Posted by: rizky2308 | December 24, 2010

KOMPONEN CADANGAN DALAM PENGUATAN SISTEM PERTAHANAN NEGARA

Pelaksanaan fungsi pertahanan negara merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dan negara. Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan komponen utama yang didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung. Komponen cadangan adalah warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional. Warga negara merupakan bagian sistem pertahanan yang dibekali melalui wajib militer yang mampu meningkatkan nasionalisme dan patriotisme, sehingga mampu melaksanakan fungsi pertahanan negara. Sebagaimana tujuan pertahanan negara, warga negara bertugas menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan dari ancaman. Ancaman tersebut bersifat militer dan non-militer, bersifat internal maupun eksternal, fisik dan non-fisik serta berifat multidimensional, meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya. Dalam era globalisasi, kualitas ancaman semakin meluas dan melampui wilayah internal negara. Ancaman pertahanan keamanan bersifat eksternal terkait dengan kejahatan internasional, berupa terorisme, imigran gelap, bahaya narkotika, pencurian kekayaan alam, bajak laut perusakan lingkungan, agresi maupun pelanggaran wilayah. Hubungan ketergantungan dalam sistem global menimbulkan erosi kedaulatan negara. Pemanfaatan teknologi dan informasi memungkinkan potensi ancaman semakin menyebar. Komponen utama sistem pertahanan negara belum mampu melaksanakan fungsi pertahanan secara menyeluruh. Hal ini disebabkan keterbatasan alat utama sistem senjata, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Atas dasar itu, komponen cadangan menjadi pendukung utama komponen utama. Meski demikian, tidak mudah memosisikan komponen cadangan tersebut dalam situasi global. Ketersediaan sarana dan prasarana, regulasi serta sinergi kebijakan antara lembaga pengelola negara dibutuhkan dalam memadukan kekuatan komponen cadangan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

Nasionalisme melandasi filosofi pertahanan negara yang menjadi landasan filosofis bangunan negarabangsa. komponen cadangan yang terdiri dari warga negara atau masyarakat belum terorganisir dalam pengaturan yang lebih konkret. rendahnya kualitas pendidikan dan tingginya angka pengangguran berpotensi pada rendahnya mutu komponen cadangan. baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan. UUD 1945. seperti sumber daya alam. Pemberdayaan Masyarakat. Karena itu.Landasan Teori Sistem pertahanan negara yang terkait dengan komponen cadangan memerlukan unsur nasionalisme. Demikian juga sumber komponen cadangan utama lainnya. daerah. Posisi strategis secara geografis menempatkan Indonesia sebagai negara yang rawan ancaman. Aspek demokgrafi yang menjadi sumber pertahanan dan keamanan. Memfungsikan diri sebagai katalis yang menghubungkan antara kepentingan pemerintah yang bersifat makro dan kepentingan masyarakat yang bersifat mikro. Kondisi Saat Ini Saat ini. bahasa. maupun sarana dan prasarana nasional. menyatakan bahwa rakyat sebagai kekuatan pendukung dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Memberdayakan masyarakat sebagai bagian dari komponen cadangan adalah memberdayakan sistem pertahanan negara. namun pengaturan sebagai pendukung belum memiliki ketentuan peraturan perundangundangan. Penyebaran penduduk yang tidak merata. Suatu negara melindungi seluruh rakyat dari berbagai ancaman. Pasal 30 ayat 2. dan Pasal 7 ayat 2 UUD No. komponen cadangan pun mengalami kendala yang sama. Paham yang menyatakan bahwa kesatuan unsur-unsur kesamaan turunan. termasuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah negara. salah satunya komponen cadangan. dalam hal dana dari pemerintah maupun swasta. 1. buatan. juga belum terorganisir dengan baik. Fungsi pokok sebuah negara adalah melindungi seluruh rakyatnya dari ancaman bahaya yang datang dari luar dan memelihara keteraturan dan stabilitas nasional. Negara kebangsaan adalah cita dan satu-satunya bentuk sah organisasi politik. memaksimalkan sumber daya. . Pertahanan Negara. Hal ini terwujud dalam sistem pertahanan negara yang berorientasi pada capability based defence. 3. 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara yang menyatakan sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung komponen cadangan yang termobilisir. Selain sistem pertahanan dan keamanan yang didukung oleh komponen utama tidak mampu memenuhi kriteria ideal pertahanan dan keamanan. 2. kesatuan politik. Nasionalisme. Menyatukan kegiatan pelatihan dan pembangunan fisik. adat-istiadat dan tradisi atau agama menyatukan kehendak untuk bersama. Tedapat 5 (lima) prinsip dasar sistem permberdayaan masyarakat: y y y y y Mempertahankan eksistensi masyarakat. Melibatkan partisipasi masyarakat. Keamanan dari ancaman bisa terwujud jika sistem pertahanan dan keamanan dipusatkan pada integritas wilayah dan kemandirian politik. Meski secara yurudis. Terbentuknya suatu bangsa melalui persamaan karakteristik itu menimbulkan rasa nasionalisme untuk mempertahankan bangsa. perlu mengoptimalkan seluruh komponen sistem pertahanan negara. Data jumlah warga negara yang dibekali latihan dasar militer atau sejenisnya yang memperkuat komponen utama. juga belum tersedia.

Geografis. keseimbangan dan keserasian. Segenap komponen bangsa membutuhkan sinergitas sesuai dengan fungsinya masing. termasuk pembangunan pertahanan. 5. Pengaturan keterlibatan dan keikutsertaan dalam sistem pertahanan negara harus memiliki dukungan politik. keragaman dan produktivitas lingkungan hidup. Ideologi itu menjadi pedoman penataan hidup berbangsa. Pembangunan komponen cadangan bersumber pada landasan idiil Pancasila. 3. dalam mewujudkan sistem pertahanan dan keamanan negara. Kekayaan Alam. kekeluargaan dan kebersamaan. . Oleh karena itu. sebagai pola pikir. Realisasi undang-undang akan menjadi dukungan seluruh kekuatan politik. komponen cadangan yang merupakan salah satu komponen sistem pertahanan negara perlu dibentuk dan diberdayakan secara organisatoris. dukungan politik terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas komponen cadangan belum diolah secara maksimal. Ideologi. Posisi tersebut rentang terhadap ancaman militer melului pintu masuk darat. Demografi. komponen cadangan memiliki peran penting dalam stabilitas kepentingan pemerintahan. sikap dan tindakan dalam penyelenggaraan seluruh fungsi pemerintahan negara. Indonesia merupakan negara kepulauan yang strategis di tengah peta ekonomi maupun politik global. khususnya tentang pembentukan komponen cadangan maupun komponen pendukung. Upaya dan Solusi Kondisi dunia yang dinamis telah menghubungkan realitas kehidupan global. termasuk pelaksanaan fungsi sistem pertahanan negara. Pengejawantahan nilai-nilai Pancasila terealisasi dalam nilai-nilai keselarasan.Secara politis. 4. Landasan itu menjiwai perumusan cita-cita perjuangan bangsa secara keseluruhan. Kondisi kekayaan alam yang berlimpah menjadi penyemangat sistem pertahanan negara untuk mewujudkan capability based defence. Jumlah penduduk yang besar menjadi potensi yang mendukung pelaksanaan pembanguna nasional. Kondisi ini bisa dibarengi dengan peningkatan wawasan kebangsaan yang menyadarkan pentingnya hidup rukun dan damai sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Persatuan dan kesatuan yang dilandasi nilai Pancasila akan meningkatkan rasa nasionalisme. Ancaman global dan regional akan mempengaruhi kondisi nasional. regional serta nasional. didukung oleh pemberdayaan dari pemerintah. Kondisi anggaran keuangan untuk mendukung sistem pertahanan negara yang meliputi komponen utama. Ketiga matra tersebut belum secara intensif memiliki sistem operasi dan penjagaan yang maksimal. cadangan maupun pendukung. Bagi insitusi kenegaraan. Keinginan untuk bela negara dilandasi atas kesadaran. Politik. Tingkat kemiskinan dan pengangguran yang tinggi tidak berarti menghambat pelaksanaan hak dan kewajiban usaha bela negara. 2. Urgensi pembentukan dan pemberdayaan tersebut berlandaskan 8 (delapan) alasan: 1. baru terealisir sebesar sekita 30% dari kebutuhan minimal (minimum essential force). laut maupun udara. sehingga tidak mudah diakomodasi secara politik oleh negara-negara ataupun kepentingan lain. kesatuan dan persatuan. Hal ini dapat dilihat dari output politik negara melalui pembentukan peraturan perundang-undangan. Prinsip perhatian dan penjagaan tersebut bersandar pada prinsip berkelanjutan (sustainable). Kebocoran kekayaan yang mencapai 20 ± 25 trilun rupiah per tahun menunjukkan rendahnya kualitas penjagaan dan perhatian seluruh komponen pertahanan negara.

karena terkait dengan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya kekayaan alam dan pemanfaatan kondisi geografis. dapat secara sukarela mendaftarkan diri sebagai anggota komponen cadangan sesuai dengan kebutuhan. yang secara langsung memperkuat pertahanan negara. Terkait dengan itu. Komponen cadangan adalah kekuatan pengganda bagi komponen utama. Sinergi kompenen pertahanan tersebut mampu menhadapi ancaman yang bersifat eskalatif dan luas. Pertahanan dan Keamanan. Konsep pertahanan nasional tidak hanya mengandalkan TNI. Komponen cadangan membantu komponen utama dalam bentuk komponen cadangan matra darat. Kepentingan nasional akan berbenturan dengan pengaruh kepentingan luar. Kondisi ini memunculkan ancaman militer. Pengelolaan komponen cadangan yang memiliki kualifikasi komponen utama. 7. Hal ini berpotensi memunculkan sikap ambivalensi dalam unsur bela negara. Globalisasi ekonomi berpengaruh pada relasi ekonomi global dengan ekonomi nasional. Komponen tersebut dibentuk dan disipakan sejak dini dengan memberdayakan potensi sumber daya nasional menjadi kekuatan pertahanan. ada beberapa hal yang perlu dilakukan: 1. Tata kelola ekonomi negara tetap bersumber pada Pasal 30 UUD 1945. nirmiliter dan nonstate actor. mampu mengatasi ancaman militer dan non-militer. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan peran masyarakat dan pranata sosial dalam pembangunan nasional. Bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap. Pemberlakuan pasar bebas tidak berarti melemahkan kepentingan pasar dalam negeri. Kondisi pertahanan tidak lepas dari pengaruh lingkungan strategik. Peningkatan ekonomi nasional tidak terlepas dari dukungan pertahanan negara. Jumlah penduduk yang semakin bertambah dengan anggaran pertahanan yang relatif kecil mengharuskan pentingnya maksimalisasi potensi komponen cadangan. Transformasi sumber daya nasional menjadi potensi kekuatan pertahanan negara. jauh kebih ekonomis dibandingkan dengan pengelolaan komponen utama dengan kuantitas yang sama. Sosial dan Budaya. Interaksi global turut mempengaruhi sistem kehidupan sosial dan budaya nasional. Sumber daya nasional dalam berbagai aspek diarahkan untuk mendukung pertahanan dan keamanan negara. Sehingga mampu mendudukan komponen cadangan dalam keduduk strategis dalam kondisi perekonomian negara yang masih sulit. Komponen cadangan tidak dilaksanakan sebagaimana wajib militer. namun kewajiban mengikuti latihan dasar kemiliter bagi warga negara yang telah memenuhi syarat psikis dan fisik (berumur 18 tahun) dan memiliki pekerjaan tetap.6. tapi juga seluruh komponen bangsa. Ekonomi. Pendekatan nilai-nilai budaya kebangsaan memperteguh tujuan bela negara yang diperankan oleh komponen cadangan. Kepentingan nasional memiliki porsi utama dalam pertimbangan ekonomi global. Ketiganya selalu siap dimobilisasi pada saat dibutuhkan. Hal itu dilakukan melalui proses transformasi segala sumber daya menjadi kekuatan pertahanan. Pelibatan komponen cadangan melalui pemanfaatan sumber daya alam dilakukan dengan mengarahkan melibatkan semesta sumber daya nasional untuk kepentingan pertahanan strategis. Hal ini ditandani dengan bergesernya kekuatan bipolar menjadi multipolar yang memunculkan major power. Peran aspek sosial dan budaya pada ketahanan nasional sangat dibutuhkan. 8. Sumber daya yang terkait dengan komponen utama dan memiliki kualifikasi seperti yang dikehendaki harus dilibatkan dalam pembangunan komponen utama. laut dan udara. Hal dilakukan dengan cara: . sebab akan menjamin terwujudnya pembangunan nasional dengan baik. Komponen cadangan yang dilandasi atas nilai-nilai itu. meningkatkan patriotisme dan nasionalisme. Peningkatan komponen cadangan akan meningkatkan ikatan nasionalisme yang menjadi alat kontrol bagi pelaku ekonomi nasional.

yang sesuai dengan kebutuhan anggaran. penelitian dan pengembangan dalam mendukung kebutuhan peralatan atau alat utama sistem senjata (alutsista). Komponen cadangan menjadi bagian penting dalam konsep umum (blue print) pertahanan negara. komponen cadangan memiliki peran penting dalam mengantisipasi berbagai bentuk ancaman saat ini dan masa akan datang. regional secara sistemik akan mempengaruhi kondisi kehidupan nasional. Kemempuan IPTEK nasional dan industri strategis untukmemproduksi barang dan jasa. o Transformasi potensi sumber daya alam atau buatan yang memiliki nilai strategik. meningkatkan nasionalisme dan mengantisipasi ancaman militer dan non-militer. Eskalasi ancaman yang terus meningkatkan membutuhkan peran seluruh komponen bangsa dalam upaya bela negara sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing. Pembentukan dan pembinaan komponen cadangan yang memperhatikan kemampuan keuangan negara.2. o Transformasi wilayah negara dengan penataan wilayah menjadi tata ruang yang mampu mendukung sistem pertahanan yang efektif dan efisien. Regulasi tersebut harus mengakomodasi persoalan threat assessment. Kondisi kehidupan global. menjadi warga negara yang siap melakukan bela negara sesuai profesinya. besaran dan jenis kebutuhan yang tersusun dalam defence planning.wordpress. o Kesimpulan Sumber daya nasional memiliki potensi besar untuk mendukung sistem pertahanan dan negara. sumber: http://fayakhunandriadi. Penyusunan konsep komponen cadangan yang melibatkan seluruh instansi yang terkait dengan pertahanan dan keamanan dengan berbasis kultural. Oleh karena itu. baik di darat. Selain sebagai kebutuhan. 5. kebijakan dan kegiatan-kegiatan pertahanan. Pembinaan komponen cadangan yang bisa dimobilisasi. atau sebagai bentu perlindungan masyarakat dari bencana (komponen pendukung). laut maupun udara. Transformasi potensi sumber daya manusia menjadi prajurit TNI (komponen utama). Sehingga komponen cadangan memiliki nilai strategis dan berkelanjutan. geopolitik dan geostrategi. o Transformasi kekuatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) nasional menjadi kekuatan pertahanan negara.com/2010/12/24/komponen-cadangan-dalam-penguatan-sistempertahanan-negara/ . o Transformasi sarana dan prasarana nasional menjadi komponen cadangan dan pendukung dalam perlawanan bersenjata maupun tidak bersenjata.com/ http://softskillrp3. 4.wordpress. ketersediaan sumber daya nasional serta implikasinya terhadap struktur kekuatan militer. Pembentukan komponen cadangan dengan dukungan regulasi dan keputusan politik. 3. payung hukum yang menjadi pedoman pelaksanaan dan tugas komponen cadangan menjadi urgen saat ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful