MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM

Ada 6 aspek dasar yang jadi pertimbangan untuk mencapai tujuan koperasi sebagai badan usaha : o Status dan motif anggota koperasi o Kegiatan usaha o Permodalan koperasi o Manajemen koperasi o Organisasi koperasi, dan o System pembagian keuntungan (SHM)

1. STATUS DAN MOTIF ANGGOTA KOPERASI
Status anggota koperasi sebagai suatu badan usaha adalah sebagai pemilik (owner)dan sebagai pemakai (users). Sebagai pemiliki, kewajiban anggota adalah melakukan investasi atau menanam modal dikoperasinya. Sedangkan sebagai pemakai, anggota harus menggunakan secara maksimum pelayanan usaha yang dilakukan oleh koperasi. Ditinjau dari sudut status, keanggotaan koperasi menjadi basis utama pengembangan dan kelangsungan hidup usaha koperasi. Sebagai konsekwensinya, persyaratan keanggotaan koperasi harus lebih selektif dan ditetapkan kualitas minimal anggota. Calon anggota paling tidak harus memenuhi 2 kriteria : o Calon tidak lagi berada di tingkat kehidupan dibawah garis kemiskinan, atau paling tidak mepunyai potensi ekonomi ataupun kepentingan ekonomi yang sama. ini berarti bahwa, calon anggota haruslah mempunyai aktivitas ekonomi. Konsekuensi logis dari kriteria ini adalah bahwa orang yang mengganggur (jobless) tidak layak menjadi anggota koperasi. Implikasi dari persyaratan ini adalah bahwa anggota akan terdorong menjadi pengguna jasa koperasi yang baik. o Calon anggota koperasi harus memiliki pendapatan (income)dengan pasti, sehingga dengan demikian mereka dapat dengan mudah melakukan investasi pada usaha

Page 1

Kelompok koperasi (Rapat Anggota) Anggota Koperasi S A M A K E B U T U H A N E K O N O M I Sebagai Pemilik Sebaga pema -kai Perusahaan koperasi Pasar Page 2 . Dampak dari persyaratan kualitas anggota tersebut adalah bahwa setiap orang yang akan menjadi anggota koperasi akan terdorong menjadikan kebutuhan ekonomi sebagai motif dasar. maka proses dan dasar pembentukannya perlu dipelajari. karena perusahaan koperasi yang mereka miliki merupakan alat untuk memperbaiki ataupun mengurusi kepentingan ekonomi mereka. setiap usaha dari koperasi baik yang bersifat bisnis tunggal (single-purpose cooperatives) ataupun yang bersifat serba usaha (multi-purpose cooperatives) harus dikaitkan dengan kepentingan ataupun kebutuhan ekonomi anggota. Oleh sebab itu. 2. Selain itu. maka seharusnya sumber permodalan yang pertama adalah dari para pemilik. persyaratan kualitas ini nampaknya juga bertentangan dengan prinsip-prinsip koperasi yang mengatakan bahwa keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka. Pada saat koperasi mebutuhkan permodalan untuk mengembangkan usahanya.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM koperasiyang mempunyai prospek. KEGIATAN USAHA Untuk lebih memahami koperasi sebagai badan usaha. Hal itu dapat dipahami.

apabila terdapat kelebihan kapasitas (excess capacity) sumber daya yang dimiliki. dimana usaha tersebut tidak terkait langsung dengan kebutuhan ekonomi anggata. rencana kebutuhan anggaran. Untuk koperasi diindonesia. sepanjang kebutuhan ekonomi para pemiliknya tekah terpenuhi. Dengan kata lain. pasal 43. Kelebihan kapasitas tersebut dimanfaatkan untuk berbisnis dengan nonanggota. Page 3 . Sebenarnya konsep diagram status ganda anggota tersebut juga memungkinkan perusahaan koperasi untuk mengembangkan usaha diluar kebutuhan anggota. konsep ideal koperasi seperti digambarkan sebelumnya masih seirama dengan ketentuan-ketentuan dalam perundang-undangan. Kelompok koperasi ini terdiri daro anggotaanggota koperasi itu sendiri. dapat dilihat bahwa anggota-anggota koperasi secara individu ataupun rumah tangga mempunyai kebutuhan ekonomi yang samadan hal itulah factor utama yang mendasari mereka untuk mendirikan perusahaan koperasi. 25/1992.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Dari diagram status ganda anggota tersebut. yaitu : o Usaha koperasi adalah usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan bisnis dan kesejahteraannya. yang dimaksud dengan kelebihan kemampuan disini adalah kelebihan kapasitas dana dan daya yang dimiliki koperasi untuk melayani anggotanya. lapangan usaha koperasi telah ditetapkan pada UU No. o Kelebihan kemampuan pelayanan koperasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bukan anggota koperasi. Pada poin ini. Perlu digaris bawahi bahwa. penetapan pengelola perusahaan dan lain-lain yang sifatnya strategis ditetapkan dalam rapat anggota. Perumusan program pengembangan perusahaan. maka perusahaan koperasi dapat mengembangkan usaha lain dengan pihak ketiga yang nonanggota . o Koperasi menjalankan kegiatan usaha dan berperan utama di segala bidangkehidupan ekonomi rakyat. untuk mengoptimalkan skala ekonomi (economies of scale) dalam arti memperbesar volume usaha dan menekan biaya per unit yang memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada anggota. yang dalam diagram disebut kelompok koperasi.

bersifat tidak mudah diuangkan (unliquid) seperti tanah. Di tinjau dari sudut neraca. pembayaran gaji. persediaan barang. Pengeluaran.piutang dagang. dan uang kas. dan lain. Dilihat dari sifatnya modal kerja akan berputar terus. bangunan. Modal usaha terdiri dari modal investasi dan modal kerja.pengeluaran yang diperlukan untuk bahan baku. pajak. atau upah karyawan. biaya listrik. Aktiva lancar adalah harta perusahaan yang dalam jangka paling lama satu tahun yang dapat dicairkan sebagai uang kas.lain. seperti pengadaan bahan baku. PERMODALAN KOPERASI Modal koperasi dibutuhkan unutk membiayai usaha dan organisasi koperasi. modal kerja adalah aktiva lancar dikurangai kewajiban lancar.  Modal investasi adalah : sejumlah uang yang ditanam atau dipergunakan unutk pengadaan sarana operasional suatu perusahaan.menerus di dalam perusahaan. mesin.lain. Seperti deposito jangka pendek. Siklus demikian disebut perputaran modal kerja seperti yang di tunjukkan pada diagram di bawah berikut ini : Modal kerja Penjualan Operasi perusahaan Barang/ Jasa Page 4 .lain akan kembali lagi menjadi uang kas melalui hasil penjualan dan selanjutnya. piutang. dan lain. peralatan kantor dan lain. tenaga kerja.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM 3.  Modal kerja adalah sejumlah uang yang tertanam dalam aktiva lancar perusahaan atau yang dipergunakan untuk membiayai operasional jangka pendek perusahaan. Dipergunakan lagi untuk biaya operasional perusahaan.

Simpanan wajib ini tidak dapat diambil selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi.masing anggotakepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. modal kerja merupakan alat untuk mengukur likuiditas suatu perusahaan.kewajiban finansialnya dalam jangka pendek. yang wajib dibayarkan aggota kepada koperasi pada periode tertentu. b. maka semakin besar modal kerja yang dibutuhkan. yang wajib dibayarkan oleh masing. Sebaliknya. yaitu sejumlah dana yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha dan dicadangkan untuk menutup kerugian kopersi bila diperlukan. Simpanan pokok anggota. Modal sendiri bersumber dari : a. Yang menjadi acuan pembahasan permodalan kopersai di Indonesia adalah UndangUndang No. yaitu simpanan tertentu yang tidak harus banyaknya. dan Modal pinjaman.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Peraga 5 2 Perputaran modal kerja Perlu diketahui. semakin lama periode perputaran modal kerja. Simpanan pokok. Dana cadangan. Likuiditas adalah alat untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kewajiban. Oleh sebab itu. 25/ 992 pasal 41. Page 5 . Simpanan wajib. c. bab VII tentang perkoperasian . disebutkan bahwa modal koperasi terdiri dari : Modal sendiri. sejumlah uang yang sama bayaknya. tidak dapat diambil selama yang bersangkutan masih menjadi anggota. salah satu factor yang perlu diperhatikan oleh manjemen dalam perputaran modal dalam perputaran modal kerja adalah periode (lama waktu yang dibutuhkan) dalam setiap perputaran. ini sifatnya pernanen. Semakin pendek periode perputaran modal kerja menyebabkan kecilnya kebutuhan modal kerja.

2. 3.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM d. Penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya e. Sumber lain yang sah. Sumber lain investasi Page 6 . Koperasi lainnya dan / atau anggotanya. yaitu pinjaman dari anggota ataupun calon aggota koperasi yang bersangkutan. pinjaman dari koperasi lain dan / atau anggotanya yang didasari dengan perjanjian kerjasama antara koperasi. b. pinjaman yang diperoleh dari bukan anggota yang dilakukan tanpa melalui penawaran secara umum. d. 2. 4. 3. Modal luar : Anggota Koperasi Bank Lembaga keuangan nonbank 5. tanpa ada suatu ikatan atau kewajiban untuk mengembalikannya. Donasi atau hibah. yaitu sejumlah uang atau barang dengan nilai tertentu yang disumbangkan oleh pihak ketiga. c. yaitu pinjaman dari bangk atau lembaga keuangan lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Anggota. Penerbitan obligasi 6. 4. Simpanan pokok Simpanan wajib Dana cadangan Donasi kerja SHU Modal Kopera 1. Modal pinjaman atau modal luar bersumber dari : a. Bank dan lembaga keuangan lainnya. Modal sendiri : Modal 1.

yang membedakannya dengan yang lain. Organisasi koperasi menurut hanel Page 7 . ORGANISASI KOPERASI Perangkat organisasi James a. Akhir-akhir ini. dan lain-lain. dan inovatif diatas kelihatannya cenderung popular sehingga pemikiran yang dogmatis dan konservatif mulai ditinggalkan. Apabila koperasi ingin mengembangkan usahanya dalam pasar global dimana terdapat resiko bisnis yang cukup tinggi. f. khususnya koperasi sekunder. walaupun sumber daya manusia didalamnya silih berganti. telah banyak melakukan model perseroan terbatas tersebut. maka koperasi tidak cukup lagi mengandalkan hanya dari simpanan anggota. koperasi Indonesia. Selain itu. bank umum koperasi (BUKOPIN). kreatif. 4. Logika berpikirnya memang sederhana. Struktur organisasi dapat diartikan sebagai susunan dan hubungan antarkomponen dan antarposisi dalam suatu perusahaan.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Disisi lain ada juga pemikiran bahwa. Struktur organisasi menunjukkan hierakhi organisasi dan struktur wewenang. struktur organisasi memberikan stabilitas dan kelanjutan hidup organisasi. Koperasi sebagai sebuah organisasi yang mempunyai ciri-ciri yang unik. seperti induk koperasi unit desa (INKUD). dan dilakukan seorang manajer. Pemikiran yang pragmatis. Pekerjaan untuk mengkoordinasikan sumber daya manusia dan sumber daya modal yang dimiliki organisasi disebut pengorganisasian (organizing). serta memperlihatkan aliran pelopornya. stoner mendefinisikan organisasi sebagai alat untuk mencapai tujuan. kebutuhan modal koperasi dapat dipenuhi dengan pendekatan model badan usaha nonkoperasi (swasta atau persero) yaitu berdasarkan saham kepemilikan. Karena itu koperasi harus memerlukan akses permodalan dari luar.

MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Menurut hanel. maka sub-sub system organisasi koperasi terdiri dari : y Anggota koperasi sebagai individu yang bertindak sebagai pemilik dan konsumen akhir. yang disebut swadaya dari kelompok koperasi. suatu organisasi koperasi dapat ditinjau dari beberapa criteria. organisasi koperasi diartikan sebagai suatu system social ekonomi atau social teknik. y Terdapat anggota-anggota koperasi yang bergabung dalam kelompok usaha unutk memperbaiki kondisi social ekonomi mereka sendiri. Page 8 . Organisasi koperasi menurut ropke Ropke mengidentifikasikan cirri-ciri koperasi sebagai berikut : y Terdapat sejumlah individu yang bersatu dalam satu kelompok. yang terbuka dan berorientasi pada tujuan. y Koperasi sebagai badan usaha yang melayani anggota koperasi dan masyarakat. yaitu : Kriteria Substansi Hubungan terhadap lingkungan Cara kerja Pemanfaatan sumber daya Pengertian Suatu system social Suatu system yang terbuka Suatu system yang berorientasi pada tujuan Suatu system ekonomi Memperhatikan kriteria dan pengertian organisasi koperasi diatas. atas dasar sekurangkurangnya satu kepentingan atau tujuan yang sama. y Anggota koperasi sebagai pengusaha perorangan maupun kelompok yang memanfaatkan koperasi sebagai pemasok (supplier). Degnan demikian. yang disebut sebagai kelompok koperasi.

dengan cara menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh anggota dalam kegiatan ekonominya. sebagai badan usaha yang bertindak sebagai perusahaan yang melayani anggota maupun nonanggota. yaitu : y y y y Rapat anggota Pengurus Pengawas Pengelola Page 9 . organisasi koperasi terdiri dari beberapa pihak sebagai berikut : y Anggota koperasi. Jika memperhatikan criteria dan cirri-ciri organisasi koperasi diatas. Struktur organisasi di Indonesia Secara umum.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM y Anggota yang bergabung dalam koperasi memanfaatkan koperasi secara bersama. y Koperasi sebagai perusahaan mempunyai tugas untuk menunjang kepentingan para anggota kelompok koperasi. y Badan usaha koperasi. y Organisasi koperasi. pengelola dan pengawas koperasi yang berusaha meningkatkan kondisi social ekonomi anggotanya melalui perusahaan koperasi. yang disebut sebagai perusahaan koperasi. maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa. sebagai satu kesatuan dari anggota. struktur dan tatanan manajemen koperasi Indonesia dapat dirunut berdasarkan perangkat organisasi koperasi. baik sebagai konsumen akhir maupun sebagai pengusaha yang memanfaatkan koperasi dalam kegiatan social ekonominya.

wewenang. dalam rangka mengambil suatu keputusan dengan suara terbanyak dari para anggota yang hadir. rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi. rapat anggota dalam koperasi merupakan suatu lembaga/institusi. aturan main. rapat anggota menetapkan : ¢ ¢ ¢ ¢ Anggaran dasar Kebijakan umum dibidang organisasi. dan tatatertib. manajemen dan usaha koperasi Pemilihan. Hal ini ditegaskan dalam pasal 23 UU No. Fungsi dan wewenang yang dimiliki rapat anggota sangat menentukan. sehingga menempatkan pada kedudukan semacam lembaga legislative pada koperasi. Hal ini juga ditegaskan pada pasal 22 UU No. Menurut TNP3K. Anggota adalah salah satu perangkat organisasi koperasi dan karenanya merupakan suatu lembaga structural organisasi koperasi. bukan hanya sebagai forum rapat.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Rapat anggota Rapat anggota merupakan suatu wadah dari para anggota koperasi yang diorganisasikan oleh pengurus koperasi. yang ketentuannya bersifat mengikat semua pihak yang terkait. Sebagai salah satu lembaga. rapat anggota memiliki fungsi. untuk membicarakan kepentingan organisasi maupun usaha koperasi. karena telah melembaga dalam organisasi koperasi dan pelaksanaannya diatur dalam anggaran dasar koperasi. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian sebagai barikut :  Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi  Rapat anggota dihadiri oleh anggota yang pelaksanaannya diatur dalam anggaran dasar Rapat anggota juga diartikan sebagai institusi. pengangkatan. 25 tahun 1992 yang menyebutkan bahwa. pemberhentian pengurus dan pengawas Rencana kerja. serta pengesahan laporan keuangan ¢ Pengesahan pertanggung jawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya Page 10 .

Kedudukan pengurus sebagai penerima mandat dari pemilik koperasi dan mempunyai fungsi dan wewenang sebagai pelaksana keputusan rapat anggota. pendirian dan pembubaran koperasi Pengurus Pengurus adalah perwakilan anggota koperasi yang dipilih melalui rapat anggota. Page 11 .MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM ¢ ¢ Pembagian sisa hasil usaha Penggabungan. dan peraturan lainnya yang berlaku dandiputuskan melalui rapat anggota. yang ditetapkan dalam undang-undang anggaran dasar/anggaran rumah tangga. Pasal 30 merinci tugas dan wewenang pengurus koperasi. yang bertugas mengelola organisasi dan usaha. peleburan. Pasal 29 ayat 2 UU koperasi No. bahwa pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota .  Pengurus bertugas  Mengelola koperasi dan usahanya  Mengajukan rancangan rencana kerja serta anggaran pendapatan dan belanja koperasi  Menyelenggarakan rapat anggota  Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas  Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib.  Memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru serta pemberhetian anggota sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar. dan  Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi sesuai dengan tanggung jawabnya dan keputusan rapat anggota. dan  Memelihara buku daftar anggota dan pengurus  Pengurus berwenang  Mewakili koperasi di dalam dan luar pengadilan. 25 tahun 1992 menyebutkan. sangat strategis dan menetukan maju mundurnya koperasi. Posisi yang menentukan tersebut merupakan pengejewantahan tugas dan wewenang pengurus.

Pengelola tersebut biasa disebut manajer . dan kemudian penguruslah yang mempertanggung jawabkannya kepada rapat anggota. pengurus juga dapat mendelegasikan wewenangnya dalam melaksanakan usaha kepada pengelola sesuai dengan pasal 32 ayat (1) UU koperasi No. yaitu perjanjian kontraktual yang ditanda tangani oleh pengurus atas nama koperasi. pengurus koperasi dapat mengangkat pengelola yang diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola usaha . Manajer sebagai pengelola usaha akan mempertanggung jawabkan tugasnya kepada pengurus. Bendahara Manajer (pengelola) Page 12 . Rapat anggota Pengurus : 1.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Sebagai mandataris rapat anggota. Ketua 2. Rencana pengangkatan manajer harus diajukan pada dan mendapat persetujuan dari rapat anggota. serta pengangkatannya harus disertai dengan dasar hokum. 25 tahun 1992 yang berbunyi. Sekretaris 3.

Menurut UU No. Page 13 . kedudukan pengelola adalah sebagai pegawai atau karyawan yang diberi kuasa dan wewenang oleh pengurus. Karena itu. Jumlah pengelola dan ukuran struktur organisasinya sangat tergantung pada besarnya usaha yang dikelola. umumnya fungsi pengawas yang dilakukan oleh pengawas koperasi dapat dikatakan kurang efektif. sekretaris Pengelola Pengelola koperasi adalah mereka yang diangkat dan diberhentikan oleh pengurus untuk mengembangkan usaha koperasi secara efisien dan professional. 25 tahun 1992 pasal 39 ayat (1).MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Pengawas Perangkat koperasi yang ketiga. Rapat anggota Pengawas : 1. khususnya bagi koperasi-koperasi pedesaan seperti KUD. Sedangkan ayat (2) menyatakan pengawas berwenang untuk meneliti segala catatan yang ada pada koperasi. pengawas adalah perangkat organisasi yang dipilih dari anggota dan diberi mandat untuk melakukan mengawasan terhadap jalannya roda organisasi dan usaha organisasi dan usaha koperasi. Ketua 2. Dalam praktiknya. pengawas bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi. dan mendapatkan segala keterangan yang diperlukan.

watak manajemen koperasi ialah gaya manajemen partisifatif. dalam rangka mengambil suatu keputusan dengan suara terbanyak dari para anggota yang hadir. MANAJEMEN KOPERASI Telah diuraikan sebelumnya. Page 14 . Pola umum manajemen koperasi yang partisipatif tersebut menggambarkan adanya interaksi antar unsur manajemen koperasi. Adapun lingkup keputusan masing-masing unsure manajemen koperasi adalah sebagai berikut : Rapat anggota Rapat anggota merupakan suatu wadah dari para anggota koperasi yang diorganisasikan oleh pengurus koperasi. untuk membicarakan kepentingan organisasi maupun usaha koperasi.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Pengurus Manajer (Pengelola) Manajer A Manajer B Manajer C 5.

sisa hasil usaha (SHU) adalah selisih dari seluruh p emasukan atau penerimaan total (total revenue/NR) dengan biaya-biaya atau total (total cost/TC) dalam satu tahun buku. pengertian SHU menurut UU No. pengawas adalah perangkat organisasi yang dipilih dari anggota dan diberi mandat untuk melakukan mengawasan terhadap jalannya roda organisasi dan usaha organisasi dan usaha koperasi. penyusutan dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan 2) SHU setelah dikurangi dana cadangan. Pengawas Perangkat koperasi yang ketiga. bab IX. serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi. yang bertugas mengelola organisasi dan usaha. 25/1992. sangat strategis dan menetukan maju mundurnya koperasi. Kedudukan pengurus sebagai penerima mandat dari pemilik koperasi dan mempunyai fungsi dan wewenang sebagai pelaksana keputusan rapat anggota. Pengelola Pengelola koperasi adalah mereka yang diangkat dan diberhentikan oleh pengurus untuk mengembangkan usaha koperasi secara efisien dan professional. pasal 45 adalah sebagai berikut : 1) SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya. Dari aspek legalistic. 6. SISA HASIL USAHA KOPERASI Pengertian SHU Ditinjau dari aspek ekonomi manajerial. sesuai dengan keputusan rapat anggota 3) Besarnya pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam rapat anggota. tentang perkoperasian.MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Pengurus Pengurus adalah perwakilan anggota koperasi yang dipilih melalui rapat anggota. dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi. Page 15 .

MANAJEMEN KOPERASI DAN UKM Informasi dasar Perhitungan SHU bagian anggota dapat dilakukan bila beberapa informasi dasar diketahui sebagai berikut : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) SHU Total Koperasi pada satu tahun buku Bagian (persentase) SHU anggota Total simpanan seluruh anggota Total seluruh transaksi usaha (volume usaha atau omzet) yang bersumber dari anggota Jumlah simpanan peranggota Omzet atau volume usaha peranggota Begian (persentase) SHU untuk simpanan anggota Bagian (persentase) SHU untuk transaksi usaha anggota Page 16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful