P. 1
teori tipografi

teori tipografi

|Views: 502|Likes:
Published by didinantami

More info:

Published by: didinantami on Feb 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

Design17 June 2010 4:41 pm

Nirmana dan Desain Grafis
Dulu ketika masih kuliah di D1 Teknik Grafika dan Multimedia (sebelum ambil kuliah Teknik Informatika) saya sempat mendapatkan matakuliah tentang Nirmana. Kesan pertama sih masih bingung dengan istilah Nirmana. Dalam benak saya berpikir apa gak salah ketik ya ini, setahu saya kan tulisannya Nirvana gitu… spontan sambil membayangkan kata Nirvana dalam bahasa inggris yang artinya surga kalo tidak salah, dan tentu saja juga sambil membayangkan nama Nirvana miliknya Curt Cobain, band grunge legendaris idola kawula muda saat itu. Hihihihi… wajarlah itu pengalaman pertama kuliah di dunia desain jadi masih nol besar pengetahuannya di bidang desain, terutama istilah-istilah di dunia desain khususnya. Apakah Nirmana ini penting dalam desain? bagi saya pribadi Nirmana sangat penting dalam membuat desain apapun karena untuk menciptakan sebuah karya desain yang “indah” unsurunsur dari pelajaran Nirmana ini mutlak diperlukan. Bahkan secara tidak sadar pun seorang desainer yang memiliki bakat desain secara alami maupun otodidak telah menerapkan Nirmana dalam karyanya namun mungkin dia tidak sadar akan hal itu. Nah untuk menyegarkan kembali ingatan saya dengan pelajaran Nirmana ini, berikut ada beberapa pengertian tentang dasar-dasar Nirmana yang berguna untuk panduan kita dalam belajar desain. Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. Elemen-elemen seni rupa dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan bentuknya. 1. Titik Titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut titik yang paling umum adalah bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah. 2. Garis Garis adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna. 3. Bidang Bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi pajang, lebar dan luas; mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis. 4. Gempal Gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman. Penyusunan merupakan suatu proses pengaturan atau disebut juga komposisi dari bentuk-bentuk menjadi satu susunan yang baik. Ada beberapa aturan yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk tersebut. Walaupun penerapan prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak,

namun karya seni yang tercipta harus layak disebut karya yang baik. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh. Kejelasan (Clarity) Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic. selain prinsip-prinsip diatas ada beberapa prinsip utama untuk tujuan komunikasi dari sebuah karya desain. Image from : a2910. 1. . 2. Emphasis (Point of Interest) Emphasis atau disebut juga pusat perhatian. 4.blogspot. Kesederhanaan (Simplicity) Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang.com Dalam ilmu desain grafis. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/makna ganda. 3. Kesederhanaan sering juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Ruang Kosong (White Space) Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan. Perlu diketahui bahwa prinsip-prinsip ini bersifat subyektif terhadap penciptanya.

Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk-bentuk unsur rupa. Yogyakarta 2005 . Proporsi (Proportion) Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Dominasi (Domination) Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan deisan. Keseimbangan adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua daya yang bekerja saling meniadakan. 5. Kesatuan (Unity) Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman. dan lain-lain. Dalam bentuk-bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut. raut. barisan semut. Drs. gerak dedaunan. Sumber : Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain.618.Prinsip-prinsip dasar seni rupa 1. dominasi sering juga disebut Center of Interest. Irama (Rhythm) Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang. maka kesatuan telah tercapai. Keseimbangan (Balance) Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah. Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsure sebagai penarik dan pusat perhatian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan-perbandingan yang tepat. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1. 2. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan . 4. menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan. arah. kita merasa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Sadjiman Ebdi Sanyoto. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh. Focal Point dan Eye Catcher. 3. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani. sering juga dipakai 8 : 13. Dalam dunia desain. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan. dll). Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan yaitu utnuk menarik perhatian. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang.

I. kita bisa leluasa memilih jenis font yang kita inginkan. namun secara garis besar anatomi huruf adalah sebagai berikut: Dan untuk huruf capital sebagai berikut: b. ANATOMI HURUF a. semoga berguna! 1. H. Bentuk huruf 2. F. Garis tegak datar : E. Tinggi huruf Setiap huruf memiliki ciri tersendiri. Bentuk Geometri Huruf Dari geometrinya huruf dibagi menjadi 4 kelompok yaitu: a. Dengan perkembangan font komputer yang sangat pesat.TIPOGRAFI Tipografi adalah ilmu yang mempelajari tentang huruf. L . Disini saya akan mencoba berbagi pengetahuan tentang tipografi (yang saya ketahui).

MS Sans Serif. elegan. istimewa. Garis lengkung : C. tradisional. tradisional. d. Lucida Handwriting. Huruf Tulis (scipt) 1) Setiap huruf terkait seperti tulisan tangan. Z c. K. M. N. 2) Sifatnya mewah. R. X. eksklusif. Garis tegak miring : A. S 3. MS Serif. anggun. Huruf tidak berkait (sans serif) 1) Tidak memiliki kait (hook/terminal) hanya tangkai dan batang saja. c. . W. 4) Sangat mudah dibaca 5) Contoh: Arial.b. bebas. avant grade. Jenis huruf a. 3) Sangat sulit dibaca. romantis. Q. mewah. 1) Setiap hurufnya dibuat secara detail dan komplit. 2) Sifatnya formal. Huruf berkait (serif) 1) Memiliki terminal. 3) Kurang mudah dibaca. O. 4) Contoh: Times New Roman. anggun. Garis tegak lengkung : B. b. Garamond. 2) Ujungnya berbentuk tajam atau tumpul. (kata bu guru waktu kita SD tegak bersambung) 2) Sifatnya anggung. Y. D. dll. Bradley Hand. G. U d. gunakan hanya sebagai alternative drop cap. 3) Sifatnya kurang formal dan sederhana. 4) Contoh: Shelley Alegro. Huruf Dekoratif. J. 3) Sulit dibaca jika terlalu kecil dan banyak. P. dll. V.

e.. kaku. 4) Contoh: Courier Ini hanya sebagian dari ilmu tentang tipografi. 2) Sifatnya formal. 3) Mudah dibaca tapi kurang rapi. Augsburger Initial. . dll. leading. dan banyak lagi.4) Contoh: English. modifikasi font. tracking. Huruf monospace 1) Identik dengan serif atau sans serif tapi jarak antar huruf disamakan. alignment. untuk posting selanjutnya kita akan membahas tentang kerning. sderhana. futuristik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->