Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SMA: Beberapa Hukum Tentang Gas Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi

Pembelajaran Alokasi Waktu : SMA : Fisika : Kelas XI/ Semester 2 : Hukum Boyle-Gay Lussac : 2 x 45 menit

___________________________________________________________________________ I. Standar Kompetensi : 1. Menerapkan konsep dan prinsip kalor, konservasi energi, dan sumber energi dengan berbagai perubahannya dalam mesin kalor II. Kompetensi Dasar III. Indikator a. Kognitif 1. Produk:
a) Menjelaskan pengertian gas ideal b) Menjelaskan hukum Boyle dalam pemuian gas c) Menjelaskan hukum Gay Lussac dalam peningkatan suhu

: 3.1 Menganalisis pesamaan umum keadaan gas ideal

d) Menjelaskan prinsip kerja manometer
e) Menghitung besar persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac

1.

Proses: Merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk membuktikan hukum Boyle-gay Lusssac a. merumuskan masalah, b. merumuskan hipotesis, c. mengidentifikasi variabel manipulasi, d. mengidentifikasi variabel respon, e. mengidentifikasi variabel kontrol, f. melaksanakan eksperimen, g. membuat tabel pengamatan, h. melakukan analisis data i. merumuskan kesimpulan

a. Psikomotor:
1. Merakit set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac 2. Mengukur selisih raksa pada manometer 3. Mengukur suhu bahan uji pada percobaan Boyle-Gay Lussac

a. Afektif 1. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: a) jujur, b) peduli, c) tanggung jawab, d) teliti 1. Mengembangkan keterampilan sosial, meliputi: a) bertanya, b) menyumbang ide atau berpendapat, c) menjadi pendengar yang baik, d) berkomunikasi e) bekerjasama IV. Tujuan Pembelajaran: a. Kognitif 1. Produk:
a) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan pengertian gas ideal b) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan hukum Boyle sesuai dalam bahan

ajar.
c) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan hukum Gay Lussac sesuai dalam

bahan ajar.
d) Melalui percobaan, siswa menggunakan manometer e) Melalui percobaan, siswa dapat menghitung persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac

1. Proses: Diberikan bahan ajar dan LKS tentang hukum Boyle-Gay Lussac dengan modifikasi suhu gas, siswa dapat melakukan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara suhu, tekanan, dan volume sesuai rincian tugas kinerja dalam LKS: Proses, meliputi: merumuskan masalah, merumuskan mengidentifikasi mengidentifikasi hipotesis, variabel manipulasi, mengidentifikasi variabel respon, variabel kontrol, melaksanakan eksperimen, membuat

melakukan merumuskan kesimpulan. Keterampilan sosial: Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa.Hukum Boyle . berkomunikasi dan kerjasama V. pipa. menjadi pendengar yang baik. Psikomotor: analisis data. termometer. paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan perilaku berkarakter meliputi: jujur.tabel pengamatan. teliti dan tanggung jawab 2. membuat grafik. Materi Pembelajaran 2. paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan keterampilan sosial bertanya. Disediakan KIT percobaan hukum Boyle-gay Lussac. gelas elenmeyer. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa. alat pemanas. pembakar spiritus. Hukum-hukum tentang gas A. 2. Disediakan KIT percobaan hukumBoyle-Gay Lussac. a. dan 1. Afektif 1. menyumbang ide atau berpendapat. siswa dapat mengukur besar tekanan pada saat perubahan suhu a. peduli. siswa dapat mengukur besar tekanan pada saat perubahan voleme 3. Disediakan manometer terbuka.

Hukum Guy Lussac Hasil bagi volume(V) dengan temperatur (T) gas pada tekanan tertentu adalah tetap. *V/T=konstan *P3>P2>P1 C.Hasil kali tekanan(P) dan volume(V) gas pada suhu tertentu adalah tetap. Proses ini disebut juga isobarik (tekanan tetap).Hukum Charles . Proses seperti ini disebut juga dengan isotermal (temperatur tetap). *PV=konstan *T2>T1 *Tidak berlaku pada uap jenuh B.

