P. 1
laporan transkripsi eukariot

laporan transkripsi eukariot

|Views: 894|Likes:
Published by Arya Wiguna

More info:

Published by: Arya Wiguna on Feb 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

DAFTAR ISI

SAMPUL««««««««««««««««««««««««... i DAFTAR ISI«««««««««««««««««««««««..ii Bab I PENDAHULUAN««««««««««««««««««« A. Latar Belakang«««««««««««««««««««« B. Tujuan«««««««««««««««««««««««. BAB II PEMBAHASAN««««««««««««««««««« A. Pengertian transkripsi secara umum««««««««««« B. Proses transkripsi secara umum««««««««««««« C. Hasil akhir proses transkipsi««««««««««««««. D. Transkripsi pada prokariot........................................................... E. Transkripsi pada eukariot............................................................. BAB III PENUTUP««««««««««««««««««««... A. Kesimpulan««««««««««««««««««««.« B. Saran«««««««««««««««««««««««.. BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. Berdasarkan hasil pengamatannya, para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana,. Misalnya bakteri, ganggang hijau-biru, dan

Tujuan Adapun tujuan penulisan makalah ini yakni untuk mengetahui perbedaan transkripsi organisme prokariotik dan eukariotik. Dalam sel prokariotik terdapat bahan anti jernih tercampur dalam protoplasma oleh karena tidak terdapat batas jelas sebagai membran inti. sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks. khususnya bahan genetik. dan hewan. Sedangkan. Membran ini yang disebut retikulum endoplasma. B. Satu ciri utama sel eukariotik dan yang membedakannya dari sel prokariotik ialah sistem membran internalnya yang ekstensif. fungi. Adapun yang melatar belakangi pembuatan makalah ini yakni agar kita lebih paham dan dapat membedakan transkripsi yang terjadi pada organisme prokariotik maupun eukariotik. sama seperti organ (multiseluler kompleks) melakukan fungsi khusus pada sistem kehidupan multiseluler.mikoplasma. berhubungan langsung dengan sitoplasma. misalnya protista. Sel eukariotik merupakan sel memiliki inti dengan berbagai macam organela. Struktur yang terbatasi membran ini juga dinamakan organel karena melakukan fungsi khusus di dalam sel. meluas ke seluruh sel sitoplasma dan bagian-bagian penyekat sel dengan cara melingkupi struktur-struktur tertentu atau situs-situs kegiatan biokimiawi. Sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki selubung inti sehingga bahan inti. tumbuhan. .

Sejumlah ATP diperlukan untuk membuat RNA polimerase mulai bergerak dari ujung 3' (ujung karboksil) berkas templat ke arah ujung 5' (ujung amino). Transkripsi dapat dipicu oleh rangsangan dari luar maupun tanpa rangsangan. menempati posisi-posisi dna tertentu (karena memiliki "tanda pengenal") yang pada gilirannya membuat dna siap melakukan transkripsi. yang berubah hanyalah basa nitrogen Timin di DNA yang pada RNA digantikan oleh urasil. protein-protein non-enzim. gen yang memerlukan rangsangan biasanya gen yang hanya diproduksi sewaktu-waktu. disebut faktor transkripsi. Pada proses tanpa rangsangan. RNA yang terbentuk dengan demikian berarah 5' 3'. Pengertian asli "Transkripsi" adalah alih aksara atau penyalinan.BAB II PEMBAHASAN A. Adanya faktor transkripsi ini akan menarik enzim RNA POLIMERASE mendekat ke DNA dan kemudian menempatkan diri pada tempat yang sesuai dengan kodon mulai (tac pada berkas dna). Transkripsi adalah bagian dari rangkaian ekspresi genetik. terletak sekitar 10-25 pasangan basa di bagian hulu (upstream) dari kodon mulai (aug). Selanjutnya. . house-keeping genes). Rangsangan akan mengaktifkan bagian promoter. sementara berkas pasangannya disebut sebagai berkas kode (karena memiliki urutan basa yang sama dengan rna yang dibuat). Di sini. Sementara itu. Sebenarnya. Proses transkripsi diawali oleh mobilisasi sejumlah protein. Berkas DNA yang ditempel oleh rna polimerase disebut sebagai berkas templat. B. transkripsi berlangsung terus-menerus (gen-gennya disebut gen konstitutif atau "gen pengurus rumah". Pengertian transkripsi secara umum Transkripsi (dari bahasa inggris: transcription) dalam genetika adalah pembuatan RNA dengan menyalin sebagian berkas DNA. gennya disebut gen regulatorik karena biasanya mengatur mekanisme khusus. beberapa di antaranya enzim. Promoter ini terletak di bagian hulu bagian yang akan disalin (disebut transcription unit). Proses transkripsi secara umum Transkripsi berlangsung di dalam inti sel (nukleus) atau di dalam matriks pada mitokondria dan plastida. Bagian ini dikenal sebagai tata-box. yang dimaksud adalah mengubah "Teks" DNA menjadi RNA.

RNA polimerase inti (a2bb¶w) mempunyai afinitas nonspesifik terhadap dna. ditambah dengan bagian yang nantinya akan dipotong (intron). Sejalan dengan hal itu. dan teminasi.Pergerakan rna polimerase akan berhenti apabila ia menemui urutan basa yang sesuai dengan kodon berhenti. Tergantung intensitasnya. Pengikatan promoter Pada awalnya. D. Keadaan ini dikenal sebagai pengikatan longgar. Berkas RNA ini selanjutnya akan mengalami proses yang disebut sebagai proses pascatranskripsi (post-transcriptional process). pada prokariot tidak terdapat membran inti. Ada bagian yang disebut suppressor yang menekan intensitas. Setelah proses selesai. Hal ini dimungkinkan karena pada prokariot molekul mRNA di translasikan berdasarkan arah dari ujung 5` ke ujung 3`. dan sifatnya cukup stabil. Seperti proses transkripsi pada umumnya. yaitu pengikatan promoter. dalam satu berkas transcription unit sejumlah RNA polimerase dapat bekerja secara simultan. C. Transkripsi pada prokariot. Hasil akhir proses transkipsi Hasil transkripsi adalah berkas RNA yang masih "mentah". yang terjadi antara tahap pengikatan promoter dan insiasi transkripsi. transkripsi pada prokariot berlangsung dalam empat tahap. 1. Selain dari itu. terjadilah pengurangan afinitas nonspesifik terhadap DNA hingga 20. Di bawah ini akan dijelaskan pula sekilas tentang pembukaan heliks. Pada prokariot. Namun. sehingga tidak ada yang memisahkan transkripsi dan translasi (sebagaimana yang terjadi pada eukariot) sehingga translasi dapat segera dilakukan. faktor S juga meningkatkan pengikatan holoenzim pada tempat pengikatan promoter yang tepat . Intensitas transkripsi ditentukan oleh keadaan di sejumlah bagian tertentu pada DNA. begitu faktor S bergabung dengan enzim inti tersebut hingga terbentuk holoenzim. dan ada yang disebut enhancer yang memperkuatnya.000 kali. elongasi. inisiasi. translasi terjadi sebelum transkripsi sepenuhnya dirampungkan. rna polimerase akan lepas dari DNA. Di dalamnya terdapat fragmen berkas untuk protein yang mengatur dan membantu sintesis protein (translasi) selain fragmen untuk dilanjutkan dalam translasi sendiri.

Proses ini dikenal sebagai pengikatan ketat. 3. Dengan demikian. tidak semua promoter dapat diaktivasi oleh superkoiling negatif sehingga terisyaratkan bahwa perbedaan topologi DNA dapat mempengaruhi transkripsi. sembilan basa pertama ditambahkan tanpa disertai pergeseran RNA polimerase di sepanjang molekul DNA. maka nukleosida trifosfat pertama yang digunakan untuk sintesis RNA adalah GTP atau ATP. Pada akhir penambahan masing-masing basa ini akan terdapat peluang yang nyata terjadinya aborsi untai RNA yang baru terbentuk itu. Mulamula RNA polimerase akan menggabungkan dua nukleotida pertama dan membentuk ikatan fosfodiester di antara kedua nukleotida tersebut. Pembukaan heliks Agar pita antisens dapat diakses untuk perpasangan basa antara DNA dan RNA yang disintesis.Pembukaan awal heliks dna akan menyebabkan pembentukan kompleks terbuka (open complex) dengan rna polimerase. 4. Proses inisiasi abortif mempengaruhi laju transkripsi secara keseluruhan karena proses tersebut memegang peranan utama dalam menentukan waktu yang dibutuhkan oleh RNA polimerase untuk meninggalkan promoter dan memungkinkan RNA polimerase lainnya menginisiasi putaran transkripsi berikutnya. untai ganda (heliks) DNA harus dibuka terlebih dahulu oleh enzim RNA polimerase.hingga 100 kali. Elongasi . Oleh karena hampir semua tapak inisiasi transkripsi berupa basa G atau A. suatu waktu yang relatif lama bila dibandingkan dengan waktu untuk tahap-tahap transkripsi lainnya. Selanjutnya. sintesis RNA dapat berlangsung tanpa adanya molekul primer. Inisiasi Berbeda dengan sintesis DNA. akan terjadi peningkatan spesifisitas holoenzim yang tajam dalam mengenali promoter. Pada kebanyakan gen pembukaan heliks oleh rna polimerase akan dimudahkan oleh struktur superkoiling negatif DNA sehingga transkripsi dapat ditingkatkan. Waktu minimum untuk pengosongan promoter ini adalah 1 hingga 2 detik. Namun. 2.

Artinya. Biasanya. Panjang bagian dna yang mengalami pembukaan heliks tersebut relatif konstan. yang pada umumnya berupa struktur seperti tusuk konde (hairpin). promoter akan ditinggalkannya untuk kemudian ditempati oleh holoenzim RNA polimerase berikutnya sehingga terjadi reinisiasi transkripsi. coli bergerak dengan kecepatan rata-rata 40 nukleotida per detik. 5. Di sebelah downstream (3¶) dari struktur tusuk kode sering kali terdapat urutan yang terdiri atas empat u atau lebih Nampaknya RNA polimerase akan segera berhenti begitu struktur tusuk konde RNA disintesis. angka ini dapat bervariasi sesuai dengan urutan lokal dna (urutan DNA yang telah dicapai oleh rna polimerase). akan membentuk kompleks terner atau kompleks yang terdiri atas tiga komponen. RNA polimerase E.Jika inisiasi berhasil. Terminasi RNA polimerase tetap terikat pada dna dan melangsungkan transkripsi hingga mencapai urutan terminator (sinyal stop). Dengan demikian. dan bersama-sama dengan DNA dan RNA nasen (RNA yang baru disintesis). Akan tetapi. Struktur yang terdiri atas batang dan kala (loop) ini terjadi karena rna hasil transkripsi mengalami komplementasi diri. Dengan adanya kompleks terner ini rna polimerase dapat berjalan di sepanjang molekul DNA. bagian batang sangat kaya dengan gc sehingga sangat stabil (gc mempunyai ikatan rangkap tiga). heliks hibrid rna-dna harus berputar setiap kali terjadi penambahan nukleotida pada rna nasen. yakni sekitar 17 pb. sedangkan ujung 5¶ molekul rna yang disintesis akan membentuk heliks hibrid dengan pita antisens DNA sepanjang lebih kurang 12 pb. atau disebut dengan gelembung transkripsi (transcription bubble). akan terlihat bergeser di sepanjang molekul DNA sejalan dengan gerakan RNA polimerase. Tetap dipertahankannya bagian DNA yang mengalami pembukaan heliks menunjukkan bahwa RNA polimerase membuka heliks dna di depan gelembung transkripsi dan menutup heliks dna di belakangnya. Bagian DNA yang mengalami pembukaan heliks. Bagian ujung rna yang mengandung banyak U tersebut mempunyai ikatan yang lemah dengan basa-basa A pada DNA cetakan sehingga molekul RNA hasil sintesis akan dengan . Ukuran ini ternyata tidak mencapai satu putaran heliks. RNA polimerase melepaskan faktor S.

lebih dikenali oleh rna daripada oleh dna cetakannya. yang diduga lebih disebabkan oleh pengenalan suatu struktur spesifik daripada karena adanya urutan konsensus. Rho bergerak di sepanjang rna nasen menuju kompleks transkripsi. pita DNA cetakan yang sudah tidak berikatan atau membentuk hibrid dengan RNA segera menempel kembali pada pita dna komplemennya. Sinyal-sinyal terminator ini. terminasi transkripsi dapat juga terjadi dengan bantuan suatu protein khusus yang dinamakan protein rho ( ). . Protein ini nampak terikat pada urutan sepanjang 72 basa pada rna. Selanjutnya. seperti halnya sinyal terminator yang tidak bergantung kepada rho. Rho merupakan protein heksamer yang akan menghidrolisis atp dengan adanya rna untai tunggal. RNA polimerase inti pun akhirnya terlepas dari DNA. Terminasi menggunakan protein rho Telah disinggung di muka bahwa selain karena adanya struktur tusuk konde. Pada kompleks transkripsi ini rho memungkinkan rna polimerase untuk berhenti pada sinyal terminator tertentu. 6.mudah terlepas dari kompleks transkripsi. Adakalanya terminator tersebut juga berupa struktur tusuk konde tetapi tidak dikuti oleh urutan poli u.

harus merampungkan terlebih dahulu proses transkripsi. 2. Proses transkripsi dan translasi pada eukariotpun lebih kompleks daripada prokariot. harus merampungkan terlebih dahulu proses transkripsi. Transkripsi pada eukariot Sedikit telah disinggung di atas bahwa pada eukariot transkripsi terjadi tidak bersamaan dengan translasi. 4. Pembelahan sebagian besar mrna prekursor (pre-mRNAS) menjadi molekul mRNA yang lebih kecil. sebab sebelum dapat melakukan translasi. Ada tiga macam kompleks RNA polimerase. Masing-masing gen transkrip dapat melakukan beberapa atau seluruh tipe proses tersebut. antara lain: 1. yang masing-masing diperlukan untuk transkripsi tipe-tipe gen eukariot yang berbeda. Penambahan kelompok 7-methyl guanosin (mRNA ³caps´) pada ujung 5¶ molekul. transkripsi terjadi di dalam inti sedang translasi terjadi di sitoplasma. Pada eukariot dapat dibedakan tempat terjadinya transkripsi dan translasi. Waktunya pun tidak dapat terjadi secara bersamaan. sebab sebelum dapat melakukan translasi. Perbedaan ketiga macam RNA polimerase . mRNA pada eukariot berasal dari transkrip gen primer yang melalui beberapa tipe proses. Proses transkripsi dan translasi pada eukariotpun lebih kompleks daripada prokariot. pada eukariot dapat dibedakan tempat terjadinya transkripsi dan translasi. Dengan adanya membran inti. Melengkapi formasi atau susunan dengan protein yang spesifik. begitu banyaknya polipeptida yang berkaitan dengan mesin transkripsi pada eukariot menjadikan mekanisme tersebut jauh lebih kompleks daripada mekanisme pada prokariot. Waktunya pun tidak dapat terjadi secara bersamaan. Penambahan kira-kira 200 nukleotida panjang yang merupakan urutan nukleotida adenilet (³poly-a tails´) pada ujung 3¶ molekul. Mekanisme transkripsi pada eukariot pada dasarnya menyerupai mekanisme pada prokariot. Namun. 3.E. transkripsi terjadi di dalam inti sedang translasi terjadi di sitoplasma.

Enzim ini terdapat di dalam nukleoplasma dan sangat sensitif terhadap -amanitin. 5s rRNA. sebab sebelum dapat melakukan translasi. y RNA polimerase iii (RNA pol iii) mentranskripsi gen-gen tRNA. Enzim ini terdapat di dalam nukleoplasma dan agak sensitif terhadap -amanitin. Kesimpulan Pada eukariot dapat dibedakan tempat terjadinya transkripsi dan translasi. u6 snrna dan beberapa rna kecil lainnya. BAB III PENUTUP A. Masing-masing RNA polimerase mempunyai sensitivitas yang berbeda terhadap toksin jamur aktivitasnya satu sama lain. y RNA polimerase i (RNA pol i) mentranskripsi sebagian besar gen rRNA. Di samping enzim-enzim nuklear tersebut. dan hal ini dapat digunakan untuk membedakan dalam nukleoli dan tidak sensitif terhadap -amanitin.tersebut dapat diketahui melalui pemurnian menggunakan teknik kromatografi dan elusi pada konsentrasi garam yang berbeda. y RNA polimerase ii (RNA pol ii) mentranskripsi semua gen penyandi protein dan beberapa gen RNA nuklear kecil (snRNA). transkripsi terjadi di dalam inti sedang translasi terjadi di sitoplasma. harus merampungkan terlebih . Enzim ini terdapat di -amanitin. sel eukariot juga mempunyai RNA polimerase lainnya di dalam mitokondria dan kloroplas. Waktunya pun tidak dapat terjadi secara bersamaan.

Selain dari itu. Saran Adapun saran untuk pembuatan makalah selanjutnya. Proses transkripsi dan translasi pada eukariotpun lebih kompleks daripada prokariot. translasi terjadi sebelum transkripsi sepenuhnya dirampungkan. pada prokariot tidak terdapat membran inti.dahulu proses transkripsi.Co.Google. sehingga tidak ada yang memisahkan transkripsi dan translasi (sebagaimana yang terjadi pada eukariot) sehingga translasi dapat segera dilakukan.Files. sebaiknya menambah penjelasan tentang perbedaan proses transkripsi sel prokariotik dan sel eukariotik berdasarkan segi fungsinya. Hal ini dimungkinkan karena pada prokariot molekul mRNA di translasikan berdasarkan arah dari ujung 5` ke ujung 3`.Wordpress.Id/Imgres?Imgurl=Http://Gurungeblog. wordpress.jpg&imgrefurl=http://gurungeblog. B. DAFTAR PUSTAKA Http://Wapedia.Wordpress.Com/Bahan-Ajar/Transkripsi Http://Images.Mobi/Id/Transkripsi_(Genetik) Http://Biomol.Com/2 008/11/Transkripsi-Dan translasi . Pada prokariot. com/2008/11/15 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->