PENELITIAN TINDAKAN KELAS

dimana meneliti. Guru telah terjebak dalam kekeliruan rutinitas tahunan yang tidak disadari. maka pada saat yang sama harus lahir kesadaran untuk mencari akar persoalannya untuk dipecahkan secara profesional. Namun yang menjadi masalah biasanya adalah guru tidak bisa obyektif dalam menilai diri sendiri. dapat bekerja secara kontekstual. maka PTK tidak perlu dilakukan. dan mengerti sejarah tentang pendidikan dan persekolahannya. Diimplementasikan dengan benar berarti sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian tindakan. Jika guru diinginkan mengadopsi sesuatu yang baru. dan pertemuan ilmiah adalah tiga serangkai kegiatan yang memberikan kemampuan pembentukan pengetahuan ( knowledge construction ) tersebut. Salah satu isu krusial peningkatan kualitas pendidikan adalah efektivitas pembelajaran oleh guru profesional. merefleksi diri untuk memahami dan menghayati nilai pendidikan dan pembelajarannya sendiri. Terminologi implementasi dengan baik berarti guru mencoba dengan sadar untuk mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran melalui tindakan bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah atau memperbaiki situasi dan kemudian secara cermat mengamati pelaksanaannya untuk mengukur tingkat keberhasilannya. Melalui penelitian tindakan kelas. maka harus diberi waktu untuk merefleksi teori tentang bagaimana peserta didik belajar atau memperoleh informasi. Jika guru pada satu titik fase telah menyadari adanya problema dalam proses belajar mengajar. penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran membutuhkan guru yang juga berfungsi sebagai peneliti secara most powerfull .PENDAHULUAN Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan maka isu utamanya adalah pembangunan pendidikan dalam segala aspek. mengajar. Di era kurikulum yang senantiasa mengalami pergeseran atau perubahan ini. Guru sebagai pendidik professional dengan tugas utama mendidik. demikian Stephen Kemmis dan Robbin McTaggart (dalam Aswandi. melatih. yakni guru yang mampu melaksanakan tugas dan mengadopsi strategi baru. menulis. membimbing. menilai dan mengevaluasi peserta didik membutuhkan peningkatan professional secara berkesinambungan dan terus menerus. mengarahkan. Upaya atas . Profesionalisasi guru dari sejak awal harus dikemas dalam rangka pembentukan ilmu pengetahuan. Terkait hal di atas. maka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ketika diimplementasikan dengan baik dan benar. Sesungguhnya apabila guru merasa bahwa proses pembelajaran dalam kelas tidak bermasalah. 2006). seorang guru memperoleh pemahaman tentang apa yang harus dilakukan.

mengajar. yang akan memberikan sumbangan yang signifikan pada peningkatkan kualitas pendidikan nasional. Kalau Anda pernah mempelajarinya. 2. Kalau belum tahu banyak. Sedangkan penyebarluasan hasil program penelitian dan pengembangan memakan waktu yang jauh lebih panjang. dan akhirnya dilaksanakan. seperti dinyatakan pada alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Penelitian bidang pendidikan umumnya dilakukan oleh pakar atau peneliti. Oleh sebab itu. Pasal 3. Pada prinsipnya. lewat pembicaraan ini akan dikenal.kesadaran untuk memecahkan problema dalam proses pembelajaran itulah yang menjadi justifikasi akademik untuk melakukan penelitian tindakan kelas. namun penelitian semacam ini kurang melibatkan guru dalam pembentukan ilmu pengetahuan. pendidikan nasional berfungsi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. pembicaraan ini berfungsi untuk menyegarkan kembali atau memperkaya apa yang telah diketahui. aktivitas penelitian telah banyak dilakukan. dan melatih siswa-siswa. menurut penulis ini juga disebabkan karena kurangnya kesempatan guru mengakses hasil penelitian untuk perbaikan mutu pembelajaran. termasuk LPTK maupun di berbagai lembaga penelitian yang mandiri. Kompetensi : Mampu melakukan PTK sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran Sub Kompetensi : 1. Karena itu mari kita bicarakan penelitian tindakan (PTK). Penyebarluasan (dissemination ) hasil penelitian melalui publikasi ilmiah ke kalangan guru di lapangan memakan waktu sangat panjang. Mampu menyusun proposal PTK 2. Meskipun penelitian oleh pakar sering dilakukan di sekolah dan di kelas. dengan tujuan untuk meningkatkan keberhasilan dalam mendidik. Mampu menyusun persiapan pelaksanaan PTK . baik yang bekerja di berbagai perguruan tinggi. dipahami. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. yaitu: 1. yakni sekitar tiga tahun. upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas merupakan amalan mulia karena memberikan kontribusi dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut lewat pengorbanan yang besar dari pejuang bangsa. Sebagaimana ditegaskan dalam UU No. Selain itu. yang merupakan salah satu tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia. Namun sayangnya berbagai kegiatan penelitian tersebut kurang dirasakan dampaknya bagi peningkatan mutu pembelajaran. Menurut Raka Joni dkk (1998) penyebabnya ada dua hal.

Reason & Bradbury (2001) dalam Madya (2007) yang menjelaskan bahwa penelitian tindakan merupakan intervensi praktik dunia nyata yang ditujukan untuk meningkatkan situasi praktis. Judul : Pengertian. Mampu mengemukan tujuan dan manfaat PTK bagi guru dalam pembelajaran Uraian Materi 1. (4) masalah program yang diusahakan adealah masalah yang merisaukankan. Jadi CAR bisa berarti dua hal. maka pertanyaan yang muncul adalah Kapan seorang guru secara tepat dapat melakukan PTK? Jawabnya: Ketika guru ingin meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan sekaligus ia ingin melibatkan peserta didiknya dalam proses pembelajaran. tujuan dan manfaat PTK b. 2. yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. 2006) 1. Action research pada hakikatnya merupakan rangkaian riset-tindakan-riset-tindakan. dan . (5) Dalam menyelenggarakan PTK. Mampu mengemukakan arti PTK. Karena itu dapat dikatakan bahwa tujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran guru. prinsip. Karena itu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya. (6) PTK tidak dilakukan sebatas dalam konteks kelas atau mata pelajaran tertentu melainkan dengan perspektif misi sekolah secara keseluruhan. mengemukakan ada enam prinsip yang harus diperhatikan dalam PTK. kontekstual. Karena itu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan ia disebut penelitian tindaka n kelas atau PTK. Hal tersebut sejalan dengan Burns. terlokalisasi. Sehubungan dengan itu. 2007). Mampu mengemukakan prinsip-prinsip PTK 3. Prinsip-Prinsip PTK Hopkins (dalam Aqib. Kemmis & McTaggrt (1982). dalam rangka memecahkan masalah. yaitu: (1) Metoede PTK yang diterapkan seyogyanya tidak mengganggu komitmen sebagai pengajar. perilaku siswa di kelas. yang dilakukan secara siklik. dan/atau mengubah kerangka kerja pelaksanaan pembelajaran di kelas oleh guru (Madya. (3) metodologi yang digunakan harus reliable . Pengertian PTK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom action research (CAR) adalah action research yang dilaksanakan oleh guru di dalam kelas. Indikator esensial : 1. guru harus selalu bersikap konsisten dan memiliki kepedulian tinggi terhadap proses dan prosedur yang berkaitan dengan pekerjaannya. (2) metode pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang berlebihan karena justru ia dilakukan dalam proses pembelajaran yang alami di kelas sesuai dengan jadwal. Sehubungan dengan itu. Arikunto dkk (2006) mengartikan penelitian tindakan kelas sebagai suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan.Kegiatan Belajar 1 a. yaitu classroom action research dan collaborative action research . berskala kecil. Ada beberapa jenis action research . dua-duanya merujuk pada hal yang sama. maka Madya (2007) mengemukakan bahwa penelitian tindakan kelas (PTK): (1) bersifat situasional. sampai masalah itu terpecahkan. dua di antaranya adalah individual action research dan collaborative action research (CAR). dan didasarkan pada tanggung jawab professional. (1999).

Ia hampir setiap 2 tahun berpindah dari kelas 1 hingga kelas 6 menjadi wali kelas. Langkah yang ia lakukan pertama adalah meminta jadwal khusus ke kepala sekolah. (6) diperlukan kerangka kerja agar semua tindakan dilaksanakan secara terencana. Sehubungan dengan hal tersebut. Kemukakan alasan-alasannya. (iii) Pengamatan. ia mengikuti seminar tentang Penelitian Tindakan Kelas. (2) Meningkatkan profesionalitas guru.relevan dengan situasi nyata dalam dunia kerja. (iv) Refleksi. ia berniat melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) hingga akhirnya ia betul -betul melaksanakannya. Pelaksanaan PTK yang benar akan sangat membantu guru dalam peningkatan kualitas pembelajarannya. Sejalan dengan itu. apakah tindakan Bu Ani sudah tepat. (4) menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjutan. (2) membantu guru dan tenaga kependidikan lainnya mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam dan di luar kelas. seorang guru SD yang memiliki pengalaman mengajar selama 20 tahun. Rustam dan Mundilarto (2004) mengemukakan manfaat PTK bagi guru. antara lain: (1) inovasi pembelajaran. lalu ia kumpul seluruh siswa kelas 6 dan menyampaikannya bahwa ia mau melakukan PTK. (ii) Pelaksanaan Tindakan. RANGKUMAN Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu model penelitian tindakan. (4) Guru dituntut untuk adaptif dan flek sibel agar kegiatan PTK Anda selaras dengan situasi yang ada. yaitu: (1) meningkatkan mutu isi. PTK memiliki prinsip-prinsip pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran biasa (konvensional). betapapun kecilnya. Pembelajaran yang berbasis PTK umumnya mengikuti siklus yaitu (i) Perencanaan. Diskusikan dengan teman duduk disamping anda. hasilnya direkam dan dianalisis dari waktu ke waktu untuk dijadikan landasan dalam melakukan modifikasi. dan (3) peningkatan profesionalisme guru (Aqib. (5) guru diharapkan mampu melakukan evaluasi diri secara kontinyu sehingga perbaikan demi perbaikan. (3) meningkatkan sikap professional pendidik dan tenaga kependidikan. . 2. maka manfaat yang dapat diperoleh jika guru mau dan mampu melaksanakan penelitian tindakan kelas. (4) Memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya. dapat diraih. (3) dapat dilakukan dengan bekerjasama (kolaborasi) dengan guru lain yang mengajar bidang pelajaran yang sama. (3) Meningkatkan rasa percaya diri guru. 2007). proses. (2) subyek dalam PTK termasuk muridmurid. yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kualitas belajar siswa LATIHAN Bu Ani. Dari pengalamannya menjadi wali kelas ia menemukan banyak permasalahan di kelas. masukan. serta hasil pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Tujuan dan Manfaat PTK Tujuan PTK. Suatu waktu. (2) pengembangan kurikulum di tingkat sekolah dan di tingkat kelas. yaitu: (1) Membantu guru memperbaiki mutu pembelajaran. tetapi tetap mampu menjaga agar proses mengarah pada tercapainya perbaikan. Dari mengikuti seminar itu.

termasuk masalah kecil karena hanya menyangkut dua orang siswa. terutama jika penelitian itu dibiayai oleh pihak lain. 3. standar isi maupun standar evaluasi merupakan masalah yang terlalu luas untuk dipecahkan melalui PTK. yang Anda kuasai. Dengan dibelikan buku masalah itu akan terpecahkan. langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan adalah: 1. Sebelum melaksanakan PTK. kategori lain mungkin mempunyai masalah yang lebih penting. dalam suatu action research yang berskala kelas. Anda sedang berhadapan dengan masalah pengorganisasian materi. dan (c) pengelolaan kelas. Anda akan segera menemukan kembali seribu satu masalah yang telah merepotkan Anda selama ini. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut sangatlah kompleks. Masalah yang terlalu kecil baik dari segi pengaruhnya terhadap pembelajaran secara keseluruhan maupun jumlah siswa yang terlibat sebaiknya dipertimbangkan kembali. Merenunglah barang sejenak. Identifikasi Masalah Dalam mengidentifikasikan masalah. Pilihlah masalah yang sekiranya mampu untuk Anda pecahkan. Jangan terikat pada satu kategori saja. Pemilihan Masalah Anda tidak mungkin memecahkan semua masalah yang teridentifikasikan itu secara sekaligus. seakan-akan masalah itu tidak ada putus-putusnya. Judul : Identifikasi Masalah PTK b. 2. Jika Anda suka dengan masalah metode dan media. berada di dalam wilayah pembelajaran. Indikator Esensial: 1. sebenarnya Anda sedang berhadapan dengan masalah penyampaian materi. Uraian Materi Setiap hari guru mengahadapi banyak masalah. prasarana. Masalah pembelajaran dapat digolongkan dalam tiga kategori. dan itu di luar kemampuan Anda. Masalah yang terlalu luas Adanya standar nasional mengenai sarana. Masalah-masalah itu berbeda . (b) penyampaian materi pelajaran . Oleh karena itu guru yang tidak dapat menemukan masalah untuk PTK sungguh ironis. Dengan perkataan lain yakinkan bahwa masalah yang akan Anda pecahkan cukup layak (feasible) . 1. Contoh lain masalah yang berada di luar kemampuan Anda adalah: Kebisingan kelas karena sekolah berada di dekat jalan raya. Anda sebaiknya menuliskan semua masalah yang Anda rasakan selama ini. sementara masih banyak masalah lain yang menyangkut kepentingan sebagian besar siswa. Mampu mengidentifikasi masalah dalam PTK 3. atau ngobrollah dengan teman sejawat. 2. Anda berhadapan dengan masalah pengelolaan kelas. Sangat lambatnya dua orang siswa dalam mengikuti pelajaran Anda misalnya. Masalah Dibawah Kendali Guru Jika Anda yakin bahwa faktor tidak adanya buku yang menyebabkan siswa sukar membaca kembali materi pelajaran dan mengerjakan PR di rumah. Masalah yang terlalu kecil. Mampu memahami permasalahan-permasalahan dalam PTK 2. Jika Anda berfikir bahwa pembahasan suatu topik dari segi sejarah dan geografi secara bersama-sama akan lebih bermakna bagi siswa daripada pembahasan secara sendirisendiri. Apabila Anda menginginkan kerja kelompok antar siswa berjalan dengan lebih efektif. Mampu Membuat rumusan masalah dalam PTK c. Mampu memilih masalah dalam PTK 4. Anda tidak perlu melakukan CAR untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa di rumah. yaitu (a) pengorganisasian materi pelajaran .KEGIATAN BELAJAR 2 a.

yaitu (a) pengorganisasian materi pe lajaran . dua-duanya akan terpecahkan sekaligus. dari tahun ke tahun. Latihan Sebagai guru SD (Mi).satu sama lain dalam hal kepentingan atau nilai strategisnya. Siapa atau apa yang diperkirakan sebagai penyebab masalah itu? 3. dan (iv) Perumusan Masalah. selanjutnya Anda perlu merumuskan masalah itu secara komprehensif dan jelas. (iii) masalah yang terlalu kecil. Fakta menunjukkan bahwa hampir seluruh sekolah. Sebelum melaksanakan PTK. dan (c) pengelolaan kelas . Deskripsi Masalah Setelah Anda memilih salah satu masalah. Masalah tersebut dapat digolongkan dalam tiga kategori. Kelayakan masalah untuk dapat dipecahkan melalui PTK harus memperhatikan halhal penting seperti (i) masalah di luar kendali guru. (ii) Pemilihan Masalah. SMP (MtS). Sagor (1992) merinci rumusan masalah action research menggunakan lima pertanyaan: 1. Seorang guru SMP bernama Malik ingin mengangkat isu atau masalah ren dahnya nilai UAN di sekolahnya sebagai topik dalam melaksanakan PTK. langkah-langkah yang harus dilakukan yaitu (i)Identifikasi Masalah. 4. (b) penyampaian materi pelajaran . Siapa yang menjadi tujuan perbaikan? 5. merupakan hipotesis tindakan). apakah masalah yang diangkat tersebut layak dan dapat dilakukan. (ii) masalah yang terlalu luas. SMA (MA) atau SMK tentu saja anda memiliki sejumlah permasalahan yang dirasakan dan dialami dalam proses pembelajaran. Perumusan Masalah Setelah Anda memilih satu masalah secara seksama. Kemukakan pula masalah-masalah yang anda temukan di sekolah masing-masing yang layak dan dapat dipecahkan melalui PTK . Apa yang akan dilakukan untuk mengatasi hal itu? (tidak wajib. nilai UAN yang tetap rendah. Masalah yang satu boleh jadi merupakan penyebab dari masalah yang lain sehingga pemecahan terhadap yang satu akan berdampak pada yang lain. Rangkuman Menemukan masalah dalam PTK merupakan langkah strategis guru dalam memecahkan permasalahan di dalam proses pembelajarannya. (iii) Deskripsi Masalah. Diskusikan dengan anggota kelompok anda. Masalah apa sebenarnya itu? 4. 3. deskripsikan masalah itu serinci mungkin untuk memberi gambaran tentang pentingnya masalah itu untuk dipecahkan ditinjau dari pengaruhnya terhadap pembelajaran secara umum maupun jumlah siswa yang terlibat. Siapa yang terkena dampak negatifnya? 2.

Uraian Materi 1. 11. 9. 4. dan lainlain. 5. 12. 2. 10. Judul Penelitian Judul penelitian dinyatakan dengan kalimat sederhana dan spesifik. (misalnya: peningkatan hasil belajar) dan bentuk tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalahnya (misalnya penggunaan model pembelajaran kooperatif). di kelas berapa. 8. MENYUSUN USULAN (PROPOSAL) PTK Kerja penelitian dimulai dengan membuat rencana. kapan. Rencana penelitian umumnya disebut usulan penelitian. maka sub judul ditulis untuk menambahkan keterangan lebih rinci tentang populasi. Contoh Judul PTK: No 1. jik a dierlukan cantumkan penanda waktu caturwulan/semester/tahun ajaran. Pada umumnya usulan penelitian terdiri atas: 1. 2. Mampu menyusun komponen pokok pada suatu proposal PTK berdasarkan hasil identifikasi maasalah pembelajaran di kelas. Indikator Esensial: 1. namun tampak jelas maksud tindakan yang akan dilakukan dan di mana penelitian dilangsungkan. Mampu menyusun komponen pokok pada suatu proposal PTK berdasarkan hasil identifikasi maasalah pembelajaran di kelas. Atau dengan kata lain dalam judul seharusnya ditulis adalah gambaran dari apa yang dipermasalahkan.Kegiatan Belajar 3 a. Judul : Penyusunan Proposal (Usul) Penelitian Tindakan Kelas b. 13. misalnya di mana penelitian dilakukan. 6. Apabila menggunkan sub judul. 3. 7. Judul PTK Tebak Gambar dengan Mewarnai Daerah Bilangan sebagai Media Altenratif Pembelajaran pada Pengembangan Daya Pikir Siswa Pemanfaatan Limbah Kertas Percetakan Setia Budi Sebagai Sarana Pengembangan Keterampilan Anak Efektivitas Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Inggris dengan Permainan Dadu Pembelajaran Konstruktivisme Model Siklus Belajar pada Sub Pokok Bahasan Perkembangbiakan Peningkatan Kemampuan Membaca Interpretatif dengan Teknik Jigsaw Penggunaan Metode Gen Sederhana dalam Meningkatkan Pemahaman Mengenai Peluang dan Harapan pada Persilangan Dua Individu dengwan Dua Sifat Beda (DIHIBRIDA) Ampermeter: Suatu Upaya Pendekatan Mutu Pembelajaran Fisika yang Berorientasi pada Peningkatan Contextual Reading Learning Penggunaan Kartu Konsep dan Kartu Bertingkat dalam Pembelajaran Matematika Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Model Investasi Kelompok (Group Investigation Model ) sebagai Penerapan Pembelajaran Berbasis Portofolio dalam Menciptakan Iklim Belajar PPKN Simulasi Bermain Peran dalam Pembelajaran Sejarah Suatu Langkah Efektif Menanamkan Nilai Nasionalisme dan Rasa Persatuan Penggunaan Metode Cooperative Learning daslam Pembelajaran Sejarah Strategi Metode Actual Learning dalam Pengintegrasian Life Skill untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Sosiologi Mengorganisasi Siswa dalam Outbound Training untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Kimia Jenjang TK TK SD SD SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMA SMA SMA .

Penggunaan Teknik Eksplorasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Mencetuskan Gagasan Dalam Melukis Dekoratif Siswa Kelas II Efektivitas Pembelajaran dengan Menggunakan Bola Berpita Terhadap Prestasi Belajar Lempar Lembing Rancanhg Bangun Layar Pengamatan Model Gerometris dalam Meningkatkan Pemhaman Belajar Siswa pada Sub Kompetensi Gambar Proyeksi Optimalisasi Belajar Tuntas dengan Media Pembelajaran Modul dan Transparansi sebagai Strategi Pembelajaran dalam Mempelajari Transmisi Otomatis. Kajian Pustaka (Teori) Kajian pustaka berisikan ulasan-ulasan teori dengan konsep pembelajaran dan konteks PTK yang telah lazim digunakan. Uraian ini dapat digunakan untuk menyusun kerangka berpikir atau konsep yang akan digunakan . Pendahuluan Tujuan PTK adalah untuk memecahkan permasalahan pembelajaran. maka sebaiknya dikemukakan teori. maupun komponen pendidikan di sekolah lainnya. 6. Pendekatan dan konsep yang akan digunakan untuk menjawab masalah hendaknya sesuai dengan kaidah PTK. Pada bagian ini menguraikan kondisi objektif yang mengharuskan dilaksanakannya PTK. 16. Karena itu tujuan penelitian hendaknya didasarkan pada permasalahan yang dikemukakan. 3. Kajian teori ini yaitu yang menumbuhkan gagasan dan yang mendasari usulan rancangan penelitian tindakan. temuan dan bahan penelitian lain yang mendukung pilihan tindakan untuk mengatasi permasalahan penelitian tersebut. Kondisi ini merupakan hasil identifikasi guru terhadap masalah proses pembelajaran yang diselenggarakan. Kontribusi Hasil Penelitian Pada bagian ini dikemukakan kontribusi hasil penelitian terhadap kualitas pendidikan atau pembelajaran yang dilakukan sehingga tampak manfaatnya terhadap siswa. 5. 19. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan proses yang akan dilakukan atau kondisi yang diinginkan setelah dilaksanakannya PTK. 4. Untuk pemecahan masalah. Upaya Meningkatkan Minat Belajar IPS dengan Menggunakan Alat Peraga Multi Guna Tabungan Meningkatkan Kemampuan Vocational Skill Siswa Tuna Grahita Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Menggali Potensi Personal Berdasarkan Kemampuan Motorik (Sebuah Alternatif Model Pembelajaran Berbasis Luas) SMA SMA SMK SMK SLB SLTPB 2. Selain itu jug a harus diuraikan inovasi yang dihasilkan dari PTK ini. 18. maka harus diuraikan alternatif tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah. Rumusan masalah dapat menggunakan kalimat tanya atau dapat pula menggunakan kalimat pernyataan. Untuk itu pada bagian pendahuluan ini intinya adalah paparan latar belakang penelitian. 17.14. Sehubungan dengan itu. guru. 15. Perumusan Masalah dan Pemecahan Masalah Rumuskan masalah penelitian dalam bentuk suatu rumusan penelitian tindakan kelas. Selain itu masalah tersebut adalah masalah penting dan mendesak untuk dipecahkan serta dapat dilaksanakan.

b. Dalam pelaksanaan tindakan hendaknya dijelaskan peranan dan intensitas masingmasing anggota peneliti sehingga tampak dengan jelas tingkat dan kualitas kolaborasi dalam penelitian tersebut. disarankan untuk terlebih dahulu menuliskan pokok-pokok rencana kegiatan dalam suatu tabel sebagaimana contoh berikut: Siklus I Perencanaan: Identifikasi masalahdan penetapan alternatif pemecahan masalah Perencanaan: Identifikasi masalahdan penetapan alternatif pemecahan masalah Tindakan Pengamatan Refleksi y Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam PBM y Menetukan pokok bahasan y Mengembangkan skenario pembelajaran y Menyusun LKM y Menyiapkan sumber belajar y Mengembangkan format evaluasi pembelajaran y Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam PBM y Menetukan pokok bahasan y Mengembangkan skenario pembelajaran y Menyusun LKM y Menyiapkan sumber belajar y Mengembangkan format evaluasi pembelajaran Menerapkan tindakan mengacu pada skenario dan LKM y Melakukan observasi dengan memakai format observasi y Menilai hasil tindakan dengan menggunakan format LKM y Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan. saran. meliputi evaluasi mutu. jumlah dan waktu dari setiap macam tindakan. Pada bagian ini dikemukakan bagian-bagian sebagai berikut: a. Metodologi Pelaksanaan Metodologi dalam PTK memuat secara jelas prosedur penelitian yang akan dilaksanakan. 7. observasi. f.dalam penelitian. Prosedur penelitian yang akan dilakukan. rekmendasi . Objek. pelaksanaan tindakan. untuk digunakan pada siklus berikutnya. d. Tunjukkan siklus-siklus kegiatan penelitian dengan menguraikan indikator keberhasilan yang dicapai dalam setiap siklus sebelum pindah ke siklus be rikutnya. y Memperbaiki pelaksanaan tindakan sesuai hasil evaluasi. y Melakukan pertemuan untuk membahas hasil evaluasi tentang skenario. dan lain-lain. e. dan evaluas-refleksi yang bersifat daur ulang. waktu dan lamanya tindakan serta lokasi penelitian secara jelas c. Prosedur hendaknya dirinci dari perencanaan. Untuk dapat membantu menyusun bagian ini. Jumlah siklus diusahakan lebih dari satu siklus. y Evaluasi tindakan I y Identifikasi masalah dan penetapan alternatif pemecahan masalah y Pengembangan progam tindakan II Pelaksanaan program tindakan II Pengumpulan data tindakan II Evaluasi Tindakan II Siklus I Siklus II Perencanaan Tindakan Pengaamatan Refleksi Siklus-siklus berikutnya Kesimpulan. Di bagian akhir dikemukakan hipotesis tindakan yang menggambarkan indikator keberhasilan tindakan yang diharapkan/diantisipasi. LKM.

pelaksanaan. 7. Penyusunan Laporan Menyusun konsep laporan Seminar hasil penelitian Perbaikan laporan Penggandaan dan pengiriman hasil Waaktu (Minggu ke) 1 2 3 4 5 6 X X X X X X Xx xx X X x x x Kerangka isi Usulan PTK Bab Pendahuluan Latar Belakang Masalah. seperti contoh berikut: No 1. Rencana Jadwal Pelaksanaan Penelitian Jadwal pelaksanaan meliputi perencanaan.  8. Persiapan Menyusun konsep pelaksanaan Menyepakatai jadwal dan tugas Menyusun instrumen Seminar konsep pelaksanaan B. persiapan. Pelaksanaan Menyiapkan kelas dan alat Melakukan tindakan siklus I Mellakukan tindakan siklus II C. 2. 4. 11. Perumusan Masalah dan Cara Pemecahan Masalah. Jadwal ini sebaiknya dibuat dalam bentuk diagram. 9. 5. 3. dan penyusunan laporan. 6. Tujuan dan Kemanfaatan Hasil Penelitian Bab Kajian/Tinjauan Pustaka Bab Metodologi Pelaksanaan Penjelasan mengenai kegiatan pendukung . 10. Rencana Kegiatan A.8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful