P. 1
STRATEGI PEMBELAJARAN IPA UNTUK SEKOLAH DASAR

STRATEGI PEMBELAJARAN IPA UNTUK SEKOLAH DASAR

|Views: 470|Likes:
Published by nicax

More info:

Published by: nicax on Feb 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2013

pdf

text

original

STRATEGI PEMBELAJARAN IPA UNTUK SEKOLAH DASAR

Evi AIiIah Hurriyati,M.Si
Trainer Makmal Pendidikan
Kecakapan Proses
IPA tidak dapat diaiarkan sebagai suatu materi pengetahuan, yang disampaikan dengan
metoda ceramah,melainkan melalui pembelaiaran siswa aktiI. Model pembelaiaran penemuan
(discovery-inquiry) merupakan pembelaiaran siswa aktiI, dimana siswa belaiar dan berlatih
untuk memiliki dan menguasai konsep-konsep dasar sains secara tuntas (mastery learning).
Tuiuan pendidikan sains di SD hendaknya lebih menekankan kepada pemilikan kecakapan
proses atau kecakapan generik dibandingkan dengan penguasaan konsep, karena kecakapan
generik merupakan prasyarat yang harus dimiliki siswa, agar siswa dapat mempelaiari bidang
studi lainnya sesuai dengan minatnya. Kecakapan generic yang dimiliki siswa SD akan
berIunsi meniadi alat bagi mereka untuk menggali konsep-konsep keilmuan yang
diminatinya, pada ieniang pendidikan berikutnya
Adapun kecakapan proses yang harus dimiliki siswa adalah :
1. Kecakapan observasi
2. Kecakapan klasiIikasi
3. Kecakapan Pengukuran
4. Kecakapan memprediksi
5. Kecakapan inIerensi (pengambilan kesimpulan)
6. Kecakapan membuat hipotesa
7. Kecakapan komunikasi
Selain penguasaan konsep dan kecakapan proses yang merupakan keterampilan ilmiah, siswa
iuga seharusnya memperoleh nilai religius, karena pada dasarnya IPA adalah bagaimana
mempelaiari ciptaan Allah swt. Rasa keingintahuan untuk mengamati Ienomena alam, nilai
keiuiuran harus melekat pada diri seorang saintis kecil.
Model Inquiry
Ada banyak model pembelaiaran sain atau IPA. Diantaranya model inquiry. Pembelaiaran
IPA berbasis inkuiri dideskripsikan dengan mengaiak siswa dalam kegiatan yang akan
mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA sebagaimana para saintis
mempelaiari dunia alamiah.
Trowbridge, et al. (1973) mengaiukan tiga tahap pembelaiaran berbasis inkuiri. Tahap
pertama adalah belaiar diskoveri, yaitu guru menyusun masalah dan proses tetapi memberi
kesempatan siswa untuk mengidentiIikasi hasil alterna-tiI. Tahap kedua inkuiri terbimbing
(guided inquiry), yaitu guru me-ngaiukan masalah dan siswa menentukan penyelesaian dan
prosesnya. Tahap ketiga, adalah inkuiri terbuka (open inquiry), yaitu guru hanya memberikan
konteks masalah sedangkan siswa mengindentiIikasi dan memecahkannya.
Menurut NRC (1996) pembelaiaran berbasis inkuiri meliputi kegiatan observasi, mengaiukan
pertanyaan, memeriksa buku-buku dan sumber-sumber lain untuk melihat inIormasi yang
ada, merencanakan penyelidikan, me-rangkum apa yang sudah diketahui dalam bukti
eksperimen, menggunakan alat untuk mengumpulkan, menganalisis dan interpretasi data,
mengaiukan iawaban, penielasan, prediksi, serta mengkomunikasikan hasil. Dari pandangan
pedagogi, pengaiaran IPA berorientasi inkuiri lebih mencerminkan model belaiar
konstruktivis. Belaiar adalah hasil perubahan mental yang terus mene-rus sebagaimana kita
membuat makna dari pengalaman kita.
Menurut NSTA & AETS (1998) iantungnya inkuiri adalah kemampuan mengaiukan
pertanyaan dan mengidentiIikasi penyelesaian masalah. Karena itu dalam pembelaiaran
seharusnya guru lebih banyak mengaiukan pertanya-an open ended dan lebih banyak
merangsang diskusi antar siswa. Keterampilan bertanya dan mendengarkan secara eIektiI
penting untuk keberhasilan mengaiar.
Akhirnya, berbagai model, pendekatan atau strategi apapun dalam pembelaiaran, harus
disaiikan guru dalam kemasan yang menarik sehingga membangun minat siswa untuk belaiar.
Jika guru,sudah menerapkan 3 prinsip strategi pembelaiaran IPA, yaitu memahami konsep
ilmiah, keterampilan ilmia dan nilai religius dengan model pembelaiaran IPA yang
menggugah selera belaiar siswa, maka nilai akademis pun insya Allah akan diraih.
http://sahabatguru.wordpress.com/2010/01/04/strategi-pembelaiaran-ipa-untuk-sekolah-
dasar-evi-aIiIah-hurriyatim-si-trainer-makmal-pendidikan/
Posted: Juli 9, 2009 by techonly13 in Education
0
Strategi Pembelajaran IPA
Beberapa pendekatan yang dianiurkan untuk digunakan dalam pembelaiaran IPA diantaranya
adalah sebagai berikut.
1. Pendekatan Inkuiri
Pembelaiaran IPA berbasis inkuiri dideskripsikan dengan mengaiak siswa dalam kegiatan
yang akan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA sebagaimana
para saintis mempelaiari dunia alamiah.
Trowbridge, et al. (1973) mengaiukan tiga tahap pembelaiaran berbasis inkuiri. Tahap
pertama adalah belaiar diskoveri, yaitu guru menyusun masalah dan proses tetapi memberi
kesempatan siswa untuk mengidentiIikasi hasil alterna-tiI. Tahap kedua inkuiri terbimbing
(guided inquirv), yaitu guru me-ngaiukan masalah dan siswa menentukan penyelesaian dan
prosesnya. Tahap ketiga, adalah inkuiri terbuka (open inquirv), yaitu guru hanya memberikan
konteks masalah sedangkan siswa mengindentiIikasi dan memecahkannya.
Menurut NRC (1996) pembelaiaran berbasis inkuiri meliputi kegiatan observasi, mengaiukan
pertanyaan, memeriksa buku-buku dan sumber-sumber lain untuk melihat inIormasi yang
ada, merencanakan penyelidikan, me-rangkum apa yang sudah diketahui dalam bukti
eksperimen, menggunakan alat untuk mengumpulkan, menganalisis dan interpretasi data,
mengaiukan iawaban, penielasan, prediksi, serta mengkomunikasikan hasil. Dari pandangan
pedagogi, pengaiaran IPA berorientasi inkuiri lebih mencerminkan model belaiar
konstruktivis. Belaiar adalah hasil perubahan mental yang terus mene-rus sebagaimana kita
membuat makna dari pengalaman kita.
Menurut NSTA & AETS (1998) iantungnya inkuiri adalah kemampuan mengaiukan
pertanyaan dan mengidentiIikasi penyelesaian masalah. Karena itu dalam pembelaiaran
seharusnya guru lebih banyak mengaiukan pertanya-an open ended dan lebih banyak
merangsang diskusi antar siswa. Keterampilan bertanya dan mendengarkan secara eIektiI
penting untuk keberhasilan mengaiar.
Selain itu inkuiri memerlukan keterampilan dalam menganalisis data dan menilai hasil untuk
mendapatkan kesimpulan yang valid dan masuk akal. Siswa IPA seharusnya diberi
kesempatan untuk menganalisis data selama pembekalannya. Mereka seharusnya
memperoleh tingkat kecakapan yang memadai dalam mengumpulkan dan menganalisis data
dalam berbagai Iormat (terbuka dan tertutup) dan dapat menggunakan kriteria ilmiah untuk
membedakan ke-simpulan yang valid dan tidak valid.
Dalam konteks inkuiri, assesmen yang dilakukan adalah berbasis kelas dengan harapan dapat
mengambil pandangan yang luas dari pengalaman belaiar siswa. Assesmen dalam
pembelaiaran berbasis inkuiri berbeda dari as-sesmen tradisional (NRC, 2000). Untuk
memahami kemampuan siswa dalam berinkuiri dan memahami prosesnya dapat dilakukan
baik berdasarkan pada analisis kineria di dalam kelas maupun pada hasil keria mereka.
Kemampuan siswa yang seharusnya dinilai adalah kemampuan dalam mengaiukan perta-
nyaan yang dapat diteliti, merencanakan investigasi, melaksanakan rencana penelitiannya,
mengembangkan penielasan yang mungkin, menggunakan data sebagai bukti untuk
menielaskan atau untuk menolak penielasan, dan laporan penelitiannya (NRC, 2000).
Pada saat siswa melakukan kegiatan inkuiri guru melakukan observasi untuk setiap kineria
siswa, seperti presentasi siswa di kelas, interaksi dengan teman, penggunaan komputer,
penggunaan alat-alat laboratorium. Guru iuga mempunyai hasil keria siswa secara individual
meliputi draIt pertanyaan penelitian, kritik dari siswa-siswa lain, dan iurnal siswa. Observasi
kineria siswa dan hasilnya adalah sumber data yang kaya untuk guru membuat inIerensi
tentang setiap pemahaman siswa tentang inkuiri ilmiahnya (NRC, 1996).
. Pendekatan Salingtemas
Untuk mewuiudkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat dan lingkungan, pembelaiaran
IPA dikembangkan dengan pendekatan sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat
(salingtemas). Dalam proses pembelaiarannya, IPA tidak hanya mempelaiari konsep-konsep
tetapi iuga diperkenalkan pada aspek teknologi dan bagaimana teknologi itu berperan di
masyarakat serta bagaimana akibatnya pada lingkungan.
Pembelaiaran sains dengan pendekatan yang mencakup aspek teknologi dan masyarakat
mempunyai beberapa perbedaan iika dibandingkan dengan cara konvensional. Perbedaan
tersebut meliputi: kaitan dan aplikasi bahan pelaiaran, kreativitas, sikap, proses, dan konsep
pengetahuan. Dengan mengkaitkan serta mengaplikasikan bahan pelaiaran sains ke teknologi
dan masyara-kat, diharapkan siswa dapat menghubungkan materi yang dipelaiari dengan
kehidupan sehari-hari, serta perkembangan teknologi dan relevansinya. De-ngan pengkaitan
dan pengaplikasian tersebut kreativitas siswa untuk lebih banyak bertanya dan
mengidentiIikasi kemungkinan penyebab dan eIek dari hasil observasi makin meningkat.
Selain itu sikap siswa dalam bentuk kesadaran akan pentingnya mempelaiari sains untuk
menyelesaikan masalah yang dihadapi melalui proses sains yang benar iuga meningkat
(Poediiadi, 2000).
3. Pendekatan Pemecahan Masalah
Menurut %e National Science %eacers Association (NSTA) tahun 1985, pemecahan
masalah merupakan kemampuan yang sangat penting yang harus dikembangkan dalam
pembelaiaran sains. Pemecahan masalah adalah hasil aplikasi pengetahuan dan prosedur
kepada suatu situasi masalah. Ada empat tingkatan dalam pemecahan masalah, yaitu: (1)
deIinisi masalah, (2) seleksi inIormasi yang tepat, (3) penggabungan bagian-bagian inIormasi
yang terpisah-pisah, dan (4) menilai pemecahan masalah.
Untuk memecahkan suatu masalah pada dasarnya diperlukan pengetahuan deklaratiI,
pengetahuan prosedural dan pengetahuan struktural (Gagne, 1977). Pengetahuan deklaratiI
adalah pengetahuan yang dapat dikomunikasikan, misalnya Iakta, konsep, aturan, dan prinsip.
Pengetahuan prosedural menggambarkan tahap penampilan seseorang dalam menyelesaikan
tugas tertentu. Pengetahuan struktural merupakan interaksi antara pengetahuan deklaratiI dan
pengetahuan prosedural dalam situasi memecahkan masalah.
Salah satu cara menilai pemecahan masalah dalam pendidikan sains dilakukan dengan
menggunakan analisis tugas prosedural (Barba & Rubba, 1992). Hal ini didasarkan pada
anggapan bahwa tahapan pemecahan masalah identik dengan tahapan memperoleh
pengetahuan yang digunakan oleh para perencana sistem pengaiaran. Analisis tugas
prosedural (procedural task analvsis atau task analvsis atau task ierarci analvsis),
digunakan untuk memecahkan tugas meniadi beberapa komponen, mengorganisasikan
hubungan antara masing-masing tugas dan untuk menghasilkan penyelesaian tugas dengan
tepat.
Cara penilaian penyelesaian masalah dalam pembelaiaran dengan analisis tugas adalah: (1)
dibuat prosedural tertulis, untuk menentukan pengetahuan deklaratiI atau pengetahuan
prosedural yang digunakan subyek dalam me-mecahkan masalah; (2) dibuat rekaman dengan
audio/videotape saat subJek memecahkan masalah; (3) dibuat catatan observasi/interview,
transkrip dan dicatat variabel-variabel saat pemecahan masalah dilakukan, berdasarkan tugas
yang meniadi acuan; dan (4) dibuat analisisis akhir.
. Pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS)
Pendekatan KPS merupakan pendekatan pembelaiaran yang berorientasi kepada proses IPA,
berupa keterampilan-keterampilan yang dimiliki para ilmuwan IPA untuk menghasilkan
produk IPA yang satu sama lain sebenarnya tak dapat dipisahkan. Keterampilan-keterampilan
yang dimaksud diielaskan berikut ini (Rustaman, 2003).
a. Mengamati
Untuk dapat mencapai keterampilan mengamati siswa harus mengguna-kan sebanyak
mungkin inderanya, yaitu indera penglihat, pembau, pen-dengar, pengecap dan peraba.
Dengan demikian ia dapat mengumpulkan dan menggunakan Iakta-Iakta yang relevan dan
memadai.
b. MenaIsirkan pengamatan (interpretasi)
Untuk dapat menaIsirkan pengamatan, siswa harus dapat mencatat setiap pengamatan, lalu
menghubung-hubungkan pengamatannya sehingga ditemukan pola atau keteraturan dari suatu
seri pengamatan.
c. Mengelompokkan (klasiIikasi)
Dalam proses pengelompokan tercakup beberapa kegiatan seperti mencari perbedaan,
mengontraskan ciri-ciri, mencari kesamaan, membandingkan, dan mencari dasar
penggolongan.
d. Meramalkan (prediksi)
Keterampilan prediksi mencakup keterampilan mengaiukan perkiraan tentang sesuatu yang
belum teriadi atau belum diamati berdasarkan suatu kecenderungan atau pola yang sudah ada.
e. Berkomunikasi
Untuk mencapai keterampilan berkomunikasi, siswa harus dapat berdiskusi dalam kelompok
tertentu serta menyusun dan menyampaikan laporan tentang kegiatan yang dilakukannya
secara sistematis dan ielas. Siswa iuga harus dapat menggambarkan data yang diperolehnya
dalam bentuk graIik, tabel atau diagram.
I. Berhipotesis
Berhipotesis dapat berupa pernyataan hubungan antar variabel atau mengaiukan perkiraan
penyebab teriadinya sesuatu. Dengan berhipotesis terungkap cara melakukan pemecahan
masalah, karena dalam rumusan hipotesis biasanya terkandung cara untuk menguiinya.
g. Merencanakan percobaan atau penelitian
Agar siswa dapat merencanakan percobaan, ia harus dapat menentukan alat dan bahan yang
akan digunakan. Selaniutnya siswa harus dapat me-nentukan variabel yang dibuat tetap dan
variabel yang berubah, menentukan apa yang dapat diamati, diukur atau ditulis, serta
menentukan cara dan langkah-langkah keria. Selain itu siswa iuga harus dapat menentukan
cara mengolah data sebagai bahan untuk menarik kesimpulan.
h. Menerapkan konsep atau prinsip
Dengan menggunakan konsep yang telah dimiliki, siswa seharusnya dapat menerapkan
konsep tersebut pada peristiwa atau pengalaman baru yang terkait dengan cara menielaskan
apa yang teriadi.
i. Mengaiukan pertanyaan
Pertanyaan yang diaiukan dalam mengembangkan keterampilan ini dapat meminta penielasan
tentang apa, mengapa, bagaimana atau menanyakan latar belakang hipotesis. Pertanyaan
tentang latar belakang hipotesis menuniukkan bahwa siswa memiliki gagasan atau perkiraan
untuk menguii atau memeriksanya. Dengan mengaiukan pertanyaan diharapkan siswa tidak
hanya sekedar bertanya tetapi melibatkan proses berpikir.
. Pendekatan Terpadu (Integrated Approach)
Pendekatan ini intinya adalah memadukan dua unsur pembelaiaran atau lebih dalam suatu
kegiatan pembelaiaran dengan prinsip keterpaduan tertentu. Unsur pembelaiaran yang dapat
dipadukan dapat berupa konsep dan pro-ses, konsep dari satu mata pelaiaran dengan konsep
mata pelaiaran lain, atau suatu metode dengan metode lain. Dengan prinsip keterpaduan antar
unsur pembelaiaran diharapkan teriadi peningkatan pemahaman ilmu yang lebih bermakna
serta peningkatan wawasan dalam memandang suatu permasalahan.
Prinsip keterpaduan dapat diciptakan melalui iembatan berupa tema sentral sebagai Iokus
yang akan ditiniau dari beberapa konsep dalam satu atau beberapa bidang ilmu. Selain itu
dapat pula melalui iembatan berupa target perilaku atau keterampilan tertentu yang
dibutuhkan bukan hanya oleh satu disiplin ilmu saia.
Keragaman unsur yang dilibatkan dalam pembelaiaran dapat memperkaya pengalaman
belaiar siswa, kegiatan belaiar meniadi lebih dinamis dan menarik serta dapat meningkatkan
motivasi belaiar siswa. Selain itu apabila pendekatan terpadu ini dilakukan secara sistematis
dapat mengeIisienkan penggunaan waktu.
http://techonly13.wordpress.com/2009/07/09/strategi-pembelaiaran-ipa/
PEMBELAJARAN MODEL SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE)

Apa Siklus Belaiar (Learning Cycle) itu?


Siklus Belaiar (Learning Cycle) atau dalam penulisan ini disingkat LC adalah suatu model
pembelaiaran yang berpusat pada pebelaiar (student centered). LC merupakan rangkaian
tahap-tahap kegiatan (Iase) yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga pebelaiar dapat
menguasai kompetensi-kompetensi yang harus dicapai dalam pembelaiaran dengan ialan
berperanan aktiI. LC pada mulanya terdiri dari Iase-Iase eksplorasi (exploration), pengenalan
konsep (concept introduction), dan aplikasi konsep (concept application) (Karplus dan Their
dalam Renner et al, 1988). Pada tahap eksplorasi, pebelaiar diberi kesempatan untuk
memanIaatkan panca inderanya semaksimal mungkin dalam berinteraksi dengan lingkungan
melalui kegiatan-kegiatan seperti praktikum, menganalisis artikel, mendiskusikan Ienomena
alam, mengamati Ienomena alam atau perilaku sosial, dan lain-lain. Dari kegiatan ini
diharapkan timbul ketidakseimbangan dalam struktur mentalnya (cognitive disequilibrium)
yang ditandai dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada
berkembangnya daya nalar tingkat tinggi (high level reasoning) yang diawali dengan kata-
kata seperti mengapa dan bagaimana (Dasna, 2005, Rahayu, 2005). Munculnya pertanyaan-
pertanyaan tersebut sekaligus merupakan indikator kesiapan siswa untuk menempuh Iase
berikutnya, Iase pengenalan konsep. Pada Iase ini diharapkan teriadi proses menuiu
kesetimbangan antara konsep-konsep yang telah dimiliki pebelaiar dengan konsep-konsep
yang baru dipelaiari melalui kegiatan-kegiatan yang membutuhkan daya nalar seperti
menelaah sumber pustaka dan berdiskusi. Pada tahap ini pebelaiar mengenal istilah-istilah
yang berkaitan dengan konsep-konsep baru yang sedang dipelaiari. Pada Iase terakhir, yakni
aplikasi konsep, pebelaiar diaiak menerapkan pemahaman konsepnya melalui kegiatan-
kegiatan seperti problem solving (menyelesaikan problem-problem nyata yang berkaitan)
atau melakukan percobaan lebih laniut.. Penerapan konsep dapat meningkatkan pemahaman
konsep dan motivasi belaiar, karena pebelaiar mengetahui penerapan nyata dari konsep yang
mereka pelaiari. Implementasi LC dalam pembelaiaran menempatkan guru sebagai Iasilitator
yang mengelola berlangsungnya Iase-Iase tersebut mulai dari perencanaan (terutama
pengembangan perangkat pembelaiaran), pelaksanaan (terutama pemberian pertanyaan-
pertanyaan arahan dan proses pembimbingan) sampai evaluasi. EIektiIitas implementasi LC
biasanya diukur melalui observasi proses dan pemberian tes. Jika ternyata hasil dan kualitas
pembelaiaran tersebut ternyata belum memuaskan, maka dapat dilakukan siklus berikutnya
yang pelaksanaannya harus lebih baik dibanding siklus sebelumnya dengan cara
mengantisipasi kelemahan-kelemahan siklus sebelumnya, sampai hasilnya memuaskan.
LC tiga Iase saat ini telah dikembangkan dan disempurnakan meniadi 5 dan 6 Iase. Pada LC
5 Iase, ditambahkan tahap engagement sebelum exploration dan ditambahkan pula tahap
evaluation pada bagian akhir siklus. Pada model ini, tahap concept introduction dan concept
application masing-masing diistilahkan meniadi explaination dan elaboration. Karena itu LC
5 Iase sering diiuluki LC 5E (Engagement, Exploration, Explaination, Elaboration, dan
Evaluation) (Lorsbach, 2002). Pada LC 6 Iase, ditambahkan tahap identiIikasi tuiuan
pembelaiaran pada awal kegiatan (Johnston dalam Iskandar, 2005). Tahap engagement
bertuiuan mempersiapkan diri pebelaiar agar terkondisi dalam menempuh Iase berikutnya
dengan ialan mengeksplorasi pengetahuan awal dan ide-ide mereka serta untuk mengetahui
kemungkinan teriadinya miskonsepsi pada pembelaiaran sebelumnya. Dalam Iase
engagement ini minat dan keingintahuan (curiosity) pebelaiar tentang topik yang akan
diaiarkan berusaha dibangkitkan. Pada Iase ini pula pebelaiar diaiak membuat prediksi-
prediksi tentang Ienomena yang akan dipelaiari dan dibuktikan dalam tahap eksplorasi. Pada
Iase exploration, siswa diberi kesempatan untuk bekeria sama dalam kelompok-kelompok
kecil tanpa pengaiaran langsung dari guru untuk menguii prediksi, melakukan dan mencatat
pengamatan serta ide-ide melalui kegiatan-kegiatan seperti praktikum dan telaah literatur.
Pada Iase explanation, guru harus mendorong siswa untuk menielaskan konsep dengan
kalimat mereka sendiri, meminta bukti dan klariIikasi dari penielasan mereka, dan
mengarahkan kegiatan diskusi. Pada tahap ini pebelaiar menemukan istilah-istilah dari
konsep yang dipelaiari. Pada Iase elaboration (extention), siswa menerapkan konsep dan
ketrampilan dalam situasi baru melalui kegiatan-kegiatan seperti praktikum laniutan dan
problem solving. Pada tahap akhir, evaluation, dilakukan evaluasi terhadap eIektiIitas Iase-
Iase sebelumnya dan iuga evaluasi terhadap pengetahuan, pemahaman konsep, atau
kompetensi pebelaiar melalui problem solving dalam konteks baru yang kadang-kadang
mendorong pebelaiar melakukan investigasi lebih laniut. Berdasarkan tahapan-tahapan dalam
metode pembelaiaran bersiklus seperti dipaparkan di atas, diharapkan siswa tidak hanya
mendengar keterangan guru tetapi dapat berperan aktiI untuk menggali dan memperkaya
pemahaman mereka terhadap konsep-konsep yang dipelaiari. Berdasarkan uraian di atas, LC
dapat dimplementasikan dalam pembelaiaran bidang-bidang sain maupun sosial.

Mengapa Menggunakan Learning Cycle?
LC patut dikedepankan, karena sesuai dengan teori belaiar Piaget (Renner et al, 1988), teori
belaiar yang berbasis konstruktivisme. Piaget menyatakan bahwa belaiar merupakan
pengembangan aspek kognitiI yang meliputi: struktur, isi, dan Iungsi. Struktur intelektual
adalah organisasi-organisasi mental tingkat tinggi yang dimiliki individu untuk memecahkan
masalah-masalah. Isi adalah perilaku khas individu dalam merespon masalah yang dihadapi.
Sedangkan Iungsi merupakan proses perkembangan intelektual yang mencakup adaptasi dan
organisasi (AriIin, 1995). Adaptasi terdiri atas asimilasi dan akomodasi. Pada proses asimilasi
individu menggunakan struktur kognitiI yang sudah ada untuk memberikan respon terhadap
rangsangan yang diterimanya. Dalam asimilasi individu berinteraksi dengan data yang ada di
lingkungan untuk diproses dalam struktur mentalnya. Dalam proses ini struktur mental
individu dapat berubah, sehingga teriadi akomodasi. Pada kondisi ini individu melakukan
modiIikasi dari struktur yang ada, sehingga teriadi pengembangan struktur mental.
Pemerolehan konsep baru akan berdampak pada konsep yang telah dimiliki individu.
Individu harus dapat menghubungkan konsep yang baru dipelaiari dengan konsep-konsep lain
dalam suatu hubungan antar konsep. Konsep yang baru harus diorganisasikan dengan konsep-
konsep lain yang telah dimiliki. Organisasi yang baik dari intelektual seseorang akan
tercermin dari respon yang diberikan dalam menghadapi masalah. Karplus dan Their (dalam
Renner et al, 1988) mengembangkan strategi pembelaiaran yang sesuai dengan ide Piaget di
atas. Dalam hal ini pebelaiar diberi kesempatan untuk mengasimilasi inIormasi dengan cara
mengeksplorasi lingkungan, mengakomodasi inIormasi dengan cara mengembangkan
konsep, mengorganisasikan inIormasi dan menghubungkan konsep-konsep baru dengan
menggunakan atau memperluas konsep yang dimiliki untuk menielaskan suatu Ienomena
yang berbeda. Implementasi teori Piaget oleh Karplus dikembangkan meniadi Iase eksplorasi,
pengenalan konsep, dan aplikasi konsep . Unsur-unsur teori belaiar Piaget (asimilasi,
akomodasi, dan organisasi) mempunyai korespondensi dengan Iase-Iase dalam LC (Abraham
et al, 1986). Hubungan tersebut disaiikan seperi Gambar 1 (Marek dan Cavallo dalam Dasna,
2005).
Laerning Cycle Phases Mental Functioning
Eksplorasi
Asimilasi

ketidakseimbangan

Pengenalan Konsep
Akomodasi

Aplikasi Konsep
Organisasi

Gambar 1 Hubungan Fase-Iase dalam LC dengan Teori Piaget

Pengembangan Iase-Iase LC dari 3 Iase meniadi 5 atau 6 Iase pun masih tetap
berkorespondensi dengan mental Iunctioning dari Piaget. Fase engagement dalam LC 5E
termasuk dalam proses asimilasi, sedangkan Iase evaluation masih merupakan proses
organisasi.
Walaupun Iase-Iase LC dapat diielaskan dengan teori Piaget, LC iuga pada dasarnya lahir
dari paradigma konstruktivisme belaiar yang lain termasuk teori konstruktivisme sosial
Vygotsky dan teori belaiar bermakna Ausubel (Dasna, 2005). LC melalui kegiatan dalam tiap
Iase mewadahi pebelaiar untuk secara aktiI membangun konsep-konsepnya sendiri dengan
cara berinteraksi dengan lingkungan Iisik maupun sosial. Implementasi LC dalam
pembelaiaran sesuai dengan pandangan kontruktivis yaitu:
1. Siswa belaiar secara aktiI. Siswa mempelaiari materi secara bermakna dengan bekeria dan
berpikir. Pengetahuan dikonstruksi dari pengalaman siswa.
2. InIormasi baru dikaitkan dengan skema yang telah dimiliki siswa. InIormasi baru yang
dimiliki siswa berasal dari interpretasi individu
3. Orientasi pembelaiaran adalah investigasi dan penemuan yang merupakan pemecahan
masalah. (Hudoio, 2001)
Dengan demikian proses pembelaiaran bukan lagi sekedar transIer pengetahuan dari guru ke
siswa, seperti dalam IalsaIah behaviorisme, tetapi merupakan proses pemerolehan konsep
yang berorientasi pada keterlibatan siswa secara aktiI dan langsung. Proses pembelaiaran
demikian akan lebih bermakna dan meniadikan skema dalam diri pebelaiar meniadi
pengetahuan Iungsional yang setiap saat dapat diorganisasi oleh pebelaiar untuk
menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi. Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan
sekolah menengah tentang implementasi LC dalam pembelaiaran sain menuniukkan
keberhasilan model ini dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belaiar siswa (Budiasih
dan Widarti, 2004; Faiaroh dan Dasna, 2004). Marek dan Methven (dalam Iskandar, 2005)
menyatakan bahwa siswa yang gurunya mengimplementasikan LC mempunyai ketrampilan
menielaskan yang lebih baik dari pada siswa yang gurunya menerapkan metode ekspositori.
Cohen dan Clough (dalam Soebagio, 2000) menyatakan bahwa LC merupakan strategi iitu
bagi pembelaiaran sain di sekolah menengah karena dapat dilakukan secara luwes dan
memenuhi kebutuhan nyata guru dan siswa. Dilihat dari dimensi guru penerapan strategi ini
memperluas wawasan dan meningkatkan kreatiIitas guru dalam merancang kegiatan
pembelaiaran. Sedangkan ditiniau dari dimensi pebelaiar, penerapan strategi ini memberi
keuntungan sebagai berikut:
1. meningkatkan motivasi belaiar karena pebelaiar dilibatkan secara aktiI dalam proses
pembelaiaran
2. membantu mengembangkan sikap ilmiah pebelaiar
3. pembelaiaran meniadi lebih bermakna
Adapun kekurangan penerapan strategi ini yang harus selalu diantisipasi diperkirakan sebagai
berikut (Soebagio, 2000):
1. eIektiIitas pembelaiaran rendah iika guru kurang menguasai materi dan langkah-langkah
pembelaiaran
2. menuntut kesungguhan dan kreativitas guru dalam merancang dan melaksanakan proses
pembelaiaran
3. memerlukan pengelolaan kelas yang lebih terencana dan terorganisasi
4. memerlukan waktu dan tenaga yang lebih banyak dalam menyusun rencana dan
melaksanakan pembelaiaran.
Bagaimana Mengembangkan Learning Cycle dalam Pembelaiaran?
Aktivitas belaiar yang dikembangkan dalam tiap Iase LC bergantung kepada tuiuan
pembelaiaran. Tabel 1 menyaiikan beberapa aktivitas belaiar atau metode yang dapat
dilakukan dalam tiap Iase LC 5E.

Tabel 1 Aktivitas Belaiar dalam Tiap Fase LC 5E

Fase Aktivitas Belaiar/ Metode
Engagement: menyiapkan (mengkondisikan) diri pebelaiar, mengetahui kemungkinan
teriadinya miskonsepsi, membangkitkan minat dan keingintahuan (curiosity) pebelaiar ·
Demonstrasi oleh guru atau siswa
· Tanya iawab dalam rangka mengeksplorasi pengetahuan awal, pengalaman, dan ide-ide
pebelaiar
· Pebelaiar diaiak membuat prediksi-prediksi tentang Ienomena yang akan dipelaiari dan
dibuktikan dalam tahap eksplorasi
Exploration: pebelaiar bekeria sama dalam kelompok-kelompok kecil, menguii prediksi,
melakukan dan mencatat pengamatan serta ide-ide · Demonstrasi
· Praktikum
· Mengeriakan LKS (Lembar Kegiatan Siswa)
Explaination: siswa menielaskan konsep dengan kalimat mereka sendiri, guru meminta bukti
dan klariIikasi dari penielasan mereka dan mengarahkan kegiatan diskusi, pebelaiar
menemukan istilah-istilah dari konsep yang dipelaiari. · Mengkaii literatur
· Diskusi Kelas

Elaboration (extention) : siswa menerapkan konsep dan ketrampilan dalam situasi baru. ·
Demontrasi laniutan
· Praktikum laniutan
· Problem solving
Evaluation : evaluasi terhadap eIektiIitas Iase-Iase sebelumnya ; evaluasi terhadap
pengetahuan, pemahaman konsep, atau kompetensi pebelaiar dalam konteks baru yang
kadang-kadang mendorong pebelaiar melakukan investigasi lebih laniut. · ReIleksi
pelaksanaan pembelaiaran
· Tes tulis
· Problem solving

Dalam membuat rencana pembelaiaran berbasis LC, kegiatan-kegiatan yang dipilih dalam
tiap Iase harus ditelaah melalui pertanyaan « Konsep apa yang akan diberikan ? » atau «
Kompetensi apakah yang harus dikuasai siswa ? » dan « Aktivitas-aktivitas yang
bagaimanakah yang harus dikelola dalam tiap Iase agar tercapai pemahaman konsep atau
terkuasainya kompetensi tersebut ? ». Kegiatan-kegiatan dalam tiap Iase harus dirangkai
sedemikian rupa sehingga tuiuan pembelaiaran tercapai. Kompetensi yang bersiIat
psikomotorik dan aIektiI misalnya akan lebih eIektiI bila dikuasai siswa melalui kegiatan
semacam praktikum.
Lingkungan belaiar yang perlu diupayakan agar LC berlangsung konstruktivistik adalah :
1. Tersedianya pengalaman belaiar yang berkaitan dengan pengetahuan yang telah dimiliki
siswa
2. Tersedianya berbagai alternatiI pengalaman belaiar iika memungkinkan
3. Teriadinya transmisi sosial, yakni interaksi dan keria sama individu dengan lingkungannya
4. Tersedianya media pembelaiaran
5. Kaitkan konsep yang dipelaiari dengan Ienomena sedemikian rupa sehingga siswa terlibat
secara emosional dan sosial yang meniadikan pembelaiaran berlangsung menarik dan
menyenangkan. (Hudoio, 2001)
Berikut ini akan disaiikan contoh penerapan LC dalam pembelaiaran kimia di SMA.

Contoh Penerapan Learning Cycle dalam Pembelaiaran
Uraian dalam paragrap ini menyaiikan penerapan LC 5E dalam pembelaiaran zat aditiI di
SMA (Faiaroh dan Dasna, 2004) yang terdiri atas 3 siklus.

1. Siklus 1
Skenario

TPK: Siswa dapat menielaskan tuiuan pemanIaatan zat pewarna makanan, klasiIikasi serta
aturan pemakaian zat pewarna makanan

Fase Kegiatan Guru Kegiatan
1

2

3

4

5 Memancing siswa dengan pertanyaan-pertanyaan untuk membangkitkan motivasi belaiar
dan meniaiagi pengetahuan dan wawasan siswa tentang:
1. kebiasaan yang biasanya dilakukan orang dalam mengolah makanan dalam kaitannya
dengan zat pewarna makanan.
2. tuiuan penambahan zat pewarna pada pengolahan makanan tersebut
3. kaitan antara penambahan zat pewarna makanan dengan peningkatan nilai gizi makanan.
4. perlu tidaknya aturan pemakaian zat pewarna makanan
5. bagaimana membedakan pewarna alami dan sintetis

Membimbing siswa melaksanakan Kegiatan I (KlasiIikasi Zat Pewarna Makanan) yakni LKS
1 No. 1.1 sampai 1.4.

Membimbing diskusi kelas dan menggiring siswa untuk sampai pada kesimpulan bahwa:
(1) penambahan zat pewarna tersebut semata-mata tidak mempengaruhi nilai gizi makanan
tapi agar penampilan makanan tersebut lebih menarik untuk memancing selera dan mungkin
untuk meningkatkan rasa makanan,
(2) perlunya aturan pemakaian zat pewarna,
(3) ciri-ciri zat pewarna sintetis, (4) kelebihan dan kerugian pemakaian zat pewarna makanan

Menugaskan siswa menielaskan cara membedakan pewarna sistetis dan alami secara
percobaan (LKS 1 No. 1.5)

Memberikan soal tes:
(1) Sebutkan minimal 2 alasan mengapa orang menggunakan pewarna makanan sebagai zat
aditiI?
(2) Sebutkan minimal 3 contoh pewarna alami
(3) Apa kelebihan pewarna sintetis dibanding alami?
(4) Apa kekurangan pewarna sintetis disbanding alami? Diskusi kelas

Melaksanakan Kegiatan I
Diskusi Kelompok

Presentasi kelompok dan Diskusi Kelas

Melakukan percobaan 1.5
Diskusi Kelompok

Menyelesaikan soal tes secara individual

LKS 1

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara berkelompok pada Lembar Jawaban/Pengamatan
yang telah disediakan!

1.1 Tuliskan nama dan warna 'iaianan¨ yang tersedia pada kelompok Anda!
1.2 Menurut Anda dari bahan pewarna pada 'iaianan¨ tersebut? (bahan pewarna sintetis atau
alami). Jelaskan Jawaban anda!
1.3 Bagaimana ciri-ciri bahan pewarna sintetis dan alami? Bandingkan warna makanan dari
kunir atau daun suii dengan warna saus 'tanpa merk¨!
1.4 Bagaimana cara Anda membedakan bahan makanan yang mengandung zat pewarna
sintetis dengan bahan makanan yangmengandung zat pewarna alami?
1.5 Keriakan kegiatan berikut ini:
Pilih 4 orang anggota kelompokmu, sebut saia siswa A, B, C, dan D
Siswa A : ambil sedikit saos tomat merk 'IndoIood¨ lalu oleskan pada telapak tangan kirimu.
Biarkan saos tersebut mengering di tangan kira-kira 15 menit.
Siswa B : Ambillah sedikit saos tomat dalam botol besar merk 'X¨ lalu oleskan pada telapak
tangan kirimu. Biarkan saos tersebut mengering di tangan kira-kira 15 menit.
Siswa C : Ambillah sedikit saos tomat 'tanpa merk¨ lalu oleskan pada telapak tangan kirimu.
Biarkan saos tersebut mengering di tangan kira-kira 15 menit.
Siswa D : Geruslah sedikit tomat sampai halus, lalu oleskan pada telapak tangan kirimu.
Biarkan tomat halus tersebut mengering di tangan kira-kira 15 menit.
Kemudian cucilah tangan Anda dan catat warna yang membekas pada tangan Anda. Tarik
kesimpulan percobaan Anda!

2. Siklus II
Skenario
TPK: Siswa dapat menielaskan dampak pemakaian pewarna berbahaya bagi kesehatan
Fase Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
1

2

3

4

5 Memancing keingintahuan siswa tentang eIek interaksi dinding usus sapi dengan
bermacam-macam pewarna dengan mengingatkan kembali hasil percobaan 1.5 (pengolesan
bermacam-macam pewarna makanan pada kulit).

Menugaskan siswa melaksanakan praktikum eIek interaksi dinding usus sapi dengan
rhodamin-B (pewarna tekstil), saos bermerk A dan B (LKS 2).

Membimbing diskusi hasil percobaan.

Mengaiak siswa mendiskusikan Ienomena penyalahgunaan zat warna di masyarakat serta
dampaknya bagi kesehatan.

Memberikan soal tes:
(1) Sebutkan cara-cara membedakan pewarna sintetis dan alami
(2) Apa yang dimaksud dengan penyalahgunaan zat warna?
(3) Apa dampaknya bagi kesehatan? Meniawab pertanyaan guru secara berkelompok

Melaksanakan praktikum

Presentasi kelompok
Diskusi Kelas

Diskusi Kelas

Menyelesaikan soal tes

LKS 2
Lakukan Kegiatan Berikut secara Berkelompok dan Catat Hasil Pengamatan Anda pada
Lembar yang Tersedia!
1. Siapkan 10 g saos merk IndoIood, Cherry, dan tomat halus, masing-masing larutkan dalam
10 mL air
2. Masukkan larutan-larutan saos tersebut masing-masing ke dalam potongan usus sapi yang
sudah diikat salah satu uiungnya.
3. Ikat uiung usus lainnya, kemudian gantung pada statiI dan diamkan selama 45 menit.
4. Keluarkan saos dari usus, cuci usus sampai bersih, amati kemungkinan ada tidaknya zat
warna yang tertinggal pada dinding usus, catat hasil pengamatanmu pada lembar
pengamatan!
5. Tarik kesimpulan dari percobaan ini
3. Siklus 3
Skenario

TPK: siswa dapat mengidentiIikasi pewarna berbahaya pada makanan

Fase Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
1

2

3

4

5 Memancing siswa dengan pertanyaan-pertanyaan untuk meniaiagi pengetahuan dan
wawasan siswa tentang berbahaya tidaknya penyalahgunaan zat-zat pewarna non-makanan
untuk makanan.

Menugaskan siswa melaksanakan praktikum identiIikasi kandungan pewarna berbahaya
(Rhodamin-B) pada bermacam-macam saos dengan teknik kromatograIi kertas dan spot test
(LKS 3).

Membimbing diskusi hasil percobaan.

Memberikan pertanyaan kepada kelompok siswa:
(1) Apakah teknik kromatograIi kertas dapat digunakan untuk mendeteksi zat pewarna pada
makanan selain Rhodamin-B?mengapa?
(2) Apakah teknik spot test dapat digunakan untuk mendeteksi zat pewarna pada makanan
selain Rhodamin-B?mengapa?

Memberikan soal:
Sebutkan cara-cara Iisik dan kimia yang dapat dilakukan untuk mendeteksi pewarna
berbahaya pada makanan!
Diskusi kelas

Praktikum

Presentasi kelompok

Diskusi dan presentasi

Menyelesaikan soal tes

LKS 3

3.1 IdentiIikasi Rhodamin-B pada Sampel dengan Tes Warna
a. Isi 4 lubang pada pelat tetes masing-masing dengan 1 tetes larutan Rhodamin-B
b. Tambahkan lubang 1 dengan setetes H2SO4
Tambahkan lubang 2 dengan setetes HCl
Tambahkan lubang 3 dengan setetes NaOH
Tambahkan lubang 4 dengan setetesNH4OH
c. Biarkan campuran tersebut kurang lebih 2 menit dan amati perubahan warna yang teriadi
d. Lakukan langkah a s.d. c untuk menguii perubahan warna larutan sampel X dan Y bila
ditetesi dengan larutan-larutan H2SO4, HCl, NaOH, dan NH4OH
e. Apakah larutan X dan Y mengandung Rhodamin-B

3.2 IdentiIikasi Rhodamin-B pada Sampel dengan KromatograIi Kertas
a. Ke dalam beaker glass yang dinding bagian dalamnya telah dilapisi kertas saring,
masukkan 25 mL larutan eluen
b. Siapkan kertas kromatograIi dan buatlah garis melintang sekitar 1 cm
dari kedua uiungnya.
c. Siapkan titik noda larutan Rhodamin-B, larutan X, dan larutan Y pada
salah satu garis melintang tersebut dengan pipa kapiler. Atur ketiga noda tersebut sedemikian
rupa sehingga tidak berimpit.
d. Lakukan proses elusi sampai eluen mencapai tanda batas.
e. Angkat dan keringkan kertas dengan cara diangin-anginkan.Bandingkan RI noda
Rhodamin-B, X, dan Y.
I. Tarik kesimpulan dari percobaan ini.

DAFTAR PUSTAKA

Abraham, M.R., Renner J.W.. 1986.The Sequence oI Learning Cycle Activity in High School
Chemistry. J. oI Research in Science Teaching. Vol 23 (2), pp 121-143.

AriIin, M. 1995. Pengembangan Program Pengaiaran Bidang Studi Kimia. Surabaya:
Airlangga University Press.

Budiasih, E. , Widarti, H.R. 2004. Penerapan Pendekatan Daur Belaiar (Learning Cycle)
dalam Pembelaiaran Matakuliah Praktikum Kimia Analisis Instrumen. Jurnal Pendidikan dan
pembelaiaran Vol 10 (1), hal 70-78.

Dasna, I.Wayan.2005. Kaiian Implementasi Model Siklus Belaiar (Learning Cycle) dalam
Pembelaiaran Kimia. Makalah Seminar Nasional MIPA dan Pembelaiarannya. FMIPA UM
Dirien Dikti Depdiknas. 5 September 2005.

Faiaroh, F., Dasna, I.W. 2003. Penggunaan Model Pembelaiaran Learning Cycle Untuk
Meningkatkan Motivasi Belaiar Dan Hasil Belaiar Kimia Zat AditiI Dalam Bahan Makanan
Pada Siswa Kelas Ii Smu Negeri 1 Tumpang Malang. Jurnal Pendidikan dan Pembelaiaran
Vol 11 (2) Oktober 2004, hal 112-122.

Hudoio, H. 2001. Pembelaiaran Menurut Pandangan Konstruktivisme. Makalah Semlok
Konstruktivisme sebagai Rangkaian Kegiatan Piloting JICA. FMIPA UM. 9 Juli 2001.

Iskandar, S.M. 2005. Perkembangan dan Penelitian Daur Belaiar. Makalah Semlok
Pembelaiaran Berbasis Konstruktivis. Jurusan Kimia UM. Juni 2005.

Lorsbach, A. W. 2002. The Learning Cycle as A tool Ior Planning Science Instruction.
Online (http://www.coe.ilstu.edu/scienceed/lorsbach/257lrcy.html, diakses 10 Desember
2002).

Rahayu, S., Prayitno. 2005. Penggunaan Strategi Pembelaiaran Learning Cycle-Cooperative
Learning 5E (LCC-5E). Makalah Seminar Nasional MIPA dan Pembelaiarannya. FMIPA
UM Dirien Dikti Depdiknas. 5 September 2005.

Renner, J.W., Abraham M.R.,Birnie, H.H. 1988. The Necessity oI Each Phase oI The
Learning Cycle ini Teaching High School Physics. J. oI Research in Science Teaching. Vol
25 (1), pp 39-58.

Soebagio dkk. 2000. Penggunaan Siklus belaiar dan Peta Konsep untuk Peningkatan Kualitas
Pembelaiaran Konsep Larutan Asam-Basa. PPGSM.

Fauziatul Faiaroh dan I Wayan Dasna
Jurusan Kimia FMIPA UM

sumber: http://lubisgraIura.wordpress.com

24/0 503/0. 0907.3..988.3!.39.8.3-079.788. -07-.25.:7: 8:/./0285:338.5:3/.788.70:8/03.3203.7  .20307.:897.324/0502-0..3 ./.90.7  73.380.7:8 /8.3.:39:-0.3203/03.8007..3:7:/.5.01091 50393:39:0-07.202. 0907.7.9:202....3:323....3/7.7.243805 2./.202-..357385897....5.3/8:8.3! .7. 2.  995.90502-0.9.7803.207..3.3.-0.38.7.9...8.2502-0.33...32.25.7.3203.3 203:.

.

-.9:7: 47/57088 ..8.42.

  .

.

.

7. :39: 804. .3 5.90 502-0.. 503//.307 2.11.8.92 8 97.897. :77.7 0.2.3. /.

3/.30--.7.-:: -::/.9.388.3..3..38:2-07 8:2-07.02. $8.9..92./. 91 %.703.3/.8..7./..3.38.3/.   203.2-:9 08507203 203:3.3 20 7.3./..25:.39820250.7.3 203.  203.9073. 202-:.3:7907-2-3 :/0/36:7 .9..33:7 !02-0.3203..3..!80.503/0.7.3../.3.3./..3574808909.3203..39:3:720207:.3 5079..-07:9   !03/0.3 439082..:/.8 203.39.380.3.75.3..9.9::7:203:8:32.  03:7:9#  502-0.8/.3.7.8./.3502.388.30907.8 ....32..33..9.8.:.5202-07 08025.:.3.9:39:203:25:.3-079.343805 43805!80-.7  $0./..202-07.3/. 5.83:70-203.350309.2.30825:.3.25.9.  03:7:9$% %$  .:.2.9.339075709.8.:7:0--.  %74-7/0 09.3.2.9::7:20 3.3 .3/8:8.203.8.3:39:20.:..-0.3./09.3 5079.20.3907:82030 7:880-.80/.7.203039:..3.5 5079.3 5030.8:39: 203/./.3203.7.2.3/.88/.32.2033/0391.3.931472.5..9:/....7.5502-0.9.3203/03.../.7:83..32039.3 50/..3 5748083./. 450336:7 ...3450303/0//.. %.8.324/0-0.3.3!-07-.3.8503008.35079.-.3:7./.8:..88/...8.3.38:/.7.3!/.3-07-..3.3..3/.7.39.35030/.3 202078..3.3-07-.32020.32..3203.883:7205:90..88.7/:3... ..39:33.50/:.3:7907-:.39..8. 20703.39.:39:203/0391..7.01091 50393:39:0-07./.3:2. !4890/:  -90.788.3....7..7:83..//.3/03...509.3 .8.07 .7503.3:7. ./-07 .2203.3503008..2502-0..3:39:/:3.8/.90!02-0. .9::7:.7 43897:9.. 0907.:.883:7 %.320302-.3203/0391.2.8.4 503. .20342:3.9.3!-0747039.:.8.8507:-.883:7//08758.7/84.34-807...9.2502-0. 207.8 0.5.80-.:.943  $97.0723.25.3 570/8 8079.388.3/..5.3 80..433/:..2.3! 0-07.

380.2-039:08.9.7.9 !40/.38/03.8. /.357480/:7 05..7.9.8.3..25748083.:.3..-/.390758.3..947:2 :7::..388..9  $0.5020. 88.3/..  20302-.:39:0--. #   !.3.3-03.83..2-073:7/.3:39:203.3 0/:5.9.3703.3:.8808203.:.9 .3/.8..84-807.7503.3.2 502-0../.3 90780-:9205:9.3/.33:3.9/. .03...7.203.2.988.//.3.9.38...350309.5. 2025074093.8./-.3203..3202.9039..:39::7:202-:.3.7:..9.3 503:3.880.-:9:39: 2030.8 .3 /.5..331472.20250..38:39: 203008.3.7.90.8 &39:20::/..2574808502-0.8..788..2.32.93.82.3/03.8.5307.7.8:2-07/..3/.-:3.350309./.9 /.380.8.3.3:73.-07-..3. 0 3.3.8..7:8/02-.9203:3.7....2 502-0.:.3.5...88/../.50702-.8.807.5:.9.:39: 202-0/./...3809..383.3 -.883:7-07-0/.38079.:5:35.2033.3.2-07-.3.:5./.25020.80-.3.3.-0-07.3905.3902.3/3.38090344 /.9 2025:3.502-0.33:72.3.33.//.33...3/..5.:.3 /.9/909 20703.35079.9.35030.7.3.3503933.343805 50309.7.3:3.3.3..3.3!020.9.-07/..2..8 8.3  203.3/50.7.3 502-0.8.8.30 825:.3/./.3..388.03843.7./.9.33:7:7:20...9.3/.:3 5020.33.3.390780-:970..38../.3..38.$... 58.9.3902.950393..38 !020.80.50309./..207:5.8..88.80.3503/0.80.5.2-5.30..9/.9.5502.3 79/.9..9.8/.33../.3-0.3.32.25:..7.8:39:809.993./.3-.788. #  &39: 202..3/ 2.3804./50703.-.7.88/.8.82.93107038 9039.25:.38.3..3 2.5....2070.350..9.2203:25:..195079.8..38.8.3.888.. .-47./. !07-0/. 8050795708039.   800831472.37907..2..32.8.3$...9:89:.3.5.5..8./..:5748088.. #    !03/0.35030-.8 .3503/0. 03:7:9%0.32.88.3203.8-. 88.5.8.3.78.39079:9:5 /. !9/.3.3/.3  !02-0.9 8..5.34-807.202.32.3203. /.3/.02.2025:3.3503.8/03.20./  .-.888.35.:...25:.32.::39:2034.3-...80-. 070..8 20.8/03.3/.350.8.089.3.08025.3425:907  503:3.7.:./.802:33././    !03/0.32..5 574808 /.3.72.3.-.743805 43805 909./.3 !/02-..302.3.588.3/./.9 907-:.3700../.8.7.7.2439083:7 ..35.3902.3.3..9.8.943...88.5.3 203/0391.7 8079.3/.20250.32..507-0/.3 -.390344/.. 8808203/..3./.43...3/03.3.0%0.7/03.3 /. 205:9/7.  02..7.7 .3 90344/..9:   /01382.3-.078884..20.903449:-07507./:..8.7.3 70. /.7:83.9203:-:3.807.8.7:83.8 307.1472./843./3./.943 $% 9...3/.9./0..8 80820397.2203.-079..32:33 203:3..2.8 3907.3/...5030.82.9.85090344/..025./.85090344/.388.  .9.3..907..388..3.. 3.33..5.3 03.5.  -807.98079.9   503.8:.38..39:8.3/.38 3:3..3-07-.7.3010/.3202.9 203.39/.2.7.850309.:..547.9.3503..25:..88307.32033./..520.5.7.

.89079039: !0309.5.3503008.8.38:.30  !0309.3.7.9.7.5503.3/:3.3 9:.  $.8.9.3:39:203..7.:50309.3 /.82020. .3 203:3.2-.3 50309.32.:9.91/.5.357480/:7.889:..50309..32.2502-0...7...857480/:7.350309.320250740 50309.88902503.8.9:...:.8.3 905.3.8 57480/:7.8..503. .8..3/.3808047.91 ..8203..38.88.5.3..9.3/0.7.88  /:3.39.8.203.3.3-.0/:7.73....889:.7-.:9.3./.39:.8.  /-:..8.7.9.3897:9:7.3 :-:3.9.3.3/03./.7.:.3.38:-0/.3/0.7.88..839:.35..33907.350309.39:. 574.7.357480/:7.:.3 57480/:7.:.:.7.39.32.7.91.8.35020.3.3405./.7.1.9079:8 :39:203039:..83 2.9.:.25.3/. .289:..50703.8../-0-07.3/:3..3503008..91  50309.8.9:7.5020.3.&39:2020.:.8/03.203.32.3 .807.3/0.350309..5../039/03...../507:.38.8.3 3./.3//./.32..9:2.889:.3./.:.:/4.7..9  .2..2503//..220 20./.357385  !0309.8..4254303 20347. #:--.8..3/03.3 28..:.8.357480/:7./.38/.3/0..  ./..:.3897:9:7.:.2203008.9/42:3.   /-:.:.50309.5..8/.3.3.3/03. 43805 ..39.3.970..5.:.3:39:2020.207:5.7..39.2.957480/:7.

34-807.9...8.98:-02020....508.9..32.8../049.  /-:.9.

3/02.3.187.9.5.7507-0/.3503.888.:.3.7 ./902:.7   !03/0.9.354.2.7.9.803.3/.9.38...257480850304254.: 503 /03. 1.3 0907....8..988..25.3 88.7 203.0907.380-./.9.805.38 !$  !03/0.3.3/2.9.3/./. .3907.9203.0.8  &39:/.30907.-.3907..95020.3/3.3  2034397.5.3    .-08.187.5503.32.5.9.9203.2.25.9.3!$207:5..3 .25.2:./.3.3.3/25.3 -07/.0907.503. 0304254.3-0747039..3203.3805079203.9809.9.5.81.5/.8..9203:25:..5..25..9 &39:/.3 0907.5.  03.3503/0..7/.3  / 07.3.7.8..2.708..3 574/:!.-0 .3 39075709.3/./.73.7 5030.31..3/.9.3.9.25...5.2.3 202-.3203:3.3 0907.9203.9.7.9.3 202. 03..3875/.3203.8  .8://0.3!74808$.3503.3700.9/58.9:3/07.574808!  -07:5. 2:333/07.:0907.3507. .2.3  /-:.3502-0.3!:39:203.3203.3 570/8  .78:.:../..3-07:93 #:89.9:8.2.:5-0-07.9 502-.39:..3  .7 503443.8.7:8/.9:7.380-03.8 .3 .9.3503.9.2.3 .3/..0  97.9.8.2.  - 03.7:8203:3.9: 807503.3 /..33.7./.7.8..2.2.: 203:-:3 :-:3.9...2.25.

5.:.:5077.3/507403.9.3/.5.9: 0.7...9.3-07:5.30907.14:8 ..7.3...50.3203.3 .7-079..3549088-.80-.9909.78.39..:.5.3...7:8/.9.3-..:.9...30.7..7:8/.3/.3.3-07:-.3/93.9.3 9039.:54.:/.35738509075.38:.3 .25..3.38:/.88. $0.5.3.5.3.9-07:5..3.3 9039.8 &39:203.:/9:8 8079.3502.800/./...3 .-0.5.88..9/..39.3 2./2 88.3  !738509075.3 $0.8../5033.39039.3   0307.3.3808:.33.3.9.33393..:.32094/0.3..920703.2...5.3.9. .3.3.3-0742:3.:39:203:3.9./:..3 4380590780-:95.203:8:3/.  !03/0.30.343805 2..3.920239.7.7.3 .35738509075.5..-/.3507.3 03.9.0907.:202078.25.3 :39:203:.3.3.9.7.2-039:7.5073./:..28.33/.4-.5.3/.8..8.3907.9..343805...3 -0:2907..909.-0.3.35077. 8079.3.39079039: &38:7502-0.7..3.:02-.5.80-..9..3574 808 43805/..3549088203:3:..5..9:2094/0/03.7.59..9.9.9: 03.7-0.3570/8203.:./.3 !079. /.9.920307.3/.9.3.9 /5.5..8.9/. 03..5.3/03.3..9-07/.50789./.3.9./.9203.38:./.3.43805/.07.2.8.3:93./..3/:3.2.3/:3.9.   0703.7.. -.7.8 88.3/.3203:3.3/:.5030.9.35079.7.2202..9.27:2:8..3/.5..20.5..5...32:..202..3..5.35020.9:.3/.9.2-.902.8.3.2030.:203.3:39:203.7-0.3203.39:88. ..5033.3.9203039:.43805/.:8:.:503..7.30--072.80397.2.80..204254 9079039:8079.3./: 3907.3907.70825:.5.5.5.7.788.3/..320..3.7:8/.0907.3502-0.88902./:.9.2034../:.:-0:2/.39039.7:8/.98/.5/.:38:7502-0.3:-:3.3.7:.9 /::7.7..5..25.3 ./:..:50907.9:0.35079.9.3.7..9.50.. 203./.390.920 3039:.3/.-0.7.3.39: .9-07/8:8/.3907..9.:-0-07.3/03..3.3-.:203.343805.:.220302-.8.9:5072.32: $0.9-07:5.7.7..3.25.907.90/5574.25.3507.35077...520-.3...3/.7:83./.. .5..3/.9...3%075.3 .3549088 !079.9:.-0.3203../3.:57385 03.1 9.:.3 .9.3-07549088907:3.9203039:. 203039:.3.3..:/./.3.703.03/07:3.9/03.388.-.3574808-0757   !03/0.:.5.7. 203039:.3-.9.4-.5.8 $8.808:.:.3/.3 5030-.7:8/.9/./   03.9/.:50309.3.7.-907.3/-:.3.7-0-07.7.9.5.202.9:2.  0 0742:3.7 :38:7502-0.2  1 07549088 07549088/.8.2.28:.:0-/.547. 80.

9.39075../0-/3. 0.20.5.9202507..9.9.2.3/-..3-:.8-0.3..88902.7.5.9.98 /.3-0.9.78079.28/.788.2502-0.9.25.:02-.9.  07.3 249./..3 -0.:.9:  995.7203./.39:..788../:3/.408.:.380.3503:3..-.7.503/0.5.920301803..5.39079039:.3-07:5.95:.2..5.92033.. $0.3 /-:9:.3/.3.3203.709507..503.:0907.3/.3:38:7.3.9:/8532:8.

.

43 47/57088 .42.90.

 .

.

.

3 5.897.90 502-0..7.

5.943  .343805 43805-.3 5079.3/07.4-..9.3 8.5..5.43805 43805.7.7 0.3 907:9.3.2 203....720..9.907/7/./.3.9.33/./250-0.3%07 /. 1..:0.. 1..8.7 !.380/.9.3/./02-.3.33.3.37:5.3.3908 .9.8002. .059.2#0330709.3574808502-2-3.039070/ 207:5.7 2502039.83.3/.7.80 1.38:8-07:93.3.343805 !..:8207:5.7:8/..9.059 ...3203025.30-.80 /9.9......2-.9.8:2-075:89.5.508547.2.8 50-0.9.3 5079.947 .2.3.5./..3  9.80 1.9.9..3/.95.3203.3./.943/.3:9 !0307.3.720303./574808203:: 08092-.3502-07.3../.3:39: 202.733.80 -07:93.0.9.9.8.7 0.802./03.3 907:9.8.8574808/.8008547.0/806:-7:2  .3 20.2:33/. -0702-.9.3.50-0.7/03..:4-807.3.2.3-07.50-0.802-.8.3:.3 002.71..39.78:8 !.843805 50-0.3.3507.3.3.7 ...343805 43805 .20. .5 0.3 0.38.3507.38:33.../.3-07.7.3.320304..31.43. /.75:8/.94708.3.390.3249..9.33 /.25../::720.50. .502-07. 203.9.3..9/.7./-.3/9.8 -.33.390780-:99073..1.5.8/03.070.../.33:3.3.3-075:8.8 10919.5.3  ..//.3.993 0.82502039.3 43805 .943/.5.9073.-0:2202:.32:3./..9.3805079574-0284.-.3 ..9502-0.392-:09/./.343805/.3907.3.35079..3438053. .5350-0.9.3/03.9390.24/03 9../.8:.3502.5.0 9:   $:80.388.9.43.   #...3 50..:848.$:80.9.3 0...83.3. 89.92033.7:.7.2-..743805..880/02.-07.7..20307..3574-02 574-023.2.803/.793.3.50-0.3 9..8050303..3.3-. !# $&$# #   5.88.8090780-:92:.:0./03.:39:203025:1.8-0. ./.9 203:.3/9..2503:8.. .80 .39.7.7/.9.790 203/8:8.9.3/38:880-0:23...:.9:24/0 502-0.805079203.:20.31034203.8 502-0.843805 ../.5..350.8433 .70.89.3 2./.3.82.7 89:/039.7/-0708025.5..:50307.3.3.720309..80907.2502-0.0593974/:.3 0.9:2 203.3.31.8. 50302-.3 ..943 50303./.3.0 ./03.5079.3...:3..3..3.3.43.1.3..3 .50.0593974/:.3-07/8:8 !.9..5.2-073907..:.33.3203.3/.943 /..1.3 203008.....3985.3 2070. 8.43.89.3-.750703.3/.9.5 9.3202-:9:.5.3:7:80-.80 !.1.503..:.7:/50../.5079.8 0547.91034203.2:..9435...42509038 42509038.3 5079./.9.7.35:.390780-:980.3/8025:73.1.:3../.7/.3.55.703.7:80--.  !..9.7.35.7 .2502-0.803.3/.9..3/47.2.0203980-0:20547.7805079 2030.3.3/50..3 43805/.3 1.91 5.33/83..:/.380507957.3/03.38:880-0:23.8/.3.3.8.202:../.25...9.7.2.:507..439.5.:.3.7.3502.733.:0.:   :3...2./.8/.3 -07507.2897:9:72039..808.5.37.

.3 /.-:9/.9.3.2.943  478-..380507957.9-07507.8.8../.357480850702-.70907.75:8/.3-07:8..82.831472.-47./:.. 89. .3-07-.907./.-47.59.35.380507957.5.3/750-0.389.3/-07.9.3 502.2897:9:72039..3808:.3 203./0 /020.3-078:8805079/5.8-./.3 2.20307.2 #0330709..743805 43805./03.31034203.:.:.808047.284380585.7:/50./:-073907.3:39:/574808/.3.47.5/0391.3 43805 20347.8.3.3 574-0284.3/8:8 !.3205:9897:9:7 8 /.3 47..82039..7.9.3.1./.38.8.. 1./.289:.7. 502.331472.3:7..38.38.0 5.90502-0.502-0.3/.943 /.81.7.89::.02039 -079::.9/../50302-.39.92070.3-.3 .550309.. /03.3/-:9..5 7. ..2..:5:3848.38079. 8.8 3/.59.3.30.7.80-.3 /./.35.7   %.390..3.3 203/474350-0.8.:0.9:1034203.32070.3 -/.7.3/.3.38.83/..:39:202-07..83/89.3:39:-007....3/23/.8843897:9.943 0903943 88.8/.7207:5.9../:20.5.343805 43805./ 3:3..0.943 /..943/.8.29./.3.508547.3203:-:3.3708543907.3.8/03.8 !.0./:/.  20302-./.7:20..38:/.8/../-. 203/03.7 0.733./.91:39:203.3.5/.:.3 50302-.907.3.0723/.7 !.8.8907/7.3 .71..3 .9570/8 570/89039.8.800547.:202507:.:.424/.1.3./..8.2 2094/0502-0..43/833/.424/.2-..39././05.3-. 2.7:.38.3..320308547..9.204254 04254 0.9.38. 20308547.9:2.28.8..02039 547.7.3/.20302-..9.3.:39:2030..3/.9./03.7/..720302:./.574808./:203:3.3.9.:.: 4250903850-0.:.3. 803.3 9.09203.8/03.089./.7:.7:8203/474388.3-/.3 ..8 .5.503.3.2.843805./.9..75030.5.3.703.83/.9:7  !..7 43805.3/0!.09 #0330709./-0708025./.3/.7:/03.3.3:..3:39:203.8080-0:23..8 !.:.3 0.9/.820 !.9.3/.:7489 50-0..3.8.93. /. 803./:/./.7708543.. 3/.5.907.3/03.3/50.:5.3 0..8/.:.:.7/-0708025.5.38.3202507../.3907.25.82.2..8 713  /.25748083897:9:72039.80 1.7.7.  9047 -0.7.7...52.9. .943 .8 /..503.3 203..3-.703.8  /.9:9/0/05.3945.38:..:0.831472..50-0.720..7.7. ./::39:2020.3...9 503.3..2502-0.7 07/.  !020740.507./.80 /9.3203.2.3.424/.800.30339.9-07:-.3897:9:72039.3.8907..3/./.28:.3/.9..21.8/..3 502-0.:./23/.03:3.739009:...3.3.7!.83 2.3/.3 24/1.339009:..39047-0..380-0:23.3-..5  $0/.5.3/2:39:2030..3%07 /.7:7::39:203:570/8 20.9:2/.3203.43805.790743/8/..388.5.8.243908-./.8/03.350-0.30./.79039.3.850309.2207085432.3 438943/./.:39:20309.8/.8504391..: 02:33.343805 .1...31:38 $97:9:739009:.9203:-:3./.5.3..3.83:3.9::-:3...343805 43805.3/50.943 :7:.3/.3 .7:8/.3/.32.9.7:.3.720..02039323.3 097.7./.8907..3-07/.3:7:909. .32025078./.3203.3/0 /02070.343805/.7897:9:7.38.31:38207:5./.7/.9.3 !.8 !.2.80 03..993./2  7.8 47.80-07:93..3:9 07/.9.09/ .9432./.943 5.5.907.33..3..-47.:574-0284.2.5010919..543805 43805.8./.-0..9./.9.55.38:3/.3897./.7.39..5350-0.32070.7/03.   !..5...39.30....343805.   03.3.2203.8035:.:.3 203:3. .343805-.1.808073/:: 3.390..7:8/47...343805 43805-.8079.808:.7.82.3/../3../.3.8.9.3/.803/7 20239.343805/03.5.9: 1./.8.3:9.2203025:1.3/50.3 907..202-:.8005.9/2502039.5./:  3/..3 !.:.30.7.9.3/9072.9.82.943 88.3.3.3897:9:74391.943 ../.25.390.

9.347./1.29.3/43897:8/.88.8909.8-0.388..8502-0.3...5207:5.919.8. 2.3 -0757 !0309.7:7:0 88.8:/. :/.3.-073907.7.390. 805079/.5 -074708543/038/03.3.:08/.09  !0302-.20307.3.388.350302:..9.70/.7:39: 203008.739075709.34397:9...75...31.800/./.:5:3848..80.8020.3-07-0/.8.3 /02.9.:5:31.2502-0...38.38.3/.843805 7.8...84050-0.50-0.28.7 .70/.0907-.80/.3/03.32094/008548947  403/.3574808502-0.20303.089.83.3-0747039..34: /.3.3:7:3.8.9.2/750-0.5.9/0.803/7/03.8  .393/. 31472.3:343805 438053.:.7503.   .309.30--.7:/.808039.3.3 .7-072.3-.424/.32033..8 2025:3.8/.5.3 2030.3802..39072.38:3 !74808502-0.3:.9..3/.8 ..5.9/.8-.909: -.3203:3:.8.80 1.9/..5.9.:1.47820 909./.3.3-.8/.20250.502-0.8  .5.5 1...3 0-07.91/.3.9.89047!./288.8003.7.3-:.903 202507:.82.:...83.72.2574808.-0.33:3.3.8207:5...8.7!./.3/.8/.9/.2-./.850309.-07.83/.:./:   7039.25.7:39:80.3897.7..2 09.3.2032502039.3.:.820-0.20303.390780-:9/8.7.83.0940./.8..80 1.80 1.3/804.91202-.8-.8 82..3/02.3./ 50309.2.38././03.:3. .3.5...74/..2$40-..9433/.8 /.79  ..8  ..3203.80/.805:32.4708543/038/03.324/03/.38..843805 &38:7 :38:79047-0././.343805 .   31472....343805 /.7:.8.3%047!./03..80/.35020.3/.75..3 ..21..3/.9/47.8.  :-:3..3/507:7:.3.3207:5..3:7:3..3574808 47...8:7:/.3.2207.. '498/.8.207:5.1:3.02039/.:../.     .3.43897:9.3.9:  $8..80 1..380.9..31:3843.9432.09 :.388.  :/44    03.58../..4  203.1.38..5 .7.0!...:7:/.380507.31.80/.03 /.09 .2.703.780..3802.-072.73.8 /.4/.8574808/.7.32025:3.7.32039.   20.2 -7.09 .3 2.2/03.3808:.7 /.7    203.788.35.9039.3.9433 8547.7.22033./.32..39047-0.30..3  !0303.3.7!.85./..097.88.9./.3809.8..3/.8  09/.90780.71.31.3810750309.8 80/.7.797..2 9072. 2502039.802-.8/03.3..8  5.:0.7.8  50303.3203..80203.2 502-0.3.8:904743897:9.91 $8.7.35748085020740.3 804.3/03.8.820848.75:8/02-.39047!.32502039..0733.:8:-0 .370.3 20203:0-:9:...3.3897.3182...7:-:3./.9.7/2038:7:50307.7203./2.7.-0. 2502039.3 /288.38./.7.8008547..8..9.33.5.343805 424/...3-007..82.7.3/.30--072.2-..800.

 502-0.9.-09..8...9 /.3.30--..9.7.8.80   %.9.3/93.7.4    010919.3 20.903202-07 0:39:3.80.-0203.3.:7::7.8/5077...3/.3. /.3.907/....3...8  20207:.3203:.39:305.3/.3903...38.3 $0/.9...2.350304.8-0.7 50307.380-.502-0.2574808 502-0.3.80.703.9.3.2203:8:3703../..3897.8.:2094/0.7.3.7.8.:.3897./.3203. .390747...7/-..80  .3./.29.5.80-07.3./.2!02-0.3..7.3703/.3-0-07.51./0--072.5.91/..7.38.3574808 502-0.2%..9.8-0.9.3  203:39:908:3:....3.30.3502-0.350307.30-90703.3 %.-07:9  2033.7:880.3  20207:.320.3 502-0..9:/.9..50-0..9.51..9::...8-0.9.3..39:20302-.3  202-.5:30:7. -07:9 $40-.3 9.29.3.7..380-.7  502-0.7.3249.5.8502-0.809.3.3/.380.8:7:/.733.5.7..903..0/.30.3.3985..:/.7/..50-0.5.3..370.7/203850-0.52.7..3..7.3/02-.:/.0302-.2207.2.7.3/.7.7..3/.3  .

.5010919.:.31034203.5.94350-0.803/7 :7:20239../0 /0W0243897.3203/474350-0..3097.80-.089.323.3/.3 502.9:2.20307.943 0903943 88..3/50. W%.720....7:.27.8907.7 W!0-0.../3..7-007.3/50.:02:33.7.39./.:.28438058 202-./.7 W03.3..3.-/.. 503.9. 89.343805/.8.-47..3203.3.02039203.  5.3/8:8 50-0.7/.33.:.5..3 /750-0.243908-.8.2.3203.2..:88.9/.7 20302:.8907.3 . 203:570/8  20.30339..8..5 50309.3 907.:.8.29.3:9.3.7W 0243897.3.3 .9503.:4250903850-0.343805/03.8-.9:2 W0307.8.-:9 /.3:9 W#0108 50.9.:7489 50-0.8 547.2030...3/.3.3 /..3 W!74-0284.3 ./....3  .20308547.202-:.3..0.75030...7 20309.:.508547.3 /-:9../.7/.9...3 W!7.3$8.8080-0:23.2.25.343805 .9.389.9:7 W8:80.3/0 /0 50-0.3/.3$ 02-.2.3 20343/8.9./.:.3:9.8/./.8 W!7.9570/8 570/89039.743805.80 1.289:./.7: W 024397.94388.907..840:7:.71.:.850309.38079.9.7.3.32070.8  .3 W%089:8 W!74-0284.7/.30.92070.2.3502-0..:.9430.81.3 .70.204254 042540.094/0 3..

3  .: 907:.9:7.7/03.2..3  %07..:.7.3..3/. /03..3839098  02-2-388.30.9.81.5..9.347.9..38:3203.350.2 9.73.3   507:9/.53203..5.3..9.:  42509038.8.950.80..9 58424947/.803.8.:..73./.7.7.2.38:343897:9.9...3.5..3.3.9.3-0.89.  %0780/.3 0./.50309.3/..    ..51.3..37:5.3.3.3.502-0.7.20/.51.8.3-07.35079..3 .73.3./.3..202:33.3/.3-07-.2./$   4394!0307.91503.5.390780-:9  .9.8 .3 &7...25.9.31034203./.503.:...950.3848..74/.3 ..80.439450307.88079.:0.9..3502.8/./:.7/.80.7-07.   .2-.3 ..3..3-07..88.29.3.3.8.3./91/ $ .3.20..388. 80/02..502.3/.8..0/..7.33.5.9...3203.9703.8.3.88. ..3.5034..257.7.5.350309.-07-.7:8/7..7.81.3/8.3 5079.950.3/03.3-.3.73.024843...3/-07.73.343805..2.733.2202-:..3/.97..3   9::.9073.907-./03.3.3.109128.39.9..3..  %0780/.88.22034...5.390.9.3.3./.2.9:7.31. .20.3/50.388.73..3  -.7.3-0781..7:8/90.9../:/03.32.30.803.33907..9::.307...9..37:5...7 /..3503./.3/.2.3  .39::.8.32.2.2.3.88 0.3.3 ....35033...3:7:0.83.350307.3/.9:2  3:3.3.4250903890780-:9 0.9..3.3.3         02.2.502-0..8.2.2.8.5.3$ 4  8.33.2502-0...5.3..3502-0.950.3.3  0-..3907.3 43805.950.3.3.2-.2502-0.8.2..3 0.33.3-0./3.7.9039.3 802.3828848.9..92030.3/.3502-0.73.2.3  :/44    07:93.9 80.7.7:8/04.2..3 20303.7.9..3..3.3907/7.3 -..29...2/.9!0./.3.503.3.7:8/:.  %0780/.7.73..39.343805.3 9. /...7.3507:/:5.950.3.3..3../2 88.3502.9....7907.74  %!$8.9.3.33:3..202-0/.3203.:5079.7.8-0.3.9..3502.9.88:8    $:8 $03.3-0..3/5/.3. 42509038.3249.3/03.3.80/02.25.30-01091-.2!02-0.8.3.20.51.3:39:202-.800.

2.350...3..38:80.3  8:804254  03008.3.7.889098/.2  5..4-.3 5079.350..9.-.3.  503.3-07:980.2-.73.804254/.839098   00-.9/.73.47..3203.:..:39:8.950.9:7..90880.8.8.2.3/.37.8.950... 2.390780-:90-203..3  03:..73./:..73.3.3507..73.3..2./../.3502...3502.0825:.202-0/.. 507..2  5./.5.-07042545..202503.3 8:804254  !708039..439450.8/..9.3...9 ..7.3..-5079.2030.388..8.73.32.950.8.3..7.73.8  0.38007.7503.7:39:202.3.384..380-..384.3.3   507:3..350.7 .32:33 :39:2033.3.8  0.00-.4-.25.3/3.30.307:.25.9..90780-:9802..9.02-.3/3.839098/8-.3.73.3-.28:80.0:7.02-2-3/8:80.73.280.3232.3.3/.2.7.7:3.3..3203:3.  $  .32037388.3.3.5.950.   .7.908  $0-:9.5.7./91  $0-:9...3 $4     02-07.3 9.839098/-.3232.350.

   /.73.3/.: .  .3   %:8.33/.7.839098/.88.85.35.2-80/98.-.37.8.3942.33/. 7.3.4890780-:9203073/9.:890780-:9203073/9.90.7.38.3/3.042542: 80-:98.4890780-:9203073/9. 839098/03.207   ..37.3.32.350.73. .9.:.202-0/./.3/:3.25.950.3.4890780-:9203073/9.3.3/./.73.839098.33.73.9.9.2 0.3/.73.3.35.3.3.35.9.90.3 .9207 3/4144/ .48942.2039  $8.07:8.2.2.2039  02:/.350.390780/..98.3202-0.3-07:93 !47...3.3 .73.5.3..5.30.3203.2039  $8.7.950..7 .3.7-./80/.2-.7 :37.390.37.7.:408.9.372:  .349../.:/./.80/9942.38./.37.35.9. .:408.2.3.3.3-.2-.:8 9.7-.3.3 90780-:9 -.3...3.7.38.90.73.2039  $8.:408.3. 9.3..9.8.372:  .35.5.372:  .!03.042543/.3.2.3203.5..80/98.9..35.2-494-08./.48942.9 9.9.7 ..3.9..372: .5....90.3.3...207 .3/:3./. 7..3..3.3.350..80/98.:408.73..9/.2.32.3-.48942.5.:8 . 7.2.3../.3.2  07..9.3./.. %...73../..3.7207  .:38:/03.3 $8.9. 7.  03:7:93/.

0825:.02-.9:2  !708039.3 74/..3503.3.2  5./.384.  5.3:7:0.9::3:8:8..8!03.350..23  50.73.3%0780/.73.9.7.5.-./. .3.33/..-0704254  0.3 -072.8.380.25.3 .2 2.7.2.9089 8.9 .-.38.3.3.:9   03:../03.7:9.8.8://03..5/03.3...203/8:8.9./2.4890780-:92.31034203.3   03.482073/4144/ 077 /..9.73.8  8:80..30.7:8:8 .804254 8:80.8/3/3:8:88.9:::33.83.302-.9..3.73.9/.7.8:.-078 .8507.-.350.98./.8503.:3.73..:.74 %!$8.3/..5..5.92030.2.32:5.3$8.32033.0704254/.2039   0:.3   02-07.48-07207/.3507.25./..080..-5079.080.250../. 02-.25.3942..839098/.7:9.8507.3.   $:8 $03..   ../.9.3 $   02-2-3/8:8.3  503408.9.307:980.202-0/.357..2.         02.080.9.7:9.303.48/..:8 2.2..8.4-.2 2..88...7.3.7.  $.3/.9.8.5..3.388.908  $0-:9.7.5.902:33.2..3:7:80.8.30339..9.39:35..9039.83 2.3.98079.-07-.8/3/3:8:88.20.3/.2  2../.3/2.33.9.3:8:88.9:20103907..3.25.3 -072./.390793..800..91/.73.73.250.3./3/3:8:8 .33/.4-.908  $ .3.7.502...7  .830/.8.:.:.3 8:/. /.9.:8:88.8  03008.9. 02:/.5/03..3 8.3 ..388.2.254943.89./.3..73.9.9.384.3..38.30103907.9.83 2.9.:3.503.35.3.4-.7 ..357.

3.9/:3../.8#4/./.250/03.  5..950.73.3903742..35079.3:39:203.3   03:.5.9/..3 80.7.903742.2.48/03..8507..2 2.3%08.18/.3.23  - %.380.  5.4-..1079..9/:3.388...3$8..70825:.3:7:0.5.3.9909082./.2.3/03.32.9:2  !708039.23 203...9039.74  %!88.1079.3  %.3 ..-07-./. ..3 5079.73. #4/.908  $   /0391..2-.850.388.950.38090908$  .3.3-07-.5.3.8.73.:.3 :39:2../.385499089 $   02-2-3/8:8.3.3:39:203/090850..9.9..3.90385499089/.  02-07.388..804254  8:8/.35./.50.20..         02.23 5. 2. $0-:9.9.390908.28.305. 8:-.$.503.3/.9/.3:39:203/0908.23 203./..83/03.73.357.5.73.5.7507.947..4-.50309.35079.3.73.3/:3./.3#4/.:3.8  03008..3#4/.7:9.-07-..5.947.800.5.384.8.3 8:80..950.2.5.23  5..3.35708039. .33  $:8 $03.3:-.9203/0391.8.3#4/.3.8.3.350.8/.3.9:2/0391.0425488.5...384..-072.5.8  !7..3   02-07..73..3/.343 2...3  .:.3.3:39:203/0908.83 2.8/..3/.503.3././03.7.2..9 . -07-.

7 0.30:03 - $.3809./.3742.7. /90908/03.3 !.33.3907..3   ..3#4/../.-..2!02-0.23  ..0789!7088   :/.3...#.733.3079.7.23   /.74  .$8.:70.2-.390780-:9/03.!03//.0.8  0 3..7..3-..3 :73.3/.9:22. 8..8 :7:8.333$..  /.1/.3/.9.782039.3.3..73.7. 0/..88.03.3/./.250/.733..733.3/3..7:9.8944147!.72.9.2-0.32502039..1079.733.$023.3.    :/44    !02-0.2-.32.3.:70..0.3/03.3.90.32. .73  2.34/.7 .3 502-0.3.3$.3!02-0./.$.& :3    478-.8843897:9.5.8..38090908 %.23 5.8742.3!0309.33.3:-.7:9..-07259  / ..88.23    /0391.7.7.:.0&39: 033.883897:203 :73.3/.!7.8 .3.. !&  703905/3.!03//.83.9.3/03.3.3..3.7.44 02897  41#080.7507.7:9.34/0!02-0...::33.84/0$:80...7 0. 7./.38.507 9:709.3  0 5.843.-..39934/.23.  ...9.343897:9.947.3/3/3-..&3.80.7:9.7 $    !0702-.3:-.83..349.3-:.0  /.3 '4  55    713   !0302-. .3!03/0.3.3:-..3..25.803.30-2039/.70/:.32.3!493 !& :    8. $.3079..8 $05902-07    .3  1 %.33   %#!&$%  -7.3!02-0.3.25:7.35..38090908.3. #4/.8 / .733.9/91..947.7:9.3073.9:.03897:.3$9:/2.80.3 .    .2 !02-0.3'4   .3/03.30.  .:.35748080:88.58079.2.7..9/.38090908  ..0 /.2  # #03307   %0$06:03.9507:-. $:7.303:7:9!.%.3 7:5.3/.70825:.355./ / .  %..3.7.     %00.3..!/.3.7.3.782039.9.7:9.3/.820 .3/.07.3 '4   94-07  .8/03...:.2-.3.9/.3$   .7:9.8:.9.943  330 995.7.7.82080-..93$.8$2:007%:25.7:9.$024 43897:9.390780-:9:7..5...73.7.3203.9.2!03...3/.3/:3#4/.0:03203..90780-:980/02.0..$024 !02-0.7.3.4-.3/.2 /...3 /..79  #   !0307..     !03:3..33 ..0410.03.250/03..3 .8#4/.:39:203:507:-.7.5.307-.2.3!747..30.3#134/.0%0.8   /.5.3/.9.3 .

.

40 89: 0/:. .

00/.03.8.

478-...

 92 /.7.808 0802-07 .

.843.8 $05902-07    #03307   -7.90!02-0.9.3$97. :7:8.8 !02-0.3$:8-0..3.3$.733   ..7/..8041%0 0.733.3!02-0...74/.03%0..9:. !!$   . ! & 703905/3.2 .!/.733.33.8  41#080.0%0.7..0 44507.8.7.83.!.0 0.7:9.32..3$.3!09..$023.2 # 730    %00.38.088941.    #.9.!&  8:2-07995.:...3:.7.7.343805..43805:39:!033..03.9.4/  !03:3.7.3 '4   55    $40-.934   !03:3.30.3.44!8..: $ !7.

.

47/57088 .42   .:-87.1:7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->