P. 1
MAKALAH PENGELOLAAN LIMBAH fix

MAKALAH PENGELOLAAN LIMBAH fix

5.0

|Views: 2,909|Likes:
Published by Ira Woelans

More info:

Published by: Ira Woelans on Feb 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2013

pdf

text

original

Tugas Sains, Lingkungan, Teknologi dan Masyarakat

PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH TANGGA (GREY WATER) DENGAN SISTEM BIOFILTER UNTUK ECOTECH FARM

Disusun Oleh: Devi Rachmadani Yuhana Nuhananing. K (083654202) (083654215)

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PRODI PENDIDIKAN SAINS 2010

. nitrogen. urea. Oleh karena itu dalam pembuangan limbah rumah tangga di daerah permukiman tersebut sebaiknya dilakukan sistem pengelolaan limbah agar limbah tersebut lebih ramah lingkungan dan bahkan dapat digunakan untuk membudidayakan cacing sutra untuk pakan ikan hias. gas (pembusukan gas hidrogen sulfida. Selain mengakibatkan terjadinya pencemaran air tanah dapat juga mengakibatkan lingkungan di daerah permukiman tersebut menjadi tercemar. muncul bahan biologi jenis lain. fosfor dalam bentuk P2O5. sehingga limbah tersebut dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran air tanah yang dapat mengakibatkan terjadinya penyebaran beberapa penyakit menular. dapur (mengandung sisa makanan). organic priority pollutant. seperti surfaktan. mengakibatkan makin berkembangnya permukimanpermukiman yang kurang terencana dengan baik dalam bentuk kawasan hunian sub standar dan tidak teratur. Kandungan bahan organik air limbah terdiri dari protein (40-60%). maka dapat mengakibatkan sistem pembuangan limbah rumah tangga seperti pembuangan limbah kamar mandi/wc dan dapur tidak terkoordinasi dengan baik. potasium dalam bentuk K O. karbon. dan 2 kalsium. bahan organik (kesadahan. Limbah yang diolah khususnya adalah Grey Water merupakan air limbah rumah tangga nonkakus berupa buangan yang berasal dari kamar mandi. Namun. seiring dengan kemajuan bioteknologi.PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH TANGGA (GREY WATER) DENGAN SISTEM BIOFILTER UNTUK ECOTECH FARM A. lemak atau minyak (10%). pembusukan gas metana). dan tempat cuci. LATAR BELAKANG Penyebaran kepadatan penduduk yang tidak merata dan volume penduduk pendatang yang cukup besar. dan volatile organic (Hindarko 2003). Dan dengan adanya permukiman -permukiman yang kurang terencana. dan belerang). karbohidrat (25-50%). klorida.

Hasil yang diperoleh dari susunan sederhana ini mampu menjernihkan air limbah yang kotor dan mereduksi bau tidak sedap hasil penguraian protein. Limbah cair rumah tangga yang sudah diolah dengan biofilter sederhana dapat dimanfaatkan untuk budidaya cacing sutra ( Tubifex sp. Penerapan sistem biofilter sederhana yang dapat dibuat sendiri dengan harga yang relatif terjangkau oleh semua kalangan masyarakat dengan komponen bahan yang mudah diperoleh. antara lain ijuk. Komponen biofilter terdiri dari beberapa lapisan. terurailah bahan organik tersebut menjadi ammonia nitrogen.). dan arang. arang aktif yang akan menjerap bau tidak sedap. Biofilter sederhana ini menerapkan prinsip penggunaan mikroorganisme untuk pengolahan limbah. pro tein menjadi sumber nitrogen dalam air limbah. dll. Cacing sutra atau cacing rambut . Bahan organik. baik kesehatan. Dekomposisi bakteri atau hidrolisis di dalam tubuh makhluk hidup. Bersama dengan urea. Misalnya. Inovasi teknologi lingkungan berupa model volume instalasi biofilter menjadi salah satu alternatif yang mudah diaplikasikan oleh setiap rumah tangga. Pemilihan komponen atau konstruksi bahan media dalam pendesainan sistem biofilter ini memperhatikan kemampuan menyerap air dalam menjaga kelembaban. maupun estetika. Contoh bahan yang dapat diurai oleh mikroorganisme yaitu protein. 2003). dan kerikil sebagai media pertumbuhan mikroorganisme yang akan mendegradasi bau. Selama ini pengolahan limbah yang ada di Indonesia metodenya belum dapat diterapkan oleh semua kalangan masyarakat. lingkungan.Kerugian grey water dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. kandungan nitrat dalam buangan air limbah tidak boleh lebih dari 45 mg/liter (Hindarko. Pelayanan terhadap pengolahan grey water di Indonesia masih terbatas. disentri. Selain itu. Protein mengandung 16% unsur nitrogen. bioscrubber yang biaya pengoperasiannya tinggi dan trickling filter yang rumit untuk dibuat sendiri dalam skala rumah tangga. Proses penguraian protein menimbulkan bau busuk. anorganik. Di dalam standar kualitas buangan. Pada umumnya grey water yang dihasilkan dibuang ke selokan tanpa diolah. Pelayanan tersebut hanya terdapat di 11 kota besar dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dom estik terpusat (Balitbang 2009). yaitu sekitar 1. kerikil. sebagian bahan tersebut diurai oleh mikroorganisme menjadi suatu senyawa yang dapat menimbulkan bau tidak sedap. Hal ini disebabkan oleh alat dan teknologi yang relatif mahal dan rumit untuk dibuat sendiri oleh setiap warga. Biofilter merupakan instalansi atau alat yang berisi materi organik yang mengandung populasi mikroorganisme (McNevin & Barford 2000).1 %. Biofilter ini tersusun dari ijuk yang menyaring partikel besar. maupun gas yang terkandung di dalam limbah cair rumah tangga dapat mencemari lingkungan (mengganggu kehidupan biotik) serta menyebabkan berbagai penyakit misalnya kolera.

Prinsip pengolahan limbah rumah tangga dengan biofilter beserta pemanfaatan air olahannya untuk budidaya cacing sutra disebut Ecotech Farm. yaitu pertama sebagai kultur aktif organisme hidup pada instalansi sistem biofilter berbahan alam. dibutuhkan suatu upaya untuk memenuhi kebutuhan cacing sutra (Khairuman & Amri 2008).5 ± 8. Pemeliharaan cacing sutra relatif mudah. Pengelolaan air T buangan limbah rumah tangga tersebut membuka peluang usaha baru yang dapat menyerap tenaga kerja dan penghasilan bagi kas suatu daerah. Cangkul 3. Cetok 2. Dasar perairan yang banyak mengandung bahan -bahan organik terlarut merupakan habitat kesukaannya (Khairuman & Amri 2008).6. jumlah cacing yang dijual di pasaran sangat banyak. Meteran 6. Ember . Sampai saat ini.termasuk ke dalam kelompok cacing-cacingan. Pada saat terte ntu. B. Ecotech Farm mempunyai dua sudut pandang yang berkesinambungan. Tujuan Ecotech Farm bertujuan mendegradasi bahan organik yang terkandung di dalam air limbah rumah tangga sekaligus menambah nilai ekonomi (budidaya cacing sutra) dari hasil olahan limbah cair rumah tangga. Cacing ini sangat senang hidup berkelompok atau bergerombol karena masing -masing individu berkumpul menjadi koloni yang sulit diurai dan saling berkaitan satu sama lainnya. jumlahnya sangat sedikit. Besi runcing 5. Skop 7. suhu air berkisar 25 28°C dan kadar amonia kurang dari 3. sebagian besar permintaan pasar terhadap cacing sutra dipasok dari hasil tangkapan alam. Cacing sutra memiliki warna tubuh yang dominan kemerah-merahan.). Alat 1. Ca cing sutra dapat tumbuh di air yang sedikit keruh dengan pH air 5. Kedua. Oleh karena itu. Parang 4. tetapi di lain waktu. Ukuran tubuhnya sangat ramping dan halus dengan panjang 1 -2 cm. ALAT DAN BAHAN Alat dan bahan yang diperlukan untuk pengelolaan limbah rumah tangga adalah sebagai berikut : a. Ecotech Farm merupakan teknologi berbasis lingkungan pendegradasi grey water sehingga air hasil olahan limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan untuk budidaya cacing sutra ( ubifex sp.

atau dapat juga dari porselin 3. Bak cucian dipasang saringan. 2. arang aktif yang akan menyerap bau tidak sedap. Pralon dengan ukuran 8-10 cm 4. Pada bak kontrol diisi komponen biofilter terdiri dari beberapa lapisan. Bak ini perlu ditutup dengan kawat kasa dan diberi cantelan (pegangan) agar memudahkan pengambilan tutup bak. antara lain ijuk. Saringan pasir b. 2. 3. Bahan 1. Agar binatang seperti tikus.8. dan kerikil sebagai media pertumbuhan mikroorganisme yang akan mendegradasi bau. Tidak dapat masuk perlu dibuat besi penghalang. Gergaji besi 9. 4. Batu bata 5. Lem C. Bak bisa dari cor-coran semen dan pasir. Saringan dari kawat agar kotoran tidak menyumbat saluran. PROSEDUR 1. Biofilter ini tersusun dari ijuk yang menyaring partikel besar. Tempat cucian dipasang tidak jauh dari dapur. kerikil. Pasir 6. Besi penghalang agar supaya binatang seperti tikus tidak bisa masuk 8. . Semen 7. Membuat kolam penampung dari cor-coran untuk menampung air olahan limbah yang nantinya digunakan untuk budidaya cacing sutra. dan arang. Saluran pralon menuju bak kontrol yang jaraknya maksimum 5 m. Hasil yang diperoleh dari susunan sederhana ini mampu menjernihkan ai limbah r yang kotor dan mereduksi bau tidak sedap hasil penguraian protein. kucing dsb.

Ijuk juga dapat dengan mudah didapatkan di lingkungan sekitar. keping). Lapisan keduakerikil dapat digunakan untuk meningkatkan luas permukaan media biofilter.Gambar 1. Penempatan butiran kerikil dari atas ke bawah mengikuti ukuran butiran dengan ukuran butiran dari besar ke kecil agar tidak terjadi penyumbatan (Hindarko 2003). karena akan digunakan sebagai tempat untuk transfer polutan dari udara menuju fase air pada lapisan biofilm sehingga terjadi biodegradasi polutan. dan karakteristik fisik. kerikil juga menjadi media tumbuh mikroorganisme. contohnya bentuk bahan (butiran. Selain itu. daerah permukaan sentuh yang luas untuk absorbsi kontaminan dan mikroba. Syarat mutlak untuk media biofilter yaitu dalam kondisi lembab. Menurut Anit & Artuz (2004) udara yang terbuka penting untuk menjaga kelembaban media biofilterharus dijaga antara 20-60% untuk menopang populasi mikroba. sebagai filtrasi hanya untuk meloloskan air limbah ukuran tertentu. Ijuk dapat bertahan lama dan harganya relatif murah. kemampuan untuk menahan penurunan tekanan. lapisan atas ijuk sebagai penyaringan bahan padat yang terkandung dalam air limbah. Penyusunan butiran kerikil ini juga   . ANAL Berdasarkan pengel laan limbah tersebut dapat dianalisis yaitu: Pada limbah hasil cucian /grey w ter akan tersaring masuk ke dalam pipa paral n yang berbel k karena pada saluran berbel k lama-lama terjadi pengikisan ke samping sedikit demi sedikit dan akan terjadi suatu pengendapan kotoran kemudian limbah masuk ke dalam bak kontrol. Pada bak kontrol terdapat bahan media biofilter yang memiliki kemampuan menyerap air untuk menjaga kelembaban lapisan biologis. kemampuan untuk mencapai nutrisi dan menyuplai ketika dibutuhkan oleh mikroba. Dalam bak kontrol terdiri dari 4 lapisan yaitu. Pengel laan Air Limbah Sal ran Pembuangan D. serpihan.

sehingga efektif dalam pendegradasian limbah cair oleh mikroorganisme yang hidup di media kerikil tersebut. dalam Reesidence time (waktu yang diperlukan senyawa berbau/polutan melewati media biofilter) 30 . dan rasa. termasuk benda yang tidak dapat teruraikan (nonbiodegradable) ataupun gabungan antara bau. setiap orang menghasilkan air limbah sebanyak 80 -90% gram/hari. Disini bakteri mendapatkan makanan berupa bahan organik dari air limbah (Metcal & f Eddy 2003). yang berarti setiap orang menyumbangkan rata-rata sebesar 9.48%. Sebuah kota kecil berpenduduk 15.Efisiensi karbon aktif (arang) dalam menyerap polutan dipengaruhi oleh pH. karbon aktif (arang) dapat memindahkan surfaktan anionik sebesar 91. dan menyelimuti bakteri dalam suatu lapisan air yang tipis.bermanfaat untuk mengurangi kecepatan aliran air limbah. Zor (2003) menyimpulkan berdasarkan hasil penelitiannya bahwa pada kondisi nilai pH 3 atau pH rendah. kedua menentukan selisih BOD5 effluent pada berbagai susunan ketinggian struktur bahan -bahan biofilter. sebagai indikator parameter keberhasilan biofilter. antara butiran partikel kerikil sedang dengan butiran partikel kerikil kecil adalah 2:1. mampu menghasilkan aliran limbah sebesar 15 liter/detik.60 detik. Berdasarkan data yang diperoleh dari buku karangan Hindarko (2003). Langkah-langkah dalam menentukan efektivitas biofilter. Sehingga kadar air 20-60% tercapai. Air limbah yang jatuh pada bak kontrol. ijuk) menciptakan guyuran air limbah tidak langsung hilang. sebagai syarat menopang populasi media biofilter terpenuhi (SNI 08-7070-2005).375 orang.53 liter/detik. Nilai BOD dan efisiensi biofilter dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut: . Lapisan ketiga karbon aktif (arang) berfungsi sebagai filter kimia karena dapat menyerap bau tidak sedap. melainkan tersaring oleh me yang dia berlapis-lapis. kerikil. yaitu pertama mencari BOD per rumah tangga. Perbandingan komposisi jumlah. dapat merembes ke dalam ijuk. Lapisan keempat ijuk lagi untuk menyaring partikel-partikel kecil limbah dari aliran lapisan atasnya. Pemodelan biofilter ini cukup ideal untuk menopang populasi mikroorganisme susunan komponen bahan media yang berlapis-lapis (ijuk.76x10-4 liter/detik. warna. Pada penjernihan air limbah dipergunakan untuk mengurangi pengotoran bahan organik. arang aktif. Debit puncak air limbah suatu rumah tangga dapat mencapai 2.

yaitu sebesar 0.28 gram/liter untuk biofilter berukuran 20x20x10 cm. 2010. Proses perkembangbiakan cacing sutra tegolong cepat. Dampak pada Kandungan Air Limbah atau Grey Water tanpa diolah terlebih dahulu adalah: . Cacing tubifex dapat dipanen setelah 2-4 minggu pemeliharaan. Ini merupakan suplai makanan teresar bagi cacing sutra (Khairuman & Amri 2008). Harga cacing sutra di Jakarta mencapai Rp 15.Sesuai hasil perhitungan. Budidaya cacing sutra mempunyai prospek yang besar.000/liter. Biofilter yang memiliki volume lebih besar. Manfaat dari pengelolaan limbah rumah tangga yaitu dapat digunakan untuk budidayacacing sutra (Tubifex sp. Simpulan 1.A. Efisiensi biofilter dengan berbagai variasi volume dapat dilihat pada tabel 2. (Dikutip dari Yoshita K. yang ditandai dengan penurunan nilai BOD5.) relatif mudah pada bak penampungan. Nilai BOD5 yang dikandung air limbah mengalami penurunan setelah melewati biofilter. E. Saluran pembuangan limbah sumur atau limbah rumah tangga umumnya kaya akan bahan organik. memiliki kemampuan mendegradasi air limbah lebih tinggi. diperoleh BOD5 sebesar 0. PKM Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga (Grey Water) Dengan Sistem Biofilter Untuk Ecotech Farm). Menurut Khairuman (2008) menyatakan bahwa Cacing sutra memiliki harga jual yang cukup menggiurkan.95 gram/liter. Media penting yang menjadi tempat hidup cacing sutera adalah media berlumpur yang mengandung bahanorganik.000 ± Rp 20. Permintaan akan cacing sutra cukup banyak bagi para pelaku usaha ikan hias dan usaha pembenihan.

arang. . contohnya bentuk bahan (butiran.2. Sehingga sesuai untuk syarat tumbuh budidaya cacing sutra (Tubifex). Air limbah yang telah melewati biofilter mengalami penurunan baik kandungan fisik (misal: bau) maupun kandungan kimia serta organo biologis (patogenitas). kerikil. daerah permukaan sentuh yang luas untuk absorbsi kontaminan dan mikroba. tetapi harus limbah yang bersifat cairan agar dapat teruraikan oleh mikroorganisme. SARAN Limbah yang dibuang dalam pengelolaan Ecotech Farm bukan merupakan benda plastik. berukuran besar dan yang tidak dapat terurai oleh mikroorganisme. serpihan. kemampuan untuk mencapai nutrisi dan menyuplai ketika dibutuhkan oleh mikroba. kemampuan untuk menahan penurunan tekanan. keping). Solusi dalam mengelola limbah rumah tangga dengan baik agar lebih ramah lingkungan adalahdengan Ecotech Farm untuk mendegradasi bahan organik yang terkandung di dalam air limbah rumah tangga dengan cara membuat bak kontrol yang berisi media biofilter yang terdiri dari lapisan ijuk. dan ijuk yang memilikikemampuan menyerap air untuk menjaga kelembaban lapisan biologis. dan karakteristik fisik. Dan pemanfaatannya untuk menambah nilai ekonomi yaitu dengan membudidayakan cacing sutra yang juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan mayarakat setempat. F.

A. Diakses 1 Februari 2011 Pukul 8. Pengelolaan Limbah Rumah Tangga (Upaya Pendekatan Dalam Arsitektur). Edisi 2004.pdf. PKM Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga ( Grey Water) Dengan Sistem Biofilter Untuk Ecotech Farm.pdf. 2004.20 WIB.usu. 2010.id. Edisi 24 Maret 2010. Yulesta. Putra. http://repository.DAFTAR PUSTAKA K. Yoshita.ac.bitstream/123456789/1314/1/arsitektur-yulesta.ac.id/jspui/bitstream/12345678/27859/2/PKM -GT-10-IPB-YoshitaPengolahan_Air_Limbah. Diakses 1 Februari 2011 Pukul 8. . http://iirc.15 WIB.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->