Pela j

ran a

1
Sumber: Tempo, 25 Februari 2005

Kreativitas
Untuk mengawali pelajaran ini, Anda akan belajar menyimak puisi, prosa fiksi, dan teks ilmiah sederhana. Dalam menyimak, Anda diharapkan dapat berkonsentrasi penuh pada setiap materi. Dengan demikian, ilmu yang Anda peroleh dalam pelajaran menyimak ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Sesungguhnya, segala sesuatu yang sulit akan menjadi mudah jika dikerjakan dengan benar dan serius.

Peta Konsep
Menyimak Prosa Fiksi Memahami puisi
Tujuan Menemukan Tujuan

Menyimak Teks Ilmiah Sederhana
Tujuan

Menyimak Puisi

Peribahasa, ungkapan, majas dalam puisi

Membaca

1

A. Menyimak Puisi
Pada awal pelajaran di Kelas Unggul ini, Anda akan mendengarkan atau menyimak pembacaan puisi. Setelah mendengarkan atau menyimak puisi, Anda dapat memberikan komentar terhadap hakikat puisi. Kemudian, Anda dapat menentukan tema, nada, rasa, dan amanat yang ada dalam puisi tersebut. Selanjutnya, Anda harus menyimpulkan keseluruhan isi yang ada dalam puisi tersebut.

Sumber: Sampul depan Puisi dan Prosa Derai-derai Cemara

Sampul depan buku Puisi dan Prosa Derai-derai Cemara

Gambar 1.1

Dalam pelajaran pertama di Kelas Unggul, Anda akan belajar mendengarkan atau menyimak puisi. Mendengarkan puisi merupakan salah satu kegiatan apresiasi selain membaca puisi dengan penuh penghayatan, menulis puisi dan mendeklamasikannya, serta menulis resensi puisi. Kegiatan apresiasi tersebut menyebabkan seseorang memahami puisi secara mendalam (dengan penuh penghayatan), merasakan hal yang ditulis penyair, mampu menyerap nilai-nilai yang terkandung dalam puisi, dan menghargai puisi sebagai karya seni dengan keindahan dan kelemahannya. Dalam Kamus Istilah Sastra, Abdul Razak Zaidan (1991) membatasi pengertian apresiasi puisi sebagai penghargaan atas puisi sebagai hasil pengenalan, pemahaman, penafsiran, penghayatan, dan penikmatan atas karya tersebut yang didukung oleh kepekaan batin terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam puisi itu. Dalam batasan ini, syarat untuk dapat mengapresiasi karya sastra adalah kepekaan batin terhadap nilai-nilai karya sastra sehingga seseorang 1. mengenal, 2. memahami, 3. menafsirkan, 4. menghayati, dan 5. menikmati karya sastra tersebut. Untuk mengapresiasi puisi, kita harus mengenal hakikat puisi, yaitu tema, nada dan suasana, perasaan, serta amanat dari puisi tersebut.

1. Tema Puisi
Tema adalah gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair melalui puisinya. Tema mengacu kepada penyair. Pembaca harus mengetahui latar belakang penyair agar tidak salah menafsirkan tema sebuah puisi. Oleh karena itu, tema bersifat khusus (diacu dari penyair), objektif (semua pembaca harus menafsirkan sama), dan lugas (bukan makna kias yang diambil dari konotasinya). Tema yang banyak terdapat dalam puisi adalah tema ketuhanan (religius), kemanusiaan, cinta, patriotisme, perjuangan, kegagalan hidup, alam, keadilan, kritik sosial, demokrasi, dan kesetiakawanan. Perhatikan puisi "Gadis Peminta-minta" karya Toto Sudarto Bachtiar berikut ini.

Gadis Peminta-minta
Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka Tengadah padaku, pada bulan merah jambu Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan Gembira dari kemayaan riang

2

Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII)

pesimis. misalnya. Sumber: www. gadis kecil berkaleng kecil Bulan di atas itu. diperlukan langkah-langkah berikut. santai. menghargai. humor (bergurau). terlalu murni Untuk bisa membagi dukaku Kalau kau mati. 1956) Penyair menyadarkan kita bahwa gadis kecil berkaleng kecil itu harus dihargai. khusyuk. serius (sungguh-sungguh). Ia juga manusia yang mempunyai martabat yang sama seperti kita. menggurui. mencekam. menikmati. 1. protes. Herman J. Nada main-main. Dari sikap itu terciptalah suasana puisi. main-main. 2. diperhatikan. dan menilai karya sastra tersebut. Martabat gadis itu lebih tinggi daripada menara katedral. dan sebagainya. artinya martabat gadis itu dapat juga menjadi lebih tinggi daripada orang-orang kaya atau orang beriman sekalipun. Sumber: Teori apresiasi puisi. takut. Untuk melakukan semua itu. Pembaca memahami dan menghargai penguasaan sastrawan terhadap caracara penyajian pengalaman sampai mencapai tingkat penghayatan yang pekat. mencemooh. belas kasih (memelas). dapat kita jumpai dalam puisi "Derai-Derai Cemara" (Chairil Anwar) berikut. Nada dan Suasana Puisi Di samping tema. tapi yang begitu kau hafal Jiwa begitu murni. puisi juga mengungkapkan nada dan suasana kejiwaan. patriotik.com Nada kagum. dan ditolong. ah kotaku Hidupnya tak lagi punya tanda Seputar Sastra Bagaimana cara mengapresiasi suatu karya sastra? Mengapresiasi karya sastra memerlukan waktu. 3. masa bodoh. Derai-Derai Cemara Cemara menderai sampai jauh Hari terasa akan jadi malam Ada beberapa dahan di tingkap merapuh Dipukul angin yang terpendam. Kreativitas 3 . misalnya. Seseorang perlu membaca. misalnya. karismatik. filosofis. terdapat dalam puisi "PerempuanPerempuan Perkasa" (Hartoyo Andangjaya) dan "Diponegoro" (Chairil Anwar). tak ada yang punya Dan kotaku.mualaf. 2. Nada pasrah. terdapat dalam puisi "Karawang Bekasi" (Chairil Anwar) dan "Pahlawan Tak Dikenal" (Toto Sudarto Bactiar). Ada puisi yang bernada sinis. memahami. Pembaca mempersiapkan keterlibatan jiwanya.Duniamu yang lebih tinggi dari menata katedral Melintas-lintas di atas air kotor. memberontak. Nada mengungkapkan sikap penyair terhadap pembaca. Pembaca menemukan pengalaman yang didapatkannya dari karya sastra dengan pengalaman kehidupan nyata yang dihadapinya. terdapat dalam puisi "Biarin" (Yudhistira ANM Massardi) dan "Shang Hai" (Sutardji Calzoum Bachri). misalnya. Nada Patriotik. Waluyo (Suara.

Chairil Anwar juga banyak menerjemahkan karya-karya asing. pesan. dan menyesal. takut. Sajak-sajaknya yang lain serta sejumlah tulisannya yang lain dihimpun oleh H. Tiga Menguak Takdir (kumpulan sajak. oleh H.E. 1948) dan Kena Gempur (novel terjemahan. dan seniman lain ikut mendirikan Gelanggang Seniman Merdeka (1946). dan Rendra dalam "Orang-Orang Rangkas Bitung". Di antaranya: Pulanglah Dia Si Anak Hilang (karya Andre Gide. bersama Asrul Sani dan Rival Apin. sedih. kesepian. Chairil Anwar bersama Asrul Sani. Kematian disebutnya sebagai kekalahan yang selalu ditunda. Nada dan perasaan penyair akan dapat kita tangkap jika puisi itu dibaca keras dalam pembacaan puisi atau deklamasi. ada yang belum diucapkan. Membaca puisi atau mendengarkan pembacaan puisi dengan suara keras akan lebih membantu kita mengetahui perasaan penyair yang melatarbelakangi terciptanya puisi tersebut.B.B. Deru Campur Debu (1949). Rivai Apin. Ada yang tetap tidak diucapkan Sebelum pada akhirnya kita menyerah.Aku sekarang orangnya bisa tahan Sudah lama bukan kanak lagi Tapi ada suatu bahan Yang bukan dasar perhitungan kini. sombong. amanat tidak dapat dilepaskan dari tema dan isi puisi yang dikemukakan penyair. Meskipun ditentukan berdasarkan cara pandang pembaca atau pendengar. tersinggung. J. 4. Sikap dan pengalaman pembaca sangat berpengaruh terhadap amanat puisi. 1959) 4 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . cemburu. terasing. Perasaan yang menjiwai puisi dapat merupakan perasaan gembira. Gambaran hidupnya yang dihantam penyakit tersembunyi digambarkan dalam lirik di tingkap merapuh/dipukul angin yang terpendam. 1948–1949) dan redaktur Gema Suasana (1949). 26 Juli 1922. tercekam. CHAIRIL ANWAR Penyair ini dilahirkan di Medan. 1946) Tokoh Penyakit telah menggerogoti tubuh Chairil Anwar sehingga ia menyadari bahwa kematian akan datang kepadanya. Kumpulan sajaknya: Kerikil Tajam dan Yang Terhempas dan Yang Putus (1949). Amanat Puisi Amanat. 1950). Sastra 3. Perhatikan puisi "Doa" (Chairil Anwar) berikut. Jassin ia dinobatkan sebagai pelopor Angkatan 45. Ia menjadi redaktur Gelanggang (ruang budaya Siasat. Amanat dirumuskan sendiri oleh pembaca atau pendengar. Doa Kepada pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namaMu Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh CayaMu panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi Tuhanku aku mengembara di negeri asing Tuhanku di pintu-Mu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling (Deru Campur Debu. Perasaan sedih yang mendalam diungkapkan oleh Chairil Anwar dalam "Senja di Pelabuhan Kecil". Kemudian. Agnes Sri Hartini dalam "Selamat Jalan Anakku". Selain menulis sajak. meninggal 28 April 1949 di Jakarta. patah hati. Perasaan Puisi mengungkapkan perasaan penyair. atau nasihat merupakan kesan yang ditangkap pembaca atau pendengar setelah membaca atau mendengar pembacaan puisi. Ia pasrah meskipun di saat menjelang kematiannya. Cara menyimpulkan amanat puisi sangat berkaitan dengan cara pandang pembaca atau pendengar terhadap suatu hal. dan Derai-Derai Cemara (1999). (KerikilTajam. Jassin dalam Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45 (1956). Aku Ini Binatang Jalang (1986). terharu. Hidup hanya menunda kekalahan Tambah terasing dari cinta sekolah rendah dan tahu. 1950). Tatengkeng dalam "Anakku". Berpendidikan HIS dan MULO (tidak tamat).

