RESUME ILMU NEGARA

BAB TEORI TIPE – TIPE NEGARA Teori tipe-tipe Negara bermaksud membahas tentang penggolongan Negara dengan didasarkan kepada cirri-ciri yg khas 1. Tipe-tipe Negara Menurut Sejarah Tipe-tipe Negara menurut sejarah atau de historische hoofd typen van de staats meninjau penggolongan Negara berdasarkan sejarah pertumbuhannya. 1.1. Tipe Negara Timur Purba Negara-negara Timur Purba tipenya Tyrani,raja-raja berkuasa mutlak.kita dapat mengenali Negara-nagara Timur Purba karena cirri-cirinya: a. b. 1.2. Bersifat theocraties ( keagamaan ) Raja merangkap dianggap dewa oleh warganya Pemerintahan bersifat absolute Tipe Negara Yunani Kuno Negara Yunani Kuno mempunyai type sebagai Negara kota atau Polis ( city State). Besarnya Negara kota hanyalah satu kota saja yang dilingkari benteng pertahanan. Penduduknya sedikit dan pemerintahan demokrasi langsung. 1.3. Tipe Negara Romawi Tipe dari Negara Romawi adalah Imperium , Yunani sendiri menjadi daerah jajahan dari Romawi. Pemerintahan di Romawi dipegang oleh Caesar yang menerima seluruh kekuasaan dari rakyat atau apa yang dinamakan Caesarismus. Pemerintahan Caesar adalah secara mutlak. Suatu Undang-undang di Romawi apa yang dinamakan Lex Regia.

1.4.

Tipe Negara Abad Pertengahan Ciri khas tipe Negara abad pertengahan adalah adanya dualisme (pertentangan)

1.

Dualisme antara penguasa dengan rakyat 2. Dualisme antara pemilik dan penyewa tanah sehingga munculnya Feodalisme

3.

Dualisme antara Negarawan dan Gerejawan ( Secularime ) Akibat adanya Dualisme ini timbul keinginan rakyat untuk saling membatasi hak dan kewajiban antara Raja dan Rakyat.ini dikemukakan oleh aliran monarchomachen (golongan anti Raja yang mutlak ).Perjanjian mereka disepakati dan diletakkan dalam Leges fundamentalis yang berlaku sebagai undang-undang. 1.5. Tipe Negara Modern Pada Negara-nagara modern tipenya adalah: a. Berlaku asas Demokrasi b. Dianutnya paham negar hokum c. Susunan tertinggi. 2. Tipe Negara yang Ditinjau dari sisi Hukum Tipe Negara yang ditinjau dari sisi hokum adalah penggolongan Negara-nagara dengan melihat hubungan antara penguasa dan rakyat. 1.1 Tipe Negara Policie ( Polizei staat ) negaranya kesatuan. Didalam Negara hanya ada satu pemerintahan yaitu Pemerintahan pusat yang mempunyai wewenang

Pada tipe ini Negara bertugas menjaga tata tertib saja atau dengan kata lain jaga malam. Pemerintah bersifat monarchie absolute. Pengertian policie adalah welvaartzorg,yang mencakup dua arti: a. b. Penyelenggara Negara positif ( bestuur ) Penyelenggara Negara negative ( menolak bahaya yang

mengancam Negara/keamanan) 1.2 Tipe Negara Hukum ( Rechts staat ) Disini tindakan penguasa dan rakyat harus berdasarkan hukum. Ada tiga bentuk tipe negara hokum.

a. 4. . Tipe Negara Hukum Tipe Negara Hukum Liberal ini menghendaki agar supaya Negara berstatus pasif artinya bahwa Negara harus tunduk pada peraturanperaturan negara. 1. b. Bahwa harus adanya jaminan terhadap hak-hak asasi Adanya pemisahan kekuasaan Pemerintahan didasarkan Undang-undang Harus ada peradilan administrasi Tipe Negara Hukum Materil Negara Hukum Materil sebenarnya merupakan perkembangan lebih lanjut dari pada Negara Hukum Formil. c. 2. Hukum Formil itu harus memnuhi 4 (empat) unsure : 1. Jadi apabila pada negara HukumFormil tindakan dari penguasa harus berdasarkan undang-undang atau harus berlaku asa legalitas. maka dalam Hukum Materil tindakan dari penguasa dalam hal mendesak demi kepentingan warga negaranya dibenarkan bertindak menyimpang dari undang-undang atau berlaku asas Opportunis. Tipe Negara Hukum Formil Negara Hukum Formil yaitu Negara Hukum yang mendapat pengesahan dari rakyat. 3.3 Tipe Negara Kemakmuran ( Wohifaart Staats ) Pada tipe negara Kemakmuran atau Wohifaart Staats negara mengabdi sepenuhnya pada rakyat. Negara Hukum Formil juga disebut pula dengan negara Demokratis yang berlandaskan negara hokum. Dalam Negara Kemakmuran maka negara adalah alat satu-satunya untuk menyelenggarakan kemakmuran rakyat.

maka lainnya Monarchie Niccolo Marchiaveli memberikan pendapat awal tentang bentuk Negara Republik dan Monarchie. masing-masing: 1.apakah ia bertanggung jawab kepada parlemen atau tidak.siapa yang berhak duduk disitu 5. bagaimana disusunnya. . POLITIEA Bila yang memerintah seluruh orang dan demi kepenting seluruh orang pula maka bentuk negara demikian dinamakan POLITIE sedangkan kalau ia merosot menjadi perwakilan dinamakan DEMOKRASI Polybios adalah bentuk pengikut Aristoteles yang memperbaiki sejarah bentuk negara dari Aristoteles. Melihat negara itu bagaimana bangunannya apakah ia negara kesatuan ataukah negara serikat 2. Mengenai badan eksekutif. ARISTOKTASI Bila yang memerintah beberapa orang dan demi kepentingan orang banyak maka bentuk negara ini dinamakan ARISTOKRASI.BAB BENTUK NEGARA DAN BENTUK PEMERINTAHAN Bentuk Negara Niccolo Machiavelli dengan bukunya II Principe artinya Sang Raja menyatakan bentuk negara bila tidak republic. Bagaimana Hukum yang berlaku atau Ius CONTITUTUM nya atau bagaimana HUKUM NASIONAL nya. Aritotes meninjau bentuk negara itu berdasarkan ukuran KWANTITAS untuk bentuk IDEAL dan ukuran KWALITAS bentuk PEMEROSOTAN.atau disebut Badan Eksekutif yang sudah tentu jangka waktunya 4. MONARCHIE Apabila yang memerintah satu orang untuk orang banyak maka bentuk negara adalah MONARCHIE dan kalau merosot dimana ia memerintah didasarkan pada kepentingan sendiri maka bentuknya DIKTATUR atau TIRANI b. Melihat bagaimana konstitusinya 3. C. c. a. Mengenai Badan Perwakilannya. Jellinek dalam bukunya yang terkenal Allgemeine Staatslehre membedakan bentuk negara Republik dan Monarchie berdasarkan pembentukan kemauan negara.F Strong mengemukakan adanya 5 (lima) criteria untuk melihat bentuk negara.

Negara Kesatuan Negara ini disebut negara Unitaris ditinjau dari segi susunannya. Ada 3 (tiga) macam referendum ini yaitu : 1. Jadi dengan demikian di dalam negara kesatuan itu juga hanya ada satu pemerintahan. Negara kesatuan adalah negara yang tidak tersusun dari pada negara. Negara Federsi ini adalah negara yang bersususnan jamak A. Referandum obligator (yang wajib). Kontrol ini dilakukan dengan dua cara yaitu : a. seperti halnya dalam negara federasi. Referandum fakultatif suatu undang-undang yang dibuat oleh Parlemen setelah diumumkan. BENTUK PEMERINTAH Dalam system ini parlemen tunduk kepada control langsung dari rakyat. Negara Kesatuan ini adalah negara yang bersusunan tunggal B. melainkan negara itu sifatnya tunggal artinya hanya ada satu negara. Referandum consulatif.2. dimana berlakunya suatu undang-undang yang dibuat Parlemen ialah setelah disetujui oleh rakyat melalui suara terbanyak Referandum semacam ini dilakukan terhadap undang-undang yang menyangkut hak_hak rakyat 2. Usul inisiatif rakyat Yaitu hak rakyat untuk mengajukan suatu rancangan undang-undang kepada parlemen dan pemerintah 3. Referandum Referandum adalah suatu kegiatan politik yang dilakukan oleh rakyat untuk memberikan keputusan setuju atau menolak terhadap kebijaksanaan yang ditempuh oleh parlemen atau setuju atau tidak terhadap kebijaksanaan yang diminta persetujuan kepada rakyat. tidak ada negara dalam negara. SUSUNAN NEGARA Negara itu kalau ditinjau dari segi sususnanya akan menimbulkan dua kemunkinan bentuk yaitu : A. yaitu referendum untuk soalsoal tertentu yang teknisnya rakyat tidak tau b. .beberapa kelompok masyarakat yang berhak meminta disahkan melalui referendum 3.

Seperti telah dikatakana di atas. 1. yang dikepalai oleh Paus. 4. 2.sifat kedaulatan itu. 5. Negara Federasi Negara federasi adalah negara yang tersusun daripada beberapa negara yang semula berdiri sendiri.negara mengadakan. BAB VIII TEORI KEDAULATAN Jean Bodin orang yang pertama memberi bentuk ilmiah pada teori kedaulatan (Souvereiniteit ).sendiri dan kemudian negara.negara tersebut masih inginmempunyai wewenang. yaitu agama Kristen. ikatan kerjasama yang efektif. yaitu gereja. tetapi disamping itu.negara bagian itu masih tetap memiliki hak. Teori kedaulatan Tuhan mengatakan bahwa kekuasaan tertinggi dalam suatu negara adalah dimilki Tuhan. Di dalam perkembangannya teori ini sangat6 erat hubungannya dengan perkembangan agama yang baru timbul pada saat itu. bahwa negara federasi adalah negara yang terdiri atas penggabungan daripada beberapa negara yang semula berdiri sendiri.wewenangyang dapat diurus sendiri. Untuk mengetahui yang memiliki kekuasaan tertinggi dalam negara ada beberapa teori : 1. negara. asli. abadi dan tidak terbagi. Maka tepatlah kiranya Dicey menggambarkan negara federasi itu sebagai suatu perakalan untuk mengadakan suatu perpaduan antara kesatuan dan kekuatan nasional dengan pengertian bahwa negara. yang kemudian diorganisir dalam suatu organisasi keagamaan. Teori Kedaulatan Tuhan Teori Kedaulatan Raja Teori Kedaulatan Negara Teori Kedaulatan Hukum Teori kedaulatan Rakyat Pengertian kekuasaan adalah kemampuan daripada seseorang ataupun golongan untuk dapatmerubah sikap dari kebiasaan orang lain.haknya. . Sifat. Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum dalam negara.B. tunggal. Teori kedaulatan Tuhan Menurut sejarah teori ini paling tua. 3.

agama baru ini dianggap bertentangan dengan paham atau kepercayaan yang dianut pada waktu itu. karena raja adalah wakil daripada Tuhan.penganut teori teokrasi. yang kesemuanya berasal dari penganut. Menurut Marsilius kekuasaan tertinggi dalam negara ada pada raja. Oleh karena itu. bukanlah negara. Adanya hokum karena adanya negara. kekuasaan tertinggi harus dimiliki negara. tetapi terakhir ini mencapai kesimpulan baru yaitu bahwa semula individu. maka dengan demikian tetap hokum yang berdaulat. Oleh sebab itu raja berkuasa mutlak karena raja merasa dalam tindak tanduknya menurut kehendak Tuhan. 5. Menurut Krabbe bahwa yang memiliki kekuasaan tertinggi dalam negara adalah hokum. Negara adalah satu. Jellinek mengatakan bahwa hokum merupakan penjelmaan daripada kemauan negara (Soehino op. Teori Kedaulatan Rakyat Ajaran dari kaum monarchomachen tersebut diatas khususnya ajaran dari Johanes Althusius.satunya sumber hokum. atau pantheisme. Persoalan mereka sebetulnya bukanlah mempersoalkan siapakah yang memiliki kekuasaan tertinggi atau kedaulatan Tuhan ( Soehino op cit:152 ). Teori Kedaulatan Raja Kekuasaan raja itu dalam lapangan duniawi. 2.cit : 155 ). 4. Akan tetapi dalam keanggotaannya negara sendiri tunduk kepada hokum yang dibuatnya. tetapi negara. Antara lain adalah : Augustinus. yaitu penyembahan kepada dewa.individu itu dengan . Tentang hal ini ada beberapa ajaran atau teori. Hal ini dikemukakan oleh : Kritische Darstellung der Staatslehre juga pada bukunya Die Lehre der Rechtssouvereinitet. diteruskan oleh para sarjan dari aliran hokum alam. Thomas Aquinas dan Marsilius.Pada permulaan perkembangan agama baru ini mendapatkan pertentangan yang sangat hebat. Oleh karena itu. Tetapi menurt Krabbe masih ada factor di atas negara yaitu kesadaran hokum dan rasa keadilan. Teori Kedaulatan Negara Menurut Georg Jellinek yang menciptakan hokum bukan Tuhan dan bukan pula raja. Teori Kedaulatan Hukum Hukum merupakan penjelmaan daripada kemauan negara. 3.dewa. Masa keemasan paham ini pada zaman renaissance.

Yang dimaksud oleh Rousseau dengan kedaulatan rakyat pada prinsipnya adalah cara atau system yang bagaimanakah pemecahan suatu soal menurut cara atau system tertentu yang memenuhi kehendak umum. yaitu yang mengatakan bahwa tujuan negara adalah untuk menegakkan hokum dan menjamin kebebasan para warga negaranya.batas perundang.individu tersebut. maka kehendak yang ada padanya bukanlah kehendak umum atau volonte generale. Dalam pengertian bahwa kebebasan disini adalah kebebasan dalam batas.undangan. Jadi sesungguhnya raja mendapatkan kekuasaanya dari individu. Jadi rakyatlah yang mewakili kekuasaan tertinggi atau berdaulat dalm negara. melainkan volonte de tous. . raja hanya merupakan pel.individu. Kalau begitu undang.undang disini yang berhak membuat adalah rakyat itu sendiri.cit : 160 ). Kteori kedaulatan rakyat ini anatara lain juga diikuti oleh Immanuel Kant. Jadi kehendak umum hanyalah khayalan saja yang bersifat abstrak. jadi yang berdaulat adlah rakyat. jadi bukannya kesatuan yang dibentuk oleh individu.undang adalah merupakan penjelmaan daripada kemauan atau kehendak rakyat.aksana dari apa yang telah diputuskan atau dikehendaki oleh rakyat.individu di dalam negara. dengan demikian yang mempunyai kekuasaan tertinggi adalah rakyat. yang selanjutnya masyarakat inilah yang menyerahkan kekuasaan tersebut kepada raja. sedangkan undang. ( Soehino op.melalui perjanjian masyarakat membentuk masyarakat. dan oleh karena raja tadi mendapatkan kekuasaannya dari rakyat. dan kepada masyarakat inilah para individu menyerhkan kekuasaannya. dan kedaulatan adalah kehendak umum. Jadi hokum alam inilah yang menjadi dasar daripada kekuasaan raja. Sebab kalau yang dimaksud dengan rakyat itu adalah penjumlahan daripada individu. maka dengan demikian kekuasaan raja lalu dibatasi dengan hokum alam.

Wilayah tertentu b. Darat 3. 1.unsur negara adalah hal. 1. Udara 2. Susunan negara sarikat . kecuali dalam hal ini : 1. Meninjau unsur.hal yang menjadikan negara itu ada atau hal. Wilayah tertentu. Jelinak berpendapat unsurr wilayah dapat pula dipandang dari segi negatif dan positif .unsure negara ada tiga sudut pandangan. Laut Ketiganya ditentukan oleh perjanjian internasional. Untuk mengetahui unsure. tapi merupakan ketentuan dalam perjanjian (traktat) antara dua negara atau lebihyang berkepentingan dan biasanya merupakan negara tetangga.hal yang diperlukan untuk terbentuknya negara ( elemen daripada negara ). Koesnardi dan Bintan R. Dengan kata lain kekuasaan negara tidak berlaku diluar batas wilayah karena bias menimbulkan sengketa internsional. Unsur. Meninjau unsur. Saragih op.unsur negara secara sosiologis. Pemerintahan yang berdaulat. Rakyat c. a.unsur Negara Secara Klasik yaitu : a. 3.unsur negara secara yuridis. Mengenai batas wilayah negara orang tidak dapat melihat dalam undang-undang dasar negara. Wilayah mempunyai arti luas yang meliputi : 1. ( Moh. Meninjau unsur. wilayah dari segi negatif pengertiannya tidak ada organisasi kekuasaan lain yang berpengaruh diatas wilayah tertentu itu. Yang dimaksud dengan wilayah tertentu ialah batas wilayah dimana kekuasaan negara itu berlaku. Penentuan dalam undang-undang dasar hanya suatu peringatan saja bahwa negara mempunyai wilayah terbatas.BAB IX TEORI UNSUR-UNSUR NEGARA Yang dimaksud dengan unsur. Adanya perjanjian tertentu ( Kondorminium ) 2.cit:91 ). 2.unsur negara secara klasik atau tradisionil.

Rumpun (Ras) adalah kumpulan orang yang mempunyai cirri-ciri jasmaniah yang sama (warna. milik. raga. rambut. Negara yang kalah perang ( ocupation ). Negara protektorat dimana negar yang lemah menyerahkan kekuasaan tertentu (urursan luar negeri dan pertahanan) kepada negara yang kuat. suku yang erat pengertianya dengan rakyat . . Rousseua membagi kepentingan bangsa : 1.3.negaranya untuk ikut serta dalam pemerintahan. 4. Umpamanya dalam hal negara membuat jalan yang harus melalui tanah milik perseorangan. bentuk badan). Status positif Status positif seorang warga negara diberi hak kepadanya untuk menuntut tindakan positif daripada negara mengenai perlindungan atas jiwa. Demi kepentingan umum milik perseorangan ini dapat dilanggar akan tetapi sebagai imbanganya diganti rugi. c. Jelinek mengemukakan empat macam status bangsa : a. Ada istilah Rumpun (Ras). Rakyat Rakyat adalah sekumpulan orang yang hidup disuatu tempat. kulit. Status aktif Status aktif memberi hak kepada setiap warga. Negara dari segi positif adalah setiap orang yang berada diatas wilayah tertentu itu tunduk kepada penguasanya.negaranya. Suyet yaitu bangsa yang tunduk pada kekuasaan diatasnya atau bangsa yang berstatus pasif. itu terbatas untuk mencegah timbulnya tindakan yang sewenang. b. Suku yaitu orang yang berkesamaan dalam kebudadyaan. Bangsa (natie) adalah rakyat yang sudah berkesadaran membentuk negara. kemerdekaan dan sebagainya. Status negatif Status negatif seorang warga negara akan di jamin kepadanya bahwa negara tidak boleh campur tangan terhadap hak. Dalam mewujudkan hak setiap warga negaranya diberi hak untuk memilih dan dipilih sebagai anggota dalam Dewan Perwakilan Rakyat. bangsa (natie). Citoyen yaitu golongan atau bangsa yang berstatus aktif.hak asasi warga.wenang daripada negara. b. misalnya rumpun melayu. 2. bentuk muka.

b.d. Menurut Dr. maka orang itu akan kehilangan kewarganegaraannya sebagai British Citizen dan juga tidak memiliki kewarganegaraan lain sehingga ia menjadi tanpa kewarganegaraa lain sehingga ia menjadi tanpa kewarganegaraan atau Apartride ( stateless ). Dwi kewarganegaraan Menurut syarat kewarganegaraan Inggris seorang yang di lahirkan didalam wilayah Inggris dianggap sebagai British Citizen walaupun orang tuanya berwarga negara Belanda dan menurut kewarganegaraan Belanda adalah orang Belanda walaupun ia di lahirkan di luar wilayah negeri Belanda. berdasarkan tempat kelahiran. Ada hasrat untuk merdeka 3. Ada hasrat keaslian 4. Jadi seorang itu menjadi warga negara Indonesia bila ia di lahirkan di wilayah Indonesia. Contoh dibawah ini akan memberi gambaran lebih jelas tentang persoalan dwi kewarganegaraan atau tanpa kewarganegaraan. Herts ada 4 unsur menjadi natie : 1. Tanpa kewarganearaan Menurut syarat kewarganegaraan Inggris seorang yang dilahirkan di luar wilayah United Kingdom dari keluarga British Citizen dan setelah berumur 20 tahun tidak melaporkan diri tentang kewarganegaraannya pada perwakilan Inggris setempat dan batas waktu untuk melaporkan itu sudah lewat 12 bulan.syarat tertentu wajib memanggul senjata untuk membela negaranya. Ada hasrat kesatuan 2. . Misalnya apabila negara dalam keadaan perang maka semua warga negara menurut syarat. Ius sanguinis adalah suatu asas dimana seorang menjadi warga negara Ius soli adalah suatu asas dimana seorang menjadi warga negara berdasarkan keturunan.cit : 34 ). Dengan demikian maka timbul keadaan bahwa orang mempunyai 2 macam kewarganegaraan. (Ibid : 96 ). Ada hasrat memiliki kehormatan ( Padmo Wahjono op.(Ibid : 94 ) Mengenai hal kewarganegaraan ada asas : a. Status pasif Status pasif merupakan kewajiban bagi setiap warga negaranya untuk mentaati dan tunduk kepada segala perintah negaranya.

atau peradilan menurut undang. namun secara kedalam dibatasi oleh hokum positif ( artinya tidak boleh sewenangwenang ) dan berdaulat keluar dibatasi oleh hokum internasional. Badan demikian disebut pemrintah. Dalam arti yang sempit pemerintah adalah suatu badan pimpinan terdiri dari seorang atau beberapa orang yang mempunyai peranan pimpinan dan menentukan dalam pelaksanaan tugas negara. Fungsi pemerintahan dalam arti luas meliputi tiga bidang. atau pelaksanaan pemerintah menurut undang.undang. . 3) De leer van de rechtsbetrekking ( hubungan hokum ). Dalam arti luas pemerintah adalah keseluruhan dari badan pengurus negara dengan segala organisasi.undang. 2. yaitu : 1. 2) Persoonsleer ( subjek hokum ) Unsur subjek daripada negara adalah pemerintah yang berdaulat.Memerintah berarti menjalankan tugas pemerintahan.bagiannya dan segala pejabat. Unsur. dan fungsinya disebut pemerintahan. Kata pemerintah dan pemerintahan dapat diartikan luas atau sempit. eksekutif.undang. udara serta orang dan batas wewenangnya. laut. Diponolo op. Dalam arti terbatas fungsi pemerintahan itu hanya berarti tugas eksekutif saja. atau pembuatan undang. Maksudnya adalah hubungan hokum antara penguasa dan dikuasai termasuk hubungan hokum ke luar dengan negara lainnya secara internasional. legislatif.pejabatnya yang menjalankan tugas negara dari pusat sampai pelosok. segala bagian. 3.cit : 54 ) Pemerintahan yang berdaulat di artikan berdaulat kedalam dan keluar. S. ( G.unsur Negara Secara Yuridis dikemukakan oleh Logemann yang terdiri dari : 1) Gebiedsleer ( wilayah hokum ) yang meliputi darat. yudikatif. Pemerintahan yang berdaulat Organisasi negar mempunyai badan pimpinan dan badan pengurus yang memimpin dan yang mengurus negara. 2.pelosok daerah.c.

1. Tugasnya adalah penghubung antar negara. Menurt beliau unsure. Tugas yang dijalankannya adalah masalah keamanan dan pertahanan negara. Fungsi Negara menurut John Locke 3. b. Unsur Wilayah b. Unsur Kulturil 2) Faktor Alam yang meliputi : a. Fungsi Negara pada abad ke XVI di Prancis 2. . Unsur Bangsa BAB X TEORI FUNGSI NEGARA Untuk apa organisasi negara itu dibentuk atau dengan kata lain apa yang menjadi tugas daripada negara akan diuraikan oleh Teori Fungsi Negara. Fungsi Negara menurut Montesquieu 4.3. dulu penghubung antar raja. Paham ini dikemukakan oleh Rudolf Kjellin yang melanjutkan ajaran Ratzel dalam bukunya Der Staat als Lebensform. Financie Di Indonesia sama dengan Departemen Keuangan.unsure negara itu adalah : 1) Faktor Sosial yang meliputi : a. Difencie Di Indonesia sama dengan Departemen Pertahanan dan Kehakiman. Fungsi Negara Abad ke XVI di Prancis Fungsi Negara pertama kali dikenal pada abad ke XVI di Prancis yaitu : a. Fungsi Negara menurut van Vollen Hoven 5. Diplomacie Di Indonesia sama dengan Departemen luar negeri. Unsur.unsur Negara Secara Sosiologis. yang bertugas menyediakan keuangan negara. Fungsi Negara menurut Goodnow 1. Unsur Ekonomis c. Unsur Masyarakat b. Dalam teori fungsi negara ada lima paham. c.

sarjana diatas masih dikenal seorang sarjana lain yaitu Van Vollen Hoven dari negara Belanda.undang 2.Regeling ( membuat peraturan ) b.undang dan 3.d. yang popular dengan teori Trias Politika. untuk membuat peraturan 2) Fungsi Eksekutif. Fungsi Negara Menurut Van Vollen Hoven Selain sarjana. untuk mengurusi urusan luar negeri dan urusan perang dan damai. Menurut Van Vollen Hoven fungsi negara itu ialah : a. Teori John Locke diatas kemudian disempurnakan oleh Montesquieu. melaksanakan undang. Oleh Montesquieu fungsi federatif di satukan dengan fungsi eksekutif. untuk melaksanakan peraturan 3) Fungsi Federatif. Fungsi Eksekutif. membuat undang. Dia membagi negara menjadi 3 fungsi tetapi masing. 3. Fungsi Yudikatif. seorang sarjana Inggris membagi fungsi negara atas tiga fungsi. e. Menurut John Locke fungsi mengadili adalah termasuk tugas eksekutif. yaitu : 1) Fungsi Legislatif. Fungsi Legislatif. yang membahas fungsi negara seperti sarjana. Fungsi Negara Menurut John Locke John Locke. Policie Bertugas mengurus kepentingan negara yang belum menjadi wewenang dari Departemen lainnya ( keempat departemen diatas ). untuk mengawasi agar semua peraturan ditaati (fungsi mengadili). Justicie Di Indonesia sama dengan Departemen Kehakiman dan Departemen Dalam Negeri. tugasnya menjaga ketertiban perselisihan antar warga negara dan urusan dalm negara. Fungsi Negara Menurut Montesquieu Tiga fungsi negara menurut Montesquieu ialah : 1. dan fungsi mengadili dijadikan fungsi yang berdiri sendiri.sarjana diatas. 4.masing fungsi itu terpisah dan dilaksanakan oleh lembaga yang terpisah pula. 2. Bestuur ( menyelenggarakan pemerintahan ) .

alat apa dan sebagainya untuk mencapai tujuan tadi.orang yang berusaha mencapai apa. BAB XI TEORI KONSTITUSI Konstitusi atau Constitution atau Verfassung berbeda dengan Undang.bentrokan dalam masyarakat. Policy eksekuting adalah kebijaksanaan yang harus dilaksanakan untuk tercapainya policy making. alat. Konstitusi mencerminkan kehidupan politik didalam masyarakat sebagai suatu kenyataan dan belum konstitusi dalam arti hokum. Berarti ikhwal konstitusi lebih luas daripada Grondswet.Policy making adalah kebijaksanaan negara untuk waktu tertentu.apa yang telah diputuskan oleh policy makers atau menentukan daya upaya. maka negara harus melaksanakan penertiban. Konstitusi yang ditinjau dari sisi hokum disebut Constitutional Recht. untuk seluruh masyarakat. .c. Menurut Goodnow fungsi negara ada 2. Fungsi Negara Menurut Goodnow Goodnow melihat fungsi negara itu secara prinsipil sehingga ia mengutarakan 2 fungsi negara. karena mengutamakan kegunaannya. ajarannya itu terkenal pula sebagai Dwipraja ( dichotomy ). Politie ( fungsi ketertiban dan keamanan ) 5. Perhatikan paham Herman Heller mengenai konstitusi.Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan.Rechtspraak ( fungsi mengadili ) d.Undang Dasar atau Grundgesetz. Policy making 2. a. yang diperhatikan ditekankan kepada faktor.semata konstitusi dalam arti sempit yaitu yang tertulis atau Undang. Policy eksekutors. Ajaran Goodnow disebut juga merit system. Orang yang menetapkan policy making disebut policy maker dan yang menetapkan policy eksekuting adalah eksekutor. yaitu : 1.factor kekuasaan nyata dalam masyarakat sedangkan Grondswet yang diperhatikan semata. adalah orang. Policy eksekuting Karena mengemukakan fungsi negara itu atas dua bagian.Undang Dasar saja.

Konstitusi Prancis yang pertama ialah bersandarkan pada paham John Locke dan Montesquieu. Oleh sebab itu tidak heran dalam kalangan sarjana belum terdapat persesuaian paham mengenai tempatnya.construction dan systematic. ( Djokosutomo Kuliah 1955/1956 ). Menurut Paul Scholten. kemudian kehidupan politik dalam masyarakat itu ( Die Politische Verfassung als gesellschaft licke wirklich keit ) dicari unsur. 4. 3. Konstitusi dalam arti materil adalah perhatian terhadap isinya yang terdiri atas pokok yang sangat penting dari struktur dan organisasi negara. Yang di maksud dengan “ teori ” adalah dasar memberikan pertanggungjawaban secara ilmiah ( wetenschappelijke verantwoording ). 2. yang merupakan tugas dejurist als medespeler ada tiga.Teori tentang konstitusi. Yang menggunakan determinasi yakni rechtsverfijning. yakni9 interpretation. membentangkan tentang metode konstruksi dalam penyusunan hokum positif. bentuk constitutionale monarchie berubah menjadi republic demokrasi. Setelah itu ditulis kaidah hokum itu dalam suatu naskah yang disebut UndangUndang Dasar. pembentukannya harus istimewa dibandingkan dengan pembentukan perundang.b.fassung ). untuk pertama kali diselidiki dalam lingkungan universitas di Prancis.sendi/bahan. yang akan mencakup lapangan hokum positif. Konstitusi dalam arti merupakan undang.pihak mengetahuinya. Harus menutupi/meliputi sendi.Yang menggunakan abstraksi yaknio rechtsnalogie. Yang penting bagi kita adalah tentang konstruksi yang terdiri dari : a. b.bahan hokum.undangan lainnya yang berlaku dalam negara itu. ( pertentangkan dengan hasil filsafat dari konstitusi Prancis ). suatu konstruksi yang baik harus mengandung empat hal : 1. Konstitusi dalam arti formil adalah perhatian terhadap prosedur. Teori konstitusi adalah cabang ilmu pengetahuan yang masih muda. Kusnardi dan Harmaili Ibrahim 1976 : 65 ) Kita mengenal beberapa istilah konstitusi 1. Kemudian pada tahun 1792. c.undang tertinggi adalah baik pembentukan dan perubahannya melalui prosedur istimewa dan juga ia merupakan dasar tertinggi dari perundang. ( Moh. . Konstitusi dalam arti tertulis maksudnya konstitusi itu dinaskahkan tertentu guna memudahkan pihak. Paul Scholten dalam bukunya Algemeen Deel. sebagai suatu mata pelajaran yang berdiri sendiri.undangan lain. ( Ingat akan paham Radbruch mengenai “ rechtsdogmatiek ”.unsur hukumnya melalui abstraksi barulah menjadi kesatuan kaidah hokum ( ein Rechtsver.

Selanjutnya. tidak lagi dianggap sebagai hak asasi alamiah. 5. tetapi merupakan fungsi social. Harus harmonis. sociale splidariteit itu muncul dalam perasaan hokum perorangan. Oleh sebab itu. ia memandang hokum bukanlah sebagai norma tetapi hokum sebagai peristiwa ( recht als feit ). Konstitusi menurut paham Leon Duguit ( Ibid:kuliah 1955/1956 ) Bukunya : Traite de Droit Constitutionnel. Ajarannya disebut ajaran fungsi social ( de leer van de sociale functie ). Wederkerige hulpbetoon = mutualismus = tolong menolong. Sehingga pengertia-pengertian seperti eigendom. yakni pertolongan yang diberikan pada seseorang dengan harapan bahwa kelak akan mendapat balasan. Karena menurut Duguit. ( pertentangkan dengan hasil kesenian dari konstitusi Prancis ). hokum adalah penjelmaan dari sociale solidariteit. ( pertentangkan dengan hasil ilmu pengetahuan dari konstitusi Prancis ).2. jadi hokum yang sungguhsungguh timbul dan tumbuh dalam masyarakat. dalam arti tidak ada pertentangan.yakni bekerja untuk kepentingan umum tanpa mengharapkan imbalan jasa. 4.anggota masyarakat.panjang tetapi gunakan katakata sesingkat mungkin. kesenian dan ilmu pengetahuan itu ternyata adalah hal yang biasa saja. Berkenan dengan “negara”. Hukum dihubungkanny dengan kesetiakawanan (solidariteit ) de facto. Metodenya : tinjauan secara sosiologi hokum ( rechtssociaologisch beschouwing ). Hukum merupakan ciptaan psikologis dari masyarakat. Apabila pendapat sarjana Prancis dibandingkan dengan keempat syarat yang diperlukan dalm konstruksi hokum positif tersebut diatas. intelektual dan moral. b. Arti dari perkataan “ solidariteit ” itu sendiri adalah : a. Menurut Duguit. Karena kepercayaannya pada pancaindera. maka dengan demikian pandangan Diguit menjadi dogmatis yang sensualistis. Sebagai sosiolog. Harus hemat. maka konstitusi Prancis yang dikatakannya hasil filsafat. berikut ini akan kita tinjau paham beberapa sarjana tentang konstitusi. 3. rasionil yang berarti jangan panjang.Onderling hulpbetoon = solidarismus = gotong royong. konsepsinya bersifat sensualist realisme. yakni ikatan social. Tetapi yang dimaksud Duguit dengan sociale solidariteit adalah hubungan fungsi antara anggota. Duguit menganggapnya hanya merupakan fictie belaka. Harus memenuhi aesthetische eisen ( eisen = syarat ). Duguit bersikap realistis. yang realisme kepancainderaan. yang ditentukan oleh kebutuhan material. Karena yang nyata-nyata ada bukanlah .

baik lembaga-lembaga hokum (rechtssinsteliingen ) maupun lembaga-lembaga negara (staatsinstellingen . Didalam institution terjadi yang mendapatkan ide perubahan kejadian (feit ) menjadi hokum (rechts). melainkan overheersing (penjajahan ) dari sekelompok manusia yang kuat terhadap sekelompok manusia lainnya yang lemah. menyebarkannya pada massa. yakni suatu cita-cita yang baik menjelma dalam masyarakat. Konstitusi menurut paham Maurice Hauriou ( Ibid : kuliah 1995/1956 ). Metodenya : tinjauan secara sosiologi hokum ( rechtssociologischebeshhouwing ). 2. atau then ruling class. 3.rechtspersoon negara.norma hukumnya. yang penting dalam kenyataan masyarakat ( sociale werkelijkheid ) bukanlah norma. Ajarannya disebut : ajaran tentang kelembagaan (de leer van het institutionalisme ). Elite. Sebagai titik tolak. yakni lingkungan intellectueel/the ruling class yang lebih dulu menyerap /menerima ide tadi untuk selanjutnya merumuskan dan menyebarkan ide tersebut kepada masyarakat. Idee. Milieu. ( yang mempertahankan orde tadi ) . yang ajarannya dipengaruhi Thomas van Aquino dan ideen leer Plato. Contohnya adalah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sedangkan tujuan dari konstitusi adalah untuk menjaga keseimbangan antara : a. yaitu : 1. melainkan lembaga-lembaganya ( instellingen-nya ). Seperti halnya “ negara” yang merupakan suatu lembaga (institution ). La Theorie de L’institution et de la Fondation. Demikian pula “konstitusi”. Buku-bukunya : Precis de droit constitutional. Dengan demikian menurut Hauriou. b. yakni suatu bangunan moral. Hal tersebut kemudian merumuskannya untuk selanjutnya tersebut tidak terjadi secara langsung. Kekuasaan (het gezag). (ketertiban masyarakat ). Menurtu Hauriou. 6.unsure normative-nya di-constateer dan di-abstraheer pembuat undang. yakni masyarakat yang harus sudah matang untuk menerima ide tersebut. tetapi harus melalui elite. yang sebagian unsure. Ketertiban (de orde ).undang menjadi suatu lembaga hokum ( rechtsinstellingen ). Hauriou adalah ahli hokum katolik. sebagai suatu institution tidak lain dari pada hokum yang hidup dalam masyarakat ( social recht) yang merupakan penjelmaan kembali ide-ide yang baik yang menjelma dalam kenyataan masyarakat ( socialr werkelijkheid). institution itu mengandung tiga unsure pokok. Hauriou yang sosiolog itu melihat masyarakat itu sesungguhnya sebagai suatu peristiwa moral ( een morele felt ). demikian pula “konstitusi”. Bahwa kemerdekaan sebagai ide sudah ada semenjak jauh sebelum perang.

lain.parlemen. ( yakni kebebasan pribadi dan kebebasan manusia ).undang dasar merupakan species dari pengertian genus undang. Pengertian yuridis ( Yuridische begrip ). kanabinet. Tetapi Gruys mengemukakan tiga pengertian undang.H.undang dasar. Konstitusi menurut paham Dr. Kekuasaan. 7. Nyatalah bahwa Lassale dipengaruhi pula oleh paham kondifikasi yang menyamakan konstitusi dengan undang-undang dasar. partai politik dan lain. Jadi.yaitu : a. 8. Struycken adalah termasuk paham bahwa konstitusi sama dengan undang. Arti kuno ini masih dapat kita lihat dari istilah sah ( wettig ) atau menurut undang. “Konstitusi adalah suatu naskah yang memuat semua bangunan negara dan sendi-sendi pemerintahan”. Walaupun demikian.kekuasaan tersebut diantaranya : raja. ternyata Lassale juga mnganut paham bahwa konstitusi sesungguhnya mengandung pengertian yang lebih luas dari sekedar undangundang dasar. 9.undang. dengan menyebutkan suatu undang. itulah yang sesungguhnya konstitusI.undang ( wettelijk) yang berarti sesuai dengan hokum/berlaku ( rechmatig/rechtgelding ) atau sah menurut peraturan hokum objektif.undang ( een wet ) berarti struycken juga menghendaki konstitusi sebagai naskah tertulis.undang (Grndwet is een bijzondere sort van wet ).undang = hokum objektif ( objectief rech ). Jadi.A. undang. Dari pengertian sosiologis atau politis. Umpamanya jika kita hubungkan dengan BW pasal .undang dasar adalah suatu jenis istimewa undang. hal mana sesuai dengan paham modern. Undang. Menurut Struycken. b. pressuregroups. Jadi konstitusi menggambarkan hubungan antara kekuasaankekuasaan yang terdapat dengan nyata dalm suatu negara.c. Struycken ( Ibid) Bukunya : Het Staatsrecht van het koninkrijk de Nederlander. Bukunya : Uber Verfassungwesen. Pengertian sosiologi atau politis ( sociologische atau politische begrip ): “Konstitusi synthese factor-faktor kekuatan yang nyata ( dereele machtsfactoren) dalam masyarakat”.undang. Gruys ( Ibid) Bukunya : Drieerlei Wetsbegrip Menurut Gruys : undang. konstitusi adalah undang-undang yang memuat garis besar dan asasasas tentang organisasi daripada negara. Kebebasan (de vrijheid ). yakni : a. Lassale membagi konstitusi dalam dua pengertian. Konstitusi menurut paham Ferdinand lassalie ( ibid : kuliah 1955/1956 ). Konstitusi menurut paham A.

Undang. 2) Undang-undang dasar = dalam arti material. penentuan patokan kerja. pembentukan paham dasar. Jadi. undang-undang dalam arti format ( wet in formele zin ) adalah tidak lain daripada pesesuaian kehendak antara parlemen dan pemerintah. tetapi diakui oleh negara. perihal tertentu ( bepaald onderwerp ). Jadi. 3) Undang. c. negara adalah organisasi kekuasaan territorial. c.undang dasar = sebagai naskah yang mempunyai nilainiali kenegaraan (staasskundlge waarde ). kemampuan menurut hokum dari masing. yaitu : 1) pula. menurut Gruys mempunyai tiga arti. Konstitusi menurut paham Hermann Heller ( Ibid ) Bukunya : Staatslehre Metodenya : Cara perolehan pengetahuan ( methode van kennis verkrijging ). 10. berlakunya hokum Undang-undang dasar = dalam arti formal. yakni negara. jadi harus ada menjelmakannya.masing pihak ( bekwamheid der partijen ).1320. yaitu : a. perumusan masalahnya.undang dalam arti material berarti setiap keputusanpenguasa yang mengandung tujuan yang bersifat umum. Hukum adalah suatu norma empiris ( het recht is een empirische norm ). adalah suatu undangundang yang dibuat secara istimewa dan ditinjau kembali secara istimewa . b. Undang. b. sebab yang halal ( geoorloofde oorzak ). Cara perolehan pengetahuan ( Methode van kennis verkrijging ) yang dipergunakan Hermann Heller adalah melalui empat fase. d.undang = dalam arti formal berarti suatu keputusan yang berasal dari kekuasaan tertinggi negara.undang.undang yang mengatur pokok. jadi naskah politik yang penting isinya. adalah suatu undang.undang dasar yang merupakan species dari pengertian genus undang. Menurut Hermann Heller.Demikian pula undang.pokokdari alat perlengkapam negara dan penyelenggaraan negara.undang (wettelijk ) apabila memenuhi empat syarat : persetujuan kehendak ( wilsovereenstemming ). Naskah politik misalnya naskah uni van Utrecht. hanya suatu persetujuan ( overeenkomst ) adalah menurut undang. penyusunan pendapat dalam suatu sistematik.

Berkenan dengan arti konstitusi. Konstitusi adalah mencerminkan kehidupan politik di dalam masyarakat sebagai kenyataan. orang bisa melulu menyandarkan pada kekuatan”. Konstitusi merupakan suatu kesatuan kaidah hokum yang hidup dalam masyarakat. unsure. Volkssouvereniteit dilawankan dengan kedaulatan raja ( vorstensouvereiniteit ). Volkssouvereniteit adalah suatu pengertian polemic ( polemisch begrip ). Sebaliknya mengapa negara tidak bisa melepaskan diri dari hokum? Karena hokum memperkuat negara. a. b. hokum menyebabkan negara stabil.bahan yang lebih nyata dan lebih dapat dirasakan dari . Supaya bisa kekeal. Jadi mengandung pengertian politis dan sosiologis. Die geschereiben verfassung. misalnya : Rusia.unsure hokum dari konstitusi yang hidup dalam masyarakat dihimpun dan dijadikan kesatuan kaidah hokum sehingga jelas nampak sifat yuridisnya. tetapi untuk mempertahankan kekuasaan. 3. 11. Volkssouvereniteit vorstensouvereiniteit. ( Mac Iver 1957 : 82-87 ). Metode Carl Schmitt yang disebut cara penghimpunan yang tersusun ( methode van systematisering ) tersebut ialah metode dengan cara menyusun bahan. 2. harus diberi sandaran hokum. Die politische verfassung als gessellschaftlich wirklichkeit. Konstitusi menurut ppaham Carl Schmitt ( Djokosutomo op. yang perwujudannya disebut rechtverfassung. yang berlaku dalam suatu negara. yaitu : 1.undang yang tertinggi. Jadi mengandung pengertian yuridis. Bahkan dictator pun menyebut diri mereka sebagai negara demokrasi. Sejak timbulnya golongan borjuis liberal. sifat kekuatan adalah kekal. Bahwa dengan abstraksi. Menurut Hermann Heller. Hermann Heller mengemukakan tiga pengertian. Pengertian demokrasi kemudian di anut oleh hampir semua bangsa di dunia. Maksudnya ialah suatu pengertian yang dipertentangkan dengan pengertian lainnya. Seperti dikatakan Mac Iver.cit:kuliah 1955/1956) Bukunya : Verfassungslehre Metodenya : cara penghimpunan yang tersusun ( methode van systematisering ). Jadi. “Kekuasaan bisa dicapai dengan kekuatan. Konstitusi yang ditulis dalam suatu naskah sebagai undang. ada dua alasan yang menyebabkan sehingga volkssouvereiniteit menjadi pendapat umum. Die verselbstandigte rechtsverfassung.kebiasaan adalah juga tergantung pada kemauan negara.

asas ( principe ) dalam arti asas pemerintahan ( regeringsprincipe ).sudah ada dalam literature lalu kemudian menyimpulkannya menjadi pahamnya sendiri. cabinet. 1. Konstitusi menggambarkan hubungan anatara factor-faktor kekuatan yang nyata ( de riele machtsfactoren ) dalam suatu negara. Pengertian Pokok Pertama : Konstitusi dalam arti absolute ( absolute verfassungbegriff ) Perkataan “absolute” mengandung arti bahwa konstitusi disamping memuat tentang bentuk negara. yakni bentuk yang menentukan bentuk-bentuk lainnya. factor integrasi dan norma-norma dasar/struktur pemerintahan. maka jumlah seluruhnya menjadi 8 pengertian. dan pengertian pokok kedua mempunyai 2 sub pengertian. yakni hubungan antara raja. yaitu : kesamaan ( identiteit ). Jadi sama dengan paham yang dikemukakan oleh Lassalle. partai politik. .bentuk lainnya. perwakilan ( representatie ). Konstitusi memuat forma formarum.mata mengenai bentuk negara. pressure group dan lain-lain. juga mencakup semua hal yang pokok yang ada pada setiap negara pada umumnya. Persoalannya. Ada 3 asas negara ( staatsprincipe ) : a. dimana raja yang memerintah dipandang sebagai wakil dari rakyat ( representant van het volk ). Caranya ialah dengan meninjau staatsprincipe ( asas negara ). 2. asas daripada bentuk negara ( principe van de staatsvorm ) b. Pengertian pokok yang pertama ini terbagi dalam empat sub pengertian. yakni asas negara yang berhubungan dengan bentuk monarki. yakni asas negara yang berhubungan dengan bentuk demokrasi. parlemen. asas daripada dan yang timbul dari bentuk negara ( principe van en uit de staatsvorm ) c. a. Pembagiannya ialah sebagai berikut. dimana rakyat sendiri yang memerintah dan yang di perintah adalah sama ( identik ). bagaimanakah untuk dapat mengetahui bahwa bentuk negara adalah menentukan pula bentuk. Carl Schmitt membagi konstitusi dalam 4 pengertian karena pengertian pokok pertama terbagi lagi dalam 4 sub pengertian. Asas negara yang dibahas dalam asas daripada bentuk negara ( principe van de staatvorm ) adalah semata. Carl Schmitt mengemukakan dua asas negara yang berkenan dengan bentuk negara. serta mencakup semua bangunan hokum dan semua organisasi yang ada dalam negara.

tidak .b. Asas negara yang ditinjau dalam asas daripada dan yang timbul dari bentuk negara ( principe van en uit de staatsvorm ).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful