P. 1
Mei-Juni '10

Mei-Juni '10

|Views: 151|Likes:
Published by majalahmanna
Majalah Manna
Majalah Manna

More info:

Published by: majalahmanna on Feb 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2011

pdf

text

original

majalah rohani

EDITORIAL

Diterbitkan sejak Desember 1977 oleh GPPS Kaliasin Surabaya

TUJUAN HIDUP
uatu kali ada orang bertanya, “apa arti hidup menurut kamu dan untuk apa kamu hidup?” Pertanyaan itu cukup sederhana akan tetapi maknanya sangat dalam dan membutuhkan jawaban pasti. Memang penting bagi kita untuk dapat memahami dengan pasti arti dan tujuan hidup kita, sebab, bila tidak demikian maka ibaratnya kita sedang berjalan di suatu tempat tetapi tidak tahu ke mana arah yang akan dituju. Hidup seperti ini ketemunya adalah rasa capek, lapar dan dahaga, dsb, bisa disebut sebagai kehidupan yang terlantar di tengah jalan atau kehidupan tanpa makna. Arti dan tujuan hidup harus dipahami dari sudut pandang Pencipta alam semesta dan seisinya, yaitu Allah. Bagi Allah, hidup kita berharga bagiNya dan Ia sangat mengasihi kita. Penghargaan dan kasihNya atas hidup kita itulah yang harus menjadi dasar untuk kita menghargai hidup ini dan mengenal tujuannya. Dengan kata lain, jika Allah begitu peduli dengan hidup kita, maka marilah kita membuat hidup kita menyenangkan hati Allah yang telah menciptakan kita. Hidup bagi Allah adalah tujuan utama dari kehidupan real yang kita jalani selama berada di dunia ini. Hidup bagi Allah seharmoni maknanya dengan hidup adalah Kristus dan kesempatan menghasilkan buah (berguna bagi orang lain). Kehidupan yang berarti dan bertujuan adalah kehidupan yang diisi dengan perkaraperkara yang bernilai kekal, seperti: membangun relasi kesetiaan dengan Tuhan melalui ibadah, doa, pembacaan Firman Tuhan sebagai bagian dari cara kita menyenangkan hati Allah, serta membangun relasi kepedulian dengan sesama (menjadi berkat, menebar kasih, sebagai saksi Kristus, menjadi garam dan terang dunia). Menjalankan tujuan Allah dengan memaknai kehidupan yang bernilai kekal sebagaimana yang disebutkan di atas, merupakan bagian yang sangat penting yang harus dilaksanakan. Sebuah aktualisasi hidup bagi Allah yang bertujuan menjadi seperti Kristus dan bagaimana menjadi berkat bagi banyak orang. Bila kita memiliki tujuan pasti bahwa hidup adalah Kristus, maka kita pun pasti bisa menghasilkan buah-buah hidup yang bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain, sehingga mereka mengenal Kristus dan memuliakan namaNya. Immanuel (Red) V
Mei-Juni 2010
Manna

Penasehat Oscar Juniarta Pemimpin Redaksi Marvel M. Rawung Pemimpin Umum Ishak Sekretaris Yuki Bendahara Stephanus Eka Staff Redaksi Ivana, Syane, Siska, Natalia Sirkulasi Seluruh Pengurus Alamat Redaksi Jl. Embong Blimbing 6, (031) 5458277, 5311403,SBY E-mail majalah_manna@yahoo.com Rekening BCA H.R. Mohammad Sby No. Rek. 8290119864 a.n. Stephanus Eka Prasetio Pengiriman “Wesel Pos” Harap dialamatkan ke: Redaksi “Manna” GPPS Kaliasin Jl. Embong Blimbing 6, Sby Pemasangan Iklan: Hubungi Alamat Redaksi Layanan SMS 0856-331-9452 Diedarkan ke seluruh Indonesia Dengan “Persembahan Kasih” Dari Pembacanya Rekomendasi Depag Jatim W.m/5.b/285-E/1982

S

2

DAFTAR ISI

Inside ...
Keseimbangan Hidup ...... 4

Editorial Daftar isi

2 3 4 6 9 19 22 24 28 30 35 36 38 39

Santapan Rohani
Rekaman Khotbah

Baptisan & Kepenuhan Roh Kudus ...... 6 Cara Hidup Jemaat Mula-mula .... 13 Cinta Akan Uang .... 19
Illustrasi Ruang Muda-Mudi Serba-serbi Cover Story Pedang Roh

Antara Uang & Waktu .... 24 Kasih Sejati .... 30

Teenage Zone Tips Healty Surat Pembaca Quiz

DUKUNG KAMI MELALUI DOA ... DUKUNG KAMI MELALUI DANA ... Gospel Song DUKUNG KAMI MELALUI KIRIMAN NASKAH ... DUKUNG KAMI MELALUI APAPUN YANG ANDA BISA ...
Mei-Juni 2010
Manna

3

SANTAPAN ROHANI

Puji Syukur – Bojonegoro

g an ban seim up Ke id
H

B

apak pioneer iman di Tiongkok, Hudson Taylor, ketika diwawancarai tentang waktu kedatangan Tuhan, “umpamanya Tuhan datang besok, apa yang Bapak perbuat HARI INI?” Jawabnya: “Saya tetap mengerjakan tugas hari ini apa adanya, sebaik-baiknya sampai selesai.”

Suatu jawaban yang mengandung perenungan yang dalam. Ia tidak ekstrem, seperti banyak kali kita saksikan bagaimana orang-orang menyikapi ajaran akhir zaman, mengenai waktu dan kapan tiba kedatangan Tuhan yang kedua kali.

Seperti exodusnya jemaat di Jawa Timur, beberapa tahun yang lalu ke Sulawesi Utara, dengan dalih menunggu kedatangan Tuhan di sana. Mereka yang terbujuk dengan ajaran ini, meninggalkan pekerjaan dan tanggung jawabnya berumah tangga. Dan kalau sampai sekarang Tuhan belum datang, apa yang terjadi dengan seluruh jemaat ini? Mereka tidak memiliki KESIMBANGAN HIDUP. Selagi masih di dalam dunia ini, bagaimana menyikapi hal KESEIMBANGAN ini, antara kehidupan jasmani dengan kehidupan rohani?

KESEIMBANGAN MENURUT ALKITAB.

”Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya” (1 Yohanes 4:20-21).
Di sini ada dua hal yang harus diperhatikan agar mendapat keseimbangan, hubungan dengan Allah akan baik jika kita memiliki hubungan yang
Mei-Juni 2010
Manna

4

baik pula dengan sesama. Jika salah satu dilanggar, maka timbul masalah, yaitu menjadi berat sebelah dan tidak seimbang lagi. Sudah dicontohkan oleh perilaku kehidupan Bapak Hudson Taylor, yaitu dengan ORA ET LABORA. Beliau tidak pernah terjebak dalam aliran sesat akhir zaman, yang melalaikan kewajiban kepada sesama, hanya mementingkan sesuatu yang belum pasti dan keliru tafsiran. Dalam Alkitab, melalaikan kewajiban seharihari adalah keliru, mementingkan ibadah dari Senin sampai Minggu, tanpa ingat keluarga rumah tangganya adalah salah. ”Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman” (1 Timotius 5:8).

Suatu peringatan yang amat keras dari Tuhan, bila tidak seimbang maka keadaannya lebih buruk dari murtad dan orang tidak beriman. Bayangkan, para pembaca, LEBIH BURUK dari orang tidak beriman, ini menandakan seburuk-buruknya yang paling buruk. Tentu saja kita akan menghindari hal ini; kita memilih yang paling baik, yang paling diperkenankan dan menyenangkan Tuhan. Sebenarnya hal ini sudah tercakup dalam hukum KASIH: ”Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Matius 22:37-39). Pernyataan hukum ini, memiliki keseimbangan yang kokoh dan fundamental. Bila berat sebelah maka itu akan

mendatangkan ketimpangan. Kewajiban seorang beriman adalah memiliki keseimbangan hidup: mengasihi Tuhan, juga mengasihi sesama. Maka kalau kita hanya melulu bekerja untuk kebutuhan jasmani, lalu lupa beribadah, lupa Tuhan dan pekerjaanNya, maka hal ini juga salah, tidak seimbang (Ibrani 10:25). Demikian juga kalau hanya beribadah, berdoa, pelayanan sini-sana, melalaikan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan keluarga – juga salah, tidak seimbang (2 Tesalonika 3:10-13). Perhatikan keseimbangan dalam ayatayat ini, yang diteladankan oleh Rasul Paulus dan kita wajib mengikutinya dengan kesimpulan: Pelayanan untuk Tuhan disertai dengan pelayanan untuk keluarga.” Kalau ini dilaksanakan maka akan menjadi tertib dan indah.

SANTAPAN ROHANI

Maka MELAYANI TUHAN ITU KEHARUSAN dan MELAYANI SESAMA ITU PENTING, maka akan terjadi BALANCHING = KESEIMBANGAN HIDUP (1 Tesalonika 4:7-12). AMIN! V

Mei-Juni 2010

Manna

5

REKAMAN KHOTBAH

Pdt. Soemarjanto - Malang

BAPTISAN
KEPENUHAN ROH KUDUS
Kisah Rasul 1:8 “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.“

K

ita baru saja memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, yakni ke tempat Dia berasal. Dia pergi menyediakan tempat bagi kita orang yang percaya kepadaNya, yang sudah diselamatkan. Kata-kata terakhir Yesus menjelang kenaikanNya ke Surga adalah Dia akan mencurahkan Roh KudusNya, agar kita semua dapat menjadi saksi Tuhan sampai ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

mengajar segala bangsa. Sesuai dengan Amanat AgungNya: ”... KepadaKu telah diberikan segala kuasa di Surga dan di bumi. karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu ...“ (Matius 28:18-20). Yesus duduk di sebelah kanan Allah Bapa di Surga, berdoa untuk kita. Anugerah Roh Kudus, dicurahkan kepada muridmuridNya, pada saat itulah yang disebut dengan hari

Pentakosta. Jadi, saat-saat inilah di mana kita hidup sekarang adalah zaman Roh Kudus! Di dalam kepenuhan dan baptisan Roh Kudus, kita akan:

1. MENERIMA KUASA “Kamu akan menerima KUASA, kalau Roh Kudus turun atas kamu.” ‘Kuasa’ di sini diterjemahkan dari kata “DYNAMIS” = dapat, mempunyai kemampuan, kompetensi, moral, lawan dari kelemahan. Menerima kuasa dalam arti mendapatkan kemampuan untuk menjadi
Mei-Juni 2010
Manna

Tuhan akan memberikan KUASA (=dunamis), yaitu ‘kuasa’ untuk menjadi saksi dan

6

saksi, memiliki kekuatan moral yang baik (kudus) untuk memberitakan Injil guna memenangkan jiwa sebanyak mungkin untuk kemuliaan Kristus. Roh Kudus turun akan menjadikan kita sebagai saksi yang efektif, di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kisah Rasul 1:8). Ia akan meningkatkan keberhasilan kesaksian kita. Roh Kudus akan mengajarkan segala sesuatu dan mengingatkan semua yang Yesus katakan (Yohanes 14:26), sebagaimana Yesus dalam memberitakan Injil, menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, mengajar dan berkata-kata dengan penuh wibawa dan kuasa. Ia juga memberi perintah kepada roh-roh jahat, dan menyembuhkan

orang sakit (Lukas 4:14,18,36, 5:17). Sedikit berbeda artinya dengan yang ditulis dalam Yohanes 1:12, “Semua orang yang menerima Yesus, diberinya KUASA supaya menjadi anakanak Allah.” ‘Kuasa’ di sini “EXOUSIA” = berhubungan dengan hak atau otoritas untuk melakukan sesuatu. Arti kata ini penekanannya lebih kepada status dan otoritas yang Tuhan Yesus berikan kepada kita, orangorang yang percaya kepadaNya. 2. MENERIMA KEHIDUPAN ALLAH (ZOE) Yesus adalah Gembala yang Baik, yang memberikan nyawaNya bagi domba-dombaNya, supaya mereka mempunyai hidup (=zoe, hidup Ilahi), dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yohanes 10:10-11). 3. ROH KUDUS ADALAH PRIBADI ALLAH Roh Kudus adalah pribadi Allah. Oleh karena itu, kita perlu mengerti sifatsifatNya atau kehendak Roh Kudus. Ia lembut sekali, dapat berduka cita karena kita tidak menurut pimpinanNya. Roh Kudus menyebabkan kita dapat

berkata-kata dan mengaku Yesus adalah Tuhan (1 Korintus 12:3). 4. DIPIMPIN KEPADA KEBENARAN Roh Kudus adalah Roh kebenaran, menginsyafkan dunia akan kebenaran, memimpin kepada seluruh kebenaran (Yohanes 16:8,13). Dan Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup (Yohanes 14:6). Kita dapat mengenal Yesus secara pribadi dengan benar melalui Roh Kudus. 5. DIBERI TAHU HALHAL YANG AKAN DATANG Roh Kudus akan memberitakan hal-hal yang akan datang (Yohanes 16:13). Bukan kemampuan meramal, akan tetapi mengetahui akan nasib dunia ini yang akan disirnakan. Kedatangan Tuhan Yesus Kristus sudah dekat. 6. BERKATA-KATA DENGAN BAHASA ROH Saat kita percaya baptisan dan kepenuhan Roh Kudus, kita diberi kemampuan atau karunia untuk berdoa dan berkatakata dengan bahasa Roh (1 Korintus 12:10).

REKAMAN KHOTBAH

Mei-Juni 2010

Manna

7

REKAMAN KHOTBAH

PENUTUP Bagaimana kita menerima Karunia Roh Kudus (baptisan atau kepenuhan Roh Kudus)? Firman Tuhan berkata: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masingmasing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan MENERIMA KARUNIA ROH KUDUS” (Kisah Rasul 2:38).

FOKUS DOA

1. Kesatuan roh, visi, dan misi di dalam gereja TUHAN. 2. Bangkitnya pergerakan doa dalam gereja TUHAN untuk penuaian jiwa-jiwa. 3. Terbentuknya manusia Roh Kudus diberikan kepada orang percaya rohani yang kuat di dalam yang bertobat dari segala kejahatannya (Kisah gereja TUHAN. Rasul 3:26) atau mereka yang dilahirkan kembali 4. Para hamba TUHAN, murid (Yohanes 3:5-6). Yesus berpesan kepada muridsekolah Alkitab, dan aktivis muridNya agar tidak meninggalkan Yerusalem dan gereja beserta keluarganya, menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji terutama mereka yang Bapa (Kisah Rasul 1:4). ditempatkan di daerahdaerah terpencil. Nubuat nabi Yoel, pada hari-hari terakhir 5. Pengurapan ALLAH dalam Tuhan mencurahkan Roh Kudus ke atas semua pelayanan pos-pos PI dan manusia, anak-anak, taruna-taruna, orang-orang tua Firman Tuhan melalui dan hamba-hamba Tuhan (Yoel 2:28-32, Kisah internet, TV, radio, kaset, Rasul 2:17-21). CD/VCD,DVD, majalah, Hiduplah sebagai anak-anak terang! Janganlah traktat, dan literatur lainnya. mabuk oleh anggur hawa nafsu, tetapi hendaklah 6. Para pengurus, penulis, kamu penuh dengan Roh Kudus (Efesus 5:1-18). dan donatur majalah rohani Terimalah baptisan kepenuhan Roh Kudus, dengan percaya, dalam nama Tuhan Yesus Kristus! AMIN. V Manna, kelancaran penerbitan, dan urapan ALLAH atas setiap naskah yang diterbitkan. 7. Hikmat & kebijaksaaan ALLAH turun atas para pemimpin negara dan aparat pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 8. Stabilitas sosial, politik, ekonomi dan keamanan negara Indonesia tetap dalam kendali ALLAH. 9. Daerah-daerah yang tertimpa bencana alam (gempa bumi, banjir, tanah longsor, dll).

8

Mei-Juni 2010

Manna

COVER STORY

PASAR TERAPUNG
ebanyakan orang mendengar kata 'pasar' merupakan hal yang biasa dan umum, apalagi bagi ibu-ibu, tentunya hal tersebut bukan hal yang asing lagi. Pasar dapat kita artikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di pasar intinya ada transaksi jual beli antara pedagang dengan pembeli, yang dapat menghasilkan kesepakatan harga antara kedua belah pihak. Pasar juga identik dengan berbagai macam bau-bauan yang ditimbulkan dari berbagai macam barang dagangan terutama pasar ikan, pasar daging, dan segala macamnya. Hal tersebut merupakan teman

K

setia para pedagang setiap harinya dan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan yang ada di pasar. Pasar biasanya berada di atas lahan tanah dan lokasinya ditentukan oleh pemerintah daerah. Akan tetapi, pernahkah terpikirkan dalam benak kita bahwa ada pasar yang berada di atas permukaan air yang luas? Apakah ada ya pasarnya? Tidak usah bingung dan ragu apakah pasarnya ada atau tidak ada, sebab hal tersebut benar-benar ada, tepatnya di Kalimantan Selatan, Banjarmasin pada Sungai Barito di Muara Sungai Kuin. Pasar yang satu ini benar-benar berada di atas air, karena itu dinamakan 'Pasar Terapung'. Aktivitas pasar ini dimulai dari pk. 03.30 WITA sampai matahari mulai terbit sekitar pk. 06.30 WITA. Para pedagang dan pembeli melakukan

transaksi menggunakan jukung (perahu kecil). Segala macam kebutuhan ada di sini, sama seperti pada pasar umumnya. Komoditi mulai dari ikan, sayur mayur, buah-buahan, wadai (makanan kecil dlm bahasa banjar), soto banjar dan nasi kuning (sebagai makanan khas banjar), rawon, dan masih banyak lagi komoditi yang lainnya. Para penjual akan mendatangi pembeli untuk menawarkan barang-barang dagangannya. Jika hendak membeli makanan tersebut maka jukung pembeli harus didekatkan dengan jukung penjual, dan kemudian kedua jukung diikatkan dengan menggunakan tali. Setelah itu, bisa dilakukan transaksi seperti memesan minuman atau makanan. Untuk mengambil makanan seperti gorengan yang biasanya diletakkan di tengah jukung, pembeli bisa mengambilnya dengan menggunakan tongkat yang disediakan oleh penjual yang di ujung tongkat tersebut ada semacam logam mirip paku untuk

Mei-Juni 2010

Manna

9

COVER STORY

menusuk dan kemudian mengambil makanan yang diinginkan. Unik khan? Para pedagang yang berperahu menjual hasil produksinya sendiri atau tetangganya disebut dukuh, sedangkan tangan kedua yang membeli dari para dukuh untuk dijual kembali disebut panyambangan. Keistemewaan pasar ini adalah masih sering terjadi transaksi barter antar para pedagang berperahu, yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk, sesuatu yang unik dan langka. Setelah barang dagangan habis para pedagang satu per satu meninggalkan tempat tersebut seiring matahari mulai meninggi dan pada akhirnya akan sepi tuk pulang ke rumah masing-

masing dengan membawa hasil yang didapat hari ini. Begitu seterusnya setiap hari dan tetap berlangsung sampai dengan saat ini. Suasana yang rame, unik, khas tersebut yang dapat menjadikan pemandangan yang sungguh mengasyikkan bagi yang pertama kali menyaksikan hal tersebut. Tidak jarang banyak pengunjung dari luar Kalimantan yang datang ke sana untuk melihat dan menyaksikan pemandangan tersebut yang unik sekaligus langka. Mungkin hanya satusatunya pasar terapung yang ada di Indonesia yang melakukan jual belinya di atas jukung-jukung yang saling merapat satu sama lainnya untuk menjaring pembelinya sebanyak mungkin. Itulah keunikan yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi kota Banjarmasin. Banjarmasin bagaikan Venesia di Timur Dunia, karena keduanya memiliki potensi wisata sungai, namun berbeda alam dan latar belakang budayanya. Sedang daerah Kuin sendiri kehidupan masyarakatnya erat dengan kehidupan sungai seperti pasar terapung dan perkampungan tepian sungai dengan arsitektur

tradisionalnya. Hilir mudiknya aneka perahu tradisional dengan beraneka muatan merupakan atraksi yang menarik bagi wisatawan, bahkan diharapkan dapat dikembangkan menjadi desa wisata sehingga dapat menjadi pembentuk citra dalam promosi kepariwisataan Kalimantan Selatan. Demikianlah sekelumit keunikan 'Pasar Terapung' yang merupakan icon destinasi wisata Kota Banjarmasin yang memberikan pesona tersendiri. Melihat hal ini kita patut mensyukuri akan mahakarya Tuhan yang sangat indah tersebut. Setiap area yang Tuhan jadikan bukan saja unik, akan tetapi multifungsi atau multimanfaat, baik untuk membangun hubungan antar sesama, sebagai sarana transportasi, peluang kerja/dagang/bisnis, peningkatan ekonomi bagi kesejahteraan warga, dsb. Sebagaimana Pasar Terapung di Banjarmasin, di pulau-pulau lain di Indonesia juga terdapat keunikan masing-masing yang menunjukkan bahwa negeri kita ini kaya dalam pelbagai hal. Tinggal bagaimana tanggung jawab kita menjaga dan
Mei-Juni 2010
Manna

10

melestarikan kekayaan bumi pertiwi yang sudah Tuhan anugerahkan. Terpenting agar dari aspek manusia tidak bersikap serakah atas kekayaan alam yang Tuhan berikan, akan tetapi menjaga keadilan dan kesejahteraan bersama sebagai pertanggungjawaban iman dan moral di hadapan Tuhan.

terjalin dengan baik. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan sosial. Manusia sebagai mahkluk sosial kekuatannya terletak pada hubungan yang dibangun. Apa artinya sebuah pasar dikatakan unik dan mempesona karena letaknya di atas air (terapung), akan tetapi tidak ada hubungan yang baik antara penjual dengan pembeli. Tentu saja pasar itu akan menjadi sepi pengunjung. Ibarat sebuah produk, maka hubungan ini sama dengan promosi. Daya tariknya ada pada hubungan yang terjalin baik antar penjual dan pembeli. Bagaimanapun yang namanya pasar intinya adalah tempat transaksi jual beli, maka yang diperlukan adalah membangun hubungan yang baik di mana masing-masing saling membutuhkan. Sebab, bila tidak demikian maka akan ada kekacauan, gesekan, pertikaian, dsb. Hal itu memungkinkan karena di pasar pasti terjadi persaingan harga dan kualitas barang yang

ditawarkan. Akan tetapi, bila hubungan sosialnya baik, maka masing-masing orang pasti tidak merasakan disaingi atau tersaingi, saling merebut konsumen, saling membanting harga agar jualannya dibeli, dsb. Dalam konteks apapun baik dalam bisnis, rumah tangga, persekutuan, pelayanan, dsb, yang namanya hubungan sosial yang baik perlu mendapat perhatian serius. Tentunya hubungan yang dimaksud lebih bermakna kepada hubungan rohani: saling menghargai, saling menghormati, saling memberkati, saling mendukung, dsb.

COVER STORY

Dari sekelumit keunikan dan pesona Pasar Terapung kota Banjar yang multifungsi dan multimanfaat, maka sedikitnya ada 3 pelajaran rohani yang dapat dijadikan sebagai bahan renungan kita, yaitu: 1. Membangun dan melestarikan hubungan sosial yang baik. Proses jual beli di pasar terapung kota Banjar tidak akan terjadi tanpa adanya hubungan yang
Mei-Juni 2010
Manna

2. Menciptakan kebersihan dan kesehatan untuk kepentingan bersama. Masalah kebersihan juga perlu dijaga sebab akan mempengaruhi kesehatan bersama. Sebagaimana di pasar terapung kota Banjar, apabila sayur-sayuran atau buah-buahan yang sudah rusak dan bekas bungkusan makanan dibuang sembarangan, apalagi di area sungai pasar terapung, maka ini akan menimbulkan kuman penyakit yang sangat berbahaya untuk kesehatan.

11

COVER STORY

Makanan-makanan yang diperdagangkan juga harus higienis (bersih) dan kalau bisa memenuhi kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Secara rohani, agar hidup kita bersih dan kudus maka kita harus menghindari atau menolak cara hidup yang tidak sehat dan penuh dosa. Segala kuman atau virus dosa harus kita buang. Pengaruhi lingkungan di sekitar kita dengan cara hidup sehat dalam iman, mental, spiritual, intelektual dan perlakuan yang baik dan menjadi berkat.

melayani pembeli harus sopan, ramah, dan supel, sebab sikap demikian memberikan daya tarik bagi pembeli sehingga mereka mau membeli dagangan kita. Dalam hal ini seseorang tidak perlu saling merebut pelanggan atau pembeli. Secara rohani, dalam setiap aktivitas apapun yang kita lakukan maka yang perlu diperhatikan adalah “berikanlah pelayanan yang terbaik” kepada semua orang sebagai modal kita. Cara kita bertutur kata (berkomunikasi) harus memenuhi standart etika yang baik, menjaga kesopanan atau tatakrama, dsb, serta mampu memberikan jaminan kualitas dan kebersihan barang atau produk yang kita tawarkan. anugerah Tuhan di bumi pertiwi Indonesia dengan cara membangun hubungan sosial yang baik antar sesama, menjaga kelestarian lingkungan agar tetap bersih dan sehat, dan memberikan pelayanan terbaik dalam segala aktivitas apapun yang kita lakukan. Semua itu dilakukan tanpa ada motif serakah akan tetapi untuk keadilan dan kesejahteraan bersama. Hal ini tidak jauh beda dengan kehidupan jemaat mula-mula pada jaman rasul-rasul. Mereka sangat disukai semua orang, hidup dalam kekudusan dan kebenaran, serta melayani semua orang dengan sepenuh hati. Berikut ini adalah ulasan lebih lengkapnya tentang kehidupan mereka! (Red). V

3. Memberikan service terbaik. Memberikan pelayanan terbaik adalah salah satu modal terjalinnya sebuah hubungan sosial yang baik, serta terjaganya kebersihan dan kesehatan di setiap lingkungan dan aktivitas manusia. Sebagaimana di pasar terapung kota Banjar, setiap pedagang harus bisa memberikan pelayanan terbaik dari segi kualitas barang yang dijual atau diperdagangkan serta jaminan kebersihannya (entah itu sayur, buah atau makanan, dsb). Di samping itu, cara berkomunikasi atau

Intisari dari cover story Majalah MANNA ini adalah memperkaya khasanah pengenalan budaya di Indonesia yang sangat unik, sekaligus memberikan pelajaran rohani bagaimana seharusnya kita mensyukuri

12

Mei-Juni 2010

Manna

Cara Hidup Jemaat Mula-mula
etika gereja berdiri pada Hari Pentakosta, Petrus memberitakan Kristus sebagai Tuhan yang telah bangkit. Ia memberitahu seisi rumah Israel, “.... bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan, dan Kristus” (Kisah Rasul 2:36). Orang-orang yang mendengar saat itu menjadi terharu dan bertanya, “Apa yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” Petrus kemudian menjawab, “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia, yaitu Roh Kudus” (Kisah Rasul 2:38). Gerakan jemaat mula-mula ini memang sangat luar biasa sekali, diawali dengan turunnya Roh Kudus, sehingga membuat para murid penuh dengan
Mei-Juni 2010
Manna

K

Roh Kudus. Hal ini pula yang menjadikan Petrus berani berkhotbah dan menyaksikan kebangkitan Tuhan Yesus. Respon yang sangat luar biasa menjadikan jemaat mulamula langsung bertambah banyak kira-kira tiga ribu orang. Jemaat tersebut memiliki kehidupan kerohanian yang baik, antara lain mereka bertekun dalam pengajaran para rasul, memecahkan roti dan berdoa. Bahkan tanda-tanda mujizat terjadi pada waktu tersebut, Petrus juga mengawali tanda-tanda mujizat tersebut, di mana ada orang lumpuh di depan Gerbang Indah disembuhkan melalui Petrus. Tanda-tanda mujizat tersebut juga dapat memicu jemaat mula-mula semakin bersungguhsungguh hidup dalam Tuhan. Petrus terus melakukan tugas pelayanannya dengan bersaksi tentang nama Yesus

yang dapat mengampuni segala dosa-dosa manusia. Hal ini semakin menambah banyaknya orang-orang yang mau percaya kepada Tuhan Yesus oleh pemberitaan rasul Petrus. Tentu saja keadaan ini membuat imamimam dan orang-orang Saduki menjadi marah dan menangkap rasul Petrus dan Yohanes untuk dibawa ke Mahkamah Agama. Dalam persidanganpun, rasul Petrus dan Yohanes semakin berani untuk bersaksi tentang Yesus yang disalib, mati dan Yesus itu pula yang bangkit. Akhirnya rasul Petrus dan Yohanes pun dilepaskan dan disuruh meninggalkan tempat persidangan. Kejadian-kejadian yang luar biasa menjadikan jemaat mula-mula semakin bertekun dalam iman; mereka semakin sejiwa dan sehati dalam hidup bersamasama. Bahkan mereka dengan mudahnya berbagi satu dengan yang lain tanpa merasa dirugikan, sehingga di antara mereka tidak ada yang kekurangan. Para rasul dengan kuasa yang dari Tuhan Yesus, terus menerus menyaksikan Yesus yang bangkit serta menggunakan karunia-karunia yang ada untuk kemuliaan Allah, sehingga kehidupan jemaat

13

COVER STORY

COVER STORY

mula-mula semakin bertumbuh, baik secara kualitas maupun kuantitas. Mereka pun disukai oleh semua orang. Oleh karena jemaat di Yerusalem ini adalah jemaat yang mula-mula, maka kita dapat belajar dari pertumbuhan mereka yang mengagumkan serta melihat beberapa karakteristik mereka.

Beberapa anggota rajin untuk sesaat, kemudian mereka kehilangan minat. Salah satu kebutuhan gereja yang terbesar saat ini adalah ketekunan.

2.

Kesetiaan.

Mengapa jemaat mula-mula ini bisa bertumbuh dengan baik dan bagaimana cara hidup mereka? 1. Ketekunan.

“Mereka bertekun dalam pengajaran rasulrasul.” Bukan saja penting bagi murid-murid yang mulamula itu untuk bertekun, tetapi juga penting bagaimana mereka bertekun, yakni mereka selalu setia dalam doktrin (pengajaran).
Paulus menasihati Timotius, “Awasilah dirimu sendiri dan ajaranmu, bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau” (1 Timotius 4:16). Gereja yang mula-mula itu menghargai kebenaran. Penekanan mereka atas pengajaran rasulrasul tidak menghalangi mereka dari bertumbuh. Mereka mempertahankan keyakinan mereka, tetapi mereka

tetap bertumbuh. Sangat disesalkan bahwa sebagian orang saat ini merasa bahwa jika kita memberitakan kebenaran, kita akan membuat orang pergi. Gereja abad pertama memberitakan kebenaran, dan jumlah murid-murid terus bertambah.

3.

Kesatuan.

“Mereka bertekun …” (Kisah Rasul 2:42). Ekspresi ini menunjukkan daya tahan dan kegigihan. Salah satu penghalang bagi kemajuan jemaat saat ini adalah status anggota yang “hidup, kemudian mati lagi.”

“Kumpulan orang yang telah percaya itu sehati dan sejiwa ....” (Kisah Rasul 4:32). Tujuan yang samalah yang membuat murid-murid itu tetap bersama. Pujian yang tinggi harus diberikan bagi jemaat yang saat ini mempraktekkan “sehati dan sejiwa.”
Tetapi sebaliknya di banyak tempat saat ini, kita menemukan perpecahan, bahkan di kalangan orangorang setuju dalam hal doktrin, seringkali permasalahannya adalah disebabkan oleh perbuatan daging: kecemburuan, kedengkian, kemarahan dan kesombongan. Kita harus belajar menyisihkan sikap kedagingan ini dan meninggikan Kristus di atas segala-galanya, supaya kita “erat bersatu dan sehati sepikir” (1 Korintus 1:10).

14

Mei-Juni 2010

Manna

4.

Kebajikan.

Kita mungkin berpikir bahwa semua orang akan takut kepada jemaat setelah itu, namun kita membaca lebih jauh bahwa ternyata, “makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan” (Kisah Rasul 5:14). Kita kadang-kadang lupa bahwa rencana Tuhan itu pasti berhasil. Disiplin harus dilaksanakan dengan nasehat dan jika perlu harus diadakan pemutusan persekutuan dari orangorang yang tidak berjalan dengan tertib dan disiplin (2 Tesalonika 3:6). Kita kadang-kadang segan untuk mempraktekkan disiplin seperti yang dilakukan pada abad pertama, padahal disiplin itu juga adalah salah satu unsur yang penting bagi pertumbuhan sebuah jemaat. Paling tidak ada 5 alasan mengapa disiplin itu penting: (1) Untuk mendemonstrasikan kepada dunia bahwa gereja tidak mentoleransi dosa; (2) Untuk memberi peringatan kepada anggota jemaat agar melawan dosa; (3) Untuk

menjaga kemurnian jemaat; (4) Untuk memulihkan yang sesat; dan (5) Untuk mematuhi ajaran Alkitab, yakni Firman Tuhan.

COVER STORY

6.

Penekanan pada “setiap hari.”

Murid-murid itu murah hati satu sama lain: “.... dan tidak seorangpun berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri ....” (Kisah Rasul 4:32). Lebih jauh lagi mereka melakukan perbuatan baik kepada semua orang di setiap kesempatan (Galatia 6:10; 2 Korintus 9:13).

“Dengan bertekun dan sehati, mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergiliran dan makan bersama-sama dengan gembira dan tulus hati” (Kisah Rasul 2:46). Muridmurid yang mula-mula itu melaksanakan iman mereka tiap-tiap hari, tidak pernah absent.
Seringkali kita hanya menjadi orang Kristen “hari Minggu” saja atau di “gedung gereja” saja. Kita menyamakan seluruh tanggung jawab kekristenan kita dengan menghadiri kebaktian Minggu atau setiap kali ada perhimpunan di gedung gereja. Murid-murid yang pertama ini tidak pernah lupa akan misi gereja: “setiap hari mereka mengajar di bait Allah dan di rumah-rumah dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias” (Kisah Rasul 5:42).

5.

Disiplin dalam Kebenaran dan Kekudusan.

Ketika Ananias dan istrinya Safira menjual harta milik mereka dan berbohong tentang hasil penjualannya, mereka mati dan dikuburkan (Kisah Rasul 5:1-10). Alkitab mengatakan bahwa “seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu menjadi sangat ketakutan” (Kisah Rasul 5:11).
Manna

Mei-Juni 2010

15

COVER STORY

7.

Komitmen.

Ev. Bambang J. S. – Semarang

Setelah rasul-rasul dihadapkan ke depan mahkamah agama dan diperintahkan untuk tidak berbicara dalam nama Yesus lagi, mereka dipukul dan kemudian dilepaskan. Dan kita tahu bahwa “rasul-rasul itu meninggalkan mahkamah agama dengan sukacita, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena nama Yesus” (Kisah Rasul 5:41). Devosi seperti itu di mana mereka bersukacita bahwa mereka layak menderita, patut kita jadikan contoh komitmen terhadap kebenaran. Pantas aja mereka bertumbuh!

NAMA KRISTEN
Kisah 11:26 ”Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.” ama Kristen mulai muncul di Antiokia, kenapa? Karena ada tokoh Kristen yang baik, yakni Barnabas. “Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan” (Kisah Rasul 11:24). Barnabas menasehati banyak orang dan mengajar mereka. Disitulah kemudian orangorang itu (murid-murid Barnabas) disebut Kristen. Jadi munculnya nama Kristen tidak luput dari tokoh Bernabas yang baik dan soleh serta sekaligus sebagai pengajar yng baik.

N

tetangganya. Yang miskin, bila bertemu di jalan atau di tempat umum seringkali menghindarinya sejauh mungkin. Bila individu yang dimaksud di sini adalah orang Kristen dapat dipastikan tidak menjadi berkat, karena hidup individu tersebut jelas tidak baik, pilih-pilih orang di dalam relasi pergaulannya. Individu maupun instansi yang menyandang label (nama) Kristen hendaknya konsekwensi dengan nama itu. Karena di dalam nama itu mengandung suatu misi keselamatan yang antara lain mencakup: menjadi saksi Tuhan, menjadi berkat, mengasihi, menolong semua orang tanpa pandang bulu, dll. Jika masih ada yang menyandang nama itu tetapi misi tidak jalan, maka dapat dipastikan akan menjadi batu
Mei-Juni 2010
Manna

Apakah jemaat di mana Anda berbakti saat ini telah mempraktekkan hal-hal di atas? Apakah jemaat di mana Anda berbakti dapat dijadikan “model percontohan” bagi jemaat-jemaat di gereja lainnya? Marilah kita mencontoh apa yang dilakukan oleh jemaat mula-mula ini agar kita dapat semakin bertumbuh, semoga! AMIN! (Sumber: Internet) V

Label Kristen Sering kali ada orang tidak mau dekat-dekat dengan orang miskin, atau bergaul dengannya. Biasanya mereka menjauhinya, bahkan kadang malu kenal dengan

16

sandungan. Namun anehnya seringkali banyak dijumpai sejumlah individu atau instansi yang menyandang nama itu namun tidak peduli dengan muatan misi di dalamnya sehingga orang luar (non Kristen) ataupun sesama Kristen melihatnya dengan penuh prihatin bahkan muncul umpatan dari mereka terhadap individuindividu atau intansi-intansi yang berlabel Kristen tersebut. Jelas siapa yang dirugikan? Tidak ada? Namun Tuhan yang dipermalukan atas tindakan/perilaku orangorang tersebut.

supaya kamu ini boleh berbuat apa yang baik, sekalipun kami sendiri tampaknya tidak tahan uji” (2 Korintus 13:7).
Memang menjadi orang Kristen berarti menyandang nama Tuhan, dan sebab itu kita mohon Tuhan memberi kita kemampuan untuk hidup baik.

sendiri, menerima apapun pemberian Allah dengan syukur, dan mau menyangkal diri dan memikul salib.

COVER STORY

Kekristenan di abad I Ini adalah jaman Rasul-Rasul di mana cara hidup jemaat sungguh mulia dan baik sehingga menjadi kesaksian banyak orang mulai dari jemaat Rasul Petrus kemudian sampai kepada murid-murid Barnabas ini. ”Sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan” (Kisah Rasul 2:47). Menjadi murid Yesus berarti mau menjadi pengikut yang setia, mau menuruti semua kehendakNya, dan mau mencontoh teladan Yesus. Bagaimana menjadi pengikut Yesus yang layak dan berkenan? Yakni dengan hidup sederhana, tidak mementingkan diri

”Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku” (Galatia 2:19b-20a). Murid Yesus yang sejati harus menyangkal diri, artinya bersedia meninggalkan kepentingan sendiri untuk memuliakan Tuhan.
Contoh sikap menyangkal diri adalah ketika Tuhan Yesus hadir sebagai Putra Allah yang rela merendahkan diri dan mengambil rupa seperti seorang hamba. Bagaimana dengan Anda?

”Sesungguhnya, Aku telah menetapkan dia menjadi saksi bagi bangsabangsa, menjadi seorang raja dan pemerintah bagi sukusuku bangsa” (Yesaya 55:4). Oleh sebab itu kita harus paham Firman yang menugaskan kita menjadi saksi. ”Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi" (Kisah Rasul 1:8).
Maka itulah sebabnya hidup kita harus baik jangan menjadi batu sandungan. ”Kami berdoa kepada Allah, agar kamu jangan berbuat jahat bukan supaya kami ternyata tahan uji, melainkan
Mei-Juni 2010
Manna

Marilah kita hidup sesuai kehendak Tuhan agar kita dapat menjadi orangorang Kristen yang memuliakan nama Tuhan, dan banyak jiwa diselamatkan lewat hidup kita. AMIN. V

17

COVER STORY

ANANIAS & SAFIRA
Kisah Rasul 5:1-11
alam bacaan nats ayat di atas, disaksikan pula contoh kehidupan jemaat mula-mula. Namun berbeda dengan sebelumnya, jemaat atau keluarga ini hidupnya tidak benar di hadapan Tuhan, akhirnya mendapat hukuman yang sangat tragis. Diceritakan dalam bagian ini, bahwa Ananias dan Safira juga termasuk jemaat yang mula-mula. Mereka berdua bersepakat untuk mendustai para rasul dengan cara membuat laporan yang palsu tentang hasil penjualan tanah miliki mereka. Namun niatan ini diketahui oleh rasul Petrus, dan Petrus pun mengingatkan mereka bahwa dalam hal memberi atau berbagi dengan sesama jemaat seharusnya dalam ketulusan dan kebenaran. Karena selama tanah itu tidak dijual maupun dijual hak itu ada dalam kuasa yang memilikinya. Saat itu kemungkinan yang dilakukan oleh Ananias dan Safira adalah berbohong tentang jumlah hasil dari penjualan tanahnya, mungkin mereka hanya mau memberikan sedikit namun dengan mengutarakan kebohongan yang telah direncanakan sejak awal. Petrus mengingatkan bahwa mereka sesungguhnya bukan mendustai manusia tetapi Roh Kudus. Kehadiran Roh Kudus dalam jemaat mula-mula sangat nyata, sehingga setiap tindakan yang dilakukan terhadap jemaat dianggap tindakan terhadap Roh Kudus, sama seperti tindakan yang diambil oleh jemaat adalah tindakan yang diambil oleh Roh Kudus (bnd Kisah Rasul 15:28). Akibat dari perbuatan Ananias dan Safira yang telah mendustai Allah, maka mereka mendapatkan hukuman yang mengerikan sekali, yaitu kematian. Peristiwa kematian Ananias dan Safira dalam kehidupan jemaat yang mula-mula sangat membekas sekali, sehingga jemaat sangat ketakutan dan semakin bersungguhsungguh lagi dalam hidup kerohanian mereka. Kehidupan jemaat mula-mula dapat menjadi contoh dalam kehidupan kita sebagai orang yang percaya. Kesehatian dan sejiwanya mereka bertekun dalam doa dan dalam pengajaran para rasul seharusnya juga dapat kita teladani. Mereka juga rela berkorban bagi orang lain. Kejujuran diutamakan dan kebenaran dijunjung tinggi oleh jemaat mula-mula. Mereka sadar bahwa cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan, dan itu merupakan kekejian bagi Tuhan. Biar kita terus bertumbuh dalam kerohanian yang hidup, sehingga nama Tuhan Yesus dipermuliakan di bumi ini melalui kita semua. AMIN. V

D

18

Mei-Juni 2010

Manna

Puji Syukur - Bojonrgoro

PEDANG ROH

CINTA AKAN UANG
elihatannya bagi gereja kalau berbicara soal UANG, adalah peka, sangat tabu, alergi dan serba salah. Bila Gembala jemaat yang berbicara soal uang, dia pasti dicap pendeta mata duitan, kalau hamba Tuhan lain yang menyampaikan di atas mimbar, katanya ah itu kan disuruh oleh gembalanya. Padahal mau atau tidak mau SOAL UANG ini adalah urusan setiap orang, tak terkecuali di lingkungan gereja sekalipun. Bergereja jelas perlu uang. Ibadah memerlukan UANG, untuk memenuhi sarana fisiknya, berupa gedung, alat-alat liturgi, peralatan musik, rekening listrik, dan rekening telpon setiap bulannya, AC, OHP/LCD, dan seterusnya dan sebagainya. Penginjilan juga memerlukan uang, membiayai utusan, cetak traktat, meningkatkan sumber daya manusia dengan pelatihan dan pendidikan yang memadai sehingga tidak tertinggal dengan kemajuan zaman. Itu
Mei-Juni 2010
Manna

K

semua memerlukan dana yang tidak sedikit, dan berbicara soal dana, sama saja berbicara soal UANG. Kepekaan SOAL UANG, bisa terjadi di semua gereja, baik yang kecil maupun gereja besar. Gereja kecil (jumlah jemaatnya sedikit dan pemasukan uangnya juga kecil) selalu terbentur dengan KEUANGAN. Dalam hal ini hambatan seperti ini banyak dialami oleh gereja di pedesaan, daerah transmigrasi dan daerah terpencil di pedalaman. Lain halnya gereja di kota, yang kebanyakan memiliki gereja besar-besar (jumlah jemaatnya banyak dan pemasukan uangnya juga besar) tetapi tidak pernah merasa kelebihan uang, sehingga untuk mengulurkan bantuan terhadap gereja yang kecil seringkali mereka enggan, apalagi di luar denominasinya. Sehingga terlihat nyata jurang pemisah yang sangat dalam antara gereja yang banyak uang dan gereja yang tidak punya uang. Rupanya kalau sudah

berbicara SOAL UANG, semangat kasih, persatuan dan kesatuan TUBUH KRISTUS, seperti yang nyata pada jemaat mula-mula, mulai dilupakan atau hilang?

MANAJEMEN KEUANGAN GEREJA Seringkali manajemen keuangan gereja banyak ditentukan oleh gembala sidang, ini tergantung dengan bentuk AD/ART suatu organisasi gereja itu. Karena kepekaan SOAL UANG, seharusnya manajemen keuangan gereja menganut sistem manajemen TERBUKA/transparan. Sen demi sen yang dikumpulkan jumlahnya diketahui oleh seluruh sidang jemaat, demikian juga

19

PEDANG ROH

pengelolaannya, sen demi sen yang terpakai dan keluar diumumkan dan dipertanggungjawabkan di hadapan sidang. Kelemahan keuangan gereja adalah sering kali karena ketertutupan, hanya boleh diketahui oleh para Majelis Gereja saja, kalau setiap jemaat tahu, boleh jadi nanti diketahui oleh orang luar. Ketertutupan semacam ini jelas bertentangan dengan sifat gereja itu sendiri, sebab bukankah gereja itu TERANG DUNIA? Mengapa mereka harus takut untuk terbuka dalam soal keuangan terhadap diketahuinya oleh khalayak umum atau orang luar? Bukankah kemakmuran dalam suatu gereja terjadi karena campur tangan Tuhan dan pernyataan kemurahan dan kebesaran Tuhan, mengapa harus takut? Sebaliknya, justru menjadi suatu kesaksian yang mengherankan dan semua anggota jemaat lebih

terdorong untuk makin giat dalam berkorban dan memberikan persembahan tatangan. Dalam Lukas 16:13-15, tercatat soal manajemen keuangan gereja yang patut menjadi acuan dalam kita melangkah dan menyikapi SOAL UANG. Jika diri kita dihadapkan kepada pilihan, apakah yang akan kita perbuat: ”memberi KEBENARAN atau MEMBERI UANG”, pilih yang mana? Apakah kita lebih menghargai uang daripada menghargai Allah? Perhatikan cemooh para Farisi yang notabene ahli dalam menyitir ayat-ayat Taurat untuk membenarkan diri sendiri dan berusaha menyudutkan Tuhan Yesus (ayat 14) soal keuangan dalam bergereja ini. Pandangan dan pijakan kita dalam menyikapi soal uang hendaknya tidak terjebak pada ”Cinta akan uang”, seperti yang sering dikutip di atas mimbar dengan mengambil ayat 1 Timotius 6:10 itu.

ranjang emas, tetapi bukan tidur nyenyak. Uang dapat menyediakan hidangan pesta, namun bukan selera makan. Uang dapat membeli obat, tetapi bukan kesehatan. Uang dapat…. menyediakan … sehingga uang dijadikan illah zaman. Situasi zaman akibat CINTA AKAN UANG sudah ditengarai di dalam Alkitab, “manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang” (2 Timotius 3:1-4) dan “akar segala jenis kejahatan ialah cinta uang” (1 Timotius 6:10). Begitu buka mata, yang terbayang adalah bagaimana caranya agar dapat memperoleh uang sebanyak-banyaknya hari ini. Hal ini akhirnya berdampak menghalalkan segala cara untuk memperoleh dan mengumpulkan uang sebanyak mungkin tanpa menghiraukan orang lain yang menjadi korban dan dirugikan. Pokoknya uang, uang dan uang. Kejahatan akibat cinta akan uang, sudah sangat begitu menggejala dan biasa, dalam bentuk dan coraknya yang beraneka warna, entah itu secara halus maupun kasar. Berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita, entah itu perampokan, penodongan, penipuan, atau korupsi, manipulasi dan pembunuhan,
Mei-Juni 2010
Manna

MENCINTAI UANG SEBAGAI ILLAH ZAMAN. Dengan uang bisa membeli istana tetapi bukan rumah tangga. Uang dapat menyediakan bagi kita

20

kapan saja ada di depan mata kita. Tidak mengherankan lagi kalau ada kisah nyata dari tragedi, ayah menggugat anak dan sebaliknya, hanya dikarenakan rebutan warisan alias rebutan uang. Sampai pemeo yang kelihatan klise, namun mengandung kebenaran situasi zaman sering kita dengar: “cari uang yang haram saja susah, apalagi cari uang yang halal.” Memang uang adalah hamba yang baik tetapi tuan yang jahat. Bahwa hidup di dunia ini memang memerlukan uang sebagai sarana memenuhi kebutuhannya adalah benar, tetapi janganlah uang itu menjadikan kita budaknya sehingga menyengsarakan hidup itu sendiri. Uang memang berguna namun uang bukanlah segalagalanya, milikilah dia namun juga taruhlah dia pada tempatnya yang sesuai dengan kegunaannya.

mengukur segalanya dari kacamata UANG. Orang kaya dalam gereja yang banyak uang seringkali menentukan dan mempengaruhi jalannya bergereja. Mereka suka mengatur dan tidak mau diatur oleh Tuhan; ini juga peringatan bagi hambahamba Tuhan, yang sering kali condong memandang uangnya daripada orangnya (Yakobus 2:9). Banyak uang itu memang selalu dikagumi dan dihormati orang lain, tetapi di hadapan Allah yang dilihat adalah hatinya, bila mulai tinggi hati dan sombong karena mengandalkan uangnya (uangnya sudah menjadi berhala, Mamon), Allah pasti membenci; tetapi bila ia menyerahkan uangnya untuk diatur Allah, maka ia akan dipakai oleh Allah dengan luar biasa, menjadi saluran berkat untuk gereja dan orang lain di sekitarnya. Peringatan ini keras, namun dilandasi dengan kasih sayang (Lukas 16:15). Banyak uang tidak salah, banyak uang bukan dosa. Yang bikin salah dan buat dosa adalah terlalu bersandar dan mengandalkan banyak uang yang dimiliki, sehingga melupakan Allah. Memang benar dengan uang segala sesuatu bisa diraih, bisa dimiliki, tetapi bukan keselamatan dan damai

sejahtera (Pengkhotbah 5:9).

PEDANG ROH

PENUTUP Oleh karenanya, jikalau kita diberikan kesempatan oleh kemurahan Tuhan untuk memiliki uang yang banyak, menjadi orang kaya, marilah kita lebih setia kepada Tuhan dengan mengijinkan Allah memakai uang kita, dipersembahkan untuk memuliakan namaNya. Bukankah ketika kita lahir dan mati, tidak membawa apa-apa? Namun Tuhan memperhitungkannya ketika kesempatan itu diberikan, yaitu selagi kita hidup sekarang ini kita dapat memakai uang/berkat Tuhan itu dengan tepat. Yesaya 55:2, ”Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.” Bukankah hal ini yang kita kehendaki? Dapat menikmati kelezatan, jasmani dan rohani melalui membelanjakan uang kita dengan benar, yaitu dengan datang dan mendengarkan akan Tuhan. AMIN! V

PERINGATAN Di dalam gereja pasti ada anggota yang kaya dan anggota yang miskin. Namun Tuhan tidak memandang rupa, Ia mengasihi semuanya. Yang sering membedakan rupa adalah justru saudara seimannya sendiri yang
Mei-Juni 2010
Manna

21

RUANG MUDA-MUDI

MULTIPLIKASIKAN UANG ANDA
Markus 4:8 “Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat.”

ika ada orang yang berkata bahwa Firman Tuhan itu tidak realistis, mungkin ayat Firman Tuhan ini menjadi alasan tepat yang menantang pernyataan tersebut. Yesus dalam mengajar selalu menggunakan kisah-kisah realistis untuk menyentuh area logika manusia. Dalam kisah ini, Ia mengangkat kehidupan petani yang menggunakan benih untuk mengembangkan bisnis pertaniannya.

J

Sobat muda, dalam ilmu bertani, untuk mengembangkan tanaman menjadi lebih berkualitas dan meningkat jumlahnya, benih adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Mengapa benih begitu penting? Karena di dalam benih ada potensi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas. Sobat muda yang membaca artikel dan Firman Tuhan di atas tentunya sekarang tidak sedang bertani bukan? Lalu apa arti Firman Tuhan ini buat Anda? Di mana sisi realistisnya buat Anda? Berikut penjelasannya! Benih berbicara uang

yang ada di tangan Anda. Benih juga dapat diartikan sebagai persembahan; kolekte, persepuluhan ke gereja, sumbangan dan lainlain. Semuanya itu adalah benih yang memiliki potensi untuk bermultiplikasi. Kisah yang ditulis dalam Markus 4:1-20, sedang mengangkat perumpamaan seorang petani yang menabur benih di ladang. Anda perlu memperhatikan informasi pentingnya bahwa semua benih yang ditaburkan adalah benih yang baik. Alkitab tidak mengatakan adanya benih yang tidak baik. Benih yang ada di tangan si penabur ini adalah benih yang berkualitas untuk mengembangkan hasil yang luar biasa. Hanya persoalannya adalah, apakah benih itu
Mei-Juni 2010
Manna

22

jatuh di tanah yang tepat atau tidak. Tempat benih itu tertanam menentukan apakah ia akan bertumbuh subur dan menghasilkan banyak buah atau sebaliknya, ia malah mati di tanah ia hidup. Menariknya, setelah si petani selesai dengan pekerjaan menabur benihnya, ia menunggu waktu proses dan melihat hasil tuaiannya. Dan ternyata benih yang jatuh di pinggir jalan, mati seketika ketika dimakan habis oleh kawanan burung, sedangkan benih yang jatuh di tanah yang berbatu-batu, mati mengenaskan karena kepanasan dan dehidrasi. Ada beberapa benih juga yang jatuh di area semak duri yang mengakibatkan benih itu terhimpit dan kehabisan oksigen. Namun, benih yang jatuh di tanah yang subur adalah yang paling berhasil karena ia bertumbuh hebat dan hasilnya ada yang 30 kali

lipat, 60 kali lipat, dan 100 kali lipat.

RUANG MUDA-MUDI

Hal Apa Yang Dapat Anda Pelajari? Petani yang bijaksana akan menaburkan benihnya di tanah yang subur. Petani yang baik ia akan menabur benih tidak dengan perasaan khawatir apakah benihnya ditaburkan atau disimpan. Petani yang optimis berpikir bahwa di depannya ada hasil melimpah dalam genggamannya nanti karena ia tahu akan ada masanya benih yang telah ditabur akan menghasilkan panenan yang berlimpah. Sobat muda, uang Anda dapat dikatakan sebagai benih yang baik dan memiliki potensi untuk bermultiplikasi. Setiap kali Anda memberikan persembahan, hal itu seperti Anda sedang menabur.

Memberi adalah memberi, namun sesuai kisah di atas, Anda harus memperhatikan kepada siapa Anda memberi. Apakah persembahan kasih Anda itu berbuah baik di tangan penerima atau justru hanya berlalu begitu saja. Ingat, jika Anda memberi kepada orang miskin, maka Anda sedang memiutangi Tuhan untuk membalas kemurahan hati Anda. Tetapi jika Anda memberi persembahan ke tempat yang tepat, maka Anda akan melihat multiplikasi dari persembahan Anda. AMIN. (Disadur dari Internet) V

Redaksi menerima naskah/ar tikel umum /remaja, yang dapat member i inspirasi, motivasi & membangun iman, beser ta segala permasalahan dan gaya hidupnya. Segera kirimkan kepada kami via pos atau e-mail,

Mei-Juni 2010

Manna

23

CERPEN SERBA-SERBI

Antara Waktu & Uang
B
eberapa waktu lalu saya ingat kembali dengan sebuah buku yang sudah lama saya baca, judulnya "The Millionaire in You" yang ditulis oleh Michael LeBoeuf, Ph.D. Libur panjang akhir pekan ini saya habiskan dengan membaca ulang buku tersebut. kemungkinankemungkinan dan mengambil keputusan yang tepat dari setiap pilihan-pilihan yang ada. Hanya ada empat hal penting berkaitan dengan uang yang harus Anda ketahui:
Pemilik
P E N G H A S I L A N

Pemenang

Karyawan

Budak

Belalang

WAKTU

Dari hasil baca ulang akhir minggu kemarin, saya mencoba untuk sedikit berbagi beberapa hal penting yang bisa menjadi bahan pemikiran bagi Anda bila ingin memiliki waktu untuk menikmati apa yang sudah Anda lakukan terhadap uang Anda selama ini. Dalam setiap jiwa seseorang tersembunyi kehidupan yang mengagumkan yang penuh dengan kebebasan. Kunci untuk menemukan hal tersebut adalah dengan melihat berbagai

· Bagaimana Anda
menghasilkannya.

· Bagaimana Anda
menyimpannya.

· Bagaimana Anda
menginvestasikannya.

Dari kumpulan simpanan tersebut Anda menginvestasikannya agar memberikan hasil yang lebih baik di jangka waktu yang lebih panjang. Dan tentunya Anda juga menikmati apa yang telah Anda peroleh dari penghasilan bulanan Anda tersebut. Tapi mengapa banyak orang yang merasa bahwa keuangannya masih saja sulit? Bukan kebebasan keuangan yang diperoleh malah pertumbuhan utang yang semakin hari semakin melilit. Yang menarik dari diagram di atas adalah
Mei-Juni 2010
Manna

· Bagaimana Anda
menikmatinya. Saya yakin, semua Anda sudah melakukan dan mengetahui hal tersebut di atas. Anda sudah memiliki penghasilan bulanan dari kerja Anda. Dan setiap bulan Anda menabung.

