PERANAN SEORANG PENDETA

Peranan seorang pendeta termasuk sesuatu yang kompleks. Para pendeta perlu mengetahui dan mengerti dengan jelas apa yang diharapkan oleh Allah, anggota-anggota, organisasi, dan oleh diri mereka sendiri dari seorang pendeta. Bagaimana para pendeta mengerti peranan mereka, akan menentukan sikap mereka terhadap pekerjaan dan keefektifan sebagai seorang pendeta. Satu kegagalan untuk mengerti peranan mereka akan berakibat rendahnya self-esteem, kurangnya kepuasan pekerjaan, timbul kecemasan dan stress yang serius. Pada bagian dimana berkurangnya image tentang pendeta, baik dari luar gereja maupun dari anggota gereja sendiri, dapatlah dikatakan bahwa dalam kenyataan para pendeta sering menyangkal bahwa mereka kurang mengerti akan panggilan mereka. (lack of understanding of their calling). Image yang kurang menyenangkan ini memantulkan sikap para pendeta dalam meraba-raba satu identitas dalam masyarakat modern. Untuk mengantisipasi hal itu, perlulah dijelaskan apakah dan bagaimana pentingnya peranan pendeta itu. Sebab keefektifan dan kesetiaan di dalam pelayanan adalah hasil dari pengertian yang jelas akan peranan pendeta. Pendeta perlu dan penting memiliki konsep yang jelas tentang misinya dan gereja itu sendiri.

-

-

Pandangan Alkitabiah tentang peranan dari pendeta (pastor) 7 Unsur fungsi pendeta berhubungan dengan Allah sendiri. 1. Pendeta itu satu panggilan (a calling) – inisiatif Allah Ibr. 5:4 2. Pendeta itu satu perjanjian iman dalam janji-janji Allah (an activity of assurance, not anxiety) 3. Pendeta itu satu commitment kepada maksud-maksud Allah – menjadi pilihan dari Pendeta 4. Pendeta itu satu perintah (a commission) diberikan oleh Roh Suci diteguhkan oleh gereja. 5. Pendeta itu satu consecration – tindakan Allah menyucikan untuk hasil dan akhir yang suci. 6. Pendeta itu satu challenge (tantangan) sebab itu adalah tugas yang paling besar yang pernah diberikan kepada manusia. 7. Pendeta itu satu kesinambungan (continuation) dari pelayanan Yesus Kristus melalui pekabaran Firman Allah.

1

membuat pendeta melaksanakan peran utamanya sebagai disciple. Vessel 6. 4. yang bersama-sama rasul Paulus bertanya tentang Pastoral Calling itu: “Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?” 2 Kor. dengan sendirinya kita dibawa kepada tanggung jawab dan peranan yang begitu berat.2 I Kor. alat/wadah Kis 16:17 I Kor. Prophet 8.18 Yoh. Nara pidana 14. dan pelayanan drai kaum awam melalui karunia-karunia Roh. 5. 1.makers and leaders. 2. Ambassador 12.Dari 7 unsur ini diperkembangkan 16 image yang berbeda tentang Pendeta dalam Perjanjian Baru. Person of God 11. 1:17. 3:9 I Kor. Pastor . 3. Evangelist 9. Seorang pendeta itu haruslah menjadi atau berperan sebagai “leader and completer” dia perlu beberapa cara untuk mengadakan konsolidasi 2 . Husbandman peladang / tukang kebun Mark. 3:10 – ahli bangunan I Kor. 2:16 Melepaskan pendeta dari begitu banyak expectation (yang diharapkan) membaharui dan lebih banyak penekanan lebih luas dari gereja pada Priesthood (keimamatan) dari semua umat percaya. Fellow laborer 8. 4:1. 1:2 Mark. Dalam penentuan ini pendeta akan kelihatan sebagai seorang pemimpin coordinator di dalam jemaat. Athlete 11. 10:12 Luk. Witness 5. 24:48 Kis. Peran ini akan jauh mengurangi konflik peran yang membingungkan banyak pengerja. 1 Prisoner I Tim 1:16 Pattern 2 Tim 2:3 2 Tim 2:6 – Petani / Dari 16 image ini dikelompokkan ke dalam beberapa kategori peranan: 1. Fisherman 3. Servant 7. Messenger 2. Priest - - Melihat implikasi dari semua peranan dan image ini. 9:15. Shepherd 4. Membagikan gospel commission kepada seluruh jemaat.12 playing coach Pile. 9:24:27 2 Kor.teacher 10. Militer/soldier 16. Pelengkap 13. 5:20 Ep. Patron/Panutan 15. Disciple Apostle Elder Bishop Minister Preacher 7. 6.4:11. Steward 10. Master builder 9.

- - - - - - 3 . Mereka merasa tidak cocok atau tidak berkwalitas untuk mencapai expectations yang tinggi dan ideal itu. kaabah. dan mendesaknya misi eskatologi dari gereja MAHK-7. tanpa penerangan yang jelas tentang apa saja peranannya. para pendeta berada dalam satu posisi dari tangggung jawab yang dahsyat” (GW. kepercayaan kepada kedatangan Yesus yang sudah dekat. Ada ratusan kutipan yang menjelaskan tentang preacher. 150) Di dalam index dari buku-buku Ny. bahwa gereja tidak harus menambah kekompleksan peranan pendeta oleh mengelilingi begitu banyak otoritas dan fungsi kepadanya. Model PB adalah pelayanan mengikutsertakan pendeta dan anggota sama-sama. White. semuanya memadu menciptakan tension. gospel workers. Tambahan pula pekabaran seorang pendeta haruslah merupakan panggilan yang nyaring kepada dunia yang sedang binasa. stress dan breakdown. White mengatakan: “bila setiap pendeta Allah memperhatikan kesucian dari pekerjaannya dan kemurnian panggilannya. ada lebih dari 1. konsep dari umat yang sisi. Geraja dan pendeta perlu mempraktekkan konsep ini agar pelayanan dapat dilaksanakan secara realistic Gereja Advent dan Pendeta Sejarah dan teologia Gereja MAHK-7 sangat mempengaruhi role expectation dari pendeta. dan evangelists Arti dan kesucian panggilan pendeta merupakan tema yang dominant dari ny. dan melihat kenyataan keterbatasan seorang pendeta. Keikutsertaan para anggota gereja dalam pelayanan memenuhi gospel commission. Semuanya menambah lebih banyak expectations dan pentingnya peranan pendeta di dalam gereja. Gereja harus menyokong pendeta untuk menjalankan model ini.700 kutipan yang mencakup 31 kategori tentang peranan pendeta. White tentang kependetaan Bila memikirkan semuanya itu. akan sangat meringankan dan mengurangi stress pendeta. Pembaruan penekanan kepada kitab suci. Memperkuat dan menambah expectations gereja terhadap peran seorang pendeta. Ny. sebagai pembawa kabar yang diutus Allah. Untuk meringankan dan mengurangi stress dan perasaan cemas itu. Seorang Pendeta haruslah mempunyai konsep. gaya hidup. shepherds. Dimana dia berperan sebagai leader di dalam jemaat.- - (menguatkan) terhadap begitu banyak aktivitas. pendeta akan dibebani oleh arti dan kesucian panggilan mereka. kita perlu menjadikan model Perjanjian Baru tentang peran Pendeta. focus dari kebenaran seperti sabat.

para pendeta tidak akan bercita-cita atau mencoba mencapai apa yang dituntut bagi mereka dalam panggilan untuk dibuat atau tidak dibuat. Tetapi dalam membicarakan tentang peranan pendeta. tetapi harta yang berharga itu. dia masih memiliki satu tubuh yang fana dengan semua jenis kelemahan dan penyakit serta penderitaan. mereka akan terarah kepad result in tension. 4:7. bukan manusia besi. mereka tak terpisahkan bersatu dalam memproklamasikan kuasa keselamatan Yesus Kristus.Pastors an earthen vessel. Dia masih dapat menjadi korban lingkungan. (Pendeta itu satu bejana tanah liat) Tidak dapat disangkal bahwa tanpa pengertian dan keyakinan yang tinggi akan panggilan mereka dari Allah. janganlah pula kita terlalu menenkankan pada erthern vessels itu. Pendeta mempunyai perasaan-perasaan dan emosi-emosi yang sama dimiliki oleh orang lain. Dalam maksud pilihan Allah. yaitu pendeta. Rasul Paul memberikan metapora dalam 2 Kor. Di dalam pekerjaan Allah tidak ada penyampaian pekabaran yang mulia itu tanpa seorang pendeta. karena hal itu akan membawakan kesukaran dan rasa rendah diri yang ekstrim. pendeta masih tetap seorang yang fana (a mortal man). Pekerjaan Pendeta tercakup Allah dan manusia. “Harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat.” Yang ditekankan adalah keunggulan (superiority) dari “harta” dibandingkan dengan ketakberdayaan / kelemahan / keterbatasan dari bejana tanah liat. Keunggulan dari (Harta ) Yesus dibandingkan dengan ketakberdayaan dari bejana (pendeta). Gantinya ketidak sanggupan mereka. diisi dalam satu bejana tanah liat. dan satu perasaan tidak sanggup mencapainya. dan mencoba untuk memenuhi semua exectations itu. kehendak dan pekerjaan Nya disampaikan dan diberitahukan kepada manusia melalui a living personality. dan sering sebagai seorang yang “very ordinary”. dia dapat menjadi lemah sama seperti orang lain. Pendeta adalah seperti seorang dengan satu harta yang mulia. baik pimpinan pendeta dan pemimpin-pemimpin gereja perlu mengetahui kerapuhan / gampang pecah (frail / fragile) dari bejana tanah liat ini. Tetapi seorang pendeta hanyalah seorang manusia. mudah retak. Demikian juga para anggota jemaat haruslah waspada/ memperhatikan keadaan manusia dan para pendeta. Bila hal ini terjadi maka konflik dan stress tentang peranan pendeta akan dikurangi. 4 - - - - - - - - - . Tetapi bila pendeta mengesampingkan kenyataan keterbatasan mereka sebagai manusia. yang lemah dan tak berlayak. Pendeta bukan superman. Dengan pertimbangan-pertimbangan tentang hal ini. Low self-esteem. Bagaimanapun besarnya dan kemuliaan kesempatan-kesempatan kekeristenan itu. dia masih dapat terlibat dalam satu situasi manusia dimana diluar kesanggupan pengontrolannya.

4:7 rasul Paulus mengatakan bahwa dalam bejana tanah liat itu ada harta. II Kor.- Prinsipnya adalah ini: 1. Yer. Yes. 6:5-8. Bejana tanah liat itu harus dihancurkan agar terang memancar menerangi jalan orang lain. 2. yang menjadi kekuatan yang melimpah. Pengalaman nabi Yermia. yang bejana tanah liat disanggupkan oleh kekuatan yang melimpah untuk melaksanakan semua peranan yang diharapkan bagi kita. bukan karena berhasil dalam berperan pendeta. Bahwa kita pendeta. tetapi karena nama ada terdaftar di sorga 5 . bukan kita tetapi Allah yang mempunyai andil.Bersukacita. Dan bila berhasil. 1:4-10. Motivasi tujuan utama jadi pendeta Lukas 10:20 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful