P. 1
Pengertian Menyimak M3

Pengertian Menyimak M3

|Views: 2,925|Likes:
Published by Viruss Ngesot

More info:

Published by: Viruss Ngesot on Feb 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

1.

Pengertian Menyimak

Istilah mendengar, mendengarkan, dan menyimak adalah tiga istilah dalam pengajaran keterampilan berbahasa yang diperhatikan. Ketiga istilah tersebut mempunyai arti berbeda. Mendengar berarti kegiatan yang terjadi secara kebetulan, tiba ± tiba tidak direncanakan sebelumnya atau tidak ada unsur kesengajaan. Mendengarkan berarti mendengar akan sesuatu bunyi yang dibarengi dengan adanya unsur kesengajaan, bahkan ada kemungkinan kegiatan tersebut direncanakan dalam hal ini mendengarkan singkat lebih tinggi dari aktifitas mendengar. Namun, dalam kegiatan mendengarkan aktifitas ± aktifitas seperti menganalisis, menginterpretasi, menilai, menanggapi, dan memutuskan sesuatu setelah mendengar tidak dilakukan. Sedangkan menyimak adalah mendengarkan baik ± baik dengan penuh perhatian akan apa yang diucapkan oleh seseorang taupun orang lain. Hal ini sesuai dengan pendapat dalam buku Program Mengajar Komponen Bidang Studi Bahasa Indonesia (1984/1985:8) ³Menyimak adalah mendengarkan baik ± baik dengan penuh perhatian akan apa yang diucapkan seseorang, mampu menangkap, memahami, mengingat, makna pesan ± pesan yang terkandung dalam bunyi´. Ciri-ciri Menyimak Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan penyimak yang baik memiliki cirri ±ciri sebagai berikut: 1) Siap fisik mental (kondisi stabil), 2) Konsentrasi, 3) Motivasi yang penuh, 4) Tidak mudah terganggu, 5) menghargai pembicara, 6) Bersikap objektif, 7) bersikap kritis, 8) memiliki kemampuan merangkum, 9) memiliki kemampuan menilai, 10) siap menanggapi pembicaraan, 11) bertujuan dalam menyimak, 12) mempunyai kemampuan linguistic, 13) berpengalaman dan berpengetahuan sehingga mudah menerima, mencerna, dan memahami isi bacaan atau bahan simakan.

ketentuan dan ketelitian sehingga penyimak memahami secara mendalam. Sumber suara yang disimak dapat berasal dari diri kita sendiri. diskusi. Jenis menyimak yang seperti ini disebut interpersonal listening. Menyimak intensif Menyimak intensif adalah kegiatan menyimak dengan penuh perhatian. sehingga penyimak memahami secara luas bahan simakannya. pemusatan perhatian karena penyimak akan mengajukan pertanyaan setelah selesai menyimak. Penyimak menilai gagasan. Contoh: seseorang yang diinterogasi oleh polisi karena telah melakukan kejahatan. menyesali perbuatan sendiri. 1. 2) Berdasarkan Cara Penyimakan Berdasarkan cara penyimakannya. Sumber suara yang disimak dapat pula berasal dari luar diri penyimak. yaitu : y y Menyimak kritis. yakni menyimak intensif dan menyimak ekstensif. berdasarkan bahan simak. Menyimak yang seperti inilah yang paling banyak kita lakukan misalnya dalam percakapan. atau berkata-kata dengan diri sendiri. penyimak melakukan penyimakan dengan penuh perhatian.JENIS MENYIMAK April 16. yakni berdasarkan suber suara. merupakan kegiatan menyimak yang menuntut konsentrasi dan selektivitas. Namun beberapa jenis tersebut dibedakan berdasarkan kriteria tertentu. Jenis menyimak seperti ini dibagi atas beberapa jenis. Menyimak introgatif. menyimak dibagi menjadi dua ragam. Jenis menyimak yang seperti inilah yang disebut intrapersonal listening. seminar. dikenal dua jenis nama penyimak yaitu intrapersonal listening atau menyimak intrapribadi dan interpersonal listening atau menyimak antarpribadi. ide. 2010 oleh Retno Menyimak ada berbagai macam jenis. bertujuan untuk memperoleh fakta yang diperlukan. dan berdasarkan pada titik pandang aktivitas menyimak 1) Berdasarkan Sumber Suara Berdasarkan sumber suara yang disimak. informasi dari pembicara. Ini terjadi di saat kita menyendiri merenungkam nasib diri. dan ketekunan. ketelitian. . Dengan cara menyimak yang intensif. dan sebagainya. Contoh: orang yang menghadiri seminar akan memberikan tanggapan terhadap isi seminar.