24

masing-masing kita terwakili pada satu titik tertentu di dalam diagram di atas, terkait dengan besarnya kekayaan dan waktu yang bisa digunakan secara bebas. Waktu yang bisa digunakan secara bebas terlihat pada garis horizontal dengan skala 1 sampai 10. dan penghasilan bersih digambarkan pada garis vertikal dengan skala yang sama mulai dari 1 sampai 10. Orang seperti apakah yang paling mirip dengan Anda? Di manakah Anda akan menempatkan diri Anda dalam diagram tersebut? (1,1): posisi Budak, dari sisi harta sedikit atau tidak memiliki harta sama sekali dan tak punya waktu bebas untuk dipakai. Dalam kehidupan kita sekarang ini, mungkin saja orang tua tunggal yang harus bekerja ekstra waktu dengan gaji yang rendah untuk memenuhi semua kebutuhan keluarganya atau untuk membayar hutang-hutang rentinir yang terus saja membumbung. (10,1): Belalang, memiliki banyak waktu tapi tidak memiliki atau sedikit memiliki kekayaan. Kiasan belalang ini seperti cerita dongeng di mana semut
Manna

selalu bekerja keras untuk mengumpulkan makanan di waktu sulit sedangkan belalang menjalani hidup tanpa mengumpulkan untuk masa sulit. Titik tengah (5,5) adalah Karyawan. Titik ini mewakili sebagai besar masyarakat. mereka bekerja setiap hari selama berjamjam untuk dapat hidup layak guna membayar sewa rumah, menyediakan makanan untuk keluarga dan kebutuhan lainnya. Mereka menukarkan waktu mereka dengan uang dan menfokuskan untuk mencari uang untuk dapat dibelanjakan. Jika sikap ini terus dipertahankan, mereka akan terus menukar waktu mereka untuk mendapatkan uang, memasuki masa mereka tetap harus bekerja keras atau hidup dengan uang pensiun yang sangat minim. (1,10): si Pemilik, yang memiliki kekayaan yang melimpah namun hanya sedikit waktu yang bisa digunakan secara bebas. Biasanya para wiraswasta, eksekutif perusahaan atau professional yang bekerja secara mandiri, merupakan kelompok di mana mereka disibukkan dengan bekerja setiap harinya. Mereka mengira mereka memiliki

bisnis, tetapi pada kenyataannya bisnis tersebut yang memiliki mereka. Mereka mengira mereka memiliki karier, tapi sebenarnya karier yang mengikat mereka. Mereka memiliki banyak barangbarang berharga yang mereka bilang mereka miliki padahal barang-barang tersebut memiliki mereka. Kelompok ini harus terus bekerja untuk dapat mempertahankan gaya hidup atau hal-hal yang mereka miliki sekarang atau lebih banyak lagi. Dan yang terakhir (10,10), yaitu si Pemenang. Sang pemenang, mereka kaya karena mereka memiliki uang untuk dinikmati dan waktu yang bebas. Sang pemenang adalah mereka yang tidak harus bekerja untuk uang, tapi uang yang bekerja untuk mereka dan

Mei-Juni 2010

25

SERBA-SERBI CERPEN

SERBA-SERBI

menghasilkan lebih dari apa yang dibutuhkan. Atau bisa disejajarkan sebagai investor dalam bukunya Kiyosaki.

Nah sebenarnya apa sih yang bisa dilakukan agar kita termasuk dalam lingkaran atau titik koordinat (10,10) dalam kehidupan kita? Uang dan Kesejahteraan Finansial Di dunia materialistis seperti sekarang ini, adalah "normal" memakai baju yang Anda beli dengan kartu kredit yang belum lunas cicilannya untuk bekerja, meluncur menerobos kemacetan lalu lintas Jakarta dengan mobil yang masih diangsur, untuk mendapatkan penghasilan agar mampu membayar baju, mobil dan rumah yang hampir sepanjang hari kosong karena Anda harus pergi bekerja seharian.

Inilah contoh kehidupan modern saat ini, jika Anda memiliki uang, Anda tidak memiliki waktu untuk menikmatinya. Jika Anda memiliki waktu, Anda tidak memiliki uang untuk dapat menikmatinya. Inilah yang disebut oleh LeBoeuf mengenai perangkap waktu-uang. Bila ditelaah, pengaruh uang terhadap kehidupan bukan hanya dikarenakan tampilan iklan di berbagai media, tapi juga dipengaruhi oleh naluri alamiah manusia. Mungkin bila Anda memperhatikan anak berumur 3 tahun, tanpa diajari anak tersebut sudah berkeinginan untuk memiliki dan merebut sesuatu. Secara alami setiap manusia berkeinginan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih yang secara langsung ini berkaitan dengan uang. Dengan perkembangan teknologi dan perekonomian yang semakin pesat, naluri alamiah manusiapun berubah. Dalam transaksi perekonomian tunai, uang digunakan untuk memuaskan banyak keinginan,

keinginan untuk hidup nyaman dan terjamin, keinginan untuk memiliki pekerjaan yang memberikan gaji besar dan lain-lain. Tetapi semua ini tidak berhenti di situ, semua itu akan terus berkembang, sehingga kita lupa akan kebutuhan riil yang sebenarnya kita butuhkan. Yang pada akhirnya malah menyalurkan energi untuk berburu uang sebanyakbanyaknya. Walau pengaruh naluri alamiah manusia yang ingin lebih atau serakah, kita sebagai manusia tetap memiliki kebebasan dalam memilih dan menentukan nilai-nilai yang kita inginkan. Yang kita dapati sekarang adalah kecenderungan bukannya kendali. Dalam setiap pikiran manusia pasti ada sisi yang menginginkan semua yang lebih. Dengan hal ini memberikan motivasi tersendiri bagi Anda untuk melakukannya dengan baik dan mencapainya dengan cepat. Dorongan untuk hidup berlebih dapat dikendalikan dengan tetap berjalan di rel kehidupan yang telah Anda dan keluarga gariskan sebelumnya. Inilah sisi positif dari keputusan yang diambil.
Manna

26

Mei-Juni 2010

Celakanya, banyak orang tua yang lupa diri, dengan bekerja membanting tulang, lupa akan waktu dan visi mengenai keluarga yang sejahtera. Di satu sisi, mereka memiliki banyak uang tapi di sisi lain waktu untuk keluarga terlupakan. Mereka membiarkan uang memimpin mereka.

kehidupan keuangan mendasar yang sederhana dan tidak banyak memakan waktu dalam penanganannya. Satu kata yang menurut hemat saya memberikan makna dalam keuangan keluarga, yaitu kesederhanaan. Kesederhanaan adalah kesadaran untuk berusaha membatasi kebutuhan pokok kehidupan berkeluarga. Kesederhanaan sama halnya dengan seni. Kesederhanaan memerlukan tidak hanya dengan membuang kemewahan hidup, tapi dibutuhkan perubahan cara pandang dari dalam yang tulus. Ada orang yang mengartikan sederhana dengan kecenderungan mengawasi pengeluarannya dengan sangat ketat seperti halnya pengembara di gurun pasir yang mengawasi air minumnya. Hal ini tidak memecahkan permasalahan, yaitu kesejahteraan lahir batin. Pembatasan berlebihan malah merusak kepuasan kehidupan berkeluarga. Intisari dari kesederhanaan yaitu membedakan antara

SERBA-SERBI CERPEN
kebutuhan dan keinginan menjadi sangat penting dalam menumbuhkan hubungan yang selaras dan lebih sehat berkenaan dengan uang. Dalam hal ini, tidak ada rumus yang dapat memenuhi standar semua orang. Kita pastinya pernah mengenal orang yang kikir dan materialistik, padahal ia hanya memiliki sedikit harta dan di lain pihak Anda juga menjumpai orang yang menyenangkan dan relatif mandiri yang memiliki kebendaan melimpah. Dari ulasan singkat ini dapat disimpulkan, untuk mencapai koordinat (10,10) atau sebagai pemenang Anda harus menjalani kehidupan ini dengan lebih bijak, dimana Anda sebagai individu yang mengontrol semua keinginan dan kebutuhan Anda. Semoga ulasan ini bermanfaat. (Disadur dari “Sinar Harapan”) V

Keluar dari Perangkap Waktu-Uang Bagaimana kita bisa keluar dari perangkap waktuuang dan menuju koordinat (10,10) dalam diagram LeBouef? Hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami bagaimana Anda sampai di sana untuk pertama kalinya. Kita terperangkap dalam pemikiran tersebut karena kita selalu berpikir bahwa pemecah masalah keuangan kita adalah gaji atau penghasilan yang kita terima. Semakin banyak uang yang kita hasilkan tentunya akan memecahkan semua masalah keuangan, betul begitu? Tidak seluruhnya benar. Untuk itu dibutuhkan sebuah pandangan baru mengenai keuangan yang bisa memberikan rasa kesejahteraan yang lebih besar. Gagasannya adalah dengan menciptakan
Mei-Juni 2010
Manna

27

Kisah Uang Kertas Seribu & Seratus Ribu
onon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang oke. Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik. Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu bertemu kembali di dompet seseorang dalam kondisi yang berbeda. Uang seratus ribu berkata pada uang seribu: " Ya, ampuunnnn. ... darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget? Kumal, kotor,

ILUSTRASI

K

lecet dan... bau! Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ... Ada apa denganmu?” Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata: "Ya, beginilah nasibku, kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan tahi ayam. Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sana saya hijrah ke

'baluang' (pren, tau kan baluang: Inang-inang). Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremasremas. ..” Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin. "Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum. Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm. dompetnya harum sekali. Setelah dari sana, aku lalu berpindah-pindah, kadangkadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis. Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus. Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu.
Mei-Juni 2010
Manna

28

Dan.. aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu.” Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafas lega, katanya: "Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman. Tapi ada satu hal yang selalu membuat saya senang dan bangga daripada kamu!” "Apa itu?" uang seratus ribu penasaran. "Aku sering bertemu teman-temanku di kantongkantong kolekte di gereja. Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu di sana...” Uang seribuan mungkin akan bergembira karena sering reuni dengan teman-temannya setiap minggu. Tetapi yang jelas hati Tuhan sedih karena melihat bahwa uang seratus ribuan jarang kumpul di kantong kolekte. Makanya program gereja banyak yang tidak berjalan karena reuni uang seratus ribuan jarang diadakan oleh jemaat gereja. Apalagi saat krisis begini? Mudah-mudahan kita digerakkan Tuhan untuk mengadakannya. (By. Oscar

Kebiasaan Baik Terhadap Uang Anda
aji besar tidak menjamin Anda bisa terbebas dari hutang jika Anda memiliki kebiasaan yang salah dalam mengelola keuangan Anda. Berikut ini ada beberapa kebiasaan baik yang bisa Anda kembangkan untuk memiliki keuangan yang sehat, sebagai berikut : 1. Berikan persepuluhan. Kembalikan 10% yang menjadi milik Tuhan dan nantikan janji Tuhan yang akan digenapi dalam hidup Anda. Ada berkat dan perlindungan atas keuangan Anda. 2. Tabunglah 10% dari gaji Anda. Tingkatkan persentasenya jika Anda mampu. Jika Anda tiak memaksa diri Anda untuk menabung maka akan selalu ada kebutuhan yang harus Anda keluarkan. 3. Lupakan kartu kredit. Jika akhirnya Anda terbelit utang dan tidak sanggup membayarnya kembali, lebih baik lupakan. Jangan pernah menggunakan kartu kredit. 4. Belanjalah karena ada uang. Anda harus mampu mengukur kemampuan keuangan Anda. 5. Investasikan uang Anda. Sisihkan dulu sekian persen dari gaji Anda untuk investasi, sisanya baru dipakai untuk membayar pengeluaran. Dengan investasi, uang Anda akan terus aktif, bahkan berkembang menjadi berkali-kali lipat. AMIN. V

ILUS EN CERPTRASI

G

Juniarta). V
Mei-Juni 2010
Manna

29

TEENAGE ZONE

Pojok ABG

Kasih Sejati
1 Korintus 13:1-10

A

pakah dia cocok buatku? Pertanyaan itulah yang sering kita lontarkan kalo mempertimbangkan soal jodoh. Kita menimbang kualitas calon pacar supaya kita enggak kecewa di kelak kemudian hari. Tapi pernahkah kita berpikir, ”Apakah aku cocok buat dia?” Apakah kita mempertimbangkan kualifikasi kita sendiri agar memenuhi kebutuhan pasangan kita?

Ternyata pertanyaan seperti itu jarang banget kita pikirkan. Ternyata kita egois banget, yah? Kita beranggapan bahwa diri kita ini udah sempurna, sedangkan cowok kita masih perlu memperbaiki diri. Kita ngakunya sayang, tapi ternyata lebih memperhatikan apa yang kita inginkan daripada apa yang diinginkan kekasih kita. Inikah namanya cinta? Cinta yang sesungguhnya tentu saja enggak seperti itu. Cinta adalah memberikan yang terbaik bagi orang yang kita kasihi, bahkan dengan pengorbanan. Cinta sejati memikirkan kepentingan orang yang kita kasihi. Kita bahkan bersedia mengubah keegoisan kita dengan pengertian dan penerimaan. Kita berupaya menjadi pribadi yang lebih baik, sebagai penolong yang suportif bagi kekasih kita. Kita ingin dapat mengerti dan memahami daripada keinginan untuk dimengerti dan dipahami. Kalo selama ini kita masih banyak berantem karena saling menuntut untuk dimengerti periksa baik-baik apakah cinta yang kita berikan ataukah keegoisan yang sedang kita banggakan? Daripada berfokus pada apa yang harus diubah oleh pasangan kita, yuk kita belajar mengubah apa yang harus diubah dalam diri kita sendiri dulu. So, kalo kita bener-bener mencintai doi, tentu mulai sekarang kita akan belajar berpikir beda. Berhentilah menuntut dan mulailah berubah! Demikian juga dengan kasih kita kepada Tuhan. Jangan selalu menuntut Tuhan untuk ada bagi kita, tapi renungkanlah juga kapan kita ada bagi Dia. Pikirkan cara untuk menyenangkan hati-Nya, karena Dialah kekasih sejati kita. Apa hal-hal yang harus kita ubah dalam diri kita agar kita membuat-Nya tersenyum? Apakah ada kebiasaan dosa yang harus kita buang, kemalasan yang harus kita singkirkan dan tabiat enggak baik yang bisa melukai hati-Nya? Belajarlah mencintai dengan cara Allah, karena kasih sejati itu memberi. AMIN. (disadur dari Internet) V

30

Mei-Juni 2010

Manna

Ngukir

TEENAGE ZONE

JUEGGGERRR ....

NGEBUT BIKIN KECELAKAAN !!!
ernah nyetir mobil? Bisa gak sih nyetir mobil langsung ngebut? Gak bisa lho! Pertama tentunya harus buka pintunya dulu, hehe, lalu masuk, duduk, masukin kunci, starter, masuk gigi satu, gigi dua, gigi tiga hingga gak kerasa udah ngebut di gigi lima! Bener gak? Nah, pas mau berhenti juga gak bisa langsung berenti, en kalo udah ngebut resikonya tau sendiri: kecelakaan! Begitu juga dalam pacaran yang gak sehat. Mungkin kita-kita mikir gak bakalan jatuh dalam dosa seksual. Kita en pacar kita udah tau kok kalo itu dosa, apalagi kita berdua udah terlibat dalam pelayanan. Tapi, kok bisa tetep 'kecelakaan' ya? Soalnya kayak nyetir mobil tadi kadang kita gak nyadar kalo kita udah ngebut, gara-garanya kita mulai dengan buka pintu, pelan-pelan masuk ke mobil,
Mei-Juni 2010
Manna

P

mulai muter starter en masuk gigi satu. Dua. Tiga. Cekiiiit… Juegggeeeer! Nggak kerasa. Awalnya cuma ngobrol di tempat sepi, lalu saling bersentuhan, lalu mulai meraba, lalu kissing, petting.. Dan kejadian deh. Tau gak sih, yang boleh nyetir mobil itu cuma yang udah punya SIM. Yang boleh melakukan hubungan seks itu cuma yang udah punya SIM (Suami Istri Menikah, maksa ya?) juga. So, yang boleh nyetir ya mereka ini. Kita-kita yang belum punya SIM, jalan kaki aja. Cari yang aman. Pacaran bukan ajang kenalkenalan tubuh, tapi kenalkenalan karakter en bersahabat. So, sebelum tabrakan… keluar dari mobil dan jalan khaki.

Pasti banyak dari kita yang mikir soal batasan-batasan, segala gak boleh, ketidakbahagiaan. Aaah, bosen! Kesannya Tuhan itu Tuhan yang nggak fun, nggak suka anakNya seneng. Apalagi film-film, buku en gaya hidup seleb sekarang yang menyamakan antara menjaga kekudusan selama pacaran dengan ketidakbahagiaan en kekunoan en kejadulan! Nah, kalo kita sampe kepikir kayak gitu, terima aja deh kalo kita sebenernya udah ditipu abis-abisan ama si iblis. Si iblislah yang pengen kita gak bahagia, soalnya yang namanya kekudusan itu sebenernya indah! Bukan sebaliknya. Iblis mendorong pasangan muda buat mengekspresikan rasa cintanya secara bebas dengan dalih agar bisa bahagia en senang. Tapi taukah kita kalo kebebasan yang ditawarkan iblis itu adalah sebuah perbudakan dosa tanpa kita sadari?

PACARAN KUDUS NGEBOSENIN!? Apa yang kita pikirin waktu denger kata 'kekudusan' dalam pacaran?

31

Ketika Tuhan meminta kita untuk hidup kudus, Dia sedang memikirkan kebahagiaan kita. Bukan sebaliknya! Lha wong Dia itu Bapa kita kok, masa mikirin supaya kita menderita? Tapi gara-gara roh kita dikuasai sama perbudakan dosa, maka rambu-rambu dari Tuhan itu rasanya kayak rantai belenggu di penjara. Kita berpikir pacaran tanpa bumbu seks rasanya ngebosenin. Otak kita mikirnya seks masa pacaran itu menyenangkan, akhirnya lupa tujuan semula. Justru percayalah, ketika kita menjalani pacaran dengan kudus, maka Tuhan telah menyediakan berkat kebahagiaan pada saat kita menikah dan menjalani rumah tangga nanti!

TEENAGE ZONE

pada saat menikah nanti” (Phillip Mantofa - Before 30).
PACARAN KUDUS, MUNGKIN GITU? Nah, tapi mungkin gak sih kita bisa pacaran kudus? Pacaran tanpa ada embel-embel seks? Soalnya survey membuktikan banyak banget anak Tuhan (apalagi yang bukan) yang pacarannya gak kudus. Bahkan banyak di antaranya sudah terlibat pelayanan di gereja! Biar statistiknya tinggi, jangan mau ikutikutan meramaikan statistik itu. Ada banyak pasangan yang bisa buktiin kalo pacaran kudus itu mungkin. Nah, buat kita-kita yang mau pacaran kudus, ini beberapa tips dari hambahamba Tuhan yang udah buktiin kalo pacaran kudus itu mungkin. 1. Tau batasan diri. Tiap orang punya 'batas' kekuatan sendirisendiri. Sampe sejauh mana mereka bisa menguasai diri. Contohnya gini, buat beberapa orang, pegangan tangan itu gak masalah. Tapi buat beberapa orang tertentu pegangan tangan aja bisa bikin mikir yang nggak-nggak. Kebanyakan orang yang pacarannya gak kudus gak nyadar kalo

mereka udah melampaui 'batas' mereka. Ini penting banget. Kalo kita tau 'batas' kita en pasangan kita, en tetap menjaga hubungan kita dalam batas itu, kita gak akan terjebak dalam hubungan yang gak kudus. Waktu mulai komit buat pacaran, obrolin batasan itu. Sambungkan dengan tujuan kita berpacaran. Cari kesepakatan untuk mengatasi masalah yang mungkin akan terjadi, misalnya tentuin batasan tempat pacaran, batasan mana yang boleh dan tidak boleh, dsb.

2. Jangan ketok pintu pencobaan! Kadang kita suka salah berdoa, 'Tuhan, beri aku kekuatan agar aku bisa menang dalam pencobaan!'. Padahal Tuhan sendiri bilang: “Jangan masuk dalam pencobaan!' (kalo gak percaya baca deh: Matius 6:13, Matius 26:41, Lukas 11:4). Artinya jangan sok jago masuk dalam pencobaan, soalnya 99% biasanya bukannya menang malah keok! Hehe. Jangankan masuk, ketok pintunya aja juga mending jangan deh. Misalnya kalo kita yang cowok lemah dalam godaan
Mei-Juni 2010
Manna

QUOTES

“Menunda berhubungan seks tidak pernah menyakiti siapapun. Saya jamin!” (Pam Stenzel – Sex Has A Price Tag). “Andaikata seks yang Anda berhalakan selama pacaran, justru dalam kehidupan pernikahan Anda dengan istri atau suami Anda nanti, seks tidak akan bisa Anda nikmati. …Yang Anda sakralkan waktu berpacaran, itu yang akan Anda nikmati

32

visual, suka mikir ngeres kalo liat kulit cewek yang mulus, janganlah ketok-ketok pintu en masuk ke pencobaan dengan melirik (atau bahkan melototin) gambar cewek pake rok mini. Langsung tutup majalahnya atau pindahin channel tipinya atau merem sekalian. Termasuk dalam berpacaran. Kalo memang godaannya besar pas berduaan di tempat sepi, jangan masuk ke situ. Selalu cari tempat yang aman, ada orang ketiga. Atau ngobrol di tempat umum.

sebagai kakak, jagai kehormatannya, sayangi seperti adik kandung. Jadilah cowok sejati! Kalo ada yang berkilah, “…kalo gitu saya boleh dong cium pipi pacar, soalnya saya juga suka cium pipi adik gue!”, tanyakan betul dalam hatimu, apakah efek ciuman itu beda atau sama? Janganjangan itu cuman alasan doang buat membenarkan ketidakmurnian hati kita.

TEENAGE ZONE
Makanya perlu bantuan dari cewek buat nyadarin otak si cowok biar bekerja. Kalo sudah ada tanda-tanda gak beres, ingetin dia. Kalo maksa terus, langsung tampar aja atau cubit sampe biru. Makanya bilang dari awal, kalo sampe kamu nampar, dia jangan marah, hehe.

3. Buat cowok, anggap cewek kita itu adik kandung kita. Apa batasan perlakukan kita sama pacar kita. Sebagai cowok, kita bisa ambil patokan firman Tuhan ini: “…Tegorlah orangorang muda sebagai saudaramu, perempuanperempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian” (1 Timotius 5:1b-2). Sebagaimana kita memperlakukan adik perempuan kita (kalo yang gak punya, bayangkan!) begitulah seharusnya kita memperlakukan cewek kita. Penuh kemurnian! Jangan ngelaba, jangan jahat, jangan egois. Lindungi dia
Mei-Juni 2010
Manna

4. Buat cewek, jangan segan tampar cowokmu. Beda ama cewek, kata orang, gairah seks ama otak cowok itu gak bisa berjalan bareng. Makanya kalo hasrat seksnya muncul biasanya cowok suka gak bisa mikir. Sekalipun si cowok udah tau resikonya dan bahkan sudah berjanji untuk tidak melakukannya, tapi ketika hasrat seksnya muncul, dia bisa lupa semuanya dan yang terpikir hanya… “Ah biarin gimana nanti aja!” Itulah makanya di film-film Hollywood gampang sekali seorang cewek membujuk/mencuri sesuatu dari cowok, cukup dengan diangkat gairah seksnya, dan itu memang kenyataan.

5. Libatin ortu sama pembimbing rohani. Penting banget punya pembimbing rohani ato ortu yang tau apa yang kita lakuin sama pacar kita. Bukan artinya kita mesti laporan sama ortu ato pembimbing rohani kita apa aja yang kita lakuin pas pacaran. Tapi belajarlah terbuka sama mereka, apa yang jadi masalah dan pergumulan kita dalam pacaran. Dengan terbuka begitu, kita juga akan merasa lebih aman, karena ada orang yang lebih dewasa yang mengawasi kita. (Disadur dari Gfresh!) V

33

TEENAGE ZONE

Tips OK Punya

Punya cowok yang sulit dipercaya? Hmm... apa solusinya ya?
1. Talk About It Biarkan dirinya tahu kalau kita punya masalah soal mempercayai dirinya. Ceritakan dengan detail alasan-alasan apa yang membuatmu sulit mempercayai dirinya, dan katakan bahwa kamu sangat mengharapkan kejujurannya dalam hal sekecil apapun. Jangan menyembunyikan kecurigaanmu dan diam-diam memata-matai dirinya apalagi mengecek hapenya setiap hari, membongkar e-mailnya, bahkan sampai menggeledah isi tas dan jaketnya. Emangnya kamu detektif? Yakinlah bahwa diskusi dengan kepala jernih bisa membuat kedua belah pihak mendapatkan solusi terbaik. 2. Beri Kepercayaan Meskipun doi sudah pernah membohongimu, berikanlah kesempatan kepadanya untuk berubah. Berikan dorongan dan motivasi untuk memperbaiki kepercayaan satu sama lain. Kalo kita bisa belajar mempercayai dirinya, jangan kaget bila dia justru berubah menjadi semakin bisa diandalkan. Hentikan menelponnya sekedar untuk mengecek dia ada di mana, sama siapa, ngapain aja, bla.. bla.. bla.. Kalo dia bisa merasakan kepercayaan yang kamu berikan, dengan senang hati dia yang akan SMS ato menelponmu untuk memberitahukan kegiatannya dan dengan siapa dia pergi. 3. Keep Cool Memergoki si doi membohongimu? Enggak usah bertingkah seperti orang kebakaran jenggot donk! Memang ngeselin kalo kita menemukan si dia berbohong. But, jangan membesar-besarkannya tanpa ampun. Tunjukkan sikap protes, tapi enggak perlu merembet kemana-mana. Tetap fokus pada masalah dan dengarkan penjelasan yang dia berikan. Hindari pikiran yang enggak-enggak dengan meragukan seluruh pernyataannya dan menganggapnya selama ini boong total terhadapmu. Belum tentu lagee... Kebanyakan cowok berbohong sekedar untuk membuat hati kita tenang. Katakan bahwa kamu lebih menyukai kejujuran daripada apapun juga. Nah, konsekuenlah dengan pernyataanmu itu. Kalau dia sudah berkata jujur, jangan lantas malah mencak-mencak mengharapkan jawaban yang enggak jujur... lho?! 4. Jadilah Teladan Jadilah orang yang bisa dipercaya sebelum menuntut orang lain berbuat sama. Kalau doi juga enggak bisa mempercayai kita, jelas aja dia enggak bakalan bisa menjadi orang yang bisa kita percayai 100%. Hubungan dengan kekasih adalah hubungan “saling”. Kepercayaan bisa didapat dari sikap saling mempercayai. Satu sama lain harus rela berkorban menjadi figur pasangan yang baik dan bisa diandalkan. AMIN. V

34

Mei-Juni 2010

Manna

TIPS HEALTY

AGAR WAJAH CERAH BERSINAR

H

ampir semua orang mendambakan wajah cerah bersinar. Tak sulit untuk memilikinya. Yang terpenting adalah memperbaiki gaya hidup Anda. Ikuti pula beberapa tips sederhana berikut ini: 1. Minumlah air putih sebanyak 8-10 gelas per hari. 2. Santai dalam berpikir dan jauhilah ketegangan pikiran agar keadaan psikologis tetap prima. 3. Hindari mengkonsumsi makanan yang berminyak serta berkolesterol. 4. Agar mata tetap sehat, sebaiknya tidur minimal 8 jam sehari. 5. Hindari merokok dan tempat yang terkontaminasi asap rokok. 6. Perbanyaklah mengkonsumsi sayur dan buah. 7. Selalu percaya diri, dengan sering mengatakan kalau Anda cantik dan menarik. 8. Konsumsilah roti yang mengandung gandum. 9. Tentukan dan batasi waktu makan, dan usahakan supaya tetap konsisten dengan waktu tersebut. 10. Luangkan waktu untuk diri sendiri merawat diri.

1 Korintus 6:19 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan

Mei-Juni 2010

Manna

35

SURAT PEMBACA

n, ek-unek, sara Kirimkan un upun aan ata kritik, pertany daksi t Anda ke re curha SMS ke MANNA, via 2, 0856331945 mail di taupun via ea oo.com _manna@yah majalah kami di k dan faceboo anna”. “majalah m

Segala sesuatu yang bersifat positif Iblis bisa mengubahkannya menjadi hal yang negatif, Matius 7:22-23. GBU... (Sdr. Simson, via SMS). Segala sesuatu yang bersifat negatif TUHAN juga bisa mengubahnya menjadi hal yang positif, karena Allah turun bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (Roma 8:28)… GBU too.

Shalom, saya mau bertanya perikop ayat ini: Sudah ditentukan untuk ditawan, dibunuh oleh antikris (Wahyu 13:10) kecuali 144,000 orang yang dimeteraikan. Berarti kalau saya berdosa, lalu bertobat… apakah termasuk orang yang sudah ditentukan itu? (Sdr. Indra - Wonosobo, via SMS). Shalom juga, yang penting keselamatan bagi orang percaya di dalam Kristus itu pasti, sedangkan masalah ditawan, dibunuh dengan pedang dsbnya itu kedaulatan Tuhan. S’bab sampai sekarang pun ada orang yang percaya mati terbakar, dibunuh dsb-nya. Karena itu kita harus tetap setia kepada Tuhan Yesus Kristus. Semoga jawaban ini dapat memuaskan. Gbu too.

Kami rindu dalam majalah MANNA ditambah kolom jodoh, mengingat sikon anak-anak Tuhan saat ini biar (tetap) dalam Tuhan. Kaya biro jodoh gitu lho, karena kita mengingat sekarang banyak kaum muda yang hilang karena pasangan di luar Tuhan. Ibu dukung dalam doa biar MANNA tambah jadi berkat. Makasih GBU. (Ibu Ester-Wonogiri, via SMS). Terima kasih atas usul Ibu, tetapi mohon maaf kami tidak bisa menyanggupinya karena kami kuatir nantinya rubrik tersebut akan lebih ke arah keduniawian. Untuk saat ini kami hanya akan mengupas pada sisi kerohaniannya saja, misal dalam naskah tentang “Pasangan Hidup Sejati” atau “Berpacaran yang Sehat”, dll. GBU too.

36

Mei-Juni 2010

Manna

SURAT PEMBACA

RUBRIK BARU

& FACEBOOK

uji Tuhan, sekali lagi kami masih diberi kesempatan bertemu dengan saudara pembaca semua melalui majalah “MANNA” ini. Harapan kami dengan kehadiran “MANNA” di tengah-tengah pembaca semua dapat memuaskan rasa lapar dan dahaga rohani Anda dengan “The Bread of Life from Heaven” ini. Mulai edisi ini, kami membuka rubrik “Surat Pembaca” untuk memuat saran, kritik, unek-unek, pertanyaan ataupun curhat Anda kepada kami dan yang akan kami jawab semampu kami. Memang tidak semua akan kami muat, sebab akan kami seleksi lagi mengingat keterbatasan ruang yang ada. Mulai sekarang Anda juga bisa mengakses “Facebook” kami di majalah manna sehingga kita dapat saling mengenal lebih dekat lagi. Karena itu, kami menunggu partisipasi Anda sekarang juga! Melalui kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bpk. Puji Syukur Bojonegoro, Bpk. Dr. Daniel D. Boentoro, H.SpPK - Malang, dan Bpk. Ev. Bambang J.S. - Semarang atas setiap naskah yang diterbitkan pada edisi ini. Terima kasih pula kepada Ibu Carolina Maria - Jaktim, Bpk. Yunus Randa - Sulsel, rekan-rekan Blessing Family, Donatur Tetap dan para Simpatisan kami yang telah memberikan persembahan kasihnya bagi kesinambungan penerbitan “MANNA” ini. Kami yakin Tuhan Yesus akan memberkati kembali Bapak/Ibu dengan berkat yang berlipat kali ganda. (Red) V

P

NERACA MANNA

Maret - April 2010
Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 1.658.550,50.000,100.000,100.000,225.000,75.000,315.000,250.000,1.700.000,43.750,Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 740.000,536.000,196.000,35.000,115.875,-

Saldo awal Maret 2010 ...................................................... Ibu Carolina Maria - Jaktim .................................................. Bpk. Yunus Randa - Sulsel (via BCA) .................................. Rekan-rekan Blessing Family ............................................. Donatur Tetap ..................................................................... Persembahan Ibadah Dewasa Muda .................................. Persembahan Ibadah Raya ................................................ Pendapatan Iklan ............................................................... Subsidi Kas Besar, Jan - Peb & Maret - April 2010 ............... Laba Kantin ........................................................................

Ongkos Cetak ........................................ Ongkos Kirim ......................................... Bibit Berkat ............................................ Amplop + sticker .................................... Persepuluhan ……….............................

Saldo Akhir April 2010 ....... Rp. 2.894.425,Mei-Juni 2010
Manna

37

QUIZ

Tujuh
awablah pertanyaan-pertanyaan berikut yang berhubungan dengan angka “7”! Setelah tau jawabannya langsung aja tulis di selembar kartu pos, kirim segera ke redaksi MANNA, jl. Embong Blimbing 6, Surabaya atau SMS aja ke 0856-331-9452 dengan identitas yang jelas, paling lambat tgl. 25 Juli 2010. Dua orang pemenang masing-masing akan mendapatkan sebuah bingkisan menarik dari kami. Selamat menjawab!!! 1. 7 pasang binatang apa yang diambil oleh Nuh untuk masuk ke dalam bahtera? 2. Kenan hidup 7 tahun lagi setelah memperanakkan siapa? 3. 7 tahun Yakub bekerja pada siapa untuk mendapatkan seorang istri? 4. Siapakah yang berusia 7 tahun sudah menjadi raja, dan empat puluh tahun lamanya memerintah di Yerusalem? 5. Siapa yang mencapai umur 777 th lalu mati? 6. Siapa yang diikat dengan 7 tali busur yang baru, yang belum kering, maka akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga? 7. Raja siapa yang memerintahkan supaya perapian itu dibuat 7 kali lebih panas dari yang biasa? 8. Raja siapa yang disuruh mandi 7 kali dalam sungai Yordan suapay tahir dari penyakit kustanya?

J

Jawaban Quiz MANNA Edisi Januari -Pebruari 2010: 1. Hawa. 2. Rut. 3. Abigail. 4. Elkana. 5. Ahasyweros. 6. Elisabeth. 7. Zipora. 8. Ribka.

Terpilih 2 orang pemenang dengan jawaban yang benar: 1. Irene Muaja, d/a Tompaso Depan kantor Diknas Minahasa, Sulut - 95693. 2. Merry Tempombuka, d/a GPdI Sepulu, jl. Raya no. 62, Bangkalan, Madura - 69154. Kepada pemenang, kami ucapkan selamat dan sebuah bingkisan menarik akan kami kirim ke alamat Anda. Yang belum berhasil, coba terus ya... Tuhan Yesus Memberkati. V

38

Mei-Juni 2010

Manna

GOSPEL SONG

Roh Kudus Kurindu Pada-Mu
Slow Beat Do = D
D F m /C
# #

Cipt. Robert Louis MPM

Bm

G

E/G

#

5 6 1 [|: 1 - 1 2 2 2 - - 1 2 3 | 3 - - 3 2 1 | 1 - 1 1 1 1 - - 2 3 2 | . . Roh Kudus kurin - du pada - Mu Roh Kudusku-rin-du se-la A | 2 - - - 5 5 | . . lu bera 3

G A/G F# Bm 6 - 6 6 7 - 7 7 | 7 7 2 3 3 1 - - 5 6 | . . . . . . . . . . da dekatMu dalam ha-dirat - Mu Roh Ku
3

I

II
3

A D A G A G | 1 - 1 2 2 2 - - 1 2 | 1 1 - - - 5 6 1 :|] 1 1 - - - - 3 4 || . . dus kurin - du pada - Mu Roh Kudus - Mu bera D G A D/F G . || 5 - 6 6 6 - 5 5 6 5 5 | 5 - - - 3 4 | 5 - 5 6 6 7 - 1 - | da dekat-Mu se - la - lu nikmat - i smua keba-ik - an
3

#

A

3

Bm
.

F# m

3

| 7 7 7 - 6 - 7 6 5 - 6 7 | 1 - 6 7 6 5 5 5 - 3 5 | kemurah - an - Mu dan ke - be - sar - an - Mu dan ke G F# m
3

Em

A

D

| 6 - 5 5 6 5 5 5 - 1 1 | 1 - 1 2 2 2 - - 1 - 2 | 1 1 - - - | - - - - || a - gung - an - Mu Roh Ku-dus kurin - du pa - da - Mu

Album: Roh Kudus Kurindu Pada-Mu Pdt. Robert Louis MPM

Mei-Juni 2010

Manna

39

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->