Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SMA: Beberapa Hukum Tentang Gas Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi

Pembelajaran Alokasi Waktu : SMA : Fisika : Kelas XI/ Semester 2 : Hukum Boyle-Gay Lussac : 2 x 45 menit

___________________________________________________________________________ I. Standar Kompetensi : 1. Menerapkan konsep dan prinsip kalor, konservasi energi, dan sumber energi dengan berbagai perubahannya dalam mesin kalor II. Kompetensi Dasar III. Indikator a. Kognitif 1. Produk:
a) Menjelaskan pengertian gas ideal b) Menjelaskan hukum Boyle dalam pemuian gas c) Menjelaskan hukum Gay Lussac dalam peningkatan suhu

: 3.1 Menganalisis pesamaan umum keadaan gas ideal

d) Menjelaskan prinsip kerja manometer
e) Menghitung besar persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac

1.

Proses: Merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk membuktikan hukum Boyle-gay Lusssac a. merumuskan masalah, b. merumuskan hipotesis, c. mengidentifikasi variabel manipulasi, d. mengidentifikasi variabel respon, e. mengidentifikasi variabel kontrol, f. melaksanakan eksperimen, g. membuat tabel pengamatan, h. melakukan analisis data i. merumuskan kesimpulan

a. Psikomotor:
1. Merakit set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac 2. Mengukur selisih raksa pada manometer 3. Mengukur suhu bahan uji pada percobaan Boyle-Gay Lussac

a. Afektif 1. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: a) jujur, b) peduli, c) tanggung jawab, d) teliti 1. Mengembangkan keterampilan sosial, meliputi: a) bertanya, b) menyumbang ide atau berpendapat, c) menjadi pendengar yang baik, d) berkomunikasi e) bekerjasama IV. Tujuan Pembelajaran: a. Kognitif 1. Produk:
a) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan pengertian gas ideal b) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan hukum Boyle sesuai dalam bahan

ajar.
c) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan hukum Gay Lussac sesuai dalam

bahan ajar.
d) Melalui percobaan, siswa menggunakan manometer e) Melalui percobaan, siswa dapat menghitung persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac

1. Proses: Diberikan bahan ajar dan LKS tentang hukum Boyle-Gay Lussac dengan modifikasi suhu gas, siswa dapat melakukan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara suhu, tekanan, dan volume sesuai rincian tugas kinerja dalam LKS: Proses, meliputi: merumuskan masalah, merumuskan mengidentifikasi mengidentifikasi hipotesis, variabel manipulasi, mengidentifikasi variabel respon, variabel kontrol, melaksanakan eksperimen, membuat

Disediakan manometer terbuka. 2. siswa dapat mengukur besar tekanan pada saat perubahan voleme 3. menyumbang ide atau berpendapat. teliti dan tanggung jawab 2. Disediakan KIT percobaan hukumBoyle-Gay Lussac. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa. paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan keterampilan sosial bertanya. paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan perilaku berkarakter meliputi: jujur. pipa. Keterampilan sosial: Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa. gelas elenmeyer. pembakar spiritus. a. Materi Pembelajaran 2. Psikomotor: analisis data. melakukan merumuskan kesimpulan. berkomunikasi dan kerjasama V. Disediakan KIT percobaan hukum Boyle-gay Lussac. Afektif 1.tabel pengamatan. peduli. alat pemanas.Hukum Boyle . siswa dapat mengukur besar tekanan pada saat perubahan suhu a. termometer. dan 1. Hukum-hukum tentang gas A. membuat grafik. menjadi pendengar yang baik.

Hukum Charles . *PV=konstan *T2>T1 *Tidak berlaku pada uap jenuh B. Proses ini disebut juga isobarik (tekanan tetap). *V/T=konstan *P3>P2>P1 C. Proses seperti ini disebut juga dengan isotermal (temperatur tetap).Hukum Guy Lussac Hasil bagi volume(V) dengan temperatur (T) gas pada tekanan tertentu adalah tetap.Hasil kali tekanan(P) dan volume(V) gas pada suhu tertentu adalah tetap.

Pendahuluan Penilaian oleh Kegiatan 1 Pengamat 2 3 4 . anda bisa menamai hukum ini dengan hukum BoLu (BoyleLussac). Eksperimen dan diskusi VII. pipa. Bahan: Bahan eksperimen: gelas elenmeyer.Hasil bagi tekanan (P) dengan temperatur (T) gas pada volume tertentu adalah tetap. alat pemanas dan spiritus VIII. Proses seperti ini disebut dengan isokhorik (volume tetap). *P/T=konstan *V3>V2>V1 D. VI. Alat : 1 set Manometer dan termometer IX. Model dan Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Model Inkuiri (MI) Metode Pembelajaran : Tugas. dari hukum ini kita bisa mendapatkan: PV/T=konstan. Nah. Proses Belajar Mengajar A. Sekedar trik dari saya. Biasanya di dalam soal rumus yang sering digunakan adalah rumus dari hukum ini.Hukum Boyle-Guy Lussac Hukum Boyle dan Guy Lussac merupakan penggabungan dari hukum Boyle dengan hukum Guy Lussac.

siswa secara berkelompok diberi LKS 02 untuk setiap kelompok (3-4 orang) dan diminta untuk merakit set . Inti Penilaian oleh Kegiatan 1 1. 4. bagaimana hubungan antara suhu dengan tekanan dengan mengacu pada LKS: persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac 3. maka apa yang terjadi pada tekanan? (Fase 2 MI: Berhipotesis). proses). Eksplorasi (Fase 1: Merumuskan masalah) Diberikan LKS-01: siswa diminta memprediksi jawabannya. Pada uji hipotsis: a. “Pada saat kalian botol kosong tertutup diapanaskan lalu dibuka apa yag terjadi?” 2. psikomotorik. Menyajikan informasi berupa rumusan masalah tentang: Pengamat 2 3 4 Bagaimana hubungan volum dengan tekanan. guna mengukur prior knowledge-nya tentang tekanan gas. siswa diminta menyampaikan pendapat tentang hubungan antara pemuaian gas dengan tekanan dan hubungan peningkatan suhu dengan tekanan. Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran: kognitif (produk. Apersepsi dan Motivasi Apersepsi: Ketika gas memuai maka tekanan akan …………………… Motivasi: Bagaimana jika suhu gas di tingkakan maka tekanan akan…………………… 2. jika suhu diubah dan volumenya juga diubah. Jawaban siswa sementara diperoleh dari bahan ajar. Menghubungkan antara motivasi awal dengan rumusan masalah. A. dan afektif (keterampilan sosial dan perilaku berkarakter).1.

4. Dengan menggunakan LP 03. Semua kelompok mendiskusikan hasil kerjanya masingmasing dan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi di kelas (Fase 4 MI). Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. 2. Hal ini sesuai dengan hukum Bole-Gay Lussa (menjawab rumusan masalah) (Fase 5 MI). Setiap kelompok membuat grafik hubungan antara suhu dengan tekanan dengan hubungan antara volume dengan tekanan berdasarkan Tabel. (Fase 4 MI). Selanjutnya. 3. Siswa secara berkelompok melengkapi Tabel yang memuat hubungan antara suhu dengn tekanan. siswa secara berkelompok melakukan percobaan tentang hubungan antara perubahan volume dengan tekanan pada manometer. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02.percobaan Hukum Boyle-Gay Lussac (Fase 3 MI). Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. LP 04 dan LP 05 siswa diobservasi kemampuan psikomotoriknya. A. Penutup Penilaian oleh Kegiatan Pengamat . 1. Setiap kelompok menganalisis hasil pengumpulan data pada Tabel dan grafik yang mereka buat dalam LKS 02 berdasarkan percobaan. 5. hubungan perubahan suhu dengan tekanan pada manometer sesuai LKS 02 (Fase 3 MI). hubungan antara volume dengan tekanan sesuai dengan LKS 02 (Fase 4 MI). Dengan pengarahan guru dan berdasarkan analisis data dalam Tabel dan grafik. b.Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. siswa menyimpulkan bahwa hubungan suhu dengan tekanan adalah bebanding terbalik sedangkan hubungan antara voume dengan tkanan adalah sebanding.

LKS 02 : Percobaan Hukum Boyle. 2007. Sumber Pembelajaran 1.. David W. Boston: Allyn & Bacon. L. LP 05: Lembar Penilaian Keterampilan Sosial Daftar Pustaka BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Keterangan: 1. Bahan Ajar 5.. Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian 6. LP 02: Lembar Penilaian Proses kognitif 8. Johnson. Roger T. Silabus. Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam. LP 04: Lembar Penilaian Perilaku Berkarakter. Becoming a Secondary School Science Teacher. A Manageable and Cooperative Process. Meaningful Assessment. 10. Baik 4. LP 01: Tes Produk Kognitif 7.1 1. Sangat Baik X. Trowbridge. Columbus:Merrill Publishing Company. Guru memantapkan untuk menyimpulkan 2 3 4 hasil percobaan tentang hukum Boyle-Gay Lusssac 2.W. Jakarta:Erlangga. LP 03: Lembar Penilaian Kemampuan Psikomotor 9. Kurang Baik 2. Cukup Baik 3. 1996.W & Bybee. . R. M. 3. & Johnson. 2. Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Fisika untuk SMA Kelas X semester 2 (1B). Digandakan oleh Kegiatan Penyelenggaraan Sosialisasi/Diseminasi/Seminar/Workshop/Publikasi Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. 2007. SMP/MTS.Gay Lussac 4. Guru memberikan tes hasil belajar dengan LP 01. LKS 01 : Peristiwa Hukum Boyle-Gay Lussac dalam Kehidupan sehari-hari. 2002. Kanginan.

2008. Bahan eksperimen: gelas elenmeyer.. Science Process Skills Form 3. Pearson. LKS 01: Peristiwa Hukum Boyle. Tujuan : Memberikan contoh-contoh konsep Hukum Boyle-Gay Lussac dalam kehidupan Saat botol kosong dalam keadaan tertutup lalu dipanaskan. Bhd. Longman. Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. pipa. Hipotesis : ______________________________________________________ . bagaimana hubungan antara suhu dengan tekanan (Hukum Bole-Gay Lusaac). Rawang.Yeap Tok Kheng. apa yang terjadi saat tutupnya dibuka? Apakah lebih mudah atau lebih sulit saat tutupna dibuka? LKS 02: Hubungan suhu dengan tekanan dan hubungan volume dengan tekanan Fase 2 s/d 5 Tujuan : Menemukan hubungan antara suhu dengan tekanan dan hubungan antara volume dengan tekanan (Hukum Boyle-Gay Lussac). alat pemanas dan spiritus Alat : 1 set Manometer dan termometer Rumusan Masalah : Bagaimana hubungan volum dengan tekanan.Gay Lussac dalam Kehidupan sehari-hari (Fase 1: Eksplorasi untuk merumuskan masalah).

Variabel : (a) yang dijaga konstan : ______________________________________ : ______________________________________ (b) yang dimanipulasi (diubah) : ______________________________________ : ______________________________________ (c) yang merespon : ______________________________________ : ______________________________________ Gambar Kerja pipa termometer Tabung elenmeyer Manometer terbuka Pembakar spiritus Gambar 01 Langkah-langkah: .

Apakah hipotesismu diterima ? ____________________________________________________________ 2. semakin ___________ tekanan.1. Catat suhu bahan 5. Ubah volume bahan lalu mencatat selisih tinggi raksa pada pemukaan kaki manometer. 1... g) …………. ………….... Suhu. Siapkan alat dan bahan 2. …………. ……... ………….T (K) …………. ……. semakin ___________ tekanan. Rangkai alat dan bahan seperti pada gambar 01 3... …………. Apa hubungan antara perubahan volume dengan tekanan ? Semakin besar perubahanvolume . Apa hubungan antara perubahan suhu dengan tekanan ? Semakin besar perubahan suhu..V(mm 3 Tekanan. pV …………... Maukkan data pengamatan pada tabel Tabel Volume. ………….. …………. Tentukan titik setimbang permukaa raksa pada manometer 4. ………….p(mmH ) ……. …….. 6. 7. ………….. ………….. …………. ……. pV/T …………. …………. Panaskan bahan dan mencatat selisih tinggi raksa pada permukaan kaki manometer setiap kenaikan 5°C sampai 4 kali kenaikan. …………. Kesimpulan apa yang dapat dibuat? ____________________________________________________________ ... …………. Analisis : 1.. …………. 2. ………….. …………. (a) Buat Grafik hubungan antara suhu dengan tekanan dan grafik hubungan antar volume dengan tekanan (b)Tulis hubungan antara besar suhu dengan tekanan dan grafik hubungan antara suhu dengan tekanan ____________________________________________________________ Kesimpulan : 1.

• Partikel gas memenuhi hukum Newton tentang gerak Di dalam kenyataannya. dan ________________________ BAHAN AJAR HUKUM BOYLE-GAY LUSSAC Di dalam teori kinetik gas terdapat suatu gas ideal. Bila tumbukan yang terjadi sifatnya lenting sempurna . akan tetapi sifat itu dapat didekati oleh gas pada temperatur tinggi dan tekanan rendah atau gas pada kondisi jauh di atas titik kritis dalam diagram PT. Hukum-hukum tentang gas . Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarang atau bergerak secara acak " Ukuran partikel gas dapat diabaikan terhadap ukuran ruangan.Penerapan : Hukum Boyle-Gay Lussac memungkinkan kita untuk menghitung _________________. kita tidak menemukan suatu gas yang memenuhi kriteria di atas. _____________. Gas ideal adalah suatu gas yang memiliki sifat-sifat sebagai berikut : " Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik menarik (interaksi) antar partikel . 2. maka partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruang dengan jumlah yang banyak dan berlaku hukum Newton tentang gerak Gas ideal adalah gas yang memenuhi asumsi-asumsi sebagai berikut: • Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik-menarik (interaksi)antar partikel • Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarangan (acak) • Setiap tumbukan yang terjadi bersifat lenting sempurna • Partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruangan dalam wadah. Atau bisa dikatakan ukuran partikel gas ideal jauh lebih kecil daripada jarak atar partikel .

Proses seperti ini disebut juga dengan isotermal (temperatur tetap).Hukum Boyle Hasil kali tekanan(P) dan volume(V) gas pada suhu tertentu adalah tetap.Hukum Guy Lussac Hasil bagi volume(V) dengan temperatur (T) gas pada tekanan tertentu adalah tetap. Proses ini disebut juga isobarik (tekanan tetap).A. *V/T=konstan . *PV=konstan *T2>T1 *Tidak berlaku pada uap jenuh B.

Persamaan Keadaan Gas Ideal .*P3>P2>P1 C. Nah. Sekedar trik dari saya. Biasanya di dalam soal rumus yang sering digunakan adalah rumus dari hukum ini. dari hukum ini kita bisa mendapatkan: PV/T=konstan.Hukum Charles Hasil bagi tekanan (P) dengan temperatur (T) gas pada volume tertentu adalah tetap. anda bisa menamai hukum ini dengan hukum BoLu (BoyleLussac). *P/T=konstan *V3>V2>V1 D.Hukum Boyle-Guy Lussac Hukum Boyle dan Guy Lussac merupakan penggabungan dari hukum Boyle dengan hukum Guy Lussac. Proses seperti ini disebut dengan isokhorik (volume tetap).

Melalui percobaan. c. Melalui percobaan. Melalui percobaan siswa daat menjelaskan pengertian gas ideal sesuia dalam bahan ajar b. LP dan Butir Soal Produk LP 01 (butir soal 1 sampai dengan 5) Kunci LP dan Butir Soal Kunci LP 01 Produk Butir soal 1 s/d 5) siswa dapat menjelaskan hukum Boyle sesuai dalam bahan ajar. siswa dapat menjelaskan hukum Boyle-Gay Lussac sesuai dalam bahan ajar d. Melalui percobaan. siswa dapat .Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian Indikator Produk: a.

Keterampilan Sosial 1. Melalui percobaan. 4. dan 3 Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru. . menjadi pendengar yang baik. 2. Merancang dan LP 02 Proses: Dokumen portofolio Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara volme dengan tekanan dan hubungan antara suhu dengan tekanan Psikomotor: 1. bertanya. peduli. siswa dapat meghitung persamaan hukum Boyle-Gay Lussac Proses: 1. Merakit percobaan untuk LP 03 Psikomotor: Lembar observasi untuk Hukum Boyle. dan tanggung jawab.menjelaskan hukum Gay Lusac sesuai dalam bahan ajar e. berkomunikasi dan kerjasama. 2. dan 5 atau berpendapat.Gay Lussac Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru menemukan hukum BoyleGay Lussac dengan menggunakan manometer Karakter: 1. LP 04 Karakter: RTK 1. menyumbang ide LP 05 Keterampilan Sosial: RTK 1. 3. Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru. Jujur.

12 m. Jika penghisap ditekan sehingga tinggi tabung berisi gas menjadi 0. berapa tekanan p2. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Boyle?Tuliskan persamaannya! 3.Lembar Penilaian (LP) 1. Sebuah tabung dengan tinggi 0. Apa yang dimaksud dengan gas ideal? 2.04 m2 memilki pnghisap bebas bergerak. Anggap suhu gas konstan. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Boye-Gay Lussac?Tuliskan persamaannya! 5. LP 04: Self evaluation sheet (Lembar evaluasi diri) perilaku berkarakter 5.01x105 Nm2 diisikan ke dalam tabung. LP 02: Penilian dokumen portofolio untuk penilaian proses 3. LP 01: Tes uraian untuk penilaian produk kognitif 2. . Udara yang bertekanan 1.20 m dan luas penampang 0. LP 03 : Lembar Observasi untuk penilaian psikomotor 4. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Gay Lussac?Tuliskan persamaannya! 4. LP 05: Lembar Observasi tentang ketrampilan sosial LP 01: Produk Nama: NIM: Tanggal: ____________________________________________________________________ 1.

. Menggambar sebuah grafik yang menunjukkan 15 10 10 10 10 Guru . Jika volume gas meningkat maka tekanan akan bertambah besar atau kecil (pilih salah satu). 2. 2. Format Asesmen Kinerja Proses LP 02a Skor No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Maksimum Skor Asesmen Oleh Oleh siswa sendiri 1 2 3 4 Mengidentifikasi variabel kontrol Mengidentifikasi variabel manipulasi (bebas) Mengidentifikasi variabel respon (terikat) Disediakan tabel hasil percobaan Hukum Boyle-Gay Lussac. Tugasi siswa menguji sebuah hipotesis: • • Jika suhu gas meningkat maka tekanan akan bertambah besar atau kecil (pilih salah satu).. 3. 1..LP 02: Proses Nama: NIM: Tanggal: _____________________________________________________________________ Prosedur: 1. dengan besar tekanan dan besar 5 6 volume. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan.dengan besar tekanan Melengkapi data pada kolom-kolom tabel pada poin 4. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. Dapat dikatakan besar suhu. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. Siapkan Tabel hubungan antara suhu dengan tekanan dan hubungan antara volume dengan tekanan ..

3. 5. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. 2010 Guru Siswa ( ) LP 03: Psikomotor ( Nama: NIM: Tanggal: _____________________________________________________________________ Prosedur: 1. termometer.hubungan antara suhu dengan tekanan dan 7 hubungan antara volume dengan tekanan Menarik kesimpulan berdasarkan data pada Tabel 1.pipa. 4. gelas elenmeyer. Siapkan sebuah set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac (Manometer. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. alat pemanas dengan pembaka piritus). . Skor Total 20 25 100 Jember. 2. Tugasi siswa merakit rangkaian sesuai Gambar LKS 02.

Format Asesmen Kinerja Psikomotor (I) Skor No 1 Rincian Tugas Kinerja Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan untuk percobaan hukum 2 3 4 Boyle-Gay Lussac Merakit set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac Melakukan pengukuran selisih air raksa pada kaki meometer. Siswa Guru 2010 ( ) ( ) . Melakukan pengukuran suhu pada termometer Skor Total 100 25 25 25 Maksimum 25 Skor Asesmen Oleh siswa Oleh sendiri Guru Jember.

beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan (tidak pernah melakukan) C = Menunjukkan kemajuan (pernah melakukan sekali) B = Memuaskan (melakukan±2x ) A = Sangat baik (melakukan >2x) Format Pengamatan Perilaku Berkarakter No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat perbaikan (D) kemajuan (C) (B) baik (A) 1 2 Jujur Peduli .LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa: Kelas: Tanggal: Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini.

Boston: Allyn & Bacon ) 2010 Sumber: Johnson. & Johnson. Roger T. Meaningful Assessment. Pengamat ( Manageable and Cooperative Process. DavidW. A . 2002.3 Tanggungjawab 4 Teliti Jember.

2010 Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat perbaikan (D) kemajuan (C) (B) baik (A) . & Johnson. A Manageable and Cooperative Process. 2002. Boston: Allyn & Bacon. beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan (tidak pernah melakukan) C = Menunjukkan kemajuan (pernah melakukan sekali) B = Memuaskan (melakukan±2x ) A = Sangat baik (melakukan >2x) Format Pengamatan Keterampilan Sosial No Rincian Tugas Kinerja (RTK) 1 2 3 4 5 Bertanya Menyumbang ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Berkomunikasi Bekerjasama Jember. Meaningful Assessment. DavidW. Pengamat Sumber: Johnson. Roger T.LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial Siswa: Petunjuk: Kelas: Tanggal: Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful