• Belajar yang tekun, mau sukses atau tidak pilihan ada di tangan anda..! 2.

Bagi yang nilainya sudah bagus harap dipertahankan, kapan perlu ditingkatkan..! 3. Walaupun Kn bukan penentu kenaikan kelas, target tuntas harus dicapai. 4. Ingat nilai semester 2 dikalkulasi dengan nilai semester 1, Maka bagi yang tidak tuntas nilai semester 2 harus melebihi SKM 5. Ikhtiar dan do’a harus seiring sejalan untuk meraih prestasi dan hidayah dari Allah Yang Maha Kuasa. 6. Ku do’akan semoga semua siswaku meraih prestasi yang terbaik, Ilmunya berkah, semakin kuat imannya, dimudahkan semua Urusannya Amin Yarabbalalamin…

Waktu : 8 x 45 Menit (Keseluruhan KD)
Kompetensi Dasar :
4.1. Mendeskripsikan pengertian, penting-nya, dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara. 4.2. Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional. 4.3. Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik. 4.4. Mengkaji peranan organisasi interna-sional (ASEAN, AA, PBB) dalam me-ningkatkan hubungan internasional. 4.5. Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang

Standar Kompetens i:
4.
Menganalisi s hubungan Internasiona l dan Organisasi Internasiona l

dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara. pentingnya.Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4. 4.2.1. . Mendeskripsikan pengertian. Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional.

tahaptahap dan hal-hal penting dalam pembuatan perjanjian internasional.(Indikator) Hasil Yang Diharapkan :      Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya hubungan internasional Mengidentifikasi sarana-sarana hubungan internasional Menguraikan pengertian perjanjian internasional. Mengklasifikasikan penggolongan. Menjelaskan berlaku dan berakhirnya perjanjian internasional serta jenis-jenis perjanjian internasional. istilah-istilah. .

Tahap-tahap.Renstra RI Pengertian Hub. Berlaku dan berakhirnya. Internasional Para Ahli Arti Penting Sarana-sarana Umum dan Para Ahli HUBUNGAN DAN PERJANJIAN INTERNASIONAL Hubungan Internasional Perjanjian Internasional Perjanjian Internasional (Penggolongan. Hal-hal penting. serta Jenis-jenisnya). Istilahistilah. .

Pengerti an Komponen-komponen yang harus ada dalam hubungan internasional. Hubungan Internasional a.1. hubungan internasional adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. • Studi tentang peristiwa internasional (The Studi of Forcight Affair). • Hukum Internasional (International Law). • Organisasi Administrasi Internasional (International Organitation of Administration). Renstra. . antara lain : • Politik internasional (International Politics).

bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional). Tygve Nathiessen. 2. hubungan internasional mrp bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu (negara.Beberapa pengertian menurut para ahli : 1. Warsito Sunaryo. Clelland. hubungan internasional. Charles A. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. hubungan internasional adalah studi tentang keadaankeadaan relevan yang mengelilingi interaksi. organisasi dan administrsi internasional dan hukum . 3. MC.

b. mrp salah satu hubungan kerjasama yang mutlak diperlukan. b. Suatu negara tidak dapat berdiri sendiri.  Faktor eksternal .  Faktor internal. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara. Mewujudkan tatanan dunia baru yang damai dan sejahtera.Arti Penting Hubungan Internasional Hubungan antar negara. c. . a. karena tidak ada satu negarapun di dunia yang tidak bergantung kepada negara lain. kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya.

3. dengan tujuan : 1. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial . kekurangan & kepentingan berbeda Didasari atas sikap saling menghormati & menguntungkan. Menciptakan saling penger-tian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia.Lanjutan …………. Memacu pertumbuhan eko-nomi setiap negara. 2. Perlu melakukan hubungan dan kerjasama internasional Setiap negara memiliki kelebihan.

Asas-asas hubungan internasional • Asas Teritorial: Semua orang dan semua barang yang berada dalam wilayah suatu negara terikat dan tunduk pada hukum negara tersebut  Asas Kebangsaan (ekstrateritorial): Semua warga negara dimanapun dia berada tetap terikat pada hukum negara asalnya  Asas Kepentingan Umum : setiap negara berwenang melindungi dan mengatur kepentingan rakyatnya  Egality Rights: Adanya kesetaraan artinya para pihak yang mengadakan perjanjian berkedudukan sama  Pacta Sunt Servanda : Setiap perjanjian telah dibuat harus ditaati oleh pihak-pihak yang mengadakannya  Receprositas: Tindakan suatu negara terhadap negara lain dapat dibalas setimpal. baik tindakan yang bersifat positif maupun negatif  Courtesy: Saling menghormati dan saling menjaga kehormatan negara  Rebug sig stantibus: Asas yang dapat digunakan terhadap perubahan yang mendasar/ fundamental dalam keadaan yang berhubungan dengan perjanjian internasional .Lanjutan ………….

Faktor-faktor penentu hubungan internasional Kekuatan Nasional  Jumlah Penduduk  Sumber Daya. dan  Letak Geografis.  .

Sarana-sarana hubungan internasional Indonesia  Departemen Luar negeri  Perutusan tetap RI  Perwakilan Diplomatik  Perwakilan Konsuler  Misi khusus .

Semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain NEGARA MAJU A B NEGARA BERKEMBANG C NEGARA TERBELAKANG .Lanjutan ………….

membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain Ayat (2) Presiden dalam membuat perjanjian internasional yang menimbulkan akibat luas dan mendasar harus degan persetujuan DPR Ayat (3) Ketentuan lebih lanjut diatur dengan UU  Pasal 13 UUD 1945: Ayat (1) Presiden mengangkat duta dan Konsul Ayat (2) Dalam hal mengangkat duta. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat (3) Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan pertimbangan DPR  Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  Perjanjian internasional (traktat = treaty)  Deklarasi Juanda 13 Desember 1957 yang diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No.Lanjutan …………. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum :  Pembukaan UUD 1945 alenia I dan IV  Pasal 11 UUD 1945 Ayat (1)Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang. .

......... Menurut Hugo de Groot........................... ............... Pentingnya dan Sarana-sarana Hubungan Internasional Bagi Suatu Negara......... a.........Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian.................. Kemauan bebas: ............... Berikan penjelasan singkatnya ! ...... ................................ b..... dilanjutkan penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut : 1................... Asas persamaan derajat: .......................... ...... bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara...................................................

... terdapat faktor-faktor penentu berupa ............... 4....... ………………………………………………………………………………………….. sumber daya.. mengapa dalam mewujudkan hubungan internasional diperlukan adanya asas “pacta sunt servanda” ! ...................... Tuliskan perbedaan dan persamaan mendasar antara negara maju dengan negara berkembang dalam hubungan internasional perihal faktor-faktor penentu “kekuatan nasional” dan “sumber daya” di bawah ini ! Persamaan Perbedaan ... kekuatan nasional.... Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini kaitannya dengan hubungan internasional ! Jumlah Penduduk Letak Geografis . 3...............Lanjutan …………... Berikan tanggapan penjelasan... 2.............................. .. ...... .................................. Dalam pelaksanaan hubungan internasional................. dan letak geografis......... jumlah penduduk.......

”Perjanjian internasional merupakan sumber utama dari sumber-sumber hukum internasional lainnya”. Dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Tahap-tahap Perjanjian Internasional a. . pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. Pengerti an Hubungan internasional mrp hubungan antar negara. Menurut Pasal 38 ayat (1) Statuta Mahkamah Internasional.2.

perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli :  Prof Dr. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. LL. Mochtar Kusumaatmadja.  Oppenheimer-Lauterpacht. juga negara-negara.M. Schwarzenberger. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya.  G. .Lanjutan ………….. SH.

yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu.Lanjutan ………….  Konferensi Wina tahun 1969. Dalam arti etis normatif. suatu perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. . setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benarbenar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Dalam hukum Internasional dikenal Istilah ”Tone Vides” artinya Iktikat baik  Pendapat Accademy of Sciences of USSR. perubahan atau pembatasan dari pada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih.

b. Ekonomi. hukum Wilayah kesehatan Menurut Subjeknya Menurut Prosesnya KLASIFIKASI PERJANJIAN INTERNASIONA L Negara. Sesama subjek hukum Menurut Fungsinya Penting 3 tahap Sederhana 2 tahap Law making treaties Treaty contract .Penggolongan Perjanjian Internasional Lihat halaman 106 Menurut Isinya Politik. Subjek hukum.

& bidang ekonomi.c. 2. Konvensi Yaitu persetujuan formal yangPersetujuan ini harus (Conven-tion) bersifat multilateral. 4. klausal ttn. (plaenipotentiones). . perjanjian paling formalPerjanjian ini khusus yang merupakan persetujuan darimencakup bidang poli-tik dua negara atau lebih. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmiMengatur masalah tamdan pada umumnya tidak dibuatbahan penafsiran klausaloleh kepala negara. Persetujuan Yaitu prjanjian yang berifat teknisAgrement tidak dirati(Agree-ment) atau admistratif fikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Istilah-istilah Lain Perjanjian Internasional No Nama Uraian Keterangan 1. Traktat (Treaty) Yaitu. dan tidakdilegalisasi oleh wakilberurusan dengan kebijaksanaanwakil berkuasa penuh tingkat tinggi (high policy). 3.

Proses verbal tidak diratifikasi. Perikatan (Arrangement) Yaitu istilah yg digunakan untuk transaksi-transaksi yang bersifat sementara. atau suatu permufakatan. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang Piagam itu dapat diguditetapkan oleh persetujuan nakan sebagai alat internasional baik mengenai tambahan untuk pekerjaan maupun kesatuanpelaksanaan suatu kesatuan tertentu seperti konvensi (seperti piagam pengawasan internasional yang kebebasan transit). mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembagalembaga internaional. 6.Lanjutan …………. . 5. Proses Verbal Yaitu catatan-catatan atau kesimpulan konferensi diplomatik. 7. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi.

Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yg berbentuk traktat.Lanjutan …………. dan dokumen tidak resmi. 9. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. Deklarasi sebagai traktat bila menerang-kan suatu judul dr batang tubuh ketentuan traktat. Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. terinci. 8. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. Modus Vivendi . dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pd traktat /konvensi. Deklarasi sebagai persetujuan tidak resmi bila mengatur hal-hal yang kurang penting.

Yaitu traktat yang dapat bersifat LBB menggunakan keresmi dan tidak resmi. Ketentuan Umum (General Act). 1928. nama utusan yang turut diundang. Biasanya. Yaitu ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. pertuka-ran nota dilakukan oleh wakil-wakil militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. . tetapi akhir-akhir ini banyak digunakan. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. tentuan umum arbitrasi untuk menyelesaikan scr damai pertikaian internasional th. Akibat pertukaran nota ini timbul kewajiban yang menyangkut mereka. Ketentuan Penutup (Final Act) 12. 11. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi.Lanjutan …………. 10.

. Covenant Yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). 14. pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. 15.Lanjutan …………. Charter Yaitu istilah yang dipakai dalam Misalnya. Atlantic perjanjian internasional untuk Charter. Pakta membutuhkan ratifikasi. 13. Pakta (Pact) Yaitu istilah yang menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus (Pakta Warsawa).

2.d. . 3. Ratifikasi campuran DPR dan Pemerintah (paling banyak digunakan karena peranan legislatif dan ekse-kutif sama-sama menentukan dalam proses ratifikasi.Tahap-tahap Pembuatan Perjanjian Internasional Tahap-tahap menurut konvensi Wina tahun 1969 :  Perundingan (Negatiation)  Penandatanganan (Signature)  Ratifikasi (Ratification) pemerintahan oleh raja-raja absolut dan 1. Ratifikasi oleh badan legislatif (jarang digunakan). Ratifikasi oleh badan eksekutif (biasa dilakukan otoriter).

Lanjutan …………. . sangat tergantung pada persetujuan mereka. pernyataan turut serta (accession). • Pada saat peserta perjanjian mengikat diri pada perjanjian itu bila dalam naskah tidak disebut saat berlakunya. Misalnya. Persetujuan untuk mengikatkan diri. Konvensi Wina (tahun 1969) pasal 24 menyebutkan bahwa mulai berlakunya sebuah Perjanjian Internasional adalah sebagai berikut: • Pada saat sesuai dengan yang ditentukan dalam naskah perjanjian tersebut. ratifikasi. dengan penandatangan. ataupun pernyataan menerima (acceptance) dan dapat juga dengan cara pertukaran naskah yang sudah ditandatangani.

atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam perjanjian itu. Hal-hal Penting dalam Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Unsur-unsur penting dalam persyaratan adalah : • Harus dinyatakan secara formal/ resmi. .e. Negara tersebut masih tetap sebagai peserta dalam perjanjian. meniadakan. tidak berarti mengundurkan diri dari perjanjian (multilateral). dan • Bermaksud untuk membatasi. Jika suatu negara mengajukan persyaratan. tetapi dengan syarat hanya terikat pada bagian-bagian tertentu yang dianggap membawa keuntungan bagi kepentinganya.

Teori ini biasanya dianut oleh organisasi-organisasi negara Amerika.Lanjutan …………. Setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan persyaratan dengan negara yang menerima persyaratan. Persyaratan itu hanya sah atau berlaku bagi yang mengajukan persyaratan jika persyaratan ini diterima oleh seluruh peserta dari perjanjian. . Teori yang cukup berkembang dalam persyaratan perjanjian internasional :  Teori Kebulatan Suara (Unanimity Principle).  Teori Pan Amerika.

Berlaku dan Berakhirnya Perjanjian Internasional Berlakunya Perjanjian Internasional : • Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. dan masalah-masalah lain yang timbul . • Ketentuan-ketentuan perjanjian yang mengatur pengesahan teksnya. fungsi-fungsi penyimpanan. • Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh suatu perjanjian. maka perjanjian mulai berlaku bagi negara itu pada tanggal tsb. cara dan tanggal berlakunya. kecuali bila perjanjian menentukan lain. • Bila persetujuan suatu negara untuk diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. • Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding.f. persyaratan.

3. Masa beraku perjanjian internasional itu sudah habis. Syarat-syarat tentang pengakhiran perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian itu sudah dipenuhi.H. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. Berakhirnya Perjanjian Intenasional Prof. 5. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. 7. 4.Lanjutan …………. 6. 2. . mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena : 1.. S. Adanya persetujuan dari peserta-peserta untuk mengakhiri perjanjian itu. Mochtar Kusumaatmadja. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya objek perjanjian itu. Adanya perjanjian baru antara peserta yang kemudian meniadakan perjanjian yang terdahulu. DR.

Perjanjian penyusul (successive treaty). .Lanjutan …………. Perjanjian harus dipatuhi (pacta sunt servada). Kesadaran hukum nasional. Wilayah penerapan (teritorial scope). Daya berlaku surut (retroactivity). b.  Penerapan Perjanjian a. b. Pelaksanaan Perjanjian Internasional :  Ketaatan Terhadap Perjanjian a. c.

2. Metode dari aliran yang berpegang pada kehendak penyusun perjanjian dengan memanfaatkan pekerjaan persiapan. Penafsiran Ketentuan Perjanjian. Metode dari aliran yang berpegang pada objek dan tujuan perjanjian.Lanjutan …………. Metode dari aliran yang berpegang pada naskah perjanjian. . 3. dalam prakteknya dilakukan dengan menggunakan tiga metode : 1. dengan penafsiran menurut ahli yang umum dari kosa-katanya.

bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. Panama. mereka dapat juga terikat. apabila: • Negara tersebut menyatakan diri terikat . Selat Malaka dan lain-lain).Lanjutan …………. Akan tetapi.

Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun penggunaan kekuatan. . suatu perjanjian internasional dapat batal. Pembatalan Perjanjian Internasional. • Terdapat penyalahgunaan atau kecurangan (corruption). Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. karena berbagai alasan. antara lain : • Negara peserta atau wakil kuasa penih melanggar ketentuan-ketentuan hukum nasionalnya. • Adanya unsur penipuan dari negara peserta tertentu terhadap negara peserta lain waktu pembentukan perjanjian.Lanjutan …………. baik melalui kelicikan atau penyuapan. • Adanya unsur kesalahn (error) pada saat perjanjian dibuat. • Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta.

Perjanjian antara Indonesia dengan Muangthai tentang “Garis Batas Laut Andaman” di sebalah utara Selat Malaka pada tahun 1971. Perjanjian antara Republik Indonesia dan Australia mengenai pertahanan dan keamanan wilayah kedua negara pada tanggal 16 Desember 1995. 2. Jenis-jenis Perjanjian Internasional Perjanjian Bilateral. Perjanjian “ekstradisi” antara Republik Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974. . Perjanjian antara Republik Indonesia dengan RRC (Republika Rakyat Cina) pada tahun 1955 tentang penyelesaian “dwikewarganegaraan”. ada beberapa contoh : 1. 3. 4.g. bersifat khusus (treaty contract) dan tertutup.

Zona Bersebelahan. sering disebut sebagai law making treaties karena biasanya mengatur hal-hal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat “terbuka.Lanjutan …………. Perjanjian Multilateral. Zona Ekonomi Eksklusif. tahun 1961. tentang “Hubungan Diplomatik”.” Ada beberapa contoh : • Konvensi Jenewa. • Konvensi Wina. dan Landas Benua”. tahun 1949 tentang “Perlindungan Korban Perang”. . • Konvensi Hukum Laut Internasional tahun 1982 tentang “Laut Teritorial.

. mengapa di dlm hubungan antar negara perjanjian internasional dianggap sangat penting ! 3. perlu dilakukan perundingan (negosiasi) ! 5. buletin & sebagainya. Berikan penjelasan mengapa suatu perjanjian internasional ada yg harus diratifikasi dan ada yg tidak perlu diratifikasi ! 4.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. koran. majalah. Berikan alasan penjelasan. internet. Jelaskan mengapa sebelum suatu perjanjian internasional dibuat. Rumuskan kembali pemahaman tentang pengertian perjanjian internasional ! 2. Berikan penjelasan bagaimana kedudukan negara peserta dan bukan peserta pada saat suatu perjanjian internasional akan ditandatangani oleh negara-negara yang berkepentingan. kemudian lakukan hal-hal berikut : 1.

Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik. ..Waktu : 2 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4.3.

(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Mendeskripsikan pengertian perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler  Mengidentifikasi fungsi/tugas dan tingkat perwakilan diplomatik dan Konsuler  Mengidentifikasi perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler  .

Landasan Hukum Perwakilan Negara RI di luar negeri Fungsi & Fungsi • • • • • Pengangkatan Kronologis Tugas & Fungsi Perangkat Kekebalan & Keistimewaan PERWAKILAN DIPLOMATIK Perwakilan dalam arti politis (diplomatik) Perwakilan dalam arti non politis (konsuler) • Tugas & Fungsi • Mulai dan berakhirnya .

Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. mengangkat dan menerima duta dari negara lain. diatur oleh Menteri Luar Negeri. Presiden sebagai Kepala Negara. Presiden mengangkat duta dan konsul. . Landasan Hukum Pasal 13 UUD 1945 menyebutkan bahwa: 1. 3. Prosedur maupun teknis pelaksanaannya.1. Dalam hal mengangkat duta. 2. Perwakilan Negara RI di Luar Negeri a.

Tugas Pokok  Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain Perwakilan atau hubungan kepala negara dengan pemerintah Diplomatik asing. dsb. Fungsi Perwakilan penerima. Diplomatik  Melindungi kepentingan negara pengirim dan Berdasarkan warga negaranya di negara penerima di dalam Kongres batas-batas yang diijinkan oleh hukum Wina 1961 internasional.b. pemberian paspor.  Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain.  Mengadakan persetujuan dgn pem. dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil.  Mewakili negara pengirim di dalam negara 2.  Memberikan keterangan tentang kondisi dan .  Mengadakan perundingan ttg masalah yang dihadapi kedua negara dan berusaha untuk menyelesaikannya. negara penerima.Perwakilan Diplomatik Republik Indonesia No Diplomatik Uraian 1.  Apabila dianggap perlu.

setiap negara menggunakan sarana diplomasi ajakan. Dalam arti luas. Peranan Perwakilan Diplomatik Dlm membina hubungan internasional. konferensi. dan menunjukkan kekuatan militer dan ekonomi.Lanjutan …………. Pada umumnya dalam menjalankan tugas diplomasi antar bangsa. 3.  Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. diplomasi meliputi seluruh kegiatan politik luar negeri sebagai berikut:  Menentukan tujuan dengan menggunakan semua daya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut.  Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. . diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara.  Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dgn kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. sehingga kepentingannya dapat diperkenalkan kepada negara lain dengan jalan diplomatik.

 Menerima pengaduan-pengaduan untuk diteruskan kepada pemerintah negara penerima. dalam hubungan internasional ”berarti sarana yang sah (legal). terbuka dan terang-terangan yang digunakan oleh sesuatu negara dalam melaksanakan politik luar negerinya”. perwakilan tersebut dapat mengambil langkahlangkah untuk menyelesaikannya. . sehingga jika terjadi sesuatu urusan. biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu. Istilah diplomatik (diplomacy). Tujuan Diadakan Perwakilan Diplomatik  Memelihara kepentingan negaranya di negara penerima.Lanjutan …………. 4.  Melindungi warga negara sendiri yang bertempat tinggal di negara penerima.

2. Berdasarkan Pasal 2 Konvensi Wina 1961. Pembukaan/Pengangkatan Persyaratan yg harus dipenuhi dalam pembukaan/pertukaran perwakilan diplomatik (politis) maupun konsuler (nonpolitis) :  Harus ada kesepakatan kedua belah pihak (mutual conceat) yang akan mengadakan pembukaan atau pertukaran diplomatik maupun konsuler. yaitu setiap negara dapat melakukan hubungan atau pertukaran perwakilan diplomatik berdasarkan atas prinsip-prinsip timbal .  Prinsip-prinsip yang beraku. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti Politis (Diplomatik) a. harus dituangkan dalam bentuk : Persetujuan bersama (joint agreement) dan Komunikasi bersama (joint declaration).

menerima surat kepercayaan ( lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. Kronologi Pengangkatan Diplomatik I Kedua belah pihak saling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masingmasing Negara. III . Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. IV II Mendapat persetujuan (demende.b. dari yang Diplomat yg akan ditempatkan. agregation) negara menerima.

b.c. Charge D’ Affaires. Catatan:disebut jugakonggres Achen. c. Minsiter dan Inter-nuncios diakreditasikan pada Kepala Negara. Perwakilan Kunci). KONGGRES WINA (1961) a. b. Ammbassador Papa Legates Nuncios (Duta Besar. Ammbassador (Nuncios) diakre-detasi pada Kepala Negara dan kepala misi yang lain yang sederajat. Charge de Affaires. d. Envoys. b. Minister Resident. Klasifikasi Perwakilan Diplomatik CORPS DIPLOMATIQUE (PERWAKILAN DIPLOMATIK) KONGGRES WINA (1815) a. . Ammbassador and Legates Or Nuncious. c. Envoys Extra Ordinary and Minister Pleni Petentiary (Duta Besar Luar biasa dan Berkuasa Penuh) KONGGRES AIX LA CHAPELLA (1818) a. diakredi-tasikan kepada Menteri Luar Negeri. Envoys and Minister Pleni Petentiary.

d. c.Negosiasi.Representa si b. diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili Kepala Negaranya di negara penerima a. d.Observasi. e. Tugas dan Fungsi Perwakilan Diplomatik Tugas umum seorang perwakilan diplomatik Dalam melaksanakan tugasnya. .Proteksi.Relationshi p.

Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima. Mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima. 3. mencakup hal-hal berikut : 1. 4. menurut Konggres Wina 1961.Lanjutan …………. sesuai dengan undang-undang dan melaporkan . 2. Mewakili negara pengirim di dlm negara penerima. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional. Fungsi Perwakilan diplomatik.

e. Perangkat Perwakilan Diplomatik
Perwakilan diplomatik menurut ketetapan Konggres Wina Tahun 1815 dan Konggres Aux La Chapella 1818 (Konggres Achen), dilakukan oleh :
No Nama Uraian Keterangan
1. Duta Besar Adalah tingkat tertinggi dalamAmbassador ditempatkan pada Berkuasa Penuh perwakilan diplomatik yangnegara yang banyak menjalin (Ambassador) mempunyai kekuasaan penuhhubungan timbal balik. dan luar biasa. 2. Duta (Gerzant) Adalah wakil diplomatik yangDalam menyelesaikan persoa-lan pangkatnya lebih rendah darikedua negara, hrs berkonduta besar. sultasi dgn pemerintahnya. 3. Menteri Residen Seorang Menteri ResidenMereka ini pada dasarnya tidak dianggap bukan sebagai wakilberhak mengadakan pertemuan pribadi kepala negara. Diadengan kepala negara di mana hanya mengurus urusanmereka bertugas. negara.

Lanjutan ………….
4. Kuasa Usaha (Charge de Affair) Kuasa Usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : Kuasa Usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan, Kuasa Usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan, ketika pejabat ini belum atau tidak ada di tempat.

Duta besar yang diangkat menjadi ketua perwakilan asing, disebut doyen. Tingkat perwakilan suatu negara ditentukan berdasarkan beberapa pertimbangan sebagai berikut : 1. Penting tidaknya kedudukan negara pengutus dan negara penerima perwakilan itu. 2. Erat tidaknya hubungan antar negara yang mengadakan hubungan itu. 3. Besar kecilnya kepentingan bangsa / negara yang

Lanjutan ………….
5. Atase-Atase Adalah pejabat pembantu dariTugasnya yaitu memberikan Duta Besar berkuasa penuh.nasihat di bidang militer dan Terdiri atas 2 (dua) bagian : pertahanan keamanan kepada  Atase Pertahanan duta besar berkuasa penuh. Atase ini dijabat oleh seorang perwira TNI yang diperban-tukan Departemen Luar Negeri dan ditempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), serta diberikan kedudu-kan sebagai seorang diplomat.  Atase Teknis Atase ini, dijabat oleh seorang pegawai negeri sipil tertentu yang tidak berasal dari lingkungan Departemen Luar Negeri dan ditempatkan di salah satu KBRI untuk membantu Duta Besar. Dia berkuasa penuh dalam melaksanakan tugas-tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. Misalnya, Atase Perdagangan, Atase Perindustrian, Atase Pendidikan dan Kebudayaan.

dgn maksud :  Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik. tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Para diplomat beserta stafnya. Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. . Menurut Konvensi Wina 1961 Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan. disebut (exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”).  Menjamin pelaksana fungsi perwakilan diplomatik secara efisien.f.

Kekebalan Perwakilan Diplomatik atau Involability (tidak dapat diganggu gugat). yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu . Para diplomat tdk memiliki hak asylum. yaitu kekebalan terhadap alat-alat kekuasaan negara penerima dan kekebalan dari segala gangguan yang merugikan para pejabat diplomatik. disebut jg daerah ekstrateritorial.Lanjutan ………….  Kantor Perwakilan (Rumah Kediaman). mencakup :  Pribadi Pejabat Diplomatik. Kekebalan diplomatik (Immunity).

bea keluar. barang keperluan sendiri. yaitu mecakup :  Pembebasan dari kewajiban membayar pajak. Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik. misi perwakilan. bumi dan bangunan. atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963. kendaraan bermotor. rumah tangga. antara lain bea masuk. terhadap barang-barang keperluan dinas. televisi dan sebagainya. .  Pembebasan dari kewajiban pabean. keperluan rumah tangga dan sebagainya.Lanjutan …………. antara lain pajak penghasilan. bea cukai. kekayaan. radio.

dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan.  Agen Konsul.3.  Konsul dan Wakil Konsul. . Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti Non Politis (Konsuler) Diwakili oleh Korps Konsuler dalam kepangkatan :  Konsul Jenderal. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal.

2. 6. . protokol. Menyelenggarakan urusan pengamanan. Melindungi kepentingan nasional negara dan warga negara yang berada dalam wilayah kerjanya. komunikasi dan persandian. Melaksanakan pengamatan. 3. 5. Melaksanakan urusan tata usaha. 4. penilaian.a. Melaksanakan usaha peningkatan hubungan dengan negara penerima di bidang perekonomian. Fungsi Perwakilan Konsuler 1. penerangan. dan pelaporan. perhubungan. Menyelenggarakan bimbingan dan pengawasan terhadap warga negara di wilayah kerjanya. konsuler. perdagangan. kepegawaian. kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

. tukarmenukar pelajar. Tugas-tugas Yang Berhubungan dengan Kekonsulan 1. 2. mengawasi pelayanan.b. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan.  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. mahasiswa. Bidang Ekonomi. pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. dan lain-lain. yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas. seperti. promosi perdagangan.  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim.

Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. . 4. 2. 3. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat-pejabat Tingkat Pusat.c. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksa-naan kekuasaan peradilan). Berhak mengadakan hubungan yang bersifat politik. Persamaan dan Perbedaan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada pelaksanaan kekuasan Peradilan). PERBEDAAN No Korps Diplomatik Korps Konsuler Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dgn pejabat-pejabat tingkat daerah (setempat) Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik. Satu negara hanya mempunyai satu perwakilan diplomatik saja dalam satu negara penerima. 1.

anggota staf Konsuler. 2) Penarikan dari negara 4) Kalau negara penerima pengirim perang dengan negara 3) Pemberitahuan bahwa ia pengirim (pasal 43 bukan lagi sebagai Konvensi Wina 1961). Konvensi Wina 1961) Berakhirny 1) Sudah habis masa (Pasal 23. 1) Fungsi seorang pejabat 3) Karena tidak disenangi konsuler telah berakhir. 24. . (dipersona non Grata). dan 25 a jabatan. Konvensi Fungsi 2) Ia ditarik (recalled) oleh Wina 1963) Pemerintah negaranya.d. Mulai dan Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik-Konsuler HAL DIPLOMATIK KONSULER Mulai Yaitu saat menyerahkan(Pasal dan Konvensi Wina berlakunya surat 1963) Fungsi kepercayaan (Lettred memberitahukan dengan Creance/ menurut pasal layak 13 kepada negara penerima.

Diberikan “wacana” atau kliping sesuai topik bahasan. 5. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti politis dan non politis) . Buatlah kesimpulan bersama. Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 – 5 orang. Penutup. . 2. 6. lakukan Strategi Pembelajaran dgn Penugasan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis. 4.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 3 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Fungsi Perwakilan Diplomatik (Perwakilan Negara RI. dan ditulis pada lembar kertas. Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap wacana/kliping. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok. Langkah-langkah : 1. 3.

.5. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional. Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4. Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia.4. AA. 4.

(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Mengidentifikasi macam-macam organisasi internasional  Menguraikan peranan dan tujuan organisasi internasional PBB dan ASEAN dalam meningkatkan hubungan internasional  .

Pengertian Org. Internasional

ORGANISASI INTERNASIONAL

Macammacam Org. Internasional

• ASEAN • KTT AA • PBB Pol Luar Negeri RI

Kerja sama dan Perjanjian Internasional

Kerja sama & Perjanjian Internasional

1. Peranan Organisasi Internasional (ASEAN, AA, PBB) dalam Meningkatkan Hubungan Internasional
a. Pengertian Organisiasi internasional atau disebut ”Multilateralisme” adalah suatu istilah hubungan internasional yang menunjukkan kerjasama antar beberapa negara. Dalam filosofi politis, lawan dari multilateralisme adalah unilateralisme.

b. Organisasi Internasional ASEAN
ASEAN adalah singkatan dari "Association of Southeast Asian Nations" atau Persatuan Negara-Negara Asia Tenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok.

ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penandatangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).

prinsip : 1. 3. Tidak saling turut campur urusan dlm negeri masing-masing. kesamaan. integritas wilayah nasional dan identitas nasional setiap negara. 2. Tidak mempergunakan ancaman (menolak penggunaan kekuatan) militer. Asas keanggotaan ASEAN adalah terbuka. ASEAN memberi kesempatan kerja sama kepada negaranegara Pembentukan ASEAN.lain. subversif dan intervensi dari luar. 5. Penyelesaian perbedaan atau pertengkaran dan persengketaan secara damai. Saling mengormati terhadap kemerdekaan. dan 6. kedaulatan. 4. Menjalankan kerjasama secara efektif antara anggota. . didasarkan pada prinsip. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan nasional yang bebas dari campur tangan luar.Lanjutan ………….

Meningkatkan kerja sama yang aktif dlm bidang ekonomi.Lanjutan …………. industri. Meningkatkan penggunaan pertanian. dan 6. jasa dan meningkatkan taraf hidup. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. budaya. Organisasi ASEAN didirikan dengan tujuan : 1. . 3. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. sosial. iilmu pengetahuan & adminsitrasi. 5. perdagangan. teknik. 2. kemajuan sosial. 4. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional. dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tengggara.

Sidang para menteri lainnya (non-ekonomi). 4. ASEAN Ministering Meeting (Sidang tahunan para menteri luar negeri). Komite-komite tetap dan komite-komite khusus. 3. 2. Komite-komite. 5. 4. 2. . Sekretariat nasional ASEAN pada setiap ibu kota negara-negara 1. ASEAN Mininsterial Mee-ting (Sidang Tahunan Para Menteri). 3.Lanjutan …………. Standing Committe (Badan yang bersidang di antara dua sidang Menlu negara ASEAN untuk menangani persoalan-persoalan yang memerlukan keputusan para menteri). Struktur ASEAN Setelah KTT Bali 1976 Summit Meeting (Pertemua kepala pemerintahan) yang merupakan otoritas / kekuasaan tertinggi di dalam ASEAN. Sebelum KTT Bali 1976 1. Standing Commite.

Phan Wannamethee 7. Sekretariat ASEAN berada di Jakarta yg dipimpin oleh Sekretariat Jenderal atas dasar pengangkatan oleh para Menteri Luar Negeri secara bergilir.R Dharsono 2. H. Umarjadi Notowijono 3. dengan masa jabatan selama 2 (dua) tahun.Lanjutan …………. Severino Jr.  Filipina . H. Roderick Yong 8. Datuk Ali Bin Abdullah 4. Dato Ajit Singh 11. No Nama Negara  Indonesia  Indonesia  Malaysia  Filipina  Singapura  Thailand  Brunei Darussalam  Indonesia  Malaysia  Singapura Dari 7 Juni 1976 Sampai 18 Februari 1978 1.E. Ong Keng Yong 19 Februari 1978 30 Juni 1978 10 Juli 1978 1 Juli 1980 18 Juli 1982 16 Juli 1984 16 Juli 1986 17 Juli 1989 1 Januari 1993 1 Januari 1998 1 Januari 2003 30 Juni 1980 1 Juli 1982 15 Juli 1984 15 Juli 1986 16 Juli 1989 1 Januari 1993 31 Desember 1997 31 Desember 2002 sekarang 10. Chan Kai Yau 6. Reyes 5. Narciso G. Rusli Noor 9. Rodolfo C.

1. tgl 27-28 Nov 1987. Februari 1976. . 1999. 4-5 Agustus 1977. KTT ke-2 diKTT Tidak Resmi ke-2 di Kuala Lumpur-Malaysia.KTT Tidak 27-29 Januari 1992. KTT ke-1 di Indonesia. Resmi ke-4 di 22-25 Nov 2000. 3. 2. Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN No KTT Resmi KTT Tidak Resmi Bali-KTT Tidak Resmi ke-1 di 23-24Jakarta-Indonesia. Kuala Lumpur-Malaysia. KTT ke-4 di Singapura. tanggal 14-16 Desember 1997. 14-15 DesFilipina.Lanjutan …………. 4. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah konferensi puncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota ASEAN. Singapura. KTT ke-3 di Manila-KTT Tidak Resmi ke-3 di Filipina. tanggal 30 November 1996.

KTT ke-6 di Hanoi-Vietnam. 11. KTT ke-11 di Kuala Desember 2005. Desember 2006. 7-8 Oktober 2003. 6. 15-16 Desember 1998. KTT ke-9 di Bali-Indonesia. 9. Lumpur-Malaysia. 7. KTT ke-8 di Phnom Penh-Kamboja. 4-5 November 2002. KTT ke-7 di Bandar Seri BegawanBrunei Darussalam. KTT ke-12 di Cebu-Filipina. . 12-14 12. 29-30 November 2004.Lanjutan …………. 10. 8. 5-6 November 2001. KTT ke-10 di Vientiane-Laos.

Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) contoh persamaan dan berbedaan antara organisasi ASEAN dengan AFTA ! 5.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 4 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. majalah. Berikan penjelasan dasar-dasar yang melatarbelakangi berdirinya organisasi ASEAN pada tahun 1967 ! 3. kemudian lakukan hal-hal berikut : 1. Berikan penjelasan kembali mengapa tujuan ASEAN lebih dititik beratkan pada pertumbuhan bidang ekonomi. Rumuskan kembali bagaimana negara-negara asia tenggara mendeklarasikan berdirinya organisasi ASEAN ! 2. buletin & sebagainya. kemajuan sosial dan pengembangan kebudayaan ! 4. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah negara Indonesia memperoleh keuntungan dengan mendirikan organisasi ASEAN ! . internet. koran.

Berlangsung dari tgl. Diselenggarakan oleh Indonesia. 24 April 1955. mrp konferensi tingkat tinggi antara negara-negara Asia dan Afrika . Uni Soviet. India dan Pakistan yang dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Roeslan Abdulgani. atau negara imperialis lainnya. kebanyakan dari negara yang baru saja memperoleh kemerdekaan.Afrika KTT Asia-Afrika disebut juga Konferensi Bandung.d.c. Sri Lanka (dahulu Ceylon). Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia . . di Gedung Merdeka Bandung (Indoensia) dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan ”kolonialisme” atau ”neokolonialisme” Amerika Serikat. 18 s. Myanmar (dahulu Burma).

4. Mengakui persamaan semua suku bangsa dan persamaan semua bangsa. Tidak melakukan campur tangan atau intervensi dalam persoalan-persoalan dalam negeri negara lain. Menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri sendiri secara individu maupun secara kolektif. yang sesuai dengan Piagam PBB. 2. .Lanjutan …………. Dengan substansi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia" 1. Menghormati kedaulatan & integritas teritorial semua bangsa 3. Dasasila Bandung adalah 10 (sepuluh) poin hasil pertemuan KTT AA yang dilaksanakan pada bulan April 1955 di Bandung. besar maupun kecil. 5. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serta asas-asas yang termuat di dalam piagam PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa).

9. seperti perundingan. 10. atau penyelesaian masalah hukum. Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama.Lanjutan ………………. Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan cara damai. yang sesuai dengan Piagam PBB. (a) Tidak menggunakan peraturan-peraturan dan pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus dari salah satu negara-negara besar. 7. 6. menurut pilihan pihak-pihak yang bersangkutan. 8. ataupun lain-lain cara damai. Tidak melakukan tindakan ataupun ancaman agresi maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau ke merdekaan politik suatu negara. persetujuan.Menghormati hukum dan kewajiban–kewajiban internasional . arbitrasi. (b) Tidak melakukan campur tangan terhadap negara lain.

Gamal Abdul Nasser (presiden Mesir). Gerakan Non-Blok (GNB) (Non-Aligned Movement/NAM) adalah suatu organisasi Internasional yang dibentuk pada tahun 1961 oleh Josep Broz Tito (presiden Yugoslavia).Lanjutan …………. Sekarno (presiden Indonesia). Anggota-anggota penting termasuk India. dan untuk suatu masa. . Mesir. GNB membawa negara-negara lain yang tidak ingin beraliansi dengan negara-negara adidaya peserta Perang Dingin bersama. Republik Rakyat Tiongkok. Pandit Jawaharlal Nehru (perdana menteri India). Kwane (Presiden Ghana). Brasil tidak pernah menjadi anggota resmi gerakan tersebut.

Gerakan Non Blok. rasialisme dan zonisme. 3.Lanjutan ………………. Dalam KTT Gerakan Negara-negara NonBlok.Gerakan Non blok. 2. telah dihasilkan asas-asas : 1. neokolonialisme. kolonialisme.Gerakan Non Blok. merupakan wadah perjuangan negara-negara yang sedang berkembang. bukan merupakan blok tersendiri dan tidak termasuk salah satu blok yang ada. . memegang teguh prinsip perjuangan melawan imperialisme.

imperialisme dan neo-kolonialisme. Pertemuan-pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Negara-Negara Non Blok No Tempat dan Tahun Keterangan Dihadiri oleh 25 anggota. Dihadiri oleh 54 negara dan merupakan salah satu yang paling penting dengan gerakan tersebut membentuk sebuah organisasi permanen untuk menciptakan hubungan ekonomi dan politik. 1. Kebanyakan dari pertemuan itu digunakan untuk mendiskusikan konflik Arab-Israel dan Perang India-Pakistan. Kenneth Kauda memainkan peranan yang penting dalam even-even tersebut. Kuba dan Siprus. Beograd (September 1961) 2. Kairo (Mesir) 1964 3. Kelompok ini mendedikasikan dirinya untuk melawan kolonialisme. masing-masing 11 dari Asia dan Afrika bersama dengan Yugoslavia. Pertemuan tersebut dihadiri 56 negara anggota di mana anggota-anggota barunya datang dari negara-negara merdeka baru di Afrika.Lanjutan ………………. Lusaka (Tanzania) 1969 .

Kolombia 1995 12.Lanjutan ………………. Malaysia (Februari 2003) Namun. GNB kini tampak semakin tidak mempunyai relevansi sejak berakhirnya Perang Dingin. Aljazair 1973 5. . Cairo (Mesir) 1998 13. Harare (Zimbabwe) 1986 9. New Delhi (India) 1983 8. Beograd (Yugoslavia) 1989 10. Havana (Kuba) 1979 7. Jakarta (Indonesia) 1992 11. Kolombo (Sri Lanka) 1976 6. 4.

3. . 2. Mengurangi ketegangan blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet (Rusia). Mendukung perjuangan dekolonialisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. Tujuan Gerakan Non Blok adalah : 1. 4. kolonialisme. rasialisme apartheid. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan senjata. neokolonialisme.Lanjutan ………………. Wadah perjuangan negara-negara yang sedang berkembang. dan zionisme.

Rusia. Sekretaris Jenderal : Ban Ki-Moon (sejak 2006). Arab. lembaga ekonomi. Mandarin. Bermarkas di New York City (AS) . Spanyol.Bahasa Resmi : Inggris. Perserikatan Bangsa-Bangsa Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB (United Nations/UN) mrp organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Jumlah Anggota : 192 Negara. Didirikan. pengamanan internasional. Perancis.d. PBB dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional. dan perlindungan sosial . 24 Oktober 1945.

dan hak asasi. • Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antara bangsa-bangsa. sosial budaya. • Menjadikan PBB sebagi pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas. • Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. • Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi.Lanjutan ………………. Tujuan PBB adalah berikut ini. .

Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya. Asas-asas PBB adalah sebagai berikut : 1.Lanjutan ………………. Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB. kemanan dan keadilan. Dalam hubungan-hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan . Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian. 2. 4. 3.

Konferensi San Fransisco menghasilakan suatu piagam yang menyebutkan organ utama PBB sebagai berikut : DEWAN EKONOMI DAN SOSIAL DEWAN KEAMANAN SEKRETARIS DEWAN PERWALIAN MAJELIS UMUM MAHKAMAH INTERNASIONA L .Lanjutan ……………….

kesehatan dan perikemanusiaan. kebudayaan. Ekonomi. Mengadakan perubahan piagam. 2. 6. Berhubungan dengan kerja sama ekonomi. Berhubungan dengan perdamaian dan keamanan internasional. Penetapan keanggotaan. Memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan. Berhubungan dgn perwakilan internasional termasuk daerah yang belum mempunyai pemerintahan sendiri yg bukan daerah strategis.Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB. pendidikan. 4. 7. 5. Tugas dan kekuasaan Majelis Umum : 1. dsb. terdiri dari anggota dari seluruh negara anggota dan bertemu setiap tahun dibawah seorang Presiden Majelis Umum PBB yang dipilih dari wakil-wakil. Berhubungan dengan keuangan. Dewan Perwalian. Hakim Mahkamah Internasional. . dan Sosial. 3.

dan Cina. Dewan Keamanan terdiri dari lima anggota tetap yang mempunyai hak veto.Dewan Keamanan PBB bertugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan antar negara. hanya dimiliki negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB. yakni: Amerika Serikat. Dewan ini mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang harus dilaksanakan para anggota di bawah Piagam PBB. Hak veto sampai dengan sekarang. . Prancis. ditambah dengan 10 anggota tidak tetap yang dipilih untuk masa 2 tahun oleh Majelis Umum. Inggris. Rusia.

4. Mengkoordinasi kegiatan-kegiatan dari bidang khusus dengan berkonsultasi dan menyampaikannya pada sudang umum kepada mereka & anggota PBB.Dewan Ekonomi dan Sosial dipilih oleh Sidang Umum untuk masa 3 (tiga) tahun dan bersidang sedikitnya tiga kali dalam setahun. Memupuk hak asasi manusia. 2. Bertanggung jawab dlm menyelenggarakan kegiatan ekonomi dan sosial yang digariskan oleh PBB. . sosial dan budaya. Mengembangkan ekonomi. 3. Tugas ECOSOC : 1.

Dewan Perwalian (Trusteeship Council). membantu mengusahakan kemajuan penduduk Daerah perwalian untuk mencapai kemerdekannya. • Memberikan dorongan untuk menghormati hak-hak manusia. • Melaporkan hasil pengawasan kepada Sidang Umum PBB. Fungsi Dewan Perwalian adalah: • Mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian dalam negara untuk mencapai kemerdekaan sendiri. mrp lembaga PBB yang dibentuk dalam rangka untuk mendorong. .

Memberi pendapat kepada Majelis Umum tentang penyelesaian sengketa antara negara-negara anggota PBB. Menganjurkan Dewan Keamanan PBB untuk bertindak terhadap salah satu pihak yang menghiraukan keputusan Mahkamah Internasional.Mahkamah Internasional (MI) ialah badan perlengkapan PBB yang anggotanya terdiri atas ahli hukum dari berbagai negara anggota dengan masa jabatan selama 9 tahun. Tugas pokok Mahkamah Internasional : 1. 2. Memberi nasihat tentang persoalan hukum kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan. 3. Memeriksa perselisihan atau sengketa antara negaranegara anggota PBB yang diserahkan kepada MI. . 4.

) . Korea Selatan (2006 ..1961) • U Thant.. Austria (1972 .. Swedia (1953 ..1996) • Kofi Annan. Burma (1961 . Peru (1982 .1981) • Javier Pérez de Cuéllar. Yang pernah menjadi Sekretaris Jenderal : • Trygve Lie. dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia.. Mesir (1992 .. Ghana (1997 – 2006) • Ban Ki-Moon.1971) • Kurt Waldhaim.Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB.1991) • Boutros Boutros-Ghali. Norwegia (1945 – 1953) • Dag Hammarskjold.

........... Integritas teritorial semua bangsa : .......................... Menghormati kedaulatan : ..... Afrika tahun 1955 adalah Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa................ Berikan ulasan kembali tentang “Makna KTT Asia Afrika” bagi negara Indonesia khususnya........... sesuai pendapat anda secara umum ! Pendapat anda tentang KTT Asia 2................. b........... Salah satu isi Dasasila Bandung sebagai hasil dari KTT Asia Afrika ? ...........Penugasan Praktik Kewarganegaraan 5 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) .. ... dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1................... Berikan penjelasn singkatnya ! a.........

........................ Perancis.... ........ mengapa hak veto hanya dimiliki oleh negara-negara seperti Amerika........... ................................. 4...................... Tuliskan sesuai hasil pengamatan anda tentang peran Dewan Keamanan PBB dalam menangani permasalahan-permasalahan konflik di bawah ini ! Palestina ..3..........................Israel Irak . Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Persengkataan Internasional Membahayakan Perdamaian .............. Salah satu asas PBB adalah semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian........ ....... kemanan dan keadilan..... Berikan tanggapan penjelasan....... RRC dan Rusia ! …………………………………………………………………… 5...................................... Inggris.

Artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinanya perdamaian dunia. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. Kerjasama dan Perjanjian Internasional yang bermanfaat bagi Indonesia a.2. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. INDONESIA POLITIK LUAR NEGERI AKTIF . Politik Luar Negeri Republik Indonesia BEBAS Artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalah-masalah internasio-nal dan terlepas dari ikatan kekuatankekuatan raksasa dunia secara ideologis bertentangan (Timur dengan komunisnya dan Barat dengan liberalnya).

 Ketetapan MPR mengenai Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) terutama dibidang hubungan luar negeri.  Keputusan Presiden (Keppres) yang menyangkut politik luar negeri Indonesia. Landasan idiil adalah Pancasila 2. Landasan konstitusional UUD 1945 Pasal 11 dan 13. Landasan operasional adalah sebagai berikut. didasarkan pada landasan hukum : 1.Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. . 3.  Kebijakan atau peraturan yang dibuat oleh menteri luar negeri.

Negara kita memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internsional untuk menjamin perdamaian yg kekal. Negara kita bersahabat dengan segala bangsa atas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan coroak pemerintahan negeri masingmasing. 2. 3.Prinsip-prinsip -pokok yang menjadi dasar politik luar negeri Indonesia : 1. Negara kita berusaha mempermudah jalannya pertukaran pembayaran internasional. Negara kita dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa . Negara kita menjalani politik damai. 5. Negara kita membantu pelaksanaan keadilan sosial internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB. 6. 4.

kembali menjadi warga negara Cina dgn sukarela.b. Perjanjian RI – Malaysia  Ada kejelasan (terhindar tentang Penetapan Garis dari konflik) dalam Landas Kontinen kedua pemanfaatan laut baik nega-ra (di selat Malaka sebagai sarana transportasi dan Laut Cina Selatan) air maupun untuk ditandatangani pada kepentingan penangkapan tanggal 27 Oktober 1969 ikan. Bilateral Keterangan/Uraian  Manfaat Yang Diperoleh Persetujuan RI dan RRC  Ada kejelasan dalam mengenai Dwi penga-turan Kewarganegaraan. telah kewarganegaraan disahkan dengan keturunan Cina yang sudah keluarnya Undangberumur 18 tahun. tanggal 7 November  .Kerja Sama dan Perjanjian Internasional Yang Bermanfaat bagi Indonesia No Jenis/Bentuk 1. mineral dan tambang. apakah Undang No. eksplorasi kekayaan dan mulai berlaku laut. 2 Tahun mau menjadi WNI atau 1958.

. Filipina.2. Filipina. Malaysia. Malaysia. yang ditandatangani pada tahun 1995 oleh negara- negara Indonesia. Demikian juga. Singapura dan Thailand. Singapura dan Thailand melalui Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967. Regional  Pembentukan ASEAN yang diprakarsai oleh pemimpin Indonesia. dan khususnya nega-ra Indonesia.  Persetujuan dibentuknya kawasan perdagangan bebas ASEAN yaitu AFTA (ASEAN Free Trade Area). Mempercepat proses pertum-buhan ekonomi. Meningkatkan daya saing dan penghapusan bea ekspor – impor bagi negaranegara yang berada di kawasan ASEAN (termasuk negara Indonesia). Dapat meningkatkan investasi langsung ke negara-negara ASEAN. kemajuan sosial dan pengembangan budaya. jika terjadi konflik hal ini dapat dengan mudah dilesaikan melalui jalan damai.

rasialisme dan zionisme. kemudian keluar pada tanggal 7 Januari 1965 dan masuk kembali pada tanggal 28 September 1966. Pengesahan Konvensi Inter- nasional tentang Penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial 1965. menghargai. sehingga mau mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949. dan menjunjung tinggi . Multilateral  Masuknya negara RI menjadi anggota PBB (pertama kali pada tanggal 28 Sep 1950). dengan dikeluar-kannya Undang-Undang No.  Pembentukan Gerakan Negara-negara Non Blok melalui KTT yang pertama pada tahun 1961 di Beograd (Yugoslavia) dan dipelopori oleh negara Indonesia. India dan Ghana. Masyarakat Indonesia akan lebih memahami bahwa seba-gai bagian masyarakat internasional harus menghor-mati.3. 29 Tahun Mempercepat proses penyele-saian konflik Indonesia – Belanda (penjajah). Mesir. Sebagai wadah dalam upaya menumbuhkan sikap solideri-tas negara-negara di kawasan Asia – Afrika dalam memper-juangkan kemerdekaannya sekaligus melawan kolonia-lisme. Yugos-lavia.

Mengapa suatu negara perlu mengadakan hubungan internasional dan tujuan apakah yang ingin dicapai dalam hubungan tersebut ? 3. Uraikanlah jenis perjanjian internasional dan berikan contoh jenis perjanjian tersebut ! 5. bagaimanakah kronologis penempatan korps diplomatik menurut Kongres Auxla Chapella ! .SOAL ESSAY/URAIAN Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas ! 1. Jelaskan tahapan dalam pembuatan perjanjian internasional menurut Konvensi Wina 1969 ! 4. Apakah yang dimaksud dengan hubungan internasional dan bagaimanakah arti penting hubungan internasional bagi suatu bangsa ? 2. Dalam hubungan internasional.

mengapa peran PBB tidak mampu efektif jika sudah berhubungan dengan negara-negara pemegang hak veto ! 10. apakah KTT Gerakan NegaraNegara Non Blok hingga dewasa ini masih dianggap relevan ! 9. Jelaskan dan beri alasan. 6.Lanjutan ………………. Uraikanlah.Berikan penjelasan. Sebutkanlah prinsip-prinsip pokok yang menjadi dasar bangsa Indonesia mengadakan hubungan dengan bangsa lain ! 7. Jelaskanlah dan beri alasan. arti penting ASEAN bagi kepentingan nasional Indonesia dalam bidang ekonomi dan sosial budaya ! 8. bagaimana sesungguhnya peran dan fungsi PBB dalam tata pergaulan internasional ! .

Para anggota Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa tidak berkomentar tentang serangan militer Amerika Serikat ke Somalia. Setelah memberikan penjelasan singkat tentang perkembangan situasi di Somalia." ujar wakil utusan China untuk PBB. Sumber : Kompas. setelah pertemuan tertutup tentang Somalia." ujarnya. Liu Zhenmin. kecuali Amerika Serikat sendiri. Mereka juga mendukung rencana PBB untuk mengirim tim kemanusiaan ke Somalia. tidak ada perdebatan tentang tindakan AS. Ke-15 negara anggota DK PBB tidak mempertanyakan atau berkeberatan terhadap penjelasan utusan AS untuk PBB.co. Sanders mengatakan. 12 Januari 2007) . "Tidak ada diskusi tentang isu itu secara khusus dan saya tidak memiliki komentar apa pun. Kamis (11/1)." kata utusan Rusia. Tidak ada rekomendasi. Anggota DK PBB hanya menyatakan dukungan untuk segera menempatkan pasukan penjaga perdamaian Afrika di Somalia. "Tidak seorang pun. KAMIS . "Anggota DK menyatakan keprihatinan tentang ketidakstabilan situasi keamanan dan kemanusiaan di Somalia.id (Jumat.STUDI KASUS Dewan Keamanan PBB Tidak Berkomentar MOGADISHU. Vitaly Churkin. Sebelumnya. Sanders memberikan penjelasan kepada 15 anggota DK PBB bahwa sasaran serangan AS ke Somalia adalah pemimpin tingkat tinggi Al Qaeda. Jackie Sanders. tentang serangan tersebut.

tidak mempermasalahkan tindakan Amerika sehubungan dengan “pelanggaran hukum internasional” ! 4. Berikan usulan konkrit. Jelaskan dengan memberi alasan.Tagihan Tugas : 1. mengapa anggota tidak tetap yang sebanyak 15 negara. Sebagai Sekretaris Jenderal PBB ! . Berikan beberapa penjelasan tentang judul berita yang dimaksud “Dewan Keamanan PBB Tidak Berkomentar” dalam serangan Amerika Serikat ke Somalia ! 3. Tentukan langkah-langkah nyata dalam upaya mengurangi tindakan unilateral “sepihak” negara Amerika agar tidak mudah menyerang negara lain dengan alasan “mengejar teroris” yang belum tentu kebenarannya ! 5. jelaskan kembali apa telah ditulis sesuai dengan persepsi yang ada dibenak anda ! 2. Setelah disimak dan baca baik-baik. Sebagai presiden atau rakyat Somalia ! c. jika anda : a. apa yang harus anda lakukan guna meningkatkan kesadaran negara-negara anggota PBB (terutama pemegang hak veto) agar menghormati kedaulatan dan hukum internasional. Sebagai perwakilan tetap negara Indonesia di PBB ! b.

sosial dan kebudayaan ! 1. Carilah topik-topik dari berbagai sumber (mass media cetak atau elektronik dan internet) sekitar arti penting ASEAN bagi Indonesia. Kemudian lakukan presentasi di dalam kelas ! . 3. Pahami kembali tentang latar belakang berdiri dan tujuan kerja sama negara-negara ASEAN. dan buatlah tulisan wujud implementasinya hingga dewasa ini ! 2.INQUIRI (TUGAS KELOMPOK) Carilah referensi dari berbagai sumber untuk mengkaji ulang tentang hubungan antara negara-negara ASEAN (berikut gambar-gambar pendukungnya) yang berkaitan dengan kerja sama bidang ekonomi.