PENGANTAR PERJANJIAN BARU 1 Pdt. DR. John Virgil Milla, D.Th.

PENDAHULUAN Ilmu pengetahuan dan pembimbing Perjanjian Baru atau pengantar Perjanjian Baru, adalah bagian dalam ilmu Teologia Biblika yang baru dikenal secara umum pada abad ke 19. Sumbangsih ilmu ini sangat besar khususnya dalam penyediaan bahan-bahan penting yang dapat menolong kita menyelidiki dan menafsirkan Alkitab secara bertanggung jawab. Pengantar Perjanjian Baru merupakan dasar untuk semua penelaahan Alkitab. Apabila seseorang mengharapkan akan mengerti suatu bagian atau suatu doktrin Alkitab, maka ia harus mengetahui apa yang diajarkan oleh Alkitab secara keseluruhan. Setiap kitab merupakan bagian dari keseluruhan itu, dan hanya dipahami sepenuhnya bila kitab itu dilihat dalam hubungan dengan seluruh aliran pernyataan ilahi yang mulai dengan kitab Kejadian dan berakhir dengan kitab Wahyu. Figur – 1

Setiap orang dapat mengerti berita Perjanjian Baru dengan baik bila ia memahami sedikit mengenai dunia yang pertama-tama menerima berita itu. Latar belakang kesusasteraan, politik, sosial, ekonomi, dan agama dari abad yang pertama merupakan konteks bagi penyataan Allah di dalam Kristus. Istilah-istilah yang digunakan oleh para Rasul dan rekan mereka ketika mengajar telah diambil dari kehidupan sehari-hari pada zaman mereka dan tidak asing bagi khalayak ramai di jalan-jalan kota Alexadria, atau Roma. Sewaktu istilah-istilah itu menjadi jelas bagi pembaca pada zaman sekarang, maka beritanya semakin jelas juga. Oleh karena itu untuk memahami Pengetahuan & Pembimbing atau Pengantar Perjanjian Baru 1 ada tiga topik besar yang harus dipelajari yakni: Latar Belakang Perjanjian Baru, Kanonisasi Perjanjian Baru, Masalah-masalah Dasar Kitab Injil & Kisah Para Rasul. BAB I LATAR BELAKANG PERJANJIAN BARU Orang Kristen sering mendapati bahwa mengerti isi Alkitab tidaklah mudah, karena ada jurang pemisah yang cukup besar baik dalam hal waktu penulisan maupun dalam latar belakang dan budaya antara jaman PB dan pembaca sekarang. Oleh karena itu dengan mengetahui informasi yang cukup tentang segala sesuatu sekitar latar belakang penulis dan penulisannya, maka hal ini akan dapat membantu kita menjembatani jurang pemisah itu. Figur – 2[1] Bahasa Budaya Geografis Sosial/

Secara khusus akan dipelajari pula latar belakang penulisan kitab-kitab Perjanjian Baru. tahun dan tempat penulisan. yakni: (1) Ilmu Pembimbing Khusus yang memeriksa seluk beluk kitab-kitab PB satu persatu. termasuk didalamnya adalah Ilmu Salinan (textual criticism) dan Kanonisasi. membagi ilmu ini menjadi 2 bagian. menurut M. yakni: Kehidupan di Palestina Masa Antar Perjanjian Baru. yakni jaman ketika Tuhan Yesus dan rasul-rasul masih hidup. Kehidupan di Palestina Masa Antar Perjanjian Baru 1. Masa "sesudah PL dan sebelum PB" ini disebut sebagai Masa Peralihan atau Jaman Intertestamental yang berlangsung kurang lebih 400 tahun. Dalam masa ini Allah memakai 3 bangsa yang mengambil peranan utama dalam mempersiapkan masa Perjanjian Baru.E. (2) Kitab Surat-surat: 13 Surat-surat Paulus dan 1 Surat Ibrani. A.Ekonomi Masa jemaat kini Masa PL & BP Pengkhotbah Dengan demikian definisi secara umum dapat disimpulkan bahwa Pembimbing dan Pengetahuan atau Pengantar Perjanjian Baru adalah ilmu yang menyelidiki dan mempelajari latar belakang sejarah dan budaya sekitar jaman Perjanjian Baru. Duyverman[2]. Namun demikian masa ini justru menjadi masa yang sangat penting karena sekalipun kelihatan-nya diam Allah bekerja dibalik sejarah umat manusia untuk mempersiapkan mereka menerima pelaksanaan rencana Agung-Nya.? (b) Kapankah dan di manakah kitab tsb. dan hal-hal yang penting sehubungan dengan tema dan tujuan penulis menuliskan kitab-kitab PB. ditulis? (2) Ilmu Pembimbing Umum yang memeriksa kitab-kitab Perjanjian Baru secara keseluruhan. Tujuan mempelajari Ilmu Pengetahuan dan Pembimbing atau Pengantar PB adalah untuk mendapatkan informasi tentang latar belakang dunia PB dan penulisan kitabkitab PB sehingga dapat memperkaya wawasan kita dalam memberikan interpretasi (penafsiran) yang tepat terhadap isi dan pengertian Firman Tuhan yang diinspirasikan dalam kitab-kitab PB. ditulis? (c) Kepada siapakah dan (d) dengan maksud apakah kitab tsb. Jumlah kitab kanon Perjanjian Baru adalah 27 kitab dan biasanya digolongkan menjadi 3 bagian. . dalam bukunya Pembimbing ke Dalam Perjanjian Baru. dengan mengajukan serentetan pertanyaanpertanyaan seperti: (a) Siapakah penulis kitab tsb. yakni tentang penulis. Aliran-aliran Keagamaan Dalam Yudaisme & Hari-hari Raya Yahudi. (3) Kitab Eskatologi: Kitab Wahyu. yakni:¨(1) Kitab-kitab Sejarah: 4 Kitab-kitab Injil dan 1 Kisah Para Rasul. penerima. Pembagian Ilmu Pengetahuan dan Pembimbing atau Pengantar PB. dan 7 Suratsurat Am (Umum). Kehidupan Politik Masa peralihan adalah masa sesudah PL dan sebelum PB sering dikatakan sebagai masa-masa gelap karena Allah tidak mengirim nabi-nabiNya untuk berbicara kepada umat Israel. Ada tiga hal penting yang perlu dipelajari dari Latar Belakang Perjanjian Baru.

Merrill C. kita mengetahui faktafakta berikut ini: Bangsa Yahudi/Ibrani: Bangsa pilihan Allah ini tidak selalu berhasil dalam mentaati dan mengemban tugasnya sebagai umat pilihan Allah. karena bahasa Yunani akhirnya dipakai menjadi bahasa internasional pada masa itu. baik dalam bidang hukum maupun filsafat yang sangat berguna bagi persiapan penulisan kitab-kitab PB. Selain itu ada banyak kontribusi yang diberikan oleh orang-orang Romawi. Ada enam kaisar Romawi yang memerintah pada masa Perjanjian Baru: (1) Agustus (27 sM . Keadaan ini sangat diperlukan dalam mempersiapkan kedatangan Kristus dan juga ketika Injil disebarkan. Namun justru dengan cara itu Allah menggunakannya untuk maksud baik-Nya. menyembah Allah yang monotheisme dan mentaati Hukum Taurat.14 M).Bangsa Ibrani Bangsa Yunani Bangsa Romawi Tiga Bangsa Yang Mengambil Peranan UtamaFigur – 3 Dari catatan kitab-kitab Makabe dan tulisan-tulisan Yosefus. bahasa yang sangat dibutuhkan oleh penulis-penulis kitab-kitab PB dalam mengungkapkan istilah-istilah teologia dengan benar dan akurat. Kaisar yang menganggap dirinya dewa untuk disembah. Hal ini memberikan pengaruh yang besar. pemerintahan sedang dipegang oleh Kaisar Agustus. Banyak orang Kristen mula-mula yang mati karena melawan perintah untuk . penguasa Romawi yang menduduki tanah Israel (Palestina) menciptakan suasana yang relatif damai sehingga pembangunan jalan-jalan dan keamanan menjadi prioritas negara. Pada waktu bangsa Israel dibuang ke tanah Babilonia. (2) Tiberius (14-37 M). (3) Caligula (37-41 M). Melalui bangsa inilah Allah menyediakan jalan yang sangat baik untuk memelihara kelangsungan sejarah keselamatan yang dijanjikan-Nya bagi umat manusia. yakni bahasa Yunani. Ketika bangsa ini hidup di tengah-tengah bangsa kafir yang tidak mengenal Tuhan. Negara Romawi berdiri tahun 753 SM. yang sebelumnya hanya terdiri dari beberapa kelompok masyarakat di beberapa desa yang akhirnya merebut banyak kota dan menjadi kerajaan yang besar tahun 265 SM. Akan tetapi. sehingga Allah sering harus menghukum mereka dengan membuang mereka menjadi tawanan bangsa-bangsa lain. Allah juga memakai Bangsa Yunani melalui Aleksander memberikan sumbangan yang besar dalam mempersatukan seluruh dunia dalam satu bahasa. Tenney[3] dalam bukunya Survei Perjanjian Baru telah memberikan uraian terperinci tentang hal ini. mereka tercerai berai ke seluruh dunia. bangsa Israel disadarkan akan pentingnya mempertahankan iman. Sebenarnya latar belakang politik dalam dunia Perjanjian Baru adalah kekaisaran Romawi. Ini memberikan keuntungan yang sangat besar karena bahasa Yunani adalah bahasa berpikir. Ketika Tuhan Yesus lahir. Ia memerintah semasa Tuhan Yesus dewasa – mati. Dialah yang memerintahkan sensus penduduk di Palestina.

kain linen. Industri belum berkembang. kelas menengah. . 2. Paulus dan Petrus mati syahid pada masa pemerintahannya. Dalam masyarakat non-Yahudi. Palestina menjadi salah satu negara jajahan Kerajaan Romawi diperkirakan sejak tahun 63 sM. hasil keramik barang rumah tangga. Penarikan pajak juga diserahkan kepada pemerintahan setempat. para alim ulama adalah kelompok ningrat yang kaya karena merekalah yang menguasai perdagangan dan pajak di bait suci. rakyat jelata. Daerah-daerah jajahan (propinsi) ini biasanya mendapat kebebasan (otonomi) untuk berdiri sendiri. termasuk bangunan Bait Allah.menyembah kepada kaisar. peternak.: kaum ningrat. ada pembagian kelas masyarakat sbb. Kisah dalam PB diawali dari masa pemerintahan Herodes (37sM . petani. Figur – 4 Kaum Ningrat Kelas Menengah Rakyat Jelata Budak & Penjahat Non Yahudi 3. 18:12. kaum budak dan penjahat. Mata pencaharian mereka antara lain. Matius 27:11). Barang-barang mahal adalah hasil import negara lain. Kebebasan agama pun juga diberikan kepada mereka (religio licita). (5) Vespasian (69-79 M). nelayan dan wiraswastawan kecil lainnya. Sedangkan wilayah yang rawan dipimpin oleh seorang wali negeri (Kisah Para Rasul 13:7. Kehidupan Sosial Di kalangan masyarakat Yahudi. pemerintahan dipimpin oleh seorang gubernur. hanya untuk menghasilkan kebutuhan sehari-hari. (4) Nero (54-68 M). Kaisar yang kejam dan semena-mena menganiaya orang Kristen. Kehidupan Ekonomi Keadaan tanah daerah sekitar Laut Tengah masa itu cukup subur sehingga hasil pertanian menjadi sumber hasil utama.4M) yang ditunjuk oleh pemerintah Romawi sebagai raja Yahudi. misalnya bejana. (6) Domitianus (81-96 M). Pada masa pemerintahannya kota Yerusalem dihancurkan. Sebutan propinsi diberikan kepada daerah-daerah baru yang ditaklukkan Romawi. Memerintah pada masa tua Rasul Yohanes. tetapi di bawah pengawasan Roma. Sedangkan kelompok mayoritas penduduk biasanya miskin. Untuk propinsi yang relatif damai dan setia pada Roma. Melakukan penindasan yang sangat kejam terhadap orangorang Kristen.

gedung-gedung kesenian dan patung-patung. Ilmu perbintangan banyak dinikmati masyarakat.2 Hiburan banyak dipertunjukkan pertunjukkan-pertunjukkan musik untuk menghibur kaum jelata. Yunani. kecapi. Kehidupan Kesusasteraan Di bawah pemerintahan kaisar Augustus. 4. karena adanya sistem jalan raya yang sangat baik. 3.3 Bahasa yang dipakai bermacam-macam: Latin. Tulisan-tulisan mereka berupa drama-drama dan cerita-cerita mitos Yunani tentang: Figur – 6 Ilmu Pengetahuan Bahasa Kehidupan Kesusasteraan Hiburan Sistem Pendidikanan 4. Banyak dibangun jembatan. 4.3 Arus perdagangan dari dan ke luar negeri dilakukan lewat laut. Hasil perdagangan yang banyak didatangkan adalah biji-bijian. Seni dan ilmu arsitektur adalah yang paling maju pesat.4 Sistem pendidikan sudah lama dikenal. 3. Pelabuhan Aleksandria adalah salah satu pelabuhan terpenting. Tujuan utama adalah agar mereka memelihara budaya dan agama nenek moyang. ilmu bahasa dan pidato. ilmu pengobatan umum. 4. Masyarakat Yahudi. Sedangkan hiburan untuk kaum ningrat (kaya) adalah pertarungan berdarah antara manusia dan hewan (gladiator) di arena-arena pertunjukkan. saluran air.1 Mata uang logam yang berlaku saat itu adalah denarius (dinar).1 Ilmu pengetahuan sudah dikenal ilmu alam sederhana. seruling dan harpa). Aramaik dan Yahudi (Ibrani). masing-masing bahasa mempunyai fungsi yang berbeda-beda dan untuk tujuan yang berbeda. Satu dinar adalah upah pekerja untuk satu hari kerja (Matius 20:2). maka tidak heran kalau banyak beredar mata-mata uang yang berbeda (Matius 21:12).2 Arus perjalanan sangat lancar jaman itu. Banyak kapal-kapal besar berlayar dari sini. Ketika ada di . Sistem jalan raya ini menghubungkan kota Roma dengan daerah-daerah jajahan yang terbentang luas. terutama keluarga memberikan perhatian yang sangat besar dalam pendidikan terhadap generasi penerusnya. kesusasteraan Romawi dibangkitkan lagi. dan uang emas aureus (pound). baik dikalangan masyarakat Yahudi ataupun non-Yahudi. Tetapi karena pemerintahan propinsi diijinkan mencetak uang sendiri. (tambur. Usaha pinjam meminjam uang juga sangat populer saat itu. 4.Figur – 5 3.

Neo-platonisme. Sebagian dari mereka yang dibuang ini mulai tergoda untuk mengadopsi cara-cara hidup kafir. Tetapi di lain pihak mendatangkan penganiayaan bagi orang Kristen. Namun demikian. karena dari sanalah kekristenan lahir. Untuk memahami sejarah bangsa Yahudi kita harus kembali melihat jauh ke belakang kepada panggilan Allah terhadap Abraham. Keduanya mempunyai peran yang sangat penting dalam membentuk dunia Perjanjian Baru. Selain pemujaan-pemujaan itu ada juga pemujaan kepada agama-agama rahasia dan alam gaib. Namun ini pun kurang memuaskan kehidupan rohani mereka. Bahkan justru sebaliknya. bahkan juga agama kafir. Kehidupan Keagamaan Agama primitif orang Romawi adalah pemujaan terhadap dewa-dewi Yunani. 5.tanah Pembuangan pendidikan dilaksanakan di tempat ibadah Sinagoge. Epikurianisme. Skeptisisme dll. Stoicisme. (hanya sampai abad pertama) karena rakyat tidak lagi melihat manfaatnya. 5. Pemujaan kepada kaisar sangat menguntungkan negara karena mendatangkan kesatuan. Gnostisisme. Untuk mengatasi itu lahirlah banyak filsafat-filsafat pemikiran yang sistematis yang lebih disukai karena sanggup memuaskan intelektual yang mereka puja. Oleh karena itu untuk memahami tulisan-tulisan PB dengan baik akan ditentukan dari seberapa jauh kita mengerti tentang bangsa Yahudi dan agama Yahudi.1 Sejarah bangsa Yahudi. Hampir semua penulispenulis PB adalah orang-orang Yahudi yang mempunyai latar belakang agama Yudaisme. Oleh karena itu mereka mulai memikirkan tentang bagaimana mempelajari agama nenek moyang mereka yang berisi hukum Taurat itu dengan sungguh-sungguh supaya mereka tidak dicemari dengan budaya dan . ketika puluhan ribu orang Yahudi dibuang keluar dari tanah kelahiran mereka. Contoh aliran-aliran filsafat yang ada pada saat itu: Platonisme. Di tanah pembuangan itulah orang-orang Yahudi yang setia kepada Taurat mulai merasakan kesulitan besar untuk tetap beribadah dan mentaati Hukum dan Taurat mereka. agama Yudaisme sebenarnya baru dimulai pada masa "penyebaran" (diaspora) yang terjadi sejak tahun 734 SM. Melihat tantangan yang besar ini mulailah orang-orang Yahudi sadar betapa berharganya kepercayaan yang mereka warisi dari nenek moyang mereka. walaupun tidak berlangsung lama. karena dari Abrahamlah bangsa ”pilihan” ini berasal. cerita dewa-dewi itu merusak moral dan kehidupan kaum muda. Figur – 7 Bangsa Yahudi dan agama Yudaisme adalah dua sisi mata koin yang tidak dapat dipisahkan.

Dari sinilah Yudaisme secara resmi lahir.dunia kafir. ia mengetuai badan yang disebut sinagoge agung. memulihkan dan menggolong-golongkan kitab-kitab PL. Tapi akhirnya badan ini diganti dengan dewan sanhedrin (Daniel 1:5-8. Badan yang terdiri dari 120 orang ini bertugas untuk menghidupkan. 3:4-7: Ezra 7:1-6). Salah seorang pelopor utama gerakan ini adalah Ezra. .