MAKALAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

PENGARUH KERAGAMAN SUKU BANGSA TERHADAP INTEGRITAS BANGSA INDONESIA

Oleh : Nama : Andika Setiawan Nim : M0509009 Teknik Informatika / A

Jurusan Teknik Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret 2010

. Penyusun sangat mengharapkan kritik yang membangun demi kesuksesan panyusunan makalahselanjutnya. Makalah ini memuat tentang ³Pengaruh Keragaman Suku Bangsa Terhadap Integritas Bangsa Indonesia´ dan sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang sangat mengahrgai keragaman suku bangsa Indonesia. Surakarta.Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui seberapa besar pengaruh keragaman suku bangsa terhadap integritas bangsa Indonesia yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan kepada pembaca. Juni 2010 Penyusun . Kami menyadari sepenuhya akan kekurangan pada makalah ini.KATAPE ANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan sehingga dapat penyusun selesaikan denganbaik. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru/dosen pembimbing yang telah banyakmembantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar.

..................... DAFTAR PUSTAKA ........ .................. BAB I PENDAHULUAN A........................................................... SIMPULAN......................................................... PROSES INTEGRASI BANGSA INDONESIA............................................................................................................ C..... SARAN.................................................................................................................................................................................................... HUBUNGAN KERAGAMAN BUDAYA TERHADAP INTEGRASI BANGSA INDONESIA............... B............ KATA PENGANTAR................. .... C............................................................... B..................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL..................... BAB III PENUTUP A................................... DAFTAR ISI. B............................. IDENTIFIKASI MASALAH.......................... BAB II PEMBAHASAN A................. PENTINGYA PERSATUAN DAN KERAGAMAN..................... PERUMUSAN MASALAH........................... BENTUK KERAGAMAN BUDAYA BANGSA INDONESIA...................................................................................................................................................... D.............. LATAR BELAKANG MASALAH.............

mereka akan mengelompok menurut asal-usul daerah dan suku bangsanya (primodialisme). Selain itu juga benturan-benturan kepentingan kekuasaan.budaya dan bahasa daerah. Dalam setiap suku bangsa terdapat kebudayaan yang berbeda-beda. antara lain perebutan sumberdaya. Sementara itu.agama. juga terdapat perbedaan vertikal. kompleksitas masyarakat majemuk tidak hanya ditandai oleh perbedaan -perbedaan horisontal. adat-istiadat. Tetapi tidak semua bisa teratasi hanya dengan hal tersebut. Setiap suku bangsa di indonesia memiliki norma-norma sosial yang berbeda-beda. yang diketahui kemudian bukan faktor utama dalam insiden kerusuhan sosial yang melibatkan antarsuku. politik dan ideologi. kualitas pekerjaan dan kondisi permukiman. seperti yang lazim kita jumpai pada perbedaan suku. Namun.BAB I LATAR BELAKANG Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki keberagaman suku. Bahkan tidak pernah terungkap dalam doktrin ajaran mana pun di Indonesia yang secara absolut menanamkan permusuhan etnik.Secara umum. Ketika terjadi pertentangan antar individu atau masyarakat yang berlatar belakang suku bangsa yang berbeda. Untuk . Suku tertentu bukan dilahirkan untuk memusuhi suku lainnya. Dimana setiap suku bangsa memiliki kebudayaan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Indonesia meliliki lebih dari 300 suku bangsa.selain itu masing-masing suku bangsa juga memiliki norma sosial yang mengikat masyarakat di dalamnya agar ta¶at dan melakukan segala yang tertera didalamnya. Sedangkan perbedaan horisontal diterima sebagai warisan. terdapat beberapa hal yang berpotensi sebagai sumber konflik. berupa capaian yang diperoleh melalui prestasi (achievement).ras. Itu menyebabkan pertentangan\ketidakseimbangan dalam suatu negara(disintegrasi). Dalam hal cara pandang terhadap suatu masalah atau tingkah laku memiliki perbedaan. serta perluasan batas-batas identitas sosial budaya dari sekelompok etnik. bahasa. alat-alat produksi dan akses ekonomi lainnya. posisi politik. ras. Indikasi perbedaan-perbedaan tersebut tampak dalam strata sosial ekonomi. tingkat pendidikan. Untuk menghindari diperlukan adanya konsolidasi antar masyarakat yang mengalami perbedaan. dan agama.asuku bangsa merupakan bagian dari suatu negara. dari perbedaan-perbedaan vertikal.

. Mereka merasa mempunyai nasib dan kenyataan yang sama di masa lalu.pancasila sebagai idiologi yang menjadi poros dan tujuan bersama untuk menuju integrasi. Selain itu. Yaitu walaupun memiliki banyak perbedaan.menuju integritas nasional yaitu keseimbangan antar suku bangsa diperlukan toleransi antar masyarakat yang berbeda asal-usul kedaerahan. Kita mempunyai semboyan Bhineka Tunggal Ika. Dalam hal ini kami ingin menguak sisi positif dalam memulai usaha di bidang perbukuan. Selain itu faktor sejarah lah yang mempersatukan ratusan suku bangsa ini.kedaulatan dan kemakmuran bersama.tetapi memiliki tujuan hidup yang sama. Atas uraian-uraian tersebut kami mempunyai ide untuk membuat makalah yang berjudul ³PENGARUH KERAGAMAN SUKU BANGSA TERHADAP INTEGRITAS BANGSA INDONESIA´.

e. kebudayaan merupakan hasil belajar. . kapan pun dan dimanapun budaya itu berada. Adapun sifat itu adalah a. mengerjakan tanah . sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia serta ruang dan waktu.1. c. membalik tanah atau diartikan bertani.1 Karakteri tik budaya Budaya memiliki sifat universal. kebudayaan dikenal dengan istilah culture yang berasal dari bahasa Latin ³colere´. kebudayaan selalu berubah. kebudayaan terintegrasi.1 BENTUK KERAGAMAN BUDAYA BANGSA INDONESIA Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta.BAB II PEMBAHASAN 3. f. kebudayaan adalah milik bersama. yaitu mengolah . g. Kebudayaan diartikan sebagai hal ±hal yang berkaitan dengan budi dan akal. zat-zat bahan mentah dan benda-benda dalam lingkungannya. . kebudayaan didasarkan pada lambang. kebudayaan bersifat nisbi (relatif). d. sistem pengetahuan. yaitu ³buddhayah´ yang merupakan bentuk jamak dari µbuddhi´ (budi atau akal).Adapun subtansi atau isi utama budaya adalah:. kebudayaan dapat disesuaikan. 3. Dalam kebudayaan juga terdapat pola-pola perilaku (pattern of behavior) yang merupakan cara-cara masyarakat bertindak atau berkelakuan yang harus diikuti oleh semua anggota masyarakat tersebut. tubuh manusia. Sedang dalam bahasa Inggris. a. artinya terdapat sifat-sifat umum yang melekat pada setiap budaya. berisi pengetahuan tentang alam sekitar. b. flora dan fauna sekitar tempat tinggal.

Dari pendapat tersebut dapatlah kita kaitkan dengan kebudayaan daerah yang ada di Indonesia yang memiliki ciri-ciri khusus antarwilayah sehingga beraneka ragam.1. Budaya lokal umumnya bersifat tradisional yang masih dipertahankan. Pandangan hidup dapat berasal dari norma agama (dogma). yaitu cara pandang dari individu atau kelompok masyarakat tentang suatu permasalahan. alat musik gamelan (Jawa). adalah sesuatu yang dianggap bernilai dalam hidup. ideologi negara atau renungan atau falsafah hidup individu. yaitu nilai-nilai yang dipilih secara selektif oleh masyarakat.2 Budaya l kal Budaya lokal merupakan adat istiadat. pandangan hidup. orang Badui dalam berpakaian putih dan Badui luar berpakaian biru. tiang mbis ( Suku Asmat). faktor ilkim dan adanya hubungan dengan suku luar menyebabkan perkembangan kebudayaan yang beraneka macam. Surogalogi (Makasar). Bahasa Batak dan lain-lain . persepsi. kebudayaan ± kebudayaan yang ada di suatu wilayah berkembang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain lingkungan geografis. Van Volenholen membagi masyarakat Indonesia ke dalam 19 lingkungan hukum adat yang oleh Koentjoroningrat disebut culture area. Lingkungan geografis yang berbeda ada yang di gunung maupun dataran rendah dan tepi pantai.Contoh budaya lokal yang bersifat abstrak misalnya Kepercayaan Kaharingan (Dayak). etos budaya. upacara Kasadha (Masyarakat Tengger). e. Budaya lokal yang bersifat perilaku misalnya tari Tor-tor. induk bangsa dan kontak antarbangsa.b. Adat Pikukuh (Badui). upacara ruwatan dengan menggelar wayang kulit berlakon ³Murwokolo´ (Masyarakat Jawa). sistem nilai budaya. tarian Pakarena. . kebudayaan yang sudah berkembang (maju) atau sesuatu yang menjadi kebiasaan yang sukar diubah yang terdapat disuatu daerah tertentu. d. Budaya lokal yang bersifat artefak misalnya rumah Gadang (Sumatera Barat). inti kepercayaan itu adalah usaha untuk tetap memelihara hubungan dengan mereka yang sudah meninggal. yaitu watak khas dari suatu budaya yang tampak dari luar 3. Menurut Fischer. c. Setiap suku memilih mempertahankan pola-pola hidup yang sudah lama disesuaikan dengan penduduk sekitar mereka. kepercayaan. f.

Beberapa aspek keberagaman budaya Indonesia antara lain suku. tetapi pada dasarnya Indonesia terdiri dari ratusan suku bangsa yang bermukim di wilayah yang tersebar dalam ratusan pulau yang ada di Inonesia. kesempatan memperoleh pendidikan atau mata pencaharian yang mengakibatkan kecemburuan sosial.1. bersifat khas dan dapat dibanggakan oleh warga Indonesia.4 Karakteristik budaya nasional Ki Hajar Dewantara mengemukakan kebudayaan nasional Indonesia adalah puncak-puncak kebudayaan daerah. terlebih adanya perbedaan dalam mengakses fasilitas pemerintah juga berbeda (pelayanan kesehatan. Wujud budaya nasional. Disampi g itu n kesenjangan antara dua kelompok masyarakat dalam bidang ekonomi. 3. bahasa. . kesenian. menurut Koentjoroningrat kebudayaan nasional Indonesia adalah kebudayaan yang didukung sebagian besar rakyat Indonesia. pembuatan KTP. Kekayaan budaya ini merupakan daya tarik tersendiri dan potensi yang besar untuk pariwisata serta bahan kajian bagi banyak ilmuwan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan. Tiap suku bangsa ini memiliki ciri fisik. . bahasa. agama dan kepercayaan. Disatu sisi bangsa Indonesia juga mempunyai permasalahan berkaitan dengan keberagaman budaya yaitu adanya konflik yang berlatar belakang perbedaan suku dan agama. SIM atau sertifikat serta hukum).3. atau adanya dominasi budaya masyarakat yang memilki potensi tinggi dalam kehidupan serta adanya ikatan primordialisme baik secara vertikal dan horisontal. Dengan demikian dapat dikatakan bangsa Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya. serta kesenian. Semua perbedaan tersebut menimbulkan prasangka atau kontravensi hingga dapat berakhir dengan konflik. adat istiadat yang berbeda. Hal yang utama dari kekayaan budaya yang kita miliki adalah adanya kesadaran akan adanya bangga akan kebudayaan yang kita miliki serta bagaimana dapat memperkuat budaya nasional sehingga ³kesatuan kesadaran ³ atau nation bahwa kebudayaan yang berkembang adalah budaya yang berkembang dalam sebuah NKRI sehingga memperkuat integrasi. Banyak pakar menilai akar masalah konflik ialah kemajemukan masyarakat.1.3 Potensi keberagaman budaya Walaupun Indonesia menurut Van Volenholen terdiri dari 19 hukum adat.

Jadi kalimat diatas dapat dimaknai menjadi: Biarpun yang ini/itu saudaranya yang ini/itu dan lebih jauh lagi. Dengan persaudaraan sebagai sebuah keluarga besar yang dilahirkan oleh Ibu Pertiwi yang bermakna Indonesia. sistem aipem pada masyarakat Asmat. yaitu bahasa Indonesia. Bhineka Tunggal Ika juga ditafsirkan sebagai ³Ben Ika Tunggale Ika ³ (baca: ben iko tunggale iko.Menurut Dr Bedjo dalam tulisannya memaknai kembali Bhineka Tunggal Ika dituliskan konsep Bhineka Tunggal Ika berdasarkan Peraturan Pemerintah No. juga merujuk pada sumber asalnya yaitu Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Empu Tantular pada abad XIV. c.atau honai. Seni berpakaian. Bahasa Jawa ± red). Peralatan. Bahasa. banyak sekali peralatan.1. lambang identitas nasional. misalnya . misalnya gotong royong (walaupun tiap daerah mempunyai nama yang berbeda. 66 tahun 1951. Kata µtunggale¶ artinya µsadulur¶ atau µsaudara¶. Contoh yang lain adalah ramah tamah dan toleransi. Semboyan tersebut merupakan seloka yang menekankan pentingnya kerukunan antar umat yang berbeda pada waktu itu yaitu Syiwa dan Budha. rumah laki-laki suku Dani serta subak pada masyarakat Bali. Perilaku. atau adanya balai desa tempat musyawarah tiap desa. Jadi memang kerukunan dan toleransi merupakan akar budaya nasional.). d. kata µika¶ dibaca iko yang artinya µitu atau ini¶ dengan menunjuk seseorang atau sekelompok orang didekatnya atau di luar kelompoknya. alat pemersatu berbagai suku bangsa dan alat penghubung antardaerah dan antar budaya. b. nilai-nilai budaya positif baik budaya daerah . Monas 3. Dalam pembangunan kebudayaan bangsa.5 Hubungan budaya lokal dan budaya nasional. bersifat luhur dapat mendukung budaya nasional. Selain gotong royong juga ada musyawarah. Budaya lokal yang bernilai positif. Sebagai bahasa nasional berfungsi sebagai lambang kebangga nasional.a. sambatan. gugur gunung. Kata µben´ artinya biarpun. materi atau artefak yang menjadi kebanggaan nasional misalnya Candi Borobudur dan Prambanan. makna dari Bhineka Tunggal Ika adalah paseduluran atau persaudaraan. contohnya adalah pakaian batik yang menjadi simbol orang Indonesia dan non ± Indonesia. Yang terpenting disini adanya wacana baru yang dikemukakan penulis tentang semboyan bangsa. serta pakaian kebaya.

karena dampak dari kemajemukan ini sangat potensial terjadinya konflik/ pertentangan. Bagaimana peran keluarga. sosial maupun budaya yang membentuk jatidiri bangsa tersebut. kepercayaan dan sebagainya. Cita-cita bersama sebagai bangsa Indonesia adalah sederhana tetapi agung yaitu suatu masyarakat dimana semua golongan dapat hidup rukun. Secara umum integrasi diartikan sebagai pernyataan secara terencana dari bagian -bagian yang berbeda menjadi satu kesatuan yang serasi. tradisi. Maka sangat memerlukan proses integrasi. . ekonomi. Kebersamaan tersebut memiliki arti yang luas yaitu kebersamaan hidup. 3. untuk itu hendaknya setiap warga masyarakat di Indonesia harus menyadari dan mempunyai cita-cita bersama sebagai bangsa Indonesia. Untuk itu integrasi suatu bangsa terjadi karena adanya perpaduan dari berbagai unsur tersebut. kebersamaan tujuan dan kebersamaan kepentingan. Demikian pula untuk integrasi bangsa Indonesia.2 PROSES INTEGRASI BANGSA INDONESIA Menurut Hendropuspito OC dalam bukunya ³Sosiologi Sistematik´ istilah integrasi berasal dari kata latin integrare yang berarti memberikan tempat dalam suatu keseluruhan. karena suatu bangsa terdiri dari berbagai unsur seperti suku/etnis. Mengingat Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan memiliki keanekaragaman budaya. Kecenderungan terjadinya konflik di Indonesia sangatlah besar. Dengan demikian integrasi suatu bangsa dilandasi oleh cita-cita dan tujuan yang sama. Mengingat budaya bangsa merupakan ³hasil budidaya rakyat Indonesia seluruhnya´ maka cepat lambat pertumbuhannya tergantung kearifan peran serta seluruh masyarakatnya. kesatuan politik. Dari kata tersebut menurunkan kata integritas yang berarti keutuhan atau kebulatan dan integrasi berarti membuat unsur-unsur tertentu menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Integrasi bangsa tidak terjadi begitu saja. Kata integrasi berkaitan erat dengan terbentuknya suatu bangsa. tetapi memerlukan suatu proses perjalanan waktu yang panjang yang harus diawali adanya kebersamaan dalam kehidupan. sekolah dan pemerintah menana mkan budaya daerah pada generasi berikutnya dan kearifan generasi muda dalam melestarikan budaya daerah. kebersamaan pola pikir.yang beranekaragam.perlu dipertahankan dan dikembangkan karena justru menjadi akar atau sumber budaya nasional. adanya saling pendekatan dan kesadaran untuk bertoleransi dan saling menghormati. ras. sehingga terwujud kesatuan wilayah.

Mengembangkan diri tanpa merugikan golongan lain dan bahkan membantu mendukung golongan-golongan lain. Dengan adanya hal tersebut maka mempermudah hubungan dan komunikasi suku bangsa yang berada di Nusantara. dalam kenyataan pemahaman dari segi-segi budaya dan akhirnya kebijaksanaan yang didasarkan atas kearifan dan perhitungan sebagai integrasi dapat terwujud. Untuk itu integrasi politik kaum elite merupakan tulang punggung gerakan Nasionalisme Indonesia. Para pedagang-pedagang Islam mejadi motor penggerak terjadinya proses integrasi. Dalam mengupayakan. bukan merupakan proses yang sekali jadi. Sartono Kartodirjo dapat dibagi dalam 2 jenis yaitu . integrasi geopolitik yang dimulai sejak jaman prasejarah sampai awal abad 20. proses integrasi politik kaum elite sejak awal abad 20 sampai jaman Hindia Belanda berakhir. dan kedua. Dalam proses integrasi geo politik di Indonesia mulai menonjol pada awal abad 16 dan dalam proses integrasi bangsa Indonesia tersebut banyak faktor yang berperan antara lain pelayaran dan perdagangan antar pulau serta adanya bahasa Melayu sebagai bahasa pergaulan. sehingga terwujud suatu masyarakat yang adil dan makmur. memperjuangkan cita-cita yang luhur tersebut diperlukan pemahaman kondisi. hal ini karena dalam ajaran Islam tidak membedakan manusia baik berdasarkan kasta. Bagi pedagang-pedangan Islam yang terpenting adalah perdagangan yang saling menguntungkan. suku/etnis atau golongan. agama. Sedangkan integrasi kaum elite yang berkembang pada awal abad 20 yang berperan adalah pendidikan karena dengan pendidikan lahirlah golongan intelektual Indonesia yang menyadari nasib bangsanya sehingga berusaha mengembangkan wawasan integral kebangsaan. pertama. Proses integrasi bangsa Indonesia menurut A. tetapi membutuhkan waktu yang lama. Melalui gerakan nasionalisme maka lahirlah integrasi nasional bangsa Indonesia sampai sekarang . Perlu juga disadari bahwa mengejar cita-cita yang demikian tidaklah mudah. Dan untuk mencapainya bukan hanya merupakan tugas orang-orang tertentu atau golongan-golongan tertentu tetapi merupakan tugas seluruh nation/bangsa yang memiliki solidaritas terhadap kebangsaan Indonesia.

Mengapa demikian? Indonesia negara kesatuan.3 PENTINGYA PERSATUAN DAN KERAGAMAN Di sekitar tempat tinggalmu. Kata Bhineka Tunggal Ika diambil dari kitab Sutasoma karangan Empu Tantular. tidak hanya satu suku bangsa. Ada juga program transmigrasi yang menyebabkan bercampurnya suatu suku bangsa asli dengan suku pendatang. agama mereka pun juga mungkin berbeda. seorang pujangga dari Majapahit. mungkin ada yang menjumpai sejumlah suku bangsa. Semboyan bangsa Indonesia ini tertulis pada kaki lambang negara Garuda Pancasila. Lambang Negara Burung Garuda 5. Masing-masing dari mereka memiliki budaya yang berbeda. Mereka menetap di tempat yang baru. Bhinneka Tunggal Ika merupakan alat pemersatu bangsa. Tidak hanya budaya. Suatu tempat yang terdapat suku dan budaya yang beragam tentunya sangat rawan dan dapat menyulut adanya perpecahan antarsuku. Kemudian menjadi penduduk desa atau kelurahan. Banyak suku bangsa dari satu pulau pindah ke pulau yang lain. Bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan 3. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 6. Lagu-lagu perjuangan . Dasar Negara Pancasila 2. Negara kita juga memiliki alat-alat pemersatu bangsa yang lain. Bhinneka Tunggal Ika berarti berbedabeda tetapi tetap satu juga.3. kecamatan dan kabupaten atau kotamu. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan 4. yakni: 1. Hubungan antarpulau sudah terjadi sejak zaman dahulu. Namun ternyata hal ini tidak terjadi karena bangsa Indonesia memegang teguh semboyan Bhineka Tunggal Ika. Bunyi selengkapnya adalah Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Jadilah penduduk setempat. Untuk itu kita harus benar-benar memahami maknanya. Ketersediaan angkutan laut sangat memudahkan hubungan antarpulau.

. Karya-karya putra daerah pun juga banyak yang diklaim oleh bangsa lain. Pergaulan antarsesama yang lebih akrab 3. Persatuan dalam keragaman harus dipahami oleh setiap warga masyarakat agar dapat mewujudkan hal hal sebagai berikut : 1. Menerima keragaman suku bangsa dan budaya sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya 4. Lebih mengutamakan negara daripada kepentingan daerah atau suku masingmasing Kita mesti bangga. Bisakah kamu menyebutkan yang lainnya? Persatuan dalam keragaman memiliki arti yang sangat penting. Tidak memandang rendah suku atau budaya yang lain 2. Pembangunan berjalan lancar Adapun sikap yang perlu dikembangkan untuk mewujudkan persatuan dalam keragaman antara lain: 1.Masih banyak alat-alat pemersatu bangsa yang sengaja diciptakan agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga. Bangsa asing saja banyak yang berebut belajar budaya daerah kita. selaras dan seimbang 2. Perbedaan yang ada tidak menjadi sumber masalah 4. Kehidupan yang serasi. budaya asli daerah kita diklaim atau diakui sebagai budaya asli bangsa lain. Bahkan kita pun sempat kecolongan. Keragaman suku dan budaya merupakan kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya. memiliki suku dan budaya yang beragam. Tidak menganggap suku dan budayanya paling tinggi dan paling baik 3.

000. Koentjaraningrat (1982:345-346) melihat ada empat masaah pokok yang dihadapi. 24 suku-bangsa lainnya (20. (c) hubungan mayoritas-minoritas dan (d) integrasi kebudayaan di Irian Jaya dengan kebudayaan Indonesia. Minangkabau (3. Berbagai distribusi penduduk Indonesia berdasarkan suku-bangsa ialah Sunda (14. Sekalipun demikian. Terakhir kalinya.8 % dari total penduduk Indonesia pada 1974 (sekitar 120. Bugis (2. (b) hubungan antar umat beragama. Sensus Penduduk Indonesia yang dilakukan pada 1970 dan dalam dasawarsa berikutnya. Bali (1. antara lain disebutkan bahwa suku-bangsa bahwa Jawa mencapai 45. tidak mencantumkan items suku-bangsa.0 %). terdapat berbagai kendala yang harus diperhatikan. Sementara itu.1 %). Dalam rangka mempersatukan penduduk Indonesia yang beranekawarna.3 %). ialah (a) mempersatukan aneka-warna suku-bangsa. Sensus Penduduk di Indonesia yang memuat items suku-bangsa adalah yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Oleh karenanya guna menuju suatu integrasi nasional Indonesia yang kokoh. di kalangan para pakar masih terdapat perbedaan dalam mengklasifikasikan penduduk di Indonesia ke dalam suatu konsep suku-bangsa.3 %) dan orang Cina (2.4 HUBUNGAN KERAGAMAN BUDAYA TERHADAP INTEGRASI BANGSA INDONESIA Sifat majemuk dari bangsa Indonesia. ada kesulitan untuk mengetahui secara pasti laju pertumbuhan penduduk berdasarkan suku-bangsa dan distribusi mereka.000 orang). yang hasilnya dimuat dalam Volkstelling (1930). disamping merupakan kebanggaan hendaknya pula dilihat bahwa suatu negara dengan keanekaragaman suku-bangsa dan kebudayaan mengandung potensi konflik. Batak (2.1 %).8 %). Mengingat hal tersebut.3. . Madura (7. ada pula berbagai usaha untuk mengetahui hal di atas.7 %). antara lain pernah dicoba oleh Pagkakaisa Research (1974). sulit diketahui secara pasti distribusi jumlah dari masing-masing suku-bangsa. Diantara sekitar 210 juta orang penduduk Indonesia dewasa ini.5 %).

Malinckrodt. Iban. pertikaian (conflict).. ialah orang Manggarai. akomodasi (acomodation). ialah Kenya-Kayan-Bahau. Ot Danum. antara lain dengan mengambil beberapa unsur kebudayaan sebagai indikator yang dapat berlaku bagi semua ³suku-suku-bangsa´ yang ada di Indonesia. baik orang perorangan. Menurut H. Ngada. Berbagai perubahan dan pe rkembangan masyarakat yang merupakan segi dinamis adalah akibat interaksi sosial yang terjadi diantara para warganya. Jika mereka berada di luar Pulau Kalimantan. sampai saat kini masih sukar ditentukan secara pasti. Ende-Lio dan Sikka. Koentjaraningrat memandang perlu upaya pendifinisian konsep suku-bangsa di Indonesia secara ilmiah. persaingan (competition). Demikian pula hanya di Irian Jaya. Namun kalau mereka ada di luar Flores. orang lain menyebut mereka dan mereka sendiri mengidentifikasikan dirinya sebagai suku-bangsa Dayak. Upaya untuk memahami keanekaragaman suku-bangsa dan kebudayaan di Indonesia adalah sekaligus berpretensi pula mengungkapkan berbagai bentuk interaksi sosial yang terjadi di kalangan suku-bangsa yang saling berbeda kebudayaannya. berdasarkan penelitian dari Summer Language Institute. tergantung subyektivitas. Moeroet. Sebagai contoh. sekaligus diharapkan akan memberikan pengetahuan tentang proses-proses sosial di kalangan mereka sehingga akan diketahui segi dinamis dari masyarakat dan kebudayaan. Hal ini juga terjadi dikalangan suku-bangsa Dayak di Pulau Kalimantan. asimilasi (assimilation). akan tetapi di Kalimantan sendiri antara satu dengan yang lain merasa memiliki perbedaan. orang dengan kelompok maupun antar kelompok manusia. Klemantan dan Poenan.Koentjaraningrat (1982:346-347) menilai bahwa berapakah sebenarnya jumlah suku-bangsa di Indonesia. akulturasi (acculturation) dan integrasi (integration) merupakan proses-proses sosial yang perlu diperhatikan dalam . di kalangan orang Dayak Kalimantan ada 405 sukubangsa yang saling berbeda satu dengan lainnya. mereka biasanya dipandang oleh suku-bangsa lainnya atau mereka mengidentifikasikan dirinya sebagai satu sukubangsa.J. Mengingat hal tersebut maka. Selanjutnnya jika diamati lebih lanjut. paling sedikit di Pulau Flores terdapat empat suku-bangsa yang berbeda bahasa dan adat-istiadatnya. paling tidak terdapat 252 suku-bangsa yang masingmasing memakai bahasa yang berbeda. Kerjasama (cooperation). ialah Flores. Dengan mempelajari proses interaksi sosial yang terjadi. orang Dayak diklasifikasikan ke dalam enam rumpun atau stammen ras. Hal ini disebabkan ruang lingkup istilah konsep suku-bangsa dapat mengembang atau menyempit.

sehingga akan memunculkan sikap ingin menguasai daerah sendiri dan tidak mau diatur. Sehingga terbentuklah negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyannya Bhineka Tunggal Ika. keragaman antar budaya termasuk bahasa akan saling melengkapi satu sama lainnya menjadi kebudayaan nasional yang akan menjadi kebanggaan semua suku dan ras yang ada di Indonesia. Dengan kesadaran ini. terutama untuk mempercepat terwujudnya integrasi nasional Indonesia yang kokoh. agama dan ras. karena setiap golongan pasti mempunyai budaya. Faktor disintegrasi yang lain ialah rasa ketidakadilan yang memicu pemberontakan kepada yang berbuat tidak adil. Faktor disintegrasi bangsa di antaranya ialah negara yang berbentuk kepulauan yang dipisahkan oleh lautan. Jika pemerintah Indonesia tidak berbuat adil pada setiap daerah yang ada di Indonesia maka akan menimbulkan rasa ketidakpuasan dari masyarakat yang berdomisili di daerah tersebut. dan adat yang berbeda dan yang pasti mereka masing-masing mempunyai ego kesukuan ( Chauvinisme ) sehingga kan mudah konflik dengan suku-suku yang lain.rangka studi hubugan antar suku-bangsa. Kemajemukan bangsa Indonesia yang meliputi bahasa.Kemudian keberagaman suku. S eperti yang kita ketahui.. sumpah pemuda merupakan salah satu faktor integrasi bangsa karena isinya adalah persatuan yaitu berbangsa satu. dengan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia kita dapat berkomunikasi antar suku dan ras sehingga hubungan akan terjalin dengan baik dan dapat mempererat persaudaraan sebagai satu bangsa besar yaitu bangsa Indonesia. sehingga pada akhirnya ada keinginan untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. bisa menjadi daya integrasi maupun disintegrasi bangsa kita. Selain itu. maka keberagaman suku atau golongan yang ada di Indonesia tidak dipermasalahkan semuanya bersatu. Selain itu. Tekanan yang berlarut-larut akan melahirkan reaksi dari yang ditekan ( di jajah ).suku. Faktor integrasi bangsa Indonesia rasa senasib dan sepenanggungan serta rasa seperjuanagan di masa lalu ketika mengalami penjajahan. . Penjajahan menimbulkan tekanan baik mental ataupun fisik. agama bisa memicu disintegrasi bangsa. ras. budaya. watak. berjuang untuk merdeka. Sehingga muncul kesadaran ingin memperjuangkan kemerdekaan. bertanah air satu dan berbahasa satu Indonesia.

Selain faktor kemajemukan budaya. terutama masalah agama seperti yang terjadi akhir-akhir ini di kawasan timur Indonesia. kemajemukan bangsa kita juga dapat menjadi daya disintegr si a bangsa karena dengan keragaman itu. sehingga menyebabkan kesenjangan dan kecemburuan dari daerah lain.Dan yang ke dua. . rentan sekali terhadap konflik antar suku dan daerah. campur tangan pihak asing dalam masalah bangsa. dimana kita terpisah-pisah oleh laut tetapi kita mempunyai ideologi yang sama yaitu pancasila. sehingga timbul keinginan untuk memisahkan diri dari NKRI.sedangkan yang menjadi faktor desintegrasi bangsa adalah kurang adanya rasa nasionalisme yang tinggi. kurangnya rasa toleransi sesama bangsa. Yang bisa menjadi faktor integrasi bangsa adalah semboyan kita yang terkenal yaitu bhineka tunggal ika. penyebab disintegrasi bangsa Indonesia juga terpicu oleh sentralisasi pembangunan yang selama ini lebih terfokus di pulau Jawa.

hendaknya ditegakkan dengan menggeser masyarakat majemuk menjadi masyarakat multikultural. dengan mengedepankan keBhinnekaan sebagai strategi integrasi nasional.perlu lebih di tingkatkan toleransi antar masyarakat yang mempunyai tingkat keanekaragaman yang sangat tinggi. tidak boleh dilupakan. sekali pun berada dalam satu kesatuan. Selain itu perlu adanya control nasional untuk menjaga keseimbangan nasional.BAB III PENUTUP KESIMPULAN Di tengah arus reformasi dewasa ini. Harus disadari. yang bisa berakibat yang sebaliknya: sebuah konflik yang berkepanjangan. jangan sampai kita salah langkah. Namun. Maka. Indonesia Baru yang kita citakan itu. . SARAN Untuk menjaga keharmonisan integrasi bangsa Indonesia. Artinya. bahwa merubah masyarakat majemuk ke multukultural itu merupakan perjuangan panjang yang berkelanjutan. bahwa sesungguhnya bangsa ini berbeda-beda dalam suatu kemajemukan. maka ideologi yang harus lebih diingat-ingat dan dijadikan landasan kebijakan mestinya harus berbasis pada konsep Bhinneka Tunggal Ika. agar selamat mencapai Indonesia Baru.

blogspot.byethost9.com/2008/03/ilmu-sosial-budaya-dasar.DAFTAR PUSTAKA http://mbah.wordpress.html http://arrester.com/?page_id=18 http://studistie.com/2010/01/06/makalah-isbd/ .