FOTOSINTESIS TUMBUHAN Setiap makhluk hidup mengadakan pertukaran zat dengan lingkungannya, artinya makhluk hidup tidak hanya

mengambil zat-zat tertentu dari lingkungannya, tetapi ia juga mengembalikan zat-zat tertentu kedalam lingkungannya. Inilah yang disebut proses metabolisme. Metabolisme adalah reaksi kimia untuk pembentukkan dan perombakan bahan organik. Metabolisme dibedakan ke dalam anabolisme dan katabolisme. 1. Katabolisme, yaitu penguraian senyawa kompleks menjadi senyawasenyawa sederhana. Proses ini menghasilkan energi. Energi ini dapat digunakan oleh makhluk hidup untuk berbagai kegiatan. 2. Anabolisme, yaitu pembentukan senyawa-senyawa kompleks dari senyawa sederhana. Proses ini memerlukan energy, contohnya adalah proses fotosintesis. 1. Fotosintesis Lingkungan fisik menyediakan nutrien-nutrien anorganik. Semua zat anorganik yang diambil makhluk hidup akan dikembalikan lagi pada lingkungannya. Ada yang dikembalikan dalam bentuk ekskret yang dihasilkan oleh makhluk hidup waktu bereksresi, dan sisa-sisa makhluk hidup akan diuraikan (dekomposisi = demineralisasi) oleh makhluk pengurai (dekomposer) seperti cendawan dan bakteri kembali menjadi zat-zat anorganik. Fotosintesis adalah peristiwa penyusunan zat organik (gula) dari zat anorganik (air, karbon dioksida) dengan pertolongan energy cahaya. Fotosintesis dilakukan oleh tumbuhan dan makhluk hidup yang mempunyai klorofil. Komponen-komponen yang diperlukan dalam fotosintesis adalah: CO2, H2O, cahaya dan klorofil. Karbon dioksida diambil dari udara, H2O diambil dari tanah. Peranan klorofil dalam fotosintesis adalah untuk menyerap cahaya dan sumber elektron. Cahaya yang paling efektif digunakan untuk mendapatkan hasil fotosintesis yang maksimum adalah cahaya merah dan biru. Proses pembentukan karbohidrat ini berlangsung secara bertingkat. Zat yang stabil yang mula-mula terbentuk adalah gula sederhana. Kelebihan molekul-molekul gula sederhana akan disimpan dalam bentuk zat tepung (pati). melalui proses biosintesis dengan melepaskan nH2O. Untuk pembentukan 1 gram gula ternyata sama dengan jumlah energi yang diperlukan dalam pembakaran 1 gram gula yaitu 675 kilo kalori. Inilah jumlah energi yang diperlukan dalam fotosintesis. Menurut percobaan setiap 1 m2 luas daun/jam dapat menyerap ± 200 kilo kalori, sementara di dalam daun dapat terbentuk 1-2 gram gula. Jadi dapat dihitung bahwa energi yang jatuh pada daun hanya 2% yang digunakan untuk fotosintesis. Hasil lain fotosintesis, O2 dibebaskan ke udara dan ini berasal dari H2O. Ini dapat diketahui berdasarkan uji menggunakan isotop oksigen yang dilakukan oleh Ruben dan Van Niel. Bagian tubuh tumbuhan yang melakukan asimilasi C (karbon) adalah bagian yang mengandung zat hijau daun. Secara singkat, persamaan reaksi fotosintesis yang terjadi di alam dituliskan sebagai berikut: 6CO2+12H2O
Cahaya matahari klorofil

C6H12O6 + 6O2 + 6H2O
1

proton (H+) dan elektron. kloroplas hanya berfotosintesis jika terkena cahaya 1.4. Saat daun itu ditetesi dengan iodium. Peristiwa ini dikenal sebagai fotolisis yang merupakan tahap awal dari fotosintesis.1. tumbuhan menyediakan makanan bagi makhluk hidup lain baik secara langsung maupun tidak langsung. bagian yang tertutup oleh ketas timah tetap pucat. Hanya kloroplas yang terkena cahaya yang mengeluarkan oksigen.3. daun tersebut direbus untuk dimatikan sel-selnya. T W Engelman Pada tahun 1822. Beliau memasukkan tumbuhan air Hydrila verticilata ke dalam bejana yang diisi air.1. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air. Banyak ilmuwan yang melakukan penelitian tetang fotosintesis.2. Dengan fotosintesis. Fotolisis berlangsung dengan bantuan cahaya matahari sehingga disebut reaksi terang (lihat Gambar 1) Pada reaksi terang. T W Engelmann melakuakn percobaan menggunakan gangang Spyrogyra. Hill dan FF Blackman Hill pada tahun 1937 berhasil membuktikan bahwa energi sinar yang diterima digunakan untuk memecah molekul air menjadi H+ dan O2. 2 .1. sedangkan bagian daun yang tidak tertutup warnanya menjadi biru kehitaman. Bejana itu diletakkan di terik matahari. Sachs Pada tahun 1860. Bejana gelas itu ditutup dengan corong terbalik dan diatasnya diberi tabung reaksi yang berisi air hingga penuh. Warna biru kehitaman menandakan bahwa di bagian daun tersebut terdapat amilum. Fotosintesis dilakukan oleh kloroplas b. 1. reaksi terang juga menghasilkan ATP. 1. Pada akhir transport elektron elektron tersebut bersama dengan H+ akan ditangkap oleh NADP+ sehingga terbentuk NADPH. Kesimpulan akhirnya adalah: a. Percobaan tentang Fotosintesis Fotosintesis merupakan suatu proses yang penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Ganggang ini mempunyai kloroplas seperti spiral. Selanjutnya daun tersebut dimasukkan ke dalam alkohol. Ingenhousz menyimpulkan fotosintesisis menghasilkan oksigen. molekul air (H2O) terurai menjadi molekul oksigen (O2). agar klorofilnya larut sehingga daun tersebut menjadi pucat. Ingenhousz Orang yang peatama sekali menemukan fotosintesis adalah Jan Ingenhousz (1730-1799). setelah terkena matahari sejak pagi hari. ternyata gelembung tersebut adalah oksigen.1.1. Selain NADPH. Setelah diuji. diantaranya adalah: 1. Elektron tersebut akan mengalami transport elektron melalui reaksi redoks. Kloroplas yang tidak kena cahaya tidak mengeluarkan oksigen. Sachs membuktikan bahwa proses fotosintesis menghasilkan amilum.1.1. Daun yang sebagian dibungkus kertas timah (kertas bungkus rokok) dipetik di sore hari. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bakteri suka oksigen yang berkerumun di bagian kloroplas yang terkena cahaya.

Reaksi gelap tidak memerlukan cahaya. Sebagian dari gula triosa fosfat diubah kembali menjadi ribulose difosfat sehingga membentuk siklus yang dinamakan siklus Calvin (untuk menghargai penemunya. Reaksi terang terjadi pada membran tilakoid di grana.. kemudian akhirnya akan membentuk glukosa. Tilakoid adalah membran pipih berbentuk cakram yang membrannya mengandung klorofil. 3 . Grana berupa tumpukan tilakoid. Dalam reaksi gelap.2). Gliseraldehid mengikat fosfat membentuk gliseraldehid 3 fosfat. suatu senyawa dengan 5 atom C. ATP dan NADPH yang terbentuk pada reaksi terang digunakan untuk pembentukan glukosa dari karbon dioksida (lihat Gambar 3. Tanpa didahului reaksi terang. terdapat di dalam kloroplas. Fotosintesis: Reaksi terang & Reaksi gelap. reaksi gelap hanya berlangsung jika tersedia energi kimia (ATP dan NADPH) serta proton (H+) yang dihasilkan oleh reaksi terang. yang kemudian diubah menjadi dihidroksi aseton fosfat. tetapi tidak stabil sehingga terpecah menjadi 2 molekul masing-masing dengan 3 atom (asam fosfogliserat). reaksi gelap tidak akan berlangsung. Blackman mengemukakan adanya reaksi gelap yang terjadi di stroma. yaitu Melvin Calvin). Proses pembentukan karbohidrat terutama glukosa dilakukan melalui beberapa langkah. Asam fosfogliserat diubah nenjadi gliseraldehid.Persamaan reaksi terang adalah sebagai berikut: 12 H2O + ATP + 24 NADP+ 6 O2 + ATP + 24 NADPH Gambar 1.6 difosfat. ribulosa bifosfat mengikat CO2 sehingga terbentuk senyawa 6C. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut: 6 O2 + ATP + NADPH (CH2O)6 + 6 H2O Jika reaksi terang dan reaksi gelap tersebut digabungkan akan menghasilkan persamaan reaksi sebagai berikut: 6 O2 + 12 H2O + energi C6H12O6 + 6 H2O + 6 O2 Jadi. Senyawa ini berikatan dengan gliseraldehid 3 fosfat membentuk fruktosa 1. pigmen fotosntesis. Di dalam stroma terdapat senyawa ribulosa bifosfat. merupakan matriks kloroplas tak berwarna yang mengandung grana.

Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh.2. Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. 4 . menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. laju fotosintesis akan berkurang. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. 2. Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. laju fotosintesis akan naik. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. makin banyak jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. 3. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. Faktor Penghambat Laju Foto Sintesis Proses fotosintesis dipengaruhi beberapa faktor yaitu faktor yang dapat memengaruhi secara langsung seperti kondisi lingkungan maupun faktor yang tidak memengaruhi secara langsung seperti terganggunya beberapa fungsi organ yang penting bagi proses fotosintesis. 4. 5. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful