MENELAAH METODE PEMBELAJARAN PAUD

Untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan Anak Usia ( PAUD ) dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, tentunya setiap orang tua atau pendidik PAUD harus mengetahui cara atau metode yang dipakai. Meskipun secara umum metode yang digunakan adalah bermain sambil belajar.Sehingga tidak salah jika dalam hal ini bermain adalah bertujuan untuk mengarahkan fungsi motorik anak agar mampu dioptimalkan secara baik.

A. Pembelajaran Pada Anak Usia Dini
Anak usia dini termasuk dalam kelompok umum pra sekolah. Pada umur 2-4 tahun ingin bermain, melakukan latihan berkelompok, melakukan penjajahan bertanya, menirukan, dan menciptakan sesuwatu. Pada masa ini anak mengalami kemajuan pesat dalam keterampilan menolong dirinya sendiri dan dalam keterampilan bermain. Seluruh sistem gerakannya sudah lentur, sering mengulangi perbuatan yang diminatinya dan melakukan secara wajar tanpa rasa malu. Di taman kanak-kanak, anak juga mengalami kemajuan pesat dalam penguasaan bahasa, terutama dalam kosakata. Hal yang menarik, anak-anak ingin mandiri dan tak banyak lagi mau tergantung pada orang lain. Sehubungan dengan cri-ciri di atas maka tugas perkembangan yang diemban anak-anak adalah sebagai berikut. Belajar keterampilan fisik yang diperlukan untuk bermain • • • • • • Membangun sikap yang sehat terhadap diri sendiri Belajar menyesuaikan diri dengan teman sebaya. Mengembangkan peran sosial sebagai lelaki atau perempuan. Mengembangkan hati nurani, penghayatan moral, dan sopan santun. Mengembangkan keterampilan dasar untuk menbaca, menulus, dan berhitung. Mengembangan diri untuk mencapai kemerdekaan diri.

Dengan adanya tugas perkembangan yang diemban anak-anak, diperlukan adanya pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak yang selalu 'dibungkus' dengan pemainan, suasana riang, enteng, bernyanyi dan menari. Bukan pendekatan pembelajaran yang penuh dengan tugas-tugas berat, apalagi dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan pembiasaan yang tidak sederhana lagi seperti paksaan untuk membaca, menulis, berhitung dengan segala pekerjaan rumahnya yang melebihi kemampuan anak-anak. Pada usia 5 tahun pada umumnya anak-anak baik secara fisik maupun kejiwaan sudah siap untuk belajar hal-hal yang semakin tidak sederhana dan berada pada waktu yang cukup lama di sekolah. Setelah pada usia 2-3 tahun mengalami perkembangan yang cepat. Pada usia enam tahun, pada umumnya anak-anak telah mengalami perkembangan dan kecakapan bermacam-macam keterampilan fisik. Mereka sudah dapat melakukan gerakan-gerakan seperti meloncat, melompat, menangkap, melempar, dan menghindari. Pada umunya mereka juga sudah dapat naik sepeda mini atau sepeda roda tiga. Kadang-kadang untuk anak-anak tertentu keterampilan-keterampilan ini telah dikuasainya pada usia 4-5 tahun.

Menawarkan kesempatan untuk menjalin hubungan sosial melalui interaksi yang bebas. sesuai dengan kemampuan. Perlu diingat juga bahwa minat anak pada suatu itu tidak berlangsung lama. kita dapat juga mengajarkan melukis. • • • • • 8% aktifitas bebas dan 20% aktifitas yang diarahkan guru. Hal ini ditandai antara lain dengan adanya relasi dan komunikasi yang hangat dan akrab. penuh enggan permainan dan keceriaan. Ada seatu penelitian di Amerika yang menyimpulkan bahwa kenyataannya anak-anak dapat belajar membaca sebelum usia 6 tahun. enteng tanpa membebani dan merampas dunia kanak-kanak mereka. Anak pada masa ini juga akan berkembang kecerdasannya dengan cepat kalau diberi penghargaan atau pujian yang disertai kasih sayang yang diterima. yang penting adalah pemberian pujian dan penghargaan secara wajar. Hasil penelitian ini menujukan bahwa ada sekitar 2% anak yang sudah belajar dan mampu membaca pada usia 3 tahun. tingkat perkembangan dan kepekaan belajar mereka. Pendapat Mentessori ini didukung oleh Moore. pada taman kanak-kanak perlu dibuat adanya arena bermain yang dilengkapi dengan alat-alat peraga dan alat-alat keterampilan lainya. menulis dan membaca. sejauh memungkinkan. guna . sebagai berikut. membaca dan berhitung pada usia dini. Dalil-dalil ditemukan sendiri. dikte dengan belajar mengetik. karena pada usia 2-6 tahun tingkat perkembangan fisik anak berkembang sangat cepat.sambil belajar mengetik anak-anak belajar mengeja. Pada masa usia 2-6 tahun. Mentessori. hangat serta bersifat demokratis. mempesona. Sampai pada usia ini. mengatakan bahwa pada usia 3-5 tahun. 6% pada usia 4 tahun. Melakukan berbagai tugas yang mendorong anak untuk memikirkan tentang hubungan dengan orang lain. karna itu guru dan orang tua harus pandai menciptakan kegiatan yang bervariasi dan tidak menerapkan displin kaku dengan rutinitas yang membosankan. Aturan pengucapan didapat melalui pengenalan pola. Mereka terdorong untuk belajar hal-hal yang baru dan sangat suka bertanya dengan tujuan untuk mengetahui sesuatu. membaca. anak-anak akan berkembang emosi dan intelektualnya. sekaligus menawarkan kesempatan untuk menjalin hubungan sosial melalui interaksi yang bebas. karena mareka sedang membutuhkan kemerdakaan dan perhatian. anak sangat senang kalau diberi kesempatan untuk menentukan keinginannya sendiri kesempatan untuk menentukan keinginanya sendiri.oleh karena itu. dan sekitar 20% pada usia 5 tahun. dan pada umur tersebut anak-anak perlu dikenalkan denagn fasilitas dan alat-alat untuk bermain. Salah satu hal yang dibutuhkan untuk dapt meningkatkan perkembangan kecerdasan anak adalah suasana keluarga dan kelas yang akrab. Pada masa ini juga muncul rasa ingin tahu yang besar dan menuntut pemenuhannya.bahkan terbukti bahwa pengalaman belajar di taman kanak-kanak dengan kemampuan membaca memadai akan sangat menunjang kemampuan belajar pada tahun-tahun berikutnya. seorang sosiolog dan pendidik yang meyakini bahwa kehidupan tahun-tahun awal merupakan tahun-tahun yang paling kreatif dan produktif bagi anak-anak. tidak disajikan oleh guru. Untuk memfasilitasinya tingkat perkembangan fisik anak. Guru dan orang tua hendaknya memberikan jawaban yang wajar.Mentessori memberikan gambar peran guru dan pengaruh lingkungan terhadap perkembangan kecerdasan. Hal yang penting adalah strategi pengalaman belajar dan ketepatan mengemas pembelajaran yang menarik. anak-anak dapat diajari menulis. bukan dengan hafalan setiap aspek kurikulum melibatkan pemikiran. anak-anak masih suka meniru segala sesuatu yang dilakukan orang tuanya.

Perkembangan motorik anak akan lebih teroptimalkan jika lingkungan tempat tumbuh kembang anak mendukung mereka untuk bergerak bebas. sedangkan yang tidak normal akan menghambat anak untuk dapat bergaul dengan teman sebayanya bahkan dia akan terkucilkan atau menjadi anak yang fringer (terpinggirkan). Pada usia pra sekolah atau usia kelas-kelas awal sekolah dasar. Melalui keterampilan motorik. Baris-berbaris secara sederhana untuk menanamkan kebiasaan kedisplinan dan ketertiban. Gerakan-garakan permainan.dan aktif.lebih memacu perkembangan fisik sekaligus perkembangan psikis anak terutama untuk kecerdasan. suka berpergian ( menjelajah alam dan tempat ). Selain itu stimulasi yang bisa diberikan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik anak adalah sebagai berikut. melikis. dan berpangku tangan. Beberapa pengaruh perkembangan motorik terhadap konstelasi perkembangan individu dipaparkan oleh Hurlock ( 1996 ) melalui keterampilan motorik. memanjat dan berlari. berlompat dan mengerakan seluruh tubuhnya dengan cara-cara yang tidak terbatas. Jika kegiatan anak di dalam ruangan. mengadakan penyelidikan bersama-sama menyaksikan dan menyentuh sesuatu objek. anak dapat menghibur dirinya dan memperoleh perasan senang. Gerakan-gerakan ibadah shalat. anak-anak akan jauh lebih mudah mengerti dan mencapai hasil belajar dengan mampu memanfaatkan atau menerapkan apa yang telah dipelajari. Dalam proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan uji coba ( trial and error ). Perkembangan keterampilan motorik sangat penting bagi perkembangan self-concept atau kepribadian anak. anak dapt menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekolah. Kondisi ini akan menunjang perkembangan rasa percaya diri. anak dapat beranjak dari kondisi tidak berdaya pada bulanbulan pertama dalam kehidupannya. suka menyelidiki sesuatu. melempar dan menangkap bola atau memainkan alatalat mainan. Metode Pengembangan Motorik Perkembangan motorik merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam perkembangan individu secara keseluruhan. Ingat. suka melakukan uji coba. B. Banyak penelitian menyatakan bahwa orang-orang yang cerdas dan berhasil pada umumnya berasal dari keluarga yang demokratis. • • • • • Dasar-dasar keterampilan untuk menulis (huruf arab dan latin) dan mengambar Keterampilan olah raga (seperti senam) atau mengunakan alat-alat olah raga. anak sudah dapat dilatih menulis. mengalami dan melakukan sesuatu. Melalui perkembangan motorik. seperti meloncat. dan baris-berbaris. Kegiatan di luar ruangan bisa menjadi pilihan yang terbaik karena dapat menstimulasi perkembangan otot. ke kondisi yang independent. Seperti anak merasa senang dengan memiliki keterampilan memainkan boneka. keterampilan tangan adalah jendela menuju pengetahuan. menggambar. tak pernah diam. . pemaksimalan ruangan bisa dijadikan stategi untuk menyediakan ruang gerak yang bebas bagi anak untuk berlari. Melalui perkembangan motorik yang normal memungkinkan anak dapat bermain tau bergaul teman sebayanya. Anak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dan dapat bebuat sendiri untuk dirinya.

Stimulasi-stimulasi tersebut akan membantu pengoptimalan motorik kasar.D.Staa. Tengkurap. Selain berbagi kegiatan stimulasi. pada anak usia muda. olahraga juga amat baik untuk perkembangan otak serta psikologis anak.L. yang mampu melakukan dalam waktu yang lebih lama. Sangat penting untuk mempelajari keterampilan ini dengan suasana yang menyenangkan. Menurut dr. Hindari permainan di mana seseorang atau kelompok orang menang dan kelompok lain kalh. mengambil dan mengumpulkan batu-batu. hal lain yang memperngaruhi perkembangan motorik anak adalah gizi anak. koordinasi dan pengembangan kekuatan bagian atas dan juga bagian bawah. apatis. Anak tertentu mungkin akan bisa melompat dan menangkap bola dengan mudah sementara yang lainya mungkin hanya bisa menangkap bola yang besar atau bergulingguling. prilaku eksploratori. koordinasi. Modelfunctional isolationism yang dilukisan ini sama dengan teori sebelumnya bahwa aspekaspek esensial dan universal untuk perkembangan kognitif ditekan oleh mekanisme penurunan aktivitas pada keadaan kurang gizi. Anak manjadi senang mendapatkan stimulasi kreativitas yang baik untuk perkembangannya. Kterampilan fisik yang dibutuhkan anak untuk kegiatan serta aktivitas olahraga bisa dipelajari dan dilatih di masa-masa awal perkembangan. menurun kan ketrgantungan atau kontak yang terus menerus dengan pengasuhnya. dedaunan atau benda -benda kecil lainya dan bermain permainan diluar ruangan seperti kelereng. olahraga memberi manfaat bagi perkembangan motorik anak. anak menjadi tidak aktif. penyediaan peralatan bermain diluar ruangan bisa mendorong anak untuk memanjat.dan berjalan. perhatian. Keadaan ini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang sehingga terjadi pertumbuhan badan yang terlambat. Kemampuan motorik halus bisa dikembangkan dengan cara anak-anak mengali pasir dan tanah. Pengembangan motorik halus ini merupakan modal dasar anak untuk menulis. Lingkungan luar ruangan tempat yang baik bagi anak untuk membangun semua keterampilan ini. Levitsky dan stupp pada penelitiannya terhadap tikus mengungkapkan bahwa kurang gizi menyebabkan functional isolationism 'isolasi diri' yaitu mempertahankan untuk tidak mengeluarkan energi yang banyak (conserve energy) dengan mengurangi kegiatan interaksi sosial. aktivitas. Sedangkan kekuatan fisik. dan motivasi. Mengikutkan anak pada kelompok olahraga akan meningkatkan kesehatan fisik. sehingga . dibutuhkan ketersediaan energi yang cukup banyak. menuangkan air..merangkak. pasif.berdiri.sehingga yang menderita KEP (Kurang Energi Protein ) biasanya selalu terlambat dalam perkembangan motor milestone. Untuk melakukan suatu aktivitas motorik. komposisi serat otot yang terlibat dalam pergerakan kontraksi kurang berkembang pada anak yang kurang gizi. Selain untuk perkembangan fisiknya.Karel A.Selain itu. M. psikologis serta psikososialnya. dan berlari melibatkan suatu mekanisme yang mengeluarkan energi yang tinggi.berjalan.merangkak. Anak-anak yang secara terus menerus kalah dalam sebuah permainan memiliki kecenderungan merasa kurang percaya akan kemampuannya dan akan berhenti berpartisipasi. Anak usia empat tahun bisa dengan mudah mengunakan gunting sementara yang lainnya mungkin akan bisa setelah berusia lima atau enam tahun.sebagai contoh. Aplikasi teori ini kepada manusia adalah bahwa pada keadaan kurang energi dan protein (KEP). keseimbangan dan stamina secara perlahan-lahan dikembangkan dengan latihan sehari-hari. tidak berkompetisi agar anak-anak mempelajari olahraga dengan senang dan merasa nyaman untuk ikut berpartisipasi. Dalam hal ini orang tua dan orang dewasa di sekitar anak harus mengamati tingkat perkembangan anak-anak dan merencanakan berbagai kegiatan yang bisa menstimulainya. Banyak penelitian yang menerangkan tentang pengeruh gizi terhadap kecerdasan serta perkembangan motorik kasar. Tengkurap. Keadaan ini berpengaruh nyata terhadap mekanisme self-regulatory. anak dalam melakukan kegiatan eksplorasi lingkungan fisik disekitarnya hanya mampu sebentar saja dibandingkan dengan anak yang gizinya baik. Perkembangan motorik berbeda tingkatnya pada setiap individu. Akibatnya. dan tidak mampu berkonsentrasi.

Pada usia ini. Secara fisik. Beridiri di atas satu kaki selama 10 detik . Hasil penemuan ini mendemontrasikan bahwa suplemen makanan selama tiga bulan pada waktu bayi berumur kurang dari 18 bulan membawa keuntungan yang nyata terhadap kecerdasan anak sampai 8 tahun kemudian. keuntungan tersebut tidak nyata. Sesudah memperhitungkan faktor confounder. rentang konsentrasi anak menjadi agak lama. mereka menjadi ahli pemecah masalah dan dapat memusatkan perhatian untuk suatu periode yang cukup lama jika topik yang di ajarkan menarik bagi mereka. telah dilakukan penelitian di daerah jawa barat yang dilakukan pusat penelitian dan pengembangan Gizi. Mereka mengembangkan kemampuan motorik yang lebuh baik. Berlari berputar-putar tanpa kendala. Melompat kedepan dengan dua kaki 4 kali Melompat dengan salag satu kaki 5 kali Melompat dengan sebelah kaki lainya dalam satu lompatan. cenderung berpindah-pindah dari satu kegiatan yang lain. Menendang bole ke belakang dan ke depan dengan mengayunkan kaki. Pada usia 5 tahun. Meskipun memiliki rentang konsentrasi yang relatif pendek. pada usia ini fisik anak sangat lentur dan tertarik pada senam dan olahraga yang teratur. Sedangkan terhadap anak yang berumur lebih dari 18 bulan yang sekarang berumur antara 10-12 tahun. tapi tentang konsentrasinya pendek. Kemampuan mereka untuk berpikir dan memecahkan masalah juga semakin berkembang. Sebaliknya. deskripsi perkembangan fisik anak usia 3-5 tahun adalag sebagai berikut. Usia Tiga Tahun Tahap Perkembangan • • • • • • • • • Berdiri di atas salat satu kaki selama 5-10 detik Berdiri di atas kaki lainnya selama beberapa saat menaiki dan menuruni tangga. Secara terperinci.anak manjadi lebih bersosialisasi dan ramah dengan lingkungannya. menggunting. Sebanyak tidak kurang dari 17 buah makalah ilmiah dan hasil penelitian ini telah diterbitkan di dalam beberapa jurnal di luar negeri. Davis USA untuk dapat menerangkan tentang bagaimana mekanisme gizi berpengaruh terhadap perkembangan nkecerdasan anak. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa anak-anak yang di usia awalnya mendapatkan makanan suplemen. Sehubungan dengan hal tersebut di atas. bogor dan University of California. Anak dapat memusatkan diri pada tugas-tuga dan berusaha untuk memenuhi standar mereka sendiri.sehingga akan mengakibatkan terhambatnya perkembangan kecerdasan anak. peneliti berkesimpulan bahwa suplemen makanan pada waktu bayi adalah faktor yang menyebabkan perbedaan. Tabel Tahap Perkembangan Motorik Anak. Energi mereka seolah-olah tiada habisnya. Tim penulis CRI (1997) menjelaskan bahwa anak usia 3 tahun memiliki kekuatan fisik yang mulai berkembang. Kegiatan-kegiatan seperti memakai baju. menggambar dan menulis lebih mudah dilakukan. anak mengembangkan keterampilan motorik kasar dan melakukan gerakan fisik yang sangat aktif. dengan berganti-ganti dan berpegangan pada pegangan tangga. Permainan mereka bersifat sosial dan sekaligus pararel. bila terjadi keterlambatan dalam locomotion dan perkembangan motorik akan merusak akses terhadap sumbersumber eksternal yang berpengaruh kurang baik terhadap regulasi emosional. pada 8 tahun kemudian nilai tes intelektualnya lebih baik dari pada anak yang tidak mendapatkan suplemen.

Menggambarkan sesuatu yang berarti bagi anak tersebut. Melempar bola kecil dengan dua tangan ke pada seseorang yang berjarak 4-6 kaki darinya. Berjalan mundur dengan ibu jari ketumit Lomba lari Melompat ke depan 10 kali Melompat kebelakang sekali Bersalto atau berguling ke depan Menendang secara terkoordinasi kebelakang dan ke depan dengan kaki terayun dan tangan mengayun ke arah berlawanan sevara bersamaan. Dengan dua tangan menangkap bola yang dilemparkan dari jarak 3 kaki. dan ke samping. dan mengendarai mainan beroda atau sepeda roda tiga. Empat Tahun • • • • • • • • • • • • • • • • Berdiri di atas satu kaki selama 10 detik. Membangun menara setinggi 11 kotak. • • • • • Berdiri di atas kaki yang lainnya selama 10 detik Berjalan di atas besi keseimbangan ke depan ke belakang. Menjiplak lingkaran. Menjiplak garis vertikal. Mempergunakan papan luncur tanpa bantuan. Lima Tahun. Menjiplak gambar kotak. Berjalan maju dalam satu garis lurus dengan tumit dan inu jari sejauh 6 kaki. Menulis beberapa huruf. Melompat dua meter dengan salah satu kaki Mengambil satu atau dua langkan yang terartur sebelum menendang bola. Dapat dikenali orang lain Mempergunakan gerakan-gerakan jemari selama permainan jari. . menarik. Melompat ke belakang dengan dua kali berturut-turut. horizontal dan silang.• • • • • • • • Menangkap bola yang melembung dengan mendekapnya ke dada Mendorong. Mempergunakan kedua tangan untuk mengerjakan tugas-tuga Memegang kertas dengan satu tangan dan mempergunakan gunting untuk memotong selembar kertas berukuran 5 inci persegi menjadi dua bagian. Membangun menara yang terdiri dari 9 atau 10 kotak.

berjalan kedepan. Pada tahap ini sangat penting sekali perhatian orang tua dalam memberi pembelajaran terhadap sang buah hatinya. juga bisa mambantu proses belajar berjalan si anak. Berjalan Sebelum orang tua memberikan stimulasi pada anak. Tes ini membagi perkembangan anak jadi empat. Perkembangan fisik atau motorik anak terbagi menjadi dua yaitu. . Memegang pensil dengan benar antara ibu jari dan 2 jari. Mengayun tanpa bantuan Menangkap dengan mantap Menulis nama depan. yang harus dilakukan adalah memperhatikan kemampuan berdiri. yaitu perekambangan pesonal sosial. injak gambar gajahnya!'' selain itu mainan seperti mobil-mobilan atau troli yang bisa didorongdorong. Agar nak mampu tumbuh dan berkembang dengan baik. Langkah yang harus dilakukan. Sedang kan balita. Bagaimanakan metode untuk mengembangkan ke dua motorik anak tersebut. Menggambar orang beserta rambut dan hidung Menjiplak persegi panjang dan segi tiga Memotong bentuk-bentuk sederhana. Metorde Untuk Pengebangan Motorik Kasar. berjalan berjingkat.''Ayo dek. Minta dan bujuklah si kecil untuk menginjak karpet atau lantai tersebut. Perkembangan bayi anakn di amati setiap 1 bulan sekali. Misalnya. Dalam hal ini peran orang tua yang paling utama. dan berdiri. 1. Gunakan karpet bergambar atau tempelkan gambar-gambar yang menarik dilantai. atau tepatnya setelah anak menginjak usia dua tahun ke atas. merangkak. Perkembangan motorik anak bisa dipantau dengan melakukan suatu tes. Caranya oarang tua berdiri dengan mengambil jarak yang tidak jauh dari keberadaan si anak sambil memegang mainan yang mampu memnarik perhatian anak. tentunya anak pada fase sebelumnya sudah melewati fase-fase perkembangan. Pertumbuhan itu di sesuaikan pada fase perkembangan si anak.• • • • • • • • • • • Menangkap bola tenis dengan dua tangan Melempar bola dengan memutar badan dan melangkah kedepan. serta perkembangan motorik kasar dan motorik halus adaptif. Tes denver merupakan checklist untuk mempermudah pemantauan akan perkambangan anak. Pada kemampuan motorik kasar fase ini. cukupo 3 bulan sekali. apakah anak sesuai dengan perkembangan usianya saat itu atau tidak. berdiri satu kaki. berkali. menendangbola.seperti duduk. melompat. perekambanagn bahasa. Setidaknya ada 4 macam yang berlaku dalam pertumbuhan motorik kasar pada diri anak. Membangun menara setinggi 12 kotak Mewarnai dengan garis-garis. Tes yang umum dilakukan untuk memantau perkembangan motorik adalah tes Denver. Lantas bagaimana metode yang pas untuk membantu perkembanagan motorik kasar itu ? A. perkembangan motorik kasar dan motorik halus. berjalan ke belakang. dan lain-lain.

2. rasa sendi (propriosepsi) serta visual. fase baru akan dilewati anak. ia harus sudah mempunyai rencana apakah akan mendarat dengan satu kaki atau dua kaki. saat anak ingin melompati sebuah tali. Langkah yang Harus dilakukan Main dartboard atau lempar panah. Selanjutnya. Bermain dalam masa kanak-kanak adalah kegiatan yang sangat serius dan merupakan sarana untuk mengembangkan daya imajinasinya. Dalam hati. . C. Untuk mengasah motorik halus ada banyak hal. D. Melempar Biasanya seorang anak pada fase lempar yang berperan adalah sensoris keseimbangan. Melompat Kemampuan dasra yang harus dimilik anak pada fase lompat adalah keseimbangan yang baik.mintalah anak untuk melompati lingkaran tersebut. menjimpit. yang paling menunjang untuk itu yakni melatih dan mengembangkan motorik halus sangat menetukan kepakaan dan daya kreavitas anak. Perkembangan lari akan berdampak(berpengaruh) pada perkembanagn lompat. agar motorik anak dapat berkembang dengan baik dan sempurna perlu dilakukan stimulasi yang tearah dan terpadu. . Gradasikan tingkat keselitan dengan memperlebar jarak dan mengunakan dua kaki. kemampuan koordinasi motorik. serta motor planning (perencanaan gerak). yaitu tahap berlari.b. dibutuhkan ke seimbangan tubuh. swing atau kaki berayun. mengajarkan perilaku atau mindset ( cara berpikir ) yang tidak baik pada anak. menulis. Aktivitas yang dapt dilakukan bisa berupa menendang bola. Misalnya. Nah. Telapak kaki mengangkat kemudian kaki bertumpuk pada ujung-ujung jari kaki. Gunakan jenis dartboard yang khusus untuk anak-anak ( yang aman dan tidak tajam ). kecepatan gerakan kaki. Lompat berjarak. main sepeda (mualai roda 4 sampai bertahap roda 3 dan kemudian roda 2 ). seperti jenis dartboard yang terbuat dari papan velcro dan anak panahnya diganti dengan bola yang bervelcro. karena tempat tidur bukan tempat untuk bermain melompat. dan sebagainya . Kalau mengunakan satu kaki. Gambarlah lingkaran-lingkaran dari kapur atau gunakan lingkaran holahop yang teratur letaknya. supaya bola masuk kedalam ranjang atau sasaran yang dituju. Berlari Setelah si anak sudah bisa berjalan dengan stabil. serta naik turun tangga. dan kemampuan konsentrasi anak. yaitu sekitar pada saat umur 12 bulan ke atas. dan motor planning (perencanaan gerak ). -Langkah yang harus dilakukan Lompat di tempat atau di trampoline (kain layar yang direntangkan di atas tanah untuk menampung jatuhnya akrobat-akrobat). toe off. yaitu bagaimanan sendi merasakan suatu gerakan tau aktivitas. ketepatan empat pola kaki( heel strike atau bertumpu pada tumit. Metode untuk Pengembangan Motorik Halus Perkembangan motorik halus merupakan kemampuan anak dalam melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil. Peran yang paling utama adalah propriosepsi. Jangan melompat-lompat di tempat tidur karena hanya akan mengacaukan kognitifnya. tetapi memerlikan koordinasi yang cermat seprti mengamati sesuatu. coba dilihat seberapa kuat atau lemah lemparannya. tugas perkembangan ini. lalu satu kaki secara bergantian.Langkah yang harus Dilakukan pola pengembanagan fase lari ini bisa di mulai sejak anak sudah menginjak pada tahap jalan. misalnya. lempar. ketika anak melempar bola. Dalam hal ini. kaki mana yang akan digunakan. yaitu dengan melakukan hal-hal berikut. dan landing atau setelah mengayun kaki menapak pada alas).

seperti pasir atau tepung. Kaitanya dengan ini oarang tua senggaja harus menyaiapkan barang-barang yang di butuhkan tersebut.dan tempat bermainya kotor dan berantakan. Sensasi berbeda inio akan tertekan di memorinya.Usia 6-9 Bulan. b. • Membiarkan anak bebas bereksplorasi di alam indentik membuat anak kotor kerena jenis permainan dan alat bermain yang di pergunakan dapat mengakibatkan tubuh. Menggambar dengan mengunakan krayon atau pensil berwarna . Metode pembelajaran yang sinergis dengan strategi belajar sambil bermaian adalah metode . dan lain-lain. berbunyi dan berwarna cerah pada tanggan bayi atau punggung jar-ari nya. Bermain genderang dengan mengunakan kaleng kosong bekas dan tunjukan cara memukulnya. Anak dapat belajar melalui permainan mereka sendiri. Mem-buat bunyi-bunyian dengan membenturkan 2 kubus atau balok yang tidak dapat pecah. C. Letakan sebuah mainan di tangan bayi dan perhatikan apakah ia memindahkannya ke tangan yang lain. Menyusun balok atu kotak. kain-kain percaya. Padahal.a.usia 3-6 bulan • • • sitmulasi sebelumnya tetap di lanjutkan. metode pembelajaran dalam institusi pendidikan merupakan salah satu hal yang penting dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar. kognisi maupun sosial. bantuan orang tua sangat penting. Letakkan atau sentuhkan sebuah mainan kecil. Bermain dengan mengunakan peralatan memasak. Semisal tanah dan lumpur sering di permasalahkan karena jorok. menggapai atau menendang mainan tersebut. Pengalaman bermain yang menyenangkan dapat merangsang perkembangan anak baik secara fisik. seperti remahan roti.tanah dan sejenis-nya adalah bagaian dari alam yang perlu perkenalkan kepada anak . menggambil benda-benda kecil. mainan pelastik. Memasukan benda ke dalam wadah . Lain waktu berikan mainan pada kedua tanggannya.usia0-3bulan menggantungkan mainan yang dapat berputar atau berbunyi dan berwarna cerah sehingga membuat bayi tertarik dan melihat.usia 9-12 bulan-bulan • • • • bermain dengan mainan yang menampung di air . Ajak bayi meraba dan merasakan berbagai bentuk permukaan seperti mainan binatang. emosi. tersedianya sarana dan prasarana. C. Dari permainan tersebut anak akan belajar membedakan butiran pasir dengan tepung yang mengenai telapak tangannya. Metode BCCT Pada PAUD Selain kualitas guru. tentunya yang aman dan berbahan pelastik khusus buat si kecil. Biarkan anak bermaian secara bebas sesuai dengan keinginannya selama tidak membahayakan diri si anak tersebut. Letakan mainan sejenis rattle lalu coba tarik pelan-pelan untuk melihat bayi memegang dengan kuat. Strategi belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar telah telah di terapkan hampir di seluruh PAUD karena memang bermain merupakan dunia anak dan media belajar yang baik untuk anak . Oleh sebab itulah. D.pakaian.

atau menendang . imajinasi. BCCT kali pertama diadaptasi oleh lembaga PAUD berlatar belakang Islam. Semua tahapan perkembangan anak dirumuskan denagn rinci dan jelas. Di indonesia. Jelas berbeda dengan pembelajaran masa silam yang menghendaki murid mengikuti perimtah. Sentra main adalah zona atau area main anak yang dilengkapi seperangkat alat main yang berfungsi sebagai pijakan lingkungan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak dalam tiga jenis permainan. Yakni main sensori motor (fungsional ). Anak sangat perlu memiliki pengalaman sensori motor sebab anak usia dini belajar melalui panca indranya dan melalui hubungan fisik dengan lingkungan mereka. pendukung. mencium. anak memengang. Pembelajarannya bersifat individual. dan penilai kegiatan anak. Setiap anak memperoleh dukungan untuk aktif. kreatif. Sensori motor bisa di lihat saat anak menangkap rangsangan melalui pengindraan dan menghasilkan gerakan sebagai reaksinya. BCCT dianggap paling ideal diterapkan ditanah air. CCCRT meramu kejaian teoretik dan pengalaman empirik dari berbagai pendekatan. Main peran atau di sebut main simbolik. Anak bermain dengan benda untuk membantu mengahdirkan konsep yang mereka milik. Ada pula yang menyebutnya metode senling kependekan dari sentra dan lingkaran. Main sensori motor merupakan respons paling sedrhana. Dari Montessori.pembelajaran BCCT (beyound centers and circle time) atau pendekatan sentra dan saat lingkaran. amerika serikat. sehingga rancangan.Highscope. Pembelajarannya berpusat di sentra main dan saat anak dalam lingkaran. Setting pembelajaran mampu merangsang anak saling aktif. Anak di dorong untuk bermain di sentra-sentra kegiatan sedangkan pendidik berperan sebagai perancang. Misalnya. Metode BCCT sendiri lahir dari serangkaian pembahasan di creative center for childhood research and traning (CCCRT) di florida. kreatif. Bisa saja di lakukan secara bertahap. pimpinan TK Istiqlal jakarta. Selama tidak memerlukan peralatan yang banyak. Anak bermain dengan benda untuk membangun persepsi.ingkungan main sampai pada pemberian pijakan-pijakan (scaffolding). make believe. yang pernah terbang langsung ke CCCRT melakukan riset selama tiga bulan. Kegiatan pembelajaran tertata dalam urutan yang jelas. ataumain drama. Lingkungan bermaian yanag bermutu untuk anak usia dini setidaknya mampu mendukung tiga jenis main yang di kenal dalam penelitian anak usia dini. Sebab anak mampu menahan pengalamanyang didapatnya melalui panca dan menampilkanya kembali dalam . penerapan metode BCCT tidak bersifat kaku. pura-pura. sesuai situasi dan kondisi setempat. Fungsi main peran menujukan kemampuan berpikir anak yang lebih tinggi. dukungan. Highscope dan Reggio Emilio. tanpa mesti tahu membuat kesalahan. tapi kecerdasan anak tetap bisa dioptimalkan. meniru. Pendekatan sentra dan lingkungan berfokus pada anak. sehingga dapat menjadi acuan bagi pendidik melakukan penilaian perkembangan anak. Setiap tahap perkembangan bermain anak di rumuskan secara jelas. Kurikulum BCCT diarahkan untuk membangun pengetahuan anak yang digali oleh anak itu sendiri. bayi menggeliat karena terkena dingin. role play. dan penilaian pun disesuaikan dengan tingkatan perkembangan dan kebutuhan setiap anak. Sehingga guru punya panduan dalam penilaian perkembangan anak. Dari penataan l. Sedangkan saat lingkaran adalah saat pendidik duduk bersama anak dengan posisi melingkar untuk memberikan pijakan kepada anak yang dilakukan sebelum dan sesudah main. dan berani menggambil keputusan sendiri. Main sensori motor menjadi penting karena di yakini mempertebal sambungan antara neuron. dan main pembangunan. Head Start. BCCT diyakini mampu merangsang seluruh aspek kecerdasan anak (Multiple Intelligent ) melalui bermain yang terarah. fantasi. dan terus berpikir dengan menggali pengalaman sendiri. Gerakan lebih di arahkan pada makna. CCCRT dalam kajiannya telah diterapkan di Creative Prescool selama lebih dari 33 tahun. main peran. Main sensoro motor juga dianggap memenuhi kebutuhan anak untuk selalu aktif berekplorasi dan bereksperimen. Metode BCCT ini merupakan pengembangan metode Montessori. atau menghapal. dan Reggio Emilia. Adalah Nibras binti OR Salim. baik untuk anak normal maupun anak dengan kebutuhan khusus.

kegiatan pengajaran harus di sesuaikan dengan sifat dak keadan indivdu yang mempunyai tempat dan iramah perkembangan berbeda suatu dengan yang lain. Bagaimana cara memperatikkan metode BCCT ini dalam kelas? Metode BCCT diterapkan pada kelas yang telah dirancang dalam sentra-sentra. memulainya dengan kegiatan sensori motor. balok berongga. cat jari. sentra rancang bangun. sentra IMTAQ. sentra daya cipta. anak memakai baju dengan mengunakan baju besar yang di anggap sebagai mobil-mobilan atau binatang. hasil karaya anak kian nyata. alat-alat geometris.'' kata Helen. yaitu : pijakan lingkungan. serta sumber belajar seperti tape recorder. yang disebut ruangan vak atau sentra-sentra. alat peraga. anak memainkan peran melalui tokoh yang di wakili benda-benda berukuran kecil. sentra kemampuan motorik. Pijakan sebelum bermain dilakukan guru dengan meminta anak untuk duduk membentuk sebuah lingkaran sambil bernyanyi. menurut helen. sentra musik dan olah tubuh. Pada metode BCCT. Ruangan kelas dapat di modivikasi menjadi kelaskelas kecil. manik-manik. atau cat dengan koas jari kecil. pijakan saat bermain dan pijakan setelah bermain. Disana ada bahan. sentra seni dan kreativitas dan sentra sains. berosialisi dan berkerja sama dengan murid lain dalam mengerjakan tugas tertentu secara mandiri.''kegiatan pengajaran harus memberikankemungkinan kepada murid untuk berantaksi. menciptakan kembali masa lalu. balok berwarna. helanparkhust yang lahir di amerika pada 1807. alat-alat laboratorium atau majalh pengetahuan.ide. Pandangan Helen Parkhust ini tidak mementingkan aspek individu. tapi juga aspek sosial. Setiap sentra tediri dari satu bidang pengembangan. anak terbantu mengembangkan keterampilan koordinasi motorik halus.'' kata jean piaget(1962). Anak diminta dan memegang dan membawa bahan main pembangunan sampai mereka mengerti pengunannya. Model pendidikan sentra menitik beratkan pada pandangan ahli pendidikan. cat. sentra persiapan. gambar-gambar. dan gambar. Main pembangunan bertujuan merangsang kemampuan anak mewujudkan pikiran. Contohnya kandang dengan binatang-binatangan dan orang-orang kecil. seperti balok unit. Ketika anak menguasai bahan-bahan meningkat keterampilan motorik halusnya. anak-anak di bolehkan memilihserangkain kegiatan main setiap hari yang menyadiakan kesempatan untuk terlibat dalam main peran. Pijakan-pijakan ini harus diikuti oleh guru guna membentuk keteraturan antar bermain dan belajar. Main peran diyakini menjadi terapi bagi anak yang mengalami trau matik. setelah berdoa bersama guru menjelaskan kegiatan sentra . Bentuk pengajarannya memadukan model klasikal dan individual. kaset. Main peran membolehkan anak memproyesikan diri ke masa depan. Ciri khusus yang dimiliki BCCT adalah empat pijakan. sentra agama. Pada main peran mikro. dan mengembangkan keterampilan khayalan. sentra bermain peran baik mikro maupun makro. setiap guru bertanggung jawab pada 10-12 anak saja dengan moving class setiap hari dari satu sentra ke sentra lainnya. lego. Misal. puzzle. Contohnya. main pembangunan. sentra daya pikir. Pada sentra daya pikir beisi bahan-bahan ajar seperti alat mengukur. Contohnya pada sentra bahasa. pijakan sebelum bermain. Contoh bahan main berupa pembangunan yang tersetuktur. mereka berada di pososo tenggah antara main dan kecerdasan manampilkan kembali. Anak usia dini belom punya pengalaman dengan bahan main pembangunan. sentra IT. Juga berkembangnya kognisi ke arah berpikr operasional. sentra seni. Umoamanya anak dapat mengunakan cat di papan tulis.bentuk perilaku berpura-pura. Ketika anak bermain pembangunan. Ada sentra bahasa. Dalam pijakan lingkungan. Sedangkan pada main perang marko anak diajak memainkan tokoh dengan mengunakan alat berukuran besar(lakukan sesunguhnya). dan sensori motor. dan membangun ke berhasilan sekolah di kemudian hari. alat pendengar. pilpen hingga pensil. menjadi karya nyata ''saat anak menghadirkan dunia mereka melalu main pembangunan. alat-alat. guru meneta liongkungan yang sesuai dengan kapasitas dan keragaman jenis permainan anak.dan gagasanya.

1. mencatat apa yang dilakukan anak baik jenis main dan tehapan perkembangannya. pusat-pusat PAUD di surabaya yang telah megunakan metode BCCT ini kurang lebih hanya 25% intitusi saja. maka alangkah baiknya dinas pendidikan mengadakan diklat atau pelatihan bagi guru atau intitusi yang memelukan informasi mengenai metode ini. Setelah itu pendidik menayakan kepada setiap anak kegiatan main yang dilakukan (recalling ) guna melatih daya ingat anak danmelatih anak mengemukakan gagasan dan pengalaman mainnya ( memperluas perbendaharaan kata anak ). mempresentasikan anak memilih teman main dan mainan. dan berhitung melalui kegiatan main yang dikembangkan di setiap sentra yang meliputi. mengabsen dan meminta anak secara bergilir untuk memimpin doa. pendidik memberi salam dan menanyakan kabar anak-anak. cra mengunakan alat-alat tersebut. untuk merangsang kecerdasan intrapersonal anak melalui bermain . Selain itu sentra main adalah zona atau wahana bernain anak dengan dilengkapi seperangkat alat main yang berfungsi sebagai pijakan untuk mendukung perkembangan anak. Dalam proses penerapan pembelajaran BCCT ini saat anak dalam lingkaran digunakan 4 jenis pijakan(scaffolding ) untuk mendukung perkembangan anak antara lain. Selanjutnya guru bersama anak membuat aturan bermain yang disepakati bersama. Selanjutnya pendidik menyampaikan tema hari itu dan dikaitkan dengan kehidupan anak. Pijakan Sebelum Main (15 Menit ) Pada pijakan ini pendidik atau orang tua dan anak melingkar. memberi dukungan dengan pertanyaan positif yang ada kaitannya dengan pekerjaan yang dilakukan anak. Oleh karena begituh penting dan bermanfaatnya metode BCCT ini dalam metode pembelajaran untuk PAUD. Pijakan Selama Main (60 Menit ) Pada pijakan ini pendidik berkeliling di antara anak-anak yang sedang bermain. Saat lingkaran adalah saat di mana pendidik (guru atau orang ) duduk bersama anak-anak dengan posisi melingkar untuk memberikan pijakan kepada anak apa-apa yang dilakukan sebelum dan sesudah main. Alat dan bahan diatur atau ditata kembali duduk dalam lingkaran. – Sentra main peran. Pada pendekatan metode ini kecerdasan jamak dikembangkan melalui kegiatan bermain. 4. menulis. pendidik (orang tua) menyiapkan serta menata alat dan bahan main sesuai dengan rencana dan jadwa kegiatan yang telah disusun. 2. memberi contoh bagi yang belum bisa mengunakan alat main. Berdasarkan surpei yang telah dilakukan. memberi bantuan jika dibutuhkan. kapan memulai dan kapan mengakhiri serta merapihkan kembali alat main yang sudah digunakan setelah itu pendidik mempersilahkan anak bermain. Penerapan BCCT yang Efektif. Dengan demikian pendidikan khususnya PAUD dapat berkembang secara optimal dan dapat memenuhi kebutuhan anak. Bila waktu tinggal 5 menit pendidik memberitahukan kepada anak untuk bersiap-siap menyelesaikan kegiatannya. Langkah selanjutnya pendidik menyampaikan aturan main (digali dari anak).dengan alat peraga yang telah dipersiapkan. Jadi anak turut dilibatkan. Namaun praktek dilapangan yang sering terjadi adalah kurang maksimalnya realisasi perang-perang metode BCCT dengan baik. Pijakan setelah Main (30 Menit ) Pada pijakan ini pendidik memberitahukan pada anak bahwa sudah saatnya bagi mereka untuk membereskan alat dan bahan yang sudah digunakan. kemudian mengaitkan isi cerita dengan kegiatan semua tempat dan alat main yang sudah disiapkan. mengumpulkan hasik kerja anak dengan terlebih dahulu mencatat nama dan tanggal. 3. Pijakan saat bermain merupakan waktu bagi guru untuk mencatat perkembangan dan kemampuan anak serta membantu anak bila dibutuhkan. D. Anak belajar membaca. Pijakan Lingkungan Main Pada pijakan ini sebelum anak datang.

– Sentra seni dan kreativitas.birama.bersama. Karena apa? Sebab pelatihan dan lain semacamnya dapat memberikan pengalaman pratik. biji-bijian. Dalam penerapanya. Sedangkan kecerdasan matematika dirangsang nelalui kegiatan mengenal angka. Ketika semua sedah dilakukan secara matang. jika kesiapan pendidik dan sarana pendukung permainannya memungkinkan. Yaitu dilakukan sesuai alur permainan yang sudah disiapkan dan yang sekiranya bisa dilakukan dan dijangkau oleh anak. nonton film maupun bermain dengan daya khayal ( imajinasi). membedakan bentuk dan warna. untuk merangsang pengembangan kecerdasan visual-spasial (ruang pandang ). membaca. – Sentra bahan alam. rumput. dan berceritra. Lebih efektif setiap orang tua harus di perkenalkan sentra permainan yang disiapkan untuk anak agar merasakan sendiri nuansanya. sebagai admintrasi kelompok anak dan pencatatan perkembangan yang sudah diraih oleh anak selama berlangsungnya pembelajaran BCCT. main peran. untuk merangsang dan mengembangkan kecerdasan spiritual anak melalui kemampuan mengenal dan mencintai tuhan. Hal ini juga berdampak pada fase perkembang si anak sendiri. menganalisis data dan mengategorokan benda-benda. Tidak hanya itu persiapan lain seperti adminitratif harus dipehatikan betul. pengenalan ritual ibadah. pemecahan masalah serta penyelesaian konflik. menyanyi. Terlebih tentunya kesiapa seorang pendidik serta sarana pendukung lainya. sebelum melaksanakan model pembelajaran BCCT. guna merangsang dan mengembangkan kecerdasan anak dengan melalui pemanfaatan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitarnya seperti daun.permainan kerja sama. menghitung. untuk merangsang dan mengembangkan kecerdasan bahasa dan kecerdasan matematika anak. Kegiatan ini handaknya di lakukan setiap awal tahun ajaran baru sebelum anak mulai belajar. Dalam tataran ini peran orang tua juga di persiapkan dengan pengenalan metode pembelajaran agar orang tua tidak menganggap kegiatan anaknya hanya bermain saja. Seiring berjalannya waktu. Kecerdasan bahasa di kembangkan melalui berbicara. menulis. – Sentra balok.bagaimana perencanaan dan persiapan tersebut? Perencanaannya yaitu dengan cara melakukan sebuah persiapan berupa pelatihan bagi para orang tua (pendidik) itu sendiri. dan olahraga. – Sentra persiapan. rabting kayu. maka dapat di tanbah sentra baru agar lebih lengkap. saat melihat alat permainan yang menyenangkan dan memberi kepuasan terhadap anak. dan sebagainya. air. pada saat pelaksanaan pembelajaran. sentra-sentra main hendaknya di buka secara bertahap. mendengar. pengenalan tata cara berdoa. Tentunya ini berpengaruh jika sudah dihadapkan pada si anak. menggambar.ada baiknya para orang tua atau giri didik terlebih dahulu mengatur strategi perencanaan dan persiapan pelaksanaan BCCT mampu berjalan secara terarah ke depannya. untuk merangsang dan mengembangkan kecerdasan badan-kinnestetik anak melalui gerakan tarian. Selain itu hal yang tak kalah pentingnya dalam perencanaan dan persiapan adalah dengan terlabih dahulu memikirkan tempat dan alat pemainan edukatif yang di sesuaikan jenis sntra yang akan dilakukan dan tingkatan usia anak. tanah liat. – Sentra olah tubuh. sebagai sarana merangsang dan mengembangkan kecerdasan di bidang musikal anak melalui irama. anak dirangsang melalui bermain balok (mengenal bentuk-bentuk geometrik). berdeklamasi. aneka bebunyian bertepuk tangan. – Sentra ibadah. Seperti apa yang sudah dipersiapkan sebelumnya.puzzle. baru pembelajaran dengan mengunakan p-endekatan BCCT akan bisa dilaksanakan secara baik dan benar. Anak dapat di rangsang atau disentuh secara bertahap melalui penanaman nilai-nilai moral dan agama. melukis. Hal ini fungsi sebagai media untuk melatih si anak dalam berpikir dan berkomunikasi serta melatih motorik halus dan motorik kasar anak. Dalam urusan ini hendaknya . tarian. dan olahraga. pasir. nada.

Orang tua selaku guru atau pengajar pertama bagi anak. sudah semestinya harus menjauhkan dan menghindarkan perilaku-perilaku yang tidak baik bagi si anak. Sebab itu lah. Khususnya yang berperan dalam persoalan ini adalah orang tua. berikan pariasi dan kesempatan main yang cukup kepada setiap anak agar tidak bosan dan tidak tersebut. Yang digelutinya. . Mungkin kta sering menjumpai seorang anak yang mengalami kegagalan hingga usia remaja atau dewasa hanya kerena kesalahan orang tua akibat perilakunya yang tidak terkontrol. Selain itu. Dalam proses pembelajaran pada anak usia dini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. mengapa perlu diperhatikan beberapa perilaku orang tua yang harus dihindarkan dalam mendidik. Setiap kelompok anak di gilir untuk bermain di sentra sesuai dengan jadwal. Setiap kelompok setiap harinya hanya bermain di satu sentra saja langkah ini memungkin akan terjadi semacam pemehaman secara lebih mendalam terhadap permainan. yakni menghindari anak dari perilaku-perilaku buruk. dan mengajari anak.setiap sentra dilengkapi dengan alat permainan edukatif. mengasuh.

Tugas Makalah : Psikologi PENGARUH MENGAJAR YANG EFEKTIF UNTUK KEMAJUAN ANAK PAUD Disusun oleh : Rostina Tarigan STKIP TADIKA PURI .

Tugas Makalah : Psikologi PENGARUH MENGAJAR YANG EFEKTIF UNTUK KEMAJUAN ANAK PAUD Disusun oleh : ELSA KRISTINA STKIP TADIKA PURI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful