MAKALAH EVALUASI PROSES DAN HASIL BELAJAR PENILAIAN KELAS Dosen Pengampu : Dr. Suciati, M.Pd.

Disusun oleh Kelompok 8 1 2 3 4 5 ADHIN SETYO WINARKO DINI I LESTARI REDNO KARTIKASARI WAHYUTI MAYANGSARI NOVIANI DWI HARTINI X4307011 K43070 K4307010 K4307012 K43070

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2010

PENDAHULUAN

Untuk itu. Penilaian kelas merupakan suatu proses yang dilakukan melalui langkah-langkah perencanaan. pengumpulan informasi melalui sejumlah bukti yang menunjukkan pencapaian hasil belajar peserta didik. Jadi penilaian kelas merupakan salah satu pilar dalam pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berbasis kompetensi. penilaian produk. Pengertian Penilaian Kelas Penilaian kelas merupakan suatu kegiatan guru yang terkait dengan pengambilan keputusan tentang pencapaian kompetensi atau hasil belajar peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran tertentu. Dari proses ini. Data yang diperoleh guru selama pembelajaran berlangsung dapat dijaring dan dikumpulkan melalui prosedur. dan penggunaan informasi tentang hasil belajar peserta didik. penilaian tertulis (paper and pencil test). diperoleh potret/profil kemampuan peserta didik dalam mencapai sejumlah standar kompetensi dan kompetensi dasar yang tercantum dalam kurikulum. Penilaian hasil belajar baik formal maupun informal diadakan dalam suasana yang menyenangkan. penilaian kelas lebih merupakan proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk memberikan keputusan. pengolahan. penilaian sikap. Penilaian kelas dilaksanakan melalui berbagai cara. seperti penilaian unjuk kerja (performance). Dengan demikian peserta didik tidak merasa dihakimi oleh guru tetapi dibantu untuk mencapai apa yang diharapkan.Konsep Dasar Penilaian Kelas A. dalam hal ini nilai terhadap hasil belajar peserta didik berdasarkan tahapan belajarnya. Kriteria Penilaian Kelas . Keputusan tersebut berhubungan dengan sudah atau belum berhasilnya peserta didik dalam mencapai suatu kompetensi. penyusunan alat penilaian. diperlukan data sebagai informasi yang diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan. tetapi dengan hasil yang dimiliki peserta didik tersebut sebelumnya. Oleh sebab itu. penilaian melalui kumpulan hasil kerja/karya peserta didik (portfolio). penilaian proyek. 1. dan penilaian diri. Hasil belajar seorang peserta didik tidak dianjurkan untuk dibandingkan dengan peserta didik lainnya. sehingga memungkinkan peserta didik menunjukkan apa yang dipahami dan mampu dikerjakannya. teknik dan alat penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang akan dinilai.

b. Untuk menjamin penilaian yang reliabel petunjuk pelaksanaan proyek dan penskorannya harus jelas. penilaian harus terfokus pada pencapaian kompetensi (rangkaian kemampuan). Validitas Validitas berarti menilai apa yang seharusnya dinilai dengan menggunakan alat yang sesuai untuk mengukur kompetensi. terencana. Agar penilaian objektif. dan menggunakan bahasa yang tidak mengandung makna ganda. berkesinambungan. dan menerapkan kriteria yang jelas dalam pemberian skor. Jika menggunakan tes tertulis penilaian tidak valid. Terfokus pada kompetensi Dalam pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang berbasis kompetensi. Untuk itu. Dalam menyusun soal sebagai alat penilaian perlu memperhatikan kompetensi yang diukur. bukan hanya pada penguasaan materi (pengetahuan). Keseluruhan/Komprehensif Penilaian harus menyeluruh dengan menggunakan beragam cara dan alat untuk menilai beragam kompetensi peserta didik. penilaian harus adil. Reliabilitas Reliabilitas berkaitan dengan konsistensi (keajegan) hasil penilaian. Bentuk penilaian valid jika menggunakan tes lisan. d. Objektivitas Penilaian harus dilaksanakan secara obyektif. penilaian akan reliabel jika hasil yang diperoleh itu cenderung sama bila proyek itu dilakukan lagi dengan kondisi yang relatif sama. Penilaian yang reliable (ajeg) memungkinkan perbandingan yang reliable dan menjamin konsistensi.a. Misalnya guru menilai suatu proyek. c. f. sehingga tergambar profil kompetensi peserta didik. Mendidik Penilaian dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran bagi guru dan meningkatkan kualitas belajar bagi peserta didik. e. guru harus berupaya secara optimal untuk memanfaatkan berbagai bukti hasil kerja peserta didik dan tingkah laku dari .

Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani.sejumlah penilaian. dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik. Penilaian Hasil Belajar Masing-masing Kelompok Mata Pelajaran a. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik.dan kesehatan dilakukan melalui: 1). d. Ujian. Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik 2). Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan. TEKNIK PENILAIAN Beragam teknik dapat dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar peserta didik. dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik b. membuat keputusan yang adil tentang penguasaan kompetensi peserta didik dengan mempertimbangkan hasil kerja ( karya ). baik yang berhubungan dengan proses belajar maupun hasil belajar. Teknik pengumpulan informasi tersebut pada prinsipnya adalah cara penilaian kemajuan belajar peserta didik berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dicapai. Penilaian kompetensi dasar dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapaian kompetensi yang memuat satu ranah atau lebih. Berdasarkan indikator-indikator . olahraga. dan 2). Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui: 1). Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik. 3. penugasan. Ulangan. ulangan. dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai c.

Sikap juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang. kognitif. Pengertian Sikap bermula dari perasaan (suka atau tidak suka) yang terkait dengan kecenderungan seseorang dalam merespon sesuatu/objek. • Sikap terhadap guru/pengajar. Komponen afektif adalah perasaan yang dimiliki oleh seseorang atau penilaiannya terhadap sesuatu objek. Peserta didik perlu memiliki sikap positif terhadap materi pelajaran. yakni: afektif. • Sikap terhadap proses pembelajaran. penilaian produk. penilaian sikap. Dengan sikap`positif dalam diri peserta didik akan tumbuh dan berkembang minat belajar. Penilaian Sikap 1. Sikap dapat dibentuk. Peserta didik yang tidak memiliki sikap positif terhadap guru akan cenderung mengabaikan hal-hal yang diajarkan. dan penilaian diri. . yaitu penilaian unjuk kerja. dan penugasan perseorangan atau kelompok. Sikap terdiri dari tiga komponen. Secara umum. Peserta didik perlu memiliki sikap positif terhadap guru. ada tujuh teknik yang dapat digunakan. objek sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran berbagai mata pelajaran adalah sebagai berikut. A. penilaian tertulis. penggunaan portofolio. Komponen kognitif adalah kepercayaan atau keyakinan seseorang mengenai objek. observasi.ini dapat ditentukan cara penilaian yang sesuai. Adapun komponen konatif adalah kecenderungan untuk berperilaku atau berbuat dengan cara-cara tertentu berkenaan dengan kehadiran objek sikap. penilaian proyek. peserta didik yang memiliki sikap negatif terhadap guru atau pengajar akan sukar menyerap materi pelajaran yang diajarkan oleh guru tersebut. tes praktek. akan lebih mudah diberi motivasi. dan akan lebih mudah menyerap materi pelajaran yang diajarkan. dan konatif. sehingga terjadi perilaku atau tindakan yang diinginkan. Untuk itu. Dengan demikian. • Sikap terhadap materi pelajaran. apakah dengan tes tertulis.

dalam Contoh halaman sampul Buku Catatan Harian: . Observasi perilaku di sekolah dapat dilakukan dengan menggunakan buku catatan khusus tentang kejadian-kejadian berkaitan dengan peserta didik selama di sekolah. a. pertanyaan langsung. Dalam kasus yang lain.Peserta didik juga perlu memiliki sikap positif terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. • Sikap berkaitan dengan nilai atau norma yang berhubungan dengan suatu materi pelajaran. Misalnya. nyaman dan menyenangkan dapat menumbuhkan motivasi belajar peserta didik. yang dilandasi oleh nilai-nilai positif terhadap kasus lingkungan tertentu (kegiatan pelestarian/kasus perusakan lingkungan hidup). dan laporan pribadi. Teknik-teknik tersebut secara ringkas dapat diuraikan sebagai berikut. dan teknik pembelajaran yang digunakan. peserta didik memiliki sikap positif terhadap program perlindungan satwa liar. Berikut contoh format buku catatan harian. guru dapat melakukan observasi terhadap peserta didik yang dibinanya. Peserta didik juga perlu memiliki sikap yang tepat. Misalnya kasus atau masalah lingkungan hidup. berkaitan dengan materi Biologi. Observasi perilaku Perilaku seseorang pada umumnya menunjukkan kecenderungan seseorang dalam sesuatu hal. Proses pembelajaran mencakup suasana pembelajaran. Hasil pengamatan dapat dijadikan sebagai umpan balik pembinaan. 2. metodologi. sehingga dapat mencapai hasil belajar yang maksimal. strategi. Oleh karena itu. Proses pembelajaran yang menarik. Teknik Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilakukan dengan beberapa cara atau teknik. peserta didik memiliki sikap negatif terhadap kegiatan ekspor kayu glondongan ke luar negeri. Teknikteknik tersebut antara lain: observasi perilaku. Misalnya anak yang senang belajar materi Biologi mengindikasikan bahwa anak tersebut suka terhadap mata pelajaran Biologi.

2010 Contoh isi Buku Catatan Harian : No. Selain itu.BUKU CATATAN HARIAN PESERTA DIDIK nama sekolah Mata Pelajaran Kelas Program Nama Guru : ___________________ : ___________________ : IPA/IPS/BHS : ___________________ Tahun Pelajaran : ___________________ Surakarta. dalam observasi perilaku dapat juga digunakan daftar cek yang memuat perilaku-perilaku tertentu yang diharapkan muncul dari peserta didik pada umumnya atau dalam keadaan tertentu. Hari/ Tanggal Nama peserta didik Kejadian Kolom kejadian diisi dengan kejadian positif maupun negatif. Berikut contoh format Penilaian Sikap. . Catatan dalam lembaran buku tersebut. selain bermanfaat untuk merekam dan menilai perilaku peserta didik sangat bermanfaat pula untuk menilai sikap peserta didik serta dapat menjadi bahan dalam penilaian perkembangan peserta didik secara keseluruhan.

2.4 ------. Penilaian dapat dilakukan dengan kriteria sebagai berikut Skor minimum :4x1=4 Skor maksimum : 4 x 5 = 20 Kategori penilaian : 5 Rentangan Nilai : 20 . Skor merupakan jumlah dari skor masing-masing aspek if n Sko Keterang Bekerja ik r an perhatia sistemat perilaku c. 1 = sangat kurang 2 = kurang 3 = cukup 4 = baik 5 = amat baik b. 3.Contoh Format Penilaian Sikap dalam praktek IPA : N o Nam a Aspek perilaku yang dinilai Bekerj Berinisiat Penuh a keras 1.2 5 Kolom keterangan dapat diisi dengan: . Catatan: a.= 3. Kolom Aspek perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut.

guru juga dapat menggunakan teknik ini dalam menilai sikap dan membina peserta didik. Untuk menilai perubahan perilaku atau sikap peserta didik secara keseluruhan. bila jumlah skor 8 .16 cukup. Pertanyaan langsung Kita juga dapat menanyakan secara langsung atau wawancara tentang sikap seseorang berkaitan dengan sesuatu hal. Laporan pribadi Melalui penggunaan teknik ini di sekolah. bila jumlah skor 14 . Dalam penilaian sikap peserta didik di sekolah. c. termasuk kelompok mata pelajaran lain semua catatan dapat dirangkum dengan menggunakan Lembar Pengamatan berikut. Misalnya. Berdasarkan jawaban dan reaksi lain yang tampil dalam memberi jawaban dapat dipahami sikap peserta didik itu terhadap objek sikap. Misalnya. bila jumlah skor 4 – 7 b.amat baik. Dari ulasan yang dibuat oleh peserta didik tersebut dapat dibaca dan dipahami kecenderungan sikap yang dimilikinya. bagaimana tanggapan peserta didik tentang penanganan sampah yang ada di lingkungan sekolah. peserta didik diminta membuat ulasan yang berisi pandangan atau tanggapannya tentang suatu masalah. Contoh Lembar Pengamatan . bila jumlah skor 17 – 2 baik. bila jumlah skor 11 .13 kurang. atau hal yang menjadi objek sikap. peserta didik diminta menulis pandangannya tentang "Global Warming" yang terjadi akhir-akhir ini.10 sangat kurang. keadaan.

mendemonstrasikan..... Indikator pencapaian kompetensi dikembangkan oleh guru dengan memperhatikan perkembangan dan kemampuan peserta didik. Laporan pribadi 3).Hari/Tgl.. ciri-ciri.. menceritakan kembali. Buku Catatan Harian LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENILAIAN A.... dan mendeskripsikan. Penetapan Indikator Pencapaian kompetensi Indikator merupakan ukuran... Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur........ Capaian ST T R SR ... Kolom capaian diisi dengan tanda centang sesuai perkembangan perilaku ST = perubahan sangat tinggi T = perubahan tinggi R = perubahan rendah SR = perubahan sangat rendah b.... Pertanyaan langsung 2). Informasi tentang deskripsi perilaku dapat diperoleh dari: 1)....... karakteristik.... membedakan. semester.... No 1 2 Keterangan a... perbuatan atau proses yang berkontribusi/menunjukkan ketercapaian suatu kompetensi dasar.Perilaku/sikap yang diamati : . menyimpulkan.. Setiap kompetensi dasar dapat dikembangkan menjadi dua atau lebih indikator pencapaian Deskripsi perilaku awal Deskripsi perubahan Pertemuan ..... menghitung. Nama peserta didik: ... kelas... mempraktekkan. seperti: mengidentifikasi....

maka teknik penilaiannya adalah proyek. Contoh-contoh penilaian tersebut dapat diadaptasi atau dimodifikasi sesuai kebutuhan. contoh: • • • Apabila tuntutan indikator melakukan sesuatu. dijadikan acuan dalam merancang penilaian. Apabila tuntutan indikator memuat unsur penyelidikan. Memahami saling ketergantungan Kegiatan Pencernihan Air . Hal ini sesuai dengan keluasan dan kedalaman kompetensi dasar yang terkait. Mata pelajaran Kelas/Smt : Biologi : VII/2 dalam ekosistem Kompetensi Dasar : 7. D. Indikator pencapaian kompetensi.3 Memprediksi pengaruh kepadatan populasi lingkungan Indikator Aspek Teknik penilaian : Melakukan : Kinerja ilmiah : Unjuk kerja percobaan tentang penjernihan air secara sederhana manusia terhadap Standar Kompetensi : 7.kompetensi. yang menjadi bagian dari silabus. maka teknik penilaiannya adalah tertulis. B. maka teknik penilaiannya adalah unjuk kerja (performance). Apabila tuntutan indikator berkaitan dengan pemahaman konsep. Penetapan Teknik Penilaian Dalam memilih teknik penilaian mempertimbangkan ciri indikator. Contoh Alat dan Penskoran Dalam Penilaian Berikut contoh alat dan cara penskoran dalam penilaian untuk berbagai mata pelajaran.

Lakukan/rangkaian percobaan seperti pada gambar berikut 3. Siswa melakukan percobaan untuk mendapatkan air bersih secara sederhana 2. Siswa membanding air di gelas A dengan air di gelas B 5.1. Pasir. Siswa membuat laporan kegiatan . kerikil dan batu dicuci sampai bersih 4.

Rubrik Penilaian Kegiatan Pratikum Biologi Nama Judul Tanggal : : : Penilaian Baik Baik Sedang Kurang sekali 4 1 2 3 4 Pengetahuan tentang prosedur kerja Ketepatan pemilihan alat dan bahan Hasil pengamatan Ketepatan menyusun laporan Jumlah Nilai Guru 3 2 1 No Aspek yang dinilai (……………………..) Format Penilaian Kinerja Ilmiah No Aspek a Mempersiapkan y alat dan bahan Merangkai percobaan Mengamati hasil percobaan Jumlah skor .

kerikil. Merangkai percobaan Skor 4 : Jika kapas diletakan paling bawah lebih banyak kemudian batu sedang. pasir dan kapas. Skor 1 : Jika susunan batu sedang. batu sedang dan pasir. Skor 1 : Jika tidak menggunakan salah satu dari komponen. Skor 2 : Jika kapas diletakan paling bawah sedikit kemudian kerikil. pasir tidak dicuci dan kapas. . kerikil. Skor 3 : Jika kapas diletakkan paling bawah sedikit kemudian batu sedang. pasir dicuci dengan bersih dan kapas. kerikil dan pasir. Skor 3 : Jika menggunakan batu sedang. kerikil dan pasir. pasir dicuci kurang bersih dan kapas. kerikil.n 4 g d i n i l a i Nama 1 2 3 4 5 6 7 Mempersiapkan alat 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 Skor 4 : Jika menggunakan batu sedang. kerikil. Skor 2 : Jika menggunakan batu sedang.

Skor 2 : Jika air di gelas B kurang jernih dan mengidentifikasikan sampah di atas pasir. Penafsiran angka-angka tersebut adalah sebagai berikut: 1 = sangat kurang. Skor 3 : Yaitu air di gelas B jernih dan tidak mengidentifikasi sampah yang tertinggal di atas pasir.Mengamati hasil percobaan Skor 4 : Jika air di gelas B jernih dan mengidentifikasi sampah apa yang tertinggal di pasir. 2 = kurang. 3 = cukup. Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 sampai dengan 5. 4= baik. dan 5 = amat baik. skor maksimum perangkat tes = skor maks setiap indikator) X 7 ( indikator) Total . Skor 1 : Jika air di gelas B keruh dan tidak mengidentifikasi sampah di atas pasir. Jumlah skor Nilai = Skor maksimal PENILAIAN SIKAP ILMIAH Sebagai contoh lembar observasi untuk menilai sikap ilmiah secara individu dapat dilihat dibawah ini: Sikap No 1 2 3 4 Nama Siswa Amanda Nur Hafiz Faiz 4 2 3 4 Keterbukaan Objektif Teliti Kedisiplinan Kerjasama Kejujuran Tanggung Jawab 3 4 4 3 4 3 4 4 5 4 4 5 4 3 5 3 4 4 3 4 4 4 3 4 5 ( Indikator x 10 28 24 26 27 Contoh Format Lembar Pengamatan Sikap ilmiah Skor untuk masing-masing sikap di atas dirata-ratakan dan dikonversikan ke dalam bentuk kualitatif.

atau perlu diberi peringatan dan penghargaan dalam rangka pembinaan peserta didik. Selain itu. menggambarkan . Yang dimaksud dengan kejadiankejadian yang menonjol adalah kejadian-kejadian yang perlu mendapat perhatian. Deskripsi tersebut menjadi bahan atau pernyataan untuk diisi dalam kolom Catatan Guru pada rapor peserta didik untuk semester dan mata pelajaran yang berkaitan. guru mata pelajaran dapat memberi masukan pula kepada Guru Bimbingan Konseling untuk merumuskan catatan. baik berupa peringatan atau rekomendasi tentang peserta didik. dan unjuk kerja peserta didik dalam semester tersebut untuk mata pelajaran yang bersangkutan. Pada akhir semester. perilaku. yang berkaitan dengan sikap. sebagai deskripsi dari sikap.= 35. perilaku. PENGELOLAAN HASIL PENILAIAN A. Catatan Guru mata pelajaran menggambarkan sikap atau tingkat penguasaan peserta didik berkaitan dengan pelajaran yang ditempuhnya dalam bentuk kalimat naratif. guru mata pelajaran merumuskan sintesis. dan unjuk kerja peserta didik. oleh karena itu total skor yang telah diperoleh harus dikonversi. hal yang harus dicatat dalam buku Catatan Harian peserta didik adalah kejadian-kejadian yang menonjol. Seperti telah diutarakan sebelumnya. Demikian juga catatan dalam kolom Pengembangan Diri. Nilai sikap ilmiah dapat diberikan dalam bentuk huruf. baik positif maupun negatif. Data hasil pengamatan guru dapat dilengkapi dengan hasil penilaian berdasarkan pertanyaan langsung dan laporan pribadi. Pengolahan Hasil Penilaian Data Penilaian Sikap Data penilaian sikap bersumber dari catatan harian peserta didik berdasarkan pengamatan/observasi guru mata pelajaran. berdasarkan catatan-catatan tentang peserta didik yang dimilikinya. yang selanjutnya dijadikan bahan bagi wali kelas dalam mengisi kolom Pengembangan Diri dalam rapor.

Penetapan itu disesuaikan dengan kondisi sekolah. Apabila jumlah indikator dari suatu KD yang telah tuntas lebih dari 50%. Penilaian dilakukan pada waktu pembelajaran atau setelah pembelajaran berlangsung. 60% atau 70%. B. seperti tingkat kemampuan akademis peserta didik. Sebaliknya. Apabila jumlah indikator dari suatu KD yang belum tuntas sama atau lebih dari 50%. apabila nilai indikator dari suatu KD lebih kecil dari kriteria ketuntasan. peserta didik belum dapat mempelajari KD berikutnya. DAFTAR PUSTAKA . Sebuah indikator dapat dijaring dengan beberapa soal/tugas. peserta didik dapat diinterpretasikan telah menguasai SK dan mata pelajaran. misalnya melalui ujian nasional. Namun. dapat dikatakan bahwa peserta didik itu telah menuntaskan indikator itu. Apabila semua indikator telah tuntas. Apabila nilai peserta didik untuk indikator pencapaian sama atau lebih besar dari kriteria ketuntasan. Interpretasi Hasil Penilaian dalam Menetapkan Ketuntasan Belajar Penilaian dilakukan untuk menentukan apakah peserta didik telah berhasil menguasai suatu kompetensi mengacu ke indikator. kualitas sekolah akan dinilai oleh pihak luar secara berkala. apakah 50%. Kriteria ketuntasan belajar setiap indikator dalam suatu kompetensi dasar (KD) ditetapkan antara 0% – 100%. dapat dikatakan peserta didik telah menguasai KD bersangkutan. dapat dikatakan peserta didik itu belum menuntaskan indikator itu.perilaku peserta didik yang perlu mendapat penghargaan/pujian atau peringatan. Hasil penilaian ini akan menunjukkan peringkat suatu sekolah dibandingkan dengan sekolah lain (benchmarking). dalam hal ini meningkatkan kriteria pencapaian indikator semakin mendekati 100%. kompleksitas indikator dan daya dukung guru serta ketersediaan sarana dan prasarana. peserta didik dapat mempelajari KD berikutnya dengan mengikuti remedial untuk indikator yang belum tuntas. Melalui pemeringkatan ini diharapkan sekolah terpacu untuk meningkatkan kualitasnya. Dengan demikian. Namun sekolah dapat menetapkan kriteria atau tingkat pencapaian indikator. Kriteria ideal untuk masing-masing indikator lebih besar dari 60%.

(1999). (1995). (1994). dan Masters. Boston: Allyn & Bacon. Linn. (1996). dan Masters. C. G.E. (1995) Classroom Assessment.. dan Masters. W. Product Assessment Resource Kit. London: Prentice Hall. G. Measurement and Assessment in Teaching. Margaret. Paper amd Pen Assessment Resource Kit. Camberwell. G. Camberwell. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. Norwood: ChristopherGordon Publishers. R. What Teachers Need to Know. dan Masters. Margaret. dan Masters. . Portfolios Assessment Resource Kit. N. Hill.J. dan Ruptic. Norman. (1998). Camberwell.C. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. Inc. (1996). G. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. Camberwell. Forster.. (1982). Constructing Achievement Tests. dan Gronlund. New Jersey: Prentice Hall.Forster. E. Gronlund. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. G. Performance Assessment Resource Kit.A. (1996). Camberwell. Melborne: The Australian Council for Educational Research Ltd. Forster. Forster. Margaret.L. Forster. Practical Aspects of Authentic Assessment: Putting the Pieces Together. Margaret. Project Assessment Resource Kit. Popham. B. Margaret.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful