AL QUR'AN SURAT AN-NISA AYAT 11- 14 Agus Rasidi Wed, 05 Mar 2008 23:21:18 -0800 Berikut ini adalah diambil dari

sebuah situs tentang Tafsir dan Asbabun Nuzul dari Al Qur'an surat An Nisa ayat 11-14. Kenapa sampai ayat 14 ? Kalau masalah waris memang ayat 11-12 saja, tetapi ayat 13-14 adalah sebuah janji dari Alloh apakah kita ingin surga atau malah ingin neraka. Yang jelas untuk non Muslim tidak lain adalah neraka jahannam tempat mereka. Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: Bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhidipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(QS. 4:11) Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nisaa' 11 ََْ ً َِ ُّ ْ َ ََُْْ َّ ُِْ َِّ ِ َُِْْ ِ ّ ُُ ِ ُ ‫يوصيكم ال ف أولدكم للذكر مثل حظ النثيي فإن كن نساء فوق‬ ِ ُ ُِّ ِ‫ُّْ َََِي‬ ‫اثنتي فلهن ثلثا ما ترك وإن كانت واحدة فلها النصف ولبوْه لكل‬ َ َََ ًَِ َ َْ َ ْ َ َََ َ َُُ ََُّ ََْْ ِ ٌََ ُ‫ُُّ ِ َََ ْ َ َ َُ ٌََ َ ْ َ َُْ ل‬ ‫واحد منهما السدس ما ترك إن كان له ولد فإن ل يكن َه ولد‬ ْ ّ َُِْ ٍِ َ َِْ ْ‫ُُّ م‬ ‫وورثه أبواه فلمه الثلث فإن كان له إخوة فلمه السدس ِن بعد‬ َِِّ ٌَْ َُ َ َ ْ َ ُُّ ُ َِِّ ُ ََ َََُِ ُ َُْ ُ‫ْ ٍَْ َ ُُْ َ َْ ُُْ َ َُْ َ ُّْ ْر‬ ‫وصية يوصي با أو دين آباؤكم وأبناؤكم ل تدرون أيهم أقَب لكم‬ َ ِ ِ ُ ٍَِّ 11) ‫)نفعا فريضة من ال إن ال كان عليما حكيما‬ ً َِ ً َِ َ َ ّ ّ ّ َِ ًَ َِ ًَْ َ ِ Adapun sebab turun ayat ini menurut hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud dun Tirmizi dari sahabat Jabir yang artinya Telah datang kepada Rasulullah saw istri Saad bin Rabi' dan berkata "Wahai Rasulullah ini adalah dua anak perempuan Sa'ad bin Rabi'. Ia telah gugur dalam perang Uhud, seluruh hartanya telah diambil pamannya dan tak ada

Kemudian Rasulullah saw mendatangi paman kedua anak tersebut dun berkata: "Berikan dua pertiga dari harta Sa'ad kepada anaknya dan kepada ibunya berikan seperdelapannya sedang sisanya ambillah untuk kamu". Akan tetapi apabila yang ditinggalkan itu anak perempuan hanya seorang diri maka ia mendapat seperdua dari jumlah harta warisan. Rasulullah saw. Yang dimaksud anak atau ahli waris lainnya dalam ayat ini adalah secara umum. Bila ahli waris menjadi hamba sahaya. maka mereka keseluruhannya mendapat dua pertiga dari jumlah harta. "Allah akan memberikan hukumnya". maka turunlah ayat warisan. Apabila ahli waris itu sendiri terdiri dari anak-anak laki-laki dan perempuan maka berikan kepada yang laki-laki dua bagian dan kepada yang perempuan satu bagian. Membunuh pewaris. berkata. 3. Berlainan agama.R. 4. (bagi yang meninggalkan hanya seorang anak perempuan) dibagikan kepada ahli waris . sedang perempuan hanya memerlukan biaya untuk diri sendiri.yang ditinggalkan untuk mereka sedangkan mereka tak dapat nikah bila tidak memiliki harta". Harta peninggalan para nabi tidak boleh dibagi-bagi sebagai warisan. lalu dibagi rata di antara mereka masing-masing. Adapun hikmah anak laki-laki diberikan dua bagian yaitu karena laki-laki memerlukan harta untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan nafkah istrinya serta anaknya. Dalam ayat ini Allah menyampaikan wasiat yang mewajibkan kepada kaum muslimin yang telah mukalaf untuk menyelesaikan harta warisan bagi anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya baik mereka laki-laki atau perempuan. sebagaimana sabda Rasulullah saw. Kecuali karena ada halangan yang-menyebabkan anak atau ahli waris lainnya tidak mendapat hak warisan. Adapun apabila ia telah menikah maka kewajiban nafkah itu ditanggung oleh suaminya. Adapun yang dapat menghalangi seseorang menerima hak warisannya adalah: 1. Selanjutnya ditentukan oleh Allah SWT apabila seorang wafat hanya mempunyai anak perempuan yang jumlahnya lebih dan dua orang dan tidak ada anak laki-laki. ini berdasarkan hadis dan ijmak. Ibnu Majah) 2. Karena itu wajarlah jika ia diberikan satu bagian. Sisa harta yang sepertiga (kalau hanya meninggalkan dua anak perempuan) atau yang seperdua. yang berbunyi: ‫ل يتوارث أهل ملتي‬ Artinya: "Tidak ada waris mewarisi antara orang-orang yang berlainan agama" (H.

laki-laki atau perempuan yaitu dua ke atas menurut Jumhur maka ibu mendapat 1/6 dan bapak mendapat sisanya Setelah Allah menerangkan jumlah pembagian untuk anak. Tidak disebutkan berapa bagian apabila anak perempuan tersebut hanya dua orang. apabila tidak ada waris yang lain dan ia hanya seorang diri. Dari perincian tersebut di atas diketahuilah bahwa anak perempuan tidak pernah menghabiskan semua harta. Tentang hikmah dan perbedaan ini telah diterangkan di atas. Perlu ditambahkan di sini bahwa menurut bunyi ayat. Oleh karena itu janganlah kamu membagi harta warisan sebagaimana yang dilakukan oleh orang jahiliah yang memberikan hak warisan hanya kepada orang yang dianggap dapat ikut perang akan membela keluarganya dan tidak memberikan hak warisan sama sekali bagi anak kecil kaum wanita. Apabila seorang meninggal dunia dan ia meninggalkan anak baik lakilaki maupun perempuan. Walaupun dalam ayat Allah mendahulukan penyebutan wasiat dari hutang namun dalam pelaksanaannya menurut Sunah Rasul hendaklah didahulukan pembayaran hutang. anak perempuan mendapat 2/3 apabila jumlahnya lebih dari dua atau dengan kata lain mulai dari 3 ke atas. Ketahuilah bahwa Allah Mengetahui segala Sesuatu dan apa yang ditentukannya mestilah mengandung manfaat untuk kemaslahatan manusia. Berbeda dengan anak laki-laki. Kemudian Allah SWT menerangkan pula tentang hak kedua orang tua. Menurut pendapat Jumhur Ulama bahwa mereka dimasukkan pada jumlah tiga ke atas mendapat 2/3 dari harta warisan. diterangkan lagi bahwa pembagian tersebut barulah dilaksanakan setelah lebih dahulu diselesaikan urusan wasiat dan hutangnya. Di antara orang tua dan anak. maka ia mengambil semua harta warisan. Dan apabila anak laki-laki lebih dari seorang maka dibagi rata di antara mereka. kamu tidak mengetahui mana yang lebih dekat atau yang lebih memberi manfaat bagi kamu. Sebaliknya apabila ia tidak meninggalkan anak. . ibu dan bapak.yang lain sesuai dengan ketentuan masing-masing. Paling banyak hanya memperoleh 1/2 dari jumlah harta. maka masing-masing orang tua yaitu ibu dan bapak mendapat 1/6 dari jumlah harta. maka ibu mendapat 1/3 dari jumlah harta dan sisanya diberikan kepada bapak Apabila yang meninggal itu selain meninggalkan ibu-bapak ada pula saudara-saudaranya yang lain. Ikutilah apa yang ditentukan Allah karena Dialah yang lebih tahu mana yang bermanfaat untuk kamu baik di dunia maupun di akhirat Hukum warisan tersebut adalah suatu ketentuan dari Allah yang wajib dilaksanakan oleh kaum Muslimin.

Suami yang mati istrinya jika tidak ada anak maka ia mendapat 1/2 dari harta. baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak. ini juga baru diberikan setelah lebih dahulu diselesaikan wasiat atau hutang almarhum. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak. maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu. Adapun istri apabila mati suaminya dan tidak meninggalkan anak maka ia mendapat 1/4 dari harta. sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris).(QS.12 Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu. istri mendapat 1/8. ia mendapat 1/4 dari harta warisan. tetapi bila ada anak. tapi hanya meninggalkan saudara laki-laki atau wanita yang seibu Saja maka masingmasing saudara seibu itu apabila seorang diri bagiannya . Tetapi jika saudarasaudara seibu itu lebih dari seorang. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Lalu diingatkan Allah bahwa hak tersebut baru diberikan setelah menyelesaikan urusan wasiat dan hutangnya. Jika seseorang mati. dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. Kemudian Allah menjelaskan lagi bahwa apabila seseorang meninggal dunia sedang ia tidak meninggalkan bapak maupun anak. tetapi bila ada anak. jika mereka tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak.. 4:12) Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nisaa' 12 ََُُ ‫ََُْ ُِْ َ َََ َْ ُُْ ْ َ َُْ َّ ٌََ َ ْ َ َ َّ ََد‬ ‫ولكم نصف ما ترك أزواجكم إن ل يكن لن ولد فإن كان لن ولٌ فلكم‬ ُ ُ ْ ََُْْ ِ ُُّ ‫الربع ما تركن من بعد وصية يوصي با أو دين ولن الربع ما تركتم‬ ّ ََّ ٍَْ ْ ُ َ ِ َِ ُ ٍَِّ َِْ ِْ َََْ ِ ُُّ ّ َِْ ْ‫ُُّ ِ ََُْْ م‬ ‫إن ل يكن لكم ولد فإن كان لكم ولد فلهن الثمن ما تركتم ِن بعد‬ ّ ََُّ ٌََ َُْ َ َ ْ َ ٌََ َُْ َُْ َ ْ ْ ٌ َُ‫ْ ٍَْ َ ْ َ َ ٌَُ ُ َُ ًَََ ِ َْ ٌ و‬ ‫وصية توصون با أو دين وإن كان رجل يورث كللة أو امرأة َله أخ‬ َ ِ َ ُ ُ ٍَِّ َُْ َ‫ََْ ِْ َل‬ ‫أو أخت فلكل واحد منهما السدس فإن كانوا أكثر من ذِك فهم‬ ُ َ ْ َ ُُّ َُِْ ٍِ َ َُِّ ٌْ ْ ِ ّ َِ ًَِّ ّ َُ َْ ٍَْ ْ ‫شركاء ف الثلث من بعد وصية يوصى با أو دين غي مضار وصية من ال‬ َ َ ِ َ ُ ٍَِّ َِْ ِْ ُِّ ِ ُ ََُ 12) ‫ )وال عليم حليم‬Allah melanjutkan lagi perincian ٌ َِ ٌ َِ ّ َ ُ pembagian hak waris untuk suami atau istri yang ditinggal mati. tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja). maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syariat yang benar-benar dari Allah. maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta.

sedang mereka kekal di dalamnya. dan baginya siksa yang menghinakan.(QS. Umpama seorang berwasiat semata-mata agar harta warisannya berkurang atau berwasiat lebih dari 1/3 hartanya. 14 Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya.adalah 1/6 dari harta warisan dan apabila lebih dari seorang. 4:13) Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nisaa' 13 ُ َْ ‫تلك حدود ال ومن يطع ال ورسوله يدخله جنات تري من تتها النار‬ َ ََِ ِْ َِ ٍ َّ ُُِْْ َُ ََُ ّ ُِِ ََْ ّ ُ ُُ َِْ ْ ْ َ ِ 13) ‫ )خالدين فيها وذلك الفوز العظيم‬Semua ini merupakan ُ َِْ َُْْ َََِ َ ِ َ ِِ َ ketentuan dari Allah SWT yang harus dilaksanakan oleh orang yang bertakwa kepada-Nya. mereka mendapat 1/3 dan kemudian dibagi rata di antara mereka. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya. niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya. Dalam hal ini tidak ada perbedaan antara laki-laki dan wanita. Allah memperingatkan agar wasiat itu hendaklah tidak memberi mudarat kepada ahli waris. kepada mereka akan diberikan kebahagiaan hidup di akhirat berupa surga yang penuh dengan kenikmatan dan mereka akan kekal di dalamnya selamanya. 4:14) Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nisaa' 14 ََُ َ ِ ًِ َ ً َ ُُِْْ َُ ُُ ََََّ َُ ََُ ّ َِْ ََْ ‫ومن يعص ال ورسوله ويتعد حدوده يدخله نارا خالدا فيها وله‬ َ 14) ‫ )عذاب مهي‬Sebaiknya barang siapa yang durhaka dan tidak ٌُِ ٌ ََ mematuhi apa yang telah diperintahkan Allah dan Rasul Nya maka Allah memberikan ancaman akan memasukkan orang . Dia tidak segera memberi hukuman kepada hamba-Nya yang tidak taat agar ada kesempatan baginya untuk bertobat dan kembali kepada jalan yang diridai Nya. Itulah suatu kesenangan yang tiada taranya bagi manusia yang mengerti. Ini semua memberi kerugian bagi para ahli waris 13 (Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. dan itulah kemenangan yang besar. niscaya Allah memasukkannya ke dalam syurga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai.(QS. Allah menjelaskan pula bahwa barang siapa yang taat melaksanakan apa yang disyariatkan Nya dan menjauhi apa yang dilarang Nya. Allah Maha Mengetahui apa yang lebih bermanfaat untuk manusia dan Maha Penyantun. Allah menerangkan juga bahwa ini dilaksanakan setelah menyelesaikan hal-hal yang berhubungan dengan wasiat dan hutang almarhum.

com . Dan hendaklah seseorang dari kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan (tidak menyiksa) hewan sembelihannya. Perum BDB II.asp? SuratKe=4 ----------------------------------------------------------------. meriwayatkan dari Rasulullah SAW.Website http://www. bahwa beliau bersabda. jika engkau membunuh (dalam peperangan).14 Agus Rasidi • Kirim email ke Agus Rasidi . Milis jamaah[at]arroyyan. Hal tersebut merupakan suatu siksa yang pedih dan sangat menghinakan. Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan atas segala sesuatu. semblihlah dengan baik.com Abu Yala bin Aus R. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim) • [Ar-Royyan-7436] Tuduhan non-muslim : Error dalam Al-Qur'an jaerony o o Re: [Ar-Royyan-7436] Tuduhan non-muslim : Error dalam Al-Qur'an Agus Rasidi [Ar-Royyan-7441] AL QUR'AN SURAT AN-NISA AYAT 11. Cibinong 16913 .A.arroyyan. jika kamu menyemblih. Mereka akan kekal di dalamnya dan tak ada kemungkinan untuk merasakan kenikmatan seperti dalam surga.1asphost.Milis Masjid Ar-Royyan. Sukahati. bunuhlah dengan baik.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.tersebut ke dalam neraka yang penuh siksa dan derita. http://ccc. Karena itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful