribadi maupun bersama dengan orang lain. b. Menolong sesama yang menderita c. Berusaha hidup lebih baik d. Memelihara kehidupan dengan cara hidup sehat, menjaga kebersihan, menjauhi obat-obat terlarang e. Menjaga kehidupan orang lain seperti yang dilakukan oleh Mother Theresa dari Calcuta.

PELAJARAN 6 : AKU DICIPTAKAN BAIK ADANYA SEBAGAI LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN
1. Pada umumnya remaja mempunyai kebanggaan terhadap keberadaan dirinya sebagai perempuan dan laki-laki. Sayangnya kebanggaan itu sering disertai dengan sikap terlalu membanggakan diri yang mengakibatkan tumbuhnya pandangan yang negatif terhadap lawan jenis. Remaja laki-laki memandang perempuan itu cengeng, lemah dan terlalu mengedepankan perasaan. Sementara remaja perempuan menganggap laki-laki itu keras, kasar dan mengedepankan otaknya saja. 2. Perbedaan laki-laki dan perempuan paling mudah dikenali melalui hal-hal yang bersifat fisik-biologis, terutama melalui perbedaan kelamin. Selain itu perbedaan juga dapat dikenali melalui sikap, kebiasaan atau karakter. 3. Dalam Kitab Kejadian 1:26-28 diceritakan bahwa sejak semula Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan. Masing-masing dilengkapi dengan kebaikan dan keindahan. Allah mengasihi keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa di mata Allah manusia itu sangat berharga. 4. Dari Kitab Kejadian 2:18-25, kita mengetahui bahwa keberadaan laki-laki dan perempuan bersifat komplementer, yaitu saling melengkapi. Mereka saling membutuhkan dan saling tergantung satu sama lain. Laki-laki tidak bisa hidup tanpa perempuan dan perempuan tidak bisa hidup tanpa laki-

laki. Sulit membayangkan apa yang terjadi bila dunia ini hanya berisi lakilaki atau perempuan saja.

PELAJARAN 7 : PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI SEDERAJAT
1. Dalam kehidupan sehari-hari kadang-kadang masih dijumpai anggapan bahwa laki-laki lebih tinggi derajatnya dibanding perempuan. Hal ini terjadi dalam masyarakat dengan sistem budaya patriarkhi, yaitu budaya yang memandang kedudukan laki-laki lebih penting dibandingkan kedudukan perempuan. 2. Pada jaman Yesus, orang Yahudi juga mempunyai pandangan bahwa perempuan mempunyai kedudukan dan peranan yang lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Perempuan menjadi kaum nomor dua dalam tatanan masyarakat. Dalam bidang pemerintahan hampir semua bidang dikuasai oleh laki-laki. 3. Padahal laki-laki dan perempuan itu sederajat. Kesederajatan laki-laki dan perempuan tidak hanya menyangkut prosentase keterwakilan dalan pekerjaan, dalam pemerintahan dan sebagainya. Tetapi kesederajatan lebih menyangkut masalah pemberian kesempatan untuk mengembangkan dan mengaktualisasikan diri seluas-luasnya tanpa kekangan. 4. Cerita-cerita dalam Kitab Suci menunjukkan bahwa wanita dianggap sebagai warga kelas dua. Misalnya : a. Kisah perempuan yang berbuat doa dan dihakimi secara sepihak oleh orang banyak banyak tanpa melihat bahwa laki-laki juga berdosa (Yoh 8:2-11). b. Pertemuan-pertemuan yang diberlakukan dalam pertemuan jemaat menunjukkan betapa kaum perempuan terpinggirkan, kurang diberi tempat (1Kor 14:26-40, 1Tim 2:11-14). 5. Yesus sangat menghargai dan membela perempuan. Misalnya : a. Yesus memperlakukan perempuan yang berzinah secara manusiawi (Yoh 8:2-11) b. Yesus memuji seorang perempuan Kanaan yang percaya (Mrk 15:21-28).

PELAJARAN 8 : SEKSUALITAS SEBAGAI ANUGERAH ALLAH
1. Pembagian manusia ke dalam dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan disebut seks. Sementara seksualitas adalah keseluruhan yang menyangkut ciri kelaki-lakian atau keperempuanan yang ada pada manusia, baik menyangkut segi fisik, mental, maupun spiritualitasnya. Seks hanyalah merupakan bagian dari seksualitas. 2. Perbedaan laki-laki dan perempuan dapat dilihat dari segi-segi berikut : a. Perbedaan Tubuh  Laki-laki : badan lebih tinggi, tulang-tulang lebih besar, otototot lebih kuat dan padat, bahu besar daripada pinggul, kulit lebih kasar dan banyak ditumbuhi bulu.  Perempuan : tidak terlalu tinggi, lebih berisi, mukanya bulat dan lembut, pinggul lebih besar daripada bahu, buah dadanya menjadi besar ketika ia tumbuh dewasa, dan kulitnya halus.

b. Perbedaan Kelamin Perbedaan yang terdalam antara laki-laki dan perempuan adalah perbedaan kelamin. Perbedaan kelamin ini mulai terjadi dan disadari sejak laki-laki dan perempuan berumur 12 tahun. Pada usia itu pergaulan dengan lawan jenis menjadi lebih terbatas, merasa malu, ada perasaan tertentu dan bahkan secara biologis (seksual) mulai merasa terangsang ketika melihat lawan jenis.  Perempuan o Organ kelaminnya lebih rumit dibandingkan dengan laki-laki. o Organ kelaminnya : indung telur, saluran telur, kandung kecing, saluran kencing, keletit, bibir kecil, rahim (kandungan), leher rahim, vagina, pelepasan (anus) selaput dara, bibir besar.  Laki-lakirgan kelamin terpenting adalah buah pelir, sebagai tempat reproduksi air mani (sel jantan) dan hormon kepriaan (testosteron). o Organ kelaminnya : Kantong air seni, gelembung air mani, tulang kemaluan, kelenjar prostat, batang zakar, saluran kencing, saluran air mani, anak buah pelir, kapala zakar, kulup, buah pelir, usus besar, dubur dan kelenjar cairan pelumas. o Dari segi sensistivitas laki-laki jauh lebih mudah terangsang daripada perempuan.

PELAJARAN BENAR

9

:

PENGHAYATAN

SEKSUALITAS

YANG

1. Media massa baik cetak maupun tulis dapat menjadi penyebab munculnya penghayatan seksualitas yang keliru. Media massa dapat mengekspos gambar atau tayangan mengenai seksualitas secara nyata dan jelas. Kadang-kadang bahkan di luar batas kewajaran. 2. Seksualitas sering dimengerti secara sempit, yaitu hanya sebatas masalah-masalah seks antara pria dan wanita. 3. Hal ini menyebabkan orang memandang seksualitas bukan sebagai anugerah Allah yang luhur, tetapi sebagai objek pemuasan diri. Hal ini menyebabkan orang merendahkan arti dariseksualitas dan bersikap tidak bertanggung jawab terhadap keberadaan seksualitas. 4. Bangsa Israel menghormati seksualitas. Hal itu dibuktikan dengan aturan mengenai seksualitas yang terdapat dalam perintah keenam dari sepuruh perintah Allah, yaitu “jangan berzinah” (Keluaran 20:14). 5. Gereja berpandangan bahwa seksualitas adalah anugerah Allah yang luhur, yang harus dihayati secara bertanggung jawab. Penghayatan dan sikap tanggung jawab terhadap tubuh dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Tubuh perlu dipelihara dengan baik dan digunakan sesuai dengan kehendak Allah sendiri. Tubuh kita telah disucikan agar melalui tubuh kita dapat memuji dan memuliakan Tuhan. 6. Dalam Ikor 6:13b-20 dikatakan bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus. Tubuh kita merupakan saranan kehadiran Allah, sekaligus sarana untuk mewujudkan kehendak Allah.

Latihan Soal-soal

1. Bagaimanakah cara mengatasi keterbatasan? 2. Menurut Markus 4:35-41, bagaimanakah sikap positif para murid dalam menghadapi keterbatasan? 3. Sikap apa saja yang perlu dikembangkan untuk menghadapi keterbatasan? 4. Bagaimanakah sikap orang dalam menghadapi keterbatasan? 5. Apa akibat dari sikap munafik? 6. Apakah akibat dari sikap minder? 7. Sebutkan keterbatasan-keterbatasan dalam hidup manusia! 8. Sebutkan tiga contoh keterbatasan budaya yang ada dalam Kebudayaan Jawa! 9. Sebutkan berbagai pandangan hidup yang ada! 10.Apa yang melatarbelakangi pandangan bahwa hidup ini dianggap sebagai beban? 11.Apa akibat dari pandangan bahwa hidup ini adalah takdir? 12.Apa akibat dari pandangan bahwa hidup ini adalah seni? 13.Apakah isi dari Lukas 17:11-19? 14.Bagaimanakah cara orang untuk mengungkapkan syukur pada Tuhan? 15.Apakah yang dilakukan oleh Mother Teresa untuk mengungkapkan syukur dalam hidupnya? 16.Apakah pandanganmu mengenai hidup ini? 17.Apakah akibat dari rasa bangga diri yang berlebihan? 18.Apakah anggapan umum remaja laki-laki terhadap remaja perempuan? 19.Apakah anggapan umum remaja perempuan terhadap remaja laki-laki? 20.Apakah yang secara biologis sungguh membedakan antara laki-laki dan perempuan? 21.Dari segi apa saja perbedaan laki-laki dan perempuan dapat dikenali? 22.Apa artinya wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki? 23.Apa bukti bahwa di mata Allah manusia itu sangat berharga? 24.Apa artinya bahwa laki-laki dan perempuan saling membutuhkan? 25.Bagaimanakah pandangan laki-laki terhadap perempuan dalam sistem budaya patriarkhi? 26.Bagaimanakah pandangan orang Yahudi terhadap kaum perempuan? 27.Apa artinya bahwa wanita mempunyai derajat yang sama dengan lakilaki? 28.Sebutkan satu usaha untuk membuat perempuan dan laki-laki mempunyai derajat yang sama! 29.Sebutkan contoh-contoh dalam Kitab Suci yang memperlihatkan bahwa wanita dipandang lebih rendah daripada laki-laki! 30.Sebutkan contoh dalam Kitab Suci bagaimana Yesus menghargai dan membela perempuan! 31.Sebutkan dua pahlawan Indonesia yang memperjuangkan kesederajatan laki-laki dan perempuan! 32.Apa yang diusahakan oleh RA Kartini agar perempuan Indonesia sederajat dengan laki-laki? 33.Apakah seks itu? 34.Apakah seksualitas itu? 35.Dari segi apakah perbedaan laki-laki dan perempuan dapat dilihat? 36.Sebutkan ciri-ciri tubuh laki-laki! 37.Sebutkan ciri-ciri tubuh perempuan! 38.Sebutkan organ kelamin perempuan! 39.Sebutkan organ kelamin laki-laki! 40.Setujukah kamu bila remaja seusiamu melihat gambar porno? Mengapa?

41.Mengapa media massa dapat menyebabkan penghayatan seksualitas yang keliru? 42.Bagaimanakah pengertian seksualitas secara sempit? 43.Apa akibat pengertian seksualitas secara sempit? 44.Bagaimanakah Bangsa Israel menghormati seksualitas? 45.Apakah artinya bila tubuh kita disebut sebagai Bait Roh Kudus? 46.Sebutkan sikap-sikap yang tidak bertanggung jawab terhadap keberadaan seksualitas! 47.Sebutkan tindakan yang memperlihatkan tanggung jawab manusia terhadap tubuhnya! 48.Setujukah kamu bila remaja seusiamu sudah pacaran?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->