P. 1
EFEK RUMAH KACA

EFEK RUMAH KACA

|Views: 1,866|Likes:
Published by Putri Ayu Suciati

More info:

Published by: Putri Ayu Suciati on Feb 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

2009-02-20

Contoh Karya Tulis Global Warming

Penelitian Terhadap Kebenaran Pemanasan Global
Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang Semenjak manusia pada jaman purbakala sampai dengan jaman sekarang, manusia telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya yang telah kita kenal dengan berbagai jaman seperti jaman meolitikum, neolitikum. Peradaban manusia telah mengalami kemajuan sampai sekarang. Selama perkembangan itu, manusia menjalani kehidupan bergantung pada pertanian dan agrikultur. Dengan orientasi kehidupan tersebut, manusia selalu berusaha menjaga dan melestarikan lingkungannya dengan sebaik-baiknya yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia pula. Dan pada saatnya, perkembangan manusia telah mengalami jaman revolusi industri yang menggantungkan kehidupan manusia pada bidang perindustrian. Dengan orientasi hidup tersebut, dunia agrikultur pun mengalami kemunduran perlahan-lahan. Nilai-nilai kehidupan manusia pun mengalami perubahan, terutama dalam interaksi manusia dengan lingkungannya. Perubahan-perubahan yang terjadi ini menghasilkan dampak baik positif maupun negatif. Salah satu dampak revolusi industri yang telah terjadi dan masih terus berlanjut pada masa sekarang dalam kehidupan dan peradaban manusia adalah dampaknya bagi lingkungan yang ada di sekitar manusia itu sendiri. Ekspansi usaha yang dilakukan oleh para pelaku industri seperti pembangunan pabrik-pabrik dan pembuatan produksi dengan kapasitas besar dengan mengesampingkan perhatian terhadap dampaknya bagi lingkungan secara perlahan namun pasti telah mengakibatkan kelalaian yang pada akhirnya akan merugikan lingkungan tempat tinggal manusia serta manusia dan kehidupannya. Para ahli lingkungan telah menemukan indikasi adanya dampak yang terbesar bagi lingkungan dan dunia secara global akibat usaha perindustrian yang dilakukan dan telah berkembang pesat ini. Dampak negatif ini adalah terjadinya pemanasan di dunia dan sering disebut sebagai Global Warming. Namun, masalah Global Warming sebagai masalah lingkungan ini masih diperdebatkan kebenarannya oleh beberapa pihak yang menganggap Global Warming adalah alasan yang diciptakan untuk membatasi laju perkembangan perindustrian. Walaupun masih terdapat perdebatan mengenai kebenaran keadaan Global Warming di antara para ahli lingkungan tersebut, namun masalah Global Warming ini tidaklah dapat dipungkiri untuk diteliti dan ditelaah lebih lanjut demi kelangsungan kehidupan manusia. Untuk itu, Karya Tulis yang dibuat ini akan memperlihatkan dan menjelaskan kebenaran mengenai masalah pemanasan Global ini dengan berdasarkan studi literature dari berbagai sumber yang terpercaya dan kompeten. Pembahasan dan penjelasan yang dilakukan pun akan ditinjau dari sudut pandang pihak yang pro dan pihak yang kontra.

Dalam Karya Tulis ini pun akan menyajikan fakta-fakta yang memperkuat keberadaan masalah pemanasan Global ini. B. Identifikasi Masalah Timbulnya masalah pemanasan Global yang merupakan masalah lingkungan ini, telah menimbulkan berbagai macam pertanyaan dalam hubungannya dengan sebab, keberadaan dan efek atau dampak yang diakibatkan dari pemanasan Global tersebut. Pertanyaan-pertanyaan seputar masalah pemanasan Global ini dapat diuraikan seperti dalam beberapa point berikut: 1. Apakah pemanasan Global selalu memberi dampak buruk? 2. Apakah pemanasan Global akan meningkatkan frekuensi terjadinya badai? 3. Apakah penyebab terbesar dari terjadinya Global Warming adalah emisi manusia dari “efek rumah kaca” (“green house effect”)? 4. Apakah pemanasan Global akan menyebabkan peningkatan terjadinya banjir, kekeringan, pertumbuhan hama secara cepat dan peristiwa alam atau cuaca yang ekstrim? 5. Apakah emisi karbon dioksida yang berasal dari pembakaran fosil merupakan penyebab terbesar dari perubahan cuaca? 6. Apakah ada keuntungan potensial yang dapat diakibatkan dari peningkatan temperatur? Pemanasan Global ini mengakibatkan berbagai dampak baik positif maupun negatif. Tanpa adanya pemanasan Global, tidak akan ada kehidupan di dunia, karena suhu di bumi yang rendah dan manusia tidak akan bisa hidup dalam kondisi suhu yang rendah. Pemanasan Global telah meningkatkan suhu bumi Fahrenheit. Namun, pemanasan°sampai suhu rata-ratanya mencapai 60 Global menjadi permasalahan dan yang masih menjadi perdebatan ketika konsentrasi gas efek rumah kaca dalam atmosfir mengalami peningkatan. Akankah kondisi peningkatan konsentrasi gas ini menjadi permasalahan yang harus mendapat perhatian lebih? C. Perumusan Masalah Dimulai dari jaman revolusi industri, konsentrasi gas karbon dioksida di atmosfer telah meningkat hampir sebesar 30 %, konsentrasi gas metan meningkat hampir dua kali lipat, dan konsentrasi NO2 berkurang sekitar 15 %. Peningkatan gas-gas ini menyebabkan kemampuan atmosfer untuk menahan panas menjadi lebih besar. Sulfat aerosol, yaitu polutan udara yang umum ditemui, mendinginkan atmosfer dengan merefleksikan kembali radiasi cahaya dari matahari ke luar angkasa. Tetapi senyawa sulfat ini mempunyai siklus umur yang pendek di atmosfer. Mengapa konsentrasi gas efek rumah kaca dapat meningkat? Para ilmuwan berasumsi bahwa pembakaran dari bahan bakar fosil dan beberapa aktifitas manusia yang memicu dan menjadi penyebab utama meningkatnya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer. Respirasi dari tanaman dan proses dekomposisi bahan organic melepaskan karbon diokasida sepuluh kali lebih banyak dari yang mampu dihasilkan oleh aktifitas manusia, tetapi selama berabad-abad pelepasan karbon diokasida ini diimbangi dengan penyerapan karbon dioksida oleh vegetasi terestial dan laut. Yang menyebabkan keseimbangan ini terganggu adalah adanya pelepasan tambahan yang disebabkan oleh aktifitas manusia. Bahan bakar fosil dibakar sebagai sumber energi

untuk menggerakan hampir seluruh peralatan manusia. Meningkatnya kegiatan agricultural, penggundulan hutan, dibukanya area kosong sebagai tempat pembuangan, produksi industri, dan pertambangan juga meningkatkan emisi dengan bagian yang cukup signifikan. Untuk meramalkan tingkat emisi yang akan terjadi di masa depan merupakan suatu tugas yang sulit, karena hal itu bergantung kepada keadaan demografi, ekonomi, teknolofi, peraturan dan perkembangan institusi. Beberapa peramalan telah dilakukan, dan hasilnya memproyeksikan bahwa pada tahun 2100, konsentrasi karbon dioksida akan meningkat sebesar 30% hingga 150% dari jumlah sekarang.

D. Tujuan Penelitian Tujuan secara umum dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh manakah pemanasan Global ini telah terjadi? dan penyebab pastinya apa? Semua ini masih merupakan tanda Tanya bagi manusia. Karena sampai sekarang manusia belum mendapatkan penyebab pasti dari pemanasan Global ini dan manusia juga mau mencari kebenaran mengenai efek dari pemanasan Global yang akan dialami oleh manusia sendiri, makhluk hidup maupun lingkungan di sekitarnya. Jika pemanasan Global ini terjadi maka efek yang ditimbulkan bukan hanya di alami oleh manusia saja tetapi juga semua makhluk hidup di sekitarnya, seperti meningkatnya suhu di permukaan bumi menyebabkan kekeringan, dengan demikian akibat dari kekeringan ini selain dialami manusia juga oleh hewan dan tumbuhan dimana tumbuhan akan menjadi layu karena kekurangan air atau dan sebagainya. Oleh karena itu melalui penelitian ini diharapkan agar manusia dapat lebih mencegah aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan Global seperti mengadakan kegiatan rumah kaca, pembakaran zat-zat yang dapat menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat, dan lain-lain. E. Manfaat Penelitian Adapun manfaat-manfaat yang dapat kita peroleh dari penelitian pemanasan Global ini adalah : • Untuk mengetahui secara jelas apakah itu pemanasan Global ? • Untuk mengetahui penyebab terjadinya pemanasan Global • Untuk mengetahui dampak secara umum yang akan dialami oleh manusia sendiri maupun makhluk hidup dan lingkungan di sekitarnya. • Untuk mengetahui efek yang akan dialami apabila terjadi perubahan iklim akibat dari pemanasan Global • Untuk dapat mengetahui apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk dapat mencegah lebih lanjut pemanasan Global tersebut. Bab II Kerangka Teori A. Pengertian Sebagai permulaan Karya Tulis ini dan untuk memudahkan pengertian dan persamaan persepsi dalam identifikasi teori dan pembahasan selanjutnya. Berikut akan diuraikan

B. terutama dalam topik ini adalah para pemerhati dan peneliti lingkungan. 3. Terjadinya pemanasan Global di bumi dimulai dari kenyataan bahwa energi panas yang dipancarkan berasal dari matahari yang masuk ke bumi menciptakan cuaca dan iklim serta panas pada permukaan bumi secara Global. jadi tidak terbatas oleh negara dan ras. penulis mengambil referensi dari penelitian yang telah dilakukan oleh berbagai pihak yang memang memiliki keahlian yang relevan.mengenai pengertian berbagai terminology yang digunakan. Dan ketika bumi meradiasikan kembali energi yang diterimanya ke luar angkasa. sehingga energi tersebut akan tetap tersimpan dalam permukaan bumi dan menyebabkan pemanasan Global pada permukaan bumi. Penelitian yang Relevan Untuk menyusun Karya Tulis ini.5 °akan mencapai 1-4. Energi yang tidak teradiasi ini sama kondisi dengan yang terjadi pada rumah kaca. ada beberapa pertanyaan yang harus dicari jawabannya dalam penelitian yang akan dilakukan.0 perkiraan peningkatan suhu permukaan bumi rata-rata menurut para ahli C dalam 50 tahun mendatang°F atau 0.5 – 1. permukaan laut telah mengalami kenaikan lebih dari 4-8 inchi pada abad lalu. 2. Pengertian Green House Effect atau Efek Rumah Kaca Kondisi yang menyerupai akibat yang ditimbulkan dalam rumah kaca terjadi pula dalam bumi ini. akan terkonsentrasi dalam atmosfir dan akan menyebabkan terperangkapnya energi matahari yang masuk ke dalam bumi. Pada kenyataannya. sebagian dari energi matahari yang masuk ke bumi. Pengertian Perubahan Cuaca Peningkatan konsentrasi gas pada lapisan atmosfir telah mempercepat perubahan rata-rata cuaca. Sebagai pemicu untuk memulai penelitian. Dan°temperatur permukaan bumi telah mengalami peningkatan 0. seperti kegiatan dalam perindustrian dan pembakaran. Penguapan yang terjadi pada dunia telah meningkat sekitar 1% dan frekuensi terjadinya hujan pun telah meningkat.5 tergantung pada wilayah di bumi. Sejak abad 19 yang lalu sampai dengan abad 20. karena memang masalah ini menyangkut manusia secara keseluruhan. Berikut ini adalah pertanyaan kunci yang melandasi penelitian tersebut: • Apa itu pemanasan Global? • Apa bukti-bukti yang menyatakan bahwa pemanasan Global benar-benar terjadi? Dan seberapa besar tingkat kepercayaan dan keakuratan dari bukti-bukti tersebut? • Apa efek-efek yang dibawa oleh pemanasan Global? • Apa bukti-bukti yang menyatakan bahwa pemanasan Global kemungkinan disebabkan . 1. F. Secara Global. terperangkap dalam permukaan bumi akibat terhalang oleh gas-gas dalam atmosfir seperti uap air dan karbon dioksida.6-2. Gas-gas ditimbulkan dari berbagai macam kegiatan manusia. yaitu terperangkapnya energi dalam permukaan bumi oleh konsentrasi gas-gas dalam lapisan atmosfir. Berbagai penelitian telah dilakukan secara internasional. Pengertian Global Warming atau Pemanasan Global Global Warming secara harfiah diterjemahkan sebagai pemanasan Global. pemanasan Global merupakan peningkatan suhu bumi secara bertahap sebagai akibat dari peningkatan konsentrasi gas efek rumah kaca dalam lapisan luar atmosfir.Pembuktiannya terlihat dalam perubahan kondisi nyata yang terjadi dengan mancairnya salju pada Northern Hampshire dan menurunnya es apung pada Samudra Arktik.

National Oceanic and Atmospheric Administration. dan manusia harus segera menindaki perubahan ini dengan mencoba untuk mengurangi emisi karbon dioksida ke udara. • Pemanasan Global telah lama terjadi. • Pemanasan Global terjadi karena gas-gas yang dihasilkan seperti Co2. yang menyatakan bahwa pengurangan jumlah awan di daerah tropis akan menyebabkan pendinginan terhadap bumi dan mengatasi pemanasan Global yang mungkin terjadi. Para ilmuwan menyatakan temperatur Global selama 3 bulan pertama di tahun 2002 telah mengalami peningkatan. apakah ada alasan lain untuk mengendalikan emisi polutan yang terjadi pada atmosfer bumi? Beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti di seluruh dunia akan dijelaskan di bawah ini: 1. Pada tanggal 26/04/2002. direktur UK government’s Hadley Centre yang khusus meneliti dan memprediksikan perubahan iklim dunia. Penelitian ini dimotori oleh Dr. . dan memicu terjadinya pemanasan Global.oleh gas-gas efek rumah kaca? • Apa yang dapat dan harus dilakukan berkenaan dengan pemanasan Global. 3. Pada tanggal 17/01/2002. suatu badan keilmuan internasional yang membawahi sekitar tiga puluh lima ribu ilmuwan yang mengkhususkan diri pada penelitian tentang Bumi dan planet-planet mengeluarkan pernyatan yang berani mengenai perubahan iklim dan hubungannya dengan gas-gas efek rumah kaca. bersamaa dengan Peter Ewins. Pada tanggal 01/03/1999. didapatkan data dari statelit dari hasil penelitian yang dilakukan oleh NASA di Langley Research Centre. D. ketua dari British Meteorological Office. • Adanya gas-gas seperti Co2 dan No2 menyebabkan radiasi sinar matahari yang sampai ke bumi terperangkap karena efek rumah kaca. Organisasi Meteorologi Dunia memperingatkan bahwa temperatur Global mengalami peningkatan tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan waktu-waktu lalu. dan lebih tinggi dari temperatur yang pernah dicapai buni dalam 1000 tahun terakhir. Pernyataan ini dikeluarkan setelah mengadakan serangkaian penelitian mengenai pemanasan Global. yang membantah pernyataan Richard Lindzen. dan lainlain.No2. 2. sekretaris dari U.S. berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Pada tanggal 18/12/2001. 5. memperingatkan bahwa iklim dunia berubah dengan cepat. Hipotesis • Pemanasan Global memang benar-benar ada. apabila hal ini memang terjadi dan disebabkan oleh polutan-polutan di uadara dan emisi? • Dan apabila pemanasan Global tidak terjadi. berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Geoff Jenkins. • Adanya pemanasan Global menyebabkan suhu di permukaan bumi semakin lama semakin meningkat. 4. Pada tanggal 24/12/1999. James Baker. Hasil penelitian NASA menunjukkan bahwa awan-awan ini akan memperkuat efek rumah kaca. American Geophysical Union. seorang skeptis.

ISI PEMBAHASAN 5.. Oleh karena itu.Jakarta. . ...... pemanasan Global membawa dampak negatif bagi bumi.. . . . Maret 2010 DAFTAR ISI BAB I.1 Pengertian Pemanasan Global… . .. Tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk menambah pengetahuan kepada pembaca mengenai “Global Warming” atau beberapa informasi mengenai pemanasan Global yang sedang terjadi saat ini. Kata Pengantar Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya karya tulis ini dapat diselesaikan makalah. … … … 4. Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna.. .. kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu diharapkan demi kesempurnaan karya tulis ini... .• Dari penelitian yang telah dilakukan sejumlah ilmuwan..2 Latar Belakang Masalah Semenjak manusia pada jaman purbakala sampai dengan jaman sekarang… … … 2... ... PENDAHULUAN 1. Manfaat Pemanasan Global… … … BAB II 5... 09.... Semoga karya tulis ini berguna bagi kita semua..1 Latar Belakang … … … … … … … … … … … 1. .. Tujuan Masalah… … … . . Indetifikasi Masalah… … … … … 3.. . 1..

.. manusia pada zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang.2 Pembatasan Masalah Pemanasan Global … … . Dan pada saatnya. . 5. 2 Efek umpan balik … … … … … … … … … … &nb sp.6 Solusi Pemanasan Global… … 5..1 Latar Belakang Disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pengajar...3 Penyebab Pemanasan Global Hubungan Pemanasan Global dengan Efek Rumah Kaca… … 5. Gas Rumah Kaca … … … … …. Mengalami banyaknya perubahan-perubahan yang telah terjadi sampai saat ini. perkembangan manusia telah mengalami jaman revolusi industri yang menggantungkan kehidupan manusia pada bidang perindustrian. Semenjak. 1. 1 Tips Untuk Menjadikan Bumi Kita Jadi Lebih Baik… …. neolitikum. &nb sp. BAB I PENDAHULUAN 1.6. Makalah ini membahas tentang Pemanasan Global (Global Warming)... Namun manusia selalu mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya dengan yang kita kenal. … … 5. . 1 Dampak Pemanasan Global secara dampak sosial dan politik Akibat Pemanasan Global… … 5. Daftar Pustaka.4 5..3.. berbagai jaman seperti jaman meolitikum.. BAB..... Nilai-nilai ... Latar Belakang 1... Peradaban manusia telah mengalami kemajuan sampai sekarang. dengan banyak menghasilkan dampak positif maupun negative. . .5. . 1 Apa itu. . Disini berusaha menerangkan materi sebagai referensi agar dapat menyempurnakan topic yang akan diperbicarakan.2 Latar Belakang Masalah Semenjak manusia pada jaman purbakala sampai dengan jaman sekarang. Penutup 8. ...3. . III 6. Kesimpulan 7. 5.5 Dampak Pemanasan Global… … 5. manusia menjalani kehidupan bergantung pada pertanian dan agrikultur.4. Sehingga perkembangan itu.

merupakan masalah lingkungan yang telah menimbulkan berbagai banyak macam pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan seputar masalah pemanasan global ini dapat meuraikan dalam beberapa bagian : Apakah pemanasan global selalu memberikan dampak buruk??? 3. Indetifikasi Masalah Pemanasan Global. Faktor utama penyebab makin meningkatnya gas-gas tersebut adalah perkembangan teknologi yang tidak ramah di lingkungan.. Salah satu dampak revolusi industri yang telah terjadi dan masih terus berlanjut pada masa sekarang dalam kehidupan dan peradaban manusia adalah dampaknya bagi lingkungan yang ada di sekitar manusia. • Untuk mengetahui penyebab terjadinya Pemanasan Global. terutama dalam interaksi manusia dengan lingkungannya. &nb sp. Terjadinya Pemanasan global di bumi dimulai dari kenyataan bahwa energi panas yang dipancarkan berasal dari matahari yang . Semua ini banyak pertanyaan-pertanyaan bagi manusia karena sampai saat ini masih belum mendapatkan penyebab yang pastinya dari Pemanasan Global. Pemanasan global adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi sebagai akibat meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca di atmosfer. Manfaat Penelitian Manfaat – manfaat dari penelitihan Pemanasan Global. Timbulnya masalah pemanasan global. • Untuk mengetahui efek yang akan dialami apabila terjadi perubahan iklim akibat dari Pemanasan Global. Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata Atmosfer. Perubahan-perubahan yang terjadi ini menghasilkan dampak baik positif maupun negatif. Laut . 2. karena bisa memberi ilmu kepada pembaca makalah ini tentang apa artinya Pemanasan Global atau disebut (Global Warming). Gas tersebut antara lain adalah karbon dioksida dan metana. Harapan penulisan adalah agar makalah ini bermanfaat bagi diri sendri dan mendapatkan segi positif. • Untuk dapat mengetahui apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk dapat mencegah lebih lanjut Pemanasan Global tersebut. dan Daratan Bumi.1 Pengertian Pemanasan Global Sebelum menginjak pada definisi perubahan iklim maka perlu diketahui istilah pemanasan global. 4. adalah • Untuk mengetahui secara jelas apa Pemanasan Global itu. Tujuan Masalah Tujuan disusunya makalah ini secara umum adalah untuk mengetahui sejauh mana pemanasan Global ini. Selain itu juga untuk membuka jendela tentang permasalahan Pemanasan Global.kehidupan manusia pun mengalami perubahan. • Untuk mengetahui dampak secara umum yang akan dialami oleh manusia sendiri maupun makhluk hidup dan lingkungan di sekitarnya. BAB II PEMBAHASAN 5. Makalah ini disusun berdasarkan tentang perbincangan yang sedang hangat dibicarakan oleh dunia.

1 Apa itu GAS RUMAH KACA??? Atmosfer di bumi ini.1. Hujan atau kemarau yang terlalu panjang. uap air . Contoh adalah pada penguapan air. debit air laut akan bertambah dan menyebabkan pulau-pulau rendah akan tenggelam dan hilang.74 ± 0. pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Menanam pohon. disebabkan oleh tindakan manusia. Hasil pertanian pun tidak luput dari pengaruh Pemanasan global. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa.32 °F) selama seratus tahun terakhir. marilah mengurangin pemakaian. kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya 5. Dari naiknya suhu rata-rata tersebut. kertas. yang umumnya dihasilkan oleh penggunaan batubara. menyebabkan es di kutub utara mencair. hingga pemanasan yang banyak mengakibatkan banyak musibah. yang mengakibat aktivitas manusia" melalui efek rumah kaca.2 Pembatasan Masalah Pemanasan Global Apa Pemanasan global itu?? Secara singkat Pemanasan global peningkatan suhu ratarata permukaan bumi. menyebabkan sering terjadi banjir atau kekeringan parah 5. termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara. dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. akan menyebabkan bumi ini akan bisa lebih membaik dan polusi akan lebih berkurang.18 °C (1. tingginya permukaan air laut juga berpengaruh.Ciptakan hidup sehat dan sayangin bumi kita. masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut. 5. dengan fungsi yang berbedabeda. terdiri dari bermacam-macam gas. Secara tidak langsung.3 Penyebab Pemanasan Global Pemanasan global terjadi adanya konsentrasi gas-gas tertentu yang dikenal dengas gas rumah kaca yang terus bertambah diudara. dan bahan-bahan yang efeknya didaur ulang. sehingga ada kegiatan industri. yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat.33 ± 0. 5.1. khususnya (CO2) dan chlorofluorocarbon. Pemanasan global ini berpengaruh pada cuaca yang tidak menentu. Pemanasan yang berpusat di belahan utara bumi. Pemanasan global menyimpulkan dasar suhu-suhu udara di lingkungan dunia ini semakin tidak teratur suhunya.2 Efek Umpan Balik Pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Kelompok gas yang menjaga di permukaan bumi agar bumi kita agar tetap hangat dengan istilah “Gas Rumah Kaca”. Maka sejak diri. Dengan cairnya es tersebut. Akan tetapi.Oleh karena itu.misalnya tisu. bangunlah penghijauan dilingkungan yang sehat.masuk ke bumi menciptakan cuaca dan iklim serta panas pada permukaan bumi secara global Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0. plastik. Suhu rata-rata permukaan bumi meningkat secara bertahap. minyak bumi gas dan pengundullan hutan serta pembakaran hutan secara liar atau yang illegal. "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik.

Berhentilah atau mengurangin memakan daging Batasilah emisi dan karbon dioksida &nb sp. badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. dan lain-lain.3 derajat fahrenheit (5. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim.” kata beberapa ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT). umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat 5. 1.2 Solusi Pemanasan Global Ada solusi untuk memghentikan untuk Global Warming dan Kita masih bisa melakukan untuk menyelamatkan bumi kita tersayang. dibandingkan dengan studi pada 2003 yang memproyeksikan temperatur rata-rata naik 4. penyakit kulit. Efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. malnutrisi.2 derajat celsius) sampai 2100. Seperti meningkatnya kejadian Demam Berdarah karena munculnya ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak. Walaupun demikian.1 Akibat Pemanasan Global “Temperatur rata-rata permukaan naik 9.4 derajat C). plasmodium menjadi lebih resisten terhadap obat tertentu yang target nya adala organisme tersebut. awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan.3 derajat F (2. seperti: diare. antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Selain itu bisa diprediksi kan bahwa ada beberapa spesies yang secara alamiah akan terseleksi ataupun punah dikarenakan perbuhan ekosistem yang ekstreem ini.2 Dampak Pemanasan Global Pemanasan global banyak banget untuk mengakibatkan dampak yang sangat luar biasa dan serius bagi lingkungan Bio-geografis Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. 2. hal ini juga akan berdampak perubahan iklim (Climat change)yang bis berdampak kepada peningkatan kasus penyakit tertentu seperti ISPA (kemarau panjang / kebakaran hutan. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit. sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. defisiensi mikronutrien. Dengan adamya perubahan iklim ini maka ada beberapa spesies vektor penyakit (eq Aedes Agipty). &nb sp. 5. Bila dilihat dari bawah. Virus.sendiri merupakan gas rumah kaca. DBD Kaitan dengan musim hujan tidak menentu) 5. . Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakitpenyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir. pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). trauma psikologis. bakteri.

3. .Sewa mobil pada saat dibutuhkan.Beli produk lokal.Kurangi waktu dalam membuka kulkas yang terlalu lama. 5.6 1 Tips Untuk Menyelamatkan Menjadi Bumi Kita Lebih baik. &nb sp. . dan nikmatin penghasilan pertanian lokal.Gunakan e-Banking • Di dalam Rumah .dll.Pastikan setiap rumah memilikin sikluslasi udara yang baik.Makan dan masaklah bahan yang masih segar . &nb sp. karena akan jauh lebih murah . · Alat Kebersihan .Beli kemasan yang lebih murah.Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah. · Mengemudi Kendaraan .Turunkan suhu Ac rumah Anda . Kesimpulan . Daur Ulang dan daur ulang (Recycle dan Reuse) &nb sp. &nb sp.Gunakan kertas lebih sedikit . 4.Memaksimalkan pencahayaan alam dari luar . BAB III 6.Matikan mesin kendaraan pada saat menunggu dimana pun. • Dalam Perkerjaan .Makan siang di kantor . • Makanan dan Minuman . Gunakan alat traspotrasi yang lebih alternatif untuk menguragin emisi karbon 5. . Tanamlah lebih banyak pepohonan atau penghijauan. .Tanamlah pohon disetiap ada kesempetan.

Isu dunia tentang lingkungan yang terhangat saat ini adalah masalah pemanasan global (global warming) dan akibatakibatnya bagi kehidupan manusia Apa itu Pemanasan Global ? Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer. laut dan daratan Bumi. bagi pejuang lingkungan hidup merupakan momen untuk mendesak masuknya isu lingkungan hidup dalam agenda tetap nasional dan mengingatkan manusia akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup. minyak bumi. Pada saat ini. yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia. . Pemanasan Global bukan hanya memberikan dampak yang positif bagi kehidupan tapi juga banyak memberikan dampak yang negative dan menjadi sorotan utama bagi semua umat manusia. seperti batu bara. Bumi menghadapi pemanasan yang cepat. yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. þÿ • • Lijit Search MAKALAH PEMANASAN GLOBAL 22 01 2009 Latar Belakang Setiap tanggal 22 April. dan gas alam.Jadi. masyarakat dunia khususnya masyarakat peduli lingkungan memperingatinya sebagai Hari Bumi. Peringatan yang pertama kali dilakukan pada 22 April 1970 di Amerika Serikat atas prakarsa seorang senator yang bernama Geylord Nelson itu. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil.

setiap tahun dilepaskan *18.350.Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini.000/kg karbon dioksida).000.Agar kita bisa memperehatikan keadaan lingkungan kita . TUJUAN . MASALAH Karerna alasan tersebut kami mencoba untuk menuliskan makalah tentang pemansasan global yang sedang terjadi pada saat ini.4 derajat Fahrenheit) pada tahun 2100. penulis mohon maaf dan tolong dibenarkan terima kasih.000.dan bagaimana pandangan IPTEK dan agama tentang pemanasan global KAJIAN PUSTAKA Bahan-bahan makalah kami ambil dari situs-situs internet yang berbeda-beda agar supaya data yang kami kumpulkan tentang materi pemanasan global bisa mendekati kejadian . yang ditinjau dari segi umum/ilmiah dan berdasarkan agama khususnya pandangan umat islam tentang pemanasan global (ditinjau dari akibat pemanasan global.Mengetahui cara pencegahan pemanasan global .6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit).35 milliar ton karbon dioksida ini sama dengan 18. Inilah yang disebut dengan Efek Rumah Kaca. Rata-rata temperatur permukaan Bumi sekitar 15°C (59°F). ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi. rata-rata temperatur ini telah meningkat sebesar 0.35 miliar* ton karbon dioksida (18.4 – 5. Selama seratus tahun terakhir.35 X 1012 atau 18. Para ilmuan memperkirakan pemanasan lebih jauh hingga 1.5 – 10.Diperkirakan. mengapa terjadi pemanasan global dan cara pencegahan pemanasan global) Apa bila ada kekurangan atau kesalahan dalam penulisan.8 derajat Celsius (2.Menambah pengetahuan tentang pemanasan global .

Para ilmuawan mengatakan bahwa abad paling dalam millennium terakhir adalah abad ke-20.5 derajat.6 derajat celcius (33 derajat F) diabandingkan dengan masa sebelum industri. Saat ini. nitrat oksida dan CFC dilepaskan ke atmosfir bumi dalam jumlah yang sangat besar dan dengan konsekuensi yang sangat besar.5 sampai 2.5 derajat celcius. telah terjadi kenaikan suhu minimum dan maksimum bumi antara 0. Kenaikan suhu secara execeptional sangat mencemaskan dibandingkan dengan bencana seperti banjir dan kekeringan karena kenaikan suhu tidak tergantung dari musim . Selama setengah abad sekarang ini. methan. tidak mengehrankan jika tinggi lautan selama abad ke-20 adalah sekitar 10 cm. peningkatan ini sebenarnya cukup untuk mengakhiri zaman Es. Untuk lebih jelasnya nanti kami lampirkan pada daftar pustaka sumber-sumber yang kami ambil. Hal ini akan mengakibatkan meningkatnya temperature rata-rata global sebesar 2. Angka tersebut sepertinya kecil dan tidak berarti. gas rumah kaca CO2. jika ini terjadi.5-1. Menurut laporan panel antara pemerintahan antar perserikatan bangsa-bangsa/IPCC. dan sebagian besar diantaranya terjadi pada abad ke-20.0 derajat celcius atau temperature rata-rata global telah meningkat sekitar 0. tetapi ketika temperature permukaan bumi meningkat 4 derajat C. konsentrasi gas rumah kaca akan lebih tinggi dan mencapai dua kali lipat dari sebelum era industri pada tahun 2100. PEMBAHASAN Menurut iptek tentang pemanasan global Sebagian besar para ilmuawan telah mencapai suatu kesepakatan mengenai fenomena yang terkenal dengan nama pemanasan global dan telah menjadi sorotan utama masyarakat dunia sekarang. Kenaikan itu terjadi pada suhu minimum dan maksimum disiang hari maupun malam hari antara 0. ketinggian lautan sudah meningkat karena blok-blok es di lautan mulai mencair. dengan peningkatan 4 derajat celcius di daratan. Jika emisi gas-gas berbahaya ini terus meningkat sesuai dengan kecenderungan yang terjadi.yang sebenarnya telah terjadi dan bisa menyampaikan materi dengan baik. maka konsentrasi gas rumah kaca akan lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi selama jutaan tahun terakhir ini.

Diperkirakan asia akan mengalami dampak yang paling parah. Dampaknya. 10 April 2007. Kemudian menimbulkan sedimentasi yang menutup permukaan terumbu karang. Selain dari itu. dan kekeringan. Fenomena tersebut juga akan memicu tingkat keasaman terumbu karang yang menimbulkan pemudaran (bleaching) hingga kepunahan ekosistem tersebut akibat sedimentasi dan intensitas cahaya matahari yang berkurang. Tidak hanya mengarah pada kerusakan harta benda atau lingkungan. Intinya. menyebabkan naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang berupa kegagalan panen. Perubahan iklim sudah tidak lagi nmenyangkut kepentingan lingkungan hidup. gangguan cuaca berupa badai yang kian meningkat intensitasnya serta ancamannya. bahkan akan menimbulkan ketidakseimbangan dan ketidak adilan antar Negara. sedangkan Negara yang sedang berkembang yang sedikit konstribusinya dalam fenomena pemanasan global ini justru terkena dampak yang . kawasan pulau kecil dan pesisir makin tenggelam. produksi pertanian tiongkok dan banglades akan anjlok 30 persen. Laju pemanasan global yang tidak terkendali akan makin mempercepat pencairan es dikutub dan meningkatkan permukaan air laut secara drastic. kesehatan masyarakat. Berbeda dengan banjir dan kekeringan. berkurangnya ketersediaan air. sudah meluas pada aspek keamanan pangan. Pemanasan global telah memicu peningkatan suhu bumi yang mengakibatkan melelehnya es di gunung dan kutub. kenaikan suhu durasinya lama dan polanya kontinu sehingga menguras totalitas energi. ketersediaan air bersih. Pemanasan global seperti dilaporkan 441 pakar Intergovernmental panel on Climate change. Begitu pula distribusi dan dampaknya. Negara-negara industri adalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. naiknya permukaan air laut dan dampak buruk lainnya. sekalipun polanya saat itu acak tetapi magnitude banjir besar terjadi pada musim hujan dan magnitude kekeringan ekstrem terjadi pada puncak musim kemarau. Sifat perubahan Iklim tentu tidak mengenal batas Negara.dan bersifat lintas batas sehingga efek distruksinya besar. India akan mengalami kelangkaan air dan 100 juta rumah warga pesisir akan tergenang. tetapi juga mengancam jiwa manusia. kelangkaan air. resiko resiko yang dihadapi manusia naik tajam. Namun.

seperti tekanan darah. maka tubuh akan memproduksi keringat agar terjadi penguapan pada permukaan tubuh. Di Prancis saja terjadi hamper 15. ketua Departemen kardiologi di Universitas Johns Hopkins. bahkan dengan yakin menyatakan bahwa bila mana terjadi peningkatan suhu beberapa derajat celcius dalam tempo 50 tahun kedepan. Oleh karena itu. pemerintah hingga individu harus mengerem peningkatan pemanasan global. semua pihak harus menyatakan perang melawan pemanasan global dengan perannya masing-masing. Sebenarnya tubuh manusia memiliki kemampuan pengaturan agar menjaga suhu tetap stabil pada kisaran fisiologis. ahli pertanian. Sebagian besar kematian terjadi pada usia lanjut dan menderita penyakit jantung. akan menimbulkan masalah kardiovaskular di tahun-tahun mendatang. Sependapat dengan pemikiran tersebut.000 kematian pada saat itu. Apabila suhu lingkungan mengalami peningkatan. penumpukan kolesterol di dinding pembulu darah. dingin. Gordon Tomaselli. akan terjadi peningkatan insiden penyakit kardiovaskular. namun demikian manakah yang berdampak paling buruk terhadap jantung kita. Pemanasan global menjadi salah satu isu panas yang diangkat di pertemuan ilmiah tahunan European Society Cardiology di Wina akhir September 2007. Selama proses tersebut. Industri transportasi. di Denver. atau lebarnya variasi harian. Institut Karolinska di Swedia. demikian juga dengan aterosklerosis. aktifis lingkungan. Dr Karin Schenk-Gustafsson dari Departemen Kardiologi.000 orang pada dua minggu pertama bulan Agustus. pembuluh darah akan mengalami vasodilatasi (pembesaran diameter lumen) untuk mengirim darah . DR. menganalogikan proses aterosklerosis. temperature panas. profil lipid. ibarat proses akarat di mobil. Karat akan mudah terjadi pada temperature yang lebih panas. Mengutip laporan yang dipublikasikan di Environmental Health Perspectives Agustus 2003.nyata. Ia merujuk pada gelombang panas yang menyerang di kawasan eropa pada tahun 2003. yang menyatakan bahwa apabila pemanasan global tidak dapat dikontrol. memperlihatkan peningkatan temperature berkaitan dengan peningkatan insidens serangan jantung pada mereka yang berusia lebih dari 65 tahun. Variasi musin terhadap factor resiko kardiovaskular. berdasarkan data rekam medik dari beberapa rumah sakit dilaporkan terjadi kematian sebanyak 35. Colorado pada bulan juli dan Agustus tahun 1993 sampai denggan 1997. sehingga peningkatan suhu tubuh dapat di cegah. Namun demikian. dan factor pembekuan darah telah banyak diketahui.

Namun demikian. Penurunan tekanan darah berarti pengurangan suplai oksigen ke otot jantung. Data tersebut semakin menguatkan pendapat para ahli tersebut Para peneliti juga membandingkan energi tang masuk armosfer dengan energi yang di pantulkan ke angkasa.lebih banyak ke kulit tubuh. bahwa hingga saat ini belum ada satupun penelitian membuktikan bahwa cuaca yang panas secara langsung dapat meningkatkan kecenderungan menderita aterosklerosis.” kata Gavin Smith. Di samping itu. sehingga sulit untuk meramalkan dampaknya dikemudian hari. para pakar kesehatan menyatakan bahwa terlalu banyak variable yang tidak diketahui yang mengaitkan antara pemanasan global dengan penyakit jantung koroner atau aterosklerosis. salah satu anggota tim . Sebagai akibatnya. Harus diakui. factor polusi atau kualitas udara lingkungan akibat pemanasan global akan lebih banyak memegang peran untuk terjadinya masalah kardiovaskular. Para ahli klimatologi amerika sudah memprediksikan bahwa penyebab dari global warming adalah karena bumi menyeraplebih banyak energi matahari dari pada yang di pantulkan. karena Anda harus mendeteksi variabel tertentu dari sekian banyak variabel. dimana temperature lebih dingin. keluar keringat berlebihan akan menyebabkan terjadinya hemokonsentrasi yang pada akhirnya mempermudah kecenderungan terjadi gumpalan darah. sedangkan peningkatan denyut nadi adalah peningkatan demand. Menurut mereka perbedaanya sangat_sangat fantastik 1 dibanding 7 Kesimpulan ini diambil dengan menggunakan stimulasi komputer mengenai data data pemanasan pada permukaan buni dan laut. dibandingkan peningkatan temperature sendiri. Ini sangat sulit di lakukan karena itu para peneliti menggunakan suhu permukaan laut “Mengukur perubahan secara langsung sulit dilakukan. Tampaknya. Berbagai laporan telah memperlihatkan bahwa perubahan iklim memiliki potensi besar untuk menimbulkan masalah kardiovaskuler. tekanan nadi akan bertambah (takikardi) untuk mempertahankan curah jantung. Kedua hal tersebut merupakan kombinasi yang dapat membahayakan orang usia lanjut yang pada umumnya menderita penyakit jantung koroner atau penderita lemah jantung.

butuh energi yang besar untuk menghasilkan perubahan di permukaan bumi. lapisan tersebut menyerap radiasi panas yang dipantulkan bumi yang seharusnya dilepaskan ke ruang angkasa. arus. lebih dari energi yang dilepaskan kembali. bahkan dapat menenggelamkan pulau-pulau. Data-data yang diambil dari berbagai tempat dimasukkan dalam komputer dan merepresentasikan model iklim yang kompleks meliputi aktivitas atmosfer. laut. angin. Diantara 17. Caranya dengan memonitor suhu permukaan laut dari ribuan pelampung (buoys) yang tersebar di berbagai lokasi. Penyebabnya adalah efek rumah kaca yang terbentuk oleh lapisan gas karbon dioksida. hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa selama ini terjadi ketidakseimbangan di atmosfer. dan zat pencemar lainnya. “Tapi kami tahu berapa besar energi yang diserap lautan dari pengukuran selama puluhan tahun melalui satelit maupun peralatan yang ditempatkan langsung. Meskipun demikian penyerapan energi telah berjalan dalam rentang waktu yang lama. DAMPAK PEMANASAN GLOBAL Jika tidak segera diatasi. Berdasarkan laporan Nasa.85 watt per meter persegi (secara keseluruhan setara dengan 7 triliun bola lampu 60 watt).peneliti dari NASA. menimbulkan banjir di daerah pantai.” lanjutnya. Menurut Gavin Schmidt. maka kenaikan temperatur karena pemanasan global hingga tahun 2100 akan mengakibatkan mencairnya es di kutub dan menghangatkan lautan. penyerapan energi sudah terlalu besar sehingga peningkatan suhu bumi sebesar setengah derajat celcius tidak dapat dicegah kecuali manusia menghentikan produksi gas rumah kaca. sekitar 4000 pulau akan tenggelam. yang mengakibatkan meningkatnya volume lautan serta menaikkan permukaannya sekitar 9 – 100 cm (4 – 40 inchi).500 pulau di Indonesia. Dari simulasi tersebut tampak bahwa atmosfer bumi menyerap energi 0. gas. . Didukung pemahaman kami tentang atmosfer.

namun intensitasnya tinggi.127 juta ton pada tahun 1990. Keterlambatan itu juga disertai dengan pendeknya periode hujan. Di Indonesia sendiri. 1987 dan 1991. Musim kemarau tahun 1991 juga menyebabkan 40. kemarau panjang menyebabkan kebakaran hutan yang luas. sehingga jumlah populasi akan cepat naik. sudah beberapa kali ini kita mengalami musim kemarau yang panjang. batubara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya. Hewan dan tanaman akan bermigrasi ke arah kutub yang lebih dingin dan spesies yang tidak mampu berpindah akan musnah. Pemanasan Global juga mengakibatkan siklus perkawinan dan pertumbuhan nyamuk (dari telur menjadi larva dan nyamuk dewasa) akan lebih singkat. akibat pemanasan global terlihat dengan terlambatnnya musim penghujan yang seharusnya sudah turun pada Oktober 2006. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM). tetapi tanah juga akan lebih cepat kering. Namun hingga Desember 2006 hujan belum juga turun. EFEK RUMAH KACA Efek rumah kaca. Mengganasnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk kemudian seolah menyebabkan jenis penyakit baru. tanda-tanda perubahan iklim akibat pemanasan global telah lama terlihat. Misalnya.451 juta ton menjadi 44. Hampir 3. merupakan sebuah proses di mana atmosfer memanaskan sebuah planet. Akibatnya banjir melanda Jakarta dan sekitarnya. Kekeringan tanah ini akan merusak tanaman bahkan menghancurkan suplai makanan di beberapa tempat di dunia.Beberapa daerah dengan iklim yang hangat akan menerima curah hujan yang lebih tinggi.6 juta hektar hutan habis di Kalimatan Timur akibat kebakaran tahun 1983. Tahun 1982-1983.000 hektar sawah dipusokan dan produksi gabah nasional menurun drastis dari 46. pertama kali ditemukan oleh Joseph Fourier pada 1824. . Pada tahun 2006. Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2 ) dan gas-gas lainnya di atmosfer.

Oleh karena itu. Proses pembakaran energi dari bumi ini ternyata menghasilkan gas buangan berupa CO2. Energi yang masuk ke bumi mengalami : 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer 25% diserap awan 45% diadsorpsi permukaan bumi 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi Proses Efek Rumah Kaca berawal dari sinar matahari yang menembus lapisan udara (atmosfer) dan memanasi permukaan bumi. maka diperlukan usaha yang sungguh-sungguh untuk menguranginya sehingga mencapai keseimbangannya kembali. yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah sulfur dioksida (SO2 ). nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2 ) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4 ) dan khloro fluoro karbon (CFC). Efek Rumah kaca dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan alam.Selain gas CO2 . Karena menjadi ringan. udara panas tersebut naik dan posisinya digantikan oleh udara sejuk. ketika manusia menyadari bahwa aktifitasnya telah mengakibatkan Efek Rumah Kaca yang berlebih. Untuk menunjang proses industri. MENGURANGI EFEK RUMAH KACA Satu sisi. Bumi pun semakin panas. minyak dan gas bumi untuk menghasilkan bahan baker dan listrik. Permukaan bumi yang menjadi panas menghangatkan udara yang tepat diatasnya. Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca. Tanpa Efek Rumah Kaca maka bagian bumi yang tidak terkena sinar matahari akan menjadi sangat dingin seperti di dalam freezer lemari es (-18°C) Mekanisme yang sebenarnya menguntungkan kehidupan di bumi ini berbalik menjadi sebuah ancaman tatkala manusia memasuki era industrialisasi (abad ke-18). Otomatis kadar lapisan gas rumah kaca yang menahan dan memantulkan kembali udara panas ke bumi menjadi semakin banyak. Efek Rumah Kaca yang berlebihan akibat aktifitas manusia akan berubah menjadi ancaman untuk kehidupan manusia itu sendiri. manusia mulai melakukan pembakaran batu bara. Namun. .

Padahal.Dunia masih mempunyai kesempatan realistis hingga 2010 guna menghindari sebagian dari bencana meluas akibat pemanasan global (global warming).membatasi emisi CO2 Tehnik yang efektif untuk membatasi emisi karbon ada dua yakni mengganti energi minyak dengan sumber energi lainnya yang tidak mengemisikan karbon dan yang kedua penggunaan energi minyak sehemat mungkin.8 derajat Celcius sedikitnya pada akhir abad ini. Para ilmuwan mempelajari cara-cara untuk membatasi pemanasan global. Dengan memompakan CO2 kedalam tempat-tempat penyimpanan minyak di perut bumi akan membantu mempermudah pengambilan minyak atau gas yang masih . suhu global Bumi bisa meningkat sampai 5. ambang CO2 meningkat dari angka satuan 280 ppmv (/parts per million by volume/) pada tahun 1850 menjadi 360 ppmv pada tahun 2001. di AS dalam suatu kajian yang dimuat Journal Science. ambang CO2 di atmosfer harus dicegah untuk tidak melebihi ambang 450 ppmv.Menyembunyikan karbon yang juga membantu mencegah karbon dioksida memasuki atmosfer atau mengambil CO2 yang ada. Menyembunyikan karbon dapt dilakukan dengan dua cara: 1. dalam kajian yang lain dikatakan. Kunci utamanya adalah: 1. Lapisan bumi yang dapat digunakan adalah penyimpanan alami minyak dan gas bumi di tambang-tambang minyak. Michael Oppenheimer dan Brian O’Neill. Demikian disampaikan dua peneliti lingkungan dari Universitas Princeton dan Universitas Brown. Pernyataan ini diperkuat pula oleh laporan lain dari NASA Goddard Institute for Space Studies yang mengatakan. Di bawah tanah atau penyimpanan air tanah Bawah tanah atau air bawah tanah bisa digunakan untuk menyuntikkan emisi CO2 ke dalam lapisan bumi atau ke dalam lautan. 2. Sebuah laporan yang dikeluarkan di Cina pada tahun yang sama menyatakan ramalan.

tersisa. Hal ini bisa menutupi biaya penyembunyian karbon. Lapisan garam dan batubara yang dalam juga bias menyembunyikan karbon dioksida. 2. Penyimpanan di dalam tumbuhan hidup. Tumbuhan hijau menyerap CO2 dari udara untuk tumbuh. Kombinasi karbon dari CO2 dengan hidrogen diperlukan untuk membentuk gula sederhana yang disimpan di dalam jaringan. Mengingat pentingnya tumbuhan dalam menyerap CO2 , maka perlunya memelihara pepohonan dan menanam pohon baru lebih banyak lagi PROTOKOL KYOTO Pemanasan global sudah menjadi isu internasional. Bahkan, keresahan dunia ini terwujud dalam konferensi Kyoto pada Desember 1997. Persetujuan konferensi itu berlaku mulai 16 Februari 2005. Protokol Kyoto adalah sebuah amandemen terhadap Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), yakni sebuah persetujuan internasional mengenai pemanasan global. Negara-negara yang meratifikasi protokol ini berkomitmen untuk mengurangi emisi/pengeluaran karbon dioksida dan lima gas rumah kaca lainnya. Jika sukses diberlakukan, Protokol Kyoto diprediksi akan mengurangi rata-rata pemanasan global antara 0,02°C dan 0,28°C pada tahun 2050. Hingga Februari 2005, 141 negara telah meratifikasi protokol tersebut, termasuk Kanada, Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia, 25 negara anggota Uni Eropa, serta Rumania dan Bulgaria. Untuk mencapai protokol Kyoto ini, semua negara terus menciptakan teknologi yang ramah lingkungan, terutama negara maju. Karena, negara maju yang banyak mengeluarkan CO2 penyebab rumah kaca. Dengan mengedepankan Protokol Kyoto, industri-industri stategis seperti industri migas, industri transportasi, industri minyak dan gas didorong untuk menggunakan energi alternatif yang ramah lingkungan. Artinya, sedapat mungkin meninggalkan penggunaan migas yang merupakan sumber utama emisi gas karbon.

Lima besar negara penyumbang emisi Gas Rumah Kaca terbesar adalah : 1. Amerika Serikat 2. Tiongkok 3. Rusia 4. India 5. Jepang (sumber : Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)) Sejumlah negara industri maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Australia hingga kini belum menandatangi protokol ini. Mereka beranggapan, kesepakatan ini akan mengancam masa depan industi mereka. Padahal, AS tercatat sebagai salah satu negara penyumbang emis gas karbon terbesar di dunia. Penolakan terhadap perjanjian ini di Amerika Serikat terutama dikemukakan oleh industri minyak, industri batubara dan perusahaan-perusahaan lainnya yang produksinya tergantung pada bahan bakar fosil. Para penentang ini mengklaim bahwa biaya ekonomi yang diperlukan untuk melaksanakan Protokol Kyoto dapat menjapai 300 milyar dollar AS, terutama disebabkan oleh biaya energi. KAPITALISME TELAH MERUSAK KESEIMBANGAN ALAM Penolakan Amerika Serikat dan Australia untuk melaksanakan Protokol Kyoto telah menunjukkan bahwa kapitalisme yang mereka emban lebih mementingkan keuntungan materi dari pada kepentingan bersama yang lebih besar. Dengan demikian, usaha mengurangi emisi gas rumah kaca tidak mungkin bisa dilakukan secara signifikan, karena tidak adanya kepedulian atas berbagai dampak buruk pemanasan global yang telah diprediksi oleh para ahli.

Selain itu kapitalisme juga mengutamakan kepemilikan individu dan pendekatan yang utilitarian (mementingkan kemanfaatan) telah melahirkan sikap eksploitatif atas sumber daya alam seraya mengabaikan aspek moralitas Hal ini yang mengakibatkan hak penguasaan sumber daya alam, khususnya hutan bisa jatuh ke tangan individu. Padahal kelestarian hutan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan alam yang dibutuhkan bagi kehidupan manusia, tumbuhan dan hewan, serta seluruh ekosistem. Prinsip kapitalisme yang mementingkan keuntungan dan mengutamakan kepemilikan individu terhadap sumber daya alam berakibat rusaknya keseimbangan alam. Selama ide kapitalisme masih diemban, maka kehidupan dan alam akan senantiasa pada posisi yang tidak seimbang. Akibatnya, musibah akan senantiasa mengancam kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan. Dengan kenyataan tersebut, tentu sangat mengherankan apabila masih banyak manusia berharap dan merasa nyaman hidup dengan kapitalisme. Pemanasan global menurut agama (Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)). (QS. Ar-Ruum : 41) Ayat Allah diatas menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi di darat dan di laut karena aktifitas manusia yang tidak mengikuti jalan yang benar (syariat Allah). Akibatnya, musibah akan senantiasa mengancam kehidupan manusia. Oleh karena itu, penerapan syariat Allah merupakan satu-satunya jalan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang telah terjadi. Sedangkan syariat Allah hanya bisa diterapkan apabila ada institusi yang menerapkannya. KHILAFAH HARUS MEMIMPIN DUNIA Khilafah adalah institusi satu-satunya yang akan menerapkan syariat Allah di muka bumi. Penerapan syariat yang sesuai kehendak Allah sebagai pemilik bumi dan seisinya tentu akan mampu memberikan dampak positif pada keseimbangan alam. Karena itu, sudah menjadi kewajiban khalifah sebagai pemegang amanah dari Allah untuk selalu berusaha

Menghidupkan tanah-tanah mati.: “Imam adalah ibarat penggembala dan hanya dialah yang bertanggung jawab terhadap gembalaannya (rakyatnya). Mengurangi emisi gas karbon dari industri. artinya tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun membahayakan orang lain. Amanah ini didasarkan pada sabda Rasul SAW. “Adh-dlarar yuzal”. Memperbanyak tanaman untuk menyerap gas rumah kaca yang berlebih 1. 2. Menjaga dan mengelola hutan sesuai syariah 2. Mewajibkan rakyat menjaga lingkungan masing-masing 4. artinya segala bentuk kemudharatan atau bahaya itu wajib dihilangkan.” (HR Ahmad & Ibn Majah). sebagai berikut : 1. maka Khalifah wajib menetapkan kebijakan untuk kemaslahatan umum dalam mengatasi pemanasan global. Muslim) Kaidah fikih menyebutkan . Menjaga keseimbangan antara tingkat polusi dan RTH (Ruang Terbuka Hijau) di setiap wilayah 3.menjaga keseimbangan alam dan menghilangkan segala bentuk kemudharatan atau bahaya yang akan menimpa seluruh kehidupan karena akibat aktifitas manusia. Oleh karena itu sebagai upaya menjaga keseimbangan alam. 5. transportasi dan . Hal ini didasarkan pada sabda Nabi SAW “Laa dharara wa laa dhiraara. Mengambil alih tanah-tanah yang tidak dikelola selama tiga tahun dan memberikan kepada orang lain untuk mengelolanya.” (HR.

Menciptakan mesin-mesin industri dan transportasi yang ramah lingkungan. sehingga menjadi rahmat bagi seluruh alam. Mengadopsi sains dan tehnologi yang bisa menjaga kelestarian lingkungan 2. Melakukan dakwah dan jihad Dakwah dan jihad merupakan sarana agar Khilafah memimpin dunia dengan Islam. Mendorong penelitian dan pengembangan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan 5. yang akibatnya keseimbangan alam bisa terjaga secara menyeluruh (global) . Memberi pendidikan kelestarian lingkungan lewat jalur formal dan non formal 2. Menyiapkan dan menyebar para qodli hisbah dan polisi 3. Menetapkan metode yang ramah lingkungan untuk eksplorasi. Memberi subsidi untuk konversi bahan bakar industri yang ramah lingkungan 4. Membuat Undang-undang kelestarian lingkungan hidup 4.eksplorasi sumber daya alam 1. termasuk menyediakan sistem transportasi yang baik 3. Menyiapkan SDM peduli lingkungan dan undang-undangnya 1. misalnya metode carbon sequestration 3.

Lingkungan dapat kembali ke keadaan keseimbangan apabila terjadi intervensi. Jadi. transportasi. Dengan pola konsumsi energi sebagai indikator bagi lingkungan yang berkelanjutan. 3 kali lipat dibanding di Italia. Karena tentu tidak ada artinya apabila kebijakan yang berwawasan lingkungan tersebut hanya diterapkan di sebagian wilayah di dunia. minyak bumi. dan 140 kali lipat dibanding Bangladesh.6 persen dari penduduk dunia. 35 kali dari India. . sehingga keseimbangan alam terjaga sepenuhnya untuk menyelamatkan seluruh kehidupan dari musibah. yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Kebutuhan manusia dapat diperhitungkan dan dipenuhi oleh sumber alam yang ada di muka bumi.Begitu pentingnya kehadiran khilafah untuk menyelamatkan manusia dan lingkungannya. Dengan penduduk yang hanya 4. yang berarti masih ada potensi kerusakan dan ketidak seimbangan alam yang bisa menyebabkan musibah bagi manusia. Dari data World Resources Institute tahun 1994 menunjukkan bahwa pada tahun 1991 AS mengkonsumsi energi hampir tiga kali lipat lebih banyak dari Jepang untuk menghasilkan 1 dolar AS GNP-nya. maka wilayah kekuasaan khilafah harus meliputi seluruh dunia. kelahiran bayi di AS menghasilkan 2 kali lipat dampak lingkungan bagi bumi dibandingkan seorang bayi yang lahir di Swedia. Memenuhi semua keinginan manusia hanya akan memperburuk keadaan. namun keinginan manusia sangatlah banyak. Pembakaran bahan bakar fosil umumnya disebabkan aktivitas industri. 13 kali lipat dibanding Brazil. Akibat belebih-lebihan Lingkungan memiliki daya lenting berupa kemampuan untuk kembali ke keadaan semula setelah diintervensi. Aktivitas tersebut meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan keinginan masyarakat modern yang semakin beragam. khilafah memang harus memimpin dunia dengan Islam. seperti batu bara. pada tahun 1991 AS menghasilkan 22 persen emisi global CO2. Perbandingan pola produksi dan konsumsi di antara negara berkembang dan negara maju membuktikan hal tersebut. Penyebab utama pemanasan global adalah pembakaran bahan bakar fosil. Kecepatan intervensi manusia sendiri tergantung dari tingkat kebutuhan dan keinginannya. dan rumah tangga. Pandangan Islam mengenai pertambahan penduduk dan keinginan masyarakat modern yang makin beragam adalah mengingatkan agar tindakan dan kebutuhan manusia tidak berlebih-lebihan (Al-Isra:27). namun tingkat pengembaliannya memerlukan banyak waktu. dan gas alam. sedangkan sebagian yang lain mengabaikannya. Dengan kondisi tersebut keseimbangan alam tidak akan tercapai secara maksimal.

Standar hidup maksimal meliputi gaya hidup. 3 kali lipat dibanding di Italia. mengurangi emisi CFC. Oleh karena itu. perlu dibatasi. dan 140 kali lipat dibanding Bangladesh. atau yang sejenisnya. Penggunaan pesawat jet pribadi yang hanya mengangkut 1 atau 2 orang artis. sepatu. Karena itu. penggunaan air. dan perhiasan yang jumlahnya sangat banyak padahal penggunaannya sangat jarang. penggunaan air. Rasulullah telah mengingatkan kita bahwa apa yang ada di dunia ini akan sirna dan apa yang kita berikan adalah kepunyaan kita sesungguhnya di akhirat. dan sebagainya. Oleh karena itu. mengurangi emisi CFC. dan perhiasan yang jumlahnya sangat banyak padahal penggunaannya sangat jarang. mengurangi penggunaan barang-barang yang tidak dapat didaur ulang. atau yang sejenisnya. pertemuan-pertemuan internasional seharusnya membahas mengenai standar hidup maksimal. pemakaian rumah. pertemuan-pertemuan internasional seharusnya membahas mengenai standar hidup maksimal. Pembangunan rumah yang memiliki kamar sangat banyak padahal hanya digunakan oleh beberapa orang juga perlu dibatasi.Berbagai macam solusi telah ditawarkan untuk mengurangi dampak pemanasan global seperti menanam pohon untuk menyerap gas karbon dioksida yang ada di udara. Penggunaan air dalam rumah tangga perlu diatur sesuai dengan kebutuhan dasar dan jumlah orang yang ada di rumah tersebut. 35 kali dari India. . Islam menuntun agar setiap manusia lebih banyak memberi daripada memiliki. pemilikan atau penggunaan barang yang berlebihan sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Dengan penduduk yang hanya 4. pemakaian rumah. Dari data World Resources Institute tahun 1994 menunjukkan bahwa pada tahun 1991 AS mengkonsumsi energi hampir tiga kali lipat lebih banyak dari Jepang untuk menghasilkan 1 dolar AS GNP-nya.6 persen dari penduduk dunia. perlu dibatasi. Berbagai macam solusi telah ditawarkan untuk mengurangi dampak pemanasan global seperti menanam pohon untuk menyerap gas karbon dioksida yang ada di udara. Gaya hidup berlebihan seperti memiliki pakaian. mengurangi penggunaan barang-barang yang tidak dapat didaur ulang. sepatu. Dengan pola konsumsi energi sebagai indikator bagi lingkungan yang berkelanjutan. Standar hidup maksimal meliputi gaya hidup. kelahiran bayi di AS menghasilkan 2 kali lipat dampak lingkungan bagi bumi dibandingkan seorang bayi yang lahir di Swedia. dan sebagainya. atau mobil yang hanya berpenumpang 1 atau 2 orang dapat menyebabkan pemborosan sumber energi. Alquran lebih jauh membahas solusi permasalahan tersebut dari sikap preventif yaitu dengan tidak berlebih-lebihan atau tidak bersikap boros (AlFurqan:67). Gaya hidup berlebihan seperti memiliki pakaian. 13 kali lipat dibanding Brazil. pada tahun 1991 AS menghasilkan 22 persen emisi global CO2. Alquran lebih jauh membahas solusi permasalahan tersebut dari sikap preventif yaitu dengan tidak berlebih-lebihan atau tidak bersikap boros (AlFurqan:67).

Allah telah menciptakan alam dengan berbeda-beda jenisnya sesuai dengan keadaan masyarakat. Penggunaan sumber energi massal akan menyebabkan output dalam jumlah massal. Oleh karena itu mengubah sumber energi dari energi fosil menjadi energi biofuel tidak menjamin lingkungan akan aman. pemilikan atau penggunaan barang yang berlebihan sangat tidak dianjurkan dalam Islam. peptisida. Allah juga telah menciptakan sesuatu sesuai dengan kadarnya. atau mobil yang hanya berpenumpang 1 atau 2 orang dapat menyebabkan pemborosan sumber energi. dipaksakan untuk menjadi lahan pertanian. Hewan-hewan yang biasa makan dari hasil hutan terancam punah dan beberapa binatang merusak lahan pertanian karena kehilangan tempat berlindung dan sumber makanan. Pembangunan rumah yang memiliki kamar sangat banyak padahal hanya digunakan oleh beberapa orang juga perlu dibatasi. dan paling mudah mengoperasikannya di suatu daerah. Menurut Alquran. sebab pembakaran biofuel pasti akan menghasilkan polutan dalam jumlah massal dan dalam waktu yang cepat. Penggunaan energi hendaknya bersumber dari energi yang paling mudah didapatkan. Rasulullah telah mengingatkan kita bahwa apa yang ada di dunia ini akan sirna dan apa yang kita berikan adalah kepunyaan kita sesungguhnya di akhirat.Penggunaan pesawat jet pribadi yang hanya mengangkut 1 atau 2 orang artis. Karena itu. Solusi permasalahan pemanasan global tidak hanya terkait dengan mengubah energi fosil menjadi energi biofuel atau energi alternatif lainnya. Penyeragaman sumber makanan menyebabkan ketergantungan pada sumber tertentu yang belum tentu cocok ditanam di wilayah tertentu sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan. dan konversi lahan dari hutan menjadi pertanian perlu juga dikaji. Produksi yang tidak berasal dari daerah setempat. pasti akan mempengaruhi keseimbangan lingkungan. Sentralisasi yang dilakukan oleh orde baru terhadap pola makan bangsa Indonesia menyebabkan ketergantungan rakyat Indonesia terhadap beras sangat tinggi. Dulu beberapa kelompok masyarakat di Indonesia punya sumber-sumber pangan alternatif. Bahan apapun apabila dibuang dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang cepat. Bahaya penyeragaman Pertanian yang dituding menjadi pemicu pemanasan global karena penggunaan pupuk. Keanekaragaman hayati di daerah itu pun menjadi terancam musnah. Semestinya perbedaan sumber makanan itu disyukuri sebagai rahmat dari Allah. Penggunaan air dalam rumah tangga perlu diatur sesuai dengan kebutuhan dasar dan jumlah orang yang ada di rumah tersebut. paling murah biayanya. Selain itu. penyeragaman sumber makanan menyebabkan ekosistem di beberapa daerah berubah karena lahan yang semula tidak diperuntukan dan tidak cocok untuk pertanian. baik bahan mentah maupun sumber daya. Islam menuntun agar setiap manusia lebih banyak memberi daripada memiliki. semua tindakan berlebihan pada akhirnya akan merugikan manusia. akan .

Khilafah adalah institusi satu-satunya harapan seluruh manusia yang akan mampu mengatasi pemanasan global dan menyelamatkan kehidupan seluruhnya. KESIMPULAN 1.menyebabkan ketergantungan daerah tersebut pada sumber daya asing. . Pemanasan Global telah mengancam kehidupan manusia.Allah SWT telah menciptakan alam dengan segala keseimbangannya. tumbuhan dan hewan 2. (Ir. Tambahan lagi produksi massal tentu akan menghasilkan jumlah polutan atau limbah yang massal juga. Pemanasan Global merupakan dampak negatif dari aktifitas manusia yang tidak diatur berdasarkan syariat Allah 3. sepenuhnya merupakan dampak dari perilaku berlebih-lebihan manusia di dunia. Sebenarnya alam memiliki kemampuan menyerap polutan yang timbul tetapi apabila jumlahnya banyak dan dalam waktu yang cepat maka alam tentu tidak akan sanggup melakukannya. Kapitalisme yang mendasari aktifitas manusia tersebut telah terbukti merusak keseimbangan alam dan tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut 4.Pemanasan global yang kini terjadi. solusi yang ditawarkan Islam untuk menangkal pemanasan global adalah menghentikan gaya hidup yang berlebih-lebihan. – Karena itu. R-the Ice) *Rujukan :* . . namun perilaku manusia kemudian merusak keseimbangan itu.

1.htm> . Wikipedia Indonesia (Ensiklopedia Bebas Berbahasa Indonesia) – Gas Rumah Kaca 8.angkasa-online. Wikipedia Indonesia (Ensiklopedia Bebas Berbahasa Indonesia) – Pemanasan Global 10. http://www. Majalah Suara Hidayatullah edisi April 2007 – Ihwal : Bumi Semakin Mencemaskan 3.com/12/12/fenomena/fenomena1. Pikiran Rakyat edisi 19 September 2006 – Nyamuk Ganas akibat Pemanasan Global 9. Wikipedia Indonesia (Ensiklopedia Bebas Berbahasa Indonesia) – Efek Rumah Kaca 7.htm <http://www. Republika edisi 12 Maret 2007 – Atasi Pemanasan Global dengan Energi Alternatif 5.com/12/12/fenomena/fenomena1. Tempo Interaktif edisi 11 Januari 2007 – Bumi Makin Panas 6. Jawa Pos edisi Selasa 10 April 2007 – Fenomena Pemanasan Global dan Pengaruhnya di Indonesia 2. Nurhadi – Surabaya Post edisi 24 April 2006 – Ancaman Pemanasan Global 4.angkasa-online.

14 % diserap oleh uap air.11. dan gas-gas tertentu sehingga hanya sekitar 51% yang sampai . awan dan partikel. debu. Suhu di dalam rumah kaca bisa lebih tinggi dari pada di luar. Mesosfir dan Termosfer : Lapisan terbawah (troposfir) adalah bagian yang terpenting dalam kasus efek rumah kaca atau ERK.16 Category : Lingkungan Istilah efek rumah kaca atau dalam bahasa inggris disebut dengan green house effect ini dulu berasal dari pengalaman para petani yang tinggal di daerah beriklim sedang yang memanfaatkan rumah kaca untuk menanam sayur mayur dan juga bunga. tapi gelombang panas tersebut terperangkap di dalam ruangan rumah kaca dan tidak bercampur dengan udara dingin di luar ruangan rumah kaca tersebut. CapsulX : Home > Lingkungan > Efek Rumah Kaca Dan Pengertiannya Efek Rumah Kaca Dan Pengertiannya Posted by Yudi | | 03. Hampir seluruh radiasi yang bergelombang pendek (sinar alpha. Mengapa para petani menanam sayuran di dalam rumah kaca ? Karena di dalam rumah kaca suhunya lebih tinggi dari pada di luar rumah kaca. Sekitar 35% dari radiasi matahari tidak sampai ke permukaan bumi. Stratosfir. Lapisan atmosfir yang terdiri dari. beta dan ultraviolet) diserap oleh tiga lapisan teratas. berturut-turut : Troposfir. karena Cahaya matahari yang menembus kaca akan dipantulkan kembali oleh benda benda di dalam ruangan rumah kaca sebagai gelombang panas yang berupa sinar infra merah. Republika edisi 29 Maret 2007 – Pemanasan Global Cairkan Seluruh Es di Bumi 12. Yang lainnya dihamburkan dan dipantulkan kembali ke ruang angkasa oleh molekul gas. itulah gambaran sederhana mengenai terjadinya efek rumah kaca. Di dalam troposfir ini. Kemudian dari pengalaman para petani di atas dikaitkan dengan apa yang terjadi pada bumi dan atmosfir. Shiddiq Al Jawi – Pengelolaan Hutan Berdasarkan Syariah 1. dll. Sisanya yang 65% masuk ke dalam troposfir.

Radiasi yang diserap dipancarkan kembali dalam bentuk sinar inframerah. Jumlah uap air dalam atmosfer berada di luar kendali manusia dan dipengaruhi terutama oleh suhu global. Selain uap air (H2O) Siklus Air dan karbon dioksida (CO2). Gas yang menyerap sinar inframerah disebut Gas Rumah Kaca. dan ozon (O3). Sinar inframerah yang dipantulkan bumi kemudian diserap oleh molekul gas yang antara lain berupa uap air atau H20. jumlah uap air di atmosfer akan meningkat karena naiknya laju penguapan. Karbon Dioksida (CO2) Karbon dioksida adalah gas rumah kaca terpenting penyebab pemanasan global yang sedang ditimbun di atmosfer karena kegiatan manusia. Jika bumi menjadi lebih hangat. dan chlorofluoroc carbon (CFC). Proses yang sama terjadi di lautan di mana karbon dioksida diserap oleh ganggang. dan gas bumi. dinitrogen oksida (N2O). suhu rata-rata bumi akan sekitar -18 derajat C terlalu dingin untuk kehidupan manusia. Penggundulan hutan serta perluasan wilayah pertanian juga meningkatkan jumlah karbondioksida dalam atmosfer. dan yang terpenting berkaitan dengan pencemaran dan pemanasan global adalah metana (CH4). jadi dengan adanya efek rumah kaca menjadikan suhu bumi layak untuk kehidupan manusia. Untuk lebih jelasnya lihat Animasi. 37% merupakan radiasi langsung dan 14% radiasi difus yang telah mengalami penghamburan dalam lapisan troposfir oleh molekul gas dan partikel debu. Dari 51% ini. Ini akan meningkatkan efek rumah kaca serta makin mendorong pemanasan global. Sinar panas inframerah ini terperangkap dalam lapisan troposfir dan oleh karenanya suhu udara di troposfir dan permukaan bumi menjadi naik. Metana (CH4) Metana adalah gas rumah kaca lain yang terdapat secara alami. Namun selain efek rumah kaca tersebut. Uap Air (H2O) Uap air bersifat tidak terlihat dan harus dibedakan dari awan dan kabut yang terjadi ketika uap membentuk butir-butir air Siklus Air. Dengan adanya efek rumah kaca. metan (CH4). Gas-gas Rumah Kaca Gas-gas Rumah Kaca atau Greenhouse Gases adalah gas-gas yang menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. CO2. terdapat gas rumah kaca lain di atmosfer. suhu rata-rata bumi 33 derajat C lebih tinggi. Sebenarnya uap air merupakan penyumbang terbesar bagi efek rumah kaca. Karbon dioksida diserap oleh tanaman dengan bantuan sinar matahari dan digunakan untuk pertumbuhan tanaman dalam proses yang dikenal sebagai fotosintesis. Radiasi yang diterima bumi. Sumbangan utama manusia terhadap jumlah karbon dioksida dalam atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil.ke permukaan bumi. Seandainya tidak ada efek rumah kaca. batu bara. ozon (O3). karbon dioksida juga memainkan peranan sangat penting untuk kehidupan tanaman. yaitu minyak bumi. Terjadilah Efek Rumah Kaca. sebagian diserap sebagian dipantulkan. yaitu 15 derajat C. Metana dihasilkan ketika jenis-jenis mikroorganisme tertentu menguraikan bahan organik pada kondisi tanpa udara .

di mana tangkai padi nampaknya bertindak sebagai saluran metana ke atmosfer. Gas ini terdapat dalam jumlah besar pada sumur minyak bumi atau gas bumi. Ozon pada troposfer dapat mengganggu kesehatan manusia. kerbau dan sejenisnya merupakan sumber lain yang berarti. Peningkatan kadar gas rumah kaca akan meningkatkan efek rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Ridwanaz . Chlorofluorocarbon yang paling banyak digunakan mempunyai nama dagang ‘Freon’. Meningkatnya jumlah ternak sapi. Makin panjang waktu tinggal gas di atmosfer. Sawah merupakan kondisi ideal bagi pembentukannya. Metana juga dihasilkan dalam jumlah cukup banyak di tempat pembuangan sampah. dan amat stabil sehingga dapat digunakan dalam berbagai peralatan dan mulai digunakan secara luas setelah Perang Dunia II. Zat-zat tersebut digunakan dalam proses mengembangkan busa. Kegiatan manusia telah meningkatkan jumlah metana yang dilepaskan ke atmosfer. Sumber : Efek Rumah Kaca : dPrince Of Smart. Di troposfer. Menurut Enviromental News Network menyimpulkan bahwa budidaya padi adalah satu di antara penyebab utama peningkatan emisi metana-salah satu gas rumah kaca yang 21 kali lebih berpotensi menyebabkan efek rumah kaca dibandingkan karbon dioksida yang menyebabkan kerusakan ozon dan kenaikan suhu. stratosfer). Chloro Flouro Carbon (CFC) Chlorofluorocarbon adalah sekelompok gas buatan. Metana mudah terbakar. misalnya tidak beracun. dan menghasilkan karbon dioksida sebagai hasil sampingan. Pengaruh Gas-gas Rumah Kaca terhadap Terjadinya Efek Rumah Kaca Pengaruh masing-masing gas rumah kaca terhadap terjadinya efek rumah kaca bergantung pada besarnya kadar gas rumah kaca di atmosfer. ozon merupakan zat pencemar hasil sampingan yang terbentuk ketika sinar matahari bereaksi dengan gas buang kendaraan bermotor. Metana merupakan unsur utama dari gas bumi. Dua jenis chlorofluorocarbon yang umum digunakan adalah CFC R-11 dan CFC R-12. di dalam peralatan pendingin ruangan dan lemari es selain juga sebagai pelarut untuk membersihkan mikrochip. Gas ini juga dihasilkan secara alami pada saat pembusukan biomassa di rawarawa sehingga disebut juga gas rawa. hewan dan tumbuh-tumbuhan. Photo : Efek Rumah Kaca-Campaign Pelangi Animasi : Climatechange . Waktu tinggal gas rumah kaca di atmosfer juga mempengaruhi efektivitasnya dalam menaikkan suhu. sehingga menguntungkan bila mengumpulkan metana sebagai bahan bakar bagi ketel uap untuk menghasilkan energi listrik. waktu tinggal di atmosfer dan kemampuan penyerapan energi. karena metana dihasilkan dalam perut mereka dan dikeluarkan ketika mereka bersendawa dan kentut.Teknologi Ilustrasi : Rumah Kaca. tidak mudah terbakar. makin efektif pula pengaruhnya terhadap kenaikan suhu.(anaerob). Ozon (O3) Ozon adalah gas rumah kaca yang terdapat secara alami di atmosfer (troposfer. CFC mempunyai sifat-sifat.

You might like: Pengaruh Positif Akibat Global Warming | Suara Kebebasan Penyebab Dan Dampak Pemanasan Global Suku Tengger dan Kehidupan Sosialnya | Suara Kebebasan Suku Tengger dan Kehidupan Sosialnya | Suara Kebebasan Penyebab Dan Dampak Pemanasan Global Pengaruh Positif Akibat Global Warming | Suara Kebebasan Suara Kebebasan http://capsulx368.blogspot.com/2010/09/efek-rumah-kaca-dan- .

dan semuanya terbakar habis di atmosfer . Karena menurut NASA sekitar jutaan meteor menghujam bumi tiap tahunnya .10 tahun kedepan Bumi akan terbuka lebar oleh serangan2 batu meteor2 yg tak akan mampu lg di tahan oleh atmosfer bumi karena . CapsulX Lalu Apakah efek sebenarnya dr rumah kaca ?? Pihak Nasa telah mengemukakan kalau efek dr rumah kaca sebenarnya bukanlah dr pemanasan global ini karena pemanasan global mampu di redam dgn memperbanyak penanaman pohon di sekitar area yg terjadi efek rumah kaca . namun setelah penelitian selama 10 tahun .html#ixzz1B9sk9AIC Terima Kasih telah mengcopy artikel ini.pengertiannya. Terima Kasih ttd. Saya berterima kasih bila Link Artikel ini dicantumkan dalam blog Anda sebagai Referensi. kadar lapisan atmosfer bumi trus menurun secara dratis . dan di perkirakan 6 . semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Tetapi efek sebenarnya adalah " serangan meteor yg akan menhujam bumi " .

2010 by M.atmosfer bumi trus menipis . Dewasa ini perubahan iklim telah terjadi di seluruh dunia. hal ini di tandai dengan naiknya suhu rata-rata di atmosfer. Pemanasan global adalah proses perubahan alam atau iklim yang tidak wajar. Apakah kita akan siap kalau jutaan meteor akan menerjang Bumi . . Setelah mencapai permukaan bumi. Namun tidak seluruh gelombang yang dipantulkan itu dilepaskan ke angkasa luar. dan laut. Bahan-bahan di permukaan bumi yang berperan aktif untuk mengabsorpsi hasil pembakaran tadi adalah tumbuh-tumbuhan. KHOLIL Perubahan Iklim Global dan Pengaruh Terhadap Berbagai Aspek Kehidupan di NTB Oleh : Nur Nubuwwah Pada dasarnya bumi selalu mengalami perubahan iklim dari waktu ke waktu. sedangkan saat ini perubahan iklim lebih disebabkan oleh ulah manusia sehingga sifatnya lebih cepat dan drastis. Pemanasan global itu terjadi salah satunya karena diakibatkan oleh efek rumah kaca. Biasanya para petani menggunakan rumah kaca di saat musim dingin tiba. Perubahan dan Pengaruh Iklim Global Terhadap Aspek Kehidupan Posted on April 10. nitrogen oksida (NO). gas metan (CH4). Gas rumah kaca adalah gas-gas di atmosfer yang memiliki kemampuan untuk menyerap radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga bumi menjadi semakin panas. khususnya NTB. Efek rumah kaca itu sendiri terjadi karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya seperti sulfur dioksida (SO2). sebagian gelombang tersebut dipantulkan kembali ke atmosfer. nitrogen dioksida (NO2). Sebagian kalangan sudah mengerti tentang pemanasan global atau global warming. Hanya saja di masa lampau perubahan tersebut berlangsung secara alami. hutan. dan bahan-bahan organik lainnya yang melampaui kemampuan permukaan bumi untuk mengabsorpsinya. laut dan bumi. termasuk di Indonesia. batu bara. Kenaikan konsentrasi CO2 disebabkan oleh terjadinya berbagai jenis pembakaran di permukaan bumi seperti pembakaran bahan bakar minyak (BBM). Apa itu efek rumah kaca? Efek rumah kaca atau green house effect adalah suatu fenomena dimana gelombang pendek radiasi matahari menembus atmosfer dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Salah satu alasan mengapa gas-gas tersebut disebut gas rumah kaca adalah karena mekanisme pemanasan ini sama seperti yang terjadi di rumah-rumah kaca yang digunakan untuk perkebunan di negara-negara sub tropika seperti di Eropa dan Amerika Serikat. dan kloroflourokarbon (CFC) di atmosfir. Sebagian gelombang panjang dipantulkan kembali oleh lapisan gas rumah kaca di atmosfer ke permukaan bumi (fahriblog).

Kita lihat mayoritas kendaraan bermotor masih menggunakan BBM. cair. pertumbuhan penduduk yang pesat. Meningkatnya gas rumah kaca tersebut dikontribusi oleh beberapa hal. tetapi juga dalam tahap proses pembangunannya. apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer. sehingga menyulitkan panas memantul kembali ke luar angkasa. dan kegiatan lainnya. Dampak transportasi udara adalah bising bagi masyarakat sekitar bandar udara. karena jika tidak ada efek rumah kaca. bumi kita ini akan menjadi sangat dingin. terutama saat pesawat landing dan take off. sawi. yang terdiri dari limbah padat. atau tanaman lainnya di musim dingin. terutama CO2. Kemudian alat transportasi yang memerlukan bahan bakar dan perbengkelan untuk perbaikan transportasi yang rusak. tapi lebih dikarenakan oleh emisi karbon yang terlalu banyak di angkasa. bumi sebenarnya telah lebih panas 33°C dari temperaturnya semula. Akan tetapi sebaliknya. Pada tahap ini. dan peristiwa alam. Industri merusak dan mencemari lingkungan tidak hanya terjadi setelah berproduksi (beroperasi). semua industri akan menghasilkan produk sampingan yang tidak atau kurang bernilai ekonomis. Pemanfaatan berbagai macam bahan bakar fosil atau bahan bakar minyak memberi kontribusi besar terhadap naiknya konsentrasi gas rumah kaca. Coba bayangkan. kerusakan dan pencemaran lingkungan dapat terjadi pada kegiatan land clearing. Rumah kaca ini sendiri sudah ada sejak abad ke-16 di Eropa dan biasa digunakan untuk membudidayakan mawar. dan gas. akan mengakibatkan pemanasan global. Rumah kaca ini bisa digunakan untuk pembibitan dan berfungsi untuk menghangatkan tanaman yang berada di dalamnya. jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18°C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan bumi. di NTB ini berapa puluh ribu kendaraan yang menyumbangkan emisi karbon dan bahan beracun di atmosfir. termasuk manusia. mobilisasi peralatan berat.Tanaman-tanaman yang ditanam di dalam rumah kaca ini akan tetap hidup dan tidak mati karena membeku oleh pengaruh musim dingin karena kaca akan menghalangi panas matahari yang masuk dan memantulkan kembali keluar. dan metana berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca. Gas-gas seperti uap air. Sering terjadi kesalah pahaman di antara kita bahwa efek rumah kaca adalah disebabkan oleh adanya rumah-rumah kaca yang terlalu banyak di perkotaan. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15°C. perairan. lobak. dan udara. Produk sampingan ini disebut sebagai limbah. Orang yang pertama kali menyingkap fenomena efek rumah kaca ini adalah Jean-Baptise Joseph Foureurer ahli fisika dan matematika dari Perancis. Pengemisi terbesar adalah industri dan transportasi. Dalam proses produksinya. brokoli. sehingga gas-gas ini dikenal sebagai gas rumah kaca. dalam sehari. tanah. yang pada akhirnya akan mengganggu kehidupan makhluk hidup. karbon dioksida. pengangkutan bahan bangunan. Efek rumah kaca ini mempunyai manfaat dan sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup yang ada di bumi. Limbah ini akan mencemari lingkungan. pertama adalah Energi. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer. Penemuan Fourier ini diteruskan oleh seorang fisikawan Swedia yang bernama Svante Arrhenius pada tahun 1896. Kemudian pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan. semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya. Transportasi laut banyak mencemari perairan karena limbah .

Persyaratan dan ketentuan ketentuan yang mengatur pengusahaan hutan tidak mereka laksanakan . seperti akar. daun. kerusakan hutan oleh pengurangan luas hutan yang tidak terkendali atau oleh kebakaran akan menyebabkan berkurangnya sumber oksigen dan terjadinya peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfir yang dapat menaikkan suhu permukaan bumi. dan tanah. Pencemaran udara yang di akibatkan transportasi darat. karena penduduk bertambah terus dan teknologi sudah mulai mereka kenal. bahan pelumas. dan buah. Karena mereka hanya mengejar keuntungan materi saja. Demikian seterusnya dan biasanya setelah 12-16 tahun (4 kali berpindah garapan). tetapi langsung di tanami. yang caranya sama dengan yang sebelumnya. Sebetulnya. air tanah. Seperti sistem perladangan berpindah dan perambahan hutan yang dilakukan masyarakat NTB untuk digunakan sebagai lahan usaha tani dan pemukiman juga dapat menyebabkan kerusakan hutan. mereka membuka hutan baru. Pb (plumbum. Bahan pencemar bersumber dari oli bekas. Dengan reaksi sebagai berikut: 6 + 6 O → C6H12O6 + 6O2 Selanjutnya gula diolah menjadi bagian bagian tumbuhan. Akan tetapi. maka luas hutan yang di buka makin luas dan waktu tanah tidak di tanami juga makin singkat. Karena hutan dengan ribuan bahkan jutaan tumbuhan dapat mengubah CO2 menjadi O2. kegiatan perbengkelan yang menunjang operasional alat transportasi juga berpotensi mencemari perairan. secara alamiah hutan mencapai keseimbangan yang dinamis. Akan tetapi. mereka kembali ke lokasi yang dibuka pertama. Dengan demikian. serta menimbulkan bising. Selain itu. dan benda benda bekas perbaikan(rongsokan). Kedua yaitu Hutan. Selanjutnya. batang. Tanah tidak di olah. terutama adalah gas CO (karbon monoksida). kemudian di tinggalkan. Tanah ini mereka manfaatkan hanya 3-4 tahun. pengusaha HPH (Hak Penguasaan Hutan) adalah merupakan penyebab kerusakan hutan terbesar. Karena penduduk yang tinggal di kawasan atau di pinggir hutan membuat lahan pertanian dengan cara menebang pohon dan setelah kering di bakar. NOx (nitrogen oksida). Tumbuhan juga melakukan pernapasan (respirasi) yang prosesnya merupakan kebalikan dari fotosintesis: C6H12O6 + 6O2 → 6 + 6 O Dengan proses fotosintesis dan respirasi di atas. Pengendalian pencemaran perbengkelan perlu dilakukan sehingga kegiatannya tidak mencemari lingkungan. timah hitam).padat dan cair biasanya dibuang ke perairan. Sehingga perusakan hutan akan memberi kontribusi terhadap naiknya emisi gas rumah kaca. Salah satu fungsi hutan adalah sebagai penyerap emisi gas rumah kaca. maka karbon yang terikat atau tersimpan dalam bahan organic (biomassa) akan masuk ke udara dalam bentuk CO2 sehingga kadarnya menjadi naik di udara. sistem peladangan berpindah tidak berdampak negatif terhadap lingkungan karena luas yang di buka sempit (2-3 ha) dan tanah tidak di olah secara intensif. cabang. dan bising. Tetapi. minyak. SO2 (sulfur dioksida). jika hutan terbakar atau kayu digunakan sebagai bahan bakar.

petani tembakau mengalami kebangkrutan akibat tembakau yang baru akan di panen mati akibat cuaca yang tidak menentu. Kelima yaitu Sampah (refuse). dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan. Tanaman diperkirakan akan mengalami kelambatan pertumbuhan. bahkan akan cenderung kerdil. Tetapi sekarang. Dan juga banyak menghasilkan zat berbahaya sisa limbah pertanian. Gas metana juga banyak di hasilkan. misalnya sisa makanan. Di sektor ini emisi gas rumah kaca dihasilkan dari pemanfaatan pupuk. sehingga merusak hasil panen dan hutan-hutan yang ada. antara lain disebabkan kurangnya pengawasan. biasanya menanam padi dua kali setahun. Keempat yaitu Pertanian. Sampah berdasarkan zat pembentuknya. Hasil kajian menunjukkan hasil tanaman seperti ‘barli’ dan ‘oat’ menunjukkan penurunan karena penerimaan sinar radiasi yang semakin tinggi. sampah bangkai binatang (dead animal). karena sumber air berupa mata air sudah mulai berkurang akibat pembabatan hutan dan kerusakan hutan. Sedangkan musim kemarau berlangsung pada bulan april sampai September. seperti yang pada umumnya musim penghujan berlangsung dari bulan oktober sampai maret. pada bulan februari dan maret yang seharusnya musim hujan. memenuhi permintaan bibit sapi bagi daerah-daerah lain. seperti sapi. kadang mengalami kekeringan dan kemarau. Gubernur NTB juga mencanangkan program seribu sapi (BSS). Radiasi penuh ini juga dapat mematikan anak-anak ikan. Akibat cuaca yang ekstrim di NTB seperti. Dan penerimaan sinar ultra violet pada tanaman dapat memusnahkan hasil tanaman utama dunia. sampah berupa abu hasil pembakaran (ashes). dan pembakaran sabana. Ketiga yaitu Peternakan. sampah padat hasil industry (industrial waste). dan sampah padat yang berserakan di jalan jalan (street sweeping). gas metan (CH4) juga paling banyak dihasilkan. Jenis sampah juga sering dikelompokkan menjadi: limbah benda padat (waste). yang berdampak pada peningkatan penghasilan gas metana. Di sektor ini. Sampah adalah salah satu kontributor besar bagi terbentuknya gas metan (CH4). mentalitas dan integritas pengawas yang “bobrok”. Akibat pemanasan global. pembusukan sisa-sisa pertanian dan pembusukan kotoran-kotoran ternak.sehingga kayu hutan di babat habis. limbah cair atau air bekas (sewage). dan tidak peduli lingkungan. Secara umum. serta mengurangi jumlah plankton yang menjadi salah satu sumber makanan kebanyakan hewan-hewan laut. kepiting dan udang di lautan. cuaca dan iklim mulai tidak biasa dan tidak teratur. seperti insektisida. Di sisi lain. kotoran manusia (human waste). memenuhi kebutuhan daging nasional. dibedakan sebagai sampah organik dan non organik. Hal ini dapat terjadi. . Kemudian penanaman padi mulai tidak teratur. karena diperoleh dari keringat dan kotoran binatang ternak. sampah yang tidak mudah membusuk (rubbish). dan memenuhi kebutuhan konsumsi daging dalam daerah. pengelompokan sampah hanya untuk benda benda padat dengan pembagian sebagai berikut: sampah yang mudah membusuk (garbage). masa tanam kedua terancam akan gagal panen. pengusaha yang kurang bertanggungjawab. karena aktivitas manusia sehari-hari.

beberapa diantaranya adalah : 1. kita sudah memanaskan mesin cukup lama dan mengakibatkan pemborosan BBM. Hal ini sering terjadi ketika kita bersiap siap untuk pergi. diantaranya adalah menanggulangi kerusakan hutan. Dengan melakukan hal ini saja. putaran mesin akan meninggi. langsung saja pindahkan gigi ke posisi yang lebih tinggi. sedangkan reboisasi adalah penanaman kembali kawasan hutan yang telah rusak. Memanaskan mesin mobil/motor. Jika terpaksa menekan pedal gas cukup dalam. 6. sudah bisa menghemat konsumsi bahan bakar sebanyak 5-10%. Kerusakan oleh perambah hutan ditanggulangi dengan transmigrasi. upaya yang dilakukan tergantung pada penyebabnya. HTI merupakan hutan tanaman yang dibangun sebagai satuan usaha komersial. Mengurangi dan meminimalisir pemakaian Sumber Daya Alam (SDA) dan konsumsi BBM oleh masyarakat. . Sambil memanaskan mobil/motor. di kawasan hutan produksi juga dikembangkan Hutan Tanaman Industri (HTI). dan konsumsi bahan bakar akan semakin boros. sebenarnya hanya membutuhkan waktu 3 menit saja. misalnya di jalan tol. Jangan terlalu sering menekan pedal gas dan melakukan pengereman secara tiba-tiba. Di samping itu. yang secara ekonomis dapat mandiri untuk menghasilkan bahan baku industri perkayuan. Misi dan tujuan HTI adalah untuk meningkatkan produktivitas kawasan hutan sehingga dapat menunjang kebutuhan bahan baku industri perkayuan.Tindakan-tindakan sederhana yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi pemanasan global. dan pemakaian bahan bakar pun lebih di hemat. 2. Dengan begitu. Pemerintah juga sudah lama melakukan penanggulangan kerusakan hutan melalui kegiatan penghijauan dan reboisasi. Jika sedang melaju di jalur yang cukup lowong. Ini adalah kecepatan yang paling pas dan terhitung ekonomis. Kerusakan yang disebabkan oleh peladang berpindah diupayakan pemulihannya dengan membina masyarakat peladang berpindah menjadi petani menetap. usahakan tidak lebih dari 80%. terkadang kita juga menyempatkan diri untuk melakukan aktifitas lain. misalnya berangkat kerja atau ke sekolah. putaran mesin pun akan tetap rendah. 3. Jika melebihi kecepatan tersebut. Jangan tunggu sampai putaran mesin naik. setelah pedal gas ditekan sedikit. Selanjutnya dilakukan pengawasan secara ketat dan menindak perambah menurut ketentuan yang berlaku. Penghijauan adalah menanam tanaman terutama pohon pohonan di tanah tanah kritis milik masyarakat. Untuk menanggulangi kerusakan hutan. Manfaatkan gaya dorong mobil untuk melakukan percepatan saat ingin melajukan mobil lebih cepat. lajukanlah mobil dengan kecepatan konstan. Secara tidak sadar. Banyak cara menghemat BBM. baik secara lokal (translok) maupun transmigrasi umum. Gunakan gigi yang paling tinggi ketika sedang melaju cepat di jalan tol. Sebisa mungkin. Jangan memanaskan mesin terlalu lama. 4. 5. usahakan kecepatan mobil berada di sekitar 70 km/jam. Jika ingin melajukan mobil lebih cepat.

Hemat dalam pemakaian air dan pemakaian energi listrik. manfaatkanlah pengurangan kecepatan dengan mesin (engine brake). siapa lagi?? pengaruh global warming bagi kehidupan manusia pengaruh global warming bagi kehidupan manusia . Kampanye-kan program gerakan stop global warming! Biar semua orang lebih peduli dengan Bumi kita.7. Karena kalau bukan kita yang melindungi dan melestarikannya. Gunakan produk yang ramah lingkungan.Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang mengandung aerosol. Angkat pedal perlahan. Saat memperlambat atau menghentikan laju kendaraan. sebagai tambahan. Jangan biarkan Bumi kita hancur oleh karena tangan kita sendiri. dan putaran mesin pun akan ikut berkurang. kurangi penggunaan/pembelian barang-barang yang terbuat dari plastik karena hampir semua sampah plastik akan menghasilkan gas yang berbahaya ketika dibakar/pembakaran tidak sempurna dan dapat mencemarkan lingkungan.

Peristiwa alam ini dikenal dengan efek rumah kaca. sebagian gelombang dipantulkan kembali ke atmosfer. setelah mencapai permukaan bumi. Cahaya matahari yang masuk ke bumi akan ditahan oleh lapisan ozon agar sinar yang masuk ke dalam bumi adalah sinar yang tidak membahayakan bagi makhluk hidup dan lapisan ozon (the ozone layer) akan mempertahankan suhu bumi agar tetap stabil. .Global warming merupakan proses pemanasan pada bagian atmosfer karena untuk menghangatkan tumbuhan dari suhu yang dingin. sehingga tumbuhan dapat bertahan pada musim dingin. Akan tetapi tidak semua gelombang panjang yang dipantulkan kembali oleh bumi dapat menembus atmosfer menuju angkasa luar karena dihadang dan diserap oleh gas-gas yang berada di atmosfer yang disebut gas rumah kaca. Radiasi matahari yang masuk ke bumi dalam bentuk gelombang pendek (short wave) yang menembus atmosfer bumi kemudian berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi.

Enam jenis gas yang digolongkan sebagai gas rumah kaca (greenhouse gases). atau tepatnya perubahan beberapa variabel iklim seperti suhu udara dan curah hujan. sehingga menyebabkan akumulasi panas di atmosfer yang mempengaruhi sistem iklim global(global climate system). antara lain: .Masalah timbul ketika aktivitas manusia menyebabkan peningkatan konsentrasi gas rumah kaca secara signifikan. Pemanasan global pada akhirnya menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Hal ini menyebabkan naiknya temperatur rata-rata bumi yang dikenal dengan pemanasan global.

Karbondioksida (CO2) yang berasal dari pembakaran (fossil fuel)bahan bakar fosil (minyak bumi. batu bara. Metana (CH4) berasal dari areal persawahan. Perflourokarbon (PFCs) berasal dari proses industri. proses industri. Nitrous Oksida (N2O) yang berasal dari kegiatan pertanian atau pemupukan. dan eksplorasi bahan bakar fosil(fossil fuel). Hidroflourokarbon (HFCs) berasal dari sistem pendingin. dan gas alam). sehingga dapat menurunkan kualitas air dan terjadinya krisis persediaan makanan. Musim kemarau akan berlangsung lama dan dapat menyebabkan kekeringan. Pergeseran musim menyebabkan musim hujan datang lebih cepat dengan kecenderungan intensitas curah hujan (intensity of rainfall) yang lebih tinggi sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor. . Kebakaran hutan akan menyebabkan gas CO yang berbahaya bagi manusia banyak terbentuk dan ikut masuk dalam saluran pernapasan manusia ketika sedang bernapas. Luapan air tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia. pelarut. karena di dalamnya terdapat mikroorganisme penyebab penyakit(microorganisms cause disease). dan pemadam kebakaran. dan diare. antara lain mencairnya lapisan es terutama di kutub utara dan selatan yang mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Penurunan kualitas air dan krisis persediaan makanan menyebabkan timbulnya penyakit. Penumpukan gas CO dalam saluran pernapasan akan menyebabkan sesak nafas. Sulfurheksafluorida (SF6) berasal dari proses industri. aerosol. volume lautan meningkat dan permukaannya naik sekitar 9-100 sentimeter sehingga akan menyebabkan tenggelamnya daerah pesisir dan pulau-pulau kecil. dan proses industri. sehingga mengganggu kesehatan. demam berdarah. foam. transporasi. Perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global akan menimbulkan dampak negatif. Banjir merupakan luapan air yang melanda suatu daerah tertentu. Perubahan iklim juga akan menyebabkan pergeseran musim. Akibatnya. pelapukan kayu. timbunan sampah. sehingga kebakaran hutan meningkat. seperti malaria.

Rawat mesin kendaraan secara berkala agar emisi gas buang kendaraan baik. selalu memantau emisi gas buang limbahnya. Bagi yang bertempat tinggal di dekat pantai. justru dengan adanya efek rumah kaca bumi kita bisa tetap hangat. agar mewaspadai pasang air laut. Tidak menggali tanah yang miring di lereng bukit atau gunung untuk mencegah longsor. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek rumah kaca sehingga dapat memperlambat laju pemanasan global adalah: Membudayakan gemar menanam pohon dan menggunakan tanaman hidup sebagai pagar rumah. Sebenarnya efek rumah kaca bukanlah suatu hal yang buruk. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk beradaptasi antara lain: Memahami kondisi cuaca dan pergerakan angin sebelum beraktivitas. Membuat bak atau kolam untuk menampung hujan dan membuat sumur resapan. bahkan memungkinkan kita bisa survive hingga sekarang. . Penyesuaian pola tanam yang mengikuti peruahan musim. sekaligus mengurangi biaya yang harus dikeluarkan akibat perubahan iklim. Bagi industri.Perubahan iklim dapat kita antisipasi salah satunya dengan adaptasi (penyesuaian) terhadap perubahan iklim yang bertujuan untuk meminimalisasi dampak yang telah terjadi. mengantisipasi resiko. Adakah dampak positif dari Efek Rumah Kaca? Kata Kunci: efek rumah kaca Ditulis oleh Risa Rahmawati Sunarya pada 08-05-2009 Global warming adalah suatu peristiwa yang disebabkan meningkatnya efek rumah kaca (green house effect). Membudayakan hidup bersih dan membiasakan membuang sampah pada tempatnya unuk mencegah banjir karena tersumbatnya aliran air. Penebangan pohon harus diikuti dengan penanaman kembali bibit pohon yang sama dalam jumlah lebih banyak. Hemat energi. Usahakan menggunakan transportasi umum dan kendaraan yang berbahan bakar ramah lingkungan (environmentally friendly fuel). Hindari membakar sampah. Jangan membuka lahan dengan membakar.

Sebagian panas tersebut masuk ke ruang angkasa. sekitar 70% dari energi tersebut tetap tinggal di bumi. Bumi Tanpa Efek Rumah Kaca . Sinar matahari memasuki mobil tersebut melalui celah-celah pada kaca jendela dan secara otomatis panas dari sinar matahari akan diserap oleh jok. Ketika semua objek tersebut melepaskan kembali panas yang diserapnya. mobil tersebut akan mengalami peningkatan temperature secara berkala. sebagian justru akan dipantulkan kembali. semakin lama akan semakin panas. tumbuhan serta bendabenda lainnya. tinggal di sana dan akan dipantulkan kembali ke bawah permukaan bumi ketika mengenai zat yang berada di atmosfer. Tetapi panas yang 70 % tersebut tidak selamanya ada di bumu. Sehingga sejumlah energy panas akan tetap tinggal di dalam mobil. karpet. Ketika cahaya matahari mengenai atmosfer serta permukaan bumi. lautan. Itulah peristiwa yang disebut dengan efek rumah kaca (green house effect). gas metana dan uap air. dan hanya sebagian kecil dari energy tersebut yang bisa melepaskan diri. Pada akhirnya. karena energy lebih banyak yang terserap dibandingkan dengan yang dipantulkan kembali. Panas tersebut yang membuat permukaan bumi tetap hangat dari pada di luar angkasa. seperti karbon dioksida. dashboard serta benda-benda lain yang berada di dalam mobil. 30 % sisanya dipantulkan kembali melalui awan. Kamu pasti akan berpikir bahwa temperature di dalam mobil pasti akan lebih panas dibandingkan temperature di luar mobil. karena bila demikian maka suatu saat bumi kita akan menjadi “bola api”). Benda-benda di sekitar planet yang menyerap cahaya matahari seringkali meradiasikan kembali panas yang diserapnya. diserap oleh tanah.Kamu bisa mengibaratkan bumi kita seperti mobil yang sedang diparkir dalam cuaca yang cerah. tidak semua panas tersebut akan bisa keluar melalui celah jendela. hujan serta permukaan reflektif lainnya.panas tersebut akan diradiasikan kembali oleh benda-benda yang ada di dalam mobil dengan panjang gelombang yang berbeda-beda.

akan tetapi hangat disini tidak berarti nyaman. di sana sangat dingin. tidak membeku dan kita bisa tetap hidup þÿ • • Lijit Search CapsulX : Home > Lingkungan > Pengaruh Positif Akibat Global Warming Pengaruh Positif Akibat Global Warming Posted by Yudi | | 03. Global warming merupakan keadaan dimana suhu bumi naik akibat dari gas efek rumah kaca. bisa dikatakan sangat berbahaya. karena dengan efek rumah kaca bumi kita bisa tetap hangat. Sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan. Suhu bumi yang naik menyebabkan terganggunya keseimbanganan ekosistem akibat dari pemanasan global. maka bumi akan seperti planet Mars. Masya Alloh…. Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan . Mars tidak memiliki atmosfer yang cukup tebal untuk mempertahankan panas Matahari. berterimakasihlah pada Alloh SWT. So.Apa yang akan terjadi bila bumi kita tanpa efek rumah kaca.41 Category : Lingkungan Kehangatan bumi sangat berguna bagi kalangsungan hidup manusia.

IPCC dibentuk guna mengatasi isu yang sangat pelik mengenai perubahan iklim. CapsulX þÿ • • Lijit Search .html#ixzz1B9ymMXAq Terima Kasih telah mengcopy artikel ini. sosial ekonomi serta alternatif penanggulangannya dan cara beradaptasi terhadap perubahan iklim. sebagai contoh di sebagian wilayah Asia Tenggara. Menurut mereka. dan5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi. 45% diserap permukaan bumi. Dalam keadaan normal. efek rumah kaca diperlukan. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak. 25% diserap awan. dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda. batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya. untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Energi yang masuk ke Bumi: 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer. dampaknya terhadap lingkungan. IPCC (The Intergovernmental Panel on Climate Change) didirikan oleh World Meteorological Organisation (WMO) dan The United Nations Environment Programme (UNEP) adalah suatu lembaga panel yang terdiri dari para ilmuwan dari seluruh dunia yang tugas utamanya adalah menganalisa bukti-bukti scientific mengenai pemanasan global dan perubahan iklim. Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Suara Kebebasan http://capsulx368. Peningkatan ketersediaan air untuk populasi pada beberapa wilayah yang relatif kering.blogspot. semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Terima Kasih ttd.com/2010/11/pengaruh-positif-akibatglobal-warming. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya. Pengurangan angka kematian pada musim dingin pada bumi di belahan lintang tengah dan lintang tinggi. Para pengambil kebijakan membutuhkan suatu sumber informasi yang obyektif dan akurat tentang sebab-sebab perubahan iklim.gas-gas lainnya di atmosfer. dampak positifnya antara lain: • • • • Potensi yang lebih tinggi pada hasil pertanian di daerah yang terletak pada posisi lintang tengah. Potensi penambahan kayu global pada hutan yang dikelola dengan baik dan benar. Saya berterima kasih bila Link Artikel ini dicantumkan dalam blog Anda sebagai Referensi.

Peristiwa inilah yang sering disebut dengan Pemanasan Global. sedangkan listrik menempati posisi kedua dengan memakan 10% dari total konsumsi energi. India dan Korea Selatan. Sehingga panas tersebut terperangkap di dalam mobil. pertambahan populasi penduduk. CH4. Udara di dalam mobil menghangat. namun sebagian gelombang tersebut diserap oleh gas rumah kaca.CapsulX : Home > Lingkungan > Penyebab Dan Dampak Pemanasan Global Penyebab Dan Dampak Pemanasan Global Posted by Yudi | | 21.84% dari total emisi gas rumah kaca. Radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa.37 Category : Lingkungan Mungkin anda pernah membayangkan berada di dalam mobil yang tertutup rapat pada siang hari. yaitu CO2. Sektor industri merupakan penyumbang emisi karbon terbesar. serta pertumbuhan teknologi dan industri. Peristiwa ini terjadi berulang-ulang. Demikian halnya dengan pemanasan global. Dari sektor ini. Menurut Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral (2003). Indonesia termasuk negara pengkonsumsi energi terbesar di Asia setelah Cina. Matahari memancarkan radiasinya ke bumi menembus lapisan atmosfer bumi. sedangkan sektor transportasi menempati posisi kedua. Sinar matahari dengan leluasa dapat memasuki ruangan mobil melalui kaca mobil. sehingga menyebabkan suhu rata-rata di permukaan bumi meningkat. sehingga menyebabkan udara di dalam mobil menjadi lebih panas. Beberapa aktivitas manusia yang menyebabkan terjadinya pemanasan global terdiri dari: Konsumsi Energi Bahan Bakar Fosil. konsumsi energi bahan bakar fosil memakan sebanyak 70% dari total konsumsi energi. HFCs dan SF4 yang berada di atmosfer. Oleh karena itu peristiwa ini berdampak global. karena panas sinar matahari yang masuk tidak dapat leluasa keluar. Jepang. Indonesia mengemisikan gas rumah kaca sebesar 24. N2O. Sebagai akibatnya gelombang tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. Konsumsi energi yang besar ini diperoleh karena banyaknya . Penyebab Pemanasan Global Pemanasan global merupakan fenomena global yang disebabkan oleh aktivitas manusia di seluruh dunia.

2 juta/tahun. Salah satu fungsi tumbuhan yaitu menyerap karbondioksida (CO2). sampah di perkotaan merupakan sektor yang sangat potensial. banyaknya gas rumah kaca yang dibuang ke atmosfer dari sektor ini berkaitan dengan gaya hidup dan jumlah penduduk. dan pembusukan sisa-sisa pertanian. Dilain pihak jumlah penduduk terus meningkat sehingga. serta pembusukan kotoran ternak. Saat ini di Indonesia diketahui telah terjadi kerusakan hutan yang cukup parah. Sampah menghasilkan gas metana (CH4). berbeda dengan negara berkembang yang mengemisikan sejumlah gas rumah kaca. pada tahun 2020 sampah yang dihasilkan mencapai 500 juta kg/hari atau 190 ribu ton/tahun. Pertanian dan Peternakan. Dengan jumlah ini maka sampah akan mengemisikan gas metana sebesar 9500 ton/tahun. yang merupakan salah satu dari gas rumah kaca. antara lain perubahan hutan menjadi perkebunan dengan tanaman tunggal secara besar-besaran. USA merupakan negara dengan penduduk yang mempunyai gaya hidup sangat boros.2 ton CO2/orang dengan jumlah 1 milyar penduduk. Kerusakan hutan. karena akumulasi banyaknya penduduk. Emil Salim. mempercepat proses terjadinya pemanasan global. serta kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kg gas metana. Dengan demikian. Laju kerusakan hutan di Indonesia. menurut data dari Forest Watch Indonesia (2001). pembakaran sisa-sisa tanaman. Dari sektor ini gas rumah kaca yang dihasilkan yaitu gas metana (CH4) dan gas dinitro oksida (N20). Dengan demikian. Hal ini akan mempercepat terjadinya pemanasan global. Menurut Prof. Sampah merupakan masalah besar yang dihadapi kotakota di Indonesia. Dengan kerusakan seperti tersebut diatas. diperkirakan. Sampah. Sektor ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca melalui sawah-sawah yang tergenang yang menghasilkan gas metana. walaupun dalam perhitungan penggunaan energi per orang di negara berkembang. sekitar 2. dan mengubahnya menjadi oksigen (O2).3 milyar penduduk. tidak sebesar penggunaan energi per orang di negara maju. tentu saja proses penyerapan karbondioksida tidak dapat optimal. Menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 1995 rata-rata orang di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 0. sektor pertanian dan . perubahan tata guna lahan.penduduk yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energinya. pemanfaatan pupuk serta praktek pertanian. Cina mengemisikan 3 ton CO2/orang per tahun dengan jumlah 1. dalam mengkonsumsi energi yang berasal dari bahan bakar fosil. sementara India mengemisikan 1. Di Indonesia. Kerusakan hutan tersebut disebabkan oleh kebakaran hutan.1 milyar penduduk. misalnya perkebunan kelapa sawit. USA mengemisikan 20 ton CO2/orang per tahun dengan jumlah penduduk 1.8 kg/hari dan pada tahun 2000 terus meningkat menjadi 1 kg/hari.

sehingga mengakibatkan terjadinya pemuaian massa air laut. Selain itu. Suhu air laut yang meningkat juga memicu terjadinya migrasi ikan yang sensitif terhadap perubahan suhu secara besar-besaran menuju ke daerah yang lebih dingin. Sebagian besar Daerah Aliran Sungai (DAS) akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang makin tajam. Peningkatan suhu air laut mengakibatkan terjadinya pemutihan terumbu karang. sehingga menyebabkan rumputrumput dan ranting yang mengering mudah terbakar. Perubahan iklim mengakibatkan intensitas hujan yang tinggi pada periode yang singkat serta musim kemarau yang panjang. sementara di tempat lain terjadi penurunan curah hujan yang berpotensi menimbulkan kekeringan. Dampak Pemanasan Global Sebagai sebuah fenomena global. Ancaman lain yang dihadapi masyarakat yaitu memburuknya kualitas air tanah. dan punahnya berbagai jenis ikan. menempatkan Indonesia dalam kondisi yang rentan menghadapi terjadinya pemanasan global. Adanya kebakaran hutan yang terjadi merupakan akibat dari peningkatan suhu di sekitar hutan. Pergeseran Musim sebagai akibat dari adanya perubahan pola curah hujan. bahkan kemungkinan akan berkembang biak dengan pesat. Posisi Indonesia sebagai negara kepulauan. Indonesia akan menghadapi peristiwa : • Kenaikan Temperatur Global. Kondisi ini akan semakin parah apabila daya tampung badan sungai atau waduk tidak terpelihara akibat erosi. termasuk Indonesia. Perikanan. Sedangkan spesies yang tidak mampu beradaptasi. Kenaikan suhu akan menjadi faktor penyeleksi alam. Sebagai akibat terjadinya pemanasan global. sebagai akibat dari masuknya atau merembesnya air laut. menyebabkan mencairnya es di kutub utara dan selatan. Peristiwa . Terjadinya pergantian beberapa spesies flora dan fauna. serta terjadinya pemutihan terumbu karang (coral bleaching). Selain itu. Di beberapa tempat terjadi peningkatan curah hujan sehingga meningkatkan peluang terjadinya banjir dan tanah longsor. sebagai habitat bagi berbagai jenis ikan.peternakan menyumbang emisi gas rumah kaca sebesar 8. dan kenaikan permukaan air laut. serta infrastruktur perkotaan yang mengalami kerusakan. Hal ini akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang. dampak pemanasan global dirasakan oleh seluruh umat manusia di dunia. sebagai akibat tergenang oleh air laut. dan selanjutnya matinya terumbu karang. kebakaran hutan menyebabkan punahnya berbagai keanekaragaman hayati. • Kedua peristiwa tersebut akan menimbulkan dampak pada beberapa sektor : Kehutanan.05 % dari total gas rumah kaca yang diemisikan ke atmosfer. dimana spesies yang mampu beradaptasi akan bertahan dan. akan mengalami kepunahan. naiknya permukaan air laut akan mengakibatkan pulau-pulau kecil dan daerah landai di Indonesia akan hilang. Hal ini mengakibatkan meningkatnya kekerapan terjadinya banjir atau kekeringan.

Dampak pemanasan global pada sektor ini yaitu meningkatkan frekuensi penyakit tropis. Sehingga akan terjadi penurunan produksi pangan di Indonesia. mewabahnya diare. Kenaikan suhu udara akan menyebabkan masa inkubasi nyamuk semakin pendek sehingga nyamuk makin cepat untuk berkembangbiak. Pertanian. Bencana banjir yang melanda akan menyebabkan terkontaminasinya persediaan air bersih sehingga menimbulkan wabah penyakit diare dan penyakit leptospirosis pada masa pasca banjir. tanah longsor dan kekeringan.com/2010/09/penyebab-dan-dampakpemanasan-global. perubahan iklim akan mempengaruhi ketahanan pangan nasional. Singkatnya. Pada umumnya.html#ixzz1B9z8Tdjy Terima Kasih telah mengcopy artikel ini.matinya terumbu karang dan migrasi ikan. Suara Kebebasan http://capsulx368. CapsulX PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN UNTUK MENGURANGI EMISI GAS CO2 PENYEBAB EFEK RUMAH KACA ( GREEN HOUSE EFFECT ) Posted by uwityangyoyo on March 25. kemarau panjang akan mengakibatkan krisis air bersih sehingga berdampak timbulnya penyakit diare dan penyakit kulit. misalnya keterlambatan musim tanam atau panen. atau panen karena banjir. merugikan nelayan karena menurunkan hasil tangkapan mereka. semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Hal tersebut berdampak pada pola pertanian. secara ekonomis. misalnya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk (malaria dan demam berdarah). Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) juga menjadi ancaman seiring dengan terjadinya kebakaran hutan.blogspot. penyakit kencing tikus atau leptospirasis dan penyakit kulit. kegagalan penanaman. Perubahan iklim berakibat pada pergeseran musim dan perubahan pola curah hujan. Kesehatan. semua bentuk sistem pertanian sensitif terhadap perubahan iklim. Saya berterima kasih bila Link Artikel ini dicantumkan dalam blog Anda sebagai Referensi. Sementara itu. 2010 Oleh: Widodo ABSTRAK . Terima Kasih ttd.

20 % di serap oleh gas-gas atmosfer. Selain itu CO2 dihasilkan dari kegiatan manusia yang akan menambah emisi CO2 yaitu. Naiknya suhu ini dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. I. Peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca dikwatirkan akan meningkatkan suhu lapisan bawah atmosfer yaitu lapisan troposfer karena radiasi gelombang panjang yang dipancarkan permukaan bumi ( terrestrial radiation ) sebagian akan terperangkap pada lapisan troposfer. Kekwatiran dunia sangat beralasan karena pengaruh global dapat berdampak kepada kehidupan dan kondisi bentang lahan dari semua negara baik negara penghasil ( emisi ) Gas Rumah Kaca ( GRK ) maupun bukan. Penghematan penggunaan BBM dan pengelolaan sumber daya hutan merupaan salah satu tindakan prefentif terhadap peningkatan emisi gas CO2 di lapisan troposfer. Meningkatnya pemanasan global akibat GRK akan menimbulan masalah terhadap pola adaptasi makluk hidup pada suatu ekosistem dan terputusnya rantai makanan antar organisme yang berakibat pada menurunnya ketersediaan stok pangan dunia. . O3 dan N2O. Naiknya suhu bumi di sebabkan oleh terperangkapnya sinar matahari gelombang panjang ( infra merah ) oleh gas – gas rumah kaca ( GRK) yang berada di lapisan troposfer. 1994 ). Pemanasan global diartikan sebagai meningkatnya suhu bumi secara keseluruhan. yang merupakan lapisan atmosfer yang berada dipermukaan bumi sampai radius 10 Km ke angkasa. diartikan sebagai naiknya suhu bumi. CO2 menjadi fenomena belakangan ini karena kontribusinya yang sangat besar terhadap efek rumah kaca yaitu 50 % di antara GRK yang lain. karena tidak dapat menembus ke lapisan atmosfer yang lebih tinggi ( Lakitan. PENDAHULUAN Pemanasan global ( global warming ) merupakan salah satu isu inernasional yang dewasa ini banyak mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Efek rumah kaca dapat berdampak kepada rusaknya ekosistem yang akhirnya akan memutus rantai makanan dan perpngaruh kepada seluruh kehidupan dimuka bumi. Pemanasan global merupakan salah satu gejala dari pengelolaan sumber daya hutan yang tidak berkelanjutan. Penggunaan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang tidak efisien dan peniadaan atau pengurangan vegetasi termasuk pembabatan hutan. GRK yang dapat menyebabkan efek rumah kaca adalah CO2. CH4. Semakin banyak luasan vegetasi dan luasan hutan maka akan semakin banyak jumlah CO2 yang bisa diambil oleh permukaan daun untuk proses fotosintesa dan salah satu produk akhirnya adalah O2 yang dimanfaatkan oleh makluk hidup pada saat respirasi. Seberapa bsar kontribusi dari masing-masing GRK tergantug kepada lama waktu tinggal GRK di atmosfer dan besarnya nilai GWP. dan hanya 51 % yang sampai dipermukaan bumi. Secara total. 29 % energi matahari akan dipantulkan oleh atmosfer.Efek rumah kaca ( Green House Effect ).CFC. Negara penghasil GRK adalah negaranegara industri yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energinya.

Bagi masyarakat awam efek rumah kaca diartikan sebagai adanya rumah-rumah yang banyak menggunakan kaca. Kondisi yang demikian tidak saja memberikan dampak negatif terhadap masyarakat yang berada pada wilayah negara yang bersangkutan. Sehingga Indonesia menjadi salah satu bagian dari solusi terhadap pengurangan pemanasan global. Sudah lama hutan alam tropis menjadi perhatian masyarakat dunia sehubungan dengan penurunan kualitas maupun kuantitasnya. akan tetapi implementasi di lapangan ternyata cukup sulit dan tidak adil. Walaupun hanya beberapa negara sebagai emitor gas CO2 terutama negara industri. Efek rumah kaca ( Green House Effect ) adalah suatu istilah yang digunakan untuk meggambarkan betapa panasnya kondisi bumi dari akibat terperangkapnya gelombang panjang sinar matahari dilapisan trofosfer bumi ( Fahri. pada cuaca yang cerah meskipun tanpa adanya alat pemanas suhu ruangan di dalam rumah kaca akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan suhu diluar rumah kaca. penggunaan bahan bakar minyak dan berhubungan dengan adanya alih guna lahan dan konversi hutan. Pada siang hari. Efek rumah kaca juga dapat diilustrasikan sebagai sebuah mobil yang diletakkan di bawah terik matahari dengan kodisi jendela mobil tertutup. Dalam konteks sumber daya. Sekitar 20% dari total peningkatan GRK di atmosfer disebabkan oleh emisi CO2 akibat pembakaran. Green House Effect di adopsi dari kondisi rumah kaca yang biasa digunakan untuk budidaya pertanian. paradigma pengelolaan hutan harus bergeser dari sistem yang beorientasi pada ekonomi semata menuju sistem yang berorientasi ekosistem. Salah satu solusi untuk mengurangi emisi GRK adalah dengan cara pembangunan dan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan. Hal tersebut terjadi karena sinar matahari yang menembus kaca dipantulkan kembali oleh tanaman di dalam rumah kaca yang berupa panas. tetapi juga pada masyarakat internasional berkenaan dengan pengaruhnya terhadap perubahan cuaca ataupun iklim global. mempertimbangkan dua pemicu emisi GRK yaitu . Sehingga kelestarian fungsi ekologi hutan akan tetap terjaga sampai generasi yang akan datang. Karena angin akan selalu bergerak secara aktif sehingga akan mendistribusikan GRK secara merata. Karena adanya perbedaan yang cukup significant antar negara dalam emisi GRK. menurunnya keaneka-ragaman hayati ataupun pengaruhnya terhadap aspek lingkungan yang lain. Sampai saat ini laju kerusakan tersebut tidak . tetapi dampaknya akan terasa pada keseluruhan otmosfer bumi. Salah satunya adalah gas CO2. Sinar yang dipantulkan ini tidak dapat menembus kembali keluar kaca sehingga suhu di dalam rumah kaca menjadi naik dan panas yang dihasilan akan terperangkap di dalam rumah kaca.Indonesia juga merupakan salah satu Negara emitor GRK yang terutama berasal dari pembukaan hutan dan pengeringan gambut. penyebaran emisi gas-gas terutama CO2 tersebar secara sporadic di berbagai tempat. Dalam Kyoto Protokol telah disepakati untuk memberikan solusi terhadap meningkatnya GRK. Peningkatan konsentrasi gas CO2 di atmosfer terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar fosil. Iklim global telah berubah pada tingkatan yang cukup besar. 2009 ). Pada tingkat global pengaturan sumber daya alam yang berkelanjutan. Perubahan tersebut terjadi karena adanya peningkatan konsentrasi GRK di atmosfer.

Fotosintesa adalah proses perubahan molekul anorganik oleh tumbuhan menjadi molekul organic. Tantangan ini cukup berat bagi pengelola hutan untuk mewujudkan suatu usaha pembangunan yang berkelanjutan serta pertimbangan-pertimbangan terhadap kelestarian lingkungan yang harus dapat merespon tekanan dari masyarakat. Jika vegetasi berkurang. Energi ini lalu digunakan untuk membentuk molekul glukosa dari air dan karbon dioksida.oksigen dikeluarkan sebagai produk sisa. baik itu masyarakat lokal maupun internasional.1 Gas. Akan tetapi tumbuhan hanya melakukan fotosintesa dengan bantuan cahaya matahari. Sebaliknya mereka malah melakukan komplain terhadap negara-negara yang mengalami kerusakan hutan dalam bentuk pengrusakan. Salah satu produk dari fotosintesa adalah oksigen yang merupakan kebutuhan vital bagi makluk hidup dalam proses respirasi. sedangkan glukosa digunakan untuk memperbanyak biomassa.gas rumah kaca ( Green House gases ) Semua kehidupan dibumi di bangun dari unsur karbon. .mencapai titik setaknasi atau paling tidak melambat. Negara-negara industri maju sebagai penghasil emisi GRK sering kali tidak pernah menghargai kontribusi oksigen yang tanpa bayar dari negara-negara yang mempunyai kawasan hutan yang cukup luas. Akan tetapi sering kali kita tidak sadar akan pentingnya kawasan hijau. dalam air dan dalam bumi itu sendiri ( Pollock. II. 1994 ). Semakin banyak bentangan hijau dapat diartikan sebagai semakin banyak juga luasan permukaan daun. Ada kecenderungan bahwa keadaan yang demikian adalah karena kesalahan dalam pengaturan pengelolaan hutannya. dalam laut. MEKANISME GAS RUMAH KACA 2. Peniadaan atau pengurangan vegetasi secara drastis dapat mengubah iklim secara lokal dan global. 2000). 1. Negara-negara industri maju sebagai emitor GRK akan membeli karbon dari negara-negara produsen. sedangkan emisi CO2 terus meningkat. ekploitasi lahan gambut ataupun kebakaran. Perusakan hutan dan bentangan hijau sering dilakukan untuk alasan kepentingan ekonomi. Kaitannya dengan pengurangan emisi gas CO2 adalah daun melakukan proses fotosintesa untuk pembentukan dan perbanyakan biomassa di dalam pohon.Daun-daun akan menangkap energi matahari dalam klorofil. Sebaliknya pada keadaan gelap tumbuhan mengeluarkan CO2 dan mengambil O2 untuk respirasi. Karbon ada dalam semua tubuh makluk hidup. Perubahan iklim lokal akan berkaitan dengan siklus hidrologi dan mengubah wilayah yang lembab menjadi kering. Baru akhir-akhir ini ada perjanjian antar negara untuk melakukan perdagangan karbon ( Carbon Trading ). termasuk Indonesia. melainkan justru semakin cepat. maka jelas akan mengakibatkan peningkatan CO2 dalam atmosfer yang tidak terkendali ( Lakitan. Dampak global dari pengurangan vegetasi adalah berkaitan dengan peran vegetasi dalam memanfaatkan CO2 dari atmosfer.

Karbon yang ada di atmosfer jika bersenyawa dengan oksigen akan membentuk karbon dioksida ( CO2 ). Misalnya pada kegiatan pembakaran lahan gambut ataupun pembakaran hutan. Kegiatan manusia yang memberikan kontribusi besar terhadap efek rumah kaca adalah proses pembakaran bahan bakar fosil dan penebangan hutan ( Rahmadianti.dkk.02 sampai 25. 2004 ). Berturut-turut CH4. C + O 2 CO2 Tabel 2. yaitu terutama pembakaran bahan bakar fosil ataupun pembakaran karbon yang masih terikat didalam kayu. Gas rumah kaca adalah gas-gas yang dapat menyebabkan efek rumah kaca. CO2 merupakan GRK yang banyak mendapat sorotan pada saat ini.andano/global warming. Pada proses pembakaran oksigen ( O2 ) akan mengoksidasi karbon ( C ) sehingga akan terbentuk karbon dioksida ( CO2). Tanpa disadari banyak kegiatan manusia yang akan mengakibatkan terjadinya emisi gas rumah kaca. Selain kontribusinya yang sukup besar dalam penyebab efek rumah kaca.student unimess/a. Gas metana dihasilkan dari degradasi anaerob terhadap bahan-bahan organic dari mikroorgnisme yang akhirnya akan terlapas ke atmosfer. CO2 di hasilkan dari dmpak kegiatan manusia. Dari table di atas jelas bahwasanya CO2 merupakan kontribusi terbanyak dalam efek rumah kaca. dan tumbuhan darat Metana merupakan GRK lain yang terdapat secara alami. CFC R-11 dan N2O. O3. CFC R-12. Setengah dari jumlah tersebut akan berada dilapisan atmosfer dan setengahnya akan diserap oleh laut.69 miliar ton CO2 ke atmosfer tiap tahunnnya.1. Pada proses pembakaran bahan bakar fosil ataupun pembakaran hutan akan menghasilkan 22. Gas rumah kaca dan kontribusinya terhadap efek rumah kaca No Gas rumah kaca Rumus kimia Kontribusi (%) 50 13 12 7 5 5 1 2 3 4 5 6 Karbon dioksida Metana Klorofluro karbon R-12 Ozon Kloro fluro karbon R-12 Nitro oksida CO2 CH4 CFC R-12 O3 CFC R-11 N2O Sumber : http//www. Ekploitasi rawa juga akan melepaskan gas metana karena di .

Ozon berfungsi untuk menyerap radiasi ultraviolet sehingga tidak akan sampai ke bumi.800 . dan sangat stabil sehingga banyak digunakan dalam berbagai peralatan. Chlorofluorocarbon ( CFC ) bersifat tidak beracun. waktu tinggal di atmosfer dan kemampuan penyerapan energi. Chromabakteria dan Thiobacillus. 2009 ). Chlorofluorocarbon yang paling banyak digunakan mempunyai nama dagang ‘Freon’.2. Pemakaian pupuk nitrogen yang tidak bijak akan meningkatkan jumlah gas N2O di atmosfer ( Barchia. Dinitrogen oksida adalah salah satu GRK yang terdapat secara alami.dalam rawa terdapat gas rawa. Sumber utama gas ini adalah kegiatan mikroorganisme anaerop dalam tanah yaitu bakteri Pesudomonas. tergantung pada besarnya kadar gas rumah kaca di atmosfer. ozon merupakan zat pencemar hasil sampingan yang terbentuk ketika sinar matahari bereaksi dengan gas buang kendaraan bermotor. Waktu tinggal gas rumah kaca di atmosfer juga mempengaruhi efektivitasnya dalam menaikkan suhu bumi. Kemampuan Gas-gas Rumah Kaca dalam mengabsorbsi panas (sinar inframerah) seiring dengan lamanya waktu tinggal di atmosfer disebut dengan istilah GWP ( Greenhouse Warming Potential ).1 Mekanisme Terjadinya Efek Rumah Kaca Pengaruh Gas-gas Rumah Kaca terhadap terjadinya efek rumah kaca. Bacillus. 2. 2. di dalam peralatan pendingin ruangan dan lemari es. Lama waktu tinggal di atmosfer dan nilai Green House Warwing Potensial ( GWP ) gas rumag kaca No 1 2 3 Gas rumah kaca CO2 CH4 CFC R-12 Lama waktu tinggal ( tahun ) 50 – 200 10 130 GWP ( relative ) 1 21 15. Tabel. Ini yang menyebabkan suhu di lapisan stratosfer menjadi tinggi Di troposfer. Peningkatan kadar gas rumah kaca di atmosfer akan meningkatkan efek rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. tidak mudah terbakar. Ozon adalah gas rumah kaca yang terdapat secara alami di atmosfer yaitu lapisan stratosfer. Bakteri ini akan akan mengambil oksigen dari nitrat dan nitrit.Dua jenis chlorofluorocarbon yang umum digunakan adalah CFC R-11 dan CFC R-12. Zat-zat tersebut digunakan dalam proses mengembangkan busa. Makin lama waktu tinggal GRK di atmosfer. GWP adalah suatu nilai relatif dimana karbon dioksida diberi nilai 1 sebagai standar. Aktifitas peternakan juga akan memberikan kontribusi terhadap pelepasan gas metana yang terdapat di dalam feses ternak. makin tinggi pula pengaruhnya terhadap kenaikan suhu.

makin tinggi pula pengaruhnya terhadap kenaikan suhu bumi. dengan cara pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan (Sustainable development ) ( Abdurahman.000 12. Mekanisme terjadinya efek rumah kaca terlihat seperti gambar berikut.4 5 6 O3 CFC R-11 N2O 0. Perencanaan kehutanan 2.000 molekul karbon dioksida. mempunyai nilai GWP lebih tinggi dari 10.400 206 Sumber : http//www. 20 % di serap oleh gas-gas atmosfer. 29 % energi matahari akan dipantulkan oleh atmosfer. Secara total. Kedua. pertama menggunakan bahan bakar alternativ akan bahan bakar minyak atau penggunaan bahan bakar minyak seefisien mungkin. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya efek rumah kaca.andano/global warming. Penelitian dan pengembangan. Dengan kata lain. tentang Kehutanan pada pasal 10 ayat 2 dinyatakan bahwa pengurusan hutan meliputi kegiatan penyelengaraan : 1. akan dipantulkan lagi oleh bumi sebagai sinar inframerah dengan gelombang panjang.pemanasanglobalblokspotcom 2. 2003 ) Aplikasi pada sektor kehutanan adalah pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan yang berorientasi kepada kelestarian ekosistem. makin tinggi nilai GWP suatu zat tertentu.2 Pencegahan efek rumah kaca Meningkatnya emisi GRK di lapisan atmosfer bisa jadi akan terus meningkat tanpa adanya usaha pencegahan atau pengurangan emisi yang harus dilakukan oleh manusia. Pengelolaan hutan 3. Itu berarti bahwa satu molekul zat chlorofluorocarbon mempunyai efek rumah kaca lebih tinggi dari 10. Hubungannya dengan pengurangan emisi gas CO2 di atmosfer adalah. Pengawasan .1 65 150 2. pendidikan dan latihan serta penyuluhan kehutanan 4.student unimess/a. sehingga akan meningkatkan suhu bumi akibat terperangkapnya sinar pantulan dari bumi. Dari sinar matahari yang sampai ke bumi yang berupa sinar gelombang pendek.000. UU No 41 tahun 1999. 1994 ). dan hanya 51 % yang sampai dipermukaan bumi ( Lakitan. Dari tabel diatas terlihat zat-zat chlorofluorocarbon. Sinar tersebut akan diserap oleh GRK yang ada di trofosfer sehingga tidak bisa terlepas bebas ke lapisan atas. Sumber :http//www.

Sedangkan pada pasal 21 menyatakan bahwa pengelolaan hutan meliputi : 1. Hal ini karena hutan dan vegetasi lain dapat mengambil CO2 dari atmosfer untuk proses fotosintesa dan melepaskan O2 sebagai salah satu hasil dari proses fotosintesa. Keberadaan hutan dan kelestarian vegetasi diaggap penting dalam mencegah atau mengurangi efek rumah kaca. . 2. bahan bangunan atau bahan pakaian. 2000 ): cahaya 6 H2 O + 6 C O2 C6 H12 O6 + 6 O2 Dari reaksi diatas jelas bahwa semakin banyak permukaan daun tumbuhan yang melakukan proses fotosintesa akan semakin banyak pula gas CO2 yang akan dibutuhkan. Fotosintesa mungkin merupakan fungsi yang yang terpenting dalam ekosistem karena fotosintesa merupakan satu-satunya jalan masuknya energi matahari kedalam system kehidupan ( Wiryono. 1. Bahkan fosil dari biomassa tumbuhan dan hewan menjadi bahan bakar minyak. 3. eksploitasi lahan gambut secara besar-besaran. peniadaan atau pengurangan vegetasi serta pembabatan hutan akan menambah emisi gas CO2 dalam lapisan atmosfer. Tidak ada cara lain untuk mengurangi emisi GRK kecuali melalui proses fotosintesa. KESIMPULAN Konstribusi gas CO2 di dalam atmosfer terhadap efek rumah kaca adalah 50 % diantara GRK yag lain. partisipasi dan akuntabilitas. Berikut adalah reaksi fosintesa ( Burnie. Efek rumah kaca dapat berdampak kepada semua kehidupan yang ada di permukaan bumi karena terus meningkatnya suhu bumi akibat terperangkapnya radiasi sinar infra merah matahari oleh GRK dalam lapisan troposfer. 4.transparasi. 2009 ). Penggunaan bahan bakar minyak yang tidak efisien. III. Tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan Pmanfaatan hutan dan penggunaan kawasan hutan Rehabilitasi dan reklamasi hutan Perlindungan hutan dan konservasi alam Untuk mendapatkan hasil yang optimal terhadap pengurangan emisi gas CO2 pengelolaan sumber daya hutan harus dilakukan dengan azas demokrasi. Oleh sebab itu pembangunan sumber daya hutan dan menambah bentangan hijauan adalah salah satu solusi untuk mengurangi emisi GRK. gas dan batu bara. Lebih lanjut dijelaskan bahwa hasil dari ekosistem berupa biomassa merupakan bahan makanan bagi manusia dan makhluk lain. akan tetapi banyak cara untuk menambah emisi GRK.

http//www.andano/global warming. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada : 1. 2006. Efek Rumah Kaca/ Green House Effect ( tanpa tahun ). Prosiding Seminar Pembagunan Hukum Nasional.fahri feblok.student unimess/a. 2008 ). html ( 10 Maret 2010 ). 2009. Pembangunan Berkelanjutan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia halaman 1.Agroekosistem Tanah Mineral Masam. . Burnie. html ( 10 Maret 2010 ). Global Warming. Balai Pustaka.Idonbik. http//www. 2009.Norrpress. Karena dengan etika lingkungan bisa membatasi tingkah laku dan upaya untuk mengendalikan berbagai kegiatan agar tetap berada dalam batas kepentingan lingkungan hidup kita. Muhammad Nasir.com.html ( 10 Maret 2010 ). atas bimbingannya dalam penulisan ini 2. Barchia. Gadjah Mada University Press. Kehidupan.M. Pola hidup yang ddemikian merupakan salah satu manifestasi dari prinsip etika lingkungan. Urip Santoso. 14-18 Juli 2003. 2009. Green House Effect. Bertindaklah Sekarang.com. D.D. S. Etika lingkungan adalah petunjuk atau arah perilaku praktis manusia dalam mengusahakan terwujudnya moral lingkungan(Soerjadi.html ( 10 Maret 2010 ). S. Yogyakarta.M. UCAPAN TERIMAKASIH Di dalam penulisan ini tentunya penulis tidak terlepas dari beberapa pihak yang ikut memberikan kontribusi besar dalam penyelesaian tulisan ini.Lasoneart.M dkk. http//www. Denpasar.com. ( tanpa tahun ).en wikipedia. Fahri. Html ( 10 Maret 2010 ). atas penelusuran litelatur Semoga mendapat imbalan pahala yang setimpal dari Allah Swt DAFTAR PUSTAKA Abdurahman.Kom. Dampak Pemanasan Global dapat Menyebabkan Bencana di Bumi pada tahun 2012.Ph. Prof.Kom.2009 Global Warming. http//www.Sc.I. Jakarta.F.Untuk menyelamatkan kehidupan bumi dan demi generasi kita dimasa yang akan datang penerapan hidup yang tidak konsumtif dan tetap menjaga kelestarian ekologi hutan adalah suatu tindakan prefentif akan efek rumah kaca.wordpress. http//www.org/wiki/. 2000.

php • www.indowebster.Jurusan Geofisika dan Meteorologi. Jakarta. PPRGT/VEDC. I. Html ( 10 Maret 2010 ). Kusairi.web. Kusnanto. Daftar pustaka: • www. Balai Pustaka. Nugroho. Serjani. A. Bengkulu. Dasar-dasar Klimatologi. Supardi.B. Sukarmin.Pemanasan Global. Parlan. I.id/showthread. F MIPA-IPB. Azizah. Ahmad.student. Jakarta. Z. UNIB Press.unimaas.N.pengelolaan-sumber-daya-hutan-untuk-mengurangiemisi-gas-co2-penyebab-efek-rumah-kaca-green-houseeffect/ • . Jakarta.perubahan-dan-pengaruh-iklim-global-terhadapaspek-kehidupan • www. Perjalanan Desentralisasi Pengelolaan Sumber Daya Hutan di Indonesia. Lakitan.A. UI Press.nl/a.Susantini.elvinmiradi.Undang No 41 tahun 1999. R. Jakarta. E.Sains.blogspot com. Tentang Kehutanan.S. U. Universitas Admajaya. Lingkungan : Sumber Daya Alam dan Kependudukan dalam Pembangunan. Rahmadianti. Raja Grafindo Persada. 1995.com • www. Undang. S. Pollock. T. 2009. Ekologi. Sunarti. H. Wiryono. Jakarta. 2008. Depdiknas .Wasis. 2008. http//www. M. Ekologi Hutan. 1999. Klimatologi Dasar. Santoso.andono/global_warming. Prosiding Seminar Ten Year Along. 1994. Bandung. 2004. 2000.htm • www. R. Suyono. Munir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->