Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SMA: Beberapa Hukum Tentang Gas Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi

Pembelajaran Alokasi Waktu : SMA : Fisika : Kelas XI/ Semester 2 : Hukum Boyle-Gay Lussac : 2 x 45 menit

___________________________________________________________________________ I. Standar Kompetensi : 1. Menerapkan konsep dan prinsip kalor, konservasi energi, dan sumber energi dengan berbagai perubahannya dalam mesin kalor II. Kompetensi Dasar III. Indikator a. Kognitif 1. Produk:
a) Menjelaskan pengertian gas ideal b) Menjelaskan hukum Boyle dalam pemuian gas c) Menjelaskan hukum Gay Lussac dalam peningkatan suhu

: 3.1 Menganalisis pesamaan umum keadaan gas ideal

d) Menjelaskan prinsip kerja manometer
e) Menghitung besar persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac

1.

Proses: Merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk membuktikan hukum Boyle-gay Lusssac a. merumuskan masalah, b. merumuskan hipotesis, c. mengidentifikasi variabel manipulasi, d. mengidentifikasi variabel respon, e. mengidentifikasi variabel kontrol, f. melaksanakan eksperimen, g. membuat tabel pengamatan, h. melakukan analisis data i. merumuskan kesimpulan

a. Psikomotor:
1. Merakit set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac 2. Mengukur selisih raksa pada manometer 3. Mengukur suhu bahan uji pada percobaan Boyle-Gay Lussac

a. Afektif 1. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: a) jujur, b) peduli, c) tanggung jawab, d) teliti 1. Mengembangkan keterampilan sosial, meliputi: a) bertanya, b) menyumbang ide atau berpendapat, c) menjadi pendengar yang baik, d) berkomunikasi e) bekerjasama IV. Tujuan Pembelajaran: a. Kognitif 1. Produk:
a) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan pengertian gas ideal b) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan hukum Boyle sesuai dalam bahan

ajar.
c) Melalui bahan ajar, siswa dapat menjelaskan hukum Gay Lussac sesuai dalam

bahan ajar.
d) Melalui percobaan, siswa menggunakan manometer e) Melalui percobaan, siswa dapat menghitung persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac

1. Proses: Diberikan bahan ajar dan LKS tentang hukum Boyle-Gay Lussac dengan modifikasi suhu gas, siswa dapat melakukan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara suhu, tekanan, dan volume sesuai rincian tugas kinerja dalam LKS: Proses, meliputi: merumuskan masalah, merumuskan mengidentifikasi mengidentifikasi hipotesis, variabel manipulasi, mengidentifikasi variabel respon, variabel kontrol, melaksanakan eksperimen, membuat

alat pemanas. membuat grafik. paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan perilaku berkarakter meliputi: jujur. Afektif 1. Disediakan manometer terbuka. siswa dapat mengukur besar tekanan pada saat perubahan voleme 3. teliti dan tanggung jawab 2. Disediakan KIT percobaan hukumBoyle-Gay Lussac. Disediakan KIT percobaan hukum Boyle-gay Lussac. pembakar spiritus. termometer. melakukan merumuskan kesimpulan. paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan keterampilan sosial bertanya. Keterampilan sosial: Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa. 2. pipa. berkomunikasi dan kerjasama V. Materi Pembelajaran 2. dan 1. menyumbang ide atau berpendapat. Psikomotor: analisis data. a. menjadi pendengar yang baik.tabel pengamatan. gelas elenmeyer. siswa dapat mengukur besar tekanan pada saat perubahan suhu a.Hukum Boyle . peduli. Hukum-hukum tentang gas A. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa.

Hukum Guy Lussac Hasil bagi volume(V) dengan temperatur (T) gas pada tekanan tertentu adalah tetap.Hukum Charles . *V/T=konstan *P3>P2>P1 C.Hasil kali tekanan(P) dan volume(V) gas pada suhu tertentu adalah tetap. Proses seperti ini disebut juga dengan isotermal (temperatur tetap). *PV=konstan *T2>T1 *Tidak berlaku pada uap jenuh B. Proses ini disebut juga isobarik (tekanan tetap).

Biasanya di dalam soal rumus yang sering digunakan adalah rumus dari hukum ini. Sekedar trik dari saya. Alat : 1 set Manometer dan termometer IX. pipa. VI. alat pemanas dan spiritus VIII. anda bisa menamai hukum ini dengan hukum BoLu (BoyleLussac). *P/T=konstan *V3>V2>V1 D. dari hukum ini kita bisa mendapatkan: PV/T=konstan. Model dan Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Model Inkuiri (MI) Metode Pembelajaran : Tugas. Proses seperti ini disebut dengan isokhorik (volume tetap). Eksperimen dan diskusi VII. Bahan: Bahan eksperimen: gelas elenmeyer.Hukum Boyle-Guy Lussac Hukum Boyle dan Guy Lussac merupakan penggabungan dari hukum Boyle dengan hukum Guy Lussac. Proses Belajar Mengajar A.Hasil bagi tekanan (P) dengan temperatur (T) gas pada volume tertentu adalah tetap. Pendahuluan Penilaian oleh Kegiatan 1 Pengamat 2 3 4 . Nah.

Eksplorasi (Fase 1: Merumuskan masalah) Diberikan LKS-01: siswa diminta memprediksi jawabannya. Inti Penilaian oleh Kegiatan 1 1. Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran: kognitif (produk. Pada uji hipotsis: a. psikomotorik. proses). A. dan afektif (keterampilan sosial dan perilaku berkarakter). guna mengukur prior knowledge-nya tentang tekanan gas. jika suhu diubah dan volumenya juga diubah. maka apa yang terjadi pada tekanan? (Fase 2 MI: Berhipotesis). Menghubungkan antara motivasi awal dengan rumusan masalah. “Pada saat kalian botol kosong tertutup diapanaskan lalu dibuka apa yag terjadi?” 2. siswa secara berkelompok diberi LKS 02 untuk setiap kelompok (3-4 orang) dan diminta untuk merakit set . 4. Jawaban siswa sementara diperoleh dari bahan ajar. Apersepsi dan Motivasi Apersepsi: Ketika gas memuai maka tekanan akan …………………… Motivasi: Bagaimana jika suhu gas di tingkakan maka tekanan akan…………………… 2. siswa diminta menyampaikan pendapat tentang hubungan antara pemuaian gas dengan tekanan dan hubungan peningkatan suhu dengan tekanan. bagaimana hubungan antara suhu dengan tekanan dengan mengacu pada LKS: persamaan Hukum Boyle-Gay Lussac 3. Menyajikan informasi berupa rumusan masalah tentang: Pengamat 2 3 4 Bagaimana hubungan volum dengan tekanan.1.

Dengan menggunakan LP 03. LP 04 dan LP 05 siswa diobservasi kemampuan psikomotoriknya. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. 5. Setiap kelompok menganalisis hasil pengumpulan data pada Tabel dan grafik yang mereka buat dalam LKS 02 berdasarkan percobaan. Hal ini sesuai dengan hukum Bole-Gay Lussa (menjawab rumusan masalah) (Fase 5 MI). Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. 4. hubungan perubahan suhu dengan tekanan pada manometer sesuai LKS 02 (Fase 3 MI). 3. A. Dengan pengarahan guru dan berdasarkan analisis data dalam Tabel dan grafik. hubungan antara volume dengan tekanan sesuai dengan LKS 02 (Fase 4 MI).Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. b. siswa secara berkelompok melakukan percobaan tentang hubungan antara perubahan volume dengan tekanan pada manometer. Setiap kelompok membuat grafik hubungan antara suhu dengan tekanan dengan hubungan antara volume dengan tekanan berdasarkan Tabel. siswa menyimpulkan bahwa hubungan suhu dengan tekanan adalah bebanding terbalik sedangkan hubungan antara voume dengan tkanan adalah sebanding. Penutup Penilaian oleh Kegiatan Pengamat . 1. Semua kelompok mendiskusikan hasil kerjanya masingmasing dan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi di kelas (Fase 4 MI).percobaan Hukum Boyle-Gay Lussac (Fase 3 MI). (Fase 4 MI). Siswa secara berkelompok melengkapi Tabel yang memuat hubungan antara suhu dengn tekanan. Selanjutnya. Kemampuan siswa dinilai dengan LP 02. 2.

1996. Kurang Baik 2. Sumber Pembelajaran 1. Guru memantapkan untuk menyimpulkan 2 3 4 hasil percobaan tentang hukum Boyle-Gay Lusssac 2. LP 01: Tes Produk Kognitif 7. 2. 10. Cukup Baik 3. Boston: Allyn & Bacon. A Manageable and Cooperative Process.1 1. Bahan Ajar 5.W. M. 2007. LP 02: Lembar Penilaian Proses kognitif 8. SMP/MTS. LP 03: Lembar Penilaian Kemampuan Psikomotor 9. Keterangan: 1. Kanginan. Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian 6. Silabus. David W. Sangat Baik X... L. Guru memberikan tes hasil belajar dengan LP 01. Digandakan oleh Kegiatan Penyelenggaraan Sosialisasi/Diseminasi/Seminar/Workshop/Publikasi Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Columbus:Merrill Publishing Company. LP 05: Lembar Penilaian Keterampilan Sosial Daftar Pustaka BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Johnson. LKS 01 : Peristiwa Hukum Boyle-Gay Lussac dalam Kehidupan sehari-hari. Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam. R. 3. Roger T.Gay Lussac 4. 2002. Meaningful Assessment. .W & Bybee. Trowbridge. Becoming a Secondary School Science Teacher. Jakarta:Erlangga. Fisika untuk SMA Kelas X semester 2 (1B). LKS 02 : Percobaan Hukum Boyle. Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. 2007. & Johnson. Baik 4. LP 04: Lembar Penilaian Perilaku Berkarakter.

Yeap Tok Kheng. pipa. alat pemanas dan spiritus Alat : 1 set Manometer dan termometer Rumusan Masalah : Bagaimana hubungan volum dengan tekanan. Pearson. Bhd. Bahan eksperimen: gelas elenmeyer. Hipotesis : ______________________________________________________ . Science Process Skills Form 3.Gay Lussac dalam Kehidupan sehari-hari (Fase 1: Eksplorasi untuk merumuskan masalah). Rawang. Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Tujuan : Memberikan contoh-contoh konsep Hukum Boyle-Gay Lussac dalam kehidupan Saat botol kosong dalam keadaan tertutup lalu dipanaskan. Longman. bagaimana hubungan antara suhu dengan tekanan (Hukum Bole-Gay Lusaac). 2008.. apa yang terjadi saat tutupnya dibuka? Apakah lebih mudah atau lebih sulit saat tutupna dibuka? LKS 02: Hubungan suhu dengan tekanan dan hubungan volume dengan tekanan Fase 2 s/d 5 Tujuan : Menemukan hubungan antara suhu dengan tekanan dan hubungan antara volume dengan tekanan (Hukum Boyle-Gay Lussac). LKS 01: Peristiwa Hukum Boyle.

Variabel : (a) yang dijaga konstan : ______________________________________ : ______________________________________ (b) yang dimanipulasi (diubah) : ______________________________________ : ______________________________________ (c) yang merespon : ______________________________________ : ______________________________________ Gambar Kerja pipa termometer Tabung elenmeyer Manometer terbuka Pembakar spiritus Gambar 01 Langkah-langkah: .

. ………….. pV ………….p(mmH ) ……. ………….... 1.. …………. …….. Apa hubungan antara perubahan volume dengan tekanan ? Semakin besar perubahanvolume . ………….. …………. ……. 2.. …………. semakin ___________ tekanan.. ………….. 7.. ………….. Panaskan bahan dan mencatat selisih tinggi raksa pada permukaan kaki manometer setiap kenaikan 5°C sampai 4 kali kenaikan.1. (a) Buat Grafik hubungan antara suhu dengan tekanan dan grafik hubungan antar volume dengan tekanan (b)Tulis hubungan antara besar suhu dengan tekanan dan grafik hubungan antara suhu dengan tekanan ____________________________________________________________ Kesimpulan : 1. Rangkai alat dan bahan seperti pada gambar 01 3.. …………. …………. Tentukan titik setimbang permukaa raksa pada manometer 4. Apa hubungan antara perubahan suhu dengan tekanan ? Semakin besar perubahan suhu. …………. Siapkan alat dan bahan 2. Apakah hipotesismu diterima ? ____________________________________________________________ 2.. ………….. Kesimpulan apa yang dapat dibuat? ____________________________________________________________ . Suhu. ……. Analisis : 1. semakin ___________ tekanan. ………….. …………. ……. pV/T …………. …………. 6.. Ubah volume bahan lalu mencatat selisih tinggi raksa pada pemukaan kaki manometer. Maukkan data pengamatan pada tabel Tabel Volume..V(mm 3 Tekanan. Catat suhu bahan 5.. …………. g) ………….T (K) ………….

akan tetapi sifat itu dapat didekati oleh gas pada temperatur tinggi dan tekanan rendah atau gas pada kondisi jauh di atas titik kritis dalam diagram PT. Atau bisa dikatakan ukuran partikel gas ideal jauh lebih kecil daripada jarak atar partikel . dan ________________________ BAHAN AJAR HUKUM BOYLE-GAY LUSSAC Di dalam teori kinetik gas terdapat suatu gas ideal. kita tidak menemukan suatu gas yang memenuhi kriteria di atas. Hukum-hukum tentang gas .Penerapan : Hukum Boyle-Gay Lussac memungkinkan kita untuk menghitung _________________. _____________. Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarang atau bergerak secara acak " Ukuran partikel gas dapat diabaikan terhadap ukuran ruangan. Gas ideal adalah suatu gas yang memiliki sifat-sifat sebagai berikut : " Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik menarik (interaksi) antar partikel . • Partikel gas memenuhi hukum Newton tentang gerak Di dalam kenyataannya. 2. Bila tumbukan yang terjadi sifatnya lenting sempurna . maka partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruang dengan jumlah yang banyak dan berlaku hukum Newton tentang gerak Gas ideal adalah gas yang memenuhi asumsi-asumsi sebagai berikut: • Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik-menarik (interaksi)antar partikel • Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarangan (acak) • Setiap tumbukan yang terjadi bersifat lenting sempurna • Partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruangan dalam wadah.

Hukum Boyle Hasil kali tekanan(P) dan volume(V) gas pada suhu tertentu adalah tetap. Proses seperti ini disebut juga dengan isotermal (temperatur tetap). *V/T=konstan .A. *PV=konstan *T2>T1 *Tidak berlaku pada uap jenuh B. Proses ini disebut juga isobarik (tekanan tetap).Hukum Guy Lussac Hasil bagi volume(V) dengan temperatur (T) gas pada tekanan tertentu adalah tetap.

dari hukum ini kita bisa mendapatkan: PV/T=konstan.*P3>P2>P1 C. Proses seperti ini disebut dengan isokhorik (volume tetap).Hukum Charles Hasil bagi tekanan (P) dengan temperatur (T) gas pada volume tertentu adalah tetap. Nah. Biasanya di dalam soal rumus yang sering digunakan adalah rumus dari hukum ini. anda bisa menamai hukum ini dengan hukum BoLu (BoyleLussac). *P/T=konstan *V3>V2>V1 D. Sekedar trik dari saya. Persamaan Keadaan Gas Ideal .Hukum Boyle-Guy Lussac Hukum Boyle dan Guy Lussac merupakan penggabungan dari hukum Boyle dengan hukum Guy Lussac.

siswa dapat menjelaskan hukum Boyle-Gay Lussac sesuai dalam bahan ajar d. Melalui percobaan. LP dan Butir Soal Produk LP 01 (butir soal 1 sampai dengan 5) Kunci LP dan Butir Soal Kunci LP 01 Produk Butir soal 1 s/d 5) siswa dapat menjelaskan hukum Boyle sesuai dalam bahan ajar.Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian Indikator Produk: a. Melalui percobaan siswa daat menjelaskan pengertian gas ideal sesuia dalam bahan ajar b. c. Melalui percobaan. siswa dapat . Melalui percobaan.

Gay Lussac Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru menemukan hukum BoyleGay Lussac dengan menggunakan manometer Karakter: 1. Jujur. LP 04 Karakter: RTK 1. 2. peduli. dan tanggung jawab. dan 5 atau berpendapat. 4. Merancang dan LP 02 Proses: Dokumen portofolio Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara volme dengan tekanan dan hubungan antara suhu dengan tekanan Psikomotor: 1. siswa dapat meghitung persamaan hukum Boyle-Gay Lussac Proses: 1. berkomunikasi dan kerjasama. Merakit percobaan untuk LP 03 Psikomotor: Lembar observasi untuk Hukum Boyle. 2. Keterampilan Sosial 1.menjelaskan hukum Gay Lusac sesuai dalam bahan ajar e. dan 3 Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru. menyumbang ide LP 05 Keterampilan Sosial: RTK 1. Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru. . Melalui percobaan. 3. bertanya. menjadi pendengar yang baik.

20 m dan luas penampang 0. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Gay Lussac?Tuliskan persamaannya! 4. Apa yang dimaksud dengan gas ideal? 2.12 m. LP 05: Lembar Observasi tentang ketrampilan sosial LP 01: Produk Nama: NIM: Tanggal: ____________________________________________________________________ 1. Sebuah tabung dengan tinggi 0. berapa tekanan p2. Udara yang bertekanan 1. Anggap suhu gas konstan. .Lembar Penilaian (LP) 1. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Boye-Gay Lussac?Tuliskan persamaannya! 5. LP 02: Penilian dokumen portofolio untuk penilaian proses 3.01x105 Nm2 diisikan ke dalam tabung. Jelaskan bagaimana bunyi hukum Boyle?Tuliskan persamaannya! 3. Jika penghisap ditekan sehingga tinggi tabung berisi gas menjadi 0. LP 03 : Lembar Observasi untuk penilaian psikomotor 4.04 m2 memilki pnghisap bebas bergerak. LP 01: Tes uraian untuk penilaian produk kognitif 2. LP 04: Self evaluation sheet (Lembar evaluasi diri) perilaku berkarakter 5.

Tugasi siswa menguji sebuah hipotesis: • • Jika suhu gas meningkat maka tekanan akan bertambah besar atau kecil (pilih salah satu). Menggambar sebuah grafik yang menunjukkan 15 10 10 10 10 Guru .. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. 1. 2.. 3.dengan besar tekanan Melengkapi data pada kolom-kolom tabel pada poin 4..LP 02: Proses Nama: NIM: Tanggal: _____________________________________________________________________ Prosedur: 1. dengan besar tekanan dan besar 5 6 volume. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. Jika volume gas meningkat maka tekanan akan bertambah besar atau kecil (pilih salah satu). Dapat dikatakan besar suhu.. Format Asesmen Kinerja Proses LP 02a Skor No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Maksimum Skor Asesmen Oleh Oleh siswa sendiri 1 2 3 4 Mengidentifikasi variabel kontrol Mengidentifikasi variabel manipulasi (bebas) Mengidentifikasi variabel respon (terikat) Disediakan tabel hasil percobaan Hukum Boyle-Gay Lussac. Siapkan Tabel hubungan antara suhu dengan tekanan dan hubungan antara volume dengan tekanan . 2.

Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. 4. Tugasi siswa merakit rangkaian sesuai Gambar LKS 02. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. Skor Total 20 25 100 Jember. . 2. 3. 2010 Guru Siswa ( ) LP 03: Psikomotor ( Nama: NIM: Tanggal: _____________________________________________________________________ Prosedur: 1. gelas elenmeyer. alat pemanas dengan pembaka piritus).pipa. 5. Siapkan sebuah set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac (Manometer. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini.hubungan antara suhu dengan tekanan dan 7 hubungan antara volume dengan tekanan Menarik kesimpulan berdasarkan data pada Tabel 1. termometer.

Format Asesmen Kinerja Psikomotor (I) Skor No 1 Rincian Tugas Kinerja Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan untuk percobaan hukum 2 3 4 Boyle-Gay Lussac Merakit set percobaan hukum Boyle-Gay Lussac Melakukan pengukuran selisih air raksa pada kaki meometer. Melakukan pengukuran suhu pada termometer Skor Total 100 25 25 25 Maksimum 25 Skor Asesmen Oleh siswa Oleh sendiri Guru Jember. Siswa Guru 2010 ( ) ( ) .

LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa: Kelas: Tanggal: Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini. beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan (tidak pernah melakukan) C = Menunjukkan kemajuan (pernah melakukan sekali) B = Memuaskan (melakukan±2x ) A = Sangat baik (melakukan >2x) Format Pengamatan Perilaku Berkarakter No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat perbaikan (D) kemajuan (C) (B) baik (A) 1 2 Jujur Peduli .

DavidW. Pengamat ( Manageable and Cooperative Process. Meaningful Assessment. Boston: Allyn & Bacon ) 2010 Sumber: Johnson. 2002.3 Tanggungjawab 4 Teliti Jember. A . Roger T. & Johnson.

Meaningful Assessment.LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial Siswa: Petunjuk: Kelas: Tanggal: Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini. Roger T. Boston: Allyn & Bacon. 2010 Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat perbaikan (D) kemajuan (C) (B) baik (A) . DavidW. A Manageable and Cooperative Process. 2002. & Johnson. Pengamat Sumber: Johnson. beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan (tidak pernah melakukan) C = Menunjukkan kemajuan (pernah melakukan sekali) B = Memuaskan (melakukan±2x ) A = Sangat baik (melakukan >2x) Format Pengamatan Keterampilan Sosial No Rincian Tugas Kinerja (RTK) 1 2 3 4 5 Bertanya Menyumbang ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Berkomunikasi Bekerjasama Jember.