dan ekspresi teman Anda yang membaca puisi tersebut. mimik muka. Setiap kelompok mencari sebuah puisi dan membacakannya di depan kelas. Jangan menutup diri terhadap pengampunan Tuhan sebab hanya dengan ampunan-Nya hidup kita dapat menjadi lebih baik. kapuk.S. 3. 4. mencatat pesan dan hakikat puisi tersebut (tema dan amanat). Manusia sering berbuat dosa dalam hidupnya. Tulislah pesan dan hakikat puisi tersebut (tema. Oleh karena itu. dan ekspresi teman yang membaca puisi tersebut. 2. Rendra yang berjudul Stanza. bacakan hasilnya di depan kelas. Aktivitas Kelompok 1. Berikut ini adalah sebuah puisi karya Apip Mustopa.1 1. Tobat adalah jalan menuju kebaikan dan meminta ampunan kepada Tuhan. Mintalah teman Anda untuk membaca di depan kelas. Kelompok yang mendengarkan mengomentari lafal. mimik muka.1 Kerjakan dalam buku tugas Anda.S. Simaklah pembacaan puisi tersebut dengan baik. 5. Puisi ini banyak mengandung pesan-pesan kehidupan.Puisi "Doa" karya Chairil Anwar mengandung bermacam-macam amanat. Kemudian. tidak jantan dan tidak betina gugur di dahan. Kemudian. W. 5. daun. Satu kelompok terdiri atas tiga orang. b. Diskusikanlah dengan kelompok Anda komentar teman Anda tersebut. 4. Rendra Tuhan Telah Menegurmu Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan Lewat perut anak-anak yang kelaparan Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan Lewat semayup suara azan Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran Lewat gempa bumi yang berguncang Deru angin yang meraung-raung kencang Hujan dan banjir yang melintang-lintang Adakah kaudengar? Latihan 1. Kelompok yang mendengarkan. intonasi. Tuhan selalu menerima manusia yang bertobat. 6. angin. dan amanat). 2. 3. Ada angin dan kapuk. Diskusikanlah pesan dan hakikat puisi tersebut bersama teman-teman Anda. Seputar Sastra Berikut ini adalah puisi W. intonasi. Kreativitas 5 . dua-dua sudah tua pergi ke selatan. c. buatlah simpulan dari hasil diskusi tersebut. rasa. Kemukakanlah pesan dan hakikat puisi tersebut di depan kelas. a. nada. dan mungkin juga debu mengendap dalam nyanyianku. Buatlah beberapa kelompok. 1. seperti yang terlihat di bawah ini. jantan dan betina. d. Ada daun dua. hendaknya. Berikan komentar Anda terhadap pembacaan puisi tersebut dari segi pelafalan. Kelompok yang mendengarkan mengemukakan hasil pengamatan mereka di depan kelas. Ada burung. manusia bertobat dan kembali ke jalan Tuhan. Stanza Ada burung dua.

mengiaskan maksud tertentu. Selanjutnya. peribahasa. akan ditemukan ungkapan. Ungkapan Ungkapan adalah kata atau kelompok kata yang mempunyai makna khusus dan makna tersebut sudah disepakati oleh masyarakat pengguna bahasa tersebut. 2005: 858 6 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . dan majas yang ada dalam puisi yang dibacakan oleh teman Anda tersebut. dan umpama. prinsip hidup. dan majas yang terdapat di dalampuisi yang dibacakan oleh teman Anda. Anda akan melanjutkan kembali pelajaran tersebut. dan majas. Sumber: KBBI. Anda akan belajar menjelaskan ungkapan. biasanya. bagai. Dalam pelajaran ini. Anda harus dapat menemukan kata-kata yang mengandung ungkapan. dalam peribahasa tersebut digunakan kata seperti. hasil pekerjaan menjadi bahan pembicaraan orang anak/keturunan hasil karya pembantu utama tidak mendapatkan apa-apa orang yang diperalat orang lain untuk membantu tenang dan sabar orang yang bertanggung jawab dalam suatu keluarga bersenang-senang dengan melihat sesuatu yang indah tidak turut campur dalam suatu masalah meskipun mengetahui permasalahannya tidak mau mendengarkan pendapat orang 2. biasanya. Pepatah adalah peribahasa yang mengandung nasihat atau ajaran. Anda telah berlatih menyimak puisi. biasanya. Peribahasa dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok berikut. Dalam puisi. bak. dan majas. peribahasa. Contoh: • Bagai itik pulang petang (Pekerjaan yang dikerjakan dengan santai) Bahasa Peribahasa merupakan ungkapan atau kalimat ringkas padat yang. Dengan demikian. Anda harus mengungkapkan pesan yang tersirat dalam puisi tersebut. Sekarang. Anda akan semakin mudah memahami pesan yang tersirat dalam puisi. budi baik dikenang juga (Kebaikan seseorang akan selalu dikenang selama-lamanya) b. peribahasa. peribahasa. Selanjutnya. Anda akan belajar menyimak puisi berdasarkan bahasa yang digunakannya. a. dan Majas dalam Puisi Pada awal pelajaran 1A. di antaranya. Menemukan Ungkapan. Oleh karena itu. Anda akan diperkenalkan dengan ungkapan. Dalam Pelajaran 1A. Contoh: • Hidup berakal mati beriman (Hendaknya kita berpanjang akal dalam mengerjakan sesuatu) • Hancur badan di kandung tanah. berisi nasihat. pemahaman Anda tentang menyimak puisi akan semakin lengkap. atau aturan tingkah laku. Peribahasa Seputar Peribahasa adalah kalimat atau kelompok kata yang tetap susunannya dan. Peribahasa. Perumpamaan adalah peribahasa dalam bentuk perbandingan. laksana. ibarat. Apabila Anda memahami hal tersebut.B. Contoh: Ungkapan bertekuk lutut buah tangan buah bibir buah hati buah karya tangan kanan tangan hampa kaki tangan kepala dingin kepala keluarga cuci mata cuci tangan kepala batu Makna menyerah oleh-oleh. 1. Anda telah belajar menyimak puisi.

dua terbilang. laksana. Sebagai penulis. seperti. 1928). semisal. c. Contoh: • Wajahnya putih laksana bulan purnama. • Sekali di udara. Nasution dalam bukunya yang berjudul Pujangga Sanusi Pane (1963). 1929). seumpama. Kumpulan sajak yang telah diterbitkan adalah Pancaran Cinta (1926). umpama. majas adalah cara menambah intensitas perasaan penyair untuk puisinya dan menyampaikan sikap penyair. Ibarat seekor balam.c. Studi mengenai karya Sanusi Pane dilakukan oleh J. Perbandingan itu secara eksplisit dijelaskan dengan pemakaian kata bagai. 1933). sebagai. ia menulis Sejarah Indonesia (1942). Sanusi Pane juga penulis bukubuku sejarah Indonesia. seperti. Madah Kelana (1931). • Cobaan ini seperti badai yang tiada henti. 1932). majas adalah cara untuk menghasilkan imaji tambahan dalam puisi sehingga yang abstrak menjadi konkret dan menjadikan puisi lebih nikmat dibaca. Secara garis besar. majas adalah cara untuk mengkonsentrasikan makna yang hendak disampaikan dan cara menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang singkat. 2 Januari 1968. Bunga Rampai dari Hikayat Lama (1946). Majas Perbandingan • • • • Perumpamaan Metafora Personifikasi Alegori • • • Pertentangan Hiperbola Litotes Ironi • • • Pertautan Metonimia Sinekdoke Eufimisme • • Perulangan Repetisi Aliterasi a. Sebagai penulis sejara. Puspa Mega (1927). ia juga menghasilkan esei dalam bahasa Indonesia dan Belanda. 2) Metafora Metafora adalah perbandingan yang dilakukan secara implisit antara dua hal yang berbeda. ibarat. Majas Perbandingan 1) Perumpamaan (simile) Perumpamaan (simile) adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berlainan dan dengan sengaja kita anggap sama. Eanzame Garoedavlucht (bahasa Belanda. mata terlepas badan terkurung (Seseorang yang dipingit. tanggal 14 November 1905 dan meninggal di Jakarta. Manusia Baru (drama. sebagai. bak. Majas perumpamaan ini dapat dikatakan majas yang paling sederhana dan paling banyak digunakan. seperti yang tampak dalam tabel berikut. bak. 1940). Ia dilahirkan di Muara Sipongi (Sumatera Utara). Dengan kata lain. Majas Majas (figurative of speech atau figurative language) adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk memperoleh efek tertentu dari suatu benda atau hal dengan cara membandingkannya dengan benda atau hal lain yang lebih umum. penggunaan majas tertentu dapat mengubah serta menimbulkan nilai rasa atau konotasi tertentu (bdk Tarigan. laksana. majas mampu memberi kesenangan imajinatif. ibarat. Sandyakalaning Majapahit (drama. dan serupa. d. hanya saja dalam metafora perbandingan dilakukan secara langsung tanpa menggunakan kata bagai. Contoh: • Esa hilang. Karya sastra drama antara lain Airlangga (bahasa Belanda. Karya terjemahannya dari bahasa Kawi adalah Arjuna Wiwaha (karya Empu Kanwa. 1995: 112). Metafora hampir sama dengan perumpamaan. • Tokoh Sastra 3. Kreativitas 7 .U. 1940). seumpama. penggunaan majas dipandang lebih efektif untuk menyatakan maksud penyair karena a. Kertajaya (drama. semisal. Indonesia Sepanjang Masa (1952). dan serupa. majas dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok besar. 1995: 83). hidupnya selalu diawasi) Pameo adalah peribahasa yang dijadikan semboyan. SANUSI PANE Sastrawan Indonesia yang berkarya melalui puisi dan drama. Menurut Perrine (dalam Waluyo. tetap di udara. umpama. Sanusi Pane adalah kakak Armijn Pane. b.

… barangkali dalam lelap larut malam bulan masuk kamar lewat jendela kaca menyelip di sela waktu tidurku sedang subuh masih lama tiba Jalan Kartini 4) Alegori Alegori adalah cerita yang mengiaskan hal lain atau kejadian lain. Sitor Situmorang Contoh: • Aku adalah binatang jalang dari kumpulannya terbuang. membaca adalah kuncinya.. Pulau Samosir Angin bahorok Bertiup di lereng bukit Membawa kekeringan Membawa kematangan Daerah danau Toba Lagu hidup dan kerja Bangsa pembajak Lemah lembut kerbau Yang memberi aku lagu "Pulau di tengah danau" Tandus dan setia .. • Buku adalah gudang ilmu. kita juga dapat menemukan contoh alegori dalam teks puisi. O Teratai Bahagia Berseri di kebun Indonesia Biar sedikit penjaga taman. Karya Sanusi Pane b. Biarpun ia diabaikan orang. • Karena kekurangan gizi. ukuran. • Buku Harry Potter telah mengguncang dunia. Biarpun engkau tidak dilihat Biarpun engkau tidak diminat.Seputar Sastra Dalam puisi ini. Teratai kepada Ki Hajar Dewantara Dalam kebun di tanah airku Tumbuh sekuntum bunga teratai. 8 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . Majas Pertentangan 1) Hiperbola Hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan apa yang sebenarnya dimaksudkan. Tidak terlihat orang yang lalu. maupun sifat-sifatnya. baik jumlah. Cerita fabel (dongeng binatang) merupakan salah satu contoh alegori. Akarnya tumbuh di hati dunia Daun berseri Laksmi mengarang. seperti contoh puisi berikut. Teruslah. • Dia sampah masyarakat di daerah ini. Alegori dapat dikatakan sebagai metafora yang dilanjutkan. Seroja kembang gemilang mulia. Contoh personifikasi dapat dilihat dalam baris sajak berikut. Tujuan menggunakan majas hiperbola adalah untuk mendapatkan perhatian yang lebih saksama dari pembaca.. Jadi. Tersembunyi kembang indah permai. terdapat majas personifikasi pada kata lemah lembut kerbau. 3) Personifikasi Personifikasi adalah majas yang melekatkan sifat-sifat insani (manusiawi) pada benda-benda yang tidak bernyawa dan ide yang abstrak. Engkau pun turut menjaga zaman. Penggunaan majas personifikasi dapat memberi kejelasan dan bayangan angan (citraan) yang konkret. badan anak itu kerempeng tinggal kulit membalut tulang. Contoh: • Sampah-sampah di Kota Bandung bertumpuk setinggi gunung. memahami majas alegori harus dari keseluruhan teks. Selain itu.

(Padahal. Contoh: • Aduh. sampah makanan bertebaran di mana-mana. Litotes mengurangi atau melemahkan kekuatan pernyataan yang sebenarnya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan sindiran. Sumber: www. atau benda dalam hubungan tertentu.pikiran-rakyat. (Shakespeare digunakan untuk mengganti salah satu karya drama Shakespeare yang dipentaskan. • Rajin sekali Anda datang ke sekolah. Ironi dapat berubah menjadi sinisme dan sarkasme dengan munculnya kata-kata yang lebih kasar. atau bagian tubuh yang lain untuk menggambarkan orang. kenyataannya. keadaan. bersih sekali kamar ini. rumahnya bagus dan nyaman. Contoh: • Mampirlah ke gubuk kami yang kurang nyaman ini. isi tulisan tersebut sangat bagus. atau suatu hal sebagai penggantinya. Sinekdoke digunakan untuk mengungkapkan kejadian langsung dari sumbernya sehingga menimbulkan gambaran yang lebih konkret. untuk menonjolkan suatu hal dengan menyebutkan salah satu bagian yang terpenting dari keseluruhan hal.) 3) Ironi Ironi adalah majas yang menyatakan makna yang bertentangan. Contoh: • Siswa kelas X sedang menonton pementasan Shakespeare di gedung teater. (Hal yang dimaksud garuda dalam kalimat tersebut bukan burung.) 2) Sinekdoke Sinekdoke adalah majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhan atau sebaliknya.) • Ini hanyalah tulisan biasa yang kurang berbobot. a) Pars pro toto adalah sinekdoke yang menyatakan bagian untuk keseluruhan. Maksudnya.com Gambar 1. (Padahal. Misalnya. Dapat dikatakan pula bahwa metonimia adalah majas yang memakai nama ciri atau nama hal yang ditautkan dengan orang.2) Litotes Litotes sering dikatakan sebagai kebalikan dari hiperbola. Ada dua macam sinekdoke. mata.2 Soni Farid Maulana sedang membacakan puisi c. hanya menyebutkan suara.) • Peristiwa terbakarnya Garuda menambah panjang catatan peristiwa kecelakaan pesawat udara di tanah air. barang. Litotes adalah majas yang di dalam pengungkapannya menyatakan sesuatu yang positif dengan bentuk yang negatif atau bentuk yang bertentangan. hidung. Kreativitas 9 . (Hal yang dimaksud dengan Dewa dalam kalimat tersebut adalah lagu-lagu yang dinyanyikan oleh kelompok band Dewa. bel masuk sudah berbunyi dua jam yang lalu. yakni pars pro toto dan totem pro parte. Majas Pertautan 1) Metonimia Metonimia adalah majas yang mempergunakan nama suatu barang untuk sesuatu yang lain yang berkaitan erat dengan barang tersebut. melainkan nama pesawat terbang.) • Saya lebih suka Dewa karena lirik lagunya penuh makna.

Contoh: tunakarya bentuk halus dari pengangguran tunasusila bentuk halus dari pelacur prasejahtera bentuk halus dari sengsara tunarungu bentuk halus dari cacat tuli 4) Alusio Alusi atau alusio adalah majas yang menunjuk secara tidak langsung pada suatu peristiwa atau tokoh berdasarkan praanggapan adanya pengetahuan bersama yang dimiliki oleh pengarang dan pembaca serta adanya kemampuan pembaca untuk menangkap pengacuan tersebut. Toha. Contoh: • SMA Nusantara menjadi juara umum dalam lomba catur nasional. Amuk (1977).Tokoh Sastra Contoh: • Sudah lama dia tidak kelihatan batang hidungnya. • Saat mendengar Moh. dan O Amuk Kapak (1981). AS (1974/1975) dan Festival Penyair International di Rotterdam. yang dianggap merugikan. Eufimisme berkaitan dengan bentuk konotasi positif dari sebuah kata. Riau. Kumpulan sajaknya yang lain: O (1973). semakin banyak mulut yang harus diberi makan. Pernah mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa. Pendidikan terakhir adalah Jurusan Administrasi Negara. saya teringat kembali peristiwa peledakan gudang senjata di Bandung Selatan. Majas Perulangan 1) Aliterasi Aliterasi adalah majas yang menggunakan kata-kata dengan bunyi awal yang sama (purwakanti). Contoh: Jadi tidak setiap derita tidak setiap sepi tidak setiap tanda tidak setiap jawab tidak setiap seru jadi luka jadi duri jadi makna jadi sebab jadi mau tidak setiap tangan jadi pegang tidak setiap kabar jadi tahu tidak setiap luka jadi kaca memandang Kau pada wajahku! Karya Sutardji Calzoum Bachri 10 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . • Setiap tahun. 1976). Sajak-sajaknya dalam bahasa Inggris dimuat dalam Harry Aveling (ed. • Bandung meraih prestasi gemilang di bidang kesenian. Fakultas Sosial dan Politik. b) Totem pro parte adalah sinekdoke yang menyebutkan keseluruhan atau melihat sesuatu secara generalisasi untuk menonjolkan sebagian. sejak 1979 menjadi redaktur Horison.). 3) Eufimisme Eufimisme adalah ungkapan yang lebih halus sebagai pengganti ungkapan yang dirasakan kasar. Kumpulan sajaknya. d. Belanda (1975). Universitas Padjadjaran (sampai tingkat doktoral). SUTARDJI CALZOUM BACHRI Sutardji lahir di Rengat. Arjuna in Meditation (Calcutta. Amuk (1979). Iowa City. mendapat Hadiah Puisi DKJ 1976/77. atau yang tidak menyenangkan. Contoh: • Tugu ini mengingatkan kita pada peristiwa Bandung Lautan Api. 24 Juni 1941.

3. satu kelompok terdiri atas tiga orang. Aku datang dan selalu terkenang muasal pasir.ditangkap diikat di akar-akar di kayu-kayu kaki-kaki rumah. tuan? Bulan mandul. 6. Carilah ungkapan. atau majas yang terdapat dalam puisi tersebut. Ungkapkan pesan yang tersirat dari puisi tersebut. Kini. Simaklah puisi yang dibacakan oleh temanmu dengan baik. Jelaskan makna ungkapan. 2. yang rebah.dan cahaya kikis. 5. perhatikanlah puisi berikut. saat tak perlu kau sebut lagi tentang pahitnya kerinduan saat semua gurat lekat di daun-daun Dalam puisi Sutardji tersebut terdapat majas repetisi. Puisi: Marhalim Zaini Latihan 1. Kreativitas 11 . sangkar segala burung yang bakit terbang ke hitam langit. yang perlahan menyusun sampan-sampan. 4. Kapan ia lahir. senja itu juga yang jongkok. Belajar Membaca Kakiku luka Luka Kakiku Kakikau lukakah Lukakah kakikau Kakiku luka Lukakaukah kakiku Kalau lukaku lukakau Kakiku kakikaukah Kakikaukah kakiku Kakiku luka kaku Kalau lukaku lukakau Lukakakukakiku Lukakakukakikaukah Lukakakukakikaukah Lukakakukakiku Sutardji Calzoum Bachri Sampan kayu Akhirnya. 3. 5. menghitungnya sebagai barisan sunyi yang lelah. Seputar Sastra Dalam puisi ini. dan majas yang terdapat dalam puisi tersebut. peribahasa. Mintalah salah seorang teman Anda untuk membacakan puisi tersebut. ke hitam waktu. Bentuk repetisi dapat terlihat secara jelas dalam mantra dan puisipuisi karya Sutardji Calzoum Bachri. sekejap lagi habis direguk malam yang mengerang di badanmu. terdapat pengulangan kata. Ungkapkan pesan yang tersirat dalam puisi tersebut. Jelaskan makna ungkapan.Contoh lain misalnya: dara damba daku datang dari danau duga dua duka diam di diriku 2) Repetisi Repetisi adalah majas yang mengandung pengulangan berkali-kali atas kata atau kelompok kata yang sama. peribahasa. dan kematian duduk-duduk memancing ikan di setiap sudut pantai. peribahasa. dan majas dalam puisi tersebut. Setiap kelompok mencari sebuah puisi.2 1. 4. atau majas dalam puisi tersebut. 1. Carilah ungkapan. 2. saat kucium berulang biji-biji kopi mentah di lidahmu. Aktivitas Kelompok 1. di sarungku. Buatlah beberapa kelompok. peribahasa. dan siul sumbang dari mancung bibirmu yang membuat cekung pipimu.2 Kerjakan di buku tugas Anda. Setiap kelompok membuat kesimpulan dari puisi yang dibahas kelompoknya.

b. Prosa adalah karya sastra yang disusun dalam bentuk cerita secara bebas. konflik memuncak. Kemudian. pengenalan cerita. Menyimak Prosa Fiksi Pada pelajaran kali ini. sudut pandang. c. Anda harus dapat mengungkapkan unsur intrinsik dalam novel atau cerpen. 2000 Dalam pelajaran 1A. cerpen. kematangan (berwawasan atau intelektualitas). yang tidak terikat rima dan irama. d. dan e. alur. Seputar Sastra Tahukah Anda cara menilai karya sastra? Kriteria yang dapat digunakan untuk menilai sebuah karya sastra adalah sebagai berikut 1. Untuk memahami tema sebuah cerita. latar. dan gaya bahasa yang ada dalam novel atau cerpen tersebut. klimaks. kebaruan (inovasi). 12 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . sudut pandang. kerumitan (kompleksitas). Latar dapat bersifat faktual atau imajiner. dan dongeng. pemecahan masalah atau penyelesaian. Mahayana Horrison. penokohan. dan 6. keaslian (orisinalitas). Sekarang. Anda harus menyimpulkan keseluruhan isi dari unsur intrinsik dalam cerpen atau novel. 2. kedalaman (eksploratif). 1.C. penokohan. Februari. alur. 2. Alur (Plot) Alur merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat. amanat. Tema mempunyai posisi atau kedudukan yang penting dalam sebuah cerita. Sumber: Maman S. Anda telah belajar menyimak puisi. Anda dapat menentukan tema. kepaduan (koherensi). waktu. Selanjutnya. Pola pengembangan suatu cerpen atau novel tidak seragam. Secara umum. Dengan demikian. dan amanat. 3. Perhatikan bagan berikut dengan saksama. Struktur novel atau cerpen dibentuk oleh unsur-unsur intrinsik. 4. 5. latar. Klimaks Konflik memuncak Pemecahan masalah Timbulnya konflik Pengenalan cerita 3. dan budaya yang digunakan dalam suatu cerita. jalan cerita terbagi dalam bagian-bagian berikut: a. Berdasarkan bentuknya. dia akan lebih siap dalam menerima pelaku ataupun kejadian-kejadian yang ada dalam latar itu. Tema Tema merupakan inti atau pokok yang menjadi dasar pengembangan cerita. prosa terdiri atas novel. Kaki Langit. Anda akan belajar menyimak prosa fiksi. Latar Latar atau setting meliputi tempat. Anda akan mendengarkan atau menyimak prosa fiksi. Fungsi latar adalah memperkuat atau mempertegas keyakinan pembaca terhadap jalannya suatu cerita. kita harus membaca cerita itu secermat-cermatnya. timbulnya konflik. yaitu tema. apabila pembaca sudah menerima latar sebagai sesuatu yang benar.

tokoh tersebut menggunakan kata ganti aku. dan penghematan kata. karakter tokoh dikemukakan melalui: 1) penggambaran fisik dan perilaku tokoh. 3) penggambaran bahasa yang digunakan para tokoh. Neni lantas membeberkan keberhasilannya dalam bisnis jual-beli berlian. pemilihan diksi. Nanti Anda tinggal memikirkan model-model yang sedang berkembang. Bu Kristin mikir produksi saja. Bu?" begitu cara Neni meyakinkan Bu Kristin. a. Tapi bukan Neni namanya kalau menyerah pada tolakan pertama. dan 5) penggambaran oleh tokoh lain. Sudahlah Bu. untuk menemukan amanat. 1991: 113). Perputaran uang cepat. Gaya Bahasa Gaya bahasa adalah cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis (pemakai bahasa). Apalagi. Point of View atau Sudut Pandang Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita. Gede Mulut Pada awalnya. Yah. Bu Kristin enggan menerima tawaran Neni. soal pemasaran tahunya beres. Bukan itu saja. (Keraf. Enak. Teknik analitik. Karena itulah. serahkan saja kepada saya. Sudah cukup matang rasanya ia memikirkan cara pemasaran baju-bajunya. kan. Bu Kristin tidak perlu bercapai-capai memikirkan pemasaran. Bu Kristin masih mendapat untung banyak. Isi kepalanya sibuk menghitung-hitung laba. Teknik dramatik." pikirnya. 6. Penokohan Penokohan merupakan cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Pokoknya." Kreativitas 13 .4. sedangkan teman-teman yang lain menyimak dengan baik. Bu? Dipotong komisi buat saya 10%. karakter tokoh diceritakan secara langsung oleh pengarang. itung-itung buat nambah kebutuhan dapur. Bu Kristin membuat sedemikian rupa sehingga modelmodel baju buatannya pas benar dengan selera pasar. "Buat apa lagi diorderkan ke orang lain? Malah berat di ongkos. Hanya sebagai orang ketiga yang berperan sebagai pengamat. tidak cukup dengan membaca dua atau tiga paragraf. "Kalau sehari saya bisa menjual 5 potong. Berikut terdapat sebuah cerpen. 4) pengungkapan jalan pikiran tokoh. Oleh karena itu. yaitu: a. 7. pengarang dapat menggunakan teknik berikut. Ruang lingkup gaya bahasa meliputi penggunaan kalimat. begitu gigihnya Neni menawarkan jasa baiknya kepada Bu Kristin. b. Mulutnya sangat boros mengubar. penggunaan majas. Usaha konveksi Bu Kristin kan masih kecilkecilan. "Kalau saya dapat komisi 10 persen saja sudah lumayan. "Coba hitung saja kalau Anda menggaji seorang karyawan khusus pemasaran. 5. Amanat Amanat merupakan ajaran moral atau pesan yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca melalui karyanya. apa iya perlu tenaga pemasaran khusus. berapa gajinya sebulan. Amanat disimpan rapi dan disembunyikan pengarang dalam keseluruhan isi cerita. Ya. Untuk menggambarkan karakter tokoh-tokohnya. Biasanya. Menceritakan luasnya pergaulan dan banyaknya kenalan di mana-mana. kan. Belum lagi fasilitas yang dimintanya. Berperan langsung sebagai orang pertama. tetapi harus membaca keseluruhan cerita sampai tuntas. 2) penggambaran lingkungan kehidupan tokoh. Posisi pengarang ini terdiri atas dua macam. Mintalah salah seorang teman Anda untuk membaca cerpen ini. dalam sebulan sudah 125 potong. sebagai tokoh yang terlibat dalam cerita yang bersangkutan. b." begitu pikirnya.

pengelolanya minta diskon 60 persen." Tiba-tiba roman rnuka Neni berubah. dong. Begini. harganya saya diskon sampai 60%. tetapi mengelus dada. jadi susah menjualnya. modelnya kuno. saya memang goblok. lo. "Modelnya kurang up to date. "Mestinya Bu Kristin jangan membuat model span begitu. kan. Anda memaksa. ungkapan. biar saya yang ngurus. Saya. peribahasa. sasarannya nggak jelas? Neni. harus di bawah harga outlet atau mal. dalam pikirannya. baik harga maupun modelnya." kata Bu Kristin suatu sore. sih.". asal tahu saja. Bu Farika. Ya. harganya terlalu mahal. Untuk sementara. "Bu Kristin nggak nurut omongan saya. ini. dan beberapa ibu yang lain setiap minggu datang ke sini untuk menukar baju sambil tambah jatah. "Sudah laku semua. Dengan kata lain. Sulit saya menjualnya. harus ada promosi. masa baru seminggu sudah tanyatanya. kok. kan. sudah laku berapa. Ya. harus masuk juga ke outlet dan mal. Dipikirpikir. Sehari kemudian. Tapi hatinya menolak saran-saran Neni itu. lo." begitu pikir Bu Kristin. Ketika dua minggu kemudian Neni datang lagi. yang lain nggak banyak cakap saja laku. Kalau Bu Kristin sudah nggak percaya lagi. Untuk yang katanya promosi. Sudah laku berapa. Bu Surindah. Kalau mau laris. tidak pernah minta Anda menjualkan baju-baju saya." kata Neni ketus. Yang paling menyebalkan adalah ketika Neni mengatakan. "Harga berlian dinaikkan sedikit. pengarang juga sering memanfaatkan ungkapan. Semua itu digunakan untuk menciptakan efek tertentu dalam sebuah cerita. di kantor." Bu Kristin manggut-manggut. Bu?" Bu Kristin hanya manggut-manggut. Kalau menurut saya. "Mereka nggak pernah mencela. saya sudah bilang. Padahal. biar kelasnya sedikit naik. Silakan urus sendiri. Bahkan." Kali ini Neni tutup mulut. yang sedang laku itu stelan rok mini dengan blazer. hitung-hitung biaya promosi. kan. Biasa. ya. benar harus pakai promosi. termasuk tagihantagihannya. Sebetulnya. Gimana Bu. eh. Untuk yang begini komisi buat saya cukup 5% saja. Ibu nggak percaya. Sejak awal saya sudah mau jualan sendiri." Atau. Dik Narti. Kalau Bu Kristin mau. atau diskon 60% yang buat outlet atau mal. "Bu. sudah. biar saja. Kan. Terus. biasanya. di kantor suami saya laku 20 potong. apa iya Neni pandai jualan? Lo. Sabar sedikit dong. kan. "Begini Neni. Pintar memang Neni itu. dalam dua bulan ini. Mana janji lima potong sehari? Saya sudah rugi banyak. setuju. Nen. kan. Bu Kristin kasih harga terlalu tinggi. Bu Kristin tidak manggut-manggut. Lalu.. Belum lagi dipotong fee 10% untuk Neni. belum di kompleks saya sendiri. Kali ini. Apalagi. Edi Warsidi Dalam prosa fiksi. "Bu Kristin. nggak terlalu rugi. Atau. Neni sudah memboyong puluhan baju dari rumah Bu Kristin. Karena Ibu terlalu banyak tanya. begitu. hati Bu Kristin sedikit berbunga-bunga. Yang penting nyebar dulu. agak rugi mendiskon sampai 60%. "Saya jadi malas jualan. "Aduh. kan? Nah. peribahasa. Tapi. Terakhir mereka bicara di telefon. kalau dari Neni hanya celaan melulu yang datang. saya hanya mengenakan diskon 40% dan komisi buat mereka diambil dari diskon itu. 14 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . selalu saja ada yang dicela. kan? Neni mau bawa berapa lagi sekarang?" "Oalah. Bu. sebetulnya banyak yang tertarik dengan baju-baju buatan Bu Kristin. Tapi namanya dagang. Neni akan membuat baju-baju produksinya menjadi "bonus" untuk berliannya. Kan. nanti dalam tawar-menawar baju-baju itu sebagai bonus. Bu Kristin akhirnya menyerah. ia memang sudah mendengar keberhasilan Neni menjual berlian. "Saya minta dimasukkan ke outlet atau mal. Tapi gimana. atau majas untuk membangun cerita.Sumber: Dokumentasi Pribadi Begitu menggiurkan bujukan Neni." Pokoknya. dan majas digunakan untuk menimbulkan kesan imajinatif pada penyimak atau pembacanya." Bu Kristin masih manggut-manggut. "Saya. habis. Mengapa di kompleks dan di kantornya baju buatannya laku? Sudah seminggu ini Neni tidak menghubunginya. "Apa iya harganya terlalu tinggi. Sumber: Kilau Sebuah Cincin. Kan. lo. masih masa promosi. Bu Kristin itu gimana sih! Sabar dulu." Atau. sih. Ya." Tiba-tiba Bu Kristin kembali berpikir. Itu belum termasuk potongan 10% untuk sampeyan. sih. Biarkan konsumen mengenal dulu bajubaju buatan Bu Kristin. saya memang nggak bisa memasarkan baju buatan Bu Kristin. memang. saya dapat apa?" Kali ini Neni tidak banyak cakap. konsentrasi saya jadi buyar. saya sudah laku 50 potong. Mereka selalu tambah. tapi kali ini sambil terus berpikir. ya.

keruh seperti susu di dalam gelas. 3. Dia kira aku tidak akan membayarnya. Sekarang.3 Kerjakan di buku tugas Anda. Apa enaknya menyanyi di kamar mandi. Aku suka menyeberang dengan rakit itu." "Jadi. Sudah tidak zamannya. intonasi. satu kelompok terdiri atas tiga orang. Pak. Pohon menjalar dan pohon-pohon merundukkan cabang-cabangnya menyentuh air. Intermesso Sebetulnya. Aku memandang ke luar jendela. empat. Kupandang yang tinggal sepanjang jalan. Simaklah pembacaan cerpen tersebut dengan baik. Anak lelaki. Setiap kelompok membacakan cerpen berikut di depan kelompok lain. Kureguk minuman itu. bila ada kesempatan menyanyi di depan kelas. harus pamit dan salaman sambil mencium tangan Papa dan Mama. Ada kotak untuk tempat kita menaruh uang pecahan seratus.mereka lama menunggu aden. tinggal pencet dan kita bisa melihat apa yang terjadi di Lebanon. Pedagang minuman memperhatikan aku. Komentarilah pembacaan cerpen tersebut berdasarkan pelafalan. mimik muka. Kuberhentikan bus. Mereka kira. Untuk apa dia mau dilatih menyanyi kalau dia malu didengar orang. kalau hendak berangkat.3 1. aku terlambat. Padahal aku tidak ada tujuan pergi ke seberang. bagiku suatu pemandangan terasa lain kalau aku melihat dari atas rakit itu.Latihan 1. Catatlah pesan dan unsur intrinsik cerpen tersebut. terkadang sebatang rokok. minuman dan makanan itu tidak aden bayar?" Sumber: Majalah Horison Sastra Indonesia Air sungai itu menghanyutkan sampah. Masak menyanyi malu didengar orang. lima puluh. Guru menyuruhku menyanyi di depan kelas. Setiap pagi." "Siapa-siapa mereka?" "Anak perawan. Dulu. aku berada di mana? Aku tidak hiraukan segala tata cara yang diinginkan Mama dan Papa. Terkadang. Membawa sampah ke muara. 1. Air sungai menghanyutkan sampah. Ciliwung selalu begitu. Apakah aku terlambat? Kemarin. Kemukakanlah pesan dan unsur intrinsik cerpen tersebut. Sekarang sudah berubah. dan ekspresinya." "Apa pesan mereka?" "Minuman itu mereka bilang aden yang bayar. Buatlah beberapa kelompok. 2. Aku naik. 4. Tapi. kita seperti zaman mereka dibesarkan dulu. "Teman-teman aden tadi telah kemari. Malu didengar orang. Rumah-rumah Kreativitas 15 . Tampak tebing yang semak. Susi memuji suaraku." "Saya tidak bawa duit. Apakah ia akan menyuruhku menyanyi lagi? Biar aku terlambat. Kukasikan uang kecil kepada kondektur. Aktivitas Kelompok 1. Mencium tangan tante atau om Usman kalau mereka datang atau kami bertamu ke rumah mereka. Ciliwung selalu begitu. Santi ingin diajari menyanyi di tempat sunyi. Semua kotoran dihanyutkannya terkadang mayat manusia. tiga. Apakah ia hanya alasan agar dia bisa berdua denganku. lho. Mereka tentu akan mendengar suaraku. Aku tidak pernah berbuat seperti itu. Itu sudah kuno. 2. tampak mereka naik mobil mereka di atas sana. mereka tidak bisa melihat apa yang terjadi di tempat lain. Pasti ia ingin berdua saja denganku. Teman-temanku yang melakukan seperti itu.

Tidak tampak ada yang kukenal. "Kau tidak sekolah hari ini?" "Siapa yang mengatakan?" "Gurumu menelepon ke rumah. Membosankan. nasi dalam bakul yang ditutup kain serbet. Mereka tinggal di seberang. Semua mereka ajarkan. Hindarkan suara itu kalau tidak ingin dikatakan seperti anjing melahap kotoran. Aku ingin mencoba pengalaman yang pernah ku dengar dari teman-teman. Masukkan ke mulutmu yang setengah terbuka. Lima kali aku sudah bolakbalik memandang keluar jendela warung. Jalanan di tepi sungai itu aku susuri. Kami pergi ke restoran-restoran dan rumah makan membawakan lagu-lagu. Terkadang aku asyik sampai pada titik tertinggi kebahagiaanku. Terdengar bunyi gesekan ban di aspal. Sentuh seloki itu dengan lembut dan pandang mata mereka. kiri dan kanan seperti kembar. Mereka memberi uang. Apa salahnya?" "Papamu menunggu di ruang depan Katakan kepadanya. Aku bosan masakan Mama. rakit itu sangat berfungsi. Mereka turun. Ku sapa orang di kiri dan kanan tempat duduk. atau hendak pergi ke seberang. Kau tidak menyahut. Dipetiknya satu persatu mencari nada. Teguklah air jangan sampai mengeluarkan suara di tenggorokanmu. Terkadang. Kuputar ke arah teman-teman yang selalu tiap malam menghabiskan waktu sepanjang malam di trotoar. Berkalikali dia lakukan dan dipukulnya dengan telapak tangannya ganjal peregang. Kubawakan beberapa lagu berulang-ulang di tempat-tempat berbeda. Penumpang yang lain naik pula ke rakit itu. Makanan di warung itu tidak ada yang lain. Jangan berdecap waktu makan. Kupandang orangorang itu. Joni melentur dan menegang tali-tali gitar itu. Kuisap rokok itu. Rakit itu bergerak meninggalkan tepi yang satu dan mendekati tepi yang lain. Joni menaburkan lumatan daun ke dalam serbuk tembakau. Berarti kau tidak ada di ruangan kelas. Ayahmu menunggu di ruang tamu. Sayur mayur. tetapi aku tidak mengambil yang diberikan untukku. Lain terasa di tenggorokan dan aku batuk. Papa tidak percaya! Kutekan gas lebih dalam." Aku mengeluarkan mobil yang diperuntukkan untukku. Perhatikan mata mereka kalau mereka mengajak mengangkat seloki. Aku tidak perlu lagi menyanyi di depan kelas untuk membiasakan menghadapi publik. hingga sampai lima atau lebih seberang menyeberang. Aku bosan masakan bu Iyem pembantu yang suka merangkak bila datang ke ruang tamu mengantarkan penganan kepada Mama dan Papa. Aku naik bis dari rumah ke sekolah. Tali yang terlentang itu ditarik. Ikan goreng cabe. Semua cara menuangkan segala ramuan dan bumbu dilakukan Mama menurut anjuran yang dipaparkan dalam majalah. Begitu selalu kulakukan. "Betulkah itu?" terdengar lagi ucapan ayah. Digulungnya tembakau itu satu per satu. kata gurumu di telepon. Sudah lama aku jemu mengendarai mobil itu akhir-akhir ini." "Sayang. 16 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . Aku masuk ke kamarku. Rendang daging. Makanan bergula di dalam toples.toko berjajar menyorotkan lampu. Pisang bergantungan tinggal dipetik. Kemana saja kau pergi. Ibu berada diambang pintu. saya tidak membawa uang." "Aku ingin keluar malam ini. Penuh basabasi. Terkadang aku berdiri memberikan tempatku kepada orang tua dan wanita-wanita. Aku sudah mendapatkan kepuasan. Kunaiki rakit dan aku menunggu beberapa orang naik untuk diseberangkan. Joni memetik lagu itu dengan pasih. Mereka juga membawaku ke restoran terapung yang memuakkan itu. Aku tidak turun. Karlan membawa gendang kecil sepasang. Dibakarnya sebatang. Menaikkan bakul-bakul dan kayu pemikul. Kupegang besi yang terentang di bawah atap bis itu. Aku juga diam sambil memandang sesekali wajah mereka satu per satu. katakan!" "Saya tidak ingin melawan kepada papa dan mama. Rempeyek kacang tanah. Aku terayun-ayun di antara penumpang yang berdiri. Sendok tidak boleh beradu dengan dasar piring. sudah hampir lebih satu minggu. Potonglah daging dengan pisau di tangan kananmu. Lama kami duduk di beranda. Kotak itu berbunyi pada dasarnya." "Tunggu dulu! Belum kau jawab pertanyaan ibu. Jangan pikiranmu melayang ke tempat lain selagi kau di meja makan. Kali Ciliwung itu tidak lebar. Saya hanya ingin ganti suasana. Ikan dalam keranjang bau amis. Gitar itu dikeluarkan Joni dari bungkusnya. Semua mereka diam dengan pikirannya. Disodorkannya kepadaku. Telor bulat disantan pedas. Pisang goreng tepung. Jam besar itu menunjukkan hari mendekati senja. kemana saja kau hampir seminggu meninggalkan kelas. Karlan meningkah tabuhan gendang kecil yang kembar di antara kapitan kedua lututnya. Aku dan mereka diseberangkan rakit itu. Semua masih dalam keadaan hangat dan sebagian lagi adayangmengepulmengantararomayangmerangsang selera. Kusediakan uang kecil itu." "Papa dan Mama. Ambil potongan daging itu dengan garpu. mereka menaikkan sepeda mereka. Dipukulnya kulit gendang itu pada tepinya. Semua akhirnya memuakkan. Tahu goreng berisi toge dan bumbu-bumbu. Mereka turun satu per satu. Jengkol disemur kecap." "Tidak dia melihat saya di antara murid-murid?" "Dia memanggil satu-satu nama kalian. Garpu jangan sampai terlampau dalam masuk ke mulut." "Apa yang mereka makan?" "Mereka makan dan minum. Kuisap rokok dan kucari mereka. aku tidak. Kubelokkan setir yang kugenggam di kedua tanganku. Tampak jelas cahaya pada papan reklame. Ketika mereka memasukkan uang pecahan logam. "Siapa yang akan membayar makanan dan minuman itu?" "Piring ada yang dipecahkan mereka?" "Mereka tidak berbuat yang macam-macam. Terdengar suara mengetuk pintu. Tetapi. Buku-buku dan tas kutinggalkan di rumah Joni. Tutup mulut kalau sedang mengunyah. Kupandang kesibukan di luar jendela. Kurebahkan diriku. Itu terus yang dia masak bergantian setiap hari. Kupandang langit-langit. Ada catatannya. Terkadang aku tidak menyentuh makananmakanan itu." Aku tidak ingin melawan pada Ayah dan Ibu. Mereka yang naik ke atas rakit itu tidak ingin berjalan jauh untuk melintasi sungai itu dengan jembatan. Kunyah perlahan-lahan dan nikmati sepenuh hati. Semua mereka ajarkan kepadaku. Kerupuk dalam kaleng tembus pandang. Rakit itu menyeberangkan orang ganti berganti. Kudapatkan apa yang tidak kudapatkan di rumah. Jemu." Aku pergi dari warung itu. Aku pulang dengan buku-buku sekolah.

Terjadi kepanikan." "Berapa miligram?" dia tergopoh-gopoh. ya. Tidak ada yang roboh. 2007 3. Dia naik ke mobilku. mimik muka. Bahasa Berusaha dan kemauan adalah dua sisi yang saling mendukung. agar lu tahu aje!" "Naik. karena aku terlambat gara-gara menungguimu. Keadaan jadi panik. Anda telah belajar menyimak prosa fiksi dan puisi. "Pistol dipinggangku. Karya tulis ilmiah disusun berdasarkan hasil penelitian. "Bawa aku. Bapak gua punya saham di setiap pulau. intonasi. membuktikan kebenaran atau ketidakbenaran hipotesis sehingga dapat dirumuskan teori. a. Anda harus dapat mengungkapkan unsur intrinsik dalam teks ilmiah sederhana. skripsi. Kacamata ray-ban dia tinggalkan dari matanya. Anda akan belajar menyimak prosa ilmiah atau teks ilmiah atau karya tulis ilmiah. Kuikuti mereka. Kemudian. Benn rebah. anaknya nyuntiki kalian-kalian ini. menggantikanmu. Semua jalan menjadi terbuka bagi setiap orang yang memiliki kemauan dan berusaha. jangan cewek yang kau takut-takuti!" "Diam lu bajaj! Aku tahu starletmu hanya pinjaman!" "Lu jangan kasih malu gua. Aku kasmaran dengan si Mercy. Santi."Bos selalu dalam dosis tinggi! Buka lengan bajunya. Bacakanlah hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas. Aku menyanyi di depan kelas." "Si Mercy telah lama menunggumu. "Lu kemana aje? Santi tidak demen cowok yang suka bolos. Seputar Kreativitas 17 . Anda akan mendengarkan atau menyimak teks ilmiah sederhana. apa ya? Oh. laporan akhir. Kalau lu tidak tanggap. BMW?" "Aku masuk ke dunia lain. Kuncinya. Ulangan umum sudah dekat. Dia tampaknya seperti menemukan barang yang hilang. apa-apaan ini!" "Gunakan pistolmu merampok bank."Kau membawakan lagu-lagu kampungan. oh. Orang itu memaki dan meludah serapah ke arahku. Mercy. Penelitian adalah suatu kegiatan penyelidikan yang dilakukan berdasarkan metode ilmiah yang sistematis untuk menemukan informasi ilmiah. c. Bokap gue suka nyuntik ayam. mengamen." "Mana jarum itu? Suntikkan kepadaku!" "Starlet. Setelah mendengarkan atau menyimak teks ilmiah sederhana. Si Taft yang congkak turun. ya." Aku putar mobil itu. dan ekspresi orang yang membaca cerpen tersebut. aku tidak sanggup menyetir sendiri. Letusan terdengar. Menyimak Teks Ilmiah Sederhana Dalam pelajaran ini. dan kalian jangan mendekat. Onky aja tidak bertindak. Benn perlahan-lahan melepaskan rangkulannya pada pinggang Santi. Jangan cuek saja terhadap cewek seaduhai dia. proses gejala alam. Celana jeans icewashed di bagian kakinya menjulurkan sepatu mengkilap." "Hei. Diskusikanlah bersama teman-teman dalam kelompok Anda komentar kelompok yang lain. si Volvo akan menggantikanmu. "Gua kehilangan satu minggu lebih." kata Santi kepadaku. Tiba-tiba saja rangkulan itu terlepas. Pemuda itu mencabut pistolnya. Lu tidak tahu? Si BMW masuk ke dunia lain. Suatu kesalahan janganlah dijadikan penghambat. Di sisinya. maaf Santi. Dalam pelajaran sebelumnya. disertasi. Onky tolong cegah dia. Sekarang. termasuk menulis karya tulis. ke sini lu! Bawa jarum itu suntikkan kepadanya. Dirangkulnya pinggang Santi dengan gemas." Si Mercy kulihat datang kepada kami. Aku turun dari mobil dan bergabung dengan mereka. "Si BMW datang. Santi lari kepadaku. Sini gua tanggap. jangan takut salah dan berkecil hati dalam memulai menulis. kita ke Ancol!" "Onky. atau proses sosial. Santi kira." kata mereka. Kelompok yang mendengarkan tersebut mengemukakan hasilnya di depan kelompok lain. Dodi mendekat kepada Santi dan si Taft itu. itu tuh!" Sebuah mobil Taft berhenti tepat di depan Santi. b. kau sakit. Karya ilmiah hasil penelitian dapat berupa makalah. "Lu jangan coba halangi gua." "Asyik. tampak olehku tergeletak tabung injeksi yang tadi hendak disuntikkan Dodi ke lenganku. dan karya ilmiah yang dipublikasikan (artikel atau buku). Entar gua kasih persen. itu yang kuharapkan. tesis. Kelompok yang lain mendengarkan dan mengomentari lafal. lampu mobil menyorot tubuh Benn. dong. Dia mengamen di restoranrestoran. tetapi jadikanlah sebagai motivasi. D. lu ke mana saja. Santi tertegun." "Lepaskan. Kelompok lain mendengarkan dan mencatat pesan serta unsur intrinsik yang terdapat dalam cerpen tersebut." Kutabrak orang yang menyeberang pada bayangan yang tinggal di aspal. Anda harus memperhatikan sistematika teks ilmiah sederhana yang berupa karya tulis dan menyimpulkan isi teks ilmiah tersebut. Untung dia lebih cepat bertindak dan kalau tidak. Berapa miligram obat bius itu dia tanam dalam tubuh Benn?" Sumber: Horison. ia tersungkur di bawah ban-ban mobilku. lo.

Misalnya. untuk kepentingan praktis. Karya ilmiah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.go. Penentuan Sumber Data Penentuan sumber data meliputi populasi dan sampel. manfaat penelitian. Jika karya ilmiah bertujuan menyampaikan pandangan atau penilaian penulis tentang topik yang telah diteliti. dan sumber data. Karya ilmiah harus dapat menimbulkan gambaran yang disesuaikan dengan kebutuhan. yakni bagian kecil data penelitian yang dianggap dapat mewakili Sumber: www.3 Sampul depan buku Pedoman Karya Tulis Ilmiah 18 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . Untuk lebih jelasnya. Karya tulis ilmiah memiliki sistematika penulisan khusus. dan untuk kepentingan kelompok atau instansi. Pembatasan Masalah Pembatasan masalah merujuk pada masalah-masalah yang dikemukakan dalam latar belakang. pada umumnya. pembahasan. c. Latar Belakang Masalah Pada bagian ini. dengan tata urutan yang jelas. atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel penelitian. dan kondisi penerima karya ilmiah. Fakta yang digunakan dalam karya ilmiah harus dapat dipercaya. Penulis membatasi ruang lingkup permasalahan agar lebih fokus dan mudah untuk dirumuskan. b. penulis melakukan langkah-langkah penelitian dan penelaahan sehingga pertanyaan tersebut dapat terjawab dengan tepat. tujuan umum mengemukakan hipotesis penelitian dan penilaian penulis sesudah penelitian. Karya ilmiah harus objektif dan aktual. perumusan masalah. Tujuan Penelitian Dalam tujuan penelitian atau penulisan. Dalam tujuan khusus. Gambar 1. penulis mengemukakan alasan mengapa suatu hal perlu diteliti dan ditulis. Perumusan Masalah Perumusan masalah harus jelas. b. c. e. tujuan. Adapun sampel berarti contoh. dikemukakan usaha-usaha dan hasil-hasil yang telah dicapai secara garis besar. bidang keilmuan atau bidang profesi penulis. Karya ilmiah dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat diterima akal sehat.Karya tulis ilmiah atau laporan ilmiah. Secara umum. Misalnya. d. Bagian Pendahuluan Pada bagian pendahuluan atau awal pembahasan. dan saran. Populasi di bidang metodologi penelitian berarti sekelompok orang. f. d. a. dikemukakan hal-hal yang berkenaan dengan latar belakang. memiliki sifat-sifat sebagai berikut. karena masalah yang dibahas mempunyai arti penting bagi masyarakat. tujuan penelitian.id. benda. 1. Permasalahan yang akan dibahas di dalam penelitian diajukan dalam bentuk pertanyaan. f. perhatikan penjelasan berikut. sistematika penulisan tersebut meliputi pendahuluan. kesimpulan. perlu dikemukakan pertimbangan-pertimbangan yang mendukung penilaian.bpkp. a. Merujuk pada pertanyaan itu. g. Karya ilmiah disusun secara sistematis. Karya ilmiah harus dibuat lengkap dan sempurna. e. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian dapat diuraikan secara umum dan khusus.

merupakan tindak lanjut yang dikehendaki atas temuan atau masalah-masalah yang belum terbahas dalam karya tulis itu.. meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan. dikemukakan gagasan permasalahan yang hendak disampaikan.. definisi operasional menguraikan rumusan kata atau frase yang terdapat dalam judul.. . g.. 2. Bab I Pendahuluan A. a) . . Hipotesis Hipotesis adalah sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat. .. membuat masyarakat selalu menilai kegiatan pelajar sebagai kegiatan yang tidak ada gunanya. Rekomendasi. pada akhirnya. Sebelum Anda mencoba menulis sebuah karya ilmiah...... 3.. Dalam karya tulis ini.. Bagian Isi atau Pembahasan Pada bagian pembahasan. Definisi Operasional Definisi operasional adalah rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok pembahasan dan penelitian karya ilmiah. . Kegiatan tersebut berhubungan dengan perilaku sadar lingkungan hidup yang dipraktikkan oleh pelajar sebagai bentuk kesadaran diri pelajar sebagai bagian dari masyarakat dan penentu masa depan bangsa. Latar Belakang Masalah Pemuda adalah masa depan suatu bangsa. Kreativitas 19 .. Fakta-fakta tersebut.4 Sistematika penulisan karya tulis ilmiah dengan menggunakan angka Arab 2.keseluruhan data yang dianalisis untuk memperoleh informasi tentang seluruh data penelitian. kenyataannya sering kita mendapatkan para pemuda yang tidak peduli terhadap keadaan lingkungan sekitarnya. bacalah contoh penulisan karya ilmiah yang berjudul "Perilaku Sadar Lingkungan Hidup pada Siswa-Siswa SMK Merdeka II" berikut ini. pernyataan tersebut adalah sebuah penilaian yang keliru karena menjadikan tolak ukur kenakalan sebagian pelajar untuk menilai semua perilaku pelajar. Jika karya tulis itu merupakan sebuah laporan penelitian.. Pada kenyataannya. penulis akan mencoba memaparkan salah satu kegiatan positif yang dilakukan oleh para pelajar (SMK). di dalamnya dikemukakan temuan-temuan dan analisis atas data sebagai hasil dari penelitian yang telah dilakukan.. 2) .. b) . . Bagian Penutup Bagian penutup karya tulis ilmiah diisi dengan kesimpulan dan saran atau rekomendasi. a. dikemukakan secara singkat masalah-masalah penting dari pembahasan sebelumnya. Namun.. h. Di tangan generasi muda inilah keadaan suatu bangsa ditentukan. Hal ini semakin diperparah dengan fakta yang memperlihatkan maraknya tawuran antarpelajar dan penggunaan narkoba. Namun. Di dalamnya. banyak juga kegiatan pelajar yang bernilai positif. Bab 1 . 1. Perhatikan contoh karya ilmiah berikut. Melihat keadaan tersebut. Gambar 1.. B. A. Biasanya. b. banyak kalangan yang merasa pesimis dan takut akan masa depan (pemuda) Indonesia. Mereka cenderung lebih suka berhura-hura. 1) . ... pada intinya.. Pernyataan tersebut sudah begitu sering kita dengar. bahkan dianggap negatif..

penulis memaparkan data yang diperoleh dan membahasnya satu persatu.1 1. perhatian... tujuan penelitian. dan peranan para pelajar SMK Merdeka II terhadap masalah kepedulian lingkungan hidup... Lokasi penelitian adalah SMK Merdeka II. Studi Pustaka Pada metode ini. penulis akan menjelaskan hasil penelitian di lapangan dimulai dengan bab pendahuluan.1 .. 1. pengumpulan data. 1. 2. perumusan masalah. Tujuan Penelitian Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan. . Pada bab ketiga. Teknik Wawancara Tujuan dari teknik wawancara ini adalah agar diperoleh gambaran yang lebih mengenai kasus yang dibahas. E. Bagaimana peranan para siswa SMK Merdeka II dalam penyebaran kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada masyarakat sekitar SMK Merdeka II? C. Penentuan lokasi penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa SMK Merdeka II adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang selalu mendapat predikat sekolah dengan lingkungan terbersih se-Indonesia.. penulis terjun langsung meneliti ke lapangan (SMK Merdeka II) untuk mengetahui sejauh mana kepekaan. Gambar 1..2..2 Bab II .. penulis mempergunakan metode observasi dan kepustakaan. Adapun teknik-teknik yang dipergunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut. masyarakat sekitar SMK Merdeka II. pengolahan data. .2. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan.. . penulis melakukan penelitian lapangan di SMK Merdeka II. Selain itu. penulis merumuskan beberapa masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah yaitu: 1. yaitu tanggal 1 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2007. serta sistematika penulisan. dan ahli lingkungan hidup sebagai sumber informasi mengenai studi kasus masalah kepedulian lingkungan hidup pada remaja..5 Sistematika penulisan karya tulis ilmiah dengan menggunakan angka Romawi 20 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . terutama yang berkaitan dengan perilaku sadar lingkungan hidup pada siswa SMK Merdeka II.2 . waktu dan lokasi penelitian.2.. Hal itu dilakukan sebagai informasi tambahan. 2. Waktu dan Lokasi Penelitian Jangka waktu penelitian adalah satu bulan. Dalam bab selanjutnya.2.. pengamatan di lapangan hingga penulisan hasil penelitian. . Penelitian ini dimulai dari perumusan masalah.Bab I 1. 2.2 ... Bab ini meliputi latar belakang masalah.... para pengajar SMK Merdeka II..1 . penulis juga membahas bagaimana cara perilaku positif tersebut dapat ikut menggugah masyarakat di sekitar SMK Merdeka II. penulis membaca buku-buku dan literatur yang berhubungan dengan penulisan karya ilmiah serta yang berkaitan dengan masalah lingkungan hidup dan perilaku remaja.2 .. Teknik Pengamatan Langsung Pada teknik ini. 2. 1. 3. D. Respondennya meliputi para pelajar SMK Merdeka II. B. Sistematika Penulisan Pada karya ilmiah ini. Bagaimana pandangan para siswa SMK Merdeka II terhadap masalah lingkungan hidup? 2.1 2.

Para pelajar di SMK ini justru mampu menjadi motor penggerak kesadaran terhadap lingkungan pada orangorang di sekitarnya. tidak semua perilaku remaja bersifat negatif.6 Ukuran margin karya tulis ilmiah Kreativitas 21 . Mereka (Teguh Yulianto. Akibatnya. yakni keluarga (orang tua). Hal ini adalah contoh sebuah pemahaman yang keliru tentang kehidupan remaja. ketika mereka berperilaku negatif. Pada kenyataannya. remaja akan mengalami proses perubahan pola pikir yang disertai dengan perubahan perilaku. Perilaku Remaja dalam Pandangan Umum Masa remaja adalah masa penting dalam kehidupan manusia. Awalnya kegiatan tersebut hanya dilakukan di sekitar lingkungan sekolah. Bab II Perilaku Sadar Lingkungan Hidup pada Siswa SMK Merdeka II Pias atas 4 cm A. dalam perkembangannya. tiga orang pelajar SMK Merdeka II mengadakan sebuah kegiatan ekstrakulikuler yang diberi nama "Bumi Hijau". seorang remaja memerlukan arahan dan teladan dari orangorang di sekitarnya dan orang terdekat yang dapat memberikan bimbingan. di antaranya: 1) mendorong diri dan temannya untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Mereka Batas margin (awal pengetikan) Pias kiri 4 cm Pias bawah 3 cm Pias kanan 4 cm Gambar 1. Pada masa ini. Namun. Kesadaran terhadap lingkungan hidup pun semakin meluas. Kegiatan Ekstrakulikuler "Bumi Hijau" sebagai Penggerak Awal Pada tahun 2007. penulis menyimpulkan uraian sebelumnya dan memberikan saran mengenai peningkatan perilaku sadar lingkungan hidup para remaja (pelajar). Mereka membuat petisi untuk menjadikan diri sebagai teladan bagi teman-teman mereka dengan langsung memberikan contoh kegiatan peduli lingkungan hidup. dan Raditya Dika) menjadi motor penggerak kesadaran terhadap lingkungan hidup pada diri siswa-siswi SMK Merdeka II. merupakan bab penutup dalam karya ilmiah ini. Dalam masa ini. Shinta Nurwati. Berdasarkan pengamatan penulis terhadap sekelompok remaja (pelajar SMK Merdeka II). B. Masa remaja sering dianggap sebagai masa transisi seseorang dari masa anakanak menuju dewasa. kita sering dihadapkan pada fenomena semakin maraknya perilaku negatif yang dilakukan para remaja. 2) mengurangi penggunaan sampah di lingkungan sekolah. orang tua lebih sering menyalahkan remaja tanpa mau memahami mengapa mereka melakukan hal tersebut.Bab keempat. Kegiatan ini berhubungan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pada bagian ini. 3) mendorong pihak sekolah untuk membuat taman di lingkungan sekolah. semakin banyak siswa-siswi SMK Merdeka II yang terlibat di "Bumi Hijau". Orang tua sering menganggap kenakalan remaja lebih banyak disebabkan oleh faktor diri mereka sendiri. Pada awal berdirinya mereka mengkhususkan kegiatan dengan memberikan penyadaran kepada teman-temannya tentang arti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Bab I Pendahuluan 1 Nomor halaman awal bab di bawah Gambar 1. saran penulis adalah sebagai berikut. Ada juga remaja yang dengan kreativitas mampu menjadi penggerak kesadaran lingkungan hidup bagi masyarakat di sekitarnya. Kesimpulan Dari pembahasan dalam karya ilmiah ini. Ternyata. D. serta acara pembersihan lingkungan.7 Nomor halaman di awal bab berada di tengah Bab III Kesimpulan dan Saran A. Para remaja tidak selamanya berperilaku negatif. Hal ini terbukti dengan perilaku sadar lingkungan pada siswa SMK Merdeka II. 1) Adanya kesadaran diri dari siswa SMK Merdeka II. Kegiatan positif yang dilakukan oleh para siswa perlu didukung oleh masyarakat dan aparat pemerintah terkait. C. 2) Adanya dorongan dari para pengajar di SMK Merdeka II. recycle. Apa yang dilakukan oleh para siswa SMK Merdeka II patut dicontoh oleh para remaja lain. remaja hanya melakukan kegiatan hura-hura yang tidak berguna. Faktor-faktor yang mendorong gerakan sadar lingkungan hidup di SMK Merdeka II adalah sebagai berikut. Kurangnya dorongan dari pihak orang tua menghambat kreativitas para remaja. faktor-faktor yang menghambat gerakan sadar lingkungan hidup siswa SMK Merdeka II adalah sebagai berikut. ada beberapa remaja yang mampu menjadi teladan bagi remaja di sekitarnya dan masyarakat. Mereka menyadari dan memahami gejolak kejiwaan yang dialami anaknya. 3. 3) Antusiasme dari masyarakat sebagai pendorong semangat para siswa SMK Merdeka II. Kesadaran akan lingkungan yang tumbuh pada diri siswa SMK Merdeka II berawal dari pemahaman yang benar dari para orang tua. 1. kesimpulan penulis adalah sebagai berikut. 2) Kurangnya pembinaan dari aparat pemerintah. penulis berpendapat bahwa tidak selamanya. Para orang tua tidak selalu menyalahkan perilaku anaknya tanpa memahami penyebab mereka berperilaku negatif. Saran Berdasarkan pembahasan.menggerakkan masyarakat sekitar sekolah agar peduli terhadap lingkungan hidup dengan mengadakan kegiatan pelatihan reduce. 1) Fasilitas pendukung dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar. 2. B. 3) Kesibukan pelajar siswa SMK Merdeka II. reuse. Pemecahan Masalah Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan. 22 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . Faktor Pendorong dan Faktor Penghambat Gerakan Sadar Lingkungan Hidup Siswa SMK Merdeka II Menurut pengamatan penulis. Dukungan yang baik dari semua pihak akan membuat para remaja terdorong untuk melakukan berbagai kegiatan yang positif.

Latihan 1. 4. b. Cincin itu terbuat dari perak. atau koran untuk dibacakan di depan kelas. penyimpulan). majalah. Telaah Bahasa Kata dari dan daripada tidak sama pemakaiannya. 3. 6. baik bahan maupun arah. Buatlah beberapa kelompok. Contoh: a. namun diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi remaja. Setiap kelompok mencari contoh teks ilmiah di perpustakaan. 6. Perlunya dorongan dan perhatian dari pemerintah dengan cara menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan remaja yang bersifat positif. buku. Kemukakanlah pesan yang tersirat dari karya ilmiah tersebut. Indonesia lebih luas daripada India. 2. 3. metode pemecahan masalah. Diskusikanlah dengan kelompok Anda pesan yang tersirat dari setiap karya ilmiah. Ungkapkanlah unsur intrinsik prosa ilmiah dalam karya ilmiah tersebut (tujuan. masalah. Kegiatan sadar lingkungan hidup yang dilakukan oleh siswa SMK Merdeka II tidak terbatas pada para siswa SMK Merdeka II dan masyarakat sekitar. Teman-teman yang lain menyimak dengan baik. Kreativitas 23 .4 1. Aktivitas Kelompok 1. Diskusikan pula unsur intrinsik dari setiap karya ilmiah tersebut. Ia mendapat tugas dari atasannya.1.4 Kerjakan di buku tugas Anda 1. Duduk lebih baik daripada berdiri. 2. 5. Kelompok yang lain menyimak dengan baik. Setiap kelompok yang menyimak harus memberikan komentar terhadap isi karya ilmiah tersebut. satu kelompok terdiri atas tiga orang. Diskusikanlah hasil temuan Anda dengan teman Anda. Kata daripada berfungsi membandingkan. Contoh: a. 5. b. 4. 2. Kata dari dipakai untuk menunjukkan asal sesuatu. Berikanlah komentar Anda terhadap isi karya ilmiah tersebut. Mintalah salah seorang teman Anda untuk membaca karya ilmiah tersebut.

dan majas yang ada dalam puisi. Anda telah mengetahui langkah-langkah membuat karya ilmiah dari menyimak teks ilmiah. Anda pun dapat mengenal hakikat dari sebuah puisi. 24 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . Menyimak teks ilmiah sederhana bertujuan untuk menyampaikan pandangan atau penilaian tentang topik yang diteliti. prosa fiksi. Dalam puisi terdapat ungkapan. akan mudah bagi Anda untuk memahami pesan yang tersirat dalam puisi. Oleh karena itu. dan majas. Anda harus dapat mengetahui sejauh mana Anda dapat memahami materi menyimak ini. latar. Menyimak prosa fiksi karya sastra dalam bentuk cerita secara bebas dapat dilakukan dengan mencari unsur-unsur intrinsik yang ada didalamnya. dan sudut pandang yang terdapat dalam cerpen atau novel. Inilah yang menjadi tolak ukur kemampuan Anda dalam menyimak. Dari hasil menyimak ini. Apabila Anda memahami hal tersebut. ungkapan. Menyimak teks ilmiah sederhana dalam bentuk karya tulis ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian. dan menyimak teks ilmiah sederhana? Pasti Anda sudah dapat menentukan tema. Manfaat Pelajaran Apa yang Anda dapatkan dari menyimak puisi.Rangkuman • • • • Menyimak karya sastra melalui apresiasi seseorang terhadap sebuah puisi termasuk suatu kepekaan batin terhadap nilai-nilai karya sastra. amanat. Kemudian. melalui pertimbangan-pertimbangan yang mendukung penelitian. peribahasa. dalam menyimak prosa fiksi. peribahasa. Anda dapat mengetahui penokohan.

(Cerpen "Curiga".H 3. Edi Warsidi) 7.. Tema kutipan puisi tersebut adalah …. sombong b. Tetapi hatinya menolak saran-saran Heni itu. kantor e. A. pemarah Bacalah kutipan cerpen berikut ini. Tetapi. ya. kedua e. ya. Kata embun dalam puisi tersebut merupakan lambang ... a. pertama d. taman c.. a. keteladanan Bacalah kutipan puisi berikut dengan saksama. Dadanya berdetak dan bibirnya bergetar. Bacalah kutipan puisi berikut. yang diperebutkan semakin jual mahal. kemegahan b. ketiga Bacalah kutipan cerpen berikut ini. jujur c.. Rais menarik napas panjang. Kalau mau laris. habis.. kesejukan c.. Ia juga telah menonaktifkan HP-nya. Watak tokoh Bu Kristin dalam penggalan cerpen tersebut adalah. kesejukan c.. ternyata istrinya pergi seorang diri. (Cerpen "Lelaki Bertopi". Dia sengaja mempercepat rapat di kantor dengan harapan bisa melewatkan malam Minggu bersama. restoran b. pemalu e.. kekuasaan Bacalah puisi berikut dengan saksama. Rati Susana) Uji Kompetensi Pelajaran 1 25 . Tanah Airku.Uji Kompetensi Pelajaran 1 Kerjakanlah di buku tugas Anda." (Cerpen: "Kilau Sebuah Cincin". Pilihlah jawaban yang paling tepat. kamar Disambut taksi-taksi yang berebut penumpang. Bu Kristin masih manggut-manggut.. harganya terlalu mahal. peperangan e. pembangunan d. Unsur latar pada kutipan cerpen tersebut adalah . a. a. keempat b. "Ke mana. Kau Kau ajari aku memetik gitar kehidupan Agar tercipta kasih yang lama tak Kudendangkan Kau yang ajari aku mengeja nama Tuhan Yang lama tersingkir dalam benak (Tahukan kau? Semua itu membuat kekagumanku tandas untukmu) Kau izinkan aku duduk di beranda hatimu Agar cukup kudongakkan kepalaku Untuk melihat apa yang tersimpan di sana Dan mengambil sebongkah cinta untukku Kau yang ajari aku sisa hidup 6. Diponegoro Di masa pembangunan ini Tuan hidup kembali Dan bara kagum jadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. 5. Sulit saya menjualnya.. 1... Bu Kristin kasih harga terlalu tinggi. penurut d... gimana. kepahlawanan b. sebetulnya banyak yang tertarik dengan baju-baju buatan Bu Kristin.. Tetapi. Edi Warsidi) Ramadhan K. lawan banyaknya seratus kali Pedang di kanan. harus di bawah harga outlet atau mal. keris di kiri Berselempang semangat yang tidak bisa mati Chairil Anwar Dan Mari kita bersandar Di tiang kasih yang kita tegakkan Mari kita berteduh Di bawah pilar kebersamaan yang kita bangun Menghitung karunia yang tak terhingga Bersama sapu tangan jingga di langit biru Dalam sisa usia yang semakin luas Suparmiati 2. kehormatan e. Bu?" tanyaku pada seorang ibu yang kebetulan lewat dengan tentengan belanjaan yang lumayan banyak. seluruh larik c. kekayaan d. a. rumah d. "Bu.. Gaya romantisme pengarang dalam puisi tersebut tergambar secara dominan pada bait . Seruling di pasir ipis merdu antara gundukan pohon pina tembang menggema di dua kaki Burangrang–Tangkuban Perahu Embun di pucuk-pucuk Embun di air tipis menurun .

hasil penelitian. Kendari. b. kesimpulan. a. kesimpulan dan saran. pembahasan. Sebutkan ungkapan. pendahuluan. Aku pun telah menyiapkan sebuah hadiah kecil untukmu. kesimpulan. kata pengantar. dan saran b. 9. Jelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam laporan ilmiah... Syaifuddin Gani Percakapan Tengah Malam pukul dua belas malam percakapan semakin menyaran.8. dan penutup d. kesimpulan. pembahasan c. juga iman bulan semakin samar tertimpa arakan awan beberapa ekor kelelawar berkelebat kibaskan pertanyaan: waktu baru saja berlalu? ribuan mata hujan menukik ke jantung. Sebutkan unsur intrinsik dari cerpen tersebut. pendahuluan b. pendahuluan Kerjakanlah soal-soal berikut. penutup.. jalan d... dan kesimpulan b.. . b. Bagian dari penggalan laporan ilmiah tersebut merupakan bagian . a.. peribahasa. Jelaskanlah tema. rumah e. Bacalah puisi berikut. angin yang diam. a. 1.. Karya tulis ilmiah memiliki sistematika penulisan khusus. Hadiah itu adalah perasaanku. Karena atas kehendak-Nyalah karya ilmiah ini dapat terselesaikan. Rumput hijau seperti syal yang kau pakai pada pertemuan minggu lalu. taksi b. daftar isi d. dan perwatakan dalam kutipan cerpen tersebut. Pertemuan malam di taman kota kutunggu.. Pepohonan rindang dan sebuah bangku panjang berteduh di bawahnya. pasar c. pembahasan.. Tujuh belas perasaan bayang-bayang. 5... abstrak 10. raung mobil di kekelaman. pendahuluan. keletap sepatu di keheningan menggelegak dalam jiwa inilah rahasia sesungguhnya! tiba-tiba sunyi kesenyapan membahana meringkus ruang hakikat inilah ayat-ayat langit yang mengangkangi alam. dan saran c. Juli 2004 3. kantor Bagian isi atau pokok laporan hasil penilitian terdiri atas . Sistematika penulisan karya ilmiah yang benar adalah . Bacalah kutipan cerpen berikut. a. B. tapi jangan kau lihat besar kecilnya hadiah itu. Fina Sato) 4. Sebutkan majas-majas yang terdapat dalam puisi tersebut. pendahuluan. a. judul. dan riwayat hidup e. lampiran. daftar pustaka.... a. Hembusan angin malam yang menghantarkan kita pada kedamaian karena aku ingin membuatmu selalu tersenyum dan tenang. (Cerpen "Perempuan yang Membunuh Kunang-Kunang". dan saran-saran c. kesimpulan. pembahasan. pengesahan. 26 Komunikatif dalam Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Unggul (Kelas XII) . Unsur latar pada kutipan cerpen tersebut adalah . 2. pendahuluan. pendahuluan. kata pengantar e. dan daftar pustaka Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Perasaan bahagia karena aku telah bertemu denganmu dalam ketidaksengajaan atau kebetulan? . tokoh. pembahasan d. kesimpulan dan saran. bumi basah. dan majas yang terdapat dalam cerpen tersebut. gok-gok anjing di kejauhan. lampiran.. tinjauan teoretis. pendahuluan. pembahasan e. dada basah. dan saran.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.