SALEP (Pasta, Cream, Linimentum dan Gel) Jumat, Agustus 14, 2009 PASTA (PASTAE) - Definisi : sediaan semi padat

yang mengandung 1 atau lebih bahan obat yang dit ujukan untuk pemakaian topikal. Bahan padatnya lebih dari 50%. - Bahan dasar pasta : vaselin, lanolin, adepslanae, unguentum simplex, minyak le mak dan parafin liquidum. - Pembuatan : bahan dasar yang berbentuk setengah padat dicairkan lebih dulu, ba ru dicampur dengan bahan padat dalam keadaan panas agar lebih tercampur dan homo gen. - Contoh : pasta zinci oxydi/ zinci pasta R/ ZnO 25 Amyl. Tritici 25 Vaselin Flav. 50 Cara : - Vaselin Flavum dilelehkan lebih dulu - ZnO (diayak lebih dulu) + Amylum Tritici gerus ad homogen - Tambahkan lelehan, gerus ad homogen KRIM/ CREAM (CREMORES) - Definisi : sediaan semi padat berupa emulsi yang mengandung satu atau lebih ba han obat yang terlarut/ terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. (Mengandung a ir tidak kurang dari 60%) - Tipe krim : 1. Krim tipe M/A (o/w) ; minyak terdispersi dalam air 2. Krim tipe A/M (w/o) ; air terdispersi dalam minyak - Formula dasar krim : 1. Fasa minyak ? bahan obat yang larut dalam minyak, bersifat asam Contoh : asam stearat, adepslanae, paraffin liquidum, paraffin solidum, minyak l emak, cera, cetaceum, vaselin, setil alkohol, stearil alkohol, dsb. 2. Fasa air ? bahan obat yang larut dalam air, bersifat basa Contoh : Na tetraborat (borax, Na biboras), Trietanolamin/ TEA, NaOH, KOH, Na2CO 3, Gliserin, Polietilenglikol/ PEG, Propilenglikol, Surfaktan (Na lauril sulfat, Na setostearil alkohol, polisorbatum/ Tween, Span dsb). - Emulgator/ bahan pengemulsi : Disesuaikan dengan jenis dan sifat krim yang dikehendaki. a. Untuk tipe A/M Sabun Polivalen, Span, Adepslanae, Cholesterol, Cera. b. Untuk tipe M/A Sabun monovalen (TEA, Na stearat, K stearat, Amonium stearat), Tween, Na lauril sulfat, kuning telur, Gelatin, Caseinum, CMC, Pektin, Emulgid. - Bahan tambahan : a. Bahan pengawet Contoh : Nipagin/Metil paraben (0,12-0,18%), Nipasol/propil paraben (0,02-0,05%) b. Bahan tambahan lain (bila perlu), contoh : pewarna, pewangi. - Pembuatan : -> Bagian lemak/ fasa minyak dilebur diatas penangas air. -> Bagian air/ fasa air dilarutkan dengan air panas. -> Campur kedua fasa tersebut (bagian air dimasukan ke dalam fasa minyak) dalam keadaan sama-sama panas (70 800C) dalam mortir panas. -> Aduk sampai terjadi suatu campuran berbentuk krim. - Contoh : Vanishing krim R/ Asam stearat 15 Cera alba 2 Vaselin album 8

metil salisilat. Na alginat. Terjadi penyabunan Contoh : Linimen amoniak.Stabilitas Krim : krim dapat rusak jika terjadi : a. Gel dua fase : terdiri dari jaringan partikel kecil yang terpisah. cera alba. Perubahan suhu b.Lelehkan fasa minyak (asam stearat. Perubahan komposisi. . Gel fase tunggal : terdiri dari makro molekul organik yang tersebar merata da lam suatu cairan b.Bahan dasar : Lanolin.Masukan dalam botol. Carbomer) . Emulgid. turunan Selul osa (Na CMC.Contoh : R/ Gelatin 20 Aqua 40 Gliserin 25 ZnO 15 Cara : . Jika ukura n partikel dari fase terdispersi besar disebut magma (misal : magma bentonit) .6 Cara : . Pektin. aduk sampai rata dan dingin . .5 Propilenglikol 8 Aquadest 65. emulgator t idak tercampur LINIMENTUM (OBAT GOSOK/ OLESAN) . Tilosa. .Definisi : sediaan semi padat berupa suspensi yang dibuat dari partikel anorga nik yang kecil atau molekul organik yang besar.Masukan sisa air sedikit demi sedikit aduk sampai membentuk krim . Cera . HPMC.Bahan dasar : Umumnya hidrokoloid organik.Masukan fasa air ke dalam fasa minyak aduk ad homogen .Definisi : sediaan cair atau kental mengandung analgetik atau zat yang mempuny ai sifat Rubefacient untuk melemaskan otot/ menghangatkan. mentol.Cera alba.5 Adepslanae ad 10 Cara : .Pembuatan : 1.Macam Gel : a. digunakan untuk obat luar.Masukan ZnO dan gliserin gerus ad homogen. ditutup rapat .Masukan gelatin dan air dalam botol bermulut lebar.Panaskan di atas penangas air sampai gelatin larut.Panaskan (gojog) sampai semua bahan mencair GEL/ JELLY (GELONES) . kadang-kadang digunakan juga senyawa anorganik yang hidrofilik seperti Tragakan. .Contoh : R/ Mentolum 1 Metil salisilat 1 Cera alba 0. vaselin album) . terpenetrasi oleh suatu cairan. dimasukan ke dalam pot gelas. .Larutkan fasa air (TEA dan propilenglikol) dalam air panas . biarkan sampai mengembang. perubahan salah satu fasa secara berlebihan. Terbentuk emulsi Contoh : Peruvianum emulsum I dan II .TEA 1. Tidak boleh digunakan untuk kulit yang luka/ lecet. lotio benzylis benzoat 3. adepslanae. Mencampur seperti pada pembuatan salep Contoh : Linimen metil salisilat/ gondopuro 2. Amylum. Gelatin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful