You are on page 1of 15

c c

   

1.
 c 

Mengingat pentingnya ASI dan keterikatan kasih sayang (Bounding Attechment) antara ibu dan
anak, dan masih kurangnya pengetahuan masyarakat dengan hal tersebut, maka didalam makalah
ini akan dibahas tentang ASI dan bagaimana cara mewujudkan kasih sayang tersebut.
Keterikatan kasih sayang bisa terwujud dari janin masih berada didalam kandungan dan untuk
mempereratnya bayi yang baru lahir bisa dilakukan IMD (inisiasi menyusu dini), dari hal
tersebut selain manfaat ASI yang didapatkan begitu besar juga sangat bermanfaat untuk
psikologis ibu dan anak karena sebuah kasih sayang bisa berawal dari sebuah sentuhan,dan
dekapan ibu kepada anaknya disaat dilakukan IMD.

1. c
    

Karena kurangnya pengetahuan ibu atau masyarakat tentang pentingnya ASI bagi bayi dan
perlunya dilakukan sedini mungkin agar bisa terwujud sutu keterikatan kasih sayang antara ibu
dan anak.

Ada beberapa permasalahan yang kami angkat dalam makalah ini, yaitu :

1. Apa pengertian Bounding Attechment?


2. Apa pengertian IMD(inisiasi menyusu dini)?
3. Bagaimana cara mewujudkan Bounding Attechment?
4. Apa saja faktor yang mempengaruhi Bounding Attechment dan faktor yang mendukung
dilakukannya IMD?
5. bagaimana proses Bounding Attechmen dan IMD serta apa manfaat dari IMD?

1. £
  
2. Pujuan Umum

Pujuan umumnya adalah agar ibu nifas atau menyusui mengerti dan bisa melakukan IMD
dengan cara yang benar sehingga bisa terwujudnya Bounding Attechment antara ibu dan anak.

1. Pujuan khusus


2. Mengetahui pengertian Bounding Attechment
3. Mengetahui pengertian inisiasi menyusu dini
4. Mengetahui cara mewujudkan Bounding Attechment
5. Mengetahui factor yang mempengaruhi Bounding Attechment dan faktor yang
mendukung IMD
6. Mengetahui proses terjadinya Bounding Attechment dan IMD, serta manfaat dari IMD
1. 
 
|enulisan laporan ini dapat diharapkan dapat memberikan manfaat pada petugas kesehatan
khususnya bidan dalam memberikan informasi-informasi mengenai Bounding Attachment dan
IMD (inisiasi menyusui dini).

Adapun manfaat itu antara lain :

1. Ibu nifas atau menyusui mengetahui cara atau tehnik untuk melakukan IMD dan
mewujudkan Bounding Attechment
2. Ibu nifas atau menyusui mengerti akan manfaat dari IMD dan Bounding Attecment.

c c

c   

1.    

Inisiasi Menyusu Dini adalah proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran.
Hal ini merupakan kodrat dan anugrah dari Puhan yang sudah disusun untuk kita. Melakukannya
juga tidak sulit, hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua jam.

Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar
dianjurkan pemerintah. Menyusu dan bukan menyusui merupakan gambaran bahwa IMD bukan
program ibu menyusui bayi tetapi bayi yang harus aktif menemukan sendiri putting susu ibu.
|rogram ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan
membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. IMD harus
dilakukan langsung saat lahir, tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur
bayi. Bayi juga tidak boleh dibersihkan, hanya dikeringkan kecuali tangannya. |roses ini harus
berlangsung skin to skin antara bayi dan ibu.

Berikut informasi tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang dapat mendorong Anda untuk
melakukan IMD sesaat setelah bayi Anda dilahirkan:

1. |ercayalah bayi dapat melakukan ini sendiri. Sebenarnya, ada kodrat alami seorang bayi
untuk menyusu dari ibu bahkan saat dia baru lahir. Jadi Anda tidak perlu terlalu
mengkuatirkan bayi Anda.

Ini merupakan tahap awal yang sangat baik bila Anda ingin memberikan ASI eksklusif pada 6
bulan pertama. Bayi akan menyukai ASI dan ibu tidak akan kekurangan untuk memberikannya.
IMD juga mengurangi rasa nyeri saat harus menyusui.

1. Jangan kuatir bayi Anda kedinginan karena tanpa pakaian apapun harus dibiarkan selama
kurang lebih 1 jam untuk mencari puting susu ibu. Karena kulit ibu dapat menghangatkan
bayi secara sempurna. Bila bayi merasa kedinginan, suhu tubuh ibu akan meningkat 2
derajat Celcius, sedangkan bila bayi kepanasan, kulit ibu akan menyesuaikan dengan
menurunkan suhu sebanyak 1 derajat Celcius.
2. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi sehingga
mengurangi tingkat kematian bayi yang baru lahir.
3. Gerakan bayi yang merangkak mencari puting susu dapat menekan rahim dan
mengelurkan hormon yang membantu menghentikan pendarahan ibu.
4. Bila bayi dalam melakukan IMD menangis, jangan cepat-cepat Anda menyerah untuk
memberikan ASI. Bayi menangis belum tentu karena merasa lapar. Biarkan bayi Anda
menemukan susu sendiri.
5. Bila persalinan harus melalui proses Cesar, Anda dapat tetap melakukan Inisiasi
Menyusu Dini (IMD) walaupun kemungkinan berhasilnya sekitar 50% daripada
persalinan normal.
6. IMD membantu meningkatkan ikatan batin antara ibu dan anak.

|roses Inisiasi Menyusu Dini :

1. Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada si ibu
tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit bertemu kulit. Pernyata suhu badan
ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan,
otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu
akan turun 1 derajat. Jadi Puhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si
bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya si
bayi hanya akan diam selama 20-30 menit, dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi
sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.
2. Setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki si bayi akan mulai
bergerak-gerak seperti hendak merangkak. Pernyata gerakan ini pun bukanlah gerakan
tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak-injak perut
ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu. Lama
dari proses ini tergantung dari si bayi.
3. Setelah melakukan gerakan kaki tersebut, bayi akan melanjutkan dengan mencium
tangannya, ternyata bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan juga ternyata
wilayah sekitar puting si ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau
tangannya, si bayi membantu untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan
mulai bergerak mendekati puting ibu. Ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu
akan menjilat-jilat dada si ibu. Pernyata jilatan ini berfungsi untuk membersihkan dada si
ibu dari bakteri-bakteri jahat dan begitu masuk ke tubuh si bayi akan diubah menjadi
bakteri yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi
karena hanya si bayi yang tahu seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.
4. Setelah itu, si bayi akan mulai meremas-remas puting susu si ibu, yang bertujuan untuk
kegiatan ini juga tergantung dari si bayi itu.
5. Perakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.

Manfaat Inisiasi Menyusu Dini

1. Untuk bayi

a. Kehangatan
Christensson et al, (1992) melaporkan bahwa dibandingkan bayi-bayi yang diletakan dalam boks
ternyata bayi-bayi yang kontak kulit dengan kulit ibunya mempunyai suhu tubuh yang lebih
hangat dan stabil.

b. Kenyamanan

Pernyata bayi-bayi yang di lakukan inisiasi dini lebih jarang menangis di bandingkan dengan
bayi-bayi yang dipisahkan dari ibunya.

c. Kualitas perlekatan

Di banding bayi yang dipiosahkan dari ibunya, bayi-bayi yang di lakukan inisiasi dini
mempunyai kemampuan perlekatan mulut yang lebih baik pada waktu menyusu.

1. Untuk ibu

pelepasan plasenta yang lebih cepat akan mengurangi resiko terjadinya pendarahan.

  c  !

1. Dada ibu menghangatkan bayi dengan tepat. Kulit ibu akan menyesuaikan suhunya
dengan kebutuhan bayi. Kehangatan saat menyusu menurunkan risiko kematian karena
î î (kedinginan).
2. Ibu dan bayi merasa lebih tenang, sehingga membantu pernafasan dan detak jantung bayi
lebih stabil. Dengan demikian, bayi akan lebih jarang rewel sehingga mengurangi
pemakaian energi.
3. Bayi memperoleh bakteri tak berbahaya (bakteri baik) yang ada antinya di ASI ibu.
Bakteri baik ini akan membuat koloni di usus dan kulit bayi untuk menyaingi bakteri
yang lebih ganas dari lingkungan.
4. Bayi mendapatkan kolostrum (ASI pertama), cairan berharga yang kaya akan antibodi
(zat kekebalan tubuh) dan zat penting lainnya yang penting untuk pertumbuhan usus.
Usus bayi ketika dilahirkan masih sangat muda, tidak siap untuk mengolah asupan
makanan.
5. Asi yang pertama (colostrums) mengandung beberapa Antibodi yang dapat mencegah
infeks pada bayi, sehingga menjamin kelangsungan hidup sang bayi.
6. Bayi memperoleh ASI (makanan awal) yang tidak mengganggu pertumbuhan, fungsi
usus, dan alergi. Makanan lain selain ASI mengandung protein yang bukan protein
manusia (misalnya susu hewan), yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh usus bayi.
7. Bayi yang diberikan mulai menyusu dini akan lebih berhasil menyusu ASI eksklusif dan
mempertahankan menyusu setelah 6 bulan.
8. Sentuhan, kuluman/emutan, dan jilatan bayi pada puting ibu akan merangsang keluarnya
oksitosin yang penting karena:
1. Menyebabkan rahim berkontraksi membantu mengeluarkan 
   dan
mengurangi perdarahan ibu.
2. Merangsang hormon lain yang membuat ibu menjadi tenang, rileks, dan mencintai
bayi, lebih kuat menahan sakit/nyeri (karena hormon meningkatkan ambang
nyeri), dan timbul rasa sukacita/bahagia.
3. Merangsang pengaliran ASI dari payudara, sehingga ASI matang (yang berwarna
putih) dapat lebih cepat keluar.

"" "#$"%

1. Dianjurkan SUAMI atau keluarga MENDAM|INGI ibu dikamar bersalin.


2. Dalam menolong ibu melahirkan disarankan untuk mengurangi / tidak menggunakan obat
kimiawi
3. Bayi lahir, segera dikeringkan secepatnya terutama kepala, kecuali tangannya; tanpa
menghilangkan vernix Mulut dan hidung bayi dibersihkan, talipusat diikat.
4. Bila bayi tidak memerlukan resusitasi, Bayi di     di dada-perut ibu
dengan   !  %#   !dan mata bayi setinggi puting susu.
Keduanya diselimuti. Bayi dapat diberi top
5. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi. Biarkan bayi mencari puting
sendiri.
6. Ibu didukung dan dibantu mengenali perilaku bayi sebelum menyusu.
7. Biarkan KULIP kedua bayi bersentuhan dengan   ibu selama    
  ; bila menyusu awal terjadi sebelum 1 jam, tetap biarkan kulit ibu ± bayi
bersentuhan sampai setidaknya 1 jam.
8. Bila dlm 1 jam menyusu awal belum terjadi, bantu ibu dengan  
c    tapi jangan memasukkan puting ke mulut bayi. c & 
kulit melekat pada kulit '( atau )  lagi.
9. Setelah setidaknya melekat kulit ibu dan kulit bayi setidaknya 1 jam atau selesai menyusu
awal, bayi baru dipisahkan untuk ditimbang, diukur, dicap, diberi vit K.

10. &  cc : Ibu ± bayi dirawat dalam satu kamar, dalam jangkauan ibu
selama 24 jam.

11. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis. Pidak diberi
dot atau empeng.

"" "#*% $"£ "$

1. Dianjurkan  atau keluarga   ibu dikamar operasi atau dikamar
pemulihan.
2. Begitu lahir diletakkan di meja resusitasi untuk  , dikeringkan secepatnya
terutama kepala tanpa menghilangkan vernix ; kecuali tangannya. Dibersihkan mulut dan
hidung bayi, talipusat diikat.
3. Kalau bayi tak perlu diresusitasi; bayi ’ ’ , dibawa ke ibu. Diperlihatkan
kelaminnya pada ibu kemudian mencium ibu.
4. Pengkurapkan bayi didada ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Kaki bayi agak
sedikit serong/melintang menghindari sayatan operasi. Bayi dan ibu diselimuti. Bayi
diberi topi.
5. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi mendekati puting. Biarkan bayi
mencari puting sendiri.
6. Biarkan   Bayi bersentuhan dengan kulit ibu    selama  
 , bila menyusu awal selesai sebelum 1 jam; tetap kontak kulit ibu-bayi selama
setidaknya 1 jam.
7. Bila bayi menunjukan kesiapan untuk minum, bantu ibu dg  c 
  tapi tidak memasukkan puting ke mulut bayi. Bila dalam 1 jam belum bisa
menemukan puting ibu, beri tambahan &  melekat padadada ibu, 30 menit atau 1
jam lagi.
8. Bila operasi telah selesai, ibu dapat dibersihkan dengan bayi tetap melekat didadanya dan
dipeluk erat oleh ibu.Kemudian ibu dipindahkan dari meja operasi ke ruang pulih (RR)
dengan bayi tetap didadanya.
9. Bila ayah tidak dapat menyertai ibu di kamar operasi, diusulkan untuk mendampingi ibu
dan mendoakan anaknya saat di kamar pulih.

10. &  c: Ibu ± bayi dirawat dalam satu kamar, bayi dalam jangkauan ibu
selama 24 jam. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis.
Pidak diberi dot atau empeng.

"" "# + 

1. Dianjurkan SUAMI atau keluarga MENDAM|INGI ibu dikamar bersalin.


2. Bayi pertama lahir, segera dikeringkan secepatnya terutama kepala, kecuali tangannya;
tanpa menghilangkan vernix . Mulut dan hidung bayi dibersihkan, talipusat diikat.
3. Bila bayi tidak memerlukan resusitasi. Bayi di PENGKURA|KAN di dada-perut ibu
dengan   !  %#   !dan mata bayi setinggi puting susu.
Keduanya diselimuti. Bayi dapat diberi topi.
4. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi. Biarkan bayi mencari puting
sendiri.
5. Bila ibu merasa akan melahirkan bayi kedua, berikan bayi pertama pada ayah. Ayah
memeluk bayi dengan kulit bayi melekat pada kulit ayah seperti pada perawatan metoda
kanguru. Keduanya ditutupi baju ayah.
6. Bayi kedua lahir, segera dikeringkan secepatnya terutama kepala, kecuali tangannya;
tanpa menghilangkan vernix . Mulut dan hidung bayi dibersihkan, talipusat diikat.
7. Bila bayi kedua tidak memerlukan resusitasi, bayi kedua      di
dada-perut ibu dengan   !  %#   !. Letakkan kembali
bayi pertama didada ibu berdampingan dengan saudaranya, Ibu dan kedua bayinya
diselimuti. Bayi ± bayi dapat diberi topi.
8. Biarkan KULIP kedua bayi bersentuhan dengan KULIP ibu selama |ALING PIDAK
SAPU JAM; bila menyusu awal terjadi sebelum 1 jam, tetap biarkan kulit ibu ± bayi
bersentuhan sampai setidaknya 1 jam.
9. Bila dlm 1 jam menyusu awal belum terjadi, bantu ibu dengan MENDEKAPKAN BAYI
KE |UPING tapi jangan memasukkan puting ke mulut bayi. BERI WAKPU 30 MENIP
atau 1 JAM lagi kulit melekat pada kulit
10. RAWAP GABUNG BAYI :Ibu ± bayi dirawat dalam satu kamar, dalam jangkauan ibu
selama 24 jam. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis.
Pidak diberi dot atau empeng.

1.   c* £

Bounding adalah proses pembentukan sedangkan attachment (membangun ikatan) jadi bounding
attachment adalah sebuah peningkatan hubungan kasih sayang dengan keterikatan batin antara
orangtua dan bayi. Hal ini merupakan proses dimana sebagai hasil dari suatu interaksi terus-
menerus antara bayi dan orang tua yang bersifat saling mencintai memberikan keduanya
pemenuhan emosional dan saling membutuhkan.

Cara untuk melakukan bounding ada bermacam-macam antara lain:

1. |emberian ASI ekslusif

Dengan dilakukannya pemberian ASI secara ekslusif segera setelah lahir, secara langsung bayi
akan mengalami kontak kulit dengan ibunya yang menjadikan ibu merasa bangga dan diperlukan
, rasa yang dibutuhkan oleh semua manusia.

1. Rawat gabung

Rawat gabung merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan agar antara ibu dan bayi terjalin
proses lekat (early infant mother bounding) akibat sentuhan badan antara ibu dan bayinya. Hal
ini sangat mempengaruhi perkembangan psikologis bayi selanjutnya, karena kehangatan tubuh
ibu merupakan stimulasi mental yang mutlak dibutuhkan oleh bayi. Bayi yang merasa aman dan
terlindung, merupakan dasar terbentuknya rasa percaya diri dikemudian hari. Dengan
memberikan ASI ekslusif, ibu merasakan kepuasan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayinya,
dan tidak dapat digantikan oleh orang lain. Keadaan ini juga memperlancar produksi ASI, karena
refleks let-down bersifat psikosomatis. Ibu akan merasa bangga karena dapat menyusui dan
merawat bayinya sendiri dan bila ayah bayi berkunjung akan terasa adanya suatu kesatuan
keluarga.

1. Kontak mata

Beberapa ibu berkata begitu bayinya bisa memandang mereka,mereka merasa lebih dekat dengan
bayinya. Orang tua dan bayi akan menggunakan lebih banyak waktu untuk saling memandang.
Seringkali dalam posisi bertatapan. Bayi baru lahir dapat diletakkan lebih dekat untuk dapat
melihat pada orang tuanya.

1. Suara

Mendengar dan merenspon suara antara orang tua dan bayinya sangat penting. orang tua
menunggu tangisan pertama bayi mereka dengan tegang. Suara tersebut membuat mereka yakin
bahwa bayinya dalam keadaan sehat. Pangis tersebut membuat mereka melakukan tindakan
menghibur. Sewaktu orang tua berbicara dengan nada suara tinggi, bayi akan menjadi tenang dan
berpaling kearah mereka.

1. Aroma

Setiap anak memiliki aroma yang unik dan bayi belajar dengan cepat untuk mengenali aroma
susu ibunya.

1. Entrainment

Bayi mengembangkan irama akibat kebiasaan. Bayi baru lahir bergerak-gerak sesuai dengan
struktur pembicaraan orang dewasa. Mereka menggoyangkan tangan, mengangkat kepala,
menendang-nendangkan kaki. Entrainment terjadi pada saat anak mulai bicara.

1. Bioritme

Salah satu tugas bayi baru lahir adalah membentuk ritme personal (bioritme). Orang tua dapat
membantu proses ini dengan memberi kasih sayang yang konsisten dan dengan memanfaatkan
waktu saat bayi mengembangkan perilaku yang responsif.

1. Inisiasi Dini

Setelah bayi lahir, dengan segera bayi ditempatkan diatas ibu. Ia akan merangkak dan mencari
puting susu ibunya. Dengan demikian, bayi dapat melakukan reflek suckling dengan segera.

Berhasil atau tidaknya proses bounding attachment ini sangat dipengaruhi oleh kondisi-kondisi
sebagai berikut :

1. Kesehatan emosional orang tua

Orang tua yang mengharapkan kehadiran si anak dalam kehidupannya tentu akan memberikan
respon emosi yang berbeda dengan orang tua yang tidak menginginkan kelahiran bayi tersebut.
Respon emosi yang positif dapat membantu tercapainya proses bounding attachment ini.

1. Pingkat kemampuan, komunikasi dan ketrampilan untuk merawat anak

Dalam berkomunikasi dan ketrampilan dalam merawat anak, orang tua satu dengan yang lain
tentu tidak sama tergantung pada kemampuan yang dimiliki masing-masing. Semakin cakap
orang tua dalam merawat bayinya maka akan semakin mudah pula bounding attachment
terwujud.

1. Dukungan sosial seperti keluarga, teman dan pasangan

Dukungan dari keluarga, teman, terutama pasangan merupakan faktor yang juga penting untuk
diperhatikan karena dengan adanya dukungan dari orang-orang terdekat akan memberikan suatu
semangat / dorongan positif yang kuat bagi ibu untuk memberikan kasih sayang yang penuh
kepada bayinya.

1. Kedekatan orang tua ke anak

Dengan metode rooming in kedekatan antara orang tua dan anak dapat terjalin secara langsung
dan menjadikan cepatnya ikatan batin terwujud diantara keduanya.

1. Kesesuaian antara orang tua dan anak (keadaan anak, jenis kelamin)

Anak akan lebih mudah diterima oleh anggota keluarga yang lain ketika keadaan anak sehat /
normal dan jenis kelamin sesuai dengan yang diharapkan.

|ada awal kehidupan, hubungan ibu dan bayi lebih dekat dibanding dengan anggota keluarga
yang lain karena setelah melewati sembilan bulan bersama, dan melewati saat-saat kritis dalam
proses kelahiran membuat keduanya memiliki hubungan yang unik.

Namun demikian peran kehadiran seorang ayah dan anggota keluarga yang lain juga dibutuhkan
dalam perkembangan psikologis anak yang baik nantinya. Beberapa hal yang dapat dilakukan
seorang laki-laki dalam proses perubahan peran menjadi seorang ayah, diantaranya :

1. Ketika ibu hamil, seorang suami akan merasa bangga karena dia akan mempunyai
keturunan dan dia akan menjadi seorang ayah.
2. Ketika bayi lahir, maka suami akan merasa bahagia dan juga prihatin yang disebabkan
oleh :

- cemas akan biaya persalinan dan perawatan bayinya kelak

- kekhawatiran adanya kecacatan pada bayinya, antara lain: kecewa, gelisah tentang bagaimana
perawatan bayi dan bagaimana nasibnya kelak, dan lain sebagainya.

- Gelisah tentang kemampuan merawat dan mendidik anaknya (pesimis akan

keberhasilannya sebagai seorang ayah)

- Harapan orang tua tidak sesuai dengan kenyataan, khususnya maasalah jenis kelamin.

Standardisasi cara mengevaluasi interaksi orang tua ± bayi telah dikemukakan oleh Gray dan
asosiasinya pada tahun 1975.

Perdiri dari tiga observasi yang dibuat di ruang bersalin selama dan segera setelah bayi lahir dan
kembali selama dua samapi tiga hari periode post partum. Nilai 1-4 diberikan dalam setiap
observasi dan nilai tersebut dijumlahkan dalam setiap periode. Interaksi yang sangat positif akan
memberikan nilai 10 sampai 12 untuk setiap periode. Interaksi sangat negatif akan memberikan
skor 3-6. Konseling tindak lajut bagi orang tua dengan skor yang rendah merupakan indikasi
untuk mencegah penyalahgunaan akan dan megajarkan cara pengasuhan anak.
d Respon Orang Pua Perhadap Bayi Yang Baru Lahir

Kelahiran anggota keluarga baru dalam sebuah keluaga merupakan satu hal yuang membawa
perubahan terhadap anggota keluarga lainnya. Mereka beradaptasi dan meneysauikan diri
terhadap bayi yang baru dilahirkan. Berbagai perasaan dan tingkah laku mengalami perubahan,
ada yang makin bahagia dengan kehadiran bayi namun tidak sedikit juga yang mengingkarinya.
Sikap dan perasaan anggota keluarga tersebnut akan membawa pengaruh terhadap pertumbuhan
dan perkembangan bayi itu nantinya. Akan tetapi sebelum menghadapi respon terhadap bayi
baru lahir, orang tua akan melalui suatu proses untuk menjadi orang tua.

Kelahiran adalah sebua momen yang dapat membentuk suatu ikatan antara ibu dan bayinya. |ada
sat bayi dilahirkan adalah saat yuang sangat menakjubkan bagi seorang ibu ketika ia dapat
meliha, memegang dan memebrikan ASI pada bayinya untuk pertama kali. Dana masa tenang
setelah melahirkan disat inbu merasarileks, membenrikan peluang idela ujntuk memulai
pembentukan ikatan batim. Seorang bayi yang baru lahir mempunyai kemampuan yang banyak
misalnya bayi dapat mencium,. Merasa, mendengar dan melihat. Kulit mereka sangat sensitive
terhadapt suhiu dan sentuhan dan slama satu jam pertama setelah melahirkan mereka sangat
wasapada dan siap untuk mempelajari duania bnru mereka.

Jika tidak ada komplikasi yang serius stelah bayi lahir dapat langsug diletakkan di atas perut ibu ,
kontak segera ini akan sangat bermanfaat baik bagi ibu maupun bayinya telah terjadi sejak masa
kehamilanndanpada saat persalinan ikatan itu akan semakin kuat. Bidan sebagai tenaga
kesehatan dapat menfasilitasi perilaku ikatan awal ini dengan cara menyediakan sebuah
lingkungan yang mendukung sehingga kontak dan interaksi yang baik dari orang tua kepada
anak dapat terjadi.

Bonding attachment terjadi pada kala IV, dimana diadakan kontak antar ibu, ayah-anak dan
berada dalam ikatan kasih. Menurut Brazelton (1978). Bonding merupakan suatu ketertarikan
mutual pertama antara individu, misalnya antara orang tua dan anak, saat pertama kali mereka
bertemu. Attachment adalah suatu perasaan menyayangi atau loyalitas yang mengikat individu
dengan aidividu lain. Sedangkan menurut Nelson dan May (1996) attachment merupakan ikatan
antara individu meliputi penncurahan perhatian serta adanya hubugna emosi dan fisik yang
akrab. Menurut Klaus, kenell (1992), bonding attachment bersifat unik, spesifik, dan bertahan
lama. Mereka juga menambahkan bahwa ikatan orang tua terhadap anaknya dapt terus berlanjut
bahkan selamanya walau dipisah oleh jarak dan waktu dan tanda-tanda keberadaan secara fisik
tidak terlihat/

Bounding adalah suatu langkah untuk mengungkapkan perasaan areksi (kasih saying) oleh ibu
kepada bayinya segera setelah lahir sendangkan attachment adalah interaksi antara ibu dan bayi
secara spesifik sepanjang waktu.Menurut MAPERNAL NEONAPAL HEALPH.

Bonding attachment adalah kontak dini secara lngsung natara ibu dan bayi setelah proses
persalinan, dimulai pada kala III sampai dengan postpartum.

|rakondisi yang mempengaruhi ikatan(mercer, 1996), yaitu:


1. kesehatan emosional orang tua
2. sistem dukungan social yang meliputi pasangna hidup, teman dan keluarga
3. suatu tigkat keterampilan alam berkomunikasi dan dalam member asuhan yang kompeten
4. kedekatan orang tua dengan bayi
5. kecocokan orang tua-bayi (termasuk keadaan, temperamen, dan jenis kelamin)

Pahap-tahap bounding attachment

1. |erkenalan (acquaintance), dengan melakukan kontak mata, menyentuh, berbicara, dan
mengeksplorasi segera setelah mengenal bayinya.
2. Bounding (keterikatan)
3. Attachment, perasaan kasih sayang yang mengikat individu dengan indivudu lain

Menurut Klaus, Kenell (1982), bagian penting dari ikatan ialah perkenalan. Elemen-elemen
bounding attachment meliputi:

1. Sentuhan

Sentuhan, atau indera peraba, dipakai seara ekstensif oleh orang tua dan pengasuh lain sebagai
suatu sarana untuk mengenali bayi baru loahir dengan cara mengeksplorasi tubuh bayi dengan
ujung jarinya. |enelitian telah menemukan suatu pola sentuhan yang hampir sama yakni
pengasuh memulai eksplorasi jari tangan ke bagian kepala dan tungkai kaki. Pidak lama
kemudian pengasuh memakai telapak tangannya untuk mengelus badan bayi dan akhirnya
memeluk dengan tangannya. Gerakan ini dipakai menenangkan bayi.

1. Kontak mata

Ketika bayi baru lahir mampu secara fungsional mempertahankan kontak mata, orang tua dan
bayi akan menggunakan lebih banyak wktu utuk salaing memandang. Beberap ibu mengatakan,
dengan melakukan kontak mata mereka merasa lebih dekat degan bayinya

1. Suara

Saling mendenganr dan meresponi suara antara orang tua dan bayinya juga penting. Orang tua
menunggu tangisan pertama bayinya dengan tegang. Sedangkan bayi akan menjadi tenag dan
berpaling kea rah orang tua mereka saat orang tua mereka berbicara dengan suara bernada tinggi.

1. Aroma

|erilaku lain yang terjalaina antara orang tua dan bayi ialah respons terhadap aroma / bau
masing-masing. Ibu mengetahui setiap anak memiliki aroma yang unik. Sedangkan bayi belajar
dengan cepat untuk membedakan aroma susu ibunya.

1. Entraiment
Bayi baru lahir bergerak-gerak sesuai dengan struktur pembicaraaan orang dewasa. Mereka
menggoyang tangan, mengangkat kepala, menendang-nendangkan kaki, seperti sedang berdansa
mengikut nada suara orang tuanya. Entrainment terjadi saat anak mula berbicara. Irama ini
berfungsi member umpan balik positif kepada orang tua dan menegakkan suatu pola komunikasi
efektif yang positif.

1. Bioritme

Anak yang belum lahir atau baru lahir dapat dikatakan senada dengan ritme alamiah ibuya.
Untuk itu, salah satu tugas bayi baru lahir ialah membentuk ritme personal (bioritme). Orang tua
dapat membantu proses ini dengan member kasih sayang yang konsisten dan dengan
memanfaatkan waktu sat bayi mengembangkan perilaku yang responsive. Hal ini dapat
meningkatkan interaksi social dan kesempatan bayi untuk belajar.

1. Kontak dini

Saat ini, tidak ada bukti-bukti alamiah yang menunjukkan bahwa kontak dini setelah lahir
merupakan hal yang penting hubungan orang tua-anak. Namun menurut Klaus, Kennel (1982),
ada beberapa keuntungan fisiologis yang dapat diperoleh dari kontak dini:

1. Kadar oksitosin dan prolaktin meningkat


2. Reflek menghisap dilakukan dini
3. |embentuk kekebalan aktif dimulai
4. Mempercepat proses ikatan antara orang tua dan anak

Body warmth (kehangatan tubuh)´

Waktu pemberian kasih sayang´

Stimulasi hormonal´

|rinsip-prinsip dan upaya meningkatkan bounding attachment

a. Menit pertama jam pertama

b. Sentuhan orang tua pertama kali

c. Adanya ikatan yang baik dan sistematis

d. Perlibat proses persalinan

e. |ersiapan |NC sebelumnya

f. Adaptasi
g. Kontak sedini mungkin sehingga dapat membangut dalam member kehangatan pada bayi,
menurunkan rasa sakit ibu, serta member rasa nyaman

h. Fasilitas untuk kontak lebih lama

i. |enekanan pada hal-hal positif

j. |erawat meternitas khusus (bidan)

k. Libatkan anggota keluarga lainnya

l. Informasi bertahap mengenai bounding attachment

Dampak positif bounding attachment

- Bayi merasa dicintai, diperhatikan, mempercayai, menumbuhkan sikap social

- Bayi merasa aman, berani mengadakan eksplorasi

Hambatan bounding attachment

- Kurang support sistem

- Ibu dengan risiko

- Bayi dengan risiko

- Kehadiaran bayi yang tidak diinginkan

d RES|ON AYAH DAN KELUARGA

Ayah mungkin menjadi anggota keluarga yang terlupakan, terutama bila hal ini merupakan anak
yang pertama. Sebelum bayi tiba di rumah, ia merupakan bagian terbesar dari keluarganya yang
terdiri dari dua orang. Aktivitas siang hari dimana mudah disesuaikan dengan pasangannya
malam hari tanpa gangguan. Kini rumah menjadi tidak terkendali, makan menjadi tidak
terjadwal, tidur mengalami gangguan dan hubungan seksual untuk sementara ditangguhkan.
Ayah harus dilibatkan dalam perwatan anak dan pemeliharaan aktivitas rumah. Dengan berbagai
tanggung jawab seperti ini, mereka menjadi bagian dari pengalaman mengasuh anak. Sebagai
akibat, pasangan menjadi lebih dekat.

Sebagai ayah baru, peran ayah tidak kurang rumitnya dibandingkan peran istri. Pentu sang ayah
tidak mengandung si bayi selam 9 bulan, tetapi harus membuat penyesuaian secara fisik dan
emosi ketika waktu persalinan semakin dekat dan persiapan untuk bayi menjadi penting sekali.
Di satu pihak, sang ayah ungkin merasa seolah-olah tidak ada hubungan dengan persalinan tetapi
pada sisi lain ini adalah bayinya juga.
Ketika bayi akhirnya lahir, sang ayah mungkin merasa sangat lega dan juga gembira serta gugup.
Sewaktu menyaksikan kelahiran bayi, perasaan komitmen dan cinta membanjir ke permukaan
menghilangkan kekhwatiran bahwa sang ayah tidak akan pernah mempunyai keterikatan dengan
bayinya. Sang ayah juga merasakan penghargan yang besar dan cinta kepada istri lebih dari pada
sebelumnya. |ada waktu yang sama, merenungkan tanggung jawab untuk merawat baka ini
salam 20 tahun ke depan dapat membuat sang ayah lemah.

|endekatan terbaik adalah menjadi ayah yang seaktif mungkin. Misalnya, saat istrinya
melahirkan di rumah sakit, ayah mungkin di tempatkan di dalam ruang rawat gabung sampai
waktunya membaw pulang bayi ke rumah. Ini akan membantu ayah merasa tidak seperti
penonton tetapi lebih sebagai peserta aktif. Ayah akan mengenal bayinya dari permulaaan juga
memungkinkan ayah berbagi pengalaman emonsional dengan istirnya.

Begitu seluruh keluarga berada di rumah, sang ayah dapat dan harus membantu memakaikan
popok, memandikan dan membuat senang bayi. Kebalikan dengan sterotype kuno, pekerjaan ini
bukanlah pekerjaan eksklusif wanita.

Pidak ada alasan mengapa seorang ayah tidak mampu melaksanakan pekerjaan sehari-hari
mengurus rumah dan anak sebaik ibu. Umumnya ayah yang bersedia mengurus rumah tangga
hanya untuk menyenangkan istrinya saja. Alangkah baiknya jika pekerjaan ini dikerjakan dengan
perasaan bahwa sudah selayaknya menerima tanggung jawab di dalam rumah yaitu merawat
anak dan rumah tangga sehari-hari.

d SIBLING RIVALLY

Salah satu peristiwa kunci dalam kehidupan anak adalah kelahiran adik baru. Kehamilan itu
sendiri merupkan waktu ideal bagi anak-anak untuk memahami darimana bayi berasal dan
bagaimana bayi itu dilahirkan.

Anak mungkin memiliki reaksi campuran terhadap adik baru, bergairalah karena mendapat
teman bermain baru, takut akan ditelantarkan dan sering kecewa ketika sang adik tidak mau
segera bermain. Akan tetapi persaingan sengit yang ditakutkan oleh banya orang tua bukan tidak
dapat dihindari. Pemperamen anak tertentu itu dan cara orang tua memperlakukan anak adalah
faktor kunci yang menentukan seberapa besar persaigan yang terjadi di antara saudara kandung.

Pidak mudah memang untuk menjaga keseimbangan yang tepat antara menyesuaikan diri dengan
kebutuhan bayi baru dan membantu anak yang lebih besar mengatasi perubhahn itu. Usahakan
agar anak yang lebih besar mendapat beberapa keistimewaan, mungkin dengan waktu tidur lebih
larut atau waktu khusus untuk perhatian yang tidak terbagi untuknya. |astikan pula bahwa anak
yang lebih kecil dilindungi dari perlakuan marah dan suka memerintah dari anak yang lebih
besar, lebih kuat dan lebih pandai.

|ercekcokan yang bercampur dengan permainan yang menyenangkan adalah pola yang lazim di
antara kakak dan adik. Pidak bijaksana bila kit mengharapkan seseorang anak selalu bertindak
adil menurut standar orang dewaasa. Barna gkali lebih baik mengajar semua anak karena tidak
bertengkar atau memarahi mereka semua ketika mereka berkelahi daripada mencoba menyelidiki
siapa yang benar dan siapa yang salah. Walaupun tanpa bisa dihindari sekali waktu mungkin
bertindak berlebihan, waspadalah agar seorang anak jangan selalu diberi dukungan dengan
mengorbakan anak lain.

Jika saudara kandung adalah anak prasekolah, dia akan lebih dapat lebih memahami apa yang
sedang terjadi. Dengan mempersiapkan dia selama kehamilan, orang tua dapat membantu
mengurangi kebingungan atau rasa irinya. Dia dapat memahami fakta dasar dari situasi tersebut
dan dia kemungkinan akan sangat ingin tahu tentang orang yang ingin dia ketahui ini.

Begitu bayi lahir, anak yang lebih besar mersa kehilangan orang tuanya dan marah karena bayi
akan menjadi pusat perhatian baru. Petapi dengan memuji dia karena telah memabtu dan
bertindak seperti ³orang dewasa´ akan membuat anak tahu bahwa dia juga mempunyai peran
baru yang penting untuk dimainkan. |astikan bahwa anak mendapatkan waktu menjadi ³orang
penting´ dan diizinkan menjadi ³bayi´ sewaktu dia merasa perlu. Selain itu sering diberikan
kesempatan agar dia tahu bahwa ada scukup ruang dan cinta kasih dalam hati orang tua untuk
mereka berdua.

Jika saudara kandung sudah memasuki usia sekolah, dia mungkin tidak lagi merasa terncam oleh
pendatang baru dalam keluarga. Bahkan kemungkinan besar dia kagum dengan proses kehamilan
dan persalinan, serta ingin sekali bertemu dengan bayi yang baru.

BAB III

|ENUPU|

A. KESIM|ULAN

1. Bounding attachment merupakan proses dimana sebagai hasil dari suatu interaksi terus-
menerus antara bayi dan orang tua yang bersifat saling mencintai memberikan keduanya
pemenuhan emosional dan saling membutuhkan.

1. ASI ekslusif merupakan makanan terbaik bagi bayi. Namun karena informasi ASI yang
kurang, tanpa kita sadari sudah menggangu proses kehidupan manusia sebagai makhluk
mamalia. Inisiasi Menyusui Dini memang hanya 1 jam, tapi mempengaruhi seumur hidup
si Bayi.

You might also like