KEWENANGAN DAN LEGITIMASI

Materi Perkuliahan Pengantar Ilmu Politik tanggal 29 Maret 2006 Oleh Uwes Fatoni, M.Ag KEWENANGAN Definisi Kewenangan adalah kekuasaan yang mendapatkan keabsahan atau legitimasi Kewenangan adalah hak moral untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik Prinsip moral ± menentukan siapa yang berhak memerintah - mengatur cara dan prosedur melaksanakan wewenang Sebuah bangsa atau negara mempunyai tujuan Kegiatan untuk mencapai tujuan disebut tugas Hak moral untuk melakukan kegiatan mencapai tujuan disebut kewenangan Tugas dan kewenangan untuk mencapai tujuan masyarakat atau negara disebut fungsi Sumber kewenangan 1. Tradisi ± keluarga atau darah biru 2. Kekuatan sakral seperti Tuhan, Dewa dan wahyu seperti kerajaan 3. Kualitas pribadi seperti atlit, artis 4. Peraturan perundang-undangan yang mengatur prosedur dan syarat menjadi pemimpin 5. Instrumental yaitu kekayaan dan keahlian iptek Tipe kewenangan 1. Kewenangan prosedural yaitu berasal dari peraturan perundang-undangan 2. Kewenangan substansial yaitu berasal dari tradisi, kekuatan sakral, kualitas pribadi dan instrumental Setiap masyarakat pasti memakai kedua tipe kewenangan ini hanya yang satu dijadikan sebagai yang utama dan yang lain sebagai pelengkap

kudeta atau ancaman kekerasan. Sikap terhadap kewenangan 1) Menerima 2) Mempertanyakan (skeptis) 3) Menolak 4) Kombinasi LEGITIMASI Definisi Pengakuan dan penerimaan masyarakat kepada pemimpin untuk memerintah. sedangkan kewenangan adalah hak moral untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik (bersifat top down). krisis kelembagaan dan krisis kepemimpinan. Kadar legitimasi . krisis konstitusi. Hukum . kewenangan dan legitimasi karena ketiganya berkaitan dengan hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin atau masyarakat.krisis kebijakan krisis ini terjadi secara berurutan ketika sudah mencapai krisis kebijakan maka sebenarnya sudah terlewati krisis identitas.krisis identitas 2. Persamaan antara kekuasaan. kebijakan .krisis kepemimpinan 5.krisis konstitusi 3. Maka bila semuanya sudah mengalami krisis disebutlah krisis legitimasi.krisis kelembagaan 4. Turun temurun ± keturunan atau keluarga b. lembaga politik . adapun legitimasi adalah pengakuan dan penerimaan kepada pemimpin (bersifat bottom up) Objek legitimasi 1. Masyarakat politik . Perbedaannya kekuasaan adalah penggunaan sumber-sumber kekuasaan untuk mempengaruhi pembuat dan pelaksana kebijakan politik. Pemilihan ± langsung atau perwakilan c.Peralihan kewenangan a. pemimpin politik . membuat dan melaksanakan keputusan politik. Paksaan ± revolusi.

2. kesehatan dll. Tak berlegitimasi. akhirnya muncul tak berlegitimasi. penampilan pribadi. yaitu memanipulasi kecenderungan moral. atau prestasi 4. ideologi dan kualitas pribadi menggunakan metode simbolis.a. Tradisional ± tradisi yang dipelihara dan dilembagakan contoh kerajaan 2. emosional. berlegitimasi. 3. kepercayaan dilakukan secara ritualistik seperti upacara kenegaraan. Sedangkan pemimpin hasil dari prinsip prosedural dan instrumental menggunakan metode prosedural dan metode intrumental. pra legitimasi. tradisi. yaitu ketika dasar legitimasi sudah berubah. 2. c. d. Simbolis. pendidikan. 3. menciptakan stabilitas politik dan perubahan sosial mengatasi masalah lebih cepat mengurangi penggunaan saran kekerasan fisik memperluas bidang kesejahteraan atau meningkatkan kualita kesejahteraan Krisis legitimasi 1. 4. Pasca legitimasi. untuk mendapat dan mempertahankan legitimasi bagi kewenangannya juga menyingkirkan pihak yang membangkan terhadap kewenangannya. pemilu untuk memilih orang atau referendum untuk menentukan kebijakan umum. ideologi ± penafsir dan pelaksana ideologi. ketika pemimpin atau pemerintah gagal mendapat pengakuan dari masyarakat tapi pemimpin tersebut menolak untuk mengundurkan diri. 3. kualitas pribadi ± kharisma. 2. parade tentara atau pemberian penghargaan. prosedural ± peraturan perundang-undangan 5. . Cara mendapat legitimasi 1. Tipe legitimasi 1. materiil/instumental yaitu menjanjikan dan memberikan kebutuhan dasar masyarakat ( basic needs) seperti sembako. yaitu ketika pemerintah bisa meyakinkan masyarakat dan masyarakat menerima dan mengakuinya. Manfaat legitimasi 1. instrumental ± menjanjikan dan menjamin kesejahteraan materiil. Pemimpin yang mendapatkan legitimasi berdasarkan prinsip tradisional. peralihan prinsip kewenangan persaingan yang tajam dan tidak sehat pemerintah tidak memenuhi janjinya sosialisasi kewenangan berubah timbullah kekecewaan dan keresahan yang menimbulkan krisis legitimasi. 4. Untuk mempertahankan kewenangannya biasanya digunakan cara-cara kekerasan. ada dalam pemerintahan yang baru terbentuk yang meyakini memiliki kewenangan tapi sebagian kelompok masyarakat belum mengakuinya b. 3.

i yaitu : 1. yaitu bagimana seseorang mampu mempengaruhi agar orang lain berubah secara sukarela.posted by Uwes Fatoni at 7:13 AM 1 comments KEKUASAAN DAN PENGARUH POLITIK Materi Perkuliahan Pengantar Ilmu Politik tanggal 22 Maret 2006 Oleh Uwes Fatoni.Persuasi yaitu cara meyakinkan orang dengan memberikan argumentasi . . Konsep-konsep yang berkaitan dengan kekuasaan . seperti membatasi kebebasan. sehingga orang lain mengalami ketakutan. kelompoknya atau masyarakat secara umum.Force yaitu tekanan fisik. y y y Tujuan Cara Hasil Oleh karena agar kekuasaan tidak disalahartikan maka perlu difaham makna kekuasaan. Jadi kekuasaan itu apa? Kekuasaan adalah kemampuan menggunakan sumber pengaruh untuk mempengaruhi proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan politik sehingga menguntungkan dirinya. Unsur kekuasaan terdiri dari .Influence atau pengaruh. Pemegang kekuasaan punya kemampuan mempengaruhi orang lain .Manipulasi adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain namun yang dipengaurhi tidak menyadari . M. .Ag Kekuasaan adalah gejala yang selalu ada dalam proses politik Politik tanpa kekuasaan bagaikan agama tanpa moral karena begitu berkaitannya antara keduanya.Coersion adalah ancaman atau paksaan agar orang lain sesuai d engan kehendak yang punya kekuasaan. Ini biasanya dilengkapi dengan sejata. Kekuasaan adalah hubungan antara manusia 2.

Langsung ± tidak langsung. Konsensus ± paksaan kekuasaan bisa berupa kesadaran dan persetujuan (konsensus) bisa juga dengan ketakutan (paksaan) seperti ketakuatan secara fisik. d. b. kekuasaan di masyarakat modern adalah kekuasaan karena jabatan sedangkan. teknologi dll . maksudnya seberapa besar efektivitas kekuasaan.Bagaimana didistribusikan . Sarana paksaan fisik seperti senjata.Mengapa ada yang punya kekuasaan lebih dari yang lain Sumber kekuasaan terdiri dari . 7. konsensus atau kombinasi dari keduanaya. Berkaitan pula dengan distribusi kekuasaan 9. Kekuasaan digunakan untuk masyarakat umum 10. Pemegang kekuasaaan bisa individu. kelompok. organisasi atau pemerintah 4. Jadi kekuasaan biasanya berkaitan dengan . 6. Positif ± negatif maksudnya kekuasaan apakah untuk mencapai tujuan tertentu (positif) atau untuk mencegah pihak lain (negatif) c. ekonomi dan psikologis. Implisit ± eksplisit kekuasaan bisa secara kasat mata dirasakan atau tidak dirasakan f. e. Pihak yang mempunyai sumber kekuasaan belum tentu punya kekuasaan.3. organisasi atau pemerintah 5. kelompok. 1. yaitu : a. bergantung pada kemampuannya untuk menggunakan sumber kekuasaan itu. Sumber pengaruh digunakan mempengaruhi proses politik Jadi kekuasaan bukan hanya paksaan atau kekerasan atau manipulasi tetapi bisa juga konsensus dan kerelaan Kekuasaan harus dilihat dari dimensi yang saling melengkapinya. Potensial ± aktual artinya sumber kekuasaan bila belum digunakan maka masih bersifat potensial bila sudah digunakan berarti sudah aktual. Penggunaan sumber kekuasaan dapat dengan paksaan. Sasaran kekuasaan dapat individu. Kekuasaan bisa memiliki tujuan yang baik atau juga buruk 8. . Jabatan ± pribadi.Bagaimana dilaksanakan . bila kekuasaan pribadi itu karena kualitas pribadi seseorang.

6. seperti bintang film.Kuat motivasi untuk mencapai tujuan . bankir. Hasil penggunaan sumber kekuasaan bisa dilihat dari : 1.Model elit memerintah b.Kedalaman pengaruh kekuasaan Kekuasaan harus didistribusikan dengan cara . berbelanja. informasi seperti pers yang punya kemampuan membentuk opini publik.Bidang kehidupan yang dikendalikan 3. guru dll.Model pluralis c. kekayaan seperti uang. pemain sepakbola. a. teknologi. 7. b. Karena kekuasaan cenderung berkembang biak Sumber kekuasaan dapat digunakan untuk dua hal : a. tanah.Jumlah individu yang dikendalikan 2.Punya persepsi mengenai biaya dan resiko . Non politik seperti untuk usaha. 4. Popularitas pribadi. keterampilan. memberi bantuan dll. kepala suku atau pemerintah yang diakui.2.Mempunyai harapan untuk berhasil . massa yang terorganisir seperti organisasi buruh. petani. Mempegaruhi proses politik dengan syarat : . 5. jabatan keahlian seperti pengetahuan.Model populis . Sumber kekuasaan juga harus dilengkapi dengan y y waktu dan keterampilan minat dan perhatian Empat hal ini menjadi penunjang seseorang yang punya sumber kekuasaan menjadi penguasa. Normatif seperti pemimpin agama.Punya pengetahuan tentang cara mencapainya. pengusaha dll 3.

sedangkan secara sempit berarti ilmu politik dilihat dari aspek sistematisasinya sebagai ilmu dan pengakuannya dari aspek akademis. Plato dan Aristoteles. Sejarah secara sempit .Ag Mengkaji tentang sejarah ilmu politik bisa dilihat dari dua pandangan yaitu pembahasan secara luas atau secara sempit.Unesco lembaga dibasah PBB tahun 1948 melahirkan buku Contemporary Political Science Dalam Buku Contemporary Political Science ini terdapat 4 bidang ilmu politik. a.Abad 18 dan 19 di Jerman.Di Inggris tahun 1895 muncul lembaga London School of Economic and Political Science .Di Inggris Ilmu politik dipengaruhi oleh filsafat moral dan sejarah .Di AS tahun 1858 diangkat Francis Lieber sebagai guru besar Sejarah dan Ilmu politik di columbia College. Arab abad 11 M terdapat karya al-Marwardi berjudul al-Ahkam as-Sulthaniyyah e. India tahun 500 SM terdapat kitab Dharmasastra dan arthasastra.Di Paris Prancis tahun 1870 lahir Ecole libredes Scienies .Masih di AS tahun 1904 lahir American Political Science Assosiation (APSA) . c. ini bisa dilihat dari karya-karya berikut. M. Cina tahun 500 SM terdapat tokoh Confucius dan Kung Fu Tzu d. . Yunani tahun 450 SM terdapat buku karya Herodatus. b. yaitu: . Secara luas berarti ilmu politik telah ada sejak zaman dahulu berupa pembahasan dalam buku-buku tertentu yang telah dikarang masa lampau. .posted by Uwes Fatoni at 7:11 AM 0 comments SEJARAH DAN TEORI ILMU POLITIK Materi Perkuliahan Pengantar Ilmu Politik Tanggal 15 Maret 2006 Oleh Uwes Fatoni. Indonesia abad 13 M terdapat kitab Negarakertagama dan Babad Tanah Jawi. Austria dan Prancis telah muncul pembahasan tentang politik namun masih kental dipengaruhi hukum dan negara. Sejarah secara luas Ilmu politik telah ada sejak zaman dahulu.

Cara mencapai tujuan politik tersebut . 7. organisasi. ideologi dan politik sistematis. 2. Teori Politik 2.1. yaitu . Kekuasaan Pendidikan Kekayaan Kesehatan Keterampilan Kasih sayang Kejujuran/keadilan Keseganan Adapun konsep-konsep dalam ilmu politik senantiasa berkutat dalam masalah: a. 5. 8. hukum) TEORI ILMU POLITIK Teori politik adalah generalisasi dari phenomena-phenomena politik. pemerintah) 3. Konflik dan konsensus d. Partai 4. Pengambilan keputusan dan cara mendistribusikan kekuasaan . 2. Lembaga Politik (Undang-Undang.Tujuan politik . Hubungan Internasional (politik internasional. 1.Kewajiban dalam mencapai kebutuhan tersebut Ilmu politik secara teoritis terbagi kepada dua yaitu : 1. Kewenangan ± kekuasaan berdasarkan legitimasi c. Menurut Harold Laswell terdapat 8 nilai yang dikejar dalam politik. 4. Teori politik ini terdiri dari : . Non valuational artinya ilmu politik hanya sekedar mendeskripsikan dan mengkomparasikan satu peristiwa dengan peristiwa lain tanpa mengaitkannya dengan moral atau norma. Teori valuational ini terdiri dari filsafat politik.Kemungkinan dan kebutuhan untuk cara tersebut . 6. Valuational artinya ilmu politik berdasarkan moral dan norma politik. Kekuasaan ± sumber kekuasaan ± pengaruh ± pembuat dan pelaksanan kebijakan b. 3.

filsafat. hukum (tiga ilmu penting yang mempengaruhi politik). March 08. sosiologi. posted by Uwes Fatoni at 7:04 AM 0 comments Wednesday. dll . Negara adalah komuntas manusia yang sukses memonopoli penggunaan paksaan fisik yang sah dalam wilayah tertentu. tidak melihat realitas.Nilai ideal yang bersifat abstrak seperti keadilan. adalah usaha warga negara dalam mencapai kebaikan bersama atau kepentingan umum Kebaikan bersama ini bisa berupa . menurutnya politik adalah usaha untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat.Keinginan orang banyak atau keinginan golongan mayoritas Pandangan politik klasik ini terlalu bersifat filosofis sehingga tidak membumi. geographi dan psikologi sosial. Kekuasaan Pandangan ini dikemukakan oleh Robson. 3. Kekuasaan adalah kemampuan mempengaruhi orang lain untuk berperilaku sesuiai dengan kehendak yang mempengaruhi. M. kebajikan. . 2. kesejahteraan. antrophologi. Klasik Politik dalam pandangan klasik dikemukakan oleh Arsitoteles. ekonomi.Ag Definisi Pengantar Ilmu Politik Ilmu Politik adalah ilmu yang mengkaji tentang politik Terdapat 5 pandangan tentang politik : 1. 2006 Materi Perkuliahan tanggal 8 Maret 2006 Oleh Uwes Fatoni.Ilmu politik tidak berdiri sendiri namun memiiki kaitan dengan ilmu-ilmu lainnya seperti sejarah. Kelembagaan Pandangan politik kelembagaan menurut Weber berarti politik berkaitan dengan penyelenggaraan negara.

Pendekatan dalam ilmu politik . Jadi politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yagn tinggal dalam suatu wilayah tertentu. konflik. bisa juga konkrit seperti kedudukan.Kelemahan pandangan ini tidak membedakan aspek politik dengan aspek lain. dll. Ilmu politik muncul sejak zaman Yunani dengan adanya polis (negara kota) Menjadi ilmu yang mapan sejak abad ke-18 Di indonesia juga ada buku tentang ilmu politik seperti kitab negara kertagama dan babad tanah jawi. when. Fungsionalisme Politik dalam pandangan ini berarti merumuskan dan melaksanakan kebijakan umum. Harold Lasswell ³Who gets what. bisa abstrak seperti keadilan dll. When ukuran orang yang mendapatkan kekuasaan pada waktu tertentu How cara untuk mendapatkan kekuasaan seperti persuasif atau koersif. Kelemahan pandangan ini menganggap pemerintah sebagai wasit kepentingan masyarakat. 5. David Easton ³The Authoritative allocation of values for a society´ Artinya alokasi nilai-nilai berdasarkan kewenangan mengikat suatu masyarakat. Pandangan ini terlalu menekankan aspek konflik padahal dalam politik ada juga konsensus. lembaga. seperti tokoh agama yang punya pengaruh tidak berarti dia sedang berpolitik. Selain itu dalam politik terdapat konsep lain selain kekuasaan seperti kewenangan. Konflik Dalam mendapatkan kekuasaan selalu terjadi perbedaan pendapat. kekayaan dll. padahal pemerintah sendiri memiliki kepentingan tersendiri. legitimasi. how´ Siapa mendapatkan apa kapan dan bagaimana Siapa bisa orang. 4. perdebatan. kelompok. kerjasama maupun integrasi. atau bangsa Apa berati nilai. persaingan bahkan pertentangan maka lahirlah konflik.

kebijakan. mata kuliah ini disajikan sebagai dasar untuk pengenalan lebih jauh tentang apa dan bagaimana politik yang sebenarnya. dalam pengenalan terhadap mata kuliah ini akan dikaji mengenai teori. Secara spesifik. Kebijakan (keputusan yang memiliki tujuan dan cara mencapainya) e. Berdasarkan hal tersebut. 2. filsafat. Pengambilan keputusan (membuat pilihan diantara alternatif) d. Negara b. politik tentu saja memiliki konsep. authority of delegation. Tidak berlebihan bila ada pendapat yang menyatakan bahwa hampir sebagian besar kehidupan manusia ditentukan dan diatur oleh politik. teori maupun metodologi tersendiri sebagaimana lazimnya ilmuilmu yang lain. Hal ini merupakan konsekuensi logis dari eksistensi manusia sebagai zoon politicon. February 25.1. yaitu: negara. Ilmu politik berkaitan dengan a. Kekuatan c. empiris dll. kekuasaan. dan nilai-nilai politik. pendekatan tradisional berhubungan dengan nilai. Tujuan : . 2006 SILABUS MATA KULIAH PENGANTAR ILMU POLITIK Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Politik Bobot : 2 (dua) SKS Jurusan : se-Fakultas Dakwah UIN SGD Bandung Deskripsi : Politik memainkan peranan dan pengaruh yang sangat besar dalam hidup dan kehidupan manusia. konsep maupun analisis yang bersifat kritis terhadap 5 (lima) unsur pokok politik. Pembagian atau alokasi sumber posted by Uwes Fatoni at 8:00 AM 2 comments Saturday. Sebagai suatu ilmu. Pendekatan tingkah laku berhubungan dengan fakta.

partisipasif dan responsif terhadap berbagai persoalan perpolitikan yang terjadi di Indonesia. etis dan demokratis. 2. Mampu merumuskan nilai-nilai politik yang demokratis dan berkeadaban. 6. pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang politik baik sebagai suatu ilmu. Mampu berpartisipasi secara aktif dan proaktif terhadap berbagai persoalan yang menyangkut publk yang disebabkan oleh kebijakan politik. Nilai-nilai politik 12. Keterampilan dalam mengelola dan menyelesaikan konflik yang dilandasi dengan nilai-nilai demokratis dan etis.1. Sejarah perkembangan ilmu politik 3. 3. 5. 4. Kekuasaan dan pengaruh politik 5. Pendidikan politik 11. Memahami pengaruh kekuasaan politik pada kelembagaan-kelembagaan politik yang ada. Analisa politik Referensi : . Mampu berpikir kritis terhadap persoalan-persoalan politik yang menyangkut aspekaspek kemasyarakatan. Dapat menjelaskan makna kewenangan dan legitimasi dalam proses politik di Indonesia. Memberikan wawasan. 3. Kewenangan dan legitimasi struktur politik 6. Dapat menjelaskan prinsip-prinsip partisipasi yang lebih bertanggung jawab dalam proses politik. 5. 7. Perilaku dan partisipasi politik 10. Pengertian politik 2. Ikut serta dalam menciptakan dan mengembangkan kultur demokratis. Kepemimpinan politik 7. Memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa agar dapat berpikir kritis. Keputusan politik dan kebijakan umum 8. Indikator Kompetensi : 1. Mampu mengkritisi kebijakan-kebijakan publik yang diakibatkan oleh pengaruh dan proses politik. Memiliki kepekaan sosial terhadap situasi dan kondisi yang dialami masyarakat yang disebabkan oleh perubahan kebiajakan politik. Mampu menganalisis peluang dan tantangan pembangunan di bidang politik Pokok bahasan : 1. Konflik dan proses politik 9. 2. 8. 2. Mampu merumuskan proses penyelesaian konflik secara damai. 4. Kompetensi : 1. 2. kebangsaan dan kenegaraan. sistem maupun proses kegiatan. Konsep dan teori ilmu politik 4. Mahasiswa dapat menjelaskan arti dan makna politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pengantar Ilmu Politik. Dasar-dasar Ilmu Politik. Pustaka Pelajar. Jakarta. Dahl. Dewaruci Press. Gramedia Pustaka Utama. Memahami Ilmu Politik. Benarkah DPR Kita Mandul. Miriam Budiardjo. Azhar. 4. 2002 Rusadi Kantaprawira. 7. Sinar Baru. 6. Jakarta. bandung. Gramedia. 1988 Ipong S. 3. 2. 1998 . 1996 Ramlan Surbakti. Yogyakarta. Sistem Politik Indonesia.1. Politik Indonesia. Remaja Rosda Karya. Biograf Publishing. 1997 Robert A. 1980 Inu Kencana Syafe¶I. Analisa Politik Modern. 5. Bandung. 1992 Affan Gaffar. Yogyakarta. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful