P. 1
Makalah.ilmu Budaya Dasar "Peranan Budaya Lokal Mendukung Ketahanan Budaya Nasional"

Makalah.ilmu Budaya Dasar "Peranan Budaya Lokal Mendukung Ketahanan Budaya Nasional"

|Views: 1,702|Likes:
Published by Dani Grapowski

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Dani Grapowski on Feb 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

MAKALAH PERANAN BUDAYA LOKAL MENDUKUNG KETAHANAN BUDAYA NASIONAL

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : H. Muhammad Burhan Amin, Ssos, MMSI

Topik Tugas : Peranan Budaya Lokal Mendukung Ketahanan Budaya Nasional Kelas : 1 KA 34

Dateline Tugas : 28 Februari 2011 Tanggal Penyerahan & Upload Tugas : 28 Februari 2011 PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam tugas ini kami buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

Penyusun NPM Nama Lengkap Tanda Tangan

16110566

Sintong Parulian Umardani Hasiholan

Program Sarjana S1 Sistem Informasi

UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkat, petunjuk dan kekuatan kepada saya untuk dapat menyelesaikan makalah ini. Terselesaikannya makalah ini dengan judul ³Peranan Budaya Lokal Mendukung Ketahanan Budaya Nasional´ merupakan hasil kerja keras yang tidak terlepas dari dukungan, doa, semangat maupun sumbangan-sumbangan ide dari semua pihak yang turut membantu terselesaikannya makalah ini. Saya selaku penulis mengucapkan terima kasih kepada :
y

(Bpk. H. Muhammad Burhan Amin, Ssos, MMSI) selaku dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan motivasi untuk membuat makalah ini.

y

Orang tua tercinta, yang senantiasa memberikan kasih sayang dan doa serta senantiasa memberi dukungan moril, sehingga saya mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan makalah ini.

y

Sahabat-sahabat yang juga selalu memeberi dukungan, dan semoga apa yang kita inginkan dapat tercapai.

y

Serta semua pihak yang tak bisa saya sebutkan yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Saya menyadari penulisan dalam makalah ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu saya harapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua dan dapat menambahkan ilmu pengetahuan baru bagi kita semua.

Bekasi, Februari 2011

Penyusun i

DAFTAR ISI

Kata Pengantar«««««««««««««««««««««««««««««.. i Daftar Isi««««««««««««««««««««««««««««««««. ii Bab I Pendahuluan 1. Latar Belakang«««««««««««««««««««««««««. 1 2. Tujuan««««««««««««««««««««««««««««... 2 3. Sasaran««««««««««««««««««««««««««««.. 2 Bab II Permasalahan 1. Kekuatan«««««««««««««««««««««««««««.. 3 2. Kelemahan««««««««««««««««««««««««««« 4 3. Peluang««««««««««««««««««««««««««««. 5 4. Tantangan««««««««««««««««««««««««««« 6,7 Bab III Kesimpulan dan Rekomendasi 1. Kesimpulan««««««««««««««««««««««««««..8 2. Rekomendasi«««««««««««««««««««««««««...9 Daftar Referensi«««««««««««««««««««««««««««««10

ii

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Indonesia adalah sebuah negara di Asia Tenggara dan Oseania yang terletak diantara 2 benua dan 2 samudera, dan Indonesia merupakan sebuah Negara kepulauan terbesar didunia yang terdiri dari 17.508 pulau. Dengan lebih dari 238 juta orang Indonesia juga merupakan negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Secara geografis wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km² dan luas perairannya 3.257.483 km². Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, dimana setengah populasi Indonesia bermukim. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa dengan luas 132.107 km², Sumatera dengan luas 473.606 km², Kalimantan dengan luas 539.460 km², Sulawesi dengan luas 189.216 km², dan Papua dengan luas 421.981 km². Batas wilayah Indonesia diukur dari kepulauan dengan menggunakan territorial laut: 12 mil laut serta zona ekonomi eksklusif: 200 mil laut. Indonesia memiliki sekitar 300 kelompok etnis, tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad-abad, dan kebuadayaan dari masing-masing daerah yang terbentang luas dari Sabang hingga Merauke. Kekayaan kultur yang ada di Negara ini seakan ingin menegaskan kepada dunia bahwa keberagaman bukanlah suatu penghalang untuk sebuah kesautan. Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni: ³Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199´. Maka dari itu diperlukan sebuah peranan budaya lokal untuk mendukung ketahanan budaya nasional itu sendiri. Dan kita sebagai masyarakat Indonesia sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikan kekayaan budaya kita, dan menjadikannya sebagai salah satu warisan Dunia.

1

1.2 Tujuan

Keberagaman budaya yang ada di Indonesia sepatutnya dijadikan sebagai alat untuk mempersatu seluruh masyarakat Indonesia menuju ke kehidupan yang lebih rukun kedepannya, dan itu semua telah tertuang dalam Pancasila (sila ke- 3) ditambah lagi dengan semboyan pancasila yaitu ³Bhineka Tunggal Ika´ yang memiliki makna berbeda-beda tapi tetap satu. Maka dari itu jelas bahwa peranan budaya lokal amat penting kedudukannya dalam mendukung ketahanan budaya nasional untuk mencegah terjadinya sebuah perpecahan. Dengan terwujudnya hal ini diharapkan akan terjadi sebuah interaksi sosial yang terjalin baik antar setiap individu tanpa memandang sebuah batasan. Memacu kita semua terutama para kaum muda untuk dapat mencitai kebudayaan daerahnya masing-masing serta menjaga kearifan budaya lokal yang kita miliki, dan juga melestarikannya. Hal ini perlu dicermati dan dipraktikkan tentunya, supaya apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu (leluhur) kita untuk mempertahankan kebudayaan nasional dapat tercapai.

1.3 Sasaran

Semua pihak yang terkait dituntut untuk mampu menjaga stabilitas ketahanan budaya nasional yang sudah ada, namun jangan langsung berpuas diri melainkan kita semua harus mampu terus memelihara iklim kebudayaan kita kedepannnya. Penulisan ini ditujukan kepada setiap masyarakat khususnya para pemuda dan mahasiswa yang dengannyalah generasi kebudayaan bangsa kita ini ditentukan. Apakah kebudayaan bangsa kita dimasa mendatang nanti akan tetap lestari dan tetap eksotik dimata dunia. Sebagai citra akan bangsa indonesia yang hebat yang kaya akan alam dan kebudayaannya.

2

BAB 2 PERMASALAHAN Dalam menganalisa permasalahan budaya lokal yang harus ditingkatkan demimemperkokoh budaya nasional dapat menggunakan rumus SWOT sehingga kita dapatmenganalisa dari semua sudut pandang agar dapat mengetahui apa saja kelemahan yangkita miliki sehingga kita dapat mencari jalan keluarnya, mempertahankan setiap kekuatanbudaya lokal yang telah kita miliki, peluang yang ada yang dapat kita manfaatkan dantantangan yang ada yang harus kita hadapi sehingga kita dapat mempersiapkan diri akandatangnya kemungkinan tantangan yang menghadang.Berikut uraian dari setiap kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang adaterhadap budaya lokal yang dapat memperkokoh budaya nasional.

2.1 Kekuatan

Keberagaman budaya yang ada di Indonesia sudah dikenal luas di seantero Bumi ini dan seakan menjadi primadona diantara seluruh kebudayaan yang ada. Kelebihan ini tentunya telah membuat Indonesia menjadi objek wisata, penelitian maupun tempat untuk belajar dalam pengembangan ilmu budaya. Keunikan dari setiap budaya yang ada di Negeri ini memang seakan menyihir para wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia untuk melihat secara langsung hal-hal apa saja yang ada di Negeri ini. Dalam hal ini Indonesia memang memiliki keunggulan di bidang pariwisata, banyak sudah objek-objek pariwisata yang telah dikunjungi oleh para wisatawan local maupun mancanegara sebagai cotoh ; Pantai Kuta dan Tanah Lot di Bali, Danau Toba dan Taman Iman di Sumatera Utara, dan yang terheboh akhir-akhir ini adalah Pulau Komodo yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara dimana pulau ini dikenal sebagai habitat asli pulau Komodo dan merupakan salah satu nominasi The New 7 Wonders. Bila dilihat dari sisi Ekonomi, jelas bahwa hal-hal tersebut diatas memberikan dampak positif yang secara signifikan telah menjadi devisa terbesar untuk Negeri ini (khusus dibidang pariwisata).

3

2.2 Kelemahan

Seluruh dunia tahu betapa Indonesia kaya dengan kebudayaan. Mulai dari bahasa, taritarian, sampai lagu. Setiap daerah di Indonesia memilikinya dengan kekhasan masing-masing. Namun, dengan khasanah kebudayaan yang begitu luas Bangsa Indonesia ditantang. Pada era globalisasi kini nilai-nilai serta budaya dari luar dapat dengan mudah merasuk ke ranah kehidupan berbangsa Indonesia. Dengan semakin bebasnya kebudayaan asing masuk kekhawatiran akan tergerusnya kebudayaan orisinal Indonesia menjadi hal yang tak terelakkan. Rasa kebersamaan atau yang biasa disebut solidaritas merupakan suatu wujud nasionalisme yang penting dan harus ditumbuhkan saat ini. Rasa kebersamaan dapat memberikan semangat atau spirit yang tangguh bagi masyarakat dan negara untuk terus membangun dan memajukan bangsa termasuk budaya nasional. Hal ini dapat kita cermati seperti pada saat terjadinya klaim budaya-budaya nasional Indonesia oleh negeri jiran Malaysia. Pada saat itu secara spontan masyarakat Indonesia muncul rasa kebersamaan atau solidaritasnya untuk maju untuk membela hak-hak bangsa Indonesia. Rasa kebersamaan ini semestinya harus dapat dirasakan pada setiap saat dan dimana saja. Sehingga rasa nasionalisme atau cinta tanah air dapat kita wujudkan dan dapat masyarakat nikmati secara merata. Rasa kebersamaan ini tidak hanya muncul saat terjadi bencana-bencana alam, keamanan negara diganggu oleh negara lain, warga negara kita disiksa oleh warga negara negara lain, tetapi mestinya muncul pada setiap saat dan tempat. Sehingga masyarakat menjadi aman dan tentram karena pejabat politik memiliki rasa solidaritas yang tinggi untuk membela rakyat agar menjadi maju dan hidup bahagia. Pejabat politik juga memiliki rasa kebersamaan dalam menanggulangi kemiskinan, pengangguran dan kebodohan yang masih banyak dirasakan oleh rakyat Indonesia walaupun kita sudah merdeka selama 64 tahun. Masih banyak diantara kita khususnya para kaum muda yang sama sekali belum tertarik untuk dapat memahami betul akan pentingnya sebuah budaya di dalam berkehidupan dan lebih memilih untuk menjadi yang terbelakang dalam memajukan kebudayaannya, hal ini tentunya sangat merugikan bagi perkembangan budaya di Indonesia dimana seharusnya kita semua dapat melestarikan dan mengapresiasi budaya yang kita miliki. 4

Banyak faktor yang menyebabkan sulitnya melestarikan kebudayaan di Indonesia, antara lain adalah: 1. Kurangnya sosialisasi 2. Kurangnya penyelengaraan festival budaya lokal 3. Hampir tidak adanya forum komunikasi untuk membahas tentang perlunya budaya Dan pertanyaan terbesarnya adalah bagaimana kita menyikapi hal-hal tersebut dan cara lain apakah yang harus kita perbuat untuk melestarikan kebudayaan di Negeri kita tercinta Indonesia?

2.3 Peluang

Inisiatif dalam melakukan penetrasi pencitraan bangsa ini kedepannya akan sangat berpengaruh dalam perkembangan kemajuan budaya nasional dimata dunia, dimana hal ini akan memberikan dampak positif yang akan membuat Indonesia menjadi salah satu pusat cagar budaya dunia. Menumbuh kembangkan Karya seni dan budaya Indonesia, yang apabila dikelola dan dikemas dengan baik akan dapat menjadi salah satu andalan sumber pendapatan bagi negara. Perlu disimak pernyataan yang seringkali dikemukakan oleh Presiden RI yang menekankan bahwa ekonomi gelombang keempat merupakan ekonomi yang berdasarkan kreativitas dan inovasi individu. Kreasi dan inovasi oleh individu untuk menciptakan berbagai karya. Indonesia sangat berpotensi mengembangkan ekonomi kreatif karena warisan budaya, tradisi, seni dan kenyataan bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia pada dasarnya tidak kalah dengan negara lain di dunia. Berkembangya sektor pariwisata yang diikuti oleh majunya pembangunan dan taraf hidup masyarakat di setiap daerah yang memang memiliki keunggulan dibidang pariwisata, hal tersebut jelas akan menjadi devisa terbesar yang akan membuat stabilnya perekonomian Negara ini, dan bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi surga bagi para pelancong yang memang ingin berkunjung kesetiap daerah yang memliki keunggulan dibidang pariwisata. Namun hal ini juga harus didukung dengan sarana dan prasarana yang jelas, juga promosi yang kuat sehingga banyak orang yang mengetahui daerah mana saja yang ingin mereka kunjungi.

5

2.4 Tantangan Tentunya kita semua tahu bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan keberagaman budayanya yang unik dan mengesankan, namun di era globalisasi seperti sekarang ini memang sangat sulit untuk dapat melestarikan budaya nasional, dimana hal ini menjadi sebuah permasalahan yang amat pelik untuk dicarikan jalan keluarnya. Banyak orang menganggap bahwa budaya bukanlah sebuah sesuatu yang penting untuk dipelajari. Tentu saja ini telah menjadi masalah yang amat besar bagi Negara ini.

Dalam hal ini pemerintah sebagai otoritas tertinggi di Negeri ini perlu, serta berkewajiban untuk melakukan koordinasi, sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan serta monitoring pengembangan kebudayaan di Indonesia. Ada bebarapa hal penting yang harus menjadi perhatian pemerintah (pusat dan daerah), termasuk juga masyarakat secara umum dalam upaya pelestarian budaya nasional pada saat era globalisasi ini antara lain yaitu : 1. Perlunya evaluasi pada peran dan fungsi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata pada Era Kabinet Indonesia Bersatu I dan II. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata harus lebih berperan sebagai lembaga yang bisa ³menjual´ dan ³mendatangkan´ keuntungan bagi negara dengan mengembangkan dan melestarikannya. Kalaupun budaya nasional tersebut ditata sedemikian rupa, hanyalah dalam rangka untuk memperoleh income dari negara-negara luar. Bukan income sebagai efek atau manfaat dari upaya pelestarian dan pengembangan budaya nasional itu sendiri. Kata pariwisata menjadi kata yang bermakna ³dijual´ agar memperoleh income sebanyakbanyaknya bahkan kalau boleh semua unsur budaya nasional harus bisa mendatangkan income bagi negara. Semestinya yang menjadi prioritas negara adalah melakukan upaya-upaya pelestarian dan pengembangan budaya-budaya nasional dengan sebaik-baiknya. Sehingga menjadi lestari, menarik dan disenangi orang yang selanjutnya akan menjadi ³pemancing´ bagi masyarakat dan turis asing untuk melihat dan menikmati keindahaannya, barulah income terjadi. 6

Jangan dibalik bahwa untuk memperoleh income maka pariwisata harus ditata dan dikembangkan. Ini berarti niatnya kurang tepat. Yang benar adalah mari kita tata dan kembangkan budaya nasional dengan baik, dengan sendirinya income akan datang. Sebagai contoh di kota-kota besar telah banyak cagar budaya yang tidak dirawat dengan baik dengan alasan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak memiliki dana. Akhirnya lokasi-lokasi tersebut diubah bahkan diganti dengan bangunan mall atau pusat perbelanjaan. Ini artinya pemerintah tidak memiliki niat yang besar untuk melestarikan budaya nasional.

Oleh karena itu, penulis lebih setuju bila kebudayaan menjadi satu departemen dengan pendidikan, karena dalam ³kebudayaan´ ada unsur pendidikan bahkan dapat menjadi media yang harus dilestarikan oleh generasi muda sebagai penerus bangsa sejak sekolah dasar sampai perguruan tinggi, bukan malah kebudayaan hanya ³dikomersilkan´ saja seperti yang terjadi saat ini.

2. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus memperhatikan upaya pelastarian budaya nasional. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak boleh hanya memprioritaskan pada bidang politik dan ekonomi saja. Tetapi juga pada bidang budaya, karena budaya adalah bagian dari kehidupan masyarakat karakter bangsa yang perlu memperoleh perhatian. Pemerintah harus menyediakan kecukupan dana untuk pelestarian budaya walaupun pemerintah punya banyak utang. Bahkan pertanyaannya adalah seberapa besar utang tersebut yang sudah digunakan untuk melestarikan dan mengembangankan budaya nasional. Generasi muda bangsa Indonesia sudah sepatutnya harus mempunyai rasa kebanggaan terhadap budaya nasional. Generasi muda juga dituntut untuk harus ambil bagian guna melestarikan dan menampilkan budaya nasional pada setiap moment, bukan sebaliknya menjadi generasi muda yang tidak jelas identitasnya bahkan banyak yang mengikuti budaya-budaya asing supaya dikatakan gaul.

7

BAB 3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal yang terkandung dalam budaya lokal mengandung nilai-nilai yang relevan dan berguna bagi pembangunan masyarakat madani dan terlebih untuk mendukung ketahanan budaya nasional.Unsur-unsur budaya lokal yang berpotensi untuk membangun masyarakat madani dapat dipergelarkan dalam bentuk festival budaya. Sebagai contoh festival seni tradisi, upacara tradisi, dan permainan (dolanan) tradisional anak-anak dapat dijadikan sebagai wahana untuk membangun kesadaran pluralisme, membangun integrasi sosial dalam masyarakat, dan tumbuhnya multikulturalisme. Kebudayaan di Indonesia adalah kebudayaan etnik dan kebudayaan asing, sedangkan Kebudayaan Nasional Indonesia adalah hasil kreasi bangsa Indonesia sejak Sumpah Pemuda atau sejak Indonesia merdeka. Kebudayaan nasional Indonesia adalah semua yang dikategorikan sistem nasional apakah itu berbentuk gagasan kolektif, berbentuk material seperti sistem pendidikan, sistem politik, sistem hukum, dan sistem lainnya dan berbentuk perilaku seperti menghargai kemajemukan, atau pluralitas, menunjung hak dan kewajiban adalah kebudayaan nasional Indonesia. Berdasarkan wujud ide definisi kebudayaan adalah semua pola atau cara berfikir/merasa bangsa dalam suatu ruangan dan waktu. Pengertian ini dikembangkan ke dalam kebudayaan Indonesia menjadi Kebudayaan Nasional Indonesia semua pola atau cara berfikir/merasa bangsa Indonesia yang sama terhadap kelangsungan hidupnya di dalam sebuah negara. Pluralisme menunjuk pada keragaman/ kemajemukan, yakni kondisi dalam suatu masyarakat yang secara faktual berbeda-beda. Sementara itu multikultralisme lebih mengacu pada sikap warga masyarakat terhadap perbedaan-perbedaan baik yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan maupun dalam masyarakat lain. Sikap itu dibentuk dengan melibatkan seperangkat nilai yang didasarkan pada minat untuk mempelajari dan memahami (understanding) dan pada penghormatan (respect) serta penghargaaan (valuation) kepada kebudayaan masyarakat lain. Walaupun tidak selalu diikuti dengan kesetujuan dan kesepakatan terhadap apa yang ada dalam kebudayaan lain, tetapi yang ditekankan dalam multikulturalisme adalah pemahaman, penghormatan, dan penghargaan 8

Dibutuhkan peran serta dari seluruh lapisan masyarakat dan saling kerjasama dalam melestarikan budaya lokal untuk membangun suatu ketahanan budaya nasional, serta memberikan sosialisasi dan internalisasi kearifan lokal untuk membangun masyarakat yang cinta akan budaya dan dapat mengimplementasikannya di dalam kehidupan sehari-hari.

3.2 Rekomendasi

Diperlukan adanya suatu pencanangan program yang jelas di seluruh bidang, guna menunjang ketahanan budaya nasional di Negeri ini, seperti : y y Bidang Pendidikan : Dimasukkannya pelajaran muatan lokal mengenai Ilmu budaya disetiap jenjang pendidikan. Bidang Pariwisata : Pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharap mampu untuk mempromosikan setiap daerah yang memiliki keunggulan pariwisata, dan mengakomodir seluruh sarana maupun prasarana disetiap daerah. Bidang Industri : Meyakinkan setiap pengusaha-pengusaha lokal maupun mancanegara untuk mau menanamkan modalnya di negeri ini, dengan menunjukkan kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa ini. Bidang Diplomasi : Mengadakan pertukaran pelajar dengan Negara-negara sahabat dengan tujuan untuk saling mengenal budaya masing-masing, yang akan membawa kepada interaksi sosial yang terintegrasi. Bidang Seni : Mengadakan ataupun mengikuti festival budaya, guna lebih memperkenalkan kebudayaan apa saja yang ada di Indonesia, baik itu melalui festival musik ataupun alat musik serta tarian daerah.

y

y

y

Perhatian dari pemerintah amat diperlukan untuk menjalankan program-program diatas tersebut, untuk mencapai ketahanan budaya nasional yang kokoh .

9

DAFTAR REFERENSI

http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia http://www.tabloiddiplomasi.org/previous-isuue/49-juni-2008/419-karya-seni-budaya-indonesia-dijepang-tantangan-dan-peluang.html http://www.perpustakaan-online.blogspot.com/2008/04/kebudayaan-nasional-indonesia.html

10

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->