P. 1
BATAK

BATAK

|Views: 1,360|Likes:
Published by elikasulviani

More info:

Published by: elikasulviani on Feb 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/13/2013

pdf

text

original

BATAK A.

Bahasa Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari, orang Batak menggunakan beberapa logat, ialah: (1)Logat Karo yang dipakai oleh orang Karo; (2) Logat Pakpak yang dipakai oleh Pakpak; (3) Logat Simalungun yang dipakai oleh Simalungun; (4) Logat Toba yang dipakai oleh orang Toba, Angkola dan Mandailing. B. Pengetahuan Orang Batak juga mengenal sistem gotong-royong kuno dalam hal bercocok tanam. Dalam bahasa Karo aktivitas itu disebut Raron, sedangkan dalam bahasa Toba hal itu disebut Marsiurupan. Sekelompok orang tetangga atau kerabat dekat bersama-sama mengerjakan tanah dan masing-masing anggota secara bergiliran. Raron itu merupakan satu pranata yang keanggotaannya sangat sukarela dan lamanya berdiri tergantung kepada persetujuan pesertanya. C. Teknologi Masyarakat Batak telah mengenal dan mempergunakan alat-alat sederhana yang dipergunakan untuk bercocok tanam dalam kehidupannya. Seperti cangkul, bajak (tenggala dalam bahasa Karo), tongkat tunggal (engkol dalam bahasa Karo), sabit (sabi-sabi) atau ani-ani. Masyarakat Batak juga memiliki senjata tradisional yaitu, piso surit (sejenis belati), piso gajah dompak (sebilah keris yang panjang), hujur (sejenis tombak), podang (sejenis pedang panjang). Unsur teknologi lainnya yaitukain ulos yang merupakan kain tenunan yang mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan adat Batak. D. Organisasi Sosial a. Perkawinan Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama Kristen. Untuk mahar perkawinan-saudara mempelai wanita yang sudah menikah. b. Kekerabatan Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau Kuta menurut istilah Karo. Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga.Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya, Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur, (b) perbedaan pangkat dan jabatan, (c) perbedaan sifat keaslian dan (d) status kawin.

Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos. Saga-saga. Bentuk atap rumah kepala marga berbeda dengan bentuk rumah-rumah lainnya. dan bebek. Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau. Orang batak juga percaya akan kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal. Sektor kerajinan juga berkembang. anyaman rotan. Lingkungannya dikelilingi pohon sebagai pagar yang cukup rapat. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan . Debeta Mula Jadi Na Balon : bertempat tinggal dilangit dan merupakan maha pencipta. mendirikan rumah. Tari serampang dua belas (bersifat hiburan). dan Batak Simalungun. upacara kematian. Batak Karo. Pintu depannya dihadapkan ke arah hulu dan pintu belakangnya ke arah muara. sapi. Begu : Tondinya orang yang sudah mati.E. Batak Simalungun . Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang . F. Misalnya tenun. 1. Alat Musik tradisional : Gong. menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. Batak Toba Rumah Batak Toba memberikan kesan kokoh karena konstruksi tiang-tiangnya terbuat dari kayu gelondongan. a. babi. b. ukiran kayu. Kesenian Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis). G. Siloan Na Balom: berkedudukan sebagai penguasa dunia mahluk halus. Mata Pencaharian Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. kambing. Dulu ketika sering terjadi pertikaian antarsuku. rumah-rumah selalu dikelompokkan sebagai benteng di atas bukit. Batak Karo Rumah Batak Karo merupakan tipe rumah pegunugan. Setiap kelurga mandapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Sahala : jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. ayam. penyerahan harta warisan. Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan. denah rumah Batak Karo direncanakan untuk keluarga jamak yang dihuni rata-rata delapan keluarga batih. temmbikar. c. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba. di antaranya tipe rumah Batak toba. Umumnya. yang ada kaitanya dengan pariwisata. Rumah Tradisional Suku bangsa Batak memiliki beberapa tipe rumah tradisional dengan perbedaan yang cukup jelas. Walaupun d emikian banyak sekali masyarakat batak didaerah pedesaan yang masih mmpertahankan konsep asli religi pendduk batak. Religi Pada abad 19 agama islam masuk daerah penyebaranya meliputi batak selatan . Orang batak mempunyai konsepsi bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan oleh Debeta Mula Jadi Na Balon dan bertempat tinggal diatas langit dan mempunyai nama-nama sesuai dengan tugasnya dan kedudukanya . Agama kristen masuk sekitar tahun 1863 dan penyebaranya meliputi batak utara. Dalam hubungannya dengan roh dan jiwa orang batak mengenal tiga konsep yaitu : Tondi: jiwa atau roh.

taganing. Pakaian pengantin wanitanya ialah baju kurung dan berkain suji. dab hesek. Pada suku bangsa Batak Mandailing. ulos ragi hotang. 3. . 4. Menurut tambo. Seni Tari dan Alat Musik Tradisional Tarian Batak yang dikenal dengan tor-tor sangat banyak ragam dan variasinya. Perhiasan yang dipakai berupa kalung susun yang disebut gajah meong dan seperangkat gelang di tangan. Datuk Perpatih Nan Sebatang dan Datuk Ketumanggungan. Solu adalah alat transportasi pertama yang digunakan Suku Batak yang berada di kawasan Danau Toba dan sampai saat ini masih tetap digunakan sebagai alat transportasi untuk menangkap ikan (Mardaton). dimana pihak perempuan bertindak sebagai pewaris harta pusaka dan kekerabatan. sarune. ulios bolean. sistem adat Minangkabau pertama kali dicetuskan oleh dua orang bersaudara.Makhota atapnya menghadap ke empat arah mata angin dan ujung atapnya dihiasi dengan hiasan yang berbentuk kepala kerbau. Senjata ini sebenarnya adalah wujud tongkat berukir dan pangkalnya berwujud kepala manusia lengkap dengan rambutnya yang terbuat dari bulu kuda. penutup kepalanya memakai semacam sangkok. Datuk Perpatih mewariskan sistem adat Bodi Caniago yang demokratis. dan masih banyak lagi. sedangkan Datuk Ketumanggungan mewariskan sistem adat Koto Piliang yang aristokratis. Pakaian Adat Pelengkap pakaian adat suku Bangsa Batak yang khas adalah ulos. Dalam perjalanannya. dua sistem adat yang dikenal dengan kelarasan ini saling isi mengisi dan membentuk sistem masyarakat Minangkabau. pengantin prianya memaakai baju teluk belanga dan kain saring disuji. Senjata Tradisional Tunggal Panaluan adalah senjata tradisional bagi suku bangsa Batak Toba. Penutup kepalanya memakai mahkota yang disebut bulang dengan dihias kembang goyang yang disebut jagar-jagar. Pada bahunya tersandang ulos bintang maratur. ulos namarjungkit. Pembuatanya ditenun tangan yang umumnya dikerjakan oleh wanita. Alat musik yang mengiringi tarian tersebut adalah agung. Suku minangkabau Adat dan budaya Artikel utama untuk bagian ini adalah: Adat Minangkabau dan Budaya Minangkabau Sebuah pertunjukan randai Adat dan budaya Minangkabau bercorakkan keibuan (matrilineal). Tarian ini dibawakan baik oleh pria maupun wanita dan diiringi oleh seperngkat alat musik. 2. Suku bangsa Batak juga memiliki banyak ragam pakaian pengantin yang cukup indah dan menarik.Bentuk atap rumah Batak Simalungun kadang-kadang tidak simetris. Pakaian pengantin ini terpengaruh oleh daerah Minangkabau.

yaitu pasambahan (persembahan). ibarat. Seni berkata-kata atau bersilat lidah. [sunting] Bahasa Artikel utama untuk bagian ini adalah: Bahasa Minangkabau Bahasa Minangkabau merupakan salah satu anak cabang bahasa Austronesia. Di samping itu. dan aphorisme. Walaupun ada perbedaan pendapat mengenai hubungan bahasa Minangkabau dengan bahasa Melayu. dalam randai ini juga terdapat seni peran (acting) berdasarkan skenario[23]. Randai biasa diiringi dengan nyanyian atau disebut juga dengan sijobang[22]. Minangkabau juga menonjol dalam seni berkata-kata. dan salawat dulang. indang.[18][19] Selain itu dalam masyarakat penutur bahasa Minang itu sendiri juga sudah terdapat berbagai macam dialek bergantung kepada daerahnya masing-masing. yang dikenal dengan istilah Tali nan Tigo Sapilin. ada tiga pilar yang membangun dan menjaga keutuhan budaya serta adat istiadat. Silek atau Silat Minangkabau merupakan suatu seni bela diri tradisional khas suku ini yang sudah berkembang sejak lama. Ada tiga genre seni berkata-kata.Dalam masyarakat Minangkabau. ada yang menganggap bahasa yang dituturkan masyarakat ini sebagai bagian dari dialek Melayu. semua urusan masyarakat dimusyawarahkan oleh ketiga unsur itu secara mufakat[17]. tanpa menggunakan senjata dan kontak fisik. kiasan.[24]. Dalam seni berkata-kata seseorang diajarkan untuk mempertahankan kehormatan dan harga diri. [sunting] Rumah adat Artikel utama untuk bagian ini adalah: Rumah Gadang . metafora. selanjutnya tari piring merupakan bentuk tarian dengan gerak cepat dari para penarinya sambil memegang piring pada telapak tangan masing-masing. cerdik pandai.[20][21] [sunting] Kesenian Masyarakat Minangkabau memiliki berbagai macam atraksi dan kesenian. sementara yang lain justru beranggapan bahasa ini merupakan bahasa mandiri yang berbeda dengan Melayu serta ada juga yang menyebut bahasa Minangkabau merupakan bahasa proto-Melayu. Diantara tari-tarian tersebut misalnya tari pasambahan merupakan tarian yang dimainkan bermaksud sebagai ucapan selamat datang ataupun ungkapan rasa hormat kepada tamu istimewa yang baru saja sampai. adapula tarian yang bercampur dengan silek yang disebut dengan randai. Mereka adalah alim ulama. Dalam masyarakat Minangkabau yang demokratis dan egaliter. karena banyaknya kesamaan kosakata dan bentuk tuturan di dalamnya. seperti tari-tarian yang biasa ditampilkan dalam pesta adat maupun perkawinan. dan ninik mamak. lebih mengedepankan kata sindiran. Selain itu. alegori. yang diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. Ketiganya saling melengkapi dan bahu membahu dalam posisi yang sama tingginya.

Bagi lelaki Minang. Sedangkan laki-laki kaum tersebut yang sudah beristri. dan merupakan masa peralihan yang sangat berarti dalam membentuk kelompok kecil keluarga baru pelanjut keturunan. Mata pencaharian hidup mereka adalah bertani. biasa disebut baralek. maka kemudian dilanjutkan dengan pernikahan secara Islam yang biasa dilakukan di Mesjid. Sedangkan bagi keluarga pihak istri. menonjol seperti tanduk kerbau yang biasa disebut gonjong[27] dan dahulunya atap ini berbahan ijuk sebelum berganti dengan atap seng. mempelai pria akan diberikan gelar baru sebagai panggilan penganti nama kecilnya. mempunyai beberapa tahapan yang umum dilakukan. perikanan. menjadi salah satu proses dalam penambahan anggota di komunitas rumah gadang mereka. Dimulai dengan maminang (meminang). kayu dan karet. biasanya tidur di surau. perkawinan juga menjadi proses untuk masuk lingkungan baru. manjapuik marapulai (menjemput pengantin pria). sebelum kedua pengantin bersanding di pelaminan. Namun hanya kaum perempuan dan suaminya.[28] Kemudian masyarakat sekitar akan memanggilnya dengan gelar baru tersebut. menetap di rumah istrinya.Rumah adat Minangkabau disebut dengan Rumah Gadang. industri semen. sampai basandiang (bersanding di pelaminan). pemberian gelar ini tidak berlaku. Surau biasanya dibangun tidak jauh dari komplek rumah gadang tersebut. Dalam prosesi perkawinan adat Minangkabau. perkawinan merupakan salah satu peristiwa penting dalam siklus kehidupan. beserta anak-anak yang jadi penghuni rumah gadang. juga berfungsi sebagai tempat tinggal lelaki dewasa namun belum menikah Pakaian perempuan Minang dalam pesta adat atau perkawinan [sunting] Perkawinan Dalam adat budaya Minangkabau. Jika laki-laki anggota kaum belum menikah.[26] Umumnya berbahan kayu. yang biasanya dibangun di atas sebidang tanah milik keluarga induk dalam suku tersebut secara turun temurun[25]. Rumah Gadang ini dibuat berbentuk empat persegi panjang dan dibagi atas dua bagian muka dan belakang. Sedangkan di kawasan luhak limo puluah. selain berfungsi sebagai tempat ibadah. dan sepintas kelihatan seperti bentuk rumah panggung dengan atap yang khas. Setelah maminang dan muncul kesepakatan manantuan hari (menentukan hari pernikahan). yakni pihak keluarga istrinya. perkebunan. Suku bali Transportasi . bagindo atau sidi di kawasan pesisir pantai. Pada nagari tertentu setelah ijab kabul di depan penghulu atau tuan kadi. Gelar panggilan tersebut biasanya bermulai dari sutan.

Sebagian besar penduduk memiliki kendaraan pribadi dan memilih menggunakannya karena moda transportasi umum tidak tersedia dengan baik. misalnya dalam bentuk kecak. Demikian pula beragam gamelan yang dimainkan pun memiliki keunikan. Karena hubungan sosial. melayani hubungan antarkota. melayani dalam dan antarkota Taksi Bus. misalnya Gamelan Jegog. misalnya Gamelan Gong Kebyar yang merupakan musik tarian yang dikembangkan pada masa penjajahan Belanda serta Joged Bumbung yang mulai populer di Bali sejak era tahun 1950-an. taksi sepeda motor Bemo. Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia. Umumnya musik Bali merupakan kombinasi dari berbagai alat musik perkusi metal (metalofon). terdapat kekhasan dalam teknik memainkan dan gubahannya.Bali tidak memiliki jaringan rel kereta api namun jaringan jalan yang sangat baik tersedia khususnya ke daerah-daerah tujuan wisatawan. gong dan perkusi kayu (xilofon). Bali terhubung dengan Pulau Jawa dengan layanan kapal feri yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk dengan Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Banyuwangi yang lama tempuhnya sekitar 30 hingga 45 menit. dan antarprovinsi. Gamelan Gong Gede. kecuali taksi. kendaraan dengan menggunakan kuda sebagai penarik Ojek. Transportasi udara dilayani oleh Bandara Internasional Ngurah Rai dengan destinasi ke sejumlah kota besar di Indonesia. pedesaan. Penyeberangan ke Pulau Lombok melalui Pelabuhan Padang Bay menuju Pelabuhan Lembar yang memakan waktu sekitar empat jam. Gamelan Gambang. musik tradisional Bali atau permainan gamelan gaya Bali memberikan pengaruh atau saling mempengaruhi daerah budaya di sekitarnya. yaitu sebentuk nyanyian yang konon menirukan suara kera. Singapura. Meskipun demikian. Ada pula musik Angklung dimainkan untuk upacara ngaben serta musik Bebonangan dimainkan dalam berbagai upacara lainnya. Landas pacu dan pesawat terbang yang datang dan pergi bisa terlihat dengan jelas dari pantai. Australia. Musik Seperangkat gamelan Bali. Gamelan Selunding dan Gamelan Semar Pegulingan. Malaysia. misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat musik tabuh lainnya. politik dan budaya. Terdapat bentuk modern dari musik tradisional Bali. . Thailand serta Jepang. Jenis kendaraan umum di Bali antara lain: y y y y y Dokar.

Sekitar tahun 1930an.[7] Pakar seni tari Bali I Made Bandem[8] pada awal tahun 1980-an pernah menggolongkan taritarian Bali tersebut. koreografi kontemporer karya Ni Luh Suasthi Bandem. Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari ini berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Salah satu tarian yang sangat populer bagi para wisatawan ialah Tari Kecak. Arja. Parwa. antara lain yang tergolong ke dalam wali misalnya Berutuk. yaitu wali atau seni tari pertunjukan sakral. bebali antara lain ialah Gambuh. Sang Hyang Dedari. Topeng Pajegan dan Wayang Wong. Penari belia sedang menarikan Tari Belibis. Pertunjukan Tari Kecak. sedangkan balih-balihan antara lain ialah Legong.misalnya pada musik tradisional masyarakat Banyuwangi serta musik tradisional masyarakat Lombok. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya. y y y y Gamelan Jegog Genggong Silat Bali [sunting] Tari Seni tari Bali pada umumnya dapat dikatagorikan menjadi tiga kelompok. Rejang dan Baris Gede. Prembon dan Joged serta berbagai koreografi tari modern lainnya. [sunting] Tarian wali y y y y y Sang Hyang Dedari Sang Hyang Jaran Tari Rejang Tari Baris Tari Janger [sunting] Tarian bebali y y Tari Topeng Gambuh . bebali atau seni tari pertunjukan untuk upacara dan juga untuk pengunjung dan balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung.

berdasarkan kegiatan/upacara. Masing-masing daerah di Bali mempunyai ciri khas simbolik dan ornamen. meskipun secara selintas kelihatannya sama. Status sosial dan ekonomi seseorang dapat diketahui berdasarkan corak busana dan ornamen perhiasan yang dipakainya. layaknya Feng Shui dalam Budaya China) . Senjata y y y y y y y y y y y y y y y y y y y Keris Tombak Tiuk Taji Kandik Caluk Arit Udud Gelewang Trisula Panah Penampad Garot Tulud Kis-Kis Anggapan Berang Blakas Pengiris Rumah Adat Rumah Bali yang sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali (bagian Weda yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan.[sunting] Tarian balih-balihan y y y y y y y y Tari Legong Arja Joged Bumbung Drama Gong Barong Tari Pendet Tari Kecak Calon Arang [sunting] Pakaian daerah Pakaian daerah Bali sesungguhnya sangat bervariasi. jenis kelamin dan umur penggunanya.

Palemahan berarti harus ada hubungan yang baik antara penghuni rumah dan lingkungannya. Bahasa Inggris adalah bahasa ketiga dan bahasa asing utama bagi masyarakat Bali yang dipengaruhi oleh kebutuhan industri pariwisata. B. karena seorang wanita yang kastanya lebih tinggi kawin dengan pria yang kastanya lebih rendah tidak dibenarkan karena terjadi suatu penyimpangan. TEKNOLOGI Masyarakat Bali telah mengenal dan berkembang system pengairan yaitu system subak yang mengatur pengairan dan penanaman di sawah-sawah. Bentuk-bentuk ragam hias dari jenis fauna juga berfungsi sebagai simbol-simbol ritual yang ditampilkan dalam patung. kedinamisan dalam hidup akan tercapai apabila terwujudnya hubungan yang harmonis antara aspek pawongan. peralatan serta pemberian warna. berlaku pula adat penyerahan mas kawin ( petuku luh). dan hal-hal yang sifatnya administrasi pemerintahan. Di beberapa daerah Bali ( tidak semua daerah ). sudah menghilang. Untuk itu pembangunan sebuah rumah harus meliputi aspek-aspek tersebut atau yang biasa disebut Tri Hita Karana. tetapi sekarang ini terutama diantara keluarga orang-orang terpelajar. UNSUR UNSUR BUDAYA A.yaitu bahasa yang pengucapannya lebih halus. ORGANISASI SOSIAL a). System kasta sangat mempengaruhi proses berlangsungnya suatu perkawinan. Pawongan merupakan para penghuni rumah. Arsitektur merupakan ungkapan perlambang komunikatif dan edukatif. menurut kepercayaan bila keris pusaka direndam dalam air putih dapat menyembuhkan orang yang terkena gigitan binatang berbisa. yaitu akan membuat malu keluarga dan menjatuhkan gengsi seluruh kasta dari anak wanita. Kesatuan social tersebut diperkuat oleh kesatuan adat dan upacara keagamaan. Bali juga memiliki senjata tradisional yaitu salah satunya keris. sebagian besar masyarakat Bali adalah bilingual atau bahkan trilingual. Dan mereka juga sudah mengenal arsitektur yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan yang menyerupai bangunan Feng Shui. bahasa Aga yaitu bahasa Bali yang pengucapannya lebih kasar. Selain untuk membela diri.Menurut filosofi masyarakat Bali. palemahan dan parahyangan. Banjar dikepalahi oleh klian banjar yang bertugas sebagai menyangkut segala urusan dalam lapangan kehidupan sosial dan keagamaan. Kekerabatan . PENGETAHUAN Banjar atau bisa disebut sebagai desa adalah suatu bentuk kesatuan-kesatuan social yang didasarkan atas kesatuan wilayah. dan bahasa Bali Mojopahit. berupa ukiran. Bahasa Bali di bagi menjadi 2 yaitu. Ragam hias tersebut mengandung arti tertentu sebagai ungkapan keindahan simbol-simbol dan penyampaian komunikasi.tetapi sering kali juga harus memecahkan soal-soal yang mencakup hukum adat tanah. Perkawinan Penarikan garis keturunan dalam masyarakat Bali adalah mengarah pada patrilineal. C. D. BAHASA Bali sebagian besar menggunakan bahasa Bali dan bahasa Indonesia. Pada umumnya bangunan atau arsitektur tradisional daerah Bali selalu dipenuhi hiasan. b).

pabrik rokok. Keduanya merupakan suatu kesatuan wilayah dalam hubungannya dengan keagamaan atau pun adat istiadat.tattwa (filsafat agama). Tujuan hidup ajaran Hindu adalah untuk mencapai keseimbangan dan kedamaian hidup lahir dan batin. seni .orang Hindu percaya adanya 1 Tuhan dalam bentuk konsep Trimurti. pertenakan terutama sapi dan babi sebagai usaha penting dalam masyarakat pedesaan di Bali. Manusia Yadnya yaitu upacara masa kehamilan sampai masa dewasa. Kitab suci agama Hindu adalah weda yang berasal dari India. Dibali ada 5 macam upacara (panca yadnya). ukir-ukiran. saras wati. percetakaan. Bhuta yadnya yaitu upacara untuk roh-roh halus disekitar manusia yang mengganggu manusia. (2). dan Kong Hu Cu. baik perikanan darat maupun laut yang merupakan mata pecaharian sambilan. RELIGI Agama yang di anut oleh sebagian orang Bali adalah agama Hindu sekitar 95%. Kemasyarakatan Desa. Hari raya umat agama hindu adalah Nyepi yang pelaksanaannya pada perayaan tahun baru saka pada tanggal 1 dari bulan 10 (kedasa). Ngaben itu sendiri adalah upacara pembakaran mayat. pada dataran yang curah hujannya yang cukup baik. sedangkan desa dinas adalah kesatuan admistratif. G. c). sedangkan desa dinas terpusat pada bidang administrasi. Kegiatan desa adat terpusat pada bidang upacara adat dan keagamaan. patung. pabrik kopi. tumpek uduh. E. Etika (susila). Pedoman dalam ajaran agama Hindu yakni : (1). Ada macam 2 adat menetap yang sering berlaku diBali yaitu adat virilokal adalah adat yang membenarkan pengantin baru menetap disekitar pusat kediaman kaum kerabat suami.Adat menetap diBali sesudah menikah mempengaruhi pergaulan kekerabatan dalam suatu masyarakat.(4).dan adat neolokal adalah adat yang menentukan pengantin baru tinggal sendiri ditempat kediaman yang baru. kuningan. dan siwa ratri. yaitu (1). Orang yang meninggal dunia pada orang Hindu diadakan upacara Ngaben yang dianggap sanggat penting untuk membebaskan arwah orang yang telah meninggal dunia dari ikatan-ikatan duniawinya menuju surga. F. yaitu wujud Brahmana (sang pencipta). dll.Dewa Yadnya yaitu upacara yang diadakan di pura / kuil keluarga. suatu kesatuan hidup komunitas masyarakat bali mencakup pada 2 pengertian yaitu : desa adat dan desa dinas (administratif). kain. Tempat-tempat pemujaan leluhur disebut sangga. (3). Karena banyak wisatawan yang mengunjungi bali maka timbullah usaha perhotelan. toko kerajinan tangan. dari jumlah penduduk Bali. Katholik.Rsi yadnya yaituupacara dalam rangka pelantikan seorang pendeta. Di Bali ada 3 kelompok klen utama (triwangsa) yaitu: Brahmana sebagai pemimpin upacara. serta wujud Siwa (sang perusak). Tempat beribadah dibali disebut pura. KESENIAN Kebudayaan kesenian di bali di golongkan 3 golongan utama yaitu seni rupa misalnya seni lukis. Usaha dalam bidang ini untuk memberikan lapangan pekerjaan pada penduduk. tumpek landep. (2). Ksatria yaitu : kelompok-klompok khusus seperti arya Kepakisan dan Jaba yaitu sebagai pemimpin keagamaan. Pitra Yadnya yaitu upacara yang ditujukan kepada roh-roh leluhur. Budha.Upacara (yadnya). (5). kerajinan meliputi kerajinan pembuatan benda anyaman. Kristen. pemerintahan dan pembangunan. (3). wujud Wisnu (sang pelindung dan pemelihara). selain itu ada juga hari raya galungan. sedangkan sisanya 5% adalah penganut agama Islam. MATA PENCAHARIAN Pada umumnya masyarakat bali bermata pencaharian mayoritas bercocok tanam. travel.

seni drama. Tysem.Rumah ini unik karena dibangun sangat panjang. karena yang menghuni adalah mereka yang telah berkeluarga. kasuari< burung< babi hitan< komodo dll. seni arsistektur. Karena masyarakat Asmat kuno belum mengenal paku. Misalnya untuk rapat adat. Oleh karena itu. melakukan pekerjaan membuat noken (tas tradisional Suku Asmat). Pakaian Suku Asmat . seni sastra. ada 2 sampai 3 pasang keluarga yang mendiami Tysem. ular.Ukurannya lebih kecil dari pada rumah Jew. seni pertunjukan misalnya seni tari. Lebih lanjut tentang: Suku asmat Walaupun nampak primitif karena penampilannya yang sederhana. suku citak dan suku mitak mempunyai kebiasaan sehari-hari dalam mencari nafkah adalah berburu binatang hutan separti.patung. Suku asmat mata pencariannya Kebiasaan bertahan hidup dan mencari makan antara suku yang satu dengan suku yang lainnya di wilayah Distrik Citak-Mitak ternyata hampir sama. Sebuah rumah Jew dapat dikelilingi oleh sekitar 15 sampai 20 rumah Tysem. bahkan hingga mencapai 50 meter. Biasanya. dan juga tempat tinggal para bujang. adalah rumah yang khusus diperuntukkan bagi pelaksanaan segala kegiatan yang sifatnya tradisi. suku asmat darat. maka pembuatan rumah Jew sampai saat ini tidak menggunakan paku. Semua dari bahan alami yang terdapat di hutan sekitar lokasi Suku Asmat berada. rumah Jew juga disebut sebagai Rumah Bujang. y Rumah Tysem Ada satu lagi rumah adat Suku Asmat yaitu. Letak rumah Tysem biasanya di sekeliling rumah Jew. kehidupan dari ketiga suku ini ternyata telah berubah. mengukir kayu. namun ternyata Suku Asmat adalah suku yang memegang kuat filosofi hidup dan nilai-nilai kesopanan. dan seni audiovisual misalnya seni video dan film. Bahan membangun rumah Tysem hampir sama dengan bahan pembuat rumah Jew. seni musik. Hal itu juga termasuk dalam cara mereka membangun rumah adat Suku Asmat tanpa adanya campur tangan jasa arsitek di dalamnya y Jew Rumah adat Suku Asmat yang dikenal dengan nama Jew. Rumah ini bisa juga disebut sebagai rumah keluarga. mereka juga selalu meramuh / menokok sagu sebagai makan pokok dan nelayan yakni mencari ikan dan udang untuk dimakan.

Untuk bagian atas badan. yakni koteka. Mereka hanya menutupi tubuh di sekitar alat reproduksinya. sedangkan bagian badan mereka tidak menggunakan apa-apa. Koteka biasa digunakan oleh kaum lelaki yang tinggal di daerah Wamena. biasanya. menggunakan pakaian yang hampir sama digunakan para lelaki. Suku bugis Mata Pencaharian Karena masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang subur dan pesisir. Fungsi koteka untuk menutupi bagian alat reproduksi kaum lelaki. Pakaian yang digunakan. Wanita pun. Ini merupakan kebiasaan dan budaya yang mereka miliki. Selain itu masyarakat Bugis juga mengisi birokrasi pemerintahan dan menekuni bidang pendidikan. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis adalah pedagang. umumnya. Koteka sendiri terbuat dari kulit labu yang panjang dan sempit. maka kebanyakan dari masyarakat Bugis hidup sebagai petani dan nelayan. wanita suku Asmat tidak menggunakan apa-apa atau bertelanjang dada.Suku Asmat mempunyai pakaian adat. Cara penggunaan koteka yakni dengan cara diikatkan pada tali yang melingkar di pinggang. . yakni seperti rok yang terbuat dari bahan akar tanaman kering yang dirajut seperti benang-benang kasar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->