VI. Alat : 1 set Manometer dan termometer IX.Hukum Boyle-Guy Lussac Hukum Boyle dan Guy Lussac merupakan penggabungan dari hukum Boyle dengan hukum Guy Lussac.Hasil bagi tekanan (P) dengan temperatur (T) gas pada volume tertentu adalah tetap. anda bisa menamai hukum ini dengan hukum BoLu (BoyleLussac). Proses seperti ini disebut dengan isokhorik (volume tetap). *P/T=konstan *V3>V2>V1 D. Biasanya di dalam soal rumus yang sering digunakan adalah rumus dari hukum ini. dari hukum ini kita bisa mendapatkan: PV/T=konstan. alat pemanas dan spiritus VIII. Sekedar trik dari saya. pipa. Pendahuluan Penilaian oleh Kegiatan 1 Pengamat 2 3 4 . Bahan: Bahan eksperimen: gelas elenmeyer. Eksperimen dan diskusi VII. Proses Belajar Mengajar A. Nah. Model dan Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Model Inkuiri (MI) Metode Pembelajaran : Tugas.

jika suhu diubah dan volumenya juga diubah.1. Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran: kognitif (produk. maka apa yang terjadi pada tekanan? (Fase 2 MI: Berhipotesis). Apersepsi dan Motivasi Apersepsi: Ketika gas memuai maka tekanan akan …………………… Motivasi: Bagaimana jika suhu gas di tingkakan maka tekanan akan…………………… 2. Menyajikan informasi berupa rumusan masalah tentang: Pengamat 2 3 4 Bagaimana hubungan volum dengan tekanan. dan afektif (keterampilan sosial dan perilaku berkarakter). A. siswa secara berkelompok diberi LKS 02 untuk setiap kelompok (3-4 orang) dan diminta untuk merakit set . proses). Jawaban siswa sementara diperoleh dari bahan ajar. psikomotorik. Inti Penilaian oleh Kegiatan 1 1. Pada uji hipotsis: a. guna mengukur prior knowledge-nya tentang tekanan gas. bagaimana hubungan antara suhu dengan tekanan dengan mengacu pada LKS: persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac 3. 4. Menghubungkan antara motivasi awal dengan rumusan masalah. Eksplorasi (Fase 1: Merumuskan masalah) Diberikan LKS-01: siswa diminta memprediksi jawabannya. siswa diminta menyampaikan pendapat tentang hubungan antara pemuaian gas dengan tekanan dan hubungan peningkatan suhu dengan tekanan. “Pada saat kalian botol kosong tertutup diapanaskan lalu dibuka apa yag terjadi?” 2.

Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. Siswa secara berkelompok melengkapi Tabel yang memuat hubungan antara suhu dengn tekanan. Semua kelompok mendiskusikan hasil kerjanya masingmasing dan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi di kelas (Fase 4 MI). Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. Dengan pengarahan guru dan berdasarkan analisis data dalam Tabel dan grafik. (Fase 4 MI). A. hubungan antara volume dengan tekanan sesuai dengan LKS 02 (Fase 4 MI). 3. 2.percobaan Hukum Boyle-Gay Lussac (Fase 3 MI). siswa secara berkelompok melakukan percobaan tentang hubungan antara perubahan volume dengan tekanan pada manometer. Setiap kelompok menganalisis hasil pengumpulan data pada Tabel dan grafik yang mereka buat dalam LKS 02 berdasarkan percobaan. 5. hubungan perubahan suhu dengan tekanan pada manometer sesuai LKS 02 (Fase 3 MI). Penutup Penilaian oleh Kegiatan Pengamat . LP 04 dan LP 05 siswa diobservasi kemampuan psikomotoriknya. Selanjutnya. 1. Dengan menggunakan LP 03. b. 4. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. siswa menyimpulkan bahwa hubungan suhu dengan tekanan adalah bebanding terbalik sedangkan hubungan antara voume dengan tkanan adalah sebanding. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. Setiap kelompok membuat grafik hubungan antara suhu dengan tekanan dengan hubungan antara volume dengan tekanan berdasarkan Tabel. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. Hal ini sesuai dengan hukum Bole-Gay Lussa (menjawab rumusan masalah) (Fase 5 MI).

& Johnson. SMP/MTS. LP 03: Lembar Penilaian Kemampuan Psikomotor 9.. Sumber Pembelajaran 1. 2007.W. LP 05: Lembar Penilaian Keterampilan Sosial Daftar Pustaka BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Cukup Baik 3. Kanginan. LP 04: Lembar Penilaian Perilaku Berkarakter. Columbus:Merrill Publishing Company. Meaningful Assessment. Guru memantapkan untuk menyimpulkan 2 3 4 hasil percobaan tentang hukum Boyle-Gay Lusssac 2. 1996. 2002. Kurang Baik 2. Fisika untuk SMA Kelas X semester 2 (1B). LKS 01 : Peristiwa Hukum Boyle-Gay Lussac dalam Kehidupan sehari-hari. LKS 02 : Percobaan Hukum Boyle. R. L. Keterangan: 1. M. Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam.W & Bybee. Roger T.1 1. 2007. LP 02: Lembar Penilaian Proses kognitif 8. Johnson.. Baik 4. Silabus. Jakarta:Erlangga.Gay Lussac 4. LP 01: Tes Produk Kognitif 7. Becoming a Secondary School Science Teacher. Guru memberikan tes hasil belajar dengan LP 01. A Manageable and Cooperative Process. Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian 6. 3. Boston: Allyn & Bacon. Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Sangat Baik X. David W. Bahan Ajar 5. Digandakan oleh Kegiatan Penyelenggaraan Sosialisasi/Diseminasi/Seminar/Workshop/Publikasi Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Trowbridge. 10. . 2.

Rawang. Science Process Skills Form 3. Bahan eksperimen: gelas elenmeyer. apa yang terjadi saat tutupnya dibuka? Apakah lebih mudah atau lebih sulit saat tutupna dibuka? LKS 02: Hubungan suhu dengan tekanan dan hubungan volume dengan tekanan Fase 2 s/d 5 Tujuan : Menemukan hubungan antara suhu dengan tekanan dan hubungan antara volume dengan tekanan (Hukum Boyle-Gay Lussac). Bhd. Longman. Tujuan : Memberikan contoh-contoh konsep Hukum Boyle-Gay Lussac dalam kehidupan Saat botol kosong dalam keadaan tertutup lalu dipanaskan. bagaimana hubungan antara suhu dengan tekanan (Hukum Bole-Gay Lusaac).. 2008. alat pemanas dan spiritus Alat : 1 set Manometer dan termometer Rumusan Masalah : Bagaimana hubungan volum dengan tekanan. Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Hipotesis : ______________________________________________________ .Gay Lussac dalam Kehidupan sehari-hari (Fase 1: Eksplorasi untuk merumuskan masalah). Pearson. pipa.Yeap Tok Kheng. LKS 01: Peristiwa Hukum Boyle.

Variabel : (a) yang dijaga konstan : ______________________________________ : ______________________________________ (b) yang dimanipulasi (diubah) : ______________________________________ : ______________________________________ (c) yang merespon : ______________________________________ : ______________________________________ Gambar Kerja pipa termometer Tabung elenmeyer Manometer terbuka Pembakar spiritus Gambar 01 Langkah-langkah: .

. Tentukan titik setimbang permukaa raksa pada manometer 4.. g) …………. …………. ………….... (a) Buat Grafik hubungan antara suhu dengan tekanan dan grafik hubungan antar volume dengan tekanan (b)Tulis hubungan antara besar suhu dengan tekanan dan grafik hubungan antara suhu dengan tekanan ____________________________________________________________ Kesimpulan : 1. …………. Kesimpulan apa yang dapat dibuat? ____________________________________________________________ . ………….. 6.p(mmH ) ……... semakin ___________ tekanan.1. Suhu. ……. …………. Siapkan alat dan bahan 2.. ……. 1.. Rangkai alat dan bahan seperti pada gambar 01 3. 7. …………. …………... …………. 2.. …………. pV/T …………. ……. …………. Apa hubungan antara perubahan suhu dengan tekanan ? Semakin besar perubahan suhu. semakin ___________ tekanan. …………. …………. pV …………. …………. Apakah hipotesismu diterima ? ____________________________________________________________ 2. …………. Apa hubungan antara perubahan volume dengan tekanan ? Semakin besar perubahanvolume .. Maukkan data pengamatan pada tabel Tabel Volume. Ubah volume bahan lalu mencatat selisih tinggi raksa pada pemukaan kaki manometer. Analisis : 1.V(mm 3 Tekanan.. ……...... …………. …………. Catat suhu bahan 5. Panaskan bahan dan mencatat selisih tinggi raksa pada permukaan kaki manometer setiap kenaikan 5°C sampai 4 kali kenaikan.T (K) ………….

2. • Partikel gas memenuhi hukum Newton tentang gerak Di dalam kenyataannya. _____________. dan ________________________ BAHAN AJAR HUKUM BOYLE-GAY LUSSAC Di dalam teori kinetik gas terdapat suatu gas ideal. Hukum-hukum tentang gas . akan tetapi sifat itu dapat didekati oleh gas pada temperatur tinggi dan tekanan rendah atau gas pada kondisi jauh di atas titik kritis dalam diagram PT. Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarang atau bergerak secara acak " Ukuran partikel gas dapat diabaikan terhadap ukuran ruangan. Atau bisa dikatakan ukuran partikel gas ideal jauh lebih kecil daripada jarak atar partikel . maka partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruang dengan jumlah yang banyak dan berlaku hukum Newton tentang gerak Gas ideal adalah gas yang memenuhi asumsi-asumsi sebagai berikut: • Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik-menarik (interaksi)antar partikel • Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarangan (acak) • Setiap tumbukan yang terjadi bersifat lenting sempurna • Partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruangan dalam wadah. kita tidak menemukan suatu gas yang memenuhi kriteria di atas.Penerapan : Hukum Boyle-Gay Lussac memungkinkan kita untuk menghitung _________________. Gas ideal adalah suatu gas yang memiliki sifat-sifat sebagai berikut : " Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik menarik (interaksi) antar partikel . Bila tumbukan yang terjadi sifatnya lenting sempurna .

Proses ini disebut juga isobarik (tekanan tetap). *PV=konstan *T2>T1 *Tidak berlaku pada uap jenuh B. *V/T=konstan . Proses seperti ini disebut juga dengan isotermal (temperatur tetap).A.Hukum Guy Lussac Hasil bagi volume(V) dengan temperatur (T) gas pada tekanan tertentu adalah tetap.Hukum Boyle Hasil kali tekanan(P) dan volume(V) gas pada suhu tertentu adalah tetap.

Biasanya di dalam soal rumus yang sering digunakan adalah rumus dari hukum ini. Persamaan Keadaan Gas Ideal . dari hukum ini kita bisa mendapatkan: PV/T=konstan.Hukum Boyle-Guy Lussac Hukum Boyle dan Guy Lussac merupakan penggabungan dari hukum Boyle dengan hukum Guy Lussac. anda bisa menamai hukum ini dengan hukum BoLu (BoyleLussac). Nah.*P3>P2>P1 C. *P/T=konstan *V3>V2>V1 D.Hukum Charles Hasil bagi tekanan (P) dengan temperatur (T) gas pada volume tertentu adalah tetap. Sekedar trik dari saya. Proses seperti ini disebut dengan isokhorik (volume tetap).

Melalui percobaan. LP dan Butir Soal Produk LP 01 (butir soal 1 sampai dengan 5) Kunci LP dan Butir Soal Kunci LP 01 Produk Butir soal 1 s/d 5) siswa dapat menjelaskan hukum Boyle sesuai dalam bahan ajar. c. siswa dapat . Melalui percobaan. Melalui percobaan. Melalui percobaan siswa daat menjelaskan pengertian gas ideal sesuia dalam bahan ajar b.Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian Indikator Produk: a. siswa dapat menjelaskan hukum Boyle-Gay Lussac sesuai dalam bahan ajar d.

. Melalui percobaan. peduli. LP 04 Karakter: RTK 1.Gay Lussac Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru menemukan hukum BoyleGay Lussac dengan menggunakan manometer Karakter: 1. dan 5 atau berpendapat. bertanya. 2. berkomunikasi dan kerjasama. Merakit percobaan untuk LP 03 Psikomotor: Lembar observasi untuk Hukum Boyle. Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru.menjelaskan hukum Gay Lusac sesuai dalam bahan ajar e. dan tanggung jawab. 3. 4. Merancang dan LP 02 Proses: Dokumen portofolio Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara volme dengan tekanan dan hubungan antara suhu dengan tekanan Psikomotor: 1. menjadi pendengar yang baik. Jujur. menyumbang ide LP 05 Keterampilan Sosial: RTK 1. dan 3 Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru. 2. siswa dapat meghitung persamaan hukum Boyle-Gay Lussac Proses: 1. Keterampilan Sosial 1.

01x105 Nm2 diisikan ke dalam tabung. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Gay Lussac?Tuliskan persamaannya! 4. LP 01: Tes uraian untuk penilaian produk kognitif 2.12 m. Sebuah tabung dengan tinggi 0. Apa yang dimaksud dengan gas ideal? 2. LP 04: Self evaluation sheet (Lembar evaluasi diri) perilaku berkarakter 5. Udara yang bertekanan 1. Jika penghisap ditekan sehingga tinggi tabung berisi gas menjadi 0. LP 02: Penilian dokumen portofolio untuk penilaian proses 3. . LP 03 : Lembar Observasi untuk penilaian psikomotor 4. LP 05: Lembar Observasi tentang ketrampilan sosial LP 01: Produk Nama: NIM: Tanggal: ____________________________________________________________________ 1.Lembar Penilaian (LP) 1. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Boye-Gay Lussac?Tuliskan persamaannya! 5. berapa tekanan p2.04 m2 memilki pnghisap bebas bergerak. Anggap suhu gas konstan.20 m dan luas penampang 0. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Boyle?Tuliskan persamaannya! 3.

1. Jika volume gas meningkat maka tekanan akan bertambah besar atau kecil (pilih salah satu). Dapat dikatakan besar suhu. 2. Siapkan Tabel hubungan antara suhu dengan tekanan dan hubungan antara volume dengan tekanan . Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. Tugasi siswa menguji sebuah hipotesis: • • Jika suhu gas meningkat maka tekanan akan bertambah besar atau kecil (pilih salah satu). 3. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan.LP 02: Proses Nama: NIM: Tanggal: _____________________________________________________________________ Prosedur: 1. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini.. Menggambar sebuah grafik yang menunjukkan 15 10 10 10 10 Guru .dengan besar tekanan Melengkapi data pada kolom-kolom tabel pada poin 4.. Format Asesmen Kinerja Proses LP 02a Skor No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Maksimum Skor Asesmen Oleh Oleh siswa sendiri 1 2 3 4 Mengidentifikasi variabel kontrol Mengidentifikasi variabel manipulasi (bebas) Mengidentifikasi variabel respon (terikat) Disediakan tabel hasil percobaan Hukum Boyle-Gay Lussac.. dengan besar tekanan dan besar 5 6 volume.. 2.

Siapkan sebuah set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac (Manometer. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. 3. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini.hubungan antara suhu dengan tekanan dan 7 hubungan antara volume dengan tekanan Menarik kesimpulan berdasarkan data pada Tabel 1. Tugasi siswa merakit rangkaian sesuai Gambar LKS 02. 2. alat pemanas dengan pembaka piritus). 4.pipa. Skor Total 20 25 100 Jember. 2010 Guru Siswa ( ) LP 03: Psikomotor ( Nama: NIM: Tanggal: _____________________________________________________________________ Prosedur: 1. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. gelas elenmeyer. . 5. termometer.

Format Asesmen Kinerja Psikomotor (I) Skor No 1 Rincian Tugas Kinerja Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan untuk percobaan hukum 2 3 4 Boyle-Gay Lussac Merakit set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac Melakukan pengukuran selisih air raksa pada kaki meometer. Siswa Guru 2010 ( ) ( ) . Melakukan pengukuran suhu pada termometer Skor Total 100 25 25 25 Maksimum 25 Skor Asesmen Oleh siswa Oleh sendiri Guru Jember.

beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan (tidak pernah melakukan) C = Menunjukkan kemajuan (pernah melakukan sekali) B = Memuaskan (melakukan±2x ) A = Sangat baik (melakukan >2x) Format Pengamatan Perilaku Berkarakter No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat perbaikan (D) kemajuan (C) (B) baik (A) 1 2 Jujur Peduli .LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa: Kelas: Tanggal: Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini.

2002. Roger T. Boston: Allyn & Bacon ) 2010 Sumber: Johnson. Meaningful Assessment. Pengamat ( Manageable and Cooperative Process. A .3 Tanggungjawab 4 Teliti Jember. DavidW. & Johnson.

& Johnson. Boston: Allyn & Bacon. Meaningful Assessment. Pengamat Sumber: Johnson. beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan (tidak pernah melakukan) C = Menunjukkan kemajuan (pernah melakukan sekali) B = Memuaskan (melakukan±2x ) A = Sangat baik (melakukan >2x) Format Pengamatan Keterampilan Sosial No Rincian Tugas Kinerja (RTK) 1 2 3 4 5 Bertanya Menyumbang ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Berkomunikasi Bekerjasama Jember. 2010 Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat perbaikan (D) kemajuan (C) (B) baik (A) . A Manageable and Cooperative Process.LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial Siswa: Petunjuk: Kelas: Tanggal: Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini. 2002. DavidW. Roger T.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful