LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) FAKULTAS TARBIYAH INISNU JEPARA 2009 DI MTs AL-MUTTAQIN RENGGING PECANGAAN JEPARA

Oleh teraskita

OLEH: AHMAD SAEFUDIN (225.001) HALAMAN PENGESAHAN Kepada Yth. Dekan Fakultas Tarbiyah INISNU Jepara Di Tempat Assalamualaikum Wr. Wb. Bersama ini kami sampaikan bahwa setelah meneliti dan memeriksa laporan hasil Praktek Pengalaman Lapangan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Islam Nahdlatul Ulama¶ (INSNU) Jepara pada tanggal 6 Pebruari ± 7 Maret 2009 di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara yang disusun oleh: 1. AHMAD SAEFUDIN (225.001) 2. HESTI WIDYASTUTI (225.015) 3. SRI ENI (225.051) 4. ALI SYAHID (225.006) 5. M. QOMARUDDIN (225.022) 6. MINHATUL MILLAH (225.028) 7. ULFAH NUR KHASANAH (225.053) 8. ARIYANTI (225.010) 9. MUJAHIDIN (225.032) 10. MUKHAYATI (225.033) Maka, dapat Kami terima dan disetujui. Karena itu, mohon dengan hormat kepada Dekan Fakultas Tarbiyah INISNU Jepara berkenan menerima hasil laporan PPL ini sebagai persyaratan menyelesaikan program studi S. 1 INISNU Jepara. Wassalamualaikum Wr. Wb. Jepara, 10 Maret 2009 Dosen Pembimbing Lapangan Kepala MTs Al Muttaqin Saifur Rohman, S. Ag., M. Pd. Ridwan, S. PdI. KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala pujian bagi Allah Yang Maha Dipuji atas limpahan nikmat kasih sayang-Nya Kami masih mampu menimba sedikit ilmu yang telah menetes ke dunia ini.

Akhir kata.Semoga Kami termasuk ke dalam firman-Nya. WAKTU. Amin. Muara rahmat kasih-Nya mudah-mudahan senantiasa tercurah ke pangkuan Nabi Muhammad SAW -Sang Pembebas Kebodohan-. nama-nama yang kami sebut di atas sangat berperan penting dalam mendukung terselesaikannya laporan ini. NAMA KEGIATAN 1 B. Wb. ORGANISASI PELAKSANA PPL 4 BAB II ORIENTASI DAN PEMBEKALAN 5 A. Dekan Fakultas Tarbiyah INISNU Jepara. 3. TUJUAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN 2 D. 2. LATAR BELAKANG PEMIKIRAN 1 C. KODE ETIK PPL 7 . 4. Jepara. MATERI PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN 4 G. semoga kita termasuk umatnya yang kelak mendapatkan syafa¶atul µudzma fi yaum al makhsyar. Paling tidak. SASARAN PPL 4 H. TEMPAT DAN DOSEN PEMBIMBING 3 F. Dengan selalu mengikuti dan menjalankan ajaran beliau. Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara beserta dewan guru dan staf karyawan. Siswa-siswi MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara. Wallahul Muwafiq Ila Aqwamit Thariq Wassalamualaikum Wr. PERSONAL PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN 2 E. Dalam pengantar sederhana ini ijinkanlah kami berterima kasih kepada: 1. yarfa¶illahu al-ladzina amanu minkum walladzina utul µilma darajat. PENILAIAN DAN LAPORAN 6 C. Dosen Pembimbing Lapangan. semoga apa yang kami susun ini bisa memberikan manfaat dan inspirasi bagi dunia pendidikan. PENGARAHAN 5 B. 10 Maret 2009 Tim Penyusun DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL i HALAMAN PENGESAHAN ii KATA PENGANTAR iii DAFTAR ISI iv BAB I PENDAHULUAN 1 A. Kelemahan dan kekurangan pembuatan laporan PPL ini sekaligus mengundang berbagai pihak untuk memberikan saran kritik konstruktif kepada kami. Amin.

TINJAUAN HISTORIS MTs AL MUTTAQIN 10 2. FAKTOR PENGHAMBAT 16 D. yang diharapkan dapat menghasilkan manusia berkualitas dan bertanggung jawab serta mampu mengantisipasi masa depan. Menyiapkan generasi penerus yang berkualitas dan bertanggung jawab lewat upaya pendidikan itu merupakan suatu tuntutan dan keharusan. ACUAN OPERASIONAL PENYUSUNAN KTSP 12 C. Bock.´ (QS. Bock adalah : ³« for socializing them to the new competencies required by the emergent role needs. SARAN 19 C. LATAR BELAKANG PEMIKIRAN Pendidikan dipandang sebagai salah satu aspek yang memiliki peranan pokok dalam membentuk generasi mendatang. BIDANG KESISWAAN 12 D. yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka (nasibnya). Pendidikan juga dipandang sebagai agen tunggal yang bukan hanya untuk melatih generasi muda akan peranan-peranan orang dewasa yang lebih mapan. 1982). . 4 : 9). Pendidikan dalam maknanya yang luas senantiasa menstimulir dan menyertai perubahan-perubahan dan perkembangan umat manusia dan berupaya untuk senantiasa mengantar dan membimbing perubahan dan perkembangan hidup serta kehidupan manusia. PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP 11 3. KESIMPULAN 19 B. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mengucapkan perkataan (mendidik) yang benar. NAMA KEGIATAN Kegiatan ini bernama : ³Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Jepara Tahun Akademik 2008/2009´. ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH 17 BAB V PENUTUP 19 A. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN PPL 13 B.D. FAKTOR PENDUKUNG 15 C. yakni : untuk mensosialisasikan kompetensi-kompetensi baru kepada mereka yang dituntut oleh kebutuhankebutuhan peranan yang timbul dari masyarakat yang berubah. GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN 10 1. New York. B. of changing societies.´ (John C. KATA PENUTUP 20 BAB I PENDAHULUAN A. Senada dengan pesan Ilahi : ³Dan hendaklah takut kepada Allah seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak (generasi) yang lemah. BIDANG KURIKULUM MTs AL MUTTAQIN 11 1. tetapi lebih penting lagi sebagaimana pandangan John C. BIDANG SARANA PRASARANA 12 BAB IV ANALISIS PELAKSANAAN PPL 13 A. STRUKTUR ORGANISASI MTs AL MUTTAQIN 11 B. PEMBUATAN RPP 8 BAB III LAPORAN HASIL PPL 10 A. PENGERTIAN KURIKULUM 11 2. Education and Development: Conflict of Meaning.

. sikap. Fakultas Tarbiyah Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Jepara telah memberikan bekal yang cukup dan memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengkaji dan mendalami ilmu pengetahuan (teori dan praktek) yang telah diterimanya.Pada satu sisi. D. tetapi sekaligus sebagai dasar pijakan awal untuk pembelajaran pendidikan dan pengajaran berikutnya (sebagai calon pendidik profesional). S.Mengikuti upacara penyerahan dan penarikan (perpisahan) . g. di mana pengejawantahannya membutuhkan proses yang berkesinambungan dengan latihanlatihan dan pengamatan-pengamatan secara langsung.. Mengenalkan lokasi pada saat Orientasi Kampus (jadwal menyusul) b. Ag.Mengikuti Pengajaran Model yang dijadwalkan . dosen pembimbing bertangung jawab kepada Dekan. Dosen Pembimbing a. Dosen Pembimbing adalah para dosen fakultas Tarbiyah yang telah ditunjuk dan diberi tugas oleh pimpinan Fakultas. PERSONAL PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN 1. Tugas dosen pembimbing PPL adalah : a. Bersama guru pamong memberikan bimbingan kepada mahasiswa e. Dosen pembimbing lapangan bagi peserta PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara yaitu Bapak Saifurrohman. Mahasiswa PPL mempunyai beberapa tugas. dan telah mendaftarkan diri sebagai peserta dan telah memenuhi persyaratan. . b. pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan dalam pembentukan profesi sebagai Tenaga Pendidik.Membantu kelancaran informasi dari Fakultas ke Sekolah Latihan dan sebaliknya. Pd.Mentaati semua peraturan yang berlaku. Melaksanakan ujian PPL pada mahasiswa f. C. b. Menghadiri rapat-rapat koordinasi pelaksanaan PPL d. Mahasiswa PPL adalah mahasiswa sekurang-kurangnya semester V danb teklah lulus mata kuliah sekurang-kurangnya 100 sks. Adapun daftar nama Mahasiswa yang melaksanakan PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara sebagaimana terlampir. M. menguasai dan mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu keguruan dan keislaman selaras dengan arah pembangunan. antara lain : . Membimbing mahasiswa ke arah terbentuknya pribadi yang memiliki nilai. TUJUAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN 1.Mengikuti Orientasi Kampus . Mengikuti upacara penyerahan dan penarikan (perpisahan) c. setia kepada profesinya.Mengikuti Ujian PPL . Membentuk kepribadian mahasiswa sebagai calon pendidik/guru agama yang berkualitas. Menyerahkan nilai PPL kepada Panitia selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah ujian PPL. Hal ini tidak semata-mata untuk dimiliki dan diketahui. 2. profesionalisme guru keberadaannya dalam pembangunan sangat dibutuhkan. Dalam menjalankan tugasnya. 2. Mahasiswa PPL a.

) atau mengikuti petunjuk dari Madrasah tempat PPL. M.. b. 9/10 Maret 2009 : Penarikan/Perpisahan mahasiswa i. 4/5 Peb 2009 : Penyerahan mahasiswa ke lokasi d.Ag. Zumrotul Wildan Ngabul : Nur Khoiri. Matholi¶ul Huda Bugel : Drs. DAN DOSEN PEMBIMBING a. Maswan e. Tanggal. 6 ± 8 Peb 2009 : Observasi/Penyesuaian jadwal e. Tugas guru pamong meliputi : a. E. (Kabag TU) 5.MPd.Ag. MTs. Aqidah Akhlaq. Tanggal. Guru Pamong a.Ag. MTs/MTsN : Al Qur¶an Hadits.Ag. H. SASARAN PPL Sasaran Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) adalah siswa/wi kelas I dan II (kelas VII dan VIII untuk MTs. Tanggal. S. Tanggal. Tanggal. Wahab. Mengikuti upacara penyerahan dan penarikan (perpisahan) d. Tanggal.Pd. Matholibul Huda Mlonggo: Drs. S. Ag. (Pembantu Dekan II) . Al Islam Jepara : Drs. d.Pd. Bersama dosen pembimbing mengadakan ujian pada mahasiswa e.Ag. Aqidah Akhlaq. Tanggal. M. (Pembantu Dekan I) 4. M. 2 ± 3 Peb 2009 : Pembekalan c.Ag. 5 Des 08 s/d 30 Jan 09: Pendaftaran b. K e t u a : Drs. Pelindung : Pembantu Rektor I INISNU Jepara 2. ORGANISASI PELAKSANA PPL 1. Akhirin Ali. Bersama dosen pembimbing membimbing kepada mahasiswa PPL c. 14 Maret 2009 : Batas akhir penyerahan Laporan j. Penanggung jawab : Drs. S. MATERI PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN Materi yang disajikan oleh mahasiswa PPL adalah sesuai dengan penempatan pada masingmasing Madrasah/Sekolah dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Tanggal. MTs. Guru pamong bagi peserta PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara adalah sebagaimana terlampir. 8 Maret 2009 : Batas akhir pengiriman nilai h. 9 ± 22 Peb 2009 : Micro Teaching / Real Teaching f. Bendahara : Saifurrohman. MTs. Abdurrozaq Assowy. 2. 28 Maret 2009 : Yudisium b. b. F. MA/MAN : Al Qur¶an Hadits. (Dekan Fakultas Tarbiyah) 3. MTs. Guru Pamong adalah guru-guru bidang studi pada sekolah latihan yang diusulkan oleh Kepala Madrasah. serta kelas X dan XI untuk MA. M. TEMPAT. Mengikuti rapat-rapat koordinasi PPL bersama Kepala Madrasah b. Menyerahkan hasil/ nilai ujian kepada Dekan melalui dosen pembimbing PPL selambatlambatnya 3 (tiga) hari setelah ujian. Tanggal. WAKTU. Al Muttaqin Rengging : Saifurrohman. Tanggal. Fiqh dan Bahasa Arab. M. M. H. MTs. 23 Peb s/d 2 Mar 09 : Ujian PPL g. G. Abdul Rozaq Alkam. Tempat Pelaksanaan PPL dan Dosen Pembimbing a. c. M..3. Fiqh dan Bahasa Arab. Sekretaris : Jamal Abd. Waktu Pelaksanaan : a. Abdul Rozaq Alkam..

2. ‡ Drs. Abdul Rozak Alkam. capaian pemahaman peserta terhadap materi sangat minim. Beliau menyampaikan materi keadministrasian yang harus dipersiapkan peserta PPL. H. Namun. alokasi dana tersebut masih dipertanyakan terutama terkait dengan fasilitas yang sewajarnya diterima .. Bahkan bisa dikatakan.BAB II ORIENTASI DAN PEMBEKALAN A. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan selama PPL berlangsung. Ag. Sebelum melaksanakan PPL. Idealnya. c. Akhirin Ali.pd. Beliau menyampaikan tentang teknik dasar pembuatan RPP. M. tetapi operasional teknis di lapangan terkonsep secara gamblang. ‡ Saifurrohman. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Beliau menyampaikan materi kode etik peserta PPL. PENGARAHAN a) Gambaran Umum ‡ Dekan Fakultas Tarbiyah INISNU Jepara (Drs. b) Evaluasi Umum 1. pada pelaksanaannya. M.) Dalam pengarahan yang beliau paparkan lebih menitik beratkan pada materi persiapan yang seyogyanya dipelajari oleh calon guru praktikan (peserta PPL) seperti: a. Ag. ‡ Nur Khoiri. Metode. Pemateri dan Materi. b. para pemateri lebih banyak berceramah sehingga membuat peserta PPL merasa jenuh. Bukan hanya mengalokasikan waktu dan tempat an sich. M. 3. Fasilitas. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. setiap peserta berkewajiban memenuhi syarat administratif dalam bentuk uang sebesar seratus Sembilan puluh ribu rupiah. Dalam menyampaikan materi pembekalan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetesi Lulusan (SKL). Ag. dari pihak Institut membuat modul panduan agar arah dan tujuan PPL mampu dipahami semua pihak. Akibat dari tidak adanya modul atau buku panduan yang baku pada PPL tahun ini. d. S. maka banyak peserta kebingungan.

1 + N. Nilai masing-masing komponen di atur sebagai berikut : a.2) dengan bobot nilai : 50 c. latar belakang dan emosionalnya secara langsung. 4. Kepandaian teori-teori keguruan harus lebih dimatangkan melalui praktek pengalaman lapangan dengan menghadapi siswa-siswa yang berbeda tingkah laku. Kode etik dalam berbicara 2. 2. 3. Kehati-hatian Mahasiswa PPL INISNU Jepara harus menjunjung tinggi kedisiplinan waktu.3) dengan bobot nilai : 20 d. Komponen Personal (N. maka mahasiswa PPL diharapkan memenuhi aturan-aturan atau kode etik dalam praktek belajar mengajar di sekolah latihan yang meliputi : 1.1) dengan bobot nilai : 20 b.6 (lima koma enam) 6. Sebagai guru praktek Sebagai guru praktek kita memerlukan yaitu : ‡ Bimbingan dari para guru pamong dan pembimbing ‡ Dicoba untuk mengajar ‡ Dinilai 3. Belajar mengajar Diharapkan dengan belajar mengajar tersebut ada perubahan yang kita bawa. Kode etik dalam berpakaian Masyarakat mahami bahwa IQ bukanlah segala-galanya.4) dengan bobot nilai : 10 4. Penilaian kegiatan PPL dilaksanakan secara terarah dan terpadu oleh dosen pembimbing dan guru pamong. B. Rumus Nilai Akhir (NA) penilaian PPL adalah NA : N.4 = «««««« 10 5. Komponen Profesional (N. KODE ETIK PPL Agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Peran kita sebai mahasiswa PPL adalah : 1.oleh peserta PPL. . personal dan kemasyarakatan. maka rekomendasi untuk pihak institut adalah perlunya trnasparansi pengeluaran dana PPL. mahasiswa diharapkan dapat menempatkan diri sesuai aturan yang berlaku di sekolah yang bersangkutan.2 + N. Komponen Kemasyarakatan (N. Sebagai mahasiswa kita harus membawa nama baik INISNU. Bagi mahasiswa yang TIDAK LULUS dapat mengulang pada semester berikutnya. Komponen Persiapan (N. tentunya perubahan menjadi yang lebih baik. Komponen-komponen yang dinilai meliputi : komponen persiapan. Mahasiswa PPL dinyatakan LULUS apabila mencapai Nilai Akhir (NA) sekurangkurangnya 5. profesional. berpakaian dan mengikuti tata tertib yang ada. Menganut asas keterbukaan. Sebagai tamu Sebagai tamu hendaknya kita harus bisa mengikuti aturan-aturan tuan rumah 2. B.3 + N. Kode etik dalam bersikap dan bertindak 3. PENILAIAN DAN LAPORAN 1. Selama PPL.

M. Mengembangkan materi standar. istilah tersebut dunamakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). hendaknya pendidik memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut: a. Dalam menyusun RPP. dan penilaian. serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran. a. setiap pendidik (baca: guru) dituntut untuk menyiapkan pembelajaran seefektif mungkin. RPP merupakan upaya untuk memperkirakan tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Langkah-langkah Pengembangan RPP. Dalam dunia pendidikan. Pengertian RPP Dalam buku Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Sebagai partner ( mitra ) Dalam berkomunikasi mahasiswa diharapkan dapat menciptakan suasana yang harmonis antara: ‡ Team PPL dengan Kepala Madrasah ‡ Team PPL dengan dewan guru. sopan dan yang terpenting mahasiswa PPL harus mampu mengaplikasikan dasar-dasar ilmu keguruan seperti sabar. dalam pelaksanaan PPL mahasiswa diharuskan berpakaian rapi. semakin konkrit kompetensi. c. terutama apabila pembelajaran dilaksanakan secara tim (team teaching) atau dilaksanakan di luar kelas. dan semakin tepat kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk membentuk kompetensi tersebut. yaitu: a. dkk. Kompetensi yang dirumuskan dalam RPP harus jelas. Mengidentifikasi dan mengelompokkan kompetensi yang ingin dicapai setelah proses pembelajaran. Menentukan metode dan media pembelajaran yang dapat menumbuhkan aktivitas dan .5. Kegiatan yang disusun dan dikembangkan dalam RPP harus menunjang. Fungsi perencanaan. agar tidak mengganggu jam-jam pelajaran yang lain. d. RPP perlu dikembangkan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran. semakin mudah diamati. b. Fungsi pelaksanaan. Khaerudin. C. Prinsip Pengembangan RPP. Dengan demikian. materi dasar. b. A. Harus ada koordinasi antar komponen pelaksana program di sekolah. Fungsi RPP Paling tidak ada dua fungsi yang sangat penting dalam penyusunan RPP. PEMBUATAN RPP Untuk mencapai tujuan ideal dalam pendidikan. RPP harus sederhana dan fleksibel. dan sesuai dengan kompetensi dasar yang akan diwujudkan. serta jelas pencapaiannya. 4. b. H. 2. indikator hasil belajar. 1. c. Selain berkomunikasi. Konsep dan Implementasinya di Madrasah karya Drs. e. baik guru pamong maupun guru secara umum ‡ Team PPL dengan peserta didik Madrasah ‡ Team PPL dengan lingkungan masyarakat sekitar. 3. adil. menyebutkan bahwa RPP pada hakikatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan apa yang akan dilakukan dalam pembelajaran. bijaksana dan teliti. RPP yang dikembangkan harus utuh dan menyeluruh. yakni: kompetensi dasar. dan pembentukan kompetensi peserta didik.

Merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar. lengkap dengan meubelairnya yang sampai sekarang digunakan untuk pendidikan Madrasah Diniyah dan Madrasah Tsanawiyah. Mengidentifikasi materi standar berdasarkan materi pokok.) mengusulkan aspirasi masyarakat Desa Rengging tersebut kepada beliau. pembangunan masjid dan gedung sekolah telah selesai tepat pada . para tokoh masyarakat muslim desa Rengging bagian barat bermaksud membangun tempat peribadatan (masjid). Tinjauan Historis MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara Pada awalnya. Mengisi kolom identitas. Menyusun kriteria penilaian. b. Hasil musyawarah para ulama setempat yang didukung oleh Kepala Desa dan Pengurus Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) Rengging. Gambaran Umum Obyek Penelitian 1. Hal tersebut mendapat tanggapan positif oleh Bupati. Merencanakan penilaian. a. h. Menentukan sumber belajar yang digunakan. mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati Jepara.Z Muttaqin ke Kabupaten Jepara. contoh soal dan teknik penskoran. d. c. SH. yang berlokasi di Dukuh Krajan Desa Rengging. Selanjutnya diadakan peninjauan ke lokasi yang akan dibangun masjid tersebut. Dengan mendapat rekomendasi dari yang berwenang. Untuk melengkapi kegiatan bidang pendidikan. Kurang lebih 1 tahun.740. Hisom Prasetyo. kemudian atas saran dan petunjuk Bapak K. 92.E.(Sembilan puluh dua Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dengan ukuran masjid seluas 17 x 17 m 2. g. Adapun RPP yang telah disusun guru praktikan di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara sebagaimana terlampir. BAB III LAPORAN HASIL PPL A. Provinsi Jawa Tengah. akhirnya Bapak Bupati Jepara (Bapak H.M. serta indikator yang telah ditentukan. d. Cara Penyusunan RPP.H. dan selanjutnya akan diajukan dan diusulkan ke tingkat pusat. f. Merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dar: kegiatan awal. Menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan yang telah ditetapkan.H.. Menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan. Bupati memberi satu paket bangunan sekolah. Selanjutnya pada tanggal 7 November 1985 diadakan peletakan batu pertama oleh Bupati Jepara a/n. Busro seorang ulama di Kabupaten Jepara segera dibuat permohonan tertulis kepada Ketua Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP) di Jakarta. 5. Menentukan standar kompetensi dan kompetensi dasar serta indikator yang akan digunakan yang terdapat pada silabus yang telah disusun. Kebetulan saat ada kunjungan ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat yakni Bapak K.000. inti dan akhir.kreativitas peserta didik. e. usulan baik itu mendapat tanggapan dan sangat diperhatikan dengan positif dengan wujud nyata berupa paket bangunan masjid senilai Rp. i.

b. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. maka masjid diberi nama masjid Al Muttaqin demikian juga untuk Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Diniyah Awwaliyah yang bernaung pada Yayasan Al Muttaqin dengan akta notaris no : 53 tanggal 25 / VII / Tahun 1985 atas nama H. dan sebagai ketua adalah K. indicator. .M. c. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia. 3. Tahun 2009 ini. alokasi waktu.H.H. Berpusat pada potensi. d. 1. f. Struktur Organisasi MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara Adapun struktur organisasi MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara sebagaimana terlampir. b. 2. e. muatan local. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional.A. kompetensi dasar. HISOM PRASETYO. Muttaqin. Untuk mengenang nama Bapak K. kebutuhan.tanggal 13 November 1986. c. isi. C. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan. Tuntutan dunia kerja. materi pokok/pembelajaran. BUSRO. Selaku Pengurus Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila. penilaian. perkembangan. dan sumber/bahan/alat ajar. Bidang Kurikulum Salah satu kunci sukses tujuan pendidikan adalah terkonsepnya kurikulum pembelajaran dengan apik. pendidikan nasional mengacu kepada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). d. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. e. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Peningkatan potensi. dan seni. Beragam dan terpadu yang meliputi substansi komponen muatan wajib. SH. masjid diresmikan oleh Bapak H. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. teknologi.EZ. Konsep dan Implementasinya di Madrasah menyebutkan bahwa yang dimaksud kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Menyeluruh dan berkesinambungan. kecerdasan. Pengertian Kurikulum Dalam Buku Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. dan pengembangan diri secara terpadu. kegiatan pembelajaran. Ismail Saleh. Prinsip Pengembangan KTSP Prinsipi-prinsip utama dalam mengembangkan KTSP ialah: a. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Acuan Operasional Penyusunan KTSP KTSP disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. B. Demikian sejarah singkat berdirinya ³Yayasan Al Muttaqin´ Desa Rengging Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara yang menaungi MTs Al Muttaqin. g. Sedangkan silabus yaitu rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. Belajar sepanjang hayat. SH dan Bapak WAHYUDI B.

i.. E. melainkan benar-benar mampu dimanfaatkan oleh semua pihak terutama peserta PPL untuk mengaplikasikan teori-teori pendidikan yang selama ini diperoleh di kampus. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kepada pihak madrasah oleh Bapak Ridwan. S. 2. 6 Pebruari 2009. beliau menambahkan ucapan terima kasih dan permohonan saran. Hari pertama yang kami lakukan adalah penyerahan secara resmi dari pihak Institut yang diwakili Bapak Saifur Rohman. Ag. ‡ Sambutan-sambutan. Perkembangan ilmu pengetahuan. S. h. yang juga menjabat sebagai Kepala Madrasah. Ag. beliau berterima kasih kepada Kepala MTs Al Muttaqin atas kesediannya menerima tim PPL dari . syukur. Dari DPL (Bapak Saifur Rohman. dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. observasi PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara dilaksanakan pada Jum¶at. k. Bidang Hubungan Masyarakat Program kerja Waka Humas MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara adalah sebagaimana terlampir. Kondisi social budaya masyarakat setempat. 1. Susunan acara penyerahan peserta PPL yaitu: ‡ Pembukaan. dan Pelaksanaan PPL Setelah mendapat pembekalan dari Kampus. teknologi dan seni. arahan. Agama. beliau memaparkan bahwa pelaksanaan PPL diharapkan bukan hanya sebagai formalitas tuntutan akademik belaka. Dari Ketua Kelompok PPL (Ahmad Saefudin). l. BAB IV ANALISIS PELAKSANAAN PPL A. F. bimbingan. D. Pd. M. terdapat kesalahan dan selalu merepotkan. Adapun kurikulum yang berlaku di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara adalah sebagaimana terlampir. dan kritikan dari berbagai pihak kerangka mencapai tujuan ideal yang didambakan. PdI. M. Kesetaraan jender. Waktu. yaitu mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Bidang Kesiswaan Program Waka Kesiswaan MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara sebagaimana terlampir. Bidang Sarana dan Prasarana Program kerja Waka Sarana dan Prasarana MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara adalah sebagaimana terlampir. M. Dinamika perkembangan global. Karakteristik satuan pendidikan.f. Dalam sambutannya. dipimpin oleh peserta PPL yaitu Hesti Widyastuti. Selanjutnya. Beliau juga minta maaf apabila kelak dalam pelaksanaan.) Setelah mengucapkan salam. Persatuam nasional dan nilai-nilai kebangsaan. Tempat.. g. Pd. j.

beliau berpesan agar PPL ini dijadikan sebagai rekreasi mahasiswa. Adapun mata pelajaran yang kami ampu antara lain: 1. Rangkaian acara meliputi: 1. S. serta catatan dari pihak madrasah sebagai upaya perbaikan pelaksanaan PPL di tahun mendatang. Adapun hasil-hasil evaluasi akan kami jabarkan dalam sub bab di bawah ini. 7 Pebruari 2009. Pesan khusus bagi peserta PPL adalah menjadikan civitas madrasah sebagai keluarga sendiri. hambatan. Pasca PPL. Upacara pelepasan PPL bersamaan dengan peringatan mauled Nabi Muhammad SAW pada Sabtu. Selengkapnya dapat dilihat dalam lampiran. Pembacaan ayat suci Al Qur¶an. kami juga rutin mengadakan evaluasi pada hari senin. Dosen yang juga tenaga pendidik di SMA Wali Songo Pecangaan ini kemudian meneruskan sanbutannya dengan memohon timbal balik. dan segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas PPL. 3. Kepenatan dan kesibukan di kampus mudah-mudahan sedikit terobati dengan adanya PPL di MTs ini. telah menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam sistem pembelajarannya. Karena momen ini merupakan perdana. . Di MTs yang diampu alumni INISNU ini. Guru praktikan diminta pihak madrasah untuk mengkonsultasikan RPP yang dibuat kepada guru pamong masing-masing sebelum interaksi pembelajaran. Lebih jelas dapat dibaca dalam lampiran. Dari Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Muttaqin Rengging Pecangaan (Bapak Ridwan. 2. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan. Sabtu. 3. beliau mengharapkan agar kerja sama ini bisa berkesinambungan. Sejarah Kebudayaan Islam.7 Maret 2009 di Masjid Al Muttaqin. kami melakukan penyesuaian dan pembagian jadwal. 4. Pembukaan. Akidah Akhlak. harapan beliau terhadap mahasiswa adalah mampu membawa oleh-oleh yang bermanfaat. Al qur¶an Hadits. Selain itu.INISNU Jepara. Proses kegiatan pembelajaran berlangsung sesuai jadwal yang telah disepakati sebelumnya. 4. Fiqih. Pembacaan kitab Al Barzanji. Pada hari berikutnya. Sebagai penutup.) Tahap awal pasca mukadimah sambutan dari beliau adalah menceritakan sekilas historisitas dan sistem kurikulum madrasah. PdI. 2. aspek kedisiplinan menurut beliau menjadi faktor penting yang harus dimiliki oleh setiap tenaga pendidik. Sambutan-sambutan. arahan. 3.

Bagi anak didik yang tidak menyukai seni baca Al Qur¶an dan music. program ini lebih menekankan pada teori-teori menjahit. 2. saran. Mereka diajarkan teori dan jurus-jurus tertentu yang berguna untuk menjaga diri. Doa/penutup. Tenaga pendidik MTs Al Muttaqin banyak yang alumnus INISNU sehingga terjalin hubungan ideologis dan emosional yang berimbas pada kelancaran PPL. Mauidoh Hasanah. Pemandu olahraga ini yaitu Bapak Nurul Huda. Pd. Pemberian Kenang-kenangan dari peserta PPL kepada pihak MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara. Seni membaca Al qur¶an. S. b. Faktor Pendukung PPL di MTs Al Mut taqin Rengging Pecangaan Jepara Evaluasi rutinan yang kami adakan membuahkan beberapa keputusan yang kami anggap sebagai faktor pendukung pelaksanaan PPL. B. Karena keterbatasan alat (mesin jahit). Menjahit. Di antara pelaksanaan program takhassus di lembaga ini adalah: 1. antara lain: a. bakat. program seni musik juga diadakan untuk menampung potensi anak didik yang gemar bermain musik. Sebagaimana seni membaca Al Qur¶an. Penempatan peserta PPL di lembaga madrasah yang akan dijadikan praktek pembelajaran sudah diatur pihak akademik. Program tiap hai Jum¶at yang bertempat di Masjid Al Muttaqin ini dipandu oleh Bapak Zaenal Arifin. Seni Musik. Madrasah ini memasukkan kegiatan khusus (takhassus) dalam kurikulum pembelajaran. MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara mempunyai beberapa pilihan yang ditawarkan kepada anak didiknya untuk mengembangkan potensi. Tujuannya adalah guna menggali bakat anak didik dalam bidang seni membaca Al Qur¶an.‡ Ketua kelompok PPL INISNU Jepara ‡ Dosen Pembimbing Lapangan ‡ Kepala MTs Al Muttaqin 5. 3. Hartini menjadi pemandunya. Dra. minat. 4. Keterbukaan guru pamong dalam memberikan arahan. . d. Adanya peran DPL yang membantu proses koordinasi antara pihak Kampus dan madrasah. Koordinasi dan komunikasi dengan pihak madrasah terutama guru pamong berjalan baik sehingga mempermudah peserta PPL dalam menjalankan tugasnya sebagai guru praktikan. bisa memilih opsi yang ketiga yaitu menjahit. c. Pembimbingnya adalah Bapak Juwarno. Untuk program yang terakhir ini ditujukan kepada anak didik yang gemar olahraga keras. bimbingan. f. Letak geografis MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara yang setrategis (pinggir jalan raya) secara otomatis memperlancar proses PPL karena tidak terkendala dengan jarak. 7. Olahraga Taekwondo. 6. dan skill. dan kritik membuat guru praktikan terbantu. e. sehingga guru praktikan bisa langsung fokus di lapangan.

Banyak peserta didik yang membuat forum tersendiri saat forum pembelajaran berlangsung. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan menuntut semua pihak untuk selalu meng-up date referensi agar tidak gagap dalm menghadapi ilmu baru. 2. Disiplin dalam hal ini bukan saja bagi siswa-siswi MTs Al Muttaqin. e. di antaranya: a. guru praktikan disediakan ruang khusus sehingga mendukung kelancaran PPL tanpa mengganggu aktivitas tenaga pendidik madrasah. maka kami menawarkan beberapa alternatif pemecahannya. Tidak semua guru praktikan menerima silabus pembelajaran sehingga guru praktikan sedikit kesulitan dalam merumuskan RPP. logis jika aneka sumber pembelajaran berbasis sekolah dipersiapkan. Banyak peserta didik yang kurang memperhatikan dan mendengarkan ketika guru praktikan menyampaikan materi pembelajaran. Sumber pembelajaran terbatas. Saat guru praktikan menghadapi golongan ke dua tersebut (³kurang pintar´). termasuk juga tenaga pendidik. Indikator dari hambatan ini yaitu: 1. Silabus pembelajaran tidak lengkap. Peserta didik menganggap guru praktikan bukanlah pendidik yang sebenarnya (meremehkan). b. Selain skill guru praktikan yang lemah (karena belum banyak jam terbang). Secara umum kurikulum MTs Al Muttaqin menerapkan sistem KTSP. D. staf karyawan dan guru praktikan. c. Sugesti ini secara kejiwaan telah membentuk mindset peserta didik yang berpengaruh pada kekuranghormatan kepada guru praktikan. 3. Faktor Penghambat PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara Dalam aktivitas PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara menemui hambatanhambatan. Kesulitan dalam pengkondisian kelas (peserta didik) Variasi metode dan teori pembelajaran yang selama ini dipelajari mahasiswa pada kenyataan di lapangan sulit dipraktekkan. Alternatif Pemecahan Masalah Dari problematika hambatan di atas. Guru praktikan dianggap bukan pendidik yang sebenarnya. Belum tertanamnya budaya kedisiplinan. Karena itu. d.g. Di MTs Al Muttaqin. Namun. maka kecenderungan kesulitan penguasaan kelas semakin besar. Banyak peserta didik yang keluar masuk kelas (baik meminta ijin kepada guru praktikan maupun tidak). faktor lain yang menyebabkan sulitnya menguasai kelas adalah adanya pengelompokan anak didik antara yang ³pintar´ dan yang ³kurang pintar´. yaitu: . C. Hal ini dapat dilihat dari seringnya keterlambatan yang terjadi baik saat datang di madrasah maupun pergantian jam pembelajaran. pada kenyataannya buku atau pun modul yang tersedia masih sangat terbatas dan masih mengacu pada buku panduan dari Depag maupun Depdiknas.

d. dan media elektronik (televise. actual. SARAN 1. Karena itu. sugesti mereka tentang guru praktikan yang dianggap bukanlah guru sebenarnya akan mengiki . Guru praktikan mencari referensi dari sumber-sumber lain yang mendukung materi pembelajaran. Sebagai contoh. B. jam pembelajaran tidak dikorupsi (ditambah maupun dikurangi). pelaksanaan. kontekstual.). PPL merupakan media bagi para calon pendidik untuk mengaplikasikan teori-teori pembelajaran yang didapat dari kampus dalam realita yang sebenarnya. RPP yang matang merupakan elemen penting dalam mendukung kelancaran proses pembelajaran. dll. guru praktikan bebas merumuskan perencanaan pembelajarannya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anak didik. b. hingga . media cetak (Koran. PPL Mahasiswa Fakultas Tarbiyah INISNU tahun 2009 di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara mendapat dukungan dan hambatan sebagaimana dalam bab IV laporan ini. d. BAB V PENUTUP A. Pada dasarnya silabus hanya sebagai acuan perencanaan pembelajaran. radio. meskipun sedikit (satu huruf). Bangunlah hubungan emosional dengan peserta didik dengan cara pendekatan indivual (di dalam maupun di luar kelas). Tetapi. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: a. relevan. dll). internet. Teknisnya adalah datang tepat waktu. Hendaknya PPL dipersiapkan dengan matang. s c. Bisa dari buku. Buka cakrawala mereka dan yakinkan bahwa yang dimaksud guru bukanlah hanya seseorang yang biasa berdiri di depan kelas dan selalu menceramahi mereka. Pelajari berbagai teori-teori mengajar seperti bagaimana kiat-kiat untuk mengkondisikan kelas.a. b. fleksibel dan menyeluruh harus tetap diperhatikan. Hal ini untuk mengantisipasi kekosongan jam pelajaran. modul. elemen penting dalam pengembangan silabus seperti ilmiah. kutipkan pandangan Sayyidina A li bin Abi Tholib yang mengatakan bahwa guru adalah setiap orang yang telah berhasil memberikan informasi kepada kita. memadai. Tidak terpaku pada silabus. dan pulang juga tepat waktu. tabloid. Mengubahmindset peserta didik tentang devinisi pendidik. Dengan demikian. Guru praktikan dituntut untuk selalu siap untuk memberikan materi pembelajaran meskipun bukan dalam bidang keilmuannya. Saran untuk Fakultas Tarbiyah INISNU Jepara. mulai perencanaan. Pembelajaran dengan metode uswatun khasanah sangat tepat dalam hal ini. sistematis. Menanamkan budaya disiplin dimulai dari diri sendiri. a. Bagi guru praktikan hendaknya melakukan variasi metode pembelajaran. konsisten. majalah. e. c.

Seyogyanya MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara memenuhi standar kompetensi lulusan. Mohon maaf dan semoga bermanfaat. Hal ini untuk membangun hubungan emosional kepada mereka. waktu pembelajaran efektif. e. metode penyampaian dan fasilitas. Hendaknya memenuhi standar isi yang telah ditetapkan pemerintah dengan menyusun kalender pendidikan untuk menentukan ketepatan permulaan tahun ajaran. g. Hendaknya peserta PPL dibekali modul atau buku panduan yang berfungsi mengarahkan mereka pada tujuan ideal pelaksanaan PPL. b. maupun kualitas institusi.evaluasi. Berusaha menjadi suri tauladan bagi anak didik. Saran bagi peserta PPL (guru praktikan). 2. Terutama terkait dengan materi. tetapi juga di luar jam pembelajaran. Berusaha memenuhi standar pembiayaan. MTs Al Muttaqin sebaiknya memenuhi standar pendidik dan tenaga kependidikan. Sasaran PPL (lembaga yang akan dijadikan praktek) hendaknya disurvei terlebih dahulu mengenai kesiapannya. a. tetapi juga transver of value (pemindahan nilai-nilai keteladanan). Mahasiswa. b. kurikulum pembelajaran. kemitraan. 3. Saran kritik tetap kami harapkan sebagai bahan perbaikan laporan ini. a. d. dan lembaga yang ditempati). Saran untuk MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara. Amin. Peserta PPL hendaknya menyiapkan pembelajaran secara matang dengan pembuatan RPP. kepribadian. c. . c. Peserta PPL seyogyanya menguasai berbagai metode agar tidak terjadi kejenuhan dalam proses pembelajaran. dan hari libur. dan keterbukaan. Seyoyanya menerapkan standar pengelolaan manajemen berbasis madrasah dengan berasas kemandirian. e. dan social. minggu efektif belajar. Memberikan motivasi positif kepada anak didik supaya mereka sadar arti penting pendidikan. b. C. professional. c. h. d. jumlah siswa. Madrasah bukan hanya berfungsi mwngalihkan pengetahuan (transfer of knowledge). Terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu terlaksananya PPL di MTs Al Muttaqin Rengging Pecangaan Jepara. Memenuhi standar penilaian pendidikan. Transparansi dana dari pihak fakultas kepada peserta PPL wajib dilakukan untuk menghindari ketidaktepatan penggunaan hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak (Fakultas. e. Berusaha memenuhi standar kompetensi dan kecakapan sebagai pendidik mencakup kompetensi paedagogik. f. MTs Al Muttaqin harus berusaha memiliki standar sarana dan prasarana pendidikan. Seyogyanya menyelenggarakan proses pembelajaran dengan tepat. KATA PENUTUP Demikian laporan PPL ini kami susun. d. Interaksi kepada anak didik hendaknya bukan saja dilakukan di dalam ruang kelas. Pembekalan kepada peserta PPL harus dimaksimalkan agar tercapai tujuan yang diharapkan. pemateri. f. f. meliputi letak geografis. Dosen Pembimbing Lapangan hendaknya aktif mengontrol proses PPL sehingga tidak terkesan posisinya hanya sebagai formalitas tanpa fungsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful