PENELITIAN TINDAKAN KELAS

demikian Stephen Kemmis dan Robbin McTaggart (dalam Aswandi. Guru telah terjebak dalam kekeliruan rutinitas tahunan yang tidak disadari. dimana meneliti. Jika guru pada satu titik fase telah menyadari adanya problema dalam proses belajar mengajar. dan pertemuan ilmiah adalah tiga serangkai kegiatan yang memberikan kemampuan pembentukan pengetahuan ( knowledge construction ) tersebut.PENDAHULUAN Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan maka isu utamanya adalah pembangunan pendidikan dalam segala aspek. 2006). penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran membutuhkan guru yang juga berfungsi sebagai peneliti secara most powerfull . melatih. Diimplementasikan dengan benar berarti sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian tindakan. membimbing. seorang guru memperoleh pemahaman tentang apa yang harus dilakukan. mengajar. merefleksi diri untuk memahami dan menghayati nilai pendidikan dan pembelajarannya sendiri. maka PTK tidak perlu dilakukan. maka pada saat yang sama harus lahir kesadaran untuk mencari akar persoalannya untuk dipecahkan secara profesional. menulis. Melalui penelitian tindakan kelas. Di era kurikulum yang senantiasa mengalami pergeseran atau perubahan ini. menilai dan mengevaluasi peserta didik membutuhkan peningkatan professional secara berkesinambungan dan terus menerus. maka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ketika diimplementasikan dengan baik dan benar. Profesionalisasi guru dari sejak awal harus dikemas dalam rangka pembentukan ilmu pengetahuan. dan mengerti sejarah tentang pendidikan dan persekolahannya. Guru sebagai pendidik professional dengan tugas utama mendidik. Jika guru diinginkan mengadopsi sesuatu yang baru. maka harus diberi waktu untuk merefleksi teori tentang bagaimana peserta didik belajar atau memperoleh informasi. Salah satu isu krusial peningkatan kualitas pendidikan adalah efektivitas pembelajaran oleh guru profesional. Namun yang menjadi masalah biasanya adalah guru tidak bisa obyektif dalam menilai diri sendiri. Sesungguhnya apabila guru merasa bahwa proses pembelajaran dalam kelas tidak bermasalah. yakni guru yang mampu melaksanakan tugas dan mengadopsi strategi baru. Upaya atas . Terminologi implementasi dengan baik berarti guru mencoba dengan sadar untuk mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran melalui tindakan bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah atau memperbaiki situasi dan kemudian secara cermat mengamati pelaksanaannya untuk mengukur tingkat keberhasilannya. Terkait hal di atas. dapat bekerja secara kontekstual. mengarahkan.

Kalau Anda pernah mempelajarinya. Kalau belum tahu banyak. pembicaraan ini berfungsi untuk menyegarkan kembali atau memperkaya apa yang telah diketahui. Karena itu mari kita bicarakan penelitian tindakan (PTK). pendidikan nasional berfungsi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Meskipun penelitian oleh pakar sering dilakukan di sekolah dan di kelas. Sedangkan penyebarluasan hasil program penelitian dan pengembangan memakan waktu yang jauh lebih panjang. Selain itu. Pada prinsipnya. Menurut Raka Joni dkk (1998) penyebabnya ada dua hal. seperti dinyatakan pada alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Pasal 3. Oleh sebab itu. dipahami. Penyebarluasan (dissemination ) hasil penelitian melalui publikasi ilmiah ke kalangan guru di lapangan memakan waktu sangat panjang. namun penelitian semacam ini kurang melibatkan guru dalam pembentukan ilmu pengetahuan. Mampu menyusun persiapan pelaksanaan PTK . lewat pembicaraan ini akan dikenal. yang akan memberikan sumbangan yang signifikan pada peningkatkan kualitas pendidikan nasional. aktivitas penelitian telah banyak dilakukan. upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas merupakan amalan mulia karena memberikan kontribusi dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut lewat pengorbanan yang besar dari pejuang bangsa. dengan tujuan untuk meningkatkan keberhasilan dalam mendidik. menurut penulis ini juga disebabkan karena kurangnya kesempatan guru mengakses hasil penelitian untuk perbaikan mutu pembelajaran. Sebagaimana ditegaskan dalam UU No.kesadaran untuk memecahkan problema dalam proses pembelajaran itulah yang menjadi justifikasi akademik untuk melakukan penelitian tindakan kelas. yaitu: 1. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kompetensi : Mampu melakukan PTK sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran Sub Kompetensi : 1. yakni sekitar tiga tahun. mengajar. dan akhirnya dilaksanakan. dan melatih siswa-siswa. Penelitian bidang pendidikan umumnya dilakukan oleh pakar atau peneliti. baik yang bekerja di berbagai perguruan tinggi. Mampu menyusun proposal PTK 2. yang merupakan salah satu tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia. termasuk LPTK maupun di berbagai lembaga penelitian yang mandiri. Namun sayangnya berbagai kegiatan penelitian tersebut kurang dirasakan dampaknya bagi peningkatan mutu pembelajaran. 2.

Karena itu dapat dikatakan bahwa tujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran guru. dan didasarkan pada tanggung jawab professional. (4) masalah program yang diusahakan adealah masalah yang merisaukankan. Karena itu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan ia disebut penelitian tindaka n kelas atau PTK. yaitu: (1) Metoede PTK yang diterapkan seyogyanya tidak mengganggu komitmen sebagai pengajar. 2006) 1. mengemukakan ada enam prinsip yang harus diperhatikan dalam PTK. yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. 2. Indikator esensial : 1. yang dilakukan secara siklik. Mampu mengemukan tujuan dan manfaat PTK bagi guru dalam pembelajaran Uraian Materi 1. berskala kecil. prinsip. dua di antaranya adalah individual action research dan collaborative action research (CAR). Judul : Pengertian. (6) PTK tidak dilakukan sebatas dalam konteks kelas atau mata pelajaran tertentu melainkan dengan perspektif misi sekolah secara keseluruhan. (1999). perilaku siswa di kelas. Mampu mengemukakan prinsip-prinsip PTK 3. Action research pada hakikatnya merupakan rangkaian riset-tindakan-riset-tindakan. Sehubungan dengan itu.Kegiatan Belajar 1 a. dan/atau mengubah kerangka kerja pelaksanaan pembelajaran di kelas oleh guru (Madya. (2) metode pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang berlebihan karena justru ia dilakukan dalam proses pembelajaran yang alami di kelas sesuai dengan jadwal. kontekstual. dalam rangka memecahkan masalah. Pengertian PTK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom action research (CAR) adalah action research yang dilaksanakan oleh guru di dalam kelas. Sehubungan dengan itu. dan . Prinsip-Prinsip PTK Hopkins (dalam Aqib. Reason & Bradbury (2001) dalam Madya (2007) yang menjelaskan bahwa penelitian tindakan merupakan intervensi praktik dunia nyata yang ditujukan untuk meningkatkan situasi praktis. (3) metodologi yang digunakan harus reliable . Mampu mengemukakan arti PTK. Kemmis & McTaggrt (1982). yaitu classroom action research dan collaborative action research . dua-duanya merujuk pada hal yang sama. maka pertanyaan yang muncul adalah Kapan seorang guru secara tepat dapat melakukan PTK? Jawabnya: Ketika guru ingin meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan sekaligus ia ingin melibatkan peserta didiknya dalam proses pembelajaran. Jadi CAR bisa berarti dua hal. sampai masalah itu terpecahkan. maka Madya (2007) mengemukakan bahwa penelitian tindakan kelas (PTK): (1) bersifat situasional. Karena itu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya. guru harus selalu bersikap konsisten dan memiliki kepedulian tinggi terhadap proses dan prosedur yang berkaitan dengan pekerjaannya. Ada beberapa jenis action research . tujuan dan manfaat PTK b. terlokalisasi. 2007). Arikunto dkk (2006) mengartikan penelitian tindakan kelas sebagai suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan. Hal tersebut sejalan dengan Burns. (5) Dalam menyelenggarakan PTK.

serta hasil pendidikan dan pembelajaran di sekolah. (5) guru diharapkan mampu melakukan evaluasi diri secara kontinyu sehingga perbaikan demi perbaikan. Tujuan dan Manfaat PTK Tujuan PTK. Rustam dan Mundilarto (2004) mengemukakan manfaat PTK bagi guru. (4) Memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya. maka manfaat yang dapat diperoleh jika guru mau dan mampu melaksanakan penelitian tindakan kelas. Dari pengalamannya menjadi wali kelas ia menemukan banyak permasalahan di kelas. dapat diraih. antara lain: (1) inovasi pembelajaran. (2) pengembangan kurikulum di tingkat sekolah dan di tingkat kelas. yaitu: (1) Membantu guru memperbaiki mutu pembelajaran. (6) diperlukan kerangka kerja agar semua tindakan dilaksanakan secara terencana. Suatu waktu. Sehubungan dengan hal tersebut. RANGKUMAN Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah satu model penelitian tindakan. (2) membantu guru dan tenaga kependidikan lainnya mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam dan di luar kelas. Diskusikan dengan teman duduk disamping anda. (3) Meningkatkan rasa percaya diri guru. (ii) Pelaksanaan Tindakan. masukan. tetapi tetap mampu menjaga agar proses mengarah pada tercapainya perbaikan. yaitu: (1) meningkatkan mutu isi. Dari mengikuti seminar itu. (iii) Pengamatan. 2007). hasilnya direkam dan dianalisis dari waktu ke waktu untuk dijadikan landasan dalam melakukan modifikasi. apakah tindakan Bu Ani sudah tepat. Sejalan dengan itu. seorang guru SD yang memiliki pengalaman mengajar selama 20 tahun. ia mengikuti seminar tentang Penelitian Tindakan Kelas. proses. (3) meningkatkan sikap professional pendidik dan tenaga kependidikan. (4) menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjutan. . Ia hampir setiap 2 tahun berpindah dari kelas 1 hingga kelas 6 menjadi wali kelas. Pembelajaran yang berbasis PTK umumnya mengikuti siklus yaitu (i) Perencanaan. 2. (iv) Refleksi. Kemukakan alasan-alasannya. (2) subyek dalam PTK termasuk muridmurid. PTK memiliki prinsip-prinsip pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran biasa (konvensional). (2) Meningkatkan profesionalitas guru. betapapun kecilnya. yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kualitas belajar siswa LATIHAN Bu Ani. Pelaksanaan PTK yang benar akan sangat membantu guru dalam peningkatan kualitas pembelajarannya. (3) dapat dilakukan dengan bekerjasama (kolaborasi) dengan guru lain yang mengajar bidang pelajaran yang sama. (4) Guru dituntut untuk adaptif dan flek sibel agar kegiatan PTK Anda selaras dengan situasi yang ada.relevan dengan situasi nyata dalam dunia kerja. Langkah yang ia lakukan pertama adalah meminta jadwal khusus ke kepala sekolah. dan (3) peningkatan profesionalisme guru (Aqib. lalu ia kumpul seluruh siswa kelas 6 dan menyampaikannya bahwa ia mau melakukan PTK. ia berniat melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) hingga akhirnya ia betul -betul melaksanakannya.

kategori lain mungkin mempunyai masalah yang lebih penting. Dengan dibelikan buku masalah itu akan terpecahkan. atau ngobrollah dengan teman sejawat. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut sangatlah kompleks. Sebelum melaksanakan PTK. Anda tidak perlu melakukan CAR untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa di rumah. dalam suatu action research yang berskala kelas. 1. dan itu di luar kemampuan Anda. Masalah pembelajaran dapat digolongkan dalam tiga kategori. yang Anda kuasai. Masalah-masalah itu berbeda . termasuk masalah kecil karena hanya menyangkut dua orang siswa. Pemilihan Masalah Anda tidak mungkin memecahkan semua masalah yang teridentifikasikan itu secara sekaligus. berada di dalam wilayah pembelajaran. Masalah yang terlalu luas Adanya standar nasional mengenai sarana. Oleh karena itu guru yang tidak dapat menemukan masalah untuk PTK sungguh ironis. 3. terutama jika penelitian itu dibiayai oleh pihak lain. Dengan perkataan lain yakinkan bahwa masalah yang akan Anda pecahkan cukup layak (feasible) . Mampu mengidentifikasi masalah dalam PTK 3. Sangat lambatnya dua orang siswa dalam mengikuti pelajaran Anda misalnya. Mampu Membuat rumusan masalah dalam PTK c. Masalah yang terlalu kecil. Masalah Dibawah Kendali Guru Jika Anda yakin bahwa faktor tidak adanya buku yang menyebabkan siswa sukar membaca kembali materi pelajaran dan mengerjakan PR di rumah. Masalah yang terlalu kecil baik dari segi pengaruhnya terhadap pembelajaran secara keseluruhan maupun jumlah siswa yang terlibat sebaiknya dipertimbangkan kembali. Mampu memahami permasalahan-permasalahan dalam PTK 2. Jika Anda berfikir bahwa pembahasan suatu topik dari segi sejarah dan geografi secara bersama-sama akan lebih bermakna bagi siswa daripada pembahasan secara sendirisendiri. Apabila Anda menginginkan kerja kelompok antar siswa berjalan dengan lebih efektif. Anda sebaiknya menuliskan semua masalah yang Anda rasakan selama ini. sebenarnya Anda sedang berhadapan dengan masalah penyampaian materi. Indikator Esensial: 1. yaitu (a) pengorganisasian materi pelajaran . (b) penyampaian materi pelajaran . Uraian Materi Setiap hari guru mengahadapi banyak masalah. langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan adalah: 1. Identifikasi Masalah Dalam mengidentifikasikan masalah. prasarana. Merenunglah barang sejenak. Anda sedang berhadapan dengan masalah pengorganisasian materi. 2. dan (c) pengelolaan kelas. standar isi maupun standar evaluasi merupakan masalah yang terlalu luas untuk dipecahkan melalui PTK. Jika Anda suka dengan masalah metode dan media. Mampu memilih masalah dalam PTK 4. Anda berhadapan dengan masalah pengelolaan kelas. 2. Contoh lain masalah yang berada di luar kemampuan Anda adalah: Kebisingan kelas karena sekolah berada di dekat jalan raya.KEGIATAN BELAJAR 2 a. seakan-akan masalah itu tidak ada putus-putusnya. Judul : Identifikasi Masalah PTK b. Jangan terikat pada satu kategori saja. sementara masih banyak masalah lain yang menyangkut kepentingan sebagian besar siswa. Pilihlah masalah yang sekiranya mampu untuk Anda pecahkan. Anda akan segera menemukan kembali seribu satu masalah yang telah merepotkan Anda selama ini.

yaitu (a) pengorganisasian materi pe lajaran . Kelayakan masalah untuk dapat dipecahkan melalui PTK harus memperhatikan halhal penting seperti (i) masalah di luar kendali guru. dua-duanya akan terpecahkan sekaligus. apakah masalah yang diangkat tersebut layak dan dapat dilakukan. deskripsikan masalah itu serinci mungkin untuk memberi gambaran tentang pentingnya masalah itu untuk dipecahkan ditinjau dari pengaruhnya terhadap pembelajaran secara umum maupun jumlah siswa yang terlibat. Siapa atau apa yang diperkirakan sebagai penyebab masalah itu? 3. Siapa yang menjadi tujuan perbaikan? 5. dan (c) pengelolaan kelas . SMA (MA) atau SMK tentu saja anda memiliki sejumlah permasalahan yang dirasakan dan dialami dalam proses pembelajaran. Masalah apa sebenarnya itu? 4. Latihan Sebagai guru SD (Mi). Masalah yang satu boleh jadi merupakan penyebab dari masalah yang lain sehingga pemecahan terhadap yang satu akan berdampak pada yang lain.satu sama lain dalam hal kepentingan atau nilai strategisnya. dari tahun ke tahun. Sebelum melaksanakan PTK. (b) penyampaian materi pelajaran . Apa yang akan dilakukan untuk mengatasi hal itu? (tidak wajib. Siapa yang terkena dampak negatifnya? 2. 4. (iii) masalah yang terlalu kecil. SMP (MtS). dan (iv) Perumusan Masalah. Fakta menunjukkan bahwa hampir seluruh sekolah. Sagor (1992) merinci rumusan masalah action research menggunakan lima pertanyaan: 1. merupakan hipotesis tindakan). Rangkuman Menemukan masalah dalam PTK merupakan langkah strategis guru dalam memecahkan permasalahan di dalam proses pembelajarannya. selanjutnya Anda perlu merumuskan masalah itu secara komprehensif dan jelas. (ii) masalah yang terlalu luas. 3. Kemukakan pula masalah-masalah yang anda temukan di sekolah masing-masing yang layak dan dapat dipecahkan melalui PTK . Diskusikan dengan anggota kelompok anda. nilai UAN yang tetap rendah. Masalah tersebut dapat digolongkan dalam tiga kategori. (iii) Deskripsi Masalah. Deskripsi Masalah Setelah Anda memilih salah satu masalah. (ii) Pemilihan Masalah. langkah-langkah yang harus dilakukan yaitu (i)Identifikasi Masalah. Seorang guru SMP bernama Malik ingin mengangkat isu atau masalah ren dahnya nilai UAN di sekolahnya sebagai topik dalam melaksanakan PTK. Perumusan Masalah Setelah Anda memilih satu masalah secara seksama.

misalnya di mana penelitian dilakukan. namun tampak jelas maksud tindakan yang akan dilakukan dan di mana penelitian dilangsungkan. Judul PTK Tebak Gambar dengan Mewarnai Daerah Bilangan sebagai Media Altenratif Pembelajaran pada Pengembangan Daya Pikir Siswa Pemanfaatan Limbah Kertas Percetakan Setia Budi Sebagai Sarana Pengembangan Keterampilan Anak Efektivitas Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Inggris dengan Permainan Dadu Pembelajaran Konstruktivisme Model Siklus Belajar pada Sub Pokok Bahasan Perkembangbiakan Peningkatan Kemampuan Membaca Interpretatif dengan Teknik Jigsaw Penggunaan Metode Gen Sederhana dalam Meningkatkan Pemahaman Mengenai Peluang dan Harapan pada Persilangan Dua Individu dengwan Dua Sifat Beda (DIHIBRIDA) Ampermeter: Suatu Upaya Pendekatan Mutu Pembelajaran Fisika yang Berorientasi pada Peningkatan Contextual Reading Learning Penggunaan Kartu Konsep dan Kartu Bertingkat dalam Pembelajaran Matematika Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Model Investasi Kelompok (Group Investigation Model ) sebagai Penerapan Pembelajaran Berbasis Portofolio dalam Menciptakan Iklim Belajar PPKN Simulasi Bermain Peran dalam Pembelajaran Sejarah Suatu Langkah Efektif Menanamkan Nilai Nasionalisme dan Rasa Persatuan Penggunaan Metode Cooperative Learning daslam Pembelajaran Sejarah Strategi Metode Actual Learning dalam Pengintegrasian Life Skill untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Sosiologi Mengorganisasi Siswa dalam Outbound Training untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Kimia Jenjang TK TK SD SD SMP SMP SMP SMP SMP SMP SMA SMA SMA . 2. jik a dierlukan cantumkan penanda waktu caturwulan/semester/tahun ajaran. maka sub judul ditulis untuk menambahkan keterangan lebih rinci tentang populasi. 4. 5. di kelas berapa. (misalnya: peningkatan hasil belajar) dan bentuk tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalahnya (misalnya penggunaan model pembelajaran kooperatif). 7. 13. Indikator Esensial: 1. Mampu menyusun komponen pokok pada suatu proposal PTK berdasarkan hasil identifikasi maasalah pembelajaran di kelas. Judul : Penyusunan Proposal (Usul) Penelitian Tindakan Kelas b. 2. 9. Contoh Judul PTK: No 1. Rencana penelitian umumnya disebut usulan penelitian. Pada umumnya usulan penelitian terdiri atas: 1. kapan.Kegiatan Belajar 3 a. Uraian Materi 1. MENYUSUN USULAN (PROPOSAL) PTK Kerja penelitian dimulai dengan membuat rencana. 8. 12. Mampu menyusun komponen pokok pada suatu proposal PTK berdasarkan hasil identifikasi maasalah pembelajaran di kelas. 3. Atau dengan kata lain dalam judul seharusnya ditulis adalah gambaran dari apa yang dipermasalahkan. 11. Judul Penelitian Judul penelitian dinyatakan dengan kalimat sederhana dan spesifik. dan lainlain. 6. Apabila menggunkan sub judul. 10.

Karena itu tujuan penelitian hendaknya didasarkan pada permasalahan yang dikemukakan. Perumusan Masalah dan Pemecahan Masalah Rumuskan masalah penelitian dalam bentuk suatu rumusan penelitian tindakan kelas. 4. maka sebaiknya dikemukakan teori. 16. Kondisi ini merupakan hasil identifikasi guru terhadap masalah proses pembelajaran yang diselenggarakan. 17. Kontribusi Hasil Penelitian Pada bagian ini dikemukakan kontribusi hasil penelitian terhadap kualitas pendidikan atau pembelajaran yang dilakukan sehingga tampak manfaatnya terhadap siswa. 6. Selain itu jug a harus diuraikan inovasi yang dihasilkan dari PTK ini. maka harus diuraikan alternatif tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah. guru. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan proses yang akan dilakukan atau kondisi yang diinginkan setelah dilaksanakannya PTK. temuan dan bahan penelitian lain yang mendukung pilihan tindakan untuk mengatasi permasalahan penelitian tersebut. Pendahuluan Tujuan PTK adalah untuk memecahkan permasalahan pembelajaran. Uraian ini dapat digunakan untuk menyusun kerangka berpikir atau konsep yang akan digunakan . Selain itu masalah tersebut adalah masalah penting dan mendesak untuk dipecahkan serta dapat dilaksanakan.14. Kajian Pustaka (Teori) Kajian pustaka berisikan ulasan-ulasan teori dengan konsep pembelajaran dan konteks PTK yang telah lazim digunakan. 3. 15. Untuk pemecahan masalah. Pada bagian ini menguraikan kondisi objektif yang mengharuskan dilaksanakannya PTK. Untuk itu pada bagian pendahuluan ini intinya adalah paparan latar belakang penelitian. Rumusan masalah dapat menggunakan kalimat tanya atau dapat pula menggunakan kalimat pernyataan. 5. Upaya Meningkatkan Minat Belajar IPS dengan Menggunakan Alat Peraga Multi Guna Tabungan Meningkatkan Kemampuan Vocational Skill Siswa Tuna Grahita Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Menggali Potensi Personal Berdasarkan Kemampuan Motorik (Sebuah Alternatif Model Pembelajaran Berbasis Luas) SMA SMA SMK SMK SLB SLTPB 2. Pendekatan dan konsep yang akan digunakan untuk menjawab masalah hendaknya sesuai dengan kaidah PTK. Kajian teori ini yaitu yang menumbuhkan gagasan dan yang mendasari usulan rancangan penelitian tindakan. Sehubungan dengan itu. Penggunaan Teknik Eksplorasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Mencetuskan Gagasan Dalam Melukis Dekoratif Siswa Kelas II Efektivitas Pembelajaran dengan Menggunakan Bola Berpita Terhadap Prestasi Belajar Lempar Lembing Rancanhg Bangun Layar Pengamatan Model Gerometris dalam Meningkatkan Pemhaman Belajar Siswa pada Sub Kompetensi Gambar Proyeksi Optimalisasi Belajar Tuntas dengan Media Pembelajaran Modul dan Transparansi sebagai Strategi Pembelajaran dalam Mempelajari Transmisi Otomatis. 19. 18. maupun komponen pendidikan di sekolah lainnya.

y Memperbaiki pelaksanaan tindakan sesuai hasil evaluasi. pelaksanaan tindakan. disarankan untuk terlebih dahulu menuliskan pokok-pokok rencana kegiatan dalam suatu tabel sebagaimana contoh berikut: Siklus I Perencanaan: Identifikasi masalahdan penetapan alternatif pemecahan masalah Perencanaan: Identifikasi masalahdan penetapan alternatif pemecahan masalah Tindakan Pengamatan Refleksi y Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam PBM y Menetukan pokok bahasan y Mengembangkan skenario pembelajaran y Menyusun LKM y Menyiapkan sumber belajar y Mengembangkan format evaluasi pembelajaran y Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam PBM y Menetukan pokok bahasan y Mengembangkan skenario pembelajaran y Menyusun LKM y Menyiapkan sumber belajar y Mengembangkan format evaluasi pembelajaran Menerapkan tindakan mengacu pada skenario dan LKM y Melakukan observasi dengan memakai format observasi y Menilai hasil tindakan dengan menggunakan format LKM y Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan. d. jumlah dan waktu dari setiap macam tindakan. y Evaluasi tindakan I y Identifikasi masalah dan penetapan alternatif pemecahan masalah y Pengembangan progam tindakan II Pelaksanaan program tindakan II Pengumpulan data tindakan II Evaluasi Tindakan II Siklus I Siklus II Perencanaan Tindakan Pengaamatan Refleksi Siklus-siklus berikutnya Kesimpulan.dalam penelitian. Metodologi Pelaksanaan Metodologi dalam PTK memuat secara jelas prosedur penelitian yang akan dilaksanakan. dan evaluas-refleksi yang bersifat daur ulang. saran. y Melakukan pertemuan untuk membahas hasil evaluasi tentang skenario. Prosedur penelitian yang akan dilakukan. Di bagian akhir dikemukakan hipotesis tindakan yang menggambarkan indikator keberhasilan tindakan yang diharapkan/diantisipasi. Dalam pelaksanaan tindakan hendaknya dijelaskan peranan dan intensitas masingmasing anggota peneliti sehingga tampak dengan jelas tingkat dan kualitas kolaborasi dalam penelitian tersebut. 7. rekmendasi . Prosedur hendaknya dirinci dari perencanaan. e. observasi. dan lain-lain. LKM. Objek. f. meliputi evaluasi mutu. b. waktu dan lamanya tindakan serta lokasi penelitian secara jelas c. untuk digunakan pada siklus berikutnya. Tunjukkan siklus-siklus kegiatan penelitian dengan menguraikan indikator keberhasilan yang dicapai dalam setiap siklus sebelum pindah ke siklus be rikutnya. Jumlah siklus diusahakan lebih dari satu siklus. Untuk dapat membantu menyusun bagian ini. Pada bagian ini dikemukakan bagian-bagian sebagai berikut: a.

Pelaksanaan Menyiapkan kelas dan alat Melakukan tindakan siklus I Mellakukan tindakan siklus II C. 5. pelaksanaan. Jadwal ini sebaiknya dibuat dalam bentuk diagram. 10. 6. 2. persiapan. seperti contoh berikut: No 1. Perumusan Masalah dan Cara Pemecahan Masalah.8. 9.  8. Persiapan Menyusun konsep pelaksanaan Menyepakatai jadwal dan tugas Menyusun instrumen Seminar konsep pelaksanaan B. Rencana Jadwal Pelaksanaan Penelitian Jadwal pelaksanaan meliputi perencanaan. dan penyusunan laporan. Tujuan dan Kemanfaatan Hasil Penelitian Bab Kajian/Tinjauan Pustaka Bab Metodologi Pelaksanaan Penjelasan mengenai kegiatan pendukung . Penyusunan Laporan Menyusun konsep laporan Seminar hasil penelitian Perbaikan laporan Penggandaan dan pengiriman hasil Waaktu (Minggu ke) 1 2 3 4 5 6 X X X X X X Xx xx X X x x x Kerangka isi Usulan PTK Bab Pendahuluan Latar Belakang Masalah. 7. 3. 11. Rencana Kegiatan A. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful