PEDOMAN PENGAWASAN DALAM PENGENDALIAN INTERN PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

ITJEN DEPKES 2009

DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN ...................................................................................................1 A. LATAR BELAKANG.........................................................................................1 B. RUANG LINGKUP ...........................................................................................2 II. LANGKAH-LANGKAH KERJA PENGAWASAN ...................................................3 A. PERSIAPAN ....................................................................................................3 B. PELAKSANAAN ..............................................................................................3 1. Aspek Perencanaan Pengadaan Barang / Jasa ....................................... 3 2. Aspek Ketaatan Pelaksanaan Prosedur Pengadaan Barang/Jasa Pada ketentuan Perundang-undangan Yang Berlaku .............................. 5 3. Aspek Kontrak Pengadaan Barang .........................................................14 4. Aspek Kuantitas Pengadaan Barang ......................................................18 5. Aspek Ketepatan Kualitas Pengadaan Barang/Jasa ..............................19 6. Aspek Ketepatan Waktu Penyelesaian Pengadaan B/J .........................20 7. Aspek Pemanfaatan Hasil Pengadaan B/J .............................................20 8. Aspek Identifikasi Tindak Pidana Korupsi (TPK) ....................................21 III. LAIN-LAIN ............................................................................................................23 A. PERSIAPAN ..................................................................................................23 B. PROSES PERENCANAAN ...........................................................................23 C. PROSEDUR PENGADAAN YANG TELAH DITEMPUH SEBELUM KONTRAK DITANDATANGANI ADALAH SEBAGAI BERIKUT: ................23 1. Kronologis Pengadaan ............................................................................23 2. Harga kontrak dan persyaratan-persyaratan lain yang tercantum dalam kontrak .........................................................................24 a. Harga .................................................................................................24 b. Volume dan Kualitas..........................................................................25 c. Jangka Waktu Penyelesaian Kontrak ...............................................25 d. Jenis Kontrak .....................................................................................26 e. Pembayaran ......................................................................................26 f. Penggunaan Produksi Dalam Negeri ................................................26 g. Pemanfaatan Barang ........................................................................26

berarti pengadaan barang/jasa harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan. efektif. penetapan calon penyedia barang/jasa. berarti harus mencapai sasaran baik fisik. 4. tata cara evaluasi. sifatnya terbuka bagi peserta penyedia barang/jasa yang berminat serta bagi masyarakat luas pada umumnya. 80 Tahun 2003. terbuka dan bersaing. LATAR BELAKANG Pasal 3 Keputusan Presiden No. adil/tidak diskriminatif. efisiensi. keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip serta ketentuan yang berlaku dalam pengadaan barang/jasa. berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu. transparan. berarti pengadaan barang/jasa harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggungjawabkan 2. berarti pengadaan barang/jasa harus terbuka bagi penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang sehat diantara penyedia barang/jasa yang setara dan memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan.I. yaitu pengadaan barang/jasa wajib memenuhi prinsip-prinsip : 1. akuntabel. 6. PENDAHULUAN A. dengan cara dan atau alasan apapun. hasil evaluasi. berarti semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/jasa. termasuk syarat teknis administrasi pengadaan. 3. 5. 1 .

Prosedur pelaksanaan pengadaan sebelum kontrak ditandatangani. Persiapan pengadaan. Pemanfaatan. Kewajaran harga. 6. 2 .B. serta penggunaan produksi dalam negeri. Kebenaran kuantitas dan kualitas. Perencanaan. Jangka waktu pelaksanaan. RUANG LINGKUP Kegiatan pengadaan barang/jasa mulai dari : 1. 7. 3. 2. 5. 4.

Kontrak pengadaan barang/jasa l. Pedoman pengadaan barang/jasa yang berlaku bagi auditan (bila ada) b. Lakukan pengujian pendahuluan atas informasi/data yang diperoleh. terbuka dan bersaing. Telah mengutamakan kebijakan umum Departemen Kesehatan dalam pengadaan barang/jasa : 3 . Berita Acara Uji Coba/Uji Fungsi Barang/Jasa n. B. Pelaksanaan 1. DIPA/DIPA Revisi/POK/RKAKL/Dokumen anggaran lainnya .80 tahun 2003 dan peraturan–peraturan Menteri Kesehatan dan pedoman World Bank/PHLN terkait lainnya) Langkah Kerja. adil/tidak diskriminatif dan akuntabel. apakah : Telah menerapkan prinsip efisien. Pedoman Pengadaan Barang/Jasa pada Satuan Kerja/Unit Organisasi Departemen Kesehatan yang di Audit Tujuan : Menilai apakah pedoman pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku (tidak boleh bertentangan dengan Keputusan Presiden No. pedoman pengadaan barang/jasa yang berlaku pada Satuan Kerja/Unit Organisasi Departemen Kesehatan. efektivitas. panitia penerima/pemeriksa barang. Berita Acara Pelatihan/Training penggunaan barang bagi operator (bila diperlukan) o. 1) Teliti dan telaah pedoman pengadaan barang/jasa yang dikeluarkan Satuan Kerja/Unit Organisasi/Organisasi Pemerintah. a. d. LANGKAH-LANGKAH KERJA A. Dokumen pelaksanaan pengadaan barang/jasa j. transparan. Berita Acara Penerimaan/Pemeriksaan Barang/Jasa m. Dapatkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan pengadaan barang/jasa. Laporan-laporan yang terkait dengan pengadaan barang/jasa k. Rencana waktu (jadwal) pengadaan barang/jasa i. Dokumen perencanaan pengadaan barang/jasa g. apakah tidak bertentangan dengan Keppres No. c.80 tahun 2003 dan ketentuan lain yang harus dipedomani 2) Teliti dan telaah.II. Persiapan 1. Dasar kebutuhan pengadaan barang/jasa (feasibility study/permintaan dari yang membutuhkan barang/jasa) e. antara lain : a. Aspek Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa. Pengumuman perencanaan pengadaan barang/jasa di website Bappenas h. Realisasi pembayaran dan dokumen pendukungnya (SPM dan SP2D) 2. Standar kebutuhan barang satuan kerja f. Struktur organisasi dan uraian tugas pengguna dan panitia pengadaan barang/jasa.

dan tanggung jawab dari pengguna barang/jasa. 2) Bandingkan usulan pengadaan barang/jasa dengan rencana kerja tahunan. 5) Teliti dokumen pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan untuk mengetahui kuantitas. . kecuali yang bersifat rahasia. kualitas dan waktu penyelesaiannya. 2) Meyakinkan bahwa alokasi waktu yang dibutuhkan untuk persiapan tahapan pelaksanaan pengadaan barang/jasa telah memadai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Pengadaan barang/jasa telah berdasarkan kebutuhan. 1) Teliti ada tidaknya permintaan barang/jasa dari pemakai (user). Kebutuhan Pengadaan Barang/Jasa. meningkatkan penerimaan Negara dari sektor perpajakan. b. Kebutuhan Pengadaan Barang/Jasa. untuk mengetahui apakah : . menyederhanakan ketentuan & tata cara untuk mempercepat proses keputusan pengadaan barang/jasa. 4 . kualitas dan jangka waktu penyelesaian barang/jasa telah sesuai dengan yang dibutuhkan. c.Kuantitas. dengan sasaran perluas kesempatan lapangan kerja. dan keharusan melakukan pengumuman secara terbuka rencana pengadaan pada setiap awal pelaksanaan anggaran kepada masyarakat luas.penggunaan produksi dalam negeri. Langkah Kerja. panitia/pejabat pengadaan. kuantitas. Meyakinkan bahwa pengadaan barang/jasa dilaksanakan telah berdasarkan kebutuhan baik dari segi kuantitas. serta waktu (saat) dibutuhkan. 3) Dapatkan studi kelayakan (feasibility study) atau hasil survey dan design atau dokumen sejenis yang berkaitan dengan pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan. Tujuan. kualitas dan jangka waktu. dan penyedia barang/jasa. Tujuan. kualitas. kemandirian. 4) Teliti studi kelayakan tersebut untuk mengetahui tujuan pengadaannya. menumbuhkembangkan peran serta usaha nasional. 1) Meyakinkan bahwa dana yang direncanakan/ dianggarkan untuk pengadaan barang/jasa telah termasuk biaya persiapan dan pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang sesuai dengan ketentuan. meningkatkan peran serta usaha kecil/koperasi kecil. keharusan pelaksanaan pemilihan penyedia barang/jasa dilakukan di dalam negeri. 6) Bandingkan informasi yang diperoleh dari studi kelayakan tersebut dengan informasi yang diperoleh dari dokumen pengadaan barang/jasa. meningkatkan profesionalisme.

termasuk pengaruhnya kepada saat mulainya proses pengadaan barang/jasa. Menilai bahwa pejabat pembuat komitmen dan panitia pengadaan barang/jasa adalah orang yang tepat sesuai dengan persyaratan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 3) Telaah alokasi waktu (proses pelelangan) yang dibuat oleh pengguna barang/jasa dan yakinkan bahwa alokasi tersebut telah sesuai dengan ketentuan. Biaya penggandaan dokumen pengadaan barang/jasa dan atau dokumen prakualifikasi. Langkah Kerja. Administrasi lainnya yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pengadaan barang/jasa Biaya/nilai besaran pengadaan barang/jasa itu sendiri. Aspek Ketaatan Pelaksanaan Prosedur Pengadaan Barang/Jasa Pada ketentuan Perundang-undangan Yang Berlaku. 2) Periksa DIPA dari masing-masing Satuan Kerja / Unit Organisasi atas kontrak yang di audit. serta staf pembantu. dan catat tanggal diterimanya DIPA. dan yakinkan bahwa unsur biaya dan nilai pengadaan barang/jasa telah termasuk dalam DIPA minimal terdiri dari : Biaya administrasi untuk mendukung pelaksanaan pengadaan barang/jasa antara lain : Honorarium pengguna barang/jasa. panitia/pejabat pengadaan barang/jasa. serta uji kesesuaian dengan jadwal pelaksanaan pengadaan barang/jasa. serta pastikan bahwa personil yang terlibat dalam struktur organisasi pengguna dan panitia pengadaan barang/jasa tidak terlibat kepentingan : Pejabat pembuat komitmen dan bendaharawan tidak boleh merangkap sebagai panitia pengadaan barang/jasa. 5 .Langkah Kerja : 1) Teliti/telaah. kecuali menjadi panitia untuk instansinya Panitia pengadaan barang/jasa tidak boleh mempunyai hubungan keluarga (sedarah dan semenda) dengan pejabat yang menetapkan panitia pengadaan barang/jasa. Biaya pengumuman pengadaan barang/jasa. 1) Teliti dan telaah. dan bendaharawan. 4) Teliti dan telaah anggaran belanja tambahan (ABT) dan catat tanggal diterima serta persyaratannya untuk mengetahui jadwal pelaksanaan dan pengaruhnya pada penyelesaian pekerjaan dengan tenggang waktu yang tersedia apakah penggunaan ABT tersebut masih realistis atau tidak. 2. Pejabat Pembuat Komitmen dan Panitia Pengadaan Barang/Jasa. Pegawai Itjen Departemen Kesehatan RI. Tujuan. a.

antara lain : Dokumen pengumuman yang dilakukan (dimana. Prosedur Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/ Jasa. 4) Pastikan bahwa pejabat pembuat komitmen dan panitia pengadaan barang/jasa telah mematuhi etika pengadaan sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 3) Meyakinkan bahwa penyedia barang/jasa yang akan ditunjuk adalah yang memenuhi syarat menurut ketentuan yang berlaku. Berita Acara pemasukan dokumen. dan undangan bagi peserta yang lolos prakualifikasi. pelelangan terbatas. a. 6) Teliti mekanisme kerja panitia pengadaan barang/jasa b. 2) Dapatkan kelengkapan dokumen pengadaan barang/jasa yang terdiri dari : Dokumen prakualifikasi / pasca kualifikasi. 3) Dapatkan pakta integritas dan yakinkan bahwa pejabat pembuat komitmen. evaluasi penawaran dari calon penyedia barang/jasa.2) Yakinkan bahwa pejabat pembuat komitmen dan seluruh panitia pengadaan barang/jasa memiliki Sertifikat keahlian atau Surat Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pengadaan barang/jasa. pembukaan dokumen penawaran. : dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab. 2) Meyakinkan bahwa prosedur pemilihan penyedia barang/jasa telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. 1) Meyakinkan bahwa pendokumentasian proses pengadaan barang/jasa telah dilakukan dengan memadai. pemilihan langsung atau penunjukan langsung) telah tepat. 6 . hindari hal-hal yang berindikasikan KKN.l. Dokumen pemilihan penyedia barang/jasa (pelelangan. pemilihan langsung. dan Berita Acara lain yang terkait dengan pemilihan calon penyedia barang/jasa. penunjukan langsung) dan Dokumen lain yang berhubungan dengan prosedur pemilihan penyedia barang/jasa. kapan. Langkah Kerja. 1) Yakinkan bahwa metode pemilihan penyedia barang/jasa yang dipilih (pelelangan umum. tidak saling mempengaruhi serta mencegah / menghindari pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. panitia pengadaan barang/jasa dan penyedia pengadaan barang/jasa telah menandatangani pakta integritas tersebut. professional dan mandiri atas dasar kejujuran. 5) Teliti apakah keputusan-keputusan yang diambil oleh panitia pengadaan barang/jasa telah bebas dari pengaruh pejabat pembuat komitmen atau pimpinan/pejabat yang lebih tinggi. Tujuan. Laporan hasil evaluasi panitia pengadaan barang/jasa pada tingkat : evaluasi prakualifikasi. media apa) Dokumen prakualifikasi seluruh calon penyedia barang/jasa. aanwijzing.

Teliti apakah pengumuman lelang telah ditempatkan pada media yang tepat dan dapat menjaring calon peserta lelang seluasluasnya sesuai keperluan (nasional dan/atau international tergantung metode pengadaan yang digunakan) Meyakinkan bahwa tanggal pengumuman lelang memberikan waktu yang cukup bagi calon peserta lelang untuk mengambil dokumen lelang dan menyiapkan syarat-syarat yang diperlukan untuk mengikuti lelang. persyaratan peserta. serta penanggung jawab prakualifikasi. minimal antara lain : Memiliki kemampuan pada bidang dan sub bidang pekerjaan yang sesuai dengan (usaha non kecil) bahwa KD untuk jasa pemborongan memenuhi KD = 2 NPt. waktu & tempat pengambilan / pemasukan dokumen prakualifikasi. tidak pailit. dsb). kualifikasi calon rekanan yang diperlukan. direksi tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. pengadaan barang/jasa lainnya memenuhi KD = 5 NPt. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari tiga tahun. Lakukan konfirmasi untuk meyakini bahwa lelang benar-benar telah diumumkan. jenis dan nilai pekerjaan. dan SSP PPh pasal 29). Yakinkan bahwa biaya untuk pengumuman lelang telah disediakan dalam anggaran kantor atau dipertanggungjawabkan atas beban kantor dan tidak atas beban pemenang lelang atau calon peserta lelang yang akan dimenangkan. KD = Kemampuan Dasar) Tidak dalam pengawasan pengadilan. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang / jasa di lingkungan pemerintah / swasta termasuk pengalaman sub kontrak. Persyaratan peserta. Tidak masuk dalam daftar hitam 7 . Teliti apakah isi pengumuman lelang telah sesuai dengan ketentuan dan informasi (antara lain nama dan alamat pengguna barang. (NPt = Nilai Pengalaman Tertinggi. kegiatan tidak sedang dihentikan.3) Teliti pengumuman pengadaan barang/jasa. lokasi pekerjaan. sekurang-kurangnya berisi : Lingkup pekerjaan. Seluruhnya dihitung dari 7 tahun terakhir. dan konsultansi memenuhi KD = 3 NPt. Sebagai wajib pajak sudah memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir (lampirkan fotocopy SPT tahun terakhir. 4) Teliti dan pastikan bahwa dokumen prakualifikasi telah lengkap sesuai dengan ketentuan. Lakukan pengujian terhadap penempatan/ tata letak pengumuman lelang.

biaya terendah).Tata cara penilaian. isi dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Teliti kelengkapan dokumen prakualifikasi peserta termasuk peralatan yang harus tersedia. Periksa apakah daftar peserta prakualifikasi dan hasil penilaian kualifikasi telah disetujui oleh pejabat yang berwenang. sekurang-kurangnya memuat : Undangan kepada penyedia barang/jasa yang lolos prakualifikasi. kualitas dan biaya. Identifikasi penyimpangan dalam proses prakualifikasi untuk mengetahui kemungkinan terjadinya (indikasi) kecurangan. dan penilaian kualifikasi dan criteria penetapan pemenang) Syarat-syarat umum kontrak Daftar kuantitas & harga. Pastikan bahwa hasil prakualifikasi telah diinformasikan kepada seluruh peserta. jadual pelaksanaan pengadaan barang/jasa sampai penetapan penyedia barang/jasa. hari. meliputi : Aspek administrasi. penyampaian dokumen penawaran. tanggal. untuk meyakinkan bahwa tidak terdapat rekayasa pengumuman. sedangkan pengadaan jasa konsultan dapat menggunakan metode penilaian kualitas. peralatan. dan pastikan pelaksanaannya telah dilaksanakan secara adil. Dalam hal pengumuman dilakukan melalui media masa dan atau medis elektronik. Undangan minimal memuat : tempat. pengalaman dengan menggunakan sistem gugur atau sistem nilai (scoring system) 5) Yakinkan bahwa proses prakualifikasi penyedia barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam dokumen pengadaan barang/jasa. pagu anggaran. aanwijzing. antara lain dengan cara : Yakinkan bahwa pemberitahuan adanya prakualifikasi telah dilakukan seluas-luasnya. syarat bahasa. terbuka. transparan dan akuntabel. lakukan konfirmasi atau cara lain. dan telah dibuatkan berita acaranya. Instruksi kepada peserta pengadaan barang/jasa (minimal memuat : umum. 6) Yakinkan ketepatan metode evaluasi yang digunakan untuk pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan. apakah telah sesuai dengan persyaratan yang terdapat dalam dokumen prakualifikasi. 7) Teliti dan pastikan bahwa dokumen pemilihan penyedia barang/ jasa telah lengkap. prosedur pembukaan penawaran. cara penyampaian & penandaan sampul penawaran dan batas akhir penyampaian penawaran. waktu untuk memperoleh dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. tenaga kerja. Bila perlu lakukan konfirmasi kepada peserta yang tidak lulus prakualifikasi (untuk meyakinkan bahwa prakualifikasi telah benar dilakukan sesuai dengan ketentuan). permodalan. termasuk komponen produksi dalam negeri 8 . (Pengadaan barang/jasa selain jasa konsultan umumnya menggunakan metode penilaian sistem gugur dan sistem nilai.

khususnya untuk calon peserta dari negara asing. jaminan purna jual.Spesifikasi teknis & gambar (tidak mengarah pada merk tertentu) Bentuk : surat penawaran. Lakukan konfirmasi kepada beberapa calon peserta lelang yang telah membeli dokumen lelang tetapi batal mengikuti lelang dan dapatkan alasannya untuk meyakini bahwa panitia pengadaan telah berlaku adil dan transparan. Teliti apabila terdapat calon peserta lelang yang membeli dokumen lelang setelah tanggal yang ditetapkan dan dapatkan alasannya. surat jaminan pelaksanaan. kemampuan melakukan pemeliharaan (sebaran lokasi). jam dan tempat dilakukannya aanwijzing telah dicantumkan dalam dokumen pengadaan atau jika ada perubahan yakinkan semua calon peserta lelang telah mendapatkan informasi adanya perubahan tersebut. kontrak. 10) Lakukan konfirmasi dan yakinkan bahwa hanya ada satu dokumen pengadaan atau yakinkan bahwa semua calon peserta lelang mendapatkan dokumen pengadaan yang sama. 8) Teliti apakah syarat-syarat administrasi yang ditetapkan tidak membatasi calon kontraktor untuk ikut berpartisipasi mengikuti lelang. daftar hadir Aanwijzing dan jarak waktu antara pengumuman dengan aanwijzing. 9) Teliti apakah spesifikasi barang tidak menunjuk kepada salah satu merk tertentu dan dibuat sedemikian rupa sehingga uraian spesifikasi dapat menjamin akan diperoleh barang sesuai kualitas yang diinginkan misalnya. Untuk pengadaan dengan pascakualifikasi. terbuka. Khusus : Untuk kontrak yang jangka waktu pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan. serta yakinkan bahwa pelaksanaan telah diikuti oleh cukup peserta. antara lain dengan cara : Dapatkan daftar calon peserta lelang yang mengambil / membeli dokumen lelang dan teliti tanggal-tanggal pengambilan dokumen untuk meyakini bahwa pengambilan dokumen dilakukan pada periode yang telah ditentukan. Yakinkan bahwa tanggal. 9 . 11) Yakinkan bahwa proses pemilihan penyedia barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam dokumen pengadaan barang/jasa. dapat dicantumkan ketentuan penyesuaian harga (price adjustment). dokumen pascakualifikasi dimasukkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Bandingkan dokumen yang diserahkan oleh rekanan yang menang dan yang kalah. volume penjualan dan lain-lain. dan surat jaminan uang muka. dengan penjelasan rumus yang digunakan. pastikan pelaksanaannya telah dilaksanakan secara adil. Periksa berita acara. transparan dan akuntabel. surat jaminan penawaran.

Melakukan konfirmasi. Yakinkan bahwa berita acara pembukaan penawaran yang dibuat oleh panitia pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan lembaran kertas yang memuat hasil rekaman dokumen penawaran yang ditandatangani oleh wakil para peserta lelang yang hadir. baik kelengkapan administrasi maupun harga. Dapatkan berita acara aanwijzing dan teliti apakah seluruh tanya jawab dalam aanwijzing dilakukan secara tertulis dan ditandatangani oleh panitia pengadaan dan wakil calon peserta yang hadir. Setiap calon peserta lelang tidak wajib menghadiri aanwijzing tetapi panitia pengadaan mengirimkan hasil rapat aanwijzing kepada seluruh calon peserta lelang. terutama menggarisbawahi adanya perubahan-perubahan signifikan dalam penyampaian penawaran dan pelaksanaan pekerjaan nantinya. Dapatkan semua dokumen penawaran dan periksa apakah semua penawaran yang lulus prakualifikasi telah menyertakan jaminan penawaran (untuk pengadaan barang/jasa dikeluarkan oleh Bank dan untuk konstruksi dikeluarkan oleh bank atau perusahaan asuransi yang telah mengikuti program surety bond) yang masih 10 .Lakukan konfirmasi dan yakinkan bahwa aanwijzing benar-benar telah dilakukan pada tanggal dan tempat yang ditetapkan. Yakinkan bahwa seluruh dokumen penawaran yang diterima telah disimpan ditempat yang aman dan tidak dapat diambil oleh siapapun sampai pada saatnya dilakukan pembukaan penawaran dan dalam kondisi tersegel (teknis dan harga) Yakinkan bahwa dokumen penawaran yang dibuka dibacakan kepada para peserta yang hadir dan dicatat pada lembaran kertas yang dapat dilihat oleh para peserta. Mendapatkan daftar hari dan tanggal dokumen penawaran calon peserta lelang diterima oleh panitia pengadaan dan yakinkan bahwa penerimaan dokumen penawaran tersebut telah sesuai dengan periode yang telah ditentukan dalam dokumen pengadaan Periksa berita acara dan daftar hadir pembukaan penawaran. dapatkan bukti dan meyakinkan bahwa tidak ada penolakan dokumen penawaran sampai dengan menit terakhir batas waktu yang telah ditentukan dalam dokumen pengadaan. serta periksa bahwa peserta yang memasukkan penawaran adalah peserta yang telah lolos prakualifikasi. dan pastikan bahwa tanggal dan tempat pembukaan penawaran lelang telah sesuai dengan ketentuan. Yakinkan bahwa panitia pengadaan telah menyampaikan perubahan dokumen pengadaan tersebut (jika ada perubahan atas dokumen pengadaan pada periode pengambilan dokumen) kepada calon peserta terdahulu pada saat yang tepat (sebelum tanggal waktu penyerahan dokumen syarat-syarat pengadaan) Meyakinkan bahwa semua calon peserta telah diundang untuk mengikuti acara pembukaan dokumen penawaran.

Lakukan analisa harga penawaran diantaranya para peserta apakah ada indikasi harga yang diatur. telusuri lebih lanjut adanya kemungkinan harga menjadi tidak ekonomis. skor ditentukan sesuai dengan metode penilaian (teknis/kualitas dan harga) Yakinkan bahwa urutan calon pemenang lelang telah sesuai dengan hasil evaluasi atau skoring dokumen penawaran (hasil berita acara evaluasi proposal teknis. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. (indikasinya antara lain berupa format dan bentuk huruf yang sama. Yakinkan bahwa media dan waktu pengumuman pemenang lelang telah dilakukan sesuai ketentuan. dan jawaban sanggah banding 15 hari setelah diterima sanggahan). Teliti ada tidaknya keberatan/sanggah dan sanggah banding atas penetapan pemenang.berlaku pada saat dilaksanakan proses pengadaan (nominal jaminan penawaran sebesar 1% s/d 3% dari nilai HPS) Periksa laporan dan dokumen lainnya atas hasil penilaian penawaran peserta dan lakukan pengujian apakah hasil penilaian penawaran telah dilakukan sesuai dengan cara evaluasi yang ditetapkan sebelumnya. adanya penawaran yang sangat rendah/tidak wajar). Lakukan pengujian atas metode penilaian penawaran yang dilakukan oleh panitia lelang. Yakinkan pemenang lelang merupakan calon peserta yang memiliki skor tertinggi. evaluasi proposal biaya dan evaluasi proposal gabungan) Yakinkan ada atau tidaknya syarat negosiasi harga kepada calon pemenang untuk metode pemilihan langsung dan penunjukan langsung. teknis maupun harga. Dapatkan informasi dari panitia pengadaan mengenai ada / tidak ada sanggahan. Evaluasi apakah pemenang lelang mempunyai hubungan istimewa dengan atasan langsung / pengguna / bendaharawan / panitia pengadaan. 11 . atau peserta yang memiliki potensi persaingan tetapi kalah dalam skoring untuk mengetahui ada tidaknya sanggahan. Yakinkan negosiasi harga telah dilakukan secara benar dan dibuatkan berita acara dan notulen secara tertulis dan ditandatangani oleh panitia dan calon pemenang untuk metode pemilihan langsung atau penunjukan langsung. interval perbedaan yang hampir sama. baik terhadap aspek administrasi. dan apabila ada apakah telah ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan (jawaban sanggahan 5 hari. Periksa apakah hasil penetapan pemenang telah diumumkan dan disampaikan kepada seluruh peserta lelang. adanya perbedaan harga yang sangat ekstrim pada beberapa item. apakah telah sesuai dengan metode penilaian yang telah ditetapkan dalam dokumen lelang. Jika terdapat indikasi adanya hubungan istimewa.

serta syarat pembayaran .Persyaratan & spesifikasi teknis yang jelas dan terinci . pelajari dan telaah isi sanggahan dan lakukan pengujian atas informasi yang tercantum dalam surat sanggahan untuk melakukan pendalaman audit. 1) Meyakinkan bahwa isi kontrak pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan . apakah telah sesuai ketentuan yang berlaku. (untuk meyakinkan bahwa penilaian dan penetapan pemenang telah benar dilakukan sesuai dengan ketentuan dan tidak ada indikasi KKN) Catatan : Penandatanganan kontrak paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak diterbitkannya Surat Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).jabatan. c.Apabila terdapat sanggahan termasuk sanggah banding. 2) Memastikan uang muka yang diberikan kepada penyedia barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan Langkah Kerja.Tempat & jangka waktu penyelesaian/penyerahan dengan jadual waktu dan syarat penyerahannya. alamat) .Ketentuan mengenai cedera janji dan sanksi .Pokok pekerjaan yang diperjanjikan .Nilai atau harga kontrak. 12 . Bila perlu. .Jaminan teknis/hasil pekerjaan yang dilaksanakan/ ketentuan kelaikan. Tujuan. Periksa tanggal penetapan pemenang.Hak dan kewajiban para pihak . Kontrak Pengadaan Barang/Jasa. . serta yakinkan kesesuaiannya. Periksa bahwa penyedia barang/jasa telah menyerahkan surat jaminan pelaksanaan sebesar 5% (lima persen) dari nilai kontrak kepada pengguna barang/jasa sebelum kontrak ditandatangani. Jaminan (untuk pengadaan barang/jasa dikeluarkan oleh Bank dan untuk konstruksi dikeluarkan oleh bank atau perusahaan asuransi yang telah mengikuti program surety bond) yang masih berlaku pada saat dilaksanakan penandatanganan kontrak (nominal jaminan pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak). dan tanggal penandatanganan kontrak.Para pihak (nama. Isi kontrak (minimal) : . lakukan konfirmasi kepada peserta yang kalah atas keikutsertaannya.Ketentuan pemutusan kontrak secara sepihak . 1) Pelajari kontrak pengadaan barang/jasa yang bersangkutan dan bandingkan dengan syarat umum dan syarat khusus kontrak yang disampaikan sebelumnya dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.

pendekatan dan metodologi dan kualifikasi tenaga ahli.Ketentuan mengenai penyelesaian perselisihan Kontrak pengadaan barang/jasa dapat batal. lakukan pengujian terhadap proses tersebut (bandingkan dengan berita acaranya) dan pastikan telah sesuai dengan ketentuan dan tidak ada indikasi KKN (untuk pekerjaan jasa konsultan tidak diperlukan jaminan pelaksanaan) 13 . .Ketentuan keadaan memaksa . karena : . 1) Teliti apakah jasa yang dibutuhkan oleh pengguna jasa konsultan harus dilaksanakan oleh pihak ketiga (tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh pengguna jasa) 2) Yakinkan bahwa pengadaan jasa konsultan telah dilengkapi dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 3) Teliti apakah dalam KAK dan Berita Acara pemberian penjelasan. telah sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan. 6) Periksa proses sebelum penetapan pemenang.Usaha kecil maksimal 30% dari nilai kontrak .Ketentuan kewajiban para pihak dalam hal terjadi kegagalan pelaksanaan pekerjaan . Untuk meyakinkan bahwa prosedur pengadaan jasa konsultan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.Usaha non kecil. 4) Dapatkan hasil evaluasi panitia atas proses seleksi jasa konsultan dan uji hasil penilaian tersebut apakah telah sesuai dengan kriteria evaluasi yang telah ditetapkan dalam dokumen seleksi. d. Langkah Kerja. 3) Bila ada klausul pemberian uang muka.Bila isi kontrak melanggar ketentuan perundangan yang berlaku (batal demi hukum).Ketentuan bentuk & tanggung jawab gangguan lingkungan . kecurangan dan pemalsuan dalam proses pengadaan maupun pelaksanaan kontrak (dibatalkan) 2) Teliti sistem kontrak yang ditandatangani/ digunakan (berupa lumpsum. 5) Yakinkan bahwa informasi yang tertera dalam curriculum vitae dan keaslian ijazah pendidikan formal tenaga ahli.. dan telah sesuai dengan realisasi pelaksanaannya. pastikan bahwa uang muka yang diberikan kepada penyedia barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan sebagai berikut : . kriteria evaluasi penawaran telah disampaikan kepada peserta. maksimal 20% dari nilai kontrak.Ketentuan perlindungan tenaga kerja .Bila para pihak terbukti melakukan KKN. apakah ada negosiasi dan klarifikasi. Unsur-unsur pokok penilaian adalah pengalaman. Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konsultan Tujuan. unit price atau lainnya) apakah telah tepat.

Untuk meyakinkan bahwa prosedur pengadaan barang/jasa secara swakelola telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku Langkah-Langkah Kerja 1) Identifikasi apakah pekerjaan pengadaan barang/jasa telah memenuhi ketentuan untuk dilaksanakan secara swakelola (ada 8 kriteria sesuai pasal 39 ayat (3) Keppres No. Unit Utama dan Menteri Kesehatan dan atau Pejabat yang disamakan. 3. Aspek Kontrak Pengadaan Barang. pengukuran dan penyelidikan tanah) 8) Lakukan penelaahan hasil kerja tim teknis yang mengevaluasi laporan hasil kegiatan dengan data hasil pelaksanaan kegiatan konsultan e. 5) Untuk pelaksanaan swakelola yang oleh instansi pemerintah lain non swadana apakah telah memenuhi ketentuan pada lampiran 1 bab III butir B.3. 1) Penetapan Harga Owners Estimate (Harga Perhitungan Sendiri). serta Pajak dan PNBP yang berkaitan dengan pengadaan barang/jasa telah dipungut atau disetor sesuai dengan ketentuan. a. Tujuan.2. 6) Untuk pelaksanaan swakelola yang dilaksanakan oleh LSM penerimaan hibah apakah telah memenuhi ketentuan pada lampiran I Bab III butir B. 3) Identifikasi apakah pelaksanaan swakelola dilaksanakan oleh pengguna barang/jasa. Untuk memperoleh keyakinan bahwa harga kontrak telah memenuhi syarat paling menguntungkan dan dapat dipertanggungjawabkan. 8) Apakah laporan kemajuan. atau berdasarkan EE yang disusun oleh 14 . Harga Kontrak Pengadaan Barang. 80 tahun 2003). Langkah Kerja : a) Dapatkan HPS yang dbuat panitia pengadaan barang/jasa dan telah disetujui oleh pengguna barang/jasa (HPS dapat dibuat sendiri oleh pejabat pengadaan/ panitia.7) Teliti biaya langsung non personil untuk pekerjaan konsultan tidak melebihi 40% dari total biaya (terkecuali pekerjaan pemetaan udara. 7) Apakah pelaksanaan swakelola telah dilaporkan (Laporan kemajuan. 2) Apakah pelaksanaan swakelola dengan menggunakan tenaga ahli dari luar tidak melebihi 50% dari tenaga sendiri. survey lapangan. realisasi fisik dan keuangan telah dilaporkan setiap bulan oleh pengguna barang/jasa kepada eselon I. realisasi fisik dan keuangan) oleh pelaksana lapangan/pelaksana swakelola kepada pengguna barang/jasa setiap bulan. Tujuan. Prosedur Pengadaan Barang/Jasa Secara Swakelola. instansi pemerintah lain atau kelompok masyarakat/LSM penerima hibah. 4) Untuk pelaksanaan swakelola yang oleh pengguna barang/jasa apakah telah memenuhi ketentuan pada lampiran 1 bab III butir 1.

d) Apabila terdapat perbedaan metode pelaksanaan pekerjaan antara yang ditetapkan dalam dokumen lelang/kontrak dengan realisasi pelaksanaan di lapangan. Langkah Kerja. 2) Kewajaran Harga. Catatan : Apabila harga penawaran dari penyedia barang/jasa yang akan ditetapkan menjadi pemenang berada dibawah 80% HPS maka jaminan pelaksanaan harus dihitung minimal sebesar 5% dari 80% HPS. b) Evaluasi kewajaran harga kontrak apabila HPS tidak dipakai sebagai acuan (tidak wajar) c) Periksa kebenaran pendekatan perhitungan biaya/unit price dihubungkan dengan metode kerja sesuai spesifikasi teknis yang ditentukan. Yakinkan bahwa HPS yang ditetapkan sudah dijadikan acuan dalam menentukan jaminan pelaksanaan. (Bisa terjadi bahwa referensi atau daftar harga supplier yang digunakan auditan menyusun HPS tidak benar/palsu) Yakinkan bahwa spesifikasi barang/peralatan dengan harga referensi yang digunakan oleh auditan dalam menyusun HPS telah sesuai dengan spesifikasi yang akan ditawarkan. upah dan peralatan berdasarkan dokumen yang dibuat selama pelaksanaan pekerjaan baik oleh 15 . terutama koefisien-koefisien upah. (Contoh : dalam dokumen lelang tersebut pekerjaan harus menggunakan alat berat sehingga harga satuan HPS dan penawaran tinggi namun dalam pelaksanaan cukup dengan tenaga manusia dengan biaya yang lebih murah atau sebaliknya) e) Periksa realisasi pemakaian bahan. Teliti RAB HPS apakah telah disusun berdasarkan PO. bahan. teliti apakah perubahan tersebut merupakan rekayasa antara pengguna dan penyedia barang/jasa untuk meninggikan harga satuan HPS atau tidak. dan peralatan apakah telah wajar atau telah berdasarkan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi (BPS)/ asosiasi terkait dan data lain yang dapat dipertanggungjawabkan. a) Evaluasi apakah harga kontrak tidak melewati pagu anggaran. daftar biaya / tarif barang / jasa yang dikeluarkan oleh agen tunggal / pabrikan. biaya kontrak sebelumnya (yang sedang berjalan) dan daftar biaya standar yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Teliti apakah penetapan harga dalam perhitungan HPS telah didasarkan pada harga pasar setempat menjelang diadakan proses pengadaan. setelah direview kembali oleh pejabat pengadaan.b) c) d) e) f) konsultan perencana. Teliti penetapan volume yang digunakan dalam perhitungan HPS. Yakinkan keabsahan referensi-referensi penyusunan HPS yang diberikan oleh auditan.

Dokumen perjalanan barang (import). 16 . pastikan bahwa telah dibuatkan addendum tambah kurang. Sebaliknya. dan sertifikat pemeriksaan barang. Sertifikasi rekanan/pabrikan (Letter of Authorization) Pemberitahuan Import barang (PIB). teliti apakah telah diasuransikan dan dapatkan copy polis dan bukti pembayaran preminya. Uji apakah semua unsur biaya import yang ada dalam klausul kontrak telah didukung dengan bukti-bukti seperti : Letter of Credit (L/C). Hasilnya bandingkan dengan volume yang dipergunakan untuk menghitung harga kontrak (bill of quantity). apabila realisasi lebih besar bisa berarti bahwa terdapat impor barang yang mendapat fasilitas. tetapi biaya atas peralatan tersebut dibebankan juga dalam perhitungan harga satuan kontrak. Teliti perhitungan analisa harga satuan apakah komponen bahan yang dijadikan dasar untuk menghitung harga satuan dimana bahan tersebut sudah tidak ada atau sulit didapatkan di daerah pelaksanaan dengan tujuan menaikkan harga satuan.f) g) h) i) j) k) l) m) n) penyedia. agar diperdalam dengan mengumpulkan bukti-bukti yang cukup. back up data. Apabila terjadi indikasi penyimpangan yang disebabkan adanya mark-up harga dan KKN. dan teliti kewajarannya volume dan harga serta pastikan bahwa nilai/harga pekerjaan tambah kurang. Dalam hal pengadaan barang berasal dari luar negeri (import). akan tetapi bukan untuk pengadaan barang/jasa Pemerintah. Lakukan konfirmasi kepada supplier penyedia barang/jasa untuk mengidentifikasi kemungkinan terjadinya KKN dalam menetapkan harga kontrak dan memastikan harga pengadaan barang/jasa tidak dimark-up. Teliti apakah atas barang impor yang bea masuknya dibebaskan tidak terdapat lagi unsur bea masuk dalam harga kontraknya. Apabila pekerjaan dipersyaratkan dalam kontrak untuk diasuransikan oleh penyedia barang/jasa. asuransi. laporan harian. dsb. Apabila bukti pendukung impor tidak tersedia lakukan konfirmasi ke instansi terkait. pengguna maupun konsultan seperti buku harian. tidak melebihi 10% dari nilai kontrak. Catatan : Apabila realisasi lebih kecil bisa berarti ada barang yang semula dinyatakan impor ternyata realisasinya lokal. seperti KPBC dan atau KPP terkait. namun dalam pelaksanaannya akan diganti dengan bahan yang harganya lebih murah dan bisa digunakan masyarakat (tersedia di toko/daerah setempat) Teliti apakah dalam pelaksanaan terdapat peralatan yang disediakan oleh pengguna Barang/jasa (tanpa dipungut biaya). Atas adanya pekerjaan tambah kurang. Teliti apakah realisasi impor telah sesuai dengan yang dibutuhkan (sesuai dengan Rencana Impor barang (RIB).

d) Lakukan prosedur lainnya untuk memastikan tidak terdapat pajak/PNBP yang belum dipungut dan atau disetor ke Kas Negara/Kas Daerah. 6) Periksa nama-nama personil yang ditetapkan dalam kontrak bandingkan dengan daftar hadir konsultan. 5) Uji apakah dalam biaya non personil terdapat biaya pembelian/pengadaan barang. teliti apakah telah dilaksanakan secara efisien dan ekonomis.3) Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak. teliti apakah personil penggantinya minimal setara dengan personil yang dicantumkan. 140 tahun 2000 dan Keputusan Menteri Keuangan No. (Misalnya melalui perbandingan harga diantara beberapa penawar). Jika ada tetapkan nilainya. dan meneliti pengalaman substansialnya yang didukung dengan referensi dari pengguna jasa sebelumnya.l. 17 .80 tahun 2003. Jika ada. sesuai dengan ketentuan dalam Keppres No. Harga Kontrak dan Pelaksanaan Jasa Konsultan.04/2000) b. Untuk menilai kewajaran harga kontrak dan keseuaian pelaksanaan jasa konsultan dengan ketentuan yang berlaku. Tujuan.559/KMK. a. dengan meminta salinan ijazah. 2) Uji billing rate yang ditetapkan dalam kontrak dengan ketentuan yang berlaku (apabila ada) 3) Bandingkan biaya personil dalam kontrak dengan biaya personil yang diatur dalam TOR 4) Yakinkan bahwa biaya non personil yang dibebankan telah sesuai (diperbolehkan) dalam ketentuan kontrak. 7) Periksa kontrak lain yang ditandatangani oleh konsultan dengan proyek lain dengan waktu yang bersamaan dan teliti apakah personil-personil yang terdapat dalam kontrak tidak terdapat dalam kontrak lain tersebut. a) Identifikasi jenis pajak/PNBP atas kontrak pengadaan barang/jasa perlu dicermati bahwa dalam beberapa dokumen kontrak tidak disebut secara spesifik pajak-pajak yang harus dipungut pemberi kerja. Langkah Kerja. Apakah ada penggantian. termasuk biaya penyelenggaraan dan pembuatan dokumen yang dipungut pada saat pengambilan dokumen. Bila perlu lakukan konfirmasi ke Bank persepsi. c) Periksa kesesuaian pengenaan tarif atas pajak/PNBP. Uji apakah daftar hadir tersebut dapat diandalkan (reliabel). (Peraturan perpajakan yang berlaku untuk pengadaan barang/jasa pemerintah terutama adalah PP No. 1) Uji data yang diuraikan dalam curriculum vitae (CV) tenaga konsultan. Langkah Kerja. b) Periksa dokumen pembayaran kontrak dan dokumen penyetoran pajak/PNBP untuk memastikan semua transaksi yang seharusnya dibebankan pajak/PNBP sudah dipungut dan disetorkan ke kas negara/kas daerah.

Apakah terdapat pekerjaan tambah/kurang. dan lakukan pemeriksaan fisiknya. Pengujian fisik/perhitungan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Fisik yang ditandatangani oleh auditor dan pemberi kerja. Teliti apakah terdapat bagian pekerjaan utama yang dialihkan (disubkontrakkan) kepada pihak lain. Dapatkan dan teliti BA penyelesaian pengadaan barang/jasa dan bandingkan dengan kontrak. serta adanya penambahan biaya. e. namun tanggungjawab tetap pada penyedia barang/jasa utama. a. periksa apakah penggantian tersebut tidak mengakibatkan kualifikasi tenaga konsultan lebih rendah darpada yang diganti. Aspek Kuantitas Pengadaan Barang Tujuan. Jika terjadi kekurangan. b. Tetapkan ada tidaknya kekurangan kuantitas/volume barang/jasa. 10) Periksa apakah terdapat penggantian tenaga konsultan selama masa pelaksanaan kontrak konsultan baik yang diajukan oleh penyedia jasa maupun pengguna jasa. d. 18 . 9) Teliti kebenaran daftar kehadiran konsultan di tempat pekerjaan. tentukan jumlahnya termasuk nilai rupiah berdasarkan harga satuan dalam kontrak dikalikan dengan volume pekerjaan yang kurang. bila ada. Lakukan pengujian/perhitungan fisik untuk memastikan bahwa jumlah barang yang diterima/volume konstruksi telah sesuai dengan kontrak. Lakukan konfirmasi (kepada supplier dari penyedia pemakai atau pihak lain) untuk menyakini bahwa kuantitas telah sesuai dengan kontrak dan dokumen pendukungnya.8) Periksa bukti realisasi pembayaran kepada konsultan. (Pada bulan-bulan tertentu progress pekerjaan konstruksi nol persen. Kaitkan setiap progress kemajuan bulanan pekerjaan konstruksi yang diawasi dengan jumlah pembayaran bulanan kepada konsultan pengawas. dan yakinkan bahwa pekerjaan tambah/kurang tersebut telah didasarkan pada kondisi yang dapat dipertanggungjawabkan / wajar. f. Teliti sebab-sebab adanya pekerjaan tambah/kurang tersebut. antara lain : telah sesuai dengan addendumnya. namun pembayaran atas man month konsultan tetap penuh) 4. 11) Bandingkan jangka waktu kontrak jasa konsultan dengan jangka waktu kontrak jasa konstruksi yang diawasi. Disamping itu hitung juga denda keterlambatan sebesar satu permil per hari. dan teliti apakah pembayaran tersebut telah sesuai dengan prestasi yang dilaksanakan. Langkah Kerja. termasuk progress report. c. Untuk meyakinkan bahwa realisasi kuantitas pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan kuantitas yang ditetapkan dalam kontrak dan pembayaran telah dilakukan sesuai dengan realisasi fisik. Pekerjaan yang dapat disubkontrakkan adalah bukan pekerjaan utama dan utamakan kepada penyedia barang/jasa kecil. dan membandingkan dengan daftar hadir rapat-rapat konsultasi dan dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan kontrak yang diperiksa.

dapatkan Berita Acara atas pengujian kelaikan dimaksud. Lakukan prosedur lainnya untuk memastikan pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan kontrak. a. untuk mengetahui persyaratan kualitas barang/jasa yang diperjanjikan dalam kontrak. untuk mengetahui apakah telah dibuat dan diproses dengan memadai sesuai ketentuan yang ada dan telah mengikutsertakan petugas yang kompeten.g. Dapatkan transaksi pembayaran dan lakukan pengujian bahwa pembayaran tersebut benar diterima oleh rekanan terkait. Dapatkan dan teliti Berita Acara penyelesaian pekerjaan. kemudian bandingkan dengan saat (tanggal-tanggal) atau tingkat progress pengadaan barang/jasa untuk meyakinkan bahwa pembayaran (termasuk termin) telah didasarkan pada saat dan tingkat kemajuan fisik pekerjaan (progress report) serta tatacara pembayaran yang tercantum dalam kontrak i. 19 . Teliti apakah terdapat pemblokiran dana untuk menghindari hangusnya anggaran dengan cara membuat BA kemajuan pekerjaan yang tidak benar (biasanya dilakukan menjelang akhir tahun anggaran). 5. Tujuan. Khusus untuk barang-barang tertentu. yakinkan bahwa dalam kontrak telah dipersyaratkan untuk dilakukan uji kelaikan. Lakukan pengujian kualitas barang/jasa untuk meyakini bahwa spesifikasinya telah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam kontrak. Langkah Kerja. Aspek Ketepatan Kualitas Pengadaan Barang/Jasa. Yakinkan ada tidaknya pengurangan kualitas barang/jasa Jika ada. k. dan dokumen pendukung. Yakinkan kesesuaian kuantitas barang/jasa. Dapatkan/ mintakan certificate of Origin untuk memastikan keoriginalan barang pabrikan. serta bandingkan antara invoice dan dokumen penerimaan untuk mendeteksi adanya tagihan palsu. h. Pelajari (analisa) dokumen kontrak untuk mengetahui persyaratan dokumen kontrak. j. tentukan jumlahnya termasuk nilai rupiah. g. Teliti saat (tanggal-tanggal) dan jumlah tahapan pembayaran. Apabila barang berasal dari luar negeri (import) dapatkan PIB atas barang tersebut. baik dari penyedia barang/jasa maupun dari pihak lain seperti KPBC. e. pengujian dapat juga dilakukan dengan konfirmasi kepada unit atau pihak pemakai barang yang telah dibeli. d. f. Untuk meyakinkan bahwa kualitas pengadaan barang/jasa yang telah dilaksanakan sesuai dengan persyaratan (spesifikasi) yang ditetapkan dalam kontrak. (Apabila dipandang perlu gunakan pendapat ahli yang kompeten dalam menentukan kualitas tersebut. c. Hasil pengujian dituangkan dalam Berita Acara Pengujian Mutu). b. Apabila telah dilakukan.

Langkah Kerja : a. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan karena kelalaian pengguna B/J. 7. maka dikenakan sanksi ganti rugi kepada penyedia B/J. Dapatkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. e. sesuai yang tercantum dalam kontrak dan peraturan perundangan yang berlaku. f. Langkah Kerja : a. Hal-hal yang layak dan wajar untuk perpanjangan waktu : Pekerjaan tambah Perubahan desain Keterlambatan yang disebabkan oleh pengguna B/J. Apabila terdapat suatu pekerjaan yang telah selesai 20 . d. Aspek Pemanfaatan Hasil Pengadaan B/J Tujuan : Untuk meyakinkan bahwa pengadaan B/J yang sedang atau telah diselesaikan/ diserahkan telah sesuai dengan kebutuhan dan atau telah dimanfaatkan sebagaimana seharusnya. Apabila pemutusan kontrak sepihak dilakukan. Lakukan peninjauan lokasi terhadap pengadaan konstruksi untuk menentukan bahwa pekerjaan konstruksi telah diselesaikan dan telah dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Yakinkan ketepatan penyelesaian pekerjaan / penyerahan B/J. Tujuan : Untuk meyakinkan bahwa penyelesaian pengadaan B/J telah sesuai atau tidak melampaui jangka waktu yang ditetapkan dalam kontrak dan addendumnya. atau dokumen sejenis untuk mengetahui kapan pekerjaan telah diselesaikan dan bandingkan dengan jangka waktu seharusnya / sesuai kontrak. Pengguna B/J dapat memutus kontrak sesuai klausul kontrak bila keterlambatan diduga akan berlarut. b. yaitu pada perhitungan denda keterlambatan jauh sebelum mencapai jumlah jaminan pelaksanaan. bukan untuk menutupi kegagalan penyedia / rekanan.6. dapat juga dilakukan melalui konfirmasi dan / atau wawancara dengan berbagai pihak pengguna barang. atau pihak lain. serta prosedur lainnya untuk menentukan kapan sesungguhnya pekerjaan/ barang tersebut diterima / selesai. Pelajari kontrak dan dokumen terkait untuk mengetahui batas waktu penyelesaian pekerjaan dan sanksi keterlambatan pekerjaan. c. masuk daftar hitam untuk jangka waktu tertentu. Apabila ada perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan (addendum kontrak). konsekuensi terhadap penyedia B/J adalah : jaminan pelaksanaan menjadi milik Negara / Daerah. sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia B/J. bayar denda/ganti rugi kepada Negara/Daerah. teliti dengan seksama penyebab perpanjangan tersebut untuk menentukan bahwa perpanjangan layak dan wajar untuk diberikan. Aspek Ketepatan Waktu Penyelesaian Pengadaan B/J. yakinkan bahwa telah dikenakan denda sesuai kontrak. Masalah yang timbul diluar kendali penyedia B/J Keadaan kahar (force majeur). Apabila terdapat keterlambatan pekerjaan karena kelalaian penyedia B/J.

e. b. dan SIMAK BMN. b. 8. Pengadaan yang seharusnya dengan pelelangan umum. (Penelitian meliputi proses awal munculnya kegiatan tersebut apakah memang telah berdasarkan usulan yang membutuhkan dan seterusnya). antara lain apakah telah dimasukkan dalam daftar inventaris. dan tidak menguntungkan Negara. buku induk barang inventaris.tetapi tidak digunakan. c. Pengaturan lelang atau disebut juga pelelangan kolusif. Aspek Identifikasi Tindak Pidana Korupsi (TPK). d. wawancara atau konfirmasi kepada pemakai untuk meyakinkan bahwa barang tersebut telah digunakan sebagaimana mestinya dan atau telah sesuai kebutuhan. namun dilaksanakan dengan penunjukan langsung dan berdampak merugikan keuangan Negara. Tujuan : Untuk mengidentifikasi adanya indikasi TPK dalam pelaksanaan proses pengadaan B/J. dan ungkapkan juga jumlah dan nilainya. walaupun sebenarnya barang tersebut sangat dibutuhkan). dapatkan dokumen serah terima barang ke pemakai barang atau dokumen lainnya. Jika hasil pengadaan B/J belum dimanfaatkan. h. Contoh : Pembuatan desain atau pedoman baru. c. Spesifikasi pengadaan B/J yang telah dikerjakan / diserahkan tidak sesuai dengan kontrak. Terhadap pengadaan barang. teliti apakah kondisi tidak dimanfaatkan tersebut bersifat sementara atau permanen (ada kaitannya dengan rekomendasi yang akan disampaikan). g. uraikan pekerjaan B/J yang tidak dimanfaatkan oleh pengguna atau ternyata dimanfaatkan oleh pihak yang tidak seharusnya. Jika ada. untuk mengetahui lokasi barang tersebut. Teliti bahwa pengadaan B/J bukan merupakan pengadaan yang sudah pernah dilakukan sebelumnya (pengadaan produk lama). ternyata merupakan reproduksi dari desain yang lama. Pengadaan B/J tidak terealisir. Indikasi TPK sebagai berikut : a. f. Lakukan peninjauan lapangan/ cek fisik. yang disertai pemberian fee kepada yang kalah. teliti penyebabnya. (Uraikan dan langkah audit berikut merupakan alat pengecekan untuk meyakinkan bahwa indikasi atau titik kritis telah diwaspadai dan langkah audit yang diperlukan telah dilakukan pada tahap audit sebelumnya). Lakukan prosedur lainnya untuk meyakinkan pemanfaatan pengadaan B/J yang telah dilaksanakan. Penetapan spesifikasi mengarah ke satu barang atau merk tertentu. (Misal pembelian alat canggih yang listriknya atau operatornya tidak tersedia sehingga barang tidak dapat dimanfaatkan. d. e. Teliti ketertiban pengadministrasian atas pengadaan yang telah selesai dikerjakan. namun dibayar dengan harga kontrak. Teliti apakah pengadaan B/J yang dikerjakan/ dibeli telah didukung oleh kondisi sarana/ prasarana atau fasilitas yang tersedia. 21 .

namun dilaksanakan dengan penunjukan langsung dan berdampak merugikan keuangan Negara. . Langkah kerja yang dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya masing-masing indikasi tersebut. h. antara lain adalah : a. Pembayaran dua kali atas suatu pengadaan B/J. 22 . i. b. teliti apakah pengadaan B/J yang seharusnya dilaksanakan dengan pelelangan umum ternyata dilaksanakan dengan penunjukan langsung dan berdampak merugikan keuangan Negara. Kontraktor bayangan atau fiktif (pinjam nama saja) yang berpengaruh pada kualitas barang/jasa yang diadakan.f. antara lain : . g. Pengaturan lelang/ pelelangan kolusif yang disertai pemberian fee kepada yang kalah. Kriteria penunjukan langsung hanya bisa dilakukan dalam keadaan tertentu dan pengadaan B/J yang bersifat khusus.Format penawaran para penawar seragam. Pengadaan yang seharusnya dengan pelelangan umum. Tagihan palsu. Ciri-cirinya. Penyalahgunaan atau rekayasa pekerjaan tambah kurang.Perbedaan harga penawar antara penawar yang satu dengan lainnya dengan jumlah interval yang teratur atau hanya pada item tertentu.

. Surat Edaran Menteri Koordinator EKKU dan WASBANG No.EKKU/1994 tanggal 15 Desember 1994 perihal tata cara permintaan persetujuan pengadaan barang/jasa dari Menko EKKU dan WASBANG (Lampiran huruf B no. (Kondisi) …………………………. 6.. 5. Apakah RKA-KL telah sesuai dengan usulan perencanaan awal. Apakah dalam perencanaan anggaran menggunakan unit cost SBU atau harga dari sumber lain.. b. Keputusan Presiden No. sebagaimana telah dirubah dengan Keputusan Presiden No. Peraturan Pemerintah No. 5. 4. apakah berdasarkan usulan dari user (bottom up) atau ditentukan oleh unit diatasnya/penangungjawab program (top down) 2. 6. Pembuatan dokumen lelang/RKS : Spesifikasi teknis apakah mengarah kepada merk/produk tertentu.. (bila ada) C. mengutamakan produksi dalam negeri. Surat Edaran Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) No..LAIN A. 3. Kronologis Pengadaan Berdasarkan uraian kronologis kegiatan pengadaan ………… yang dilakukan pada satuan kerja ………. 2. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Apakah ada revisi POK. Dan lain-lainnya. S-132/K/1995 tanggal 27 Februari B. 1. Undang-Undang No.. tahun anggaran 200.. diketahui bahwa prosedur pengadaan barang tersebut telah/belum sepenuhnya dilaksanakan dengan tertib sesuai ketentuan yang berlaku. Proses Perencanaan. 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Apakah POK sesuai dengan DIPA..III. 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Negara.. misalnya : a. diharuskan menyerahkan Certificate of origin untuk barang import. yaitu : Kondisi : Diuraikan kondisi yang menyimpang .... 95 Tahun 2007 (Perubahan ke 7). Apakah DIPA sesuai dengan RKA-KL yang diusulkan. Keputusan Menkes RI Nomor : 1575 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Jenderal Depkes. Peraturan Pemerintah No. Prosedur pengadaan yang telah ditempuh sebelum kontrak ditandatangani adalah sebagai berikut : 1. 72 Tahun 2004.. 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Internal Pemerintah. certificate of analisys untuk 23 ... sebagaimana telah dirubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. Bagaimana perencanaan pengadaan barang.. 4) 8.. Apakah ada revisi DIPA. Pembentukan Panitia : . 7. SE-04/M. tersebut diatas. 4. 7.. LAIN.. Dasar Hukum Pengadaan Barang/Jasa 1. 3. Keputusan Presiden No. 8.

Aanwijzing/penjelasan : diumumkannya total HPS/OE..... h.. panitia tidak menjelaskan seluruh isi dokumen. diharuskan menyerahkan Certificate of origin untuk barang import. i.. Apakah PT/CV. (pelaksana konstruksi / Konsultan perencana / konsultan pengawas) telah mengikutsertakan pekerja dalam program Jamsostek. Jadual pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sudah sesuai dengan ketentuan (tenggang waktu/hari).. Pendaftaran/Pengambilan dokumen : .. Harga kontrak dan persyaratan-persyaratan lain yang tercantum dalam kontrak. Pemasukan dan Evaluasi Penawaran : Evaluasi penawaran tidak sesuai dengan metode yang telah ditetapkan dalam dokumen lelang... Masa kadaluarsa untuk obat minimal 2 tahun.. antara lain : penandatanganan kontrak dilakukan sebelum jaminan pelaksanaan diserahkan. Ijin Pemanfaatan Bangunan (IPB).. e. yang ditentukan oleh Menteri Keuangan. isi kontrak berbeda dengan dokumen pengadaan/RKS dan BA Penjelasannya. tanya jawab dibatasi. certificate of calibration untuk alat laboratorium. g. Apakah telah dibuat Pakta Integritas. Penyusunan HPS/OE didukung dengan data dasar yang dapat dipertanggungjawabkan terutama survey harga pasar pada saat menjelang dilakukannya pengadaan. menggunakan rupiah/valuta asing.. dilakukan pelatihan untuk peralatan tertentu.. tidak mengutamakan produksi dalam negeri.c. melakukan ujicoba/uji fungsi. a. 24 . j.. Harga 1) Apakah harga kontrak telah dirinci per item. m. certificate of analisys untuk bahan baku obat. masa kadaluarsa obat. SNI/SII untuk produk lokal. 2.. sudah memperhitungkan batas waktu efektifnya anggaran dan batas waktu berakhirnya tahun anggaran (tanggal 16 Desember 2008). Pengumuman dimuat dalam Harian Nasional dan Harian Lokal dan ditempel di papan pengumuman... Apakah pihak kontraktor menggunakan fasilitas listrik dan air dari pengguna barang (pekerjaan konstruksi) Dan lain-lain yang ditemukan. wiring diagram untuk peralatan yang menggunakan elektrik. n.. Sanggahan dan sanggah banding tidak sesuai ketentuan. Spesifikasi teknis mengarah kepada merk/produk tertentu.. SNI/SII untuk produk lokal.. f. dilakukan pelatihan untuk peralatan tertentu. certificate of calibration untuk alat laboratorium. o... 2) Bagaimana syarat pembayarannya. Pengumuman pemenang tidak jelas untuk mengelabui masa sanggah. Apakah terdapat resiko/keuntungan selisih kurs yang ditanggung/dinikmati oleh rekanan/pemberi kerja (owner). bahan baku obat. Waktu penandatanganan kontrak yang tidak sesuai ketentuan . jenis jaminan pelaksanaan dari Bank. baik volume maupun harganya. mengurus IMB... d. jenis jaminan penawaran dari Bank untuk barang/jasa dan dari Bank atau perusahaan asuransi yang mengikuti program surety bond dll. panitia merubah isi dokumen pengadaan tanpa dicantumkan dalam BA Penjelasan... membuat kesepakatan yang isinya melanggar prosedur.. l. k... melakukan ujicoba/uji fungsi.

apakah ada kecenderungan bhw volume yang tercantum dalam RAB sengaja dinaikan padahal dari semula sudah dapat diketahui bahwa volume yang diperlukan pasti lebih kecil..3) Apakah harganya bersifat tetap atau terdapat syarat penyesuaian harga yang terdapat dalam kontrak.. 4) Apakah terdapat ketentuan penyesuaian harga yang tidak wajar sehingga merugikan pemberi kerja. 1. Apakah realisasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa …………. keuntungan. 25 ... Apakah sudah dipungut sanksi denda keterlambatan penyerahan barang (bila ada). : pajak. 1) Apakah syarat pembayaran yang tercantum dalam kontrak ybs yang berkaitan dengan volume.l.. apakah syarat pembayaran ini wajar dan tidak terdapat ketentuan yang merugikan pemberi kerja. Volume dan kualitas (Kondisi)………. telah dilaksanakan sesuai/tidak sesuai waktu yang ditetapkan dalam kontrak. Dengan Harga Perhitungan Sendiri (HPS)/Owner’s Estimate (OE) yang berasal dari harga ………. 4) Apakah spesifikasi pekerjaan dan metode pengujian yang tercantum dalam kontrak ybs untuk dapat meyakinkan diri bahwa kualitas pekerjaan yang dibayar benar-benar sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam kontrak 5) Apakah mekanisme pengawasan yang sebenarnya berjalan pada pelaksanaan kontrak ybs untuk dapat meyakinkan diri bahwa kualitas pekerjaan yg dibayar benar-benar sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam kontrak. asuransi dan unsur-unsur lainnya yang diperkenankan). 3) Dalam hal digunakan kontrak lumpsum.. 2.. transport. c. yakni selama …………… hari kelender (Ketepatan waktu penyerahan barang). 7) Dll yang ditemukan …… Selain hal tersebut juga dijelaskan pembanding yang digunakan oleh Panitia Pengadaan Barang untuk menentukan kewajaran harga penawaran dan dapat dipertanggung jawabkan adalah dengan membandingkan harga plafon dalam DIPA Satuan Kerja ………………. (Bagaimana panitia pengadaan menetapkan HPS/OE dan perhitungan unsurunsur lainnya a. 5) Apakah terdapat ketentuan kontrak yang memungkinkan rekanan ybs mengajukan klaim atau tambahan harga kontrak. Jangka Waktu Penyelesaian Kontrak Kondisi . b. perhitungan sanksi denda sudah sesuai dengan waktu keterlambatan. 2) Apakah mekanisme pengawasan yang ada pada pelaksanaan kontrak ybs untuk meyakinkan diri bahwa volume yang dibayar benar-benar sama dengan volume yang dikerjakan atau diserahkan.. 6) Bagaimana kesimpulan pemeriksaan terhadap kewajaran harga kontrak ybs dengan disertai uraian mengenai metode pengujian yang telah digunakan oleh pemeriksa sebelum dapat mengambil kesimpulan mengenai kewajaran harga.

. 4.. 2. Penggunaan dengan kontrak lump sum teliti apakah ada kecenderungan volume yang tercantum dalam RAB sengaja dinaikkan padahal dari semula sudah dapat diketahui bahwa volume yang diperlukan pasti lebih kecil. 4. Apakah jaminan pelaksanaan sudah dicairkan dan disetor ke Kas Negara untuk pemutusan kontrak sepihak oleh Pengguna Barang akibat dari cidera janji/wanprestasi pihak penyedia barang. Penggunaan Produksi Dalam Negeri (Kondisi)…………………………. 2.. Apakah masa pemeliharaan telah disertai dengan jaminan pemeliharaan. Teliti apakah alasannya sesuai ketentuan. Apakah terdapat addendum kontrak mengenai perubahan jangka waktu pelaksanaan penyerahan. Pembayaran Uang Muka dengan syarat Pihak Kedua menyerahkan Surat Jaminan Bank dari Bank Umum atau Perusahaan Asuransi yang mempunyai Program Asuransi Kerugian (Surety Bond) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan RI yang nilainya sama dengan dengan jangka waktu berlakunya sekurang-kurangnya sama dengan masa berlakunya Surat Jaminan Pelaksanaan Kontrak.. 3.. 3.. peralatan komplementer lainnya telah tersedia.. Apakah pelaksanaan atas ketentuan yang ditetapkan dalam kontrak tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2. Apakah jenis kontrak yang sudah ditandatangani sesuai dengan yang dicantumkan dalam dokumen pengadaan/RKS. 26 . g. operator. Jenis Kontrak Kondisi. Dan lain-lain yang ditemukan.. Apakah sarana penunjang terhadap barang tersebut antara lain : ruangan/gedung.. Apakah pembayaran per termin sudah sesuai dengan prestasi pekerjaan.. 1. Apakah pemanfaatan barang yang telah diterima oleh user dapat langsung dimanfaatkan. 1. 3.... Pemanfaatan Barang (Kondisi) …………. f. listrik. Pembayaran (Kondisi) …………………………… 1. 1.. Apakah kontrak mengatur ketentuan penggunaan produksi dalam negeri dan kaitannya dengan ketentuan yang berlaku. Apakah penawaran rekanan telah menyatakan kandungan lokal/produksi dalam negeri yang ditawarkan. 5.. 2....3. perusahaan pemenang atau ke rekening lainnya yang tidak berhak..... Apakah dalam pembayaran telah memperhitungkan penggunaan listrik dan air pihak pertama (untuk pekerjaan konstruksi) 5.. d. e. Cara pembayaran dengan SPM-LS apakah benar ke rekening PT/CV .. . Apakah kebutuhan barang user sesuai dengan barang yang diadakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful