Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009

MODUL 1 “STATISTIK DESKRIPTIF“
Tujuan Praktikum
1. Dapat menghitung sari numerik sebagai informasi tahap awal dalam memahami data. 2. Mahasiswa mampu membaca dan memahami bentuk dari distribusi data.

Pendahuluan
Untuk memahami data secara umum ada dua cara pendekatan yaitu: eksplorasi dan konfirmasi. Eksplorasi adalah suatu pendekatan untuk menemukan suatu informasi dari data. Cara ini dapat menghasilkan suatu dugaan atau hipotesis yang terkadang di pakai sebagai langkah awal kegiatan ilmiah. Sedangkan konfirmasi ditujukan untuk pengujian suatu dugaan atau hipotesis yang diperoleh dari eksplorasi sebelumnya. Pada modul ini, pendekatan yang akan dibahas adalah tahap eksplorasi, yang mana pada tahap ini, informasi dari data dapat diperoleh dengan menghitung sari numerik (informasi berbentuk angka) dan melihat bentuk distribusi data (informasi berbentuk penyajian data dalam grafik). Catatan : Populasi adalah kumpulan dari keseluruhan pengamatan yang menjadi perhatian. Ruang Sampel adalah himpunan bagian dari populasi. Sampel adalah anggota dari dari ruang sampel.

Sari Numerik
Sari numerik yang akan dibahas pada praktikum ini meliputi:

A. Ukuran Parameter Lokasi (Pusat Data)
• Rata-rata (Mean) Lambang untuk rata-rata sampel adalahc x dan rumusnya adalah

x=

1 n ∑ xi n i =1

• Median (Median) Median adalah nilai tengah dari data. Nilai dari median sama dengan nilai dari kuartil tengah (50% percentiles) untuk mendapatkan median secara manual anda harus mengurutkan data terlebih dahulu (sorting). • Modus (Mode) Modus/Mode adalah nilai data yang paling sering muncul.

B. Ukuran Parameter Variabilitas (Sebaran Data)
• Variansi (Variance) Variansi adalah salah satu statistik yang digunakan untuk mengukur sebaran (variasi) data, notasinya ( s2 ). Variansi ( s2 ) dapat ditulis dalam bentuk rumus berikut:

s2 =

1 n ∑( xi − x )2 = n − 1 i =1
1

n∑ xi 2 − (
i =1

n

∑ xi )2
i =1

n

n.( n − 1 )

Lab. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang

dan Kuartil atas (Q3)adalah data yang terletak pada urutan ke (3n/4). Sedangkan bila negatif maka distribusinya memiliki puncak yang lebih landai dibandingkan dengan distribusi normal. mempunyai koefisien kemiringan = 0. • Simpangan Kuartil dq = Kuartil atas – Kuartil bawah = Q3 – Q1. • Rentangan (Range) Range adalah selisih dari nilai max dan nilai min.Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009 • Simpangan baku (Std Deviation) Simpangan baku adalah akar positif dari variansi. dengan n adalah banyaknya data. seperti distribusi normal dan t. Distribusi yang normal memiliki nilai kurtosis = 0. E ( X − µ) K ( x) = σ4 { 4 } 2 Lab. Kuartil tengah (Q2) adalah median. C. Kemiringan suatu distribusi didefinisikan sebagai: Suatu distribusi yang setangkup. sedangkan bila koefisien kemiringan positif menyatakan distribusi yang “miring ke kiri” sehingga bagian kiri berisi lebih banyak data dari bagian kanan. dengan Kuartil bawah (Q1) adalah data yang terletak pada urutan ke (n/4). dan sebaliknya. E ( X − µ) γ= σ3 { 3 } • Kelancipan (Kurtosis) adalah derajat kelancipan dari suatu distribusi dibandingkan terhadap distrubusi yang normal. Ukuran Kesetangkupan dan Kelancipan • Kemiringan (Skewness) adalah derajat kesetangkupan (derajat simetris) dari suatu distribusi. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang . Kurtosis didefinisikan sebagai berikut: Bila nilai kurtosis positif maka distribusinya memiliki puncak yang lebih lancip dibandingkan dengan distribusi normal.

untuk membuat plot dari data dengan cepat. serta pencilan. Batang Daun (Stem-Leaf): digunakan oleh statistikawan pada masa dimana komputer belum ada. dan tinggi dari batang untuk setiap selang menyatakan frekuensi selang tersebut. dengan menggunakan kotak dan garis. sehingga chart atau plot plot: a. Operasi Software Operasi menggunakan MINITAB: A. untuk memilih statistik-statistik yang akan dihitung. Untuk satu batang yang sama (misalnya untuk satu nilai puluhan yang sama). median. hal yang paling berpengaruh interpretasian data adalah penyajian data dalam bentuk chart atau dapat diketahui informasi yang terkandung dalam data dengan melihat tersebut. Pilih menu Stat → Basic Statistics → Display Descriptive Statistics… 2. Dotplot: cara menggambarkan data dalam bentuk titik. b.Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009 Bentuk Penyajian Data (Distribusi Data) Di dalam statistik deskriptif. Histogram: histogram (diagram batang) juga memperhatikan frekuensi data dalam menggambarkan data tersebut. 3 Lab. biasanya nilai data dipisahkan antara puluhan – satuan atau ratusan – puluhan atau lainnya. sedang daun secara horizontal. Batang ditulis secara vertical . klik OK. Beberapa cara menggambarkan data dalam bentuk chart atau dalam pengplot. kuartil ketiga. daunnya dituliskan di sebelahnya berurutan ke sebelah kanan. dengan memperhatikan frekuensi dari data yang bersangkutan. dan jangkauan antar kuartil. nilai maksimum dan minimum. 3. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang . adapun yang digambarkan dalam boxplot adalah kuartil pertama. satuan yang lebih besar dipakai sebagai batang dan satuan yang lebih kecil digunakan sebagai daun. d. masukkan variabel yang ingin dihitung sari numeriknya. Pada Variables:. Langkah-langkah untuk menghitung sari numerik dari data: 1. Boxplot: adalah plot yang menggambarkan beberapa nilai statistik deskriptif yang penting dari data. data yang ditampilkan dimasukkan dalam beberapa selang tertentu. titik ditumpuk di atas nilai data yang digambarkan. Klik Statistics…. c.

klik OK. Skewness. 3. masukkan variabel yang ingin ditampilkan grafiknya.0 5.7 1. 2.3 3. c. B. dotplot dan histogram.2 4.5 2.9 1.7 6.3 2.0 4.2 6. dari 45 pompa minyak sejenis.7 2.4 2. Data Options.6 9.6 3. Simpangan. dotplot dan histogram.0 1. Variansi. Data berikut menyatakan umur dalam tahun. Standar Deviasi.0 4.4 2. Langkah-langkah untuk menampilkan grafik penyajian data: 1.3 2. 4.2 2. Modus.3 4. Nilai Tertinggi dan Terendah.5 1.5 3. Operasi menggunakan SPSS dan Microsoft Excel bisa dicoba sendiri sebagai latihan. dll. Interpretasikan hasil yang diperoleh dari bagian a) dan b) mengenai distribusi data di atas. Interpretasikan hasil yang diperoleh dari bagian a) dan b) mengenai distribusi data di atas. Mean. Buatlah diagram batang daun.0 3.2 2. Kuartil atas. Kuartil bawah.5 2. Dibawah ini adalah data nilai ujian Praktikum Statistik Elementer dari 30 mahasiswa Matematika 87 37 59 49 69 95 83 87 39 95 83 76 83 26 46 88 73 86 43 94 84 65 77 33 22 86 49 45 56 70 Buat sari numerik dari data tersebut yang meliputi a. Latihan Soal 1. 4 Lab. klik OK.5 6. Buatlah diagram batang daun. Pilih jenis grafik yang diinginkan: (Default : Simple).9 5.4 1.0 6. seperti Scale. Median.7 2. 1) b.7 4. boxplot. Ada beberapa menu yang bisa dipilih (optional).3 3.1 1.6 5. Buat sari numeriknya (seperti no.8 8.2 5.9 2. diukur sampai persepuluhan.5 1.4 2. dan Kurtosis b.8 1. untuk memilih grafik-grafik yang akan ditampilkan. Labels. 1.1 1.3 a. Multiple Graphs.8 1.Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009 4. boxplot. Klik Graphs… (Optional). c. Pilih menu Graph → Histogram/Dotplot/Boxplot/Stem-and-leaf 2.9 1.1 5. Pada Graph variables:. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang .

dalam statistik disebut eksperimen (percobaan) acak.Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009 MODUL 2 “PROBABILITAS“ Tujuan Praktikum 1. 1 mobil. berdasarkan hubungan antar kejadian. Contoh: Ω = {0 mobil. 0 ≤ P(A) ≤ 1. Ruang sampel (Sample space): himpunan dari semua kejadian yang mungkin dari suatu eksperimen. 2 mobil. Dalam struktur probabilitas. P(A) = 0. sifat. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang . Syarat suatu eksperimen dikatakan acak. artinya A pasti terjadi. Salah satu cara mendapatkan informasi adalah melalui suatu eksperimen atau percobaan. dan aturan-aturan) 2. Informasi yang diperoleh harus merupakan informasi yang andal dan dapat dipercaya. ada beberapa istilah yang harus difahami. Kejadian (Event): Outcome yang muncul dari suatu eksperimen. apabila : Hasil percobaan yang akan terjadi tidak dapat diperkirakan sebelumnya Semua hasil yang mungkin dari suatu eksperimen dapat dirumuskan dalam suatu himpunan (disebut juga ruang sampel) Dalam kondisi yang sama. artinya A tidak mungkin terjadi. c. Eksperimen: Proses (percobaan atau pengamatan) yang menghasilkan outcome (kejadian yang mempunyai kemungkinan). b. manusia sering dihadapkan pada bermacammacam permasalahan yang harus dapat dicari penyelesaiannya. Contoh: Dalam 2 menit tertentu mendapati lebih dari 15 mobil keluar gerbang tol Porong. antara lain: a. Kemungkinan terjadinya suatu kejadian sebagai hasil percobaan statistika yang dinilai dengan menggunakan sekumpulan bilangan real dari 0 sampai 1 disebut probabilitas. probabilitas dapat dibagi menjadi: 5 Lab. c. eksperimen tersebut dapat dilakukan berulang-ulang Percobaan statistika merupakan suatu istilah yang memberikan proses yang menghasilkan pengamatan yang berkemungkinan. Contoh: Menghitung banyaknya mobil yang keluar gerbang tol Porong setiap 2 menit. Untuk itu diperlukan banyak informasi sehingga dari semua kemungkinan yang akan terjadi dapat diambil keputusan yang obyektif. P(A) = probabilitas bahwa kejadian A terjadi. Mampu memahami konsep probabilitas (definisi. …} Misalkan A dan B adalah dua buah kejadian yang berbeda. Teori Probabilitas (Peluang) Beberapa sifat dari probabilitas adalah: a. b. P(A) = 1. d. 3 mobil. Mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan probabilitas Pendahuluan Dalam kehidupan sehari hari.

maka P(A ∪ B) = P(A) + P(B) b. Aturan Perkalian P(A ∩ B) = P(A)*P(B|A) = P(B)*P(A|B) Catatan: Jika A dan B saling bebas. diketahui bahwa: a. Aturan Penjumlahan P(A ∪ B) = P(A) + P(B) . Aturan untuk Probabilitas Bersyarat Probabilitas bahwa A terjadi apabila diketahui B telah terjadi P ( A B) = P ( A ∩ B ) P ( A) * P ( B A) = P ( B) P ( B) Latihan Soal 1.Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009 a. 19% mempunyai sepeda motor dan mempunyai mobil c. Jadi P(A ∪ B) menyatakan probabilitas bahwa A atau B terjadi. Apakah kepemilikan sepeda motor dan kepemilikan mobil di kota tersebut independen? Gunakan data di atas untuk menjawabnya. Jadi: P(A|B) = P(A) dan P(B|A) = P(B). Jadi: P(A ∩ B) = 0. Bila seorang penduduk di kota tersebut diambil secara acak berapa probabilitas bahwa ia memiliki sepeda motor dan tidak memiliki mobil? Lab. dituliskan A ∪ B artinya A atau B terjadi (bisa salah satu atau keduanya terjadi). terjadi atau tidak terjadinya satu kejadian tidak mempengaruhi terjadi atau tidak terjadinya kejadian yang lainnya. Hasil sebuah survai yang menanyakan “Apakah Anda mempunyai komputer dan/atau kalkulator di rumah?” adalah sebagai berikut. Mutually Exclusive Events (kejadian saling lepas): kejadian-kejadian yang tidak mempunyai irisan. Artinya kejadian yang satu meniadakan kejadian yang lainnya. Jadi: P(A’) menyatakan probabilitas bahwa kejadian bukan A terjadi. Union (gabungan) kejadian. d. dimana P(A) + P(A’) = 1 b. Independent Event (kejadian saling bebas): kejadian-kejadian satu sama lain tidak saling mempengaruhi. P(A ∩ B) menyatakan probabilitas bahwa A dan B terjadi. Beberapa aturan dasar dalam menentukan probabilitas. Apakah kepemilikan komputer dan kepemilikan kalkulator independen? 2. b. diberi notasi A’ yang artinya “bukan A” adalah semua kejadian pada suatu eksperimen yang bukan A. jika A dan B mutually exclusive.P(A ∩ B) Catatan: Jika A dan B mutully exclusive. dituliskan A ∩ B artinya A dan B terjadi (keduanya harus terjadi). Intersection (irisan) kejadian. Artinya. antara lain: a. jika A dan B saling bebas Ket: P(A|B) artinya probabilitas bahwa A terjadi apabila diketahui B telah terjadi. kedua kejadian tidak dapat terjadi secara simultan. Komplemen dari kejadian A. c. 22% mempunyai mobil Pertanyaan: a. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang 6 . Di sebuah kota. 41% penduduk mempunyai sepeda motor b. e. maka P(A ∩ B) = P(A)*P(B) c.

berapakah probabilitas bahwa ia tidak memiliki sepeda motor dan tidak memiliki mobil? 3. The questions asked was.2178 0. Statistika Jurusan Matematika UIN Malang .2167 0. What your interpretation about (a) ? 7 Lab. Suppose that one of the people who responded was chosen at random and we want to calculate the conditional probability that a person favors an abortion.0000 a.5400 0. carried out by the New Zealand Listener in 1996.2067 0.4600 1. The data in the table below come from a poll of 900 New Zealeaders.4656 No 0.0366 0. given that we know whether the person is female or male? b. Bila seorang penduduk di kota tersebut diambil secara acak dan diketahui ia d.4245 Don’t Know 0. aged 15 or more years.2489 0. berapa probabilitas bahwa ia tidak memiliki sepeda motor? Bila seorang penduduk di kota tersebut diambil secara acak.0733 0. memiliki mobil.1099 Total 0.Modul Praktikum Stastistik Elementer Tahun 2008-2009 c. “Do you approve of abortion when the child is not wanted?” Yes Female Male Total 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful