P. 1
Arti Definisi

Arti Definisi

|Views: 2,135|Likes:
Published by Tarsisius Tantang

More info:

Published by: Tarsisius Tantang on Feb 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

Definisi Dramaturgi Drama turgi adalah ajaran tentang masalah hukum, dan konvensi/persetujuan drama.

Kata drama berasal dari bahasa Yunani yaitu dramoai yang berarti berbuat, berlaku, beraksi, bertindak dan sebagainya, dan “drama” berarti : perbuatan, tindakan. Ada orang yang menganggap drama sebagai lakon yang menyedihkan, mengerikan, sehingga dapat diartikan sebagai sandiwara tragedi. Komedi Tragedi Drama dapat berupa komedi dan tragedi. Kekeliruan demikian terjadi karena kekeliruan dengan istilah drama dalam hidup keluarga. Misalnya : drama percintaan yang maksudnya mengandung peristiwa menyedihkan, mengerikan. Arti Drama * Arti pertama : Drama adalah kualitas komunikasi, situasi,action. (segala apa yang terlintas dalam pentas) yang menimbulkan perhatian, kehebatan (exciting), dan ketegangan pada pendengar/penonton. * Arti kedua : Menurut Moulton, drama adalah : hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented action). Jika buku roman menggerakan fantasi kita, maka dalam drama kita melihat kehidupan manusia diekspresikan secara langsung di muka kita sendiri. Menurut Brander Mathews : Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama Menurut Ferdinand Brunetierre : Drama haruslah melahirkan kehendak manusia dengan action. Menurut Balthazar Verhagen : Drama adalah kesenian melukiskan sifat dan sikap manusia dengan gerak. * Arti ketiga : Drama adalah cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunaka percakapan dan action dihadapan penonton. Arti Drama, Sandiwara, Tonil Pertunjukan drama disebut juga sandiwara. kat sandiwara itu dibuat oleh P.K.G mangkunegara VII almarhum sebagai kata pengganti Toneel, yang pada hayat P.K.G sudah mulai mendapat perhatian di kalangan kaum terpelajar, tetapi pada waktu itu dan lingkungan kaum terpelajar itu yang dipergunakan masih dalam bahasa Belanda. Kata baru “sandiwara” dibentuk dari kata “sandi: dan “Wara”, sandi (Jawa sekarang) berarti rahasia, dan “Wara” (wara Jawa) adalah pengajaran. Demikialah menurut Ki Hadjar Dewantara, sandiwara adalah pengajaran yang dilakukan dengan perlambang. Demikianlah kupasan singkat dari kata sandiwara sebagai pengganti kata Toneel sebagai pengganti kata drama. Sebenarnya arti kata sandiwara lebih kena dari pada kata Toneel (bahasa belanda), yang artinya tak lain dari pada pertunjukan. Demikian pulajuga dibandingkan dengan arti drama dalam bahasa yunani yang artinya mula-mula tak lain dari pada “perbuatan” dan kemudian semata-mata perbuatan diatas panggung. tetapi sungguh sayang, arti kata sandiwara yang sedalam itu sekarang merosot, bahkan kata sandiwara bagi umum banyak menimbulkan rasa “hina” atau ejekan. Apakah sebabnya demikian? Oleh karena itu dalam sandiwara memang sering terdapat hal-hal yang kurang baik, kata seorang guru atau seorang bapak kepada anaknya, “Jangan main sandiwara kamu”. Kata sandiwara merosot derajatnya karena yang menyelenggarakan dan yang memelihara sandiwara kurang cakap atau kurang baik budinya. Jika kita ingin mengembalikan arti kata sandiwara seperti yang semestinya, lapangan sandiwara meminta juga kepada kaum terpelajar, kepada orang yang cakap, kepada yang berjiwa seniman dan berbudi tinggi. Formula Dramaturgi (4M) yang dimaksud dengan formula dramaturgi atau 4M adalah : A1 : Menghayalkan A2 : Menuliskan

A3 : Memainkan A4 : Menyaksikan A1 : Disini untuk pertama kali manusia/pengarang menghayalkan kisah : ada inspirasi-inspirasi, ideide. A2 : Pengarang menyusun kisah yang sama untuk kedua kalinya pengarang menulis kisah A3 : Pelaku-pelaku memainkan kisah yang sama untuk ketiga kalinya (action). disini actor dan aktris yang bertindak dalam stage tertentu A4 : Penonton menyaksikan kisah yang sama untuk keempat kal Arti Definisi / Pengertian Drama Dan Jenis / Macam Drama - Pelajaran Bahasa Indonesia Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan. Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon. Drama menurut masanya dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu drama baru dan drama lama. 1. Drama Baru / Drama Modern Drama baru adalah drama yang memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan kepada mesyarakat yang umumnya bertema kehidupan manusia sehari-hari. 2. Drama Lama / Drama Klasik Drama lama adalah drama khayalan yang umumnya menceritakan tentang kesaktian, kehidupan istanan atau kerajaan, kehidupan dewa-dewi, kejadian luar biasa, dan lain sebagainya. Macam-Macam Drama Berdasarkan Isi Kandungan Cerita : 1. Drama Komedi Drama komedi adalah drama yang lucu dan menggelitik penuh keceriaan. 2. Drama Tragedi Drama tragedi adalah drama yang ceritanya sedih penuh kemalangan. 3. Drama Tragedi Komedi Drama tragedi-komedi adalah drama yang ada sedih dan ada lucunya. 4. Opera Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian. 5. Lelucon / Dagelan Lelucon adalah drama yang lakonnya selalu bertingkah pola jenaka merangsang gelak tawa penonton. 6. Operet / Operette Operet adalah opera yang ceritanya lebih pendek. 7. Pantomim Pantomim adalah drama yang ditampilkan dalam bentuk gerakan tubuh atau bahasa isyarat tanpa pembicaraan. 8. Tablau Tablau adalah drama yang mirip pantomim yang dibarengi oleh gerak-gerik anggota tubuh dan mimik wajah pelakunya. 9. Passie Passie adalah drama yang mengandung unsur agama / relijius. 10. Wayang Wayang adalah drama yang pemain dramanya adalah boneka wayang. Dan lain sebagainya. mungkin partisipasi kalian yang bakal jadi penyempurna.jangan cuman protes!! penulis juga manusia.......punya mata,punya idung,punya bibir,punya kaki,punya gigi,wah banyak dah!!!!!!! mow tnya neh, Perbdaan drama n teks naratif? Tlong jLaskn yah 2.1.1 Pengertian Drama Kata “drama” berasal dari bahasa Yunani draomai yang berarti berbuat, berlaku, bertindak, beraksi, dan sebagainya. Drama berarti perbuatan, tindakan atau action (Harymawan, 1988:1). Menurut Aristoteles, drama adalah tiruan (imitasi) dari action (Dietrich, 1953:3). Ada beberapa pengertian yang dirumuskan oleh banyak ahli di bidang drama: Menurut Moulton, drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented action). Menurut Brander Mathews, konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama. Menurut Ferdinand Brunetierre, drama haruslah melahirkan kehendak manusia dengan action. Menurut Balthazar Verhagen, drama adalah kesenian melukiskan sifat dan sikap manusia dengan gerak. Menurut Dietrich, drama adalah cerita konflik manusia dalam bentuk dialog, yang diproyeksikan dengan menggunakan percakapan dan action pada pentas di hadapan penonton (audience).

Drama adalah cerita tentang konflik manusia, kita tidak bisa memahami sampai kita tahu kapan, mengapa, dan bagaimana konflik manusia. Drama adalah cerita dalam bentuk dialog, drama tak lebih dari interpretasi kehidupan, drama adalah salah satu bentuk kesenian. Drama dirancang untuk penonton, drama bergantung pada komunikasi. Jika drama tidak komunikatif, maksud pengarang, pembangun respon emosional tidak akan sampai (Dietrich, 1953:4). Mempelajari naskah drama dapat dilakukan dengan cara mempelajari dengan seksama kata-kata, ungkapan, kalimat atau pernyataan tertentu yang dipergunakan oleh pengarang dalam naskah drama yang ditulisnya. Memang penonton mungkin tidak pernah membaca sendiri dialog dalam naskah. Mereka mendengarkan dialog diucapkan oleh aktor di panggung (Ghazali, 2001:2) Berdasarkan beberapa teori tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa drama adalah sebuah lakon atau cerita berupa kisah kehidupan dalam dialog dan lakuan tokoh berisi konflik manusia. Drama sebagai karya sastra dapat dibedakan menurut dua penggolongan mendasar yaitu drama sebagai sastra lisan dan drama sebagai karya tulis. Sebagai sastra lisan drama adalah teater, sedang drama sebagai karya tulis adalah peranan naskah terhadap komunikasi drama itu sendiri. Dalam hal ini lebih ditekankan aspek pembaca drama daripada penonton, dan merubah pendekatan yang berorientasi kepada aktor ke pendekatan yang berorientasi terhadap naskah. 2.1.2 Bahan Penulisan Drama 2.1.2.1 Tokoh Drama dibangun dari konflik, karakter manusia adalah bahan dasarnya. Drama adalah cerita tentang tokoh manusia dalam konflik. Pertunjukan yang dramatis harus menggambarkan kehidupan dari tokoh-tokohnya (Dietrich, 1953:25). Tidak ada drama tanpa pelaku, bagaimanapun bentuk dan jenis drama tersebut. Secara umum dapat dikatakan bahwa peristiwa-peristiwa yang ditampilkan dalam karya sastra selalu diemban atau terjadi atas diri tokoh-tokoh tertentu. Pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita, sehingga peristiwa tersebut mampu menjalin suatu cerita yang padu disebut tokoh (Maryaeni, 1992:39). Inti sebuah naskah drama terletak pada hadirnya keinginan seorang tokoh dan ia berjuang keras untuk mencapainya. Hidup bagi tokoh itu akan terasa tidak bermakna jika tujuan atau cita-cita yang ingin dicapainya itu kandas di perjalanan. Berbagai cara dia lakukan untuk memperoleh keinginan atau tujuan hidupnya (Ghazali, 2001:10). Dengan demikian berdasarkan beberapa pengertian diatas, untuk menganalisis tokoh dan hadirnya pola motivasional tokoh dapat dilakukan melalui pemahaman dialog dan tingkah laku atau perbuatan tokoh yang hadir dalam drama. 2.1.2.2 Situasi/Latar Jika situasi adalah dasar dari gerak kehidupan, begitu pula dalam drama. Setiap lakon adalah rentetan situasi, dimulai dari situasi yang berubah dan berkembang selama action terlaksana. Bahannya bersumber pada kehidupan, sedangkan drama adalah penggarapan bahan tersebut (Dietrich, 1953:25). Latar adalah lingkungan tempat untuk mengekspresikan diri tokoh, dan tempat terjadinya peristiwa. Latar dapat berfungsi sebagai metominia atau metafora yaitu sebagai ekspresi dari tokoh-tokoh yang ada (Wellek & Warren, 1990:291). Menurut Aminuddin (1986:136) fungsi latar adalah: (1) fungsi fisikal, memberikan informasi situasi (ruang dan tempat) sebagaimana adanya sehingga sebuah cerita menjadi logis, (2) fungsi psikologis, sebagai keadaan batin para tokoh atau menjadi metafor dari keadaan emosional dan spiritual tokoh, bila later tersebut mampu menuansakan makna tertentu. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa berdasarkan macamnya latar dibagi atas latar fisik dan latas sosial. Sedang secara fungsional latar dapat dibedakan menjadi latar fisik dan latar psikologis. 2.1.2.3 Tema/Topik Topik atau tema adalah ide pokok dari lakon atau drama. Tema mungkin adalah maksud dan keinginan pengarang, mungkin sebuah kisah nyata yang benar-benar terjadi, atau bisa jadi imajinasi pengarang berdasarkan latar belakang dan pengalaman hidupnya (Dietrich, 1953:25). Dalam drama istilah tema sering disebut dengan istilah premise, yang berperan sebagai landasan pengembangan pola bangun cerita (Harymawan, 1988:24). Tema merupakan pokok pikiran atau sesuatu yang melandasi suatu karya sastra diciptakan. Tema merupakan sesuatu yang paling hakiki dalam setiap karya sastra meskipun tidak meninggalkan dan mengesampingkan unsur lainnya (Maryaeni, 1992:32). Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa penulis mengembangkan ceritanya didasari oleh pemahaman sebuah tema. Namun sebaliknya seorang pembaca untuk memahami sebuah tema harus lebih dulu memahami unsur-unsur signifikan naskah yang menjadi media pemapar tema. 2.1.3 Struktur Lakuan Drama Betapapun seandainya sebuah naskah dikembangkan menjadi naskah tanpa plot, namun tetap ada tuntutan bahwa pengembangan tokoh harus jelas melalui rangkaian tertentu. Menurut Ghazali (2001:7), plot sebuah naskah drama ialah pengembangan peristiwa-peristiwa dramatik melalui munculnya motivasi-motivasi yang mengenai karakter tersebut. Aristoteles membagi permainan dalam dua bagian yaitu komplikasi dan penyelesaian. Dari pemahaman tersebut ditafsirkan menjadi lima bagian: esposition, complication, climax, resolution / denouement, dan conclusion / catastrophe. Pada tahun 1863 Gustav Freytag menggambar piramida action memakai lima pembagian Aristoteles berdasar pada komplikasi dan penyelesaian yang menjadi rising action (munculnya aksi dramatis) sampai klimaks dan falling action (turunnya tensi permainan) sampai akhir.

BEBERAPA PENGERTIAN Kata drama berasal dari bahasa Yunani Draomai yang berarti berbuat, berlaku, bertindak. Jadi drama bisa berarti perbuatan atau tindakan. ARTI DRAMA Arti pertama dari Drama adalah kualitas komunikasi, situasi, actiom (segala yang terlihat di pentas) yang menimbulkan perhatian, kehebatan (axcting), dan ketegangan pada para pendengar. Arti kedua, menurut Moulton Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action). Menurut Ferdinand Brunetierre : Drama haruslah melahirkan kehendak dengan action. Menurut Balthazar Vallhagen : Drama adalah kesenian melukiskan sifat dan sifat manusia dengan gerak. Arti ketiga drama adalah cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dan action dihadapan penonton (audience) Adapun istilah lain drama berasal dari kata drame, sebuah kata Perancis yang diambil oleh Diderot dan Beaumarchaid untuk menjelaskan lakon-lakon mereka tentang kehidupan kelas menengah. Dalam istilah yang lebih ketat, sebuah drama adalah lakon serius yang menggarap satu masalah yang punya arti penting – meskipun mungkin berakhir dengan bahagia atau tidak bahagia – tapi tidak bertujuan mengagungkan tragedi. Bagaimanapun juga, dalam jagat modern, istilah drama sering diperluas sehingga mencakup semua lakon serius, termasuk didalamnya tragedi dan lakon absurd. Drama adalah satu bentuk lakon seni yang bercerita lewat percakapan dan action tokoh-tokohnya. Akan tetapi, percakapan atau dialog itu sendiri bisa juga dipandang sebagai pengertian action. Meskipun merupakan satu bentuk kesusastraan, cara penyajian drama berbeda dari bentuk kekusastraan lainnya. Novel, cerpen dan balada masing-masing menceritakan kisah yang melibatkan tokoh-tokoh lewat kombinasi antara dialog dan narasi, dan merupakan karya sastra yang dicetak. Sebuah drama hanya terdiri atas dialog; mungkin ada semacam penjelasannya, tapi hanya berisi petunjuk pementasan untuk dijadikan pedoman oleh sutradara. Oleh para ahli, dialog dan tokoh itu disebut hauptext atau teks utama; petunjuk pementasannya disebut nebentext atau tek sampingan. Cotoh; Chaterina ( bergegas masuk, membawa berita bagus ); Raina ! ( ia mengucapkan Raina, dengan tekanan pada i ) Raina ! ( ia menunjuk ketempat tidur, berharap menemukan Raina disitu ) Mengapa, di mana….! ( Raina menoleh kedalam ruangan ). Fase-fase dalam kurung diatas adalah petunjuk permainan untuk sutradara dan pemain. Ini memandu para aktor dan sutradara maupun tetang penataan perlengkapan panggung. George Bernard Shaw ( 1856 – 1950 ), pelopor realisme dalam sejarah drama Inggris, memberi petunjuk secara panjang lebar pada nebentext-nya yang ditemukan dalam kebanyakan naskahnya karena ia tidak ingin interprestasi lakon-lakonnya menyeleweng dari apa yang sebenarnya ia kehendaki. Novel jauh berbeda karena bagian narasinya dikombinasikan dengan dialog. Kalau tidak salah waktu itu ia berumur delapan tahun, atau sembilan ? ia telah diajak ayahnya mengunjungi Chikako, dan mereka menemukan wanita itu diruang makan pagi. Kimononya terbuka. Wanita itu sedang memotongi rambut pada tanda lahirnya dengan gunting kecil. Tanda lahir itu menutupi separuh payudara kirinya dan turun sampai ke lekuk diantara payudaranya, selebar telapak tangan manusia. Tampaknya rambut tumbuh terus pada tanda lahir berwarna hitam kemerahan itu dan Cikako sedang mengguntinginya. “ Kau ajak anak itu kemari?” Tidak adanya narasi dalam drama bisa digantikan oleh akting para pemain yang, dengan menghubunkan diri mereka sendiri dengan perlengkapan, perlampuan dan iringan musik, menciptakan suasan dan menghidupkan panggung itu menjadi dunia yang amat nyata. Disamping itu, penjelasan tentang tokoh disampaikan melalui dialog antara tokoh yang membicarakan tokoh lain. Pada puisi, daya ekpresi dan irama mentepati posisi yang dominan. Oleh karena itu, puisi tidak bercerita. Jika balada bertumpu pada narasi, sebab sebenarnya balada adalah kisah, atau cerita yang dinyanyikan. Contohnya, mahabarata dan ramayana dalam bentuk tembang. Puisi yang dibaca dengan baik menjadi dramatik, seperti yang dilakukan Rendra, aktor baik. Maka “Tidak tidak diragukan lagi drama kadang dianggap diambil dari kata dramen yang berarti sesuatu untuk dimainkan.”Mungkin drama memperoleh hampir semua efektivitasnya dari kemampuannya untuk mengatur dan menjelaskan pengalaman manusia. Oleh karenanya, drama, seperti halnya karya sastra pada umumnya, dapat dianggap sebagai interprestasi penulis lakon tentang hidup. Unsur dasar drama-perasaan,hasrat, konflik dan rekonsilasi merupakan unsur utama pengalaman manusia. Dalam kehidupan nyata, semua pengalaman emosional tersebut merupakan kumpulan berbagai kesan yang saling ada hubungannya. Bagaimanapun juga, dalam drama, penulis lakon mampu mengorganisir semua pengalaman ini ke dalam satu pola yang bisa dipahami. Penonton melihat materi kehidupan

kelompok yang melakukan kegiatan itu dan seni pertunjukan itu sendiri. Tek Piramid yang bertanggal 4000SM. Dialog dalam teater tradisional diciptakan sendiri secara improvisasi oleh para aktor sesuai dengan plot dan karakterisasi yang mereka mainkan. Karena itu. action adalah intisari dari seni pertunjukan. Karena tidak benar-benar mengacu kepada sebuah tempat. drama mungkin telah berkembang dari upacara relijius primitif yang dipentaskan untuk minta pertolonga dari Dewa. “ hidup adalah abu dan debu “. atau dalam bahasa inggrisnya theatre. Teori ketiga memberi kesan bahwa drama tumbuh dari kecintaan manusia untuk bercerita. sebuah drama mewujudkan action. Pembicara memisahkan diri dari koor dan memperagakan perbuatan-perbuatan dalam kehidupan almarhum pahlawan itu. Sebagai ganti mengandung kekuatan solidarity making teater kontenpoler menawarkan alternatif kepada penonton untuk bebas memilih. Tentu saja para pakar masih meragukan apakah teks itu drama atau bukan sebelum Gaston Maspero menunjukan bahwa dalam teks tersebut ada petunjuk action dan indikasi berbagai tokohnya. Kelak mitemite itu merupakan dasar dari banyak drama. di Sala.nyata yang disajikan dalam bentuk yang padat makna dengan menghapus hal-hal yang tidak penting dan memberi tekanan kepada hal-hal yang penting. ia menulis drama itu dengan membayangkan action dan ucapan para aktor diatas panggung. Bolehkan dikatan bahwa Romeo dan Juliet kalah ? tak seorangpun bisa menyebutkan siapa yang menjadi pemenangnya. Jauh berbeda dari itu. kalau tidak lakon itu tidak akan bisa dinikmati. The theatre berasal dari kata theatron. emosi. yang jahat harus dikalahkan oleh yang baik. Menurut Brockett. muncul pembicara lain. dihalang bisa dilempari batu oleh penonton. Dalam teater tradisional. Tidak heran jika teater tradisional juga disebut the solidarity making theatre. Bima memang seharusnya menang dalam pertempuran melawan Suyudana dalam perang besar Bratayudha. Lains sekali dengan yang terjadi dalam teater masa kini. Dalam bahasa Indonesia kita punya istilah teater tradisional dan teater masa kini atau teater kontenporer. teater mengacu pada aktivitas melakukan kegiatan dalam seni pertunjukan. yang jahat mungkin saja jadi pemenang seperti ditunjukkan dalam lakon Shakespeare. Para pendeta sering memerankan mahluk superaalami atau binatang. . kata George Bernard Shaw. sebuah kata Yunani yang mengacu pada sebuah tempat dimana aktor mementaskan lakon dan orang-orang menontonnya. Kalau kita menonton tari orang primitif dibioskop dan mempelajari rite dan ritual. teater Amerika. juga ada istilah teater. harus diingat bahwa ketiganya membicarakan tentang action. Ada tiga macam teaori yang mempersoalkan asal mula drama. Kita tidak melihat satu gedung kesenian dan semua yang jadi bermakna dalam istilah lakon maupun pemain. Ketiga teaori itu merupakan cikal-bakal drama. Misalnya saja. Jepang dan sebagainya. Ini juga mencerminkan jagat audio yang didalamnya penulisan dan penalaran merupakan kegiatan yang mewah. kita melihat theatre dihidupkan tapi kita tidak melihat the theatre. Dalam teater masa kini. Romeo and Juliet. Meskipun tak seorang pun merasa pasti mana yang terbaik. theatre dan the theatre amat berbeda. misalnya teater Yunani. kalau tidak. SEJARAH DRAMA Kebanyakan dari kita mengira bahwa drama berasal dari Yunani Kuno. Teori kedua memberi kesan bahwa himne pujian dinyanyikan bersama didepan makam seorang pahlawan. karakterisasi. Jadi ucapan dan action yang terwujud dalam dialog itu adalah bagian paling penting. dan kadang – kadang meniru action berburu. Adalah satu keharusan bagi seorang sutradra untuk menganalisis drama sebelum memanggugkan drama itu. pemikiran. yang ternyata adalah sebuah gedung bioskop dan bukan gedung teater. Dalam bahasa indonesia. Kisah-kisah berkembang sekitar beberapa ritus dan tetap hidup bahkan setelah upacara itu sendiri sudah tidak diadakan lagi. atau pertempuran ide yang didalamnya sifat baik dan sifat jahat saling berjalin di dalam seorang pribadi. The theatre juga menunjukan kepada pertunjukan yang lebih spesifik. yang tanpa itu drama bukan benar-benar sebuah lakon. atau perbuatan gagah seorang pahlawan yang telah gugur. berasal dari Mesir Kuno. Upacara ini mengandung banyak benih drama. ada nama URAVATRIA Theatre. Dialog mulai terjadi ketika ada dua pembicara diatas panggung. yang kelak diubah kedalam festival drama di Yunani. istilah teater terkadang cukup membingungkan. Tapi dalam bahasa Inggris. sebuah buku yang berjudul A History of the theatre menunjukan pada kita bahwa pemujaan pada Dionisus. yang perlu digali dari dialog-dialog itu. teater masa kini berasal dari jagat analisis yang tulang punggungnya adalah peradaban Yunani Kuno. misalnya. Seorang kritisi memberi kesan bahwa sementara koor makinlama makin kurang penting. Pasangan kekasih itu mati secara tragis sementara para orang tua kedua kekasih itu tetap hidup dengan sehat walafiat. menyukai mereka yang telah berakting di panggung. Adalah naskah Abydos Passion Play yang terkenal. Disamping drama. Penulis lakon menulis drama untuk dipentaskan. Bagian yang diperagakan makin lama makin rumit dan koor tidak dipakai lagi. Namun demikian. Dalam jagat pikiran Indonesia. Menonton pentas teater masa kini. Sebagai contoh. kata teater menggambarkan sebuah lakon dengan atau tanpa naskah. Kisah – kisah yang diceritakan disekeliling api perkemahan menciptakan kembali kisah – kisah perburuan atau peperangan. memerlukan pemikiran yang mau mempertanyakan. kata teater dalam bahasa indonesia rancu karena tidak menunjukkan perbedaan antara istilah dalam bahasa Inggris. Teater tradisi berasal dari masyarakat pedesaan dengan solidaritas sebagai tulang punggung dari rasa memiliki. theatre dan the theatre. Konon.

