P. 1
HUBUNGAN ANTARA BAHASA DAN BUDAYA

HUBUNGAN ANTARA BAHASA DAN BUDAYA

|Views: 6,007|Likes:
Published by jito39

More info:

Published by: jito39 on Feb 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

HUBUNGAN BUDAYA

ANTARA

BAHASA

DAN

Ada berbagai teori mengenai hubungan bahasa dan kebudayaan. Ada yang mengatakan bahasa itu merupakan bagian dari kebudayaan, tetapi ada pula yang mengatakan bahwa bahasa dan kebudayaan merupakan dua hal yang berbeda, namun mempunyai hubungan yang sangat erat, sehingga tidak dapat dipisahkan. Ada yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi kebudayaan, sehingga segala hal yang ada dalam kebudayaan akan tercermin di dalam bahasa. Sebaliknya, ada juga yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi kebudayaan dan cara berpikir manusia atau masyarakat penuturnya. Menurut Koentjaraningrat sebagaimana dikutip Abdul Chaer dan Leonie dalam bukunya Sosiolinguistik bahwa bahasa bagian dari kebudayaan. Jadi, hubungan antara bahasa dan kebudayaan merupakan hubungan yang subordinatif, di mana bahasa berada dibawah lingkup kebudayaan.10 Namun pendapat lain ada yang mengatakan bahwa bahasa dan kebudayaan mempunyai hubungan yang koordinatif, yakni hubungan yang sederajat, yang kedudukannya sama tinggi. Masinambouw menyebutkan bahwa bahasa dan kebudayaan merupakan dua sistem yang melekat pada manusia. Kalau kebudayaan itu adalah sistem yang mengatur interaksi manusia di dalam masyarakat, maka kebahasaan adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai sarana berlangsungnya interaksi itu. Dengan demikian hubungan bahasa dan kebudayaan seperti anak kembar siam, du buah fenomena sangat erat sekali bagaikan dua sisi mata uang, sisi yang satu sebagai sistem kebahasaan dan sisi yang lain sebagai sistem kebudayaan. Komponen-komponen lingkungan hidup tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik adalah makhluk hidup

Geografi agama dikembangkan oleh beberapa tokoh antara lain Jongeneel, P. Deffontaines, dan D.E. Sopher. Geografi agama bukan hanya menelaah pengaruh ruang atas agama dan gejala keagamaan namun juga sebaliknya yakni pengaruh agama dan gejala keagamaan atas keruangan. Relasi antara agama dan tata ruang sebenarnya sudah diketahui sejak zaman kuno, salah satu tokohnya yaitu Hippocrates namun baru mulai populer di zaman filsuf pencerahan salah satunya oleh Montesquieu di Prancis. Montesquieu mengungkapkan bahwa agama monotheisme seprti Yahudi, Kristen, dan Islam lahir di tepi-tepi gurun pasir dengan bentang alam yang monoton diungkapkanpula bahwa hampir semua agama besar muncul di wilayah permukaan bumi yang diapit 25 dan 35 derajat Lintang Utara. Deffontaines membicarakan geografi agama dalam 5 pokok: 1. Agama dan geografi sebagai tempat kediaman baik bagi orang yang masih hidup maupun bagi yang sudah mati serta bagi dewa-dewa. 2. Agama dan penduduk; pengaruh agama atas daerah dan sejarah penduduk; agama dan macam-macam penduduk; agama dan kota-kota; agama dan demografi. 3. Agama dan eksploitasi; agama dan pertanian; agama dan peternakan; agama dan industri; agama dan potensi geografis daerah. 4. Agama dan lalu lintas; pengungsian para penganut agama;kegiatan ziarah; perdagangan dan pertukaran barang atas latar belakang agama; jalan sebagai alat transportasi. 5. Agama dan jenis kehidupan; kalender agama; tata kerja pemimpin agama; pekerjaan sehri-hari; kebiasaan.

1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu: o alat-alat teknologi

udara dan cahaya matahari. dan lingkungan biota suatu daerah. salju.yang meliputi hewan. Ekosistem merupakan suatu interaksi yang komplek dan memiliki penyusunan yang beragam. misalnya berupa dongeng. Perubahan suhu tersebut mempengaruhi angin. perhisalan. konkret. gelombang panas yang menyerang Perancis di bulan Juli dan Agustus 2003 telah menewaskan lebih dari 14. Definisi perubahan iklim dan efek langsung bervariasi. Semua komponen yang berada di dalam lingkungan hidup merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membentuk sistem kehidupan yang disebut ekosistem. cerita rakyat. termasuk organisme mikro. pesawat terbang. dan seterusnya. ketinggian. batu. sesungguhnya efek iklim terhadap kesehatan secara tidak langsung sudah dikenal sejak lama. dan mesin cuci. Jika kita analisis perubahan suhu permukaan salah satu bagian bumi. Kunci perubahan iklim adalah perubahan suhu di suatu tempat di muka bumi. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat. tanpa manipulasi diri atau lingkungan. Seperti dikemukakan oleh Confalonieri (2007). tumbuhan dan manusia. Ketika gelombang panas melanda Eropa. sebagai penyebab perubahan lainnya. Komponen abiotik adalah bendabenda tak hidup (mati) antara lain air. Iklim mencakup perubahan suhu permukaan bumi. tumbuh‐tumbuhan. Kita mengenal siklus o sistem ekonomi o keluarga o kekuasaan politik 2. Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. pakaian. maka efek yang paling langsung terhadap kesehatan masnusia adalah efek ekstrim dingin dan ekstrim panas. Kematian tersebut merupakan dampak langsung dari iklim ekstrim panas. dan setelah itu hewan. stadion olahraga. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang. dan lagu atau tarian tradisional. seperti televisi. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Efek langsung perubahan iklim terhadap kesehatan manusia tidaklah mudah dirumuskan. banyak kematian penduduk lanjut usia tidak terhindarkan. hujan. Ekosistem merupakan suatu kesatuan fungsional antara komponen biotik dan komponen abiotik. yang dipengaruhi letak geografis. • - Teknologi Mata pencaharian Organisasi social Bahasa Kesenian Kepercayaan Ilmu pengetahuan .800 orang. relatif terhadap rentang suhu yang toleransi manusia. tanah. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi: o sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya o organisasi ekonomi o alat-alat dan lembagalembaga atau petugaspetugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama) o organisasi kekuatan (politik) • Kebudayaan materialKebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata. senjata. gedung pencakar langit. Kebudayaan nonmaterialKebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi.

diare. malaria. Penyakit‐ penyakit tersebut berhubungan dengan perubahan iklim melalui perubahan kehidupan vektor atau bahan‐bahan transmisi penyebab penyakit .demam berdarah yang terkait dengan musim hujan. Begitu juga dengan serangan influenza. tifus dan sebagainya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->