Menyimak penyelidikan. yakni sejenis menyimak dengan tujuan menemukan. Maka polisi melakukan menyimak penyelidikan saat sang tersangka menjawab pertanyaannya. maksudnya menyimak dilakukan sambil mengerjakan sesuatu. puisi. y Menyimak kreatif. Bahan simakan perlu dipahami secara sepintas. Penyimak dapat menangkap makna yang terkandung dalam puisi dengan baik karena ia berimajinasi dan berapresiasi terhadap puisi itu. Jenis menyimak ekstensif dapat dibagi empat: y Menyimak sekunder. Menyimak pasif. berlangsung dalam situasi sosial. Dalam prosesnya di sekolah tidak perlu langsung di bawah bimbingan guru. Contoh : Tukang Becak yang biasa mengantar turis secara tidak langsung pandai berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Contoh: menyimak acara televisi dan memilah-milah mana yang boleh ditonton oleh anak kecil dan mana yang dilarang. pengumuman. merupakan kegiatan untuk menelaah pembicaraan/hal yang disimaknya. umum. ia melakukan simak konsentratif agar dapat memahami maksud sang pembicara dengan tepat. percakapan orang di pasar. Menyimak ekstensif y adalah proses menyimak yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaannya tidak terlalu dituntut untuk memahami isi bahan simakan. y y Menyimak estetik. merupakan penyerapan suatu bahasa tanpa upaya sadar yang biasanya menandai upaya penyimak. untuk merespon yang pantas. Hal ini diperlukan konsentrasi penuh dari penyimak agar ide dari pembicara dapat diterima dengan baik. seperti: menyimak radio. Secara imajinatif penyimak ikut mengalami. Contoh: seorang yang masih diduga telah membunuh orang lain sedang diselidiki oleh polisi dengan mengutarakan beberapa pertanyaan yang harus di jawab. merasakan karakter dari setiap pelaku. misalnya orang mengobrol. lakon drama. cerita. yakni sejenis mendengar secara kebetulan. yakni penyimak duduk terpaku menikmati suatu pertunjukkan misalnya. y Menyimak sosial. dan sebagainya. mempunyai hubungan erat dengan imajinasi seseorang. televisi. mengikuti bagian-bagian yang menarik . garis besarnya saja atau butir-butir yang penting saja. bercengkrama mengenai hal-hal menarik perhatian semua orang dan saling menyimak satu dengan yang lainnya. 1. Contoh: saat mahasiswa melaksanakan tes toefl sesi listening. baik secara langsung maupun melalui radio. y Menyimak selektif. y Menyimak konsentratif. Contoh : Ahmad sedang mencuci motor tanpa sadar ia mendengar Ibunya bercerita di teras dengan tetangganya. Menyimak siperti ini sering pula diartikan sebagai kegiatan menyimak yang berhubungan dengan hal-hal yang umum dan bebas terhadap suatu bahasa. yakni kegiatan menyimak yang dilakukan dengan menampung aspirasi dari penutur / pembicara dengan menyeleksi dan membandingkan hasil simakan dengan hal yang relevan.

kapan harus memengeluarkan adonan dari oven.dan memperlihatkan perhatian yang wajar terhadap apa yang dikemukakan atau dikatakan orang. Menyimak dalam taraf rendah ini dikenal dengan nama silent listening. Menyimak terpusat Menyimak terpusat adlah menyimak suatu aba-aba atau perintah untuk mengetahui kapan harus ulai melaksanakan sesuatu yang diperintahkan. Contoh: ketika belajar membuat kue. 3) Berdasarkan Titik Pandang Aktivitas menyimak Menyimak Berdasarkan pada titik pandang aktivitas penyimak dapat diklarifikasikan: 1. yang hanya menunjukkan respon mengangguk. antara lain: 1. Contoh: siswa yang sedang mendengarkan penjelasan dari guru. 1. ya dan sebagainya. saya selalu mendengarkan intruksi dari ibu kapan saya harus memasukkan telur. terdpat beberapa ragam. Contoh: setelah siswa menerima pembelajaran. saya setuju. secara bergantian siswa mengutarakan apa yang didapatnya pada hari itu. tersenyum. sikap tertib dan penuh perhatian atau melalui ucapanucapan pendek seperti benar. perhatian. Kegiatan menyimak bertarap rendah Kegiatan menyimak bertaraf rendah berupa penyimak baru sampai pada kegiatan memberikan dorongan. 4) Berdasarkan taraf hasil simakan Berdasarkan taraf hasil simakan. senyum. dan sebagainya. Menyimak untuk membandingkan Penyimak menyimak pesan tersebut kemudian membandingkan isi pesan tersebut dengan pengalaman dan pengetahuan penyimak yang relevan. . Biasanya aktivitas itu bersifat nonverbal seperti mengangguk-angguk. Kegiatan menyimak bertaraf tinggi Aktivitas menyimak yang bertaraf tinggi. ya. dan sebagainya. 1. dan menunjang pembicaraan. Pengutaraan kembali isi bahan simakan menandakan bahwa penyimak sudah memahami isi bahan simakan. penyimak sudah dapat mengutarakan kembali isi bahan simakan. Jenis menyimak seperti ini disebut dengan nama active listening.

Menyimak kritis Menyimak kritis (critical listening) adalah sejenis kegiatan menyimak yang berupa untuk mencari kesalahan atau kekeliruan bahkan juga butir-butir yang baik dan berar dan ujaran seorang pembicara dengan alasan-alasan yang kuat yang kuat yang dapat diterima oleh akal sehat. Tapi hal ini berlawanan dengan berita yang saya dengarkan. 5) Berdasarkan tujuan menyimak Ada enam macam ragam menyimak berdasarkan tujuan menyimak. yakni: 1. Setelah menyimak acara tersebut. Menyimak sederhana Menyimak sederhana terjadi dalam percakapan dengan teman atau percakapan melalui telepon. Contoh: suatu saat saya mendengarkan acara TV ³hidup ini indah´. saya mendengarkan siaran berita yang memberitakan seorang siswa MAN yang kepergok membawa minuman kers ke sekolah. penglihatan. Maka saya membandingkannya. berarti saya telah melakukan kegiatan menyimak organisasi materi karena saya tahu ide-ide yang disampaikannya. baik ide pokoknya maupun ide penunjangnya. Menyimak organisasi materi Yang dipentingkan oleh penyimak disini ialah mengetahui organisasi pikiran yang disampaikan pembaca. maka saya meminta pada nara sumber untuk menjelaskan maksudnya. saya jadi terinspirasi untuk menjadi seorang wirausaha sukses. 1. karena ada hal yang kurang bisa diterima dan dimengerti. Setelah mendengar itu. saya kemudian membandingkan dengan pengalaman dan pengetahuan saya bahwa siswa MAN adalah siswa yang dikenal religi. serta perasaan-perasaan kinestetik yang disarankan atau dirangsang oleh apa-apa yang disimaknya. Menyimak kreatif dan apresiatif Menyimak kreatif (creative listening) adalah sejenis kegiatan dalam menyimak yang dapat mengakibatkan kesenangan rekonstruksi imajinatit para penyimak terhadap bunyi.Contoh: kemarin sore. 1. Contoh: saya mengikuti seminar proposal skripsi teman saya. 1. gerakan. . Contoh: ketika mangikuti seminar proposal skripsi.

Menyimak literatur Menyimak untuk mengorganisasikan gagasan. Contoh: menyimak siaran berita.1. dan sebagainya. Contoh: orang yang marah mengeluarkan nada suara yang berbeda dengan orang yang sedang bergembira. Menyimak deskriminatif Menyimak untuk membedakan suara atau perubahan suara. 6) Berdasarkan tujuan khusus Ada tujuh ragam menyimak berdasarkan tujuan khusus. Contohnya: menyimak film. 1. 1. dan sebagainya. Contohnya: siswa yang menyimak penjelasan guru. Menyimak santai Menyimak untuk tujuan kesenangan. drama komedi. Menyimak informatif Menyimak untuk mencari informasi. Contoh: membahas hasil penemuan. 1. drama. Contoh: menyimak film. menyimak pengumuman. 1. dan sebagainya. Menyimak untuk belajar Melalui kegiatan menyimak seseorang mempelajari berbagai hal yang dibutuhkan. 1. komedi. Contoh: dalam debat terbuka. yakni: 1. 1. Menyimak kritis Menyimak untuk menganalisis tujuan pembicara. Menyimak untuk menghibur Penyimak menyimak untuk menghibur dirinya. ada dua pihak yang saling meminta kebenaran atas topik yang dibahas. Menyimak untuk menilai .

4. 4. Menyimak pemecahan masalah Penyimak mengikuti uraian pemecahan masalah secara kreatif dan analitis yang disampaikan oleh pembaca. Sulit untuk melakukan perbandingan kinan untuk melakukan perbandingan antar bagian. Contoh: menyimak pembacaan puisi. merasakan gagasan. Pada waktu yang sama ada kemung2. dan membandingkan dengan pengalaman dan pengetahuan penyimak.com/2008/07/18/belajar-menyimak/ 2. menguji. Menggunakan ragam tulisan.plasa. antar bagian.blog. Menyimak apresiatif Penyimak memahami. Contoh: perbedaan suara orang yang sedang bergembira dan orang yang sedang marah. Sumber http://zoelfatas. 1.html http://pramuka-achank.blogspot. 1. 1. Contoh: seorang psikolog yang mendengarkan keluhan pasiennya dan berusaha memberikan solusi terhadap masalah pasien tersebut. Akhir kalimat ditandai dengan pungtuasi. ide. mengapresiasi materi simakan. Banyak menggunakan bentuk pelesapan.com/2009/01/ragam-menyimak.Penyimak mendengarkan dan memahami isi simakan kemudian mengkaji.blogspot. 3. dan perasaan pembicara. Contoh: menyimak fakta yang disiarkan di berita TV. cerpen. dsb. . menghayati. Menyimak untuk mengomunikasikan ide dan perasaan Penyimak memahami. 1.html http://affandy. 3. Tidak memakai pungtuasi dan harusmenangkap atau memahami strukturkalimat.com/2009/05/jenis-jenis-menyimak. Contoh: orang yang sedang mendengarkan curahan hati sahabatnya. Menggunakan ragam lisan. drama. Menyimak deskriminatif Menyimak untuk membedakan suara atau bunyi.ss.

5. 5. siswa yang mempunyai latar belakang hurufkanji. dan sebagainya.Kemampuan untuk memahami arti secara gramatikal. Bentuk kalimatnya ditentukan dalam 6. Sebaliknya. 6. -Kemampuan memperkirakan alur alinea berikutnya. Oleh karena itu. 3. Terutama kemampuan 3 untuk memperkirakan arti kata yang belum diketahui dari konteks sebelum dan sesudahnya. Besar sekali perbedaan antar indivudu bentukdesu -masu atau dalam bentuk dalam kemampuan membedakan bunyi de aru. suara. Terutama terlihat kecenderungandimana mereka bisa menangkap bunyi yang ada pada akhir kalimat. Keterampilan-keterampilan yang dimaksud antaralain sebagai berikut : 1. B. Dari beberapa hasil penelitian yang dapatterhimpun hingga sekarang ini dapat diketahui bahwa tampaknya dalam hal menyimakbunyi-bunyi suara cukup mudah. Kalau memiliki pengetahuan kanji. logat. 6. 8. 5. Unsur-unsur yang dimiki pembicara seperti dialek.Kemampuan mengidentifikasi komponen-komponen kebahasaan seperti kata.Menangkap intisari peralinea.Kemampuan mengidentifikasi bunyi suara. 7. Kemampuan-kemampuan seperti yang disebutkan di atas pada dasarnyamerupakan tujuan pengajaran menyimak.Berdasarkan pengamatan Ishida Toshiko. Mendapat gangguan dari sistem bunyi maka dapat menangkap arti dengan suara bahasa ibu. walaupun mereka .Kemampuan menangkap intisari . kecepatan berbicara memberikan pengaruh terhadap pemahaman. Beberapa Keterampilan untuk Kegiatan Menyimak Terdapat beberapa keterampilan yang penting untuk dimiliki sebagai syarat untukmelaksanakan kegiatan menyimak. 2.Kemampuan untuk memahami maknanya dengan cara menghubungkan bunyi yang didengar dengan kata-kata yang sudah diketahui. dalam memahami arti kelihatannya sulitwalaupun dalam pola-pola kalimat tingkat dasar. 4.Kemampuan membuat catatan-catatan sambil mendengar. bantuan kanji. Harus dapat membedakan homonim. adatidaknya pengetahuan kosakata cukup berpengaruh terhadap keterampilan menyimak.

dan menyimak selektif. maka mereka akan menuliskan kata-kata dengan benar. Jadi dengan demikiansekali lagi disimpulkan di sini bahwa untuk kegiatan menyimak diperlukan beberapapengetahuan seperti pengetahuan tentang bunyi suara. membuat prediksi-prediksi(untuk akhir kalimat. .melakukan kesalahan pada waktu menyimak bunyi suara. menyimak intisari. strukturwacana. dan isi). menyimak kata dengan benar. dan sebagainya dan beberapa keterampilan seperti keterampilan-keterampilanmengidentifikasi bunyi suara. 1996 : 174± 175). kosakata. pengembangan. Dari kenyataan ini terlihat bahwa kemampuan kanji menyokongkemampuan menyimak (disarikan dari Toshiko. gramatika. namunkalau disuruh mencocokkannya dengan huruf kanji.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->