Meskipun Juliet sudah menikah dengan Romeo. Kata ‘ karena ‘ merupakan kata sambung untuk menghubungkan kedua peristiwa itu. melihat Tybalt keluar panggung) Katakanlah lebih baik. Lelaki itu berdiri dan kamera mengambil gambarnya dalam teknik medium. Romeo bunuh diri dan kemudian Juliet melakukan hal yang sama. Kisah cinta sederhana antara pemuda dan pemudi itu sekarang berkembang menjadi idealisme yang melibatkan masalah besar yang dihadapi kedua orang tua itu. Plot berbeda dari cerita karena caranya menyajikan hubungan urutan cerita dan peristiwa. Pada awal plot kita ada eksposisi. Kelak identifikasi itu dianggap sebagai falsafah dasar dari strukturalisme yang oleh T. Sebidang tanah tandus dengan pohonpohon kaktus tumbuh disana-sini. Capulet tetap menjalankan rencananya untuk menikahkan Juliet dengan Paris. Insiden yang merangsang dalam Romeo and Juliet tampak ketika Tybalt mengenali Romeo dan ingin menantang berkelahi. Itu salah satu dari orang majikanku datang. Gregory lawan Baltazar dan Abraham. Abraham : Bohong! Sampson : Cabut pedangmu. satu titik balik ketika informasi yang sebelumnya dirahasiakan sedikit sebagian terungkap dan masalah dramatik itu bisa dijawab. Ia tak mengalami kemalangan. memutuskan untuk mengajukan pernikahan itu sehari. Dalam kebanyakan lakon. Unsur statis dalam eksposisi itu mulai bergerak dan konflik sehari-hari antara Sampson versus Abraham makin lama makin menjadi makin serius. . saya memihak anda. Sementara fokus kamera bergerak kearah kanan. Dialog diatas menciptakan suasana babak itu dan suatu pelukisan singkat tapi lengkap tenatang konplik antara keluarga Montague versus keluarga Capulet yang akan menimbulkan bencana itu. Gregory : Anda berkelahi. karena mengira kalau Juliet sudah mati. Oleh karenanya itu. sedangkan cerita secara kronologis. karena ditentang oleh putrinya. Sebuah film berjudul Jango versus Santana dapat dijadikan contoh. Abil contoh. dan menunggu Juliet muncul dijendelanya waktu gadis itu muncul. musik dan spektakel dari tragedi. Rencana itu membuat Juliet harus segera mereguk racun tadi. situasi sekarang atau tokoh-tokohnya. konplik dan rekonsiliasinya. Sampson : Baiklah Gregory : (kesamping kepada Sampson. Dengan kata lain plot menunjukan peristiwa-peristiwa secara kausatif. satu penjelasan yang memberi ‘Leitmotive’ kepada tema. pikiran. Gregory.STRUKTUR DRAMA Seorang Aristoteles. Dalam eksposisi itu. Dengan sendirinya plot adalah urutan peristiwa yang berhubungan secara kausalitas. Plot adalah istilah yang berarti ringkasan kisah sebuah lakon. Ini memberi penonton informasi yang diperlukan tentang peristiwa sebelumnya. setelah menyeleggarakan upacara pernikahan. Tidak diragukan bahwa konflikasi tersebut menuju suatu krisi. Disini konflik dramatik besar mulai jelas menyatukan kejadian – kejadian dalam lakon itu. karakter.S. ( mereka berkelahi ). memanjat tembok kebun keluarga Capulet. Pada awal kisah Romeo and Juliet. misalnya Romeo bunuh diri. karena ia merasa yakin gadis itu akan dimakamkan disana. Agar rencananya tidak terhalang. dengan menjelaskan bahwa yang pertama disebabkan oleh peristiwa kedua. tak akan lebih baik. Jadi dalam cerita. Makin lama lakon itu makin tegang sampai pendeta sampai pendeta Laurence berharap. keduanya saling mengungkapkan cinta dan memutuskan untuk kawin lari ( Babak II ). Presiden dari stimulasi itu terjadi ketika inang memberi tahu Juliet bahwa Romeo adalah anggota keluarga Montague. unsur-unsur konpliknya statis. Karena pernikahan akan berlangsung pada hari kamis. ( Babak I ) timbul serentetan konflik ketika Romeo membocorkan rahasianya kepada teman-temannya. pertikaian antara keluarga itu akan berakhir dan Romeo berpendapat begitu. ingat hantamanmu. Terkadang juga ada eksposisi tentang tokoh-tokoh. Shakespeare telah menyajikan pertengkaran antara Sampson. Posisi enface memberikan gambaran jelas tokot itu. telah menulis Poetics. Lain dengan cerita. Film itu dimulai dengan sebuah pemandangan. nggak! Sampson : Tapi kalau ya. seorang lelaki dengan baju kotor dan basah kuyup tampak berlutut didepan sebuah makam. ya ? Abraham : Berkelahi? Ah. cerita memerlukan kata dan atau lalu/kemudian untuk menghubungkan dua peristiwa. ngak. Untuk mengenali plot. ia tidak berterus terang pada ayahnya. Eliot disebut the Formalistick Approach. sudah sejak awal pengarang memberi tekanan kepada satu pertanyaan atau konplik penting. Capulet. Pelukisan singkat tapi hampir lengkap dari tokoh tersebut memberi titik awal yang jelas untuk memulai film itu. Oleh karena itu kata ‘mengapa’ adalah kata ganti penanya yang paling cocok untuk mengamati paradigma plot dalam drama maupun novel. lebih baik. diksi. saya mengabdi sebaik anda Abraham : ah. filsuf Yunani yang hidup sekitar 300 S.M. Sampson : Ya. Melalui satu insiden yang merangsang maka action mulai bergerak. pendeta Laurence mengusulkan agar pada hari rabu Juliet harus menelan ramuan yang akan membuatnya mati suri. sementara Laurence akan mengirimkan pesan pada Romeo untuk menyelamatkan Juliet dari makam keluarga Capulet. tapi ia menghadapinya dengan tegar. kalau kamu lelaki. ia menyuruh inang keluar dan tanpa pikir panjang langsung mereguk racun tadi.

Dialog 4. Pada tahap ini. Bagian terakhir dari lakon itu. akan tetapi masih dapat diterima karena masih dalam kerangka peristiwa. Babak 7. Autodirection 5. tidak akan ada lakon. Foreshadowing : Bayang-bayang peristiwa atau dialog yang mendahului sebelum peristiwa yang sebenarnya terjadi. UNSUR-UNSUR YANG TERKANDUNG DALAM NASKAH DRAMA Unsur-unsur ini bisa kita lihat dari dua sisi. tapi mungkin juga mengecewakan harapan penonton. statis. Ketika terjaga. Juliet menemukan Romeo yang sudah mati dan bunuh diri. spiral  Penghubung peristiwa dalam plot : rapat.Paginya inang menemukan Juliet sudah tak bernyawa. longgar dan lepas  Anatomi Plot :  Saspence : keteganagn yang terjadi diawal cerita yang membuat penasaran bagi pembaca atau penonton. antara lain dari sisi – A. karakter juga merupakan sumber action dan percakapan. Kubu protagonis tersudut. Minat akan muncul kalau karakter-karakter itu saling bertentangan. episodic. PSIKIS : 1. Plot / alur cerita : Jenis Plot : – Linier. Adegan 6. Dramatik Person B. Judul 2. 3. Pertentangan meruncing dan meluas. Antagonis mengancam kedudukan Protagonis. Hasil akhir : Antagonis dan sekutunya memenangkan pertentangan. melibatkan sekutu kedua kekuatan yang berseteru. cinta. sehingga situasi yang kosmotik dapat tercipta kembali. Hasil akhir : Antagonis berhasil menghimpun kekuatan yang lebih dominan. dalam upaya mempertegas cerita dari kejadian suatu peristiwa ( menggambarkan kronlogis peristiwa secara detail ) Surprese : Peristiwa yang tidak diduga dan mengejutkan. tapi upacara pernikahan harus diubah menjadi upacara pemakaman ( Babak IV ). religious. dan semua bagian dari setiap karakterisasi harus pas satu sama lain. politik. yang biasanya berupa solusi moral yang berkaitan dengan tema atau konflik yang sudah diusung. bisa muncul dari kubu protagonis atau tokoh baru yang berfungsi sebagai penyatu kekuatan kekuatan konflik. sering disebut resolusi. Balthazar tiba di Mantua sebelum pendeta tiba dan memberi tahukan tentang kematian Juliet. Krisis diawali. juga korban dari kubu Antagonis. moral. Karena itu. Evilog 8. Strukturdramatik : Eksposisi : Isinya pemaparan masalah utama atau konflik utama yang berkaitan dengan posisi diametral antara protagonis dan antagonis. Klimaks : Isinya jatuhnya korban dari kubu Protagonis. Karena tidak tahu bahwa Jliet hanya kelihatannya mati. dengan demikian hasilnya bisa jadi memuaskan. Raising Action : Isinya menggambarkan pertentangan kepentingan antar tokoh. pesan moral disampaikan. consentrik.psikologi. Flasback : pengulangan kejadian masa silam yang digambarkan pada masa itu. Hasil akhir : Protagonis tidak berhasil melemahkan Antagonis. Laurence dan Paris tiba. Jika karakternya sama. Prolog 3. Ini terkadang mengumpulkan berbagai alur action dan membawa situasinya ke suatu keseimbangan baru. Mendengar itu Romeo membeli racun untuk bunuh diri dimakam Juliet. Pertikaian kedua keluarga itu berakhir di atas dua kekasih yang sudah mati ( Babak V ) KARAKTER Disamping menjadi materi utama untuk menciptakan plot. Mereka sedapat mungkin harus tidak sama. dll ) 2. Hasil akhir : Peristiwa-peristiwa tragis dan menimbulkan dampak besar bagi perimbangan kekuatan antar kubu. fisik : 1. Setelah membunuh Paris. 4. Complication : Isinya perumitan pertentangan dengan hadirnya konflik sekunder. karakter harus dibentuk agar cocok dengan kebutuhan plot. Gestus : Ucapan yang keluar dari seorang tokoh yang beritikad mencari solusi tentang sesuatu persoalan. sirkuler. Dramatik Ironi : Sindiran yang terjadi diawal cerita yang akhirnya benar-benar terjadi dikemudian. Resolusi : Isinya hadirnya tokoh penyelamat. Bentuk Lakon : . berkembang dari krisis sampai tirai ditutup untuk terakhir kalinya. Tema ( social. Romeo mereguk racun itu.

Aliran : a. b. diperistiwakan. yaitu tukang pijat keliling. disuasanakan. Tragedi : Salah satu bentuk lakon dalam mana tokoh tragis yang oftimistis hancur dalam perjuangan karena mempunyai cacat tragis. Tragedikomedi : Salah satu bentuk lakon dengan tokoh utama atau tokoh-tokoh yang lainnya. Melodrama : salah satu bentuk lakon dalam mana tokoh protagonis secara total. jahat. Satpam menolak. kegelian dan atau kemuakan moral c. sebagai llangkah awal untuk mencipta dialog. Tapi. Konvensional b. Satpam minta bantuan pedagang batu akik untuk membuat batu pelet yang ampuh. Fact and Fictionalization Memadukan kenyataan ( Fact ) dan rekaan ( Fiction ) . antagonis secara total. sementara aksi-aksi dramatis dan pengkarakterisasian dibuat untuk menghasilkan efek yang gagal atau hebat 5. baik. Perselingkuhan tukang pijat keliling dengan pemabantu rumah tangga diketahui oleh warga lain……… Tema.a. menyeramkan atau menimbulkan rasa iba prihatin atau simpati d. Oleh pembantu rumah tangga batu pelet malah diberikan pada tukang sayur keliling. MAIN CHARACTER in MuSICAL Protagonis – Tokoh Utama (1) . Komedi : Salah satu bentuk lakon dalam mana terdapat banyak hal atau peristiwa tentag tokoh-tokoh tertentu yang menimbulkan kelucuan. satpam rumah pribadi naksir berat pada pembantu rumah tangga. seperti daftar dibawah ini. menjadikan sebuah alur cerita. Membuat plot atau Alur cerita Pembatu rumah tangga punya pacar tukang pijat keliling. dikarakterisasikan pengarang secara lucu dan komis. Seorang loper koran menyebarkan desas desus. tapi sekaligus kadang atau seringkali mengerikan. Non Konvensional TEHNIK MENGOLAH BAHAN CERITA METODE . Pedagang kecil  Salesmen / girl  Buruh pabrik  Loper koran rumah  Pengamen jalanan  Tukang reparasi keliling  Pembantu rumah tangga  Satpam rumah pribadi  Tukang pijat keliling  Pedagang batu akik  Tukang potong rambut DPR  Tukang sayur keliling  Pedagang asongan  Contoh hubungan baru . DLL  Cara menerapkan metode Fact and Fictionalization jalan cerita dan nama – nama tokoh diganti  Karakter dan penampilan tokoh disesuaikan dengan fakta dalam kenyataan  Bahasa disesuaikan dengan latar belakang tokoh masing – masing  Pilih gaya penuturan yang sesuai dengan tema cerita dan potensi pemain  DAFTAR KATA ACAK Pemuda Miskin Saleh Ayah Haus Karir Ibu Royal Pencemburu Ibu Baik Hati Janda Kenes Janda Alim Banci Galak Preman Budiman Dokter Komersil Kopral Madona Kampung Maling Lihai Gadis Jujur Nenek Gatal Guru Sederhana Anak Pemberani Suami Hidung Belang Rentenir Serakah Polisi Penyabar RT pembual Nenek Roker Mahasiswa Pecandu Narkoba Pengusaha Nakal Satpam Erotis Pensiunan Paranormal Gadungan Haji Rendah Hati Anak Band Cuek Pembantu Kocak Jendral Darah Tinggi Banci Galak Polisi Cabul Merangkai kata acak. buatlah kemungkinan – kemungkinan hubungan baru. dari orang – orang yang pernah anda wawancarai atau yang pernah anda ketahui. yang bisa diangkat menjadi fokus cerita : ( pilih salah satu ) PERSAINGAN  PERCINTAAN  PERJUANGAN HIDUP  PERSEKONGKOLAN  KEADILAN.jadi jatuh hati pada satpam. karena tukang sayur keliling sudah bersuami.

tampan tapi tak terawat. Darga dan Nita Thalidut mendatangi villa Suroto. Bridging Choreo. Choral Song. Darga tak pandai menyatakan perasaan cinta. Terjadi perkelahian massal antara rombongan maling dengan kelompok satpam. saat lagu rayuan didendangkan. Happy ending sesaat. koreo kelompok diakhir pertunjukan. pengidap darah tinggi. Costumes. kelompok binaan Darga. Becgaraund Scenery. Sementara itu. pergi digiring Isye Rai. koreo kelompok diawal pertunjukan Act Choreo. Finale Choreo – Intro. pansiunan jendral. serta oleh rombongan maling. simpanan Suroto Broto. Jalan Darga terhalang. Bridging. Melihat darga terluka. Contoh Treatmen STYLE : COMEDI TITEL : SAPUTANGAN BUAT MARKISA THEMA . ROMANCE. Suroto mengancam menembak Darga. Efek audio untuk dramatisasi suasana. bersimpati pada Darga. Markisa akhirnya menerima Cinta Darga. pada finale  song Effect music. Cinta Markisa dan Darga dirayakan bersama oleh Nita Thalidut. Nyanyian penutup oleh seluruh pemain Intro choreo. kolega Darma. Pada saat kritis itu. Tapi Darga menolak. untuk melamar Markisa. COMEDI. maling lihai. kelompok (1) Narator – Pengisah Peristiwa (1) ELEMENS OF MUSICAL SCRIPT Narator – Opening. musik tema sesuai gaya pertunjukan. gambaran lokasi peristiwa Spesial Effect. untuk membuat lagu rayuan. Opening Naration . Suroto Broto tak berkutik.Antagonis – Lawan Tokoh Utama (1) Deutragonis – Pembela Protagonis (1) Foil – Sekutu Antagonis (1) Choral – Massa. saat menyanyikan lyrical song. Finale Music – Illustrasion. Nyanyian koor oleh kelompok choral Finale Song. Kelompok satpam melindungi Suroto. sebab Markisa sudah dipinang Suroto Broto. dikepung oleh kelompok satpam. peralatan khusu yang dibawa tokoh  Background scenery. Tapi. Efek audio-visual untuk peristiwa penting. Ucapan inti tokoh-tokoh penting Lirical Song. Make-up. FABLE Unsur pendukung sesuai dengan kebutuhan Definition . markisa sudah diboyong oleh Suroto Broto ke sebuah villa. Hand-props. musick penguat suasana untuk adegan penting atau khusu Thematick Music. Dipakai diakhir pertunjukan. Darga terluka. banci galak. PERSAINGAN KELAS SOSIAL TREAMENT: Darga. tapi dikepung oleh rombongan maling. karena dianggap buaya. bernama Darma. Special Effect PROTAGONIS – MALING ( JATUH CINTA ) ANTAGONIS – JANDA ( KENES ) DEUTRAGONIS – NENEK ( ROKER ) FOIL JENDRAL ( DARAH TINGGI ) CHORAL – SATPAM ( EROTIS ). BANCI ( GALAK )  SESUAIKAN SCRIPT DENGAN GAYA . Nyanyian solo oleh tokoh penting Choral Song. choreo tunggal oleh tokoh-tokoh penting. busana khusus untuk identitas tokoh Make-up. Effect SUPORTIVE ELEMENTS Costumes. Hendak kabur. efek perupaan untuk karakterisasi tokoh  Hand-props. . Suroto kecut dan malu. Darga dikerjar Darma. Narasi jembatan antara adegan/act Closing Naration . nenek pengamen penyanyi rock. Dia minta bantuan pada Nita Thalidut. Act-Choreo. Tapi Suroto Broto naik pitam. DRAMA. Middle. Darma dan kelompok satpam. Muncul pula rombongan maling. muncul Isye Rai. pembuka kisah diawal pertunjukan Middle Naration . janda kenes. Thematic. yang terbakar asmaraya justru satpam erotis penjaga villa. Koreo kelompok penghubung antara adegan Finale Choreo. penutup kisah diakhir pertunjukan Core Lines Dialogue. saat menyanyikan finale song Ilustrasion Music. Crowd. Closing Dialogue – Core Lines of Main Character Song – Lirical Song. Terjadi perkelahian. Jatuh cinta pada Markisa. Markisa melunak hatinya. Rombongan maling menang. Ise Rai merabrak Suroto Broto.

sebagai ekspresi estetis. dan diproduksi oleh sekelompok orang produksi. The Theatre berasal dari kata Yunani Kuno. Troubled Ending. mereka menirukan perilaku binatang buruannya. teater selalu dikaitkan dengan kata drama yang berasal dari kata Yunani Kuno. Tata cara upacara ini kemudian dibakukan serta difestivalkan pada suatu tempat untuk dipertunjukkan serta dihadiri oleh manusia yang lain. Hubungan kata teater dan drama bersandingan sedemikian erat seiring dengan perlakuan terhadap teater yang mempergunakan drama ’lebih identik sebagai teks atau naskah atau lakon atau karya sastra. Sedangkan istilah teater atau dalam bahasa Inggrisnya theatre mengacu kepada aktivitas melakukan kegiatan dalam seni pertunjukan. Paparan ini dimulai dari Bab I Pengetahuan . Setelah selesai melakukan perburuan. perintah untuk menyerah. teknik penggarapan. Selain itu. diharapkan dapat diperoleh pengalaman batin atau perasaan atau juga bisa sebagai media pembelajaran. Draomai yang berarti bertindak atau berbuat dan Drame yang berasal dari kata Perancis yang diambil oleh Diderot dan Beaumarchaid untuk menjelaskan lakon-lakon mereka tentang kehidupan kelas menengah atau dalam istilah yang lebih ketat berarti lakon serius yang menggarap satu masalah yang punya arti penting tapi tidak bertujuan mengagungkan tragika. visual. Rombongan polisi datang mengepung untuk menangkap darga dan komplotannya. sedangkan bagi penonton. mereka mengadakan ritual atau upacara-upacara sebagai bentuk “rasa syukur” mereka. Ada juga yang menyebutkan sejarah teater dimulai dari Mesir pada 4000 SM dengan upacara pemujaan dewa Dionisus. Melihat permasalahan di dalam teater yang begitu kompleks. Kelompok ini yang menggerakkan dan menyediakan fasilitas. Bagi xv penyelenggara. Pertunjukan ini merupakan proses seseorang atau sekelompok manusia dalam rangka mencapai tujuan artistik secara bersama. ada sekelompok orang yang mengkoordinasikan kegiatan (tim produksi). pemaknaan-pemaknaan teater tidak jauh berada dalam hubungan interaksi dan tafsiran-tafsiran antara manusia dan alam semesta. sejarah seni teater pun diyakini berasal dari usaha-usaha perburuan manusia primitif dalam mempertahankan kehidupan mereka. Terdengar perintah polisi dari sebuah toa. pekerja teknik. musik. suara. SENI TEATER Sejarah panjang seni teater dipercayai keberadaannya sejak manusia mulai melakukan interaksi satu sama lain. hasil dari proses tersebut merupakan suatu kepuasan tersendiri. Dalam proses produksi artistik ini. pengembangan profesi dan penyaluran kreativitas. kelompok yang melakukan kegiatan itu dan seni pertunjukan itu sendiri. seni teater merupakan suatu karya seni yang rumit dan kompleks. Terlepas dari sejarah dan asal kata yang melatarbelakanginya. Pada perburuan ini. sehingga sering disebut dengan collective art atau synthetic art artinya teater merupakan sintesa dari berbagai disiplin seni yang melibatkan berbagai macam keahlian dan keterampilan. dan alat-alat guna pencapaian ekspresi bersama. dan kinestetik (gerak) yang meliputi bunyi. dan “penghormatan” terhadap Sang Pencipta semesta. Sebagai seni kolektif. sutradara.Suara sirene terdengar. Theatron yang berarti seeing place atau tempat menyaksikan atau tempat dimana aktor mementaskan lakon dan orang-orang menontonnya. gerak serta seni rupa. Namun demikian. seni teater dilakukan bersama-sama yang mengharuskan semuanya sejalan dan seirama serta perlu harmonisasi dari keseluruhan tim. latihanlatihan. Hasil dari proses ini dapat dinikmati oleh penyelenggara dan penonton. penata artistik. Seni teater merupakan suatu kesatuan seni yang diciptakan oleh penulis lakon. Dengan demikian. Interaksi itu juga berlangsung bersamaan dengan tafsiran-tafsiran terhadap alam semesta. sebelum era Yunani Kuno (800-277 SM). Seni teater menggabungkan unsur-unsur audio. Kata drama juga dianggap telah ada sejak era Mesir Kuno (4000-1580 SM). maka penulis mencoba membuat sebuah paparan pengetahuan teater dari berbagai unsur. pemain (pemeran).

Walaupun di lain pihak masih ada sutradara yang akan melatih dan mengarahkan pemeran sebelum pentas. Bab III Penyutradaraan yang berisi tentang penentuan lakon yang akan dipentaskan. dan berpengalaman akan menghasilkan pementasan yang bermutu. dan unsur-unsur pembentuk teater. tata busana. serta latihan-latihan hingga gladi bersih. Kerja penyutradaraan merupakan kegiatan perancangan panggung dapat berupa penciptaan estetika panggung maupun ekspresi eksperimental. Persesuaian dengan tata artistik yang menghasilkan wujud nyata keindahan tampilan di atas pentas adalah pilihan wajib bagi para pelaku seni teater. tata rias. tata panggung. Tanpa pengetahuan dasar artistik seorang sutradara atau pemain teater tidak akan mampu menampilkan kemampuannya dengan baik. Sebagai komponen pendukung pokok. Sulitnya tugas ini disebabkan oleh karena setiap kelompok teater memiliki ciri khas masing-masing. Bab V Tata Artistik yang berisi tentang teori dan praktek tata artistik yang meliputi.Teater yang berisi tentang definisi teater baik secara keseluruhan maupun secara detail. Kualitas kerja setiap bidang akan menjadi harmonis jika masingmasing dapat bekerja secara bersama dan bekerja bersama akan berhasil dengan baik jika semua elemen memahami tugas dan . sebuah pertunjukan teater yang berlangsung di atas panggung membutuhkan proses garap yang lama mulai dari (penentuan) lakon. karena dengan pemeran yang baik. tata cahaya. membuat rancangan blocking. setting. olah suara. penyutradaraan. Bab ini sangat penting karena untuk mendasari pemikiran dan pengetahuan tentang seni teater. Pemeran didefinisikan pula sebagai tulang punggung pementasan. belum tentu akan menjadi baik pula jika dipentaskan oleh kelompok lainnya. Persiapan tersebut meliputi persiapan olah tubuh. tepat. plot. Pemilihan lakon yang akan disajikan dalam pementasan merupakan tugas yang sangat penting. xvi keberadaan tata artistik dalam pementasan teater sangatlah vital. memilih pemain. analisis lakon secara menyeluruh hingga sampai tahap konsep pementasan. Bab II Lakon yang berisi tentang tipe-tipe lakon. Sebuah lakon yang dipentaskan dengan baik oleh satu kelompok teater. Bab IV Pemeranan yang berisi tentang persiapan seorang pemeran dalam sebuah pementasan seni teater. sejarah singkat perkembangan teater baik sejarah singkat teater Eropa maupun sejarah singkat teater Indonesia. pemeranan. struktur dramatik lakon. dan proses penataan artistik. Bahasan yang penulis pilih dalam setiap bab merupakan pengetahuan dan praktek mendasar proses penciptaan seni teater. tetapi setelah di atas panggung tanggungjawab itu sepenuhnya milik pemeran. Pementasan bermutu adalah pementasan yang secara ideal mampu menterjemahkan isi naskah. menentukan bentuk pementasan. Dalam setiap tahapan proses ini melibatkan banyak orang (pendukung) dari berbagai bidang sehingga dengan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing maka kerja penciptaan teater akan padu. penghayatan karakter serta teknik-teknik pemeranan. Kerja penyutradaan dalam sebuah pementasan merupakan kerja perancangan. dan tata suara. Artinya. tema. Sesederhana apa pun sebuah naskah lakon. Seorang sutradara harus bisa memberi motivasi dan semangat kebersamaan dalam kelompok untuk menyatukan visi dan misi pementasan antar mereka yang terlibat. Dalam bab ini pembahasan lebih banyak pada analisis elemen lakon sebagai persiapan produksi seni teater. Persiapan seorang pemeran dianggap penting karena pemeran adalah seorang seniman yang mengekspresikan dirinya sesuai dengan tuntutan baru dan harus memiliki kemampuan untuk menjadi ’orang baru’. Tidak sembarang lakon akan sesuai dan baik jika dipentaskan. diperlukan sebagai pedoman pengembangan laku di atas pentas. dan penokohan.

Lakon sebagai unsur penjalin ( cerita.00). dan gelap.00 – 14. Lilik Budi Prasetyo. manusia selalu gagal menjadi manusia seutuhnya. sebagai unsur penunjang ( kata/untuk acuan pemeran) 4. Hancur. bunyi dan rupa yang dijalin dalam cerita pergulatan kehidupan manusia.fiksi dan narasi ).000 dan kategori lainnya masing-masing mendapatkan Rp. Teater ibarat laboratorium kehidupan itu sendiri. Festival tahun ini merupakan Festival yang ke-5 yang diadakan oleh Teater Gema IKIP PGRI Semarang. 3. Radiasi yang tersisa akan menyebar. 1 Sidodadi Timur Semarang pada jam kerja (08. Aktris Terbaik. Sebagaimana nuklir. Unit Kartini Semarang a/n. imbuhnya [total hadiah 6 juta].000.000 per kelompok. Nantinya para pemain dan kru akan mendapatkan fasilitas Akomodasi dan Konsumsi. Dengan perluasan jangkauan wilayah. Suara. 3. Penyaji Terbaik. ledakan ideologis. Sunyi senyap. Ledakan itu menghancurkan semua yang ada di sekelilingnya. 5. ledakan kosmis. sebagai unsur penunjang ( bunyi benda. seperti yang diungkapkan Peter Brook “Teater akan menjadi tempa yang indah bagi orang-orang yang mabuk dan kesepian. MEDIA RELEASE FESTIVAL DRAMA PELAJAR SMA / SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL Seni Drama merupakan sebuah bidang seni yang telah begitu lama mengakar pada budaya kita. Tubuh. Ledakan itu sendiri menghancurkan ledakannya sendiri. Gerak. Bunyi." yang ada hanya "kehendak. Ada yang menyebutnya big bang.non cerita. yaitu. Festival ini sendiri akan dihelat selama seminggu penuh mulai 24 April – 30 April 2006 dan pengumuman nominato serta penyerahan hadiah untuk pemenang pada tanggal 1 Mei 2006. Bisa jadi ledakan itu adalah ledakan kultural. tidak pernah ada manusia. Dari rumusan diatas dapt ditarik kesimpulan bahwa unsur-unsur teater menurut urutannya adalah sebabagai berikut 1. ledakan peradaban. bahkan ledakan spiritual. diharapkan FDPN akan menjadi lebih kompetitif dan menarik untuk dinikmati para pecinta seni drama dan Teater. dalam ion terdapat rasa." Dari ledakan-ledakan yang pernah terjadi akhirnya tersimpul bahwa manusia tidak pernah ada. Lontar No. Aktor Terbaik. Ketua Panitia. rias dan kostum. 0900-01-013344-53-0 Bank BRI Cab. Menurut Lilik. 500. terdapat begitu banyak remaja dan pelajar sekolah yang berminat untuk bergelut dengan jenis kesenian ini.). Bagi kelompok Teater SMA / Sederajat yang berminat dapat mendaftarkan kelompoknya pada sekretariat Teater Gema Jl.000. Teater bukanlah tempat untuk melarikan diri ataupun untuk mencari perlindungan”. Tata Artistik Terbaik dan Sutradara Terbaik. Selama ini. Pendaftaran juga dapat melalui Rek. 6. No. Radiasi yang ada justru meradiasi kemanusiaan. Di setiap era terjadi ledakan. Dan secara tidak sadar tak ada lagi "rasa. Teater merupakan sebuah tindak budaya. Aktris Pembantu Terbaik. Pendaftaran dibuka mulai 15 Janu – 1 April 2006 dengan kontribusi Rp 200. Dalam vibrasi terdapat atom. dalam FDPN kali ini Teater Gema membuka kesempatan kepada 24 kelompok Teater SMA / sederajat untuk unjuk kebolehan. Rupa sebagai unsur penunjang ( cahaya. . dala atom terdapat partikel. menjalar ke setiap sendi hidup dan kehidupan. Teater GEMA IKIP PGRI Semarang bermaksud untuk menyelenggarakan Festival Drama Pelajar 2006 SMA Sederajat Tingkat Nasional ( FDPN). Tapi bukan sekedar big bang. *** BABAK I Buana. saat ini. Karena dalam setiap era. Keras. sebagai unsur penunjang.tanggung jawabnya. dimana nantinya Penyaji terbaik berhak mendapatkan uang pembinaan senilai Rp.efek dan musik). Kering. Radiasi itu merayap melalui vibrasi-vibrasi. Itulah inti dari proes penciptaan seni teater. merembet. Selain itu akan dipilih 7 kategori terbaik. setiap ledakan meninggalkan radiasi. dalam partikel terdapat ion. Teater adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan tubuhnya sebagai unsur utama untuk menyatakan dirinya yang diwujutkan dalam suatu karya seni suara. Berangkat dari ha itulah. dan dalam rasa terdapat esensi (hakikat) *** Suatu ketika terjadi ledakan maha dahsyat. Terdapat pembatasan jumlah peserta dan kru yaitu max 15 orang. Aktor Pembantu Terbaik. “kerja sama”. manusia sebagai unsur utama ( pemeran/pelaku/pemain) 2.

Lolongan anjing masih terdengar menyayat ketika segumpal asap menelusup masuk ke suasana. Asap putih menyelimuti suasana yang dipancari berkas cahaya biru yang entah dari mana asalnya... BRUAGH...... HGRHGAAAAAAGHH HGRHGAAAAAAGHH Sesuatu itu pun berhasil keluar. namun itu hanya suara...... HIDUP SUNYI NAMPAK SEPERTI KEMATIAN DI PERMUKAAN Bergerak mondar-mandir.....BI.. Perlahan sesuatu itu bergerak-gerak dan dengan gontai merangkak. tak ada suara. ...GHRAAA............. Gelap.. Cahaya merah terus mengikuti gerakan sesuatu itu. Tak ada cahaya. tiba-tiba sebuah dentuman yang sangat keras menggelegar menghancurkan suasana. Kini sesuatu itu berusaha melepaskan ikatan yang mengikat kedua sesuatunya. KAGHHNAA. bergulung-gulung dan terus berteriak: .......*** Terdengar lolong anjing.. GRRHHHHHHHHHHHHHHHHH Tiba-tiba bibir sesuatu itu menggigil. Sesuatu itu bergerak-gerak....... terbata-bata: LE VISAGE NU VISAGE SIGNIFIANT ALTER EGO Raut sesuatu itu terlihat murung dan gelisah... dan kedua sesuatunya yang terikat.. Bergerak. Usaha itu terus dilakukan hingga ked sesuatunya pun menjejak keras..... membungkus sesuatu di dalamnya....... Hal itu mengakibatkan cahaya biru bergetar. bergoyang dan labil.. Pada ujung atasnya mengikat erat di leher sesuatu itu... Dan asap pun masih menggumpal. Dari kejauhan terdengar sayup-sayup sekumpulan anjing yang berbicara: FRESH HUH GHRRRRRRRRRRRRRRR!! KHHHHHHHHHHHH CRAKHHHHHHHHHHHHHHHHHH ADRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!!! KHKHKHKHKHKHKHKHKHKHKHKHKHK KHAAAAAAAAAAAAAAAA Kumpulan anjing masih bercengkerama.... bergelimpang dan terkapar........ ARSIKA...... Ketika perbincangan anjing-anjing masih berlangsung.... *** Tiba-tiba sebuah cahaya merah menyala dari angkasa....... Bergerak-gerak sehingga air merah yang berada di plastik itu ikut terkoya koyak.. TSA... namun nyata. Sesuatu itu keluar...SIENA ELBA.... berjalan merangkak... Tiba-tiba sesuatu itu mengeluarkan suara dengan tidak jelas.KA......BI. bahkan anjing-anjing pu terdengar berhamburan.. Sesuatu itu tak la adalah anjing: GRHHHHHH HIDUP SUNYI DIRASA DI PERMUKAAN Tidak jelas cara ia berujar. BRUAGH.. .. Cahaya itu menembak sesuatu yang terbungkus plastik raksas yang berisi air berwarna merah. Gelap. Sesuatu itu adalah plastik besar...... Suasana kembali sepi senyap..... Plastik itu membulat... CHUAAAAAAAAAAAA ZHGHRRRAAAAAAAAAA BRGUAGH. dengan kepala sesuatu ujungnya.DRAVA Pecah! Plastik itu benar-benar pecah...........

ANJING AKAN DENGAN SIGAP MENGUAP LELAP TATKALA DI RUANG TERDAPAT ANJING YANG MENGUAP LELAP. *** Ketika cahaya biru yang diiringi asap menyeruak masuk datang serombongan anjing yang bergerak dari berbagai penjuru. Si Anjing Entah Tak Dikenal. MAKHLUK BERKAKI DUA TAK PERNAH BISA MERASAKAN VIBRASI. DALAM SUNYI TAK ADA KESENANGAN YANG ADA HANYA DAMAI MULA JIWA TIDAK APA PUN NAMUN KETIKA MATA TERBUKA SEGALANYA FANA Gelap tiba-tiba datang menghampar. Bergerak keluar masuk tak tentu apa tujuan mereka. KEBUTAAN MATA HATI KARENA DIJAJAH OLEH EGONYA. Hingga bertaut dan saling terdiam. Ada yang bergerombol dan ada yang terpisah. menyambut saling berpagut. yang lai hanya bisa mengendus. KARENA MEREKA HANYA DIPENUHI KEBUTAAN. Anjing Entah : KITA TERSUSUN DARI VIBRASI YANG HALUS Anjing Tak Dikenal : VIBRASI MEMILIKI WUJUD. Mungkin ada selusin lebih anjing-anjing memenuhi suasana. SEMUA HIDUP DENGAN VIBRASI. bergerak ke sana ke mari tak tentu arah. TAPI MEREKA. dan berkesiap bicara: TENTU SAJA MEREKA TAK MAMPU MERASAKAN VIBRASI. Anjing Entah Tak Dikenal: KESATUAN HIDUP MENJADI KEKUATAN. Ta di antara mereka terus terjadi wicara. DAN MENCIUM VIBRASI. Tak ada sapa tak ada tanya. Si Anjing Yang Mungkin Entah Tak Dikenal perlahan turun dari bongkahan kepunahan dan terus nyerocos. MEMBACA. KEKUATAN MENJADI NAFAS. SEMUA HIDUP MEMENUHI PERMINTAAN VIBRASI ANJING AKAN MENIRUKAN MENYALAK TATKALA DI SUATU RUANG ADA ANJING LAIN YANG MENYALAK. VIBRASI BERUBAH MENJADI ATOM DAN ATOM MENGHASILKAN KEHIDUPAN. Asap masih membahana tiada henti. Semua mengendus. MENGENDUS. NAFAS MENYATU MENJADI BUNYI. anjing itu kelelahan.SIAPA YANG LEBIH BIJAK DIBANDING KEHIDUPAN Tersungkur. Salah satu dari Anjing Yang Entah Mungkin Tak Dikenal melompat menaiki sebuah bongkahan kepunahan. VIBRASI BEKERJA MELALUI JALINAN JALINAN SIMPATI SECARA ALAMI KAMI BISA MENDENGAR. .

TINDAKAN. DIASUH DAN DIDIDIK. Namun mereka masih terus bersinggungan. ATAU PERASAAN DILAHIRKAN. Saling berpaut dalam keterasingan. DIRAWAT. SIAPA YANG MAU BERFIKIR HAL INI? Anjing Entah: CUKUP!!! KITA BUKAN LAGI MANUSIA. Anjing Entah : GRHHHHHHHHHHH Anjing Entah Tak Dikenal ZGHRWGHGHGHHH Anjing Tak Dikenal : TIDAK APA PUN. Anjing Entah: HEI JANGAN LAGI KAU BICARA MANUSIA. Anjing Entah Tak Dikenal: KEHIDUPAN INI ADALAH SEBUAH AKOMODASI. Anjing Entah : ITU BUNYI Anjing Yang Entah Mungkin Tak Dikenal ANAHAD DALAM WEDA SAUTI SARMAD DALAM SUFAH Mereka kembali berpencar.. DI DALAMNYA SEGALA SESUATU. KATA. Anjing Entah Tak Dikenal: KETIKA PIKIRAN MUNCUL DARI SEORANG YANG SEJATI. PIKIRAN ADALAH SELUBUNG BAGI KEHIDUPAN ITU. DARIPADA YANG DIKANDUNG PIKIRAN ITU. UNTUK APA KITA BICARA MANUSIA.Kumpulan anjing itu berkerumun dalam kegelisahan.. KETIKA MATA TERBUKA SEGALANYA FANA Anjing Entah : SEMUA RUANG TERISI OLEH VIBRASI TAPI TAK SATU PUN YANG MAMPU MENANGKAPNYA Anjing Entah Tak Dikenal: JADILAH! MAKA JADILAH. KITA GAGAL MENJADI MANUSIA. . Anjing Tak Dikenal: LALU APA LAGI YANG HARUS KITA BICARAKAN? Anjing Entah: ENTAH!!! TAPI CUKUP!!! AKU BILANG CUKUP. KARENA MANUSIA ADALAH NYAWA DARI PIKIRAN ITU.. ITULAH IBRAHIM.. KITA GAGAL. IA MEMILIKI KEKUATAN LEBIH BESAR DARIPADA PIKIRAN ITU SENDIRI. DIMANA PIKIRAN. KITA TAK MUNGKIN LAGI MENJADI MANUSIA.

Gemerincing suara pilu bertalu. redup dan berasap.KSJFHDAKFJH Pertarungan yang tidak seimbang antara siapa melawan siapa. ILMU. seperti disiram timah. Seperti kumpulan para pekerja bangunan yang sibuk. WUJUDKU BARU. menerjang Anjing Entah Tak Dikenal. CAHAYA.EURTYIERUTYE Gelap. Entah Siapa: APA MAKNA INI SEMUA? KENAPA EMPAT ADALAH . Dan sepi. Entah: JIWA KEMUDIAN MULAI MENUTUP MATANYA UNTUK DUNIA LUAR. JYERTLEUARYELIURYRIEWURYE. Harus: ADA LIMA LIMA ADA. Yang lain pun ikut bergulat. PEKERJAANKU BARU. Harus: TAK ADA NADA TENGAH NADA AKAN HABIS PADA WAKTU YANG TELAH DITENTUKAN. Ruang kembali sepi.. HIDUPKU BARU. GERAKAN SEMESTINYA MENJADI VIBRASI. Entah. DAN PUAS. DUA. Terjadilah peperangan. Meski sayup-sayup pembicaraan mereka terdengar: Entah: NAMAKU YANG BARU. *** BABAK II Gelap. Asap kembali membahana. TIGA.RIOUFH KDFUYD. Disambut kesibukan sesuatu.ATAU. DAN TERUS MEMBUKANYA UNTUK MENIKMATI KEHIDUPAN DI PERMUKAAN SAMPAI PUAS. DFLIGKOERIT FLIJGERO'IGJ ER JEROIF JDFKVNE. Namun suara mereka lantang memecahkan suasana. DAN PENYAKSIAN ITULAH DUA MATA DUA TELINGA EMPAT SENJA ADALAH BUMI ANGIN AIR API ITULAH PINGGANG KIRI DAN KANAN Entah: PETANG TIGA ADALAH AHDIYAT WAHDAT WAHDIYAT ITULAH MULUT DAN KEDUA LUBANG HIDUNG MALAM EMPAT ADALAH WADI MADZI MANI MANIKAM ITULAH KEDUA TANGAN DAN KEDUA KAKI Suasana menjadi hijau berasap. Entah Siapa datang terhuyung.LRIUERYLIE IRUYERIUEYILUEY FITUYERLITUAE OIERTYI. Semakin lama semakin keras dan ingar. harus. SETIAP GERAK ADALAH PIKIRAN. Anjing Entah melompat. Harus menggeliat. Terjerembab dan terus tertelungkup. EMPAT DUA ADALAH DZAT DAN SIFAT ITU TUBUH DAN NYAWA Entah Siapa: EMPAT ADALAH WUJUD. OIDRUGELIRUYERLIUJHDVBLJY LJKSDFUSELTWEYHGEOUYGFAWELI UERYTOEQRURYGEORU UREYGEOQIRUYEORIU ETYUYSDFUYFGWEPRIURWE Cahaya biru. IA MUTLAK DAN SUCI. Asap masih membahana.

Cahaya menjadi terang. Dan semua pun berhamburan keluar. ombak. Dawai gitar surgawi menjalar. Wajah mereka tidak bertemu. Berguling. Seperti ada harapan akan datangnya pencerahan. Namun ada suatu rencana. melalui vibrasi merembet pada telinga siapa pun yang mendengarnya. Yang lain mengendus. menyumpah dan entah ketakutan apa lagi. Lalu berlalu. Dan berlalu. Berguling. dan berlalu. mencium. *** BABAK III Cahaya memerah pucat. ILMU. Di antara entah. Berturut-turut terdengar guntur. D berlalu. Empat ekor manusia datang. INI PASTI KIAMAT BUKAN KIAMAT!!! KIAMAT TAK PERNAH ADA. dan entah apa lagi. ketakutan dan meronta. datang. ledakan atom. . Bergelimpangan. Namun itu pun entah. Dalam kekhusyukan pemerkosaan tiba-tiba terdengar lagi ledakan dahsyat. Korban meronta. Namun suatu waktu mereka saling mengendus. telentang. Suatu waktu mereka berdiri layaknya manusia. dan menat ke angkasa. hantaman petir. Dan semua pun terpental. Terjadilah pemerkosaan beramai-ramai. Berteriak garang namun para pemerkosa tak kalah garang dan sadis. DAN PENYAKSIAN MENGAPA DUA MATA DUA TELINGA MENAGAPA EMPAT SENJA ADALAH BUMI ANGIN AIR API MENGAPA PINGGANG KIRI DAN KANAN Entah: PETANG TIGA ADALAH AHDIYAT WAHDAT WAHDIYAT MENGAPA MULUT DAN KEDUA LUBANG HIDUNG MALAM EMPAT ADALAH WADI MADZI MANI MANIKAM MENGAPA KEDUA TANGAN DAN KEDUA KAKI *** Semua dalam kebingungan.WUJUD. Datang seorang dengan memakai jas. GHJGSERFOUIRGOFIGEORIFGY PTIUYHHIOURHHFGOIUERHOIU EOIRUYUHPIEURYIUYUYHGFIOU RRYRTBFGVIRUEGHIRUE Si korban terkapar. merangkak. Datang dengan senyum bangga. membawa tas kerja. Dua ekor datang. Semua terseok. Gelap. Penuh warna-warni. Rencana Entah atau entah rencana. atau mungkin tak dikenal. berdiri. Berteriak. berdasi dan bersepatu. mengaduh. Tak terpikir tak terjawab. menggerayangi. Berdiri. Terikat erat. Dua ekor binatang punggung saling membelakangi. Sebuah dentuman yang besar. Kedua telapak kakinya terikat satu sama lain. Merangkak. menjilati. menatap kepiluan. menciumi. D berlalu. Entah siapa lagi dengan kerapiannya. hanya satu cahaya biru yang tersisa di ujung angkasa yang mereka saksikan. Datang perempuan genit. LALU APA INI? INI ADALAH EVOLUSI!!! Terhempas. dan menindih. CAHAYA. berpapasan. Berjalan dengan kekuatannya masing-masin Berjuang untuk keluar namun tak mampu. Kedua kaki dan tangannya terikat satu sama lain dengan rapat dan erat. Datang dan berlalu. kehancuran suasana. *** Terjadi lagi ledakan yang sungguh keras. berdandan casual dan menawan.

Kan enak kalau semuanya baik. Sayup terdengar seruling kehampaan penuh kesia-siaan. Sepi. Memelas dan berlalu.nama jalan. "Saya tahu. tapi seringkal malah menggelitik "Saya mengkritik bukan karena sirik. Sapi. Suhikayatno ditemani oleh pembantu setianya bernama Bamban Butet membawakan dua tokoh itu dengan personifikasi yang baru dan utuh. Tak ada lagi vibrasi. di TIM. Nah jalan Gatot Subroto akan menjadi jalan Sapardi Djoko Damono. monolog memang menyinggung idiom-idiom lokal dan sangat familiar. Kelak pemilu tahun 2009. jalan Ahmad Yan menjadi jalan Ahmad Albar dan jalan Sudirman menjadi jalan Sujiwo Tejo lengkap dengan patung saksofonnya. *** Semua benar-benar gelap. jalan S Parman menjadi jalan S Bagio. Boleh jadi. dikritik memang sakit. Tiba-tiba cahaya labil. Penonton justru dibawa pada pemahaman etos seorang tukang kritik atau kritikus apapun bidangnya. Pemenangnya adalah tokoh yang dicalonkan dari partai panji tengkorak. Dan terdiam.Datang pengemis. si raja monolog itu menampilkannya dalam gladi resik pertunjukan Matinya Toekang Kritik di Graha Bakti Budaya TIM Jakarta. Monolog itu dipentaskan pada 3-5 Februari 2006. Tak ada lagi peluang. Harimau. Itu sebabnya. . Jakarta. Pentas berlangsung mulai Jumat (3/2) hingga Minggu (5/2) mendatang. Saya tidak suka lihat baju yang kotor. Nakal dan segar. Taman Ismail Marzuki. Terdengar anjing menyalak. Tapi saya ingin semua menjadi lebih baik. Kuda. Penulis naskah Agus Noor membuat monolog ini penuh simbol-simbol yang menyentil. celana dalam saja baru ganti lima minggu sekali." ujar Suhikayatno." celoteh usil pembantu bernama Bambang. Monolog ini tidak terikat pada tokoh dan zaman. Kamis (2/2). Lho kok ? "Dia punya program pertama mengganti nama-nama jalan yang beraroma tentara dengan nama seniman. di tengah bongkahan kepunahan. Perlahan cahaya surut. Suhikayatno tidak dapat dipersonifikasikan pada seorang tokoh manapun. Kesadaran itulah yang hendak dikemukakan di atas panggung. Jakarta. Butet Kartaredjasa. dan terjadi lagi ledakan yang maha dahsyat. Entah apa lagi.Jangan seperti seniman. Seekor anjing tengah terduduk santai. ter dan rapih. PEMBARUAN/YC KURNIANTORO MONOLOG BUTET . Esensinya justru ada pada pesan." ujar Suhikayatno. Tidak mesti serius. Dan akhirnya semua kembali gelap. Dan semua gelap. Tetapi sosok Suhikayatno membuyarkan penafsiran itu. Monolog Matinya Toekang Kritik mengisahkan tukang kritik bernama Suhikayatno yang hidup dari zaman kerajaan Astina hingga zaman serba canggih di masa depan. Indonesia akan mengalami perubahan besar. Kerbau. benar-benar nyata. Tapi itu tidak seberapa. Tiba-tiba cahaya menyala menyiram di tengah suasana.Salah satu penampilan Butet Kartaredjasa dalam monolognya yang berjudul "Matinya Toekang Kritik". Semua tak bisa diubah kembali menjadi keadaan sebelumnya. Menjulurkan lidah. tapi juga tak kehilangan kesan serius. Kamis (2/2) malam. Tokoh Bambang tak lain adalah rekaan penulis Agus Noor. Radiasi telah kehabisan dayanya. di Graha Bhakti Budaya. Orang yang sering mengkritik justru lebih merasa sakit ketika kritikannya tidak didengar. Seorang seniman menjadi presiden. Program pertamanya adalah mengganti nama. Gelap. Tak ada lagi vibrasi.

Monolog Panjang Buat Butet. pelawak Srimulat. jangan-jangan masyarakat nanti membuat definisi monolog hanya menirukan suara-suara saja kata sang adik. Itulah sebabnya. Djaduk Ferianto yang terlibat sebagai penata musik. Butet sempat mengaku khawatir tampil dalam pementasan berdurasi panjang. majikannya itu adalah seorang tukang kritik sejati. ciri khas gaya teater Gandrik mungkin masih terlihat. Kalau orang cerdas.673 versi. Itu juga yang menjanjikan monolog tetap menarik meskipun Butet tak menirukan seseorang. Butet benar. Secara psikologis. Sebab dalam monolog ternyata ad peluang ter. Itu profesi yang sama sekali tidak menarik. Seperti misalnya gaya Gepeng. Bahkan cerita ketokohannya terdiri dari 1. Jangan sekali-kali jadi presiden Indonesia." katanya santai. Kalau memang monolog selalu berhubungan dengan tokoh penting. Barangkali seperti kata Agus Noor." kelakar Bambang. yang terjadi justru kemunculan monologmonolog. Pasalnya dia pernah mempunyai pengalaman buruk saat pementasan monolog berjudul Lidah Pingsan pada tahun 1997. Alhasil penuturan Suhikayatno tentang pengalamannya mengintip orang mandi bersama tokoh mahapatih Gadjah Mada cukup dicerna dengan selera humor. Tetapi dalam monolog Matinya Toekang Kritik. pinta dan kreatif. setting latar waktu yang sangat rentang rasanya tak jadi soal. Tetapi mungkin ada juga karakter yang masih dapat dikenali para penonton. dia bisa mengerti. Di era keterbukaan. Boleh percaya. Wajar saja. Sampai mungkin yang paling kejam. Ganteng tid jelek iya. dia cukup merasa was-was apalagi membawaka monolog ini berjudul Matinya Toekang Kritik.Dialog Konyol Buat penonton. Butet tampak loyal pada skenario. boleh tidak.benar pingsan di atas panggung. dia bisa terganggu.. "Bagi saya mungkin pentas monolog ini juga bisa semacam terapi kesehatan. Matinya Toekang Kritik adalah pertunjukan yang pertama setelah empat tahun menghilang. Butet tampil fu time saat membawakan Mayat Terhormat pada tahun 2001. Setelah menimba ilmu di Teater Koma dan Teater Mandiri. Di zaman apapun Suhikayatno hidup bukan lagi masalah. Waktu itu. Demikian pula. Bahkan Bambang sang pembantu setia juga tak tahu persis. dia tidak lagi menirukan suara atau gaya seorang tokoh. Ada juga yang bilang dia eksperimen manusia dan genderuwo. Suhikayatno bukan tipe orang yang mengkritik untuk mengincar jabata "Apa enaknya jadi presiden. Sebab itu. dia menyerap banyak hal. Sekalipun kerap diajak berbicara tertidur. Ada juga yang menyebutkan dia lair dari kabut sang waktu. Terakhir kali. Identitas tokoh Suhikayatno memang samar-samar. Tidak ada lagi dialog. PEMBARUAN/UNGGUL WIRAWAN DU THEATRE A L'ECRAN . Butet mengaku ingin sesuatu yang baru." katanya. Butet hanya menirukan suara seperti beo. dia menjunjung etika tukang kritik dan setia pada profesinya. Teta menurut kakek Bambang yang juga pembantu. Dia lahir bersama permulaa dunia tercipta. dialog konyol dengan Semar yang pernah menawarkan posisi Raja Astina. "Konon ada yang bilang dia dilahirkan dari bonggol pisang. Sekalipun tetap membawakan monolog. Tidak seperti penampilannya dulu. Ini input buat dia. Harus latihan dengan keras dan terpaksa berolah raga.kami ingatkan kepada Butet. dia tak pernah tampil dalam monolog berdurasi panjang. Suhikayatno bahkan mengaku pernah ditawari menjadi presiden pertama Indonesia. Nyusahin rakyat. Bambang hanya meyakini Suhikayatno adalah orang hebat. Suhikayatno nyaris seperti wali. Baik Suhikayatno dan Bambang diciptakan dari eksplorasi peran. Soal penciptaan karakter.jadinya dialog. cocok untuk sinetron. "Jauh-jauh hari. Tapi lagi-lagi. Legenda zaman yang berubah nama di setiap periode waktu. Tetapi kita boleh mencari dialog dalam monolog. saya harus mengolah danmenyiapkan fisik secara serius. Monoton dari waktu ke waktu. Suhikayatno tidak bisa mati dan tidak berubah. sang penulis. Jadi indo.

17. bantuan untuk pendidikan dan penelitian.13. produser televisi .00 di sinema CCF Salemba dan sinema CCF Wijaya khusus siswa kursus & anggota mediatek FRANCOPHONIES ? (Masyarakat penutur bahasa Prancis) Selama bulan Maret. 18 dan 25 Maret 2006 . Momen ini akan mewujudkan suatu ikatan antar lebih dari 170 juta orang. sutradara teater Radhar Panca Dahana. perdamaian.00 Inventaires + La Secrete architecture du paragraphe 19. kerja sama demi suatu pembangunan jangka panjang dan solidaritas. Francophonie tidak hanya mempromosikan bahasa Prancis tetapi juga menawarkan suatu konsep alternatif dunia yang menitikberatkan pada promosi keaneka ragaman budaya dan linguistik. pengamat teater Ria Ernunsari. pengamat teater Ria Ernunsari. Kamis 16 Maret 2006 16. Jl. pameran pengarang teater & diskusi teater Pemutaran film adaptasi teater : 16. dan 18 Maret 2006 .00 di Teater Utan Kayu. Utan Kayu n�68 H Jakarta Timur masuk bebas Diskusi teater : 18 Maret 2006 . 11.00 Un Fil a la patte Jumat 17 Maret 2006 16. dalam rangka mempromosikan keaneka ragaman budaya inilah CCF Jakarta menampilkan karya-karya teater kontemporer dalam bidang teater dari Prancis dan Indonesia. sastrawan DU THEATRE A L'ECRAN: DOCUMENTAIRE & ADAPTATION Panggung teater Komunitas Utan Kayu Dalam rangka "La fete de la Francophonie" atau "Pesta masyarakat penutur bahasa Prancis". Pada akhir dari semua proyeksi film. CCF Jakarta berkolaborasi dengan Komunitas Utan Kayu menampilkan rangkaian kreasi teater kontemporer berbahasa Prancis melalui beberapa film dokumenter. "Ciptakanlah dunia yang lebih manusiawi melalui perbedaan yang saling melengkapi" Leopold Sedar Senghor.00 La Tragedie d'Hamlet 19.00 Lapin chasseur Sabtu 18 Maret 2006 16. produser televisi Pemutaran film fiksi teater : 4.00 Tambours sur la digue 19. la F�te de la Francophonie akan menghadirkan berbagai acara di seluruh dunia dan merupakan kesempatan bagi penutur bahasa Prancis maupun pencinta bahasa Prancis untuk merayakan bahasa Prancis. Jl.00 Debat "Teater kontemporer di Indonesia: bagaimana peran Tradisi" bersama Putu Wijaya. Utan Kayu n�68 H Jakarta Timur tema "Teater kontemporer di Indonesia: bagaimana peran Tradisi" bersama Putu Wijaya. sutradara teater Radhar Panca Dahana. sebuah diskusi akan diselenggarakan dengan tema "Tradisi dalam teater kontemporer di Indonesia".00 di Teater Utan Kayu.16.PANGGUNG TEATER DIANGKAT KE LAYAR pemutaran film fiksi. demokrasi dan hak asasi manusia . Tahun ini. pemutaran film adaptasi teater.19.00 & 19.

MEMBIARKAN DIRINYA MASUK KE DALAM KEHEBATAN DAN EFISIENSI BAHASA YANG BERJALAN LEBIH CEPAT DARI YANG LAIN. JEPANG. Dengan raut.. > Inventaires karya Philippe Minyana. DARI PARA PEMAIN.. sutradara dan realisasi oleh Georges Lavaudant 2002. DERETAN KASIR DAN PELANGGAN-PELANGGAN ANONIM YANG SEDANG BERBELANJA . Carmen atau Marat Sade. dimana teka-teki dan tragedi intim yang dialami oleh pangeran dari Denmark . sutradara oleh Robert Cantarella. > Un Fil a la patte karya Georges Feydeau. LEBIH CEPAT DARI SITUASI-SITUASI. bagaimana sutradara memahami dan menggarap "teknis" sebagai karakteristik bahasa pengarang Feydeau yang terkenal itu. jebakan-jebakan dan pemutarbalikan situasi dalam gerakan tanpa akhir yang tampaknya tak pernah berakhir. figur komik ternama lainnya dari repertoar Prancis. DISTRIBUSI KOSMOPOLIT DENGAN WAJAH DAN AKSEN INDIA. Peter Brook sendiri lah yang menggagas dan menyutradarai film "The Tragedy of Hamlet" dengan mengubah pementasan menjadi sebuah bahasa sinematografis yang terdekat dengan para aktor. DENGAN "KENAIFAN" DAN "KESEGARAN" IA TENGGELAM DALAM PENULISAN FEYDEAU. versi Inggris teks Prancis Sebuah versi cerita Hamlet.. simplisitas dan penampilan penuh cahaya. yang membiarkan pada kekuatan yang tak terduga pada dirinya sendiri. lewat kekonyolan dan hiburan segar. dimainkan oleh Adrian Lester yang pernah bermain dalam "As you like it". dengan sangat menghormati teks dari pementasan karya Philippe Minyana dan sutradara Robert Cantarella. LEBIH CEPAT DARI PIKIRAN DAN YANG MENYATU SAMPAI MENJADI SETENGAH OTONOM. tipu daya dan salah pengertian . Seperti yang telah ia lakukan di pementasan-pementasan sebelumnya (Mahabharata. 132 min. versi Prancis teks Inggris Film karya Jacques Renard ini. menawarkan sebuah adaptasi lakon "Inventaires" untuk film.SINOPSIS > La Tragedie d'Hamlet karya William Shakespeare. Film yang ia buat berdasarkan pementasannya "Un fil a la patte" bersama para pemain dari Theatre de l' Odeon. puisi dan bayangan kegelisahan kita menyaksikan perjalanan sebuah mekanisme yang tiada bandingnya dimana tokoh wanita simpanan. Pementasan ini dipusatkan pada tokoh dalam judul. orang yang kasmaran dan suami yang dibodohi saling berputar dan bersilangan . 130 min. strategi-strategi. mengajak kita untuk menyaksikan. 48 min."to be or not to be" . menurut versi Peter Brook. DENGAN MENGUBAH AKSI DI TENGAH-TENGAH HYPERMARKET DENGAN DEKOR BANYAK CADDY. EROPA DAN AFRICA MENEKANKAN TUJUAN UNIVERSALITAS DAN PENCAMPURAN KEANEKARAGAMAN BUDAYA YANG MENJADI TUJUAN SUTRADARA. Georges Lavaudant menggarap naskah karya sastrawan Feydeau. yang dengan jelas merupakan kesinambungan dari pementasan-pementasan sebelumnya dan estetika teaterikal beliau : minimalitas yang murni. realisasi oleh Jacques Renard 1990. Bahasa dari kata-kata adalah milik Shakespeare tetapi suara para aktor yang datang dari tiga benua membuat pementasan Tragedi Hamlet ini sebagai "pementasan dunia". terutama). sutradara dan realisasi oleh Peter Brook 2001.berbicara dan menggaung pada setiap orang. Dan siapa yang membuat sebuah tawa yang membuat pembodohan. LAYAKNYA LAVAUDANT MELAKUKANNYA SENDIRI. versi Prancis teks Inggris Tak lama setelah pementasan "La bicheet son Chapeau de paille d'Italie".

vibrasi dan musikalisasi bahasa. semua peraturan-peraturannya. dunia yang terasing dengan segala penduduknya. Dengan mengikuti alur cerita tak terputus lalu merajut kehidupan ketiga tokoh wanita tadi kita akan memahami sedikit demi sedikit kepentingan serta makna yang tragis sekaligus menyedihkan dari tiga benda : baskom milik Jacqueline. membicarakan hubungannya dengan para aktor. sejarah dan kisah-kisah. Film karya Guy Seligmann ini sangat jelas menampilkan orisinalitas dan efektifitas dari perubahan perspektif . sudut pandang mereka yang khusus berpatokan pada tata panggung yang menawarkan dua ruang terpisah dan paralel yang saling berinteraksi satu sama lain : dunia "yang terlihat" sisi kanan restoran dan dunia "yang tersembunyi" di sisi dapur. asal-muasalnya dan kisah pribadinya yang ia komentari sedikit demi sedikit.DAN IKUT DALAM FILM SEBAGAI PENONTON PEMENTASAN. sebuah dunia organik yang berdenyut. SEBUAH KATA PENGANTAR YANG KONKRIT DAN MATERIALISTIS DENGAN HASIL KERJA PENULISAN TEATERIKAL DIMANA IA MENGGUNAKAN BERBAGAI FASE-FASE KAMERA YANG BERBEDA. Pada saat istirahat para penonton berpindah sisi. versi Prancis teks Inggris Dalam film dokumenter karya Jerome Descamps ini. Pengarang dalam hal ini mempercayakan kekagumannya pada Michel Vinayer. 26 min. > La Secrete architecture du paragraphe realisasi oleh Jerome Descamps 2002. Angele. IA MENCIPTAKAN SEBUAH PERUSAKAN VISUAL YANG MENGGANGGU DARI PERMAINAN TELEVISI SECARA LANGSUNG DAN BERBAGAI REALITY SHOW LAINNYA YANG BERTENDESI PADA TUJUAN PEMENTASAN KARYA MINYANA. yang berteriak. setiap hubungan yang intern maupun ekstern. untuk bertemu dengan sutradara satu serial benda-benda yang berhubungan dengan masa kecilnya. pakaian tahun 1954 milik Angele dan tempat lampu merah muda milik Barbara. yang bersantap. serta tensi dan energi yang ia cari agar dapat melampaui ekspoisi puncak dari sebuah penuturan yang sederhana. masing-masing dengan "benda kesayangan" mereka. Philippe Minyana mengawali cerita dengan "Inventaire". setiap intrik. "Inventaires" atau "Inventaris" mengenai kehidupan mereka setelah menerima aba-aba dari pembawa acara agar secara berturutan sesuai peran mereka masing-masing mengumandangkan suara. hierarki. bermekaran. yang bergerak.. MEMPERTUNJUKKAN DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN. JEROME DESCHAMPS DAN MACHA MAKEIEFF DALAM "LAPIN CHASSEUR" MENERUSKAN EXPLORASI MEREKA YANG JENAKA DAN MENGGEMASKAN MENGENAI DUNIA KESEHARIAN KITA. Tiga wanita. 2 x 56 min. namun terutama membangun konsep penulisan teaterikal yang berpatokan pada gerakan di dalam teks.. versi Prancis teks Inggris Kehidupan sebuah restoran "besar" yang dipandang layaknya sebuah dunia tersendiri. KENEKATAN DAN KELEMBUTAN RODA-RODA KEKASARAN ATAU KOMPLEKSITAS KISAH HIDUP KITA SEBAGAI MANUSIA. dengan cepat membangun cerita. kedengkian dan kecabulan yang dirasakan ketika mendengar keberadaan ketiga tokoh yang tampil dan terkembang dengan matang. Disini. yang bernyanyi dan tentu saja. sehingga mereka bisa menyaksikan cerita yang sama dari dua sudut pandang yang sangat bertolak belakang. seluruh gerakan. Di balik kejenakaan dan absurditas yang chaos dari tiga kisah pelik menembus emosi. mengenai proyeknya yang tidak pernah usai dengan rupawan Chirstophe Boltanski. sebuah figur referensi dalam dunia Teater sehari-hari. tanpa peran psikologis atau tujuan tertentu. Jacqueline dan Barbara. > Lapin chasseur sutradara oleh Jerome Descamps et Macha Makeieff. realisasi oleh Guy Seligman 1991.

. Sebuah film dengan latar belakang teater yang dapat menggugah kesenimanan Anda. duapuluh tahun kehidupan sampai kemudian merasa lelah. seorang aktris yang tinggal di Italia. telah menciptakan sebuah efek yang sangat menyolok dari perbedaan realitas yang digandakan karena kekuatan tujuan. ia hidup di dalamnya. Pencarian ini membawanya bertemu dengan Dominique alias Do. walaupun merupakan hari pesta untuk merayakan ulang tahun Yolande sang menantu. sebuah insiden akan mengganggu semua kebiasaan mereka. Sebuah pementasan teater yang sukses diangkat ke layar perak. versi Prancis teks Inggris Film karya Ariane Mnouchkine "Tambours sur la digue" atau "Genderang di atas bendungan" ini merupakan sebuah transposisi sinematografis dari pertunjukkan yang ia tampilkan seperti kartu bersama grup Theatre du Soleil. Untuk pertama kalinya ia kembali ke Paris setelah secara dramatis ia meninggalkan Pierre. Camille ragu untuk bertemu lagi dengannya. dan sebuah grup teater untuk mementaskan sepuluh lakon Comme tu me veux karya Luigi Pirandello. Hal ini akan mengacaukan kestabilan seluruh anggota keluarga. keberanian dan pengecut. Camille. ARIANE MNOUCHKINE MEMILIH BENTUK YANG MENYATUKAN TEATER DAN BONEKA SECARA MENAKJUBKAN. secara bersamaan menenggelamkan penonton dalam keresahan yang aneh. Setiap minggu di keluarga Menard semua orang berkumpul di cafe dimana Henri adalah pemiliknya dan mereka makan bersama di Aux ducs de Bretagne. ditampilkan bersama-sama dengan pertahanan kekuatan serta interes beberapa orang. Sebuah film dengan latar belakang teater yang digarap dengan rapi dan menyentuh. di atas panggung. 136 min. Ugo juga punya rahasia sendiri. Semua orang bekerja sebagai penjahit keluarga. di luar dimensi komik dan puitis. Malam itu. Ia pergi mencari teks asli karya Goldoni yang terkenal itu. Semakin dekatnya hadirnya bencana itu terkristal di setiap rumah. kenyataan yang cepat dimana alam dan karakter setiap makhluk pun terkembang. kembali ke Prancis dengan kawan barunya Ugo. > Tambours sur la digue karya Helene Cixous. UNTUK PERTUNJUKAN INI.dalam persepsi penonton pertunjukan. Para penduduk berkonfrontasi lantaran ancaman banjir besar sehingga harus membangun bendungan-bendungan pelindung kota. Pertunjukan "boneka yang lahir kembali" ini. pangeran atau pengemis. adalah imigran Yahudi. ia tidak punya pendapat tentang apapun. Arlette. Maka dimulailah pembelajaran teater dan kehidupan yang membawanya pada suatu malam kepada sesuatu hal. sutradara dan realisasi oleh Ariane Mnouchkine 2002. ia tidak memiliki perasaan kepada siapapun : Esther adalah sebuah batu.. Esther adalah seorang yang lambat dan menyebalkan. istri Henri. Esther "terbangun" dan tergerak : ia tidak menyaksikan pertunjukan seperti penonton lainnya. Suatu malam. Ia memutuskan untuk menjadi aktris. pria yang pernah tinggal bersamanya. kebijaksanaan. DIINSPIRASI DARI TEATER NO DAN BUNRAKU JEPANG DIMANA PARA AKTOR BERTOPENG PENUH WARNA MEMBANGUN "BONEKA HIDUP" YANG DIGERAKKAN OLEH PARA PEMAIN MANIPULATOR NATURAL YANG BERPAKAIAN GELAP. pergi selama seminggu untuk berpikir. dimana ketika berhadapan dengan takdir saling mengejutkan kesadaran. Kisah politis dan filosofis yang dibayangkan oleh Helene Cixous berlangsung di Cina yang mistis dan arkais. di teater. Perjalanan teater menuju film menciptakan sebuah efek penghancuran tambahan dan lagi sangat berhubungan dengan sebuah karya dramatik yang dimainkan dengan jukstaposisi berbagai bentuk teaterikal dan berbagai tingkatan rasa serta persepsi.

sholat isya 2. Pemain. karya. Nia. yang gak bisa datang juma't ini harap hub aang(serius!) Salam Budaya ! Dengan Hormat. 11.muhasabah&qiyamul lail-juga untuk latihan pekan ini harap hadir semua karena ada tamu spesial yang akan datang ke kampus. Episode 2. Sutradara. Penata . susunan acara: 1. pameran buka setiap hari pukul 11. Ruhanda.5000 (bwt bayar ustadz aja) kumpul di MBM-sholat maghrib di MBM ya! trus acaranya banyak intinya pengukuhan niat dakwah di dunia seni&penkosolidasian anggota teater nafas. 021-390 85 86 www.20.indra@ccfjakarta. pemutaran film diprioritaskan bagi anggota mediatek CCF Jakarta atau siswa kursus.ccfjakarta.00 . Astrada. program acara CCF secara berkala.00 kecuali sabtu pk. Mira Dewi Kania. Biaya keanggotaan mediatek Rp 20. 21 pengarang pilihan dari sebagian abad XX. Bagian ketiga menampilkan 47 pengarang teater kontemporer. rapat semi formal-all about nafas(jadi siapin apa yang mau dibahas ya) 4. minggu tutup Informasi selengkapnya. Bagian kedua menampilkan satu pengarang dalam setiap poster. Evi Sri Rezeki.or. Mohon tunjukkan kartu keanggotaan di depan pintu masuk.KETERANGAN Kecuali tanggal 11 maret di CCF Salemba.000 per tahun dan Anda dapat meminjam 5 buku selama 15 hari serta menerima Voila.00 .or. Ruhanda. ceramah 3. MD. 390 85 85 fax. Stage Decoration. dan Deni Kurniadi. hubungi : Yosef Indra program audio visual Pusat Kebudayan Prancis / CCF Jakarta Jalan Salemba Raya No. Mikrima puspasari.id buat anggota teater nafas insya ALLAH akan diadakan mabit di masjid nurul iman Mandar-belakang ponjay. 25 Jakarta 10440 tel. Iep Triyanto. Bagian kedua dan ketiga pameran poster ini dipersembahkan kepada para pengarang naskah teater kontemporer Prancis yang menjaga prinsip pementasan yang sama dimana kutipan-kutipan teks dan contoh-contoh pementasan saling berhubungan.id yosef. Bangkit Setiawan. hari jumat.16. 021-390 85 80.17 februari 2006 buat fee-nya harap bawa infaq Rp. MD. STUDI TEATER UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG (STUBA) mengundang rekanrekan untuk hadir pada pertunjukan monolog berjudul Rangkaian 3 Monolog.00.

Artistik. Euis namanya.00 WIB dan 20. Trotoar Karya : MD. Penata musik. Majikannya pergi meninggalkan Euis dengan memberikan seluruh hartanya kepada Euis. bukan karena harta. Ruhanda Pemain : Mira Dewi Kania Mikrima Puspasari Mengisahkan seorang pembantu rumah tangga. Ia bingung apa yang mesti dilakukan sementara kesetiaan pada kekasihnya. hanya . Ahmad dickie. Namun ia bingung. Saat cinta Euis terhadap tuannya mulai tumbuh. Mas Deni yang meninggalkannya untuk wanita lain tak pernah pudar. Euis mendapatkan warisan dari majikannya. Maulana dan Hendro. Pertunjukan ini akan diselenggarakan pada: Hari/Tanggal: Jumat dan Sabtu/ 17-18 Februari 2006 Waktu: Pk. untuk apa harta sebanyak itu? Yang ia butuhkan hanyalah untuk keperluan emak dan adiknya si Ujang di kampung. Selain itu. Seorang pria bernama Widodo yang ternyata mantan kekasihnya kebetulan menjumpainya di sebuah trotoar. Namun emak menyuruh menikah dengan majikannya. Astuti namanya. Febri dan Adang. Property. Yang karena kejujuran dan kepolosannya. Akhirnya Astuti pun dengan terpaksa berjualan jamu gendong untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Karena tuntutan kehidupan keluarga. Ruhanda Pemain : Evi Sri Rezeki Nia Mengisahkan seorang penjual jamu gendong. SINOPSIS NASKAH MONOLOG. karena membangkang keputusan pimpinan Pamong Praja. Ditambah majikannya itu telah cerai dengan isterinya. Dipersimpangan Karya : MD. Bangkit. Penata Cahaya.00 WIB Tempat: Aula Utama UNISBA SINOPSIS NASKAH MONOLOG. Dadan. Publikasi dan Dokumentasi. Euis pun berada di persimpangan. Ruhanda. pada suatu hari ia berjualan jamu gendong. Yang dibutuhkan Euis adalah kasih sayang dan ketulusan. Akhirnya uang itu kembali. namun ia tidak mau. Harta bukanlah segala-galanya. Pimpinan Produksi. Ia sempat kebingungan tatkala. Penyesalan tiada berguna. Ia terpaksa berjualan jamu gendong. Suaminya di PHK. Sholeh D dan Ade Widia. Keinginannya yang sederhana. ketika suaminya ditugaskan untuk membongkar kawasan pedagang kaki lima. 16. Widodo dan Irpan. uangnya ada yang mencopet. Attir dan MD. A. Anak majikan yang satu-satunya pergi entah kemana. Emak dan si Ujang. Namun ia penuh dengan kepasrahan kepada ALLAH. tapi karena majikannya sudah sangat berjasa dalam membantu ekonomi keluarganya.

dan ketegangan pada para pendengar. 7. bukan orang-orang yang cerdas. berlaku.ingin jamu gendongnya ada yang membeli. Jadi drama bisa berarti perbuatan atau tindakan. Di trotoar itulah Astuti mendapatkan sebuah pelajaran tentang hakikat kepasrahan yang sebenarnya. bertindak. terbatas! PENDAHULUAN BEBERAPA PENGERTIAN Kata drama berasal dari bahasa Yunani Draomai yang berarti berbuat. bagaimana harus makan untuk hari ini dan hari esok? Apakah untuk menghasilkan sesuatu yang besar harus besar pula keinginannya? Tidakkah dengan kesederhanaan bisa menghasilkan sesuatu yang besar? Seperti si Jendral anaknya yang masih kecil. donatur dan Media Pathner. Semoga pertemuan ini bisa menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan bersilaturahmi satu sama lain. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.000 Bagi penonton. Ruhanda Pemain : Deni Kurniadi Mengisahkan seorang penarik becak. ARTI DRAMA Arti pertama dari Drama adalah kualitas komunikasi. Ia seorang sarjana ekonomi. kehebatan (axciting). Tidak ada sekolahnya. SINOPSIS NASKAH MONOLOG. Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. kami harapkan kedatangan rekanrekan semua. sebuah kesadaran untuk saling mengasihi adalah sebuah kekuatan yang menjadikan diri manusia menjadi lebih besar. Menurut Balthazar Vallhagen : Drama adalah kesenian melukiskan sifat dan sifat manusia dengan gerak. Arti kedua. . akan dibagikan minuman pocarisweat. Pocarisweat. dan ikhlas? Apa yang dihasilkan dari bangku perkuliahan hanyalah kekosongan semata. Kondisi ekonomi yang tak menentu di Negara ini menjadikan dia merasa kecewa terhadap sistem yang berlaku di Negara ini.500 Pelajar dan Mahasiswa: Rp. 5. PENDUKUNG ACARA : Universitas Islam Bandung (UNISBA). Dan tanggung jawab pada ALLAH. Yang mendidik semua itu adalah hati nurani. Yang mengajarkan kesucian cinta adalah kepekaan rasa dalam mengasah jiwa demi kepedulian terhadap sesama. actiom (segala yang terlihat di pentas) yang menimbulkan perhatian. Hanya itu. Becak Karya : MD. situasi. menurut Moulton Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action). Monolog ini mencoba menyadarkan kita bahwa. Padahal keinginan Darman sederhana. Kenapa yang menjadi pejabat di dewan selalu orang-orang yang punya pengaruh dan berduit. Harga Tiket Umum : Rp. Menurut Ferdinand Brunetierre : Drama haruslah melahirkan kehendak dengan action. yang jujur. Darman namanya.

dimana segala macam orang dengan segal macam fungsinya tergabung dalam suatu koordinasi yang rapih. setiap organ tubuh memiliki fungsi sendiri. Penataan set. Secara Etimologi (asal kata).dan juga mencakup juga pengertian sampai batasbatas yang sentimentil). TEATER SEBAGAI ORGANISASI Proses Teater merupakan sebuah proses organisasi (bentuk kerja kolektif. Apalagi peristiwa atau cerita tentang manusia kemudian diangkat kesuatu pentas sebagai suatau bentuk pertunjukan maka menjadi suatu peristiwa Teater Kesimpulan teater tercipta karena adanya drama. tetapi saling berhubungan dan tergabung dalam fungsi yang sempurna. Drama juga berarti suatu kejadian atau peristiwa tentang manusia. Reog. RUMUSAN TEATER Teater adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan tubuhnya sebagai unsur utama untuk menyatakan dirinya yang diwujutkan dalam suatu karya seni suara. ada yang mengartikan sebagai “panggung” (stage). dengan media. Jikalau kita memandang Elemen dalam Group Teater. bunyi-bunyian. set. APA PERBEDAAN DRAMA DENGAN TEATER Teater dan drama. Dengan demikian maka kata teater selalu mengandung arti pertunjukan/tontonan. Sulapan. Ludruk. cahaya. berlaku atau beracting. Keberhasilan suatu pertunjukan Teater dapat juga sebagai keberhasilan suatu seni organisasi.Teater berasal dari kata yunanikuno "theatron" yang secara harfiah berarti gedung/tempat pertunjukan. seperti yang diungkapkan Peter Brook “Teater akan menjadi tempat yang indah bagi orang-orang yang mabuk dan kesepian. Didasarkan pada naskah yang tertulis (hasil seni sastra) dengan atau tanpa musik. memiliki arti yang sama. Dalam arti luas Teater adalah kisah hidup dah kehidupan manusia yang dipertunjukan di depan orang banyak. ada kesamaan dengan elemen dalam tubuh kita sendiri. Pimpinan Produksi Sekretaris Produksi Keungan Produksi / Bendahara Urusan Dokumentasi Urusan Publikasi Urusan Pendanaan Urusan Ticketing atau karcis Urusan Kesejahteraan Urusan Perlengkapan Sutradara Art Director / Pimpinan Artistik Stage Manager Property Master Penata Cahaya Penata Kostum Penata setting Perias / Make Uper Penata Cahaya Penata Musik Setiap Elemen memiliki tugas sendiri-sendiri dan sudah seharusnya untuk bertanggungjawab penuh atas tugas itu (secara profesional). seperti hal nya diri manusia itu sendiri. bunyi dan rupa yang dijalin dalam cerita pergulatan kehidupan manusia. Teater bukanlah tempat untuk melarikan diri ataupun untuk mencari perlindungan”. drama setaraf denagn jenis pui prosa/esai. disaksikan oleh orang banyak. Teater ibarat laboratorium kehidupan itu sendiri. percakapan dan laku. baik organisasi penyelenggaraannya (Panitia Produksi) maupun segi seni-seninya (Penyutradaraan. Drama cenderung memiliki pengertian ke seni sastra. Dari rumusan diatas dapt ditarik kesimpulan bahwa unsur-unsur teater menurut urutannya adalah sebabagai berikut . Permainan. Teater Adalah Gedung Pertunjukan (auditorium). gerak. Musik dan unsur-unsur lain Berikut ini contoh Elemen dari sebuah Group Teater dalam mengadakan sebuah Produksi. Teater merupakan sebuah tindak budaya. Begitupula seorang Sutradara yang bertanggungjawab atas pola permainan panggung. Misalnya Wayang Orang. property dan lain-lain). atau layaknya seperti sebuah negara. ARTI TEATER Ada yang mengartikan sebagai “gedung pertunjukan”. dengan atau tanpa dekor (layer). Didalam seni sastra.Arti ketiga drama adalah cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dan action dihadapan penonton (audience). Drama juga dari kata yunanai 'dran' yang berarti berbuat. (akting pemain. tapi berbeda uangkapannya. Sebagai Contoh seorang Urusan Pendanaan. ia harus memikirkan seberapa besar dana yang dibuhtuhkan? Dari mana dana itu didapatkan. Dalam arti sempit Teater adalah kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan dalam pentas. Lenong.

infleksi nada.efek dan musik). kita akan memaksimalkan delikan mata. dan mata merupakan pusat ekspresi. Relaksasi bukan berarti berada dalam keadaan pasif (santai) tetapi keadaan dimana semua kekangan yang ada di tubuh terlepas. hal ini disebabkan berkaitan dengan aspek-aspek fisik kepekaan dan emosi akting ketika berada dihadapan penonton. ketetapan tubuh. hingga yang paling bawah. relaksasi adalah hal yang penting dalam upaya mencapai tujuan utama dari seorang performer. 3. 2. yang katanya Apa yang kau lakukan dengan kedua tanganku. leher kepala. gerakan mulut. Dalam media ini. Relaksasi Realaksasi adalah hal pertama yang haru dilakukan dengan cara menerima keberadaan dirinya. Lakon sebagai unsur penjalin ( cerita. suara telah jadi jaminan. perasaan atau reaksi yang menimbulkan energi dari dalam diri yang selanjutny mengalir keluar. Olah tubuh bisa dilakukan dengan berbagai pendekatan pada balet. Meskipun bermacam gerakan sudah bagus. dan diksi pun kena. secara berkesinambungan. kita akan memahami bahasa universal tubuh manusia dalam aksi maupun reaksi di kehidupan sehari-hari. Perasaan marah. sebagai unsur penunjang. TUBUH 1. 4.). Dalam olah mimik ini. manusia sebagai unsur utama ( pemeran/pelaku/pemain) Gerak. Olah Tubuh Warming-Up atau pemanasan sebaiknya menjadi dasar dalam pelajaran acting. 4. juga tentu di Bali. pipi. Melatih kelenturan tubuh. Ada korelasi yang sangat dekat antara pikiran dan tubuh. agar mencapai kepekaan respon terhadap segala sesuatu. menjadi titik sentral yang akan dilatih. 6. Tangisan. sebagai unsur penunjang ( kata/untuk acuan pemeran) Bunyi. aktor akan menunggu dengan tenang dan sadar dalam mengambil tempat dan melakukan akting. bisa mungkin keluar dalam bentuk kata-kata atau bunyi). 2. kerutan dahi. gerak. Segala sesuatu yang mengalihkan perhatian ataupun yang mencampuri konsentrasi seorang aktor atas sebuah karakt cenderung dapat merusak relaksasi. Ekspresi sangatlah menentukan permainan seorang aktor. Baik itu di dalam kelas. dalam latihan. cinta. kreativitas dan kepunahan diri (pikiran-perasaan-tubuh yang seimbang) seorang aktor harus terpusat pada pikirannya. dalam keadaan rileks. Seorang aktor harus dapat mengontrol tubuhnya setiap saat dengan pengertian atas tubuh dan alasan bagi perilakuny Langkah awal untuk menjadi seorang aktor yang cakap adalah sadar dan mampu menggunakan tubuhnya dengan efisien. Aktor pemula biasanya tidak dapat dengan mudah merespon sebuah perintah untuk relak. dan lain-lain akan terpancar lewat mata. 5. adalah cara-cara berkomunikasi yang lebih universal dari pada bahasa yang kita mengerti. karena pada waktu puncak klimaks selal diserang oleh kekakuan. Tubuh. Si aktor akan berusaha meraih ke dalam dirinya dan menciptakan perasaan-perasaan yang dimilikinya. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh aktor adalah kebutuhan untuk relaksasi. maupun paska produksi. Mimik merupakan sebuah ekspresi. sebelum menghadapi latihan-latihan lainnya. postur. 6. sebagai unsur penunjang ( bunyi benda. konsentrasi adalah tujuan utama.non cerita. 3. Untuk mencapai relaksasi atau mencapai kondisi kontrol mental maupun fisik diatas panggung. Suara. akan kurang meyakinkan ketika ekspresi matanya kosong dan berimbas pada dialog yang akan kurang meyakinkan penonton. di atas panggung. memula dari organ yang paling atas. 5. kepekaan. Bany aktor pemula selalu gagal dalam menampilkan segi kesempurnaan Artistik. konsentrasi. melainkan keadaan yang cukup aktif dan positif. Relaksasi bukanlah keadaan menta dan fisik yang tidak aktif. rias dan kostum. WORKSHOP KEAKTORAN A. namun kalau di Indonesia sangat mungkin berangkat dari pencak silat atau tari daerahnya masing-masing seperti kebanyakan actor cirebon dengan masres (sejenis teater tradisional cirebon) yang banyak menguasai tari topengnya. Kemampuan Ekspresi menuntut teknik-teknik penguasaan tubuh seperti relaksasi.1. Relaksasi adalah hal yang sangat penting bagi semua performer. Bowskill daalam bukunya menyatakan “Stage and Stage Craft”. Dengan kata lain. Rupa sebagai unsur penunjang ( cahaya. Bahkan cukup universal untuk disampaikan kepada binatang sekalipun. Gestikulasi Bahasa tubuh adalah media komunikasi antar manusia yang menggunakan isyarat tubuh. . Olah Mimik Perangkat wajah dan sekitarnya. Gesture Gesture adalah impuls (rangsangan). rahang. Latihan ini ditempuh untuk mencapai kesiapan secara fisik. Sunda dan banyak tempat yang berangkat dari tradisinya dan kemudian dikembangkan pada tujuan pemeranan.fiksi dan narasi ). posisi dan perangka inderanya. postur dan infleksi (perubahan nada suara. Pertanyaan tersebut dilanjutkannya pula dengan Apa yang harus aku lakukan dengan kedua kakiku. dimana ia berusaha untuk mengenal diriny sendiri. Ekspresi Kemampuan Ekspresi merupakan pelajaran pertama untuk seorang aktor.. Ini memungkinkan seorang aktor untuk mengekspresikan dirinya saat masih didalam kontrol faktor-faktor lain yang bekerja melawan cara pemeranan karakter yang baik. Kita menggunakan cara-cara non linguistik ini untuk mengekspresikan ide-ide sebagai pendukung berbicara. Jadi. mencapai dunia luar dalam bentuk yang bermacam-macam. mengalami ketegangan urat. gesture. sehingga permainannya akan terasa hambar.

dan dapat lahir dari Inter Akting (Gerakan Dalam). Pengertian ‘penguasaan diti secara utuh’ menuntut suatu keseimbangan seluruh aspek serta alat-alatnya. maupun yan menyangkut segi-segi luarnya seperti tubuh dan suara. dengan melalui latihan gerak. Bayangkan seluruh nadi terisi udara. karena pernafasan diaphragma akan memudahkan kita dalam mengendalikan dan mengatur penggunaan pernapasan. pantomime.Berbaring rata di lantai dan bernapaslah pada posisi tersebut. hanya bagian inilah yang tegang. Untuk mengendurkan ketegangan urat ada bermacam cara latihan. bernyanyi. Pernafasan melalui diaphragma inilah yang dirasakan paling menguntukan dalam berolah vocal. simpanlah tangan di pundak untuk merasakan dorongan nafas pada diaphragma. Pernafasan ini sangat baik dalam usaha menghimpun “tanaga dalam” yang mengolah vibrasi. tari-tari. selalu merasakan bahwa saat latihan kita adalah bagian alam semesta ini. Namun ada beberapa catatan penting yang haru dilakukan untuk tujuan pernafasan dalam pemeranan (acting). Tari Klasik. Bayangkan sendi-sendi pinggang dan tuang paha berisi udara sehingga seluruh tubuh tidak lagi memberatkan kaki. pikiran atau yang bisa disebut segi-segi dalam dari seni acting. jadi pernafasan yang berlangsung alami adalah citra dari rile itu sendiri. dari caban cabang beladiri seperti pencak silat. Ulangi itu terus menerus dengan intens. Tata Rias. subjeknya: Senam irama. Berlatih pernapasan banyak ragam dan caranya. apabila h ini menimpa Organ suara maka se-orang yang mampunyai suara baik menjadi parau bahkan bisa kehilangan suara. baik yang menyangkut kegiatan indrawi. .Tariklah nafas secara mendalam tanpa paksaan. ke ujung-ujung jari.Hal yang paling penting adalah menghindari ketegangan-ketegangan. bibir. yaitu: Latihan 1. pelupuk mata seluruhnya rileks. rileks bukan berarti tidak ada control terhadap tubuh namun control sering kali membuat kita justru menjadi tegang. biarkan punggung rileks dan tidak usah memaksakan tulang punggung menjadi ra biarkan otot-otot seluruh tubuh dan kepala sampai rahang disamping telinga kita rileks hingga gigi kita tidak terkunc juga lidah tidaklah lengket pada bagian atas mulut. SUARA Penguasaan suara dalam seni acting pada dasarnya adalah penguasaan diri secara utuh. biarkan pipi.Waspadai bahwa ditengah kediaman tubuh kita yang rileks itu akan tidak terelakan sebuah kondisi yang mudah untuk jatuh apabila nafas keluar dan masuk dari tubuh. senantiasa merasakan kehangatan udara di dalam tubuh dan dinginnya udara yang kita hisap tersebut. jika menimpa tangannya akan menjadi kaku.Pada saat merasakan udara yang masuk kedalam tubuh ksenantiasa melakukan penghayatan pada udara tersebu rasakan rasa lega yang mendalam di dalam tubuh lalu hayatilah udara turun keperut dengan emosi yang selalu terjag (konsentrasi). rasaka seluruh pergelangan kaki terlepas. Latihan 2 .Ulangi dorongan kausalitas tersebut dengan latihan yang intensif. .Berbaring dilantai. . masuk ke pusat dan keluar kembali. Pernafasan Diafragma Otot-otot akan berkembang dan menegang ketika kita menghisap nafas. atau berenang sekalipun. Keuntungan lain yang diperoleh adalah pada saat ita menahan nafas otot-otot diaphragma tersebut tegang. rasakan tubuh betul-betul rileks. Posisi diaphragma adalah diantara rongga dada dan rongga perut. sebab tidak mengakibatkan ketegangan pada peralatan pernafasandan peralatan suara dan juga mempunyai cukup daya untuk pembentukan volume suara. . karate. rasakan daya beratnya. untuk memperoleh actor yang enak dipandang mata. dalam dua tahun terus menerus. . perasaan. . karena kedudukan suara dalam hal ini hanyalah merupakan salah satu alat ekspresi dan totalitas diri kita sebagai seorang pemain (actor). rahang menjadi seperti jatuh demikian juga dengan lidah yang tidak saling menyentuh. Biarkan wajah kita terasa berat pada tulang tulang wajah. . B. Kemudian otot-otot samping bagian punggung pun ikut pula mengembang lalu mengempis saat nafas dihembuskan kembali.Rasakan tubuh kita di lantai melorot rileks tariklah nafas secara penuh untuk merasakan sensasi-sensasi yang terjadi pada tubuh kita saat di lantai akibat pernapasan yang alami itu. .Kekejangan ini memberikan pengaruh buruk pada Emosi bagi pemeran yang sedang menghayati perannya. Olah tubuh sebaiknya dilakukan sau jam setengah setiap hari. senam. Main anggar.Pada saat udara masuk ke dalam tubuh dan terhisap oleh mulut atau hidung. emosi terjaga. Latihan pernafasan bisa dilakukan dengan berbagai cara. biarkan seluruhnya bergerak secara alami dan teratur . ketegangan otot ini justru melindungi bagian lemah badan kita yakni ulu hati. pusatkan pikiran kea rah telapak kaki kita. jika kekejangan itu menyerang kaki maka orang itu berjalan seakan lumpuh. Biarkan otot punggung dan perut kita meleleh seperti air. Hingga gerakkan dapat tercipta dengan gerakan artistic. Berbagai jenis latihan bernapa latihan menempatkan suara diksi. engsel-engsel lututpun terisi udara biarkanla tulang paha kita rileks sehingga daging dan otot-otot menjadi satu dengan tulang-tulang. Ketimpangan akan menghasilkan ketimpangan.

bb---bb----bbb-. menurut MAURIZE ZOLOTOV merupakan bagian dari isyarat ataupun symbol.bbb-bbb---bbbb. Sesudah itu dengan bersuara. Bernapas di dalam air. 4.p----.bbbb-bbbbb ppppp bbbbb (tanda garis hubung merupakan ketukan jarak) Ulang-ulangilah latihan ini. berlari ini dilakukan berulang kali. dengan menahan beberapa saat lalu di hembuskan dengan melalui teriakan. putus asa. Tahap Pertama Pada tahap pertama pada latihan olah vokal . lamba tanpa bersuara. Diksi. Latih aga dapat membedakan dengan jelas membedakan antara huruf-huruf dengan b. Menyalurkan kata-kata Drama kepada penonton. Belajarlah memberi tekanan pada suatu kata dengan memberi sedikit jeda sebelum dan . Coba pula pada huruf-huruf yang lain dengan cara yang sama. lafal. Tidak usah lama.b-----bb---. Kata dapat diberi tekanan dengan merendahkan volume. Demikian berulang-ulang dilakukan. kegembiraan.pp---pp----ppp-. Tempo yang terlalu cepat hanya memberi kesan suara ribut. Cobalah : p----.bbbb. kemarahan. Cukup barang sepuluh atau lima belas menit saja. lagu (gaya) berata. 2. menentukan suara yang harus dipergunakan. Tahap keempat. lalu tahan salurkan ke rongga Dada.pppp-ppppp bbbbb ppppp b----. menurutnya ada kalimat Emosional untuk menyatakan perasaan dan ada pula kata-kata yang dapat digunakan sebagai senjata mencapai kekuatan. Aktifkan gerakan bibir. 2.pppp. Hisap udara melalui melalui dada salurkan ke Rongga dada hisap udara melalui perut. 3. Latihan Olah Vokal melalui latihan Spech (ucapan) 1. Memuat informasi tentang sifat dan perasaaan – pemeranan missal : Tentang umur. Akan sangat efektif bila dilakukan secara rutin tiap pagi atau sore. Diksi Ucapan. Suatu kata dapat diberi tekanan dengan mengubah tempo dan volumenya. Memberi arti-arti khusus pada kata-kata tertentu melalui odulasi suara. Tekanan Tekanan dicapai dengan kontras. t dengan d. kedudukan social. memberi kualitas kejelasan suara dari sebuah kata yang diucapkan. hisap lah udara sebanyak-banyaknya lalu tahan.p-----pp---. Mengendalikan perasaan penonton. apabila tahap sudah dapat dilakukan bisa dilakukan dengan memainkan variasi pernapasan. Untuk memperoleh hal itu maka gerazkan bibir sebanyak mungkin. kemudian hembuskan sambil mengeluarkan suara. Tahap Kedua. keluarkan melalui mulut.Olah Vokal Vokal (Suara) dan Spech (ucapan) amatlah penting di dalam sebuah pementasan sebuah drama. Ini dilakukan berulang-berulang. Tempo sangatlah penting artinya. 5. Menurut Henning Nelms tentang Spech ada lima : 1. k dengan g. Mula – mula mengucapkan serentetan kata atau atau kalimat hanya dengan gerakan bibir saja. Saja. Misalnya mengucapkan kata dengan lemah dalam saaatu kalimat yang nyaring.ppp-ppp---pppp. Kehilangan kandungan makna yang akan disampaikan Kebiasaan bicara cepat itu bisa dihilangkan dengan berlatih membiasakan ucapanucapan lambat. Sebaliknya dapat dilakukan dengan sebaliknya. hingga semua dapat jelas terbedakan. jabatan. Tahap ketiga Pada tahap ini lakukan laatihan dengan menahan napas sambil berjalan.b----. Melengkapi variasi. Gerakan bibir merupakan sesuatu yang amat penting bagi pengucapan yang jelas.

Dengan laku vocal. semakin lama tempo hitungan diperlambat sesuai dengan kemampuan yang dicapai. Lemaskan badan selemas-lemasnya. Memuncak Bila dua pemain atau lebih harus bersama-sama membangun satu reka-rekaan yang disebut topping. usia tokoh dan lainnya. Pada bentuk bunyi I. Latihan lidah: . Jika actor tekun melatih perangkat suaranya lewa latihan yang benar dan teratur. Latihan dengan membentuk mulut dengan ruang gerak yang maksimal. Alat-alat tersebut antara lain:  Bibir Sangat berperan dalam membentuk huruf-huruf hiduo dan huruf M-B-P. Latihan-latihan dimaksud untuk mencapai tingkat kelenturan sehingga lidah tidak saja lemas dan lincah tetapi juga mempunyai kemampuan seseoran yang mengalami kesulitan dalam membentuk bunyi R dan T. emosi. Ini mungkin efektif. Lidah yang lincah akan dapat menentukan pembentukan lafal yang baik. Bentuk Ucapan Suatu ucapan Panjang atau pendek umumnya membangun klimaks. pemeran dituntut untuk dapat menjadi perwujudan watak-watak yang nyata. Lakukan latihan dengan menyuarakan gabungan huruf mati dengan huruf diatas. Membangun satu unsure dari keempat unsure di atas secara teknis amatlah sulit. bibir seolah ditarik pipi ke samping sehingga mulut nampak pipih. Dan hendakn tersampaikan secara jelas melalui keterampilan pemeran dalam menyampaikan dialog. memuncak. dibutuhkan kelenturan alat-alat pengucapan. Pada bentuk O. (2) intensitas emosi. percepatan temponya semakin cepat dan cepat lagi. Pada latihan pertama biarlah dulu pada nada yang tetap kemudian coba dalam nada-nada yang lain. maka tiap pemain berkata pada saatu titik tinggi dalam volume.sesudahnya. dipergunakan. Dalam olah vocal. Biasanya baik membangun dengan satu unsure. Berlatih dengan menyuarakan a. dan sebagainya dari kata terakh pemain sebelumnya. Agar ada variasi dan tidak membosankan gerakan tubuh anda seperti seorang pesilat dengan gerakan dasar yang mudah saja. bibir seolah pada posisi menguap membentuk lonjon maksimal. Artikulasi yang baik. tetapi tanpa kehilangan kesan teaterikal. sebab pembangunan cenderung untuk meninggi begitu cepat hingga ucapan ketiga. akan dapa dicapai dengan menempatkan posisi yang wajar tetapi dengan penggunaan tenaga efektif dan terkontrol. Pengucapan Untuk dapat berartikulasi dengan baik. karakter tokoh. Tapi menuntut latihan. kecepatan. Vokal sebagai salah satu media pengungkapan ekspresi actor. (Eka Gandra. setelah betul-betul lemas aturlah nafas seenak mungkin. teknik pernapasan adalah sesuatu yang penting karena merupakan sumber tenaga penggerak atau penggetar pita suara kita. Pada bunyi A. e. Olah Vokal Sebagai media ucap dalam berakting. i. Bagi Masa Depan Teater) Kemampuan Vokal bagi seorang actor adalah syarat utama agar bisa memainkan peran dengan baik. kondisi. Bagi Masa Depan Teater) Dilakukan dengan sikap berdiri. bibir membuat bulatan dan jangan lupa tarik bibir kearah depan tetap diperhatikan. yang lebih rendah atau lebih tinggi. Melalui vocal seorang actor harus mampu menggali kedalaman karakter tokoh dan nuansa dramatic shingga mampu menggugah imajinasi dan empatik penonton. (Eka Gandra. Maka satu penanjakan agi sudah tidak mungkin. o pada saat menghembuskan nafas. Bagaimana produksi suara kita. merupakan media penyampai informasi melalui dialog Informasi tentang alur cerita. dilokalisir dengan baik sesuai dengan kebutuhan peran. dia akan lebih mudah dalam memainkan perannya. Pada saat menyuarakan huru bibir dibentuk mengkerucut tarik semaksimal mungkin kedepan. Latihan pernafasan kita menjadi stabil dan efektif dalam menunjang pembentukan suara. duduk atau tidur terlentang. Ia juga mampu menampilkan variasi-varias suara dengan baik seolah berbicara seperti kebiasaan sehari-hari.  Lidah Lidah sangat berperan dalam membentuk bunyi huruf-huruf mati seperti C-D-L-N-R-S-T dan lainnya. menjadi MU-BA-PU-M BU-PA-MO-BE berulang-ulang dari lambat ke sedang dan cepat. maka dari permulaan dibangunlah : (1) volume. Lakukan latihan berulang-ulang mulai dengan tempo membentuk lambing-lambang bunyi. Usahakan agar setia nafas yang keluar benar –benar memproduksi suara sehingga tidak “over”. kemudian tahan kembali dalam tempo yang sama dengan menarik nafas. setting peristiwa. jarak. Perubahan dalam pikiran dapat diperlihatkan dengan jeda atau dengan perubahan tiba-tia pada nada serta volumenya 3. otot bibir berulang membentuk bunyi U-A-U-I-U-A-O-E. Pencapaian dalam materi ini adalah menciptakan actor dengan perangkat vokalnya yang efektif dan elastis sehingga mampu menyesuaikan takaran volume suaranya dengan kondisi apapun. kemudian tahan kembali dalam temp yang tetap sama => kemudian tarik dan seterusnya berulang-ulang. lalu beralih pada yang lain. tepat dan jelas. melatih organ suara merupakan hal yang paling pokok. 4. Latihan ini hendaknya dilakukan setiap hari. Lakukan dengan diiringi latihan dan pernapasan. Tarik nafas perlahan sekali (lima detik) lalu tahan => himpun nafas pada diaphragma dalam tempo yang sama dengan waktu menarik nafas => hembuskan perlahan sama seperti menarik nafas. u. (3) variasi. atau membangun dalam dua atau tiga unsure sekaligus. (4) jarak.

yayayayayayayayayaya  Langit-langit Terdiri dari langit-langit keras dan langit-langit lunak. Gerakan rahang bawah ke kanan dan kiri. Seorang actor juga harus bisa mengolah beberapa warna vocal sesuai tuntutan scenario. Buat lingkaran dengan rahang arah bergantian ke kanan dan ke kiri. ajah.Tariklah napas dan keluarkan seperti suara binatang berkaki empat (bayangkan harimau.Menaikkan dan menurunkan volume suara. baik rongga mulut. buka rahang bawah tetapi bibir tetap rapat.Mengatur atau mengolah warna dan texture suara. Seorang actor harus lebih menekankan pemberian karakter pada suaranya. K. Misalnya. kalau bentuk rongga mulut bulat maka sua yang diproduksinya akan bulat pula.Tariklah nafas dan keluarkan dengan suara seperti seolah sedang berbisik. . barulah kita mencoba dengan membaca dialog. dan lain sebagainya). rasakan efek nafas tersebut pada langit-langit atas mulut. da lainnya. Latihan: Tutup mulut berbuatlah seakan-akan anda sedang berkumur. Latihan 1: . N. Pembentukan Suara Nafas yang keluar melalui Trachea sesampainya pada larynx akan menggetarkan pita suara. kemudian lakukan seolah anda mengucapkan bunyi M. arahkan pembentukan suara ke resonato yang dirasakan paling tepat. merupakan bagian penting dalam pembentukan suara maupun pengucapan. . kucing dan lain sebainya). .Lakukan observasi suara manusia dan tirulah laku perannya (how old I am: rasakan sensasi-sensasi usia yang dit pada teknik suara).Setelah seluruhnya peralata pernapasan dan peralatan pengucapan kita latih dengan baik. Trerrrrrrrrrrrr. Tutup mulut dalam keadaan rapat. tekan langit-langit ke atas dank ke bawah pula. Namun demikian suara tersebut baru akan terdengar baik bilamana terlah beresonansi pada salah sat resonator. NG. . . dorong ke muka kembali dan lakukan seterusnya berulang-ulang semakin cepat.Hindari ketegangan-ketegangan. Latihan 3 : . Ucapkan dalam satu helaan nafas hitung berapa pengulangan bunyi: wawawawawawawawa. Latihan 2 : . tetapi kalau rongga mulut ditarik melebar kesamping maka suara yang diproduk akan terdengar ‘cempreng’. ayam. Misalnya ke rongga resonator dada. . rasakan bagaimana kandungan nafas d suara yang keluar. mulut atau hidung. . .Cobalah baca beberapa teks lakukan dengan alami dan bertahap lewat vibrasi yang volumenya di tambah. . seperti: . langit-langit berperan juga sebagai dinding resonator pada rongga mulut. . anjing. Tutup mulut lalu bunyikan Bberrrrrrrrrrrrrrr. . Saat melakukan ini dapat dirasakan langit-langit bergerak ke atas dan ke bawah. rongga hidung atau rongga dada. tempelkan ujung lidah pada gigi serri bawah lalu doronglah lidah keluar. D.Menjulurkan dan menaril lidah berulang-ulang Menjulurkan dan menarik ke atas => bawah.Cobalah acting dengan teks. Selain itu.Tariklah nafas dan keluarkan dengan teks dan seolah suara itu menyerupai angina. Lakukan latihan-latihan seperti ini: Tutup dan buka mulut selebar mungkin.Tariklah nafas dan keluarkan seperti angina.Cobalah kata-kata apa saja dari mulut.Meninggikan dan merendahkan frekwensi nada bicara. samping kanan => kiri dan kemudian menjulurkannya untuk membuat gerakan berupa lingkaran. Bacala dengan volume yang sedang dan rasakann pula dorongan nafas diaphragma.Cobalah berdialog improvisasi aa saja keluar dari mulut. lidah dan pembentukannya. bebek. dank arena getaran itu timbulah suara.Mengatur atau mengolah tempo pengucapan. Mengolah texture dan warna suara yang sesuai dengan peran yang dimainkannya. . .  Rahang Membantu pembentukan rongga mulut.Seluruh latihan ini dilakukan secara alami dan intens. B.Tariklah nafas dan keluarkan seperti suara jenis unggas (bayangkan menjadi burung. Tempelkan ujung pada gigi seriates lalu dorong lidah keluar.Seluruh latihan ini dilakukan secara alami dan intens. . berulang-ulang. rahang rapat. Doronglah rahang bawah ke muka lalu buka ke bawah lalu tarik kea rah dalam/ leher lalu tutup mulut.Tariklah nafas dan keluarkan seperti suara angina itu sendiri. lakukan berulang-ulang. .

Suara latihan diperlihatkan. tapi secepatnya orang akan memahami apabila ia telah menghadir beberapa latihan dan melihat hasil yang dicapai. Kemudian suara ditempatkan di perut. Itu bukanlah sekedar meraung. bagian lumbar (menghadap kelantai. Latihan ini dilakukan secara serempak. dinding dan ruang disampingnya) Grotowski tidak membiarkan actor beristirahat sebentarpun. dan apa yang dapat ia capai”. Suara perut (menghadap kelantai) Suara keluar dari kedua belah bahu(menghadap langit-langit tepat diatas actor). Kata-kata disuarakan kembali dengan mantap. juga secara improvisasi. Tidak satu bagianpun yang terlewat dari perhatian Grotowski. 2. Setelah latihan ini selesai. Grotowski akan menyetop setiap kali ia melihat ada murid sedang berpikir dalam latihan. menyanyikannya atau bahkan dengan teks itu ia boleh berteriak. Sementara itu Grotowski berjalan keliling diantara mereka. sekali-sekali meraba dada. secara berurutan: 1. Ryszard Cieslak. . Suaranya haruslah didasarkan pada teks. Latihan-latihan Vokal Untuk memulainya. sepenuhnya bebas dari tensi. Mereka tidak boleh bersuara. Suara occipital (menghadap langit-langit tepat di atas actor). Skema pelajarannya dan pelbagai macam latihan adalah didasari atas pengalaman seca metodik menuju kepada teknik-teknik actor dan kehadirannya secara fisik di atas panggung. Latihan “Macan” Latihan ini untuk membuat si actor secara penuh tampil dan dalam waktu yang bersamaan. Suara kepala (menghadap kelangit-langit). Dalam acara ini percakapan dilangsungkan dengan lantai. Grotowski membuat beberapa tanda tentang sikap yang disesuaikan dengan kerja seseorang. Suara asli masuk dan keluar melalui dada. 4. Kedudukan badan: “seperti seekor sapi gemuk” Catatan: Grotowski menekankan bahwa selama latihan pikiran harus dikosongkan. dia memulai pelajaranya dengan semboyan: “Inti teater adalah actor. Penonton dalam hal ini adalah mereka yang tidak ambil bagian akti dalam latihan. Ketawa haruslah ditahan pada bagian permulaan latihan nampak seperti permainan sirkus. Murid harus secara teta menyadari bahwa echo harus selalu ditangkap. kepala atau perut si murid ketika ketika ia sedang membaca. mengelilingi ruangan). langit-langit seakan-akan tengkorak bagian depanlah yang sedang berbicara. Grotowsky menjelaskan bahwa hubungan antar penonton dan actor adalah penting. punggung. Grotowski ikut serta dalam latihan ini. Grotowski menempatkan satu orang di tengah-tengah. perbuatan-perbuatannya. Selanjutnya. Melalui echo langit-langit menjadi kawann berdialog yang akan mengambil bentuk pertanyaan maupun jawaban (selama latihan Grotowski memimpin murid-muridnya dengan aba-aba tangan. Murid-murid membaca teks tanp berpikir dan tanpa pause. Dengan dasar pemikiran ini. pada tahun 1966. Suara Mulut (seakan berbicara pada udara di hadapannya) 3. Suara dada (diproyeksi di depan actor) 5. Seluruh tubuh harus diikutsertakan walau hanya untuk latihan vocal saja. dan mempertahankan terus seperti itu adala penting sekali dalam latihan ini. dia menununjuk empat orang. Seluruh badan merespon terhadap echo . Mereka yang tidak biasa dengan metode tersebut hendaknya menerima impresi ini. Ketika actor sedang membaca. Dalam pengantarnya. Sungguh menakjubkan bagaimana Cieslak pemain utama dan teman dekat Grotowski selalu memberikan contoh dan melihat banyak latihan serta mengikuti perkembangan murid-murid dengan penuh latihan. dimulailah percakapan dengan tembok. Stimulasi atas Suara Setiap actor memilih teks dan ia bebas untuk membacanya. memang ada perubahan yang dapat dicatat yakni dalam orientasi dan objek latihan yang merupakan hasil kerja beberapa tahun sebelumnya. Di sinilah bukti bahwa echo adalah jawaban. Aktor membaca semuanya dengan suara yang secara berangsur-angsur ditambah volumenya.Berikut ini catatan-catatan yang dibuat oleh Frans Marajinen dari “Institut des Arts Spectaculaires” (INSAS) di Brussell selama kursus yang diadakan oleh Jerzy Grotowsky dan sahabatnya. the small of the back (menghadap k dinding di samping actor). meraung seperti macan. Kepala jangan terkulai kebelakang sehingga menyebabkan laring tertutup. menyusun suara parau dalam acting. dan mereka harus “tidak terlihat dan tidak terdengar” oleh murid-murid. ia berkeliling membaca stimulasi dan “mremas” bagian tertentu badan murid. Yang lain kembali ketempat duduknya masing-masing untu melihat perkembangan teman-temannya. Ia minta keterangan yang mutlak kepada siapa saja yang hadir dalam ruangan. Dengan membandingkan latihan-latihan tahun 1959-1962. sehingga melepaskan impuls-impuls yang terbawa oleh suara. Ritme latihan sangan cepat. Ia memainkan seekor macan yang sedang menyerang mangsanya. baik actor maupun penonton. Suatu latihan relaxation terdiri dari improvisasi percakapan dengan tembok. Muridmurid (mangsanya) bereaksi.

terlentang di atas lantai. Simulasi vocal keluar dari resonator-resonator yang berbeda 2. murid-murid tetap terlentang di atas lantai untuk beberapa saat. 3. Kami mendapatkan keadaan karena banyak wajah-wajah murid yang nampak surprise. Suara perut (menghadap kelantai Suara-suara yang keluar dari: a. perut dan dada. Latihan vocal sekarang dibarengi dengan gerak mengendap-endap. Suara dada (diproyeksi di depan actor) 6. C. the small of the back (menghadap dinding disamping actor) c. Suara occipital (menghadap langit-langit tepat di atas actor). pitch Tiba – tiba grotowski kembali kepembicaraan teks secara normal/ biasa Macan Ekspresi suara dalam bentuk ruangan macan. . 5. jumpalitan dan mencakar-cak Grotowski tidak ragu-ragu mempelajari dari pengalaman tentang kebutuhan murid-murid sehingga memungkinkan penyerahan diri mereka secara penuh dalam latihan. dimana ia mampu menentukan pilihan-pilihan aksi selaras dengan keyakinannya terhadap tokohnya. (Catatan: Hasilnya sunggu luar biasa. Setelah latihan ini. Dia harus mengendalikan dirinya menuju satu tujuan tertentu. adalah memberi focus kepada energi yang sudah dimilik oleh si actor. lebih dekat …teks…teriak… saya adalah seekor macan. sepasang bahu (menghadap kelangit-langit di samping actor) b. Usaha memfokuskan energi itu adalah usaha menyerahkan diri sepenuhnya kepada aksi dramatis sesuai tuntutan naskah. dinding dan ruangan di sampingnya) Latihan Berikutnya Meong kucing dengan daya penyampaian yang paling luas dari: a. JIWA Jiwa Proses pertama transformasi atau penjiwaan terhdap peran. nuanasa-nuansa c. istirahat secara penuh. Cara pendidikan Grotowski yang keras nampak dalam kenyataannya bahwa murid-murid mengalami kesulitan menahan latihan. Ada tanda-tanda kemajuan yang nampak kalau dibandingkan dengan yang sebelumnya. terlentan diri. dan memang dalam improvisasi. Mereka tidak memperhatik penonton yang mana hal itu merupakan suatu yang luar biasa dalam keseluruhan proses latihan. Akhirnya suara ke luar dari occiput yang sementara adalah Grotowski memperoleh hasil yang luar biasa dengan improvisasi kata ini pada nada yang lebih tinggi.Grotowski : “Sini. Grotowski menganggap bahwa “vocal relaxation” adalah sangat penting . Organ-organ ini suara belum terbiasa digunakan dengan cara iin. Suara Mulut (seakan berbicara pada udara di hadapannya) 4. Setelah kira-kira lima menit. Grotowski berpesan agar mereka melonggarkan perut dan mendorong resonator yang terletak di perut. Latihan “La-La” Latihan dimulai dengan berjalan keliling serta menyanyikan “la-la” kemudian Grotowski merebahkan diri. Kekurangannya hanyalah karena belum terbiasa dengan teks. Latihan “King-Kong” Inti dari latihan ini adalah mengulang-ulang ucapan kata “King” pada nada yang sangat tinggi dan tempo yang sang cepat. terutama bagi mereka yang berlatih untuk pertama kalinya. bukan kau…. Dalam hal ini ia mendorong murid-murid untuk memasuki permainan secara penuh. dengan seluruh rentetan variasi dari nada rendah ke nada tinggi. dinding dan lantai sebagai alternatip suara kepala. Intonasi b. Sungguh hebat bagaimana mur muridnya kemudian mengikuti latihan ini. the lumber region (menghadap lantai. atas petunjuk Grotowski. Grotowski memulai lagi dengan serangkaian latihan-latihan sama seperti yang diberikan kepada murid yang pertam 1. Suara kepala (menghadap kelangit-langit). Bahkan setelah pelajaran pertama suara murid-murid bisa mencapai intonasi yang sebelumnya tidak pernah mereka sangka dapat mereka miliki). murid-murid mencapai skala vocal yang tinggi dan nampak bagi mereka sebagai sesuatu yang baru. Tiba-tiba Grotowski menginterupsilatihan (tidak disadari beberapa murid dalam hal ini menunjukan bahwa mereka benar-benar secara total adalah jelas dimaksudkan untuk “mengistirahatkan” organ-organ suara. Sekarang semua perasaan malu-malu menjadi lenyap. Saya akan menelan kau…. kata-kata tidak timbul secara mudah. Lalu “la-la” di ulang dengan menghadap ke langit-langit.

dan merasakan. perasaan (feelings). Ini artinya seorang actor harus mengembangkan sesitifitas pada indera: melihat. gesture. objek dan segala situasi yang menambah kedalaman tingkat kepekaan seorang actor. Kehidupan abstrak ini perhatian dalam diri kita. tiap karakter yang diperankan seharusnya mempunyai perilaku yang umum seperti yang ada di tengah masyarakat. Sebagai tambahan. Keanggunan seekor . tekstur. Perilaku luar sebuah rancangan harus ditempatkan semata-mata melalui bagian luar karakternyasaja dari harus memiliki arti yang mendalam. Seorang actor harus menggunakan kekuatan observasi untuk tujuan-tujuan sebagai berikut: 1. sehingga dalam konsentrasi. Tentang masyarakat. Mengenal dan mengingat suatu perasan dalam aktifitas keseharian adalah sangat penting. Ambil sekuntum bunga kecil atau selembar kelopak bunga dan cobalah utarakan dengan katapkata tentang seluk beluk. makin sanggup ia memusatkan perhatian. Untuk mempelajari karakter manusia dalam berjalan. Ketika mengamati oran orang actor seharusnya membuat catatan-catatan ini bisa menjadi dasar karakter yang akan ditemukannyadimasa dating. Jika mereka dapat melakukan ini. bukanlah hal yang mudah untuk menangkap apa yang terkandung dalam diri orang lain. maka seluruh metode kreatifnya akan ternyata mengembang dan tidak punya hubungan dengan kehidupan. kepekaan si actor dapat mengalir bebas menuju satu titik atau bentuk tertentu. Mereka tidak bisa secara aktif memahami kebenaran kehidupan secara kompleks dan juga tida sanggup mendengar kan sedemikian rupa. Untuk mengamati secara benar seseorang harus dapat meraksan dan mengkatagorikan inderanya. 3. Terakhir.Konsentrasi Pengertian : konsentrasi secara harfiah berarti memfokus. Observasi dan Empati Observasi atau mengamati berarti tanggap akan hal apa saja yang terjadi dalam kehidupan. Setelah melalui proses kreatif ini. saat seorang teman kehilangan seseorang yang dicintainya. tempat. Kekuatan suskes dari pengamatan (observasi) adalah gabungan antara empati dan perhatian intelektual. karena ia sangat rapuh. hanya terbayang dalam tarikan wajah. bukan saja dalam memainkan peran di atas pentas atau sebuah film.U 2. hubungan langsunga dapat terjadi antara actor dan penonton. mata. lalu anda mulai menelaah bahan emosional yang hidup yang paling diperlukan dan dijadikan landasan bagi kreativitas selanjutnya. tapi juga dalam kehidupan sehari-har Dengan keseluruhan dirinya ia harus memusatkan pikirannya pada segala yang menarik perhatiannya . terlebih dahulu anda haru belajar bagaimana caranya memandang dan melihat benda-benda di area set. menyentuh. Tapi kita tidak bisa memaksakan pada seseorang sesuatu yang tidak dimilikinya. warna dan sifat-sifatnya secara detail. Sebagai contoh. hingga mereka dapat memahami apa yang mereka dengar. sorotan mata seseorang dan nada suara untuk dapat memahami pikira lawan bicara mereka. Tapi ia tidak mudah untuk dimanfaatkan. tapi betul-betul dengan mata yang tajam. actor harus belajar melihat. Jelas sekali sebelum anda sanggup menetapkan titik perhatian yang sedang dan yang jauh. Tapi sungguhpun begitu. Tiap karakterpun haru terindividualisasikan dengan hal yang berkenaan pada perilaku. Penonton merasakan apa yang diperankan oleh sang actor. Ini dapat membantu saat dibutuhkan untuk menciptakan sebuah karakter lengkap dalam sebuah struktur permainan. mencium. ntuk menstimulasi kreatifitas imajinasi. Sekali sebuah karakter mendarah daging dalam diri sang actor. lebih halus dan lebih dalam. Untuk menggabungkan beberapa kualita yang dapat dipelajari saat mengamati bintang. Seorang actor dituntut untuk dapat memerankan setiap kegiatan disetiap situasi. Kebiasaan itu akan mencerdaskan jiwa mereka dan melahirkan perasaan yang akan meninggalkan jejak-jejak yang dalam pada ingatan emosi mereka. Umumnya orang tidak tahu bagaimana caranya mengamati tarikna wajah. hanya daya yang dimilikinya saja yang bisa ia kembangkan. Hubungan ini dapat diperol hanya kontak batin. da pengamatan (observation) bergabung menjadi suatu mata rantai sebagai alat pembentuk sebuah karakter. mendengar. Seorang actor harus juga seorang pengamat. Ia harus memandang sebuah objek. indera (senses). Bagaimana cara untuk mencapai ini? Pertama. Persiapan seorang actor Seorang actor harus punya pusat perhatian (konsentrasi) dan bahwa pusat ini seyogyanya tidak berada di tengah tempat latihan. suara dan cara kita bicara dan menggerakan tangan. Makin menarik pusat perhatian. Kesan-kesan yang diperoleh dari hubungan langsung dan pribadi dengan orang lainnya. kehidupan ini akan jauh lebih baik. bukan lain. respon empatinya adalah kita ikut merasakan penderitaannya. Jadi. Maknamakna seperti itu melekat pada pola perilaku yang mengenali dan mampu memanfaatkan aspek perilaku ini secaraefektif. actor harus bisa mengontrol kecenderungan bahasa non – verbalnya yang mungkin saja tidak cocok denga karakter yang diperankannya. Karena biasanya orang tida selalu membukakan pintu hatinya dan membiarkan kita melihat mereka dan baimana mereka sebenarnya. Aktor yang berada di area set. lebih mudah dan kerja kreatif mereka akan leb kaya. Jika tidak. menghayati suatu kehidupa yang sejati atau imajiner. Begitu banyak pengalaman batin ini yang tidak bisa dilihat secara inderawi oleh mata. berbicara dan duduk yang nantinya dapat ditiru saat berada di atas panggung. menyimak dan mendengarkan sesuatu yang indah.

Jika kita memilih suatu tindakan atau perbuatan jangan menggunakan perasaan dan bathin anda. Imajinasi menciptakan hal-hal yang mungkin ada atau mungkin terjadi. Jangan menco memperlihatkan aksi cemburu atau menyatakan cinta. Awalnya datang gerakan dari dalam. Dorongan ini akan mengutarakan dirinya sendiri dalam aksi si tokoh imajiner yang telah ditempatkan di tengahtengah permainan lakon. Metode ini merupakan proses imajinasi dimana d actor melakukan identifikasi dengan karakter tokohnya.kucing adalah salah satu contoh dari karakter binatang. anda memaksa imajinasi anda. Bahan ini menjadi bagian dari diri kita. Pertama. Dalam imajinasi. proses kreatif ini dipimpin oleh imajinasinya. Dalamus keadaan bagaimanapun adalah mustahil untuk melakukan sesuatu yang secara langsung diarahkan untuk mencetuskan suatu perasaan demi perasaan itu sendiri. Setelah ini bisa disatukan dalam pikiran dan imajinasi. Ini merupakan rangsang “dunia bawah-sadar yang kreatif ”yang paling pokok adalah anda telah memainkan dunia bawah sadar kreatif melal tehnik yang disadari. Apa yang paling mudah untuk merangsang perasaanmu. Mengembangkan imajinasinya Pertama-tama coba ceritakan tentang kehidupan sehari-hari terhadap pengalaman yang paling sensitive. sedangkan fantasi membuat hal-hal yang tidak ada. bagaimana) yang anda ajukan sendiri tatkala ia mendorong kesanggupannya untuk menemukan sesuatu yang baru guna membuat gambaran yang lebih jel . penggambaran artistic dari realita dunia actual kedalam dunia imajinasi. “Emosi timbul secara otomatis” dan terikat dengan aksi yang dihasilkan da konfrontasi manusia dengan dunianya. Motivasi Pengertian :Peran apapun yang anda mainkan harus memiliki tujuan dan motivasi. semuanya berjalin dengan implika sebuah lakon. padahal sebetulnya anda harus membujukny. maka anda tidk akan memperoleh apapun. kita memasuka pikiran kita dalam karakter toloh kehidupannya. Imaji imaji bain ini akan menciptakan suasana yang sesuai dan mencetuskan emosi. kenapa. Aksi dan Emosi Pengertian: Emosi adalah segala aktivitas yang mengekspresikan kondisi disini dan sekarang dari organisme manusi dan ditujukan ke arah duniannya di luar. Bagi seorang actor. Lalu kita filter melalui diri kita sediri seluruh bahan yang kita perol dari pengarang dn sutradara. sambil menjaga supaya kita tetap berada dalam batas-batas lakon itu. Sebelum sutradara memberikan pengarahan dan latihan. perhatian. Karena itu. Cobalah ingat kejadian sebelumnya itu dalam-dalam dan hasilnya akan datang sendiri. Lalu. Penggambaran nafsu yang palsu. rasa takut dan gembira anda. kemudian gerakan luar. yang menggunakan gerakan-gerakan konvensional. Mainkanlah dan anda akan menciptakan kehidupan baru. Jika anda mengetahui betul seluk beluk sifat-sifat anda sendiri maka bagi anda tidak akan sulit untuk mengadaptasikannya ke dalam keadaan imajiner. suatu hari kesemuanya itu mungkin ada. emos kita jujur dan sebagai hasil kita memperoleh aktivitas yang betul-betul produktif. Jika hal ini bisa dicapai. dimana. Tapi siapa tahu. yan tidak pernah ada. Imajinasi: Imajinasi adalah suatu cara bagi seorang actor untuk mendekati pikiran dan perasaan karakte yang akan dimainkan sehingga dia dapat menempatkan dirinya dalam situasi si karakter. Si actor harus mampu menyelidiki asal mula dirinya sendiri untuk dapat tulus dan jujur pada realita eksistensi dirinya yang baru. Aktor tidak menciptakan emosi karena emosi akan muncul dengan sendririn lantaran keterlibatannya dalam memainkan peran sesuai dengan naskah. Semua perasaan itu adalah akibat dari sesuatu yang terjadi sebelumnya. maka kita akan merasakan dorongan dan rangsangan dari dalam. si actor harus melihat pengalaman hidupnya dan pengalaman hidup yang paling relevan untuk ditransver ke pengalaman hid yang dimiliki si karakter. barulah anda bisa menciptakan dunia baru dan mulai memainkannya dengan penuh motivasi dan rasa kebenaran artistic. Kesalahan yang ketiga adalah pikiran anda pasif. yang khas yang anda miliki. anda harus memiliki catatan mengenai gambaran tokoh dan tempat yang akan dijadikan area latihan. semuanya ini merupakan kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi. Dibalik kata-kata. paparkan beberapa sifat khas. Kita akan dibawa kedunia bawah sadar. menyadari hal-hal dalam permainannya yang sebelumnya tidak disadari sama sekali. Hanya kedangkalan saja. Untuk memperoleh hubungan antara actor dan tokoh yang digambarka anda harus mendekatkan pada sumber-sumber yang dekat dengan perasaan dan batin kita sendiri. semata hanya untuk kepentingan perasaan itu aja. anda coba merenung tanpa suatu objek yang menarik bagimu. Anda harus bisa menjawab (kapan. Kalau hal ini tidak diindahkan. kualitas. aktifitas yang intens sangatlah penting. Di setiap identifikasi dengan karakter tokohnya. Tips: Anda harus mampu bermain sesuai dengan pengkhayatan anda sendiri terhadap tokoh. baik dalam pengertian spiritual dan fisik. Lalu anda harus memiliki suatu gasi gambaran yang batin yang kuat.

cipta dan pikiran jernih ditujukan kepada titik tersebut. c. Untuk memperkuat otak tariklah nafas dengan lobang hidung sebelah kiri dengan cara menutup hidung sebelah kiri dengan cara menutup lobang hidung sebelah kanan dengan jari. narima dan eling. sehingga mampu mendukung latiha olah nafas dan konsentrasi.org) cipta bermakna: pengareping rasa. maka itu menjadi vegetarian ( tidak makan daging ) adalah langkah yang positif. Sebuah pendekatan secara sadar dan dengan akal pada imajinasi seringkali menghasilkan suatu perasaan hidup palsu yang tak berdarah. 8. 3. bersikaplah sabar. pakarti non fisik misalnya seseorang bisa membantu memecahkan atau menyelesaikan masalah orang lain dengan memberinya nasehat. Tarik Nafas Tahan Nafas Keluarkan Nafas Jumlah 4 detik 8 detik 4 detik 16 detik minggu I : 7 kali 10 detik 7 detik 10 detik 27 detik minggu II : 7 kali . Konsumsilah lebih banyak sayur-sayuran dan buah-buahan dan sedikit daging. baik bathin maupun lahir. 5. jarak mata dari titik tersebut kira-kira tujuh pul lima sentimeter. 6. baik secara fisik maupun secara intelektual. perlu diketahui daging yang berasal dari binatang yang disembilah dan memasuki raga itu bisa berpengaruh kurang baik. Kadang-kadang ia tidak perlu melakukan semua usaha intelektual dan disadari ini Imajinasinya mungkin bekerja secara intuitif. Ingatlah bahw jiwa dan raga selalu dipengaruhi oleh kekuatan api. orang itu harus selalu sabar. siang dan malam sebelum tidur. e. Buatlah satu titik atau biru ditembok atau dinding ( . lalu tahan nafas selanjutnya keluarkan nafas melalui lobang hidung sebelah kanan. tanah dan air. Minumlah segelas air dingin dipagi hari. air segar ini bagus untuk syarat dan bagian-bagian tubuh yang lain yang telah melaksanakan makarti. dengan menutup lobang hidung sebelah kiri dengan jari. Lakukan latihan pernafasan dua kali sehari. tunggal artinya satu atau difokuskan ke satu obyek. Jagalah tubuh selalu bersih dan sehat. Lakuakan olah raga ringan ( senam ) secara teratur supaya badan tetap sehat. Kendalikanlah kehendak atau nafsu. b. Untuk bisa mempraktekkan tersebut diatas. 1. antara lain bisa dilakukan : a. konsentrasikan cipta. mandilah secara teratur di negeri tropis sehari dua kali. Anda harus merasakan tantangan untuk berbuat. dan yang berguna untuk diri sendiri atau syukur -syukur pada orang lain. Berlatihlah supaya cipta menjadi lebih kuat. Janganlah terlalu banyak bersenggama. pandanglah titik itu tanpa berkedip untuk beberapa saat. Pakarti bisa berupa tindakan fisik maupun non fisik. angin. Jadi Cipta Tunggal bisa diartikan sebagai konsentrasi cipta. orang itu bisa makarti dengan baik apabila kehendak dari jiwa dan panca indera serasi lahir dan batin. artinya cipta mulai mempunyai kekuatan sehingga bisa dipakai untuk mengatur satu kehendak. ………………vvv………………… CIPTA TUNGGAL (Referensi lain tentang olah sukma atau meditasi . seminggu sekali atau dua kali sudah cukup. konsestrasikan cipta untuk sabar.jawapalace. Sangatlah diharapkan seseorang itu hanya menghasilkan cipta yang baik sehingga dia juga mempunyai karsa dan pakarti/tumindak yang baik. letak titik tersebut sejajar dengan mata. pusatkan cipta kontrol panca indera. nasehat itu berasal dari cipta atau rasa yang muncul dari dalam. karen imajinasi yang tidak punya substansi. Untuk memelihara kesehatan raga. supaya ia menyerahkan dirinya. cukup dibaca aja) (diambildari www. kepada peran yang ia mainkan. Hisaplah kedalam badan Sari Trimurti pada hari sebelum matahari terbit dimana udara masih bersih. d. Tenangkan badan ( heneng ) dengan cipta yang jernih dan tentram ( hening ) Bila cipta bisa dipusatkan dan difokuskan kearah satu sasaran itu bagus. 7.dari sebuah kehidupan pura-pura. pada pagi hari sebelum mandi demikian juga pada sore hari sebelum mandi tarik nafas dengan tenang dalam posisi yang enak. 2. Jangan memikirkan yang lain. karsa ( kehendak ) dan pakarti ( tindakan ) selalu aktif selama orang itu masih hidup. sekedar intermezzo. lakukan itu dengan santai. ) duduklah bersila dilantai menghadap ke tembok. kontrol panca indera. Seni acting menghendaki supaya seluruh harkat seorang actor terlibat secara aktif. Cipta. lakukan sebagai berikut : Tarik Nafas Tahan Nafas Keluarkan Nafas Jumlah 10 detik 10 detik 10 detik 30 detik minggu I : 3 kali 15 detik 20 detik 26 detik 10 detik 10 detik 08 detik 15 detik 20 detik 26 detik 40 detik 50 detik 60 detik minggu II : 3 kali minggu III : 3 kali minggu IV : 3 kali 9. 4. Jangan merokok terlalu banyak.

tutuplah sembilan lobang dari raga.10 detik 20 detik 10 detik 20 detik 10 detik 20 detik 30 detik minggu III & IV : 7 kali 60 detik minggu V : 7 kali 10. Jernihkan pikiran dan rasa selama satu. praktekkan samadi pada waktu malam hari. kedudukan. Adi ari-ari. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer. yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat melahirkan bayi. mengurangi makan artinya jangan membicarakan kejelekan orang lain e. Mar adalah udara. mengurangi nafsu artinya jangan menuruti kehendak jelek. Mereka memang ditugaskan oleh kekausaan alam untuk selalu dengan setia membantu. berketetapan hati a. yang lain adalah Kalima Pancer. itu juga baik buat kamu. Kakang kawah. Tapa raga. Makanlah makanan yang tidak berlebihan dan tidur secukupnya saja: makan pada waktu lapar. saudara tua kawah. tempatnya di selatan warnanya merah d. sebelum melewati tapabrata. Tapa kaki. Pertama-tama akan dirasakan sesuatu yang damai dan apabila telah sampai saatnya orang akan bisa berada berada dalam posisi hubunga harmonis antara kawula dan Gusti ALLAH 11. dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu. semua manusia itu sama : saya adalah kamu ( tat twan asi ). bersifat luhur berpikiran jernih g. Getih. Tapa mata. Badan itu maunya menyenag-nyenangkan diri. menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berarti juga menghormati dan memujaNY istilah lainnya ialah Pujabrata. tenang dan kuat dalam panalongso f. kalau kamu melukai orang lain itu juga melukai dirimu sendiri. mereka ada karena kamu ada. tahan nafas. bangsa. pancer kelima itulah badan jasmani kamu. Ada guru laku yang mengatakan bahwa seseorang itu tidak diperkenankan melakukan pujabrata. Kontrol panca indera. adik ari-ari. mengurangi bercinta dan jangan berzinah g. Tapa hidup. paling bagus tengah malam ditempat atau kamar yang bersih. Sedulur papat kalimo pancer Orang Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat (saudara empat) yang selalu menyertai seseorang diman saja dan kapan saja. darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan. Tapa hati. tidak iri kepada sukses orang lain. Tapa alat seksual. yang perlu dilakukan a. seperti diketahui badan hanyalah mengikuti perintah batin dan kehendak. Tapa cahaya. Tujuh macam tapa jiwa yang perlu dilakukan a. kepercayaan dan agama. Selain sedulur papat diatas. selalu yakin orang yang kehilangan keyakinan atas kepercayaan diri adalah seperti pusaka yang kehilangan yoninya atau kekuatannya 15. tempatnya di utara warnanya hitam. Cobalah lakukan sebagai berikut : a. mengurangi tidur artinya jangan mengejar pamrih. . Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu. mandi. Tapa rasa. mengurangi minum artinya jangan menyalahkan orang lain d. dan keluarkan nafas dengan tenang dan santai. tetapi ada baik dan kamu juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka yaitu : a. tempatnya di barat warnanya kuning c. waspada dan eling 14. dua atau tiga jam ( semampunya) 12. mengurangi jalan artinya jangan membuat kesalahan 13. Tingkatkan sembah. b. 16. mereka tidak tidak punya badan jasmani. Puser. Tapa telinga. Tapa tangan. Tapa bibir. tidur pada waktu sudah mengantuk. fokuskan pandangan kepada pucuk hidung. kamu bisa meminta bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kam melaksankan tapa brata ( laku spiritul yang sungguh-sungguh ) 17. usahakan supaya badan menuru kehendak cipta yaitu dengan jalan: bangun pagi hari. jangan malas lalau sebagai manusia normal bekerjalah. ( empat jurusan yang kelima ada ditengah ). Dengan sadar memusatkan cipta kepada dzat yang agung selama seratus empat puluh detik. bersyukur tidak mencurigai orang lain melakukan hal yang jahat c. pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu. setia tidak bohong. Artinya kalau kamu berbuat baik kepada orang lain. Mulai hari ini. Lupakan segalanya selama dua belas detik b. b. minum pada waktu haus. Sembah raga Ini adalah tapa dari badan jasmani. Tarik nafas. sedangkan Marti adalah udara yang merupakan rasa ibu sesudah selamat melahirkan si jabang bayi. rendah hati melaksanakan hanya hal yang baik b. jangan mencuri artinya jangan mudah memukul orang f. c. Tapa hidung. suku. Tapa jiwa. berbentuk udara. mereka it adalah Mar dan Marti. pelajarilah ilmu luhur yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain. duduk bersila dengan rilek. c. merasa gembira tanpa batas. tidak mencampuri urusan orang e. Menghormati orang lain tanpa memandang jenis kelamin. Karsa akan terpenuhi apabila nasehat-nasehat diatas dituruti dengan benar. Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah. konsentrasikan cipta lalu dengarkan suara nafas. Tapa nafsu. tidak ragu-ragu b. dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu. a. tempatnya di timur warnanya putih. selama orang itu hidup didunia. tidak mengeluh dan sabar pada saat menderita d. Tujuh macam tapa raga. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya putih dan kuning.

2. jaga baya terburu-buru dating menghadap Raja membawa surat Panji. bagaiman ia melakukan aktifitas penonton akan lebih dapat menikmati dalam berma Ketika di dalam naskah “ PANEMBAHAN RESO “ ( W.b.ebih memberi pendalam watak permainan maka peranan tersebut harus dapat menyesuaikan alur irama permainan yang sedang – brjalan. sampai kamu merasa bahwa apa yang kamu kerjakan itu adalah sesuatu yang memang harus kamu kerjakan. Dengan begitu rasa kamu akan menjadi tajam dan kamu akan mulai melihat kenyataan. Raja Tua : bawa kemari surat itu. d. c Sembah jiwa Sembah jiwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tekinik muncul ini penting karena ia lakukan dalam keadaan kesan ( Imprese) menerbitkan ke inginan tahuan penonton kepada sang pemain. 2. Apabil kamu melihat cahaya yang sangat tenang tetapi tidak menyilaukan itu pertanda kamu sudah mulai membuka dunia kenyataan.Tumbal. kamu dan cahaya itu saling melindungi. Seorang pasukan menggebu dengan kuda. supaya l. Sembah cipta 1. Mari kamu ! bicara Jagabaya : Hamba memimpin pasukan pengawal istana hari ini. barang kali juga ia munculo pertama kali seorang diri diatas pentas seorang iri seorang diri di atas pentas sebagai pembuka. Cahaya itu adalah pramana kamu sendiri. Raja Tua : Reso bawa dia kemari. dengan rasa yang mendalam menggunakan jiwa suksma yang telah kamu temui pada waktu pada heneng. Nyinau ngilmu kedah ngertos ilmunipun Ilmu bebukanipun sarana pikir Ngilmu lelabetan kalian laku Olehipun sampurna kedah kekalih Menawi sampun lajeng kagunaknya Adamel uruping sasamya Samodraning guna agesang PENGANTAR AKTING DASAR Teknik elementer Teknik Muncul Seorang aktor Pemeran Muncul pertama kali bahasa inggris di sebut dengan –TEKNIK OF ENTRANCE . Berlatih cipta sebagai berikut : 1.S Rendra ). Jangan memaksa ragamu. ditempat yang sesuai. Sembah rasa artinya sejati ( rasa sejati ) 1 Kita bisa mengerti dengan sempurna untuk apa kita diciptkan dan selanjutnya apakah tujuan hidupmu. Jagabaya : ( Melangkah beberapa langkah menuju arah ke-arah Raja Tua. hubungan harmonis antara kawula dan Gusti layaknya seperti manisny madu dan madunya. Kehendahmu jernih. Ada adegan pesta pora di Istana. sedang ia sendiri selesai bicara langsung melompat ke punggung kuda. hamba menghadap . Kamu harus melatih pikiranmu kepada kenyataan sejati kawula mengenal Gusti.yang mulia. Muncul Jagabaya membawa surat Panji Tumbal ayang diserahkan kepada raja tua. Kita akan mengerti dengan sempurna atas kenyataan hidup dan keberadaan semua mahluk melalui olah samadi atau memahami Sangkan Paraning Dumadi. Reso : baik. hamba menghadap untuk mempersembahkan surat. Biasakanlah melakukan hal ini. dengan tergesa-gesa ). 2. tidak terpisahkan. kamu lupa tetapi jiwa tetap eling ( sadar ) itulah situasi heneng dan hening dan sekaligus eling kesadaran dari rasa sejati. Kamu harus selalu mengerjakan hal-hal yang baik dan benar. dan sama sekali tidak menjadi beban Kini kamu berada dijalan yang menuju ke kenyataan sejati.. seolah olah badan astral dan mental tidak berfungsi. kamu akan merasa yakin pada waktu bersamadi. Konsentrasikan rasa kamu 3. laksanakan dengan santai saja 4. Ini hanya bisa dilaksanakan dengan keteguhan hati sehingga hasilnya akan terlihat. ini adalah sembah batin yang tidak melibatkan lahir. Ia datang dari Tegal Wurung membawa surat panji tumbal untuk Sri baginda. kontrollah nafsumu dan taklukan keserakahan. dan setelah mohon maaf karena ia sendiri di buru oleh urusan maha gawat lalu melaju di telan debu. kamu merasa seolah-olah sepi tidak ingat apapun. Jagabaya : Yang mulia. fokuskan kepada itu 5. akukan dengan teratur ditengah. yaitu teknik seorang pemain untuk pertama kalinya tampil di atas pentas dalam satu sandiwara satu babak atau satu adega Barang kali kemunculannya tatkala pemain-pemain yang lain sudah berada duluan di atas pentas dalam satu adegan barang kali ia muncul tepat waktu layar di buka. hening dan eling. Jagabaya : yang mulia.

dalam istilah bahasa inggris namakan:THE TECHNIQUE OF PHRASING. Kepala menunduk menjadi tengadah. dalam berbicara biasanya orang akan menekan kata-kata yang di anggap penting “ saya akan pergi kekantor ( bukan ke rumah ) “ siapa wanita tadi ( bukan laki-laki ) “ saya yang mengatakan ( bukannya dia ) Tekanan Nada Tekan tinggi rendahnya dalam pengucapan suatu kata. Pada suasana genbira tempo pengucapan akan CEPAt. BAHU dkk. jika di ucapkan dengan cara tertentu. Pengguna angguta badan – dan badan ini bisa menjadi GERAK. 4. Dari kleseluruhan semua anggouta badan. Perrtama dengan tekanan DINAMIK Kedua dengan tekanan NADA Ketiga dengan tekanan TEMPO. Tempo kaliamat dapat di cepatkan. Tangan terkulai menjadi teracung Sikap berbaring menjadi duduk. Di dalam suasan SEDIH tempo pengucapan akan LAMBAT. Pada sebuah kalimat: “ Apa “. Mengurangi volume tinggi kecepatan tempo suara. Teknik pengembangan Teknik pengembangan dapat di capai dengan menggunakan melalui pengucapan dan jasmani. bergantung dari ucapan ). Memalingkan kepala. 3. dan SIKAP. AIR MUKA. Tekana nada lebih mencerminkan ISI PERASAAN – dari pada pikiran.Untuk mempersenbahklan surat ( menunggu beberapa saat reaksi Raja Tua ) Didalam naskah “ OIDIPUS REX “ ( Sopholes ) adanya adegan Ratu Jocosta yang keluar dari istana denga tergesa-gesa untuk memisah pertengkaran oidpus dengan creon sambil berseru : Jocosta : Bencana ! Bencana ! kenapa para pangeran bersenketa. telapakj tangan. sepperti juga halnya tekanaan tempo sangat berarti apabila ia di pergunakan untuk menjelaskan ISI PIKIRAN. Menaikkan kecepatan tempo suara. Menaikkan volume suara. Jari-jarilah yang piling pokok di gunakan. tubuh (torso) serta badan. ialah gerak anggouta badan. Menaikkan tempo suara dalam berdialog. ( tempo di gunakan dengan cepat ) teknik me. sedang negara dala bencan. Duduk menjadi jongkok. jongkok menjadi berdiri. GENGGAMAN TELAPAK TANGAN. LAMBAYAN TANGAN. mengurangi volume tinggi nada. ( tempo di gunakan dengan lambat ) “ senang benar saya menerima suratnya “. Pada kalimat “ Gayanya itu “. apabila terjadi anti klimak. dengan setengah berlari sambil berseru Jocosta : Bencan ! Bencana ! ( lalu berhenti sekejap dua kejap sambil memandang tajam pada oidipus dan creon sanbil maju ke tengah-tengah di antara oidipus dan creon sambil mengucapkan sisa kalimat ) klenapa para pangeran bersengketa. pernyataan perasaan dan oikiran melalui gerakan JARI. 2. Menaikkan tingkat posisi Posisi jasmani. ( bisa merupakan arti pertanyaan dan bisa pula. “ saya muak sekali mendengar kata-katanya “. kecepatan tempo suara. Dan bisa pula berupa teguran. Yang di maksud Gerak. Akan lebih megesankan lagi apabila pemeran jocosta muncul. dapat menjadi dari orang yang mengucapkan. 2. “ Gila “ ( bisa berarti makian. Pengucapan : 1. . Jasmani : 1. Teknik memberi isi Sebuah kalimat akan tersa mempunyai kesan apabila di beri isi atupun tekanan. Bisa mengandung bermacam-macam pengertian. sedang negara dalam bencana. Tekanan Tempo Tekan lambat dan cepat nya mengucapkan sebuah kata dalam kalimat. Ada tiga macam cara memberikan tekanan pada isi kalimat. Tekan Dinamik Tekanan keras dalam pengucapan. Dengan cara berpaling. dari nada rendah terus naik ke nada tinggi. Menaikkan tinggi suara.beri Isi yang lainnya dengan mempergunakan ANGGOUTA BADAN dan BADAN. bisa sekaligus pujian).

IRAMA PERMAINAN Merupakan gelombang yang naik turun. : : CIPTAKANLAH TIMING yang tepat agar gerakan tersebut sinkron.“Aku putramu creon. menghentakan kaki. Jadi selama adil dan bijaksana. tetapi mat dilon selalu menguntitnya. Berpindah dari kiri ke kanan. Ia menyembunyikan diri. perkembangan adegan-adegan yang memuncak (klimak). MENCIPTAKAN PERAN Melalui pendekatan imajinatif (spontan daan otomatis) dan terperinci (mengumpulkan keterangan-keterangan) Cara nya adalah Pertama . lalu yang mana yang harus ditonjolkan Ketiga : Carilah pada naskah Ucapan-ucapan yang meskipun tersirat dapat ditimbulkan maksudnya. 4. Jadi selama anda adil dan bijaksana”. aku akan patuh dan setia. Perobahan-perobahan air muka dapat mencerminkan perkembangan emosi si pemeran TEKHNIK MEMBERI PUNCAK Puncak ialah ujung tanjakan pengembangan. 1. Akhirnya dikota lama Matt Dilon memergokinya di sebuah warung puja sera. Dan sudah berulang egkau lupa. dia mengguna-gunaai suntil iparku. Dengan menahan INTENSITAS EMOSI. TAKARAN PERAN DALAM PEMERANAN Sebagai seorang pemain haruslah mempunyai kejelian dalam memillih atau menapsiran pada warna naskah.) aku akan patuh dan setia (sekejab memberikan jeda. Keenam Ketujuh tersebut. TEKHNIK PENONJOLAN Upaya memilah bagian mana yang perlu ditonjolkan senjata teknisnya adalah SUARA PENGUCAPAN dan JASMANI nya. pemeranan dapat melakuka pegembangan dengan melalui melambaikan tangan. 3. longgar kencangnya gerakan. Dengan air muka. demikian pula dengan kegembiraannya yang tidak terlalu tinggi 2. yang selam beberapa purnama selalu merongrong hidupnya. Dengan teknik bermain bersama 4. Keempat : Carilah pada naskah hal-hal yang mana sifat sifat tersebut untuk dapat kesempatan di tonjolkan. Dengan melakukan gerakan anggauta badan. Lain kali janganlah lupa. (Memalingkan kepala kearah creon. saripah. TEMPO PERMAINAN Merupakan cepat atau lambatnya permainan. Lima purnama yang lalu di Bukit Selasih. atau suara-suara yang terjadi dengan teratur. sikap dan langkah yang bisa menyatkan WATAK-WATAK yang termaksud di atas. sekarang ia menghadapi sangseng yang ia takuti. dia tahu sedang dikejar-kejar oleh Matt Dilon. 3. dari belakang ke depan. Tak mungkin aku menganggap pekawinan pribadi lebih penting dari urusan kepemimpinan negara.” Kalimat-kalimat tersebut dapat di sisi dengan tindakan-tindakan.) 5. mengembangkan jari. Dengan menahan reaksi terhadap perkembangan ALUR. mengagguk-anggukan kepala. mengepal tinju. “Aku putramu creon. lalu memalingkan tubuh) Tak mungkin aku menganggap perkawinan pribadi lebih penting dari urusan kepemimpinan negara. “Rang Garda seorang mucikari. Pemeranan yang memainkan! Rang Garda harus menahan kegugupannyaa sebelum klimak di kota lama. Dari kota-kekota lain. Dimana diperhitungkan Teknik pengucapan untuk memberikan tekanan daaan penonjolan pada wata . Dll. dari bawah ke atas. Tanpa melakukan perobahan tempat. Kumpulkan tindakan-tindakan pokok yang harus di lakukan oleh peran yang bersaangkutan. Ia sudah sirna dari masa lajang u. Kesdua : Kumpulkanlah watak sifat sang peran. Dengan Penempatan pemain TIMING Yang dimaksud dengan timing adalah ketepatan hubungan gerakan jasmani yang berlangsung sekejab dengan kata atau kalimat yang diucapkan. Ia tidak bisa menghindar lagi.”Jangan lagi menyebut nama Indadid. kau adalah istriku (Kalimat ini walaupun oleh si pemeran mengucapkan sambil duduk. Dibawah ini 4 (empat) cara membina puncak. lalu hubungkan dengan tindakan-tinddakan pokok yang harus kerjakan. Emosi baru dapat di capai pada tingkat puncak dalam memainkan adegan kejengkelan dan Kemarahan sang pemain harus dapat menahan. Dengan cara berpindah tempat. dapat di lakukan dengan beberapa gerakan. Kelima : Ciptakanlah gerakan-gerakan air muka.

CV Rosda. Jakarta. 2005. Teater Tanpa Masa Silam. Iman Sholeh & Rik Rik El Saptaria. Arifin. sehingga gambaran tiap perincian watak dap menurun sesuai dengan aturrannya dan pada tindakan yang terkuat hubungan pula pada atak yang terkuat pula.Kedelapan : Rancangkanlah garis permainan yang sedemikian rupa. DAFTAR PUSTAKA Hamzah Adjib A. RESPON Respon sangat penting (yang datangnya dr rasa spontan. TGM. Yogyakarta.jawapalace.org . Module Workshop Keaktoran Festamasio 3. Bandung.. Noer C. DKJ. www. yan lahir dari jiwa terdalam ier ackting). Pertama respon dengan tanggapan-tanggapan cerita Kedua respon pada tanggapan lingkungan Ketiga Tanggapan kepada teman-teman bermain. 2005. Pengantar Bermain Drama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->